Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Dalam momentum libur panjang Paskah, minat masyarakat terhadap transportasi kereta api di wilayah Sumatera Barat menunjukkan tren positif. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya okupansi penumpang pada perjalanan KA Lembah Anai yang bahkan menembus lebih dari 100 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. KA Lembah Anai rute Stasiun Kayutanam–Stasiun Padang pulang-pergi (PP) yang mulai beroperasi dengan relasi baru  pada 1 Januari 2026. Kehadiran relasi ini disambut antusias oleh masyarakat, tercermin dari tingkat keterisian tempat duduk yang penuh pada libur paskah.

Lonjakan ini terjadi seiring meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata maupun bersilaturahmi bersama keluarga. KA Lembah Anai menjadi salah satu pilihan favorit karena menawarkan perjalanan yang nyaman sekaligus menyuguhkan panorama alam khas Sumatera Barat yang indah.

Tingginya okupansi tersebut juga menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api yang semakin andal, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan perjalanan. KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, khususnya pada periode peak season seperti libur Paskah.

Untuk mengantisipasi tingginya animo masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoptimalkan seluruh rangkaian perjalanan serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana agar operasional tetap berjalan dengan aman dan lancar.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal guna menghindari kehabisan tiket, terutama pada masa libur panjang.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan pengalaman perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

Relasi Kayutanam–Padang

- KA PLB B51A berangkat pukul 05.30 WIB, tiba pukul 07.04 WIB

- ⁠KA PLB B53A berangkat pukul 11.40 WIB, tiba pukul 13.16 WIB

- ⁠KA PLB B55A berangkat pukul 16.20 WIB, tiba pukul 17.57 WIB

Relasi Padang–Kayutanam

- KA PLB B52A berangkat pukul 08.35 WIB, tiba pukul 10.10 WIB

- ⁠KA PLB B54A berangkat pukul 14.10 WIB, tiba pukul 15.45 WIB

- ⁠KA PLB B56A berangkat pukul 18.55 WIB, tiba pukul 20.30 WIB

“Berdasarkan data volume penjualan tiket KA Lembah Anai mas Paskah priode 3-5 April 2026, jumlah penumpang KA Lembah Anai relasi Kayutanam–Padang (PP) pada libur Paskah mencapai 4113 pelanggan atau sekitar 120 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan pada periode 3-5 April yakni 3.456 tempat duduk.

Informasi lengkap mengenai jadwal perjalanan dan pemesanan tiket dapat diakses melalui aplikasi Access by KAI.

Dengan jadwal keberangkatan yang teratur serta tarif yang terjangkau, KA Lembah Anai diharapkan menjadi moda transportasi andalan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari aktivitas harian, pendidikan, pekerjaan, hingga perjalanan wisata.

Selain itu, KAI Divre II Sumatera Barat juga menetapkan tarif yang sangat terjangkau. Untuk relasi Padang–Duku maupun sebaliknya, tarif tiket sebesar Rp3.000, sedangkan untuk relasi Padang–Kayutanam maupun sebaliknya ditetapkan sebesar Rp5.000.

“KAI mengajak masyarakat Sumatera Barat untuk memanfaatkan KA Lembah Anai sebagai moda transportasi yang ramah lingkungan, bebas macet, serta memberikan pengalaman perjalanan yang aman dan nyaman. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan, serta menyesuaikan kapasitas dan pola operasi sesuai dinamika kebutuhan masyarakat,” tutup Reza.


pasamanbarat, netralpost - Sebagai bentuk kepedulian dan membantu sesama, Polsek Sungai Beremas, Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menyambangi pasangan suami istri (pasutri) yang menderita sakit menahun, Minggu (5/4/2026).

Pasangan suami istri tersebut diketahui bernama Antoni (56) dan Sri Erdayanti (53), warga Jorong Kampung Padang Selatan Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.

"Hari ini kita mengunjungi pasangan suami istri yakni Bapak Antoni dan Ibu Sri Erdayanti, yang menderita sakit menahun," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo.

AKP Elvis Susilo mengatakan, kunjungan tersebut sebagai bentuk pelayanan dan rasa kepedulian terhadap sesama, sehingga kehadiran Polri memberikan manfaat yang besar di tengah masyarakat.

