Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


 Padang, netralpost --- Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar Rapat Safety Committee (SC) Perdana Bulan Juli 2026 pada Selasa (7/7) di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor Divre II Sumbar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, dan dihadiri oleh jajaran manajemen Divre II Sumbar, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, serta Tim Keselamatan dari Kantor Pusat KAI. Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi implementasi program keselamatan, mengidentifikasi potensi risiko, serta menyusun langkah-langkah mitigasi guna memastikan operasional perkeretaapian yang selamat, aman, dan andal.

Dalam arahannya, Kepala Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dan tanggung jawab setiap insan KAI, bukan sekadar pemenuhan terhadap regulasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus tertanam dalam setiap aktivitas kerja. Seluruh insan KAI Divre II Sumbar harus terus meningkatkan kinerja keselamatan dan berupaya mewujudkan zero accident secara berkelanjutan melalui disiplin, kepedulian, dan kepatuhan terhadap setiap prosedur kerja,” tegas Lutfi.

Pada rapat tersebut, Tim Safety Committee Divre II Sumbar memaparkan hasil evaluasi kinerja keselamatan, perkembangan implementasi program K3, tindak lanjut atas temuan di lapangan, serta berbagai upaya pengendalian risiko yang telah dan akan dilakukan. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi setiap unit kerja untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, dan memastikan seluruh aspek keselamatan berjalan secara optimal.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung konstruktif. Forum ini menjadi wadah bagi seluruh peserta untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antarunit dalam menghadapi berbagai tantangan operasional. Melalui koordinasi yang semakin solid, diharapkan penerapan budaya keselamatan dapat semakin konsisten di seluruh wilayah kerja Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pelaksanaan Safety Committee secara berkala merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) terhadap sistem manajemen keselamatan.

“Safety Committee bukan hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan KAI dalam menjadikan keselamatan sebagai budaya kerja. Keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam mengimplementasikan prinsip keselamatan di setiap lini operasional melalui peningkatan kompetensi, komunikasi yang efektif, serta pengawasan yang berkesinambungan.

“Melalui koordinasi yang kuat, komunikasi yang terbuka, dan komitmen bersama, kami optimistis budaya keselamatan di lingkungan KAI Divre II Sumbar akan semakin kokoh. Dengan demikian, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi seluruh masyarakat,” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api selama masa libur sekolah tahun 2026. Pada periode liburan, Minggu (5/7), penjualan tiket kereta api lokal mencapai 10.283 tiket dalam satu hari atau setara 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Selama periode libur sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 12 Juli 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 644 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 179.216 tempat duduk. Setiap harinya, KAI menyediakan rata-rata 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk untuk melayani mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa tingginya volume pelanggan menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya pada momentum libur sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata dan perjalanan keluarga.

“Pada Minggu, 5 Juli 2026, volume penumpang mencapai 10.283 pelanggan atau setara 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tingginya angka tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah, terutama untuk perjalanan wisata. Hal ini juga menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, efisien, serta lebih berkelanjutan dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Reza.

Menurut Reza, peningkatan jumlah pelanggan tidak terlepas dari komitmen KAI dalam menjaga kualitas pelayanan serta memastikan operasional perjalanan berjalan optimal meskipun permintaan masyarakat meningkat secara signifikan.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan pelayanan di stasiun sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan berkualitas,” tambahnya.

Tingginya jumlah pelanggan selama masa libur sekolah juga semakin memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi yang mendukung sektor pariwisata di Sumatera Barat. Berbagai destinasi wisata yang berada di sepanjang jalur kereta api kini semakin mudah dijangkau dengan tarif yang terjangkau, waktu tempuh yang pasti, serta tingkat keselamatan yang tinggi.

Salah seorang pelanggan KA Pariaman Ekspres, Rina Putri, mengaku rutin memilih kereta api sebagai moda transportasi saat berlibur bersama keluarga.

“Saya lebih memilih kereta api karena perjalanannya nyaman, aman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan. Selain tarifnya terjangkau, pemandangan sepanjang perjalanan juga menjadi pengalaman tersendiri, terutama saat menuju kawasan wisata di Pariaman. Pelayanan petugas di stasiun maupun di dalam kereta juga ramah dan sangat membantu, sehingga membuat perjalanan bersama keluarga terasa lebih menyenangkan,” ungkap Rina.

