Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Dalam upaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada masa libur sekolah 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat (KAI Divre II Sumbar) terus meningkatkan kualitas layanan penumpang, salah satunya melalui optimalisasi layanan Lost and Found bagi pelanggan yang mengalami kehilangan barang di dalam kereta api maupun di area stasiun.

Layanan Lost and Found merupakan wujud komitmen KAI dalam menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan bebas dari kekhawatiran. KAI tidak hanya berfokus pada keselamatan perjalanan, tetapi juga memberikan perlindungan terhadap barang bawaan pelanggan melalui sistem penanganan barang hilang yang terintegrasi dan dapat diakses di seluruh stasiun KAI.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa layanan Lost and Found telah membantu banyak pelanggan menemukan kembali barang-barang yang tertinggal.

“Sepanjang tahun 2025, KAI Divre II Sumbar mencatat sebanyak 17 kasus barang tertinggal dengan estimasi nilai mencapai Rp. 46.150.000. Sementara hingga Semester I tahun 2026, telah tercatat 14 kasus barang tertinggal dengan estimasi nilai sekitar Rp. 46.002.500. Seluruh barang yang ditemukan tersebut berhasil dikembalikan kepada pemiliknya,” ujar Reza.

Barang-barang yang ditemukan pun sangat beragam, mulai dari telepon genggam, laptop, tablet, dompet, tas, dokumen penting, hingga uang tunai.

“KAI berkomitmen penuh untuk menjaga setiap barang yang ditemukan dan mengupayakan pengembaliannya kepada pemilik yang sah. Kami mengimbau pelanggan agar tidak ragu segera melapor apabila merasa kehilangan barang selama berada di lingkungan stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api,” tambah Reza.

Apabila pelanggan menyadari adanya barang yang tertinggal atau hilang, laporan dapat segera disampaikan kepada kondektur selama perjalanan, petugas stasiun, petugas Polsuska, maupun melalui Contact Center KAI 121. Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang barang dapat segera ditemukan dan dikembalikan kepada pemiliknya.

Reza menjelaskan bahwa setiap barang yang ditemukan akan langsung diamankan oleh petugas dan diumumkan melalui pengeras suara di stasiun apabila diperlukan. Selanjutnya, barang tersebut akan diberi label identitas, didokumentasikan, serta dicatat ke dalam Database Lost and Found KAI yang terintegrasi secara daring antarstasiun.

“Dengan sistem yang terintegrasi ini, pelanggan dapat melaporkan maupun melakukan pengecekan barang yang hilang di seluruh stasiun KAI. Hal tersebut membuat proses penelusuran menjadi lebih cepat, akurat, dan efektif,” jelas Reza.

Sebagai langkah pencegahan, KAI mengimbau seluruh pelanggan untuk selalu memperhatikan barang bawaan selama perjalanan, membawa barang secukupnya, serta melakukan pengecekan kembali pada rak bagasi, area tempat duduk, maupun sekitar tempat duduk sebelum turun dari kereta api.

“Kami berharap setiap perjalanan menggunakan kereta api dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan menyenangkan. Selain tiba di tujuan dengan selamat, kami juga ingin memastikan seluruh pelanggan membawa kembali barang bawaannya dengan lengkap. Namun apabila terjadi kehilangan, pelanggan tidak perlu panik karena KAI siap membantu melalui layanan Lost and Found yang tersedia di seluruh stasiun,” tutup Reza.(*) 

 

Netralpost --- Ada kalanya seorang pemimpin mengambil keputusan yang pada awalnya terlihat biasa, namun baru dipahami maknanya setelah waktu berjalan. Itulah yang banyak dirasakan ketika Addin Jauharudin menggagas Ziarah Akbar dan Gowes Kebangsaan, dengan rute yang tidak lazim: start dari Bangkalan dan finish di Tambakberas.

