Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

PADANG, NETRALPOST --- Divisi Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel pagi secara rutin untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat, Selasa (31/3/2026).

Apel yang diadakan di halaman markas Ditlantas Polda Sumbar dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., sebagai wakil Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan personel Ditlantas Polda Sumbar ini, terlihat suasana yang khidmat dan penuh disiplin. Personel yang berbaris rapi siap menerima arahan tugas harian, serta pemahaman terkait program kerja yang sedang berjalan. Pada bagian bawah area apel juga terpampang spanduk dengan pesan penting: “STOP PELANGGARAN, STOP KECELAKAAN – KESELAMATAN UNTUK KEMANUSIAAN”, yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan tugas lalu lintas.

Dalam amanatnya, AKBP Yudho Huntoro menyampaikan arahan dari Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq terkait pentingnya menjaga profesionalisme, ketelitian, dan kerja sama antar satuan dalam menangani berbagai permasalahan lalu lintas. Ia juga menekankan perlunya konsistensi dalam menjalankan tugas, terutama terkait pencegahan kecelakaan dan penegakan peraturan lalu lintas guna menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Kegiatan apel pagi ini menjadi bagian dari rutinitas harian Ditlantas Polda Sumbar untuk menyatukan visi dan misi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumbar.(*)

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa Stasiun Padang menjadi salah satu stasiun favorit masyarakat secara nasional, baik sebagai stasiun keberangkatan maupun tujuan untuk layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Selama periode tersebut, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan KA lokal, atau rata-rata 28 perjalanan per hari. Adapun rincian layanan yang dioperasikan meliputi:

• 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP)

• 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (PP)

• 6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP)

Ketiga layanan tersebut melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Padang sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Sumatera Barat.

Dari sisi kapasitas, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 171.424 tempat duduk selama 22 hari masa Angkutan Lebaran, atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data hingga 30 April 2026, Stasiun Padang menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 36.419 penumpang. Sementara itu, pada kategori keberangkatan, Stasiun Padang juga berada pada posisi kedua dengan jumlah 36.976 penumpang.

Adapun posisi pertama untuk kategori stasiun favorit keberangkatan dan tujuan ditempati oleh Stasiun Sukabumi yang berada di provinsi Jawa Barat, dengan capaian 54.322 penumpang untuk keberangkatan dan 56.016 penumpang untuk kedatangan.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Selain itu, hal ini juga menegaskan peran strategis Stasiun Padang sebagai salah satu simpul transportasi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang yang berhasil menjadi salah satu stasiun favorit secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

“Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.”

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik, serta berkontribusi dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.(*) 


 

Padang, netralpost --- Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat secara resmi menutup Posko Angkutan Lebaran 2026, seiring dengan penutupan posko secara nasional. Meskipun demikian, masa Angkutan Lebaran 2026 masih tetap berlangsung hingga 1 April 2026, dengan operasional perjalanan kereta api yang terus berjalan normal dalam melayani masyarakat.

Selama masa Angkutan Lebaran, KAI Divre II Sumbar mencatat keberhasilan dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, lancar, dan nyaman bagi masyarakat. Capaian ini ditandai dengan terwujudnya zero accident, tanpa adanya kecelakaan perjalanan kereta api selama periode operasional berlangsung.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi seluruh elemen perusahaan, mulai dari petugas operasional, keamanan, hingga pelayanan pelanggan yang bekerja secara optimal selama masa angkutan Lebaran.

“Keselamatan menjadi prioritas utama kami dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Alhamdulillah, selama masa Angkutan Lebaran tahun ini, seluruh perjalanan dapat berjalan dengan selamat, lancar, dan terkendali,” ujarnya.

Selain aspek keselamatan, KAI Divre II Sumatera Barat juga mencatat tingginya minat masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026, dengan total volume penumpang mencapai 143.361 pelanggan.

Khusus untuk layanan KA Pariaman Ekspres, capaian kinerja menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi dari masyarakat, dengan jumlah penumpang mencapai 100.708 pelanggan.

Sementara itu, puncak penjualan tiket terjadi pada 24 Maret 2026, dengan jumlah penjualan mencapai 10.262 tiket dalam satu hari atau setara dengan 132 persen dari kapasitas harian yang tersedia yakni 7.792 tempat duduk.

