Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menggencarkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di perlintasan sebidang. Langkah ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menekan angka kecelakaan sekaligus meningkatkan kesadaran pengguna jalan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi kembali dilaksanakan pada Selasa (7/4) di sejumlah titik strategis perlintasan sebidang, yaitu:

1. Perlintasan resmi dijaga Km 1+300/400 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Pulau Air

2. ⁠Perlintasan resmi dijaga Km 1+900/000 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Pulau Air

3. ⁠Perlintasan tidak dijaga Km 8+600 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Tabing

4. ⁠Perlintasan resmi dijaga Km 9+1/2 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Tabing

Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara langsung kepada pengguna jalan melalui pengeras suara, memasang media sosialisasi berupa spanduk, serta membagikan stiker bertema keselamatan dengan pesan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Aman, Lanjutkan Perjalanan.”

Hingga April 2026, KAI Divre II Sumbar telah menjangkau 13 titik perlintasan sebidang melalui kegiatan serupa sebagai bagian dari edukasi berkelanjutan kepada masyarakat. Edukasi juga menyasar sekolah-sekolah serta masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api.

Menurut Reza, keberadaan palang pintu dan rambu lalu lintas tidak akan optimal tanpa kesadaran dari pengguna jalan. “Keselamatan di perlintasan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan dan mendahulukan perjalanan kereta api,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap pelanggaran di perlintasan sebidang memiliki risiko besar, tidak hanya bagi pengguna jalan, tetapi juga bagi perjalanan kereta api dan petugas operasional.

Perlintasan sebidang sendiri merupakan titik rawan karena menjadi pertemuan langsung antara jalur kereta api dan jalan raya. Oleh sebab itu, pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhenti sejenak, memastikan kondisi aman dari kedua arah, serta mematuhi seluruh rambu yang ada sebelum melintas.

Selain berdampak pada keselamatan, pelanggaran di perlintasan sebidang juga memiliki konsekuensi hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan perjalanan yang aman dengan disiplin saat melintasi perlintasan sebidang,” tutup Reza.

Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperluas jangkauan sosialisasi serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.

Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif dengan melaporkan potensi bahaya di sekitar jalur kereta api melalui stasiun terdekat atau layanan Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta media sosial KAI121.


 

Sumbar, netralpost - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memberikan klarifikasi terkait video viral yang memperlihatkan sejumlah siswa menggunakan roling untuk menyeberangi sungai di Limau Gadang Lumpo, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 BPJN Sumbar, Gina Tampubolon, menjelaskan, penggunaan roling tersebut hanya bersifat sementara dan terjadi dalam kondisi tertentu. Saat itu, debit air sungai sedang tinggi sehingga siswa memanfaatkan roling sebagai alternatif penyeberangan.

Menurutnya, kondisi yang terlihat dalam video tidak sepenuhnya mencerminkan situasi normal di lokasi tersebut. Biasanya, masyarakat dan siswa dapat menyeberangi sungai dengan berjalan kaki ketika debit air berada pada kondisi normal.

“Jadi bukan seperti hal yang dipikirkan. Itu hanya seketika. Karena saat itu debit sungai sedang tinggi. Biasanya kalau debit sungai normal, siswa dan masyarakat bisa berjalan kaki menyebrang sungai,” ungkapnya.

Gina juga mengungkapkan, pembangunan jembatan gantung di lokasi tersebut saat ini tengah berlangsung. Proyek tersebut merupakan usulan dari Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum, yang kemudian dikerjakan oleh BPJN Sumbar.

“Kami sampaikan bahwa pemda mengusulkan pembangunan jembatan gantung kepada pemerintah pusat, dalam hal ini kementerian PU. Yang mengerjakan BPJN. Karena Pemkab keterbatasan anggaran,” terangnya.

Ia menegaskan, meskipun pembangunan dilakukan oleh BPJN, status jembatan tersebut tetap menjadi kewenangan pemerintah kabupaten. Hal ini disebabkan keterbatasan anggaran daerah dalam merealisasikan pembangunan infrastruktur tersebut secara mandiri.

Lebih lanjut, pembangunan jembatan gantung itu bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, khususnya dalam mendukung akses masyarakat menuju pusat-pusat ekonomi serta distribusi komoditas yang terhubung dengan jalan nasional.

