Articles by "Dirlantas Polda Sumbar"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label Dirlantas Polda Sumbar. Show all posts

 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST --- Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Induk Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan ketertiban di jalan raya. Melalui program unggulan bertajuk "Polantas Menyapa", para personel turun langsung ke titik-titik strategis untuk melaksanakan pengaturan arus lalu lintas. Langkah ini diambil guna meminimalisir potensi sumbatan kendaraan serta memberikan rasa aman secara langsung kepada para pengguna jalan yang melintas.

Kehadiran aktif para petugas di lapangan tidak hanya berfokus pada pengaturan fisik arus kendaraan, melainkan juga mengusung misi edukasi yang humanis. Di sela-sela tugas mengatur jalannya kendaraan, personel Sat PJR Sumbar 4 secara aktif menyampaikan himbauan tertib berlalu lintas. Pendekatan yang menyapa langsung masyarakat ini diharapkan dapat menyentuh kesadaran personal setiap pengendara akan pentingnya disiplin di jalan raya.
Dalam kampanye keselamatan ini, pihak kepolisian menekankan lima poin utama yang wajib dipatuhi oleh seluruh pengendara. Poin-poin tersebut meliputi kewajiban mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan di atas kecepatan, serta melengkapi surat-surat kendaraan sebelum bepergian. Selain itu, petugas juga dengan tegas mengingatkan pengendara untuk tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta selalu menggunakan helm standar SNI bagi pemotor dan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil. 
Langkah preventif yang digalakkan lewat program ini didasari oleh sebuah prinsip utama bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Dengan menanamkan pola pikir tersebut, Sat PJR Sumbar 4 berharap masyarakat tidak lagi memandang kepatuhan lalu lintas sebagai beban atau sekadar formalitas demi menghindari sanksi tilang petugas. Sebaliknya, ketertiban harus dijadikan sebagai sebuah gaya hidup demi keselamatan diri sendiri dan orang lain.
Aksi nyata di lapangan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di kawasan Sumatera Barat. Slogan "Kami Hadir Untuk Anda" yang diusung oleh korps baju cokelat ini benar-benar diimplementasikan lewat pelayanan yang ramah namun tetap tegas. Kolaborasi yang baik antara petugas yang bersiaga dan masyarakat yang kooperatif dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut. 
Menanggapi konsistensi jajarannya di lapangan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Siddiq, S.H., S.I.K., M.H. memberikan penegasan terkait esensi dari program ini. "Melalui program 'Polantas Menyapa', kami ingin meruntuhkan sekat antara petugas dan masyarakat demi membangun budaya tertib berkendara yang lahir dari kesadaran murni. Ingatlah bahwa Surat Izin Mengemudi (SIM) dan aturan yang ada merupakan bukti kompetensi serta tanggung jawab nyata kita bersama di jalan raya; mari bersama-sama kita jadikan keselamatan sebagai prioritas utama demi kemanusiaan."(nofri) 

 


Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, inklusif, dan bersahabat. Melalui sebuah inovasi unggulan bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Korps Sabuk Putih ini bergerak aktif mendekatkan diri kepada para wajib pajak. Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Kota Padang yang sedang melakukan pengurusan administrasi kendaraan mereka.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bersama Samsat Kota Padang tersebut menghadirkan suasana pelayanan yang jauh berbeda dari biasanya. Alih-alih terkesan kaku, para personel kepolisian lalu lintas justru tampil di garda terdepan untuk menyambut kedatangan warga dengan senyum dan sapaan yang hangat. Kehadiran petugas di tengah-tengah ruang tunggu ini dirancang khusus untuk memotong jarak komunikasi dan memberikan asistensi langsung kepada masyarakat. 

Selama proses pelayanan berlangsung, personel Ditlantas Polda Sumbar secara proaktif mendatangi loket-loket terpadu guna mendampingi warga. Petugas memberikan penjelasan secara detail mengenai tahapan administrasi, berkas yang diperlukan, hingga mekanisme pembayaran pajak kendaraan bermotor agar masyarakat tidak mengalami kebingungan atau kesulitan. Pendekatan interaktif ini dinilai sangat efektif dalam membantu warga menyelesaikan urusan mereka dengan lebih cepat dan transparan.

Tidak hanya sekadar memberikan edukasi dan asistensi administratif, program "Polantas Menyapa" ini juga diwarnai dengan aksi simpatik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kepatuhan hukum masyarakat, para petugas memberikan cenderamata khusus kepada para wajib pajak yang taat administrasi. Langkah persuasif ini sukses menciptakan kedekatan emosional dan mendapat respons positif serta apresiasi tinggi dari para pengunjung Samsat Kota Padang.

Melalui program berkala ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap dapat terus membangun kesadaran kolektif masyarakat mengenai pentingnya tertib administrasi kendaraan. Pembayaran pajak kendaraan tepat waktu merupakan kontribusi nyata masyarakat dalam pembangunan daerah sekaligus keabsahan dokumen berkendara demi keamanan bersama di jalan raya. Pendekatan humanis seperti ini diharapkan mampu mengikis stigma negatif dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program "Polantas Menyapa" merupakan wujud transformasi Polri yang modern dan presisi. "Kami ingin mengubah paradigma lama kepolisian lalu lintas yang kaku menjadi lebih terbuka dan dekat. Melalui inovasi ini, setiap personel dituntut sigap mendengar keluhan warga sekaligus mengedukasi bahwa kepatuhan berkendara adalah kunci utama keselamatan bersama," ungkap Kombes Pol. Reza Chairul. (Nofri) 

 

SUMATERA BARAT, NETRALPOST – Mengusung pendekatan yang lebih akrab dan menyentuh hati, Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat kembali menyapa masyarakat lewat kegiatan Ngobras (Ngopi Bareng Polantas). Kegiatan ini berjalan sesuai arahan langsung Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., guna mempererat hubungan sekaligus menyerap harapan warga terkait pelayanan lalu lintas.

