Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) melalui jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 terus menggencarkan program humanis bertajuk "Polantas Menyapa" di sepanjang jalur lintas utama. Langkah taktis ini diambil sebagai respons nyata kepolisian dalam mengantisipasi potensi kerawanan lalu lintas sekaligus menekan tingginya angka kecelakaan fatal di wilayah hukum Sumatera Barat.

Melalui kampanye visual dan patroli dialogis, personel Sat PJR Sumbar 4 menyisir titik-titik rawan untuk memberikan teguran simpatik serta edukasi langsung kepada para pengendara. Petugas di lapangan secara aktif membagikan pamflet panduan keselamatan yang menekankan empat poin krusial utama, yakni kewajiban menggunakan helm pelindung kepala, pemeriksaan kelengkapan surat kendaraan, pembatasan kecepatan laju kendaraan, serta internalisasi prinsip menjaga keselamatan bersama secara kolektif di jalan raya.

Program "Polantas Menyapa" sengaja dikemas sedemikian rupa agar masyarakat tidak lagi memandang kehadiran polisi lalu lintas sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai mitra pelindung di perjalanan. Respons positif pun berdatangan dari para sopir angkutan umum dan pengendara motor pribadi yang melintas, mengingat kehadiran fisik petugas di lapangan dinilai sangat efektif dalam meredam perilaku ugal-ugalan oknum pengendara lain yang kerap membahayakan jiwa.

Selain melakukan edukasi tatap muka, Sat PJR Sumbar 4 juga memaksimalkan pemasangan baliho informasi dan spanduk imbauan di area strategis yang memiliki kontur jalan berliku serta minim penerangan. Penempatan personel pada jam-jam sibuk maupun malam hari juga ditingkatkan guna memastikan penegakan ketertiban berlalu lintas tetap berjalan optimal, yang pada akhirnya dapat membentuk ekosistem berkendara yang aman, nyaman, dan berbudaya tinggi bagi warga Sumatera Barat. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya tidak akan pernah terwujud tanpa adanya kesadaran hukum yang lahir dari dalam diri setiap individu pengguna jalan. "Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa yang melekat erat pada kehidupan sehari-hari," tutur Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul saat memberikan arahannya secara terpisah. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menginstruksikan seluruh jajaran Satlantas dan PJR di wilayah Sumbar untuk konsisten menerapkan pendekatan humanis sesuai dengan semangat Transformasi Menuju Polri yang Presisi. Beliau menggarisbawahi bahwa penindakan hukum dan edukasi berkendara harus berjalan seimbang demi menyelamatkan nyawa masyarakat dari fatalitas kecelakaan lalu lintas di jalan raya. 

Jika Anda ingin mengembangkan artikel ini lebih lanjut, silakan informasikan apakah diperlukan tambahan mengenai lokasi spesifik posko pemantauan, data statistik tren pelanggaran terbaru, atau jadwal pelaksanaan operasi lalu lintas mendatang di wilayah Sumatera Barat.(NOFRI TANJUNG) 


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama libur Tahun Baru Islam 1448 H pada 16 Juni 2026. Moment libur tersebut, total pelanggan yang dilayani mencapai 8.659 orang, atau setara 111 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 7.792 kursi.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat memilih kereta api sebagai moda transportasi untuk bepergian selama masa libur. Dari seluruh layanan yang dioperasikan, KA Pariaman Ekspres menjadi kereta dengan jumlah pelanggan terbanyak, yakni 5.870 penumpang atau setara 138 persen dari kapasitas 4.240 tempat duduk. Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 1.590 penumpang, dan KA Lembah Anai melayani 1.203 penumpang.

“Tingginya jumlah pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap layanan kereta api. Saat ini, kereta api semakin menjadi pilihan utama karena menawarkan perjalanan yang efisien, nyaman, aman, serta ramah lingkungan,” ujar Reza.

Reza menambahkan, KAI Divre II Sumbar menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun pengalaman perjalanan secara menyeluruh.

Berdasarkan data keberangkatan, lima stasiun dengan volume penumpang tertinggi selama periode tersebut adalah Stasiun Padang sebanyak 2.664 penumpang, Stasiun Pariaman 1.784 penumpang, Stasiun BIM 689 penumpang, Stasiun Air Tawar 646 penumpang, dan Stasiun Lubuk Alung 432 penumpang.

Sementara itu, untuk kedatangan penumpang, lima stasiun dengan volume tertinggi yaitu Stasiun Padang sebanyak 2.714 penumpang, Stasiun Pariaman 1.868 penumpang, Stasiun BIM 816 penumpang, Stasiun Air Tawar 612 penumpang, serta Stasiun Naras 411 penumpang.

