Utama
[Utama][column1]
PADANG, SUMBAR – Suasana haru dan penuh kebanggaan menyelimuti halaman Markas Polda Sumatera Barat pada Selasa (21/04/2026). Dalam rangka memperingati hari bersejarah kelahiran Raden Ajeng Kartini, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumbar, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, memimpin langsung Apel Khusus Hari Kartini dengan penuh khidmat.
Momentum ini bukan sekadar seremonial, melainkan momen untuk mengenang, menghayati, dan meneruskan perjuangan sang pahlawan emansipasi dalam bentuk kinerja nyata.
Dalam kesempatan yang bersejarah ini, Kapolda Sumbar memberikan apresiasi luar biasa dengan menyerahkan penghargaan kepada 18 personel Polwan dan ASN berprestasi.
Mereka dipilih bukan hanya karena kinerjanya yang gemilang, melainkan karena dinilai mampu merepresentasikan sosok ideal “Bundo Kanduang” khas Minangkabau.
Mereka adalah representasi perempuan tangguh yang memadukan profesionalisme tinggi dalam bertugas, namun tetap menjunjung tinggi identitas budaya, sopan santun, dan kearifan lokal yang menjadi ciri khas Sumatera Barat.
Melalui peringatan ini, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan komitmen kuat Polda Sumbar dalam memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi kaum perempuan.
“Kami berkomitmen penuh untuk terus memberikan apresiasi, pembinaan karier, dan kesempatan yang sama bagi seluruh Polwan dan ASN perempuan. Kami ingin memastikan bahwa semangat Kartini benar-benar hidup dan berkobar di tubuh Polri,” ujar Kapolda dengan tegas namun lembut.
Diharapkan, semangat perjuangan Kartini ini akan terus mendorong terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, profesional, dan penuh dedikasi, demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumatera Barat.
“Mari jadikan hari ini bukan sekadar kenangan, melainkan sejarah yang terus kita tulis dengan karya nyata.”tutup Irjen Gatot.(*)
Padang, netralpost --- Dalami rangka memperingati Hari Bumi 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mendukung dekarbonisasi sektor transportasi melalui pengembangan layanan transportasi massal rendah emisi, pemanfaatan energi terbarukan, serta penerapan efisiensi energi di lingkungan operasional perusahaan.
Sebagai moda transportasi massal berbasis rel, kereta api memiliki peran penting dalam mewujudkan sistem mobilitas yang lebih ramah lingkungan. Dibandingkan kendaraan pribadi, kereta api mampu mengangkut lebih banyak penumpang dalam satu perjalanan dengan konsumsi energi yang lebih efisien, sehingga berkontribusi signifikan terhadap pengurangan emisi gas rumah kaca.
Secara rata-rata, emisi kereta api berada pada kisaran 30–40 gram CO₂ per penumpang per kilometer, jauh lebih rendah dibandingkan kendaraan pribadi yang mencapai 150–200 gram CO₂ per penumpang per kilometer. Dengan tingkat efisiensi tersebut, penggunaan kereta api dapat menekan emisi karbon hingga sekitar 75 persen dibandingkan kendaraan pribadi.
Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar melayani 1.978.241 pelanggan, terutama melalui layanan KA Pariaman Ekspres dan KA Minangkabau Ekspres yang menjadi pilihan utama masyarakat untuk mobilitas harian maupun perjalanan antarkota. Dari jumlah pelanggan tersebut, penggunaan moda transportasi kereta api diperkirakan telah berkontribusi terhadap pengurangan emisi lebih dari 12.000 ton CO₂ per tahun dibandingkan apabila perjalanan dilakukan menggunakan kendaraan pribadi.
Capaian tersebut menegaskan bahwa transportasi berbasis rel merupakan bagian penting dalam mendukung mobilitas berkelanjutan, sekaligus menjadi solusi nyata dalam upaya menekan emisi karbon di sektor transportasi.
Sebagai bagian dari implementasi energi hijau, KAI Divre II Sumbar juga telah mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Stasiun Padang sejak Desember 2024 dengan kapasitas 40,7 kWp. Pemanfaatan energi surya ini merupakan langkah nyata perusahaan dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi konvensional serta mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT).
