Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran, untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur daerah irigasi pascabencana.

Pengerjaan fisik secara permanen ditargetkan sudah dapat dilaksanakan mulai pertengahan Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat, terutama para petani, tidak lagi merasakan dampak bencana yang berkepanjangan terhadap lahan produktif mereka.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Padang agar dilakukan percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

"Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki," ujar Malvi Hendri, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen yang mencakup:

Bendung Limau Manis; Rekonstruksi Bendung Beringin (meliputi wilayah Lubuk Sarik, Beringin, dan Lubuk Hantu); Bendung D.I. Kapalo Hilalang; Bendung D.I. Sei Latung; Bendung D.I. Sei Guo. Bendung Rasak Bungo; Bendung Koto Lalang;

Rekonstruksi Bendung Batu Busuk (wilayah Sungkai I dan Pasa Lalang); D.I. Lubuk Lagan, D.I. Guo Atas, D.I. Lubuk Minturun, D.I. Lubuk Laweh; serta D.I. Lolo dan D.I. Lolo 2.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Padang tengah merampungkan tahap perencanaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei ini. Hal tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat segera dilaksanakan dan kontrak kerja ditandatangani pada pekan kedua Juli.

"Penanganan sebelumnya telah dilakukan melalui skema Operasi dan Pemeliharaan (OP) sebagai langkah sementara agar air tetap mengalir. Namun, untuk pengerjaan permanen ditargetkan sudah mulai berjalan sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang," katanya.

Guna mendukung instruksi percepatan tersebut, Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar yang difokuskan untuk memulihkan produktivitas masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi. (Taufik/Charlie)

 

Padang, netralpost --- Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, (14/5/2026). 

Sidak ini dilakukan dalam rangka perluasan akses pengawasan Ombudsman dalam memastikan tata kelola pelayanan kesehatan di rumah sakit milik daerah berjalan dengan baik dan optimal. 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, memimpin langsung kegiatan tersebut, dengan didampingi langsung oleh Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Neza, M.Kes. 

Ia bersama tim memeriksa sejumlah titik layanan mulai dari loket pendaftaran, Instalasi Gawat Darurat [IGD], hingga ruang layanan poli klinik.

“Fokus kami adalah melihat langsung bagaimana pelayanan diberikan kepada masyarakat, mendengar keluh kesah pasien dan juga mengumpulkan saran serta masukan dari masyarakat untuk perbaikan tata kelola layanan  kesehatan di RSUD Sungai Dareh kedepanya" Pungkas Adel. 

Temuan di Lapangan

Dari hasil sidak, tim Ombudsman Sumbar menemukan beberapa hal yang menjadi sorotan dan perlu segera ditindaklanjuti oleh manajemen RSUD Sungai Dareh.

Diantaranya, masih ada dokter yang belum datang hingga pukul 10.00 WIB dengan alasan masih sarapan dan hari hujan. Kondisi ini terlihat pada Poli Gigi, Poli Anak dan Poli Umum. Padahal, pasien sudah menunggu dan mendaftar sejak pukul 08.00 WIB. 

Tentu ini merupakan alasan yang terlalu di buat-buat dan menunjukan pelaksana  pelayanan publik belum berorientasi pada integritas dan profesionalisme pelayanan. 

Dalam kesempatan tersebut, Tim Ombudsman juga menerima layanan konsultasi dari pasien maupun keluarga pasien. 

Beberapa keluhan pasien yang menjadi sorotan Ombudsman antara lain yaitu air yang kotor di toilet RSUD, Kekosongan layanan spesialis jantung, lamanya waktu layanan pengambilan obat hingga menghabiskan watu tunggu sampai 3 jam, hingga antrian layanan pendaftaran mandiri yang terlalu panjang. 

Dorongan Perbaikan

Ombudsman Sumbar secara langsung telah menyampaikan hasil sidak dan keluhan kepada Direktur Rumah Sakit beserta jajaran. 

