Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

Sumbar, netralpost --- Personel Sat PJR Sumbar 4 Ditlantas Polda Sumbar kembali turun ke jalan untuk melaksanakan kegiatan pengaturan lalu lintas pagi secara intensif. Langkah ini diambil guna mengurai potensi kepadatan kendaraan serta menekan angka kecelakaan di titik-titik rawan wilayah Sumatra Barat. Kehadiran petugas di lapangan sejak dini hari menjadi komitmen nyata kepolisian dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat yang memulai aktivitas.

Suasana arus lalu lintas yang mulai ramai oleh kendaraan roda dua dan roda empat terpantau berjalan tertib di bawah kendali petugas. Pengaturan ini difokuskan pada kawasan padat aktivitas warga, area sekolah, serta persimpangan jalan utama yang rawan kemacetan. Polisi di lapangan tidak hanya mengatur laju kendaraan, tetapi juga membantu pejalan kaki dan anak-anak sekolah yang ingin menyeberang jalan dengan aman.

Melalui program "Polantas Menyapa", Ditlantas Polda Sumbar juga memanfaatkan momentum ini untuk menyebarkan edukasi secara langsung di jalan raya. Petugas secara humanis mengingatkan para pengendara untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Kedisiplinan para pengguna jalan dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi berkendara yang kondusif dan minim risiko insiden.

Selain pengaturan fisik, pihak kepolisian juga mengeluarkan selebaran digital berisi imbauan tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama. Ada enam poin utama yang ditekankan, mulai dari kewajiban menggunakan helm berstandar SNI hingga larangan keras menggunakan ponsel saat menyetir. Petugas juga mengingatkan pengendara untuk selalu memakai sabuk pengaman, mematuhi batas kecepatan, dan mengutamakan keselamatan di atas segalanya.

Upaya preventif yang dilakukan oleh Sat PJR Sumbar 4 ini mendapat respon positif dari para pengguna jalan dan warga sekitar. Masyarakat merasa lebih aman dan nyaman saat berkendara di pagi hari karena kehadiran polisi yang sigap mengantisipasi kemacetan. Sinergi yang baik antara ketegasan petugas dan kesadaran masyarakat diharapkan mampu mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.

Perwakilan warga setempat, Reza Chairul, menyatakan bahwa kehadiran personel kepolisian di titik-titik rawan pada pagi hari sangat membantu kelancaran arus kendaraan. Menurutnya, tindakan nyata dari Sat PJR Sumbar 4 ini berhasil meminimalkan perilaku ugal-ugalan dari oknum pengendara yang sering memicu kecelakaan. Ia berharap kegiatan pos pagi seperti ini dapat terus dipertahankan secara konsisten demi kenyamanan seluruh masyarakat yang melintas.

Reza Chairul juga menambahkan bahwa imbauan tertib berlalu lintas yang disampaikan petugas sangat relevan dengan kondisi jalanan saat ini. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar patuh karena ada petugas, melainkan menjadikan keselamatan sebagai kesadaran dari dalam diri sendiri. Dukungan penuh dari warga diyakini akan memaksimalkan kerja keras kepolisian dalam menjaga ketertiban di jalan raya.(Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui sebuah inovasi bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri kepada para wajib pajak. Program unggulan ini dirancang khusus untuk menyentuh langsung kebutuhan masyarakat secara interaktif dan transparan.

Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi warga Kota Padang yang tengah mengurus dokumen pajak kendaraan bermotor mereka. Langkah proaktif ini diambil guna memotong birokrasi yang kaku serta mengeliminasi potensi hambatan komunikasi antara petugas dan pemohon. Kehadiran personel di lapangan diharapkan mampu mengurai antrean dan memberikan asistensi langsung.

Dalam pelaksanaannya di lapangan, para petugas kepolisian tidak sekadar berdiri menjaga keamanan, melainkan ikut menyapa dan mendampingi warga dalam setiap proses administrasi. Melalui senyum, sapa, dan salam yang humanis, petugas memberikan edukasi mengenai mekanisme pembayaran pajak yang benar dan cepat. Pendekatan ini berhasil mengubah stigma pelayanan yang sebelumnya terkesan kaku menjadi jauh lebih hangat dan bersahabat.

