Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pekerja, keluarga pekerja, maupun masyarakat melalui Klinik Mediska Padang dan Klinik Mediska Lubuk Alung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan kesehatan yang profesional, didukung fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kedua klinik yang telah berstatus Akreditasi Paripurna.

Berdasarkan data hingga Semester I Tahun 2026, kedua Klinik Mediska telah melayani 8.341 pengguna layanan, yang terdiri dari 7.885 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 456 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan KAI serta menjadi indikator bahwa Klinik Mediska mampu memberikan pelayanan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas.

Selain melayani pasien umum, Klinik Mediska Padang juga terus mengoptimalkan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026 tercatat sebanyak 3.550 pengguna BPJS Kesehatan telah memanfaatkan layanan di Klinik Mediska Padang. Selain itu, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sementara itu, Klinik Mediska Lubuk Alung saat ini masih dalam proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Sebagai gambaran, sepanjang Tahun 2025 kedua Klinik Mediska telah memberikan pelayanan kepada 16.037 pengguna, yang terdiri dari 15.620 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 417 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Dari jumlah tersebut, 7.272 pengguna merupakan peserta BPJS Kesehatan yang memperoleh layanan di Klinik Mediska Padang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa keberadaan Klinik Mediska merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan pekerja sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berkualitas. Tingginya jumlah pengguna layanan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Klinik Mediska KAI. Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan layanan, peningkatan fasilitas, serta memperluas akses pelayanan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat,” ujar Reza.

Reza menambahkan, dengan dukungan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta standar pelayanan yang telah memenuhi Akreditasi Paripurna, Klinik Mediska KAI Divre II Sumbar siap menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

KAI Divre II Sumbar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang. Berbagai layanan kesehatan yang disediakan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, KAI berkomitmen menjadikan Klinik Mediska sebagai fasilitas kesehatan yang terpercaya, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sumatera Barat.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Rabu (29/7), KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan kegiatan Fashion Show Cilik di Sky Bridge Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta anak usia 5 hingga 10 tahun bersama orang tua pendamping ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung stasiun. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup, ceria, dan ramah bagi keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa penyelenggaraan Fashion Show Cilik merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan KAI dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya keluarga yang memanfaatkan layanan kereta api menuju maupun dari Bandara Internasional Minangkabau.

“KAI tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga terus berinovasi menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan. Melalui Fashion Show Cilik ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih rasa percaya diri, sekaligus menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang ramah keluarga,” ujar Reza.

Acara diawali dengan penampilan para peserta yang memperagakan busana terbaik mereka di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, satu per satu peserta menampilkan berbagai gaya di hadapan dewan juri dan para pengunjung yang memadati area Sky Bridge Stasiun BIM. Sorak sorai serta dukungan dari orang tua dan keluarga turut menambah semarak jalannya kegiatan.

Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Vinni Lovita sebagai perwakilan internal KAI Divre II Sumbar, Aura Quanaisha, yang pernah dinobatkan sebagai Miss Teen Universe 2025, serta Naysila Putri, 1st Runner Up Miss Teen Supra Stars Indonesia 2026. Kehadiran para juri yang memiliki pengalaman di bidang pageant dan dunia fashion memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta untuk tampil maksimal.

Keseruan semakin terasa ketika panitia mengajak para orang tua pendamping untuk mengikuti sesi catwalk bersama. Momen tersebut disambut antusias oleh para orang tua yang tampil bergantian di atas panggung bersama putra-putri mereka. Kebersamaan yang terjalin melalui sesi ini menghadirkan suasana hangat sekaligus menjadi hiburan menarik bagi seluruh pengunjung yang hadir.

Setelah seluruh peserta menampilkan penampilan terbaiknya, dewan juri melakukan proses penilaian berdasarkan aspek kreativitas, kepercayaan diri, ekspresi, serta penampilan secara keseluruhan. Dari seluruh peserta, dipilih 10 Duta Cilik KAI Divre II Sumbar yang akan menjadi representasi anak-anak dalam berbagai kegiatan promosi dan pelayanan KAI Divre II Sumbar.