Sebagai penyedia layanan transportasi publik, KAI Divre II Sumatera Barat terus melakukan berbagai peningkatan layanan secara berkelanjutan. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain meningkatkan kebersihan sarana dan prasarana, memperkuat kualitas pelayanan petugas, menyediakan informasi perjalanan yang mudah diakses, serta mengoptimalkan fasilitas di stasiun demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan.

Reza menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan di seluruh aspek operasional.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan transportasi. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, tepat waktu, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi publik yang berkelanjutan,” tuturnya.

Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian pola operasi serta kapasitas angkut sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur sekolah maupun hari besar nasional.

KAI juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar merencanakan perjalanan sejak dini, membeli tiket melalui kanal resmi, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan bersama.

Untuk memperoleh informasi mengenai jadwal perjalanan, ketersediaan tiket, maupun layanan pelanggan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI121 melalui media sosial @KAI121, email cs@kai.id, atau WhatsApp 0811-1211-1121.(Reza Shahab) 


Sumatera Barat, Netralpost --- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi menggelar rangkaian acara pisah sambut untuk menyambut pucuk pimpinan yang baru. Estafet kepemimpinan ini diserahkan dari pejabat lama, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Momen bersejarah bagi Korps Bhayangkara Sumatera Barat tersebut dilaksanakan dengan penuh kemegahan bertempat di Hotel ZHM Premiere Padang. Acara pisah sambut ini digelar tepat pada tanggal 6 Juli 2026, menandai awal baru bagi penegakan hukum dan pengamanan di wilayah hukum Sumbar. Kehadiran para tamu undangan penting dari berbagai lini sektor membuat suasana di ballroom hotel terasa begitu hangat sekaligus penuh wibawa.

Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sumatera Barat ini dinilai sebagai momentum strategis untuk penyegaran organisasi. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan seluruh elemen masyarakat Ranah Minang selama ia menjabat. Di sisi lain, kehadiran Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membawa harapan baru bagi penguatan stabilitas dan keamanan di wilayah Sumatera Barat.

Peristiwa penting ini tidak luput dari perhatian kepemudaan Islam di Sumatera Barat, khususnya Gerakan Pemuda Ansor. Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sumatera Barat di bawah komando Ketua PW Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya, memberikan atensi besar terhadap transisi kepemimpinan ini. Ansor menilai sinergi antara ulama, tokoh pemuda, dan kepolisian merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah serta merespons berbagai dinamika sosial terkini.

Sebagai organisasi pemuda bernapaskan Nahdlatul Ulama, GP Ansor berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan kepolisian yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat. Penunjukan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang memiliki rekam jejak kuat di kepolisian diyakini mampu membaca tantangan lokal secara cepat dan tepat. Kemitraan strategis antara pemuda dan Polri pun diharapkan dapat berjalan lebih erat, khususnya dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan di Sumbar.

Melalui momentum pisah sambut ini, PW GP Ansor Sumbar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komjen Pol Gatot Tri Suryanta atas dedikasi dan pengabdiannya. Ansor mendoakan agar kesuksesan senantiasa menyertai beliau di tempat tugas yang baru. Secara bersamaan, ucapan selamat datang yang hangat ditiupkan kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy selaku nakhoda baru Korps Bhayangkara Sumbar.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, di Ranah Minang," ujar Ketua PW GP Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya, saat memberikan keterangan tertulis mengenai pergantian pimpinan polda tersebut. "GP Ansor Sumatera Barat beserta seluruh kader Banser siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung penuh program kerja Polda Sumbar dalam memelihara keamanan, ketertiban, dan menegakkan hukum demi kenyamanan masyarakat."

Chaydirul Yahya juga menegaskan bahwa kepolisian perlu peka terhadap keresahan lokal masyarakat, mulai dari pemberantasan kasus korupsi yang merugikan sektor pendidikan daerah hingga pencegahan penyakit sosial yang marak di media sosial. "Sinergitas antara pemuda, ulama, dan Polri adalah pilar penting dalam membentengi Sumatera Barat dari segala potensi gangguan keamanan maupun paham radikal," pungkasnya. "Kami berharap di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Polda Sumbar semakin presisi, dekat dengan rakyat, dan akomodatif terhadap ruang dialog bersama elemen pemuda demi menjaga keutuhan norma adat dan agama di Ranah Minang." (*) 



