Latest Post

Aceh Aceh Singkil Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar ASN Athari Gauthi Bali Banjarmasin bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Bawaslu Sumatera Barat bencana alam BISNIS BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Solok Kajati sumbar Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Solok kapolri Karang taruna Karya Tulis Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM Kementerian Agama Republik Indonesia kesehatan Kids KNPI Sumbar Kominfo Solok korem padang kota Padang Kota Pariaman Kota solok Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Medan mentawai MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nasdem Nasional Natuna NKRI NU olahraga Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PCNU Kabupaten Solok PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru pemerintahan Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemprov Sumatera Barat. Pendidikan pengabdian Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada PKB Sumbar Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Sumbar polisi politik Polres pasbar Polres Solok Polresta padang polri PPP Sumbar Prokopim padang PUPR PUPR Provinsi Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya Sijunjung Simalungun SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Tiba TNI TNI AU Tokoh Masyarakat TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Padang-netralpost.net- Komandan Lanud Sutan Sjahrir (SUT) Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin pimpin Upacara peringatan HUT ke-78 TNI Angkatan Udara, dengan tema TNI AU yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis serta dicintai rakyat dalam menjaga kedaulatan nasional. bertempat di lapangan Apel Mako Lanud Sutan Sjahrir Padang. Senin (22/4/2024).

Dalam kesempatan tersebut Danlanud SUT membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. yaitu Pada kesempatan ini, Saya ucapkan “Selamat Ulang Tahun ke-78 TNI Angkatan Udara” bagi seluruh Prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara dimanapun bertugas dan berada.”ucapnya.

“Apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya Saya berikan kepada seluruh prajurit TNI Angkatan Udara atas profesionalitas, dedikasi, dan militansinya dalam setiap pelaksanaan tugas”.

Beberapa penekanan juga di berikan dalam sambutan Panglima TNI pada momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-78 TNI Angkatan Udara ini, yang pertama, Bekerjalah dengan niat ibadah, loyal, tulus, ikhlas, Wujudkan TNI yang Prima dan TNI AU yang Ampuh. Pertahankan tingkat kesiapan operasi, Lakukan terobosan-terobosan yang inovatif dan kreatif sesuai dengan marwah TNI Angkatan Udara.

Kemudian yang terakhir Pupuk dan perteguh komitmen sinergitas dan soliditas TNI dengan Polri serta Kementerian/Lembaga lain dengan berbasis Saptamarga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI", Sambut Panglima TNI.

Gebyar HUT ke 78 TNI AU di Lanud SUT juga di meriahkan dengan aksi paramotor dari Personel Lanud SUT dan Fasi Sumbar.

Adapun acara tambahan selepas upacara yakni, penyerahan tali asih kepada purnawirawan dan warakawuri serta pembagian hadiah pemenang lomba pada peringatan HUT ke 78 TNI AU. (Pen Lanut SUT)

 


netralpost.net -- Personel Unit Reskrim Polsek Salak Polres Pakpak Bharat Menangkap tersangka K (23) & D (24) Pelaku Pencurian Kendraan Bermotor (Curanmor).

Korban AP (35) Alamat Desa Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh. 

Pada hari Minggu (21/04/2024), sekira pukul 05.00 Wib, Kanit Reskrim Polsek Sukaramai mendapat informasi dari masyarakat bahwasannya telah terjadi pencurian 1 Unit sepeda motor jenis Honda Verza Nopol BL 3061 IL di Perbatasan Kabupaten Pakpak Bharat - Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Propinsi Aceh.

Setelah mengumpulkan Informasi di lapangan, Pelaku melarikan diri dari Desa Lae Ikan menuju arah Sidikalang Kabupaten Dairi. Mendengar informasi tersebut dengan Sigap Kanit Reskrim Polsek Sukaramai bersama dengan Personil Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Pakpak Bharat langsung melakukan  Patroli di sepanjang Jalan Lintas Sumatera Kabupaten Pakpak Bharat.

Kemudian Sekira pukul 06.00 Wib Personil Gabungan yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Sukaramai Ipda Dian Lesmana bersama dengan Masyarakat berhasil melakukan Penghadangan dan langsung mengamankan para pelaku  tepatnya di Desa Sukaramai Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat.

Setelah dilakukan Penghadangan, dari tangan Pelaku berhasil diamankan 1 ( satu ) Unit sepeda motor Honda Verza Nopol BL 3061 IL ( Sepeda Motor Hasil Curian ), berikut 1 ( satu ) buah senjata tajam jenis kelewang dengan panjang 70 cm. 

Kemudian, Kedua pelaku beserta barang bukti di bawa ke Polsek Sukaramai, dan sekira pukul 07.30 Wib para pelaku berikut barang bukti di bawa ke Kantor Satreskrim Polres Pakpak Bharat guna pemeriksaan awal.