BPJN Sumbar berharap masyarakat dapat memahami kondisi tersebut dan memberikan dukungan terhadap proses pembangunan yang sedang berjalan. Pasalnya, proyek jembatan gantung tersebut dibangun dari awal dan telah dimulai sejak Januari 2026.

“Targetnya, pada Agustus mendatang jembatan sudah bisa digunakan oleh masyarakat,” ujar Gina.

Dengan adanya pembangunan ini, diharapkan akses masyarakat menjadi lebih aman dan lancar, terutama bagi para pelajar yang setiap hari melintasi sungai tersebut.


 

PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan komitmennya memperkuat pembangunan olahraga daerah melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini ditegaskan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri kegiatan halal bihalal yang digelar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar di Auditorium Gubernuran, Senin (6/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, pengurus KONI, cabang olahraga, pelatih, serta insan olahraga Sumbar.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kolaborasi antar seluruh elemen olahraga guna mendorong peningkatan prestasi sekaligus memastikan program pembinaan berjalan optimal.

“Silaturahmi ini penting untuk memperkuat kebersamaan. Dengan kekompakan, kita bisa mendorong kemajuan olahraga Sumbar secara lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Mahyeldi.

Ia juga menegaskan, pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Tahun 2026 harus tetap terlaksana setelah sempat tertunda selama delapan tahun akibat pandemi Covid-19.

“Kita tidak boleh lagi menunda. Meskipun ada keterbatasan anggaran dan berbagai tantangan, Porprov harus menjadi momentum kebangkitan olahraga Sumbar,” tegasnya.

Menurut Mahyeldi, Porprov tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi atlet, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah. Event olahraga diyakini mampu menghidupkan sektor UMKM, perdagangan, dan jasa di daerah penyelenggara.

“Porprov harus memberi manfaat luas, termasuk bagi pelaku usaha dan masyarakat. Ini peluang untuk meningkatkan perputaran ekonomi dan pendapatan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Pemprov Sumbar juga akan melakukan renovasi GOR Haji Agus Salim yang direncanakan mulai Mei 2026. Gubernur mengajak seluruh insan olahraga dan masyarakat untuk memberikan dukungan agar proses renovasi berjalan lancar.

Sementara itu, Ketua Umum KONI Sumbar, Hamdanus menyampaikan kegiatan halal bihalal ini menjadi ajang memperkuat soliditas dalam menghadapi berbagai agenda olahraga ke depan.

“Prestasi olahraga tidak lahir dari kerja individu, tetapi dari sistem yang solid dan kolaboratif. Karena itu, silaturahmi ini penting untuk memperkuat kebersamaan kita,” ujarnya.

Melalui penguatan sinergi ini, Pemprov Sumbar optimistis olahraga daerah akan semakin berkembang, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan kebangkitan ekonomi masyarakat. (adpsb/nov/bud)



Pangeran-Tiba - tiba kemarin mendapat WA dari seseorang yang mengatakan bahwa dia sedang check in di KLIA untuk penerbangan menuju Padang. Dan ingin sekali bertemu saya. Bersama keluarganya.


Lucunya walaupun nomor kontaknya sudah tersimpan lama diHP dan di WA dia mengirim fotonya, tapi sungguh saya tidak ingat siapa dia. Lupa !


Memang saya akui, semenjak 2009 semenjak peristiwa yang cukup aneh menimpa saya, saya menjadi pelupa. Bahkan banyak lupa masa lalu.


Dan karena saya lupa dengan dia dan keinginannya yang cukup serius untuk bertemu saya bersama keluarganya saya mulai mencari tahu siapa dia. Googling. Dan Alhamdulillah saya mendapat informasi yang cukup banyak tentang beliau. Banyak.


Dan yang lucunya dimedsos saya, saya menemukan sebuah foto yang mana saya sedang travelling bersamanya dalam sebuah kendaraan. Tapi sungguh saya tidak ingat kapan dan dimana !


Dan Alhamdulillah akhirnya tadi malam kami bertemu. Dan sepertinya isterinya, anaknya Ranee dan Samee sangat senang bertemu. Karena sepertinya mereka sudah mendapat cerita banyak tentang saya dari Bapaknya. Apalagi Samee yang akhirnya kami berfoto bersama.


Terima kasih Mustafa.

Walaupun pertemuan singkat tapi sangat berarti dan semoga kita bisa berbuat kebaikan bersama.


Dan maafkan saya karena karena tidak bisa menemani 2 hari bersama sudah punya meeting lain yang tak bisa saya tunda dan mengcancelnya begitu saja. 