Catatan dan keluhan pasien ini mesti dilihat sebagai asupan dan pencerahan guna memperbaiki layanan rumah sakit kedepan. 

Keluhan masyarakat tidak boleh dilihat sebagai gangguan atau mencari-cari kesalahan, melainkan adalah wujud partisipapasi/kepedulian publik untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas. 

Kepada Ombudsman, Direktur RSUD Sungai Dareh menyatakan siap menindaklanjuti setiap catatan yang diberikan oleh Ombudsman. 

Direktur RSUD juga berkomitmen bahwa seluruh masukan akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan layanan dan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. (*) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei 2026. Pada masa angkutan long weekend tersebut, KAI Divre II Sumbar menyediakan total 28.432 tempat duduk atau rata-rata 7.108 tempat duduk setiap harinya untuk melayani mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Kesiapan kapasitas ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya andal dari sisi operasional, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan.

“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, tepat waktu, dan nyaman selama masa libur panjang. Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat karena dinilai praktis, ekonomis, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” ujar Reza.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap hari tetap menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan karena memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Dengan tarif terjangkau sebesar Rp5.000, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang cepat dan nyaman tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas saat libur panjang.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan per hari dengan relasi BIM–Pulau Aie dan menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Kereta ini juga mendukung aktivitas wisata edukatif dan perjalanan rombongan pelajar melalui layanan tiket rombongan yang praktis dan efisien.

Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan setiap hari dengan relasi Kayu Tanam–Padang. Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati panorama alam khas Sumatera Barat yang menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari hamparan perbukitan hingga suasana pedesaan yang asri.

“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari upaya mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi daerah, dan mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” tambah Reza.

Selain meningkatkan kapasitas layanan, KAI Divre II Sumbar juga terus memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan lancar selama masa angkutan libur panjang. Pemeriksaan rutin terhadap rangkaian kereta dan fasilitas pelayanan dilakukan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Untuk kemudahan pemesanan, tiket KA lokal dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan. KAI juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi selama long weekend. Selain nyaman dan terjangkau, perjalanan dengan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan menyenangkan,” tutup Reza.(*) 




 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Melalui berbagai program edukatif, KAI Divre II Sumbar berupaya menanamkan budaya tertib dan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pada Rabu (13/5) KAI Divre II Sumbar menerima kunjungan edukasi dari 88 siswa SD Plus Lillah di Stasiun Padang. Kegiatan ini dipandu oleh petugas frontliner Stasiun Padang, tim Angkutan Penumpang dan tim Humas Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KAI memberikan kesempatan kepada rombongan sekolah maupun wisata edukasi untuk memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian melalui layanan perjalanan rombongan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, tertib, dan ramah lingkungan. Edukasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran menggunakan transportasi publik sejak usia dini,” ujar Reza.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan berbagai materi edukatif mengenai dunia perkeretaapian, mulai dari pengenalan profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding, hingga pengalaman naik kereta api. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di area perkeretaapian, seperti larangan bermain di jalur rel, kewajiban mematuhi aturan di stasiun, serta pentingnya membiasakan budaya tertib saat menggunakan transportasi publik.

Sebagai informasi, KAI Divre II Sumbar juga melayani pembelian tiket rombongan untuk perjalanan KA Lokal dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.

2. Surat permohonan diajukan paling awal 14 hari dan paling lambat 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.

3. Surat permohonan memuat:

    * Nama rombongan

    * Nama perwakilan dan nomor telepon yang dapat dihubungi

    * Jumlah anggota rombongan

    * Daftar anggota rombongan beserta nomor identitas/NIK

    * Jadwal keberangkatan

    * Relasi perjalanan

4.Penumpang usia 3 tahun ke atas wajib memiliki tiket dan identitas/NIK.

5.⁠Anak di bawah 3 tahun yang menggunakan tempat duduk sendiri wajib memiliki tiket.

6.Pembayaran dilakukan melalui virtual account.

7.Setelah pembayaran lunas, akan dibuat berita acara kesepakatan.