Dari Hasil Pemeriksaan dan Keterangan Korban A.P (35) Alamat Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Propinsi Aceh, diketahui bahwa TKP tindak pidana pencurian 1(satu) unit Sepeda Motor milik korban tersebut beralamat di Desa Lae Ikan Kecamatan Penanggalan Kota Subulussalam Propinsi Aceh (Wilayah Hukum Polres Subulussalam Polda Aceh) selanjutnya Tersangka di Boyong ke Polres Subulussalam untuk dilakukan Pemeriksaan lebih lanjut. Ucap Kanit Kanit Reskrim Polsek Sukaramai.

Dilakukan Interogasi, Kedua Pelaku melakukan Pencurian Sepeda Motor dengan Cara Membuat Kunci Ganda Sepeda Motor dan Rencanya akan di jual untuk Mendapatkan Uang, katanya. (Abr)

 


Padang-netralpost.net- Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Nav Sani Salman Nuryadin pimpin ziarah Rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Negara dalam rangka Peringatan HUT TNI AU yang ke-78 dan juga sebagai bentuk menghormati para pahlawan yang telah gugur, Rabu (17/4/2024).

Bersama seluruh Personel TNI AU Lanud Sutan Sjahrir Padang dan juga dihadiri oleh Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 14/D I Lanud Sutan Sjahrir Ny.Nonon Sani Salman Nuryadin beserta pengurus melaksanakan ziarah dan tabur bunga.

Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel  Nav Sani Salman Nuryadin mengatakan bahwa kegiatan ziarah dan tabur bunga ini merupakan rangkaian dari kegiatan HUT TNI AU ke 78. 

"kami personel Lanud Sutan Sjahrir saat ini tengah melakukan ziarah dan tabur bunga yang merupakan  rangkaian HUT TNI AU yang seharusnya jatuh pada 9 april 2024 lalu namun karena bertepatan dengan lebaran akhirnya kita laksanakan hari ini," ujar Danlanud. 

Upacara diawali dengan penghormatan umum kepada para pahlawan yang telah gugur dan dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh pimpinan ziarah rombongan dan tabur bunga di makam pahlawan.

"Tujuan ziarah ini selain untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, juga merupakan agenda rutin setiap tahunnya dan mengandung makna yang sangat dalam, karena selain sebagai sarana dan wahana untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan antar sesama anak bangsa, juga mengajak kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI untuk dapat meresapi dan merenungkan setiap perjuangan para pahlawan yang telah mengharumkan bumi pertiwi demi perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan," ungkap Danlanud.

Selain itu, kegiatan ziarah ini memiliki arti yang sangat penting, yaitu sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendarmabaktikan jiwa raganya kepada nusa dan bangsa. 

Juga sebagai bukti kebesaran bangsa Indonesia, karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya.

Adapun rangkaian kegiatan dalam HUT TNI AU ini seperti tabur bunga, donor darah, bazar, bakti sosial ke panti asuhan mengunjungi purnawirawan TNI AU, dan acara puncak upacara pada 22 april mendatang. (Dispen Lanud SUT)

 


Arosuka, netralpost.net --- Laporan Bupati Solok pada Rapat Kerja Komisi - Komisi dalam Rangka Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban ( LKPj )

Bupati Solok Tahun 2023 diwakili Sekda Kabupaten Solok Selasa / 16 April 2024 di Hotel Truntum Padang.

Rapat tersebut dihadiri oleh Pimpinan DPRD Kabupaten Solok , Anggota DPRD Kabupaten Solok, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Solok. 

Bupati Solok diwakili Sekda Kabupaten Solok, dalam laporannya menyampaikan pertama kami atas nama Pemerintah Daerah mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin. 

Penyampampaian LKPJ merupakan pemenuhan kewajiban konstitusional dalam penyelenggaraan Pemerintah Daerah sesuai dengan amanat UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang penyusunannya berpedoman kepada Permendagri no 18 tahun 2020 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah yang merupakan bentuk pertanggung jawaban tertulis berupa informasi penyelenggaraan Pemerintah Daerah selama 1 tahun anggaran yang di perganggung jawabkan oleh kepala daerah terpilih kepada DPRD.

Dikatakan Sekda sebagaimana yang telah disampailan pada Nota Pengantar Bupati Solok pada tgl 28 Maret yang lalu ada benerapa hal yang hendak kami sampaikan.

Sebagai gambaran kondisi keuangan daerah baik dari segi pendapatan maupun dari segi belanja.

- Pertama Dari segi pendapatan untuk tahun 2023, realisasi pendapatan daerah kita tahun 2023 sebesar Rp. 1.231.534.247.460,54 dari target anggaran sebesar Rp. 1.275.690.510.700

- Segi belanja Rp. 1.238.773.497.841,48 atau mencapai 92,6 % dari anggaran setelah perubahan sebesar Rp. 1.337.775.104.063.

- pada tahun 2023 realisasi pembiayaan sebear Rp. 65.479.129.181,49 atau 105,47% dari anggaran sebesar Rp. 62.084.593.363.