‎   PADANG – Komitmen Perumda Air Minum (AM) Kota Padang dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat terus dibuktikan lewat langkah-langkah strategis di lapangan. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut tengah fokus melakukan pekerjaan pemasangan jaringan pipa baru di kawasan Jati, tepatnya di depan gerbang RSUP Dr. M. Djamil Padang.
‎Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kawasan Jati, terutama objek vital seperti RSUP Dr. M. Djamil, membutuhkan jaminan kepastian suplai air bersih yang stabil dan higienis setiap saat. Pemasangan instalasi pipa baru ini menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut guna menghadirkan pelayanan yang jauh lebih baik dan prima ke depan.
‎Mengingat lokasi pengerjaan berada di jantung aktivitas kota yang padat akan lalu lintas kendaraan, pedagang, dan mobilitas masyarakat, Perumda AM Kota Padang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses konstruksi berlangsung.
‎Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian utama manajemen. Oleh karena itu, sebelum alat berat dan material diturunkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah persuasif dan prosedural demi menghormati warga setempat.
‎"Jauh hari sebelum pekerjaan ini dimulai, Perumda AM Kota Padang telah berkirim surat resmi untuk meminta izin pelaksanaan pekerjaan kepada seluruh perangkat wilayah di lokasi. Koordinasi dan permohonan izin kepada Ketua RT, RW, hingga Ketua Pemuda setempat telah tuntas kami lakukan sebelum proyek berjalan," ujar Adhie Zein.
‎Saat ini, proses pengerjaan di lapangan masih berlangsung intensif dan diperkirakan akan berjalan dalam beberapa hari ke depan. Adhie mengakui, karena proyek sedang berada dalam tahap krusial dan belum sepenuhnya rampung, kondisi fisik di sekitar lokasi seperti bekas galian aspal, selokan, serta infrastruktur penunjang lainnya yang terdampak memang belum bisa langsung diperbaiki secara permanen.
‎Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Perumda AM Kota Padang memberikan garansi penuh bahwa pemulihan lingkungan sekitar akan dilakukan secepat mungkin begitu proses penyambungan pipa selesai.
‎"Begitu pengerjaan pipa ini selesai, seluruh infrastruktur yang terdampak akibat proyek ini dipastikan segera diperbaiki dan dikembalikan kondisinya seperti semula. Untuk itu, kami memohon doa, dukungan, serta kesabaran dari seluruh masyarakat sekitar dan para pengguna jalan. Semua ketidaknyamanan sementara ini semata-mata kami lakukan demi menghadirkan pelayanan air bersih yang jauh lebih andal dan mengalir lancar untuk kita bersama," pungkas Adhie Zein menutup keterangannya.(SRP)

 

Sumbar, netralpost – Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi mengumumkan hasil akhir Sidang Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026) ini menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita. Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.

Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan. Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.

“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.

Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri. Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.

Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini. Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.

“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian. Seluruh tahapan rekrutmen ini, senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik.(Red)

 


PADANG, NETRALPOST — Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., memberikan ucapan selamat datang yang penuh kehangatan atas dilantiknya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang baru. Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum secara resmi mengemban amanah baru sebagai pemimpin tertinggi Korps Lalu Lintas Polri setelah dilantik langsung oleh Kapolri.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh institusi kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Kehadiran jenderal bintang dua ini diharapkan dapat membawa semangat baru sekaligus memperkokoh program-program transformasi digital yang sedang berjalan menuju era kepolisian yang semakin modern. 

Selaku perpanjangan tangan Korlantas Polri di daerah, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung setiap kebijakan dari pimpinan pusat yang baru. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi fondasi utama dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Sumatera Barat. 

Melalui sebuah pesan digital resmi, Dirlantas Polda Sumbar bersama seluruh staf dan Bhayangkari membagikan ungkapan rasa syukur dan rasa bangga atas amanah yang diterima oleh Irjen Pol. Wibowo. Ucapan ini merupakan wujud dedikasi dan penghormatan tinggi dari jajaran kewilayahan demi tercapainya pelayanan lalu lintas publik yang semakin transparan dan berkeadilan.

"Kami keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Korlantas Polri senantiasa diberikan kelancaran dan kekuatan untuk membawa institusi Polantas semakin dicintai serta dipercaya oleh masyarakat luas," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan harapannya agar tugas mulia yang kini berada di pundak pimpinan baru dapat terlaksana dengan penuh berkah. "Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan memberikan pengabdian terbaik untuk keselamatan lalu lintas Indonesia. Kami siap menyelaraskan program-program di daerah guna mewujudkan Polantas yang humanis dan dekat dengan masyarakat," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi jalan di Perlintasan Sebidang JPL 21 Km 20+0/1 petak jalan Tabing–Duku (Lubuk Buaya).

