Articles by "UIN IB Padang"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label UIN IB Padang. Show all posts

 

Padang, netralpost --- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatra Barat (Sumbar), mengaku terkendala dalam penyidikan untuk mengungkap motif gratifikasi kasus korupsi pembangunan Kampus III Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang. 

Hal tersebut diklaim penyidik lantaran pemberi uang gratifikasi berinisial IM yang merupakan pihak perusahaan pelaksana proyek, yakni PT PP (Persero), dinyatakan meninggal dunia. IM diketahui memberi uang sebesar Rp976 juta kepada tersangka DE, bendahara UIN Imam Bonjol tahun 2020. 

Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Sumbar, Arjuna, mengatakan IM  meninggal dunia akibat kecelakaan pada masa pandemi Covid-19. Kondisi itu menyebabkan penyidik kehilangan salah satu mata rantai penting dalam mengungkap tujuan pemberian uang tersebut.

“Belum ditemukan tujuan pemberian uang itu. Saudara IM yang menyerahkan uang telah meninggal dunia karena kecelakaan saat Covid-19, sehingga apa yang menjadi tujuan dari gratifikasi sampai sekarang belum dapat kami temukan,” katanya dalam konferensi pers, Kamis (18/6/2026) malam. 

Meski demikian, penyidik telah memperoleh fakta sementara bahwa uang yang diterima DE diduga berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang. Uang itu disebut-sebut ditujukan kepada rektor sebagai titipan dari pihak proyek.

Namun berdasarkan hasil penyidikan sementara, rektor saat itu menolak menerima uang tersebut dan meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada pihak yang menyerahkan. 

“Fakta sementara yang kami peroleh, uang tersebut berasal dari fee proyek pembangunan Kampus III UIN yang diserahkan kepada rektor. Namun rektor menolak dan meminta tersangka DE untuk mengembalikannya,” ujarnya.

Penyidik menduga perintah tersebut tidak dijalankan oleh DE. Uang yang seharusnya dikembalikan justru diduga digunakan untuk kepentingan pribadi.

“Secara pribadi DE tidak mengembalikan dan mempergunakan untuk kepentingan pribadi,” katanya.

Arjuna menjelaskan, tersangka DE mengaku hanya menerima uang tersebut sebagai titipan. Namun penyidik masih menelusuri lebih jauh motif maupun maksud di balik pemberian dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

Menurutnya, penyidikan akan terus dikembangkan dengan mengkaji berbagai fakta dan variabel yang ditemukan selama proses penyidikan berlangsung.

“Kalau motif dan segala macamnya memang perlu kami kaji lebih dalam lagi. Karena kami terputus mata rantainya dari almarhum IM, maka akan kami kaji dari berbagai variabel yang ada dalam penyidikan,” jelasnya. 

Sementara itu, Kejati Sumbar telah menahan DE selama 20 hari di Rumah Tahanan Kelas IIB Anak Air Padang. Masa penahanan berlaku sejak 18 Juni hingga 7 Juli 2026 setelah yang bersangkutan menjalani pemeriksaan oleh penyidik. (*) 



Padang, netralpost - Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB), Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd bangga. Pasalnya, dukungan Pemerintah Kota Padang untuk pendidikan semakin nyata. 

Bukti dukungan itu terlihat jelas ketika Pemerintah Kota Padang melakukan pengaspalan jalan menuju kampus tersebut. Rekrut UIN IB pun mengucapkan terimakasih. 

"Pemko Padang telah merealisasikan bantuan tahap pertama berupa pengaspalan jalan menuju gerbang kampus sepanjang 600 meter," ucap Rektor, kemarin. 

Diakui Rektor, dukungan ini telah memberikan dampak signifikan terhadap kenyamanan akses bagi mahasiswa, dosen, dan masyarakat sekitar. Jalan yang sebelumnya tidak rata, kini mulus tak berlubang. 

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Wali Kota Padang atas perhatian dan dukungannya terhadap UIN Imam Bonjol Padang. Pengaspalan jalan menuju kampus ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam memperlancar aktivitas akademik dan mobilitas sivitas kampus,” ujar Rektor.

Rektor menyebut, bantuan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik.(*)



Jakarta-netralpost.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang berhasil meraih akreditasi unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada hari ini, 5 November 2024, berdasarkan Surat Keputusan BAN-PT No. 1996/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2024. Pencapaian ini menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah universitas, menunjukkan komitmen tinggi UIN Imam Bonjol dalam menjaga mutu pendidikan dan layanan akademiknya. Akreditasi unggul ini diharapkan akan semakin meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap UIN Imam Bonjol sebagai salah satu perguruan tinggi Islam terkemuka di Indonesia, khususnya di pulau Sumatera.

Rektor UIN Imam Bonjol, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Beliau menyatakan bahwa hasil akreditasi ini merupakan buah dari kerja keras seluruh civitas akademika, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa, yang bersama-sama menjaga kualitas pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. "Akreditasi unggul ini bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan kontribusi terbaik bagi pendidikan tinggi keislaman di Indonesia," ujarnya.

UIN Imam Bonjol Padang terus berupaya memperluas kiprah di kancah internasional sebagai bagian dari langkah menuju predikat world-class university. Salah satu strategi utamanya adalah melalui program student mobility, yang telah berhasil memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengikuti pengalaman belajar di luar negeri dan meningkatkan wawasan global mereka. Program ini dirancang untuk memperkuat kompetensi mahasiswa dalam lingkungan internasional dan mendorong kolaborasi lintas budaya. Tidak hanya terbatas pada mahasiswa, UIN Imam Bonjol juga berkomitmen mengembangkan program serupa bagi para dosen, sehingga mereka dapat turut serta memperluas jejaring akademik global dan menambah wawasan dari perspektif internasional. Dengan memperluas lingkup student dan staff mobility, UIN Imam Bonjol berharap dapat memperkuat posisinya sebagai universitas yang unggul dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Proses menuju akreditasi unggul bukanlah perjalanan yang mudah. Tim lembaga penjaminan mutu UIN Imam Bonjol melakukan serangkaian persiapan intensif, termasuk perbaikan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas dosen, serta penguatan tata kelola dan layanan akademik. Selain itu, kolaborasi dengan berbagai lembaga dan peningkatan program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam skala lokal, nasional dan internasional menjadi fokus penting dalam memenuhi standar yang ditetapkan oleh BAN-PT. Kerja keras ini pun membuahkan hasil yang membanggakan dengan diraihnya predikat unggul.

Dengan akreditasi unggul ini, UIN Imam Bonjol kini memiliki peluang yang lebih besar untuk meningkatkan kerja sama di tingkat nasional maupun internasional. Universitas berkomitmen untuk terus mengembangkan kurikulum yang relevan dan inovatif, khususnya dalam menjawab kebutuhan masyarakat era digital dan persaingan global. Akreditasi unggul ini juga membuka peluang beasiswa dan bantuan lainnya dari berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri, yang akan mendukung pengembangan sumber daya manusia di UIN Imam Bonjol.

