Articles by "diskominfo Solok"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label diskominfo Solok. Show all posts

 


Arosuka, netralpost - Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan apel pagi pda Senin 20 Oktober 2025. Apel pagi ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Medison. Kegiatan ini juga diikuti oleh Para Staf Ahli, Para Asisten Bupati, Kepala OPD dan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.

Dalam amanatnya Sekda Medison kembali mengingatkan kedisiplinan kepada seluruh aparatur yang ada di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok. Ia menekankan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Solok akan menerapkan zero tolerance terhadap yang tidak hadir apel setiap Senin pagi.  Menurutnya kehadiran dalam apel bukan hanya bentuk kedisiplinan, tetapi juga merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan profesional sebagai abdi negara.

“Kedepan yang terkait dengan tidak hadir apel hari Senin hukumannya akan lebih berat dibandingkan dengan tidak hadir di hari biasa, ini menjadi warning bagi kita semua,” tegas Sekda.

Selain itu, ditekankan pula pentingnya disiplin dalam berpakaian dinas sesuai ketentuan yang berlaku. ASN diingatkan untuk selalu mengenakan pakaian dinas yang sesuai jadwal dan aturan sebagai bagian dari etika kerja dan cerminan wibawa pemerintahan daerah.

Di kesempatan yang sama Sekda menyampaikan bahwa di Kabupaten Solok ada tiga OPD yang akan dinilai oleh Ombudsman, Dinas Sosial, RSUD Arosuka dan Disdikpora. “Hari ini akan ada penilaian dari Ombudsman RI Perwakilan Sumbar ke beberapa OPD kita, terkait kepatuhan pelayanan publik dan penilaian mal administrasi, berbeda dari tahun lalu hari ini hanya tiga OPD saja yang dinilai Dinas Sosial, Disdikpora dan RSUD, terimakasih sudah mempersiapkan tim guna mendampingi penilaian Ombudsman,” ujar Sekda.

Sekda menambahkan, visi misi Pemda sebagaimana yang tertuang dalam RPJMD  secara garis besar adalah menjadi pemerintahan yang melayani, tentu intinya adalah unit-unit kerja yang langsung yang berhadapan dengan masyarakat harus konsisten dan mempunyai integritas yang tinggi dalam menjalankan tugasnya.

“Pembangunan boleh saja tidak ada, efisiensi boleh saja terjadi, tetapi layanan kita kepada masyarakat tidak boleh berkurang. Kita harus konsisten dengan visi misi Pimpinan, tahun 2024 kita Pemda Kabupaten Solok adalah badan publik yang memperoleh urutan 21 tingkat nasional dalam hal pelayanan publik, dan nomor 1 di Sumatera Barat. Ini menjadi tantangan bagi kita semua, untuk terus mempertahankan prestasi dan selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” pungkas Sekda.

 


Arosuka, netralpost - Apel Pagi Pemerintah Kabupaten Solok di Lapangan Kantor Bupati Solok, Senin (16/12/2024) 

Turut Hadir Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Safrudin, S.Sos, M.Si, Staf Ahli Bid. Kemasyarakatan dan SDM  drg. Muswir Yones Indra, MM, Kepala Dinas Sosial Sekaligus Pembina Apel  Mulyadi Marcos, SE, MM, Kepala OPD, ASN dan THL Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok. 

"Saat ini telah sampai di penghujung pelaksanaan kegiatan kita di Tahun 2024, untuk itu harapan kami kepada kita bersama untuk segera menyelesaikan segala hal terkait pekerjaan dan realisasi keuangan.", Arahan Pembina Apel. 

"Saat ini kondisi cuaca yang tidak menentu, untuk itu harapan kami kepada kita bersama untuk senantiasa waspada dan juga dapat membantu masyarakat sekitar dan melaporkan jika nantinya terjadi bencana di daerah sekitar tempat tinggalnya.", Imbuhnya. 

Jika ada yang belum punya BPJS dan ada masyarakat kita yang terlantar untuk membantu melaporkan kepada kami di Dinas Sosial, karena kami sadari untuk saat ini masih belum bisa menjangkau masyarakat Kabupaten Solok secara keseluruhan maka dari itu perlu bantuan dan dukungan kita bersama di Pemerintahan Kabupaten Solok. 

Dalam proses pengurusannya sendiri hanya membutuhkan KK, KTP dan Surat Keterangan Tidak Mampu.(*) 

 

Padang - Dalam Rangka Pembahasan Terhadap 5 Rancangan Peraturan Daerah, Pemkab Solok melaksanakan Rapat Kerja Pansus. Sabtu, (14/12/2024) di Rocky Hotel.

Pada kesempatan tersebut Bupati Solok diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab Solok Medison, S.Sos, M.Si, Pimpinan DPRD Kab Solok Wakil Ketua I DPRD Armen Plani,S.A P, Wakil Ketua II DPRD : Mukhlis,SH, Anggota DPRD Kab.Solok, Sekretaris Dewan Zaitul Ikhlas, Para Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala OPD dan Kepala Bagian Setda Lingkup Pemerintah Kab. Solok. 

Sidang dibuka secara langsung oleh Wakil Ketua I DPRD Kab Solok Armen Plani,S.A.P (terbuka).

Dalam Sambutan dan arahan Bupati Solok yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kab. Solok Medison,S.Sos, M.Si menyampaikan Permohonan maaf dari Bapak Bupati Solok

sebab tidak dapat hadir langsung bergabung bersama pada kegiatan ini. Sabtu,14/12/2024.

” Pemerintah Kabupaten Solok senantiasa berkomitmen menghadirkan kebijakan yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan pembangunan daerah”, ungkapnya. 

Penyusunan RANPERDA ini merupakan salah satu langkah strategis Pemda Kab Solok dalam menciptakan kerangka hukum yang jelas dan terstruktur.

Adapun beberapa RANPERDA yang harus dikaji lebih lanjut diantaranya :

Ranperda penyelengaraan sarana dan prasarana dan utilitas umum perumahan

Ranperda perlindungan lahan pertanian pangan yang berkelanjutan.

Ranperda perusahaan umum daerah air minum Tirta Solok Nan Indah.

Ranperda penyertaan modal pemerintah daerah pada perusahaan umum daerah.

Diharapkan setiap penyusunan RANPERDA ini bedasarkan kajian yang mendalam melibatkan seluruh pihak terkait, serta merujuk pada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyusunan RANPERDA ini, semoga proses pembahasan nantinya menghasilkan peraturan yang mampu menjawab tantangan serta kebutuhan pembangunan daerah.


 

Tangsel, netralpost - Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu  diundang  sebagai pembicara dalam kegiatan Indonesia Creative Cities Festival (ICCF) di Gedung UMKM Tangerang Selatan- Banten, Jumat (13/12/2004). 

Gelaran ICCF ini berlangsung selama empat hari dari tanggal 12 sampai dengan 15 Desember 2024. Kegiatan ini diisi dengan berbagai aktivitas yang dihadiri oleh ratusan komunitas kreatif dari seluruh Indonesia. 