Saat agenda itu diumumkan, banyak yang menganggap rute tersebut hanyalah pilihan lokasi semata. Namun, menjelang rangkaian kegiatan besar Nahdlatul Ulama pada 1–5 Agustus, banyak orang mulai melihat adanya keterkaitan yang menarik. Penutupan Munas dan Konbes NU dijadwalkan berlangsung di Bangkalan, sementara puncak Muktamar NU akan dipusatkan di kawasan Tambakberas, Jombang.

Kesesuaian lintasan kegiatan GP Ansor dengan lokasi dua agenda besar NU itu membuat banyak kader dan masyarakat terheran. Seolah-olah rute yang dipilih jauh hari sebelumnya telah menggambarkan denyut perjalanan organisasi menuju titik-titik penting dalam sejarah Nahdlatul Ulama.

Tentu, tidak ada yang dapat memastikan bahwa hal tersebut merupakan sebuah prediksi. Namun, yang dapat dilihat adalah kepekaan seorang pemimpin dalam membaca arah gerak organisasi, memahami nilai historis tempat-tempat perjuangan, dan merangkainya menjadi sebuah perjalanan yang sarat makna.

Ziarah bukan sekadar mengenang jasa para ulama, dan gowes bukan hanya olahraga. Ketika keduanya dipadukan dalam lintasan Bangkalan–Tambakberas, perjalanan itu menjadi simbol kesinambungan perjuangan: berangkat dari semangat, menapaki jejak para pendahulu, lalu berakhir di pusat lahirnya banyak gagasan besar Nahdlatul Ulama.

Mungkin inilah yang membedakan seorang pemimpin yang hanya menyusun agenda dengan pemimpin yang mampu menghadirkan makna dalam setiap langkahnya. Addin Jauharudin menunjukkan bahwa sebuah perjalanan organisasi tidak hanya diukur dari jarak yang ditempuh, tetapi juga dari pesan sejarah dan nilai perjuangan yang ingin diwariskan kepada generasi penerus.

Penulis : Chaydirul Yahya



‎PADANG – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang menjadwalkan pengerjaan pengurasan Reservoar Instalasi Pengolahan Air (IPA) Taban pada Kamis malam (9/7/2026). Proses perawatan berkala ini akan dimulai pukul 21.00 WIB hingga selesai.
‎Demi mengantisipasi gangguan pasokan selama proses pembersihan berlangsung, manajemen Perumda AM Kota Padang meminta masyarakat, khususnya para pelanggan yang berada di area terdampak, untuk segera melakukan langkah persiapan.
‎Kasubag Humas dan Protokoler Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, mengimbau para pelanggan untuk segera menampung air bersih sebagai cadangan sebelum pengerjaan dimulai.
‎"Kami menyarankan pelanggan untuk sesegera mungkin menampung air untuk mengantisipasi jika proses pengurasan di lapangan memakan waktu yang cukup lama. Selain itu, kami juga meminta masyarakat untuk lebih bijak dan hemat dalam menggunakan air selama masa pemeliharaan ini," ujar Adhie Zein.
‎Adapun sejumlah wilayah dan kawasan yang diperkirakan akan mengalami dampak langsung berupa penurunan debit hingga penghentian sementara aliran air meliputi:
‎Sungai Lareh dan sekitarnya
‎Simpang Lauak Asin
‎Lubuk Minturun
‎Balai Gadang
‎Sungai Bangek
‎Sawah Laiang Balai Baru (Balbar)
‎Pilakut
‎Kalumbuk
‎Gurun Laweh, Gunung Juaro, dan Surau Gadang
‎Sebagian kawasan Siteba
‎Pihak Perumda AM Kota Padang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dari aktivitas perawatan infrastruktur ini. Upaya pengurasan reservoar ini dilakukan secara berkala demi menjaga dan meningkatkan kualitas distribusi air bersih kepada seluruh pelanggan di Kota Padang.(*)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat masih menyediakan lebih dari 18 ribu tiket kereta api lokal bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan sisa masa libur sekolah hingga 12 Juli 2026. Tingginya minat masyarakat menggunakan kereta api menunjukkan bahwa moda transportasi ini tetap menjadi pilihan utama untuk berwisata maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Selama periode angkutan libur sekolah, 20 Juni hingga 12 Juli 2026, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 187.008 tempat duduk. Setiap harinya, KAI melayani rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas 7.792 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa hingga Selasa (7/7), sebanyak 151. 912 tiket telah terjual. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah mengingat penjualan tiket masih berlangsung hingga akhir masa libur sekolah.