Memasuki tahun ke 4 periode RPJMD Kabupaten solok tahun 2021 - 2026 dalam pelaksanaan pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat serta pembangunan juga telah diperoleh berbagai prestasi dan kemajuan baik dari sisi penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan mutu pendidikan, peningkatan derajat kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Dalam semua keberhasilan itu kita menyadari masih ada kekurangan yang membutuhkan perhatian kita bersama untuk kita benahi dan kita tuntaskan Berdasarkan data BPS tahun 2024 didapatkan angka laju pertumbuhan ekonomi pada tahun 2023 berada pada angka 4,46 % naik dibandingkan tahun 2022 yang sebesar 4,28 %, indeks pembangunan manusia yang merupakan aspek pendukung daya saing daerah menunjukkan angka yang menggembirakan yaitu meningkat dari 71,39 pada tahun 2022 menjadi 71,92 pada tahun 2023.

Berdasarkan data Statistik Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Solok juga mengalami kenaikan dari 15.781,14 pada Tahun 2022 menjadi 17.316,41 pada tahun 2023.

Angka harapan hidup juga menjadj salah satu bukti bahwa peningkatan kualitas kesehatan sudah menunjukkan nilai positif yang mengalami kenaikan dari 73,8 % menjadi 74,14 % di tahun 2023

- capaian program dan kegiatan masing masing urusan dalam penyelenggaraan pemerintahan dari 6 urusan wajib pelayanan dasar, 18 urusan wajib bukan pelayanan dasar, 5 urusan pilihan, dan urusan penunjang juga mendapatkan hasil yang membanggakan. 

Capaian pelaksanaan urusan wajib dibidang pendidikan telah direalisasikan sebesar 96,74 %, di bidang kesehatan sebesar 92,26 %, di bidang PUPR sebesar 94,33 %, di Perumahan Rakyat sebesar 91,51 %, di bidang Kamtiblinmas sebesar 95,07% , bidang sosial sebesar 96,27 %.

sebagaimana yang disampaikan tadi, dari capaian capaian tersebut masih ada banyak hal yang perlu kita benahi bersama.


 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Epyardi Asda ternyata tak hanya menyala dengan semangat di kampung halamannya. Di Padang Pariaman pun ia memantik gerakan perubahan dengan gayanya yang tegas, dan tampil apa adanya.

Semangat dan gaya serta karakter Epyardi yang kuat itu membuat para perantau dan masyarakat di Nagari Malay V Suku Timur, Kecamatan Batang Gasan, Kabupaten Padang Pariaman bergelora.

Epyardi Asda bersama sahabatnya Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur bertemu dengan perantau dan masyarakat dalam rangka pulang basamo di Nagari Malay V Suku Timur pada Minggu (14/4/2024).

Suhatri Bur atau yang disapa Aciak mengatakan, kedatangan Epyardi Asda dan dirinya adalah bentuk kecintaan kepada masyarakat yang tingga di ujung perbukitan itu.

“Saya bangga abang Epyardi bisa hadir ke sini bersilaturahmi dengan perantau dan masyarakat kami. Seperti ini lah kondisi masyarakat kami. Kompak antara perantau dan ranah,”ucapnya.

Dikatakan Aciak, kekompakan masyarakat Padang Pariaman ini tentu bentuk keinginan dalam membangun kampung halaman. Meski begitu kata Aciak, warga tentu punya harapan agar kampung halamannya bisa didukung oleh pemerintah daerah baik kabupaten, provinsi dan pusat.

“Tentu dengan gaya abang Epyardi Asda, hubungan baiknya dengan pusat bisa membantu kami di sini. Dengan keinginan abang Epyardi Asda untuk melakukan perubahan seperti yang telah ia lakukan di Kabupaten Solok, juga bisa dilakukan untuk Sumbar," kata Aciak.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, ia mengetahui betul karakter Epyardi Asda. Bahkan ia mengungkapkan sang kapten rela uang pribadinya habis untuk membangun kampung halamannya.

“Abang Epyardi itu saya tahu uangnya habis untuk membangun kampung halamannya. Dan tidak banyak kepala daerah yang melakukan seperti ini. Apalagi soal pendidikan agama, saya tahu ia sudah lama membangun Ponpes yang disediakan gratis untuk santrinya,” tutur Suhatri Bur.

Dikatakan Aciak, masyarakat Malay V Suku Timur dan para perantau kompak, siap mendukung Epyardi Asda untuk melakukan perubahan dengan gayanya yang tegas dan tampil apa adanya.

“Kami masyarakat Malay V Suku Timur yang juga ini menjadi kampung sayadan perantau, siap mendukung Epyardi Asda menjalankan dan melakukan perubahan di kampung halamannya dan Sumbar,”ucap Aciak.

Seperti diketahui, Aciak dan Epyardi Asda adalah dua orang sahabat. Aciak sering berkunjung ke Kabupaten Solok baik dalam urusan pemerintahan dan sebagai seorang teman. Begitu juga Epyardi yang telah beberapa kali berkunjung ke Piaman. 

Epyardi Asda yang memperoleh dukungan tersebut merasa senang dan bangga karena mendapat teman, sahabat, dan guru baru di Padang Pariaman. Baginya, menjadi diri sendiri lebih baik dan bisa diterima orang dari pada dicap munafik.