Bertemakan “Komuniti Tangguh”, ICCF bertujuan untuk mengumpulkan potensi dari forum lintas komunitas di seluruh Indonesia sekaligus melakukan konsolidasi kerja serta strategi kegiatan ICCN di tahun 2022-2025. 

Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pembangunan kota/kabupaten melalui potensi kreativitas di daerah masing masing dengan mengembangkan creative cluster di seluruh Indonesia, melalui pendekatan cipta ruang (placemaking) atau simpul-simpul kreatif (creative hubs), juga melalui berbagi pengetahuan dan pengalaman terkait pengembangan Kabupaten/Kota kreatif di Indonesia.

Kehadiran Wakil Bupati Jon Firman Pandu sebagai narasumber pada Sesi IV Forum Kepala Daerah tersebut menyampaikan hal-hal terkait strategi nasional untuk mengakselerasi perkembangan sektor ekonomi kreatif khususnya di Kabupaten Solok. 

Dalam paparannya Wakil Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan selayang pandang Kabupaten Solok, bagaimana potensi ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Solok, termasuk bagaimana upaya Pemerintah Daerah dalam mendukung tumbuh berkembangnya ekonomi kreatif di tengah-tengah masyarakat.

“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini terjalin kolaborasi, dan kami di daerah tentunya Kabupaten Solok mempunyai potensi daerah seperti seni dan budaya,”ujarnya.

Keunikannya kata Wabup Jon Firman Pandu, Kabupaten Solok atau Sumatera Barat sangat menjunjung tinggi nilai filosofi adatnya yakni Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah. 

“Dan ini tentu disesuaikan dengan kearifan lokal. Termasuk wisata halal akan menjadi prioritas kita ke depannya. Inilah salah satu potensi wisata kita,”ujarnya.

Selain itu Ia juga menyampaikan sejumlah potensi yang ada di Kabupaten Solok seperti Ayam Kukuak Balenggek, gedung promosi wisata, klinik desain dan kemasan bagi UMKM.

Ia berharap ke depannya kerja sama Pemerintah Kabupaten Solok yang sudah terjalin dengan berbagai pihak untuk pengembangan wisata dan UMKM terus berlanjut.

 

Kabupaten Solok- Pemerintah Kabupaten Solok menggelar Kharisma Even Nusantara (KEN) berupa Festival Lima Danau di Convention Hall Alahan Panjang, Kamis (12/12/2024).

Festival Lima Danau merupakan kegiatan pariwisata Kabupaten Solok yang digelar setiap tahunnya dan Festival Lima Danau ini sudah masuk dalam KEN Kementerian Pariwisata RI.

Festival Lima Danau kali ini dihadiri oleh Menparekraf yang diwakili Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Sekretaris Dinas, Hendri Fauzan AP, M.Si.

Bupati Solok, diwakili Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Eva Nasri, SH, MM, memaparkan Festival 5 Danau ini sudah menjadi agenda khusus bagi Pemerintah Kabupaten Solok, mudah-mudahan membawa dampak positif dalam meningkatkan wisata dan perekonomian masyarakat Kabupaten Solok.

“Selamat datang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat di Alahan Panjang. Terima kasih atas dukunganya terhadap Kabupaten Solok” Kata Eva Nasri.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumbar yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Hendri Fauzan AP, M.Si, mengungkapkan Sumbar memiliki banyak sekali potensi wisata, hal ini terbukti dengan meningkatnya angka kunjungan wisata dari waktu ke waktu.

“Festival 5 Danau di Kabupaten Solok ini merupakan agenda yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Sumbar, dikarenakan memiliki peran penting untuk peningkatan wisatawan di daerah Kabupaten Solok maupun Sumatera Barat” Ungkapnya.

Sementara, Menparekraf via Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf, Iman Santosa menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Solok karena sudah berhasil menyelengarakan even besar ini.

Wilayah Kabupaten Solok merupakan satu-satunya daerah di Indonesia yang memiliki 5 Danau yang memiliki daya tarik tersendiri, memukau dan ciri khas yang iconic.

“Mudah-mudahan dengan diselengarakanya event ini bisa memberikan manfaat tersendiri bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok, karena pariwisata merupakan salah satu faktor pendukung peningkatan perekonomian masyarakat,”Ujarnya.(**)


 

Arosuka, netralpost --- Kabupaten Solok kembali menorehkan prestasinya dalam bidang pelayanan publik. Lembaga Negara Ombudsman RI menetapkan Kabupaten Solok menjadi peringkat 1 di Sumatera Barat dalam Penganugerahan Kepatuhan Pelayanan Publik 2024, dengan skor 97,73 zona hijau atau (A) kualitas tertinggi. 

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Barat Meilisa Fitri Harahap kepada Plh. Sekda Kabupaten Solok Editiawarman, S. Sos, M.Si, di Aula Pertemuan Hotel Mercure Padang, Rabu siang (11/12/24).

Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Daerah yang telah menunjukkan kepatuhan dan dedikasi yang luar biasa dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara pelayanan publik yang berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini merupakan buah kerja keras dan wujud dari visi menjadi yang terbaik di Sumatera Barat. Bahwa Penilaian Ombudsman terhadap Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024, Kabupaten Solok meraih peringkat 1 untuk Provinsi Sumatera Barat,”ujar  Editiawarman.

Ditambahkannya, dengan mendapatkan prestasi ini diharapkan pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Solok kepada masyarakat harus dirasakan lebih mudah, cepat, transparan, ramah,  akuntabel dan sesuai dengan tuntutan zaman.

Dalam kesempatan tersebut Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Editiawarman didampingi langsung oleh Kepala Disdukcapil Riki Carnova, Kepala Dinas Sosial Mulyadi Marcos, kepala DPMPTSP Naker Aliber Mulyadi, Kabag Organisasi Rezka, Sekretaris Dinas Kesehatan Indriyani, beserta jajaran.(*) 

 


Arosuka- Pembangunan Menara Repeater di Nagari Indudur, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi, Kabupaten Solok, telah selesai 100%. Proyek ini merupakan bagian dari program Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang bertujuan membuka akses komunikasi di wilayah tertinggal, terluar, dan terisolir (3T). Kepala Dinas Kominfo, Teta Midra didampingi Kabid APTIKA, Fitria Fenti, meninjau langsung kondisi pembangunan Menara Repeater tersebut, Rabu, 11 Desember 2024. 

Wali Nagari Indudur, Zofrawandi, menyatakan kegembiraannya atas rampungnya pembangunan Menara Repeater tersebut. Menurutnya, kehadiran Menara Repeater akan meningkatkan kualitas sinyal telepon dan internet di Nagari Indudur, sehingga masyarakat dapat lebih mudah terhubung dengan dunia luar.