Berbeda dengan kegiatan rutin pengaturan jalan, kali ini petugas duduk setara bersama warga di tempat istirahat dan kedai pinggir jalan. Suasana santai membuat warga leluasa menyampaikan keluhan, masukan, hingga pengalaman saat berhadapan dengan situasi di jalan raya.

“Kami tidak hanya berdiri di tengah jalan mengatur arus kendaraan. Kami ingin hadir sebagai sahabat yang mendengar apa yang dirasakan masyarakat. Lalu lintas yang aman dan tertib tercipta bukan hanya karena aturan, melainkan karena kita saling paham dan peduli,” ujar perwakilan petugas di lokasi.

Dalam kesempatan itu, petugas juga menyampaikan lima pesan kunci keselamatan yang perlu dipegang teguh setiap pengguna jalan:

1. Gunakan helm berstandar SNI dan pasang dengan benar

2. Kenakan sabuk pengaman baik sebagai pengemudi maupun penumpang

3. Hindari penggunaan ponsel saat sedang mengemudi

4. Patuhi seluruh rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang ditetapkan

5. Berkendara dengan tenang dan utamakan keselamatan diri serta orang lain

Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Sumbar ingin menghapus jarak antara polisi dan masyarakat. Kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh dari hati nurani bersama, demi mewujudkan jalan raya yang aman bagi seluruh warga Sumatera Barat.

 

PADANG, NETRALPOST – Memperkuat sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menerima audiens perwakilan SMP Negeri 2 Padang. Pertemuan ini dilaksanakan atas arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., guna membahas rencana pembinaan program Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

Suasana diskusi berjalan hangat dan terbuka, kedua belah pihak menyusun langkah serta materi pembinaan yang tepat bagi anggota PKS. Fokus utamanya adalah membekali para siswa dengan kemampuan menjaga ketertiban di lingkungan sekolah, serta mengawal keselamatan teman-temannya saat berangkat maupun pulang sekolah.

Kerjasama ini sejalan dengan kampanye Ditlantas Polda Sumbar: “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan”. Diharapkan anggota PKS tak hanya berperan menjaga keamanan sekolah, melainkan juga menjadi pelopor kesadaran tertib dan aman berlalu lintas bagi lingkungan sekitar.

Ditlantas Polda Sumbar memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif SMPN 2 Padang, dan berkomitmen mendukung penuh pelaksanaan program demi terciptanya lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh siswa.

PADANG, NETRALPOST  – Seluruh jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat turut memperingati Hari Bhakti Adhyaksa yang jatuh setiap tanggal 22 Juli. Peringatan tahun 2026 ini mengangkat semangat persatuan antar‑lembaga penegak hukum demi mewujudkan keadilan bagi seluruh masyarakat, (22/6/2026).

Dalam momen bersejarah ini, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K. menyampaikan pesan bersama tentang pentingnya kerja sama yang erat dan saling mendukung.

“Mari kita bersinergi mewujudkan penegakan hukum yang berintegritas, profesional, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ucap keduanya dalam pernyataan resmi yang disampaikan pada peringatan Hari Bhakti Adhyaksa tahun ini.

Lebih lanjut, Dirlantas menyampaikan bahwa peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Ditlantas Polda Sumbar untuk senantiasa menjunjung tinggi amanah, menjaga netralitas, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sinergitas yang terjalin dengan Kejaksaan maupun unsur penegak hukum lainnya menjadi pondasi utama dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Kegiatan peringatan ini juga menjadi momentum untuk terus memperkokoh komitmen bersama, sehingga setiap langkah yang diambil oleh aparat di lapangan selalu berpijak pada hukum yang berlaku serta berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.

Melalui peringatan ini pula, Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut menjaga kondusivitas wilayah, patuh pada aturan, dan bersama‑sama mendukung upaya penegakan hukum yang bersih, tegas, dan berpihak pada kebenaran.


 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan transformasi pelayanan publik yang modern, cepat, dan transparan. Melalui program unggulan bertajuk "Polantas Menyapa", Korps Sabuk Putih ini turun langsung ke tengah masyarakat Kota Padang guna mengoptimalkan sekaligus mempermudah proses kepengurusan pajak kendaraan bermotor. 

Pendekatan ini sengaja dirancang untuk mengubah paradigma lama pelayanan kepolisian menjadi jauh lebih inklusif dan bersahabat. Di bawah komando Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., program ini tidak hanya fokus pada penyelesaian urusan administratif semata. Petugas di lapangan didorong untuk membangun komunikasi dua arah yang hangat, ramah, dan solutif di loket-loket pelayanan terpadu.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa esensi utama dari "Polantas Menyapa" adalah menghadirkan rasa nyaman di setiap aspek pelayanan publik kepolisian. "Kami ingin memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Dengan senyum dan sapaan hangat, kami berharap masyarakat merasa nyaman dan terbantu selama mengurus dokumen kendaraan mereka," ungkap Dirlantas Polda Sumbar dalam sebuah keterangannya.

Langkah optimalisasi pelayanan ini menyasar langsung warga Kota Padang yang tengah memproses administrasi kendaraan bermotor, seperti perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan administrasi wajib pajak lainnya. Dengan adanya asistensi langsung dari para personel di lokasi, alur birokrasi pengurusan menjadi lebih ringkas dan meminimalkan potensi terjadinya antrean panjang. 

Pendekatan humanis yang mengedepankan senyuman, keramahan, serta pemberian informasi yang jelas ini terbukti mendapat respons yang sangat positif dari para wajib pajak. Warga mengaku merasa jauh lebih dihargai dan merasa terbantu dengan kehadiran petugas yang sigap mengarahkan setiap tahapan proses pengurusan tanpa adanya kerumitan.

