Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Pulau Punjung, NETRALPOST – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Kabupaten Dharmasraya kembali menjadi momentum sakral yang membawa pesan mendalam bagi seluruh lapisan masyarakat. Lebih dari sekadar ritual tahunan penyembelihan hewan ternak, ibadah kurban di tahun ini dimaknai secara mendalam sebagai instrumen penting untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus memperkuat tatanan sosial di wilayah berjuluk Ranah Cati Nan Tigo ini. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam prosesi ini menjadi cermin kekuatan gotong royong warga lokal. 

Bagi masyarakat Dharmasraya, pelaksanaan kurban memegang peranan besar dalam menjembatani kesenjangan sosial di tengah lingkungan. Melalui distribusi daging kurban yang menyasar fakir miskin, yatim piatu, dan dhuafa, kebahagiaan hari raya dapat dirasakan secara merata tanpa ada sekat pembatas. Keikhlasan warga yang mampu untuk menyisihkan sebagian harta mereka demi berbagi menjadi bukti nyata berjalannya fungsi empati sosial yang diajarkan dalam syariat Islam. 

Di sisi lain, momentum Idul Adha kali ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga pasca-berbagai dinamika pembangunan daerah. Berbagai lapisan masyarakat, mulai dari wilayah perkampungan hingga pusat ibu kota kabupaten di Pulau Punjung, tampak bahu-membahu mengelola posko pemotongan hewan kurban dengan penuh sukacita. Tradisi koperatif ini dinilai ampuh dalam meredam potensi konflik sosial sekaligus memperkokoh persatuan bangsa di tingkat akar rumput. 

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara konsisten terus mendorong agar esensi ibadah ini diimplementasikan dalam kehidupan birokrasi dan pelayanan publik. Nilai pengorbanan, kepatuhan, dan ketulusan yang diwariskan oleh kisah Nabi Ibrahim AS diharapkan mampu diadopsi oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah. Dengan demikian, kurban tidak berhenti pada tataran ibadah personal, melainkan berdampak pada transformasi sosial. 

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa nilai-nilai kurban harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk membangun kepedulian terhadap sesama warga. "Momentum hari raya kurban ini hendaknya menjadi sarana bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan, memupuk kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat," ujar Medison saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Adha di daerah tersebut. 

Lebih lanjut, Sekda Medison juga mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat Idul Adha sebagai pemantik dalam memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan bersama. Ia berharap kebersamaan yang terjalin erat saat merayakan hari besar keagamaan ini dapat terus dipelihara guna mendukung program pembangunan daerah. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, kami mengimbau agar nilai keikhlasan dari ibadah kurban ini terus melekat dalam aktivitas sehari-hari, sehingga harmoni dan kedamaian selalu menyertai langkah keluarga kita menuju Dharmasraya yang lebih maju," pungkasnya. (Nofri_tanjung)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 46.752 tempat duduk selama masa libur panjang dan Hari Raya Idul Adha 1447 H pada periode 27 Mei hingga 1 Juni 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat.

Penyediaan kapasitas ini merupakan bentuk kesiapan KAI dalam mengantisipasi peningkatan volume perjalanan masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan KAI terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, tepat waktu, dan dapat diandalkan selama masa libur panjang.

“Pada momentum libur Idul Adha ini, KAI Divre II Sumbar memastikan seluruh layanan operasional berjalan optimal guna memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan menyenangkan bagi pelanggan. Kereta api kini semakin diminati masyarakat karena praktis, ekonomis, nyaman, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” ujar Reza.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yaitu KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (BIM), KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap hari masih menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan karena memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Dengan tarif yang terjangkau sebesar Rp5.000, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang cepat, aman, dan nyaman tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas selama masa libur.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan setiap hari dan menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Selain mendukung mobilitas masyarakat umum, layanan ini juga dimanfaatkan untuk perjalanan wisata edukatif maupun rombongan pelajar melalui layanan tiket rombongan yang praktis dan efisien.

Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan per hari dengan relasi Kayu Tanam–Padang. Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati panorama alam khas Sumatera Barat, mulai dari hamparan perbukitan, aliran sungai, hingga suasana pedesaan yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan.

“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari dukungan KAI terhadap pengembangan sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi daerah, serta mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” tambah Reza.

