Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

SOLOK, NETRALPOST — Tim gabungan dari Balai Teknik Sabo bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang bergerak cepat melakukan peninjauan langsung ke lokasi bencana banjir bandang (galodo) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Langkah taktis ini diambil guna melihat secara mendalam kondisi lapangan pascabencana serta mengidentifikasi potensi penanganan jangka panjang melalui pengendalian sedimen yang masif.

Banjir bandang dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Solok. Luapan air yang bercampur dengan material rombakan dari hulu seperti bebatuan besar, potongan kayu, dan lumpur pekat menerjang kawasan hilir secara mendadak. Dampak terjangan ini memutus akses transportasi utama dan merusak berbagai fasilitas vital di sekitarnya. 

Berdasarkan laporan pembaruan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terjangan dahsyat galodo ini telah menewaskan 1 orang korban berinisial DA (21) yang terseret arus sejauh 4,5 kilometer. Selain itu, dilaporkan masih ada 1 warga yang hilang dalam proses pencarian, serta 4 orang mengalami luka-luka. Dampak fisik yang berat memaksa sedikitnya 32 jiwa (9 Kepala Keluarga) mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Kawasan Arosuka dan Nagari Batang Barus di Kecamatan Gunung Talang menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak. Kompleks Perkantoran Bupati Solok ikut terendam lumpur dan dilaporkan sebanyak 12 kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengalami kerusakan berat. Selain itu, jalur logistik nasional yang menghubungkan Kota Padang dengan Solok sempat lumpuh total akibat tertimbun material sedimen sepanjang 150 meter. 

Guna mempercepat pemulihan dan mencegah ancaman banjir susulan, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui jajaran Direktorat Jenderal Sumber Daya Air langsung mengerahkan sejumlah alat berat ke lokasi. Satu unit ekskavator lengan panjang (long arm) diturunkan untuk mengeruk sumbatan sedimen di aliran Batang Baliang, sementara alat berat standar lainnya difokuskan untuk melakukan normalisasi alur sungai di sekitar Nuansa Griya Arosuka. 

Di samping penanganan darurat di bagian hilir, fokus utama jajaran Balai Teknik Sabo saat ini adalah menyusun desain mitigasi struktural di bagian hulu. Pembangunan bendungan penahan sedimen atau Sabo Dam menjadi opsi terkuat yang tengah dikaji. Struktur ini dirancang khusus untuk menahan laju material debris dan batu-batu besar tanpa menghentikan aliran air, sehingga potensi daya rusak galodo di masa depan bisa diredam secara signifikan.(nofri) 

 

Solok, netralpost --- Banjir bandang besar atau yang dikenal masyarakat setempat sebagai galodo melanda kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat. Musibah yang dipicu akumulasi curah hujan tinggi sejak sore hari ini membawa material lumpur, bebatuan, tanah, hingga gelondongan kayu dari area perbukitan atas. Arus deras tersebut meluap secara cepat dan melumpuhkan jalur logistik utama di kawasan tugu Ayam.

Merespons kedaruratan ini, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat langsung menerjunkan tim taktis ke lokasi bencana guna pemulihan akses. Langkah tanggap darurat difokuskan untuk menyingkirkan sedimen lumpur pekat dan batu besar yang sempat menutup badan jalan nasional. Koordinasi intensif juga dilakukan bersama jajaran daerah demi menjamin keselamatan warga di area terdampak.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah II Sumatera Barat, Masudi, ST., MT., memberikan keterangan langsung mengenai fokus penanganan infrastruktur di lapangan. "Prioritas utama kami adalah membuka kembali fungsionalitas ruas jalan nasional Padang-Solok sesegera mungkin agar mobilitas masyarakat tidak terputus. Sejak malam kejadian, personel gabungan dan armada alat berat dikerahkan tanpa henti untuk membersihkan tumpukan material yang menghalangi jalur vital ini," tegas Masudi.