“Kami berharap keberadaan Menara Repeater ini dapat mendukung percepatan inklusi digital di daerah pedesaan. Ini merupakan langkah penting untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Nagari Indudur,” ujar Zofrawandi.

Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Solok, Teta Midra. Ia menjelaskan bahwa pembangunan menara Menara Rapeater ini menghabiskan anggaran sekitar 130 juta Rupiah yang bersumber dari APBD Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2024.

“Kami berharap Menera Repeater ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Nagari Indudur dan sekitarnya. Selain itu kami juga meminta masyarakat Nagari Indudur dapat menjaga dan merawat infrastruktur ini, agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal dalam jangka panjang,” kata Teta Midra.

Menara Repeater merupakan sebuah perangkat yang dapat berfungsi menerima dan memancarkan kembali sinyal yang ada serta identik dengan sinyal asalnya. 

Selain itu,  menurut Zofrawandi  dengan adanya Menara Repeater ini, diharapkan masyarakat Nagari Indudur dapat menikmati akses telekomunikasi dan informatika yang lebih baik, membuka peluang baru dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial.

Pembangunan ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan, sekaligus mendukung pemerataan akses digital di seluruh pelosok negeri. (*)

 

Arosuka, netralpost -- Kabupaten Solok kembali menorehkan prestasinya dalam bidang pelayanan publik. Lembaga Negara Ombudsman RI menetapkan Kabupaten Solok menjadi peringkat 1 di Sumatera Barat dalam Penganugerahan Kepatuhan Pelayanan Publik 2024, dengan skor 97,73 zona hijau atau (A) kualitas tertinggi. 

Penghargaan itu diberikan langsung oleh Pjs. Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Barat Meilisa Fitri Harahap kepada Plh. Sekda Kabupaten Solok Editiawarman, S. Sos, M.Si, di Aula Pertemuan Hotel Mercure Padang, Rabu siang (11/12/24).

Penghargaan ini diberikan kepada Pemerintah Daerah yang telah menunjukkan kepatuhan dan dedikasi yang luar biasa dalam menjalankan amanah sebagai penyelenggara pelayanan publik yang berkualitas. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Capaian ini merupakan buah kerja keras dan wujud dari visi menjadi yang terbaik di Sumatera Barat. Bahwa Penilaian Ombudsman terhadap Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik tahun 2024, Kabupaten Solok meraih peringkat 1 untuk Provinsi Sumatera Barat,”ujar  Editiawarman.

Ditambahkannya, dengan mendapatkan prestasi ini diharapkan pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Solok kepada masyarakat harus dirasakan lebih mudah, cepat, transparan, ramah,  akuntabel dan sesuai dengan tuntutan zaman.

Dalam kesempatan tersebut Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Editiawarman didampingi langsung oleh Kepala Disdukcapil Riki Carnova, Kepala Dinas Sosial Mulyadi Marcos, kepala DPMPTSP Naker Aliber Mulyadi, Kabag Organisasi Rezka, Sekretaris Dinas Kesehatan Indriyani, beserta jajaran.


 Arosuka - Pemerintah kabupaten Solok kembali meraih penghargaan tingkat nasional. Kali ini di bidang kesehatan dari Kementerian Kesehatan dalam ajang STBM Award Pelabuhan Bandar Udara Sehat (PBUS) dan Keamanan Pangan Olahan Siap Saji (POSS) 2024 kategori Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Jakarta pada Selasa (10/12/2024).

Penghargaan ini merupakan penghargaan perdana bagi Kabupaten Solok di kategori STBM Pratama.

Penghargaan ini diterima langsung oleh Bupati Solok Epyardi Asda didampingi Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri dan beberapa jajaran. Bupati Epyardi Asda mengatakan, penghargaan tersebut bentuk keseriusannya di Pemerintah Kabupaten Solok terutama di bidang kesehatan.

“Seperti kita ketahui ini bukan saja kerja saya, tetapi kerja tim bagaimana kami bisa melayani masyarakat mulai dari tingkat terbawah dan di berbagai sektor termasuk di kesehatan. Dan ini juga menjadi tanggung jawab kita bersama bagaimana untuk mempertahankannya dan tentunya lebih meningkat ke yang lebih baik lagi,”ujarnya.

Dikatakannya, meski mendapat penghargaan bukan berarti upaya untuk peningkatan di bidang kesehatan berhenti pada perolehan penghargaan itu. Namun, justru penambah semangat untuk terus berbuat melayani kebutuhan masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Solok, Zulhendri mengatakan, penyelenggaraan STBM dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dengan berpedoman pada Pilar STBM guna memutus mata rantai penularan penyakit dan keracunan. “Setiap individu dalam suatu komunitas menghentikan praktik buang air besar sembarangan di tempat terbuka (Open Defecation Free),”ujarnya.

Diungkapkannya, STBM menekankan kepada 5 pilar perubahan perilaku yaitu : Stop Buang Air Besar Sembarangan (stop BABS). Selanjutnya mencuci tangan pakai sabun mengingat masih banyak masyarakat yang susah membiasakan diri mencuci tangan. Di samping itu pengelolaan sampah rumah tangga, Pengelolaan air minum/makanan rumah tangga dan juga pengelolaan limbah cair rumah tangga.

“Program yang sudah dilakukan untuk menuju ODF Kabupaten Solok berupa pemicuan STBM yang dilakulan ke seluruh nagari yg ada di Kabupaten Solok. Stimulan jamban sehat dan  Pemberdayaan yang dilakukan oleh SKPD terkait, TP-PKK dan Kader Kesehatan se-Kabupaten Solok,”tuturnya.

Wakil Menteri Kemenkes Dante Saksono Harbuwono menyampaikan, bahwa Indonesia saat ini berkomitmen mencapai target akses sanitasi layak 100 % dengan tujuan sanitasi aman tahun 2030.

Salah satu strategi percepatan adalah melalui pendekatan program STBM. Melalui program STBM ini, pemerintah Indonesia berkomitmen untuk merubah perilaku sanitasi yang berkelanjutan di seluruh lapisan masyarakat.

Penghargaan ini bukan hanya sekedar bentuk apresiasi tetapi juga sebagai cara untuk membina kabupaten atau kota 100% SBS.

STBM Pratama diberikan kepada Kabupaten atau kota yang telah terverifikasi  100% SBS. Proses penilaian STBM ini melibatkan beberapa tahap.

Perlu diketahui program STBM untuk akses stop buang air besar sembarang yang mana ada di pilar 1 di tahun 2021 diangka 61, 46%, di tahun 2022 72, 84%, tahun 2023, 94,63% dan tahun 2024, 100%.

 

Singkarak  – Kecamatan X Koto Singkarak berhasil menjadi juara umum dalam gelaran MTQ Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Solok Tahun 2024. Sementara juara 2 diraih oleh Kecamatan Kubung dan juara 3, Kecamatan Gunung Talang.

Hal itu diketahui saat Sekda Kabupaten Solok, Medison secara resmi menutup gelaran MTQ tersebut di Lapangan Sepak Bola Nagari Singkarak, Senin (09/12/24).