“Alhamdulilah saya senang bisa bertemu dan menjalin silaturahmi dengan masyarakat dan para perantau Malay V Suku Timur. Ini lah saya apa adanya, kata orang saya pemarah, iya saya marah sama orang yang punya jabatan tapi semena-mena kepada warganya. Tapi silahkan cek dan buktikan apa pernah saya marah kepada masyarakat kepada rakyat saya, tidak. Bagi saya di Kabupaten Solok siapa yang mengganggu warga saya apalagi ia pejabat saya akan hadapi,”ucapnya.

Hal ini karena Epyardi Asda pernah mendapat nasehat dari Ustad Abdul Somad saat berkunjung ke kediamannya di Singkarak. Pada waktu itu kata Epyardi UAS menyampaikan, gunakan kekuasan itu untuk membela agama.

“Waktu itu UAS menyampaikan kepada saya langsung. Pak bupati gunakanlah kekuasaan (kepala daerah) untuk membela agama (Islam) dan menjadi pemimpin muslim sejati. Kata-kata ini selalu terpatri di hati saya. Saya memang tegas, soal agama saya juga punya Ponpes, dan ini sudah lama untuk membantu mereka yang ingin belajar agama secara gratis,” tutur mantan kapten kapal itu.

Dalam pertemuan itu sejumlah tokoh seperti pengurus LKAAM Sumbar, politisi, ulama, tokoh perantau dan masyarakat berdiskusi dengan Epyardi Asda. Tak mau kalah sejumlah ibu-ibu dan bundo kanduang ikut mengabadikan kegiatan tersebut dengan foto bersama bupati Epyardi Asda.

 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Hadiri Halal Bihalal Keluarga Besar Alumni Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-ringan Pakandangan Padang Pariaman “Mamakiah (Mengenang Masa Jadi Pakiah) Bersama Keluarga”, Minggu (14/4/2024) bertempat di Komplek Darussalam 2 Padang Pariaman, Nurul Yaqin Ringan-ringan.

Tampak menghadiri kegiatan tersebut, Pimpinan DPRD Provinsi Sumatera Barat Indra, SH, MM Dt. Rajo LeloLelo, Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar Dt. Sutan Majo Lelo, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE, MM, Yang mulia Almukarram Buya Khalifah Ponpes Nurul Yaqin Syekh Muda Zulhamdi Tuanku Kerajaan, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan Drs. Idarusallam Tuanku Sutan, Ketua Umum Keluarga Besar Alumni Ponpes Nurul Yaqin Dr. H. Rahmat Tuanku Sulaiman, S.Sos, S.Ag, MM, Ketua Majelis Dzikir Ponpes Nurul Yaqin Buya Drs.H. Zakirman Tuanku Sutan, Para Tuanku Guru-Guru Tarekat, Syekh dan Buya Pimpinan Cabang Pondok Pesantren Nurul Yaqin, serta Keluarga Besar Alumni Ponpes Nurul Yaqin.

Sesampainya di Padang Pariaman Bupati Solok disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman di Kediamannya. Selanjutnya Bupati Solok dan Padang Pariaman beserta rombongan langsung bertolak menuju ke Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ringan-Ringan untuk menghadiri undangan Halal bihalal bersama Keluarga Besar Alumni Ponpes. Sesampainya disana, Bupati Solok bersama rombongan terlebih dahulu melakukan Ziarah di Makam Syekh H. Ali Imran Bin Hasan Tuanku Bagindo yang merupakan Pendiri Pondok Pesantren Nurul Yaqin.

Bupati Padang Pariaman dalam sambutannya atas nama pribadi dan Keluarga Besar Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1445H Minal Aidin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin.

“Kehadiran kita bersama Bupati Solok hari ini murni merupakan undangan dari Ketua Alumni Ponpes Nurul Yaqin ketika melaksanakan Buka bersama Guru-guru mengaji di Rumah Dinas Bupati Padang Pariaman pada bulan Ramadhan kemarin,” ucapnya.

“Saya juga berasal dari keturunan ahli tasawuf yang juga belajar di lingkungan syattariyah, maka dari itu saya tidak membeda-bedakan antara satu pondok pesantren dengan yang lainnya, jika ada yang terbengkalai silahkan beri tahu maka kita siap membantu tiap tahun untuk menyelesaikan apa apa yang terbengkalai,” ulasnya.

Sementara itu, Bupati Solok Epyardi Asda dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih atas undangan Keluarga Besar Alumni Ponpes Nurul Yaqin, sehingga kita dapat mengikuti kegiatan pada hari ini. Selaku Kepala Daerah di Kabupaten Solok saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin.

“Hari ini saya merasa bangga dan senang sekali diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk hadir bersama Tuan-tuan Guru, Buya dan para Alumni Ponpes Nurul Yaqin. Sebagaimana sabda Rasulullah manusia terbaik adalah mereka yang menyiarkan Agama Allah di muka bumi ini, dan saya yakin kita yang hadir di sini insyaallah termasuk didalamnya,” ucap Epyardi Asda.

