Articles by "Dirlantas Polda Sumbar"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label Dirlantas Polda Sumbar. Show all posts

 

Sumatra Barat, NETRALPOST --- Di bawah pimpinan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H., Divisi Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat kini menghadirkan terobosan baru dalam penegakan peraturan lalu lintas dengan memperkenalkan penggunaan kamera handheld oleh seluruh personel yang bertugas di lapangan. Langkah inovatif ini menjadi bukti komitmen serius Ditlantas Polda Sumbar dalam meningkatkan disiplin berlalu lintas serta menekan angka kecelakaan yang seringkali disebabkan oleh pelanggaran aturan di jalan raya Sumatera Barat.

Kamera handheld yang digunakan merupakan perangkat teknologi canggih yang mampu menangkap gambar dan video dengan resolusi tinggi, bahkan dalam kondisi cahaya yang kurang memadai. Setiap perangkat dilengkapi dengan sistem pencatatan data yang terintegrasi, sehingga informasi mengenai pelanggaran yang tertangkap bisa langsung diarsipkan dan diproses dengan cepat serta akurat. Hal ini berbeda dengan metode konvensional yang seringkali bergantung pada catatan manual yang berpotensi mengalami kesalahan atau kelalaian.

Dalam siaran pers yang digelar di Markas Ditlantas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa penggunaan kamera handheld adalah bagian dari upaya modernisasi sistem penegakan hukum lalu lintas di Sumatera Barat. “Kita tidak hanya ingin melakukan penindakan, tetapi juga memberikan kepastian hukum yang jelas dan adil bagi setiap pengguna jalan. Dengan teknologi ini, setiap pelanggaran akan terdokumentasikan dengan baik, sehingga tidak ada ruang untuk kesalahpahaman dan proses hukum bisa berjalan dengan lebih lancar,” jelasnya.

Personel Ditlantas Polda Sumbar yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam penggunaan perangkat ini telah mulai menerapkannya di berbagai titik strategis di seluruh wilayah Sumbar – mulai dari jalan raya utama yang sering menjadi lokasi kemacetan dan kecelakaan, hingga jalan-jalan sekunder yang kerap menjadi lokasi pelanggaran seperti parkir sembarangan atau berkendara melawan arah.

Selama beberapa hari pertama penggunaannya, kamera handheld telah berhasil menangkap berbagai jenis pelanggaran lalu lintas, seperti tidak menggunakan helm standar nasional, berkendara sambil menggunakan ponsel, melawan arah jalan, serta tidak mematuhi lampu lalu lintas. Data yang terkumpul kemudian segera diproses dan pemberitahuan akan diberikan kepada pelanggar melalui surat resmi atau sistem informasi yang terhubung dengan database kendaraan bermotor.

Namun demikian, Ditlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa penindakan bukanlah tujuan akhir dari program ini. Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar S.H., S.I.K., M.H. menambahkan bahwa fokus utama adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mematuhi aturan lalu lintas. “Kamera handheld bertindak sebagai alat pengawas yang efektif dan akurat, namun yang paling penting adalah kita ingin masyarakat menyadari bahwa setiap pelanggaran bukan hanya melanggar peraturan, tetapi juga membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain,” ucapnya.

Untuk mendukung program ini, Ditlantas Polda Sumbar juga melakukan penyuluhan secara masif melalui berbagai saluran, seperti media sosial, spanduk di jalan raya, serta penyuluhan langsung ke sekolah, perkantoran, dan komunitas pengguna jalan raya. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan jalan raya dengan selalu mematuhi aturan berlalu lintas.

Beberapa tokoh masyarakat dan aktivis keselamatan lalu lintas di Sumbar menyambut baik langkah yang diambil oleh Ditlantas Polda Sumbar. Mereka menyatakan bahwa penggunaan teknologi modern seperti kamera handheld akan membantu menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih transparan dan akuntabel. “Kita sangat mendukung inisiatif ini. Dengan adanya dokumentasi yang jelas, diharapkan masyarakat akan semakin menyadari bahwa pelanggaran lalu lintas akan selalu mendapatkan konsekuensi yang sesuai,” ujar salah satu tokoh masyarakat yang mendukung program ini.

