Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

LEMBAH GUMANTI, NETRALPOST – Menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027, SMA Negeri 2 Lembah Gumanti resmi membuka Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Pihak sekolah telah merilis jadwal resmi, persyaratan, serta jalur seleksi yang dapat diikuti oleh para calon peserta didik. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi lulusan sekolah menengah pertama di wilayah sekitar yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan fasilitas dan mutu pendidikan yang mumpuni.

​Proses pendaftaran tahun ini dibagi menjadi tiga jalur utama guna mengakomodasi berbagai latar belakang calon siswa. Jalur pertama adalah Jalur Afirmasi dan Mutasi yang pendaftarannya dibuka pada 22–23 Juni 2026, diikuti Jalur Prestasi Akademik dan Non-Akademik pada 27–29 Juni 2026. Sementara itu, bagi calon siswa yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah, Jalur Domisili disediakan dengan jadwal pendaftaran pada 3–5 Juli 2026. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari verifikasi validasi hingga pengumuman resmi, akan dikawal ketat demi memastikan proses yang transparan.

​Sebelum melakukan pendaftaran, para calon siswa diwajibkan untuk membuat akun terlebih dahulu melalui situs resmi SPMB Sumbar di spmb.sumbarprov.go.id. Pembuatan akun ini memerlukan Kartu Keluarga serta email dan kata sandi yang aktif, di mana aktivasi akun dijadwalkan mulai tanggal 8 Juni 2026. Selain itu, dokumen penunjang seperti scan Akte Kelahiran, Surat Keterangan Lulus (SKL), rapor semester 1 hingga 5, serta foto rumah tampak depan, samping kiri, dan samping kanan juga harus disiapkan dalam format digital untuk diunggah ke sistem.

​Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lulus seleksi, pihak sekolah telah menetapkan delapan poin persyaratan daftar ulang yang harus dipenuhi. Beberapa di antaranya meliputi legalisir rapor lima semester, SKL, akte kelahiran, kartu keluarga, KTP kedua orang tua, pas foto berbagai ukuran, hingga kartu bantuan sosial seperti PKH atau PIP bagi yang memiliki. Guna mempermudah komunikasi dan koordinasi selama proses SPMB berlangsung, panitia juga menyediakan layanan informasi melalui jajaran guru yang dapat dihubungi langsung oleh orang tua murid.

​Menanggapi dimulainya proses SPMB di SMA Negeri 2 Lembah Gumanti, Tokoh Muda Nagari Sungai Nanam, Riki Rizo Namzah, memberikan apresiasi yang mendalam. Ia menyampaikan bahwa kehadiran akses pendidikan yang transparan dan tertata rapi seperti ini merupakan peluang emas yang harus dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda di Nagari Sungai Nanam dan sekitarnya. Menurutnya, pendidikan adalah pilar utama dalam membangun daerah, dan SMA Negeri 2 Lembah Gumanti siap menjadi wadah yang tepat untuk mewujudkan cita-cita tersebut.

​Lebih lanjut, Riki Rizo Namzah mengimbau dan mengajak seluruh orang tua serta para remaja di Nagari Sungai Nanam untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini. Ia menegaskan bahwa kemajuan nagari di masa depan berada di tangan putra-putri daerah yang mengenyam pendidikan berkualitas. Riki berharap proses seleksi ini berjalan lancar dan mampu melahirkan generasi penerus yang cerdas, berintegritas, serta siap berkontribusi positif bagi kemajuan ranah Minang. (Nofri_Tanjung)

 


JAKARTA, NETRALPOST — Komisi IV DPR RI mewanti-wanti pemerintah agar memperketat pengawasan tata niaga hewan kurban menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Pengawasan di lapangan dituntut harus komprehensif dan nyata, bukan sekadar formalitas administratif.

​"Pengawasan tata niaga hewan kurban tidak boleh longgar demi menjaga kepercayaan dan kesehatan masyarakat," tegas Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan, Senin (25/5/2026).

​Daniel mendesak pemerintah pusat, pemerintah daerah, hingga aparat penegak hukum untuk bergerak cepat mengantisipasi praktik curang yang kerap berulang setiap tahun, salah satunya fenomena sapi glonggongan.

​Menurutnya, lonjakan permintaan menjelang Idul Adha tidak boleh dijadikan pembenaran untuk menurunkan standar kualitas dan kelayakan hewan.

