Latest Post



Payakumbuh,netralpost--- Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan apel pagi bersama pasca libur dan cuti lebaran Idul Fitri 1443 H di halaman balai kota, Senin (9/5).


Dalam kagiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, dan Sekda Rida Ananda itu juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Payakumbuh oleh Asisten III Amriul Dt. Karayiang yang telah purna tugas alias pensiun, serta acara silaturahmi halal bihalal bersama pejabat administrator dan pengawas, lurah, kepala puskesmas, serta kepala sekolah se Kota Payakumbuh.


Dalam amanatnya, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan kalau jabatannya sebagai wali kota tak lama lagi berakhir, hanya tinggal beberapa bulan saja lagi, untuk itu dia berpesan kepada aparatur sipil negara (ASN) kalau pengabdian mereka lebih panjang dari seorang kepala daerah.


"ASN bekerja dan pensiun di Pemda ada yang bekerja selama 20 hingga 30 tahunan lamanya, beda dengan kepala daerah yang maksimal 10 tahun atau dua periode saja," kata Riza.


Politikus PKS itu menegaskan, Dia sangat mengapresiasi semangat jajarannya yang selalu menunjukkan kinerja baik, dimana kantor menjadi rumah kedua mereka, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang mereka harus bekerja disana. Riza berharap jajarannya bisa nyaman bekerja karena  sudah disediakan kantor dengan dibuatkan kantor bagus.


"Setelah punya kantor baru, jangan pula dibiarkan seperti kandang kambing atau sapi yang kotor dan jorok, apalagi toiletnya tak dibersihkan, malu kita," kata Riza.


Wali Kota Dua Periode itu menerangkan saat ini kawasan perkantoran di Padang Kaduduak mungkin lanscapenya belum senyaman seperti di balai kota, namun Dia berharap ini bisa diselesaikan, untuk itu Riza menitipkan lanscapenya agar jangan dibiarkan terbengkalai.


"Jangan ada lagi dinas yang menumpang maupun kepala dinas berkantor di tempat tidak layak, kalau masih ada kekurangan di kantor saat ini silahkan bicara dengan saya selama saya masih menjabat," tegasnya.


Riza juga menambahkan, kantor dinas yang representatif merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, pemerintah harus melayani orang dengan baik, Indonesia sudah 70 tahun merdeka, jangan ada lagi pelayanannya seperti masa di awal kemerdekaan, bagi Riza itu sama saja tidak ada kemajuan namanya.


"Untuk anggaran sendiri, kita di ukuran nasional biasa-biasa saja dibandingkan dengan pemda kota/kabupaten lain, tapi dengan dana yang ada itu kita cukup-cukupkan asal kepala daerah tidak menuntut macam-macam, maka nanti setelah saya berakhir, pilihlah kepala daerah yang bertanggung jawab, kalau tidak maka rusak kota ini," katanya.


Mantan Senator RI itu juga mengatakan konsep pelayanan yang diberikan kepada masyarakat adalah dengan kenyamanan, untuk itu Riza mengoptimalkan ASN agar produktif, hal itu terbukti dengan Pemko Payakumbuh yang jarang melakukan pembukaan seleksi penerimaan ASN baru.


"Bukan saya anti menerima ASN, tapi dilihat kebutuhan yang mana, soalnya anggaran daerah sudah pasti terserap untuk operasional pegawai, gimana mau bangun sarana prasarana dan infrastruktur umum, apalagi dana perawatannya pula," tukuk Riza.


Yang dikhawatirkan Riza, apabila kedepannya Payakumbuh mendapatkan pemimpin yang dapat kerja enak saja, cuma duduk jadi kepala daerah namun kerjanya tak ada yang benar, aturan tak ada tang mengerti, bersikap bodo amat, rumitnya urusan ditanggung anak buah seluruhnya.


"Kita bersyukur, Kota Payakumbuh termasuk daerah yang relatif baik, tunjangan pegawainya lumayan, lurah saja lebih tinggi dari camat di daerah tetangga. Untuk jadi kaya tak bisa dari jadi PNS, karena mereka sudah diukur, tapi terjamin masa tuanya dan sekolah anaknya," kata Riza.


4 bulan lagi lamanya Dia mejabat, Riza berharap warga Payakumbuh bisa mencari wali kota yang lebih baik lagi setelahnya, untuk 2 tahun kedepan gubernur tentu harus mencarikan Pj yang bisa bekerja.


"Ingatkan kepala daerah untuk tetap melayani rakyat dengan baik, terutama rakyat miskin. Saya masih banyak menerima keluhan masyarakat miskin, mulai dari keluhan terkait penerima bantuan seperti PKH. Terlepas benar atau tidak kondisinya apakah mereka layak mendapat bantuan, setidaknya terangkanlah kepada masyarakat dengan baik, jangan main "basikasa sajo". Dinsos aktif bangun komunikasi dengan BAZNAS sehingga persoalan kemiskinan teratasi," ungkap Riza.


Terakhir, Riza mengatakan Kota Payakumbuh sejauh ini sudah merehab sekitar 3000 rumah dan ini menjadi percontohan nasional. Belum ada yang mampu se Indonesia merehab banyak rumah masyarakat miskin sebaik Kota Payakumbuh.