Di tempat yang sama, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat turut menyampaikan komitmen penuh kementerian dalam mitigasi pascabencana. "BPJN Sumbar berkomitmen untuk tidak sekadar membersihkan jalur, tetapi juga melakukan identifikasi komprehensif terhadap tingkat kerusakan struktur jalan dan jembatan di sekitarnya. Kami ingin memastikan konstruksi di wilayah terdampak ini kembali aman sepenuhnya sebelum bisa dilintasi dengan normal oleh pengguna jalan," ungkap Kabalai BPJN Sumbar.

Berkat pengerahan alat berat dan gotong royong terpadu antara BPJN, TNI, Polri, serta relawan, jalur utama penghubung Solok-Padang kini sudah berhasil dibersihkan dan kembali dapat dilalui kendaraan secara fungsional. Pengaturan arus lalu lintas sempat diberlakukan dengan sistem buka-tutup guna menjamin keamanan pengguna jalan selama pembersihan tahap akhir berlangsung di bahu jalan.

Pemerintah daerah mengapresiasi gerak cepat seluruh tim kementerian dan instansi terkait yang membuat pemulihan berjalan sangat responsif. Meski jalur logistik utama kini telah normal, masyarakat serta pengendara yang melintasi kawasan Arosuka diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat intensitas hujan kembali meningkat di area perbukitan.(Nofri) 

 

Padang, netralpost — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Padang menggelar pelantikan kepengurusan dan Pelatihan Kader Lanjut (PKL) pada (18-22/9). Kegiatan tersebut diikuti peserta dari enam daerah, yakni Medan, Riau, Dharmasraya, Kota Pariaman, Kota Padang, dan Pasaman Barat.

Proses pelantikan berlangsung di Palanta Wali Kota Padang, sedangkan rangkaian PKL dilaksanakan di Balai Diklat Kementerian Agama Kota Padang.

Pelantikan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, Wali Kota Padang, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang, serta sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) dan undangan lainnya.

Ketua Pelaksana, Hutami Febrianti, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kaderisasi dan konsolidasi organisasi PMII.

“Pelaksanaan kegiatan ini kami persiapkan sebagai ruang kaderisasi sekaligus mempererat silaturahmi antarkader. Kami berharap peserta mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang bisa diterapkan di cabang masing-masing,” kata Hutami.

Ia menjelaskan, kehadiran peserta dari sejumlah cabang menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan PKL. Menurutnya, pertemuan kader dari berbagai daerah dapat membuka ruang pertukaran pengalaman dan gagasan terkait pengembangan organisasi.

Ketua PC PMII Kota Padang, M. Aldian Syah, mengatakan pelantikan menjadi momentum bagi pengurus untuk menjalankan amanah organisasi dan meningkatkan kontribusi PMII di tengah masyarakat.

“Pelantikan bukan hanya seremoni. Setelah dilantik, ada tanggung jawab yang harus dijalankan. Pengurus harus mampu bekerja dan memberikan kontribusi, baik untuk organisasi maupun masyarakat,” ujar Aldi.

Menurut Aldi, penguatan kaderisasi menjadi salah satu fokus penting dalam menjalankan roda organisasi. Ia berharap kader PMII memiliki kemampuan untuk membaca persoalan yang berkembang di masyarakat serta mampu mengambil peran dalam menyikapinya.

Sementara itu, Ketua PKC PMII Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman, menekankan pentingnya kaderisasi sebagai bagian utama dalam keberlangsungan organisasi.

“Kaderisasi merupakan bagian penting dalam organisasi. Melalui proses kaderisasi, kita mempersiapkan kader untuk melanjutkan estafet kepemimpinan dan menjalankan tanggung jawab organisasi,” kata Yusuf.

Yusuf juga mendorong peserta PKL agar tidak hanya mengikuti kegiatan sebagai formalitas. Pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas organisasi di daerah masing-masing.