​"Ruang manipulasi bobot hewan dan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat harus bisa diatasi. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi juga perlindungan konsumen," lanjut Daniel.

​Dampak Ekonomi dan Ancaman Penyakit (PMK & LSD)

​Legislator dari Dapil Kalimantan Barat I ini menjelaskan bahwa praktik sapi glonggongan sangat merugikan pembeli secara ekonomi karena kualitas daging yang merosot tajam. Lebih dari itu, jika pengawasan dari hulu ke hilir longgar, standar kesehatan konsumsi masyarakat dipertaruhkan.

​Oleh karena itu, Daniel meminta adanya pengawasan terpadu yang ketat di berbagai titik krusial. Mulai dari titik distribusi, pasar hewan, lokasi penjualan musiman, hingga Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

​"Pengawasan tidak cukup hanya lewat dokumen kesehatan di atas kertas, tapi harus berbasis pemeriksaan lapangan yang aktif dan terukur. Pengawasan jangan asal-asalan karena taruhannya adalah masyarakat," ujarnya.

​Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi kesiapan dinas peternakan di daerah dalam menghadapi lonjakan distribusi nasional. Daniel mengingatkan, dalam beberapa tahun terakhir, ancaman Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta Lumpy Skin Disease (LSD) sempat meluas akibat lemahnya pengawasan distribusi.

​"Ancaman PMK dan LSD berdampak luas terhadap kesehatan hewan nasional dan stabilitas ekonomi peternak rakyat. Antisipasinya harus betul-betul serius," imbuh Daniel.

​Edukasi Publik dan Transparansi

​Di sisi lain, Daniel melihat rendahnya literasi masyarakat mengenai indikator kesehatan hewan masih menjadi celah yang sering dimanfaatkan oleh oknum pedagang nakal.

​Pemerintah melalui dinas terkait diminta gencar memperluas edukasi publik mengenai:

​Ciri-ciri fisik hewan kurban yang sehat.

​Cara mengecek keaslian sertifikat kesehatan ternak.

​Imbauan untuk membeli hewan hanya dari lapak resmi yang berada di bawah pengawasan dinas.

​Sebagai penutup, Anggota Komisi yang membidangi pangan dan peternakan ini menekankan pentingnya transparansi. Langkah konkret pemerintah dalam mengawasi lalu lintas hewan kurban harus dibuka ke publik agar masyarakat merasa aman dan tenang saat beribadah.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api melalui pendekatan edukatif kepada masyarakat. Melalui kegiatan bertajuk “Sapa Sekolah dan Masjid/Mushollah”, KAI Divre II Sumbar menyelenggarakan sosialisasi keselamatan perkeretaapian yang dibarengi dengan penyaluran bantuan CSR berupa perlengkapan olahraga untuk sekolah serta sarana ibadah bagi masjid dan mushollah di sekitar jalur rel kereta api, Sabtu (23/5).

Program ini merupakan bagian dari upaya preventif perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan di lingkungan jalur kereta api, khususnya bagi warga yang beraktivitas di kawasan yang berdekatan dengan lintasan KA aktif.

Adapun lokasi kegiatan meliputi:

1. SD IT Arroyan (radius 700 meter dari KM 1+100 petak jalan Bukit Putus–Pauh Lima) yang beralamat di Jl. Bakti Abri Kec. Lubuk Begalung Kota Padang.

2. Mushollah Ramadhan (radius 200 meter dari KM 12+700 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Limau Manis Sel., Kec. Pauh, Kota Padang

3. Mushollah Al Janah (radius 50 meter dari KM 13+300 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di komplek perumahan Buana Lik Gadut Lubuk Kilangan Kota Padang.

4. Masjid Darul Islah (radius 30 meter dari KM 10+600 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Jl. Limau Manis, Kec. Pauh, Kota Padang

5. Mushollah Jabal Rahmah (radius 30 meter dari KM 9+100 petak jalan Pauh Lima–Indarung) yang beralamat di Koto Luar, Kec. Pauh, Kota Padang.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Manager Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kolonel Marinir Ernst Rikumahu beserta jajaran dan Babin Pembina Polsuska Aiptu Robi Kentoro. Kehadiran tim KAI disambut hangat oleh masyarakat, pengurus rumah ibadah, kepala sekolah, para guru, serta ratusan siswa yang mengikuti sosialisasi dengan antusias.