Masyarakat Kota Padang memberikan respons yang sangat positif terhadap kehadiran program "Polantas Menyapa" di pusat-pusat layanan Samsat. Sejumlah warga mengaku merasa lebih dihargai dan terbantu karena mendapatkan penjelasan informasi yang sangat jelas dari para petugas terkait dokumen kendaraan mereka. Dampak jangka panjangnya, inovasi ini turut memicu peningkatan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menunaikan kewajiban pajak mereka.

Tidak hanya berfokus pada kemudahan administratif, Ditlantas Polda Sumbar juga memanfaatkan momentum tatap muka ini untuk menyelipkan pesan-pesan keselamatan berkendara. Para wajib pajak diajak untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di jalan raya dengan selalu melengkapi surat-surat kendaraan serta mematuhi rambu-rambu yang berlaku. Sinergi pelayanan publik dan edukasi keselamatan ini menjadi fondasi penting dalam menekan angka fatalitas kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa seluruh transformasi digital dan inovasi pelayanan publik ini bermuara pada kepuasan masyarakat. "Program 'Polantas Menyapa' adalah wujud nyata dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan yang modern, transparan, dan humanis. Kami ingin setiap warga Kota Padang yang mengurus pajak kendaraan merasa nyaman, terlayani dengan optimal, sekaligus pulang membawa pemahaman baru mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya," ujarnya.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui penataan dan penutupan perlintasan sebidang yang tidak resmi. Pada 18–19 Juni 2026, KAI Divre II Sumbar bersama para pemangku kepentingan melaksanakan penutupan delapan perlintasan liar di lintas Lubuk Alung–Pariaman dan Pariaman–Naras sebagai bagian dari upaya menciptakan operasional kereta api yang aman, selamat, dan andal.

Delapan perlintasan yang ditutup berada di KM 57+9/0, KM 57+4/5, dan KM 57+2/3 petak jalan Lubuk Alung–Pariaman, serta KM 65+2/3, KM 65+147, KM 65+5/6, dan KM 65+875 petak jalan Pariaman–Naras. Seluruh perlintasan tersebut merupakan akses tidak resmi dengan lebar sekitar ±2 meter yang berada di area operasional kereta api dan tidak dilengkapi fasilitas keselamatan sesuai standar.

Kegiatan penutupan dilakukan oleh Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar dengan melibatkan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang, Dinas Perhubungan Kota Pariaman, PT Jasa Raharja Kota Pariaman, unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans), perangkat kewilayahan, serta tokoh masyarakat setempat. Sinergi lintas instansi ini menjadi wujud komitmen bersama dalam meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang.

Penutupan perlintasan liar tersebut merupakan implementasi Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut hasil joint inspection yang sebelumnya dilaksanakan KAI Divre II Sumbar bersama instansi terkait untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi titik-titik perlintasan yang memerlukan penanganan, baik melalui peningkatan pengamanan maupun penutupan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab mengatakan bahwa keberadaan perlintasan liar memiliki tingkat risiko yang tinggi karena tidak berada dalam pengawasan resmi serta tidak dilengkapi perlengkapan keselamatan.

“KAI Divre II Sumbar secara konsisten berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat terkait, dan seluruh pemangku kepentingan dalam melakukan penataan perlintasan sebidang. Penutupan perlintasan yang tidak resmi merupakan langkah preventif untuk meminimalkan potensi kecelakaan sekaligus memastikan perjalanan kereta api berlangsung dengan aman dan selamat,” ujar Reza.

Menurut Reza, langkah penataan dan penutupan perlintasan liar merupakan bagian dari mitigasi risiko guna menekan potensi kecelakaan di jalur kereta api. Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap di berbagai titik lainnya berdasarkan hasil evaluasi bersama para pemangku kepentingan.

Selain penataan infrastruktur, KAI Divre II Sumbar juga terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan sebidang. Masyarakat diimbau untuk hanya menggunakan perlintasan resmi, berhenti sejenak sebelum melintas, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan tidak ada kereta api yang akan melintas.