"Kami menerima informasi di media sosial, terkait adanya pasangan suami istri yang menderita sakit menahun di Jorong Kampung Padang Selatan Nagari Air Bangis," katanya.

Diketahui, Antoni adalah seorang kepala keluarga, menderita lumpuh sejak satu tahun terakhir sehingga tidak bisa beraktivitas. Sedangkan istrinya Sri Erdayanti, menderita sakit stroke selama lebih kurang satu setengah tahun.

"Pasangan tersebut diketahui mempunyai anak sebanyak empat orang, yang masih berstatus pelajar dan belum bekerja," tuturnya.

Dijelaskan, melalui kegiatan Polri Untuk Masyarakat dan Bhayangkari Peduli, jajaran Polsek Sungai Beremas menyerahkan bantuan sembako seperti beras, telur ayam dan minyak goreng, serta kebutuhan pangan lainnya.

"Selain kebutuhan pangan, pihaknya juga menyerahkan bantuan tali asih yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolsek Sungai Beremas AKP Elvis Susilo, didampingi Ketua Bhayangkari Ranting Sungai Beremas Ny. Fitri Elvis, bersama personel Bripka Fajar dan Bhabinkamtibmas Nagari Air Bangis Bripka Aprima Heldi serta pengurus Bhayangkari Ranting Sungai Beremas. (HumasResPasbar)

 


PADANG, NETRALPOST - Sukses menggelar helat Padang Rancak Award pada tahun 2025 lalu, Pemko Padang kembali menggelar kegiatan serupa. Rukun Tetangga (RT) terbersih dan terindah di Padang jadi bidikan. 

"Iya, Padang Rancak Award pada tahun ini kembali kita laksanakan, dan tahun ini ada tiga sesi kita laksanakan," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta kepada Diskominfo, Minggu (5/3/2026). 

Format Padang Rancak Award tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Pada tahap penilaian awal, seluruh RT di tiap kecamatan diwajibkan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Padang Mobile. Indikator penilaian di tahap awal ini yakni, cakupan layanan penuuh pengumpulan sampah oleh LPS, cakupan layanan bank sampah, tingkat kepatuhan pemilahan sampah, serta tingkat pengurangan atau pengolahan sampah organik di sumber. 

"Kita mengimbau kepada 3.456 RT di Padang untuk segera melakukan pendaftaran pada aplikasi Padang Mobile mulai 1-20 April ini," imbau Fadelan. 

Setelah melewati penilaian tahap pertama, nantinya pada tahap kedua akan dilakukan penilaian oleh camat, lurah dan RW. Di tahap kedua ini, akan ditetapkan klasifikasi penilaian terbaik, menengah dan terbawah di aplikasi Padang Mobile. 

Penilaian tahap kedua akan dinilai aspek kebersihan, keindahan, dan ketertiban. Kemudian juga dinilai kondisi lingkungan bersih tanpa sampah dan rumput liar, tidak ada pembakaran sampah, PKL tertib dilayani LPS, tidak ada bangunan liar, serta taman atau halaman warga tertata rapi dan bersih. 

"Tahap kedua penilaian dilakukan pada 18-20 April," jelas Fadelan. 

Di tahap ketiga penilaian akan dilakukan verifikasi lapangan. Verifikasi lapangan melibatkan 300 mahasiswa relawan yang turun ke tiap RT yang masuk nominasi. 

Indikator penilaian tahap ketiga untuk melihat tingkat kesadaran bergotong royong serta kepemimpinan RT dan RW. Layanan lebih pengumpulan sampah, kebersihan jalan dan drainase, penghijauan dan keindahan lingkungan, pemilihan sampah dan kepatuhan retribusi, ketertiban tata ruang dan bangunan, pengelolaan air limbah, keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kinerja LPS dan bank sampah. 

"Penilaian di tahap ini dilakukan pada 22-25 April," kata Kadis LH. 

Setelah itu, tahap empat penilaian dilakukan pada 27 April hingga 5 Mei. Di tahap akhir ini, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, dan Pemko. Dewan juri akan memilih 33 RW dan 171 RT terbaik. Serta menetapkan LPS, bank sampah, RW dan RT terbaik tingkat kota. 