“Masih tersedia 18.122 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat hingga 12 Juli 2026, dengan rincian 3.574 tempat duduk KA Lembah Anai, 9.384 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres, dan 5.163 tempat duduk KA Pariaman Ekspres,” ujar Reza.

Selama masa libur sekolah, penjualan tiket didominasi oleh pelanggan yang memanfaatkan kereta api untuk berwisata, terutama menuju destinasi wisata pantai di Kota Pariaman menggunakan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras. Hingga saat ini, penjualan tiket KA Pariaman Ekspres telah mencapai 100.075 tiket, sedangkan sisanya berasal dari pelanggan KA Minangkabau Ekspres dan KA Lembah Anai.

Menurut Reza, tingginya minat masyarakat tersebut menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa liburan.

“Kami mengajak masyarakat yang belum merencanakan perjalanan untuk segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Kereta api menawarkan perjalanan yang nyaman, bebas macet, tepat waktu, serta menjadi pilihan yang ideal untuk menikmati momen liburan bersama keluarga,” jelasnya.

Selain menawarkan perjalanan yang nyaman, kereta api juga memberikan kemudahan dalam proses pembelian tiket. Pelanggan dapat melakukan pemesanan secara digital melalui aplikasi Access by KAI, mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui aplikasi Access by KAI guna menghindari potensi penipuan serta memastikan keabsahan tiket yang dimiliki.

“Loket di stasiun hanya melayani pembelian tiket secara langsung (go show) mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan, selama tempat duduk masih tersedia,” tambah Reza.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan sisa masa libur sekolah dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, ramah lingkungan, dan bebas dari kemacetan, sehingga perjalanan menjadi lebih menyenangkan.(*) 



