Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kota Padang ke-357, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar kegiatan Sapa Pelanggan di Stasiun Padang pada Jumat (7/8). Kegiatan ini menjadi wujud apresiasi KAI kepada pelanggan sekaligus bentuk kedekatan perusahaan dengan masyarakat yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan.

Kegiatan melibatkan Tim Angkutan Penumpang dan Tim Humas serta jajaran Frontliner KAI Divre II Sumbar yang secara langsung menyapa, berinteraksi, dan menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pelanggan. Dalam suasana yang penuh kehangatan, KAI juga membagikan cokelat kepada pelanggan yang berada di Stasiun Padang maupun kepada pelanggan yang sedang melakukan perjalanan menggunakan KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima- Naras.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi atas loyalitas pelanggan sekaligus upaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.

“Melalui kegiatan Sapa Pelanggan ini, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan. Momentum Hari Jadi Kota Padang ke-357 kami manfaatkan untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat hubungan antara KAI dengan pelanggan dan masyarakat. Kami berharap kehadiran KAI tidak hanya memberikan layanan transportasi yang andal, tetapi juga menghadirkan pengalaman perjalanan yang hangat, ramah, dan menyenangkan,” ujar Reza.

Selain sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari dukungan KAI Divre II Sumbar dalam memeriahkan Hari Jadi Kota Padang ke-357. Kehadiran insan KAI yang berinteraksi langsung dengan pelanggan diharapkan mampu menciptakan suasana perjalanan yang lebih akrab serta memperkuat hubungan emosional antara KAI dan masyarakat.

KAI Divre II Sumbar meyakini bahwa pelayanan terbaik tidak hanya diwujudkan melalui aspek operasional, tetapi juga melalui interaksi yang humanis dan kepedulian terhadap pelanggan. Oleh karena itu, berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan pengalaman pelanggan akan terus dihadirkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima.

Melalui momentum ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat terus memperkuat kedekatan dengan pelanggan dan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari semangat bersama dalam merayakan Hari Jadi Kota Padang ke-357.

KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen untuk senantiasa menghadirkan layanan transportasi yang aman, selamat, nyaman, tepat waktu, serta mengutamakan pelayanan yang ramah dan berkualitas, sehingga kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian di Sumatera Barat.

(Reza Shahab Humas KAI Divre II Sumbar) 

 

PADANG, NETRALPOST — Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk di bidang olahraga. Hal tersebut disampaikan dalam perhelatan olahraga yang berlangsung meriah, aman, tertib, dan penuh sportivitas di Kota Padang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan pada Rabu (5/8)  saat penutupan bahwa olahraga memiliki peran strategis yang tidak hanya sekadar ajang kompetisi semata, melainkan juga sarana efektif dalam membangun karakter, disiplin, serta mempererat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.

"Polri memandang olahraga bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, sarana untuk kebersamaan dan persatuan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tugas Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Lebih lanjut, Kabid humas menambahkan bahwa semakin kuat kebersamaan terjalin di tengah masyarakat, maka akan semakin kokoh pula fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ranah Minang. Oleh karena itu, Polda Sumbar senantiasa membuka ruang kolaborasi, komunikasi, serta partisipasi aktif bersama seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Acara penutupan kompetisi olahraga ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta perwakilan Pemkot Padang pimpinan cabang olahraga terkait, para sponsor, panitia pelaksana, serta tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.

Dalam kesempatan tersebut, Polda Sumbar juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, sponsor, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras menyukseskan jalannya kejuaraan. 

Ucapan selamat dan motivasi turut diberikan kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai pemenang, serta pesan agar terus menjunjung tinggi sportivitas dan berlatih lebih giat bagi yang belum meraih kemenangan.(*)

 

PADANG, NETRALPOST – Dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi kembali terungkap di Kota Padang. Berawal dari informasi masyarakat, personel Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat melakukan penyelidikan terhadap dugaan kegiatan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi jenis Bio Solar.

Pengungkapan tersebut terjadi pada Selasa, 23 Juni 2026 sekitar pukul 15.30 WIB, di Perumahan Lubuk Gading VI Blok K Nomor 19, Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat.

Dalam pengungkapan itu, polisi mengamankan seorang pria berinisial B, 58 tahun, yang dalam berita acara juga disebut dengan nama Basmi Yenri alias Hen. Ia diketahui berprofesi sebagai wiraswasta dan berdomisili di kawasan Lubuk Gading VI, Kecamatan Koto Tangah.

Berawal dari Informasi Masyarakat

Kasus ini bermula sekitar pukul 09.00 WIB, ketika polisi memperoleh informasi dari masyarakat mengenai adanya dugaan kegiatan penyalahgunaan niaga BBM jenis Bio Solar di wilayah Kecamatan Koto Tangah.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Subdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar melakukan penyelidikan. Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas mendapati seorang pria sedang melakukan aktivitas pemindahan Bio Solar dari sebuah mobil Micro Bus Mitsubishi ke sejumlah jeriken.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan memperkenalkan diri serta menanyakan aktivitas yang sedang dilakukan. Saat dimintai dokumen perizinan yang sah, pria tersebut disebut tidak dapat memperlihatkan izin terkait kegiatan yang dilakukannya.

