Articles by "DPD RI"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label DPD RI. Show all posts

 


Padang, netralpost --- Anggota MPR RI, , Alirman Sori Anggota MPR RI dari unsur Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia gelar kegiatan sosialisasi empat pilar MPR RI di Kawana Hotel Padang, Minggu (19/11/23).

Tema Sosialisasi empat pilar MPR RI, "Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara serta ketetapan MPR, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara"

Kegiatan ini merupakan kerjasama MPR RI dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) persatuan perawat nasional Indonesia (PPNI) Kota Padang.

Dalam Hal ini Alirman Sori menyampaikan, "Mengenai perubahan fungsi MPR selaku lembaga tertinggi negara. MPR sekarang tidak sama lagi dengan yang dulu. Kalau yang lama MPR disebut lembaga tertinggi negara.", Katanya.

"Sedangkan sekarang tidak lagi semua lembaga itu Equals atau simetris semua yang membedakan hanya fungsi dan tugas dan kewenangannya saja dulu semua kegiatan negara di tangan MPR dan sekarang tidak lagi." Lanjutnya.

Kemudian saat diwawancara awak media mengenai pencalonannya yang melangkah ke DPR RI Alirman Sori merasa sangat optimis, "sekali melangkah pantang surut ke belakang, di politik itu kalau sudah masuk apapun resikonya dihadapi kalau takut bersaing di politik tidak usah jadi orang politik kalah atau menang bukan urusan kita Tugas kita hanya ikhtiar dan berdoa." Ujarnya.

"Harapan saya kepada masyarakat agar masyarakat memberi Amanah kepada saya sebagai penyambungan aspirasi masyarakat kembali.", Tutup Alirman Sori.(007)

 

Sumatera Barat, netralpost – Anggota DPD RI Leonardy Harmainy menyebut Nagari Koto Gadang di Kecamatan IV Koto Kabupaten Agam, Sumbar, telah banyak melahirkan tokoh-tokoh.

“Koto Gadang itu nagari kecil, melahirkan orang-orang besar. Buktinya di nagari kecil itu, ada 3 orang pahlawan nasional,” ujar Leonardy saat mengunjungi pameran barang antik di Green House Lezatta, Agam, Jumat 11 Agustus 2023.

Leonardy menjelaskan, tiga pahlawan nasional dari Kota Gadang itu adalah H Agus Salim, Sutan Syahrir, serta Rohana Kudus.

Tak hanya itu, menurut Leonardy masih banyak tokoh-tokoh lain dari Koto Gadang yang menjadi pejabat strategis, apakah itu Dirut BUMN, Duta Besar, menteri dan yang lainnya.

“Dari dulu pola pikir orang Kota Gadang sudah maju. Sekarang otomatis lebih maju lagi,” katanya.

Leonardy juga menjelaskan, orang Koto Gadang itu pada umumnya adalah profesional, bahkan di zaman Belanda sudah ada orang Koto Gadang yang sukses menjadi pengusaha.

Ia mencontohkan Rohana Kudus dengan Yayasan Amai Setia, telah mengimpor dan mengekspor barang ke luar negeri semenjak zaman penjajahan belanda.

Secara adat di Nagari Koto Gadang menurut Leonardy juga sudah tertata, dan itu bisa terlihat dari tata letak rumahnya.

“Pengelompokan rumah bisa kita lihat, ini orang Sikumbang, ini orang Koto, ini orang Piliang,” jelas Leonardy.

“Tapi itu saya bukan melihat itu suatu klaster atau pengelompokan secara suku. Sekarang rumah itu kebanyakan kosong,” sambung Leonardy.

Dari sisi jumlah penduduk, Leonardy menyebut, yang tinggal di Koto Gadang itu jumlahnya sangat sedikit, lebih banyak yang tinggal di rantau.

Hal itu karena berbagai faktor, mulai dari faktor pendidikan hingga lapangan pekerjaan.

Meski banyak yang merantau, namun adat dan budaya Koto Gadang tetap di pakai dalam suatu acara, meskipun berlangsung di luar Nagari Koto Gadang.

“Contohnya di Jakarta, adat, budaya, itu tetap di pakai biasanya. Apa saja kegiatannya. Contohnya acara halal bi halal, semua datuak-nya berpakaian adat,” jelasnya.