PLTS tersebut memberikan manfaat lingkungan yang setara dengan penanaman sekitar 570 pohon, serta berpotensi menurunkan emisi karbon hingga 366 ton CO₂ per tahun. Selain mendukung keberlanjutan lingkungan, pemanfaatan PLTS juga meningkatkan efisiensi operasional melalui pengurangan konsumsi listrik dari sumber energi konvensional.
Selain melalui penggunaan energi terbarukan, KAI Divre II Sumbar juga terus mendorong efisiensi energi di berbagai fasilitas operasional melalui penggunaan lampu hemat energi LED di stasiun, pengaturan beban listrik peralatan operasional, serta optimalisasi pola operasi perjalanan kereta guna meningkatkan efisiensi konsumsi bahan bakar.
Langkah-langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mendorong dekarbonisasi sektor transportasi, di mana penguatan transportasi publik berbasis rel menjadi salah satu strategi utama untuk menciptakan sistem transportasi yang rendah emisi dan berkelanjutan.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa momentum Hari Bumi menjadi pengingat pentingnya peran transportasi publik dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kami percaya bahwa rel merupakan jalur mobilitas berkelanjutan. Melalui layanan transportasi massal rendah emisi dan pemanfaatan energi hijau, KAI Divre II Sumbar berkomitmen menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan perubahan iklim sekaligus mendukung terciptanya masa depan transportasi yang lebih ramah lingkungan,” ujarnya.
Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat transformasi hijau di sektor transportasi melalui peningkatan layanan yang lebih efisien, modern, dan berkelanjutan. Upaya ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung target Net Zero Emission Indonesia, sekaligus menghadirkan layanan transportasi publik yang lebih baik bagi masyarakat.(*)
PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat, khususnya dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor. Melalui program bertajuk "Polantas Menyapa," jajaran kepolisian turun langsung untuk memastikan proses pelayanan di Samsat Padang berjalan dengan cepat, transparan, dan humanis. Program ini dirancang untuk menjembatani komunikasi antara petugas dan wajib pajak demi terciptanya kenyamanan bersama.
Di lokasi Samsat Padang, terlihat aktivitas petugas kepolisian yang mendampingi warga dalam setiap tahapan pengurusan dokumen. Petugas tidak hanya menunggu di balik loket, tetapi juga aktif memberikan asistensi dan edukasi mengenai kelengkapan berkas yang diperlukan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kendala teknis yang sering dikeluhkan masyarakat saat mengurus pajak kendaraan maupun pergantian plat nomor (TNKB).
Langkah jemput bola ini juga mencakup kemudahan pada fasilitas pendukung seperti Samsat Drive-Thru dan layanan pendaftaran kendaraan baru. Dengan adanya pendampingan langsung, alur birokrasi yang sebelumnya dianggap rumit kini terasa lebih ringkas. Kehadiran personel di lapangan terbukti mampu memangkas waktu tunggu dan mencegah penumpukan antrean yang berlebihan pada jam-jam sibuk.
Tidak hanya soal administratif, program ini juga menjadi sarana sosialisasi kepatuhan berlalu lintas. Sembari melayani warga, petugas memberikan imbauan mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan ketaatan membayar pajak sebagai kontribusi pembangunan daerah. Pendekatan persuasif ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan masyarakat yang sedang berada di area Samsat.
Optimalisasi pelayanan ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang lebih presisi dan dekat dengan masyarakat. Ditlantas Polda Sumbar menyadari bahwa kepuasan masyarakat adalah indikator utama keberhasilan sebuah institusi pelayanan publik. Oleh karena itu, inovasi pelayanan seperti ini akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat.
Sebagai penutup, kegiatan "Polantas Menyapa" diakhiri dengan penyerahan dokumen secara simbolis kepada warga yang telah menyelesaikan urusannya. Senyum ramah dari petugas dan rasa puas dari masyarakat menjadi gambaran harmonisnya hubungan Polri dengan rakyat. Diharapkan, dengan pelayanan yang semakin baik, tingkat kesadaran masyarakat untuk taat pajak kendaraan akan terus meningkat secara signifikan.
"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang ke Samsat merasa terbantu dan dilayani dengan hati. Program 'Polantas Menyapa' bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kemudahan administrasi bagi masyarakat Kota Padang. Kami akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mewujudkan pelayanan yang cepat, akurat, dan bebas dari pungutan liar." Ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.
