Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, Netralpost – Akses jalan nasional di kawasan Lembah Anai, Sumatera Barat, akhirnya kembali dapat dilalui oleh kendaraan setelah sempat lumpuh akibat tertutup material longsor. Keberhasilan pembukaan jalur vital yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi ini terjadi berkat respons cepat penanganan darurat di lapangan. 

Pembersihan material longsor yang sempat menutup badan jalan tersebut dilakukan secara intensif oleh tim gabungan. Kerja sama solid ini melibatkan personil dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, tim PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI), serta dukungan penuh dari personel Satbrimob Polres Padang Panjang. 

Berkat kerja keras petugas di lokasi bencana, akses lalu lintas resmi dibuka kembali pada dini hari pukul 01.15 WIB. Pengguna jalan, baik kendaraan roda dua maupun roda empat, kini sudah diperbolehkan melintasi area tersebut untuk memulihkan konektivitas transportasi antar wilayah. 

Meskipun jalur utama ini sudah dapat dilewati, pihak BPJN Sumatera Barat mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengendara. Mengingat kondisi cuaca dan sisa-sisa material pascabencana, masyarakat diminta untuk tetap ekstra hati-hati selama melintasi kawasan rawan tersebut. 

Selain meminta pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan, pihak berwenang juga menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan di lapangan. Pengendara sangat diharapkan untuk mengikuti seluruh petunjuk, rambu lalu lintas, serta arahan dari petugas yang bersiaga di lokasi guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Komitmen penyelesaian dan pengawasan terhadap jalur Lembah Anai ini akan terus dioptimalkan secara berkala. BPJN Sumbar bersama seluruh pemangku kepentingan terkait juga berjanji untuk terus memperbarui informasi kondisi jalur demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat. (Nofri Tanjung) 

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui sebuah inovasi bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan ekstra bagi para pengendara yang membutuhkan dokumen administrasi berkendara secara transparan. 

Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Kota Padang yang sedang mengurus Surat Keterangan Uji Klinis Pengemudi (SKUKP). Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting dalam penerbitan maupun perpanjangan jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) tertentu. Melalui kehadiran petugas secara interaktif, alur pengurusan yang kerap dianggap rumit kini dipangkas menjadi lebih ringkas dan ramah bagi pemohon. 

Di lokasi pelayanan, sejumlah personel Ditlantas Polda Sumbar, termasuk Polisi Wanita (Polwan), terlihat sigap mendampingi dan memandu warga. Mereka dengan ramah memberikan penjelasan mengenai mekanisme kelayakan pengemudi dan pengisian formulir administrasi. Suasana pelayanan yang humanis ini berhasil menciptakan rasa nyaman dan menghilangkan sekat kaku antara petugas kepolisian dan masyarakat umum. 

Tidak hanya sekadar melayani administrasi berkendara, momentum interaksi langsung ini juga dimanfaatkan petugas untuk mengedukasi warga. Polantas aktif menyampaikan pesan keselamatan berkendara dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Kesadaran akan keselamatan ini ditekankan sebagai fondasi utama guna menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya wilayah Sumatera Barat. 

Warga Kota Padang menyambut baik kehadiran program jemput bola yang transparan dan cepat ini. Banyak pemohon mengapresiasi kejelasan informasi serta tidak adanya pungutan liar atau jalur calo selama proses pengurusan SKUKP berlangsung. Layanan yang bersih dan profesional seperti inilah yang terus ditonjolkan demi mendongkrak kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara. 

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polantas Presisi melalui program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima yang profesional. "Mari kita bawa semangat kebersamaan ini ke dalam setiap ruang pelayanan publik. Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan mendapatkan pelayanan terbaik, cepat, transparan, serta humanis demi kenyamanan kita bersama," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

pasamanbarat, netralpost -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat melakukan penanaman pohon di aliran sungai bekas tambang galian C, yang berada di Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (24/6/2026).

Kegiatan Gerakan Penghijauan Sejuk Asri diawali zoom meeting bersama Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dari Kota Sawahlunto, dengan mengusung tema "Hijaukan Sumbar Kembali".