Dalam pemaparannya, Karu Polsuska Divre II Sumbar, Jeni Ramadhan menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat, termasuk lingkungan pendidikan dan masyarakat sekitar jalur rel.

“Menjaga keselamatan perjalanan kereta api bukan hanya tugas petugas perkeretaapian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan kedisiplinan masyarakat. Edukasi sejak dini menjadi langkah penting agar budaya selamat dapat tumbuh dan tertanam kuat di lingkungan sekitar jalur KA,” ujar Jeni.

Kepala Sekolah SD IT Arroyan, Amdrean Ruseffendi, S.Pd. menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan inisiatif KAI Divre II Sumbar dalam memberikan edukasi keselamatan kepada para siswa. Menurutnya, materi yang disampaikan sangat penting untuk meningkatkan kesadaran anak-anak terhadap bahaya aktivitas di sekitar jalur kereta api.

“Kami berharap edukasi ini tidak hanya menjadi pengetahuan semata, tetapi dapat membentuk perilaku disiplin dan budaya keselamatan di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sementara itu, Pengurus Mushollah  Al Jannah, Rohadi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekitar rel kereta api, terutama dalam meningkatkan kewaspadaan dan pemahaman mengenai keselamatan perjalanan KA.

Dalam sesi edukasi interaktif, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai aktivitas berbahaya yang dilarang di area jalur rel kereta api, seperti bermain di sekitar rel, melempar benda ke arah kereta api, meletakkan benda di atas rel, hingga melintas sembarangan di jalur yang bukan peruntukannya. Tindakan tersebut dinilai sangat berisiko karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Selain itu, para peserta juga diingatkan mengenai pentingnya disiplin saat melintasi perlintasan sebidang dengan cara berhenti sejenak, menoleh ke kanan dan kiri, memastikan kondisi aman, kemudian baru melintas. Dalam sosialisasi tersebut juga ditekankan bahwa palang pintu perlintasan hanyalah alat bantu keselamatan, sehingga kewaspadaan pengguna jalan tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kecelakaan.

Antusiasme peserta terlihat dalam sesi tanya jawab. Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre II Sumbar turut memberikan hadiah kepada siswa yang aktif dan mampu menjawab pertanyaan terkait keselamatan perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa program “Sapa Sekolah dan Masjid/Mushollah” merupakan bagian dari investasi jangka panjang perusahaan dalam membangun budaya keselamatan, khususnya bagi generasi muda dan masyarakat di sekitar jalur rel.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin membekali para siswa dan masyarakat agar tidak hanya mampu menjaga keselamatan diri sendiri, tetapi juga menjadi agen edukasi di lingkungan sekitarnya mengenai pentingnya keselamatan di jalur kereta api,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap sinergi yang kuat antara operator transportasi, institusi pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat dapat menciptakan lingkungan perkeretaapian yang lebih aman, tertib, dan selamat. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran transportasi massal sekaligus melindungi keselamatan masyarakat.(*) 

Sumatera Barat, Netralpost --- Polda Sumbar berhasil menembus posisi empat besar dalam turnamen bergengsi Kapolri Cup Bola Basket 2026 yang berlangsung di MS Arena BSD Serpong, Tangerang Selatan. Kompetisi ketat yang digelar sejak Senin (18/5/2026) hingga Sabtu (23/5/2026) ini menjadi panggung pembuktian bagi tim basket kebanggaan Ranah Minang. Bersaing menghadapi puluhan tim tangguh dari seluruh Indonesia, performa impresif tim asuhan Iptu Zarwiko Irzal, S.H. ini sukses mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat.

Turnamen tahunan ini berlangsung sangat kompetitif karena diikuti oleh 29 tim basket terbaik Korps Bhayangkara. Jumlah tersebut terdiri dari 3 Satuan Kerja (Satker) Mabes Polri dan 26 Polda Jajaran dari berbagai provinsi. Atmosfer pertandingan di MS Arena BSD terus memanas setiap harinya, di mana setiap tim menunjukkan strategi matang dan fisik yang prima demi memperebutkan trofi tertinggi Kapolri Cup.

Setelah melalui drama pertandingan yang menguras fisik dan emosi, Polda Jawa Timur keluar sebagai Juara 1 turnamen ini. Posisi kedua atau runner-up berhasil diamankan oleh skuad tangguh Polda Papua, disusul oleh Polda Bali yang menempati peringkat ketiga. Meski harus puas berada di peringkat ke-4, capaian Polda Sumbar tetap menjadi prestasi yang luar biasa mengingat ketatnya persaingan di antara 29 tim peserta.