"Saya sangat mengapresiasi bantuan dari bapak-bapak polisi hari ini. Prosesnya jauh lebih mudah dan jelas karena diarahkan langsung sejak awal masuk. Terima kasih kepada Ditlantas Polda Sumbar atas pelayanan yang ramah dan cepat, sangat membantu kami yang memiliki aktivitas padat."Salah satu warga Kota Padang. (*)
Agam, Sumatera Barat – Polres Agam memastikan kualitas program Makan Bergizi Gratis tetap terjaga dengan melakukan uji organoleptik setiap hari terhadap menu yang disiapkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.
Pemeriksaan dilakukan secara rutin dengan menguji makanan dari aspek warna, aroma, dan rasa sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat. Langkah ini bertujuan menjamin makanan yang disajikan aman, layak konsumsi, serta memenuhi standar gizi.
Selain uji kualitas, aspek kebersihan dan keamanan makanan juga menjadi prioritas utama dalam seluruh proses pengolahan hingga penyajian.
Menu MBG yang disediakan di SPPG Polres Agam cukup beragam, mulai dari ayam, telur, ikan lele, hingga variasi lainnya. Menu tersebut dirancang agar dapat dikonsumsi oleh berbagai kelompok, termasuk anak-anak, balita, hingga ibu hamil.
Seluruh proses penyajian disebut telah mengikuti standar operasional prosedur guna memastikan kualitas gizi tetap terjaga.
Program ini telah menjangkau ratusan penerima manfaat dalam beberapa bulan terakhir. Salah satunya siswa SMP Negeri 3 Lubuk Basung yang menyambut positif program tersebut karena membantu pemenuhan kebutuhan gizi harian.
Pihak mitra klinik Polres Agam menegaskan bahwa pemeriksaan akan terus dilakukan secara konsisten untuk menjaga kualitas makanan, sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting dan malnutrisi.
Kapolres Agam AKBP Muari menyatakan bahwa program MBG tidak hanya menjadi bagian dari pelayanan sosial, tetapi juga bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
“Program ini kami kawal secara serius, mulai dari proses pengolahan hingga distribusi. Kami ingin memastikan setiap makanan yang diterima masyarakat benar-benar sehat, aman, dan bergizi. Ini juga bagian dari upaya bersama mencegah stunting, ” ujarnya. (21/4/2026).
Polres Agam juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung keberlanjutan program tersebut demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas.
PADANG, NETRALPOST – Menyemarakkan peringatan Hari Kartini yang jatuh hari ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh perempuan, khususnya putri bangsa yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan, (21/4/2026).
Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.H.K., melalui poster dan media resmi Ditlantas Polda Sumbar.
Mengusung semangat moto “Habis Gelap Terbitlah Terang”, keduanya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender, akses pendidikan yang merata, serta kebebasan setiap individu untuk bermimpi dan meraih cita-cita.
“Peringatan Hari Kartini bukan hanya sekadar mengenang jasa beliau, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangannya. Semangat Kartini tentang pentingnya pendidikan dan kesetaraan harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.
Senada dengan itu, AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa peran perempuan saat ini sangat strategis, termasuk dalam lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Banyak polwan yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan memberikan pelayanan terbaik kepada publik.
“Kami bangga memiliki rekan-rekan polwan yang bekerja dengan dedikasi tinggi, membuktikan bahwa perempuan juga mampu berperan penting dalam tugas-tugas kepolisian. Ini adalah wujud nyata dari cita-cita Kartini yang menginginkan perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkarya,” ungkapnya.
Melalui peringatan ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap semangat juang Kartini dapat menginspirasi lebih banyak lagi perempuan untuk berprestasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih adil dan beradab.(*)
Padang, netralpost --- Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memberikan apresiasi khusus kepada para penumpang perempuan melalui kegiatan “Sapa Kartini”, Selasa (21/4). Apresiasi tersebut diwujudkan dengan pemberian souvenir menarik kepada penumpang perempuan di sejumlah stasiun dan dalam perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.
Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan atas perjuangan R.A. Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia, sekaligus wujud komitmen KAI dalam mendukung kesetaraan serta peran aktif perempuan di berbagai sektor, termasuk dalam layanan transportasi publik.
Sebagai bagian dari peringatan Hari Kartini, petugas pelayanan pelanggan atau frontliner KAI Divre II Sumbar juga mengenakan busana nasional kebaya di beberapa stasiun. Kehadiran petugas dengan busana kebaya tidak hanya menghadirkan suasana perayaan yang hangat dan penuh makna, tetapi juga menjadi simbol penghormatan terhadap semangat perjuangan Kartini.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi momentum bagi KAI untuk memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan, khususnya perempuan.