Capaian tersebut didukung oleh komitmen KAI Divre II Sumbar dalam menjaga keandalan operasional melalui perawatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan. Selain itu, ketepatan waktu perjalanan yang terbebas dari kemacetan lalu lintas tetap menjadi salah satu keunggulan layanan kereta api yang terus dipertahankan.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dengan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Melalui aplikasi tersebut, tiket dapat dipesan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan, sehingga pelanggan memiliki kesempatan lebih besar untuk memperoleh tiket sesuai jadwal yang diinginkan.

Selain pemesanan melalui aplikasi, KAI juga tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go-show) di loket stasiun. Layanan ini dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan di setiap aspek, baik di stasiun maupun selama perjalanan. Keselamatan, kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu akan senantiasa menjadi prioritas utama dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, modern, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutup Reza.(*) 

 

Pulau Punjung, netralpost – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya resmi merilis ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh lapisan masyarakat. Momentum pergantian tahun dalam kalender Islam ini disikapi sebagai refleksi spiritual yang mendalam bagi jajaran pemerintah dan warga setempat. Berbagai persiapan keagamaan mulai diagendakan guna mengisi hari bersejarah bagi umat Muslim tersebut dengan kegiatan yang produktif dan religius.

Dalam rilis poster resmi keagamaan tersebut, tampak Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, S.H., LL.M., berdampingan dengan Wakil Bupati, Leli Arni, S.Pd., M.Si. Kedua pemimpin perempuan pertama di Sumatra Barat ini tampil anggun mengenakan pakaian putih dengan balutan jilbab merah muda. Penampilan yang bersahaja ini memancarkan pesan kedamaian dan kesejukan dalam memimpin roda pemerintahan di ranah Dharmasraya.

Melalui pesan tertulisnya, Bupati Annisa Suci Ramadhani mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Hijriyah ini sebagai langkah nyata dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT. Menurutnya, esensi dari tahun baru bukan sekadar pergantian waktu, melainkan kesempatan emas untuk berhijrah menuju kepribadian yang lebih baik, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama manusia.

Senada dengan hal tersebut, Wakil Bupati Leli Arni menambahkan bahwa semangat perpindahan (hijrah) harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan lingkungan kerja. Dirinya berharap iklim yang harmonis, religius, serta penuh gotong royong terus terjaga di Kabupaten Dharmasraya. Penguatan nilai spiritual ini dinilai menjadi fondasi utama dalam menyukseskan program-program pembangunan daerah kedepan.

Pemerintah daerah setempat juga berencana menggelar serangkaian kegiatan tabligh akbar dan doa bersama yang melibatkan tokoh masyarakat, alim ulama, serta generasi muda. Kegiatan ini ditujukan untuk memupuk syiar Islam sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Atmosfer religius diharapkan dapat terus dipertahankan demi mewujudkan visi Dharmasraya yang maju, mandiri, dan berbudaya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si, menegaskan komitmen seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk mendukung penuh pesan keagamaan pimpinan daerah tersebut. "Momentum 1 Muharram 1448 H ini harus kita jadikan pelecut semangat bagi seluruh lini birokrasi untuk meningkatkan integritas dan pelayanan kepada masyarakat. Tugas kita di kesekretariatan adalah memastikan visi-misi keagamaan dan pembangunan dari Ibu Bupati dan Ibu Wakil Bupati berjalan selaras dan berdampak nyata bagi seluruh umat," ujar Sekda Medison.(nofri)

SUMBAR, netralpost --- Tidak banyak yang menyadari bahwa setiap perjalanan yang nyaman di atas jalan nasional sesungguhnya lahir dari proses panjang yang melibatkan perencanaan matang, pengawasan ketat, serta dedikasi banyak pihak di balik layar. Kini, perubahan itu tampak nyata pada ruas Jalan Nasional Padang–Painan–Kambang, khususnya di kawasan Bungus Teluk Kabung. Hamparan aspal hotmix yang membentang rapi menghadirkan wajah baru jalur strategis Sumatera Barat yang tidak hanya nyaman dilalui, tetapi juga sedap dipandang mata.

Di balik perubahan tersebut, terdapat sosok Masudi, S.T., M.T., Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi Sumatera Barat, bersama Yan Purwandi, S.T., Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi Sumatera Barat, yang terus mengawal pelaksanaan preservasi jalan nasional agar berjalan sesuai standar mutu dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Bagi warga Sumatera Barat, ruas Padang–Painan–Kambang bukan sekadar jalan biasa. Jalur ini merupakan nadi penghubung yang menggerakkan roda kehidupan masyarakat. Dari aktivitas perdagangan, pendidikan, kesehatan, hingga pariwisata, semuanya bergantung pada kelancaran akses jalan yang memadai.