Ketua Mabincab PMII Kota Padang, Yosef Firman Susilo, turut menekankan pentingnya keberlanjutan proses kaderisasi setelah kegiatan berakhir.

“Kaderisasi tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Justru setelah kembali ke cabang masing-masing, kader diharapkan mampu menerapkan apa yang didapat selama proses pelatihan,” ujarnya.

Dari Pengurus Besar PMII, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Aan Nofrianda turut memberikan penguatan kepada peserta. Ia menyampaikan pentingnya peran pemuda dalam menghadapi berbagai perubahan dan persoalan di tengah masyarakat.

“Pemuda harus mampu mengambil peran dan tidak hanya menjadi penonton. Kader PMII harus memiliki kapasitas dan gagasan untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” kata Aan.

Sementara itu, Tegar Gusnandar dari Tim Kaderisasi Nasional PMII mengatakan PKL merupakan salah satu proses untuk meningkatkan kapasitas kader, terutama dalam hal kepemimpinan dan kemampuan berpikir.

“PKL menjadi ruang bagi kader untuk memperkuat kapasitas, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri menjalankan tanggung jawab organisasi,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung selama lima hari tersebut menjadi ruang pertemuan kader PMII dari berbagai daerah. Peserta tidak hanya mengikuti materi kaderisasi, tetapi juga berdiskusi dan bertukar pengalaman mengenai dinamika organisasi di masing-masing cabang.

PC PMII Kota Padang berharap pelaksanaan pelantikan dan PKL tersebut dapat memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong kader untuk terus mengembangkan kapasitas dan berkontribusi di lingkungan masing-masing.

Kegiatan yang berlangsung hingga 22 September 2026 itu sekaligus menjadi bagian dari komitmen PC PMII Kota Padang dalam menjaga keberlanjutan kaderisasi dan mempersiapkan kader yang mampu menjalankan peran organisasi di tengah masyarakat.(Tami/Nofri) 

 

SOLOK, NETRALPOST – Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Solok menunjukkan komitmen nyata dalam misi kemanusiaan pascabencana alam galodo atau banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Solok. Guna mempercepat pemulihan kondisi mental para korban, Kapolres Solok memimpin langsung pergerakan Tim Konselor untuk turun ke tengah-tengah pemukiman dan tempat pengungsian guna memberikan Layanan Dukungan Psikososial (LDP). Langkah proaktif ini dilakukan untuk menyembuhkan trauma mendalam yang dirasakan oleh warga pasca-amukan alam tersebut.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Polda Sumbar ini menyasar keluarga dan warga yang mengalami dampak psikologis paling berat akibat hilangnya tempat tinggal serta harta benda. Dengan pendekatan humanis, Kapolres Solok bersama para personel konselor perempuan (Polwan) mendatangi rumah-rumah warga satu per satu. Mereka berdialog secara personal, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan motivasi spiritual dan emosional agar para korban tidak larut dalam kesedihan berkepanjangan.

Kapolres Solok menegaskan bahwa dalam situasi tanggap darurat dan pemulihan bencana, keselamatan fisik dan pemenuhan logistik memang menjadi prioritas utama. Namun, kondisi kesehatan mental dan psikologis masyarakat terdampak sama pentingnya dan tidak boleh diabaikan begitu saja. Banyak warga, terutama anak-anak dan kaum lansia, yang mengalami kecemasan akut, syok, hingga sulit tidur akibat bayang-bayang ketakutan saat bencana tersebut terjadi.