Keberhasilan Polda Sumbar di ajang nasional ini tidak hanya berhenti pada peringkat kejuaraan saja. Dua pilar utama Polda Sumbar dipanggil seleksi nasional untuk memperkuat tim elite Bhayangkara Presisi Polri. Sinyal positif ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas talenta pebasket Korps Bhayangkara dari Sumatra Barat memiliki standar yang diakui di level tertinggi.

Menanggapi pemanggilan tersebut, Iptu Zarwiko Irzal, S.H. menyatakan rasa bangganya atas perjuangan keras seluruh tim di lapangan. Beliau menegaskan bahwa terpilihnya Ipda Adha Gautama dan Brigpol M Gilang Nasution adalah buah dari disiplin dan latihan spartan selama ini. Skuad Bhayangkara Presisi Polri ini nantinya diproyeksikan untuk berlaga pada turnamen Kapolri Cup antar-lembaga dan instansi yang dijadwalkan bergulir pada bulan Juni 2026 mendatang.

Lebih lanjut, Iptu Zarwiko berharap kedua pemainnya mampu menembus skuad utama World Police & Fire Games 2027 di Australia. Beliau berpesan agar momentum emas ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk membawa nama baik institusi dan membuktikan bahwa personel Polda Sumbar mampu bersaing di level internasional. Prestasi gemilang ini diharapkan menjadi motor penggerak dan motivasi besar bagi seluruh personel Polda Sumbar untuk terus mengukir prestasi di bidang olahraga.(Nofri Tanjung)

 

Pasaman Barat, Netralpost – Menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026 Masehi, permintaan dan kebutuhan hewan kurban di masyarakat terus mengalami peningkatan.

Kondisi ini sayangnya kerap dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan aksi pencurian hewan ternak.

Menanggapi potensi risiko tersebut, Polres Pasaman Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih waspada dan memperketat pengamanan lingkungan maupun tempat pemeliharaan hewan.

Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., melalui Kabag Ops Kompol Fahrel Haris, saat melakukan peninjauan dan pemantauan ke Pasar Pernak Simpang Tiga Ophir, Kecamatan Luhak Nan Duo, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan, keamanan, dan kelancaran perdagangan hewan kurban di wilayah hukum Pasaman Barat.

Pernyataan Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K.:”Menjelang hari raya besar seperti Iduladha, kita paham betul bahwa nilai ekonomi hewan ternak meningkat tajam, dan ini menjadi momen yang sering disalahgunakan pelaku kejahatan.

Oleh karena itu, keamanan hewan ternak milik warga menjadi prioritas utama perhatian kami. Saya menegaskan, jajaran Polres Pasaman Barat beserta seluruh Polsek di bawahnya akan memperbanyak dan memperluas patroli rutin secara preventif di titik-titik rawan, kawasan persawahan, perkebunan, hingga pemukiman warga.

Kami hadir untuk memutus ruang gerak pencuri dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman, tertib, dan kondusif agar masyarakat bisa beribadah dengan tenang dan damai.”

“Sementara itu, Kabag Ops Kompol Fahrel Haris menjelaskan secara rinci langkah-langkah yang perlu dilakukan masyarakat demi keamanan bersama.

Ia menyarankan kepada seluruh peternak maupun pedagang hewan kurban untuk memperketat pengawasan, terutama pada malam hari.

“Kami mengimbau para pemilik hewan untuk memastikan kandang atau tempat pemeliharaan berada di lokasi yang mudah dipantau, akses masuk aman, dan selalu dalam keadaan terkunci rapat. Hal sederhana ini sangat efektif untuk mempersempit peluang pelaku.

Selain itu, kami juga mengingatkan warga yang ingin membeli hewan kurban agar bertransaksi hanya di tempat resmi, dari penjual yang jelas identitasnya, dan memiliki dokumen kelayakan.

Hal ini penting agar tidak terlibat dengan hewan yang diduga hasil curian maupun hewan yang tidak sehat.”