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI memahami perhatian masyarakat terhadap kondisi perlintasan tersebut dan terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan keselamatan di seluruh perlintasan sebidang melalui sinergi bersama berbagai pihak.

“Kami memahami harapan masyarakat agar kondisi perlintasan dapat segera tertangani. Untuk itu, KAI terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Reza.

Menurut Reza, keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan serta kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat terkait, hingga masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam menghadirkan perlintasan sebidang yang semakin aman. Oleh karena itu, KAI akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder agar setiap permasalahan yang ada dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain mendorong percepatan penanganan infrastruktur, KAI juga terus melakukan berbagai upaya peningkatan keselamatan melalui edukasi kepada masyarakat, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, serta koordinasi rutin dengan instansi terkait guna meminimalkan potensi kecelakaan.

KAI Divre II Sumatera Barat juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya. Pengguna sepeda motor diharapkan lebih berhati-hati, terutama saat kondisi hujan ketika permukaan jalan menjadi licin dan posisi perlintasan yang tidak tegak lurus dengan rel berpotensi meningkatkan risiko kendaraan tergelincir.

Pengguna jalan juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat mendekati perlintasan, memperhatikan rambu-rambu dan marka jalan, berhenti sejenak untuk memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta selalu mengutamakan perjalanan kereta api. Kedisiplinan dan kewaspadaan seluruh pengguna jalan menjadi faktor penting dalam menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang.

KAI Divre II Sumatera Barat berharap kolaborasi yang semakin erat antara seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat upaya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan tertib.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan perlintasan sebidang yang aman. Dengan kolaborasi yang kuat serta kepedulian seluruh elemen masyarakat, kami optimistis keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan akan terus meningkat,” tutup Reza.(*) 

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, hampir 150 ribu pelanggan telah melakukan pemesanan tiket dan diberangkatkan menggunakan layanan kereta api selama masa liburan sekolah 2026 di wilayah Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa berdasarkan data per Minggu (5/7) pukul 12.00 WIB, KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 141.651 pelanggan selama masa liburan sekolah periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026. Jumlah tersebut setara dengan 113,62 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan, yaitu 124.672 tempat duduk.

Sementara itu, pada periode yang sama tahun sebelumnya, yakni 20 Juni hingga 5 Juli 2025, jumlah pelanggan yang menggunakan layanan kereta api tercatat sebanyak 114.153 pelanggan. Dengan demikian, terjadi peningkatan volume pelanggan sebesar 24,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Capaian okupansi di atas 100 persen tersebut merupakan okupansi kumulatif. Kondisi ini dapat terjadi karena pola perjalanan kereta api bersifat fleksibel. Pelanggan naik dan turun di berbagai stasiun sepanjang perjalanan sehingga satu tempat duduk dapat melayani pelanggan yang berbeda pada segmen perjalanan yang berbeda.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, khususnya selama masa libur sekolah. Kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, serta terjangkau.

Tingginya volume pelanggan juga menunjukkan bahwa layanan transportasi kereta api memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Perjalanan kereta api membantu keluarga merencanakan liburan, pelajar dan mahasiswa melakukan perjalanan, serta memudahkan masyarakat mengakses kabupaten atau kota tujuan, kawasan wisata, pusat aglomerasi, maupun sentra aktivitas ekonomi secara lebih fleksibel dengan biaya yang ekonomis.

Reza menjelaskan, puncak volume pelanggan terjadi pada 28 Juni 2026 dengan jumlah 9.933 pelanggan, atau setara dengan 127,47 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 7.792 tempat duduk. Selanjutnya disusul pada 7 Juli sebanyak 9.909 pelanggan, 5 Juli sebanyak 9.428 pelanggan, 2 Juli sebanyak 9.534 pelanggan, dan 1 Juli sebanyak 9.423 pelanggan.

Dari sisi stasiun, mobilitas pelanggan tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Adapun rinciannya sebagai berikut.