"Indikator penilaian tahap ini yakni melihat konsistensi dan kebelanjutan gerakan warga, serta inovasi dan dampak nyata di lingkungan," kata Kadis LH. 

Pengumuman pemenang dilakukan pada 6 Mei. Pemko Padang menyiapkan hadiah cukup menarik. (*)

 

Pessel, netralpost --- Tahun 2026 adalah tahun penataan struktur kepengurusan, mulai dari wilayah, cabang, anak cabang hingga ranting. Untuk Muscab DPC PKB se Sumbar insyaAllah akan dilaksanakan pada bulan April dan akan dilanjutkan beberapa tahapan oleh DPW dan DPP PKB dan akan dikukuhkan pada bulan juli mendatang sekaligus bertepatan dengan hari lahir PKB.

Menurut, Sutapa Ketua DPAC PKB Silaut, dalam forum tersebut muncul nama-nama bakal calon ketua DPC PKB Pesisir Selatan. Antara lain, nama Eko Wahyudi, M.Pd selaku Wakil Ketua DPC PKB Pessel 2021-2026, sekarang juga menjabat Sekretaris PCNU Pessel 2021-2026,   

Pria yang akrab di panggil Pak Eko itu masuk dalam bursa bakal calon ketua DPC PKB Pessel, ia menjadi salah satu dari enam kader yang masuk dalam nominasi bakal calon ketua DPC PKB Pessel, karena beberapa DPAC memunculkan nama Pak Eko masuk dalam bursa calon ketua DPC, dengan alasan pengalaman panjang dalam berorganisasi sejak muda salah satunya adalah, aktif di IPNU,  Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ketua HMJ-PBA IAIN SA, Sekretaris BEM UIN SA Surabaya, Pembina PC GP Ansor Pessel, Wakil Sekretaris DPW PKB Sumbar, PD Karang Taruna Pessel, Ketua Kelompok Tani di Silaut, Anggota Gerakan Peduli Sosial Putra Bakti di Silaut. 

Sutapa menambahkan, Selain itu Pak Eko pengalaman di lembaga pendidikan yaitu pernah menjadi Kepala Madrasah selama 7 tahun (MI dan MA Istiqomah).

Eko berpendapat, dinamika muscab tidak bisa kita lihat siapa yang paling kuat, tetapi semua atas semangat kebersamaan, kolaborasi serta gotong royong seluruh kader PKB harus tetap kita jaga.

Semoga dengan adanya forum muscab ini manjadikan kader PKB semakin, bangkit, solid, dan menang, tidak hanya menang di pemilu yang akan datang, tetapi lebih dari itu menang di hati seluruh masyarakat.

Eko menambahkan, Seluruh kader PKB Pesisir Selatan insyaallah memiliki kualitas yang setara dan harus tetap menjaga soliditas, semua bakal calon memiliki visi misi yang sama yaitu membesarkan partai. 

Muscab PKB 2026 se Sumatera Barat ini bagian dari konsolidasi besar partai di Sumatera Barat, dengan seluruh hasil musyawarah akan dibawa ke tahapan seleksi lanjutan oleh DPW dan DPP PKB.

Selain itu ada bakal calon ketua petahana yang sekarang menjabat, yaitu, Indra Jaya, S.S. (Ketua DPC PKB Pessel 2021-2026), dan ada juga Bakal Calon Ketua yang dimunculkan oleh para pengurus dan kader PKB yaitu Darmansyah yang sekarang menjabat Ketua DPRD Pessel, yang lebih akrab dipanggil Man Malaya, selain itu ia berpengalaman di pemerintahan pernah menjadi Wali Nagari di Kec. Tapan.

Ada juga muncul bakal calon ketua yang dimunculkan oleh pengurus dan kader PKB dibawah yaitu Roni Ade Putra yang lebih akrab dipanggil Bang Adi yang sekarang menjabat Ketua Fraksi PKB DPRD Pessel. Selain itu juga menjabat Sekretaris DPC PKB Pessel 2021-2026. Selain itu juga ada juga muncul nama Mulyadi (anggota DPRD Pessel Dapil 2) dan ada juga nama Erwil Anggota DPRD Pessel Dapil 3 ada kader yang menganggap karena dapil ini memperoleh 2 kursi pada pemilu 2024 kemarin.