Kereta api memiliki jalur dan prioritas perjalanan tersendiri serta membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan selalu berhati-hati, mematuhi rambu-rambu, mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan, serta tidak membuka kembali maupun menggunakan perlintasan liar yang dapat membahayakan keselamatan.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung terciptanya budaya keselamatan di lingkungan perkeretaapian. Melalui sinergi antara operator, pemerintah, aparat terkait, dan masyarakat, diharapkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan transportasi perkeretaapian yang aman, nyaman, dan berkelanjutan”, tutup Reza.(*) 

 

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota Padang berkomitmen penuh dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten, berdaya saing, dan siap kerja. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah dengan memperkuat mutu Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) melalui penerapan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Hal tersebut ditegaskan oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat membuka kegiatan Pendampingan Pelaksanaan SPMI LKP Tahap I yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Jumat (19/6/2026).

"Penerapan SPMI merupakan langkah penting untuk memastikan layanan pendidikan dan pelatihan berjalan sesuai standar. Mutu lembaga kursus akan menentukan kualitas lulusannya, sehingga melahirkan generasi yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi bagi pembangunan bangsa maupun daerah," ujar Maigus Nasir.

Ia menambahkan, lembaga kursus memiliki peran strategis sebagai solusi jalur pendidikan nonformal yang adaptif dalam menekan angka pengangguran. "Potensi kerja di luar negeri saat ini sangat besar. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan penjaminan mutu lembaga menjadi hal yang sangat krusial agar lulusan kita mampu bersaing di tingkat internasional," imbuhnya.

Wakil Wali Kota juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam program yang mengusung tema "Baiknya Kursus, Baiknya Masa Depan" ini. Kegiatan tersebut dinilai sejalan dengan visi Pemko Padang dalam menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap menjawab tantangan industri global.

Hadir langsung dalam kegiatan tersebut, Direktur Kursus dan Pelatihan Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, Yaya Sutarya. Dalam pemaparannya, Yaya menyebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari transformasi besar sistem penjaminan mutu pendidikan nonformal yang kini diperkuat di tingkat daerah.

"Mulai tahun 2026, pelaksanaan SPMI dan evaluasi kinerja LKP secara resmi menjadi kewenangan pemerintah daerah melalui dinas pendidikan. Proses ini didukung penuh oleh sistem digital terbaru, yaitu Sistem Penjaminan Mutu Terpadu Lembaga Kursus (Si Permata)," jelas Yaya.

Melalui platform Si Permata, setiap LKP diwajibkan melakukan evaluasi diri secara berkala sebagai fondasi utama membangun budaya mutu. Yaya juga mengingatkan bahwa hasil evaluasi kinerja melalui sistem ini akan menjadi syarat utama bagi lembaga kursus yang ingin mengajukan akreditasi melalui Komite Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal yang dibentuk tahun ini.

Senada dengan hal itu, Kepala Subdirektorat Bina Kursus dan Pelatihan Kemendikdasmen, Yohana Rumanda, menjelaskan bahwa pendampingan SPMI ini dirancang untuk membekali lembaga dalam melakukan pemetaan mutu, perencanaan, pelaksanaan program, hingga evaluasi berkelanjutan.

"Melalui SPMI, setiap lembaga diharapkan mampu membangun sistem penjaminan mutu yang mandiri dan berkelanjutan, sehingga kualitas layanan pendidikan nonformal memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan dunia kerja," tutur Yohana.

Acara yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Kepala Disdikbud Kota Padang Yopi Krislova beserta jajaran, para Fasilitator Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMP) dan SPMI, serta para operator LKP dari Kota Padang dan Kota Bukittinggi.(Charlie)




