Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost – Bawaslu Provinsi Sumatera Barat memperkuat kemitraan strategis dengan media massa dan kalangan mahasiswa guna meningkatkan pengawasan partisipatif serta menangkal disinformasi menjelang tahapan pemilu dan pemilihan.

Upaya itu dilakukan melalui rapat penguatan kemitraan strategis yang digelar secara hybrid di Kantor Bawaslu Sumbar dan Zoom Meeting, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Sumbar, Alni. Hadir sebagai narasumber Dewan Penasehat Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Novrianto, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Humas Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi.

Peserta kegiatan terdiri dari pimpinan media online, mahasiswa, serta jajaran humas Bawaslu kabupaten dan kota se-Sumbar yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi, menegaskan media massa memiliki peran penting dalam memperkuat literasi demokrasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara Bawaslu dan media diperlukan untuk membangun pengawasan partisipatif sekaligus meminimalisasi penyebaran hoaks dan disinformasi selama proses pemilu.

“Media menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi politik dan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat JPS, Novrianto, menilai sinergi antara penyelenggara pemilu dan media harus terus diperkuat demi menjaga kualitas demokrasi.

Ia menyebut media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga ikut mengawasi jalannya demokrasi secara independen dan profesional.

Menurut Novrianto, kecepatan dan ketepatan menjadi unsur penting dalam kerja jurnalistik agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.

“Yang paling penting dalam berita itu cepat dan tepat, sehingga informasi menjadi akurat,” ujar Novrianto.

Ia juga mengingatkan insan pers agar tidak menggiring opini dalam pemberitaan.

“Berita tidak boleh berisi kesimpulan. Kesimpulan biarkan pembaca yang membuat,” katanya.

Selain itu, Novrianto menilai media memiliki tanggung jawab memberi edukasi kepada publik, bukan sekadar menyampaikan informasi.

“Informasi tanpa edukasi tidak banyak gunanya bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi antara Bawaslu, insan pers, dan mahasiswa terkait tantangan pengawasan pemilu di era digital, termasuk maraknya informasi palsu di media sosial.

Bawaslu Sumbar berharap kemitraan dengan media dan elemen masyarakat dapat memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Sumatera Barat. (***)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Salah satu upaya yang dilakukan ialah penataan perlintasan sebidang melalui penutupan perlintasan liar secara serentak di tiga titik di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (19/5).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan bersama jajaran manajemen, Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kabid Lalu Lintas Angkutan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Armedes, S.E., M.M., unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans), perangkat kewilayahan, perwakilan Wali Korong dan Wali Nagari, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Penutupan perlintasan liar ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Regulasi tersebut mengatur evaluasi serta penataan perlintasan sebidang guna meminimalkan potensi kecelakaan di jalur kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa perlintasan liar termasuk titik dengan tingkat risiko tinggi karena tidak memiliki perlengkapan keselamatan sesuai standar dan berada di luar pengawasan resmi.

“Setiap perlintasan memiliki potensi risiko terhadap keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganannya dilakukan bersama pemerintah dan instansi terkait melalui prosedur yang berlaku, termasuk melalui penutupan perlintasan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat serta operasional perjalanan kereta api,” ujarnya.

Perlintasan liar yang ditutup memiliki lebar sekitar ±2 meter. Kondisi tersebut dinilai berisiko karena berada di area operasional kereta api tanpa dukungan fasilitas keselamatan yang memadai.

Langkah penutupan ini juga merupakan bagian dari mitigasi risiko pada titik-titik yang rawan kecelakaan. Secara bertahap, bersama para pemangku kepentingan, KAI Divre II Sumbar tercatat telah menutup 8 titik perlintasan liar pada tahun 2023, kemudian meningkat menjadi 20 titik pada tahun 2024, sebanyak 18 titik pada tahun 2025, serta 14 titik hingga Mei 2026.

Selain melakukan penutupan perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan perjalanan kereta api. Selama tahun 2026, kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan di 21 titik perlintasan, disertai edukasi keselamatan di tiga sekolah dan pemasangan media peringatan di sejumlah lokasi strategis.