Setiap pagi hingga malam hari, arus kendaraan tak pernah sepi. Truk pengangkut kebutuhan pokok, kendaraan umum, mobil pribadi, hingga wisatawan yang hendak menikmati pesona pesisir selatan, semuanya bertemu di jalur vital tersebut.

Karena tingginya intensitas penggunaan, kondisi jalan membutuhkan perhatian serius. Jika tidak dipelihara secara berkala, kualitas permukaan jalan akan mengalami penurunan yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan.

Berangkat dari kebutuhan itulah, BPJN Sumatera Barat melalui Satker PJN Wilayah II terus melakukan langkah-langkah preservasi guna menjaga kualitas jalan nasional tetap berada dalam kondisi prima.

Masudi, S.T., M.T. memahami bahwa infrastruktur jalan merupakan salah satu wajah pelayanan pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Jalan yang baik akan menghadirkan kenyamanan, mempercepat mobilitas, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Di bawah koordinasinya, berbagai program pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan nasional terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Setiap pekerjaan tidak hanya dituntut selesai tepat waktu, tetapi juga harus memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Sementara itu, Yan Purwandi, S.T. selaku PPK 2.3 memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis. Mulai dari proses persiapan, pelaksanaan, hingga pengawasan mutu menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tugas yang diembannya.

Kerja-kerja teknis yang dilakukan mungkin tidak selalu terlihat oleh masyarakat. Namun hasilnya kini dapat dirasakan secara langsung oleh setiap pengguna jalan yang melintas.

Di kawasan Bungus Teluk Kabung, perubahan itu begitu mencolok. Permukaan jalan yang sebelumnya mengalami penurunan kualitas kini berubah menjadi hamparan aspal yang rata, kuat, dan nyaman dilalui.

Banyak pengendara mengaku merasakan perbedaan yang signifikan. Getaran kendaraan berkurang, perjalanan menjadi lebih lancar, dan rasa aman saat berkendara semakin meningkat.

Tidak hanya memberikan kenyamanan, kondisi jalan yang baik juga berpengaruh terhadap efisiensi waktu perjalanan. Mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lebih optimal.

Bagi para pelaku usaha, keberadaan jalan yang berkualitas merupakan faktor penting dalam mempercepat distribusi barang dan jasa. Sementara bagi masyarakat umum, jalan yang baik berarti kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Menariknya, pekerjaan preservasi yang dilakukan tidak hanya memberikan manfaat fungsional. Secara visual, ruas jalan yang telah dilapisi aspal hotmix menghadirkan panorama yang memikat.

Di satu sisi terbentang keindahan laut pesisir Bungus, sementara di sisi lain berdiri kokoh perbukitan hijau yang menjadi ciri khas kawasan tersebut. Di tengah panorama alam itu, jalan nasional tampak membelah lanskap bak pita hitam yang memanjang mengikuti lekuk alam.

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengguna jalan. Tidak sedikit yang mengabadikan momen saat melintasi kawasan tersebut karena tampil lebih bersih, tertata, dan indah dibandingkan sebelumnya.

Namun bagi Masudi dan Yan Purwandi, keberhasilan pekerjaan bukanlah soal tampilan semata. Yang lebih penting adalah bagaimana infrastruktur tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Karena itu, aspek mutu menjadi perhatian utama dalam setiap tahapan pekerjaan. Material yang digunakan harus memenuhi spesifikasi, metode pelaksanaan harus sesuai ketentuan, dan hasil pekerjaan harus mampu memberikan usia layanan yang optimal.

Komitmen tersebut sejalan dengan semangat BPJN Sumatera Barat dalam menghadirkan infrastruktur yang berkualitas, aman, dan berkelanjutan.

Keberhasilan preservasi ruas Padang–Painan–Kambang juga menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur yang dikelola secara profesional mampu memberikan dampak besar bagi kehidupan masyarakat.

Jalan yang baik bukan hanya memperpendek jarak tempuh. Jalan yang baik mampu membuka peluang ekonomi, memperkuat konektivitas antarwilayah, meningkatkan daya saing daerah, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

Hari ini, masyarakat mungkin hanya melihat hamparan aspal yang mulus. Namun di baliknya terdapat kerja keras, tanggung jawab, dan dedikasi yang dijalankan dengan penuh komitmen oleh jajaran BPJN Sumatera Barat.

Di bawah kepemimpinan Masudi, S.T., M.T. sebagai Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi Sumatera Barat dan pengawalan teknis oleh Yan Purwandi, S.T. selaku PPK 2.3 Provinsi Sumatera Barat, ruas Jalan Nasional Padang–Painan–Kambang kini tampil lebih baik, lebih aman, dan semakin membanggakan.