Turut hadir, Forkopimda Kabupaten Solok, Asisten I, Syahrial, Kakan Kemenag Kabupaten Solok, Zulkifli, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Camat dan Wali Nagari se-Kabupaten Solok serta Kontingen Kafilah 14 Kecamatan se-Kabupaten Solok.

Sekda Kabupaten Solok, Medison mengatakan, tanpa terasa sudah 3 hari kita mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MTQ ke-40 yang dimulai pada hari Jum’at tanggal 6 Desember kemarin yang dibuka langsung oleh Bapak Bupati Solok. Dan tentunya segenap kafilah sudah menunjukkan kebolehannya sesuai dengan cabang perlombaan yang dilombakan.

Sebagaimana dengan waktu pembukaan kemarin Bapak Bupati dan Bapak Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat juga sudah menyampaikan bahwa kegiatan MTQ ini ada beberapa aspek yang tentu bisa kita ambil hikmahnya.

 Yang pertama tentu memang kita mengambil mencari atau melihat penampilan dari putra putri terbaik, Qori dan Qoriah terbaik di Kabupaten Solok yang akan kita siapkan mewakili Kabupaten Solok untuk MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat pada tahun besok.

“MTQ ini tidak hanya menjadi ajang untuk kita menunjukkan kebolehan, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi antara kita dari seluruh Qori dan Qoriah, pelatih dan official, dewan hakim dan dewan juri, serta seluruh penjuru Kabupaten Solok,” jelasnya.

Selanjutnya, kita sudah bersama selama tiga hari, membaur dengan masyarakat yang ada di Nagari Singkarak dan sekitarnya. Tentu ini menjadi ukhuwah Islamiyah disamping mensyiarkan dan memperdalam keilmuan kita. Tentu dengan rangkaian kegiatan selama tiga atau empat hari ini sebagai sebuah lomba tentu ada pemuncak ada yang berhasil menjadi yang terbaik.

Oleh karena itu atas nama pemerintah kami mengucapkan selamat kepada yang sudah meraih predikat terbaik. Kami sampaikan apresiasi dan penghargaan. Siapkan diri anda untuk mewakili Kabupaten Solok untuk MTQ tingkat Provinsi di tahun 2025 mendatang.

Pada kesempatan ini pula tentu atas nama pemerintah daerah dengan telah terlaksananya MTQ ini kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah turut serta mendukung dan mensukseskan acara MTQ Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten Solok.

Adapun daftar lengkap pemenang pada MTQ Nasional ke-40 Tingkat Kabupaten tahun 2024 yakni :

* Peringkat ke 1 Kecamatan X Koto Singkarak

* Peringkat ke 2 Kecamatan Kubung

* Peringkat ke 3 Kecamatan Gunung Talang

* Peringkat ke 4 Kecamatan Lembah Gumanti

* Peringkat ke 5 Kecamatan Hiliran Gumanti

* Peringkat ke 6 Kecamatan Junjung Sirih

* Peringkat ke 7 Kecamatan Tigo Lurah

* Peringkat ke 8 Kecamatan Bukit Sundi

* Peringkat ke 9 Kecamatan X Koto Diatas

* Peringkat ke 10 Kecamatan Pantai Cermin

* Peringkat ke 11 Kecamatan Payung Sekaki

* Peringkat ke 12 Kecamatan Danau Kembar

* Peringkat ke 13 Kecamatan IX Sungai Lasi

* Peringkat ke 14 Kecamatan Lembang Jaya. 


 

Arosuka - Jajaran pejabat di pemerintahan Daerah kabupaten Solok pada hari Senin tanggal 9 Desember 2024 yang bertempat di Ruang Rapat Setda Kabupaten Solok mengikuti acara Anti Korupsi Sedunia tahun 2024 yang dilaksanakan secara Daring oleh KPK RI.

Kegiatan yang diikuti melalui  video conference (daring)  bersama Ketua KPK RI ini, juga dihadiri oleh Panglima TNI, Kapolri, Kementerian dan Lembaga di Pemerintahan Republik Indonesia, Kepala Daerah seluruh Indonesia serta Direksi BUMN dan BUMD se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua KPK RI  Nawawi Pomolango mengatakan,"Pada Hakordia 2024 kali ini, kami Komisi Pemberantasan Korupsi mengusung tema “ Teguhkan Komitmen Berantas Korupsi Untuk Indonesia Maju” yang dimaksudkan memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam pemberantasan korupsi menuju Indonesia emas 2045.

Kami laporkan rangkaian Hakordia tahun 2024 ini, dilaksanakan selama 2 hari di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, berbagai kegiatan AntiKorupsi digelar mulai dari pemberian apresiasi kepada pemangku kepentingan yang telah berhasil mendorong upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. Peluncuran program Antikorupsi Expo Pemberantasan korupsi yang melibatkan seluruh lembaga aparat penegak hukum dan lembaga pengawasan, Pameran pelayanan publik dan lelang barang rampasan hingga beberbagai kegiatan seminar hingga workshop AntiKorupsi," katanya.

Sejak pembentukannya KPK menjadi garda terdepan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia, KPK tidak hanya bertugas menindak pelaku korupsi tetapi juga melakukan pencegahan melalui rekomendasi perbaikan sistem layanan publik dan pendidikan Antikorupsi yang bertujuan untuk membangun budaya anti korupsi di tengah masyarakat," bilasnya.

Selanjutnya, Presiden RI yang  diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan  Budi Gunawan menuturkan," Dalam rangka peringatan Hari AntiKorupsi Sedunia tahun 2024 ini,  perkenankan saya mewakili Bapak Presiden RI untuk memberikan sambutan pada acara ini. 

Pertama-tama, kami sangat mengapresiasi KPK yang terus menerus bekerja keras melalui berbagai program kerjanya mulai dari upaya pencegahan hingga penindakan untuk mewujudkan Indonesia yang bebas korupsi.

Kita semua tahu, bahwa Korupsi adalah kejahatan luar biasa yang sangat menghambat pembangunan, bisa merusak perekonomian bangsa dan juga menyengsarakan rakyat kita, komitmen pemerintah dalam hal memerangi korupsi tertuang di dalam Asta Cipta misi ketujuh yang mengamanatkan untuk memperkuat reformasi politik hukum dan birokrasi serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba.

Hari AntiKorupsi Sedunia atau Hakordia merupakan sarana yang sangat penting di dalam menyampaikan pesan-pesan anti korupsi kepada seluruh lapisan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang edukatif kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan pelibatan tersebut diharapkan peringatan Hakordia ini dapat membangun kesadaran kolektif bahwa korupsi adalah merupakan musuh bersama bangsa yang harus diperangi dan bersatu padu di dalam menciptakan Indonesia yang semakin maju, menuju Indonesia emas tahun 2045.