8.Tiket rombongan yang telah dibayar tidak dapat dibatalkan, diubah jadwal, maupun diubah jumlah penumpangnya.

9.Penumpang rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum keberangkatan.

10.Perwakilan rombongan akan dihubungi petugas loket setelah tiket selesai dicetak.

11. Seluruh peserta rombongan wajib mematuhi ketentuan dan peraturan KAI yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengenal transportasi publik sekaligus menanamkan nilai keselamatan, kedisiplinan, dan budaya tertib sejak dini.

“Kereta api diharapkan tidak hanya menjadi pilihan transportasi utama masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan berkesan bagi semua kalangan,” tutup Reza.(*) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pelaksanaan pemeriksaan detail serta perawatan intensif sarana dan prasarana perkeretaapian di seluruh wilayah operasional Divre II Sumbar.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem yang dapat berubah secara tiba-tiba, termasuk risiko banjir, longsor, amblesan tanah, hingga pergerakan kontur tanah pada sejumlah titik rawan di wilayah Sumatera Barat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Divre II Sumbar melaksanakan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personnel (SCP) Prasarana yang melibatkan seluruh jajaran manajemen serta petugas teknis prasarana.

Kegiatan diawali dengan briefing di Ruang Buya Hamka yang dipimpin oleh Manager Operasi Fasilitas Angkutan dan Pengendalian Perjalanan KA, Acep S Manan. Dalam arahannya disampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh aspek operasional perkeretaapian berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap operasional kereta api serta berbagai elemen vital prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel seperti rel retak, rel patah, rel gompel, bantalan, profil ballast, sistem penambat, hingga sambungan rel. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan geometri jalur, ruang bebas, ruang manfaat jalur, lingkungan sekitar jalur rel yang tertutup tanaman liar, pemeriksaan lengkung, wesel, jembatan, terowongan, sistem persinyalan, serta berbagai fasilitas pendukung operasional lainnya.

Khusus pada jembatan dan bangunan pendukung, pemeriksaan difokuskan pada kondisi lendutan, stabilitas konstruksi, dan daya dukung terhadap operasional perjalanan kereta api. Sementara pada sistem persinyalan, pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal sehingga dapat mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kondisi geografis wilayah Sumatera Barat pada beberapa petak jalur memiliki potensi pergerakan kontur tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi. Oleh karena itu, KAI terus meningkatkan langkah-langkah mitigasi preventif guna menjaga keandalan jalur kereta api.

“Petugas prasarana bersama tim manajemen secara berkala melakukan pemetaan prioritas perawatan dan inspeksi berjalan kaki di seluruh wilayah operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api,” ujar Reza.

Selain penguatan aspek teknis, KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Menurut Reza, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat,” tutup Reza.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tancap gas memperkuat ekosistem ekonomi syariah dengan target ambisius: menjadi pusat industri halal terkemuka di Indonesia bagian barat. Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov kini tengah mematangkan rencana penerbitan Sukuk Daerah sebagai solusi pembiayaan pembangunan.

​Rencana strategis ini dipaparkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Istana Gubernur, Senin (11/5).

​"Penerbitan sukuk ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal," tegas Mahyeldi.

Gubernur mengungkapkan bahwa penetrasi ekonomi syariah di Sumbar menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, tingkat inklusi keuangan syariah di Ranah Minang telah menyentuh angka 92,14 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh performa Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari yang mencatatkan kenaikan signifikan pada sisi pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Bukan sekadar teori, integrasi ekonomi syariah diwujudkan melalui penetapan kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi sebagai zona Halal Life Style. Kawasan ini dirancang menjadi pusat pembelajaran ekonomi syariah sekaligus pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program seperti Klinik Konsultasi Motivasi Muda (KLIK MEMO).

Di sektor pariwisata, Sumbar kini mengukuhkan posisi di tiga besar destinasi wisata halal terbaik di Indonesia. Keberadaan 566 desa wisata yang tersebar di berbagai kabupaten/kota menjadi motor penggerak utama dalam menarik kunjungan wisatawan berbasis budaya dan syariah.