Salah satu juri eksternal, Aura Kuana Rangkita, mengapresiasi inisiatif KAI Divre II Sumbar yang menghadirkan kompetisi positif bagi anak-anak di lingkungan stasiun.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan tampil di depan umum, serta mengekspresikan kreativitas mereka sejak dini. Menariknya lagi, KAI mampu mengemas stasiun menjadi ruang publik yang hidup, ramah keluarga, dan penuh aktivitas yang edukatif maupun menghibur. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ungkap Aura.

Adapun para pemenang yang berhasil meraih penghargaan pada Fashion Show Cilik tahun ini adalah:

* Juara 1: Jihan Nafisah Salsabila

* Juara 2: Azkhaira Yasna Dzikra

* Juara 3: Alicia Mughni Inara

* Best Costume 1: Kenzie Dival Graziano

* Best Costume 2: Ranya Yoan Arundati

Para pemenang menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, keberanian, dan penampilan yang telah ditunjukkan selama mengikuti kompetisi. Sementara itu, seluruh peserta juga memperoleh bingkisan sebagai kenang-kenangan atas partisipasi mereka dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Reza menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan KAI dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pelanggan yang berada di lingkungan stasiun.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat serta menjadikan stasiun tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman, inklusif, dan menghadirkan berbagai aktivitas yang bermanfaat. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung terciptanya pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga,” tutup Reza.(*) 

 

Pasamanbarat, Netralpost -- Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat dan Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat meringkus seorang pria berinisial JA (46), yang diduga membawa puluhan paket narkotika golongan I jenis ganja kering.

Pria tersebut diketahui berprofesi sebagai Karyawan Swasta, yang berhasil diamankan oleh petugas gabungan di depan Mapolsek Ranah Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa dini hari (28/7/2026) sekitar pukul 00.05 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H membenarkan penangkapan terhadap seorang pria berinisial JA, diduga sebagai kurir yang membawa puluhan narkotika jenis ganja kering siap edar.

"Penangkapan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus sebelumnya terkait jaringan peredaran narkotika jenis ganja antar provinsi," ujarnya.

Diterangkan, penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat, terkait adanya pendistribusian narkotika jenis ganja kering dari Payabungan Provinsi Sumatera Utara menuju Kota Bukittinggi menggunakan kendaraan roda empat melalui jalan lintas Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim khusus Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat melakukan pemantauan pada sejumlah jalur perlintasan di Kabupate Pasaman Barat sejak Sabtu (25/7/2026)," terangnya.

Selanjutnya, pada Selasa (28/7) sekitar pukul 00.02 WIB dini hari, terpantau sebuah mobil merk Suzuki APV warna merah dengan nomor polisi B 1119 VKY melintas memasuki wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

"Tim Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat di backup personel Polres Pasaman Barat melakukan pembuntutan mobil yang dikendarai oleh JA, sehingga mobil tersebut berhasil dihentikan tepatnya di depan Mako Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat," ucapnya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil penggeledahan petugas, ditemukan di dalam mobil tersebut dua karung yang diduga berisikan 27 paket ganja kering, serta satu plastik hitam yang berisikan tiga paket narkotika jenis ganja kering.

"Pengakuan JA, dirinya hanya sebagai kurir yang menerima upah atas pengiriman barang haram tersebut, kemudian ganja kering itu akan diedarkan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat," jelasnya.

Kapolres menambahkan, jajaran Polres Pasaman Barat terus melakukan pengawasan secara intensif di daerah perbatasan, terutama pintu masuk ke daerah Sumatera Barat sebagai upaya pencegahan peredaran gelap Narkotika.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi terkait peredaran gelap narkotika, karena narkotika adalah musuh kita bersama," pungkasnya. 

Terduga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Sumatera Barat untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)

 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST --- Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Induk Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan ketertiban di jalan raya. Melalui program unggulan bertajuk "Polantas Menyapa", para personel turun langsung ke titik-titik strategis untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas. Langkah ini diambil guna meminimalisir potensi sumbatan kendaraan serta memberikan rasa aman secara langsung kepada para pengguna jalan yang melintas.