"Melalui kegiatan Sapa Kartini ini, kami ingin menyampaikan apresiasi kepada para pelanggan perempuan yang telah menjadi bagian penting dari layanan KAI. Semangat Kartini kami hadirkan dalam bentuk pelayanan yang ramah, hangat, dan penuh penghormatan kepada pelanggan," ujar Reza.
Selain menghadirkan kegiatan apresiatif, KAI Divre II Sumbar juga terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada seluruh pelanggan. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari peningkatan pelayanan di stasiun dan di atas kereta, peningkatan kenyamanan fasilitas, hingga penguatan budaya pelayanan prima oleh seluruh petugas frontliner.
Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen KAI untuk menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan. Melalui peningkatan pelayanan yang berkelanjutan, KAI berharap dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik dari waktu ke waktu.
KAI Divre II Sumbar berharap kegiatan peringatan Hari Kartini ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan perempuan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan. “Semangat Kartini diharapkan terus hidup melalui pelayanan yang inklusif, profesional, dan berorientasi pada kepuasan pelanggan” tutup Reza.(*)
PASAMAN BARAT, NETRALPOST – Kesehatan merupakan modal utama dalam menjalankan tugas dan aktivitas sehari-hari. Menyadari hal tersebut, Polres Pasaman Barat menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan yang mengangkat tema penting, yaitu pencegahan dan penanganan kanker serta tumor.
Kegiatan berlangsung di Aula Tatag Trawang Tungga dan diikuti oleh personel kepolisian serta unsur masyarakat sekitar.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakapolres Pasaman Barat Kompol Yulandi, S.H., mewakili Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribuwanto, S.I.K.
Sosialisasi ini menghadirkan narasumber kompeten yang memaparkan berbagai informasi penting, mulai dari jenis-jenis kanker dan tumor, faktor penyebab, gejala awal yang perlu diwaspadai, hingga langkah-langkah pencegahan dan pola hidup sehat yang dapat diterapkan secara sederhana. Tujuannya agar peserta memiliki pengetahuan yang cukup untuk menjaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga, serta tidak lagi menganggap penyakit ini sebagai hal yang menakutkan namun dapat diantisipasi sedini mungkin.
Dalam sambutan pembukaannya, Kompol Yulandi menegaskan bahwa perhatian terhadap kesehatan adalah bagian dari kewajiban institusi dalam membina sumber daya manusia yang tangguh.
“Kita sering mendengar istilah Mens Sana In Corpore Sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Oleh karena itu, selain membina kemampuan tugas dan kedisiplinan, kesehatan fisik dan mental juga menjadi prioritas utama kami. Personel yang sehat akan mampu bekerja optimal dalam melindungi dan melayani masyarakat,” ujar Wakapolres.
Beliau juga menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk anggota kepolisian, namun juga sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat luas.
“Kanker dan tumor bukanlah masalah yang asing lagi di tengah masyarakat. Banyak kasus yang terdeteksi terlambat karena kurangnya pengetahuan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap seluruh peserta paham akan pentingnya deteksi dini dan pola hidup sehat.
Jangan tunggu sakit baru berobat, tapi cegahlah sejak dini. Kami berharap ilmu yang didapat hari ini dapat dibagikan kembali kepada keluarga dan lingkungan sekitar, sehingga tercipta masyarakat Pasaman Barat yang lebih sadar dan peduli terhadap kesehatan,” pungkasnya.
Kegiatan berjalan dengan interaktif, di mana peserta antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait kesehatan, sehingga informasi yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan bermanfaat bagi semua pihak.
#PolresPasamanBarat
#SosialisasiKesehatan
#CegahKankerDanTumor
#PolriPeduliMasyarakat
#SehatBersamaLebihBaik
Sumber : Humas Polres Pasaman Barat
netralpost,50 Kota, Sumatra Barat – Di bawah langit pagi yang cerah, semangat pengabdian terus membara di dada anggota Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres 50 Kota. Dipimpin langsung oleh Kasatlantas, IPTU Zarwiko Irzal, S.H., bersama seluruh personelnya, pihaknya menegaskan komitmen kuat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas.