Dalam sambutannya, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan bahwa penanaman pohon melalui program gerakan penghijauan Sejuk Asri di Sumatera Barat, merupakan bagian dari komitmen Kepolisian dalam pelestarian lingkungan.

"Program ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan yang digagas Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, untuk mendorong terciptanya ekosistem hijau dan lingkungan yang sehat di Sumatera Barat," katanya.

Kapolda menegaskan, tugas Kepolisian tidak hanya penegakan hukum, namun juga dituntut untuk mempererat silaturahmi dan kedekatan bersama masyarakat terutama dalam pelestarian lingkungan.

"Melalui program penghijauan ini, kita dapat berkolaborasi dengan seluruh elemen masyakarat agar kelestarian lingkungan tetap terjaga," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menyebut, menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, pihaknya telah melakukan penanaman 1.000 pohon sejak Januari 2026.

Penanaman pohon dilakukan secara bertahap di sejumlah daerah yakni Pantai Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kecamatan Talamau, dan Kecamatan Luhak Nan Duo.

"Setelah kawasan pinggiran pantai dan daerah rawan bencana, hari ini penanaman pohon dilakukan di kawasan aliran sungai Batang Toman Kecamatan Pasaman," ucapnya.

Dijelaskan, Polres Pasaman Barat bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, serta elemen masyarakat dalam pengadaan berbagai jenis bibit pohon. 

"Adapun jenis pohon yang ditanam yakni pohon penghijauan, dan pohon buah-buahan meliputi durian, alpukat, lengkeng, petai dan jengkol," jelasnya.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersinergi dengan pihak Kepolisian, terutama di kawasan aliran sungai pasca aktivitas tambang galian C oleh masyarakat.

"Pihak Kepolisian dengan masyarakat akan melakukan reklamasi penghijauan di kawasan aliran sungai pasca aktivitas pengambilan material pasir dan sirtu," pungkasnya. (HumasResPasbar)

 

Sumbar, netralpost --- encana tanah longsor hebat melanda kawasan lintas utama Sumatera yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi, tepatnya di Lembah Anai KM 66.700, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB akibat dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi. Material longsoran berupa tanah pekat, bebatuan berukuran besar, serta pepohonan tumbang langsung amblas ke bawah dan menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui. 

Akibat kejadian ini, akses transportasi darat pada jalur vital darurat darat Sumatra Barat tersebut langsung lumpuh total dari kedua arah. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular panjang di sekitar lokasi kejadian karena terjebak material yang menutup jalan. Sejumlah petugas dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait langsung dikerahkan secara sigap ke lokasi bersama dengan alat berat guna memulai proses evakuasi material.

Merespons situasi darurat bencana tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar langsung bergerak cepat mengambil langkah preventif dengan menutup total akses jalan demi keselamatan bersama. Kepolisian langsung memasang pembatas jalan dan menyiagakan personel di titik-titik penyekatan. Langkah penutupan ini sengaja diambil mengingat tebing di sekitar lokasi masih dalam kondisi labil dan sangat rawan memicu terjadinya runtuhan atau longsor susulan yang membahayakan jiwa pengguna jalan. 

Terkait kondisi ini, Dirlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra di tengah cuaca ekstrem. Pihak Ditlantas meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya agar segera beralih dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia, seperti rute Malalak atau Sitinjau Lauik. Pengendara juga diminta untuk tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak memaksakan diri mendekati area jembatan kembar.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa penutupan jalur ini merupakan langkah mutlak yang harus diambil demi keselamatan publik. "Kami menegaskan bahwa keselamatan jiwa masyarakat dan pengguna jalan adalah prioritas paling utama di atas segalanya, sehingga penutupan total kedua arah di jalur Lembah Anai harus dilakukan sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul memaparkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dipercepat agar proses pembersihan material longsor dapat diselesaikan secepat mungkin. "Petugas gabungan dan alat berat sudah dikerahkan ke titik KM 66.700 untuk mengevakuasi tanah serta batu yang menutup jalan. Namun, kami meminta pengendara untuk terus memantau informasi resmi terbaru sebelum memutuskan melintas, karena pembersihan harus dilakukan secara hati-hati akibat adanya ancaman batu menggantung di atas tebing," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

SUMBAR, NETRALPOST – Akses utama Jalan Nasional yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui kawasan Lembah Anai terpaksa ditutup sementara waktu akibat bencana longsor. Penutupan total ini diberlakukan demi menjaga keselamatan para pengguna jalan yang melintas, mengingat material longsoran berupa tanah dan bebatuan sempat menutupi seluruh badan jalan. 