Kedatangan penumpang:

* Stasiun Padang: 38.054 penumpang

* Stasiun Pariaman: 29.517 penumpang

* Stasiun Air Tawar: 12.199 penumpang

* Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 10.267 penumpang

* Stasiun Naras: 7.264 penumpang

Keberangkatan penumpang:

* Stasiun Padang: 38.386 penumpang

* Stasiun Pariaman: 27.908 penumpang

* Stasiun Air Tawar: 13.585 penumpang

* Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM): 9.288 penumpang

* Stasiun Lubuk Alung: 7.214 penumpang

Dari sisi layanan, KA Pariaman Ekspres tetap menjadi primadona masyarakat dengan jumlah pelanggan tertinggi selama periode tersebut, yaitu 100.075 pelanggan. Selanjutnya disusul KA Minangkabau Ekspres sebanyak 20.917 pelanggan dan KA Lembah Anai sebanyak 20.659 pelanggan.

KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan guna memastikan setiap pelanggan memperoleh pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan berkesan.

“Untuk mempermudah masyarakat menggunakan layanan kereta api, tiket KA Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Saat ini pelanggan sudah dapat melakukan pemesanan tiket untuk keberangkatan tanggal 6 Juli hingga 13 Juli 2026,” ujar Reza.

Ia menambahkan, penjualan tiket kereta api lokal dilakukan secara bertahap sesuai jadwal, yaitu mulai H-7 sebelum keberangkatan, sehingga pelanggan diimbau melakukan pemesanan lebih awal sesuai tanggal perjalanan yang diinginkan.

KAI Divre II Sumbar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa liburan sekolah. Perusahaan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan serta mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi seluruh pelanggan.

“KAI berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan selama masa liburan sekolah 2026. Dengan layanan yang terus kami tingkatkan, kami berharap kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan,” tutup Reza.(*) 

 


Padang, netralpost --- Sebagai wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bekerja sama dengan Yayasan Abulyatama Indonesia (YAI) Cabang Padang menyelenggarakan kegiatan Muharam Fest yang diikuti oleh 170 anak yatim beserta bunda yatim di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman, pada Sabtu (4/7).

Kegiatan ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan anak yatim dan dhuafa, menghadirkan pengalaman yang berkesan, memberikan ruang penuh kasih sayang, serta mempererat ukhuwah Islamiyah melalui berbagai aktivitas edukatif, rekreatif, dan spiritual.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui program yang tidak hanya menghadirkan kebahagiaan, tetapi juga edukasi.

“Melalui Muharam Fest, KAI ingin menghadirkan pengalaman yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi anak-anak yatim. Kami berharap perjalanan dengan kereta api, edukasi keselamatan, hingga berbagai aktivitas yang disiapkan hari ini dapat menjadi kenangan indah, menumbuhkan semangat, serta memotivasi mereka untuk terus meraih cita-cita,” ujar Reza.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengalaman naik Kereta Api Pariaman Ekspres relasi Pauhlima- Naras dari Stasiun Padang menuju Stasiun Pariaman pulang pergi (PP). Selama perjalanan, peserta diperkenalkan dengan berbagai layanan perkeretaapian, mulai dari profesi yang ada di KAI, tata cara pemesanan tiket, hingga pentingnya keselamatan perjalanan kereta api.

Setibanya di Pantai Gandoriah, anak-anak mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas secara menarik, seperti dongeng Islami, berkuda, makan bersama, dan pemberian santunan serta doa bersama dalam kegiatan “Mengetuk Pintu Langit”. Sementara itu, bunda yatim mengikuti sesi Ruang Pulih Ibu Tangguh, sebagai wadah untuk saling menguatkan, berbagi pengalaman, dan memperoleh motivasi.

Kepala Yayasan Abulyatama Indonesia Cabang Padang, Romi Satriawan Cahyadi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan KAI Divre II Sumbar dalam menyukseskan Muharam Fest.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar yang telah membuka ruang kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan bunda yatim. Tidak hanya memberikan kesempatan menikmati perjalanan dengan kereta api, tetapi juga menghadirkan pengalaman belajar, bermain, dan menguatkan nilai-nilai keislaman. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Kebahagiaan juga dirasakan oleh para peserta. Salah seorang anak yatim, Alikha Naila Maharani (10), mengaku sangat senang dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Ini pertama kalinya saya naik kereta api. Perjalanannya seru, bisa bermain bersama teman-teman, mendengarkan dongeng, dan naik kuda. Terima kasih kepada KAI dan semua kakak-kakak yang sudah membuat kami bahagia hari ini,” tuturnya dengan penuh antusias.