Sumbar, netralpost --- Gabungan Tim Intel Korem 032/Wbr, Kodim 0304/Agam dan Sat Narkoba Polresta Bukittinggi berhasil menggagalkan peredaran Narkotika jenis Sabu-Sabu, Ektasi, Ganja serta barang bukti lainnya berikut menangkap 2 orang pengedar ditempat berbeda pada 4/4/2026.

Pelaku berinisial DK  seorang Pedagang dengan alamat Sawah Paduan Kelurahan Pekan Kurai Kecamatan Guguk Panjang Kota Bukittinggi dan SY seorang Wiraswasta asal Jorong Kampeh, Nagari Simarosok Kecamatan Baso, Kabupaten Agam. 

Penangkapan saudara DK dilakukan di Pasar Baso, kemudian dilakukan pengembangan dengan ditangkapnya saudara SY di Jorong Kampeh Nagari Simarosok Kecamatan Baso Kabupatan Agam.

Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain barang bukti DK 8 paket Sabu-Sabu terbungkus dalam plastik klip bening, 5 paket Sabu-Sabu dalam bungkusan makanan ringan Go Potato hijau, 7 paket Sabu-Sabu dalam plastik bening, 1 paket Sabu-Sabu dalam bungkusan makanan ringan Saltchess, 21 paket Sabu-Sabu terbungkus plastik makanan ringan Gerry Salut Biru, 4 paket Sabu-Sabu yang terletak di lantai kamar, 1 kantong plastik pipet potongan diduga alat untuk hisap Sabu-Sabu, 63 diduga paket Sabu-Sabu di dalam pipet siap edar, 5 paket diduga paket Sabu-Sabu di dalam bungkus plastik makanan ringan Oreo, 47 butir diduga pil Ekstasi warna coklat dalam plastik bening, 91 butir diduga pil Ekstasi merek Granat terbungkus dalam plastik bening, 46 Butir di duga pil Ekstasi merek Heneken terbungkus dalam plastik bening, 1 buah piret kaca dan alat bong, 1 toples ganja kering, 1 bungkus plastik terbungkus diduga sabu, 4 paket diduga Sabu-Sabu terbungkus (3 klip dan 1 klip), 1 bungkusan berisi 3 kantong diduga Sabu-Sabu, 1 botol berisi Ganja kering, 4 paket terbungkus plastik permen Kopiko diduga Sabu-Sabu, 4 paket diduga Sabu-Sabu terbungkus plastik dalam lemari, 12 paket diduga Ganja terbungkus plastik warna coklat, 1 gelas diduga Ganja diatas lemari, 1 alat pres plastik, Uang sebesar Rp. 1.400.000,-, 1 tumpuk plastik bening dalam lemari, 1 Buah dompet berisi uang sebesar Rp. 1.000.000,1 buah HP Samsung A16 warna biru, 1 buah HP Iphone 16 warna biru, 1 buah ATM BRI dan buku rekening BRI dan 2 buah timbangan digital.

Barang bukti SY antaralain 1 paket Ganja seberat 11 gram, uang Rp. 400.000, 2 buah Handphone merk Redmi warna hitam dan merk Vivo warna putih, Plastik klip satu kotak, 2 buah timbangan digital dan 1 buah kaca pirex.

Barang bukti yang diamankan dari saudara DK dengan jumlah total keseluruhan adalah Sabu-Sabu seberat 927,27 gram (1 Kg kurang),  184 butir pil Ekstasi, Ganja 1,939 Kg dan Sabu-Sabu diduga palsu 1,180 Kg. 

DK mengaku menjual Narkoba di wilayah Agam untuk mendapatkan keuntungan pribadi dan berperan sebagai pengedar di wilayah tersebut. Sedangkan Saudara SY mengaku barang bukti tersebut memang miliknya dan untuk dipakai pribadi.

Dantim Intel Korem 032/Wbr Mayor Cba Mavio menegaskan bahwa tidak ada keterlibatan anggota TNI dalam kasus ini. Namun, setiap informasi mengenai dugaan keterlibatan oknum TNI akan diselidiki lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya.