Berdasarkan data sementara pemesanan tiket KA Lokal per 26 Mei 2026 untuk periode keberangkatan 27 Mei hingga 1 Juni 2026, tercatat sebanyak 6.500 tiket telah terjual atau sekitar 14 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan. Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat seiring masih berlangsungnya periode penjualan tiket dan tingginya minat masyarakat untuk bepergian selama libur panjang.

Untuk mempermudah pelanggan, tiket KA Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dilakukan secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

Reza juga mengimbau masyarakat untuk membeli tiket hanya melalui kanal resmi KAI guna menghindari potensi penipuan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya yang telah bekerja sama dengan KAI. Saat ini tiket masih tersedia dan masyarakat dapat merencanakan perjalanannya dengan lebih mudah dan aman,” jelas Reza.

Dengan keandalan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang terus dijaga, KAI memastikan pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, nyaman, dan menyenangkan selama masa libur Idul Adha.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu perjalanan. Kami juga akan terus menyesuaikan kapasitas dan pola operasi guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti long weekend dan hari besar keagamaan,” tutup Reza.(*) 

 

Pasaman Barat, netralpost -- Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), meringkus pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Pelaku berinisial RE (43), diringkus oleh petugas di Jorong Batang Tian Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K mengatakan, penangkapan terhadap pelaku RE, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/104/V/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 10 Mei 2026.

"Pelaku diduga melakukan pencurian satu unit sepeda motor satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE milik orang tuanya bernama Asnam," katanya.

Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi di rumah orang tuanya, yang berada di Pasaman Baru Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Sepeda motor tersebut dibawa kabur oleh pelaku, saat sedang terparkir di teras rumah orang tuanya menggunakan kunci remot ganda yang diambil di dalam kamar adik pelaku pada April 2026.

"Mengetahui sepeda motor sudah tidak berada di tempat semula, korban (orang tua pelaku) melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Pasaman Barat," terangnya.

Setelah melalui tahapan penyelidikan, petugas mendapat informasi dari salah satu teman anak korban melihat sepeda motor tersebut dikuasai oleh orang lain.

"Setelah ditelusuri, sepeda motor itu digadaikan oleh pelaku kepada seseorang yang beralamat di Batang Tian Pasaman Baru senilai Rp. 5 juta," tuturnya.

Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah temannya di Jorong Batang Tian Kecamatan Pasaman.

"Untuk menghindari petugas, pelaku sempat bersembunyi di tempat yang gelap di sekitar area rumah temannya, namun pelaku berhasil diringkus oleh tim Opsnal tanpa perlawanan," ucapnya.

Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku mengakui perbuatannya, dan telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak empat kali, namun keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.

"Pelaku nekat mencuri sepeda motor karena merasa sakit hati tidak diberi uang oleh orang tuanya. Sementara uang hasil gadai sepeda motor digunakan untuk biaya kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Ditambahkan, petugas menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE.

"Pelaku beserta barang bukti telah di bawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya. 

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e Jo Pasal 481 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (HumasResPasbar)

 


Sumbar, netralpost --- Dalam suasana penuh khidmat menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan serta pesan religius yang sarat makna pengorbanan, kepedulian, dan ketawakalan kepada Allah SWT. Momentum suci ini dimaknai sebagai ajakan untuk memperkuat nilai keimanan sekaligus meningkatkan rasa empati terhadap sesama di tengah kehidupan bermasyarakat. Rabu, 20 Mei 2026.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Idul Adha bukan hanya tentang ritual berkurban, namun juga tentang bagaimana setiap insan mampu menghadirkan kepedulian nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Didampingi Wadir Lantas AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., pesan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa pengorbanan adalah fondasi utama dalam membangun jiwa sosial yang kuat di lingkungan institusi Polri maupun di tengah masyarakat.

Menurut Dirlantas, nilai berkurban mengajarkan keikhlasan dan kesungguhan hati dalam berbagi, terutama kepada mereka yang membutuhkan uluran tangan dan perhatian di momen hari besar keagamaan ini.

Wadir Lantas menambahkan bahwa semangat Idul Adha juga harus tercermin dalam pelaksanaan tugas, di mana anggota lalu lintas senantiasa hadir memberikan pelayanan terbaik dengan hati yang tulus dan penuh tanggung jawab.