Menurut Reza, aspek keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga memerlukan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

“Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, disiplin saat melintas di perlintasan menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penutupan perlintasan liar dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan akses penyeberangan resmi yang lebih aman dan sesuai standar keselamatan perkeretaapian.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak kembali membuka perlintasan liar maupun menggunakan jalur tidak resmi yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Keselamatan perjalanan kereta api maupun lalu lintas jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin, mematuhi rambu dan isyarat, serta hanya menggunakan perlintasan resmi demi keselamatan bersama,” tutup Reza.(*) 

 

Pasaman Barat, netralpost – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial AE (37), yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya sendiri. 

Penangkapan dilakukan setelah pelaku masuk dalam daftar pencarian selama kurang lebih 15 bulan sejak diterbitkannya surat perintah penangkapan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/32/II/2025/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 17 Februari 2025, Senin (18/5/2026).

Kasatreskrim menjelaskan, proses penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat Ipda Algino Ganaro bersama tim, melalui serangkaian penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tirinya.

“Tim Opsnal terus mengumpulkan informasi terkait keberadaan tersangka, mengingat yang bersangkutan telah melarikan diri selama 15 bulan sejak diterbitkannya surat perintah penangkapan,” ujar Iptu A. Agung.

Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh informasi bahwa tersangka berada di wilayah Kabupaten Dharmasraya. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan tim Opsnal Polres Dharmasraya guna memastikan lokasi persembunyian pelaku.

“Setelah didapatkan informasi yang pasti mengenai keberadaan terduga pelaku, pada Jumat (15/5/2026), tim Opsnal Polres Pasaman Barat berangkat menuju Kabupaten Dharmasraya untuk melakukan pengejaran,” katanya.

Setibanya di lokasi, tim belum berhasil memastikan keberadaan tersangka sehingga dilakukan penyelidikan lanjutan selama dua hari. Setelah pendalaman informasi bersama tim Opsnal Polres Dharmasraya, petugas akhirnya memperoleh titik lokasi persembunyian pelaku.

Pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, tim gabungan bergerak menuju sebuah rumah kontrakan yang berada di Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan AE tanpa perlawanan.

“Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Polres Pasaman Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasatreskrim.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya sendiri sejak Januari 2025 di rumah mereka yang berada di Kecamatan Pasaman. Dari keterangan korban yang disamarkan dengan nama “Bunga”, perbuatan tersebut diduga terjadi sebanyak delapan kali.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis sebagaimana diatur dalam Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 terkait perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002, Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 473 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya dalam menangani setiap tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak serta memberikan perlindungan kepada korban sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (HumasResPasbar)

 

Padang, netralpost - Setelah menlantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) beberapa bulan lalu, kembali Sekretaris Jendral (Sekjend) Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) melantik Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di lingkungan lembaganya. 

Diantara CPNS Bawaslu yang dilantik, termasuk 61 orang untuk penugasan Sumbar, 11 berada di Provinsi, selebihnya ditempatkan pada kabupaten dan kota se-Sunatera Barat. 

Pelantikan CPNS oleh Sekjend Bawaslu RI melalui zoom meeting, untuk Sumatera Barat, juga disaksikan Kabag Hukum, Humas, Datin, Roza Maulina, Kabag Administrasi Mafral, Kabag Penanganan Penyelesaian Sengketa Eriayanti, di ruang Rapat Bawaslu Sumbar, Selasa (19/5/2026). 

Pada kesempatan tersebut Sekjend Bawaslu RI, Drs. Ferdinan Eskol Tiar Sirait, M.H, M.E, M.Si, menyampaikan amanah kepada ASN yang baru dilantik, untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu melalui peningkatan kapasitas kerja, dedikasi, serta memperkuat budaya kerja dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Amanah tersebut mencakup beberapa poin penting yakni, Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme, dimana seluruh pegawai didorong untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi diri, serta berinovasi untuk mendukung kemajuan lembaga.