KPK sebagai Institusi penegak hukum tidak dapat melakukan pekerjaannya secara mandiri, karena perjuangan di dalam pemberantasan korupsi di negara ini merupakan tanggung jawab kita bersama, oleh karenanya KPK harus terus kita dukung dan perkuat untuk melakukan kegiatan dalam pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi serta perbaikan tata kelola sinergi yang baik Antara KPK dan seluruh penegak hukum, kementerian lembaga masyarakat dan masyarakat adalah merupakan kata kunci dan langkah yang paling terbaik dalam upaya pemberantasan korupsi," tuturnya.(***).


 

Padang, netralpost - Memasuki hari kedua Minggu (08/12/2006) tampak hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, S. Sos, M. Si, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muswir Yones Indra, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri dan beberapa perwakilan OPD lainnya, guna memantau segala proses penyelenggaraan seleksi kompetensi tahap I P3K Kabupaten Solok.

Pada kesempatan tersebut, Sekda Kabupaten Solok Medison menyampaikan bahwa tes sekelksi kompetensi ini merupakan kesempatan yang baik bagi tenaga honorer di Kabupaten Solok untuk menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sesuai dengan formasi yang telah ditetapkan. Dengan harapan seluruh peserta yang telah mendaftar bisa mengikuti ujian seleksi ini dengan baik, namun sangat disayangkan dari informasi yang didapatkan pada hari sebelumnya ada 4 orang yang tidak mengikuti ujian. 

“Ujian ini sangat transparan, akuntabilitasnya pasti terjaga karena langsung diawasi oleh BKN, jadi kepada para peserta tidak perlu khawatir karena tidak akan ada pihak yang akan mengintervensi hasil ujian,” Terang Sekda Medison.

Sekda juga berpesan kepada para peserta untuk terus belajar serta menguasai tata cara menjawab soal CAT PPPK sehingga bisa mendapatkan hasil yang maksimal, karena hasil dari tes ini adalah murni dari kerja keras bapak / ibu peserta ujian.

Setiap peserta seleksi kompetensi harus mengikuti sesi I dengan melakukan registrasi dan pemberian PIN peserta, penitipan barang, dan body checking. Untuk sesi ke I hari kedua pelaksanaan seleksi kompetensi ini, total peserta ujian adalah sebanyak 400 orang. Sementara untuk sesi II jumlah peserta sebanyak 400 orang, dan sesi ke III juga berjumlah 400 orang.

“Pada hari ini, Alhamdulillah semua perserta baik dari sesi I sampai III hadir dan dapat mengikuti ujian seleksi PPPK, dan semoga semua peserta mendapatkan hasil yang terbaik,” tutup Sekda.

Sama seperti hari sebelumnya, kegiatan juga dihadiri oleh Lara Trigi Adfin sebagai penanggungjawab sarana prasarana dari BKN Pusat, Panitia dari Kantor Regional XII BKN Pekanbaru yang bertugas sejumlah 13 orang yang terdiri dari Koordinator, Tim IT dan para pengawas, serta panitia seleksi P3K dari Pemerintah Kabupaten Solok.(*) 

Padang, netralpost - Seleksi Kompetensi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) Tahap I di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Tahun Anggaran 2024 telah dimulai. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari mulai dari tanggal 7 sampai dengan 9 Desember 2024, di Convention Hall Universitas Bung Hatta Padang, setelah sebelumnya peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi sesuai dengan pengumuman Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Nomor : 800.1.2.3/1524/BKPSDM-2024 tanggal 8 November 2024 tentang Hasil Seleksi Administrasi Pasca Sanggah Pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahap I di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok. 

Memasuki hari pertama (07/12/2024) tampak hadir Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Muswir Yones Indra, Kepala Dinas Kesehatan Zulhendri dan beberapa perwakilan OPD lainnya, guna memantau segala proses penyelenggaraan seleksi kompetensi P3K tersebut.

“Hari ini kami melakukan monitoring yang bertepatan dengan hari pertama pelaksanaan seleksi P3K untuk Kabupaten Solok yang bertempat di Gedung Universitas Bung Hatta” ujar Muswir Yones Indra.

Disamping itu Muswir Yones Indra menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada BKN maupun Panitia Seleksi P3K karena telah memfasilitasi pelaksanaan ujian seleksi kompetensi P3K Kabupaten Solok Tahap I. 

Ia menambahkan kegiatan monitoring ini dilaksanakan guna memastikan segala prosedur berjalan dengan baik dan lancar, serta sesuai dengan SOP.

Setiap peserta seleksi kompetensi harus mengikuti sesi I dengan melakukan registrasi dan pemberian PIN peserta, penitipan barang, dan body checking. Untuk sesi ke II hari pertama pelaksanaan seleksi kompetensi ini, total peserta ujian adalah sebanyak 337 orang, dihadiri oleh 333 orang dan terdapat 4 orang peserta yang tidak hadir. Sementara untuk sesi III jumlah peserta sebanyak 400 orang, diikuti oleh 398 orang dan tidak mengikuti sebanyak 2 orang.

Kegiatan juga dihadiri oleh Lara Trigi Adfin sebagai penanggungjawab sarana prasarana dari BKN Pusat, Panitia dari Kantor Regional XII BKN Pekanbaru yang bertugas sejumlah 13 orang yang terdiri dari Koordinator, Tim IT dan para pengawas, serta panitia seleksi P3K dari Pemerintah Kabupaten Solok.

Di akhir monitoring Muswir Yones Indra berpesan agar seluruh peserta bisa percaya diri dan fokus untuk menjawab soal-soal ujian. "Hasil ujian ini murni dan tidak bisa dirubah atau diintervensi oleh pihak manapun. Proses ini tidak ada unsur pilih kasih, dan BKN bertanggungjawab penuh atas hasil seleksi ujian yang dilaksanakan hari ini," ucapnya.

"Kepada peserta saya harap untuk dapat menjawab dengan baik setiap soal yang dberikan, serta mampu mengatur waktu yang tersedia. Jangan percaya akan isu yang mengatakan bahwa hasil ujian bisa dibijaksanakan, dibantu oleh Pemerintah atau bahkan pihak BKN itu sendiri, semua murni dari hasil perolehan skor masing-masing peserta," tutup nya.(*) 

 

Arosuka, netralpost --- Pembukaan MTQ Nasional Ke 40 Tingkat Kab Solok Tahun 2024 di Lapangan Sepak Bola Nagari Singkarak, Jumat (6/12/2024). 

Turut Hadir Bupati Solok  Capt, H. Epyardi Asda, M.Mar, Kakanwil Kemenag Prov Sumbar Dr.H Mahyudin, SH, Ketua DPRD Kab Solok Ivoni Munir, S.Fram, Apt, Anggota DPRD Prov Sumbar Lastuti Darni, S.Pd, Sekretaris Daerah Kab Solok Medison, S.Sos, M.Si, Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Para Asisten Bupati, Kakan Kemenang Kab Solok Zulkifli, S.Ag, MM, Baznas Kab Solok Drs. H. Edwar, MM, Kepala OPD, Camat & Wali Nagari se Kab Solok, Kontingen Khafilah 14 Kec se Kab Solok dan Tamu undangan lainnya. 