“Sebagai seorang Kepala Daerah juga bersama Bupati Padang Pariaman yang sama sama berprinsip untuk mengabdikan sisa hidup kepada Masyarakat di Daerah yang kita pimpin, juga seperti hadist Rasulullah SAW bahwa sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang berguna bagi orang lain dan inilah cita-cita dalam hidup kami. Mengabdikan diri untuk meraih ridho Allah SWT,” tutupnya.

Selanjutnya Bupati Solok menyerahkan bantuan sebesar Rp. 15 Juta dan 100 buah kain sarung untuk Keluarga Besar Pondok Pesantren Nurul Yaqin.

 

Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar Dt Sutan Majo Lelo, menghadiri acara Gebyar Koto Baru III yang berlangsung di Nagari Koto Baru. Acara yang bertema "Alek Barayo Basamo" ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri dan untuk membranding serta mengekspos kebudayaan Koto Baru.

Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan rasa terima kasih atas undangan yang diberikan oleh masyarakat Kabupaten Solok. Beliau berharap agar kegiatan seperti Gebyar Koto Baru III dapat terus dilanjutkan dan dilestarikan untuk melestarikan adat istiadat dan kebudayaan Minangkabau.

"Walaupun dengan perubahan zaman dan perkembangan teknologi yang sudah semakin maju, namun adat istiadat dan kebudayaan Minangkabau dimana Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah harus terus kita jaga kelestariannya," ujar Bupati.

Bupati Solok juga menekankan potensi Gebyar Koto Baru III sebagai icon wisata di Kabupaten Solok. Dengan semakin meningkatnya minat wisatawan baik dari dalam maupun luar Sumatera Barat, diharapkan acara ini dapat memperkenalkan keragaman budaya dan kuliner yang luar biasa di Kabupaten Solok.

Usai memberikan sambutan, Bupati Solok secara resmi membuka kegiatan Gebyar Koto Baru III. Beliau juga turut serta dalam arak-arakan Saribu Tuduang Sulaman Ameh yang diikuti oleh Para Bundo Kanduang Nagari Koto Baru, menandai dimulainya acara ini secara resmi.

Acara ini juga dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kab. Solok, Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Kepala OPD, Camat Kubung, Forkompimcam, Walinagari Koto Baru, Ketua KAN dan BPN Koto Baru, serta berbagai tokoh masyarakat seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang, dan tokoh-tokoh lainnya dari Nagari Koto Baru.

 


Arosuka, netralpost.net -- Banyak orang yang sukses karena niat untuk membahagiakan ibunya, juga atas doa ibu. Salah satu kisah tersebut ialah kisah Epyardi Asda, yang kini menjabat sebagai Bupati Solok. 

Epyardi yang dikenal publik sekarang ini ialah orang yang sukses. Barangkali belum banyak orang yang tahu bahwa dulu ia dan keluarganya termasuk kalangan yang susah. 

“Saya anak petani miskin. Bapak saya hanya kusir bendi. Ibu saya pedagang beras keliling. Kami 12 orang bersaudara. Meninggal 4 karena busung lapar. Kalau saya ingat itu, saya jadi sedih. Ibu saya berdagang ke mana-mana,” kata Epyardi menceritakan kisah hidupnya sebagaimana dikutip dari siaran berjudul “Wisuda Periode 132 Universitas Negeri Padang, 27 September 2023” di akun UNP TV. Ia menyampaikan cerita itu di hadapan ribuan wisudawan di Universitas Negeri Padang (UNP). 

Karena melihat kondisi keluarganya, Epyardi berniat untuk melakukan sesuatu bagi orang tuanya. Pada 1985, setelah diwisuda, ia berangkat meninggalkan kampung halamannya untuk merantau ke Singapura dengan uang pinjaman. Saat itu ia merupakan anak buah kapal. Ia naik kapal ikan menuju Singapura. Dari Sumatera Barat ia pergi ke Tanjung Pinang, lalu menumpang dengan kapal ikan sampai ke Batam.  

“Di Batam saya urus bebas fiskal karena saya tidak punya uang sama sekali. Hanya dipinjami uang untuk sekadar hidup. Sampai di Singapura, saya berkeliling ke mana-mana. Alhamdulillah karena berkat rahmat Allah, karena niat saya ingin membantu ibu saya, mambangkik batang tarandam, menjadikan keluarga saya terhormat, Allah mempermudah. Akhirnya saya dapat pekerjaan,” tutur Epyardi.

Setelah mendapatkan pekerjaan, Epyardi menelepon orang yang ia pinjami uang untuk berangkat ke Singapura. Ia memberi tahu orang tersebut bahwa ia sudah mendapatkan pekerjaan, tetapi gaji pertamanya ia gunakan bukan untuk membayar utang, melainkan ia serahkan seluruhnya kepada ibunya. Orang tersebut setuju dengan permintaan Epyardi. Pada bulan kedua ia bekerja, barulah ia membayar utang.  

“Bulan ketiga saya buatkan sesuatu untuk orang tua saya. Akhirnya alhamdulillah, berkat rahmat Allah, semuanya saya lalui. Singkat cerita, saya bisa seperti ini karena apa? Karena niat saya untuk menyenangkan hati ibu saya. Karena ibu adalah salah satu makhluk yang sangat diagungkan, bahkan menurut sabda Rasulullah, selain kepada Allah kepada siapa kita berbakti, ibumu, ibumu, ibumu,” ucap Epyardi. 