Masyarakat dan para pemangku kepentingan turut memberikan apresiasi terhadap capaian UIN Imam Bonjol ini. Diharapkan, status unggul yang disandang universitas ini akan semakin memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan tinggi Islam yang berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, dan pembangunan bangsa. Akreditasi ini menjadi semangat baru bagi seluruh elemen kampus untuk terus meningkatkan kualitas demi melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing global.

 

Padang, netralpost.net - Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dibawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan prosesi wisuda Ke-92 dalam Rapat Senat Terbuka di Gedung J Kampus III, Sungai Bangek, Kota Padang, Senin (28-10-24).

Sebanyak 1.428 wisudawan akan diwisuda selama tiga hari kedepan terdiri dari program Sarjana/Diploma, Magister dan Program Doktor Pascasarjana.

Dalam sambutannya Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. menyampaikan, menyikapi ketatnya persaingan daya serap tenaga ahli dan terampil dalam dunia kerja, UIN Imam Bonjol Padang telah melahirkan alumni yang kuat dan siap bersaing ditengah-tengah masyarakat.

Sebelum diwisuda pada hari ini, para wisudawan telah diberikan pembekalan secara formal dan informal dengan berbagai skill untuk mengembangkan keterampilan yang dimilikinya.

"Hari ini UIN IB Padang merespon perkembangan zaman bahwa Alumni UIN IB Padang tidak hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan keagamaan saja, tetapi juga dibekali dengan ilmu pengetahuan Sains dan Teknologi.," Ujar Rektor.

UIN IB Padang bertekad akan terus meningkatkan mutu secara berkelanjutan agar bisa terus mewujudkan visinya menjadi Universitas Islam yang Kompetitif di Asean dalam Membangun Masyarakat yang Saleh, Moderat, Cerdas dan Unggul Tahun 2040.

Beberapa waktu yang lalu, seluruh Civitas Akademika UIN IB Padang telah melakukan segala upaya, proses penilaian Akreditasi Institusi Kampus UIN IB Padang menuju Kampus Unggul.

"Semua proses telah kita jalankan. Semoga proses ini membawa hasil yang memuaskan dan membawa kemajuan Kampus UIN IB Padang kedepannya" Katanya.

Tak lupa Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd. mengucapkan Selamat dan Terimakasih kepada Orangtua, para wisudawan angkatan Ke-92 dan Civitas Akademika UIN IB Padang atas kepercayaan dan kerja sama yang telah diberikan kepada UIN IB Padang.

Tanpa dukungan, semua usaha yang dilakukan tidak akan berjalan maksimal.

"Semoga apa yang anak-anak kita cita-citakan segera terwujud, menjadi insan yang membanggakan, berkontribusi untuk keluarga, masyarakat dan Bangsa Indonesia." Katanya.

Terkait beasiswa wisudawan terbaik dan bintang aktivis kampus, Prof. Martin mengatakan, mulai wisuda kemarin angkatan Ke-91, UIN IB Padang sudah memberikan beasiswa kepada alumni terbaik yang tidak hanya mumpuni dalam bidang keilmuan tetapi juga memiliki prestasi serta skill.

"Saat ini kita baru hanya bisa memberikan satu orang per fakultas, dalam bentuk beasiswa untuk melanjutkan perkuliahan di Kampus UIN IB Padang." Tutupnya.


 

Padang, netralpost -- Pelaksanaan ibadah haji merupakan salah satu tugas besar yang diemban oleh Kementerian Agama Republik Indonesia setiap tahunnya. Sebagai regulator utama, kementerian ini bertanggung jawab merumuskan berbagai regulasi dan kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan, terutama bagi jamaah lansia, melalui pendekatan yang proaktif dan menyeluruh. Kementerian Agama berkomitmen memastikan bahwa para jamaah, khususnya yang lanjut usia, dapat menunaikan ibadah haji dengan lancar, nyaman, dan aman, sesuai dengan prinsip keagamaan dan kemanusiaan.


Berbagai inovasi dan peningkatan layanan telah diterapkan dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1445 H/2024 M. Inovasi tersebut mencakup peningkatan fasilitas kesehatan, optimalisasi transportasi, serta pengembangan sistem informasi melalui peluncuran aplikasi Kawal Haji. Aplikasi ini berfungsi sebagai kanal penghubung antara jamaah haji, petugas, keluarga, serta pemangku kepentingan lainnya, guna memastikan komunikasi yang lebih efektif dan koordinasi yang lebih baik.


Pada tahun 2024, kuota jamaah haji Indonesia mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah pelaksanaan haji, yaitu sebanyak 241.000 orang. Pada awal Agustus ini, Keluarga Besar Forum Komunikasi Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (FK KBIHU) mengadakan Tasyakuran Operasional Haji 1445 H/2024 M. Dalam acara tersebut, disampaikan empat catatan positif terkait pelaksanaan haji tahun ini. Di antaranya adalah penurunan angka kematian dan kesakitan hingga 40% dibandingkan tahun sebelumnya, penerapan sistem Murur yang dinilai sangat strategis dalam mengurangi kemacetan di area terbatas Muzdalifah, penghapusan penggunaan pemukiman Mina Jadid yang jaraknya lebih jauh, serta adanya pendamping khusus bagi jamaah lansia.


Hal ini dibuktikan dari hasil Indeks Kepuasan Jemaah Haji (IKJH) menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun 2023. Pada tahun 2024, indeks kepuasan jemaah haji mencapai 88,20 persen. Capaian ini tidak hanya mencerminkan keberhasilan dalam memberikan pelayanan yang lebih baik dan komprehensif kepada jamaah haji, tetapi juga menjadi bukti nyata peningkatan kualitas manajemen, koordinasi antar-lembaga, serta pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam proses haji. Keberhasilan ini menunjukkan kesungguhan Kementerian Agama dalam meningkatkan pengalaman ibadah haji yang lebih nyaman, aman, dan lancar bagi para jamaah, sejalan dengan visi meningkatkan pelayanan publik yang lebih responsif dan akuntabel.


Rektor Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., yang turut serta dalam Tim Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Haji Tahun 2024, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inovasi yang dilakukan oleh Kementerian Agama. "Inovasi dan peningkatan layanan yang dilakukan oleh Kementerian Agama sangat berdampak dalam meningkatkan kenyamanan dan keselamatan jamaah, terutama bagi para lansia. Dengan adanya aplikasi Kawal Haji dan berbagai langkah strategis lainnya, saya melihat pelaksanaan haji tahun ini menjadi lebih terorganisir dan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," ujar Prof. Martin Kustati.

Pendekatan Continuous Quality Improvement yang diterapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia patut diapresiasi. Seluruh elemen terkait berperan aktif dalam menetapkan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengendalikan operasional di lapangan. Dengan pendekatan ini, peningkatan kualitas layanan dapat dilakukan secara menyeluruh untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para jamaah haji.

 


PADANG - Sebanyak 348 wisudawan/ti di hari ketiga  Program Sarjana (S1) yang terdiri dari 3 Fakultas yakni, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Syariah (FS), dan Fakultas Sains dan Teknologi (Sainstek) di lepas secara langsung oleh Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof Dr Hj Martin Kustati M Pd pada Senin, 29 April 2024.