Laporan Ketua Panitia Pelaksana MTQ Medison, S.Sos. M,Si mengucapkan Terimaksih kami ucapkan kepada Bapak Bupati dan Kakanwil Kemenag Prov Sumbar dan seluruh Jajaran pemerintah Kab Solok yang telah memberikan dukungan penuh pelaksanaan MTQ ini.

Kegiatan ini dilaksanakan dari hari Jum'at 6 Desember 2024 sampai Senin 9 Desember 2024.

"Tujuan dari kegiatan ini yakni menjalin tali silahturahmi sekaligus menjadi ajang untuk persiapan bibit khafilah yang akan mewakili Kab Solok di tingkat nasional nantinya", Ujar Medison. 

Sumber pembiayaan kegiatan MTQ Nasional ke 40 Tingkat Kab Solok bersumber sari APBD Kab Solok serta dana lainya yang bersifat tidak mengikat.

"Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dari awal sampai akhir dengan bisa memperoleh hasil yang maksimal", Katanya. 

Kakanwil Kemenag Prov Sumbar Dr.H Mahyudin, SH mengatakan bahwa Kegiatan MTQ tingkat Kab ini sudah menjadi ajang tahunan kita laksanakan di Kab/Kota lainya sebagai ajang pencarian bibit khafilah untuk perwakilan daerah.

Khafilah Kab Solok tidak bisa diragukan lagi di tingkat Propinsi dan maupun nasional, selama ini perwakilan Qori dan Qoriah Kabupaten Solok tetap selalu ada di tingkat Propinsi dan Nasional.

"Kami berpesan kepada seluruh dewan hakim agar bisa bertindak seadil-adilnya dan memberikan nilai yang selayak-layaknya agar Qori dan Qoriah kita bisa mengukur kemampuan mereka dengan baik", Kata Kanwil Kemenag Sumbar.

"Kami berpesan juga kepada seluruh Khafilah agar terus belajar dan jangan pernah puas dengan ilmu yang telah kita dapat", Lanjutnya. 

Bupati Solok Capt, H.Epyardi Asda, M.Mar mengatakan, "Saya selaku Bupati Solok mendukung secara penuh kegiatan MTQ tingkat Kab Solok baik itu secara persiapan dan lain sebagainya", Katanya. 

Mudah-mudahan dengan dilaksankanya kegiatan ini bisa menambah keimanan kita untuk semakin taat kepada Allah SWT.

Atas nama Bupati Solok,  saya mengucapkan selamat bertanding dan selamat berjuang mudah-mudahan bisa membuahkan hasil yang maksimal.

"MTQ bukan hanya sekedar ajang untuk mencari pemenang dan juara, tapi jadikanlah MTQ tingkat Kab Solok ini menjadi suatu ajang untuk mengasah ilmu dan menambah pengetahuan khusunya di bidang agama Islam", Imbuhnya. 

Dengan diadakanya kegiatan ini kami selaku Bupati Solok berharap bisa melahirkan Qori dan Qoriah terbaik di tingkat Provinsi Sumbar yang berasal dari Kab Solok. 

Kegiatan ini dibuka dengan pemukulan gendang oleh Bupati Solok beserta Forkopimda.(*) 

 

Arosuka, netralpost --- Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama-sama Kapolres Solok AKBP. Muari, menyerah  kepada 1 keluarga bantuan bedah rumah tak layak huni dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Solok.

Bantuan yang diterima oleh keluarga Acin tersebut bersumber dari zakat anggota Polres Solok yang disalurkan melalui Baznas. Acin merupakan keluarga yang kurang beruntung yang tinggal Jorong Taluak, Nagari Tanjung Bingkuang Kecamatan Kubung. 

Kapolres Solok AKBP Muari dalam sambutannya mengatakan, bantuan yang diserahkan melalui Baznas ini,  merupakan zakat dari seluruh anggota yang disalurkan ke pihak Baznas.

Kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan sebuah wujud kepedulian anggota Polri, dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepolisian kepada seluruh masyarakat. 

Selain itu Polri juga memiliki tangung jawab moral mengentaskan kesenjangan sosial dan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat umum. 

Wujud peduli yang dilakukan oleh Polres Solok tersebut salah satunya adalah rehabilitasi rumah tak layak huni bagi keluarga kurang mampu. Program bedah rumah yang dilakukan bersama-sama dengan pihak Baznas tersebut adalah kegiatan yang ke sekian kalinya di Kabupaten Solok.

Selain penyaluran zakat anggota polres, kegiatan sosial lainnya seperti Jumat Berkah, terus dilakukan demi membantu  keluarga kurang mampu di Kabupaten Solok. 

"Ini bukanlah kegiatan yang pertama, kita telah banyak menyalurkan bantuan bedah rumah ini melalui Baznas di setiap nagari-nagari di Kabupaten Solok, " ucap Kapolres. 

Dirinya berharap kegiatan ini akan terus berlanjut dan tetap dilakukan dalam bentuk lainnya. 

Sementara itu Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu mengapresiasi wujud kepedulian yang dilakukan oleh Kapolres dan jajarannya. Mengingat bantuan seperti ini selain itu masih banyak warga Kabupaten Solok yang tidak tercover oleh program yang ada di pemerintahan. 

"Secara pribadi dan pemerintahan, kami sangat apresiasi kepada bapak Kapolres dan jajarannya yang ikut peduli dengan kondisi yang dihadapi oleh masyarakat kita saat ini. Kita berharap, sinergi antara Polres Solok dengan Baznas terus terjalin demi terwujudnya pemerataan kesenjangan sosial, sambut Wabup. (06/12) 

Dari data yang dirilis BPS, Kabupaten Solok masih menduduki rangking 17 di Sumatera Barat, atau masih berada di bawah garis kemiskinan. 

"Sekali lagi apresiasi dan terima kasih kepada Pak Kapolres dan jajarannya atas wujud kepedulian langsung yang ditunjukkan. Semoga membawa manfaat besar bagi bagi keluarga penerima hari ini untuk menjalankan kehidupan yang lebih baik kedepannya, " tutup Wakil Bupati.

 

Koto Baru, netralpost --- Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu Bersama TPID Kabupaten Solok melakukan inspeksi dan kunjungan ke Gudang Bulog yang berada Nagari Koto Baru, Senin (04/12/2024). Dalam kunjungan tersebut Wakil Bupati Solok tampak didampingi oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM. Kegiatan tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan stok beras menjelang  Natal dan Tahun Baru.

Wakil Bupati Solok, Jon Firman Pandu mengatakan, kegiatan ini merupakan upaya menyikapi tingginya harga beras yang menjadi polemik di masyarakat menjelang Natal dan Tahun baru.