"Kerja bermutu membuat kita yang terbaik di tingkat nasional, termasuk kantor pelayanan publik kita, apalagi Dinas PU kita yang dengan anggaran kecil bisa membangun infrastruktur, untuk OPD yang belum berprestasi baru-baru ini maka pertahankan prestasi yang sudah ada. Terkait pendidikan kita tekankan kepada kepala dinas agar pilih kepala sekolah terbaik, untuk guru kita angsur ditambah melalui jalur PPPK," pungkas Riza.


Usai apel pagi, dilaksanakan serah terima Jabatan Ketua Dewan Pengurus KORPRI periode 2018-2023, dimana Amriul Dt. Karayiang yang pensiun menyerahkan kepada  pejabat pembina kepegawaian dengan disaksikan seluruh pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh. (Yon)




Payakumbuh,netralpost.net - Wali Kota Riza Falepi mengapresiasi Dinas Perhubungan dan Polres Payakumbuh yang sukses mengatur lalu lintas sehingga tidak ada terjadi kemacetan yang begitu berarti di Kota Payakumbuh.


Hal itu disampaikannya saat apel bersama dan halal bihalal hari raya Idul Fitri 1443 H di halaman Kantor Balai Kota Payakumbuh, Senin (09/05).


"Banyak saya dapat telpon dari perantau, mereka menyampaikan rasa senang karena tidak terjebak macet saat lewat Kota Payakumbuh, untuk itu saya angkat topi dengan kinerja dan sinergi Dinas Perhubungan, Polres Payakumbuh, serta pihak yang sukses mengatur arus lalu lintas di kota kita," kata Riza Falepi.


Riza juga menambahkan, meski ada sedikit kemacetan, namun tidak berlangsung lama, paling hanya beberapa menit saja, bahkan Dishub sudah siaga sejak H-7 lebaran.


"Selain itu, kita juga menyediakan layanan live CCTV sehingga para pemudik bisa memantau kondisi lalu lintas di pusat kota. Dengan demikian mereka bisa langsung mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di Payakumbuh," ucapnya.


Sementara itu Kadishub Payakumbuh Nofriwandi didampingi Kabid. Keselamatan dan Pengendalian Opserasional Yulhendri. L mengatakan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polres Payakumbuh yang sekaligus memegang kendali rekayasa lalu lintas selama lebaran 1443 H.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Payakumbuh khususnya Kasat Lantas, serta seluruh personil yang bertugas atas kerja samanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jalan selama mudik lebaran," tuturnya.


"Dan semoga semua kerja keras kita bernilai ibadah dan dibalasi pahala berlimpah oleh Allah," pungkasnya. (Yon)

 *SIKAPI TURUNNYA PRODUKSI JERUK, MAHYELDI-SAFARUDDIN KOMPAK JEMPUT BOLA* 



50 Kota,netralpost.net-- Bertekad menyikapi keluhan petani jeruk siam di Kabupaten Limapuluh Kota, yang mencuat belakangan ini, tak mau menunggu Gubenur Sumatera Barat Mahyeldi dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro kompak melakukan jemput bola terjun langsung ke lapangan. Kedua kepala daerah, yang berkomitmen mengedepankan sinergitas itu, dengan serius menyimak dan berdialog tentang turunnya produksi jeruk dengan sejumlah  petani di lahan Jesigo, Minggu (08/05/2022) di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Para  petani Jesigo kembali mengemukakan kompleksnya keterbatasan sarana produksi seperti pupuk dan pestisida serta meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) utama jeruk seperti lalat buah. Kompleksitas ini, menurut petani yang menyebabkan menurunnya produksi Jesigo di sentra produksi di Kecamatan Gunuang Omeh.

“Dengan segala keterbatasan, pupuk dan bahan-bahan pengendali serangan hama dan penyakit, kami agak kurang bersemangat untuk memelihara tanaman,” ujar salah seorang petani jeruk dalam dialog dengan Gubernur Mahyeldi.


Data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota menunjukkan penurunan produksi dan produktivitas antara tahun 2020-2021, dimana  produksi turun sebesar 35 persen lebih dari 58.193 ton turun ke 38.368 ton sementara produktifitas di kurun waktu sama juga turun 55,81 persen dari 60,29 ton per hektar menjadi 33,65 ton per hektar. 

Menanggapi keluhan petani Jesigo, Gubernur Mahyeldi menguraikan kunjungan kerja ke Limapuluh Kota, yang masih dalam suasana Lebaran, menggambarkan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mengatasi persoalan anjloknya produksi di Limapuluh Kota.