Proses evakuasi dan pembersihan jalan sempat mengalami hambatan serius di lapangan. Petugas gabungan menghadapi kendala besar akibat keberadaan sebongkah batu berukuran raksasa yang menggantung di lereng tebing. Batu besar tersebut dinilai sangat berbahaya karena memiliki potensi tinggi untuk jatuh sewaktu-waktu dan menghantam badan jalan yang berada tepat di bawahnya. 

Guna mengatasi ancaman tersebut, petugas mengambil tindakan taktis dan cepat pada malam harinya sekitar pukul 20.35 WIB. Tim Satbrimob Polres Padang Panjang mengerahkan armada water cannon untuk menyemprot dan menjatuhkan batu raksasa tersebut secara aman. Setelah batu yang membahayakan berhasil diturunkan, tim penanganan langsung melanjutkan pembersihan sisa material tanah secara intensif.

Selama jalur utama ditutup, pihak kepolisian dan petugas terkait mengimbau masyarakat untuk menggunakan rute alternatif. Pengendara yang datang dari arah Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya diarahkan untuk melewati jalur Malalak atau Sitinjau Lauik guna menghindari penumpukan kendaraan dan kemacetan panjang di sekitar lokasi kejadian. 

Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menegaskan bahwa penutupan jalur ini merupakan langkah mutlak demi keselamatan publik. "Kondisi lereng di sepanjang kawasan Lembah Anai pascalongsor masih sangat labil dan menyimpan potensi besar terjadinya longsoran susulan," ujarnya. Pihaknya meminta masyarakat untuk bersabar menanti hingga jalur benar-benar dinyatakan steril dan aman oleh petugas berwenang. 

Lebih lanjut, Kabalai BPJN Sumbar juga mengingatkan para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan memantau perkembangan cuaca sebelum bepergian. "Kami mengimbau seluruh pengguna jalan yang nantinya melewati jalur ini agar ekstra hati-hati, menjaga jarak aman, dan selalu mematuhi rambu serta instruksi petugas di lapangan demi keselamatan bersama," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

Solok, netralpost --- Tim Satresnarkoba Polres Solok berhasil menangkap seorang pria berinisial R (36) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika golongan 1 jenis sabu. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba Polres Solok, AKP Repaldi, S.H., M.M. CHRS, pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 15.30 WIB. Tersangka yang berprofesi sebagai wiraswasta ini diamankan petugas tepat di depan sebuah rumah di kawasan Jorong Taratak Baru, Nagari Selayo Tanang Bukit Sileh, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok.

Berdasarkan data kepolisian, tersangka diketahui merupakan warga asli Suku Minang namun berdomisili di Kelurahan Galur, Kecamatan Johar Baru, Kota Jakarta Pusat. Pengungkapan kasus ini bermula dari adanya laporan dari masyarakat setempat yang merasa resah. Warga melaporkan bahwa di lingkungan Jorong Taratak Baru sering terjadi transaksi narkotika, yang kemudian direspons cepat oleh kepolisian.

Untuk menangkap basah pelaku, Tim Satresnarkoba Polres Solok melakukan strategi undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli di sekitar lokasi kejadian. Strategi ini membuahkan hasil saat tersangka berjalan menghampiri petugas yang sedang menyamar. Polisi langsung melakukan penyergapan dan penggeledahan badan secara transparan dengan disaksikan oleh warga serta saksi-saksi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

Saat penggeledahan badan, petugas menemukan satu paket sabu di dalam genggaman tangan kanan tersangka. Tidak hanya itu, polisi kembali menemukan satu paket sabu lainnya yang disimpan di dalam saku celana panjang bagian depan sebelah kiri. Penggeledahan kemudian dilanjutkan ke dalam rumah yang dihuni oleh tersangka untuk mencari barang bukti tambahan lainnya.