Dengan pengawasan yang lebih efektif dan akurat melalui kamera handheld, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran masyarakat tentang pentingnya keselamatan lalu lintas akan semakin tumbuh. Langkah ini diharapkan tidak hanya mampu menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya Sumbar, tetapi juga mampu membangun budaya berlalu lintas yang tertib dan penuh rasa tanggung jawab sebagai bagian dari identitas bangsa yang lebih baik.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah melalui program "Polantas Menyapa", di mana petugas secara proaktif mendampingi dan membantu masyarakat yang sedang mengurus Surat Keterangan Uji Keterampilan Pengemudi (SKUKP) di kantor pelayanan Ditlantas Polda Sumbar.

​Kegiatan ini bertujuan untuk memangkas jarak antara petugas dan masyarakat serta memberikan transparansi dalam setiap tahapan pengurusan dokumen berkendara. Dalam pantauan di lokasi, sejumlah personel Polantas tampak memberikan arahan langsung kepada pemohon, mulai dari pengisian formulir hingga penjelasan mengenai prosedur teknis ujian. Hal ini dilakukan agar masyarakat merasa nyaman dan mendapatkan pemahaman yang jelas mengenai aturan keselamatan berlalu lintas.

​Pendekatan yang humanis menjadi poin utama dalam pelaksanaan program ini. Petugas tidak hanya menunggu di balik loket, tetapi turun langsung menghampiri masyarakat untuk menjawab pertanyaan maupun kendala yang dihadapi selama proses administrasi. Langkah ini dinilai efektif dalam mengurangi potensi kebingungan masyarakat terhadap alur pelayanan yang ada, sekaligus mempercepat waktu proses penerbitan dokumen.

​Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. M.H. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa inovasi pelayanan ini merupakan bentuk transformasi Polri yang lebih presisi dan melayani. Ia menekankan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan tanpa ada hambatan birokrasi yang berbelit-belit.

​"Kami menginstruksikan seluruh jajaran untuk konsisten menjalankan program 'Polantas Menyapa'. Tujuannya jelas, yakni optimalisasi pelayanan kepada masyarakat yang sedang mengurus SKUKP. Kami ingin memastikan setiap tahapan dijalankan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan tetap mengedepankan sisi humanis, sehingga masyarakat merasa terlayani dengan baik dan pulang membawa edukasi keselamatan yang bermanfaat," ujar Reza Chairul Akbar Sidiq. 

 


PADANG, NETRALPOST – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat memimpin langkah strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan administrasi kendaraan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Tim Pembina Samsat tingkat provinsi. Pertemuan yang melibatkan Bapenda dan Jasa Raharja ini bertujuan untuk menyelaraskan persepsi dalam memberikan kemudahan layanan bagi seluruh pemilik kendaraan bermotor di wilayah hukum Polda Sumbar.

​Dalam forum tersebut, fokus utama tertuju pada penguatan integrasi data kendaraan serta optimalisasi sistem digitalisasi pelayanan. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak lagi merasa kesulitan dalam mengurus perpanjangan STNK maupun pembayaran pajak tahunan, sehingga tercipta budaya tertib administrasi yang lebih baik di tengah masyarakat Sumatera Barat.

​Ditlantas Polda Sumbar juga terus memberikan edukasi mengenai kaitan erat antara ketaatan membayar pajak dengan jaminan keselamatan di jalan raya. Melalui Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), setiap pengendara secara tidak langsung telah memiliki perlindungan dasar jika terjadi risiko kecelakaan, yang dikelola secara sinergis oleh instansi terkait.

​Selain itu, himbauan terus digencarkan agar para pemilik kendaraan selalu memastikan keabsahan data registrasi kendaraannya. Kepatuhan masyarakat dalam melaporkan perubahan data atau perpindahan kepemilikan sangat krusial guna mendukung validitas sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang saat ini telah diterapkan secara luas untuk meningkatkan keamanan lalu lintas.

​Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. memberikan pernyataan tegas mengenai pentingnya kesadaran kolektif dari para pengguna jalan. "Kami sangat mengharapkan peran aktif masyarakat untuk hadir ke Samsat tepat waktu. Tertib membayar pajak dan memperpanjang STNK bukan hanya soal kewajiban kepada negara, tetapi juga bentuk kepastian hukum dan perlindungan diri bagi setiap pengendara yang melintas di jalan raya," tegas Dirlantas.