Melalui konsistensi program "Polantas Menyapa" ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap kedekatan emosional antara polisi lalu lintas dan masyarakat Sumatera Barat dapat terjalin semakin kuat. Transformasi layanan publik yang semakin transparan dan responsif ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan sekaligus menjaga ketertiban berlalu lintas. (*) 

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali menggencarkan kampanye keselamatan berkendara di wilayah hukumnya. Langkah ini diambil guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang sering kali dipicu oleh kelalaian kecil para pengendara. Melalui slogan edukatif terbaru, pihak kepolisian mengingatkan masyarakat bahwa tindakan yang dianggap sepele justru bisa berujung petaka di jalan raya.

​Dalam kampanye visual yang disebarkan, Ditlantas Polda Sumbar menyoroti jargon menarik, yaitu "Sederhana, Tapi Polisi Gak Suka". Kalimat ini sengaja dipilih untuk menyentuh psikologis para pengendara, khususnya generasi muda, agar sadar bahwa pelanggaran yang sering dianggap lumrah tetaplah sebuah pelanggaran hukum. Pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi tindakan yang membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain.

​Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar, menyatakan bahwa kesadaran berlalu lintas di masyarakat harus terus dipompa agar tidak kendur. "Banyak pengendara yang merasa tindakan seperti tidak memakai helm saat jarak dekat atau bermain ponsel sebentar adalah hal yang biasa. Padahal, statistik menunjukkan kecelakaan fatal justru sering berawal dari pemikiran menyepelekan aturan tersebut. Kami tidak akan bosan untuk mengingatkan dan menindak demi keselamatan bersama," tegas Reza.

​Setidaknya ada tujuh poin pelanggaran utama yang kini menjadi fokus perhatian dan pengawasan ketat petugas di lapangan. Pelanggaran-pelanggaran tersebut meliputi pengendara yang tidak memakai helm, melawan arus lalu lintas atau arah, menerobos lampu merah, menggunakan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan, bermain HP saat berkendara, berboncengan lebih dari dua orang, hingga pengendara yang tidak membawa dokumen wajib seperti SIM dan STNK.

​Guna memastikan kepatuhan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar akan memaksimalkan pengawasan baik melalui sistem tilang elektronik (ETLE) maupun patroli langsung secara berkala. Edukasi secara digital melalui media sosial juga terus digenjot agar pesan keselamatan ini bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke pelosok daerah. Petugas di lapangan diinstruksikan untuk mengedepankan pendekatan yang humanis namun tetap tegas dalam menegakkan aturan.

​Melalui program ini, Polda Sumbar berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tertanam kuat di dalam sanubari masyarakat Sumatra Barat, bukan sekadar karena takut ditilang oleh petugas. Dengan komitmen bersama untuk menjaga ketertiban, diharapkan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya dapat ditekan secara signifikan sehingga seluruh pengendara bisa selamat sampai ke tujuan.(nofri) 

Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas ([Ditlantas) Polda Sumatera Barat](1.1.1, 1.1.2) gencar mengampanyekan gerakan keselamatan berkendara di wilayah hukum Sumatra Barat. Salah satu fokus utama yang kini tengah disorot secara masif adalah edukasi mengenai bahaya merokok saat mengemudikan kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Langkah preventif ini diambil sebagai upaya nyata kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas serta menumbuhkan kesadaran kolektif di tengah masyarakat.

Melalui publikasi resmi dan selebaran edukatif bertajuk "Tidak Merokok Saat Berkendara, Fokus di Jalan Itu Gaya yang Keren" dengan tagar #SEPAKAT, kepolisian mengajak warga Sumbar mengubah kebiasaan buruk di jalan raya. Kampanye visual ini menampilkan simbol setir kendaraan dengan tanda larangan merokok yang tegas, sebagai pengingat bahwa jalan raya merupakan ruang publik yang membutuhkan konsentrasi penuh demi keselamatan bersama.

Secara hukum dan regulasi, aktivitas merokok sambil mengemudi terbukti melanggar ketentuan berkendara yang wajar. Hal ini sejalan dengan amanat Pasal 106 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) yang mewajibkan setiap pengendara untuk menjaga fokus penuh dan mengemudikan kendaraan secara wajar. Kelalaian akibat hilangnya konsentrasi karena aktivitas lain seperti merokok dapat memicu sanksi hukum hingga denda finansial.

Bahaya merokok di atas kendaraan tidak hanya mengancam keselamatan pengemudi itu sendiri, melainkan juga pengguna jalan lain yang berada di sekitarnya. Abu atau bara api rokok yang terbang tertiup angin rawan mengenai wajah atau mata pengendara di belakang, yang berpotensi memicu cedera serius hingga kecelakaan fatal. Selain itu, pergerakan tangan saat menyalakan atau memegang puntung rokok secara otomatis memecah respons motorik pengemudi saat menghadapi situasi darurat.

Ditlantas Polda Sumbar berharap kampanye keselamatan lewat tagar #SEPAKAT ini dapat diterima secara luas oleh seluruh lapisan pengendara di Sumatra Barat. Pendekatan edukatif yang humanis terus digulirkan agar tertib berlalu lintas bukan lagi dipandang sebagai beban atau ketakutan terhadap sanksi hukum semata, melainkan menjelma menjadi gaya hidup baru yang membanggakan bagi generasi muda dan masyarakat umum.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. [Reza Chairul](1.2.4, 1.3.6) Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya harus selalu ditempatkan pada prioritas yang paling utama. "Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Saat berada di balik kemudi maupun mengendarai sepeda motor, seluruh perhatian harus tertuju pada kondisi jalan," ujar Kombes Pol. Reza Chairul saat memberikan imbauan tegas kepada para pengendara. Beliau menambahkan bahwa aktivitas sekecil apa pun yang mengalihkan fokus, termasuk memegang dan membuang puntung rokok, sangat membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain di jalan raya. (Nofri)

 

PADANG, NETRALPOST – Guna menanamkan kesadaran dan kedisiplinan berlalu lintas sejak usia dini, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan dan ketertiban berlalu lintas di lingkungan SMA Don Bosco Padang.

Kegiatan ini dilaksanakan atas arahan Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang dalam pelaksanaannya diwakili oleh pejabat dan personel dari jajaran Ditlantas Polda Sumbar.