One of the most widely recognized individuals with this name is a Senior Investment Analyst at Saturna Capital. 


Role: He joined Saturna in 2017 and is a key figure in Islamic Investing, managing assets for a firm with nearly $4 billion USD under management.

Background: Born in Germany, he graduated from the University of Esslingen and is also a PhD student focusing on research in finance.

Presence: He frequently appears as an expert on Islamic finance podcasts discussing ethical earning and wealth management.(tulus)

 

Padang, netralpost --- Dalam momentum libur panjang Paskah, minat masyarakat terhadap transportasi kereta api di wilayah Sumatera Barat menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya okupansi penumpang pada perjalanan KA Lembah Anai yang bahkan menembus lebih dari 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. KA Lembah Anai rute Stasiun Kayutanam–Stasiun Padang pulang-pergi (PP) yang mulai beroperasi dengan relasi baru  pada 1 Januari 2026. Kehadiran relasi ini disambut antusias oleh masyarakat, tercermin dari tingkat keterisian tempat duduk yang penuh pada libur paskah.

Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata maupun bersilaturahmi bersama keluarga. KA Lembah Anai menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang nyaman sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Sumatera Barat yang indah.

Tingginya okupansi tersebut juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin andal, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan perjalanan. KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada periode peak season seperti libur Paskah.

Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoptimalkan seluruh rangkaian perjalanan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana agar operasional tetap berjalan dengan aman dan lancar.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada masa libur panjang.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

Relasi Kayutanam–Padang

- KA PLB B51A berangkat pukul 05.30 WIB, tiba pukul 07.04 WIB

- ⁠KA PLB B53A berangkat pukul 11.40 WIB, tiba pukul 13.16 WIB

- ⁠KA PLB B55A berangkat pukul 16.20 WIB, tiba pukul 17.57 WIB

Relasi Padang–Kayutanam

- KA PLB B52A berangkat pukul 08.35 WIB, tiba pukul 10.10 WIB

- ⁠KA PLB B54A berangkat pukul 14.10 WIB, tiba pukul 15.45 WIB

- ⁠KA PLB B56A berangkat pukul 18.55 WIB, tiba pukul 20.30 WIB

“Berdasarkan data volume penjualan tiket KA Lembah Anai mas Paskah priode 3-5 April 2026, jumlah penumpang KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang (PP) pada libur Paskah mencapai 4113 pelanggan atau sekitar 120 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan pada periode 3-5 April yakni 3.456 tempat duduk.

Informasi lengkap mengenai jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.

Dengan jadwal keberangkatan yang teratur serta tarif yang terjangkau, KA Lembah Anai diharapkan menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas harian, pendidikan, pekerjaan, hingga perjalanan wisata.

Selain itu, KAI Divre II Sumatera Barat juga menetapkan tarif yang sangat terjangkau. Untuk relasi Padang–Duku maupun sebaliknya, tarif tiket sebesar Rp3.000, sedangkan untuk relasi Padang–Kayutanam maupun sebaliknya ditetapkan sebesar Rp5.000.

“KAI mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, bebas macet, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat,” tutup Reza.


pasamanbarat, netralpost - Sebagai bentuk kepedulian dan membantu sesama, Polsek Sungai Beremas, Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyambangi pasangan suami istri (pasutri) yang menderita sakit menahun, Minggu (5/4/2026).

Pasangan suami istri tersebut diketahui bernama Antoni (56) dan Sri Erdayanti (53), warga Jorong Kampung Padang Selatan Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.

"Hari ini kita mengunjungi pasangan suami istri yakni Bapak Antoni dan Ibu Sri Erdayanti, yang menderita sakit menahun," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo.

AKP Elvis Susilo mengatakan, kunjungan tersebut sebagai bentuk pelayanan dan rasa kepedulian terhadap sesama, sehingga kehadiran Polri memberikan manfaat yang besar di tengah masyarakat.

"Kami menerima informasi di media sosial, terkait adanya pasangan suami istri yang menderita sakit menahun di Jorong Kampung Padang Selatan Nagari Air Bangis," katanya.

Diketahui, Antoni adalah seorang kepala keluarga, menderita lumpuh sejak satu tahun terakhir sehingga tidak bisa beraktivitas. Sedangkan istrinya Sri Erdayanti, menderita sakit stroke selama lebih kurang satu setengah tahun.