‎PADANG – Menyambut momentum bersejarah Hari Bhayangkara ke-80, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat menunjukkan bahwa pengabdian kepolisian tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga melalui ketulusan berbagi dan kepedulian sosial yang nyata di tengah masyarakat.
‎Pada Jumat penuh berkah (19/6/2026), Ditreskrimsus Polda Sumbar menggelar aksi bakti sosial yang menyasar dua titik di Kota Padang, yakni Panti Asuhan & Rumah Qur'an Jannatul Firdaus serta Masjid Al-Ikhlas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, S.I.K., M.Si., didampingi jajaran personel Ditreskrimsus. Langkah nyata ini menjadi bukti kuat komitmen Polri dalam mempererat tali silaturahmi sekaligus merajut kedekatan emosional yang hangat dengan warga.
‎Kunjungan pertama diawali di Panti Asuhan Jannatul Firdaus. Kehadiran rombongan Ditreskrimsus disambut dengan senyuman hangat dan binar bahagia dari anak-anak panti serta para pengurus. Di lokasi ini, diserahkan bantuan paket kebutuhan pokok berupa beras, mi instan, minyak goreng, serta tali asih sebagai bentuk sokongan moril dan materiil bagi operasional panti.
‎Perjalanan menebar manfaat kemudian berlanjut ke Masjid Al-Ikhlas, Kota Padang. Seusai pelaksanaan ibadah salat Jumat, personel Ditreskrimsus Polda Sumbar langsung membagikan paket makan siang kepada para jemaah. Suasana kebersamaan begitu kental terasa saat para personel berbaur, menyapa, dan menyerahkan langsung bantuan tersebut kepada warga.
‎Direskrimsus Polda Sumbar menyampaikan bahwa aksi sosial ini bukan sekadar rutinitas seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi refleksi pengabdian untuk hadir langsung membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan. Ditreskrimsus Polda Sumbar berharap sinergi yang harmonis antara Polri dan masyarakat terus terjaga, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial demi mewujudkan Polri yang Presisi—prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan—yang kian dicintai oleh masyarakat Sumatra Barat.
‎Apresiasi mendalam pun mengalir dari para penerima manfaat. Di akhir kegiatan, keluarga besar Panti Asuhan Jannatul Firdaus bersama-sama menyampaikan rasa terima kasih dan harapan terbaik mereka.
‎"Kami keluarga besar Panti Asuhan Jannatul Firdaus mengucapkan, Selamat Hari Bhayangkara ke-80. Sukses selalu, Polri Presisi!" tutur mereka kompak, menutup agenda penuh berkah hari itu dengan optimisme baru.
‎(*)

Sumbar, netralpost --- Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, di bawah Direktorat Jenderal Bina Marga, terus mematangkan infrastruktur daerah dengan mempercepat pembangunan ulang Jembatan Gantung Duku. Proyek strategis ini terus berjalan secara konsisten guna menggantikan struktur lama agar lebih kokoh. Kehadiran infrastruktur yang diperbarui ini ditargetkan mampu menjawab kebutuhan aksesibilitas warga yang kian meningkat dari waktu ke waktu.

Setiap tahapan pekerjaan di lapangan, mulai dari pengecoran fondasi hingga perakitan struktur utama, dilakukan dengan pengawasan ketat. BPJN Sumatera Barat memastikan bahwa seluruh proses konstruksi memenuhi standar teknis yang berlaku demi menjaga kualitas bangunan. Upaya maksimal ini dilakukan demi menghadirkan fasilitas penyeberangan yang jauh lebih aman, nyaman, dan andal bagi seluruh lapisan masyarakat yang melintas.

Pembangunan ulang jembatan gantung ini memegang peranan krusial bagi mobilitas harian penduduk setempat. Sebelum dilakukan perbaikan total, keterbatasan kapasitas jembatan sering kali menghambat pergerakan kendaraan dan pejalan kaki. Dengan struktur baru yang lebih representatif, warga nantinya dapat melintas tanpa rasa was-was, sekaligus memangkas waktu tempuh antarwilayah secara signifikan.

Selain mempermudah mobilitas, selesainya proyek ini diproyeksikan akan memperlancar berbagai aktivitas ekonomi lokal. Distribusi hasil pertanian, barang dagangan, dan pasokan logistik harian tidak lagi terkendala oleh infrastruktur yang rusak atau sempit. Konektivitas yang lancar ini diharapkan mampu menghidupkan urat nadi perekonomian masyarakat di sekitar kawasan Duku dan sekitarnya.