"Kami hadir di sini bukan hanya untuk memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif atau menyalurkan bantuan fisik, melainkan juga untuk merangkul dan menemani masyarakat dalam melewati masa-masa sulit ini. Tim konselor kami dibekali keahlian khusus untuk mereduksi tingkat stres dan trauma psikologis yang dialami warga, sehingga mereka pelan-pelan bisa kembali bangkit dan menata hidupnya dengan optimisme," ujar Kapolres Solok di lokasi kegiatan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, tim konselor menerapkan berbagai metode pemulihan trauma (trauma healing) yang adaptif. Bagi anak-anak, petugas menyajikan aktivitas bermain, bernyanyi bersama, serta membagikan makanan kecil untuk mengembalikan keceriaan mereka. Sementara bagi orang dewasa, intervensi dilakukan dalam bentuk konseling kelompok maupun privat untuk membantu meredakan kecemasan emosional yang tertahan.

Langkah cepat yang diambil Polres Solok ini mendapat apresiasi luas dari tokoh masyarakat dan warga setempat. Kehadiran aparat kepolisian yang bersahaja di ruang-ruang keluarga pengungsi dinilai memberikan rasa aman dan nyaman yang sangat dibutuhkan. Melalui layanan psikososial yang berkelanjutan ini, diharapkan trauma warga dapat segera pulih sepenuhnya sehingga proses rehabilitasi wilayah pascabencana dapat berjalan dengan optimal.(Nofri) 

 

PADANG, NETRALPOST – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar acara syukuran dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. Kegiatan yang mengusung tema utama "Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri" ini berlangsung dengan khidmat di Gedung Rangkayo Basa, Padang. Acara ini dihadiri langsung oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, pimpinan instansi terkait, serta mitra strategis keselamatan berlalu lintas.

Momen kebahagiaan terasa kian istimewa ketika Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menerima penghargaan tertinggi berupa Pin Emas dari Kapolri. Penyematan pin berharga tersebut dilakukan langsung oleh Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, sebagai bentuk apresiasi atas prestasi luar biasa dan dedikasi tinggi yang telah ditunjukkan oleh jajaran Direktorat Lalu Lintas di wilayah Sumatera Barat. 

Dalam pernyataan resminya, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq mengucapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kapolri atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa capaian ini bukan hanya milik individu, melainkan buah kerja keras seluruh personel Polantas di jajaran Polda Sumbar. "Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas apresiasi berupa pin emas ini. Penghargaan ini tentu akan menjadi suntikan motivasi bagi saya dan seluruh jajaran untuk terus meningkatkan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," ujarnya.

Kombes Pol. Reza juga menyampaikan bahwa fungsi presisi kepolisian lalu lintas tidak hanya sekadar prosedur operasional di jalan raya, melainkan ketepatan hati dalam mengabdi. Korps Lalu Lintas Polri dituntut untuk terus menginternalisasi nilai-nilai responsif dan humanis dalam setiap tugas penegakan hukum maupun edukasi keselamatan. Pihaknya berkomitmen untuk memperkuat transformasi pelayanan publik dengan memanfaatkan inovasi teknologi modern demi menekan angka kecelakaan di jalan raya.

Lebih lanjut, pimpinan Ditlantas Polda Sumbar ini menggarisbawahi pentingnya penguatan sinergi bersama lima pilar keselamatan lalu lintas serta rekan-rekan media massa. Kerja sama lintas sektoral dinilai menjadi kunci utama untuk melahirkan kesadaran kolektif masyarakat Sumatera Barat dalam tertib berlalu lintas. Hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan akan terus dirawat agar setiap program keselamatan jalan dapat terlaksana secara optimal dan tepat sasaran. (Nofri) 

 

Solok, Netralpost — Arus lalu lintas di jalur lintas Sumatera, khususnya ruas Solok menuju Padang, kini terpantau mulai lancar kembali setelah sempat mengalami hambatan. Jalur vital ini sudah dapat dilalui kendaraan sejak malam hari sebelumnya, Selasa (22/9) pukul 21.00 WIB.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas dipusatkan di tiga titik utama, yakni di kawasan Pintu Angin, depan Kantor Bupati Solok, serta kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Solok. 