Pada acara wisuda hari ketiga tersebut merupakan hari terakhir wisuda angkatan ke - 91 Rektor UIN Imam Bonjol Padang melantik wisudawan/ti dari fakultas FEBI sebanyak 134 wisudawan yang terdiri dari lima prodi yakni, Akuntansi Syariah (Aksya) sebanyak 35 wisudawan, Ekonomi Syariah (Eksya) sebanyak 49 wisudawan.

Kemudian Manajemen Bisnis Syariah (MBS) sebanyak 20 wisudawan, Perbankan Syariah sebanyak 20 wisudawan, sedangkan Diploma (D3) Manajemen Perbankan Syariah (MPS) sebanyak 3 wisudawan.

Selanjutnya Fakultas Syariah yang terdiri dari empat prodi yakni, Hukum Ekonomi Syariah (HES) sebanyak 61 wisudawan, Hukum Keluarga (HK) sebanyak 60 wisudawan, Hukum Tata Negara (HTN) sebanyak 55 wisudawan, dan Perbandingan Mazhab sebanyak 13 wisudawan.

Sedangkan Fakultas Sainstek yang terdiri dari dua prodi yakni, Matematika melepas sebanyak 12 wisudawan, dan Sistem Informasi sebanyak 13 wisudawan.

Pada hari ketiga wisuda tersebut para wisudawan/ti dari fakultas FEBI, terdapat dua orang yang meraih predikat bintang aktifis, yaikni, Bramadhan Putra Warman dari Program Studi MBS dengan IPK 3.72 dan Salsabila Daredmi dari Program Studi Eksya dengan IPK 3.80.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd, mengatakan, agar lulusan wisudawan terus meraih cita-cita setinggi tingginya. Teruslah belajar, capailah cita-cita mu, dengan ilmu yang diperoleh. 

Rektor UIN Imam Bonjol  Padang berharap, kepada wisudawan/ti bisa mengabdikan diri dari berbagai bidang yang telah di selesaikan.

“Kesuksesan wisuda ini menjadi momentum penting bagi UIN Imam Bonjol Padang dalam menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya.

UIN Imam Bonjol Padang sukses dalam melaksanakan  wisuda angkatan ke-91 yang telah mewisuda sebanyak 1.123 orang wisudawan/ti dari berbagai fakultas.




Padang - Pada Wisuda hari ke dua, Universitas Islam Negeri (UIN) Iman Bonjol (IB) Padang wisudakan 377 orang yang berada dari Fakultas Fakultas Adab dan Humaniora ( FAH ), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi ( FDIK ) dan dari Fakultas Ushuludin dan Studi Agama ( FUSA ).

Dalam keterangannya Rektor UIN IB Padang, Minggu (28/4) Prof.Dr.Martin Kustati, pada hari ke dua ini 377 wisudawan yang terdiri dari tiga fakultas.

'' Sebanyak  93 orang wisudawan Fakultas Adab dan Humaniora ( FAH ), 127 wisudawan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi ( FDIK ) dan 157 wisudawan dari Fakultas Ushuludin dan Studi Agama ( FUSA ),”total keseluruhan mahasiswa yang di wisuda hari ini adalah 377 orang,” jelas rektor.

Masih kata dia , dari a tiga fakultas yang di wisudakan,  terdiri dari diploma, sarjana dan untuk pertama kali lulusan prodi ilmu perpustakaan dan informasi Islam sebanyak 20 wisudawan.

“ Dirinya beharap kepada wisudawan hari ke dua angkatan 91 ini bisa mengabdikan diri dari dengan ilmu yang telah di dapat ke tengah masyarakat ” pungkasnya.

Dia yakin bahwa yang wisuda pada hari ini, semua lulusan terbaik, jika ingin lanjutkan studi S2 baik di UIN maupun kampus lainnya.

”Karena darma bakti keilmuan ananda semua sangat dinantikan untuk pengembangan UIN IB Padang,” ulasnya.

Para wisudawan yang mendapatkan lulusan terbaik yaitu, Silvia Yuliana Prodi Studi Agama-Agama dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) 3,93.
Tasya Nabila Prodi Ilmu Perpustakaan IPK 3,26.

Selanjutnya bintang aktifis kampus diantaranya, Muhammad Reko Prodi Bahasa dan Sastra Arab IPK 3,71.
Dina Afrijulianti Prodi Sejarah Peradaban Islam IPK 3,79.
M Iqbal Prodi Pengembangan Masyarakt Islam IPK 3,73.

Rayhan Fadilla Prodi Komunikasi Penyiaran Islam IPK 3,69.
Rasyid Alhafizh Prodi Ilmu Hadis IPK 3,91, Rahmadhani Prodi Studi Agama-Agama IPK 3,89.

Ia berharap ,hendaknya para lulusan mengamalkan ilmu padi, yang makin berisi makin rendah hati.

“Ananda semua etalase bagi kampus , kepribadian dan akhlak bentuk cerminan bagi mahasiswa UIN imam Bonjol Padang ,” harapnya.




Padang – Dunia siap menyambut gelombang baru! Sebanyak 398 wisudawan dari Pascasarjana dan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Imam Bonjol Padang diwisuda dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana/Diploma, Magister dan Program Doktor Pascasarjana Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Angkatan 91 Tahun Akademik 2023/2024.

Momen wisuda ini menandai lahirnya para cendekiawan muda yang siap mengabdikan diri, berkarya dan membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara. Wisuda ini merupakan bagian dari prosesi wisuda UIN Imam Bonjol Padang yang secara keseluruhan berjumlah 1.123 wisudawan dan berlangsung selama 3 hari, mulai tanggal 27 April hingga 29 April 2024.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., dalam sambutannya berpesan kepada para wisudawan untuk tidak hanya mencari sensasi dan popularitas, tetapi juga mengabdikan diri untuk bangsa dan negara.

"Dedikasikan diri untuk negeri saudara, dan tunaikan janji bakti saudara, pengabdian panjang telah menanti," ujarnya. 

Rektor juga mengingatkan wisudawan untuk menjaga akhlak dan moral yang baik, serta terus belajar dan mengembangkan diri.

"Derajat keilmuan akan membawa kemuliaan dan kebermafaatan, apabila disertai akhlak, karakter dan moral yang baik," ungkapnya.

Prof. Dr. Hj. Martin Kustati juga menyampaikan rasa bangganya atas prestasi UIN Imam Bonjol Padang yang telah mendapatkan akreditasi Unggul untuk dua program studi dan sedang mempersiapkan 12 program studi lainnya.

"Prestasi ini merupakan hasil kerja keras civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang", jelasnya. 
Ia berharap UIN Imam Bonjol Padang dapat menjadi pusat kajian keagamaan, sains, dan teknologi yang unggul, serta melahirkan alumni yang berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

*Orasi Ilmiah: Zakat dan Wakaf, Kunci Mengentaskan Kemiskinan*

Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Dr. H. Waryono, S.Ag.,M.Ag., menyampaikan tentang "Akselerasi Strategi Penanggulangan Kemiskinan Melalui Pengelolaan Zakat Dan Wakaf Provinsi Sumatera Barat".
Prof. Waryono mengungkapkan potensi zakat dan wakaf di Sumatera Barat yang sangat besar, namun realisasinya masih jauh dari optimal.