Lebih lanjut, Kompol Fahrel Haris menyampaikan bahwa Polres Pasaman Barat telah berkoordinasi dan bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Tujuannya untuk memastikan ketersediaan hewan kurban mencukupi kebutuhan masyarakat serta menjamin seluruh hewan yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat, layak, dan aman dikonsumsi.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, saat ini stok hewan kurban di Pasaman Barat tercatat cukup memadai dan hingga kini belum ditemukan indikasi gangguan kesehatan hewan.

“Apabila masyarakat menemukan gerak-gerik mencurigakan, mengetahui adanya tindak kejahatan, atau membutuhkan bantuan kepolisian, jangan ragu untuk segera menghubungi layanan 110 yang beroperasi selama 24 jam. Kami siap merespons dengan cepat,” pungkasnya.

 

​Padang, netralpost — Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat, Chaydirul Yahya, kembali menegaskan instruksi penting bagi seluruh jajaran pengurus dan kader yang baru dilantik. Langkah ini diambil guna menyelaraskan visi daerah dengan instruksi pusat.

​Chaydirul Yahya menekankan kembali tiga pesan utama dari Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin, yang menjadi poin krusial bagi masa depan organisasi. Tiga pesan tersebut meliputi peran organisasi sebagai pengelola harapan, menjaga soliditas satu komando, serta dorongan agar kader "naik kelas" secara ekonomi demi menyongsong Indonesia Emas 2045.

​Poin pertama yang ditekankan adalah menjadikan GP Ansor sebagai organisasi pengelola harapan. Ansor dituntut harus menjadi pusat tempat bernaung dan memperjuangkan aspirasi masa depan anggotanya, bukan sekadar organisasi formalitas yang papan namanya terpasang tanpa aktivitas nyata.

​Selanjutnya, di tengah dinamika zaman yang bergerak cepat, Chaydirul Yahya mengingatkan pentingnya menjaga soliditas dan menghindari konflik kepentingan. Seluruh kader di Sumatera Barat diinstruksikan untuk selalu tegak lurus dan berada dalam satu komando agar gerak langkah organisasi tetap terarah.

​Poin ketiga yang tidak kalah penting adalah kemandirian ekonomi. GP Ansor berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas diri para kadernya agar mampu bersaing secara ekonomi dan siap menghadapi tantangan global di masa depan. (Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat memastikan seluruh perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat tetap berjalan normal di tengah terjadinya pemadaman listrik massal yang melanda sebagian besar wilayah provinsi tersebut sejak Jumat malam.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa gangguan pasokan listrik eksternal tidak menghambat operasional kereta api maupun pelayanan kepada pelanggan di stasiun.

“Meski terjadi pemadaman listrik pada Jumat (22/5) pukul 18.45 WIB hingga Sabtu pagi, perjalanan kereta api di waktu tersebut maupun pasca pemadaman tetap beroperasi sesuai jadwal dan tidak mengalami gangguan berarti,” ujar Reza.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas pelayanan penumpang di berbagai stasiun seperti Stasiun Padang, Stasiun Pariaman, Stasiun Duku, Stasiun Tabing, Stasiun BIM, Stasiun Kayutanam dan stasiun lainnya tetap berlangsung dengan baik.

Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kelangsungan operasional, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan genset cadangan di sejumlah titik strategis. Selain itu, tim di lapangan juga melakukan suplai bahan bakar HSD Solar guna memastikan pembangkit listrik cadangan tetap berfungsi optimal selama pemadaman berlangsung.

Fasilitas genset tersebut dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kebutuhan operasional penting, mulai dari sistem komunikasi, persinyalan, penerangan stasiun, pendingin ruangan, hingga pelayanan pelanggan.

“Pada saat terjadi pemadaman, memang diperlukan waktu beberapa saat hingga genset aktif secara penuh dan dapat menyuplai energi ke seluruh perangkat operasional. Kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama proses tersebut terdapat ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan,” tambahnya.

Secara bertahap, pasokan listrik di berbagai stasiun telah kembali normal hingga Sabtu pagi. KAI Divre II Sumbar memastikan situasi tersebut tetap terkendali sehingga operasional perjalanan kereta api dan pelayanan pelanggan berjalan dengan aman dan optimal.

KAI Divre II Sumbar juga terus berkoordinasi dan menjalin komunikasi intensif dengan pihak PLN guna memantau perkembangan kondisi kelistrikan serta mengantisipasi dampak terhadap operasional kereta api dan pelayanan di stasiun.

Reza turut mengimbau masyarakat dan pelanggan kereta api untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi yang disampaikan KAI maupun pihak terkait.