Kehadiran aktif para petugas di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan fisik arus kendaraan, melainkan juga mengusung misi edukasi yang humanis. Di sela-sela tugas mengatur jalannya kendaraan, personel Sat PJR Sumbar 4 secara aktif menyampaikan himbauan tertib berlalu lintas. Pendekatan yang menyapa langsung masyarakat ini diharapkan dapat menyentuh kesadaran personal setiap pengendara akan pentingnya disiplin di jalan raya.
Dalam kampanye keselamatan ini, pihak kepolisian menekankan lima poin utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengendara. Poin-poin tersebut meliputi kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan di atas kecepatan, serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum bepergian. Selain itu, petugas juga dengan tegas mengingatkan pengendara untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta selalu menggunakan helm standar SNI bagi pemotor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. 
Langkah preventif yang digalakkan lewat program ini didasari oleh sebuah prinsip utama bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Dengan menanamkan pola pikir tersebut, Sat PJR Sumbar 4 berharap masyarakat tidak lagi memandang kepatuhan lalu lintas sebagai beban atau sekadar formalitas demi menghindari sanksi tilang petugas. Sebaliknya, ketertiban harus dijadikan sebagai sebuah gaya hidup demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Aksi nyata di lapangan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Sumatera Barat. Slogan "Kami Hadir Untuk Anda" yang diusung oleh korps baju cokelat ini benar-benar diimplementasikan lewat pelayanan yang ramah namun tetap tegas. Kolaborasi yang baik antara petugas yang bersiaga dan masyarakat yang kooperatif dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut. 
Menanggapi konsistensi jajarannya di lapangan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, S.H., S.I.K., M.H. memberikan penegasan terkait esensi dari program ini. "Melalui program 'Polantas Menyapa', kami ingin meruntuhkan sekat antara petugas dan masyarakat demi membangun budaya tertib berkendara yang lahir dari kesadaran murni. Ingatlah bahwa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan aturan yang ada merupakan bukti kompetensi serta tanggung jawab nyata kita bersama di jalan raya; mari bersama-sama kita jadikan keselamatan sebagai prioritas utama demi kemanusiaan."(nofri) 

 


Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, inklusif, dan bersahabat. Melalui sebuah inovasi unggulan bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Korps Sabuk Putih ini bergerak aktif mendekatkan diri kepada para wajib pajak. Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Kota Padang yang sedang melakukan pengurusan administrasi kendaraan mereka.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bersama Samsat Kota Padang tersebut menghadirkan suasana pelayanan yang jauh berbeda dari biasanya. Alih-alih terkesan kaku, para personel kepolisian lalu lintas justru tampil di garda terdepan untuk menyambut kedatangan warga dengan senyum dan sapaan yang hangat. Kehadiran petugas di tengah-tengah ruang tunggu ini dirancang khusus untuk memotong jarak komunikasi dan memberikan asistensi langsung kepada masyarakat. 

Selama proses pelayanan berlangsung, personel Ditlantas Polda Sumbar secara proaktif mendatangi loket-loket terpadu guna mendampingi warga. Petugas memberikan penjelasan secara detail mengenai tahapan administrasi, berkas yang diperlukan, hingga mekanisme pembayaran pajak kendaraan bermotor agar masyarakat tidak mengalami kebingungan atau kesulitan. Pendekatan interaktif ini dinilai sangat efektif dalam membantu warga menyelesaikan urusan mereka dengan lebih cepat dan transparan.

Tidak hanya sekadar memberikan edukasi dan asistensi administratif, program "Polantas Menyapa" ini juga diwarnai dengan aksi simpatik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan hukum masyarakat, para petugas memberikan cenderamata khusus kepada para wajib pajak yang taat administrasi. Langkah persuasif ini sukses menciptakan kedekatan emosional dan mendapat respons positif serta apresiasi tinggi dari para pengunjung Samsat Kota Padang.

Melalui program berkala ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap dapat terus membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan. Pembayaran pajak kendaraan tepat waktu merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam pembangunan daerah sekaligus keabsahan dokumen berkendara demi keamanan bersama di jalan raya. Pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu mengikis stigma negatif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program "Polantas Menyapa" merupakan wujud transformasi Polri yang modern dan presisi. "Kami ingin mengubah paradigma lama kepolisian lalu lintas yang kaku menjadi lebih terbuka dan dekat. Melalui inovasi ini, setiap personel dituntut sigap mendengar keluhan warga sekaligus mengedukasi bahwa kepatuhan berkendara adalah kunci utama keselamatan bersama," ungkap Kombes Pol. Reza Chairul. (Nofri) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Sebagai implementasi komitmen tersebut, KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang dirangkaikan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sumatera Barat, Selasa (28/7), di Ruang Rapat Buya Hamka, Kantor KAI Divre II Sumbar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar, jajaran BNN Provinsi Sumatera Barat, serta para pekerja di lingkungan KAI Divre II Sumbar. Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun lingkungan kerja yang aman dan kondusif bagi seluruh insan perusahaan.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa aspek keselamatan dan kualitas sumber daya manusia merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan layanan transportasi perkeretaapian. Oleh sebab itu, perusahaan memandang upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik serta budaya keselamatan kerja.