"Potensi zakat di Sumatera Barat mencapai Rp4,06 Triliun, namun realisasinya baru mencapai 169 Miliar pada tahun 2023," kata Prof. Waryono.

Hal yang sama juga terjadi pada wakaf, di mana potensi wakaf uang mencapai 180 Triliun, namun realisasinya baru mencapai 1,6 Miliar di Sumatera Barat.

Prof. Waryono mengusulkan strategi komprehensif untuk meningkatkan pengelolaan zakat dan wakaf di Sumatera Barat, demi mewujudkan penanggulangan kemiskinan yang efektif.

Strategi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari meningkatkan literasi zakat dan wakaf di masyarakat, optimalisasi subjek zakat, hingga memaksimalkan potensi wakaf produktif.

Peran aktif berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, lembaga amil zakat, perguruan tinggi, dan masyarakat, sangatlah krusial dalam mewujudkan strategi ini.

*Lebih Dari Pintar: Kunci Sukses di Dunia Nyata*
Prof. Waryono mengutip Opini Prof Rhenald Kasali, "Orang yang sukses bukan hanya yang sekolah lima senti atau ukuran kepala bagian atas. Namun harus fisik atau di luar lima senti harus disekolahkan di dunia luar melalui jatuh dan bangun."

Beliau menekankan bahwa ilmu yang diperoleh di bangku kuliah hanyalah awal. Dunia luar menanti dengan berbagai tantangan dan peluang.

Para wisudawan didorong untuk tidak hanya pintar berkomentar, tetapi juga harus turun tangan, berinteraksi, dan mewujudkan apa yang mereka pelajari.



Padang, netralpost.net --- UIN Imam Bonjol Padang berhasil memperoleh penghargaan Best Costume dalam Ajang International Olympiad on islamic economics and business (IOSIE) 2024 yang diselenggarakan di IAIN Kendari Sulawesi Tenggara. 06/03/2024. Harmela Agustya Geni dari Prodi Perbankan Syariah FEBI mewakili UIN Imam Bonjol Padang berhasil menampilkan kostum yang mencuri perhatian dan mencerminkan kekayaan budaya Minangkabau.(10/4/24).

Dalam ajang tersebut, Geni sapaanya menampilkan kostum yang menggabungkan unsur-unsur tradisional dengan sentuhan modern, kolaborasi dari batik tanah Liek menghasilkan tampilan yang memukau dan unik. Kostum tersebut mencerminkan kekayaan budaya Minangkabau yang terkenal dengan keindahannya , serta menonjolkan dalam perpaduan busana.

Prestasi ini merupakan bukti dari dedikasi dan kerja keras tim UIN Imam Bonjol Padang dalam mempersiapkan diri dan menghadapi kompetisi tingkat internasional. Mereka berhasil menarik perhatian para juri dan peserta lainnya dengan penampilan yang memukau dan berkesan.

Geni dalam kebahagiaanya menyampaikan ini merupakan pengalaman pertamanya ikut dalam ajang yang bergengsi bertaraf internasional IOSIE 2024. Geni merasa bangga bisa terpilih untuk mengikuti olimpiade ini. Ungkapan terimakasih geni untuk FEBI UIN Imam Bonjol Padang.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam UIN Imam Bonjol Padang H. Ahmad Wira, Dt. Diko M. Ag., M. Si., Ph. D, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian ini. Ia mengapresiasi kerja keras tim dan menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang untuk terus berprestasi dalam berbagai bidang.

Penghargaan Best Costume ini menjadi pencapaian gemilang bagi UIN Imam Bonjol Padang, Semoga prestasi ini dapat memotivasi untuk terus mengembangkan bakat dan potensi mahasiswa dalam berbagai bidang, baik dalam maupun luar negeri.

 


Padang, netralpost.net --- International Olympiad on Social Innovation and Entrepreneurship (IOSIE) 2024 merupakan kompetisi internasional yang bertujuan untuk memotivasi mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman mereka tentang ekonomi Islam serta mendorong aplikasi kreatif ilmu dalam bidang ini. IOSIE 2024 ini digagas oleh Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS).(10/2/24).

UIN Imam Bonjol Padang salah satu peserta yang mengikuti ajang IOSIE 2024 dari 188 peserta dari 39 PTKIN seluruh Indonesia. Ajang Olimpiade ini langsung dibuka oleh Rektor IAIN kendari Prof. Dr. Husain Insawan, M.Ag yang didampingi oleh Ketua Asosiasi Fakultas ekonomi dan Bisnis Islam (AFEBIS) PTKIN se Indonesai Prof. Dr. M. Ivan Rahmawan Arifin. 06/03/2024.

UIN Imam Bonjol Padang mengutus sebanyak 8 cabang lomba yang masuk dalam babak final IOSIE 2024

Beberapa kategori juara diraih delegasi FEBI UIN Imam Bonjol Padang dalam IOSIE 2024 itu.

Lomba Business Plan, Saiful Ihwan dari Prodi Manajemen Bisnis Syariah mendapat Juara 2

Lomba Fashion Show dan Duta Afebis, Harmela Agustya Geni dari Prodi perbankan Syariah menadapat Best Costume

Lomba Stocklab Kategori Perorangan, Rina Meyni Siregar dari Prodi Akuntansi Syariah mendapat Juara 3

Wakil Dekan 3 FEBI, Dr. Davi Hendri, M. Si, menegaskan pentingnya partisipasi aktif dalam kegiatan seperti IOSIE 2024 dalam rangka mendukung visi FEBI UIN Imam Bonjol Padang dalam mencetak generasi yang berkualitas, inovatif, dan berdaya saing. “Kegiatan seperti ini sangat relevan dengan program kami dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan dan kepedulian sosial yang tinggi,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FEBI UIN Imam Bonjol Padang, H. Ahmad Wira, M.Ag, M. Si, Ph.D, menyambut baik partisipasi tim FEBI dalam IOSIE 2024. Dekan mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat mengembangkan potensi diri dan memperluas wawasan tentang pentingnya inovasi sosial dan kewirausahaan dalam konteks ekonomi Islam. “Kami berharap partisipasi ini akan menjadi momentum untuk memotivasi mahasiswa dalam menjelajahi dunia kewirausahaan dan berkontribusi positif bagi masyarakat,” tuturnya.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak di FEBI UIN Imam Bonjol Padang, tim peserta dari Universitas tersebut bertekad untuk memberikan yang terbaik dalam IOSIE 2024 dan menjadikan pengalaman ini sebagai landasan untuk menginspirasi dan menggerakkan perubahan di masa depan.

Ajang IOSIE 2024 ini menjadi sarana silaturahim dan apresiasi di tingkat internasional bagi mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) atau yang sejenisnya baik dari dalam maupun luar negeri.