Bagi masyarakat yang setiap hari melintasi jalur tersebut, perubahan itu bukan sekadar proyek pembangunan. Ia adalah bukti nyata hadirnya negara melalui pembangunan infrastruktur yang berkualitas untuk mendukung kehidupan masyarakat dan kemajuan Sumatera Barat.

Jalan nasional yang terawat bukan hanya sarana transportasi, melainkan fondasi pertumbuhan ekonomi, keselamatan pengguna jalan, dan kemajuan daerah. Infrastruktur yang berkualitas akan selalu menjadi investasi terbaik bagi masa depan masyarakat.(*) 


 

Padang, netralpost - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Agam, Sumatera Barat AKBP Muari melakukan anjangsana ke rumah purnawirawan Polri dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke 80 tahun pada 1 Juli.

Kunjungan itu didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Agam Ny. Rinie Muari, Kasat Binmas Polres Agam Iptu Edi Yanto, para pejabat utama Polres Agam dan pengurus Bhayangkari Cabang Agam.

"Kita mengunjungi para purnawirawan di wilayah hukum Polres Agam," kata Kapolres Agam AKBP Muari di Lubuk Basung, Senin.

Kunjungannya itu dengan mengunjungi masing-masing rumah purnawirawan Polri.

Saat kunjungan itu, menyerahkan bingkisan kepada para purnawirawan Polri.

Dalam kegiatan tersebut terdapat sebanyak 10 purnawirawan Polri yang mendapat santunan dari Kapolres Agam.

Ini bentuk kepedulian dari Kapolres Agam kepada purnawirawan Polri.

Anjangsana itu dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke 80 tahun di wilayah hukum Polres Agam.

"Ini rangkaian HUT Bhayangkara ke 80 tahun dan masih banyak kegiatan lain yang bakal diadakan," katanya.(*)


 

Pasaman Barat, netralpost– Suasana penuh berkah dan harapan meliputi seluruh Kabupaten Pasaman Barat menyambut kedatangan bulan suci Muharram! Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto, S.I.K beserta seluruh staf dan jajarannya, bersama Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung, mengucapkan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada hari Selasa (16/06/2026).

Momen sakral ini menjadi ajang untuk merenung, memperbaiki diri, dan mengukir komitmen baru bagi seluruh umat Islam di Pasaman Barat dan seluruh dunia!

Dalam ucapan khusus yang penuh kehangatan, Kapolres Pasaman Barat AKBP. Agung Tribawanto menyampaikan bahwa kedatangan Tahun Baru Islam bukan hanya sekadar pergantian tahun dalam kalender Hijriah, melainkan momen yang sangat berharga untuk merenungkan perjalanan hidup selama satu tahun yang lalu.

“Bulan Muharram membawa makna yang mendalam bagi setiap muslim,” ujarnya dengan penuh rasa hormat.

“Ini adalah waktu yang tepat untuk kita melakukan introspeksi diri, meminta ampunan kepada Allah SWT atas segala kekhilafan, serta mengukir komitmen baru untuk menjadi pribadi yang lebih baik, lebih dekat dengan Sang Pencipta, dan lebih peduli terhadap sesama!”

Beliau juga menekankan bahwa bulan Muharram sebagai salah satu dari empat bulan haram dalam agama Islam mengajarkan pentingnya kesabaran, kejujuran, dan pengorbanan nilai-nilai yang telah menjadi dasar bagi perjuangan Nabi Muhammad SAW beserta para sahabat dalam membangun agama yang penuh kasih sayang.

“Kita harus mengambil hikmah dari perjalanan sejarah agama kita,” tambahnya. “Semoga nilai-nilai luhur tersebut bisa menjadi panduan kita dalam menjalankan tugas dan berinteraksi dengan masyarakat setiap hari!”

Ketua Cabang Bhayangkari Polres Pasaman Barat Ny. Panca Agung yang juga turut menyampaikan ucapan selamat mengajak seluruh umat Islam untuk memanfaatkan momentum bulan suci Muharram dengan sebaik-baiknya.

“Bulan ini adalah kesempatan emas bagi kita untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, memberikan sedekah kepada yang membutuhkan, serta mempererat tali silaturahmi dengan keluarga dan kerabat,” ujarnya dengan penuh semangat.

“Setiap langkah kecil yang kita lakukan untuk kebaikan akan menjadi investasi emas bagi kehidupan kita di dunia dan akhirat!”

Ny. Panca Agung juga mengungkapkan bahwa Bhayangkari Polres Pasaman Barat akan terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan selama bulan Muharram, seperti penggalangan sedekah untuk kaum dhuafa, pembacaan Al-Qur’an bersama, serta kunjungan ke rumah yatim dan panti jompo. “Kita ingin menunjukkan bahwa Bhayangkari tidak hanya mendukung tugas suami dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam membangun masyarakat yang penuh kasih sayang dan kebaikan,” tambahnya.