Petugas selanjutnya mengamankan yang bersangkutan beserta barang bukti untuk dibawa ke Mapolda Sumatera Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

BBM Bersubsidi yang Diamankan Mencapai 1.350 Liter. 

Dalam pengungkapan tersebut, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya:

1 unit Micro Bus Mitsubishi warna kuning kombinasi dengan nomor polisi BA 7576 BU beserta kunci kontak.

1 lembar STNK kendaraan Mitsubishi BA 7576 BU.

36 buah jeriken berkapasitas 35 liter yang berisi Bio Solar sebanyak 1.140 liter.

1 unit tedmon berkapasitas 1.200 liter yang berisi Bio Solar sebanyak 210 liter.

1 unit mesin pompa beserta selang.

1 lembar barcode.

Jika dijumlahkan, BBM jenis Bio Solar yang ditemukan dalam pengungkapan tersebut mencapai sekitar 1.350 liter.

Dokumen berita pers menyebutkan, karena BBM tersebut merupakan barang bukti yang mudah terbakar dan berpotensi membahayakan apabila disimpan, penyidik berkoordinasi dengan jaksa penuntut umum sehingga BBM tersebut diganti dengan uang hasil penjualan lelang.

Terancam Hukuman Pidana

Atas dugaan perbuatannya, yang bersangkutan disangkakan melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana diubah dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang tercantum dalam berita pers.

Pengungkapan ini menjadi bukti bahwa informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu aparat kepolisian mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Polda Sumatera Barat terus melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM bersubsidi guna memastikan bahan bakar yang mendapatkan subsidi pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat yang berhak dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan perdagangan maupun kegiatan ilegal.

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik melalui optimalisasi layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Sebagai badan publik, KAI Divre II Sumatera Barat memastikan setiap masyarakat memperoleh hak atas informasi publik secara mudah, cepat, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Di lingkungan KAI Divre II Sumatera Barat, PPID Pelaksana Daerah dipimpin oleh Kepala Humas Divre II Sumatera Barat dengan dukungan satu orang staf humas dan satu orang petugas pelayanan informasi. PPID mengemban visi menjadi pengelola informasi yang informatif dan profesional, dengan misi menyelenggarakan pelayanan informasi perusahaan yang akurat, akuntabel, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat selaku PPID Pelaksana Daerah, Reza Shahab menyampaikan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan salah satu wujud penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) sekaligus bentuk tanggung jawab perusahaan dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“KAI Divre II Sumatera Barat berkomitmen menghadirkan pelayanan informasi publik yang transparan, profesional, dan akuntabel. Berbagai kanal layanan kami sediakan agar masyarakat dapat mengakses informasi dengan mudah, baik secara langsung maupun melalui platform digital. Kami juga terus meningkatkan kualitas pelayanan, termasuk menghadirkan fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas, sehingga setiap masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi publik,” ujar Reza.

Menurutnya, transformasi digital yang dilakukan KAI melalui website dan aplikasi mobile PPID merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam menghadirkan layanan informasi yang semakin efektif, efisien, mudah diakses, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat.

Untuk memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi publik, KAI Divre II Sumatera Barat menyediakan berbagai kanal layanan permohonan informasi. Masyarakat dapat mengajukan permohonan secara langsung melalui Ruang Layanan Informasi Publik di Kantor KAI Divre II Sumatera Barat, Jalan Stasiun Nomor 1, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat. Selain itu, permohonan informasi juga dapat disampaikan melalui surat, email di humasdivreiisumbar@gmail.com, layanan telepon maupun WhatsApp di 0852-7900-2602, website ppid.kai.id/divre2, serta aplikasi mobile PPID KAI yang tersedia di Google Play Store.

Layanan tatap muka dibuka pada hari kerja, yaitu Senin hingga Kamis pukul 08.00–17.00 WIB dan Jumat pukul 08.00–16.30 WIB. Seluruh kanal tersebut dihadirkan untuk memastikan masyarakat dapat mengakses informasi publik secara praktis, efektif, dan efisien.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan, KAI Divre II Sumatera Barat juga menyediakan tiga fasilitas utama, yaitu Ruang Informasi, Ruang Pelayanan Informasi, dan Ruang Pelayanan Disabilitas yang berlokasi di Kantor KAI Divre II Sumatera Barat.

Ruang Informasi berfungsi sebagai area tunggu yang dilengkapi media informasi digital mengenai prosedur pelayanan informasi publik dan berbagai informasi perusahaan. Sementara itu, Ruang Pelayanan Informasi digunakan untuk proses konsultasi, penyampaian permohonan informasi, hingga penyelesaian administrasi pelayanan.