Beli Lukisan Agus Salim

Saat mengunjungi pameran barang antik ini, Leonardy Harmainy membeli lukisan dekoratif Agus Salim seharga Rp1,5 juta kepada pelukis Rizd Art.

Leonardy menyebut, selain seorang pahlawan nasional, Agus Salim juga merupakan tokoh yang berasal dari Koto Gadang.

Sama seperti dirinya yang juga lahir di Kota Gadang, Kabupaten Agam.

Sebagai wujud dukungan terhadap pameran barang antik ini, Leonardy menyerahkan lukisan tersebut kepada Lezatta.(*)


 

Sumbar, netralpost   --- Sungguh, saya terharu sekaligus bangga sekali manakala Laksamana Pertama TNI Hargianto meminta saya menulis sepenggal kata sambutan untuk buku otobiografinya ini. Terharu, karena caranya meminta sopan sekali dan sangat terasa menghargai seniornya, yang kebetulan pernah menjadi atasannya di era 2000-an, atau sekitar dua dekade silam. Bangga, karena Hargianto merupakan satu dari sedikit prajurit AL yang berhasil meraih karir serta prestasi cukup membanggakan, dan menuangkan pengalamannya dalam bentuk buku otobiografi. 

Saya mulai berinteraksi cukup dekat dengan Hargianto ketika saya menjabat Panglima Komando Utama (Pangkotama) TNI AL Armada Kawasan Barat (Juli 2002-Maret 2003). Waktu itu Hargianto menjabat sebagai Komandan KRI Silas Papare dengan pangkat Letnan Kolonel. 

KRI Silas Papare merupakan salah satu dari enam Kapal Perang RI jenis korvet kelas Parchim yang dimiliki Armada Kawasan Barat waktu itu. Dari beberapa kali interaksi itu, saya langsung mahfum bahwa perwira pelaut satu ini sangat tangkas, disiplin, dan mumpuni di bidangnya. Dia juga sangat berwibawa, disegani dan disayangi anak buahnya.

Semua penugasan yang diberikan kepadanya selalu dijalankannya dengan penuh semangat dan sukses. Misalnya, dalam penugasan latihan tempur “Operasi Amfibi” di perairan Sorong, Jayapura. Letkol Laut (P) Hargianto dengan KRI Silas Papare-nya bersama dengan lima KRI lainnya, membuat atraksi memukau Formasi 1 yang merupakan manuver penghormatan, dengan melintas di samping kapal VIP di mana di situ ada Bapak KSAL Laksamana Bernard Kent Sondakh, para Panglima Komando, serta sejumlah anggota DPR RI. Dengan kecepatan tinggi dan diterpa gelombang setinggi hampir empat meter, manuver penghormatan itu berhasil dengan elok dan mendapat applause bergemuruh. 

Dari Sorong, KRI Silas Papare bersama dua KRI lainnya, yaitu KRI Teuku Umar dan KRI Sultan Thaha Syaifuddin, langsung bertolak menuju ke perairan Andaman, Nicobar, India, guna melaksanakan penugasan selanjutnya, yaitu mengikuti Latihan Bersama “Multilateral Exercise Milan 18”. Letkol Laut (P) Hargianto dengan KRI Silas Papare sukses mengikuti latihan bersama itu dengan bertindak sebagai pemimpin delegasi dari Indonesia. 

Usai mengikuti latihan bersama di Nicobar, penugasan selanjutnya telah menanti. Yakni perjalanan muhibah ke perairan Malaysia dan Thailand. KRI Silas Papare bersama KRI Teuku Umar dan KRI Sultan Thaha Syaifuddin kebagian ke Thailand, namun karena pertimbangan politis akhirnya diarahkan ke Kuching, Malaysia. 

Sedangkan tiga KRI lainnya bertolak menuju Port Klang, Malaysia.Meski dibebani penugasan bertubi-tubi dengan jarak tempuh layar yang jauh, Hargianto tidak pernah merasa capek, apalagi mengeluh. Malah dia selalu mengatakan justru sangat bangga dan berterimakasih sekali mendapat kepercayaan dari Panglimanya untuk melaksanakan penugasan-penugasan penting dan bergengsi. Ini yang membuat saya sangat bangga kepada Hargianto.