Selain itu, kata Wabup Jon Firman Pandu, hal ini juga untuk memastikan ketersediaan beras menjelang akhir tahun, termasuk memantau kualitas beras yang akan disalurkan kepada masyarakat.

Di samping itu Ia mengatakan kegiatan ini juga merupakan bentuk silaturahmi terhadap instansi vertikal yang ada di Kabupaten Solok, bukan hanya dengan Bulog tapi dengan instansi lainnya juga sudah direncanakan. “Sebab membangun kabupaten solok tidak bisa sendiri, sesuai tugas kita masing-masing, kolaborasi dengan semua stakeholder dan pemerintah yang lebih tinggi akan mempercepat pembangunan kabupaten solok” ungkapnya.

Usai kegiatan pemantauan di Bulog TPID Kabupaten Solok lanjut melakukan  survei harga barang di Pasar Raya Nagari Talang.

 

Arosuka, netralpost -- Polarisasi yang terjadi ditengah tengah masyarakat paska Pilkada, harus dihilangkan demi terwujudnya Kabupaten Solok yang sejuk dan damai kedepan.

Wakil Bupati Jon Firman Pandu mengajak semua pihak untuk kembali bersatu. Menurutnya, Pilkada sudah selesai, saatnya semua pihak kembali bersatu padu untuk Kabupaten Solok.

“Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam alam demokrasi,” ungkap Jon Pandu saat jumpa pers dengan wartawan, di Arosuka kemarin.

Jon Pandu mengingatkan, tidak ada lagi tim 01, 02 ataupun 03, yang ada adalah persatuan untuk kemajuan Kabupaten Solok. Pesta demokrasi merupakan jembatan untuk menentukan arah Kabupaten Solok 5 tahun mendatang.

Dia juga mengajak wartawan untuk mendorong kemajuan daerah. Dia meyakini peran awak media sangat vital sebagai kontrol sosial dan juga menjadi jembatan informasi kepada masyarakat.

Jon Pandu mengajak untuk bersama-sama membangun Kabupaten Solok. ” Banyak pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. Tidak cukup oleh kepala dan wakil kepala daerah saja, semua elemen harus bergandengan tangan,” tegasnya.

Dalam lima tahun mendatang, Jon Pandu sebagai Bupati terpilih bersama Candra akan fokus bekerja menggerakkan segenap potensi Kabupaten Solok. Mulai dari sektor pertanian, pariwisata, pendidikan dan sektor penting lainnya.

Jon Pandu mengharapkan dukungan penuh dari seluruh ASN untuk menggerakkan roda pemerintahan dan program-program ke depan. Ia meminta agar ASN bisa kembali fokus bekerja tanpa terbebani dengan pilihan di Pilkada.

“OPD dan instansi vertikal merupakan penggerak pembangunan dan pelayanan di Kabupaten Solok. Ini harus berjalan dengan baik ke depan, jadi jangan lagi berpikir tentang perbedaan pilihan, semuanya menyatu demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Sebagai bentuk respon cepat terhadap keluhan masyarakat, Jon Pandu juga meminta Kominfo untuk meluncurkan aplikasi Lapor Pak Bupati Keren. Ini bisa menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyuarakan kebutuhan dan keluhannya.


Seperti diketahui, berdasarkan hitung cepat, pasangan Jon Pandu-Candra berhasil mengungguli 2 pasangan calon lainnya dalam pemilihan kepala daerah 2024. Jon Pandu dengan tagline Sejuk dan Damai menang telak dengan perolehan suara lebih kurang 53;persen (*)

 

Kabupaten Solok, netralpost - Bertemu dengan Sekda dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Solok, Jum’at (22/11/2024), di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kab. Solok, Pjs Bupati Solok Akbar Ali Pamit.

Sekretaris Daerah Kab Solok, Medison, S.Sos, M.Si pada kesempatan tersebut mewakili seluruh jajaran Pemerintah Kabupten Solok menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pjs Bupati Solok Bapak Akbar Ali yang telah membimbing serta mengarahkan kami selama lebih kurang dua bulan ini.

Medison mengatakan, secara kedinasan SK yang diterima Pjs Bupati Solok Bapak Akbar Ali dari Kementerian Dalam Negeri yakni sampai tanggal 24 November 2024, oleh karena itu secara formal pertemuan dinas ini adalah pertemuan yang terakhir kita laksanakan di jajaran Pemerintah Kabupaten Solok.

“Permohonan maaf dari kami jajaran Pemerintah Kabupaten Solok apabila selama Bapak memimpin kami ada kesalahan baik itu yang disengaja maupun yang tidak disengaja, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Medison.

Ia berharap, mudah-mudahan persaudaraan dan persahabatan ini tidak luput begitu saja, sehingga ketika kita berjumpa lagi nanti masih terasa hangatnya persaudaraan antara kita.

Secara dinas hari ini kita memang telah berakhir, tetapi secara kekeluargaan kita di jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Solok bersama Bapak Pjs Akbar Ali semoga selalu terjaga dengan baik kedepannya.

“Kepada Bapak Pjs Bupati Solok kami ucapkan selamat bertugas kembali di Kementerian, semoga semua yang sudah bapak alami di Kabupaten Solok bisa Bapak kenang sebagai kenangan terbaik dalam perjalanan kehidupan bapak,” tutup Medison.

Sementara itu, Pjs Bupati Solok, Dr. Drs Akbar Ali, AP, M.Si dalam kesempatan nya mengatakan bahwa tidak terasa dua bulan sudah berlalu, tidak terasa begitu singkat perjumpaan kita di Pemerintah Kabupaten Solok karena hari ini sudah berada di ujung masa jabatan saya selaku Pjs Bupati Solok.

“Sebuah kesan yang saya dapatkan di Kabupaten Solok adalah pengalaman yang tidak bisa saya lupakan, karena di Kabupaten Solok saya merasa senang dan nyaman,” kata Akbar Ali.

“Saya merasa bangga dan kehormatan khusus bagi saya karena bisa bergabung dengan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Solok baik itu Bapak Sekretaris Daerah, para Asisten, para Staf Ahli, dan Bapak-Ibu Kepala OPD, Kapala Bagian Setda, Camat dan jajaran lainnya, Pemerintah Kabupaten Solok adalah pemerintah yang hebat yang patut saya acungkan jempol,” ulasnya.

Selain itu, ia juga mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Solok yang sudah membantu nya dalam melaksanakan tugas selama menjadi Pjs Bupati Solok, dan ia memohon maaf jika ada kesalahan yang ia perbuat kepada bapak ibu semua, karena kita manusia tidak luput dari kesalahan.

“Saya dan keluarga merasa sangat senang karena hanya di Kabupaten Solok saya merasa mendapat rahmat seperti menghirup udara yang sangat segar, karena rahmat itulah yang belum pernah saya dapatkan di tempat yang lain,” ungkap Akbar Ali.