PADANG – Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan, khususnya di kawasan pusat kota, terkait adanya keluhan kekeruhan air dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh dampak banjir bandang yang melanda akhir tahun lalu, yang secara signifikan mempengaruhi infrastruktur pengolahan air bersih.
‎Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adi Zein, menjelaskan bahwa kekeruhan air yang dirasakan di rumah pelanggan disebabkan oleh proses perbaikan dan rehabilitasi yang sedang berjalan di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun. Akibat bencana alam tersebut, kapasitas produksi IPA Gunung Pangilun yang semula mencapai 500 liter per detik mengalami penurunan pasca-bencana. Selain kerusakan fisik pada instalasi, kondisi kualitas air baku pada Sungai Batang Kuranji sebagai sumber utama juga mengalami perubahan dan tidak sebersih sebelum bencana.
‎“Kami sangat memahami ketidaknyamanan yang dialami oleh masyarakat. Keluhan terkait air keruh ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi kami untuk bekerja ekstra keras demi menjaga kualitas air baku yang didistribusikan. Namun, kami memastikan bahwa air yang mengalir saat ini tetap aman digunakan karena seluruh proses produksinya tetap dijalankan dengan pengawasan ketat, mengacu pada syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes),” ujar Adi Zein dalam keterangan resminya, Rabu (8/7/2026).
‎Saat ini, proses pengerjaan rehabilitasi dan rekonstruksi fisik berskala besar sedang berjalan secara bertahap oleh pemerintah melalui kontraktor pelaksana PT Hutama Karya. Perumda AM Kota Padang optimis bahwa setelah seluruh rangkaian proyek rehab-rekon ini rampung, kestabilan suplai dan kejernihan air ke area pelayanan pusat kota akan kembali normal seperti sedia kala.
‎Sebagai langkah strategis jangka pendek untuk mempercepat pemulihan dan mengoptimalkan kualitas air, Perumda AM Kota Padang menjadwalkan pengerjaan pemeliharaan rutin berupa pengurasan bak reservoar (penampungan air) pada IPA Gunung Pangilun. Langkah ini dinilai sangat vital guna membersihkan endapan lumpur sisa material pasca-bencana serta mencegah pertumbuhan lumut di dalam bak tampung.
‎“Pekerjaan pengurasan reservoar ini dijadwalkan akan dilaksanakan pada Hari Jumat, 10 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB sampai dengan selesai. Selama proses pemeliharaan tersebut berlangsung, IPA Gunung Pangilun akan BERHENTI BEROPERASI sementara waktu. Hal ini berdampak langsung pada penghentian sementara aliran air ke pelanggan di seluruh wilayah pelayanan Pusat Kota Padang,” tambah Adi Zein.
‎Mengingat estimasi pengerjaan teknis yang memakan waktu cukup lama, pihak manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan tiga imbauan penting kepada seluruh pelanggan terdampak untuk melakukan langkah antisipasi:
‎Menampung Air Secukupnya: Pelanggan diharapkan mengisi penuh bak penampungan, tandon, atau ember di rumah masing-masing sebelum jadwal pengerjaan dimulai pada Jumat malam pukul 20.00 WIB.
‎Bijak Menggunakan Air: Menghemat penggunaan cadangan air yang tersedia selama masa pemeliharaan berlangsung.
‎Antisipasi Normalisasi Aliran Air: Setelah pekerjaan selesai, aliran air akan didistribusikan kembali secara bertahap. Jika air di keran didapati sedikit keruh pada saat pertama kali mengalir, pelanggan cukup mendiamkan atau mengalirkan air tersebut selama 3–5 menit hingga kondisinya kembali jernih dan higienis.
‎Pihak Perumda AM Kota Padang mengerahkan tim teknis terbaik agar proses pengurasan dan normalisasi ini berjalan seoptimal mungkin demi mempercepat durasi pengerjaan. Bagi pelanggan yang membutuhkan informasi lebih lanjut atau ingin menyampaikan pengaduan, dapat menghubungi layanan resmi Call Center di nomor 1500030 atau melalui pesan WhatsApp Center di nomor 0811669123.(SRP)


 Padang, netralpost --- Sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar Rapat Safety Committee (SC) Perdana Bulan Juli 2026 pada Selasa (7/7) di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor Divre II Sumbar.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, dan dihadiri oleh jajaran manajemen Divre II Sumbar, Tim Safety Committee Divre II Sumbar, serta Tim Keselamatan dari Kantor Pusat KAI. Rapat tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi implementasi program keselamatan, mengidentifikasi potensi risiko, serta menyusun langkah-langkah mitigasi guna memastikan operasional perkeretaapian yang selamat, aman, dan andal.

Dalam arahannya, Kepala Divre II Sumbar Lutfi Wijaya menegaskan bahwa keselamatan merupakan nilai utama yang harus menjadi budaya dan tanggung jawab setiap insan KAI, bukan sekadar pemenuhan terhadap regulasi.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama yang harus tertanam dalam setiap aktivitas kerja. Seluruh insan KAI Divre II Sumbar harus terus meningkatkan kinerja keselamatan dan berupaya mewujudkan zero accident secara berkelanjutan melalui disiplin, kepedulian, dan kepatuhan terhadap setiap prosedur kerja,” tegas Lutfi.

Pada rapat tersebut, Tim Safety Committee Divre II Sumbar memaparkan hasil evaluasi kinerja keselamatan, perkembangan implementasi program K3, tindak lanjut atas temuan di lapangan, serta berbagai upaya pengendalian risiko yang telah dan akan dilakukan. Evaluasi tersebut menjadi dasar bagi setiap unit kerja untuk terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat pengawasan, dan memastikan seluruh aspek keselamatan berjalan secara optimal.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung konstruktif. Forum ini menjadi wadah bagi seluruh peserta untuk menyampaikan masukan, berbagi pengalaman, serta memperkuat sinergi antarunit dalam menghadapi berbagai tantangan operasional. Melalui koordinasi yang semakin solid, diharapkan penerapan budaya keselamatan dapat semakin konsisten di seluruh wilayah kerja Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pelaksanaan Safety Committee secara berkala merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam melakukan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement) terhadap sistem manajemen keselamatan.