Melalui kolaborasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap Muharam Fest tidak hanya menjadi momentum berbagi kebahagiaan, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. (Reza) 

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) secara resmi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wadirlantas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K. Sesuai dengan tema besar tahun ini, yaitu "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas. 

Momentum peringatan delapan dekade ini menjadi refleksi penting bagi seluruh jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar untuk terus berbenah. Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa dedikasi dan pengabdian institusi kepolisian harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Sumatera Barat. Pelayanan lalu lintas akan terus diarahkan agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Selaras dengan hal itu, pihak Ditlantas Polda Sumbar juga mengedepankan pendekatan yang humanis dan berbasis teknologi dalam setiap penegakan aturan di jalan raya. Melalui pemanfaatan sistem digital, proses pelayanan seperti perpanjangan administrasi kendaraan dan pemantauan arus lalu lintas kini berjalan lebih transparan serta akuntabel. Langkah modernisasi ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan fatal di jalan raya. 

Wadirlantas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, turut menambahkan bahwa peran serta aktif dari elemen masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan tugas-tugas kepolisian. Hubungan sinergis yang harmonis antara polisi lalu lintas dan pengguna jalan menjadi fondasi kuat demi menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib. Pihaknya sangat mengapresiasi masyarakat Sumatera Barat yang selama ini telah mematuhi aturan dan bekerja sama menjaga kondusivitas di jalan raya.

Memasuki usia ke-80, tantangan tugas Polri di masa depan dipastikan akan semakin dinamis, terutama di era transformasi digital yang bergerak cepat. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi baru demi memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian. Upaya edukasi dini mengenai keselamatan berkendara (safety riding) kepada generasi muda juga akan semakin masif digalakkan ke sekolah-sekolah serta komunitas. 

Mengakhiri penyampaian ucapan selamat tersebut, jajaran Ditlantas Polda Sumbar berharap agar Korps Bhayangkara senantiasa dicintai oleh rakyat dan selalu konsisten menjadi pelindung serta pengayom bangsa. Dengan semangat Tri Brata dan Catur Prasetya, Ditlantas Polda Sumbar siap mengawal mobilisasi masyarakat Sumatera Barat menuju peradaban berlalu lintas yang lebih maju, aman, sejahtera, dan berkeadilan. Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat!. (Nofri Tanjung) 

Pasaman Barat , netralpost – Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satreskrim Polres Pasaman Barat berhasil mengamankan tiga orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pengeroyokan yang mengakibatkan korban mengalami luka berat. Ketiga pelaku diamankan pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 21.22 WIB setelah polisi melakukan penyelidikan intensif.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari viralnya sebuah video pengeroyokan yang terjadi beberapa waktu yang lalu di kawasan Jalur 32, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Kamis (25/6/2026) dini hari sekitar pukul 00.02 WIB.

"Setelah kejadian tersebut, kami langsung memerintahkan personel untuk melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi di tempat kejadian perkara serta mengumpulkan alat bukti pendukung lainnya," ujar Iptu A. Agung di ruang kerjanya, Rabu (1/7/2026).

Hasil penyelidikan yang dipimpin oleh Ipda Algino Ganaro akhirnya membuahkan hasil. Tim berhasil mengamankan pelaku berinisial AP (19) di sebuah warung yang berada di Jalur 32 pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 21.10 WIB.

Menurut Kasat Reskrim, penangkapan AP berawal dari hasil identifikasi kendaraan yang terekam dalam video viral tersebut.

"Tim mengamankan pelaku karena sepeda motor yang terekam di dalam video pengeroyokan merupakan milik AP, sehingga pelaku tidak dapat mengelak saat diamankan oleh petugas," jelasnya.

Saat menjalani pemeriksaan awal, AP mengakui seluruh perbuatannya dan mengungkapkan bahwa aksi pengeroyokan tersebut dilakukan bersama dua rekannya. Berbekal pengakuan tersebut, petugas langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya.

Tidak berselang lama, polisi berhasil mengamankan pelaku ADP (23) di sebuah bengkel yang berada di Jalan KKN, Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman. Pelaku diamankan tanpa memberikan perlawanan.

"Tim langsung mengamankan pelaku ADP di sebuah bengkel. Saat ditangkap, pelaku bersikap kooperatif sehingga proses pengamanan berjalan lancar," kata Iptu A. Agung.