​Selain penguatan sektor wisata, Pemprov juga terus mempercepat digitalisasi transaksi melalui QRIS Syariah untuk UMKM dan masjid, serta memperluas program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi para pelaku usaha lokal.

​"Penguatan ekonomi syariah adalah bagian penting pembangunan daerah sekaligus mempertegas identitas Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," pungkas Mahyeldi.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk membangun lajur penyelamat kendaraan di jalur rawan kecelakaan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar. Meski desain konstruksi telah rampung, proyek strategis ini masih menunggu proses pembebasan lahan oleh pemerintah daerah setempat.

​Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengungkapkan bahwa pembangunan fisik rencananya akan dilakukan di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagian lahan milik warga.

​"Desain lajur penyelamat sudah selesai, sekarang tinggal pembebasan lahan," ujar Elsa Putra saat memberikan keterangan di Kota Padang, Senin (11/5).

Proyek yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp30 miliar ini menggunakan skema kolaborasi. Biaya konstruksi akan sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara proses ganti rugi atau pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui APBD.

​Bupati Tanah Datar sebelumnya telah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pembebasan lahan tersebut pada APBD Perubahan 2026. Jika proses administrasi lahan ini tuntas tepat waktu, pengerjaan fisik diprediksi mulai berjalan pada awal 2027.

Rencana ini mendapat sinyal hijau dari berbagai pihak. PT KAI Divre II Sumbar telah menyatakan dukungannya karena sebagian jalur akan menggunakan lahan milik KAI di KM 79+200 hingga KM 79+325.

​Bahkan, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, telah meninjau langsung lokasi pada Februari lalu untuk memastikan percepatan fasilitas keselamatan ini.

Lajur penyelamat ini dipandang sebagai solusi mendesak di kawasan Panyalaian yang memiliki kontur jalan menurun tajam. Jalur ini nantinya akan dilengkapi dengan hamparan pasir atau kerikil yang berfungsi menghentikan kendaraan secara darurat, terutama bus dan truk yang mengalami rem blong, guna mencegah kecelakaan fatal di masa mendatang.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima Penghargaan Platinum dalam program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) di Tempat Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Zakry, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman kepada Asisten Manager KAI Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, Senin (11/5).

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja, sekaligus mendorong terciptanya tempat kerja yang aman, sehat, nyaman, dan bebas diskriminasi bagi seluruh pekerja.

Proses penilaian penghargaan dimulai dari tahapan pendaftaran dan verifikasi kelengkapan dokumen administrasi. Perusahaan yang lolos pada tahap tersebut selanjutnya mengikuti pemeriksaan uji petik langsung oleh tim penilai pusat Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ke lokasi perusahaan terpilih. Untuk PT KAI (Persero) Divre II Sumbar, pelaksanaan penilaian uji petik dilakukan pada 25 November 2025.

Dalam proses penilaian tersebut, terdapat sejumlah indikator yang menjadi perhatian tim penilai, meliputi dokumen kebijakan perusahaan terkait P2HIV-AIDS, rencana kegiatan atau program yang dijalankan, serta hasil kegiatan yang telah dicapai perusahaan dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

Kegiatan penghargaan ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan terbaik dan terpilih dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Dari total 488 perusahaan penerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) di Tempat Kerja dengan kategori Silver, Gold, dan Platinum, PT KAI (Persero) Divre II Sumbar berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tertinggi kategori Platinum tingkat nasional.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen dan kolaborasi seluruh insan KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif. Kami meyakini bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja bukan hanya bagian dari pemenuhan regulasi, tetapi juga bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta perlindungan hak seluruh pekerja,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran KAI Divre II Sumbar yang telah mendukung implementasi program P2HIV-AIDS secara konsisten di lingkungan kerja.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja, manajemen, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung program ini. Penghargaan tingkat nasional ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya kerja yang sehat, peduli, dan bebas diskriminasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, KAI Divre II Sumbar akan terus mendukung berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kampanye kesehatan kerja secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran pekerja serta membangun budaya kerja yang inklusif dan humanis.