“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam mendukung program nasional P4GN. Kami ingin memastikan setiap insan KAI memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika serta mampu menjadi agen pencegahan di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Dengan SDM yang sehat dan berintegritas, kami dapat terus menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan andal,” ujar Lutfi.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN Provinsi Sumatera Barat, Toton Rasyid, S.H., M.H., memberikan pemaparan mengenai berbagai ancaman penyalahgunaan narkotika beserta dampaknya terhadap kesehatan, kehidupan sosial, dan produktivitas kerja. Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan serta keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha, dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada para peserta untuk memperdalam pemahaman mengenai strategi pencegahan narkotika di lingkungan kerja. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan kerja yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Sebagai bentuk penguatan sinergi, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Barat tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Kesepakatan ini menjadi landasan pelaksanaan berbagai program kolaboratif, mulai dari edukasi, sosialisasi, deteksi dini, hingga langkah-langkah preventif lainnya dalam mendukung implementasi Program P4GN secara berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa kolaborasi dengan BNN merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat budaya keselamatan dan integritas di lingkungan kerja.

“Keselamatan operasional tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang menjalankan operasional tersebut. Karena itu, KAI Divre II Sumbar akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk BNN, guna memastikan seluruh pekerja terbebas dari penyalahgunaan narkotika sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas Reza.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Program P4GN sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang profesional, berintegritas, dan bebas narkoba. Sinergi yang terjalin dengan BNN Provinsi Sumatera Barat diharapkan mampu memperkuat budaya pencegahan serta meningkatkan kesadaran seluruh pekerja dalam menjaga diri, lingkungan kerja, dan keselamatan operasional perkeretaapian.


 

Padang, netralpost --- Sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah penerima manfaat di Provinsi Sumatera Barat pada Senin (27/7). Program ini merupakan implementasi tanggung jawab sosial perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada keberlangsungan bisnis, tetapi juga mendukung pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional KAI.

Pada penyaluran kali ini, KAI Divre II Sumbar memberikan bantuan kepada lima penerima manfaat dengan total nilai lebih dari 77 juta, yang terdiri atas:

1. Bantuan pembangunan Panti Asuhan Sahabat Yatim Dhuafa sebesar Rp20.390.496.

2. ⁠Bantuan pembangunan Masjid Al Hidayah sebesar Rp20.460.000.

3. ⁠Bantuan pembangunan Musholla Ukhwatun Hasanah sebesar Rp10.500.000.

4. ⁠Bantuan Program KAI Edufriend berupa rehabilitasi lapangan olahraga SDN 19 Kampung Baru sebesar Rp14.560.000.

5. ⁠Bantuan mesin potong rumput untuk Kelurahan Tanjung Aua Nan XX sebesar Rp11.200.000.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar sekaligus Anggota Komite TJSL, Reza Shahab, mengatakan bahwa Program TJSL merupakan salah satu wujud nyata komitmen KAI dalam menciptakan nilai tambah bagi masyarakat melalui berbagai program yang memberikan manfaat berkelanjutan. Selain mendukung operasional perusahaan, KAI juga berupaya mengambil peran dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan di wilayah operasional.

“Setiap bantuan yang kami salurkan diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Baik melalui peningkatan fasilitas pendidikan, pembangunan sarana ibadah, maupun dukungan terhadap kebutuhan lingkungan, seluruhnya merupakan bagian dari komitmen KAI untuk tumbuh bersama masyarakat dan menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujar Reza.