"Pasangan tersebut diketahui mempunyai anak sebanyak empat orang, yang masih berstatus pelajar dan belum bekerja," tuturnya.

Dijelaskan, melalui kegiatan Polri Untuk Masyarakat dan Bhayangkari Peduli, jajaran Polsek Sungai Beremas menyerahkan bantuan sembako seperti beras, telur ayam dan minyak goreng, serta kebutuhan pangan lainnya.

"Selain kebutuhan pangan, pihaknya juga menyerahkan bantuan tali asih yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Sungai Beremas Ny. Fitri Elvis, bersama personel Bripka Fajar dan Bhabinkamtibmas Nagari Air Bangis Bripka Aprima Heldi serta pengurus Bhayangkari Ranting Sungai Beremas. (HumasResPasbar)

Padang, netralpost --- Kabar duka kembali menyelimuti keluarga besar Ratu Prabu Sumatera Barat. Rusdidi, SH yang akrab disapa Engget, Ketua DPC Ratu Prabu Kota Padang,meninggal dunia pada hari minggu 5 april 2026 pukul 22.45,di RS Siti Rahmah kota padang, dalam usia 61 tahun. Kepergian almarhum membawa duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta seluruh jajaran organisasi.

Ketua DPW Ratu Prabu Sumatera Barat, Jhoni Putera Sikumbang, SH,dalam layatanya siang tadi dirumah duka, jl DPR ujung, Kota Padang, menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya almarhum. Ia mengenang Rusdidi sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dan memiliki kepribadian yang hangat.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Ratu Prabu  Sumatera Barat, kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Rusdidi, SH (Engget). Beliau adalah orang baik, sosok yang penuh kepedulian, serta memiliki komitmen kuat dalam membesarkan organisasi,” ujar Jhoni.

Menurutnya, selama memimpin DPC Ratu Prabu Kota Padang, almarhum dikenal sebagai figur yang mampu merangkul semua kalangan. Sikapnya yang sederhana dan mudah bergaul membuatnya dihormati serta dicintai oleh banyak pihak.

“Almarhum bukan hanya seorang ketua, tetapi juga sahabat dan panutan bagi kami semua. Kehilangan ini sangat terasa bagi keluarga besar Ratu Prabu . Kami merasa sangat kehilangan sosok yang selalu memberikan semangat dan kebersamaan,” lanjutnya.

Jhoni Putera Sikumbang, SH juga menyampaikan doa terbaik untuk almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT serta diampuni segala kesalahannya.

“Kami mendoakan semoga almarhum husnul khatimah, diampuni dosa-dosanya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT. Semoga seluruh amal kebaikannya menjadi ladang pahala,” ucapnya.

Tak lupa, ia juga memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini.

“Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami berharap agar diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan. Kami keluarga besar Ratu Prabu Sumbar akan selalu bersama dan mendoakan,” tutupnya.

Kepergian Rusdidi, SH (Engget) menjadi kehilangan besar, khususnya bagi Ratu Prabu  Kota Padang. Sosoknya yang dikenal baik, bersahaja, dan penuh dedikasi akan selalu dikenang sebagai bagian penting dalam perjalanan organisasi.

Selamat jalan, Bg Didi. Jasa dan pengabdianmu akan selalu hidup dalam ingatan.


 


PADANG, NETRALPOST - Sukses menggelar helat Padang Rancak Award pada tahun 2025 lalu, Pemko Padang kembali menggelar kegiatan serupa. Rukun Tetangga (RT) terbersih dan terindah di Padang jadi bidikan. 

"Iya, Padang Rancak Award pada tahun ini kembali kita laksanakan, dan tahun ini ada tiga sesi kita laksanakan," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta kepada Diskominfo, Minggu (5/3/2026). 

Format Padang Rancak Award tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Pada tahap penilaian awal, seluruh RT di tiap kecamatan diwajibkan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Padang Mobile. Indikator penilaian di tahap awal ini yakni, cakupan layanan penuuh pengumpulan sampah oleh LPS, cakupan layanan bank sampah, tingkat kepatuhan pemilahan sampah, serta tingkat pengurangan atau pengolahan sampah organik di sumber. 

"Kita mengimbau kepada 3.456 RT di Padang untuk segera melakukan pendaftaran pada aplikasi Padang Mobile mulai 1-20 April ini," imbau Fadelan. 