Berbagai upaya peningkatan pelayanan juga telah dilakukan, seperti penambahan petugas di stasiun, penguatan pengamanan di jalur rel, serta penyediaan fasilitas pendukung untuk kenyamanan pelanggan, termasuk menghadirkan suasana stasiun yang lebih humanis.

KAI Divre II Sumbar juga mengapresiasi seluruh masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi pilihan serta masyarakat yang turut mendukung kelancaran operasional, dengan mematuhi aturan keselamatan.

Dengan ditutupnya Posko Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar pelayanan serta keselamatan dalam operasional kereta api ke depannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mudiknya menggunakan kereta api, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran Angkutan Lebaran tahun ini,” tutupnya.


 

Padang, netralpost --- Sebagai upaya penyelamatan aset negara, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima 8 e-Sertipikat dari Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sijunjung dengan total luas 24.978 m². Sertipikat tersebut merupakan bagian dari program sertipikasi tahun 2026 di lingkungan Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa penyerahan e-Sertipikat dilaksanakan pada Senin (30/3) di Ruang Buya Hamka, Kantor PT KAI Divre II Sumbar. Sertipikat tersebut diterima oleh Vice President Divre II Sumbar, Muh Tri Setyawan, didampingi Manager Aset Divre II Sumbar, Priyatmoko dan jajaran manajemen. Sementara itu, dari pihak BPN Kabupaten Sijunjung hadir Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sijunjung, Muhammad Arief Sulaiman, S.St didampingi Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH, beserta jajaran.

Reza menambahkan bahwa program pensertipikatan merupakan langkah strategis dalam mengamankan aset, memberikan legalitas, serta menjamin kepastian hukum atas lahan milik KAI di berbagai wilayah. Aset tersebut memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan infrastruktur nasional serta peningkatan pelayanan perkeretaapian.

“KAI Divre II Sumbar terus menjalin kerja sama dan kolaborasi dengan Kantor Wilayah BPN di kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Barat. Sinergi ini dilakukan sesuai dengan fungsi dan kewenangan masing-masing, sekaligus menjadi landasan dalam pelaksanaan pendaftaran tanah serta penanganan permasalahan aset KAI,” ujar Reza.

Vice President PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan menyampaikan bahwa penerimaan e-Sertipikat ini merupakan langkah penting dalam upaya pengamanan dan penertiban aset negara yang dikelola KAI.

“Pensertipikatan aset merupakan bentuk komitmen KAI dalam memastikan seluruh aset memiliki legalitas yang kuat dan kepastian hukum, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung operasional dan pengembangan perkeretaapian,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan Badan Pertanahan Nasional dalam mempercepat proses sertipikasi aset.

“Kami mengapresiasi dukungan BPN Kabupaten Sijunjung yang telah bersinergi bersama KAI. Ke depan, kerja sama ini akan terus ditingkatkan guna mempercepat penataan dan pengamanan aset secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah, Alex Suvrianto, SH mewakili Kepala Kantor BPN Kabupaten Sijunjung menyampaikan bahwa penerbitan e-Sertipikat merupakan bagian dari komitmen BPN dalam mendukung pengamanan aset negara, khususnya aset milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Melalui program sertipikasi ini, kami ingin memastikan setiap aset negara memiliki kepastian hukum yang jelas, sehingga terlindungi dari potensi sengketa maupun penyalahgunaan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi digital melalui e-Sertipikat menjadi langkah strategis dalam meningkatkan transparansi, efisiensi, dan keamanan data pertanahan.

“Kami berharap sinergi antara BPN dan PT KAI dapat terus diperkuat, sehingga proses pensertipikatan aset berjalan lebih cepat, tertib, dan memberikan manfaat optimal bagi negara serta masyarakat,” tambahnya.

Pada tahun 2025, secara keseluruhan KAI Divre II Sumbar telah melakukan pensertipikatan sebanyak 30 e-Sertipikat dengan total luas 148.319 m². Proses ini akan terus dilaksanakan secara bertahap.

“KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam upaya penyelamatan aset negara, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan serta mengembangkan proses bisnis perkeretaapian”, tutup Reza.


 


Sumbar, netralpost - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H kembali menegaskan pemberlakuan sistem buka tutup di jalur Lembah Anai mulai 1 April 2026 sebagai langkah strategis menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kebijakan ini menjadi perhatian serius karena jalur Lembah Anai merupakan akses vital yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi, dengan intensitas kendaraan yang tinggi terutama pada momentum arus balik Lebaran.