Pesan Idul Adha yang disampaikan pimpinan Ditlantas ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh personel agar terus menjaga integritas, kepedulian, serta kedisiplinan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Momentum Idul Adha juga menjadi sarana refleksi diri bagi seluruh anggota untuk memperbaiki kualitas keimanan dan memperkuat hubungan sosial dengan lingkungan sekitar.

Dirlantas menekankan bahwa kepedulian tidak hanya diwujudkan melalui kurban hewan semata, namun juga melalui sikap, perilaku, dan tindakan nyata dalam membantu masyarakat di berbagai situasi.

Semangat berbagi di Hari Raya Idul Adha diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar personel sekaligus meningkatkan citra humanis Polri di mata masyarakat Sumatera Barat.

Dengan pesan yang penuh makna ini, Dirlantas dan Wadir Lantas berharap seluruh anggota mampu menjadikan Idul Adha sebagai titik tolak memperkuat dedikasi dan loyalitas dalam bertugas.

Ucapan selamat Hari Raya Idul Adha tersebut juga menjadi bentuk perhatian pimpinan kepada seluruh personel serta masyarakat agar senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan.

Nilai ketawakalan kepada Allah SWT menjadi inti pesan yang diangkat, sebagai landasan moral dalam setiap langkah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Harapannya, semangat Idul Adha mampu menghadirkan energi positif yang mendorong terciptanya lingkungan kerja yang harmonis dan penuh rasa kekeluargaan.

Pesan religius ini disampaikan dengan penuh ketulusan, mencerminkan komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap tugas pelayanan.

Dirlantas dan Wadir Lantas sepakat bahwa kebersamaan dan kepedulian adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Momen Idul Adha 1447 H ini pun diharapkan menjadi pengingat bahwa setiap pengorbanan yang dilakukan dengan ikhlas akan membawa kebaikan bagi banyak orang.

Akhirnya, melalui pesan Idul Adha ini, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat rasa persaudaraan, saling membantu, dan menjaga kedamaian di lingkungan masing-masing.


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat bersama sejumlah pemangku kepentingan terus memperkuat sinergi dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan penutupan perlintasan liar di tiga titik wilayah Kota Pariaman, Senin (25/5).

Adapun tiga titik perlintasan liar yang ditutup berada di:

1. Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+0/1 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman;

2. Desa Cimparuah, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+3/4 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman;

3. Kelurahan Jalan Kereta Api, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, KM 57+9/0 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Ernst Rikumahu, serta dihadiri Kapolsek Kota Pariaman, AKP Helmi, S.H., M.H beserta jajaran. Penutupan juga melibatkan berbagai unsur lintas instansi, di antaranya Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja Kota Pariaman, unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans) Sumatrain, Lurah Jalan Kereta Api, Irfan SPt, perangkat kewilayahan, hingga tokoh masyarakat setempat.

Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan berkeselamatan.

Penutupan perlintasan liar tersebut merupakan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut hasil joint inspection antara KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait lainnya di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah koordinasi dan evaluasi lapangan guna menentukan titik perlintasan yang akan dilakukan peningkatan penanganan maupun penutupan.

Melalui kolaborasi lintas instansi ini, diharapkan penanganan perlintasan sebidang di wilayah Sumatera Barat dapat berjalan lebih terarah, terpadu, dan berkelanjutan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa keberadaan perlintasan liar memiliki tingkat kerawanan yang tinggi karena tidak dilengkapi fasilitas keselamatan dan tidak berada dalam pengawasan resmi.

“Perlintasan liar berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta api maupun masyarakat pengguna jalan. Karena itu, penanganannya perlu dilakukan secara bersama-sama melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait,” ujar Reza.

Ia menambahkan, ketiga perlintasan yang ditutup memiliki lebar sekitar ±2 meter dan berada di area operasional kereta api tanpa dukungan perlengkapan keselamatan sesuai standar.

Menurutnya, langkah penataan dan penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari mitigasi risiko guna menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api. Kegiatan serupa juga akan terus dilakukan secara bertahap di sejumlah titik lainnya bersama para pemangku kepentingan terkait.