Setelah melewati penilaian tahap pertama, nantinya pada tahap kedua akan dilakukan penilaian oleh camat, lurah dan RW. Di tahap kedua ini, akan ditetapkan klasifikasi penilaian terbaik, menengah dan terbawah di aplikasi Padang Mobile. 

Penilaian tahap kedua akan dinilai aspek kebersihan, keindahan, dan ketertiban. Kemudian juga dinilai kondisi lingkungan bersih tanpa sampah dan rumput liar, tidak ada pembakaran sampah, PKL tertib dilayani LPS, tidak ada bangunan liar, serta taman atau halaman warga tertata rapi dan bersih. 

"Tahap kedua penilaian dilakukan pada 18-20 April," jelas Fadelan. 

Di tahap ketiga penilaian akan dilakukan verifikasi lapangan. Verifikasi lapangan melibatkan 300 mahasiswa relawan yang turun ke tiap RT yang masuk nominasi. 

Indikator penilaian tahap ketiga untuk melihat tingkat kesadaran bergotong royong serta kepemimpinan RT dan RW. Layanan lebih pengumpulan sampah, kebersihan jalan dan drainase, penghijauan dan keindahan lingkungan, pemilihan sampah dan kepatuhan retribusi, ketertiban tata ruang dan bangunan, pengelolaan air limbah, keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kinerja LPS dan bank sampah. 

"Penilaian di tahap ini dilakukan pada 22-25 April," kata Kadis LH. 

Setelah itu, tahap empat penilaian dilakukan pada 27 April hingga 5 Mei. Di tahap akhir ini, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, dan Pemko. Dewan juri akan memilih 33 RW dan 171 RT terbaik. Serta menetapkan LPS, bank sampah, RW dan RT terbaik tingkat kota. 

"Indikator penilaian tahap ini yakni melihat konsistensi dan kebelanjutan gerakan warga, serta inovasi dan dampak nyata di lingkungan," kata Kadis LH. 

Pengumuman pemenang dilakukan pada 6 Mei. Pemko Padang menyiapkan hadiah cukup menarik. (*)

 

Pessel, netralpost --- Tahun 2026 adalah tahun penataan struktur kepengurusan, mulai dari wilayah, cabang, anak cabang hingga ranting. Untuk Muscab DPC PKB se Sumbar insyaAllah akan dilaksanakan pada bulan April dan akan dilanjutkan beberapa tahapan oleh DPW dan DPP PKB dan akan dikukuhkan pada bulan juli mendatang sekaligus bertepatan dengan hari lahir PKB.

Menurut, Sutapa Ketua DPAC PKB Silaut, dalam forum tersebut muncul nama-nama bakal calon ketua DPC PKB Pesisir Selatan. Antara lain, nama Eko Wahyudi, M.Pd selaku Wakil Ketua DPC PKB Pessel 2021-2026, sekarang juga menjabat Sekretaris PCNU Pessel 2021-2026,   

Pria yang akrab di panggil Pak Eko itu masuk dalam bursa bakal calon ketua DPC PKB Pessel, ia menjadi salah satu dari enam kader yang masuk dalam nominasi bakal calon ketua DPC PKB Pessel, karena beberapa DPAC memunculkan nama Pak Eko masuk dalam bursa calon ketua DPC, dengan alasan pengalaman panjang dalam berorganisasi sejak muda salah satunya adalah, aktif di IPNU,  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ketua HMJ-PBA IAIN SA, Sekretaris BEM UIN SA Surabaya, Pembina PC GP Ansor Pessel, Wakil Sekretaris DPW PKB Sumbar, PD Karang Taruna Pessel, Ketua Kelompok Tani di Silaut, Anggota Gerakan Peduli Sosial Putra Bakti di Silaut. 

Sutapa menambahkan, Selain itu Pak Eko pengalaman di lembaga pendidikan yaitu pernah menjadi Kepala Madrasah selama 7 tahun (MI dan MA Istiqomah).

Eko berpendapat, dinamika muscab tidak bisa kita lihat siapa yang paling kuat, tetapi semua atas semangat kebersamaan, kolaborasi serta gotong royong seluruh kader PKB harus tetap kita jaga.

Semoga dengan adanya forum muscab ini manjadikan kader PKB semakin, bangkit, solid, dan menang, tidak hanya menang di pemilu yang akan datang, tetapi lebih dari itu menang di hati seluruh masyarakat.