Aparat kepolisian bersama warga tampak berjibaku mengatur mobilitas kendaraan yang didominasi oleh truk muatan, mobil pribadi, serta kendaraan roda dua di sekitar kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Meski arus secara umum mulai mencair, laju kendaraan sempat tersendat di beberapa titik tertentu. Hal ini dikarenakan adanya kegiatan gotong royong antara personel Polri dan masyarakat yang membersihkan Masjid Baburahman—yang terletak tidak jauh dari depan Kantor Bupati Solok—serta tingginya antusiasme warga yang ingin melihat langsung kondisi sekitar Kantor Bupati.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengungkapkan bahwa jajaran kepolisian di kewilayahan terus bergerak cepat untuk memastikan keamanan, ketertiban, serta kelancaran arus lalu lintas pasca-kejadian di wilayah tersebut.

"Polda Sumbar melalui Polres jajaran mengerahkan personel secara optimal di lapangan, tidak hanya untuk mengatur kelancaran arus kendaraan, tetapi juga bahu-membahu bersama masyarakat membersihkan fasilitas umum dan rumah ibadah agar aktivitas publik dapat segera pulih," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Sementara itu, Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, yang memantau langsung proses pembersihan dan pengaturan lalu lintas di lokasi, menyampaikan imbauan tegas kepada masyarakat dan para pengguna jalan agar tetap tertib dan mematuhi arahan petugas di lapangan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat dan para pejalan kaki agar tidak berjalan di bahu jalan, melainkan menggunakan trotoar yang ada. Tingginya animo warga membuat arus sempat tersendat, sehingga kami berpesan agar masyarakat senantiasa taat dan patuh pada peraturan serta arahan anggota lalu lintas demi kelancaran dan keselamatan bersama," tegas AKBP Rini Anggraini.

Hingga saat ini, personel Satlantas Polres Solok bersama instansi terkait masih terus disiagakan di sepanjang jalur utama guna mengantisipasi kemacetan lanjutan serta memastikan arus transportasi barang dan orang di wilayah Kabupaten Solok berjalan aman dan lancar.(*)

POLRES PASAMAN BARAT | Pelarian AP (52) berakhir di tengah perkebunan kelapa sawit Jorong Sikabau, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Bremas, Kabupaten Pasaman Barat. Tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat yang bergerak cepat akhirnya membekuk pria tersebut pada Senin (21/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, setelah AP diduga melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak tirinya, Bunga (nama samaran), yang mengalami disabilitas fisik, mental dan intelektual.

Kasus tersebut mendapat penanganan langsung jajaran Polres Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H. Melalui Satreskrim Polres Pasaman Barat, polisi bergerak setelah menerima laporan keluarga korban dan langsung melakukan penyelidikan untuk menemukan keberadaan AP.

Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K., membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, dugaan tindak pidana itu terjadi di sebuah rumah kontrakan yang ditempati istri pelaku di Kecamatan Lembah Melintang, Minggu (20/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kronologi awal yang diperoleh Satreskrim Polres Pasaman Barat menyebutkan, AP baru pulang dari tempat hiburan malam pada Sabtu (19/9/2026). Pada Minggu pagi, AP tiba di rumah kontrakan ketika istrinya sedang tidak berada di lokasi. Di rumah tersebut, korban berada dalam kondisi berbaring.

Menurut hasil penyelidikan awal, AP diduga memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan persetubuhan terhadap korban. Peristiwa itu kemudian menimbulkan kecurigaan warga setelah terdengar suara korban dari dalam kamar. Warga pun mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Kedatangan warga membuat AP menghentikan aksinya dan melarikan diri. Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi yang membutuhkan pertolongan. AP sempat diamankan warga, tetapi berhasil meloloskan diri bersama seorang rekannya menuju kawasan perkebunan kelapa sawit di Jorong Sikabau, Nagari Air Bangis.

Kakak kandung korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pasaman Barat. Menindaklanjuti laporan itu, Satreskrim Polres Pasaman Barat mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan pelacakan terhadap keberadaan AP.