“Kami terus menjalin komunikasi aktif dan koordinasi bersama PLN untuk memastikan perkembangan kondisi pasokan listrik di wilayah operasional. KAI Divre II Sumbar juga berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan agar perjalanan kereta api tetap aman, nyaman, dan berjalan optimal,” jelas Reza.

Ia juga mengajak masyarakat agar tetap mempercayakan transportasi kereta api sebagai moda yang aman, nyaman, dan andal di berbagai situasi.

“Kami mengimbau masyarakat yang telah merencanakan perjalanan menggunakan kereta api agar tidak khawatir. Seluruh layanan kereta api di Sumatera Barat tetap beroperasi dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelanggan,” tutup Reza.(*) 


 

Padang, netralpost — Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Provinsi Sumatera Barat masa khidmat 2024–2028 resmi dilantik. Prosesi sakral ini berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat pada Jumat (22/5/2026).

​Kehadiran Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Addin Jauharudin, di Ranah Minang memberikan energi besar bagi organisasi. Pasalnya, orang nomor satu di GP Ansor tersebut datang langsung untuk melantik jajaran pengurus baru PW GP Ansor Sumatera Barat.

​Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat terpilih, Chaydirul Yahya, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran Ketua Umum. Menurutnya, kedatangan Addin Jauharudin menjadi motivasi tambahan bagi seluruh kader di daerah.

​Dalam sambutannya, Chaydirul menitipkan pesan penting kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia meminta komitmen dan kerja sama yang solid dari semua lini demi memajukan organisasi pemuda NU tersebut di wilayah Sumatera Barat.

​"GP Ansor Sumatera Barat memiliki banyak kader yang tersebar di berbagai daerah. Kita harus hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar," tegas Chaydirul Yahya.

​Sementara itu, Ketua Umum PP GP Ansor, Addin Jauharudin, dalam arahannya menekankan tiga poin penting untuk menghadapi tantangan zaman. Ia meminta kader Ansor fokus pada penguasaan keilmuan di era digitalisasi, penguatan ekonomi demi kesejahteraan kader, serta menjaga spiritualitas yang kuat sebagai fondasi gerakan.(nofri_tanjung) 


 

PADANG, NETRALPOST — Kondisi infrastruktur jalan yang mantap dan prima menjadi kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta menjamin keselamatan pengguna jalan. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 terus membuktikan komitmen tersebut secara nyata. Langkah ini diambil demi mendukung mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan tanpa hambatan di jalur-jalur strategis provinsi.

Pekerjaan preservasi jalan kini gencar dilakukan pada ruas utama yang menghubungkan Padang – Solok – Sawahlunto. Jalur lintas ini dikenal memiliki volume kendaraan yang padat serta peran krusial sebagai urat nadi transportasi logistik antardaerah. Dengan adanya perbaikan berkelanjutan, potensi kerusakan jalan yang dapat menghambat perjalanan masyarakat dapat ditekan seminimal mungkin.

Preservasi ini mencakup pemeliharaan rutin, perbaikan permukaan aspal, hingga penataan drainase di sepanjang jalur operasional. Melalui kegiatan yang terencana dengan baik ini, kualitas layanan jalan nasional di wilayah Sumatera Barat dapat terus dipertahankan pada performa terbaiknya. Konektivitas antardistrik pun tetap terjaga sehingga memicu efisiensi waktu tempuh bagi para pengendara.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.1 BPJN Wilayah Sumatera Barat, Zulfikar Kurniawan, ST., M.Si., menegaskan bahwa fokus utama proyek ini adalah memberikan pelayanan publik yang maksimal. "Kami berkomitmen penuh untuk menjaga kemantapan jalan ini demi menghadirkan infrastruktur yang andal bagi seluruh lapisan masyarakat. Kepuasan, keamanan, dan kenyamanan para pengguna jalan saat melintas adalah prioritas tertinggi yang mendasari setiap jengkal pekerjaan preservasi yang kami lakukan di lapangan," ujarnya saat meninjau lokasi kerja.

Dampak positif dari perbaikan intensif ini langsung dirasakan oleh arus distribusi logistik dan pergerakan ekonomi lokal yang kian lancar. Komoditas pangan, barang industri, hingga mobilitas warga kini dapat bergerak lebih cepat tanpa khawatir terkendala akses yang rusak. Keamanan berkendara yang meningkat secara signifikan juga berhasil memangkas angka risiko kecelakaan di sepanjang jalur Padang hingga Sawahlunto.