Di dalam kamar rumah tersebut, petugas menemukan sebuah kotak besi berwarna hitam di atas lantai yang berisi satu paket sabu lagi. Selain total tiga paket sabu, polisi juga menyita satu unit timbangan digital, alat hisap (bong), kaca pirek, uang tunai Rp593.000, serta dua unit ponsel pintar. Seluruh barang bukti bersama tersangka langsung dibawa ke markas Polres Solok guna menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.

Atas perbuatannya, tersangka kini dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pelaku juga dikenakan Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP jo Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. Kepolisian menegaskan akan terus mengembangkan kasus ini guna mengusut jaringan pemasok narkoba di wilayah Solok.(nofri Tanjung) 

 

Sumbar, netralpost --- Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menyelenggarakan kegiatan asistensi dan pelatihan pembuatan konten kreatif bagi jajaran personel kepolisian wilayah Solok Raya. Agenda strategis ini dilaksanakan secara tatap muka di Aula Polres Solok Kota pada Selasa (23/6/2026). 

Pelatihan kehumasan ini dipimpin langsung oleh Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya. Jalannya kegiatan diikuti secara saksama oleh sejumlah personel pengemban fungsi kehumasan serta operator media sosial, mulai dari tingkat Polres hingga perwakilan Polsek jajaran di wilayah Polres Solok Kota dan Polres Solok. 

Langkah taktis ini sengaja dirancang untuk memperkuat kompetensi aparatur kepolisian lokal dalam mengelola sirkulasi informasi publik di tengah pesatnya perkembangan ekosistem digital. Melalui pembekalan komprehensif, seluruh peserta dituntut mampu memproduksi pesan komunikasi yang modern sekaligus fungsional bagi masyarakat. 

Sepanjang pelatihan berjalan, para operator kehumasan dibekali ragam materi teknis yang mencakup dasar-dasar fotografi, teknik videografi, mekanisme penulisan berita formal, desain grafis, hingga strategi tata kelola media sosial. Selain paparan teori, pelatihan juga langsung diiringi sesi praktik pembuatan konten kreatif agar para personel dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat secara instan. 

Dalam arahannya di hadapan para peserta, Kabidhumas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa aspek kecepatan serta kualitas dalam penyampaian pesan institusi kini telah bertransformasi menjadi pilar utama guna mempertahankan dan mendongkrak kepercayaan publik di era digital saat ini. 

“Informasi yang dikemas secara edukatif, humanis, dan kreatif membuat kehadiran Polri makin terasa dekat sekaligus relevan bagi seluruh lapisan masyarakat luas. Narasi ini selaras dengan semangat Polri Presisi yang berkomitmen untuk terus hadir secara nyata dan senantiasa dipercaya oleh publik,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya menutup arahannya.(nofri tanjung) 


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang pada Selasa (23/6). Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur sekolah.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa pemasangan spanduk merupakan salah satu langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api, khususnya pada perlintasan yang tidak dijaga.

“Momentum libur sekolah biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas perjalanan masyarakat. Melalui pemasangan spanduk dan sosialisasi langsung di lapangan, kami ingin mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melintasi rel kereta api,” ujar Reza.

Pada kegiatan yang dilaksanakan Selasa (23/6), KAI Divre II Sumbar memasang spanduk keselamatan di empat titik, yaitu:

* KM 1+6/7 petak jalan Stasiun Padang – Stasiun Pulau Air;

* KM 3+600 petak jalan Stasiun Bukit Putus – Stasiun Padang;

* KM 5+900 petak jalan Stasiun Bukit Putus – Stasiun Pauh Lima; dan

* KM 13+1/2 petak jalan Stasiun Pauh Lima – Stasiun Indarung.

Selain pemasangan spanduk, KAI juga melaksanakan sosialisasi langsung kepada masyarakat di perlintasan sebidang melalui pengeras suara serta membentangkan spanduk keselamatan di beberapa titik strategis. Kegiatan diawali dengan briefing petugas sebelum turun ke lapangan untuk memastikan penyampaian edukasi berjalan efektif.

Sepanjang tahun 2026, KAI Divre II Sumbar telah memasang sebanyak 15 spanduk imbauan keselamatan di berbagai perlintasan sebidang yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pemasangan pada masa libur sekolah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api.