Dalam akhir ucapan, AKBP. Agung Tribawanto dan Ny. Panca Agung bersama-sama mengucapkan harapan yang dalam untuk tahun baru Islam 1448 H. “Semoga dengan datangnya tahun baru ini, kita semua diberikan kesehatan yang baik, rezeki yang melimpah, dan kebahagiaan yang abadi,” ujar mereka berdua secara bersama-sama.

“Mari kita jadikan tahun ini sebagai awal dari perubahan yang positif dan langkah menuju kehidupan yang lebih bermakna – baik bagi diri sendiri, keluarga, masyarakat, maupun agama yang kita anut!”

Dengan hati yang tulus dan penuh harapan, seluruh masyarakat Pasaman Barat bersama-sama mengucapkan: “MARHABAN YA SYAHRUL MUHARRAM – SELAMAT TAHUN BARU ISLAM 1448 H! SEMOGA BULAN SUCI INI MEMBERIKAN BERKAH DAN KEBAIKAN UNTUK SEMUA!”


 


Padang, netralpost --- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah gencar melaksanakan proyek pembangunan dan perbaikan drainase di kawasan Gurun Laweh. Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat intensitas curah hujan tinggi. Proyek infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan tata kota yang berkelanjutan di Kota Padang.

Pelaksanaan proyek di lapangan terpantau berjalan sangat kondusif tanpa ada hambatan yang berarti. Secara teknis, proyek ini menerapkan sistem pemasangan saluran pracetak menggunakan beton U-Ditch berdurabilitas tinggi, yang memiliki dimensi lebar bersih 80 sentimeter dan kedalaman mencapai 100 sentimeter. Kelancaran ini tidak lepas dari matangnya perencanaan serta koordinasi yang baik antara pihak kontraktor, dinas terkait, dan perangkat kelurahan setempat sebelum pengerjaan fisik dimulai.

Faktor utama yang membuat proyek ini berjalan tanpa kendala adalah besarnya dukungan dari masyarakat Gurun Laweh sendiri. Warga sekitar secara sukarela memberikan ruang dan akses bagi alat berat seperti excavator mini untuk melakukan pengerukan tanah sedimen sedalam 1,2 meter tanpa penolakan. Kesadaran kolektif akan pentingnya fasilitas drainase yang representatif membuat warga tidak keberatan meskipun aktivitas harian mereka sedikit terganggu oleh hilir mudik kendaraan proyek.

Pihak Dinas PUPR Kota Padang juga secara berkala melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh tahapan pengerjaan sesuai dengan standar spesifikasi dan target waktu yang telah ditentukan. Pengawasan berlapis ini dilakukan guna menjamin kemiringan saluran (slope) berada pada rasio ideal guna mengalirkan debit air permukaan menuju beban buangan akhir secara optimal tanpa endapan. Komitmen ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur publik yang tahan lama.

Dampak positif dari pembangunan ini sudah mulai dirasakan secara psikologis oleh warga yang mengaku lebih tenang menghadapi musim penghujan. Aliran air yang sebelumnya tersumbat oleh sedimen lumpur dan sampah kini mulai ditata rapi menggunakan sistem beton bertulang yang dilengkapi penutup slab di area persimpangan jalan warga. Warga meyakini bahwa setelah proyek ini rampung seutuhnya, potensi banjir yang selama ini merugikan sektor ekonomi dan mobilitas masyarakat Gurun Laweh dapat ditekan hingga titik terendah.

Dukungan penuh dari garis depan masyarakat ini ditegaskan oleh Dedek, salah seorang warga lokal yang tinggal tepat di sekitar area pembangunan saluran air tersebut. "Kami atas nama warga Gurun Laweh sangat mendukung penuh pengerjaan drainase dari PUPR Padang ini karena memang wilayah kami sangat membutuhkan solusi konkret penanganan banjir. Meskipun akses jalan sedikit terganggu untuk sementara waktu, kami sama sekali tidak keberatan demi kenyamanan jangka panjang lingkungan kami bebas dari genangan air," ujar Dedek dengan penuh semangat.

Menanggapi respon positif dan kelancaran proyek tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Dinas PUPR Kota Padang memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut menyukseskan pembangunan ini. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif, kesabaran, dan dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh warga Gurun Laweh selama pengerjaan fisik ini berlangsung. Kepercayaan dan kerja sama dari masyarakat inilah yang menjadi energi utama bagi kami di Dinas PUPR untuk terus mempercepat penyelesaian proyek drainase ini dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan tepat sasaran," pungkas Rizki selaku Kabid PUPR Kota Padang.(Nofri Tanjung) 


 

Tuapejat, netralpost – Program Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Robert S. di Dusun Karoniet, Desa Tuapejat, telah selesai dikerjakan. Saat ini, personel Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai melaksanakan pembersihan di sekitar rumah agar lingkungan menjadi lebih bersih, rapi, dan nyaman ditempati.