Masyarakat dan para sopir angkutan lintas kota menyampaikan apresiasi tinggi terhadap respons cepat serta keseriusan BPJN Sumatera Barat dalam merawat jalan. Infrastruktur yang baik terbukti tidak sekadar membangun fisik jalan, melainkan menjadi pilar utama dalam mendukung keselamatan jiwa dan kesejahteraan sosial masyarakat. Warga berharap kinerja impresif ini terus dipertahankan demi kemajuan konektivitas di ranah Minang.(nofri Tanjung) 


 

PADANG, NETRALPOST — Rasa syukur dan kebanggaan dirasakan warga RW 02 Kampung Batu, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, usai wilayah tersebut berhasil meraih penghargaan RW Terbaik tingkat Kota dalam ajang Padang Rancak Award 2026. 

Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menata kawasan permukiman, serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya hidup bersih dan tertib. 

Keberhasilan RW 02 Kampung Batu dinilai tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat yang secara konsisten menjaga kebersihan lingkungan melalui budaya gotong royong dan kepedulian bersama terhadap kawasan tempat tinggal mereka.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Padang menyerahkan piala penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp8 juta kepada RW 02 Kampung Batu. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa pada Rabu (20/5/2026) di Lapangan Apeksi, Balai Kota Aia Pacah.

Ketua RW 02 Kampung Batu, Jonnedi, mengatakan keberhasilan tersebut berawal dari semangat masyarakat dalam mendukung program kebersihan yang digagas di Kecamatan Padang Selatan.

“Yang menjadi motivasi kami berawal dari program 'Padang Selatan Tacelak' yang saat itu diprakarsai camat sebelumnya, kemudian diperkuat lagi oleh camat yang baru melalui program My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan). Inilah yang menjadi motivasi kami sehingga bisa meraih juara saat ini,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan Padang Rancak Award.

“Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Batang Arau yang telah membantu menggiatkan Padang Rancak Award ini. Dengan kerja sama yang baik, kami bisa memperoleh hasil yang baik pula,” katanya.

Menurut Jonnedi, Padang Rancak Award menjadi program positif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Padang Rancak Award ini sangat bagus karena dapat meningkatkan pola pikir masyarakat bahwa kebersihan bukan lagi sekadar tugas, melainkan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Program Padang Rancak diharapkan mampu menciptakan kawasan permukiman yang sehat, tertata, nyaman, serta mendukung kualitas hidup masyarakat di Kota Padang.(Viqi / Charlie)

 

Padang, netralpost – Bawaslu Provinsi Sumatera Barat memperkuat kemitraan strategis dengan media massa dan kalangan mahasiswa guna meningkatkan pengawasan partisipatif serta menangkal disinformasi menjelang tahapan pemilu dan pemilihan.

Upaya itu dilakukan melalui rapat penguatan kemitraan strategis yang digelar secara hybrid di Kantor Bawaslu Sumbar dan Zoom Meeting, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua Bawaslu Sumbar, Alni. Hadir sebagai narasumber Dewan Penasehat Jaringan Pemred Sumbar (JPS), Novrianto, serta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat (Parmas), dan Humas Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi.

Peserta kegiatan terdiri dari pimpinan media online, mahasiswa, serta jajaran humas Bawaslu kabupaten dan kota se-Sumbar yang mengikuti kegiatan secara langsung maupun daring.

Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi, menegaskan media massa memiliki peran penting dalam memperkuat literasi demokrasi di tengah masyarakat.

Menurutnya, kolaborasi antara Bawaslu dan media diperlukan untuk membangun pengawasan partisipatif sekaligus meminimalisasi penyebaran hoaks dan disinformasi selama proses pemilu.

“Media menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi politik dan informasi yang benar kepada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Penasehat JPS, Novrianto, menilai sinergi antara penyelenggara pemilu dan media harus terus diperkuat demi menjaga kualitas demokrasi.

Ia menyebut media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi, tetapi juga ikut mengawasi jalannya demokrasi secara independen dan profesional.

Menurut Novrianto, kecepatan dan ketepatan menjadi unsur penting dalam kerja jurnalistik agar informasi yang diterima masyarakat tetap akurat.

“Yang paling penting dalam berita itu cepat dan tepat, sehingga informasi menjadi akurat,” ujar Novrianto.