Selain pemasangan media imbauan, KAI Divre II Sumbar juga terus memperkuat berbagai program peningkatan keselamatan, di antaranya meningkatkan kewaspadaan perjalanan kereta api dengan menginstruksikan masinis untuk memperbanyak penggunaan Semboyan 35 (S35) saat melintasi perlintasan tidak dijaga, melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, serta menjalin koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan lainnya.

Upaya tersebut melengkapi langkah-langkah yang telah dilakukan sebelumnya, seperti penutupan perlintasan liar secara bertahap, sosialisasi keselamatan di sekolah maupun di perlintasan sebidang, serta pemasangan berbagai media edukasi keselamatan di wilayah kerja Divre II Sumbar.

Reza menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang merupakan tanggung jawab bersama. KAI sebagai operator akan tetap berperan aktif melalui berbagai langkah preventif untuk menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan selamat.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan ke kanan, memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Jangan memaksakan melintas ketika kereta api sudah mendekat karena keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tegas Reza.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka perlintasan liar maupun kembali membuka perlintasan yang telah ditutup, karena selain melanggar ketentuan yang berlaku, tindakan tersebut sangat berisiko terhadap keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Melalui pemasangan spanduk imbauan keselamatan dan sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta budaya disiplin dan selamat di setiap perlintasan sebidang, khususnya selama masa libur sekolah dengan mobilitas masyarakat yang lebih tinggi” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, sekaligus menjadi pilihan terbaik bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati pesona pesisir barat Sumatera Barat melalui KA Pariaman Ekspres.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KA Pariaman Ekspres beroperasi sebanyak 10 perjalanan setiap hari dengan kapasitas 4.240 tempat duduk yang melayani relasi Pauh Lima–Padang–Pariaman–Naras.

“KA Pariaman Ekspres tidak hanya menjadi moda transportasi yang ekonomis, tetapi juga menghadirkan pengalaman wisata yang unik dengan menyuguhkan panorama alam pesisir, hamparan sawah hijau, serta suasana khas perkampungan Minangkabau sepanjang perjalanan,” ujar Reza.

Dengan tarif hanya Rp5.000, kereta ini menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Gandoriah, Pariaman. Perjalanan sekitar 1,5 jam menawarkan pengalaman menikmati panorama laut yang membentang di sisi jalur kereta, persawahan yang asri, serta kehidupan masyarakat lokal yang masih kental dengan budaya Minangkabau.

Setibanya di Stasiun Pariaman, pelanggan hanya perlu berjalan sekitar 200 meter untuk mencapai Pantai Gandoriah, salah satu destinasi wisata unggulan Sumatera Barat yang menawarkan keindahan pantai, kuliner khas, serta berbagai aktivitas wisata keluarga.

Selain menikmati wisata pantai, masyarakat juga dapat menyaksikan Festival Tabuik, tradisi budaya yang telah dikenal secara nasional dan menjadi daya tarik utama Kota Pariaman. Festival ini diselenggarakan setiap tahun pada 1–10 Muharram sebagai bentuk peringatan Asyura.

Tabuik berasal dari kata Arab tabut yang berarti peti. Dalam pelaksanaannya, Tabuik diwujudkan dalam bentuk replika menara berhias megah yang diarak melalui prosesi budaya yang diiringi tabuhan tasa, pertunjukan silek (silat tradisional), tarian, hingga prosesi puncak berupa pembuangan Tabuik ke laut. Tradisi yang sarat nilai sejarah dan budaya tersebut setiap tahunnya mampu menarik ribuan wisatawan dari berbagai daerah.

Tiket KA Pariaman Ekspres Masih Tersedia Menjelang Puncak Festival Tabuik

Untuk mendukung mobilitas masyarakat pada momentum puncak Festival Tabuik yang akan berlangsung pada akhir pekan 27–28 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar menyediakan sebanyak 8.480 tempat duduk KA Pariaman Ekspres.