Selanjutnya, petugas kembali mengembangkan penyelidikan untuk memburu seorang pelaku lainnya yang diketahui masih berstatus anak di bawah umur. Dengan mengedepankan prosedur penanganan anak yang berhadapan dengan hukum, penyidik terlebih dahulu menghubungi orang tua pelaku.

"Untuk pelaku AM (17), kami menghubungi terlebih dahulu orang tuanya agar bersedia mengantarkan yang bersangkutan ke Polres Pasaman Barat guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut," tambahnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, diketahui peristiwa pengeroyokan bermula ketika AP dan AM melintas di Jalur 32. Saat itu, korban Fadel meneriaki keduanya sambil menantang berkelahi. Namun AP memilih tidak berhenti karena melihat korban sedang bersama dua rekannya, yakni Firman dan Rivaldi.

Merasa tidak terima dengan perlakuan tersebut, AP bersama AM kemudian mendatangi ADP untuk menceritakan kejadian yang dialaminya. Ketiganya lalu berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Vario Techno warna hitam bernomor polisi BA 4273 DAB menuju lokasi tempat korban berada.

Sesampainya di lokasi kejadian, korban Fadel dan Firman yang diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol langsung memegang kerah baju ADP sambil menantang berkelahi. Situasi itu kemudian memicu terjadinya aksi kekerasan.

"Pelaku ADP langsung memukul kepala Firman dan Fadel hingga keduanya terjatuh. Setelah korban tersungkur, ketiga pelaku secara bersama-sama menginjak-injak tubuh korban beberapa kali sebelum akhirnya melarikan diri menggunakan sepeda motor ke arah Jalan KKN," terang Kasat Reskrim.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat dan menjalani penanganan medis di RS Yarsi Simpang Empat.

Saat ini, pelaku AP dan ADP masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Pasaman Barat guna melengkapi proses penyidikan. Sementara itu, penanganan terhadap AM dilakukan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim karena masih berstatus anak di bawah umur.

Atas perbuatannya, AP dan ADP dipersangkakan melanggar Pasal 262 ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan ancaman pidana penjara paling lama sembilan tahun. Sedangkan terhadap AM dikenakan pasal yang sama dengan penerapan ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak sesuai mekanisme hukum yang berlaku. (HumasResPasbar)

 

PADANG, NETRALPOST – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 menjadi refleksi atas perjalanan panjang Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Di usia yang semakin matang, Polri dinilai terus menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ketua DPW PW Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatera Barat, Ridwan Syafriandi, S.IP., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Polri, khususnya Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat, yang dinilai telah bekerja dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat pengabdian dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di Ranah Minang.

"Atas nama keluarga besar DPW PW Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatera Barat, kami mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, serta kerja keras seluruh insan Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Semoga Polri semakin Presisi, semakin dicintai rakyat, dan terus menjadi institusi yang profesional, modern, serta terpercaya," ujar Ridwan.

Pada momentum istimewa tersebut, Ridwan juga menyampaikan ucapan selamat kepada Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., atas kenaikan pangkat menjadi Komisaris Jenderal Polisi.

Menurutnya, kenaikan pangkat tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas dedikasi, integritas, kepemimpinan, serta prestasi yang telah ditunjukkan Komjen Pol. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si. selama mengabdi di institusi Polri.

"Kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Komjen Pol. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si. atas amanah dan kehormatan yang diberikan negara melalui kenaikan pangkat. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam mengemban tugas dan membawa Polda Sumatera Barat semakin maju, humanis, dan semakin dekat dengan masyarakat," ungkapnya.

Ridwan menambahkan, selama kepemimpinan Komjen Pol. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., Polda Sumatera Barat dinilai berhasil membangun komunikasi yang baik dengan berbagai elemen masyarakat, organisasi kemasyarakatan, media massa, hingga tokoh adat dan agama. Sinergi tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat secara berkelanjutan.

DPW PW Fast Respon Nusantara Counter Polri Sumatera Barat, lanjut Ridwan, berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program positif Polri melalui kolaborasi yang konstruktif, khususnya dalam penyampaian informasi kepada masyarakat, edukasi kamtibmas, serta penguatan kemitraan antara kepolisian dan masyarakat.

"Semoga di usia ke-80 ini Polri semakin Presisi, semakin profesional, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutup Ridwan.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.