Kepada para wisudawan ia berpesan agar meniatkan segala sesuatu yang dilakukan untuk menyenangkan hati ibu. Dengan begitu, insyaallah semua langkah akan dipermudah oleh Allah. 

“Lakukan sesuatu. Gantungkan cita-citamu setinggi langit. Niatkan untuk membantu orang tua, jangan untuk membantu diri sendiri. Insyaallah, dengan niat seperti itu, saya yakin Allah akan mempermudah semua langkah adik-adik semuanya,” kata Epyardi disambut oleh gemuruh tepuk tangan para wisudawan. 

Sabda Rasulullah yang disebut Epyardi tersebut merupakan hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari nomor 5971 dan Muslim nomor 2548. Dari Abu Hurairah RA yang mengutip sabda Rasulullah, hadis tersebut berbunyi, “Seseorang datang kepada Rasulullah, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Rasulullah menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Rasulullah menjawab, ‘Kemudian ayahmu’.”

Epyardi tampaknya tahu betul dengan sabda Rasulullah dan firman Allah tentang pentingnya berbuat baik kepada orang tua, terutama kepada ibu. Maka, sebagai anak laki-laki, yang bertanggung jawab seumur hidup terhadap ibu, selain kepada istri dan anak perempuan, Epyardi pergi merantau untuk bekerja dengan susah payah. Perantauan Epyardi pada akhirnya membuahkan hasil. Dari anak buah kapal, ia akhirnya menjadi kapten kapal, lalu menjadi pengusaha, anggota DPR RI, dan kini menjadi Bupati. Tentu saja semua itu tidak terlepas dari niat Epyardi untuk membahagiakan ibunya, juga atas doa sang ibu kepada Epyardi. 

Kisah lain tentang orang yang sukses dengan niat membahagiakan ibunya ialah kisah Basrizal Koto (Basko), pengusaha terkenal asal Pariaman, Sumatera Barat. Dalam akun Helmi Yahya Bicara dalam obrolan berjudul “Ini Baru Sultan! Tapi Simak Rahasia Suksesnya!”, Basko menceritakan perjalanan hidupnya sejak kecil hingga mencapai kesuksesan. Seperti halnya Epyardi, Basko berasal dari keluarga miskin. Ayahnya buruh tani, sedangkan amaknya (ibu) menjadi pembantu di rumah orang kaya. Suatu ketika ayahnya merantau, tetapi tidak kembali sehingga amak Basko membesarkan anak-anaknya sendiri. 

Ketika kelas 5 SD, sepulang sekolah, Basko melihat amaknya (ibu) meminjam beras kepada salah satu dunsanaknya (kerabat) untuk makan adik-adik Basko. Amak Basko berkata bahwa ia hanya meminjam beras untuk sementara. Sebagai informasi, Basko pergi ke sekolah sambil menjual keripik ubi balado yang dibuat oleh amaknya, dan hasilnya nanti digunakan untuk membeli beras. Siang itu memang Basko sudah membeli beras setelah menjual keripik ubi. Akan tetapi, dunsanak amak Basko tersebut berkata bahwa ia punya beras namun tidak untuk dipinjamkan, karena beras yang dipinjam sebelum-sebelumnya belum dibayar. Amak Basko terus memohon untuk dipinjamkan beras, tetapi dunsanaknya itu malah menyuruh amak Basko dan anak-anaknya untuk memakan batu. Amak Basko menangis mendengar hal itu. Basko yang melihat peristiwa tersebut, bercucuran air mata karena iba melihat amaknya. 

Pada malam harinya Basko menyatakan niatnya berhenti bersekolah dan meminta izin kepada amaknya untuk pergi merantau ke Pekanbaru. Ia berjanji akan menjemput amak setelah tiga bulan merantau. Amak akhirnya mengizinkannya merantau dengan berpesan, jika Basko sukses, jangan lupa dunsanak, kampung halaman, dan amak. Tidak sampai tiga bulan bekerja sebagai kernet mobil di Pekanbaru, ia menjemput amak dan adik-adikya untuk tinggal di Pekanbaru. Ia menyewakan amak dan adik-adiknya rumah petak, lalu memberi amaknya modal untuk membuat goreng pisang, yang dijual oleh adik-adiknya di terminal.  

Singkat cerita, Basko akhirnya berhasil menjadi pengusaha setelah berganti-ganti pekerjaan. Padang ia punya antara lain, hotel dan mal. Ia juga membangun sekolah di kampungnya, Padang Pariaman. Ia tidak melupakan kampung halamannya sebagaimana pesan amaknya. Epyardi juga begitu. Ia membangun pesantren di Kabupaten Solok. Ia juga membuat objek wisata seperti Bukit Chinangkiak dan  Bukit Cambai. Kedua pengusaha sukses tersebut tidak melupakan kampung halaman mereka setelah sukses. 