Berdasarkan data sementara per 23 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 3.825 tiket telah terjual, atau setara dengan tingkat okupansi 45 persen, sehingga masih tersedia 4.655 tempat duduk yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Update pemesanan tiket KA Pariaman Ekspres untuk keberangkatan tanggal 27 dan 28 Juni 2026 menunjukkan sebanyak 3.825 tiket telah terjual atau mencapai okupansi 45 persen. Angka tersebut masih terus bergerak seiring berlangsungnya proses pemesanan,” jelas Reza.

KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan agar memperoleh kepastian perjalanan dan dapat menikmati Festival Tabuik dengan lebih nyaman.

Untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan, pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI. Penjualan tiket dilayani secara bertahap mulai H-7 sebelum jadwal keberangkatan sehingga pelanggan dapat merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Alya, salah seorang wisatawan asal Pekanbaru, mengaku memilih KA Pariaman Ekspres karena menawarkan pengalaman wisata yang hemat sekaligus menyenangkan.

“Naik KA Pariaman Ekspres seperti mendapatkan paket wisata singkat yang murah meriah. Sepanjang perjalanan saya bisa menikmati pemandangan laut yang indah, mencicipi kuliner khas Minang, lalu kembali di hari yang sama dengan perjalanan yang nyaman dan tenang,” ungkapnya.

Kehadiran KA Pariaman Ekspres tidak hanya meningkatkan aksesibilitas menuju berbagai destinasi wisata di Sumatera Barat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian masyarakat lokal. Dengan tarif yang terjangkau, layanan yang nyaman, serta perjalanan yang menawarkan panorama alam yang khas, kereta api menjadi pilihan transportasi yang semakin diminati.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat, khususnya pada periode dengan permintaan tinggi seperti Festival Tabuik,” tutup Reza.(*) 

 

Sumbar,Netralpost --- Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus berkomitmen meningkatkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan transparan bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah penyediaan layanan Call Center Polri 110. Layanan ini dirancang khusus sebagai garda terdepan dalam merespons berbagai laporan darurat serta situasi mendesak di tengah masyarakat.

Keunggulan utama dari Call Center 110 ini adalah aksesibilitasnya yang beroperasi penuh selama 24 jam dalam seminggu. Kapan pun masyarakat membutuhkan kehadiran polisi, ruang komunikasi ini selalu terbuka lebar. Melalui fasilitas ini, Polri memastikan bahwa jarak dan waktu tidak lagi menjadi hambatan untuk memberikan perlindungan terbaik bagi warga.

Tidak hanya siaga tanpa henti, layanan Call Center 110 ini juga dapat diakses secara gratis oleh seluruh pengguna telepon, baik seluler maupun kabel. Kebijakan bebas pulsa ini sengaja diterapkan agar faktor biaya tidak menjadi penghalang bagi siapa pun yang sedang berada dalam kondisi bahaya atau membutuhkan pertolongan hukum dengan segera.

Saluran darurat ini menerima berbagai jenis interaksi penting, mulai dari laporan peristiwa kriminal, pengaduan tindakan kejahatan, hingga keluhan warga. Selain itu, masyarakat juga dapat memberikan informasi awal terkait gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Setiap laporan yang masuk akan langsung diverifikasi dan diteruskan ke satuan unit terdekat untuk penanganan cepat.

Kendati akses ini dibuka seluas-luasnya, Polri mengimbau dengan sangat agar masyarakat menggunakan layanan 110 secara bijak dan bertanggung jawab. Pihak kepolisian menegaskan untuk tidak memanfaatkan saluran ini demi memberikan laporan palsu atau sekadar berbuat iseng (prank). Setiap bentuk penyalahgunaan akan dilacak dan ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui gerakan #BerantasTindakKejahatan, Polri mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bersinergi dalam menjaga stabilitas lingkungan sekitar. Dengan adanya Call Center 110 yang responsif dan kerja sama yang baik dari warga, perwujudan Indonesia yang aman, nyaman, serta kondusif bagi semua orang kini dapat dicapai dengan lebih mudah dan terarah. (Nofri Tanjung) 

 

LIMAPULUH KOTA, NETRALPOST – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres 50 Kota mengintensifkan kegiatan patroli malam hari yang dikenal dengan sebutan Blue Night Patrol. Langkah proaktif ini dilakukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat. 