Materi yang disampaikan mengangkat tema pentingnya mematuhi peraturan jalan raya, bahaya pelanggaran, hingga dampak kecelakaan lalu lintas yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Petugas juga mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga menjadi pelopor penyebar pesan keselamatan di lingkungan keluarga dan masyarakat.

“Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan” menjadi pesan utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut. Diharapkan pengetahuan yang diperoleh dapat membentuk perilaku aman saat berkendara maupun saat berjalan kaki di jalan raya.

Pihak sekolah menyambut baik kedatangan tim kepolisian dan berharap kegiatan semacam ini dapat dilakukan secara berkala, guna memastikan para siswa tumbuh dengan kesadaran hukum yang tinggi.


 


PADANG, NETRALPOST — Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar), Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., memberikan ucapan selamat datang yang penuh kehangatan atas dilantiknya Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri yang baru. Irjen Pol. Wibowo, S.I.K., M.Hum secara resmi mengemban amanah baru sebagai pemimpin tertinggi Korps Lalu Lintas Polri setelah dilantik langsung oleh Kapolri.

Pelantikan dan serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam melanjutkan estafet kepemimpinan di tubuh institusi kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. Kehadiran jenderal bintang dua ini diharapkan dapat membawa semangat baru sekaligus memperkokoh program-program transformasi digital yang sedang berjalan menuju era kepolisian yang semakin modern. 

Selaku perpanjangan tangan Korlantas Polri di daerah, jajaran Ditlantas Polda Sumbar menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung setiap kebijakan dari pimpinan pusat yang baru. Sinergi yang kuat antara pusat dan daerah menjadi fondasi utama dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di seluruh wilayah Indonesia, khususnya Sumatera Barat. 

Melalui sebuah pesan digital resmi, Dirlantas Polda Sumbar bersama seluruh staf dan Bhayangkari membagikan ungkapan rasa syukur dan rasa bangga atas amanah yang diterima oleh Irjen Pol. Wibowo. Ucapan ini merupakan wujud dedikasi dan penghormatan tinggi dari jajaran kewilayahan demi tercapainya pelayanan lalu lintas publik yang semakin transparan dan berkeadilan.

"Kami keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Kakorlantas Polri Irjen Pol. Wibowo. Semoga di bawah kepemimpinan beliau, Korlantas Polri senantiasa diberikan kelancaran dan kekuatan untuk membawa institusi Polantas semakin dicintai serta dipercaya oleh masyarakat luas," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan harapannya agar tugas mulia yang kini berada di pundak pimpinan baru dapat terlaksana dengan penuh berkah. "Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan memberikan pengabdian terbaik untuk keselamatan lalu lintas Indonesia. Kami siap menyelaraskan program-program di daerah guna mewujudkan Polantas yang humanis dan dekat dengan masyarakat," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) secara resmi menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wadirlantas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K. Sesuai dengan tema besar tahun ini, yaitu "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat," Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang lalu lintas. 

Momentum peringatan delapan dekade ini menjadi refleksi penting bagi seluruh jajaran personel Ditlantas Polda Sumbar untuk terus berbenah. Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa dedikasi dan pengabdian institusi kepolisian harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat, khususnya dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Sumatera Barat. Pelayanan lalu lintas akan terus diarahkan agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga.

Selaras dengan hal itu, pihak Ditlantas Polda Sumbar juga mengedepankan pendekatan yang humanis dan berbasis teknologi dalam setiap penegakan aturan di jalan raya. Melalui pemanfaatan sistem digital, proses pelayanan seperti perpanjangan administrasi kendaraan dan pemantauan arus lalu lintas kini berjalan lebih transparan serta akuntabel. Langkah modernisasi ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran sekaligus meminimalisir potensi kecelakaan fatal di jalan raya. 

Wadirlantas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, turut menambahkan bahwa peran serta aktif dari elemen masyarakat merupakan kunci utama keberhasilan tugas-tugas kepolisian. Hubungan sinergis yang harmonis antara polisi lalu lintas dan pengguna jalan menjadi fondasi kuat demi menciptakan budaya berkendara yang aman dan tertib. Pihaknya sangat mengapresiasi masyarakat Sumatera Barat yang selama ini telah mematuhi aturan dan bekerja sama menjaga kondusivitas di jalan raya.

Memasuki usia ke-80, tantangan tugas Polri di masa depan dipastikan akan semakin dinamis, terutama di era transformasi digital yang bergerak cepat. Oleh karena itu, Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen untuk terus melahirkan inovasi baru demi memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan kepolisian. Upaya edukasi dini mengenai keselamatan berkendara (safety riding) kepada generasi muda juga akan semakin masif digalakkan ke sekolah-sekolah serta komunitas. 

Mengakhiri penyampaian ucapan selamat tersebut, jajaran Ditlantas Polda Sumbar berharap agar Korps Bhayangkara senantiasa dicintai oleh rakyat dan selalu konsisten menjadi pelindung serta pengayom bangsa. Dengan semangat Tri Brata dan Catur Prasetya, Ditlantas Polda Sumbar siap mengawal mobilisasi masyarakat Sumatera Barat menuju peradaban berlalu lintas yang lebih maju, aman, sejahtera, dan berkeadilan. Selamat Hari Bhayangkara ke-80, Polri untuk Masyarakat!. (Nofri Tanjung) 

 


PADANG, NETRALPOST — Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) resmi menyandang pangkat baru setingkat lebih tinggi setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara kenaikan pangkat perwira tinggi di Mabes Polri, Jakarta. Melalui momentum Korps Raport tersebut, pemimpin tertinggi Korps Bhayangkara di Ranah Minang ini resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol.) Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA. Kenaikan pangkat menjadi jenderal bintang tiga ini disambut penuh rasa syukur oleh seluruh jajaran Polda Sumbar, termasuk dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas). 