Dandim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.

Bapak Robert S. mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia beserta jajaran, khususnya kepada Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat yang telah membantu merehabilitasi rumahnya.

"Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden serta seluruh jajaran TNI AD. Kini rumah kami sudah layak huni dan lingkungan pun bersih serta nyaman," ujar Bapak Robert S.

Dengan selesainya RTLH tersebut, diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai. (*) 

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 7.792 tempat duduk kereta api lokal untuk melayani kebutuhan perjalanan masyarakat saat libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H pada 16 Juni 2026.

Penyediaan kapasitas tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan layanan transportasi tetap optimal selama masa libur, ketika mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat untuk berbagai keperluan, seperti berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu sehingga masyarakat dapat bepergian dengan lebih tenang.

“Pada libur Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1448 H, kami memastikan seluruh layanan operasional berjalan dengan baik agar pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu. Kereta api juga menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati karena praktis, ekonomis, serta mampu menghindarkan pelanggan dari kemacetan di jalan raya,” ujar Reza.

Saat libur tersebut, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, dan KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres tetap menjadi salah satu layanan favorit masyarakat dengan 10 perjalanan setiap hari. Kereta ini memberikan akses yang mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman dengan tarif yang terjangkau, yaitu Rp5.000, sehingga menjadi alternatif perjalanan yang nyaman selama masa liburan.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari sebagai penghubung Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Selain melayani masyarakat umum, kereta ini juga banyak dimanfaatkan oleh rombongan pelajar maupun wisatawan melalui layanan pemesanan tiket rombongan.

Adapun KA Lembah Anai beroperasi enam kali perjalanan setiap hari pada relasi Kayu Tanam–Padang. Selama perjalanan, pelanggan dapat menikmati keindahan panorama alam Sumatera Barat yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri, mulai dari perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan yang asri.

“Kehadiran layanan kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya mendukung mobilitas masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, dan penggunaan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” tambah Reza.

Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum keberangkatan.

Reza juga mengingatkan masyarakat agar selalu membeli tiket melalui kanal resmi KAI untuk menghindari potensi penipuan.

“Kami mengajak masyarakat melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya yang bekerja sama dengan KAI. Saat ini tiket masih tersedia sehingga pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih mudah, aman, dan nyaman,” jelas Reza.

KAI Divre II Sumbar terus menjaga keandalan operasional agar jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta tetap sesuai rencana, sehingga pelanggan dapat menikmati perjalanan yang tertib, aman, dan menyenangkan.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dari aspek keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu. Selain itu, KAI juga akan menyesuaikan kapasitas dan pola operasional sesuai kebutuhan masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan perjalanan yang tinggi seperti hari besar keagamaan,” tutup Reza.(*) 

 

Dharmasraya, netralpost  Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Medison, meminta seluruh wasit yang bertugas pada Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 untuk memimpin pertandingan secara adil, profesional, dan menjunjung tinggi integritas.

Pesan tersebut disampaikan Medison saat mengunjungi briefing akhir persiapan wasit menjelang kick off DCL 2026 di Sport Center Dharmasraya yang akan dilaksanakan Sabtu (6/6/2026) yang akan datang. Pada kesempatan itu, ia memberikan arahan langsung kepada seluruh perangkat pertandingan yang akan bertugas selama kompetisi berlangsung.

“Kami menyampaikan pesan Ibu Bupati, yang mana beliau meminta rekan-rekan wasit untuk memimpin seluruh pertandingan dengan adil. Keputusan yang diambil di lapangan harus benar-benar berdasarkan aturan permainan dan menjunjung tinggi sportivitas. Integritas sangat diperlukan karena setiap pertandingan akan disaksikan oleh ribuan pasang mata,” ujar Medison.

Menurutnya, Kompetisi Program Unggulan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani dan Wabup Leli Arni itu merupakan penyelenggaraan perdana yang diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pelaksanaan kompetisi yang berkelanjutan di masa mendatang.

“DCL 2026 merupakan penyelenggaraan pertama. Kami berharap tidak ada persoalan dalam penyelenggaraan, termasuk dari kepemimpinan wasit dalam memimpin pertandingan. Karena itu, suksesnya penyelenggaraan dan pertandingan menjadi sangat penting. Jika kompetisi ini berjalan baik, DCL akan dapat menjadi kalender tahunan dan tumbuh menjadi ikon event olahraga Kabupaten Dharmasraya,” katanya.