Sejumlah personel Satlantas diterjunkan menyusuri titik-titik strategis dan jalan utama yang dinilai rawan pada malam hari. Fokus utama dari pergerakan patroli malam ini adalah melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi rawan kecelakaan (laka), sekaligus mengawasi pergerakan pengendara demi mempersempit ruang bagi pelaku kejahatan jalanan.


Selain melakukan pengaturan jalan, kegiatan rutin yang ditingkatkan ini menyasar perilaku remaja yang kerap meresahkan masyarakat. Petugas memantau ketat kawasan-kawasan sepi dan trek lurus yang berpotensi kuat dijadikan sebagai arena aksi balap liar oleh oknum pemuda setempat. 


Penertiban juga difokuskan pada penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis atau knalpot brong. Penggunaan knalpot bising tersebut kerap memicu keluhan dari warga sekitar karena suaranya yang sangat mengganggu kenyamanan dan ketenteraman lingkungan pada malam hari.


Kapolres 50 Kota melalui Kasat Lantas Iptu Zarwiko Irzal, S.H. menegaskan bahwa patroli dengan menyalakan lampu rotator biru ini akan terus digelar secara konsisten. "Kami berkomitmen memberikan rasa aman penuh kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan pada jam-jam rawan bertujuan menekan potensi kecelakaan lalu lintas serta mencegah aksi balapan liar secara maksimal," ujarnya. 


Iptu Zarwiko juga memberikan imbauan tegas kepada para orang tua dan generasi muda untuk selalu menaati aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. "Kami meminta kerja sama para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya agar tidak terlibat balap liar. Kami tidak akan segan menindak tegas sepeda motor yang menggunakan knalpot brong demi kenyamanan seluruh masyarakat Lima Puluh Kota," pungkasnya.(nofri tanjung) 


 


Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus berkomitmen menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib melalui pendekatan yang persuasif. Langkah nyata ini terlihat dari intensitas personel yang turun langsung ke lapangan untuk menyambangi para pengguna jalan. Petugas secara proaktif memberikan imbauan langsung kepada pengendara kendaraan bermotor, pengemudi angkutan, serta pejalan kaki yang beraktivitas di area publik. 

Kegiatan yang terekam dalam dokumentasi resmi Ditlantas Polda Sumbar ini berfokus pada pemberian pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Petugas di lapangan menyasar pusat-pusat keramaian jalan raya untuk berdialog secara inklusif dan ramah dengan masyarakat setempat. Melalui metode tatap muka tersebut, kepolisian berupaya menyentuh kesadaran personal setiap pengendara demi meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan fatal. 

Langkah preventif ini diambil sebagai respon nyata kepolisian dalam mengedepankan tindakan preemtif sebelum penegakan hukum atau penilangan dilakukan. Sesuai dengan slogan utama yang diusung oleh instansi, yakni "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan", kampanye keselamatan ini diharapkan mampu membangun kultur berkendara yang lebih sehat di wilayah hukum Sumatera Barat. Sinergi yang kuat antara petugas dan warga menjadi kunci utama kesuksesan program edukasi jalanan ini. 

Melalui dialog interaktif ini, petugas juga mengingatkan para pengendara mengenai kelengkapan dokumen berkendara formal. Warga diimbau untuk selalu memastikan keabsahan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kelengkapan administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebelum melakukan perjalanan. Pendekatan humanis yang menjauhkan kesan kaku ini terbukti mendapat respon positif dan apresiasi yang baik dari masyarakat pengguna jalan. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepatuhan di jalan raya tidak boleh dianggap sekadar kewajiban formalitas untuk menghindari sanksi hukum. "Memiliki dokumen berkendara yang sah seperti SIM dan mematuhi rambu-rambu di jalan raya adalah bukti nyata dari kompetensi serta tanggung jawab moral kita bersama guna melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar menambahkan bahwa kehadiran personel di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud pengabdian Polri yang modern dan inklusif. "Kami ingin menegaskan komitmen bahwa Polri hadir sepenuhnya di lapangan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk merawat keselamatan masyarakat. Melalui pendekatan humanis seperti ini, kami berharap angka pelanggaran lalu lintas dapat ditekan secara signifikan sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman bagi siapa saja," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.