Khusus bagi penyandang disabilitas, tersedia Ruang Pelayanan Disabilitas yang dilengkapi pendampingan petugas serta fasilitas pendukung, termasuk panduan berhuruf Braille. Penyediaan fasilitas ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh informasi.

Selain itu, ruang pelayanan informasi juga dilengkapi berbagai sarana pendukung, antara lain formulir permohonan informasi, formulir pemberitahuan tertulis, formulir uji konsekuensi, formulir keberatan, formulir penolakan informasi, formulir registrasi permohonan informasi, formulir registrasi keberatan, company profile, bahan bacaan, dokumentasi kegiatan, serta media audiovisual yang memuat informasi mengenai tata cara pelayanan informasi publik, profil perusahaan, layanan, dan produk KAI.

Proses permohonan informasi publik dilaksanakan secara sederhana, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Pemohon cukup menyampaikan identitas, surat permohonan yang berisikan jenis informasi yang dibutuhkan, serta tujuan penggunaan informasi, baik secara langsung maupun melalui media elektronik. Selanjutnya, petugas PPID akan melakukan registrasi permohonan, memberikan tanda bukti penerimaan beserta nomor registrasi, kemudian memproses permohonan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Sesuai Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi publik akan diberikan paling lambat 10 (sepuluh) hari kerja sejak permohonan diterima dan dapat diperpanjang paling lama 7 (tujuh) hari kerja apabila diperlukan, dengan pemberitahuan tertulis kepada pemohon.

Reza juga menegaskan bahwa seluruh layanan permohonan informasi publik di KAI Divre II Sumatera Barat diberikan secara gratis tanpa dipungut biaya apa pun (Gratis).

“Kami berharap keberadaan layanan PPID tidak hanya menjadi sarana penyampaian informasi, tetapi juga menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara KAI dan masyarakat. Melalui pelayanan informasi yang terbuka, akuntabel, dan mudah diakses, kami ingin terus membangun kepercayaan publik sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan perusahaan,” tutup Reza.

Melalui optimalisasi layanan PPID, KAI Divre II Sumatera Barat akan terus menghadirkan pelayanan informasi publik yang profesional, transparan, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Upaya ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung keterbukaan informasi publik serta mewujudkan pelayanan yang semakin berkualitas, sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat dan terpercaya.

 

Padang – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Sumatera Barat memberikan apresiasi atas inisiatif Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Drs. Djati Wiyoto Abadhy, yang menggelar kegiatan "Duduak Basamo Kapolda Jo Insan Pers se-Sumatera Barat" di Cafe dan Resto Suaso Kawasan Kompleks GOR H. Agus Salim, Kota Padang, Rabu (5/8/2026).

Kegiatan yang dihadiri para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, pimpinan organisasi pers, pimpinan media massa, serta insan pers dari berbagai daerah di Sumatera Barat itu dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang terbuka antara Polri dan media. 

Ketua DPW PW FRN Counter Polri Sumatera Barat, Ridwan Syafriandi, S.IP, mengatakan forum tersebut bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara kepolisian dengan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Kami mengapresiasi Bapak Kapolda Sumbar beserta seluruh jajaran yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Duduak Basamo merupakan langkah positif yang menunjukkan keterbukaan Polda Sumbar dalam menerima aspirasi, kritik, dan masukan dari insan pers. Komunikasi seperti ini sangat penting untuk membangun sinergitas yang lebih kuat demi kepentingan masyarakat," ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, insan pers memiliki peran penting sebagai penyambung informasi sekaligus kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan dan kinerja pelayanan publik, termasuk institusi kepolisian.

Karena itu, dirinya menyambut baik komitmen Kapolda Sumbar yang mengajak media untuk terus memberikan kritik dan masukan yang bersifat membangun.

Dalam forum tersebut, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa Polri harus hadir secara nyata di tengah masyarakat dan mampu merespons setiap persoalan secara cepat.

"Polisi harus hadir langsung di tengah masyarakat. Jangan menunggu persoalan menjadi besar baru bertindak. Setiap informasi yang berkembang harus segera direspons agar tidak mengganggu situasi kamtibmas," tegas Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy.

Ridwan menilai arahan tersebut menjadi pesan penting bagi seluruh jajaran kepolisian agar semakin responsif terhadap berbagai persoalan yang menjadi perhatian publik.

Apresiasi Penindakan Tambang Ilegal dan BBM Ilegal. 

Dalam sesi diskusi, DPW PW FRN Sumbar juga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian masyarakat, di antaranya distribusi BBM, aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), serta penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Meski demikian, Ridwan memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah penegakan hukum yang telah dilakukan Polda Sumbar, khususnya oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus).

"Kami melihat komitmen Polda Sumbar dalam melakukan penindakan terhadap aktivitas tambang ilegal maupun penyalahgunaan BBM ilegal sudah berjalan dengan baik. Upaya tersebut menunjukkan bahwa Polri hadir menjawab keresahan masyarakat. Tentunya kami berharap penegakan hukum ini dilakukan secara berkesinambungan sehingga memberikan efek jera bagi para pelaku," katanya.