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama seluruh staf dan pengurus Bhayangkari Ditlantas Polda Sumbar langsung memberikan ucapan selamat yang mendalam atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurut Kombes Pol. Reza Chairul, kenaikan pangkat ini bukan sekadar penghargaan administratif dari institusi, melainkan sebuah manifestasi nyata dari dedikasi tanpa batas, integritas tinggi, dan torehan prestasi yang telah diukir oleh Komjen Pol. Gatot Tri Suryanta selama memimpin organisasi. 

"Kami keluarga besar Ditlantas Polda Sumbar mengucapkan selamat dan sukses setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda, Komjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, atas kenaikan pangkat barunya. Ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi seluruh personel di Sumatera Barat," ujar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq saat memberikan pernyataan resminya di Padang. Jajaran Ditlantas menilai figurnya sebagai mentor strategis yang selalu memberikan arahan visioner bagi kemajuan pelayanan publik di daerah.

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menyampaikan harapan besar agar dengan pangkat dan amanah yang baru ini, kepemimpinan di tingkat tertinggi Polda Sumbar dapat membawa keberkahan serta perlindungan yang semakin optimal bagi masyarakat. Momentum ini diharapkan mampu melecut motivasi seluruh personel, khususnya di bidang lalu lintas, untuk terus bertransformasi menuju Polri yang Presisi—yakni prediktif, responsibilitas, dan transparansi berkeadilan. 

"Semoga amanah baru ini senantiasa membawa berkah, serta memberikan kekuatan dan kesehatan kepada beliau dalam memimpin. Kami siap mendukung penuh setiap kebijakan strategis Bapak Kapolda untuk terus meningkatkan dedikasi dalam melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat," tambah Kombes Pol. Reza Chairul menegaskan komitmennya.

Upacara kenaikan pangkat ini sendiri merupakan bagian dari rotasi strategis Mabes Polri dalam memperkuat struktur organisasi guna menjawab tantangan tugas kepolisian modern yang kian dinamis. Dengan resminya Kapolda Sumbar menyandang pangkat bintang tiga, diharapkan soliditas internal Korps Bhayangkara di Sumatera Barat semakin kokoh, sekaligus mampu menghadirkan inovasi pelayanan publik serta penegakan hukum yang humanis dan dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat. (Nofri Tanjung) 

 

PADANG, NETRALPOST— Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, inklusif, dan humanis. Melalui sebuah inovasi unggulan bertajuk "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri ke tengah masyarakat pengguna jalan. Program ini dirancang khusus untuk berinteraksi langsung dan merespons cepat berbagai kebutuhan pengendara di wilayah hukum Sumatera Barat. 

Pelaksanaan program kali ini menyasar kawasan strategis yang menjadi pusat mobilitas dan kepadatan arus kendaraan. Petugas di lapangan tidak hanya fokus pada pengaturan kelancaran lalu lintas (rekayasa lalu lintas), tetapi juga aktif membagikan edukasi keselamatan berkendara. Upaya jemput bola ini dinilai sangat efektif untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat tanpa memicu rasa canggung atau takut terhadap petugas kepolisian.

Di bawah komando operasional di lapangan, satuan jajaran pimpinan Ka Induk Sumbar 2 sigap mengawal jalannya program ini agar berjalan tertib dan aman. Personel kepolisian tampak membaur dengan para pengendara sepeda motor maupun mobil guna memberikan imbauan humanis. Kehadiran personel di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat secara maksimal di jalan raya.

Selain memberikan edukasi keselamatan, program inovatif ini juga dimanfaatkan untuk mempermudah pelayanan dokumen kendaraan serta memberikan transparansi informasi bagi para wajib pajak. Pendekatan interaktif yang diterapkan mendapat respons positif dari warga setempat, yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran pos layanan bergerak yang praktis dan responsif ini.


Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program "Polantas Menyapa" merupakan wujud transformasi Polri yang modern dan presisi. "Kami ingin mengubah paradigma lama kepolisian lalu lintas yang kaku menjadi lebih terbuka dan dekat. Melalui inovasi ini, setiap personel dituntut sigap mendengar keluhan warga sekaligus mengedukasi bahwa kepatuhan berkendara adalah kunci utama keselamatan bersama," ungkap Kombes Pol. Reza Chairul. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus digalakkan secara konsisten di berbagai titik strategis di wilayah Sumatera Barat. "Tugas kepolisian modern saat ini tidak bisa dilepaskan dari upaya mewujudkan kenyamanan masyarakat. Kami mengimbau warga untuk menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan utama, karena dengan tertib berlalu lintas, kita tidak hanya melindungi diri sendiri melainkan juga menjaga hak keselamatan pengguna jalan yang lain," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 


PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus berkomitmen menghadirkan transformasi pelayanan publik yang transparan dan akuntabel. Melalui program inovatif bertajuk "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas proaktif turun langsung guna mengoptimalkan proses pengurusan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) bagi warga Kota Padang. Langkah ini diambil demi memangkas jarak birokrasi sekaligus memberikan asistensi informasi yang utuh kepada setiap wajib pajak dan pemilik kendaraan.

Suasana di ruang tunggu loket pelayanan BPKB Ditlantas Polda Sumbar kini tampak berbeda, jauh dari kesan kaku. Personel polisi lalu lintas, termasuk jajaran Polisi Wanita (Polwan), dengan ramah menyapa, mengedukasi, hingga memandu langsung para pemohon dalam melengkapi berkas administrasi mereka. Pendekatan interaktif ini sengaja diterapkan guna menciptakan kenyamanan bagi masyarakat selama mengurus dokumen legalitas kendaraan mereka.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa program ini dirancang sebagai wadah komunikasi dua arah antara petugas dan masyarakat. "Melalui program Polantas Menyapa, kami ingin memastikan bahwa seluruh lini pelayanan publik di bawah Ditlantas Polda Sumbar berjalan cepat, ramah, bebas dari pungutan liar, serta bersih dari praktik percaloan," ujar Kombes Pol. Reza Chairul saat memantau jalannya kegiatan.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul mengimbau warga Kota Padang agar senantiasa mengurus dokumen kendaraan secara mandiri tanpa menggunakan jasa perantara. Pihaknya menjamin kemudahan akses informasi, kejelasan tarif PNBP, serta kepastian waktu penyelesaian penerbitan BPKB demi kenyamanan bersama. "Transparansi adalah kunci utama untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang Presisi," tambahnya.