 

Padang, netralpost --- Syariah telah menyerahkan satu unit excavator Type : SK 200HD – 10 kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dalam rangka mendukung program Kepala Biro Administrasi Umum dan Kepegawaian (AUPK) Mitigasi Bencana. Penyerahan alat berat ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mendukung kegiatan mitigasi bencana yang dilaksanakan oleh UIN Imam Bonjol Padang. 06/03/2024

Dalam hantarannya, Kepala Bank BTN Syariah KCS Padang Tony Ardiansyah menyampaikan Excavator tersebut diharapkan akan meningkatkan kemampuan UIN Imam Bonjol Padang dalam menghadapi dan merespons berbagai bencana alam yang mungkin terjadi diwilayahnya serta dapat membantu dalam Pembangunan infrastruktur. Ini merupakan wujud Kerjasama Bank BTN Syariah KCS Padang dengan UIN Imam Bonjol Padang.

Disisi lain, Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M. Pd, mengatakan penyerahan ini merupakan bagian kerjasama antara UIN Imam Bonjol Padang dengan Bank BTN Syariah KCS Padang dalam mendukung pengembangan infrastruktur kampus.

Excavator tersebut diharapkan akan mempercepat proses pembangunan infrastruktur di lingkungan kampus UIN Imam Bonjol, termasuk pembangunan gedung baru dan masjid. Rektor menyampaikan terima kasih atas sumbangan tersebut dan berharap kerjasama antara UIN Imam Bonjol dan Bank BTN Syariah akan terus berkembang untuk kemajuan kedua belah pihak.

Tak lupa juga Rektor mengungkapkan pesan kepada operator agar dapat menjaga dan memelihara alat ini dengan maksimal, manfaatkan excavator ini dengan baik.

Program kepala Biro AUPK M. Fuad Nasar, M. Sc Mitigasi Bencana merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas dalam menghadapi bencana alam di Indonesia. Melalui kerjasama antara sektor publik dan swasta seperti ini, diharapkan upaya mitigasi bencana dapat semakin ditingkatkan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.


 


Padang, netralpost.net --- Peningkatan kualitas pendidikan terus dilakukan oleh Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Pada awal maret tahun 2024, kampus yang terkenal sebagai Perguruan Tinggi Kegamaan Islam Negeri tertua di Sumatera Barat ini berhasil meraih akreditasi Unggul pada Program Studi Doktor Pendidikan Islam. Hal itu menunjukkan kualitas UIN Imam Bonjol Padang dalam pengembangan program studi ke arah yang lebih baik lagi.(5/4/24)

Predikat itu diberikan langsung oleh dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK). Akreditasi unggul ini tertuang dalam sertifikat yang diterbitkan oleh LAMDIK dengan nomor SK 237/SK/LAMDIK/Ak/D/III/2024. Pada sertifikat akreditasi tersebut menyatakan bahwa Program Studi Doktor Pendidikan Islam UIN Imam Bonjol Padang berhak menyandang status unggul untuk periode 10 April 2024 – 9 April 2029.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd merasa bangga dengan dicapainya akreditasi Unggul yang diberikan kepada program studi Doktor Pendidikan Islam. Menurutnya kualitas pendidikan di UIN Imam Bonjol Padang terus mengalami peningkatan yang signifikan dan terbukti munculnya beberapa prodi yang memiliki akreditasi unggul secara bertahap.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang juga berterimakasih kepada seluruh sivitas akademika UIN Imam Bonjol Padang yang selalu memberikan kontribusinya dan komitmennya, demi kemajuan kampus yang masuk dalam jajaran Perguruan Tinggi Keagamaan Islam favorit di Indonesia.

Momentum ini menjadi sebuah hadiah dan semangat bagi program studi lainnya untuk mengembangkan dan memaksimalkan potensi untuk meraih akreditasi unggul, sehingga memberikan peluang besar bagi UIN Imam Bonjol Padang untuk meraih akreditasi unggul juga.

 

Padang, netralpost.net --- Sejumlah perguruan tinggi Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB), Universitas Andalas UNAND), dan Universitas Negeri (UNP) Padang mendukung dan sepakat tandatangani Memorandum of Understanding (MoU) “Nota Kesepahaman/ kerja sama” dengan Gerakan Pramuka Provinsi Sumatera Barat. Pergelaran acara dilaksanakan di Hotel Truntun Padang hari Senin tanggal 4 Maret 2024.

Berdasarkan surat Kwatir Daerah 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat Nomor:41-03-A tanggal 26 Februari 2024perihal mohon dukungan dan kerja sama Penerimaan Mahasiswa Baru jalur prestasi non akademik(Kepramukaan) dan hasil audiensiTim Kerja Sama KwardaSumatera Barat akan menindaklanjutinyadengan adanya perjanjian kerja untuk segera ditindaklanjuti, termasuk UNAND dan UNP.

Penandatangan kerja sama ini sejalan dengan acara “Rapat Kerja (Rakerda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat Tahun 2024” yang dihadiri sebanyak 200 orang peserta, yang diri dari pengurus Kwarda, Pinda Saka, dan utusan Kwarcab Gerakan Pramuka Daerah se- Sumatera Barat.

Ketua panitia Rakerda Dr.Hj.Azhariah Fatia, MA menyampaikan bahwa, dalam rangka transformasil Gerakan pramuka untuk itu dituntut mewujudkan sumberdaya manusia yang professional, di masa sekarang ini Gerakan pramuka sangat dituntut dalam pengembangan SDM yang unggul, karena itu harus menggait pihak-pihak terkait universitas-universitas untuk mendukung reformasi gerakan pramuka yang diinginkan.

Dalam kesempatan tersebut Gubernur Sumatera Barat, dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy yang juga Ketua Kwartir Daerah 03 Gerakan Pramuka secara resmi membuka kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gerakan Pramuka Sumatera Barat Tahun 2024. Ia mengemukakan, sebagai tujuan dari Rakerda Gerakan Pramuka ini adalah melakukan evaluasi dan melahirkan rumusan serta kebijakan baru, sehingga Gerakan Pramuka dapat berperan dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan.

Lebih jauh ia mengatakan, terdapatnya berbagai masalah dan tantangan di masa ini, maka organisasi memerlukan inovasi baru guna menyempurnakan beberapa kebijakan organisasi tersebut, demikian pungkasnya.


Prof. Martin Kustati, M.Pd. Rektor UIN Imam Bonjol Padang

Kantor Urusan Agama (KUA) merupakan garda terdepan Kementerian Agama Republik Indonesia yang memainkan peranan penting dalam memberikan layanan publik, terkait urusan keagamaan. 

Dalam era yang terus berkembang ini, transformasi KUA menjadi perhatian penting oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas dalam peningkatan pelayanan publik dengan harapan memastikan layanan bersifat efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat Indonesia yang heterogen. 

Revitalisasi KUA tidak sekedar mentransformasi layanan KUA, namun peningkatan aksesibilitas dan memperluas jangkauan masyarakat yang dilayanani merupakan poin penting yang disamapaikan Menteri Agama, Gus Yaqut. Sebaran KUA yang berada diberbagai wilayah, termasuk desa terpecil di pelosok Indonesia yang sulit terjangkau sekalipun, sehingga dapat memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat terlayani oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. 