Mengusung semangat “Melindungi, Mengayomi, dan Melayani”, Satlantas hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, melainkan sebagai sahabat masyarakat yang siap membantu kapan saja.
Polantas Hadir, Polantas Sigap: Layanan Tanpa Henti,dalam kesempatan tersebut, IPTU Zarwiko Irzal menegaskan bahwa kehadiran polisi di jalan raya adalah wujud nyata dari dedikasi penuh.
“Kami hadir dengan prinsip Polantas Hadir, Polantas Sigap. Kami siap siaga 1×24 jam non-stop untuk melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Baik pagi, siang, maupun malam, kami selalu ada untuk memastikan perjalanan warga aman dan lancar,” ujar Kasatlantas dengan tegas.
Target utama dari kegiatan ini adalah terwujudnya kondisi lalu lintas yang kondusif dengan tagline “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan”. Upaya maksimal dilakukan agar angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin.
Untuk mewujudkan keselamatan tersebut, pihak kepolisian juga menyampaikan himbauan serius namun penuh persaudaraan kepada seluruh pengguna jalan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu disiplin. Pastikan melengkapi kelengkapan administrasi kendaraan, selalu gunakan helm standar nasional bagi pengendara roda dua, serta patuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang berlaku,” pesan Zarwiko.
Lebih lanjut ia menambahkan, “Mohon untuk selalu mengindahkan dan mengikuti arahan personel Satlantas yang bertugas di lapangan. Keselamatan Anda adalah prioritas kami.”
Dengan sinergi antara kepatuhan masyarakat dan kewaspadaan petugas, diharapkan tercipta lingkungan berlalu lintas yang aman, nyaman, dan bebas dari marabahaya.
Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat perannya sebagai moda transportasi publik yang efisien, terjangkau, sekaligus ramah lingkungan. Sepanjang triwulan I tahun 2026, optimalisasi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi menjadi salah satu upaya strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah Sumatera Barat.
Berdasarkan data operasional periode Januari hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar mencatat konsumsi BBM subsidi sebanyak 225.480 liter untuk melayani 512.741 pelanggan. Pemanfaatan energi tersebut dilakukan secara terukur dan efisien guna memastikan layanan transportasi tetap berjalan optimal di tengah keterbatasan sumber daya energi.
Optimalisasi penggunaan BBM tersebut juga merupakan bagian dari penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG), khususnya dalam aspek akuntabilitas, tanggung jawab, dan efisiensi pengelolaan sumber daya perusahaan. KAI Divre II Sumbar memastikan setiap penggunaan BBM subsidi dilakukan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas. Dengan tata kelola perusahaan yang baik, setiap sumber daya yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Dukungan subsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) turut menjadi faktor penting dalam menjaga keterjangkauan layanan kereta api bagi masyarakat. Melalui PSO, pemerintah memberikan subsidi agar tarif kereta api tetap terjangkau, sehingga masyarakat dapat menikmati moda transportasi yang aman, nyaman, dan ekonomis. Optimalisasi penggunaan BBM subsidi yang dilakukan KAI Divre II Sumbar menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam memastikan bahwa dukungan pemerintah tersebut benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang mobilitas harian dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa efisiensi penggunaan BBM memiliki dampak langsung terhadap keterjangkauan biaya perjalanan bagi masyarakat.
“Efisiensi energi yang kami lakukan berimplikasi pada biaya operasional yang lebih terkendali, sehingga tarif yang dikenakan kepada pelanggan tetap terjangkau. Di tengah keterbatasan BBM, kereta api hadir sebagai solusi mobilitas yang hemat, aman, dan dapat diandalkan,” ujarnya.
Tingkat efisiensi ini dinilai sangat baik, mengingat layanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar mencakup rute jarak menengah seperti Padang–Naras pulang-pergi, hungga KA Lembah Anai relasi Padang–Kayutanam.
Penggunaan BBM tersebut mencakup operasional lokomotif sebagai penggerak utama rangkaian kereta serta mesin pembangkit untuk kebutuhan listrik di dalam kereta, seperti penerangan, pendingin udara, dan fasilitas pengisian daya bagi pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa satu sumber energi mampu mendukung berbagai aspek pelayanan sekaligus.
Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa seluruh armada diesel di wilayah Divre II Sumbar saat ini telah menggunakan Biosolar B40, yaitu campuran 60 persen solar dan 40 persen biodiesel.