Di tempat terpisah Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si, menegaskan komitmen TNI dalam pemberantasan narkoba. "TNI tidak akan memberikan toleransi terhadap oknum TNI yang terlibat dalam kejahatan ini. Jika terbukti, tindakan tegas sesuai prosedur hukum akan diambil." tegasnya. 

TNI terus berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Korem 032/Wbr serta memerangi peredaran Narkoba untuk menciptakan masyarakat yang sehat dan bebas dari bahaya Narkotika.

 


Padang, netralpost  – Peringatan Jumat Agung yang jatuh pada 3 April 2026 berlangsung khidmat dan sarat makna refleksi. Momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah umat Kristiani, tetapi juga menghadirkan pesan universal tentang kasih, pengorbanan, dan ketulusan yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di Sumatera Barat, suasana Jumat Agung turut diwarnai dengan pesan humanis dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar. Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, bersama Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Yudho Huntoyo, menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna peringatan tersebut.

Dalam pesan visual yang disampaikan, keduanya tampil dengan sikap hormat berlatar simbol salib, yang merepresentasikan pengorbanan dan kasih. Nuansa religius yang dihadirkan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi pengingat kuat akan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai kasih dan ketulusan harus menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan. Polisi hadir untuk memberikan rasa aman dengan pendekatan yang berempati,” ujarnya.

Hal senada disampaikan AKBP Yudho Huntoyo yang mengajak seluruh personel menjadikan Jumat Agung sebagai momentum introspeksi diri.

“Tugas tidak cukup dijalankan secara formal, tetapi harus melibatkan hati nurani agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, nilai pengorbanan yang terkandung dalam Jumat Agung sejalan dengan semangat pengabdian Polri, khususnya dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Selain itu, pesan damai yang diangkat dalam peringatan ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ditlantas Polda Sumbar menilai bahwa perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan dalam membangun persatuan, bukan sebaliknya.

Melalui momentum ini, institusi kepolisian ingin menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Simbol burung yang terbang bebas dalam visual yang ditampilkan turut mempertegas pesan harapan, kebebasan, dan kedamaian, sekaligus mengajak masyarakat untuk melangkah ke depan dengan semangat baru.

Peringatan Jumat Agung 2026 pun diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga toleransi, serta menjunjung tinggi nilai kasih dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat tersebut, Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang harmonis di tengah dinamika kehidupan.

 

Padang, netralpost --- Pada masa libur panjang akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Jumat Agung dan Hari Raya Paskah pada Jumat (3/4), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyiapkan sebanyak 23.376 tempat duduk untuk layanan perjalanan kereta api selama periode 3 hingga 5 April 2026. Jumlah tersebut setara dengan rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa meskipun masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 telah usai, Divre II Sumbar terus berupaya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di Sumatera Barat dengan mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauh Lima-Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap harinya beroperasi pada lintas Pauh Lima-Padang-Pariaman-Naras dengan tarif tiket Rp5.000. Layanan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat dan wisatawan yang hendak berkunjung ke destinasi unggulan seperti Pantai Gandoriah Pariaman.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres menjalani 12 perjalanan per hari pada rute Bandara Internasional Minangkabau (BIM)-Stasiun Pulau Aie dengan harga tiket Rp10.000. Selain menunjang konektivitas bandara, kereta ini juga menghadirkan nilai tambah melalui program tiket rombongan edukatif yang ramah bagi pelajar.

Adapun KA Lembah Anai yang melayani 6 perjalanan setiap hari pada rute Kayutanam-Padang menawarkan pengalaman perjalanan dengan panorama alam yang hijau dan menyejukkan, sehingga memberikan kenyamanan tersendiri bagi para penumpang.

“Pengoperasian ketiga kereta api lokal tersebut memiliki peran strategis dalam meningkatkan keterhubungan antardaerah di Sumatera Barat sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat” kata Reza.

Ia menambahkan, dengan tarif yang terjangkau serta fasilitas yang memadai, kereta api menjadi sarana transportasi yang ideal bagi masyarakat maupun wisatawan untuk menikmati kekayaan alam dan budaya Minangkabau secara aman dan nyaman.

“Tiket kereta api lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI, dengan sistem penjualan yang dibuka secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan” ujar Reza.