“Safety Committee bukan hanya menjadi forum evaluasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen seluruh insan KAI dalam menjadikan keselamatan sebagai budaya kerja. Keselamatan merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api,” ujar Reza.

Lebih lanjut, Reza menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus mendorong keterlibatan aktif seluruh pekerja dalam mengimplementasikan prinsip keselamatan di setiap lini operasional melalui peningkatan kompetensi, komunikasi yang efektif, serta pengawasan yang berkesinambungan.

“Melalui koordinasi yang kuat, komunikasi yang terbuka, dan komitmen bersama, kami optimistis budaya keselamatan di lingkungan KAI Divre II Sumbar akan semakin kokoh. Dengan demikian, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi kereta api yang selamat, aman, nyaman, dan andal bagi seluruh masyarakat,” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api selama masa libur sekolah tahun 2026. Pada periode liburan, Minggu (5/7), penjualan tiket kereta api lokal mencapai 10.283 tiket dalam satu hari atau setara 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Capaian tersebut menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, tepat waktu, dan ramah lingkungan.

Selama periode libur sekolah yang berlangsung pada 20 Juni hingga 12 Juli 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 644 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 179.216 tempat duduk. Setiap harinya, KAI menyediakan rata-rata 28 perjalanan kereta api dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk untuk melayani mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa tingginya volume pelanggan menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, khususnya pada momentum libur sekolah yang identik dengan meningkatnya aktivitas wisata dan perjalanan keluarga.

“Pada Minggu, 5 Juli 2026, volume penumpang mencapai 10.283 pelanggan atau setara 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia. Tingginya angka tersebut mencerminkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur sekolah, terutama untuk perjalanan wisata. Hal ini juga menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat karena mampu menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, efisien, serta lebih berkelanjutan dibandingkan penggunaan kendaraan pribadi,” ujar Reza.

Menurut Reza, peningkatan jumlah pelanggan tidak terlepas dari komitmen KAI dalam menjaga kualitas pelayanan serta memastikan operasional perjalanan berjalan optimal meskipun permintaan masyarakat meningkat secara signifikan.

“Kami berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mengutamakan keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan pelanggan. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan pelayanan di stasiun sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman dan berkualitas,” tambahnya.

Tingginya jumlah pelanggan selama masa libur sekolah juga semakin memperkuat peran kereta api sebagai moda transportasi yang mendukung sektor pariwisata di Sumatera Barat. Berbagai destinasi wisata yang berada di sepanjang jalur kereta api kini semakin mudah dijangkau dengan tarif yang terjangkau, waktu tempuh yang pasti, serta tingkat keselamatan yang tinggi.

Salah seorang pelanggan KA Pariaman Ekspres, Rina Putri, mengaku rutin memilih kereta api sebagai moda transportasi saat berlibur bersama keluarga.

“Saya lebih memilih kereta api karena perjalanannya nyaman, aman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan. Selain tarifnya terjangkau, pemandangan sepanjang perjalanan juga menjadi pengalaman tersendiri, terutama saat menuju kawasan wisata di Pariaman. Pelayanan petugas di stasiun maupun di dalam kereta juga ramah dan sangat membantu, sehingga membuat perjalanan bersama keluarga terasa lebih menyenangkan,” ungkap Rina.

Sebagai penyedia layanan transportasi publik, KAI Divre II Sumatera Barat terus melakukan berbagai peningkatan layanan secara berkelanjutan. Berbagai upaya yang dilakukan antara lain meningkatkan kebersihan sarana dan prasarana, memperkuat kualitas pelayanan petugas, menyediakan informasi perjalanan yang mudah diakses, serta mengoptimalkan fasilitas di stasiun demi menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin baik bagi pelanggan.