Untuk dapat melayani masyarakat dalam urusan keagamaan, KUA direvitalisasi dengan peningkatan kompetensi pegawai seperti pengetahuan yang memadai tetang hukum agama, dan prosedur administrasi yang berlaku. Disamping itu, para pengawai juga perlu dilatih dalam keterampilan komunikasi dan palayanan agar memberikan layanan yang raamah, profesional, dan mengedepankan kepuasan masyarakat. 

Sejalan dengan cita-cita peningkatan aksesibilitas, KUA perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak eksternal, berbagai lembaga keagamaan yang ada di Indonesia, organisasi masyarakat, tokoh mayarakat, pemerintah daerah dan stakeholder lainnya. Kolaborasi ini akan dapat memberikan layanan agama yang holistik dan komprehensif kepada masyarakat. 


Layanan agama holistik merupakan sebuah pendekatan yang memberikan layanan agama kepada masyarakat, pendekatan ini tidak hanya terbatas pada aspek ritual dan kegamaan semata, tetapi juga mencakup aspek sosial, psikologis, dan kesejahteraan secara keseluruhan.  Harapan yang disampaikan Menteri Agama Republik Indonesia, layanan agama melalui Kantor Urusan Agama memberikan dampak yang lebih luas dalam kehidupan individu dan masyarakat secara keseluruhan.

Peningkatan aksesibilitas KUA akan mewujudkan VISI Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas dan unggul untuk mewujudkan Indonesia yang maju berdaulat, mandiri dan berkepribadian berdasarkan gotong royong.

Padang, netralpost.net – Tepuk tangan gemuruh menggema di Gedung J Kampus III UIN Imam Bonjol Padang, menandakan dimulainya sebuah babak baru bagi 718 mahasiswa yang dilantik sebagai pengurus organisasi mahasiswa (ORMAWA) periode tahun 2024, (27/2/24).

Diiringi rasa bangga dan optimisme, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., melantik para pengurus UKM dengan penuh harap. Beliau yakin bahwa di antara mereka, terdapat calon-calon pemimpin bangsa yang akan mengisi dan mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.

“Saya bangga berdiri di depan para calon-calon pemimpin bangsa masa depan. Yakinlah masa depan Indonesia ada di tangan saudara-saudara, dari rahim UIN Imam Bonjol Padang akan lahir pemimpin hebat dunia yang akan mengisi dan mewujudkan visi bersama Indonesia Emas 2045.” Ujar Martin Kustati.

Suasana haru dan semangat bercampur menjadi satu saat para pengurus UKM mengucapkan sumpah jabatan. Mereka siap mengemban amanah dan tanggung jawab untuk memimpin organisasi masing-masing, berkontribusi dalam pengembangan Universitas, dan membawa manfaat bagi masyarakat.

Pada kesempatan ini terdapat 25 UKM yang dilantik diantaranya yaitu Dewan Mahasiswa (DEMA), Senat Mahasiswa (SEMA), Suara Kampus, Koperasi Mahasiswa (KOPMA), Panjat Dinding, Bengkel Kata, Shorinji Kempo, Protokoler dan Pengembangan Diri (PPD), Pramuka, Bahasa, Baitul Qur’an, KSI-UA, Tapak Suci, Musik, Tarung Derajat, Surau Konstitusi, Menwa, KSR-PMI, DKTV, Sinematografi, Olahraga, Teater, HIPMI-PT, Kaligrafi, dan Mapala.

Selain itu, Rektor juga menekankan peran penting ORMAWA sebagai wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi dan berkontribusi dalam mencapai visi dan misi Universitas.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Welhendri Azwar, S.Ag, M.Si, Ph.D., para Dekan dan Wakil Dekan III Fakultas, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan dan Pembina UKM.

Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan titik awal pengabdian dan perjuangan para pengurus UKM. Semoga dedikasi mereka membawa kemajuan dan berkontribusi bagi Univesitas.


 

Padang, netralpost.net --- Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani, S.TP., M.T., hari ini mengunjungi Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang dalam rangka peresmian Gedung Ma’had Al-Jamiah Tuanku Imam Bonjol. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah bagi UIN Imam Bonjol Padang dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia [24/2]. Dalam kesempatan ini Bapak Dirjen didampingi oleh Direktur PTKI Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M.Ag.

Rangkaian kegiatan peresmian ini dilanjutkan dengan pembinaan ASN UIN Imam Bonjol Padang. Dalam hantaran kata, Rektor UIN Imam Bonjol Padang menyampaikan terima kasih kepada Bapak Dirjen Pendis dan Bapak Direktur PTKI yang telah meresmikan pemanfaatan Ma’had Tuanku Imam Bonjol. Ma’had tersebut akan diisi oleh 336 orang mahasiswa yang mana Gedung ini terdiri dari 3 lantai dan 84 kamar. Pada tahun 2024 ini, akan segera dibangun satu Gedung lagi tepat persis di depan Gedung yang tadi diresmikan. Hal ini sejalan dengan program kerja yang kami rumuskan First Year Student in Boarding Program. Internalisasi nilai-nilai keislaman, dan penguatan kompetensi bahasa menjadi program utama Mahad Al Jamiah., terangnya.

Pada tahun 2025 diharapkan terealisasi Pembangunan Gedung Ma’had Al-Jamiah lainnya sehingga dapat menampung seluruh mahasiswa tahun pertama di UIN Imam Bonjol Padang. Milestone UIN Imam Bonjol pada rentang tahun 2020 s.d 2024 merupakan tahapan kedua, yaitu tahap pengembangan dan perubahan, namun seluruh tim kerja akademik berkomitmen untuk melompat mencapai tahapan ke empat mencapai “Reputasi dan Prestasi” sehingga seluruh tim bergandengan tangan merapatkan barisan untuk mewujudkan pendidikan di UIN Imam Bonjol yang berkualitas dengan memperoleh peringkat akreditasi unggul, lanjutnya.

Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas upaya UIN Imam Bonjol Padang dalam mengembangkan infrastruktur pendidikan yang berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya peran ma’had dalam memberikan pendidikan Islam yang holistik dan terpadu bagi para mahasiswa.
“Gedung Ma’had Al-Jamiah Tuanku Imam Bonjol ini bukan hanya sebuah bangunan fisik, tetapi juga merupakan simbol dari komitmen kita untuk meningkatkan pendidikan Islam yang berkualitas di Indonesia. Saya berharap gedung ini akan menjadi pusat kegiatan ilmiah, keagamaan, dan sosial yang berdampak positif bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar,” ungkap Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani.

Selanjutnya Bapak Dirjen berpesan kepada seluruh ASN yang bertugas pada Satker UIN Imam Bonjol Padang untuk senantiasa meningkatkan pelayanan dalam dunia pendidikan. Para Dosen harus selalu membekali diri dengan ilmu pengetahuan yang berkembang demikian cepatnya, sehingga pelayanan dalam memberikan pendidikan terbaik kepada mahasiswa dapat terealisasi. Demikian juga kepada Tenaga Kependidikan agar senantiasa meningkatkan kompetensi diri sehingga pelayanan pendidikan di era digitalisasi ini berjalan dengan baikbaik, pesannya.