“Melalui penghargaan ini, kami berharap semangat kepedulian terhadap sesama dan pentingnya kesehatan kerja dapat terus tumbuh di lingkungan perusahaan, sehingga tercipta tempat kerja yang produktif, harmonis, dan berkelanjutan,” tutupnya.(*) 


 

Pasamanbarat, netralpost -- Polres Pasaman Barat melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag Ren pada Sabtu (9/5/2026) pagi di lapangan apel Mako Polres setempat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Kegiatan sertijab digelar sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola, dan menjaga kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat. 

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung, para Kapolsek jajaran, serta para pengurus Bhayangkari.

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kabag Ren resmi diserahterimakan dari Kompol Muzhendra kepada AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat Kasubbagstrajemen dan RB Bag Ren Polres Pasaman Barat. Selanjutnya, Kompol Muzhendra akan mengemban tugas sebgai Wakapolres Pasaman, Polda Sumbar.

Upacara sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/309/IV/KEP/2026 tanggal 2 Mei 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.

Upacara berlangsung sesuai tahapan prosesi seremonial Polri, mulai dari pembacaan Keputusan Kapolda Sumbar, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dan penandatanganan Pakta Integritas.

Kapolres Pasaman Barat dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama mengemban tugas, serta menyampaikan harapan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja dengan penuh tanggung jawab.

“Mutasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Kita berharap pejabat baru dapat bekerja dengan integritas, menjaga soliditas, serta memberi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Setelah upacara resmi ditutup, rangkaian dilanjutkan dengan kegiatan kenal pamit di aula Tatag Trawang Tungga, foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres, pejabat utama, dan seluruh peserta personel Polres Pasaman Barat kepada pejabat yang baru dilantik. (HumasResPasbar)

 

Sumbar, netralpost – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Soft Launching Samsat KiosK yang digelar di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tanpa perlu melampirkan KTP pemilik pertama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menekankan bahwa kehadiran Samsat KiosK merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan modern.

“Pelayanan Samsat dengan KiosK ini adalah cara kita menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar mereka benar-benar merasakan pelayanan yang praktis,” ujar Irjen Pol Gatot di hadapan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Terkait sebaran layanan, Kapolda menginstruksikan agar Samsat KiosK tidak hanya berhenti pada sembilan titik awal yang telah direncanakan, namun harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia juga berpesan agar penempatan unit KiosK dilakukan di lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan pentingnya akurasi data dalam mengoptimalkan sektor pajak, yang saat ini menjadi penyumbang sekitar 70% dari pendukung pembangunan daerah. Ia mendorong kerja sama yang erat dengan perangkat Nagari dan Desa sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan wajib pajak.

Sebagai bentuk apresiasi, Irjen Pol Gatot meminta adanya pemberian hadiah atau reward bagi Nagari yang berhasil meningkatkan ketaatan pajak warganya. “Tadi sudah ada hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot menantang jajaran Bapenda dan Dirlantas untuk terus melahirkan terobosan atau breakthrough setiap bulannya. Ia berharap lokasi Samsat KiosK juga bisa menjadi wadah edukasi lain, seperti kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap semangat inovasi ini merambah ke berbagai sektor lain di Sumatera Barat, termasuk pemberdayaan UMKM, olahraga, hingga prestasi anak muda.

“Semoga dengan berbagai kemudahan ini, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi semakin makmur, sejahtera, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kepala Bapenda, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar, jajaran Bank Nagari, serta perwakilan Pemerintah Kota Padang.(*) 

Padang, netralpost --- Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirantas) Polda Sumatera Barat, kembali mengeluarkan himbauan hangat yang ditujukan kepada seluruh pengguna jalan raya, terutama para saudara mang andis di wilayah Sumatera Barat.