Ia menambahkan, pemberantasan narkotika juga harus menjadi perhatian serius seluruh pihak karena dampaknya yang sangat besar terhadap masa depan generasi muda.

Pernyataan tersebut sejalan dengan komitmen Kapolda Sumbar yang menegaskan bahwa penanganan narkoba tidak boleh dilakukan setengah-setengah.

"Narkoba menjadi perhatian utama. Penanganannya harus dilakukan secara serius, terpadu, dan tidak boleh setengah-setengah," tegas Kapolda.

FRN Siap Menjadi Mitra Strategis PolriRidwan menegaskan, DPW PW FRN Counter Polri Sumatera Barat akan terus mendukung langkah-langkah Polri dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Menurutnya, sinergi antara Polri dan media harus terus diperkuat agar setiap persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat ditangani secara cepat, transparan, dan profesional.

"Kami dari DPW PW FRN Counter Polri Sumatera Barat siap menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis Polri. Ketika Polri bekerja dengan baik tentu kami akan memberikan apresiasi, namun ketika masih terdapat kekurangan kami juga akan menyampaikan kritik yang konstruktif sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Kami optimistis di bawah kepemimpinan Bapak Kapolda Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, Polda Sumbar akan semakin profesional, humanis, dan semakin dipercaya masyarakat," tutup Ridwan.

Menurut Ridwan, kegiatan Duduak Basamo Kapolda Jo Insan Pers diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, tetapi menjadi forum rutin yang mampu memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers dalam mewujudkan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan kondusif.(*) 



   PADANG — Hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8/2026) mengakibatkan sejumlah intake milik Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material banjir. Dampaknya, proses pengolahan air baku terhenti dan distribusi air bersih ke puluhan wilayah pelanggan mengalami penurunan tekanan hingga penghentian sementara.

Kepala Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa material berupa batu, pasir, kayu, dan lumpur yang terbawa arus deras menutup celah masuknya air baku ke instalasi pengolahan.

"Pasca hujan deras kemarin, beberapa intake Perumda Air Minum Kota Padang tertimbun material yang terbawa arus banjir. Pagi ini, petugas baru bisa melakukan perbaikan dan penanganan terhadap intake yang tersumbat," ujar Adhie Zein saat ditemui di Kantor Perumda Air Minum Kota Padang, Selasa (4/8/2026).

Wilayah yang Terdampak Gangguan
Berdasarkan data Perumda Air Minum Kota Padang, gangguan terjadi di beberapa titik lokasi intake vital, di antaranya:

Intake GUO: Berdampak pada wilayah Belimbing, Bukit Belimbing Indah, Taruko I dan II, Kalumbuk, Balai Baru, Wahana VI, Buana Indah III, Rimbo Tarok, serta Tarok Indah I dan II.

Intake Palukahan: Memengaruhi distribusi air di sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Nanggalo, dan Kecamatan Padang Utara.

Intake Gunung Pangilun: Memengaruhi kawasan pusat kota, Gunung Pangilun, hingga sebagian Padang Sarai dan sekitarnya.

Intake Latung: Berdampak pada sebagian wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Padang Utara, dan Kecamatan Kuranji.

Imbauan dan Penanganan Lapangan
Saat ini, tim teknis Perumda Air Minum Kota Padang telah diterjunkan ke lapangan secara maksimal untuk membersihkan endapan material agar instalasi pengolahan dapat kembali beroperasi.

"Petugas sedang berusaha maksimal membersihkan material yang menyumbat intake agar air baku dapat masuk kembali ke pengolahan, sehingga pendistribusian air kepada pelanggan dapat berjalan normal secara bertahap," tambah Adhie.

Pihak manajemen mengimbau seluruh pelanggan yang berada di wilayah terdampak untuk bijak dalam menghemat penggunaan air bersih. Bagi warga yang airnya masih mengalir—meskipun dengan tekanan rendah—diharapkan segera menampung air secukupnya sebagai cadangan selama masa pemulihan berlangsung.

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui Klinik Mediska Padang. Didukung tenaga kesehatan yang profesional, fasilitas yang memadai, serta status Akreditasi Paripurna, klinik Mediska Padang hadir untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, nyaman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, Klinik Mediska Padang dilengkapi dengan berbagai fasilitas, meliputi Ruang Pemeriksaan Umum, Ruang Pelayanan Gigi dan Mulut, Ruang Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Ruang Tindakan, Ruang Laktasi, serta Depo Farmasi. Adapun Klinik Mediska Lubuk Alung saat ini memiliki fasilitas berupa Ruang Pemeriksaan Umum, Ruang Tindakan, Ruang Laktasi, dan Depo Farmasi. Sebagai bagian dari pengembangan layanan, klinik tersebut akan menambah fasilitas Ruang Poli Gigi dan Ruang Tindakan. Di samping itu, proses pengajuan sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tengah berlangsung guna memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah operasional KAI Divre II Sumatera Barat.