​Mengakhiri pernyataannya, Dirlantas Polda Sumbar menekankan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk menjamin transparansi di setiap lini pelayanan. "Pelayanan yang transparan dan bebas hambatan adalah prioritas kami. Kami mengimbau warga Sumatera Barat untuk menghindari penggunaan jasa calo dan memanfaatkan kemudahan layanan gerai Samsat maupun Samsat Keliling yang telah kami sebar di berbagai titik strategis," pungkasnya.

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus menggencarkan kampanye keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Melalui pesan edukatif yang unik dan santai, pihak kepolisian berupaya menyentuh kesadaran para pengguna jalan agar senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas demi menekan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat.

​Himbauan kali ini dikemas dengan gaya yang menarik perhatian, menggunakan jargon matematis sederhana “4x4=16”. Pesan tersebut memiliki makna filosofis tersendiri, yakni “Sempat Tidak Sempat, Mari Tertib Berlalu Lintas”. Penggunaan rima dalam pesan ini bertujuan agar masyarakat lebih mudah mengingat pentingnya kedisiplinan di jalan raya dalam kondisi sesibuk apa pun.

​Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol. H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keselamatan di jalan raya bukanlah sebuah pilihan, melainkan prioritas utama yang harus disadari oleh setiap individu. Beliau menekankan bahwa setiap pelanggaran, sekecil apa pun, memiliki potensi risiko yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.

​"Kami ingin mengubah pola pikir masyarakat bahwa tertib lalu lintas bukan karena takut akan tilang atau adanya petugas di lapangan. Keselamatan adalah prioritas, bukan pilihan. Mari kita jadikan tertib berlalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa kita yang luhur dan disiplin," ujar Dirlantas Polda Sumbar dalam keterangannya.

​Selain pesan lisan, poster edukasi tersebut juga menampilkan berbagai simbol rambu lalu lintas seperti larangan berhenti (S), larangan parkir (P), tanda peringatan jalan licin, hingga tanda penyeberangan pejalan kaki. Hal ini menjadi pengingat visual bagi masyarakat tentang dasar-dasar aturan berkendara yang seringkali terabaikan saat berada di jalan raya.

​Dirlantas juga menambahkan bahwa peran serta masyarakat sangat krusial dalam menciptakan situasi Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) yang kondusif. Dengan tingginya mobilitas masyarakat saat ini, kesadaran kolektif untuk saling menghormati sesama pengguna jalan menjadi kunci utama dalam meminimalisir fatalitas kecelakaan.

​Sebagai penutup, Ditlantas Polda Sumbar mengimbau warga untuk terus memantau informasi terkini melalui kanal media sosial resmi mereka. Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Sumatera Barat dapat menjadi provinsi percontohan dalam hal kepatuhan berlalu lintas dan keselamatan jalan raya di tingkat nasional.(*) 


 

Sumatra Barat, netralpost – Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA melalui Kepala Dinas Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Sumatera Barat.

Beliau menegaskan bahwa memiliki Surat Izin Mengemudi atau SIM tidak hanya sekadar kewajiban formalitas untuk memenuhi aturan hukum semata, namun lebih dari itu, SIM merupakan bukti nyata kompetensi, bentuk tanggung jawab, dan langkah utama untuk menjamin keselamatan saat berada di jalan raya.

Dengan memiliki SIM, seorang pengendara telah diakui memiliki legalitas dan pemahaman dasar yang cukup mengenai peraturan dan etika berlalu lintas.

Hal ini menjadi fondasi terciptanya budaya berkendara yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi diri sendiri, pengguna jalan lain, serta seluruh masyarakat.

Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq Menghimbau”Sahabat-sahabat pengguna jalan sekalian, mari kita ubah cara pandang kita terhadap SIM.

Dokumen ini bukanlah sekadar kertas atau kartu yang dibawa untuk menghindari tilang petugas. SIM adalah simbol bahwa kita layak, mampu, dan paham bagaimana cara mengemudikan kendaraan dengan benar dan aman.

Proses mendapatkan SIM melalui ujian teori dan praktik memastikan setiap pengendara memiliki bekal pengetahuan yang cukup sebelum memegang kendali di jalan raya.”