Penyelidikan kemudian mengarah ke kawasan perkebunan sawit masyarakat. Tim Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat yang dipimpin Ipda Algino Ganaro bergerak melakukan pencarian. Setelah menyisir lokasi, petugas akhirnya menemukan AP dan mengamankannya tanpa perlawanan pada Senin malam.

Dalam pemeriksaan awal, AP disebut mengakui dugaan perbuatannya. Namun, Satreskrim Polres Pasaman Barat masih melakukan pendalaman dengan mencocokkan keterangan terduga pelaku, keterangan saksi, serta alat bukti lainnya. Penyidikan dilakukan Unit PPA Satreskrim Polres Pasaman Barat untuk mengungkap perkara secara menyeluruh.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto melalui Satreskrim memastikan perkara tersebut ditangani sesuai prosedur hukum. Perhatian juga diberikan terhadap kondisi korban yang disebut mengalami trauma psikologis dan kesulitan berkomunikasi setelah kejadian. Saat ini AP telah diamankan di Rumah Tahanan Polres Pasaman Barat untuk kepentingan penyidikan. Atas dugaan perbuatannya, AP dijerat Pasal 473 ayat (2) huruf b dan huruf d, ayat (4), serta ayat (9) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana sebagaimana ketentuan pasal yang disangkakan. Satreskrim Polres Pasaman Barat masih mendalami perkara tersebut guna memastikan seluruh fakta dan alat bukti terungkap dalam proses hukum.

(TIM RMO) 

 

Padang, Netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Ditlantas Polda Sumbar) memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang jatuh tepat pada tanggal 22 September 2026. Peringatan tahun ini mengusung tema besar "Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri". Melalui momentum bersejarah ini, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menegaskan kembali komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan, keamanan, dan ketertiban berlalu lintas di seluruh wilayah hukum Sumatra Barat.

Perayaan yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidik, S.H., S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K. Seluruh jajaran personel kepolisian lalu lintas di Sumatra Barat turut serta merefleksikan perjalanan panjang dedikasi korps baju cokelat ini dalam menjaga urat nadi penyeberangan dan transportasi masyarakat.
Dalam beberapa tahun terakhir, Ditlantas Polda Sumbar terus berinovasi dalam memodernisasi sistem pelayanan publik, terutama melalui digitalisasi penegakan hukum dan pengurusan administrasi kendaraan. Langkah ini diambil demi mendukung program Kapolri menuju Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan (Presisi). Dengan adanya modernisasi ini, diharapkan tingkat kesadaran masyarakat dalam berkendara dapat meningkat secara signifikan.
Tantangan di jalan raya yang semakin kompleks menuntut personel polantas untuk selalu mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas. Dedikasi tanpa henti ditunjukkan oleh para petugas yang berjaga di setiap kilometer jalan, baik dalam kondisi cuaca ekstrem maupun situasi arus mudik yang padat. Semua dilakukan demi memastikan keselamatan setiap jiwa pengguna jalan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas serendah mungkin.
Apresiasi yang tinggi juga disampaikan kepada masyarakat Sumatra Barat yang telah menjadi mitra aktif kepolisian dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Sinergi yang kuat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan berbagai program keselamatan jalan yang telah dicanangkan selama ini.
Di akhir rangkaian acara, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidik memberikan pernyataan resminya terkait komitmen korps yang dipimpinnya. "Kami berjanji untuk terus menjaga setiap kilometer perjalanan bangsa dengan dedikasi dan integritas yang tinggi. Terima kasih atas kerja keras seluruh personel dalam melayani serta melindungi masyarakat di jalan raya. Selamat HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, semoga Polantas Presisi dapat terus mengabdi secara tulus untuk negeri tercinta," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar.