Di sisi lain, jembatan ini juga berfungsi strategis dalam memperkuat hubungan serta interaksi sosial antarwilayah yang sempat terisolasi atau terbatas aksesnya. Integrasi wilayah yang lebih baik akan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor, termasuk pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, penyelesaian jembatan gantung ini menjadi salah satu prioritas pembangunan infrastruktur di tingkat regional.

Guna memastikan proyek ini selesai tepat waktu dan memberikan manfaat optimal, dukungan penuh dari masyarakat sangat diperlukan. Sinergi antara pemerintah melalui Kementerian PUPR dan warga setempat menjadi kunci utama kelancaran pembangunan di lapangan. Mari bersama-sama mendukung percepatan proyek ini demi mewujudkan wilayah Sumatera Barat yang semakin terhubung, maju, dan sejahtera. (Nofri Tanjung) 

 

Padang, netralpost --- Satuan Korps Brigade Mobil (Satbrimob) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar apel pagi kesiapsiagaan personel di Lapangan Sepak Bola Markas Komando Satbrimob Polda Sumbar pada Kamis, 18 Juni 2026. Kegiatan krusial ini dipimpin langsung oleh Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, S.I.K., M.H. Kesiapan ini bertujuan untuk memastikan seluruh jajaran siap menghadapi segala bentuk potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Sumatera Barat.

Dalam amanatnya, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik menegaskan pentingnya menjaga kesiapan fisik, mental, dan sarana prasarana pendukung operasional. Sebagai garda terdepan Polri dalam penanganan kejahatan berintensitas tinggi, personel Brimob dituntut untuk selalu responsif terhadap dinamika situasi kamtibmas. Setiap anggota harus memiliki disiplin tinggi dan loyalitas penuh dalam menjalankan tugas kepolisian.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti oleh seluruh personel Batalyon A Pelopor beserta jajaran perwira. Kehadiran personel dengan atribut lengkap menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat. Selain pengecekan personel, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menyelaraskan persepsi tindakan di lapangan sesuai prosedur standar operasional.

Tidak hanya memeriksa kesiapan personel, Dansatbrimob juga melakukan inspeksi langsung terhadap jajaran kendaraan taktis dan persenjataan. Pengecekan ini meliputi kelayakan motor taktis, armada Korps Brimob, hingga perangkat pelindung keselamatan anggota. Hal ini memastikan bahwa seluruh inventaris dinas berada dalam kondisi prima dan siap digerakkan sewaktu-waktu dibutuhkan.

Kombes Pol Lukman juga memberikan apresiasi kepada dedikasi personel Batalyon A Pelopor yang terus konsisten menjaga profesionalisme kerja. Beliau berpesan agar seluruh jajaran terus mengasah kemampuan taktis melalui latihan rutin demi mendukung pelayanan optimal kepada masyarakat. Sinergi antara pimpinan dan anggota menjadi kunci utama keberhasilan setiap misi kepolisian.

Kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar hingga akhir pelaksanaan apel. Melalui kesiapsiagaan yang matang ini, Satbrimob Polda Sumbar menegaskan komitmennya untuk selalu hadir memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi seluruh warga Sumatera Barat.(NOFRI TANJUNG) 





LUBUK SIKAPING — Langkah kaki Kabupaten Pasaman menuju era transformasi digital kian mantap. Di bawah rimbunnya perbukitan yang membingkai Lubuk Sikaping, sebuah komitmen besar baru saja disepakati. Pemerintah Kabupaten Pasaman secara resmi memperkuat sinergi strategis bersama Bank Nagari untuk mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Langkah ini bukan sekadar adaptasi terhadap zaman, melainkan sebuah ikhtiar nyata dalam melahirkan tata kelola keuangan daerah yang modern, transparan, dan akuntabel.

Penandatanganan kerja sama yang berlangsung khidmat pada Kamis (18/6/2026) menjadi tonggak penting. Bupati Pasaman, Welly Suhery, menegaskan bahwa digitalisasi transaksi pemerintah adalah kebutuhan mutlak demi mendongkrak kualitas pelayanan publik. Menurutnya, era baru transaksi non-tunai ini akan memangkas birokrasi, mempercepat layanan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses hak dan kewajiban mereka sebagai warga negara.