Selain melalui penutupan perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar juga secara konsisten melaksanakan edukasi keselamatan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan preventif, seperti sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, sekolah-sekolah, masjid/musholla, hingga pemasangan media imbauan di lokasi strategis.

Reza menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang membutuhkan peran aktif seluruh pihak, termasuk kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi rambu dan aturan berlalu lintas.

“Kereta api memiliki jalur dan prioritas perjalanan tersendiri serta membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Oleh sebab itu, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati dan mendahulukan perjalanan kereta api saat melintas di perlintasan,” jelasnya.

Sementara itu, Lurah Jalan Kereta Api, Irfan SPt menyampaikan dukungan dan apresiasi atas upaya bersama yang dilakukan dalam meningkatkan keselamatan masyarakat di wilayah Kota Pariaman.

“Saya selaku Lurah Jalan Kereta Api mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT KAI Divre II Sumbar beserta seluruh pihak terkait yang hari ini telah melaksanakan penutupan perlintasan liar di Kelurahan Jalan Kereta Api. Kami sangat mendukung langkah ini karena menyangkut keselamatan masyarakat. Penutupan perlintasan liar ini merupakan upaya bersama untuk mengurangi risiko kecelakaan serta menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi warga di sekitar jalur kereta api,” ujar Irfan.

KAI Divre II Sumbar juga mengimbau masyarakat agar tidak kembali membuka akses perlintasan liar ataupun menggunakan jalur tidak resmi yang berpotensi membahayakan keselamatan.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Kami berharap seluruh masyarakat dapat mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman dengan mematuhi aturan dan hanya menggunakan perlintasan resmi,” tutup Reza.(*) 


LEMBAH GUMANTI, NETRALPOST – Menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, SMA Negeri 2 Lembah Gumanti resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pihak sekolah telah merilis jadwal resmi, persyaratan, serta jalur seleksi yang dapat diikuti oleh para calon peserta didik. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi lulusan sekolah menengah pertama di wilayah sekitar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan fasilitas dan mutu pendidikan yang mumpuni.

​Proses pendaftaran tahun ini dibagi menjadi tiga jalur utama guna mengakomodasi berbagai latar belakang calon siswa. Jalur pertama adalah Jalur Afirmasi dan Mutasi yang pendaftarannya dibuka pada 22–23 Juni 2026, diikuti Jalur Prestasi Akademik dan Non-Akademik pada 27–29 Juni 2026. Sementara itu, bagi calon siswa yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah, Jalur Domisili disediakan dengan jadwal pendaftaran pada 3–5 Juli 2026. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari verifikasi validasi hingga pengumuman resmi, akan dikawal ketat demi memastikan proses yang transparan.

​Sebelum melakukan pendaftaran, para calon siswa diwajibkan untuk membuat akun terlebih dahulu melalui situs resmi SPMB Sumbar di spmb.sumbarprov.go.id. Pembuatan akun ini memerlukan Kartu Keluarga serta email dan kata sandi yang aktif, di mana aktivasi akun dijadwalkan mulai tanggal 8 Juni 2026. Selain itu, dokumen penunjang seperti scan Akte Kelahiran, Surat Keterangan Lulus (SKL), rapor semester 1 hingga 5, serta foto rumah tampak depan, samping kiri, dan samping kanan juga harus disiapkan dalam format digital untuk diunggah ke sistem.

​Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lulus seleksi, pihak sekolah telah menetapkan delapan poin persyaratan daftar ulang yang harus dipenuhi. Beberapa di antaranya meliputi legalisir rapor lima semester, SKL, akte kelahiran, kartu keluarga, KTP kedua orang tua, pas foto berbagai ukuran, hingga kartu bantuan sosial seperti PKH atau PIP bagi yang memiliki. Guna mempermudah komunikasi dan koordinasi selama proses SPMB berlangsung, panitia juga menyediakan layanan informasi melalui jajaran guru yang dapat dihubungi langsung oleh orang tua murid.