Medison menegaskan bahwa salah satu kunci keberhasilan kompetisi berada di tangan perangkat pertandingan, terutama wasit yang dipercaya memimpin jalannya pertandingan di lapangan.

“Di dalam lapangan, pertandingan dipercayakan kepada wasit. Kami yakin dengan pengalaman dan profesionalisme yang dimiliki rekan-rekan wasit. Karena itu kami titip untuk menyukseskan DCL 2026. Sukses kepanitiaan, sukses pertandingan, dan sukses perwasitan. Jika ada kendala atau persoalan selama menjalankan tugas, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Bidang Perwasitan Askab PSSI Dharmasraya, Septa Saiman, mengatakan sebanyak 36 wasit terbaik telah disiapkan untuk memimpin pertandingan selama kompetisi berlangsung.

“Kami akan bersikap netral dan profesional dalam menjalankan tugas. Dari 36 wasit yang disiapkan, terdapat 2 wasit berlisensi C1 Nasional, 10 wasit berlisensi C2, dan sisanya berlisensi C3. Mereka memiliki pengalaman memimpin pertandingan Liga 2, Liga 3, Liga 4 hingga berbagai turnamen antarkampung (tarkam). Semuanya memiliki lisensi resmi dan diakui,” ujar Septa.

Menurutnya, setiap wasit yang ditugaskan dipastikan berada dalam kondisi prima, baik secara fisik, kesehatan maupun mental. Selain itu, penugasan wasit dilakukan dengan memperhatikan prinsip independensi dan keadilan.

“Kami memastikan wasit yang bertugas tidak memiliki keterkaitan emosional maupun kewilayahan dengan tim yang bertanding. Dengan demikian, keputusan yang diambil dapat berlangsung objektif dan menjunjung tinggi sportivitas. Sebelum bertugas, setiap wasit juga dipastikan dalam kondisi fit secara fisik, sehat, dan siap secara mental,” katanya.(*)


 

Padang, netralpost --- Stasiun Indarung bukan sekadar bangunan bersejarah, melainkan saksi perjalanan panjang perkembangan industri dan perkeretaapian di Indonesia. Dibangun pada tahun 1911 untuk mendukung distribusi hasil produksi PT Semen Padang sebagai pabrik semen pertama di Asia Tenggara, stasiun ini sejak awal berperan sebagai simpul utama pengangkutan semen dari kawasan industri Indarung menuju Pelabuhan Teluk Bayur melalui jalur rel sepanjang 19 kilometer.

Selama lebih dari satu abad, Stasiun Indarung terus mempertahankan perannya sebagai infrastruktur strategis yang menghubungkan kawasan produksi dengan pelabuhan. Sejak masa kolonial, pendudukan Jepang, hingga era kemerdekaan, stasiun ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran distribusi logistik nasional. Di tengah berbagai dinamika perkembangan zaman, bangunan berarsitektur kolonial tersebut tetap berdiri kokoh dengan mempertahankan nilai historisnya, sekaligus beradaptasi melalui modernisasi sarana dan sistem operasional perkeretaapian.

Kini, Stasiun Indarung tidak hanya menjadi simbol sejarah perkeretaapian di Sumatera Barat, tetapi juga berperan sebagai salah satu simpul penting dalam ekosistem logistik nasional. Melalui layanan angkutan barang berbasis rel, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan solusi logistik end-to-end yang efisien, aman, andal, terintegrasi, dan berkelanjutan guna mendukung kelancaran distribusi komoditas strategis nasional serta meningkatkan daya saing industri Indonesia.

Salah satu layanan unggulan yang beroperasi dari Stasiun Indarung adalah KA Karang Putiah yang melayani angkutan semen dan klinker dari kawasan industri PT Semen Padang menuju fasilitas distribusi yang terhubung dengan Pelabuhan Teluk Bayur. Setiap perjalanan KA Karang Putiah memiliki kapasitas angkut hingga 600 ton, sehingga mampu mengangkut komoditas dalam volume besar secara lebih efisien, tepat waktu, aman, serta ramah lingkungan dibandingkan moda transportasi jalan raya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat Reza Shahab, mengatakan bahwa Stasiun Indarung tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas operasional, tetapi juga merupakan bagian dari sejarah panjang pembangunan industri nasional.

“Stasiun Indarung memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena sejak awal keberadaannya menjadi penghubung utama distribusi hasil produksi Semen Padang. Hingga saat ini kami terus menjaga keseimbangan antara pelestarian nilai historis dengan peningkatan kualitas pelayanan operasional agar stasiun ini tetap memberikan manfaat bagi industri, pelanggan, maupun masyarakat,” ujarnya.