“Bersama-sama dengan Kabupaten Limapuluh Kota, kita akan lakukan pembenahan turunnya produksi jeruk di tiga kecamatan, Suliki, Bukik Barisan dan Gunuang Omeh,” ujar Gubernur Mahyeldi. Kembali Gubernur menyampaikan prioritasnya berupa alokasi pembiayaan 10 persen dari APBD Provinsi mulai tahun 2022 untuk peningkatan  produksi pertanian Sumatera Barat. Alokasi pembiayaan juga tertuju kepada sentra komoditi pangan dan hortikultura termasuk Limapuluh selaku sentra Jesigo tersebar di Sumatera Barat. Tapi ingat Gubernur Mahyeldi, segenap  alokasi pembiayaan tersebut takkan signifikan dampaknya, jika tak ada kesungguhan dari segenap petani/peternak/ pembudidaya ikan  selaku pelaku utama peningkatan produksi. Dengan karakteristik usaha tani rakyat, para petani diminta untuk mengedepankan budidaya komoditi yang ditangani secara kolektif. “Ancaman lalat buah dan penyebarannya tak mungkin hanya ditangani satu orang petani, sj, ini butuh kolektif, kerja sama petani, tentu saja melalui bimbingan penyuluh pertanian lapangan,” terang Gubernur Mahyeldi. 


Menerangkan keseriusan Provinsi Sumatera Barat, pada kunjungan kerjanya, Gubernur mengatakan sengaja memboyong Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan Hortikultura Sjafrizal, Kepala UPT Balai Proteksi Hama dan Penyakit Tanaman Suardi, Kepala Bagian Perekonomian Setdaprov Ria Wijayanty. Juga tampak mendampingi Anggota DPRD Limapuluh Kota Doni Ikhlas dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota Witra Porsepwandi. 

Senada dengan Gubernur Sumbar, Bupati Safaruddin, juga meminta kerja sama antar kelompok tani perlu terus digalakkan utamanya dalam menekan laju penyebaran OPT utama jeruk. Untuk itu, langkah-langkah penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) perlu dilakukan dengan disiplin. “Seperti menekan vektor penyakit jeruk, larva yang hidup di buah yang membusuk, perlu segera di kubur, kita perlu putus siklus hidupnya,” terang Bupati Safaruddin.

Menyinggung tentang keterbatasan pupuk kimia, kata Bupati Safaruddin, dari waktu ke waktu terdapat kecenderungan alokasi pupuk bersubsidi dari pusat untuk seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Namun untuk mengefektifkan permintaan pupuk bersubsidi, yang sekarang juga berbasiskan data elektronik, Bupati Safaruddin minta kerja sama antara kelompok tani dan penyuluh agar rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) disusun sesuai waktunya dengan kebutuhan yang logis. 


Di sisi lain, untuk mengurangi ketergantungan kepada pupuk an organik, dia meminta agar petugas-petugas pertanian lapangan memberikan bimbingan kepada petani jeruk untuk memanfaatkan sumber daya organik. Teknologi pengomposan, kata Bupati Safaruddin, setidaknya bisa menjadi membantu kekurangan pasokan sumber daya hara untuk tanaman selain dari pupuk kimia. “Kesiapan kita untuk mengadakan pupuk kompos, organik juga memerlukan kerja sama, serta arahan dari petugas penyuluh pertanian,” jelas Bupati Safaruddin. (Yon)

L



 

50 Kota,netralpost --Luapan kegembiraan terpancar dari raut wajah ribuan Masyarakat Gunuang Malintang maupun pengunjung yang sengaja datang untuk menyaksikan Alek Bakajang. Sempat ditiadakan dua tahun terakhir dikarenakan Pandemi Covid-19, tradisi budaya yang telah dilaksanakan secara turun-temurun ini kembali digelar pada hari ini, Kamis (05/05/2022) di Jorong Koto Lamo Nagari Gunuang Malintang. Pagelaran tahunan yang diselenggarakan setelah 3 syawal ini tentu saja ditunggu oleh berbagai pihak, terlebih setelah kemenangan prestisius yang menobatkan tradisi Bakajang sebagai Juara I Nasional kategori Atraksi Budaya (Cultural Attraction) di perhelatan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 besutan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Stable Sekayu, Sumatera Selatan, November 2021 lalu. Dilaksanakan selama Lima hari berturut-turut dari 5 hingga 9 Mei 2022, Alek Bakajang dibuka secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang didampingi oleh Kadis Parpora Desri Imam, Kadis Dikbud Indrawati, Kasatpol PP Fidria Fala, Kalaksa BPBD Ramadinol dan Ketua TP PKK Nevi Safaruddin. Rasa kagum disampaikan Bupati kepada masyarakat Gunuang Malintang yang telah bergotong royong mensukseskan pagelaran Alek Bakajang tahun ini. Menurutnya,  tradisi Bakajang tak sebatas kegiatan seremonial tahunan saja tetapi, dari segi kandungan nilai adat dan budaya pada tradisi Bakajang tersebut. “Bakajang sarat dengan tingginya nilai-nilai budaya yang menjadi nilai luhur yang dimiliki oleh masyarakat Gunuang Malintang,” jelas Bupati Safaruddin. 


Seterusnya Bupati Safaruddin mengharapkan Ketinggian nilai-nilai dan budaya tersebut perlu dilestarikan secara turun-temurun kepada generasi penerus masyarakat Gunuang Malintang. Pada kesempatan itu, Bupati turut menyarankan masyarakat Gunuang Malintang agar tradisi Alek Bakajang perlu ditulis dan didokumentasikan secara komprehensif dan lengkap, sehingga lebih mudah menurunkannya ke generasi mendatang. Di sisi lain, Bupati mengingatkan anak nagari Gunuang Malintang untuk masa mendatang dapat memaknai tradisi Bakajang tersebut sebagai salah satu upaya mempererat tali silaturahmi pasca hari raya Idul Fitri dan tentunya dapat di kembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. ''Untuk itu keluhuran tradisi Bakajang, keindahan alam, kuliner yang khas, perlu dikemas secara menarik sehingga mengundang wisatawan untuk mengunjungi Gunuang Malintang", tutur Bupati Safaruddin.