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menekankan bahwa pengaturan lalu lintas bukan hanya soal kelancaran, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa pengguna jalan di tengah kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan.

Sejalan dengan itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menjelaskan bahwa sistem buka tutup akan diberlakukan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Terhitung 1 April 2026 kita kembali memberlakukan sistem buka tutup kawasan Lembah Anai seperti sebelum libur Lebaran,” ujar AKP Pifzen Finot.

Ia menambahkan, aturan tersebut berlaku untuk seluruh kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi kawasan tersebut tanpa pengecualian.

“Pemberlakuan ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari, setelah itu kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya dapat kembali melintas,” jelasnya.

Menurut AKP Pifzen Finot, kebijakan ini merupakan hasil koordinasi antara pihak kepolisian dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta pihak pelaksana proyek perbaikan jalan di Lembah Anai.

“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk BPJN Sumbar dan pelaksana proyek, agar pengaturan ini berjalan optimal dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Dirlantas Polda Sumbar memastikan bahwa langkah ini diambil karena kondisi jalan yang masih dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.

Selama masa libur Lebaran sebelumnya, jalur tersebut sempat dibuka penuh guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Namun setelah periode itu berakhir, pengaturan kembali diterapkan secara normal.

Masyarakat pun diimbau untuk mulai menyesuaikan jadwal perjalanan dan memanfaatkan waktu sebelum pemberlakuan kembali sistem buka tutup.

Seorang pengendara, Rian Saputra (34), mengaku memilih berangkat lebih awal demi menghindari antrean kendaraan di jalur tersebut.

“Saya sengaja berangkat sebelum pagi supaya tidak kena buka tutup. Kalau sudah siang biasanya antreannya cukup panjang,” ujarnya.

Pengendara lain, Yuliana (29), menilai kebijakan ini cukup membantu meski membutuhkan penyesuaian waktu perjalanan.

“Memang harus atur waktu, tapi ini demi keselamatan juga. Yang penting kita tahu jadwalnya,” katanya.

Sementara itu, Andi Pratama (41) berharap proses perbaikan jalan dapat segera diselesaikan agar aktivitas kembali normal.

“Kita berharap cepat selesai, tapi selama masih diperbaiki ya kita ikuti aturan saja supaya aman,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Sumbar menegaskan tidak ada kebijakan khusus bagi pengguna jalan. Seluruh kendaraan wajib mematuhi sistem buka tutup yang telah ditetapkan.

Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan dapat ditekan, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman dan terkendali.

 


Taratak Tangah, netralpost — Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, meresmikan Menara Masjid Nurul Iman Taratak Tangah dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal, Baralek Gadang, serta pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Taratak Tangah, yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Sabtu (28/03/26) . 

Acara tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Kepala OPD, Camat Lembah Gumanti, Walinagari, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, serta perantau dan masyarakat Taratak Tangah yang turut memeriahkan kegiatan dengan semangat kekeluargaan.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi atas kekompakan dan semangat gotong royong masyarakat dalam membangun menara masjid sebagai bagian dari syiar Islam dan pusat kegiatan keagamaan masyarakat.

“Peresmian menara masjid ini bukan hanya simbol pembangunan fisik, tetapi juga mencerminkan kekuatan kebersamaan dan keimanan masyarakat Taratak Tangah. Semoga menjadi pusat aktivitas ibadah dan pembinaan umat,” ujar Bupati.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya momentum Halal Bihalal sebagai sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, serta saling memaafkan pasca Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan Baralek Gadang yang digelar turut menjadi wujud pelestarian adat dan budaya Minangkabau yang sarat nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kearifan lokal.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Taratak Tangah. Bupati berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi wadah pemersatu masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan, serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat, dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan. (*) 

 


Sumbar, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan perkembangan terbaru terkait penjualan tiket kereta api pada masa Angkutan Lebaran 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengungkapkan bahwa hingga Jumat, 27 Maret 2026 pukul 10.00 WIB, sebanyak 125.879 tiket telah terjual. Jumlah tersebut masih akan terus bergerak seiring dengan penjualan tiket yang masih berlangsung.