Turut hadir dalam acara peresmian ini Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Ketua dan Sekretaris Senat, para Wakil Rektor, beserta jajaran pimpinan fakultas, dosen, dan mahasiswa. Mereka menyambut kunjungan Dirjen Pendis Kemenag RI dengan antusias dan berkomitmen untuk terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam.

Peresmian Gedung Ma’had Al-Jamiah Tuanku Imam Bonjol ini menjadi bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan pendidikan agama Islam di tanah air. Semoga dengan adanya upaya kolaboratif antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, pendidikan Islam di Indonesia semakin berkualitas dan mampu menjawab tantangan zaman.

 

Padang, netralpost.net --- Perguruan tinggi menjadi pusat pembelajaran dan pengembangan ilmu pengetahuan bagi masarakat. Hal ini Kembali terbukti dalam rangkaian kegiatan Istimewa di IAIN Kerinci Jambi, di mana Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin kustati, M.Pd. beserta rombongan turut serta dalam peresmian Gedung Kuliah Terpadu IAIN Kerinci yang dibiayai oleh SBSN, Kerinci [23/2].

Peresmian Gedung kuliah Terpadu IAIN Kerinci

Gedung kuliah terpadu IAIN Kerinci diresmikan oleh Dirjen Kemenag RI Prof. Muhammad Ali Ramdhani. Sambutan hangat diberikan yang menekankan peran vital perguruan tinggi dalam memberikan pelayanan terhadap Masyarakat, karena esensinya perguruan tinggi itu adalah melayani. Selanjutnya Ali Ramdhani menjelaskan bahwa pelayan ditandai dengan kontribusi yang berkelanjutan dalam pengembangan Pendidikan tinggi kedepan.

“Gedung Kuliah Terpadu ini bukan hanya sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan simbol dari komitmen bersama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa dan masyarakat,” ujar Prof. Ramdhani.

Rektor UIN Imam Bonjol, yang hadir dalam acara tersebut, menyambut baik upaya kolaboratif antara lembaga pendidikan tinggi. “Kami di UIN Imam Bonjol sangat mengapresiasi inisiatif IAIN Kerinci dan dukungan dari SBSN dalam membangun fasilitas pendidikan yang lebih baik,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Rektor UIN Imam Bonjol menegaskan pentingnya kerjasama antarperguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan dan memberikan dampak positif bagi kemajuan masyarakat.

Pengukuhan Guru Besar Rektor IAIN Kerinci

Rektor IAIN Kerinci Prof. Dr. Asa’ari, M.Ag. resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar bidang Ilmu Ushul Fiqih. Acara pengukuhan bertempat di Aula Grand Hotel Kerinci. Hadir dalam acara pengukuhan tersebut Dirjen Kemenag RI Prof. Dr. Muhammad Ali Ramdhani serta Direktur PTKI Prof. Dr. Ahmad Zainul Hamdi, M. Ag

Pengukuhan Rektor IAIN Kerinci menjadi Guru Besar menjadi momen yang menggembirakan bagi seluruh komunitas akademik. Hal ini menjadi bukti pengakuan atas dedikasi serta kontribusi yang luar biasa dalam bidang ilmu pengetahuan dan pengembangan pendidikan.

Selain pengukuhan Guru Besar Rektor IAIN Kerinci juga ada pengukuhan Prof. Dr. Hj. Wisnarni, M. PDI, dalam bidang Ilmu Pendidikan Islam

Acara pengukuhan tersebut diakhiri dengan harapan bahwa kerjasama antarlembaga pendidikan tinggi akan terus berlanjut demi menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif, inovatif, dan berdaya saing tinggi untuk masa depan yang lebih baik bagi bangsa dan negara.



 

Padang, netralpost.net -- Hakim Yustisial Mahkamah Agung Dr. H. Mardi Chandra, S.Ag, M.Ag, MH, CPM, CPARB, mengakui kalau beberapa Pengadilan Agama mengalami krisis hakim. “Contohnya saja, ketika saya melakukan inspeksi ke Pengadilan Agama Dharmasraya beberapa hari lalu, saya menemukan hanya ada satu orang hakim. Tapi, kita sarankan kiranya dibuatkan surat ke Mahkamah Agung (MA) untuk dapat melakukan memproses perkara.

Beranjak dari masalah tersebut, untuk mengikuti testing sebagai calon hakim banyak alumni UIN Imam Bonjol Padang, khususnya Fakultas Syari’ah yang gagal ketika mengikuti tes awal seperti CAT. “Banyak yang gugur di awal ini. Ini kendala dan problem yang sering dialami oleh peserta.

Sebagai gambaran awal, se-Indonesia untuk Hakim Pengadilan Agama (PA)  sesungguhnya membutuhkan calon hakim itu sebanyak 1.500 orang. Sementara yang berhasil  hanyalah 38 orang. Angka ini sangat tidak logis dan jauh dari harapan. Tapi itulah kondisi yang kita alami.

Khusus untuk tahun ini kita butuh lagi 7.000 orang calon hakim. Maka manfaatkan kesempatan ini oleh alumni Fakultas Syari’ah UIN Imam Bonjol Padang. Caranya adalah kuasai lah tekhnologi sejak dini,’’sebut alumni Fakultas Syari’ah IAIN/UIN Imam Bonjol Padang yang telah tamat beberapa waktu lalu pada saat menjadi narasumber dalam agenda stadium general Fakultas Syari’ah tahun 2024, di Gedung J, kampus III Sungai Bangek, Kota Padang.

Mardi Candra dihadapan ratusan mahasiswa Fak. Syari’ah menjelaskan bahwa, berdasarkan PERMA No 3 tahun 2023 yang mengesahkan dengan latar belakang untuk mengatur lebih lanjut ketentuan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 1999 tentang Arbitrase dan Alternatif Penyelesaian Sengketa (“ UU Arbitrase dan APS ”), salah satunya mediasi saat ini dilakukan dengan digital, link zoom. Dulu masih ada sebagian anggota masyarakat orang yang bersengketa mendatangi kantor pengadilan agama dalam hal ini mediator untuk memediasi kasusnya. Kondisi ini terkadang mengalami problem dimana penanganan perkara berlarut-larut. Askses itu juga terkadang menyulitkan bagi kelompok masyarakat tertentu sehingga menimbulkan ke engganan bagi sebagian anggota masyarakat saat menyelesaikan perkarannya ke PA. Tidak hanya sampai di situ saja, yang lebih rumit lagi ada bayangan persoalan yang menjatuhkan kredibiltas lembaga kita karena  terbangunnya budaya korup yang dilakukan oleh oknum peradilan (hakim).