Hal lain yang juga membuat saya bangga dan terkesan adalah sifatnya yang resik dan berpikiran maju, serta sangat memperhatikan kepentingan anak buah. Hal ini tercermin dari setiap kunjungan saya ke kapalnya. Memang, merupakan kebiasaan saya selalu mengunjungi para komandan kapal di kapalnya. 

Nah, di KRI Silas Papare saya selalu melihat kondisi kapal dalam keadaan prima, bersih, dan terawat dengan baik. Tak pernah ada trouble di tengah laut, tak pernah pula ada pelanggaran yang dilakukan anak buahnya. Padahal KRI Silas Papare paling jauh berlayar, paling aktif berpatroli, serta paling banyak berkontribusi dalam hal menangkapi kapal nelayan asing yang mencuri ikan di perairan kawasan barat. 

Di KRI Silas Papare saya juga sempat kaget mendapati siaran televisi luar negeri, seperti CNN, yang kala itu merupakan “barang langka” di KRI. Rupanya hal itu atas inisiatif dan kecerdikan Hargianto, dengan cara mengubah salah satu bagian antena kapal yang tidak berfungsi, sehingga mampu menangkap siaran berita televisi luar negeri. Tak mengherankan jika Hargianto dan anak buahnya kala itu selalu update akan informasi perkembangan dunia.

Mencermati semangat, kecerdasan dan karakternya yang selalu berpikiran maju, waktu itu saya sudah memprediksi bahwa Hargianto akan berhasil meniti karirnya sebagai prajurit AL yang cukup membanggakan. Alhamdulillah, dia berhasil meraih bintang, dengan jabatan Komandan Pangkalan Utama AL II Padang. 

Selain berprestasi di bidang tugas pokoknya, dia juga mengukir prestasi di bidang sosial. Seperti, membangun Kampung Bahari di kawasan Sungai Pisang, Padang, secara mandiri. Di sini, para nelayan dibina dalam hal budidaya ikan kerapu, sedangkan para isteri nelayan diajari untuk menenun kain tradisional Minang. 

Hasil kreasi para istri nelayan ini mengisi satu kegiatan pameran yang dibuka oleh isteri Panglima TNI, Nanik Istumawati Hadi Tjahjanto.

Putra asli Minang ini juga berhasil menggagas dan melaksanakan acara Merandang Basamo atau memasak rendang bersama. Acara memasak masakan khas minang yang melibatkan masyarakat Minang secara luas dan dibuka Ibu Negara Iriana Joko Widodo ini meraih penghargaan MURI sebagai peristiwa memasak rendang secara massal terbanyak.

Hargianto juga sangat agamis, dan memperhatikan syiar Islam. Bersama dengan mantan Wali Kota Padang Fauzi Bahar, Hargianto melibatkan saya dan para sesepuh AL untuk turut menggagas dan melaksanakan pembangunan Masjid Nurul Bahri di Kompleks Kodamar Kelapa Gading, Jakarta Utara. 

Alhamdulillah, masjid itu telah diresmikan pada 2016 silam dan berfungsi dengan baik hingga kini. Dari semua capaian-capaiannya tadi, saya merasa sudah sepantasnya Hargianto menuangkan semua pengalamannya yang membanggakan itu ke dalam buku otobiografi. Karena itu, saya menyambut baik otobiografi yang diberinya judul “Stokar Oplet Jadi Komandan Kapal Perang” ini.

Dari judulnya, kentara sekali Hargianto tidak mau melupakan masa remajanya yang pernah menjadi kernet oplet. Menurut saya, hal ini justru bagus guna menginspirasi generasi muda bahwa status ekonomi yang kurang berpunya bukanlah menjadi halangan untuk meraih cita-cita besar. (Rel).



Sumbar, netralpost --- Anggota DPD RI Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, menghadiri serah terima dan peresmian Pondok Tahfiz Qur'an Al-Falah Nagari Limau Purut, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Jumat, 2 Juni 2023.

Pondok Tahfiz ini dibangun oleh Leting Dikmaba Two Thousand ((DTT)/Sepolwan Millenium Dua Empat (SMDE) Polri Angkatan 2000 dengan cara memotong remunerasi mereka hingga sekarang. 