Reza menjelaskan bahwa sepanjang tahun 2025 KAI Divre II Sumbar telah menyalurkan dana Program TJSL sebesar Rp1.077.864.151. Sementara itu, hingga akhir Juli 2026, total bantuan TJSL yang telah disalurkan mencapai Rp354.210.000, yang dimanfaatkan untuk mendukung berbagai program di bidang sosial, pendidikan, keagamaan, pemberdayaan masyarakat, serta pelestarian lingkungan.

Menurutnya, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari upaya KAI untuk memastikan keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan manfaat melalui layanan transportasi, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. KAI akan terus mendorong pelaksanaan Program TJSL yang tepat sasaran sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.

“Melalui Program TJSL, kami berharap setiap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung terciptanya masyarakat yang lebih mandiri, produktif, dan sejahtera. KAI akan terus berupaya menghadirkan program-program sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat,” tambah Reza.

Sementara itu, Lurah Tanjung Aua Nan XX, Elia Roza menyampaikan apresiasi atas kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap masyarakat di wilayahnya. Menurutnya, bantuan mesin potong rumput yang diberikan akan sangat membantu dalam menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan sehingga menciptakan kawasan yang lebih nyaman dan sehat bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada KAI Divre II Sumbar atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dan akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk mendukung kegiatan pemeliharaan lingkungan di Kelurahan Tanjung Aua Nan XX. Semoga sinergi yang baik ini dapat terus terjalin di masa mendatang,” ungkap Elia.

Selain menjalankan berbagai program sosial, KAI Divre II Sumbar juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga keamanan aset perkeretaapian serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan perjalanan kereta api. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung operasional kereta api yang aman dan andal.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat kepada KAI. Semoga sinergi yang telah terjalin dapat terus terjaga sehingga KAI mampu memberikan pelayanan transportasi yang semakin aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu, sekaligus menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan,” tutup Reza.(*) 

PADANG, NETRALPOST – Ketua Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Sumatera Barat, M. Yusuf Rahman, menyoroti mencuatnya dugaan kekerasan seksual yang dialami seorang polisi wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sumatera Barat. Menurutnya, kasus tersebut menjadi ujian nyata bagi komitmen penegakan hukum yang berkeadilan dan transparan.

Yusuf mengatakan, perhatian publik tidak hanya tertuju pada substansi dugaan tindak pidana tersebut, tetapi juga pada munculnya informasi mengenai penghentian penanganan perkara serta promosi jabatan terhadap terduga pelaku. Kondisi itu,-negara menurutnya, memunculkan pertanyaan serius mengenai konsistensi penegakan hukum dan akuntabilitas institusi.

"Kasus ini bukan sekadar menyangkut satu individu. Ini adalah ujian terhadap keberanian negara dalam menegakkan hukum tanpa membedakan pangkat, jabatan, maupun kedudukan. Hukum harus berdiri di atas keadilan, bukan tunduk pada relasi kekuasaan," tegas yusuf pada media (28/7).

Yusuf menegaskan bahwa PMII Sumatera Barat menghormati asas praduga tak bersalah sebagai prinsip fundamental dalam negara hukum. Namun, asas tersebut, menurutnya, tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara yang menjadi perhatian publik.

Yusuf berpandangan bahwa setiap dugaan kekerasan seksual harus ditangani secara profesional, independen, dan berpihak pada prinsip keadilan. Ia menilai keterbukaan proses hukum menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

"Masyarakat berhak memperoleh kepastian bahwa setiap laporan ditangani secara objektif dan bebas dari konflik kepentingan. Ketika muncul persepsi adanya perlakuan berbeda terhadap pihak tertentu, maka kepercayaan publik terhadap hukum ikut dipertaruhkan," ujar Yusuf.

Lebih lanjut, Yusuf menyebut kekerasan seksual merupakan pelanggaran serius terhadap martabat manusia yang tidak boleh ditoleransi di lingkungan mana pun, termasuk dalam institusi penegak hukum. Oleh karena itu, ia mendorong agar seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara terbuka sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Menurut Yusuf, apabila penghentian perkara memang didasarkan pada alasan hukum yang kuat, maka penjelasan tersebut perlu disampaikan secara transparan kepada publik agar tidak menimbulkan spekulasi dan krisis kepercayaan.

"Kepercayaan masyarakat tidak dibangun melalui slogan, melainkan melalui keberanian menegakkan keadilan secara setara. Tidak boleh ada kesan bahwa hukum tajam kepada yang lemah, tetapi tumpul kepada mereka yang memiliki kekuasaan," kata Yusuf.