Menurut Reza, berbagai upaya revitalisasi yang dilakukan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas infrastruktur dan pelayanan, tetapi juga memastikan nilai sejarah bangunan tetap terpelihara sebagai bagian dari identitas perkeretaapian nasional.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa bangunan bersejarah tidak hanya menjadi peninggalan masa lalu, tetapi juga dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kehidupan saat ini. Melalui pengembangan layanan logistik berbasis rel, Stasiun Indarung terus berkontribusi dalam mendukung kelancaran distribusi komoditas nasional sekaligus menjadi warisan yang tetap hidup dan relevan mengikuti perkembangan zaman,” tambahnya.

Selain menjalankan fungsi operasional, Stasiun Indarung juga memiliki nilai sosial, budaya, dan edukatif bagi masyarakat. Keberadaannya telah menjadi bagian dari perjalanan kehidupan masyarakat sekitar serta berpotensi mendukung pengembangan wisata sejarah dan wisata industri yang memperkenalkan perjalanan panjang perkeretaapian dan industri semen di Sumatera Barat kepada generasi muda.

Sebagai perusahaan transportasi nasional, KAI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung Sistem Logistik Nasional melalui pengembangan layanan angkutan barang berbasis rel yang terintegrasi dengan kawasan industri, pelabuhan, dan moda transportasi lainnya. Pemanfaatan teknologi digital dalam operasional logistik juga terus dikembangkan guna meningkatkan keandalan layanan, transparansi proses distribusi, serta efisiensi operasional.

Melalui optimalisasi layanan logistik berbasis rel, KAI berkomitmen untuk terus mendukung kelancaran distribusi komoditas unggulan nasional, menekan biaya logistik, mengurangi emisi karbon melalui penggunaan transportasi massal yang lebih ramah lingkungan, serta memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar domestik maupun internasional.

Lebih dari satu abad sejak mulai beroperasi, Stasiun Indarung membuktikan bahwa warisan sejarah dapat terus memberikan nilai tambah bagi pembangunan. Dari sebuah stasiun yang lahir untuk mendukung industri semen nasional, kini Stasiun Indarung bertransformasi menjadi simpul logistik modern yang menghubungkan sejarah, industri, dan masa depan, sekaligus mempertegas komitmen KAI dalam menghadirkan layanan logistik end-to-end yang efisien, aman, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi Indonesia.(*) 

 


Padang, netralpost --- Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin keselamatan operasional kereta api serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada masa libur sekolah, KAI Divre II Sumbar melaksanakan kegiatan cek lintas menggunakan lori dresin di petak jalan Stasiun Padang–Naras, Kamis (11/6).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dan diikuti oleh jajaran manajemen dengan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kesiapan operasional dan kondisi prasarana perkeretaapian, meliputi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, kondisi perlintasan sebidang, hingga sistem drainase pada titik-titik yang berpotensi terdampak banjir.

Selain pemeriksaan lintas, manajemen juga melakukan pemantauan kesiapan operasional di sejumlah stasiun, yaitu Stasiun Tabing, Stasiun Duku, Stasiun Lubuk Alung, Stasiun Pariaman, dan Stasiun Naras guna memastikan seluruh sarana dan prasarana siap mendukung perjalanan kereta api yang aman, selamat, dan andal.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya dalam arahannya saat safety briefing di Stasiun Padang sebelum kegiatan dimulai, menegaskan bahwa budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama bagi seluruh insan KAI dalam menjalankan operasional. Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam menjalankan prosedur, proaktif mengidentifikasi potensi risiko, serta segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan melalui pengisian formulir Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), khususnya pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam dan cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa cek lintas merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala dan tidak hanya dilakukan menjelang masa libur sekolah. Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh prasarana berada dalam kondisi andal, mengidentifikasi potensi bahaya sejak dini, serta melakukan langkah mitigasi risiko guna menjaga keselamatan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana berada dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Pada kesempatan yang sama, KAI Divre II Sumbar juga melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin berlalu lintas demi mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan.

Reza mengungkapkan bahwa setiap harinya KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 28 perjalanan kereta api penumpang dan 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut klinker dan semen. Dengan tingginya frekuensi perjalanan tersebut, masyarakat diminta untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia menambahkan bahwa tindakan menerobos palang pintu, mengabaikan semboyan 35 (isyarat suara/klakson lokomotif), maupun melanggar rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang merupakan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, pelanggaran tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk tuntutan ganti rugi apabila mengakibatkan kecelakaan atau gangguan operasional kereta api.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan safety talk sebagai forum evaluasi hasil pemeriksaan lintas sekaligus memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti sesuai standar keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan upaya-upaya preventif melalui pemeriksaan operasional maupun prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi kepada masyarakat. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza.(*) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.