Selanjutnya implementasi Nilai BerAKHLAK,dimana CPNS diminta untuk menjadikan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman kerja sejak awal pengabdian.

"Pegawai juga harus memiliki dedikasi dan mental kerja, diharapkan memiliki kesiapan dalam menerima penugasan, berdedikasi tinggi, serta mampu menjaga komunikasi dan kesehatan mental yang baik di lingkungan kerja," tegas Ferdinan. 

Dia juga menambahkan, dengan kesipan tersebut maka akan meningkatnya etos kerja, serta mengangkat harkat dan martabat lembaga, dan bisa meminimalisir sekaligus dapat menghilangkan kesalahan atau kelalaian dalam bekerja. 

"CPNS harus siap bekerja sama untuk meningkatkan etos kerja, agar tidak terjadi kesalahan dan kelalaian dalam bekerja, dengan demikian marwah serta kehormat lembaga tetap terjaga," tambahnya. 

Pelantikan CPNS berjalan lancar, sesuai dengan tahapan, semua mengikuti dan melaksanakan dengan serius, sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan, meskipun melalui zoom meeting.(***)

Padang, netralpost --- Selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14 hingga 17 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat volume penumpang kereta api mencapai 30.379 pelanggan. Jumlah tersebut setara sekitar 107 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 28.432 kursi.

Tingginya volume pelanggan menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama periode libur tersebut. Tercatat sebanyak 24.092 pelanggan menggunakan layanan KA Pariaman Ekspres atau setara sekitar 142 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 16.960 kursi.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 2.897 pelanggan dan KA Minangkabau Ekspres sebanyak 3.390 pelanggan.

“Peningkatan volume pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api. Kini, kereta api semakin menjadi pilihan transportasi publik yang efisien, nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Reza.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan KAI Divre II Sumbar, mulai dari aspek operasional, pelayanan pelanggan, hingga perawatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan.

Selama periode libur panjang tersebut, lima stasiun dengan volume keberangkatan pelanggan tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 9.080 pelanggan, Stasiun Pariaman 6.410 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.506 pelanggan, Stasiun Naras 2.066 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.392 pelanggan.

Sementara itu, untuk kedatangan pelanggan, lima stasiun dengan volume tertinggi yaitu Stasiun Padang sebanyak 8.709 pelanggan, Stasiun Pariaman 6.899 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.332 pelanggan, Stasiun Naras 1.895 pelanggan, serta Stasiun BIM sebanyak 1.584 pelanggan.

Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan layanan yang terus dipertahankan KAI Divre II Sumbar. Selain itu, seluruh perjalanan kereta api juga didukung oleh kesiapan petugas operasional serta perawatan sarana dan prasarana yang dilakukan secara berkala demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI.

Melalui aplikasi tersebut, pemesanan tiket dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan sehingga pelanggan dapat memastikan ketersediaan tiket lebih awal. Selain itu, KAI juga tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go show) di loket stasiun yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” tutup Reza.(*) 

 

‎PADANG, NETRALPOST – Gerbong mutasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat kembali bergulir. Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., secara resmi mengemban amanah baru sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, menggantikan Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si.

‎Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., bertempat di Gedung Sapta Marga, Makodam XX/TIB, pada Minggu (17/5/2026).

‎Momentum Penyegaran dan Inovasi Satuan Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian krusial dari dinamika organisasi dan pembinaan personel. Langkah ini diambil guna mendongkrak kinerja satuan serta mendukung pengembangan karier prajurit secara berkesinambungan.

‎“Pergantian jabatan hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas pokok demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.

‎Sebelum dipercaya memimpin Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Aji Mimbarno menduduki jabatan sebagai Waaspers Kasad Bidang Watpers. Sementara itu, pejabat lama Brigjen TNI Mahfud, Saat ini melaksanakan tugas belajar untuk mengikuti pendidikan di Lemhannas RI.