Selain layanan di klinik, KAI Divre II Sumbar juga menghadirkan pelayanan kesehatan melalui Pos Kesehatan (Poskes) yang berada di Stasiun Padang, Stasiun Naras, dan Stasiun Kayutanam. Keberadaan Poskes ini menjadi bagian dari upaya KAI dalam memberikan pelayanan kesehatan awal, penanganan kegawatdaruratan, serta mendukung keselamatan dan kenyamanan pelanggan maupun pekerja selama berada di lingkungan perkeretaapian.

Dalam mendukung operasional pelayanan, Klinik Mediska Padang diperkuat oleh sembilan tenaga kesehatan yang kompeten dan profesional, terdiri atas dua dokter umum, dua dokter gigi, satu bidan, satu perawat, satu perawat gigi, serta dua apoteker. Dengan komposisi tenaga kesehatan tersebut, Klinik Mediska Padang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif, mulai dari layanan pemeriksaan umum, kesehatan gigi dan mulut, kesehatan ibu dan anak, tindakan medis sederhana, hingga pelayanan kefarmasian. Kehadiran sumber daya manusia yang kompeten ini menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan, keselamatan pasien, serta memberikan pelayanan kesehatan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada setiap pengguna layanan.

Kehadiran tenaga kesehatan yang kompeten menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga mutu pelayanan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada setiap pasien.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih komprehensif, KAI Divre II Sumbar juga menjalin kerja sama dengan berbagai rumah sakit rujukan di Sumatera Barat, di antaranya RSUP Dr. M. Djamil Padang, RS Siti Hawa, RSIA CICIK, RS Semen Padang Hospital, RS Siti Rahmah, RST Reksodiwiryo, RS Naili DBS, RS Universitas Andalas, RS Mutiara Bunda, RSIA Restu Ibu, RS Aisyiyah, RS TMC Pariaman, RSU Bunda, serta RS Hermina. Sinergi tersebut diharapkan mampu memastikan pasien memperoleh pelayanan lanjutan secara cepat, tepat, dan berkualitas sesuai kebutuhan medis.

Selain pelayanan kesehatan umum, Klinik Mediska Padang juga telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan layanan sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa pengembangan layanan kesehatan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berfokus kepada insan KAI, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan melalui penyediaan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta pelayanan yang mengutamakan keselamatan dan kepuasan pasien. Klinik Mediska diharapkan dapat menjadi fasilitas kesehatan yang terpercaya dan mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujar Reza.

Reza menambahkan, KAI Divre II Sumbar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang maupun Klinik Mediska Lubuk Alung. Dengan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang kompeten, layanan BPJS Kesehatan di Klinik Mediska Padang, serta dukungan jejaring rumah sakit rujukan, Klinik Mediska siap memberikan pelayanan kesehatan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus meningkatkan sarana dan prasarana, kompetensi tenaga kesehatan, serta memperluas cakupan layanan agar manfaat kehadiran Klinik Mediska dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat di Sumatera Barat.(*) 

 

Padang, netralpost --- Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keselamatan operasional kereta api serta mengantisipasi potensi gangguan perjalanan akibat kondisi cuaca ekstrem, Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya, bersama seluruh jajaran manajemen melaksanakan pemeriksaan lintas pada petak jalan Stasiun Padang–Teluk Bayur-Stasiun Bukit Putus, Rabu (5/8).

Kegiatan pemeriksaan lintas ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan KAI untuk memastikan seluruh prasarana perkeretaapian berada dalam kondisi andal, aman, dan siap mendukung operasional, khususnya di tengah meningkatnya intensitas curah hujan yang berpotensi memengaruhi kondisi jalur kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, manajemen melakukan inspeksi langsung terhadap berbagai aspek prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel, bantalan, ballast, wesel, sistem persinyalan, keamanan emplasemen, aset perusahaan, kondisi perlintasan sebidang, hingga sistem drainase pada titik-titik yang berpotensi terdampak genangan maupun banjir. Pemeriksaan ini bertujuan mengidentifikasi potensi risiko sedini mungkin sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan sebelum berdampak terhadap keselamatan perjalanan kereta api.

Selain melakukan pemeriksaan jalur, rombongan juga memantau kesiapan operasional di sejumlah stasiun guna memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pelayanan berada dalam kondisi optimal sehingga perjalanan kereta api tetap berlangsung dengan aman, selamat, nyaman, dan andal.

Pada kesempatan tersebut, jajaran manajemen juga berinteraksi dengan masyarakat yang berada di sekitar jalur rel serta melaksanakan sosialisasi keselamatan. Masyarakat diimbau agar tidak beraktivitas di jalur kereta api maupun area yang dapat mengganggu operasional karena berpotensi membahayakan keselamatan diri sendiri maupun perjalanan kereta api.