Sebelumnya, Walinagari Gunuang Malintang, Wido putra mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan masyarakat Nagari Gunuang malintang yang telah berjuang mewujudkan Alek Bakajang tahun ini. Beliau turut menginformasikan bahwa pelaksanaan Alek Bakajang rencananya akan dilaksanakan di Lima tempat berbeda dengan jumlah kapal sebanyak 5 buah dan dibuat oleh 4 Pasukuan yang ada di Gunuang Malintang, yaitunya Suku Domo, Malayu, Pagar Cancang dan Piliang ditambah dengan Kapal dari perwakilan Nagari  dan Alim Ulama Pemerintah Nagari Gunuang Malintang. Pihaknya berharap semua unsur yang terlibat dalam mensukseskan Alek Bakajang dapat bekerja secara maksimal. Seterusnya ia mengatakan dengan terselenggaranya acara ini tentu akan berdampak terhadap kemajuan Nagari Gunung Malintang. "Banyak harapan yang bisa kita kembangkan disini. Bakajang akan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat," katanya. Pada kesempatan yang sama, Wali Nagari juga menyampaikan bahwa untuk Keamanan, Ketertiban, dan Keselamatan Masyarakat, Pemerintah Nagari telah melakukan Koordinasi dengan pihak Kepolisian, TNI, BPBD serta Basarnas. "Alhamdulillah, setiap instansi telah memerintahkan masing-masing personel nya dalam mensukseskan kegiatan ini", tutup Walinagari. (Yon)



 Payakumbuh,netralpost.net


- Memasuki hari ke tiga Lebaran Idul Fitri 1443 H, arus lalu lintas di sekitaran Kota Payakumbuh masih terpantau aman dan lancar. Meskipun ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasanya.


"Untuk arus lalu lintas dalam Kota Payakumbuh dari pagi tadi sampai sore nanti diperkirakan masih lancar," kata Kadishub melalui Kabid Keselamatan dan Pengendalian Opserasional Yulhendri. L saat memantau arus lalu lintas di pusat Kota Payakumbuh, Kamis (05/05) Siang.


Namun, untuk mengantisipasi kemacetan menuju pusat Kota Payakumbuh, pihaknya bersama Polres Payakumbuh sudah mulai mengalihkan kendaraan dari arah Riau melalui jalur alternatif Simpang Warna Warni menuju arah Payobasung.


"Untuk kendaraan dari arah Pekanbaru sudah kita alihkan ke arah payobasung dan tidak melewati kota lagi, karena jumlah kendaraan yang melintas sudah cukup ramai. Tapi kalau tujuannya memang kepusat kota ya mereka bisa mencari jalur persimpangan yang tidak begitu ramai nantinya," ucapnya.


Sedangkan untuk kendaraan dari arah Bukittinggi di jelaskan Andi sapaan akrab Kabid. Ops Dishub Payakumbuh tersebut, sampai saat ini belum dialihkan. Karena masih terpantau lancar dan tidak ada peningkatan arus yang tinggi.


"Kemungkinan yang dari Bukittinggi ini akan ada peningkatan mulai sore nanti. Berdasarkan Koordinasi kita dengan Polres Payakumbuh nanti kendaraan akan kita alihkan melalui By. Pass menuju Tanjuang Anau," ujarnya.


Lebih lanjut, untuk kunjungan ke tempat-tempat wisata yang ada di Payakumbuh sampai saat ini masih terpantau aman dan lancar. Serta untuk ketersediaan tempat parkir juga masih luas untuk menampung kendaraan pengunjung.


"Kita imbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara. Tetap pantau kondisi arus lalu lintas untuk menghindari kepadatan arus di titik-titik rawan kemacetan," katanya.


"Dan untuk pemudik yang mau parkir kita harapkan tidak memakan bahu jalan demi kelancaran lalu lintas pengendara yang lain. Serta saat parkir jangan lupa melakukan pengecekan kendaraan saat akan meninggalkan kendaraan. Tolong dipastikan lagi apakah kendaraan sudah terkunci atau belum, demi menghindari tindak kejahatan," pungkasnya. (Yon)



50 Kota,netralpost,net—Tak kurang seribuan warga Limapuluh Kota dan perantau memenuhi halaman Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (02/05/2022) untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah. Didukung cerahnya cuaca, semenjak pagi  tua muda berbondong-bondong dari berbagai penjuru Limapuluh Kota mendatangi lokasi  pelaksanaan Shalat Id. Terpatri kebahagiaan dan kelegaan pada wajah mereka, betapa tidak dua tahun lamanya, baik warga atau pun perantau tak dapat mendirikan Shalat Id menyusul pandemi Covid-19 yang berujung pembatasan kegiatan bersifat massal. Aura keceriaan ini juga cermin rasa syukur, karena jemaah telah melewati rangkaian ibadah Ramadhan sebulan penuh, yang berbuah kesucian diri dan meningkatnya ketaqwaan kepada Sang Pencipta. Shalat Id berlangsung khidmat, Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota H.Irwan bertindak lsebagai Khatib.