Reza menambahkan, kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan di seluruh aspek operasional.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan transportasi. Kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang semakin aman, nyaman, tepat waktu, serta mendukung terwujudnya sistem transportasi publik yang berkelanjutan,” tuturnya.

Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian pola operasi serta kapasitas angkut sesuai perkembangan kebutuhan masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur sekolah maupun hari besar nasional.

KAI juga mengimbau kepada seluruh pelanggan agar merencanakan perjalanan sejak dini, membeli tiket melalui kanal resmi, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan bersama.

Untuk memperoleh informasi mengenai jadwal perjalanan, ketersediaan tiket, maupun layanan pelanggan, masyarakat dapat menghubungi Contact Center KAI121 melalui media sosial @KAI121, email cs@kai.id, atau WhatsApp 0811-1211-1121.(Reza Shahab) 


Sumatera Barat, Netralpost --- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat resmi menggelar rangkaian acara pisah sambut untuk menyambut pucuk pimpinan yang baru. Estafet kepemimpinan ini diserahkan dari pejabat lama, Komjen Pol Gatot Tri Suryanta, kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy. Acara yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh berbagai unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan.

Momen bersejarah bagi Korps Bhayangkara Sumatera Barat tersebut dilaksanakan dengan penuh kemegahan bertempat di Hotel ZHM Premiere Padang. Acara pisah sambut ini digelar tepat pada tanggal 6 Juli 2026, menandai awal baru bagi penegakan hukum dan pengamanan di wilayah hukum Sumbar. Kehadiran para tamu undangan penting dari berbagai lini sektor membuat suasana di ballroom hotel terasa begitu hangat sekaligus penuh wibawa.

Pergantian kepemimpinan di tubuh Polda Sumatera Barat ini dinilai sebagai momentum strategis untuk penyegaran organisasi. Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas dukungan seluruh elemen masyarakat Ranah Minang selama ia menjabat. Di sisi lain, kehadiran Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy membawa harapan baru bagi penguatan stabilitas dan keamanan di wilayah Sumatera Barat.

Peristiwa penting ini tidak luput dari perhatian kepemudaan Islam di Sumatera Barat, khususnya Gerakan Pemuda Ansor. Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Sumatera Barat di bawah komando Ketua PW Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya, memberikan atensi besar terhadap transisi kepemimpinan ini. Ansor menilai sinergi antara ulama, tokoh pemuda, dan kepolisian merupakan kunci utama dalam menjaga kondusivitas daerah serta merespons berbagai dinamika sosial terkini.

Sebagai organisasi pemuda bernapaskan Nahdlatul Ulama, GP Ansor berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan kepolisian yang berpihak pada kemaslahatan masyarakat. Penunjukan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang memiliki rekam jejak kuat di kepolisian diyakini mampu membaca tantangan lokal secara cepat dan tepat. Kemitraan strategis antara pemuda dan Polri pun diharapkan dapat berjalan lebih erat, khususnya dalam mengawal penegakan hukum yang berkeadilan di Sumbar.

Melalui momentum pisah sambut ini, PW GP Ansor Sumbar menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Komjen Pol Gatot Tri Suryanta atas dedikasi dan pengabdiannya. Ansor mendoakan agar kesuksesan senantiasa menyertai beliau di tempat tugas yang baru. Secara bersamaan, ucapan selamat datang yang hangat ditiupkan kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy selaku nakhoda baru Korps Bhayangkara Sumbar.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada Kapolda Sumbar yang baru, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, di Ranah Minang," ujar Ketua PW GP Ansor Sumbar, Chaydirul Yahya, saat memberikan keterangan tertulis mengenai pergantian pimpinan polda tersebut. "GP Ansor Sumatera Barat beserta seluruh kader Banser siap berdiri di garda terdepan untuk mendukung penuh program kerja Polda Sumbar dalam memelihara keamanan, ketertiban, dan menegakkan hukum demi kenyamanan masyarakat."