Reza juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi Access by KAI, guna menghindari potensi penipuan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Dengan jadwal perjalanan yang andal dan terencana, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati layanan transportasi yang aman, tertib, dan menyenangkan selama masa libur panjang ini.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari aspek ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi juga kami lakukan untuk menjawab tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada momen long weekend,” tutup Reza.(rls) 



Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat pertumbuhan jumlah pengguna kereta api lokal selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Berdasarkan data per 1 April 2026 pukul 23.59 WIB, sejak 11 Maret 2026 tercatat sebanyak 153.206 pelanggan telah memanfaatkan layanan kereta api lokal di wilayah Divre II Sumbar. Jumlah tersebut meningkat sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, yang tercatat sebanyak 137.936 pelanggan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa peningkatan ini mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang semakin andal.

Pergerakan penumpang tertinggi, baik kedatangan maupun keberangkatan, masih didominasi oleh Stasiun Padang. Adapun rincian volume penumpang selama masa Angkutan Lebaran adalah sebagai berikut:

Kedatangan Penumpang:

- Stasiun Padang: 40.616 penumpang

- Stasiun Pariaman: 28.817 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 12.687 penumpang

- Stasiun BIM: 10.158 penumpang

- Stasiun Naras: 9.626 penumpang

Keberangkatan Penumpang:

- Stasiun Padang: 40.299 penumpang

- Stasiun Pariaman: 25.985 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 14.310 penumpang

- Stasiun BIM: 10.389 penumpang

- Stasiun Lubuk Alung: 9.284 penumpang

Secara nasional, Stasiun Padang juga tercatat sebagai stasiun tujuan favorit kedua untuk layanan kereta api lokal dengan jumlah 40.616 penumpang. Pada sisi keberangkatan, Stasiun Padang juga menempati posisi kedua dengan total 40.299 penumpang.

“Lonjakan volume penumpang tertinggi terjadi pada 24 dan 25 Maret 2026, dengan jumlah penumpang berangkat berkisar antara 10.000 hingga 10.300 orang per hari,” ujar Reza.

Sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan kereta api untuk keperluan liburan dan wisata, terutama menuju kawasan pantai di Kota Pariaman dengan KA Pariaman Ekspres. Hingga saat ini, total penjualan tiket KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras selama masa Angkutan Lebaran 2026 mencapai 107.783 tiket.

Selain mendukung sektor pariwisata, KA Pariaman Ekspres juga menjadi sarana transportasi andalan bagi masyarakat yang beraktivitas bekerja maupun berdagang di wilayah yang dilintasinya.

Dalam rangka meningkatkan kemudahan akses layanan, KAI menyediakan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Tiket dapat dibeli mulai H-7 sebelum keberangkatan dengan ketentuan maksimal 10 tiket dalam satu kode booking.

Reza juga mengingatkan masyarakat agar hanya melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi, baik melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun (go show maksimal 3 jam sebelum keberangkatan selama tiket masih tersedia), guna menghindari penipuan serta menjamin keabsahan tiket.

Secara umum, penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif. Seluruh perjalanan kereta api dapat dijalankan dengan baik serta tetap mengedepankan aspek keselamatan dan ketepatan waktu.

Guna mendukung kelancaran operasional, KAI Divre II Sumbar telah mengoptimalkan seluruh sumber daya, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana, maupun prasarana.

Petugas operasional seperti masinis dan asisten masinis menjalankan tugas sesuai dengan standar operasional yang berlaku. Sementara itu, petugas frontliner seperti kondektur, petugas ticketing, dan customer service turut memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan perjalanan, KAI Divre II Sumbar juga menyiagakan personel tambahan, termasuk petugas penjaga pintu perlintasan ekstra serta petugas daerah pemantauan khusus. Selain itu, Alat Material untuk Siaga (AMUS) juga disiapkan di sejumlah titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan seperti banjir, longsor, maupun kerusakan jalur.

Pada aspek keamanan dan ketertiban, KAI bekerja sama dengan aparat setempat serta menyiapkan total 196 personel pengamanan yang terdiri dari 24 Polsuska, 119 petugas security, 3 Babin Polsuska, serta dukungan 50 personel TNI/Polri.