Ia juga mengingatkan insan pers agar tidak menggiring opini dalam pemberitaan.

“Berita tidak boleh berisi kesimpulan. Kesimpulan biarkan pembaca yang membuat,” katanya.

Selain itu, Novrianto menilai media memiliki tanggung jawab memberi edukasi kepada publik, bukan sekadar menyampaikan informasi.

“Informasi tanpa edukasi tidak banyak gunanya bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang diskusi antara Bawaslu, insan pers, dan mahasiswa terkait tantangan pengawasan pemilu di era digital, termasuk maraknya informasi palsu di media sosial.

Bawaslu Sumbar berharap kemitraan dengan media dan elemen masyarakat dapat memperkuat pengawasan partisipatif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Sumatera Barat. (***)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan. Salah satu upaya yang dilakukan ialah penataan perlintasan sebidang melalui penutupan perlintasan liar secara serentak di tiga titik di wilayah Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (19/5).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Muh. Tri Setyawan bersama jajaran manajemen, Tim Pengamanan KAI Divre II Sumbar, Kabid Lalu Lintas Angkutan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan Kabupaten Padang Pariaman Armedes, S.E., M.M., unsur TNI/Polri, Komunitas Pecinta Kereta Api (Railfans), perangkat kewilayahan, perwakilan Wali Korong dan Wali Nagari, hingga tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai pihak tersebut menjadi bentuk sinergi dalam mendukung keselamatan di lingkungan perkeretaapian.

Penutupan perlintasan liar ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 94 Tahun 2018 tentang Peningkatan Keselamatan Perlintasan Sebidang antara Jalur Kereta Api dengan Jalan. Regulasi tersebut mengatur evaluasi serta penataan perlintasan sebidang guna meminimalkan potensi kecelakaan di jalur kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa perlintasan liar termasuk titik dengan tingkat risiko tinggi karena tidak memiliki perlengkapan keselamatan sesuai standar dan berada di luar pengawasan resmi.

“Setiap perlintasan memiliki potensi risiko terhadap keselamatan. Untuk lokasi yang belum memenuhi ketentuan, penanganannya dilakukan bersama pemerintah dan instansi terkait melalui prosedur yang berlaku, termasuk melalui penutupan perlintasan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat serta operasional perjalanan kereta api,” ujarnya.

Perlintasan liar yang ditutup memiliki lebar sekitar ±2 meter. Kondisi tersebut dinilai berisiko karena berada di area operasional kereta api tanpa dukungan fasilitas keselamatan yang memadai.

Langkah penutupan ini juga merupakan bagian dari mitigasi risiko pada titik-titik yang rawan kecelakaan. Secara bertahap, bersama para pemangku kepentingan, KAI Divre II Sumbar tercatat telah menutup 8 titik perlintasan liar pada tahun 2023, kemudian meningkat menjadi 20 titik pada tahun 2024, sebanyak 18 titik pada tahun 2025, serta 14 titik hingga Mei 2026.

Selain melakukan penutupan perlintasan liar, KAI Divre II Sumbar juga aktif mengedukasi masyarakat mengenai keselamatan perjalanan kereta api. Selama tahun 2026, kegiatan sosialisasi telah dilaksanakan di 21 titik perlintasan, disertai edukasi keselamatan di tiga sekolah dan pemasangan media peringatan di sejumlah lokasi strategis.

Menurut Reza, aspek keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya bergantung pada sarana dan prasarana, tetapi juga memerlukan kesadaran serta kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.

“Kereta api melayani ratusan hingga ribuan pelanggan dalam satu perjalanan dan membutuhkan jarak pengereman yang panjang. Dalam kondisi tertentu, kereta api tidak dapat berhenti secara mendadak. Karena itu, disiplin saat melintas di perlintasan menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penutupan perlintasan liar dilakukan agar masyarakat dapat menggunakan akses penyeberangan resmi yang lebih aman dan sesuai standar keselamatan perkeretaapian.

KAI Divre II Sumbar juga mengingatkan masyarakat untuk tidak kembali membuka perlintasan liar maupun menggunakan jalur tidak resmi yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan.

“Keselamatan perjalanan kereta api maupun lalu lintas jalan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin, mematuhi rambu dan isyarat, serta hanya menggunakan perlintasan resmi demi keselamatan bersama,” tutup Reza.(*) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.