Niat baik mereka mendapat dukungan dari Pemerintah Nagari, Tokoh Masyarakat dan anak Nagari Limau Purut. Sehingga, pondok tahfiz pun dibangun dan berdiri megah di atas tanah milik Nagari Limau Purut, bahkan direncanakan nantinya dilanjutkan untuk tingkat kedua. 

"Kita harus mengapresiasi apa yang dilakukan DTT/SMDE Angkatan 2000 di Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Pariaman khususnya dan DTT/SMDE Polri Angkatan 2000 di Sumatera Barat yang telah berupaya bersama donatur lainnya mewujudkan Pondok Tahfiz yang akan menerima anak-anak Nagari di Limau Purut khususnya dan Kecamatan V Koto Timur umumnya secara GRATIS," Ungkap Leonardy dalam sambutannya.

"Sungguh mulia yang mereka lakukan dan sungguh cerdik langkah mereka dalam berbuat amal kebajikan. Sudah selayaknya kita bersama ikut pula dalam ladang amal yang telah disediakan ini," katanya lagi.

Pondok Tahfiz, Rumah Tahfiz atau Surau Tahfiz itu untuk membetulkan bacaan dan memperbanyak hafalan Quran. Dengan menyibukkan mereka dengan kegiatan menghafal quran, didukung dengan kegiatan olahraga akan memperbanyak anak-anak atau generasi muda yang baik. 

"Jika Polri di seluruh Indonesia mendirikan rumah Tahfiz di daerah-daerah mereka, akan banyak generasi muda yang baik. Maka besar harapan Indonesia akan baik pula," tutupnya.(rel)

Kasang, netralpost --- Persatuan Olahraga Buru Babi (PORBBI) Nagari Kasang gelar Acara Wisata Rekreasi Berburu. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Sabtu (20/05) hingga Minggu (21/05) ini dibuka langsung oleh Anggota DPD RI yang juga tokoh nasional dari Sumatera Barat, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH.

Dalam sambutannya, Leonardy mengatakan bahwa aktivitas Wisata Rekreasi Berburu ini sangatlah bagus sebagai salah satu daya tarik wisata. Apalagi kegiatan berburu dilakukan sejak zaman nenek moyang dan sudah menjadi tradisi untuk membasmi hama seperti yang dikutip dari Tribunnsumbar.com.

“Tentu saja aktivitas seperti ini perlu diperhatikan dan dilestarikan, apalagi bila sudah menjadi daya tarik wisata sebagaimana yang telah dilaksanakan di Nagari Kasang ini. Saya mendukung sekali jika wisata Rekreasi berburu menjadi iven tahunan wisata Padang Pariaman, bahkan Provinsi Sumbar,” kata Leonardy.

Leonardy melanjutkan, kegiatan pariwisata akan memancing peningkatan perekonomian masyarakat. Dengan adanya acara seperti ini akan terjadi transaksi jual-beli di masyarakat dengan pengunjung yang datang. Produk-produk unggulan dari Nagari Kasang akan laris, UMKM Kasang berbasis kuliner akan terbantu pengembangannya.

“Ada tradisi nenek moyang lainnya dalam membasmi hama, yaitu mambukak kapalo banda. Air mulai dialirkan ke sawah. Ini sebagai tanda memulai bertanam padi. Orang-orang akan bertanam padi serentak. Dengan serentak bertanam akan meningkatkan hasil pertanian,” ulasnya.

Ketua Umum PB Lemkari ini menegaskan, jadikan semua elemen di nagari Kasang merasa memiliki Alek Nagari ini. Tindakan panitia yang mengganti hewan ternak yang luka atau dimakan anjing pemburu pasti membuat masyarakat senang. Apalagi panitia pun ikut mencari anjing yang belum kembali menjadi ikatan bagi peburu untuk ikut lagi di iven berikutnya.

Sekarang sudah terlihat bagaimana panitia yang tergabung dalam PORBBI nagari Kasang yang diketuai Gusdianto, bahu membahu dengan Walinagari Ali Buzar Tanjung, Ketua KAN Jasri Dt. Basa, SH, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, bundo kanduang serta menggandeng Pokdarwis yang diketuai Firman Oglex’s, Ikatan Mahasiswa Nagari Kasang (Imanakas) yang diketuai Harry Dwi Pratama untuk memandu acara, serta Sanggar Komunitas Lasuang yang diketuai Mailisna guna memeriahkan acara dengan tari gelombang, tambua tasa dan kesenian lainnya.