"Penerapan transaksi non-tunai diyakini mampu mempercepat proses layanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan pemerintah," ujar Welly Suhery mantap.

Menjadi Jembatan Transformasi Digital

Sebagai bank kebanggaan masyarakat Sumatra Barat, Bank Nagari hadir bukan sekadar sebagai lembaga keuangan, melainkan sebagai mitra strategis (strategic partner) yang siap mengawal transisi digital ini hingga ke lini terdepan.

Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian, menyatakan kesiapan penuh melipatgandakan dukungan melalui penyediaan infrastruktur pembayaran digital yang terintegrasi. Bank Nagari memastikan seluruh ekosistem keuangan daerah, mulai dari hulu hingga ke hilir, dapat berjalan secara efisien dan aman.

"Bank Nagari siap mendukung Kabupaten Pasaman dalam menghadirkan layanan pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah yang lebih mudah, cepat, aman, dan efisien," ungkap Roni Edrian di sela-sela kegiatan.

Lebih jauh, Roni menjelaskan bahwa komitmen Bank Nagari juga selaras dengan agenda besar pemerintah pusat. Bank Nagari siap menyatukan gerak langkah dengan Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), hingga ke tingkat akar rumput melalui Sistem Keuangan Desa (Siskeudes). Seluruh sistem tersebut nantinya akan terkoneksi secara mulus (seamless) dengan kanal-kanal pembayaran digital milik Bank Nagari.

Kemudahan dalam Genggaman Masyarakat

Melalui kolaborasi ini, wajah pelayanan publik di Pasaman dipastikan akan berubah menjadi lebih praktis. Masyarakat tidak perlu lagi mengantre panjang demi menunaikan kewajibannya. Cukup melalui genggaman gawai, semua transaksi dapat diselesaikan secara real-time.

Bank Nagari telah menyiapkan armada digital terbaiknya, mulai dari aplikasi mobile banking Ollin by Bank Nagari, QRIS, Virtual Account, EDC, hingga layanan Nagari Cash Management (NCM) untuk pengelolaan keuangan yang lebih profesional.

Momemtum bersejarah ini turut disaksikan langsung oleh Deputi Bank Indonesia, Sudarta, yang hadir sebagai representasi Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), serta jajaran pejabat instansi vertikal dan Kepala OPD se-Kabupaten Pasaman. Kehadiran Bank Indonesia kian menegaskan adanya sinergi segitiga emas antara regulasi, ekosistem perbankan, dan eksekusi pemerintah daerah.

Melalui spirit "Berkolaborasi untuk Akselerasi Digitalisasi Daerah", kolaborasi antara Pemkab Pasaman, Bank Nagari, dan Bank Indonesia ini diharapkan tidak hanya mampu mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi Pasaman secara lebih inklusif, transparan, dan berkelanjutan. Dari Ranah Pasaman, fajar digitalisasi kini telah terbit dengan optimisme baru.(Adv)

 

Sumbar,netralpost --- Road to Kapolri Cup Mobile Legends resmi dibuka! Ini saatnya para talenta muda esports menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam ajang kompetisi yang menjunjung tinggi sportivitas, semangat juang, dan prestasi. Bagi para pemain Mobile Legends yang berusia 17 hingga 22 tahun, segera daftarkan diri dan jadilah bagian dari turnamen bergengsi yang mempertemukan para pemain terbaik dari berbagai daerah.

Melalui Kapolri Cup, Polri turut mendukung perkembangan generasi muda di bidang esports sebagai wadah positif untuk berkompetisi, berkolaborasi, dan mengharumkan nama daerah. Pastikan memenuhi persyaratan pendaftaran, patuhi seluruh aturan yang berlaku, dan tunjukkan bahwa anak muda Indonesia mampu bersatu, berprestasi, untuk negeri.

Kompetisi ini terbuka lebar bagi seluruh pemuda di tanah air dengan syarat pendaftaran yang sangat mudah. Peserta diwajibkan melakukan pendaftaran sesuai dengan domisili asli mereka yang dibuktikan melalui kartu identitas resmi seperti KTP atau Kartu Keluarga (KK). Langkah ini memastikan bahwa setiap daerah memiliki representasi talenta lokal terbaik yang siap bersaing di tingkat nasional.