Chaydirul Yahya juga menegaskan bahwa kepolisian perlu peka terhadap keresahan lokal masyarakat, mulai dari pemberantasan kasus korupsi yang merugikan sektor pendidikan daerah hingga pencegahan penyakit sosial yang marak di media sosial. "Sinergitas antara pemuda, ulama, dan Polri adalah pilar penting dalam membentengi Sumatera Barat dari segala potensi gangguan keamanan maupun paham radikal," pungkasnya. "Kami berharap di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, Polda Sumbar semakin presisi, dekat dengan rakyat, dan akomodatif terhadap ruang dialog bersama elemen pemuda demi menjaga keutuhan norma adat dan agama di Ranah Minang." (*) 



‎   PADANG – Komitmen Perumda Air Minum (AM) Kota Padang dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat terus dibuktikan lewat langkah-langkah strategis di lapangan. Saat ini, perusahaan pelat merah tersebut tengah fokus melakukan pekerjaan pemasangan jaringan pipa baru di kawasan Jati, tepatnya di depan gerbang RSUP Dr. M. Djamil Padang.
‎Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Kawasan Jati, terutama objek vital seperti RSUP Dr. M. Djamil, membutuhkan jaminan kepastian suplai air bersih yang stabil dan higienis setiap saat. Pemasangan instalasi pipa baru ini menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan sistem distribusi air bersih di wilayah tersebut guna menghadirkan pelayanan yang jauh lebih baik dan prima ke depan.
‎Mengingat lokasi pengerjaan berada di jantung aktivitas kota yang padat akan lalu lintas kendaraan, pedagang, dan mobilitas masyarakat, Perumda AM Kota Padang secara terbuka menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses konstruksi berlangsung.
‎Kasubag Humas dan Protokoler Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian utama manajemen. Oleh karena itu, sebelum alat berat dan material diturunkan, pihaknya telah melakukan langkah-langkah persuasif dan prosedural demi menghormati warga setempat.
‎"Jauh hari sebelum pekerjaan ini dimulai, Perumda AM Kota Padang telah berkirim surat resmi untuk meminta izin pelaksanaan pekerjaan kepada seluruh perangkat wilayah di lokasi. Koordinasi dan permohonan izin kepada Ketua RT, RW, hingga Ketua Pemuda setempat telah tuntas kami lakukan sebelum proyek berjalan," ujar Adhie Zein.
‎Saat ini, proses pengerjaan di lapangan masih berlangsung intensif dan diperkirakan akan berjalan dalam beberapa hari ke depan. Adhie mengakui, karena proyek sedang berada dalam tahap krusial dan belum sepenuhnya rampung, kondisi fisik di sekitar lokasi seperti bekas galian aspal, selokan, serta infrastruktur penunjang lainnya yang terdampak memang belum bisa langsung diperbaiki secara permanen.
‎Namun, masyarakat tidak perlu khawatir. Perumda AM Kota Padang memberikan garansi penuh bahwa pemulihan lingkungan sekitar akan dilakukan secepat mungkin begitu proses penyambungan pipa selesai.
‎"Begitu pengerjaan pipa ini selesai, seluruh infrastruktur yang terdampak akibat proyek ini dipastikan segera diperbaiki dan dikembalikan kondisinya seperti semula. Untuk itu, kami memohon doa, dukungan, serta kesabaran dari seluruh masyarakat sekitar dan para pengguna jalan. Semua ketidaknyamanan sementara ini semata-mata kami lakukan demi menghadirkan pelayanan air bersih yang jauh lebih andal dan mengalir lancar untuk kita bersama," pungkas Adhie Zein menutup keterangannya.(SRP)

 

Sumbar, netralpost – Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi mengumumkan hasil akhir Sidang Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026) ini menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.

Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita. Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.

Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan. Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.

“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.

Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri. Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.

Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini. Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.