Di akhir pernyataannya, Ketua PKC PMII Sumatera Barat itu mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengawal penegakan hukum yang berkeadilan dengan tetap menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta menjunjung tinggi hak-hak semua pihak.

"Hanya dengan penegakan hukum yang bersih, independen, dan berintegritas, kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dapat terus dijaga," tutupnya. (Tmi)

 

Padang, netralpost - Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Padang, M. Aldian Syah, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa dugaan aksi main hakim sendiri yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang di Bali. Menurutnya, tragedi tersebut tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menjadi alarm bagi kondisi penegakan hukum dan kesadaran masyarakat.

Aldi menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum yang menempatkan keadilan di atas emosi massa. Oleh karena itu, setiap dugaan tindak pidana harus diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, bukan melalui tindakan kekerasan.

"Tidak ada alasan yang dapat membenarkan tindakan main hakim sendiri. Ketika seseorang dihukum tanpa proses hukum yang sah, maka yang runtuh bukan hanya rasa kemanusiaan, tetapi juga wibawa negara hukum." Ujar aldi pada media (27/7)

Ia menilai, tindakan vigilante merupakan bentuk kegagalan dalam mengedepankan nilai-nilai keadaban. Apabila praktik semacam ini terus dibiarkan, masyarakat akan terbiasaU menyelesaikan persoalan dengan kekerasan, bukan dengan hukum.

Menurut Aldi, penegakan hukum yang tegas terhadap seluruh pelaku menjadi langkah penting untuk memberikan efek jera sekaligus mengembalikan kepercayaan masyarakat bahwa keadilan hanya dapat ditegakkan melalui institusi yang berwenang.

"Kita boleh marah terhadap sebuah dugaan kejahatan, tetapi kemarahan tidak boleh mengalahkan akal sehat. Hukum harus menjadi panglima, bukan amarah massa." tambah aldi.

PC PMII Padang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi bersama. Budaya menyelesaikan persoalan dengan kekerasan harus dihentikan dan digantikan dengan penghormatan terhadap hukum, hak asasi manusia, serta nilai-nilai kemanusiaan.

"Negara yang kuat bukan diukur dari kerasnya massa menghukum seseorang, tetapi dari tegaknya hukum yang mampu memberikan keadilan bagi semua pihak. Mari kita jaga Indonesia sebagai negara yang beradab, bukan negara yang membiarkan kekerasan menjadi jalan keluar," tutup aldi. (Tmi)

 

Padang, netralpost -- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG). Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi yang dilaksanakan pada Senin (27/7) di Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaluddin, S.H., M.H., beserta jajaran manajemen KAI Divre II Sumbar dan jajaran Kejaksaan Negeri Bukittinggi.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, terbuka, dan konstruktif dengan agenda utama memperkuat koordinasi dan sinergi kelembagaan, khususnya dalam mendukung perlindungan aset perusahaan dan penguatan kepatuhan hukum yang selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kedua belah pihak juga membahas penguatan tata kelola perusahaan, mitigasi risiko hukum, serta berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing institusi.

Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya menyampaikan bahwa sinergi dengan Kejaksaan Negeri merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat aspek kepatuhan hukum dan penerapan prinsip Good Corporate Governance di seluruh lini bisnis perusahaan.

“KAI Divre II Sumbar senantiasa berkomitmen menjalankan setiap kegiatan usaha secara profesional, akuntabel, transparan, dan berlandaskan ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui sinergi dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi, kami berharap dapat memperkuat langkah-langkah preventif, memperoleh pendampingan hukum yang komprehensif, serta menciptakan kepastian hukum dalam setiap proses bisnis perusahaan. Sinergi ini juga menjadi bagian dari upaya kami dalam menjaga dan mengoptimalkan pengelolaan aset perusahaan serta memastikan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan aman, andal, dan berkelanjutan,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Djamaluddin, S.H., M.H., menyambut baik audiensi tersebut sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan kelembagaan antara Kejaksaan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