“Saya mengajak seluruh warga Sumatera Barat untuk memahami dan menyadari berbagai manfaat besar dari kepemilikan SIM. Jadikan kepemilikan dokumen ini sebagai bagian dari gaya hidup dan budaya kita berkendara.

Mari kita wujudkan ruas jalan di Sumatera Barat yang aman, nyaman, dan bebas dari potensi bahaya akibat kelalaian atau ketidaktahuan berlalu lintas,” tegasnya.

Berikut adalah berbagai fungsi dan 6 manfaat penting dari kepemilikan Surat Izin Mengemudi:

1. BUKTI LEGALITAS BERKENDARA

SIM menjadi bukti resmi yang menyatakan seseorang memiliki hak dan kewenangan untuk mengemudikan jenis kendaraan tertentu di jalan raya umum. Tanpa SIM, aktivitas berkendara tidak memiliki dasar hukum yang sah.

2. MENJAMIN KOMPETENSI PENGEMUDI

Pemegang SIM telah melalui proses pengujian, sehingga dipastikan memahami rambu lalu lintas, aturan berkendara, serta teknik mengemudi yang baik dan benar. Ini adalah standar kemampuan yang harus dimiliki setiap pengendara.

3. PERLINDUNGAN HUKUM

Dalam setiap peristiwa atau kasus yang terjadi di jalan raya, SIM menjadi salah satu dokumen utama yang diperlukan dalam proses penyelesaian hukum. Kepemilikan SIM yang sah akan melindungi hak dan kewajiban pengendara sesuai peraturan yang berlaku.

4. MENGURANGI RISIKO KECELAKAAN

Pengendara yang memiliki SIM cenderung lebih disiplin, waspada, dan memahami potensi bahaya di jalan. Kesadaran dan pengetahuan ini secara signifikan mampu menekan angka risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

5. ALAT IDENTITAS TAMBAHAN

SIM diakui secara resmi sebagai dokumen identitas kependudukan yang sah, sehingga dapat digunakan sebagai pelengkap atau alternatif identitas diri dalam berbagai keperluan administrasi maupun transaksi.

6. SYARAT ADMINISTRASI TERTENTU

Dalam banyak keperluan, SIM sering kali menjadi salah satu syarat wajib, mulai dari pengurusan dokumen kendaraan, proses klaim asuransi, hingga berbagai keperluan administrasi umum lainnya.

Pesan Untuk Masyarakat “Miliki SIM, taati aturan, dan utamakan keselamatan. Berkendara dengan sah dan kompeten adalah wujud cinta kepada diri sendiri, keluarga, dan sesama pengguna jalan.”

#ImbauanLaluLintas

#PentingnyaSIM

#DirlantasPoldaSumbar

#TertibBerkendara

#SumbarAmanLaluLintas 


 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus berkomitmen untuk menghadirkan pelayanan prima bagi masyarakat, khususnya dalam pengurusan administrasi kendaraan bermotor. Melalui program bertajuk "Polantas Menyapa," jajaran kepolisian turun langsung untuk memastikan proses pelayanan di Samsat Padang berjalan dengan cepat, transparan, dan humanis. Program ini dirancang untuk menjembatani komunikasi antara petugas dan wajib pajak demi terciptanya kenyamanan bersama.

​Di lokasi Samsat Padang, terlihat aktivitas petugas kepolisian yang mendampingi warga dalam setiap tahapan pengurusan dokumen. Petugas tidak hanya menunggu di balik loket, tetapi juga aktif memberikan asistensi dan edukasi mengenai kelengkapan berkas yang diperlukan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kendala teknis yang sering dikeluhkan masyarakat saat mengurus pajak kendaraan maupun pergantian plat nomor (TNKB).

​Langkah jemput bola ini juga mencakup kemudahan pada fasilitas pendukung seperti Samsat Drive-Thru dan layanan pendaftaran kendaraan baru. Dengan adanya pendampingan langsung, alur birokrasi yang sebelumnya dianggap rumit kini terasa lebih ringkas. Kehadiran personel di lapangan terbukti mampu memangkas waktu tunggu dan mencegah penumpukan antrean yang berlebihan pada jam-jam sibuk.