Pesan yang dapat diambil dari kisah Epyardi dan Basko ialah bahwa ibu merupakan sumber keberuntungan anak. Di balik orang yang sukses, ada bakti kepada ibu. Di balik orang yang sukses,  ada doa ibu yang tak pernah putus. Maka jika ingin meraih kesuksesan, bahagiakan dan muliakanlah ibumu.

 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M. Mar, Dt. Sutan Majo Lelo, membuka secara resmi Rapat Kerja Nasional ( Rakernas ) Sulit Air Sepakat ( SAS )dan Konferensi Ikatan Pemuda Pelajar Sulit Air ( IPPSA ) Ke - 32. Rabu 10 April 2024 di Nagari Sulit Air.

Ketua DPP SAS Syamsudin Mukhtar dalam sambutannya mengatakan, Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati Solok Dalam rangka pembukaan rakernas sas kemudian mubes IPSA ke 32.

Kita berharap segenap pengurus tetap penuh semangat membangun dan membesarkan organisasi yang telah mendunia dengan cabangnya berada di banyak negara di mancanegara.

Organisasi ini tidak boleh mati, walau beberapa waktu yang lalu ada konflik namun itu telah diselesaikan dengan damai, maka dari itu jangan pernah lelah membangun organisasi. Jabatan ini ladang amal dan ibadah bagi saya, sebab tidak ada gajinya.

Sementara itu Bupati Solok dalam sambutannya menyampaikan, Sebagai Kepala Daerah saya merasa senang sekali karena bisa bertemu dengan para perantau SAS, karena SAS ini merupakan kebanggaan bagi Kabupaten Solok. 

Organisasi SAS ini telah menyebar di seluruh Indonesia maupun mancanegara, saya merasa bangga karena Kabupaten Solok dikenal di kalangan banyak orang. 

Dapat saya sampaikan kepada bapak ibu semua, Kabupaten Solok saat ini bukan lagi daerah tertinggal melainkan daerah yang Terbaik di semua lini di Sumatera Barat. Bermacam prestasi dan penghargaan telah kita dapatkan demi menjadikan Kabupaten Solok Terbaik di Sumatera Barat. 

Ini semua berkat kerja keras Solok Super Tim perlahan Kabupaten Solok akan bangkit. saya berharap seluruh daerah kabupaten solok ini selalu aman damai dan tenang. 

Pada malam ini kita telah menyaksikan para generansi muda kita menampilkan berbagai macam kesenian khas sulit air ini, saya mengimbau terus jaga generasi muda kita karena mereka adalah orang yg akan melanjutlan perjuangan kita di masa yang akan datang. 

Saya juga berharap musyarawarah yang akan dilaksanakan nantinya, akan menghasilkan hal hal yang bermanfaat demi masa depan SAS dan IPPSA, serta dapat membantu  mewujudkan visi misi Kabupaten Solok Mambangkik Batang Tarandam menjadikan Kabuaten Solok Terbaik di Sumatera Barat.


 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar Dt Sutan Majo Lelo melaksanakan sholat Idul Fitri 1445 H, di Mesjid Agung Darusallam, Islamic Center Koto Baru, pada Rabu 10 April 2024.

Dalam perayaan hari kemengan ini Bertindak sebagai Imam Sholat Id Ustadz Ulil Amri, S.Pd dan Sebagai Khatib Buya Dr. H. Muhammad Husni, Lc, MA

Sambutan Ketua PHBI Kab. Solok dalam sambutannya mengatakan, Kami dari segenap Panitia Hari Besar Islam mengucapkan Selamat Idul Fitri 1445 H Minal Aidin Wal Faizin mohon maaf lahir dan batin, semoga segala amal ibadah dan kebaikan yang kita lakukan di Bulan Ramadhan mampu mengakat derajat kita menjadi orang yang bertaqwa di sisi Allah SWT.

Dengan keluarnya keputusan Menteri Agama Nomor 320 Tahun 2024 tentang penetapan tanggal 1 Syawal 2024 maka pada hari ini kita dapat melaksanakan Perayaan Idul Fitri 1445H tanpa adanya perbedaan waktu di seluruh Indonesia

Semoga dengan ini dapat kita maknai Idul Fitri tahun ini untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, Menjaga kesucian hati, menjaga kualitas ibadah serta merekat ukhuwah islamiah menjalin persaudaraan terutama persatuan dan kesatuan antar umat manusia.

Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar dalam sambutannya mengatakan, Setelah lebih kurang satu bulan lamanya kita menjalankan Ibadah Puasa di Bulan Suci Ramadhan, pada hari ini tibalah saatnya kita merayakan hari kemenangan dengan penuh sukacita dan kegembiraan Semoga Allah SWT memberikan kesempatan kepada kita bersama untuk dipertemukan kembali di Ramadhan berikutnya.

Selaku Kepala Pemerintahan Kabupaten Solok kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 144H Taqabballah Minal Wa Minkum Taqabbal Ya Karim untuk seluruh Saudara-saudara kita baik yang ada di Kampung halaman maupun yang baru kembali dari perantauan.

Kepada seluruh Perantau kami turut mengucapkan selamat datang di Kampung Halaman semoga setelah dipertemukan lagi bersama keluarga dapat memupuk ukhuwah islamiah antar sesama saudara.