Sebelum kegiatan dimulai, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya, memimpin safety briefing di Stasiun Padang. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa budaya keselamatan (safety culture) harus menjadi prioritas utama bagi seluruh insan KAI.

Ia menginstruksikan seluruh jajaran agar meningkatkan kewaspadaan, disiplin dalam menjalankan prosedur, proaktif mengidentifikasi potensi bahaya, serta segera menindaklanjuti setiap temuan di lapangan melalui pengisian Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), khususnya pada wilayah yang memiliki potensi gangguan akibat kondisi alam maupun cuaca ekstrem.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa pemeriksaan lintas merupakan program rutin yang dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari upaya preventif dalam menjaga keselamatan operasional kereta api.

“Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, kami memastikan setiap aspek prasarana berada dalam kondisi siap operasi sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan,” ujar Reza.

Selain pemeriksaan prasarana, KAI Divre II Sumbar juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, khususnya di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang. Sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan keselamatan guna mencegah terjadinya kecelakaan di perlintasan.

Reza mengungkapkan bahwa setiap harinya KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 28 perjalanan kereta api penumpang serta 24 perjalanan kereta api barang yang mengangkut klinker dan semen. Dengan tingginya frekuensi perjalanan tersebut, masyarakat diimbau untuk selalu berhenti, melihat ke kanan dan kiri, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas sebelum melewati perlintasan sebidang.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, berhenti ketika sinyal peringatan berbunyi atau palang pintu mulai menutup, serta mengutamakan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” kata Reza.

Ia menambahkan bahwa tindakan menerobos palang pintu, mengabaikan Semboyan 35 (isyarat suara atau klakson lokomotif), maupun melanggar rambu-rambu lalu lintas di perlintasan sebidang merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Selain membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, pelanggaran tersebut juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum, termasuk tuntutan ganti rugi apabila menyebabkan kecelakaan atau mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan safety talk sebagai forum evaluasi hasil pemeriksaan lintas sekaligus memastikan seluruh temuan di lapangan segera ditindaklanjuti sesuai standar keselamatan yang berlaku.

“KAI Divre II Sumbar akan terus mengedepankan upaya preventif melalui pemeriksaan prasarana secara berkala, penguatan budaya keselamatan, serta edukasi kepada masyarakat. Sinergi seluruh pihak menjadi kunci dalam mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun pengguna jalan,” tutup Reza.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi pekerja, keluarga pekerja, maupun masyarakat melalui Klinik Mediska Padang dan Klinik Mediska Lubuk Alung. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan layanan kesehatan yang profesional, didukung fasilitas yang memadai, tenaga kesehatan yang kompeten, serta kedua klinik yang telah berstatus Akreditasi Paripurna.

Berdasarkan data hingga Semester I Tahun 2026, kedua Klinik Mediska telah melayani 8.341 pengguna layanan, yang terdiri dari 7.885 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 456 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Capaian tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang disediakan KAI serta menjadi indikator bahwa Klinik Mediska mampu memberikan pelayanan yang mudah diakses, aman, dan berkualitas.

Selain melayani pasien umum, Klinik Mediska Padang juga terus mengoptimalkan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Hingga Semester I Tahun 2026 tercatat sebanyak 3.550 pengguna BPJS Kesehatan telah memanfaatkan layanan di Klinik Mediska Padang. Selain itu, sebanyak 3.752 masyarakat telah memilih Klinik Mediska Padang sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Sementara itu, Klinik Mediska Lubuk Alung saat ini masih dalam proses kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebagai bagian dari upaya memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Sebagai gambaran, sepanjang Tahun 2025 kedua Klinik Mediska telah memberikan pelayanan kepada 16.037 pengguna, yang terdiri dari 15.620 pengguna di Klinik Mediska Padang dan 417 pengguna di Klinik Mediska Lubuk Alung. Dari jumlah tersebut, 7.272 pengguna merupakan peserta BPJS Kesehatan yang memperoleh layanan di Klinik Mediska Padang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa keberadaan Klinik Mediska merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan pekerja sekaligus memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.

“Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, dan berkualitas. Tingginya jumlah pengguna layanan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Klinik Mediska KAI. Ke depan, kami akan terus melakukan pengembangan layanan, peningkatan fasilitas, serta memperluas akses pelayanan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak masyarakat,” ujar Reza.

Reza menambahkan, dengan dukungan fasilitas yang lengkap, tenaga kesehatan yang profesional, serta standar pelayanan yang telah memenuhi Akreditasi Paripurna, Klinik Mediska KAI Divre II Sumbar siap menjadi pilihan masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan yang berkualitas.