Pelaksanaan Shalat Id di halaman Kantor Bupati Sarilamak ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Kantor Kementerian Agama Limapuluh Kota dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Limapuluh Kota. Tampak ikut dalam barisan jemaah Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Sekretaris Daerah Widya Putra, Ketua MUI, Ketua IPHI, Kepala Perangkat Dearah, unsur organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan para perantau.

Bupati Safaruddin dan Khatib Salat Id Irwan mengajak jemaah untuk tetap mengembangkan semangat ukhuwah, kebersamaan serta silaturrahmi di tengah masyarakat. Hal ini penting mengingat saat ini, kondisi perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih, akibat pandemi Covid-19. Dalam upaya meningkatkan kesehatan harus menjaga _“imun"_ agar tetap fit dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, namun dalam kondisi sekarang iman juga harus ditingkatkan karena imun bisa kuat bila ditopang dengan iman yang kuat. 


Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengajak masyarakat Limapuluh Kota agar memanfaatkan momentum Idul Fitri kali ini untuk menjalin silaturahmi dengan para perantau demi pembangunan nagari dan Ukhuwah Islamiyyah. Disini Bupati Safaruddin mengucapkan selamat datang kepada para perantau yang hadir pada momen berbahagia kali ini, dan menghimbau para perantau unruk dapat ikut serta dalam mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya. "Semangat para perantau dalam membangun _kampuang_ sangat kami harapkan melalui saran dan kritikan terhadap Pemerintah Daerah", pungkas Bupati Safaruddin.


Sementara itu, H. Irwan selaku Khatib menghimbau kepada umat untuk senantiasa menjaga keimanan walaupun telah melewati bulan ramadhan. Lebih dalam ia menjelaskan bahwa dengan berlalunya Bulan Suci Ramadhan hendaknya tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam beribadah, tetapi harus lebih giat, lebih bersabar, lebih bertakwa, serta lebih bertawakal dalam menjalani kehidupan dalam kondisi apapun. Seterusnya ia mengajak umat untuk bermuhasabah secara lebih mendalam, agar Ramadhan tahun ini menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki serta meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama dan meningkatkan amal saleh. "Nilai-nilai positif yang telah didapat selama Ramadhan harus di implementasikan di kehidupan setelah Ramadhan", tutup Khatib Irwan.


Usai melaksanakan Shalat Idul Fitri, Bupati bersilahturahmi dengan masyarakat Limapuluh Kota yang memenuhi halaman Kantor Bupati untuk sekedar bersalaman dan berbincang-bincang ringan yang diikuti dengan sangat antusias oleh masyarakat. Selanjutnya meski secara resmi Bupati dan Wakil Bupati tidak mengagendakan Halal Bi Halal atau Open House, di kediaman resmi Bupati di Labuh Basilang serta Wakil Bupati di Sarilamak tampak berdatangan pejabat instansi vertikal dan Lingkup Pemkab Limapuluh Kota, tokoh masyarakat dan perantau. Kedatangan mereka sekedar bersilaturrahmi dan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri secara langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati beserta keluarga.*(Yon)




Payakumbuh,netralpost---- Wali Kota Riza Falepi mengajak masyarakat untuk meramaikan salat Idul Fitri di halaman balaikota pada Senin (2/5) pagi besok.


"Mari kita sambut hari kemenangan dengan semangat kebersamaan, sudah 2 tahun kita vakum selama tidak memfasilitasi pelaksanaan Salat Idul Fitri di halaman kantor wali kota," kata Wali Kota Riza Falepi kepada media, Minggu (1/4) malam.


Pelaksanaan sholat Ied yang tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan pemerintah terkait penetapan zonasi level PPKM di daerah. Untuk imam sholat Ied tersebut langsung dari Yaman yaitu Syaikh Al-Muqri Sa'ad Khanbari dan khatibnya sendiri dari anggota DPD RI Muslim M. Yatim.


Selain itu, Wako Riza Falepi mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya terus meningkatkan kewaspadaanya, selalu berhati-hati karena masalah keamanan dan ketertiban menjelang lebaran cenderung meningkat.


"Kepada masyarakat tetap kita minta selalu hati-hati. Dan kita juga telah meminta kepada dinas terkait untuk memasang CCTV di daerah-daerah yang rawan. Agar kita tetap bisa memantau setiap kejahatan yang mungkin saja terjadi. Mudah mudahan Payakumbuh selalu kondusif dan keamanan tetap terjaga. Sehingga para perantau kita yang pulang kampung merasa nyaman berada di Payakumbuh," ujarnya.


Sementara itu, Dinas Perhubungan bersama dengan Polres Payakumbuh juga telah menyiapkan jalur kendaraan untuk 1 arah. Artinya setiap kendaraan masuk dari simpang Madjid Muhammadiyah ke balaj kota, tempat parkir untuk kendaraanpun telah disiapkan. (Yon)

50 K


ota,netralpost.net— Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo bersama Kapolres Limapuluh Kota AKBP Trisno Eko dan Dandim 0306/50 Kota Letkol. Inf Deny Nurcahyono meninjau kesiapan personel jaga di Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Ketupat Singgalang Tahun 2022 pada Minggu (01/05/2022). Adapun Pospam di wilayah hukum Polres 50 Kota yang dikunjungi berlokasi di Kelok Sembilan dan Sarilamak, Kecamatan Harau.