Reformasi Hukum Penyelesaian Perkara berbasis Tekhnologi, semuanya  materi yang akan di sampaikan oleh Dr. Mardi Candra dalam stadium general kali ini mempunyai dasar hukum yang jelas. Misalnya, ada PERMA Nomor 7 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas PERMA Nomor 1 Tahun 2019 tentang Administrasi Perkara dan Persidangan Di Pengadilan Secara Elektronik. PERMA Nomor 8 Tahun 2022 tentang Perubahan Atas PERMA Nomor 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Pidana di Pengadilan Secara Elektronik. PERMA Nomor 6 Tahun 2022 tentang Administrasi Pengajuan Upaya Hukum dan Persidangan Kasasi dan Peninjauan Kembali di Mahkamah Agung Secara Elektronik. PERMA Nomor 3 Tahun 2022 tentang Mediasi Secara Elektronik,’’katanya.

Pada bagian lain Dekan Fakultas Syari’ah Prof. Dr. H. Ikhwan, SH,. M.Ag, bersama Wadek Bidang Akademik dan Kelembagaan Dr. Abrar, M.Ag dan Wadek Bidang Kemahasiswaan & Kersama Dr. Ridha Mulyani, SH, MH, disela-sela stadium general menyebutkan bahwa mahasiswa Fakultas Syari’ah tidak boleh gagap teknologi. Sejalan dengan kondisi yang terjadi saat ini, mahasiswa saat ini dihadapkan pada satu persoalan yakni enggan dan malas membaca buku, apalagi bukunya terlalu tebal. Yang terjadi justru malah mahasiswa saat ini serba instan.

“Mardi Candra adalah salah seorang alumni yang sukses dan telah memberikan kontribusi bagi lembaga di level nasional, khususnya Mahkamah Agung. Sikap dan keberhasilan beliau ini harus di contoh dan menjadi referensi bagi mahasiswa yang saat ini sedang menekuni dunia pendidikan di kampus. “Kalau alumni mau jadi hakim contoh dan ambillah ilmu dari beliau. Yang lebih penting lagi, semua yang berkaitan dengan tekhnologi harus betul-betul di ketahui secara maksimal. Tekhnologi saat ini telah mampu merubah lembaga peradilan tapi dengan payung hukum yang jelas. Kita harus mengetahui mulai yang kecil-kecil misalnya soft copy, hard copy.

Yang lebih perlu di pedomani oleh mahasiswa yang sedang berada di dunia akademik, manfaatkan dan aktifkan diri di setiap organisasi yang akan di sekitar kampus. Karena dari sinilah karir, prestasi dan penguasaan ilmu sehingga kalau sudah masuk ke dunia kerja khususnya hakim harus menjadi deklarasi pribadi. Maka bangunlah sistem itu dari sekarang,’’ajak Prof. Ikhwan. (nal)


 Jakarta, netralpost.net – Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M.Pd., melakukan kunjungan ke Yayasan Nur Semesta dan Istanbul Foundation serta Duta Besar Turkiye untuk Indonesia pada hari Selasa, 20 Februari 2024. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara UIN Imam Bonjol Padang dan Turki. Di dampingi oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama Welhendri Azwar, S.Ag, M.Si.,Ph.D dan Wakil Dekan II Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama Dr. Zulfis, S.Ag, M.Hum. (20/4/24).


Pertemuan dengan Yayasan Nur Semesta dan Perwakilan Istanbul Foundation

Pada pertemuan dengan Yayasan Nur Semesta dan Perwakilan Istanbul Foundation, Rektor Martin Kustati bertemu dengan Ustad Hasbi Sen, M.Hum., perwakilan Istanbul Foundation di Indonesia. Ustad Hasbi Sen menjelaskan bahwa Istanbul Foundation adalah sebuah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan kebudayaan. Istanbul Foundation memiliki beberapa program di Indonesia, termasuk:
• Pembinaan asrama
• Kajian-kajian
• Bedah buku
• Seminar internasional
Ustad Hasbi Sen juga menjelaskan bahwa Istanbul Foundation telah menyelenggarakan lebih dari 20 seminar internasional di Indonesia. Sambil menikmati teh asli Turki dan hidangan khas Turki yang hangat, keduanya membahas kajian tentang pemikiran Said Nursi serta kegiatan akademis seperti konferensi dan bedah buku

Pertemuan dengan Duta Besar Turkiye
Kunjungan ke kedubes Turkiye merupakan tindak lanjut dari kunjungan ke Turki sebelumnya dan rekomendasi dari pihak Marmara University. Pada pertemuan dengan Duta besar Turkiye untuk Indonesia, Prof. Dr. Talip Küçükcan, Rektor Martin Kustati menjelaskan bahwa UIN Imam Bonjol Padang berencana untuk mengirimkan 10 mahasiswa dan 2 pendamping untuk mengadakan short course di Istanbul Foundation Turkey. Duta Besar Talip Küçükcan menyambut baik rencana tersebut dan menyatakan kesediaannya untuk membantu memfasilitasi baik dalam administrasi visa mahasiswa hingga kebutuhan nantinya di Turkey.

“UIN Imam Bonjol Padang is the oldest university in West Sumatra, which has 7 faculties and postgraduate programs. The large number of students’ interest in studying in Turkey is one of the reasons we entered into an MoU with the Istanbul Foundation Turkey. Later in July, we will send 10 students to take a short course in Turkey for 15 days.” Ujar Martin Kustati

Dalam waktu dekat Dubes Turkiye akan mengunjungi UIN Imam Bonjol Padang sekaligus akan memberikan kuliah umum karena memang latar belakang Dubes adalah Professor dalam bidang Sosiologi Agama.

Kunjungan ini merupakan langkah awal yang gemilang, dan diharapkan dapat meningkatkan kerjasama di bidang pendidikan dan kebudayaan antara UIN Imam Bonjol Padang dan Turki. Kolaborasi ini akan membuka jalan bagi pertukaran ilmu pengetahuan dan budaya yang lebih luas, serta memperkuat hubungan persahabatan antar kedua bangsa.

 


Padang, netralpost --- Awal semester genap Rektor UIN IB Prof. Dr. Hj. Martin Kustati, M. Pd meninjau beberapa sarana dan prasarana Kampus III UIN IB. Dimulai dengan peninjauan kolam Retensi dan pemberian makan ikan yang berada dalam kolam tersebut. kolam ini sendiri pun bertujuan untuk menampung limpahan air dari drainase yang tidak tertampung. (19/02/2024)


Selepas dari peninjauan kolam retensi, Rektor melakukan monitoring di beberapa Fakultas, diantaranya Fakultas Adab dan Humaniora, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, dan Fakultas Syariah. Sembari berinteraksi dengan para staf administrasi Rektor juga mendapatkan informasi terkait hari pertama proses belajar mengajar pada semester genap ini serta sarana dan prasarana di Fakultas tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Rektor menegaskan komitmen pihak kampus untuk terus meningkatkan dan memperbaiki fasilitas yang ada guna memberikan pengalaman belajar yang lebih baik bagi seluruh civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang.

Mengakhiri perjalanan monitoring kampus, Rektor melakukan kunjungan ke Ma’had al-Jami’ah UIN Imam Bonjol Padang yang akan aktif tahun ajaran mendatang. Target dari Ma’had tersebut adalah Wadah revitalisasi nilai dan ajaran Islam sebagai pondasi dasar pengembangan keilmuan Islam, Sains, dan Teknologi.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.