Penasihat PORBBI Nagari Kasang, H. Hamardian menyampaikan bahwa acara wisata rekreasi berburu tahun ini merupakan iven ke empat. Ia mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah, terutama dinas pariwisata agar kegiatan ini dapat menjadi iven tahunan.

“Di tahun 2019 saja, lebih dari 3000 pengunjung dan peserta yang hadir dalam acara kala itu. Dan itu datangnya dari Sumbar dan luar sumbar juga,” jelas pria yang akrab dipanggil Edi.

“Kita memperkirakan lebih dari 500 kendaraan hadir di acara ini. Hingga saat ini, jumlahnya jauh di atas perkiraan kita ternyata ada 2000 peburu ikut memeriahkan kegiatan kita. Juga ada peserta dari DKI Jakarta dan daerah lain di Indonesia. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih atas partisipasinya,” ungkap Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman itu.

Mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Parpora) Padang Pariaman, M. Fadli, S.AP., MM mengatakan bahwa dinasnya selalu mendukung semua kegiatan pariwisata dan usaha ekonomi kreatif. Salah satunya adalah pelatihan pengolahan buah nipah di Padang Pariaman. Hal ini karena meningkatnya ketertarikan masyarakat pada buah dan olahan nipah. Namun, saat ini tingginya permintaan mengakibatkan buah nipah harus didatangkan dari Pesisir Selatan.

Ia juga mendukung PORBBI Nagari Kasang untuk menjadikan ini iven tahunan. Karena ada juga iven lain seperti iven sepeda gunung, wisata harian, yang semuanya sangat mendukung apabila dikemas dalam satu kegiatan dan harus diusulkan satu tahun sebelum iven akan dilakukan untuk dimasukkan ke program iven kabupaten maupun provinsi.

“Misalnya melalui iven ini misalnya, peserta yang keesokan harinya berlomba bisa homestay. Homestay ini bisa menjadi pendapatan masyarakat,” ungkapnya.

Gali Potensi Wisata dan Produk Nagari Kasang

Salah satu yang disuarakan Penasehat PORBBI Nagari Kasang yang juga Anggota DPRD Padang Pariaman adalah hasil produk dari Nagari Kasang. Khususnya produk kerupuk jengkol yang merupakan produksi asli masyarakat Kasang. Ia mengatakan masyarakat kasang butuh bantuan pemerintah untuk menjadi produsen sekaligus marketer produk asli Kasang.

“Kalau bapak ke Singapura, kerupuk jengkol di sana itu bikinan kita. Tapi yang mengemas orang Payakumbuh. Jadi kita butuh bantuan untuk itu pak,” ungkap Hamardian.

H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa, S.IP., MH juga mendukung peningkatan industri keripik jengkol ini. Leonardy mengatakan bahwa produk peningkatan kualitas produk akan meningkatkan daya tarik produk yang akan menarik pembelian yang lebih banyak. Sehingga, ini juga dapat membantu nagari dalam melakukan pembangunan ekonomi dan fasilitas pendukung lainnya di Nagari.

“Dinas Pariwisata bisa bekerjasama dengan Dinas Perdagangan untuk memberikan bantuan alat packaging. Nanti, alat ini diberikan bantuannya secara per kelompok ke masyarakat,” kata Leonardy.

Leonardy melanjutkan, potensi aktivitas wisata di Nagari Kasang yang lain juga perlu dikembangkan. Salah satunya adalah kegiatan membuka kapalo banda. Tujuan membuka kapalo banda adalah agar petani melakukan penanaman secara serentak. Hal ini agar terhindar pula dari hama tikus. Jadi, pembukaan kapalo banda untuk penanaman serentak, sehingga panen juga menjadi serentak.

“Setelah panen serentak, bisa langsung melakukan lomba layang-layang yang sudah sering dilaksanakan’” jelas Leonardy.