Tidak sekadar menyangkut aspek administratif, momentum tatap muka di loket pelayanan ini juga dimanfaatkan petugas untuk menyelipkan pesan-pesan penting terkait edukasi keselamatan. Warga yang sedang menunggu proses penerbitan dokumen diajak berdialog mengenai pentingnya etika berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Polantas menekankan bahwa kepemilikan BPKB yang sah harus diiringi dengan tanggung jawab moral yang tinggi saat berkendara di jalan raya.

Upaya jemput bola dan optimalisasi pelayanan lewat program "Polantas Menyapa" ini mendapat respons yang sangat positif serta apresiasi tinggi dari warga Kota Padang. Sistem pelayanan yang lebih tertata serta sikap ramah petugas terbukti efektif mengikis keraguan masyarakat dalam mengurus dokumen secara mandiri. Ditlantas Polda Sumbar berharap inovasi ini dapat terus diakselerasikan secara konsisten demi mewujudkan pelayanan publik berkelas dunia yang humanis.(nofri tanjung)

 


PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan yang humanis di tengah masyarakat. Tepat pada Jumat, 26 Juni 2026, Korps Sabuk Putih Sumbar menggelar agenda rutin jumat berbagi kebaikan yang kali ini digerakkan oleh jajaran personil Induk 3 Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR). Kegiatan edukasi simpatik yang dibalut nuansa religius ini menyasar para pengendara dan masyarakat yang beraktivitas di sekitar jalur penugasan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan bertajuk "PosJubah" atau Polantas Sedekah Jumat Barokah ini merupakan salah satu pilar penegakan hukum persuasif kepolisian. Melalui momentum hari Jumat yang penuh berkah, institusinya berupaya meruntuhkan sekat pembatas antara petugas di lapangan dengan para pengguna jalan. Polisi lalu lintas tidak hanya hadir sebagai penegak hukum yang kaku, melainkan sebagai pelindung, pengayom, dan mitra karib yang peduli terhadap kesejahteraan warga. 

"Jumat penuh berkah ini menjadi momentum bagi Polantas untuk hadir berbagi kepedulian secara langsung sebagai bentuk nyata pengabdian kami kepada masyarakat Sumatera Barat," ujar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam pernyataan resminya hari ini. Beliau menambahkan bahwa setiap langkah kecil kebaikan yang ditaburkan oleh para personel di jalan raya diharapkan mampu membawa manfaat sosial yang luas sekaligus menularkan energi positif terkait pentingnya keselamatan bagi sesama pengguna jalan. 

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa di balik pembagian sedekah dan paket bantuan tersebut, terselip misi edukasi yang sangat krusial. Di bawah komando operasional Induk 3 Sat PJR, para petugas aktif menyosialisasikan pentingnya penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI), kepatuhan terhadap rambu lalu lintas, serta larangan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi. Semboyan utama “Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan” terus digemakan guna membangun kesadaran kolektif masyarakat agar tertib berkendara.

Aksi turun ke jalan yang dilakukan oleh Induk 3 Sat PJR ini mendapatkan respons yang sangat positif serta apresiasi hangat dari warga setempat maupun para pengendara yang melintas. Masyarakat mengaku merasa lebih aman dan nyaman dengan kehadiran sosok Polantas yang ramah dan peduli. Pendekatan humanis seperti ini dinilai jauh lebih efektif dalam menyentuh kesadaran pengendara dibandingkan sekadar melakukan penindakan atau sanksi di jalan raya.

Sebagai penutup, kegiatan Jumat Berkah pada akhir bulan Juni 2026 ini juga diselaraskan dengan rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Ditlantas Polda Sumbar berharap konsistensi program jumat berbagi ini dapat terus menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat. Polisi memastikan akan terus mendampingi aktivitas mobilitas masyarakat dengan mengedepankan pelayanan prima yang presisi dan berhati nurani. (Nofri Tanjung) 


 


PADANG, NETRALPOST – Jajaran Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Induk 2 Malibo Anai di bawah naungan Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus mengintensifkan pendekatan humanis kepada masyarakat. Kali ini, personil kepolisian menggelar forum tatap muka interaktif langsung dengan warga setempat demi meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan raya. 

Langkah persuasif ini diambil guna menekan angka pelanggaran fatal yang kerap memicu kecelakaan lalu lintas di jalur rawan Sumatera Barat. Bertempat di kantor PJR Induk 2, pertemuan berlangsung hangat dalam format dialog santai yang melibatkan perwakilan warga, tokoh pemuda, serta jajaran petugas kepolisian yang mengenakan rompi dinas hijau neon khas Polantas. 

Dalam kesempatan tersebut, Ka Induk Sumbar 2 memimpin langsung jalannya sosialisasi dan memberikan imbauan tegas namun bersahabat kepada seluruh lapisan masyarakat. Petugas mengingatkan agar warga tidak hanya tertib saat melihat keberadaan aparat, melainkan menanamkan disiplin tersebut sebagai kebutuhan dasar demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Fokus utama dari edukasi kali ini ditekankan pada dua aspek krusial, yaitu kepatuhan penuh terhadap rambu-rambu lalu lintas serta kelengkapan dokumen berkendara. Masyarakat diminta untuk selalu memastikan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dalam posisi aktif dan selalu dibawa setiap kali bepergian menggunakan kendaraan bermotor. 