Eko menambahkan, Seluruh kader PKB Pesisir Selatan insyaallah memiliki kualitas yang setara dan harus tetap menjaga soliditas, semua bakal calon memiliki visi misi yang sama yaitu membesarkan partai. 

Muscab PKB 2026 se Sumatera Barat ini bagian dari konsolidasi besar partai di Sumatera Barat, dengan seluruh hasil musyawarah akan dibawa ke tahapan seleksi lanjutan oleh DPW dan DPP PKB.

Selain itu ada bakal calon ketua petahana yang sekarang menjabat, yaitu, Indra Jaya, S.S. (Ketua DPC PKB Pessel 2021-2026), dan ada juga Bakal Calon Ketua yang dimunculkan oleh para pengurus dan kader PKB yaitu Darmansyah yang sekarang menjabat Ketua DPRD Pessel, yang lebih akrab dipanggil Man Malaya, selain itu ia berpengalaman di pemerintahan pernah menjadi Wali Nagari di Kec. Tapan.

Ada juga muncul bakal calon ketua yang dimunculkan oleh pengurus dan kader PKB dibawah yaitu Roni Ade Putra yang lebih akrab dipanggil Bang Adi yang sekarang menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Pessel. Selain itu juga menjabat Sekretaris DPC PKB Pessel 2021-2026. Selain itu juga ada juga muncul nama Mulyadi (anggota DPRD Pessel Dapil 2) dan ada juga nama Erwil Anggota DPRD Pessel Dapil 3 ada kader yang menganggap karena dapil ini memperoleh 2 kursi pada pemilu 2024 kemarin.


Sumbar, netralpost --- Gabungan Tim Intel Korem 032/Wbr, Kodim 0304/Agam dan Sat Narkoba Polresta Bukittinggi berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis Sabu-Sabu, Ektasi, Ganja serta barang bukti lainnya berikut menangkap 2 orang pengedar ditempat berbeda pada 4/4/2026.

Pelaku berinisial DK  seorang Pedagang dengan alamat Sawah Paduan Kelurahan Pekan Kurai Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi dan SY seorang Wiraswasta asal Jorong Kampeh, Nagari Simarosok Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. 

Penangkapan saudara DK dilakukan di Pasar Baso, kemudian dilakukan pengembangan dengan ditangkapnya saudara SY di Jorong Kampeh Nagari Simarosok Kecamatan Baso Kabupatan Agam.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain barang bukti DK 8 paket Sabu-Sabu terbungkus dalam plastik klip bening, 5 paket Sabu-Sabu dalam bungkusan makanan ringan Go Potato hijau, 7 paket Sabu-Sabu dalam plastik bening, 1 paket Sabu-Sabu dalam bungkusan makanan ringan Saltchess, 21 paket Sabu-Sabu terbungkus plastik makanan ringan Gerry Salut Biru, 4 paket Sabu-Sabu yang terletak di lantai kamar, 1 kantong plastik pipet potongan diduga alat untuk hisap Sabu-Sabu, 63 diduga paket Sabu-Sabu di dalam pipet siap edar, 5 paket diduga paket Sabu-Sabu di dalam bungkus plastik makanan ringan Oreo, 47 butir diduga pil Ekstasi warna coklat dalam plastik bening, 91 butir diduga pil Ekstasi merek Granat terbungkus dalam plastik bening, 46 Butir di duga pil Ekstasi merek Heneken terbungkus dalam plastik bening, 1 buah piret kaca dan alat bong, 1 toples ganja kering, 1 bungkus plastik terbungkus diduga sabu, 4 paket diduga Sabu-Sabu terbungkus (3 klip dan 1 klip), 1 bungkusan berisi 3 kantong diduga Sabu-Sabu, 1 botol berisi Ganja kering, 4 paket terbungkus plastik permen Kopiko diduga Sabu-Sabu, 4 paket diduga Sabu-Sabu terbungkus plastik dalam lemari, 12 paket diduga Ganja terbungkus plastik warna coklat, 1 gelas diduga Ganja diatas lemari, 1 alat pres plastik, Uang sebesar Rp. 1.400.000,-, 1 tumpuk plastik bening dalam lemari, 1 Buah dompet berisi uang sebesar Rp. 1.000.000,1 buah HP Samsung A16 warna biru, 1 buah HP Iphone 16 warna biru, 1 buah ATM BRI dan buku rekening BRI dan 2 buah timbangan digital.