Jadi, ada tiga kegiatan yang berpotensi menjadi aktivitas pariwisata. Ketika kegiatan pariwisata ini berjalan, akan ada transaksi jual beli. Sehingga perekonomian masyarakat juga akan meningkat. Leonardy menyampaikan ke walinagari, jika tiga kegiatan ini bisa dilaksanakan secara tahunan maka potensi Nagari Kasang akan bermanfaat secara maksimal.

“Tentu saja jika pariwisata dan industri di Kasang meningkat, perlu infrastruktur untuk mendukungnya. Oleh karena itu, perlu dukungan semua pihak agar hal ini dapat terealisasi,” ungkap Leonardy. (*)


Sumbar, netralpost --- Anggota DPR RI Komisi VIII John Kenedy Azis menegaskan uang haji yang disetorkan dan tersimpan saat ini aman dan dikelola secara syariah untuk mendapatkan nilai manfaat sebagai subsidi biaya perjalanan ibadah haji warga Indonesia.

Hal itu disampaikannya dalam kegiatan diseminasi strategi pengelolaan dan pengawasan keuangan haji dan sosialisasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 1444 Hijriah di Bukittinggi, Jumat seperti yang dilansir dari media online Antaranews.com.

"Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang ditunjuk untuk pengelolaan keuangan haji selalu secara kontinu kami awasi, ada sekitar lima juta orang yang belum berangkat haji dan sudah setor dengan kisaran dana Rp168 triliiun, itu dikelola secara syariah dan profesional, jadi halal dan Insya Allah amanah," kata dia.

Ia mengatakan DPR RI mengawasi kinerja BPKH yang saat ini terus mengoptimalkan nilai manfaat melalui deposito, investasi emas dan lainnya yang terdata mencapai Rp 11 triliun setiap tahunnya.

"Nilai manfaat itulah untuk mensubsidi biaya perjalanan haji, mari kawal bersama dan jangan percaya isu hoax yang menyebutkan uang haji dipakai untuk membayar hutang pemerintah dan sebagainya," katanya.

Ia menyebut adanya beberapa komponen yang terus diawasi yang sering membuat kenaikan ongkos haji.

"Antaranya biaya pesawat, hotel dan katering atau biaya makan, semua banyak dipengaruhi kebijakan Arab Saudi dan adanya penguasaan penginapan oleh agen sejak lama," katanya.

Ia mengakui pada dasarnya biaya haji memang mahal, ia membandingkan Malaysia di 2023 dengan biaya haji Rp113 juta.

"Komisi VIII DPR dan Kementerian Agama serta pemangku kebijakan terkait telah menyepakati besaran rata-rata Bipih atau biaya yang dibayar langsung oleh jemaah haji tahun 2023 menjadi Rp49.812.711,12 atau sebesar 55,3 persen dari biaya penyelenggaraan ibadah haji," kata John Kenedy.

Sedangkan biaya yang bersumber dari nilai manfaat keuangan haji rata-rata per jemaah sebesar Rp 40.237.937 atau sebesar 44.7 persen.

"Sebanyak 84.609 jemaah haji yang sudah melunasi pembayaran pada tahun 2020 dan 2021 namun keberangkatannya tertunda karena pandemi dan baru diberangkatkan pada 2023, tidak dibebankan biaya tambahan, sedangkan, jemaah haji lunas tunda tahun 2022 dan 2023 masing-masing dibebankan biaya pelunasan sebesar Rp 9,4 juta dan Rp 23,5 juta," katanya.

Sementara itu Dewan pengawas BPKH, Dawud Arif khan menambahkan penegasan bahwa tidak sepeserpun dana haji yang dikelolanya diinvestasikan langsung untuk membiayai proyek infrastruktur.

"Tidak ada satu sen pun investasi langsung untuk pembiayaan infrastruktur, pengelolaan dana haji murni secara syariah dan setiap penempatan dikonsultasikan bersama Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia," katanya.

Ia mengatakan BPKH saat ini memulai penjajakan terkait pendirian Syarikah di Arab Saudi, rencana besar tersebut untuk meningkatkan layanan ekosistem perhajian dalam  bidang akomodasi khususnya penyewaan hotel di Makkah dan Madinah, transportasi untuk mengangkut jemaah, dan layanan katering untuk menyediakan makanan rasa nusantara ke jemaah.