Solok merupakan daerah wisata, semoga dengan adanya kunjungan wisata kita harapkan dapat lebih meningkatkan ekonomi masyarakat Kabupaten Solok. 

Kepada masyarakat diharapkan dapat menyambut wisatawan dengan baik dan penuh sukacita sehingga orang-orang merasa senang dan nyaman berkunjung ke Daerah Kita.

Selanjutnya dilakukan Sholat id berjamaah dan penyampaian Khotbah Id dengan tema merayakan kemenangan pada hari yang Fitri.

 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok diwakili Sekda Kabupaten Solok Medison, S.Sos, M.Msi menghadiri Perayaan Malam Takbiran Menjelang 1 Syawal 1445 H, Minggu, 09 April 2024 diMesjid Agung Darussalam Islamic Centre Koto Baru.

Acara perayaan malam takbiran ini dihadiri Bupati Solok diwakili Sekda Medison, S.Sos, M.Msi, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kakan Kemenag Kab. Solok H. Zulkifli, Kepala OPD, Camat Se-Kabupaten Solok, Tokoh-tokoh Agama dan Masyarakat Kabupaten Solok.

Dalam kegiatan ini, Ketua PHBI Kab. Solok  H. Zulkifli, Pada hari ini baru saja kita menyelesaikan ibadah Puasa Ramadhan 1445 H

Sholat idul fitri 1445 H akan di adakan esok hari tanggal 10 April 2024 yang akan berlangsung di Masjid Agung Darussalam Islamic Center koto Baru pukul 07.30 WIB

Alhamdulillah pada tahun ini kita mengadakan Lebaran secara serentak di Kabupaten Solok ini

Ucapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Solok karena telah memfasilitasi acara Malam Takbiran ini dan esok Sholat Idul Fitri.

Dalam kesempatan itu juga Sekda Medison, S.Sos, M.Si dalam sambutannya menyampaikan Permohonan maaf dari Bupati Solok karena berhalangan hadir bersama kita pada malam hari ini

Alhamdulillah pada saat ini kita telah tiba di penghujung bulan suci Ramadhan dalam keadaan sehat walafiat, semoga semua amal ibadah kita selama Ramadhan di terima oleh Allah SWT. 

Malam ini dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri kita mengadakan malam takbiran di Islamic Center Koto Baru ini. Pada esok hari kita akan melaksanakan kegiatan sholat id bersama-sama di mesjid ini dan di seluruh masjid yang ada di kabupaten Solok ini

Mari bersama-sama kita semarakkan Kegiatan Hari Raya Idul Fitri 1445 H ini, Kami juga mengucapkan selamat datang para perantau kita di Kabupaten Solok ini.

kita turut menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan dan keamanan di sekitar mesjid saat melaksanakan sholat id nantinya.

 


Arosuka, netralpost.net --- Hujan deras beberapa hari di Kabupaten Solok menyebabkan longsor di di Jorong Tampunik dan Jorong Lembang, Nagari Singkarak pada Selasa (9/4/2024). Bencana alam itu menyebabkan akses jalan yang menghubungkan nagari terputus.

Bupati Solok Epyardi Asda yang mendapat laporan tersebut langsung menuju lokasi dan meminta dinas terkait untuk segera menurunkan alat beratnya.

Di lokasi bencana Epyardi terlihat menelfon dinas terkait untuk membersihkan material longsor.

“Segera turunkan alat berat ke lokasi ini,”ucap Epyardi dari balik telfonnya.

Dalam bencana itu ada beberapa rumah yang terendam banjir. Wali Nagari Singkarak, Rahman mengatakan, longsor terjadi sekitar jam 19.00 WIB pada Senin (8/4/2024). Ada beberapa titik longsor yang menutup ruas jalan Singkarak-Aripan.

“Habis magrib atau setelah berbuka puasa, longsor menutup ruas jalan Singkarak-Aripan. Ada beberapa titik sekitar ada 13. Dan ada 30 rumah yang terdampak dan sawah di Jorong Tampunik dan Lembang. Dan alhamdulilah tidak ada korban jiwa,”tuturnya.

Diungkapkannya, ia meminta warganya untuk berhati-hati karena curah hujan saat ini tinggi. Sehingga rawan terjadinya longsor di daerah-daerah yang memiliki tebing.

“Masyarakat kami imbau untuk waspada. Karena masih ada juga warga yang belum mengetahui ancaman longsor ini,”ucapnya.

Lebih lanjut diungkapkannya, tim BPBD sudah datang pada malam harinya. Dibantu warga, tim BPBD membersihkan material yang ada. Namun, karena curah hujan yang tinggi dan banyaknya titik longsor maka diperlukan alat berat.

“Tadi malam itu tidak memungkinkan maka hari ini dilakukan pembersihan dengan swadaya sambil menunggu alat berat,”ujarnya.

Dalam pantauan di lapangan selain alat berat, mobil pemadam kebakaran juga sudah di lokasi untuk melakukan pembersihan sisa material longsor.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.