Pada kesempatan itu, Bupati Safaruddin menyerahkan secara langsung bantuan berupa snack dan minuman kepada petugas yang tengah melaksanakan tugas pengamanan di kedua Pospam sekaligus memberikan tambahan semangat bagi seluruh personel yang ada di lapangan. Dalam kunjungan dan peninjauan Pospam Operasi Ketupat Singgalang 2022, Bupati Limapuluh Kota selain didampingi Kapolres 50 Kota dan Dandim 0306/50 Kota juga tampak, Kepala Dinas Perhubungan Darma Wijaya, Kepala Satpol-PP Fiddria Fala serta Kalaksa BPBD Rahmadinol dan sejumlah perwakilan kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota.


Pada kesempatan itu, Bupati Safaruddin mengungkapkan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polres 50 Kota di bawah kepemimpinan Kapolres 50 Kota, yang telah berkerja keras mewujudkan tujuan dan sasaran dari Operasi Ketupat Singgalang 2022. Terlebih dalam rangka pengamanan ketertiban umum dan lalu lintas dalam momen Hari Raya Idul Fitri 2022. Di sisi lain, apresiasi juga disampaikan kepada segenap personel Polres 50 Kota, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Dinas Kesehatan dan BPBD yang bertugas di lapangan, yang ikhlas berpisah dengan keluarga dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Bupati Safaruddin turut menghimbau kepada para petugas di lapangan untuk memperhatikan kesehatan masing-masing dan tetap menjaga kekompakan. "Jalin komunikasi yang bagus antar institusi agar maksimal dalam melaksanakan tugas. Yang terpenting masyarakat dan pemudik dapat nyaman dalam menikmati momen lebaran tahun ini", tutur Bupati Safaruddin.


Di kesempatan ini, Bupati Safaruddin meminta agar masyarakat mematuhi segenap peraturan lalu lintas semata demi keselamatan saat berkendara, terlebih dengan meningkatnya volume kendaraan sebelum dan sesudah Idul Fitri 1443 H. Tak kalah pentingnya adalah kesadaran masyarakat untuk tetap menerapkan protokol Covid-19 di mana saja berada, terlebih di tengah keramaian dengan tetap memakai masker.


Sementara itu, Kapolres 50 Kota AKBP Tri Eko Santoso melalui Komandan Pos Pengamanan Kelok Sembilan Iptu Abu Hanifah mengatakan, pelaksanaan operasi Singgalang dilaksanakan selama 12 hari kerja, dimulai dari H-6 Lebaran hingga H+6 lebaran. Lebih jauh Iptu Abu Hanifah memaparkan bahwa personel yang bertugas di lapangan terdiri dari Polres Limapuluh Kota, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan. "Petugas di lapangan selama pelaksanaan operasi Ketupat Singgalang bertugas 1×24 jam dan dibagi dalam beberapa regu" tutur Iptu Abu Hanifah. Seterusnya Ia juga menambahkan bahwa sampai hari ke-6 pelaksanaan operasi ketupat Singgalang berjalan dengan lancar walaupun ada beberapa kendala minor yang dapat diatasi oleh para petugas. "Terima kasih atas peninjauan langsung Bupati Limapuluh Kota beserta Kapolres dan Dandim yang telah meninjau ke lapangan sehingga menambah semangat para personel dalam menjalankan tugasnya masing-masing", tutup Iptu Abu Hanifah.(Yon)



50 Kota,netralpost.net—-Setelah dua tahun tak memfasilitasi pelaksanaan Shalat Idul Fitri, menyusul pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah pandemi Covid-19, maka pada tahun 2022  ini Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota serta Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Limapuluh Kota kembali memfasilitasi penyelenggaraan Shalat Idul Fitri 1443 H yang direncanakan dilaksanakan pada Senin (02/05/2022) di halaman Kantor Bupati Limapuluh Kota, Sarilamak, Harau. Bertindak selaku khatib nantinya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota H. Irwan, M. Ag. 


Sementara itu, kepastian waktu pelaksanaan sebagaimana yang lazim berlaku adalah menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia tentang penetapan Hari Raya Idul Fitri tahun 2022, yang bakal diselenggarakan pada Minggu (01/05/2022) sore ini. 

"Pelaksanaan Shalat Id 1443 H yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota juga ditujukan untuk menyemarakkan syiar Islam, serta memperluas silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika  Eki Hari Purnama pada Minggu, (01/05/2022). 