​Menanggapi dimulainya proses SPMB di SMA Negeri 2 Lembah Gumanti, Tokoh Muda Nagari Sungai Nanam, Riki Rizo Namzah, memberikan apresiasi yang mendalam. Ia menyampaikan bahwa kehadiran akses pendidikan yang transparan dan tertata rapi seperti ini merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda di Nagari Sungai Nanam dan sekitarnya. Menurutnya, pendidikan adalah pilar utama dalam membangun daerah, dan SMA Negeri 2 Lembah Gumanti siap menjadi wadah yang tepat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

​Lebih lanjut, Riki Rizo Namzah mengimbau dan mengajak seluruh orang tua serta para remaja di Nagari Sungai Nanam untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia menegaskan bahwa kemajuan nagari di masa depan berada di tangan putra-putri daerah yang mengenyam pendidikan berkualitas. Riki berharap proses seleksi ini berjalan lancar dan mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, berintegritas, serta siap berkontribusi positif bagi kemajuan ranah Minang. (Nofri_Tanjung)

 


JAKARTA, NETRALPOST — Komisi IV DPR RI mewanti-wanti pemerintah agar memperketat pengawasan tata niaga hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Pengawasan di lapangan dituntut harus komprehensif dan nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

​"Pengawasan tata niaga hewan kurban tidak boleh longgar demi menjaga kepercayaan dan kesehatan masyarakat," tegas Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, Senin (25/5/2026).

​Daniel mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum untuk bergerak cepat mengantisipasi praktik curang yang kerap berulang setiap tahun, salah satunya fenomena sapi glonggongan.

​Menurutnya, lonjakan permintaan menjelang Idul Adha tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menurunkan standar kualitas dan kelayakan hewan.

​"Ruang manipulasi bobot hewan dan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat harus bisa diatasi. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga perlindungan konsumen," lanjut Daniel.

​Dampak Ekonomi dan Ancaman Penyakit (PMK & LSD)

​Legislator dari Dapil Kalimantan Barat I ini menjelaskan bahwa praktik sapi glonggongan sangat merugikan pembeli secara ekonomi karena kualitas daging yang merosot tajam. Lebih dari itu, jika pengawasan dari hulu ke hilir longgar, standar kesehatan konsumsi masyarakat dipertaruhkan.

​Oleh karena itu, Daniel meminta adanya pengawasan terpadu yang ketat di berbagai titik krusial. Mulai dari titik distribusi, pasar hewan, lokasi penjualan musiman, hingga Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

​"Pengawasan tidak cukup hanya lewat dokumen kesehatan di atas kertas, tapi harus berbasis pemeriksaan lapangan yang aktif dan terukur. Pengawasan jangan asal-asalan karena taruhannya adalah masyarakat," ujarnya.

​Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi kesiapan dinas peternakan di daerah dalam menghadapi lonjakan distribusi nasional. Daniel mengingatkan, dalam beberapa tahun terakhir, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) sempat meluas akibat lemahnya pengawasan distribusi.

​"Ancaman PMK dan LSD berdampak luas terhadap kesehatan hewan nasional dan stabilitas ekonomi peternak rakyat. Antisipasinya harus betul-betul serius," imbuh Daniel.

​Edukasi Publik dan Transparansi

​Di sisi lain, Daniel melihat rendahnya literasi masyarakat mengenai indikator kesehatan hewan masih menjadi celah yang sering dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal.

​Pemerintah melalui dinas terkait diminta gencar memperluas edukasi publik mengenai:

​Ciri-ciri fisik hewan kurban yang sehat.

​Cara mengecek keaslian sertifikat kesehatan ternak.

​Imbauan untuk membeli hewan hanya dari lapak resmi yang berada di bawah pengawasan dinas.

​Sebagai penutup, Anggota Komisi yang membidangi pangan dan peternakan ini menekankan pentingnya transparansi. Langkah konkret pemerintah dalam mengawasi lalu lintas hewan kurban harus dibuka ke publik agar masyarakat merasa aman dan tenang saat beribadah.(Nofri Tanjung) 


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat sinergi kelembagaan guna mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi perusahaan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan ialah melalui penandatanganan kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Padang terkait Sinergi Tugas dan Fungsi di Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, yang dilaksanakan pada Senin (25/5) di Aula Kejaksaan Negeri Padang.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan beserta jajaran manajemen terkait Divre II Sumbar, dan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Koswara, S.H., M.H., Kasi Datun Kejari Padang, Vivi Nila Sari, S.H., M.H., beserta jajaran.