KAI juga secara konsisten melakukan pemantauan terhadap titik-titik rawan, meningkatkan pengawasan di perlintasan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat sekitar.

KAI Divre II Sumbar akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan guna menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, nyaman, dan terpercaya bagi seluruh pelanggan.

“KAI berkomitmen untuk terus memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi pelanggan. Kami berharap layanan yang semakin baik ini dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat,” tutup Reza.


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kinerja operasional yang sangat baik selama masa Angkutan Lebaran 2026, khususnya dalam hal ketepatan waktu perjalanan kereta api.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tingkat ketepatan waktu keberangkatan (On Time Departure/OTD) kereta api lokal mencapai 100 persen, melampaui target yang telah ditetapkan sebesar 99,24 persen.

Sementara itu, tingkat ketepatan waktu kedatangan (On Time Arrival/OTA) kereta api lokal juga mencapai 100 persen, melebihi target sebesar 97,00 persen.

Capaian ini menunjukkan komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memberikan layanan terbaik kepada pelanggan, khususnya dalam menghadirkan perjalanan yang tepat waktu, aman, dan nyaman selama periode angkutan Lebaran.

Ketepatan waktu menjadi salah satu keunggulan utama transportasi kereta api yang bebas dari kemacetan, sehingga menjadi pilihan favorit masyarakat, khususnya pada masa mudik Lebaran.

Selain menjaga ketepatan waktu, KAI Divre II Sumbar juga terus memastikan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan tetap terjaga secara optimal.

Dengan capaian ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api sebagai moda transportasi yang andal dan terpercaya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras seluruh insan KAI dalam menjaga kualitas layanan selama masa angkutan Lebaran.

“Capaian ketepatan waktu 100 persen ini menjadi bukti komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami terus berupaya menjaga disiplin operasional, meningkatkan kewaspadaan, serta memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Reza.

Ia juga menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan secara berkelanjutan guna mempertahankan bahkan meningkatkan kinerja di masa mendatang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang telah diberikan, serta mengajak masyarakat untuk terus menjadikan kereta api sebagai pilihan utama transportasi yang selamat, nyaman, dan tepat waktu” tutup Reza.


 

Padang, netralpost - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) mengumumkan bahwa jalur Lembah Anai yang menghubungkan Padang dengan Bukittinggi tetap dibuka bagi kendaraan tertentu.

"Jalur Lembah Anai dibuka selama dua puluh empat jam bagi kendaraan roda dua, roda empat, dan truk pengangkut BBM," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol HM Reza Chaerul Akbar Sidiq di Padang, Selasa.

Ia mengatakan kendaraan di luar ketentuan tersebut yakni kendaraan roda enam atau lebih yang akan menuju Bukittinggi dari Padang dialihkan via Sitinjau Lauik, Padang.

'"Lembah Anai hanya dibolehkan bagi kendaraan roda dua, empat dan truk BBM. Kendaraan roda enam atau lebih dilarang," tegasnya.

Ia mengatakan personel lalu lintas dari Kepolisian Resor (Polres) dan Polresta akan ditempatkan di jalur tersebut untuk melakukan pengawasan.

" Jika ada kendaraan roda enam atau lebih yang hendak melalui jalur akan dicegat dan diminta putar arah, bagi pengendara yang tetap bandel menerobos akan kami tilang," tegasnya.

Lebih lanjut Reza menjelaskan pembukaan jalur Lembah Anai yang merupakan jalan lintas Sumatera itu dilakukan setelah koordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).

Untuk diketahui, jalur Lembah Anai awalnya ditutup bagi kendaraan dari pukul 08.00-17.00 WIB setiap hari, karena pengerjaan jalan yang rusak berat akibat bencana masih berlangsung.

Kemudian pada arus mudik dan balik Lebaran 2026, otoritas membuka jalur vital tersebut agar bisa dilalui pemudik bahkan menjadi objek penerapan satu jalur (One way).

Setelah arus balik Lebaran berkahir, jalur Lembah Anai rencananya akan ditutup seperti semula per 1 April dari pukul 08.00-17.00 WIB.