​Tidak hanya soal administratif, program ini juga menjadi sarana sosialisasi kepatuhan berlalu lintas. Sembari melayani warga, petugas memberikan imbauan mengenai pentingnya keselamatan berkendara dan ketaatan membayar pajak sebagai kontribusi pembangunan daerah. Pendekatan persuasif ini mendapat respon positif dari berbagai kalangan masyarakat yang sedang berada di area Samsat.

​Optimalisasi pelayanan ini merupakan bagian dari transformasi Polri yang lebih presisi dan dekat dengan masyarakat. Ditlantas Polda Sumbar menyadari bahwa kepuasan masyarakat adalah indikator utama keberhasilan sebuah institusi pelayanan publik. Oleh karena itu, inovasi pelayanan seperti ini akan terus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat.

​Sebagai penutup, kegiatan "Polantas Menyapa" diakhiri dengan penyerahan dokumen secara simbolis kepada warga yang telah menyelesaikan urusannya. Senyum ramah dari petugas dan rasa puas dari masyarakat menjadi gambaran harmonisnya hubungan Polri dengan rakyat. Diharapkan, dengan pelayanan yang semakin baik, tingkat kesadaran masyarakat untuk taat pajak kendaraan akan terus meningkat secara signifikan.

​"Kami ingin memastikan bahwa setiap warga yang datang ke Samsat merasa terbantu dan dilayani dengan hati. Program 'Polantas Menyapa' bukan sekadar formalitas, melainkan wujud nyata kehadiran negara dalam memberikan kemudahan administrasi bagi masyarakat Kota Padang. Kami akan terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas layanan demi mewujudkan pelayanan yang cepat, akurat, dan bebas dari pungutan liar." Ujar Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.


​"Saya sangat mengapresiasi bantuan dari bapak-bapak polisi hari ini. Prosesnya jauh lebih mudah dan jelas karena diarahkan langsung sejak awal masuk. Terima kasih kepada Ditlantas Polda Sumbar atas pelayanan yang ramah dan cepat, sangat membantu kami yang memiliki aktivitas padat."Salah satu warga Kota Padang. (*)


PADANG, NETRALPOST – Menyemarakkan peringatan Hari Kartini yang jatuh hari ini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh perempuan, khususnya putri bangsa yang telah berkontribusi dalam berbagai bidang pembangunan, (21/4/2026).

Ucapan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.H.K., melalui poster dan media resmi Ditlantas Polda Sumbar.

Mengusung semangat moto “Habis Gelap Terbitlah Terang”, keduanya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneruskan perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam memperjuangkan kesetaraan gender, akses pendidikan yang merata, serta kebebasan setiap individu untuk bermimpi dan meraih cita-cita.

“Peringatan Hari Kartini bukan hanya sekadar mengenang jasa beliau, tetapi juga menjadi momentum bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai perjuangannya. Semangat Kartini tentang pentingnya pendidikan dan kesetaraan harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.

Senada dengan itu, AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa peran perempuan saat ini sangat strategis, termasuk dalam lingkungan Kepolisian Republik Indonesia. Banyak polwan yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, dan memberikan pelayanan terbaik kepada publik.

“Kami bangga memiliki rekan-rekan polwan yang bekerja dengan dedikasi tinggi, membuktikan bahwa perempuan juga mampu berperan penting dalam tugas-tugas kepolisian. Ini adalah wujud nyata dari cita-cita Kartini yang menginginkan perempuan memiliki ruang dan kesempatan yang sama untuk berkarya,” ungkapnya.

Melalui peringatan ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap semangat juang Kartini dapat menginspirasi lebih banyak lagi perempuan untuk berprestasi, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menciptakan lingkungan masyarakat yang lebih adil dan beradab.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Dalam rangka memperkaya wawasan dan pengalaman tugas, rombongan siswa Dikbangspes Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Barat melakukan kunjungan kerja ke Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar.

Kunjungan ini merupakan bagian dari kurikulum pendidikan yang menekankan pada pembelajaran langsung di lapangan, sehingga para siswa dapat melihat dan memahami secara nyata bagaimana pelaksanaan tugas dan fungsi Polantas.

Kegiatan berlangsung di bawah arahan langsung Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., yang diwakili oleh para personel Ditlantas.