Selain batasan domisili, turnamen ini secara khusus menyasar kelompok usia produktif dan dinamis, yakni remaja serta pemuda berumur 17 hingga 22 tahun pada saat mendaftar. Seluruh jalannya proses turnamen dipastikan akan berlangsung dengan adil dan transparan. Pihak panitia menegaskan bahwa semua pendaftar wajib tunduk dan patuh pada regulasi ketat yang telah ditetapkan demi menjaga integritas kompetisi.

Bagi kalian para gamer yang siap bertanding, proses pendaftaran dapat diakses secara daring melalui situs resmi di https://esportskapolricup.polri.go.id/. Segera siapkan tim terbaik kalian, susun strategi paling matang, dan jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk mengukir sejarah baru di skena esports Indonesia.

Ayo anak muda Indonesia, ini adalah panggung kalian! Jangan hanya menjadi penonton, jadilah pahlawan bagi daerahmu dengan menunjukkan skill mekanik dan kerja sama tim terbaikmu di Kapolri Cup. Tunjukkan kepada dunia bahwa generasi muda mampu membawa perubahan positif dan prestasi nyata bagi bangsa melalui jalur esports!. (Nofri Tanjung)



‎PADANG — Komitmen nyata dalam melayani dan memberikan solusi konkret bagi kebutuhan mendasar masyarakat terus ditunjukkan oleh Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar). Menyambut momentum istimewa Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menggelar aksi bakti sosial dengan menyerahkan bantuan sumur bor yang dilengkapi fasilitas mesin pompa air ramah lingkungan.
‎Fasilitas air bersih siap pakai tersebut diserahkan langsung kepada pengurus Masjid Al-Ikhlas yang terletak di kawasan padat penduduk, Ulak Karang, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang. Langkah progresif ini diambil sebagai wujud kepekaan dan kepedulian Polri terhadap pemenuhan sarana air bersih, yang krusial untuk mendukung kelancaran ibadah maupun aktivitas harian jamaah.
‎Bukan Sekadar Seremonial, Polri Hadir sebagai Solusi

‎Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa program bakti sosial ini dirancang untuk memberikan dampak jangka panjang. Menurutnya, kehadiran Polri di tengah masyarakat harus membawa manfaat yang langsung dirasakan.
‎"Aksi sosial ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan bukti kehadiran dan kedekatan Polri sebagai problem solver di tengah-tengah masyarakat. Kami berharap fasilitas sumur bor dengan teknologi ramah lingkungan ini dapat dirawat bersama, memberikan dampak positif berkelanjutan, serta meningkatkan kenyamanan para jamaah dalam beribadah," ujar Kombes Pol. Andry Kurniawan.
‎Apresiasi dan Doa dari Masyarakat

‎Inisiatif humanis dari Ditreskrimsus Polda Sumbar ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi mendalam dari warga serta pengurus rumah ibadah. Ketua Pengurus Masjid Al-Ikhlas, Bapak Haji Muhammad Abdullah, menyampaikan rasa syukur yang tidak terhingga atas bantuan yang dinilai sangat tepat sasaran tersebut.
‎"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran Ditreskrimsus Polda Sumbar. Fasilitas sumur bor ini adalah jawaban atas kebutuhan kami selama ini. Sekarang, kebutuhan air bersih untuk berwudu dan keperluan ibadah harian jemaah sudah sangat terpenuhi dan terjamin," ungkap Haji Muhammad Abdullah dengan penuh haru.
‎Di akhir kegiatan, pengurus masjid bersama tokoh masyarakat setempat turut menggaungkan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kepolisian Republik Indonesia. Masyarakat menaruh harapan besar dan doa agar Polri, khususnya Polda Sumatera Barat, terus tumbuh menjadi institusi yang semakin sukses, profesional, unggul, dan selalu dicintai oleh masyarakat dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
(*)

 

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST  – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lima Puluh Kota secara rutin mengintensifkan kegiatan pengawasan dan pengaturan arus lalu lintas melalui program "Preventif Pagi". Langkah nyata ini diambil untuk memastikan kelancaran jalan serta meminimalisir potensi kecelakaan saat masyarakat memulai aktivitas harian mereka. Personel kepolisian disebar ke berbagai titik strategis dan area rawan kemacetan di sepanjang jalur utama wilayah hukum Polres 50 Kota.