Namun dengan keluarnya kebijakan yang terbaru maka penutupan tersebut tidak jadi berlaku, dan bisa dilewati oleh jenis kendaraan tertentu.

"Meskipun jalur telah dibuka kami tetap mengimbau pengendara untuk berhati-hati, sebab proyek pengerjaan jalan masih tetap berlangsung di lokasi," kata Reza.

Ia mengatakan operasional di jalur Lembah Anai ke depannya masih bersifat situasional, jika suatu saat instansi terkait menilai perlu dilakukan penutupan maka akan diinformasikan kembali.


PADANG, NETRALPOST --- Divisi Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel pagi secara rutin untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat, Selasa (31/3/2026).

Apel yang diadakan di halaman markas Ditlantas Polda Sumbar dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., sebagai wakil Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan personel Ditlantas Polda Sumbar ini, terlihat suasana yang khidmat dan penuh disiplin. Personel yang berbaris rapi siap menerima arahan tugas harian, serta pemahaman terkait program kerja yang sedang berjalan. Pada bagian bawah area apel juga terpampang spanduk dengan pesan penting: “STOP PELANGGARAN, STOP KECELAKAAN – KESELAMATAN UNTUK KEMANUSIAAN”, yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan tugas lalu lintas.

Dalam amanatnya, AKBP Yudho Huntoro menyampaikan arahan dari Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq terkait pentingnya menjaga profesionalisme, ketelitian, dan kerja sama antar satuan dalam menangani berbagai permasalahan lalu lintas. Ia juga menekankan perlunya konsistensi dalam menjalankan tugas, terutama terkait pencegahan kecelakaan dan penegakan peraturan lalu lintas guna menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Kegiatan apel pagi ini menjadi bagian dari rutinitas harian Ditlantas Polda Sumbar untuk menyatukan visi dan misi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumbar.(*)

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa Stasiun Padang menjadi salah satu stasiun favorit masyarakat secara nasional, baik sebagai stasiun keberangkatan maupun tujuan untuk layanan kereta api lokal selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada periode 11 Maret hingga 1 April 2026.

Selama periode tersebut, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan KA lokal, atau rata-rata 28 perjalanan per hari. Adapun rincian layanan yang dioperasikan meliputi:

• 10 perjalanan KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP)

• 12 perjalanan KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–Bandara Internasional Minangkabau (PP)

• 6 perjalanan KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP)

Ketiga layanan tersebut melayani keberangkatan dan kedatangan penumpang di Stasiun Padang sebagai salah satu stasiun utama di wilayah Sumatera Barat.

Dari sisi kapasitas, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan sebanyak 171.424 tempat duduk selama 22 hari masa Angkutan Lebaran, atau rata-rata 7.792 tempat duduk per hari.

Berdasarkan data hingga 30 April 2026, Stasiun Padang menempati posisi kedua sebagai stasiun tujuan favorit dengan total 36.419 penumpang. Sementara itu, pada kategori keberangkatan, Stasiun Padang juga berada pada posisi kedua dengan jumlah 36.976 penumpang.

Adapun posisi pertama untuk kategori stasiun favorit keberangkatan dan tujuan ditempati oleh Stasiun Sukabumi yang berada di provinsi Jawa Barat, dengan capaian 54.322 penumpang untuk keberangkatan dan 56.016 penumpang untuk kedatangan.

Capaian ini menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Selain itu, hal ini juga menegaskan peran strategis Stasiun Padang sebagai salah satu simpul transportasi penting dalam mendukung mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026.

KAI Divre II Sumatera Barat akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, maupun kenyamanan, guna memberikan pengalaman perjalanan yang terbaik bagi seluruh pelanggan.

“Kami mengapresiasi tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api lokal, khususnya melalui Stasiun Padang yang berhasil menjadi salah satu stasiun favorit secara nasional selama masa Angkutan Lebaran 2026. Capaian ini merupakan hasil dari komitmen kami dalam menghadirkan layanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/3).

“Ke depan, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus melakukan evaluasi dan peningkatan layanan, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun kualitas pelayanan kepada pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat yang semakin meningkat.”

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026. Dukungan dan kepercayaan masyarakat menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang lebih baik, serta berkontribusi dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumatera Barat.(*) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.