“Masyarakat tidak perlu khawatir, karena masih tersedia lebih dari 27 ribu tempat duduk hingga 1 April 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 11.164 tempat duduk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 11.601 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 4.420 tempat duduk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menyampaikan bahwa puncak penjualan tiket telah terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan penjualan mencapai lebih dari 10 ribu tiket per hari. Meski demikian, pihaknya tetap optimistis penjualan tiket akan kembali meningkat pada akhir pekan mendatang.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 171.424 tempat duduk. Jumlah ini meningkat 9% dibandingkan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Rata-rata, setiap harinya tersedia 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas mencapai 7.792 tempat duduk.

KAI Divre II Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk segera memanfaatkan ketersediaan tiket yang masih tersedia. Kereta api menjadi salah satu moda transportasi yang praktis, aman, dan nyaman, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun berwisata bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang teratur, waktu tempuh yang terukur, serta tarif yang terjangkau, layanan kereta api lokal di Sumatera Barat menjadi alternatif transportasi yang andal untuk menghindari kepadatan lalu lintas di jalan raya. Selain itu, pelanggan juga dapat menikmati kemudahan pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, khususnya aplikasi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket.

“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan. Sementara itu, loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go-show) mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum libur Lebaran ini dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.


 


Sumbar, netralpost – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Polda Sumatera Barat atas keberhasilan pengamanan arus mudik Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dalam pernyataan resminya, Mahyudin menilai kolaborasi antara pihak kepolisian dengan instansi terkait telah memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan masyarakat. Ia menyoroti beberapa poin krusial yang dinilai sukses dilaksanakan oleh Polda Sumbar, di antaranya pengawasan ketat arus mudik serta penyediaan fasilitas mudik gratis bagi warga.

"Saya menyampaikan apresiasi atas peran Polda Sumatera Barat dalam melakukan pengawasan arus mudik lebaran dan memfasilitasi mudik gratis," ujar Mahyudin di Padang.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi Polda Sumbar dengan dinas terkait terbukti efektif dalam mengurai kemacetan di titik-titik rawan. Hal ini berdampak langsung pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini.

"Bersama dinas terkait, (Polda) mampu mengurai kemacetan sehingga kecelakaan lalu lintas selama Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah dapat diminimalisir," imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Kakanwil Kemenag Sumbar berharap agar stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang telah kondusif saat ini dapat terus dipertahankan. 

Ia berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga kenyamanan masyarakat Sumatera Barat di masa mendatang. (*)

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB, lebih dari 100.000 penumpang yang melakukan pemesanan tiket dan telah diberangkatkan melalui layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan hari ini, Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 106.747 penumpang pada masa Angkutan Lebaran yakni periode 11 Maret 2026 s.d 1 April 2026 dari total kapasitas 171.424 tempat duduk yang disediakan atau rata-rata 7.792 tempat duduk setiap harinya.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama pada masa libur lebaran ini. “Angka ini masih akan terus bertambah karena masa Angkutan lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026 mendatang,” ujar Reza.

Dari sisi stasiun, mobilitas penumpang tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Rincian jumlah penumpang pada masa libur tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk kedatangan penumpang:

- Stasiun Padang: 29.253 penumpang

- Stasiun Pariaman: 21.209 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 8.571 penumpang

- Stasiun Naras: 7.401 penumpang

- Stasiun Lubuk Alung: 5.698 penumpang

Untuk keberangkatan penumpang:

- Stasiun Padang: 28.506 penumpang

- Stasiun Pariaman: 19.320 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 10.252 penumpang

- ⁠Stasiun Lubuk Alung: 6.382 penumpang

- ⁠Stasiun Naras: 6.322 penumpang

KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan demi memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

“Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang” kata Reza.

“Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan” imbuhnya.

KAI Divre II Sumbar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran ini. Perusahaan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Dengan layanan yang semakin baik kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti,” tutup Reza.


 


Netralpost -- Pasca Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal ini tercermin dari penjualan tiket harian menembus angka 10.000 tiket lebih, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang Idulfitri.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Rata-rata setiap harinya, KAI menyediakan 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk guna mengakomodir kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk mudik, silaturahmi, maupun berwisata.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa tingginya volume penumpang pada H+2 Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat Sumatera Barat.

“Volume penumpang pada hari ini, 24 Maret 2026, mencapai angka 10.252 penumpang atau 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Hari Raya, terutama untuk perjalanan wisata,” jelas Reza.

Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan KAI dalam mengelola operasional angkutan Lebaran secara efektif dan terencana.

“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, tertib, dan tepat waktu. Hal ini didukung oleh kesiapan petugas di lapangan, optimalisasi rangkaian kereta, serta peningkatan pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” tambahnya.

Tingginya angka perjalanan selama masa Lebaran juga menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya untuk menjangkau berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. Selain menawarkan tarif yang relatif terjangkau, moda transportasi ini juga dinilai lebih aman, nyaman, serta memiliki jadwal keberangkatan dan kedatangan yang pasti.

Dengan keandalan tersebut, KAI Divre II Sumbar terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan. Berbagai upaya peningkatan layanan terus dilakukan, mulai dari kebersihan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan petugas, hingga kemudahan akses informasi perjalanan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian, khususnya pada momen Lebaran ini. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” ujar Reza.

Lebih lanjut, KAI juga akan terus melakukan penyesuaian kapasitas dan pola operasi guna mengantisipasi dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan kereta api, ketersediaan tiket, serta layanan pelanggan lainnya, masyarakat dapat mengakses kanal resmi KAI melalui media sosial @KAI121, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di nomor 0811-1211-1121.


 

pasamanbarat, netralpost -- Selama libur hari raya Idulfitri 1447 Hijiriah, Polsek Pasaman Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan pengamanan di kawasan Objek Wisata Pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Senin (23/3/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung di kawasan objek wisata Pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak.

"Kehadiran petugas Kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas," katanya.

Menurutnya, destinasi wisata pantai menjadi tempat favorit bagi masyarakat dari dalam maupun luar daerah Pasaman Barat, untuk menikmati liburan hari raya Idulfitri bersama keluarga.

"Berdasarkan pantauan petugas di Pos Pengamanan pantai Pohon Seribu Sasak Ranah Pasisie, jumlah pengunjung mengalami peningkatan sejak hari kedua lebaran Idulfitri," sebutnya.

Kapolsek Pasaman memimpin langsung kegiatan pelayanan kepada masyarakat melalui patroli keliling dan imbauan Kamtibmas, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung selama berada di kawasan objek wisata pantai.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama berlibur di kawasan pantai, dan mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak mandi-mandi di pantai, guna menghindari timbulnya korban jiwa," imbaunya.

Ditambahkan, patroli dan monitoring juga sebagai upaya pencegahan terhadap aksi premanisme dan pungutan liar (pungli), terhadap para pengunjung di kawasan objek wisata pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak.

"Jika ditemukan adanya tindakan premanisme dan pungli, masyarakat diminta untuk melaporkan kepada petugas Kepolisian yang berjaga di Pos Pengamanan," pintanya. (HumasResPasbar)

 


Sumatera Barat, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api, khususnya KA Pariaman Ekspres selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.813 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa minat masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan kereta api pada momen Lebaran tahun ini cukup tinggi, khususnya pada layanan KA Pariaman Ekspres yang menjadi pilihan favorit untuk perjalanan wisata menuju Kota Pariaman.

KA Pariaman Ekspres dengan relasi Paulima–Naras melayani rute Padang–Pariaman dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah. Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Didukung dengan tarif yang terjangkau, layanan ini menjadi alternatif transportasi yang ekonomis sekaligus nyaman bagi para wisatawan.

Reza menjelaskan, hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.01 WIB, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 79.799 tempat duduk dan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya penjualan.

“Dari total tersebut, sebanyak 60.959 tempat duduk berasal dari KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 7.813 tempat duduk dari KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 11.027 tempat duduk dari KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” jelas Reza.

Ia menambahkan, puncak penjualan tiket diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata, khususnya ke kawasan Pantai Gandoriah.

Menurutnya, tingginya mobilitas penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat, terutama pada periode libur panjang. Aspek kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih kereta api.

“Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menjadi bukti optimalnya perencanaan dan operasional Angkutan Lebaran yang telah disiapkan KAI. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan layanan di stasiun yang semakin berorientasi pada pelanggan,” tambahnya.

Kondisi ini semakin menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan transportasi utama masyarakat, khususnya dalam momen liburan. Selain menawarkan tarif yang terjangkau, kereta api juga memberikan kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang andal, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Selain itu, penyesuaian kapasitas dan pola operasi akan terus dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang ini,” tutup Reza.


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.