“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian. Seluruh tahapan rekrutmen ini, senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik.(Red)

 


PADANG, NETRALPOST — Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., memberikan ucapan selamat datang yang penuh kehangatan atas dilantiknya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang baru. Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum secara resmi mengemban amanah baru sebagai pemimpin tertinggi Korps Lalu Lintas Polri setelah dilantik langsung oleh Kapolri.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh institusi kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Kehadiran jenderal bintang dua ini diharapkan dapat membawa semangat baru sekaligus memperkokoh program-program transformasi digital yang sedang berjalan menuju era kepolisian yang semakin modern. 

Selaku perpanjangan tangan Korlantas Polri di daerah, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung setiap kebijakan dari pimpinan pusat yang baru. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi fondasi utama dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Sumatera Barat. 

Melalui sebuah pesan digital resmi, Dirlantas Polda Sumbar bersama seluruh staf dan Bhayangkari membagikan ungkapan rasa syukur dan rasa bangga atas amanah yang diterima oleh Irjen Pol. Wibowo. Ucapan ini merupakan wujud dedikasi dan penghormatan tinggi dari jajaran kewilayahan demi tercapainya pelayanan lalu lintas publik yang semakin transparan dan berkeadilan.

"Kami keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Korlantas Polri senantiasa diberikan kelancaran dan kekuatan untuk membawa institusi Polantas semakin dicintai serta dipercaya oleh masyarakat luas," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan harapannya agar tugas mulia yang kini berada di pundak pimpinan baru dapat terlaksana dengan penuh berkah. "Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan memberikan pengabdian terbaik untuk keselamatan lalu lintas Indonesia. Kami siap menyelaraskan program-program di daerah guna mewujudkan Polantas yang humanis dan dekat dengan masyarakat," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat dan seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat kondisi jalan di Perlintasan Sebidang JPL 21 Km 20+0/1 petak jalan Tabing–Duku (Lubuk Buaya).

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI memahami perhatian masyarakat terhadap kondisi perlintasan tersebut dan terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan keselamatan di seluruh perlintasan sebidang melalui sinergi bersama berbagai pihak.

“Kami memahami harapan masyarakat agar kondisi perlintasan dapat segera tertangani. Untuk itu, KAI terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan agar penanganan di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan bersama,” ujar Reza.

Menurut Reza, keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan serta kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, aparat terkait, hingga masyarakat sebagai pengguna jalan.

“Kami meyakini bahwa kolaborasi yang baik menjadi kunci dalam menghadirkan perlintasan sebidang yang semakin aman. Oleh karena itu, KAI akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh stakeholder agar setiap permasalahan yang ada dapat ditangani secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Selain mendorong percepatan penanganan infrastruktur, KAI juga terus melakukan berbagai upaya peningkatan keselamatan melalui edukasi kepada masyarakat, sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang, serta koordinasi rutin dengan instansi terkait guna meminimalkan potensi kecelakaan.

KAI Divre II Sumatera Barat juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya di Perlintasan Sebidang Lubuk Buaya. Pengguna sepeda motor diharapkan lebih berhati-hati, terutama saat kondisi hujan ketika permukaan jalan menjadi licin dan posisi perlintasan yang tidak tegak lurus dengan rel berpotensi meningkatkan risiko kendaraan tergelincir.

Pengguna jalan juga diimbau untuk mengurangi kecepatan saat mendekati perlintasan, memperhatikan rambu-rambu dan marka jalan, berhenti sejenak untuk memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta selalu mengutamakan perjalanan kereta api. Kedisiplinan dan kewaspadaan seluruh pengguna jalan menjadi faktor penting dalam menciptakan keselamatan di perlintasan sebidang.

KAI Divre II Sumatera Barat berharap kolaborasi yang semakin erat antara seluruh pemangku kepentingan dapat mempercepat upaya peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan tertib.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan perlintasan sebidang yang aman. Dengan kolaborasi yang kuat serta kepedulian seluruh elemen masyarakat, kami optimistis keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan akan terus meningkat,” tutup Reza.(*) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.