Dalam sambutannya, Kepala KAI Divre II Sumbar, Muh. Tri Setyawan menyampaikan bahwa penandatanganan kerjasama ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memperkuat tata kelola yang baik (good corporate governance), khususnya dalam aspek bantuan hukum dan pengamanan aset perusahaan.

“Kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara KAI Divre II Sumbar dengan Kejaksaan Negeri Padang, terutama dalam penyelesaian persoalan hukum di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, serta mendukung upaya penyelamatan dan pengamanan aset perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang, Koswara, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi tersebut. Menurutnya, pendampingan hukum yang diberikan Kejaksaan diharapkan dapat membantu perusahaan dalam memitigasi potensi risiko hukum sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah KAI Divre II Sumbar dalam penyelesaian sengketa, pemulihan aset, maupun tugas-tugas hukum lainnya. Kolaborasi ini juga menjadi bagian penting dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, serta memberikan kepastian hukum bagi perusahaan,” ungkapnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa kerjasama ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat aspek legalitas dan tata kelola perusahaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

“Sinergi dengan Kejaksaan Negeri Padang diharapkan mampu memperkuat langkah KAI Divre II Sumbar dalam menghadapi berbagai tantangan hukum, khususnya terkait pengamanan aset dan penyelesaian persoalan di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Dengan dukungan kelembagaan yang kuat, perusahaan dapat lebih optimal dalam menjalankan operasional serta pelayanan kepada masyarakat,” jelas Reza.

Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar bersama Kepala Kejaksaan Negeri Padang dan berlangsung dengan lancar dalam suasana penuh semangat kolaborasi.

Melalui kerjasama ini, KAI Divre II Sumbar berharap sinergi dengan Kejaksaan Negeri Padang dapat semakin memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas perusahaan, sekaligus menghadirkan kepastian dan perlindungan hukum dalam setiap proses bisnis dan pengelolaan aset perusahaan.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian cinderamata dan sesi foto bersama sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun sinergi yang kuat antara KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Padang.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan bertajuk “Sapa Sekolah dan Masjid/Mushollah”, KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan sosialisasi keselamatan perkeretaapian yang dibarengi dengan penyaluran bantuan CSR berupa perlengkapan olahraga untuk sekolah serta sarana ibadah bagi masjid dan mushollah di sekitar jalur rel kereta api, Sabtu (23/5).

Program ini merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan di lingkungan jalur kereta api, khususnya bagi warga yang beraktivitas di kawasan yang berdekatan dengan lintasan KA aktif.

Adapun lokasi kegiatan meliputi:

1. SD IT Arroyan (radius 700 meter dari KM 1+100 petak jalan Bukit Putus–Pauh Lima) yang beralamat di Jl. Bakti Abri Kec. Lubuk Begalung Kota Padang.

2. Mushollah Ramadhan (radius 200 meter dari KM 12+700 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Limau Manis Sel., Kec. Pauh, Kota Padang

3. Mushollah Al Janah (radius 50 meter dari KM 13+300 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di komplek perumahan Buana Lik Gadut Lubuk Kilangan Kota Padang.

4. Masjid Darul Islah (radius 30 meter dari KM 10+600 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Jl. Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang

5. Mushollah Jabal Rahmah (radius 30 meter dari KM 9+100 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Koto Luar, Kec. Pauh, Kota Padang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu beserta jajaran dan Babin Pembina Polsuska Aiptu Robi Kentoro. Kehadiran tim KAI disambut hangat oleh masyarakat, pengurus rumah ibadah, kepala sekolah, para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti sosialisasi dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Karu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar jalur rel.

“Menjaga keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tugas petugas perkeretaapian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar budaya selamat dapat tumbuh dan tertanam kuat di lingkungan sekitar jalur KA,” ujar Jeni.

Kepala Sekolah SD IT Arroyan, Amdrean Ruseffendi, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif KAI Divre II Sumbar dalam memberikan edukasi keselamatan kepada para siswa. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya aktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Kami berharap edukasi ini tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi dapat membentuk perilaku disiplin dan budaya keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Mushollah  Al Jannah, Rohadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar rel kereta api, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman mengenai keselamatan perjalanan KA.