Sejak pagi hari, para petugas tampak bersiaga di persimpangan jalan guna mengatur pergerakan kendaraan dan membantu penyeberang jalan. Kehadiran polisi lalu lintas ini memberikan rasa aman bagi anak-anak sekolah, pegawai, dan pedagang yang beraktivitas di jam-jam sibuk. Kegiatan penataan arus ini menjadi bukti komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima dan mengawali hari bersama masyarakat.

Kapolres Lima Puluh Kota melalui Kasat Lantas Polres 50 Kota, IPTU Zarwiko Irzal, S.H., menegaskan bahwa program preventif ini lebih mengedepankan pendekatan humanis dibandingkan penindakan hukum semata. Petugas di lapangan didorong untuk mengedukasi masyarakat secara langsung mengenai pentingnya tertib berkendara. Melalui senyuman dan sapaan hangat, polisi berusaha membangun kesadaran personal bagi setiap pengendara.

"Kami tidak bangga melakukan penegakan hukum melalui penilangan, karena bagi kami, senyum dan kepatuhan masyarakat terhadap aturan adalah marka utama yang paling berharga di jalan raya. Kehadiran personel di lapangan bertujuan murni untuk mengawal aktivitas masyarakat agar berjalan aman, tertib, dan selamat sampai tujuan," ujar IPTU Zarwiko Irzal, S.H..

Jalur utama Kabupaten Lima Puluh Kota, yang juga merupakan bagian penting dari rute perlintasan antarprovinsi Sumatera Barat dan Riau, menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengguna jalan. Peningkatan volume kendaraan di pagi hari sering kali memicu kerawanan jika tidak diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, penempatan personel di titik-titik krusial dinilai sangat efektif untuk mencegah terjadinya sumbatan arus lalu lintas.

Melalui program Preventif Pagi ini, Satlantas Polres 50 Kota turut mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk selalu memeriksa kelengkapan berkendara dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Kepatuhan yang dimulai dari diri sendiri merupakan kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Polisi berharap sinergi yang baik antara petugas dan masyarakat dapat mewujudkan situasi kamseltibcarlantas yang kondusif secara berkelanjutan.(NOFRI TANJUNG)

JAKARTA,NETRALPOST -- Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung berhasil mengamankan BSN, buronan kasus dugaan korupsi yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan BSN ditangkap pada Rabu (17/6/2026) di kawasan Jalan Pakubuwono, Jakarta Selatan.

"Saat diamankan, tersangka bersikap kooperatif sehingga prosesnya berjalan dengan lancar," kata Anang dalam keterangannya, Rabu malam.

BSN merupakan tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Cabang Ahmad Yani Padang kepada PT Benal Ichsan Persada.

Anang menjelaskan, berdasarkan hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Nomor PE.03.03/SR933/PW03/05/2025 tertanggal 11 Juli 2025, ditemukan penyimpangan dalam pemberian fasilitas kredit modal kerja dan bank garansi distribusi semen oleh BNI Cabang Padang dan Sentra Kredit Menengah Pekanbaru kepada PT Benal Ichsan Persada selama periode 2012 hingga 2020.

Dari hasil audit tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian keuangan sebesar Rp34 miliar.

Setelah diamankan, BSN sementara dititipkan di Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan sebelum menjalani proses hukum lebih lanjut oleh tim penyidik.

Kejaksaan Agung menegaskan komitmennya untuk terus memburu para buronan yang masih masuk dalam daftar pencarian guna memberikan kepastian hukum.

Jaksa Agung juga mengimbau seluruh buronan yang masuk dalam DPO Kejaksaan RI agar segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya. "Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan," tegas Anang mengutip pesan Jaksa Agung. (*)


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.