Himbauan ini disampaikan dengan tujuan utama untuk membangun kesadaran bersama dalam menciptakan alur lalu lintas yang teratur, aman, serta nyaman bagi setiap orang yang berkendara atau beraktivitas di jalan raya. Menurut Kombes Pol. Muhammad Reza, disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas bukan hanya kewajiban, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Salah satu hal paling dasar namun sering terlupakan adalah pentingnya menjaga jarak aman antar kendaraan,” ucapnya dalam siaran himbauan resmi yang diterbitkan kantor Dirantas Polda Sumbar.

Jarak aman, jelasnya, bukan sekadar angka yang tertulis dalam peraturan, melainkan ruang yang memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk merespons setiap kondisi tak terduga yang mungkin muncul di jalan. Baik saat kondisi jalan licin karena hujan, lalu lintas padat di jam sibuk, maupun saat berkendara di jalan raya yang memiliki tikungan tajam.

“Dengan memberikan ruang yang cukup antara kendaraan Anda dengan kendaraan di depan, kita secara langsung mengurangi risiko terjadinya tabrakan. Setiap sentimeter jarak yang dijaga bisa jadi perbedaan antara keselamatan dan kecelakaan,” jelas Kombes Pol. Muhammad Reza.

Himbauan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan edukasi lalu lintas yang dilakukan Dirantas Polda Sumbar secara berkelanjutan. Selain menjaga jarak aman, pihaknya juga terus mengingatkan agar semua pengguna jalan mematuhi tanda rambu yang ada, menghormati hak jalan pengguna lain seperti pejalan kaki dan pengendara sepeda, serta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan.

“Kita berharap, himbauan ini dapat sampai ke setiap pelosok wilayah Sumatera Barat, terutama kepada para mang andis yang setiap hari berkendara untuk mencari nafkah atau melakukan aktivitas harian. Bersama-sama kita bisa ciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik,” pungkasnya.(*)


Padang — Pelayanan katering di Asrama Haji Padang mendapat apresiasi luas dari para jemaah haji Embarkasi Padang. Mulai dari kloter 1 hingga kloter 14, para jemaah mengaku puas terhadap kualitas makanan yang disajikan serta kenyamanan ruang makan yang tersedia selama berada di asrama haji. (8/5/26)

Menu makanan yang disediakan dinilai memiliki cita rasa yang lezat, bersih, dan sesuai dengan selera jemaah. Tidak hanya itu, suasana ruang makan yang nyaman, tertata rapi, dan bersih membuat para jemaah merasa lebih tenang dan betah sebelum menjalani perjalanan menuju Tanah Suci.

Salah seorang jemaah Kloter 14 PDG, Akmal Sanin, menyampaikan rasa puasnya terhadap pelayanan konsumsi yang diberikan kepada jemaah.

“Alhamdulillah, makanannya enak-enak dan cocok di lidah kami. Tempat makannya juga nyaman dan bersih, jadi serasa makan di rumah sendiri. Pelayanannya sangat baik,” ujarnya.

Pujian serupa juga datang dari sejumlah jemaah kloter sebelumnya yang menilai pelayanan konsumsi di Asrama Haji Padang semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi jemaah, khususnya lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus.

Kepala Asrama Haji Padang, Afrizen, mengatakan bahwa pelayanan konsumsi menjadi salah satu perhatian utama dalam operasional haji Embarkasi Padang tahun 1447 H/2026 M.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk dalam hal konsumsi. Mulai dari kualitas makanan, kebersihan, kenyamanan ruang makan, hingga ketepatan waktu distribusi terus kami jaga agar jemaah merasa nyaman selama berada di asrama haji,” kata Afrizen.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap pelayanan katering dilakukan secara rutin bersama penyedia konsumsi dan tim kesehatan guna memastikan mutu pelayanan tetap terjaga hingga akhir operasional haji tahun ini.(Humpro)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.