Dalam sesi edukasi interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai aktivitas berbahaya yang dilarang di area jalur rel kereta api, seperti bermain di sekitar rel, melempar benda ke arah kereta api, meletakkan benda di atas rel, hingga melintas sembarangan di jalur yang bukan peruntukannya. Tindakan tersebut dinilai sangat berisiko karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Selain itu, para peserta juga diingatkan mengenai pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan cara berhenti sejenak, menoleh ke kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, kemudian baru melintas. Dalam sosialisasi tersebut juga ditekankan bahwa palang pintu perlintasan hanyalah alat bantu keselamatan, sehingga kewaspadaan pengguna jalan tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre II Sumbar turut memberikan hadiah kepada siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan terkait keselamatan perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa program “Sapa Sekolah dan Masjid/Mushollah” merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam membangun budaya keselamatan, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat di sekitar jalur rel.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membekali para siswa dan masyarakat agar tidak hanya mampu menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya keselamatan di jalur kereta api,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap sinergi yang kuat antara operator transportasi, institusi pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan selamat. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran transportasi massal sekaligus melindungi keselamatan masyarakat.(*) 

Sumatera Barat, Netralpost --- Polda Sumbar berhasil menembus posisi empat besar dalam turnamen bergengsi Kapolri Cup Bola Basket 2026 yang berlangsung di MS Arena BSD Serpong, Tangerang Selatan. Kompetisi ketat yang digelar sejak Senin (18/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026) ini menjadi panggung pembuktian bagi tim basket kebanggaan Ranah Minang. Bersaing menghadapi puluhan tim tangguh dari seluruh Indonesia, performa impresif tim asuhan Iptu Zarwiko Irzal, S.H. ini sukses mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat.

Turnamen tahunan ini berlangsung sangat kompetitif karena diikuti oleh 29 tim basket terbaik Korps Bhayangkara. Jumlah tersebut terdiri dari 3 Satuan Kerja (Satker) Mabes Polri dan 26 Polda Jajaran dari berbagai provinsi. Atmosfer pertandingan di MS Arena BSD terus memanas setiap harinya, di mana setiap tim menunjukkan strategi matang dan fisik yang prima demi memperebutkan trofi tertinggi Kapolri Cup.

Setelah melalui drama pertandingan yang menguras fisik dan emosi, Polda Jawa Timur keluar sebagai Juara 1 turnamen ini. Posisi kedua atau runner-up berhasil diamankan oleh skuad tangguh Polda Papua, disusul oleh Polda Bali yang menempati peringkat ketiga. Meski harus puas berada di peringkat ke-4, capaian Polda Sumbar tetap menjadi prestasi yang luar biasa mengingat ketatnya persaingan di antara 29 tim peserta.

Keberhasilan Polda Sumbar di ajang nasional ini tidak hanya berhenti pada peringkat kejuaraan saja. Dua pilar utama Polda Sumbar dipanggil seleksi nasional untuk memperkuat tim elite Bhayangkara Presisi Polri. Sinyal positif ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas talenta pebasket Korps Bhayangkara dari Sumatra Barat memiliki standar yang diakui di level tertinggi.

Menanggapi pemanggilan tersebut, Iptu Zarwiko Irzal, S.H. menyatakan rasa bangganya atas perjuangan keras seluruh tim di lapangan. Beliau menegaskan bahwa terpilihnya Ipda Adha Gautama dan Brigpol M Gilang Nasution adalah buah dari disiplin dan latihan spartan selama ini. Skuad Bhayangkara Presisi Polri ini nantinya diproyeksikan untuk berlaga pada turnamen Kapolri Cup antar-lembaga dan instansi yang dijadwalkan bergulir pada bulan Juni 2026 mendatang.

Lebih lanjut, Iptu Zarwiko berharap kedua pemainnya mampu menembus skuad utama World Police & Fire Games 2027 di Australia. Beliau berpesan agar momentum emas ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membawa nama baik institusi dan membuktikan bahwa personel Polda Sumbar mampu bersaing di level internasional. Prestasi gemilang ini diharapkan menjadi motor penggerak dan motivasi besar bagi seluruh personel Polda Sumbar untuk terus mengukir prestasi di bidang olahraga.(Nofri Tanjung)

 

Pasaman Barat, Netralpost – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 Masehi, permintaan dan kebutuhan hewan kurban di masyarakat terus mengalami peningkatan.