 

Netralpost --- Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, Dirlantas Polda Sumbar, memimpin upacara ziarah dengan penuh khidmat di Taman Makam Pahlawan. Upacara ini digelar sebagai bentuk penghormatan mendalam atas jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi mempertahankan kedaulatan bangsa. Suasana sakral menyelimuti seluruh area pemakaman saat barisan personel memberikan penghormatan tertinggi kepada para kusuma bangsa.

Acara inti dimulai dengan peletakan karangan bunga secara simbolis oleh Dirlantas Polda Sumbar di monumen utama. Langkah ini menjadi simbol keteguhan hati generasi penerus untuk tidak melupakan sejarah perjuangan. Keheningan dan rasa syukur mengiringi prosesi peletakan bunga, mengingatkan seluruh peserta akan besarnya pengorbanan yang telah diberikan demi kemerdekaan.

Setelah peletakan karangan bunga, upacara dilanjutkan dengan mengheningkan cipta yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol Muhammad Reza Chairul. Seluruh peserta upacara menundukkan kepala, larut dalam doa dan refleksi mendalam atas keteguhan jiwa para pejuang. Doa bersama dipanjatkan agar arwah para pahlawan diterima di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Dalam amanatnya, Dirlantas Polda Sumbar menekankan pentingnya mewarisi nilai-nilai kejuangan pahlawan dalam tugas kepolisian sehari-hari. Menurut beliau, semangat rela berkorban, disiplin, dan pengabdian tanpa pamrih harus menjadi fondasi utama bagi setiap personel Ditlantas. Implementasi nyata dari nilai tersebut adalah dengan memberikan pelayanan terbaik demi keselamatan dan ketertiban masyarakat di jalan raya.

Sebagai penutup prosesi, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul bersama jajaran pejabat utama melakukan tabur bunga di pusara para pahlawan. Setiap taburan bunga diiringi rasa hormat yang mendalam serta komitmen untuk melanjutkan perjuangan melalui jalur pengabdian masing-masing. Kegiatan ini mempertegas komitmen Polri untuk selalu dekat dengan nilai-nilai kebangsaan.

Upacara ziarah ini berakhir dengan tertib dan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh personel yang hadir. Momentum ini berhasil merekatkan kembali rasa nasionalisme dan memperkuat soliditas internal kepolisian. Dengan semangat kepahlawanan yang baru saja direfleksikan, Ditlantas Polda Sumbar siap melangkah maju memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat Sumatera Barat.(nofri) 

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melaksanakan apel pagi rutin yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen. Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, mewakili Kapolda Sumatera Barat, Irjen. Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., beserta seluruh jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar.

Dalam arahannya, Wakapolda Sumbar menekankan pentingnya kedisiplinan, kebersamaan, dan komitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri” bukan sekadar semboyan, melainkan cerminan nyata dari setiap tindak-tanduk seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar di lapangan.

“Awali setiap hari dengan kedisiplinan. Jaga kebersamaan antar sesama anggota, dan berikan pelayanan yang humanis, cepat, dan tepat kepada masyarakat. Kepercayaan masyarakat adalah modal utama kita dalam mengemban tugas menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas,” tegas Brigjen. Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR.

Sementara itu, Dirlantas Polda Sumbar menyampaikan bahwa arahan pimpinan akan terus diinternalisasi oleh seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar. “Kami akan terus menjaga semangat Polantas Presisi, memastikan setiap personel hadir dengan kinerja terbaik, dan senantiasa mengabdi untuk negeri,” ujar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Apel pagi ini menjadi momentum penguatan internal, sekaligus pengingat bagi seluruh personel untuk senantiasa menjaga nama baik institusi Polri, bekerja dengan penuh tanggung jawab, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati.(*) 

 

PASAMAN BARAT, NETRALPOST – Kepala Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., secara resmi menutup rangkaian kejuaraan Grasstrack Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sirkuit Permanen HIC Padang Tujuh, Kabupaten Pasaman Barat.