Guna memperluas jangkauan pesan keselamatan ini, Ditlantas Polda Sumbar juga mengoptimalkan platform digital. Melalui akun media sosial resmi seperti Instagram @pjr_polda_sumbar dan TikTok @sat.pjr.ditlantas, kepolisian aktif membagikan konten edukatif agar generasi muda atau "sobat polantas" dapat lebih mudah mencerna regulasi lalu lintas yang berlaku. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan komitmen jajarannya dalam mengawal keselamatan publik. "Kami terus menginstruksikan seluruh jajaran untuk turun langsung ke tengah masyarakat guna menyuarakan ketertiban. SIM bukan sekadar dokumen formalitas hukum, melainkan bukti nyata kompetensi dan tanggung jawab moral seseorang ketika berada di jalan raya," pungkas Kombes Pol. Reza Chairul. (Nofri Tanjung) 

 

PADANG, NETRALPOST — Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima dan inklusif. Melalui sebuah inovasi bertajuk program "Polantas Menyapa", jajaran Ditlantas bergerak aktif mendekatkan diri kepada masyarakat. Langkah ini diambil guna memberikan kemudahan ekstra bagi para pengendara yang membutuhkan dokumen administrasi berkendara secara transparan. 

Fokus utama dari pelaksanaan program kali ini diarahkan pada optimalisasi pelayanan bagi masyarakat Kota Padang yang sedang mengurus Surat Keterangan Uji Klinis Pengemudi (SKUKP). Dokumen ini menjadi salah satu syarat penting dalam penerbitan maupun perpanjangan jenis Surat Izin Mengemudi (SIM) tertentu. Melalui kehadiran petugas secara interaktif, alur pengurusan yang kerap dianggap rumit kini dipangkas menjadi lebih ringkas dan ramah bagi pemohon. 

Di lokasi pelayanan, sejumlah personel Ditlantas Polda Sumbar, termasuk Polisi Wanita (Polwan), terlihat sigap mendampingi dan memandu warga. Mereka dengan ramah memberikan penjelasan mengenai mekanisme kelayakan pengemudi dan pengisian formulir administrasi. Suasana pelayanan yang humanis ini berhasil menciptakan rasa nyaman dan menghilangkan sekat kaku antara petugas kepolisian dan masyarakat umum. 

Tidak hanya sekadar melayani administrasi berkendara, momentum interaksi langsung ini juga dimanfaatkan petugas untuk mengedukasi warga. Polantas aktif menyampaikan pesan keselamatan berkendara dan mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas. Kesadaran akan keselamatan ini ditekankan sebagai fondasi utama guna menekan angka fatalitas kecelakaan di jalan raya wilayah Sumatera Barat. 

Warga Kota Padang menyambut baik kehadiran program jemput bola yang transparan dan cepat ini. Banyak pemohon mengapresiasi kejelasan informasi serta tidak adanya pungutan liar atau jalur calo selama proses pengurusan SKUKP berlangsung. Layanan yang bersih dan profesional seperti inilah yang terus ditonjolkan demi mendongkrak kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara. 

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kehadiran Polantas Presisi melalui program ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan prima yang profesional. "Mari kita bawa semangat kebersamaan ini ke dalam setiap ruang pelayanan publik. Kami ingin memastikan setiap masyarakat yang datang untuk mengurus administrasi kendaraan mendapatkan pelayanan terbaik, cepat, transparan, serta humanis demi kenyamanan kita bersama," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 

Sumbar, netralpost --- encana tanah longsor hebat melanda kawasan lintas utama Sumatera yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi, tepatnya di Lembah Anai KM 66.700, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (24/6/2026) siang sekitar pukul 13.30 WIB akibat dipicu oleh tingginya intensitas curah hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi. Material longsoran berupa tanah pekat, bebatuan berukuran besar, serta pepohonan tumbang langsung amblas ke bawah dan menutupi seluruh badan jalan sehingga tidak dapat dilalui. 

Akibat kejadian ini, akses transportasi darat pada jalur vital darurat darat Sumatra Barat tersebut langsung lumpuh total dari kedua arah. Antrean kendaraan roda dua maupun roda empat mengular panjang di sekitar lokasi kejadian karena terjebak material yang menutup jalan. Sejumlah petugas dari kepolisian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan instansi terkait langsung dikerahkan secara sigap ke lokasi bersama dengan alat berat guna memulai proses evakuasi material.

Merespons situasi darurat bencana tersebut, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar langsung bergerak cepat mengambil langkah preventif dengan menutup total akses jalan demi keselamatan bersama. Kepolisian langsung memasang pembatas jalan dan menyiagakan personel di titik-titik penyekatan. Langkah penutupan ini sengaja diambil mengingat tebing di sekitar lokasi masih dalam kondisi labil dan sangat rawan memicu terjadinya runtuhan atau longsor susulan yang membahayakan jiwa pengguna jalan. 

Terkait kondisi ini, Dirlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh lapisan masyarakat dan para pengendara untuk selalu meningkatkan kewaspadaan ekstra di tengah cuaca ekstrem. Pihak Ditlantas meminta masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya agar segera beralih dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia, seperti rute Malalak atau Sitinjau Lauik. Pengendara juga diminta untuk tetap bersabar, mematuhi arahan petugas di lapangan, dan tidak memaksakan diri mendekati area jembatan kembar.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa penutupan jalur ini merupakan langkah mutlak yang harus diambil demi keselamatan publik. "Kami menegaskan bahwa keselamatan jiwa masyarakat dan pengguna jalan adalah prioritas paling utama di atas segalanya, sehingga penutupan total kedua arah di jalur Lembah Anai harus dilakukan sampai kondisi benar-benar dinyatakan aman," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul memaparkan bahwa koordinasi lintas sektor terus dipercepat agar proses pembersihan material longsor dapat diselesaikan secepat mungkin. "Petugas gabungan dan alat berat sudah dikerahkan ke titik KM 66.700 untuk mengevakuasi tanah serta batu yang menutup jalan. Namun, kami meminta pengendara untuk terus memantau informasi resmi terbaru sebelum memutuskan melintas, karena pembersihan harus dilakukan secara hati-hati akibat adanya ancaman batu menggantung di atas tebing," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 

 


Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) terus berkomitmen menciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib melalui pendekatan yang persuasif. Langkah nyata ini terlihat dari intensitas personel yang turun langsung ke lapangan untuk menyambangi para pengguna jalan. Petugas secara proaktif memberikan imbauan langsung kepada pengendara kendaraan bermotor, pengemudi angkutan, serta pejalan kaki yang beraktivitas di area publik. 