Kondisi ini sayangnya kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi pencurian hewan ternak.

Menanggapi potensi risiko tersebut, Polres Pasaman Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada dan memperketat pengamanan lingkungan maupun tempat pemeliharaan hewan.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris, saat melakukan peninjauan dan pemantauan ke Pasar Pernak Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan, keamanan, dan kelancaran perdagangan hewan kurban di wilayah hukum Pasaman Barat.

Pernyataan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K.:”Menjelang hari raya besar seperti Iduladha, kita paham betul bahwa nilai ekonomi hewan ternak meningkat tajam, dan ini menjadi momen yang sering disalahgunakan pelaku kejahatan.

Oleh karena itu, keamanan hewan ternak milik warga menjadi prioritas utama perhatian kami. Saya menegaskan, jajaran Polres Pasaman Barat beserta seluruh Polsek di bawahnya akan memperbanyak dan memperluas patroli rutin secara preventif di titik-titik rawan, kawasan persawahan, perkebunan, hingga pemukiman warga.

Kami hadir untuk memutus ruang gerak pencuri dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan damai.”

“Sementara itu, Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang perlu dilakukan masyarakat demi keamanan bersama.

Ia menyarankan kepada seluruh peternak maupun pedagang hewan kurban untuk memperketat pengawasan, terutama pada malam hari.

“Kami mengimbau para pemilik hewan untuk memastikan kandang atau tempat pemeliharaan berada di lokasi yang mudah dipantau, akses masuk aman, dan selalu dalam keadaan terkunci rapat. Hal sederhana ini sangat efektif untuk mempersempit peluang pelaku.

Selain itu, kami juga mengingatkan warga yang ingin membeli hewan kurban agar bertransaksi hanya di tempat resmi, dari penjual yang jelas identitasnya, dan memiliki dokumen kelayakan.

Hal ini penting agar tidak terlibat dengan hewan yang diduga hasil curian maupun hewan yang tidak sehat.”

Lebih lanjut, Kompol Fahrel Haris menyampaikan bahwa Polres Pasaman Barat telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Tujuannya untuk memastikan ketersediaan hewan kurban mencukupi kebutuhan masyarakat serta menjamin seluruh hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak, dan aman dikonsumsi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, saat ini stok hewan kurban di Pasaman Barat tercatat cukup memadai dan hingga kini belum ditemukan indikasi gangguan kesehatan hewan.

“Apabila masyarakat menemukan gerak-gerik mencurigakan, mengetahui adanya tindak kejahatan, atau membutuhkan bantuan kepolisian, jangan ragu untuk segera menghubungi layanan 110 yang beroperasi selama 24 jam. Kami siap merespons dengan cepat,” pungkasnya.

 

​Padang, netralpost — Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat, Chaydirul Yahya, kembali menegaskan instruksi penting bagi seluruh jajaran pengurus dan kader yang baru dilantik. Langkah ini diambil guna menyelaraskan visi daerah dengan instruksi pusat.

​Chaydirul Yahya menekankan kembali tiga pesan utama dari Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, yang menjadi poin krusial bagi masa depan organisasi. Tiga pesan tersebut meliputi peran organisasi sebagai pengelola harapan, menjaga soliditas satu komando, serta dorongan agar kader "naik kelas" secara ekonomi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Poin pertama yang ditekankan adalah menjadikan GP Ansor sebagai organisasi pengelola harapan. Ansor dituntut harus menjadi pusat tempat bernaung dan memperjuangkan aspirasi masa depan anggotanya, bukan sekadar organisasi formalitas yang papan namanya terpasang tanpa aktivitas nyata.

​Selanjutnya, di tengah dinamika zaman yang bergerak cepat, Chaydirul Yahya mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan menghindari konflik kepentingan. Seluruh kader di Sumatera Barat diinstruksikan untuk selalu tegak lurus dan berada dalam satu komando agar gerak langkah organisasi tetap terarah.

​Poin ketiga yang tidak kalah penting adalah kemandirian ekonomi. GP Ansor berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas diri para kadernya agar mampu bersaing secara ekonomi dan siap menghadapi tantangan global di masa depan. (Nofri Tanjung) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.