KAI Divre II Sumbar mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di Klinik Mediska Padang. Berbagai layanan kesehatan yang disediakan diharapkan dapat memberikan kemudahan akses pelayanan kesehatan yang cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Melalui peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan, KAI berkomitmen menjadikan Klinik Mediska sebagai fasilitas kesehatan yang terpercaya, sekaligus berkontribusi dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sumatera Barat.(*) 

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya berfokus pada transportasi, tetapi juga memberikan pengalaman perjalanan yang berkesan bagi pelanggan. Sebagai bagian dari komitmen tersebut, Rabu (29/7), KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan kegiatan Fashion Show Cilik di Sky Bridge Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM).

Kegiatan yang diikuti oleh puluhan peserta anak usia 5 hingga 10 tahun bersama orang tua pendamping ini berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari para pengunjung stasiun. Selain menjadi ajang unjuk bakat, kegiatan ini juga menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup, ceria, dan ramah bagi keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa penyelenggaraan Fashion Show Cilik merupakan salah satu bentuk inovasi pelayanan KAI dalam menghadirkan nilai tambah bagi pelanggan, khususnya keluarga yang memanfaatkan layanan kereta api menuju maupun dari Bandara Internasional Minangkabau.

“KAI tidak hanya menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan tepat waktu, tetapi juga terus berinovasi menciptakan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan. Melalui Fashion Show Cilik ini, kami ingin menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengekspresikan kreativitas, melatih rasa percaya diri, sekaligus menjadikan stasiun sebagai ruang publik yang ramah keluarga,” ujar Reza.

Acara diawali dengan penampilan para peserta yang memperagakan busana terbaik mereka di atas panggung. Dengan penuh percaya diri, satu per satu peserta menampilkan berbagai gaya di hadapan dewan juri dan para pengunjung yang memadati area Sky Bridge Stasiun BIM. Sorak sorai serta dukungan dari orang tua dan keluarga turut menambah semarak jalannya kegiatan.

Penampilan para peserta dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Vinni Lovita sebagai perwakilan internal KAI Divre II Sumbar, Aura Quanaisha, yang pernah dinobatkan sebagai Miss Teen Universe 2025, serta Naysila Putri, 1st Runner Up Miss Teen Supra Stars Indonesia 2026. Kehadiran para juri yang memiliki pengalaman di bidang pageant dan dunia fashion memberikan penilaian yang objektif sekaligus menjadi motivasi bagi para peserta untuk tampil maksimal.

Keseruan semakin terasa ketika panitia mengajak para orang tua pendamping untuk mengikuti sesi catwalk bersama. Momen tersebut disambut antusias oleh para orang tua yang tampil bergantian di atas panggung bersama putra-putri mereka. Kebersamaan yang terjalin melalui sesi ini menghadirkan suasana hangat sekaligus menjadi hiburan menarik bagi seluruh pengunjung yang hadir.

Setelah seluruh peserta menampilkan penampilan terbaiknya, dewan juri melakukan proses penilaian berdasarkan aspek kreativitas, kepercayaan diri, ekspresi, serta penampilan secara keseluruhan. Dari seluruh peserta, dipilih 10 Duta Cilik KAI Divre II Sumbar yang akan menjadi representasi anak-anak dalam berbagai kegiatan promosi dan pelayanan KAI Divre II Sumbar.

Salah satu juri eksternal, Aura Kuana Rangkita, mengapresiasi inisiatif KAI Divre II Sumbar yang menghadirkan kompetisi positif bagi anak-anak di lingkungan stasiun.

“Menurut saya, kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan rasa percaya diri, kemampuan tampil di depan umum, serta mengekspresikan kreativitas mereka sejak dini. Menariknya lagi, KAI mampu mengemas stasiun menjadi ruang publik yang hidup, ramah keluarga, dan penuh aktivitas yang edukatif maupun menghibur. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan dan menjadi inspirasi bagi banyak pihak,” ungkap Aura.

Adapun para pemenang yang berhasil meraih penghargaan pada Fashion Show Cilik tahun ini adalah:

* Juara 1: Jihan Nafisah Salsabila

* Juara 2: Azkhaira Yasna Dzikra

* Juara 3: Alicia Mughni Inara

* Best Costume 1: Kenzie Dival Graziano

* Best Costume 2: Ranya Yoan Arundati

Para pemenang menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas, keberanian, dan penampilan yang telah ditunjukkan selama mengikuti kompetisi. Sementara itu, seluruh peserta juga memperoleh bingkisan sebagai kenang-kenangan atas partisipasi mereka dalam memeriahkan kegiatan tersebut.

Reza menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan KAI dengan masyarakat sekaligus menghadirkan pengalaman yang berbeda bagi pelanggan yang berada di lingkungan stasiun.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kesan positif bagi masyarakat serta menjadikan stasiun tidak hanya sebagai tempat keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga sebagai ruang publik yang nyaman, inklusif, dan menghadirkan berbagai aktivitas yang bermanfaat. Ke depan, KAI Divre II Sumbar akan terus menghadirkan berbagai inovasi pelayanan yang memberikan nilai tambah bagi pelanggan sekaligus mendukung terciptanya pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi seluruh keluarga,” tutup Reza.(*) 

 

Pasamanbarat, Netralpost -- Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat dan Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat meringkus seorang pria berinisial JA (46), yang diduga membawa puluhan paket narkotika golongan I jenis ganja kering.