‎Pergantian Pejabat Utama di Internal Korem 032/Wbr Satu hari sebelum pucuk pimpinan Korem berganti, bertempat di Youth Center Bagindo Azis Chan pada Sabtu (16/5/2026), Brigjen TNI Mahfud telah lebih dulu memimpin rangkaian upacara Sertijab dan tradisi korps di internal jajaran Korem 032/Wbr.

‎Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian transisi kepemimpinan agar roda organisasi di jajaran Korem 032/Wbr tetap berjalan optimal. Beberapa pejabat penting yang resmi dilantik antara lain:

‎Kolonel Inf Irvan Yusri, S.I.P., M.Han., menjabat  sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 032/Wbr.

‎Dandim 0306/Lima puluh Kota kini diemban oleh Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menggantikan Letkol Inf Ucok Namara.

‎Dandim 0307/Tanah Datar Resmi dijabat oleh Letkol Arm Hendriyana, menggantikan Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi.

‎Seluruh rangkaian acara pelantikan, baik di tingkat Kodam maupun Korem, berlangsung dengan tertib dan khidmat.

‎Agenda ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Kodam XX/TIB, PJU Korem 032/Wbr, para Komandan Satuan (Dansat) jajaran, serta Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol dan Koorcab Rem 032 PD XX/TIB. (Penrem 032)

 

Pasamanbarat, netralpost – Seorang pria berinisial SY (33) diringkus tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), diduga melakukan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering.

Pelaku berhasil diringkus di Jorong Sidomulyo, Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Benar, pelaku SY merupakan target operasi (TO) petugas," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Andhika, Sabtu (16/5/2026).

Dikatakan Iptu Andhika, penangkapan pelaku seiring banyaknya laporan terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika yang sudah meresahkan masyarakat di daerah Sidomulyo Nagari Mudik Labuah.

"Berbekal informasi dari masyarakat, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap aktivitas pelaku yang dikenal cukup licin, dan sudah beberapa kali lolos dari kejaran petugas," katanya.

Melihat kedatangan tim Opsnal yang dipimpin langsung Kasatresnarkoba, pelaku melarikan diri kearah kebun kelapa sawit milik warga, sehingga petugas bertindak tegas dan berhasil meringkus pelaku.

"Pelaku sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan, serta membuang barang bukti di sekitar area kebun kelapa sawit," ucapnya.

Dijelaskan, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku yang disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, ditemukan 26 paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip warna pink yang disimpan di dalam dompet pelaku.

"Kami juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan dua paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan 10 paket kecil narkotika jenis ganja kering dibungkus dengan plastik klip warna bening," jelasnya.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu buah plastik klip warna pink, satu buah dompet warna coklat merek Levis, satu buah kaca pirek terangkai bong tutup warna putih. 

"Barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital merk Pocket Scale, satu pack plastik klip warna bening, satu buah plastik warna abu-abu, satu buah tas warna hitam merk Rail Side, dan uang tunai senilai Rp 350 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika," terangnya.

Ditambahkan, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, diperoleh dari dua orang temannya yang identitasnya sudah dikantongi petugas dan telah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

"Rencananya narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering tersebut akan diedarkan di Jorong Sidomulyo hingga seputaran Kecamatan Kinali," pungkasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah berada di Mako Polres Pasaman Barat, untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis sebagaiamana yang tertuang dalam rumusan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Jo Undang-Undang Nomor (1) Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp. 10 milyar,” tutup Kasat. (HumasResPasbar)

Sumatera Barat, netralpost – Momen penuh kegembiraan dan harapan menyelimuti Kabupaten Pasaman Barat ketika Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Bupati Pasaman Barat Yulianto, S.H., M.M., serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan serangkaian kegiatan penting dalam mendukung Program Pemerintah Pusat tentang ketahanan pangan nasional.

Acara yang diadakan dengan meriah ini mencakup tiga agenda besar sekaligus: Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking Pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pengelola Pangan Gizi (SPPG) Polri,yang semuanya bertujuan untuk memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat.