Barang bukti SY antaralain 1 paket Ganja seberat 11 gram, uang Rp. 400.000, 2 buah Handphone merk Redmi warna hitam dan merk Vivo warna putih, Plastik klip satu kotak, 2 buah timbangan digital dan 1 buah kaca pirex.

Barang bukti yang diamankan dari saudara DK dengan jumlah total keseluruhan adalah Sabu-Sabu seberat 927,27 gram (1 Kg kurang),  184 butir pil Ekstasi, Ganja 1,939 Kg dan Sabu-Sabu diduga palsu 1,180 Kg. 

DK mengaku menjual Narkoba di wilayah Agam untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan berperan sebagai pengedar di wilayah tersebut. Sedangkan Saudara SY mengaku barang bukti tersebut memang miliknya dan untuk dipakai pribadi.

Dantim Intel Korem 032/Wbr Mayor Cba Mavio menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam kasus ini. Namun, setiap informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI akan diselidiki lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

Di tempat terpisah Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si, menegaskan komitmen TNI dalam pemberantasan narkoba. "TNI tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum TNI yang terlibat dalam kejahatan ini. Jika terbukti, tindakan tegas sesuai prosedur hukum akan diambil." tegasnya. 

TNI terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Korem 032/Wbr serta memerangi peredaran Narkoba untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas dari bahaya Narkotika.

 


Padang, netralpost  – Peringatan Jumat Agung yang jatuh pada 3 April 2026 berlangsung khidmat dan sarat makna refleksi. Momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah umat Kristiani, tetapi juga menghadirkan pesan universal tentang kasih, pengorbanan, dan ketulusan yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di Sumatera Barat, suasana Jumat Agung turut diwarnai dengan pesan humanis dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar. Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, bersama Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Yudho Huntoyo, menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna peringatan tersebut.

Dalam pesan visual yang disampaikan, keduanya tampil dengan sikap hormat berlatar simbol salib, yang merepresentasikan pengorbanan dan kasih. Nuansa religius yang dihadirkan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi pengingat kuat akan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai kasih dan ketulusan harus menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan. Polisi hadir untuk memberikan rasa aman dengan pendekatan yang berempati,” ujarnya.

Hal senada disampaikan AKBP Yudho Huntoyo yang mengajak seluruh personel menjadikan Jumat Agung sebagai momentum introspeksi diri.

“Tugas tidak cukup dijalankan secara formal, tetapi harus melibatkan hati nurani agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, nilai pengorbanan yang terkandung dalam Jumat Agung sejalan dengan semangat pengabdian Polri, khususnya dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Selain itu, pesan damai yang diangkat dalam peringatan ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ditlantas Polda Sumbar menilai bahwa perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan dalam membangun persatuan, bukan sebaliknya.

Melalui momentum ini, institusi kepolisian ingin menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Simbol burung yang terbang bebas dalam visual yang ditampilkan turut mempertegas pesan harapan, kebebasan, dan kedamaian, sekaligus mengajak masyarakat untuk melangkah ke depan dengan semangat baru.

Peringatan Jumat Agung 2026 pun diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga toleransi, serta menjunjung tinggi nilai kasih dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat tersebut, Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang harmonis di tengah dinamika kehidupan.

 

Padang, netralpost --- Pada masa libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah pada Jumat (3/4), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 23.376 tempat duduk untuk layanan perjalanan kereta api selama periode 3 hingga 5 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 telah usai, Divre II Sumbar terus berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat dengan mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap harinya beroperasi pada lintas Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi unggulan seperti Pantai Gandoriah Pariaman.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres menjalani 12 perjalanan per hari pada rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Stasiun Pulau Aie dengan harga tiket Rp10.000. Selain menunjang konektivitas bandara, kereta ini juga menghadirkan nilai tambah melalui program tiket rombongan edukatif yang ramah bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

“Pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat” kata Reza.

Ia menambahkan, dengan tarif yang terjangkau serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi sarana transportasi yang ideal bagi masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Minangkabau secara aman dan nyaman.

“Tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan” ujar Reza.

Reza juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan jadwal perjalanan yang andal dan terencana, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati layanan transportasi yang aman, tertib, dan menyenangkan selama masa libur panjang ini.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga kami lakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen long weekend,” tutup Reza.(rls) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.