Pria tersebut diketahui berprofesi sebagai Karyawan Swasta, yang berhasil diamankan oleh petugas gabungan di depan Mapolsek Ranah Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa dini hari (28/7/2026) sekitar pukul 00.05 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H membenarkan penangkapan terhadap seorang pria berinisial JA, diduga sebagai kurir yang membawa puluhan narkotika jenis ganja kering siap edar.

"Penangkapan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus sebelumnya terkait jaringan peredaran narkotika jenis ganja antar provinsi," ujarnya.

Diterangkan, penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat, terkait adanya pendistribusian narkotika jenis ganja kering dari Payabungan Provinsi Sumatera Utara menuju Kota Bukittinggi menggunakan kendaraan roda empat melalui jalan lintas Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim khusus Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat melakukan pemantauan pada sejumlah jalur perlintasan di Kabupate Pasaman Barat sejak Sabtu (25/7/2026)," terangnya.

Selanjutnya, pada Selasa (28/7) sekitar pukul 00.02 WIB dini hari, terpantau sebuah mobil merk Suzuki APV warna merah dengan nomor polisi B 1119 VKY melintas memasuki wilayah Kabupaten Pasaman Barat.

"Tim Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat di backup personel Polres Pasaman Barat melakukan pembuntutan mobil yang dikendarai oleh JA, sehingga mobil tersebut berhasil dihentikan tepatnya di depan Mako Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat," ucapnya.

Dijelaskan, berdasarkan hasil penggeledahan petugas, ditemukan di dalam mobil tersebut dua karung yang diduga berisikan 27 paket ganja kering, serta satu plastik hitam yang berisikan tiga paket narkotika jenis ganja kering.

"Pengakuan JA, dirinya hanya sebagai kurir yang menerima upah atas pengiriman barang haram tersebut, kemudian ganja kering itu akan diedarkan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat," jelasnya.

Kapolres menambahkan, jajaran Polres Pasaman Barat terus melakukan pengawasan secara intensif di daerah perbatasan, terutama pintu masuk ke daerah Sumatera Barat sebagai upaya pencegahan peredaran gelap Narkotika.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi terkait peredaran gelap narkotika, karena narkotika adalah musuh kita bersama," pungkasnya. 

Terduga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Sumatera Barat untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)

 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST --- Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Induk Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan ketertiban di jalan raya. Melalui program unggulan bertajuk "Polantas Menyapa", para personel turun langsung ke titik-titik strategis untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas. Langkah ini diambil guna meminimalisir potensi sumbatan kendaraan serta memberikan rasa aman secara langsung kepada para pengguna jalan yang melintas.

Kehadiran aktif para petugas di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan fisik arus kendaraan, melainkan juga mengusung misi edukasi yang humanis. Di sela-sela tugas mengatur jalannya kendaraan, personel Sat PJR Sumbar 4 secara aktif menyampaikan himbauan tertib berlalu lintas. Pendekatan yang menyapa langsung masyarakat ini diharapkan dapat menyentuh kesadaran personal setiap pengendara akan pentingnya disiplin di jalan raya.
Dalam kampanye keselamatan ini, pihak kepolisian menekankan lima poin utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengendara. Poin-poin tersebut meliputi kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan di atas kecepatan, serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum bepergian. Selain itu, petugas juga dengan tegas mengingatkan pengendara untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta selalu menggunakan helm standar SNI bagi pemotor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. 
Langkah preventif yang digalakkan lewat program ini didasari oleh sebuah prinsip utama bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Dengan menanamkan pola pikir tersebut, Sat PJR Sumbar 4 berharap masyarakat tidak lagi memandang kepatuhan lalu lintas sebagai beban atau sekadar formalitas demi menghindari sanksi tilang petugas. Sebaliknya, ketertiban harus dijadikan sebagai sebuah gaya hidup demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Aksi nyata di lapangan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Sumatera Barat. Slogan "Kami Hadir Untuk Anda" yang diusung oleh korps baju cokelat ini benar-benar diimplementasikan lewat pelayanan yang ramah namun tetap tegas. Kolaborasi yang baik antara petugas yang bersiaga dan masyarakat yang kooperatif dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut. 
Menanggapi konsistensi jajarannya di lapangan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, S.H., S.I.K., M.H. memberikan penegasan terkait esensi dari program ini. "Melalui program 'Polantas Menyapa', kami ingin meruntuhkan sekat antara petugas dan masyarakat demi membangun budaya tertib berkendara yang lahir dari kesadaran murni. Ingatlah bahwa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan aturan yang ada merupakan bukti kompetensi serta tanggung jawab nyata kita bersama di jalan raya; mari bersama-sama kita jadikan keselamatan sebagai prioritas utama demi kemanusiaan."(nofri) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.