“Kejaksaan Negeri Bukittinggi pada prinsipnya siap mendukung program-program PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui pelaksanaan tugas dan kewenangan yang dimiliki, khususnya di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Penguatan sinergi, pemberian pendapat hukum, maupun langkah-langkah preventif merupakan bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan tata kelola perusahaan yang baik, memberikan kepastian hukum, serta meminimalkan potensi permasalahan hukum dalam setiap penyelenggaraan kegiatan perusahaan. Kami berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga memberikan manfaat bagi kedua institusi maupun masyarakat luas,” ungkap Djamaluddin.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga berdiskusi mengenai berbagai isu strategis yang berkaitan dengan aspek hukum perusahaan, pengelolaan aset, mitigasi risiko hukum, serta peluang kerja sama dalam pemberian bantuan hukum, pertimbangan hukum, pelayanan hukum, maupun tindakan hukum lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa kolaborasi dengan Kejaksaan Negeri Bukittinggi merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam membangun hubungan kelembagaan yang harmonis sekaligus memperkuat budaya kepatuhan di lingkungan perusahaan.

“Sinergi antara KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi diharapkan mampu membangun komunikasi dan koordinasi yang semakin efektif dalam penyelesaian berbagai aspek hukum perusahaan. Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance, melindungi kepentingan perusahaan, serta memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai koridor hukum. Dengan demikian, KAI dapat terus menghadirkan layanan transportasi perkeretaapian yang aman, andal, profesional, dan terpercaya bagi masyarakat,” jelas Reza.

Melalui audiensi ini, KAI Divre II Sumbar dan Kejaksaan Negeri Bukittinggi berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam mendukung terciptanya tata kelola perusahaan yang baik, kepastian hukum, serta kelancaran penyelenggaraan operasional perkeretaapian di wilayah Sumatera Barat. Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi kedua institusi, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan transportasi kereta api yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat.


 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST – Mengusung pendekatan yang lebih akrab dan menyentuh hati, Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali menyapa masyarakat lewat kegiatan Ngobras (Ngopi Bareng Polantas). Kegiatan ini berjalan sesuai arahan langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., guna mempererat hubungan sekaligus menyerap harapan warga terkait pelayanan lalu lintas.

Berbeda dengan kegiatan rutin pengaturan jalan, kali ini petugas duduk setara bersama warga di tempat istirahat dan kedai pinggir jalan. Suasana santai membuat warga leluasa menyampaikan keluhan, masukan, hingga pengalaman saat berhadapan dengan situasi di jalan raya.

“Kami tidak hanya berdiri di tengah jalan mengatur arus kendaraan. Kami ingin hadir sebagai sahabat yang mendengar apa yang dirasakan masyarakat. Lalu lintas yang aman dan tertib tercipta bukan hanya karena aturan, melainkan karena kita saling paham dan peduli,” ujar perwakilan petugas di lokasi.

Dalam kesempatan itu, petugas juga menyampaikan lima pesan kunci keselamatan yang perlu dipegang teguh setiap pengguna jalan:

1. Gunakan helm berstandar SNI dan pasang dengan benar

2. Kenakan sabuk pengaman baik sebagai pengemudi maupun penumpang

3. Hindari penggunaan ponsel saat sedang mengemudi

4. Patuhi seluruh rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang ditetapkan

5. Berkendara dengan tenang dan utamakan keselamatan diri serta orang lain

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar ingin menghapus jarak antara polisi dan masyarakat. Kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh dari hati nurani bersama, demi mewujudkan jalan raya yang aman bagi seluruh warga Sumatera Barat.

 

PADANG, NETRALPOST – Memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menerima audiens perwakilan SMP Negeri 2 Padang. Pertemuan ini dilaksanakan atas arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., guna membahas rencana pembinaan program Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Suasana diskusi berjalan hangat dan terbuka, kedua belah pihak menyusun langkah serta materi pembinaan yang tepat bagi anggota PKS. Fokus utamanya adalah membekali para siswa dengan kemampuan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah, serta mengawal keselamatan teman-temannya saat berangkat maupun pulang sekolah.

Kerjasama ini sejalan dengan kampanye Ditlantas Polda Sumbar: “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”. Diharapkan anggota PKS tak hanya berperan menjaga keamanan sekolah, melainkan juga menjadi pelopor kesadaran tertib dan aman berlalu lintas bagi lingkungan sekitar.

Ditlantas Polda Sumbar memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif SMPN 2 Padang, dan berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh siswa.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.