"Pengelolaan keuangan haji bertujuan meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, rasionalitas dan efisiensi penggunaan BPIH dan manfaat bagi kemaslahatan umat Islam," katanya. (Rls/ Sumber Antaranews.com)

Sumatera Barat, Netralpost --- Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI) telah menetapkan 18 Bakal Calon Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Provinsi Sumatera Barat.

Penetapan 18 Bakal Calon Anggota DPD Sumatera Barat (Sumbar) di Pemilu 2024, tertuang dalam Keputusan KPU Nomor 277 Tahun 2023. Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Ketua KPU Hasyim Asy'ari pada 17 April 2023.

Berikut 18 Bakal Calon Anggota DPD Sumatera Barat (Sumbar) yang memenuhi persyaratan dukungan minimal pemilih dan sebaran di Pemilu 2024 berdasarkan keputusan KPU RI:

1. Abdul Azis

2. Cerint Iralloza Tasya

3. Desrio Putra

4. Dirri Uzhzhulam

5. Emma Yohanna

6. Hendra Irwan Rahim

7. Irfendi Arbi

8. Irman Gusman

9. Jelita Donal

10. Jhoni Afrizal

11. Leonardy Harmainy

12. Mevrizal

13. Muslim M Yatim

14. Nurkhalis

15. Rifo Darma Saputra

16. Yonder WF Alvarent

17. Yong Hendri

18. Yuri Hadiah

Sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, Bakal Calon Anggota DPD Sumatera Barat (Sumbar) harus memenuhi persyaratan jumlah dukungan dan sebaran minimal untuk maju di Pemilu 2024. Untuk di Sumbar, persyaratan jumlah dukungan minimal itu sebanyak 2.000 pemilih dan jumlah sebaran minimal 10 kabupaten/kota.

Menariknya, dari 18 bakal calon tersebut, Leonardy Harmainy kembali maju. Itulah 18 Bakal Calon Anggota DPD Sumatera Barat (Sumbar) pada Pemilu 2024, termasuk incumbent. **


 

Sumbar, netralpost --- Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmang menerima kunjungan kerja Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Alirman Sori beserta rombongan ke Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bertempat di Ruang Dillo Kominfo Kawasan IKK Parit Malintang, pada Selasa(20/12).

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Rahmang didampingi oleh Asisten I Bidang Ekonomi dan Kesejahteraan Rakyat Rudi Rahmat. Ikut hadir mendampingi Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Padang Pariaman Zahirman dan jajarannya serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Hendri Satria beserta jajaran.

Diketahui, kunjungan kerja ini dilaksanakan dalam rangka evaluasi terhadap implikasi pemberlakuan Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap kewenangan Pemerintah Daerah dan peralihan siaran analog ke digital. Selain itu, juga membahas mengenai implikasi dan evaluasi terhadap pelaksanaan Undang-undang Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa di Kabupaten Padang Pariaman.

Wabup Rahmang mengaku antusias menerima kunjungan tersebut. Di kesempatan itu, Ia memaparkan mengenai kondisi masyarakat Kabupaten Padang Pariaman usai Pemerintah Indonesia secara resmi mengalihkan seluruh siaran TV analog ke siaran TV digital terhitung sejak 2 November 2022.

“Semoga dalam kunjungan ini Bapak mendapatkan informasi dan data terkait dengan implementasi UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja terhadap kewenangan Pemerintah Daerah dan Perailhan Siaran Analog ke Digital serta UU No. 6 Tahun 2014 tentang Desa,” ungkapnya.

Anggota DPD RI Alirman Sori mengungkapkan, kunjungan ini merupakan sebuah upaya untuk memantau langsung terkait dengan penerapan UU Nomor 11 tahun 2020 dan UU Nomor 6 tahun 2014 di Kabupaten Padang Pariaman.

“Hal ini, menjadi bagian dari peran kami di DPD RI untuk memantau apakah kontribusi positif dari UU ini telah berjalan secara baik di daerah,” terangnya.

Sebelumnya, Kadis Kominfo Zahirman memaparkan dampak peralihan siaran Televisi dari tayangan analog ke tayangan digital. Di kesempatan yang sama, Kadis PMD Hendri Satria turut memaparkan kondisi Nagari di Kabupaten Padang Pariaman yang telah mengalami pemekaran sebanyak 43 kali.


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.