Di bawah sinar matahari yang cerah, rombongan resmi bersama dengan ribuan masyarakat dan personel Polri berkumpul di lahan pertanian yang telah dipersiapkan khusus, menyaksikan proses panen jagung yang melimpah dari lahan seluas hektaran yang dikelola secara kolaboratif antara pemerintah daerah, Polri, dan kelompok tani lokal.

Jagung pipil yang tumbuh subur dengan tongkol yang gemuk menjadi bukti nyata bahwa upaya bersama dalam mengembangkan sektor pertanian telah memberikan hasil yang membanggakan.

Bupati Pasaman Barat Yulianto, S.H., M.M., dalam pidatonya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. “Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar acara panen, melainkan bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Dengan panen raya ini, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menunjukkan bahwa Kabupaten Pasaman Barat siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya dengan suara yang penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., yang turut serta aktif dalam proses panen, menjelaskan bahwa komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan bukan hanya sebatas ucapan.

“Kami percaya bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus aktif berperan dalam pembangunan sektor strategis seperti pertanian. Melalui pembangunan 10 gudang ketahanan pangan ini, kita akan mampu menyimpan hasil panen dengan baik sehingga tidak ada pemborosan, sementara 166 SPPG Polri yang diluncurkan akan menjadi ujung tombak dalam mendistribusikan pangan sehat dan bergizi ke seluruh pelosok wilayah,” jelasnya sambil menunjukkan lokasi tanah yang akan dibangun menjadi gudang.

Selama acara berlangsung, masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat juga turut serta dengan antusias dalam proses panen bersama. Bapak Sukardi (50 tahun), seorang petani dari Nagari Mudik Labuah, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan dari Polri dan pemerintah daerah. Sebelumnya, kita sering mengalami kesulitan dalam pemasaran dan penyimpanan hasil panen, tetapi dengan adanya gudang baru dan SPPG ini, kami yakin kehidupan kita akan semakin baik,” ujarnya sambil menunjukkan tongkol jagung yang baru saja dia panenkan. 

Acara Groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan yang dilakukan oleh rombongan resmi menjadi titik puncak dari kegiatan ini. Setiap batu pertama yang ditancapkan menjadi simbol harapan baru bagi kemandirian pangan daerah.

Gudang yang akan dibangun dengan standar modern ini direncanakan akan mampu menampung ribuan ton hasil panen berbagai komoditas pangan, sehingga menjamin ketersediaan pasokan pangan di Kabupaten Pasaman Barat sepanjang tahun.

Sementara itu, launching 166 SPPG Polri yang akan ditempatkan di berbagai polsek dan pos pelayanan masyarakat di seluruh Kabupaten Pasaman Barat akan menjadi pusat pelayanan informasi, pendampingan, dan distribusi pangan serta gizi bagi masyarakat. Setiap SPPG akan diisi oleh personel yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam bidang pertanian dan gizi masyarakat.

Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Wakil Bupati Pasaman Barat yang juga hadir menyatakan, “Semua elemen masyarakat harus bersatu dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. Dengan kerja sama yang erat seperti ini, kita yakin Kabupaten Pasaman Barat akan menjadi contoh daerah yang mandiri dan sejahtera dalam bidang pangan.”

Acara diakhiri dengan doa bersama dan pembagian hasil panen jagung kepada masyarakat yang membutuhkan, serta penyerahan bibit tanaman unggul kepada kelompok tani lokal. Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan terasa di setiap sudut lokasi acara, mencerminkan semangat bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Pasaman Barat.

 


Padang, netralpost --- Dalam rangka libur panjang Kenaikan Yesus Keristus yang berlangsung pada 14 Mei 2026 dan cuti bersama hingga 17 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan total 112 perjalanan kereta api lokal untuk melayani mobilitas masyarakat di wilayah Sumbar.