Perencanaan  kegiatan Shalat Id 1443 H, jelas Eki sudah dilaksanakan jauh-jauh hari, terakhir rapat koordinasi tanggal 26 April 2022 antara Pemkab Limapuluh Kota, Forkompimda, PHBI, MUI, ormas keagamaan, Pemerintah Kecamatan Harau dan Pemerintah Nagari Sarilamak, untuk mematangkan segala aspek serta memastikan pelaksanaan Shalat Idul Fitri sesuai dengan aturan pemerintah terkait penetapan level PPKM di daerah. Ditambahkannya, selain penyelenggaraan Shalat Id juga memfasilitasi Malam Takbiran di Masjid Komplek Kantor Bupati di Sarilamak. Pada kedua kegiatan tersebut, dijadwalkan unsur pimpinan daerah Bupati/ Wakil Bupati, Ketua DPRD, Forkompimda, akan turut bersama masyarakat menyemarakkan Syiar Islam dalam menyambut bulan kemenangan, bulan Syawal 1443 H. 


Di bagian lain, Kepala Dinas Kominfo Limapuluh Kota juga mengingatkan kepada masyarakat tak hanya yang akan melaksanakan Shalat Id di Komplek Kantor Bupati Sarilamak, tetapi ditujukan pula untuk seluruh warga Limapuluh Kota untuk tetap memperhatikan Protokol Kesehatan Covid-19, baik dalam melaksanakan ibadah Idul Fitri tetapi juga saat bersilaturrahmi dalam menyemarakkan Lebaran.  "Pandemi Covid-19 perkembangannya memang melandai, pemerintah pun telah melonggarkan pembatasan, tetapi bukan berarti kita tidak waspada, setidaknya kebiasaan memakai masker saat bepergian dan di keramaian, sebisanya  jangan ditinggalkan," ujar Eki.(Yon)



50 Kota,netralpost.net--Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi berpesan kepada warga Nagari VII Koto Talago, khususnya Jorong Ampang Gadang Guguk, untuk selalu menjaga soliditas, kebersaman dan sinergitas demi terciptanya situasi yang kondusif di masyarakat. Bila harmonisasi ini terwujud maka apapun ancaman tak akan mengggoyahkan sendi-sendi tatanan sosial di masyarakat. Kukuhnya tatanan sosial juga dibutuhkan dalam melaksanakan program pemerintah mengingat belum pulihnya pertumbuhan ekonomi, terdampak pandemi Covid-19.


“Transfer pusat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah, tahun ini jauh menurun, dalam situasi normal kita memperoleh  hampir Rp. 500 miliar, sekarang tinggal Rp. 250 miliar. Pendanaan masih terfokus dalam pengendalian pandemi Covid-19,” ujar Gubernur Mahyeldi. 

Lebih lanjut, Gubernur Mahyeldi, menjelaskan, pihaknya berkeyakinan warga Ampang Gadang dan Limapuluh Kota pada umumnya, tak mudah terpancing oleh isu-isu yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya dengan _ghirah_ beragama yang kuat serta tingginya persatuan antara sesama warga dan rantau, masyarakat di suatu wilayah takkan mudah terpecah belah hanya karena hasutan belaka. Situasi seperti inilah yang dibutuhkan dalam mengefektifkan pembiayaan yang mengecil kepada program yang lebih terarah sesuai kebutuhan masyarakat. 


Pesan dan ajakan itu disampaikan Gubernur Sumbar saat bertindak selaku Ketua Tim Safari Ramadhan (TSR) I Provinsi Sumatera Barat di Masjid Al-Ihsan, Jorong Ampang Gadang, VII Koto Talago, di Kecamatan Guguak, Kamis (28/04/2022). Sebelumnya, Gubernur Mahyeldi, berbuka bersama di Masjid Al-Ihsan bersama warga Ampang Gadang. Dalam pelaksanaan Safari Ramadhan, Gubernur Sumbar didampingi Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo. 


Ketua Pengurus Masjid Al-Ihsan, Mulyadi mengungkapkan sukacita warga Ampang Gadang atas kehadiran Gubernur Sumbar. Kedatangan Gubenur Sumbar, tambah Mulyadi, semakin meneguhkan komitmen warga Ampang Gadang, menjadi benteng syiar Islam di tengah masyarakat dan menjadikan masjid Al - Ihsan sebagai pusatnya. Pada kesempatan ini, Gubernur Sumatera Barat menyerahkan bantuan senilai Rp. 50 juta dan buku-buku Al-Qur’an yang diserahkan oleh Asisten III Setda Pemprov Sumbar Andri Yulika kepada Bupati Safaruddin.


Sementara, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dalam sambutannya mengatakan apresiasi kepada TSR I pimpinan  Gubernur Sumbar karena tercatat telah tiga kali mengunjungi Kabupaten Limapuluh Kota. Ini membuktikan bahwa Pemerintah Provinsi Sumatera Barat peduli terhadap kemajuan Limapuluh Kota. Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengatakan Kabupaten Limapuluh Kota berkomitmen untuk selalu  bersinergi dengan Provinsi Sumatera Barat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Limapuluh Kota bersamaan halnya dengan Sumatera Barat, berkeinginan untuk mewujudkan susunan masyarakat yang madani, beradat dan berbudaya,” ulas Bupati Safaruddin. 