“Sedikit cerita saya buat dikenang, sudah seluruh Indonesia saya jalani semua, Kabupaten Soloklah yang paling indah yang sudah saya kunjungi, selama ini saya berfikir bahwa daerah seperti Bandung, Bogor dan lain-lain itu sudah indah, tetapi ketika saya sudah sampai di Kabupaten Solok komitmen itu berubah dan ternyata keindahan alam Kabupaten Solok jauh lebih indah,” tutupnya.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata oleh Jajaran Pemerintahan Kabupaten Solok kepada Bapak Pjs Bupati Solok Dr. Drs Akbar Ali, AP, M.Si.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Pjs Bupati Solok Dr. Drs Akbar Ali, AP, M.Si, Sekretaris Daerah Kab. Solok Medison, S.Sos, M.Si, Para Staf Ahli Bupati, Para Asisten, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kab. Solok, Kepala Bagian Setda Kab. Solok, serta Camat se-Kabupaten Solok. 

 

Arosuka, netralpost — Mendukung pelayanan terhadap minat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Solok. Dinas Pariwisata dan kebudayaan setempat melaksanakan Workshop Public Speaking dan Learning English bertempat di Hotel Hayam Wuruk Padang, Rabu (20/11/2024).

Pelatihan berbahasa Inggris ini diikuti Duta Wisata, Penggiat Wisata, Uda Uni Kabupaten Solok dan staf di Dinas Pariwisata dan kebudayaan setempat .

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Solok Medison, saat membuka kegiatan mengatakan, Workshop Public Speaking dan Learning English bisa diandalkan dalam memasarkan pariwisata dan industri Kabupaten Solok.

Medison menjelaskan Apabila pengiat wisata sudah menguasai bahasa asing seperti bahasa Inggris, dengan sendirinya akan menarik wisatawan asing berkunjung ke Kabupaten Solok, dan dalam berinteraksipun nantinya akan mudah dipahami oleh wisatawan mancanegara.

Sekda menambahkan Pada era digital pada saat ini pengiat wisata juga harus ikut andil, dan beradaptasi, sehingga pemasaran wisata kita bisa sesuai dengan perkembangan zaman.

“Selaku pegiat wisata Kabupaten Solok harus memahami apa potensi yang dimiliki daerah kita, Sehingga ketika nantinya ketika menjadi salah satu destinasi wisata, kita bisa mempromosikan kekayaan alam kita ini kepada wisatawan baik lokas maupun wisatawan asing,” Jelas Medison.

Panitia Pelaksana Kabid Pemasaran Disparbud Kab Solok Fathnaini Aisyah, mengatakan, salah satu faktor yang sangat mempengaruhi adanya kegiatan ini adalah belum adanya interaksi antara pengembang wisata di Kabupaten Solok dengan mengunakan bahasa Inggris.

Dengan Kegiatan ini diharapkan mampu menunjang perkembangan wisata di Kabupaten Solok. (*)

  

Kabupaten Solok, netralpost.net - Di era revolusi 5.0 dan keterbukaan Informasi, pemerintah dituntut untuk bertransformasi dalam memberikan pelayanan dengan digitalisasi pelayanan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kab. Solok, Teta Midra, S.STP, M.Si dalam kegiatan Launching dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Aplikasi Super APPS Solok Serasi untuk Mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Solok, Selasa (19/11/2024) di Aula Solok Nan Indah.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pjs Bupati Solok Diwakili Asisten lll, Editiawarman, S.Sos, M.Si, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Teta Midra, S.STP, M.Si, Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Camat se-Kabupaten Solok, serta Para Operator SKPD se-Kabupaten Solok.

Lebih lanjut Teta Midra menyampaikan, implementasi SPBE di Kabupaten Solok telah memunculkan banyak aplikasi digital yang digunakan oleh pemerintah maupun masyarakat dan Dinas Kominfo memiliki peran dalam mendukung Implementasi SPBE serta pengelolaan informasi publik.

Dinas Kominfo menciptakan Super Apps Solok Serasi yaitu sebuah aplikasi yang menghimpun layanan publik dan informasi digital dari setiap OPD di Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok.

Solok serasi merupakan embrio dari sebuah Supper aplikasi dalam ekosistem smart city yang menyediakan berbagai layanan dan fitur dalam satu platform tunggal yang bertujuan memudahkan pegawai sehingga tidak perlu lagi mengunduh banyak aplikasi terpisah untuk masing-masing layanan.

Adapun dasar hukum dari kegiatan ini adalah Pepres no 39 tahun 2019 tentang satu data indonesia, Pepres no 82 tahun 2023 tentang Percepatan transformasi digital dan keterpaduan layanan digital nasional, dan Peraturan Bupati Solok Nomor 54 tahun 2020 tentang kedudukan susunan organisasi, tugas dan fungsi, serta tata kerja dinas komunikasi dan informatika.

Maksud dan tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam menggunakan aplikasi Super Apps Solok Serasi sehingga bisa diterapkan di OPD masing-masing.

“Kami berharap acara ini berjalan lancar dan sukses sampai dengan selesainya acara dan diharapkan aplikasi ini dapat memberikan kemudahan bagi ASN dalam mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik di Kabupaten Solok,” tutup Teta Midra.

Sementara itu, Pjs Bupati Diwakili Asisten lll, Editiawarman, S.Sos, M.Si dalam arahan nya menyampaikan bahwa dalam mendukung program pemerintah untuk percepatan transformasi digital dalam seluruh aspek, baik aspek Pemerintahan maupun pelayanan publik maka Kabupaten Solok bertekad untuk melaksanakan pelayanan efektif dan efisien melalui digitalisasi proses bisnis.

“Saat ini masih ada proses pelayanan administrasi pemerintah yang belum kita digitalkan artinya masih menggunakan sistem lama atau manual, dan tentunya belum bisa dipertanggungjawabkan sepenuhnya,” ungkapnya.

Ia mengatakan, percepatan transformasi digital menjadi komponen pendukung untuk membangun Kabupaten Solok menjadi daerah yang lebih baik dalam pelayanan administrasi pemerintah maupun pelayanan publik.

Di Kabupaten Solok sendiri, terdapat beberapa layanan administrasi pemerintah yang sudah ada digitalisasi proses bisnis didalamnya yaitu Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian atau SIMPEG, selain itu ada Sistem Informasi Absen Elektronik, Sistem Informasi Tunjangan Kinerja dan beberapa layanan lainnya yang belum terintegrasi satu sama lain.

Meskipun demikian, Pemerintah Kabupaten Solok sudah mulai berupaya untuk bertransformasi dari pola pelayanan konvensional menuju pelayanan berbasis elektronik .

“Kami berharap agar seluruh elemen dalam Pemerintahan Kabupaten Solok dapat mendukung sepenuhnya program percepatan transformasi digital untuk mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan transparan,” tutupnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Pengenalan Aplikasi SuperApps Solok Serasi dan Pemaparan materi oleh narasumber dari Dinas Kominfo.(***)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.