Selama periode tersebut, kapasitas angkut yang disiapkan mencapai 28.432 tempat duduk, dengan rata-rata 28 perjalanan setiap hari atau sekitar 7.108 kursi per hari. Hingga Sabtu (16/5) pukul 12.00 WIB, sebanyak 27.538 tiket telah terjual dan masih tersedia 7.446 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, tempat duduk untuk KA Pariaman Ekspres dan KA Lembah Anai habis terjual.

Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa angka penjualan tersebut masih bersifat dinamis seiring proses transaksi yang terus berlangsung. KAI mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan terjamin.

Pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Sementara itu, pembelian langsung di loket stasiun dilayani mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan (go-show).

KAI Divre II Sumbar terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal selama masa angkutan liburan ini, dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan.(*) 


 

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres 50 Kota mengeluarkan imbauan tegas bagi seluruh pengguna jalan guna mengantisipasi lonjakan angka kecelakaan lalu lintas selama musim penghujan. Tingginya intensitas hujan belakangan ini dinilai memicu kerawanan di jalan raya akibat permukaan aspal yang licin serta menurunnya jarak pandang para pengendara secara drastis.

​Dalam mengedukasi masyarakat, pihak kepolisian merilis lima poin utama yang wajib dipatuhi demi menjaga keselamatan bersama. Poin-poin tersebut meliputi kewajiban untuk mengurangi kecepatan kendaraan, menyalakan lampu utama agar mempermudah visibilitas pengguna jalan lain, hingga memeriksa kelaikan kondisi kendaraan—terutama ban, rem, wiper, dan lampu—sebelum melakukan perjalanan.

​Selain kesiapan kendaraan, para pengendara sepeda motor juga diwajibkan untuk menggunakan perlengkapan hujan yang aman, seperti jas hujan dan helm bervisor jernih. Pihak Satlantas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap genangan air di jalan raya, mengingat lubang dalam atau kerusakan jalan sering kali tidak terlihat akibat tertutup luapan air.

​Kampanye keselamatan ini terus digalakkan secara masif, baik melalui penempatan personel di titik-titik rawan maupun melalui pembagian materi edukasi visual di media sosial. Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan fatalitas kecelakaan dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berkendara di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

​Kapolres 50 Kota melalui Kasatlantas Iptu Zarwiko menegaskan bahwa cuaca ekstrem menuntut fokus dan konsentrasi ekstra dari setiap pengemudi. "Hujan turun membuat jalanan menjadi sangat licin dan membatasi jarak pandang kita. Kami meminta dengan sangat agar seluruh masyarakat mengutamakan keselamatan hingga sampai di tujuan, bukan kecepatan," ujar Iptu Zarwiko saat memberikan keterangannya.

L

​Lebih lanjut, Iptu Zarwiko mengingatkan agar para pengendara tidak ragu untuk menepi dan beristirahat jika intensitas hujan dirasa sudah terlalu lebat dan membahayakan keselamatan. "Kunci utama menghadapi musim hujan ini adalah antisipasi dan kewaspadaan. Mari bersama-sama kita jaga ketertiban di jalan raya, karena keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.(*) 


 

MENTAWAI, NETRALPOST - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatra Barat (Sumbar) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor ikan hias ilegal di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (11/5/2026) dini hari. Selain mengamankan muatan, polisi turut menyita satu unit kapal dan menahan lima orang anak buah kapal (ABK).

Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengungkapkan bahwa ribuan ikan tersebut rencananya akan dikirim ke Bali sebelum diekspor ke luar negeri.

“Ikan hias ini dikemas dalam 1.000 kantong plastik berisi air laut dan oksigen. Total ada sekitar 2.000 ekor dari berbagai jenis,” ujar Brigjen Pol Solihin saat memberikan keterangan di Padang, didampingi Dirpolairud AKBP Ibnu Bagus Santoso.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas penangkapan ikan ilegal yang meresahkan. Personel Subdit Gakkum Ditpolairud kemudian melakukan patroli dan mencurigai gerak-gerik KM Antel GT 15 di perairan Sikakap.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ribuan ikan hias di dalam palka kapal. Nakhoda kapal tidak mampu menunjukkan dokumen atau surat izin resmi penangkapan maupun pengangkutan ikan hias.