Di kesempatan itu, Bupati Safaruddin mengapungkan usulan peningkatan kualitas tiga ruas jalan bersatus provinsi seperti ruas Akabiluru-Tanah Datar, Payakumbuh-Gunung Omeh, serta Pangkalan-Kapur IX. “Kita membutuhkan uluran tangan Provinsi meningkatkan ruas Payakumbuh-Gunung Omeh, yg bernama Jalan Tan Malaka, terutama konstruksi trotoar, drainase,” papar Bupati Safaruddin. (Yon)



Sumbar - Sebanyak 518 orang yang tergabung dalam kelompok Negara Islam Indonesia (NII), hari ini kembali melakukan cabut ba'iat untuk kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di gedung Maharajo Dirajo, Batusangkar, Tanah Datar, Jumat (29/4) sore.

Cabut ba'iat ini diikuti oleh masyarakat yang tergabung dari beberapa Kabupaten Kota seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Tanah Datar, Solok, Solok Selatan, Payakumbuh, Sijunjung dan 50 Kota. 

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa menceritakan, bahwa sejarah berdirinya Republik Indonesia, aktor intelektualnya berasal dari Minang. Salah satu proklamator adalah bung Hatta, dengan perumusnya M. Yamin, Sutan Syahrir, Tan Malaka, Imam Bonjol, M Natsir, dan Rasuna Said.

"Apakah saudara-saudara tau bahwa tokoh-tokoh tersebut adalah pendiri bangsa?Maka saya berharap jangan nodai warisan dari tokoh Minang yang sudah berjuang mengobarkan darah dan air mata demi berdirinya NKRI," ucapnya.

"Jangan nodai dengan rencana yang disusun oleh saudara (kelompok radikal) baik itu makar tau tindakan separatis lainnya. Karena, saya (Polri) dan TNI akan menjadi garda terdepan dan benteng terakhir demi menjaga keutuhan NKRI," sambung Irjen Pol Teddy Minahasa menambahkan. 

Ia meyakini dan percaya, bahwa mereka yang saat ini telah mencabut ba'iat nya sebelumnya ikut kelompok tersebut hanya karena dibujuk dan dirayu, untuk itu Kapolda berharap untuk kembalilah ke jalan yang benar.

"Oleh karena itu, dari lubuk hati yang paling terdalam saya menyampaikan apresiasi dan rasa terharu atas kesadaran saudara-saudara untuk kembali berikrar setia kembali ke NKRI," jelasnya. 

Kapolda Sumbar menegaskan, akan memberikan tenggat waktu sampai tanggal 20 Mei 2022 yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional.

"Jika tidak melakukan cabut ba'iat akan saya tegakkan hukum yang sekeras kerasnya," tegas jenderal bintang dua tersebut.(*)



Limapuluh Kota,netralpost.net-- Sepak terjang Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo ternyata secara diam diam secara bertahap terus berupaya membawa  perubahan bagi percepatan pembangunan di Limapuluh Kota. 


Hal tersebut, terungkap saat temu pers dengan wartawan Luak Limopuluah di rumah dinas kemaren Rabu (27/4/22) dimana dalam mencapai target program prioritas kepala daerah bupati telah melakukan diplomasi apik ke pemerintah pusat. 


Bupati mengungkapkan memang secara fisik pembangunan di Limapuluh Kota seakan belum ada namun bupati menyebut ia telah melakukan sejumlah langkah maju dalam pembangunan strategis di Limapuluh Kota. 


Bupati menerangkan dari sejumlah program prioritas bupati dan wakil bupati Limapuluh Kota sesuai dengan visi misi mereka saat kampanye yakni pembangunan IKK Sarilamak, mengembangkan potensi wisata budaya Limapuluh Kota, reformasi birokrasi dan Infrastruktur beberapa sudah mencapai progres ditengah minimnya anggaran daerah. 


Bupati menjelaskan untuk membangun IKK Sarilamak harus menyelesaikan terlebih dahulu regulasi yang baik sebagai pondasinya dan ia pada 29 Maret sudah menemui pejabat Kemen PUPR untuk menjadikan agenda prioritas jalan dua jalur dengan kerjasama pemkab, pemprov dan pemerintah pusat. 


Kemudian ia memastikan proyek strategis normalisasi Batang sinamar di Lareh Sago Halaban dapat bantuan dari pemerintah pusat. "Ini juga akan bisa menangkal banjir di Taram," kata bupati. 


Selanjutnya pembangunan embung untuk menangkal banjir di Pangkalan Koto Baru. Pembangunan relokasi pedagang Kelok 9 tahun 2022 ini pemprov memastikan untuk menyiapkan relokasi tersebut. 


Kemudian ia juga terus menindaklanjuti Jalan Tol Padang-Payakumbuh-Pekanbaru yakni surat terakhir dari gubernur untuk mensosialisasikan ulang trase tol. 


Bahkan yang lebih hebatnya rencana APBD Provinsi akan digelontorkan sebanyak Rp83 Miliar yang tersebar di sektor pariwisata, kehutanan, pertanian. Pemprov juga akan mensupport pengembangan beternak Galo-Galo di Limapuluh Kota yang sedang digandrungi anak-muda. 


Sedangkan berkaitan dengan program strategis pemkab lainnya yakni program tahfiz, ia memastikan 68 orang akan diangkat menjadi guru tahfiz tahun 2022 ini dan dalam tahun ini juga akan dibuka 2.000 hektar untuk swasembada jagung.(Yon)

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.