Dalam sesi pembekalan, para instruktur menekankan bahwa menjadi anggota Polri bukan hanya soal teknis operasional, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi kedisiplinan yang tinggi, profesionalisme dalam bertindak, serta kesiapan mental dan fisik yang prima.

“Melalui kunjungan ini, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa setiap personel Polri hadir untuk menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Nilai-nilai ini harus sudah tertanam kuat sejak masa pendidikan,” ujar salah satu personel yang memberikan materi.

Para siswa terlihat sangat antusias dan khidmat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Interaksi langsung dengan petugas dan penjelasan mendalam mengenai sistem kerja di Ditlantas diharapkan dapat menjadi bekal berharga bagi mereka saat nanti lulus dan ditugaskan ke masyarakat.


 


Padang, netralpost  – Peringatan Jumat Agung yang jatuh pada 3 April 2026 berlangsung khidmat dan sarat makna refleksi. Momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah umat Kristiani, tetapi juga menghadirkan pesan universal tentang kasih, pengorbanan, dan ketulusan yang relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Di Sumatera Barat, suasana Jumat Agung turut diwarnai dengan pesan humanis dari jajaran Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar. Direktur Lalu Lintas, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, bersama Wakil Direktur Lalu Lintas AKBP Yudho Huntoyo, menyampaikan refleksi mendalam mengenai makna peringatan tersebut.

Dalam pesan visual yang disampaikan, keduanya tampil dengan sikap hormat berlatar simbol salib, yang merepresentasikan pengorbanan dan kasih. Nuansa religius yang dihadirkan tidak hanya bersifat simbolik, tetapi juga menjadi pengingat kuat akan pentingnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak semata-mata berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai kasih dan ketulusan harus menjadi dasar dalam setiap langkah pelayanan. Polisi hadir untuk memberikan rasa aman dengan pendekatan yang berempati,” ujarnya.

Hal senada disampaikan AKBP Yudho Huntoyo yang mengajak seluruh personel menjadikan Jumat Agung sebagai momentum introspeksi diri.

“Tugas tidak cukup dijalankan secara formal, tetapi harus melibatkan hati nurani agar pelayanan yang diberikan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Menurutnya, nilai pengorbanan yang terkandung dalam Jumat Agung sejalan dengan semangat pengabdian Polri, khususnya dalam menjaga ketertiban dan keselamatan di jalan raya.

Selain itu, pesan damai yang diangkat dalam peringatan ini juga menjadi ajakan untuk memperkuat toleransi dan harmoni di tengah keberagaman. Ditlantas Polda Sumbar menilai bahwa perbedaan yang ada harus menjadi kekuatan dalam membangun persatuan, bukan sebaliknya.

Melalui momentum ini, institusi kepolisian ingin menunjukkan perannya tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Simbol burung yang terbang bebas dalam visual yang ditampilkan turut mempertegas pesan harapan, kebebasan, dan kedamaian, sekaligus mengajak masyarakat untuk melangkah ke depan dengan semangat baru.

Peringatan Jumat Agung 2026 pun diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kepedulian sosial, menjaga toleransi, serta menjunjung tinggi nilai kasih dan ketulusan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat tersebut, Ditlantas Polda Sumbar mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan menciptakan suasana yang harmonis di tengah dinamika kehidupan.

PADANG, NETRALPOST --- Divisi Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) melaksanakan apel pagi secara rutin untuk memastikan kesiapan personel dalam menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat, Selasa (31/3/2026).

Apel yang diadakan di halaman markas Ditlantas Polda Sumbar dipimpin oleh Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., sebagai wakil Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh ratusan personel Ditlantas Polda Sumbar ini, terlihat suasana yang khidmat dan penuh disiplin. Personel yang berbaris rapi siap menerima arahan tugas harian, serta pemahaman terkait program kerja yang sedang berjalan. Pada bagian bawah area apel juga terpampang spanduk dengan pesan penting: “STOP PELANGGARAN, STOP KECELAKAAN – KESELAMATAN UNTUK KEMANUSIAAN”, yang menjadi fokus utama dalam pelaksanaan tugas lalu lintas.