Ajang balap motor garuk tanah yang memperebutkan Medali Kapolres Pasaman Barat ini berlangsung sengit sepanjang akhir pekan, Sabtu hingga Minggu (19–20 September 2026). Selain menjadi wadah penyaluran bakat dan ajang adu kecepatan, kompetisi bergengsi ini juga mengemban misi penting sebagai ajang resmi seleksi atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat mendatang.

Dalam sambutan penutupnya, Kapolres AKBP Agung Tribawanto menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari panitia penyelenggara, masyarakat setempat, hingga para pembalap yang datang dari berbagai penjuru daerah di Sumatera Barat. Beliau menegaskan pentingnya menjaga sportivitas dan semangat persaudaraan dalam berkompetisi.

"Olahraga ini bukan sekadar mengejar kemenangan di lintasan, melainkan sarana pembibitan atlet potensial, penyaluran bakat positif generasi muda, sekaligus mempererat silaturahmi di tengah masyarakat," ujar AKBP Agung Tribawanto.

Beliau juga mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan motivasi kepada para atlet yang belum berhasil meraih podium agar terus konsisten berlatih. Lewat momentum ini, diharapkan para atlet yang lolos seleksi dapat dipersiapkan secara matang guna mengharumkan nama daerah dan membawa pulang medali emas pada ajang Porprov 2026.

Acara penutupan ditandai dengan penyerahan trofi dan medali penghargaan kepada para pemenang di masing-masing kelas yang diperlombakan. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif berkat pengamanan ketat dari jajaran personel Polres Pasaman Barat serta dukungan penuh masyarakat.(nofri)

Pasaman Barat, Netralpost -- Seorang pria berinisial OP (41) dibekuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, diduga melakukan aksi pembobolan rumah warga.

Peristiwa tersebut terjadi di Jorong Ujung Tanah Batang Lingkin, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu dini hari (16/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

"Benar, pelaku berhasil diringkus setelah mendapat laporan dari warga melalui layanan Call Center 110," ujar Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata mewakili Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Jumat (18/9/2026).

Diterangkan, kejadian berawal saat terduga pelaku selesai meminum minuman keras tradisional di sebuah warung, kemudian pelaku memasuki rumah seorang warga bernama Warni yang berada di Jorong Ujung Tanah Batang Lingkin.

"Pelaku masuk ke rumah milik korban melalui pintu belakang dengan cara mendobrak pintu tersebut, sehingga kunci pintu rumah yang terbuat dari kayu terlepas dari daun pintu," terangnya.

Selanjutnya, setelah berhasil masuk ke dalam rumah korban, pelaku mengambil enam helai baju jenis daster, satu celana panjang, dan tiga helai pakaian dalam (bra) milik korban.

Berjarak sekitar 20 meter dari rumah korban Warni, pelaku juga masuk ke dalam rumah milik korban Deli Darni. Pelaku membongkar dua lembar pagar seng, dan mengambil tiga helai pakaian dalam (bra).

"Pada saat keluar dari rumah korban Deli Darni, aksi pelaku diketahui oleh warga sekitar sehingga pelaku berhasil diamankan warga," tuturnya.

Warga setempat melaporkan kejadian tersebut melalui layanan call center 110 Polres Pasaman Barat, sehingga petugas langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan pelaku.

Kasat menjelaskan, adapun modus operandi pelaku masuk ke dalam rumah milik kedua korban yakni untuk mencari pakaian jenis daster, namun saat ini penyidik dari Unit Tipidum Satreskrim masih melakukan penyidikan yang intensif untuk memastikan motif pelaku.

"Akibat perbuatan pelaku, kedua korban mengalami kerugian sebesar Rp 1.000.000," jelasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah berada di Mapolres Pasaman Barat untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 ayat 2 KUHP jo Pasal 476 tentang pencurian dengan pemberatan dilakukan pada malam hari dengan ancaman hukuman pidana penjara sembilan tahun. (HumasResPasbar)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.