“Kapal ini memiliki izin untuk menangkap ikan tuna, namun faktanya digunakan untuk mengambil ikan hias secara ilegal. Praktik ini sudah mereka jalankan sejak tahun 2016,” tambah Solihin.

Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku menangkap ikan dengan cara menyelam menggunakan alat bantu pernapasan dari mesin kompresor, metode yang tidak hanya ilegal tetapi juga membahayakan nyawa nelayan.

Ikan-ikan tersebut rencananya akan dijual kepada pengepul di kawasan Bungus, Kota Padang, dengan harga Rp25.000 per ekor. Dari Padang, komoditas laut ini dikirim ke Provinsi Bali dan diekspor ke negara tetangga seperti Singapura. Di pasar internasional, harga ikan tersebut melonjak drastis hingga ratusan ribu rupiah per ekor.

Wakapolda menyayangkan aksi eksploitasi ini karena merusak daya tarik wisata dan kelestarian hayati Mentawai.

“Mentawai memiliki banyak titik selam yang menjadi incaran wisatawan asing. Aksi penangkapan ilegal ini merusak keindahan ekosistem laut kita,” tegasnya.

Saat ini, kelima pelaku beserta barang bukti KM Antel GT 15 dan ribuan ikan hias telah diamankan di kantor Ditpolairud Polda Sumbar untuk proses hukum lebih lanjut.

Polda Sumbar mengimbau masyarakat dan nelayan untuk menghentikan segala bentuk eksploitasi hasil laut tanpa izin. Kepolisian berkomitmen akan terus menindak tegas praktik illegal fishing guna menjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Sumatra Barat. (*) 


 

PADANG, NETRALPOST — Guna memaksimalkan pelayanan dan memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatra Barat (Sumbar) kembali gencar menyosialisasikan keberadaan Call Center 110. Layanan cepat tanggap ini disediakan sebagai pusat pengaduan dan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara mendesak, khususnya yang berkaitan dengan situasi darurat di jalan raya di seluruh wilayah hukum Sumatra Barat.

​Layanan Call Center 110 ini merupakan manifestasi nyata dari tugas pokok kepolisian, yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kehadiran saluran komunikasi terintegrasi ini diharapkan dapat memangkas waktu respons petugas di lapangan saat menerima laporan dari warga. Dengan demikian, setiap insiden yang terjadi di jalan raya dapat segera ditangani secara cepat, tepat, dan terukur demi meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan.

​Salah satu keunggulan utama dari layanan ini adalah aksesibilitasnya yang tanpa batas. Masyarakat dapat menghubungi nomor Call Center 110 kapan saja karena beroperasi penuh selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Selain itu, layanan darurat ini bersifat gratis atau bebas pulsa, sehingga tidak akan membebani warga yang sedang berada dalam kondisi panik atau membutuhkan pertolongan segera dari pihak berwajib.

​Masyarakat Sumatra Barat diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan nomor tunggal ini apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban. Mulai dari peristiwa kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah yang mengunci arus jalan, tindak kriminalitas di jalan raya, hingga kebutuhan akan pengawalan darurat, semuanya dapat dilaporkan secara langsung melalui saluran telepon darurat ini.

​Melalui sosialisasi yang masif ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat menyimpan nomor darurat ini di ponsel masing-masing. Namun, pihak kepolisian juga mengingatkan agar fasilitas publik yang sangat penting ini dipergunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Warga dilarang keras melakukan panggilan palsu (prank call) atau memberikan informasi bohong yang dapat mengganggu jalannya pelayanan bagi masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Sumatra Barat mengatakan bahwa, ​"Layanan Call Center 110 ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan kemudahan akses tanpa sekat. Kami dari Ditlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh warga Sumatra Barat untuk memanfaatkan fasilitas gratis 24 jam ini dengan bijak demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif. Jangan ragu melapor, karena keselamatan dan kenyamanan Anda di jalan raya adalah prioritas utama kami."(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.