Dalam amanatnya, AKBP Yudho Huntoro menyampaikan arahan dari Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq terkait pentingnya menjaga profesionalisme, ketelitian, dan kerja sama antar satuan dalam menangani berbagai permasalahan lalu lintas. Ia juga menekankan perlunya konsistensi dalam menjalankan tugas, terutama terkait pencegahan kecelakaan dan penegakan peraturan lalu lintas guna menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib.

Kegiatan apel pagi ini menjadi bagian dari rutinitas harian Ditlantas Polda Sumbar untuk menyatukan visi dan misi seluruh personel dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sumbar.(*)

 


Sumbar, netralpost - Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H kembali menegaskan pemberlakuan sistem buka tutup di jalur Lembah Anai mulai 1 April 2026 sebagai langkah strategis menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kebijakan ini menjadi perhatian serius karena jalur Lembah Anai merupakan akses vital yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi, dengan intensitas kendaraan yang tinggi terutama pada momentum arus balik Lebaran.

Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menekankan bahwa pengaturan lalu lintas bukan hanya soal kelancaran, tetapi juga menyangkut keselamatan jiwa pengguna jalan di tengah kondisi jalan yang masih dalam tahap perbaikan.

Sejalan dengan itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, menjelaskan bahwa sistem buka tutup akan diberlakukan setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Terhitung 1 April 2026 kita kembali memberlakukan sistem buka tutup kawasan Lembah Anai seperti sebelum libur Lebaran,” ujar AKP Pifzen Finot.

Ia menambahkan, aturan tersebut berlaku untuk seluruh kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi kawasan tersebut tanpa pengecualian.

“Pemberlakuan ini dimulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB setiap hari, setelah itu kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya dapat kembali melintas,” jelasnya.

Menurut AKP Pifzen Finot, kebijakan ini merupakan hasil koordinasi antara pihak kepolisian dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional serta pihak pelaksana proyek perbaikan jalan di Lembah Anai.

“Kami telah berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk BPJN Sumbar dan pelaksana proyek, agar pengaturan ini berjalan optimal dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Dirlantas Polda Sumbar memastikan bahwa langkah ini diambil karena kondisi jalan yang masih dalam proses pemulihan pascabencana banjir bandang yang terjadi pada akhir November 2025.

Selama masa libur Lebaran sebelumnya, jalur tersebut sempat dibuka penuh guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik. Namun setelah periode itu berakhir, pengaturan kembali diterapkan secara normal.

Masyarakat pun diimbau untuk mulai menyesuaikan jadwal perjalanan dan memanfaatkan waktu sebelum pemberlakuan kembali sistem buka tutup.

Seorang pengendara, Rian Saputra (34), mengaku memilih berangkat lebih awal demi menghindari antrean kendaraan di jalur tersebut.

“Saya sengaja berangkat sebelum pagi supaya tidak kena buka tutup. Kalau sudah siang biasanya antreannya cukup panjang,” ujarnya.

Pengendara lain, Yuliana (29), menilai kebijakan ini cukup membantu meski membutuhkan penyesuaian waktu perjalanan.

“Memang harus atur waktu, tapi ini demi keselamatan juga. Yang penting kita tahu jadwalnya,” katanya.

Sementara itu, Andi Pratama (41) berharap proses perbaikan jalan dapat segera diselesaikan agar aktivitas kembali normal.

“Kita berharap cepat selesai, tapi selama masih diperbaiki ya kita ikuti aturan saja supaya aman,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Sumbar menegaskan tidak ada kebijakan khusus bagi pengguna jalan. Seluruh kendaraan wajib mematuhi sistem buka tutup yang telah ditetapkan.

Dengan adanya pengaturan ini, diharapkan potensi kemacetan dan risiko kecelakaan dapat ditekan, sehingga perjalanan masyarakat tetap aman dan terkendali.

 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Reza Chairul Akbar, melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) dan Pos Pelayanan (Pos Yan) yang disiapkan untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran, (15/3/2026) 

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan bersama sejumlah Pejabat Utama Ditlantas Polda Sumbar. Langkah ini bertujuan untuk memastikan seluruh pos pengamanan dan pelayanan benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam kesempatan tersebut, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar meninjau secara langsung kesiapan personel yang bertugas, kelengkapan fasilitas pos, serta sistem pengaturan lalu lintas yang diterapkan di lapangan. Ia juga memberikan arahan kepada seluruh personel agar selalu mengedepankan sikap humanis, profesional, dan responsif dalam melayani masyarakat.