“Penggunaan Biosolar B40 tidak hanya mendukung efisiensi operasional, tetapi juga berkontribusi dalam menekan emisi karbon. Hal ini sejalan dengan komitmen KAI dalam mendukung target Net Zero Emission 2060,” jelasnya.
Selain lebih ramah lingkungan, bahan bakar ini juga memiliki karakteristik yang lebih mudah terurai secara alami, sehingga dapat meminimalkan dampak pencemaran terhadap lingkungan, khususnya di sekitar jalur rel.
Di sisi lain, KAI Divre II Sumbar juga mencatat penggunaan 65.900 liter BBM nonsubsidi yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan perawatan sarana dan prasarana, termasuk alat kerja dan mesin perawatan jalur rel guna memastikan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga.
Melalui pengelolaan energi yang efisien dan berkelanjutan, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang andal, terjangkau, dan berwawasan lingkungan.
“Setiap penggunaan BBM subsidi harus tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. KAI akan terus menjadi tulang punggung transportasi publik yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga berkelanjutan,” pungkas Reza.
Padang, netralpost --- Di Padang, ketika senja jatuh di batas Pantai Purus, dan riuh jalanan Iman Bonjol mulai mereda, ada satu nama yang tetap tenang menatap layar gawai. Ia bukan anak muda yang mengejar clickbait, melainkan seorang penjaga api jurnalistik yang jemarinya telah menari di atas mesin tik sejak Orde Baru. Ia adalah Obral Chaniago.
Lahir di Bayang, Pesisir Selatan pada tahun 1966, Obral membawa aroma laut dan keteguhan alam Minang ke dalam setiap tulisan. Sejak 1988, saat dunia masih mencium bau tinta basah Harian Umum Semangat-di mana redaksinya pernah berteduh di Jalan Iman Bonjol 50, Padang-Obral telah menasbihkan diri sebagai "kuli tinta".
Surat Kabar ke Layar Digital: Sebuah Kesetiaan
Menyaksikan Obral hari ini adalah menatap sejarah yang hidup. Ia jembatan dari zaman kertas koran yang kuning dimakan usia, beranjak ke era cahaya digital yang serba cepat. Pria berdarah Pesisir Selatan ini tidak tumbang oleh milenialisme, ia mengadopsinya. Baginya, teknologi hanyalah alat, namun netralitas dan konfirmasi berimbang adalah ruh yang tak boleh mati.
Ia bukan wartawan yang duduk manis menunggu rilis berita. Obral adalah pelancong informasi. Kita sering menemuinya melangkah penuh wibawa namun santun di ruang-ruang OPD Pemprov Sumbar maupun Pemko Padang, mengejar wawancara khusus.
Namun, di saat yang sama, ia tak canggung duduk di warung kopi, mendengar keluh kesah masyarakat akar rumput. Narasi politik, sosial, budaya, ekonomi, hingga hukum, ia jalin menjadi berita yang menyuarakan kepentingan orang banyak.
Mengunyah Asam Garam: Merawat Kepuasan
Menjadi wartawan selama puluhan tahun-sejak 1988-bukanlah perjalanan yang lurus.
Obral telah begitu banyak menelan "asam garam" pemberitaan. Ada kalanya tulisannya berseberangan dengan arus pemikiran masyarakat, atau membuat telinga pejabat memerah. Namun, bagi Obral, itu bukan tantangan yang menegangkan. Itu adalah kesenangan.
"Profesi ini adalah kepuasan", ujarnya. "Bila sebuah tulisan, sebuah konfirmasi, dapat menjadi acuan, menjadi penerang bagi pembaca, di situlah letak bahagia saya."
Ia menghabiskan masa mudanya untuk mengabdi pada kata. Kini, di usianya yang tak muda lagi, ia gonta-ganti redaksi, berpindah platform lokal demi memastikan tulisannya terus tayang. Namun, gairahnya tetap sama: menyajikan berita yang konformatif, berimbang, dan berpihak pada pembangunan yang bersentuhan langsung dengan keperluan masyarakat banyak.
Obral Chaniago adalah saksi. Ia adalah pena yang menolak berkarat. Ia membuktikan bahwa meski media berubah, dari cetak ke digital, integritas seorang jurnalis sejati-sang pengunyah asam garam itu-akan terus abadi.
Penulis: Obral Chaniago.