Kegiatan yang terekam dalam dokumentasi resmi Ditlantas Polda Sumbar ini berfokus pada pemberian pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya tertib berlalu lintas. Petugas di lapangan menyasar pusat-pusat keramaian jalan raya untuk berdialog secara inklusif dan ramah dengan masyarakat setempat. Melalui metode tatap muka tersebut, kepolisian berupaya menyentuh kesadaran personal setiap pengendara demi meminimalkan potensi terjadinya kecelakaan fatal. 

Langkah preventif ini diambil sebagai respon nyata kepolisian dalam mengedepankan tindakan preemtif sebelum penegakan hukum atau penilangan dilakukan. Sesuai dengan slogan utama yang diusung oleh instansi, yakni "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan", kampanye keselamatan ini diharapkan mampu membangun kultur berkendara yang lebih sehat di wilayah hukum Sumatera Barat. Sinergi yang kuat antara petugas dan warga menjadi kunci utama kesuksesan program edukasi jalanan ini. 

Melalui dialog interaktif ini, petugas juga mengingatkan para pengendara mengenai kelengkapan dokumen berkendara formal. Warga diimbau untuk selalu memastikan keabsahan Surat Izin Mengemudi (SIM) serta kelengkapan administrasi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sebelum melakukan perjalanan. Pendekatan humanis yang menjauhkan kesan kaku ini terbukti mendapat respon positif dan apresiasi yang baik dari masyarakat pengguna jalan. 

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepatuhan di jalan raya tidak boleh dianggap sekadar kewajiban formalitas untuk menghindari sanksi hukum. "Memiliki dokumen berkendara yang sah seperti SIM dan mematuhi rambu-rambu di jalan raya adalah bukti nyata dari kompetensi serta tanggung jawab moral kita bersama guna melindungi keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujarnya. 

Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar menambahkan bahwa kehadiran personel di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud pengabdian Polri yang modern dan inklusif. "Kami ingin menegaskan komitmen bahwa Polri hadir sepenuhnya di lapangan bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk merawat keselamatan masyarakat. Melalui pendekatan humanis seperti ini, kami berharap angka pelanggaran lalu lintas dapat ditekan secara signifikan sehingga jalan raya menjadi ruang yang aman bagi siapa saja," pungkasnya. (Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) menggelar program pembinaan kesadaran hukum dan ketertiban lalu lintas melalui Latihan Polisi Cilik (Pocil). Kegiatan yang berpusat di halaman markas Ditlantas Polda Sumbar ini diikuti secara antusias oleh puluhan utusan murid sekolah dasar. Program edukatif ini dirancang sebagai bentuk pendekatan persuasif kepolisian dalam membentuk karakter generasi muda yang taat hukum.

Peserta pelatihan ini melibatkan gabungan murid dari empat sekolah dasar di Kota Padang, yaitu SDN 08 Alang Laweh, SDN 37 Alang Laweh, SDN 37 Pagambiran, dan SDN 20 Piai. Para siswa yang terpilih nampak serius mengikuti instruksi dari para pelatih yang merupakan personel Ditlantas. Kehadiran perwakilan dari berbagai sekolah ini bertujuan untuk menyebarluaskan virus tertib berlalu lintas di lingkungan pendidikan dasar masing-masing.
Di bawah bimbingan langsung para instruktur polisi, para Polisi Cilik ini diajarkan berbagai materi dasar kepolisian yang disesuaikan dengan usia anak-anak. Mereka dilatih gerakan baris-berbaris (PBB) yang benar, pengenalan 12 gerakan dasar lalu lintas, hingga pemahaman tentang arti rambu-rambu di jalan raya. Metode penyampaian materi dibuat interaktif dan menyenangkan agar anak-anak mudah menyerap dan mempraktikkan materi kedisiplinan tersebut.
Selain melatih ketangkasan fisik dan kedisiplinan, kegiatan ini juga disisipkan pesan moral penunjang keselamatan publik melalui slogan utama Korlantas Polri. Tagline yang digaungkan dalam pelatihan ini adalah "Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan". Kampanye visual ini ditanamkan kuat di benak para siswa agar mereka kelak mampu menjadi pelopor keselamatan bagi keluarga dan teman sebaya mereka.
Kegiatan pelatihan Pocil gabungan ini mendapatkan apresiasi tinggi dari pihak sekolah maupun para orang tua murid yang hadir mendampingi. Menurut perwakilan guru, latihan ini sangat efektif memberikan wadah positif bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri, kepemimpinan, dan kerja sama tim. Pihak sekolah berharap agar program pembinaan karakter seperti ini dapat dilaksanakan secara berkala ke depannya.
Menanggapi pelaksanaan program edukasi usia dini tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., memberikan pernyataan resminya terkait tujuan jangka panjang pembentukan Polisi Cilik ini. "Melalui program Polisi Cilik ini, kita ingin menanamkan akar kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sedini mungkin agar tertanam kuat hingga mereka dewasa," ujar Kombes Pol. Reza Chairul. Beliau juga menegaskan bahwa anak-anak ini nantinya dipersiapkan untuk menjadi duta keselamatan yang mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya guna menekan angka kecelakaan di masa depan.
Jika Anda memerlukan pembuatan rilis berita untuk kegiatan institusi lainnya atau ingin menyusun poin-poin pidato yang selaras dengan tema ketertiban masyarakat, silakan beri tahu saya agar dapat saya bantu formulasikan secara tepat.(Nofri Tanjung) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.