Menurutnya, keberadaan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan merupakan bagian penting dari strategi pengamanan selama Operasi Ketupat. Pos-pos tersebut tidak hanya berfungsi sebagai tempat pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat informasi dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan mudik.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh personel yang bertugas benar-benar siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat selama perjalanan mudik menjadi prioritas utama kami,” ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar.

Selain melakukan pengecekan fasilitas pos, Dirlantas juga mengevaluasi kesiapan peralatan pendukung seperti kendaraan patroli, perlengkapan komunikasi, serta sistem pengaturan arus lalu lintas yang diterapkan untuk mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan di sejumlah titik rawan.

Dirlantas juga menekankan pentingnya koordinasi antara kepolisian dengan berbagai pihak terkait, seperti TNI, Dinas Perhubungan, tenaga kesehatan, serta instansi lainnya yang turut terlibat dalam pengamanan arus mudik Lebaran tahun ini.

Melalui pengecekan ini diharapkan seluruh personel dapat menjalankan tugas secara optimal dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Operasi Ketupat sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun menjelang Hari Raya Idul Fitri, dengan tujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.

Dengan adanya kesiapan personel dan sarana yang optimal, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol Reza Chairul Akbar berharap pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 di wilayah Sumatera Barat dapat berjalan dengan lancar serta mampu mewujudkan mudik yang aman, tertib, dan selamat bagi seluruh masyarakat.(*)




 Jakarta, netralpost -  PULANG Basamo 2026, resmi dilepas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Minggu (8/3/26) dari Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat. Sebanyak 100 bus diberangkatkan hari itu untuk mengantar pemudik dari Jakarta menuju "Ranah Minang".


Andre mengatakan Pulang Basamo tahun ini adalah edisi keempat sejak pertama digelar pada 2023 silam. Dia bersyukur program ini banyak membantu masyarakat yang hendak pulang kampung ke Sumbar.


"Alhamdulillah, ini bisa berjalan dengan baik dan membantu masyarakat Sumatera Barat yang ingin mudik pulang kampung," kata Andre dalam sambutannya.


Sebelum pelepasan resmi dilakukan sekitar pukul 10.38 WIB, Kapolda Sumbar bersama jajaran mendatangi langsung armada bus untuk memastikan kesiapan perjalanan para pemudik.


Didampingi Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr (A.P.) dan Dirlantas, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H, Kapolda juga menyapa para pengemudi bus dan memberikan pesan khusus agar keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama perjalanan jauh menuju Sumatera Barat.


“Pak sopir, tolong jaga keselamatan penumpang dan jangan mengejar waktu, kalau lelah segera istirahat karena keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.


Polda Sumbar turut mengawal perjalanan sekitar 12 ribu pemudik yang diberangkatkan dalam dua tahap yang menggunakan ratusan armada bus menuju kampung halaman di berbagai daerah Sumatera Barat.


Pada gelombang pertama ini diberangkatkan sebanyak 100 bus, sedangkan pada gelombang kedua direncanakan berangkat pada 15 Maret mendatang, beber Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar Sidiq menambahkan.


"Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik para perantau Minang, Ditlantas Polda Sumbar dipercaya untuk mengawal program Pulang Basamo Nasional 2026", tambah Reza.


Pemberangkatan Pulang Basamo tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan, yakni, gelombang peetama Minggu, 8 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Minggu, 15 Maret 2026.  


Bentuk pengawalan dari Ditlantas Polda Sumbar adalah:

Pengawalan Langsung: Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, melepas langsung rombongan di Kompleks DPR RI, Jakarta, dan memastikan personel mengawal bus dari titik keberangkatan hingga sampai di Sumatera Barat.

Pengecekan Kesehatan: Selain aspek lalu lintas, pihak kepolisian juga memastikan kesehatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Titik Cek: Petugas melakukan pemantauan di berbagai titik henti, seperti di Palembang, di wilayah Jambi (Muaro Bulian), dan terakhir di gerbang Sumatera Barat di Kabupaten Dharmasraya, hal ini untuk memastikan rombongan tetap dalam kondisi aman dan tertib.

Layanan Bantuan: Penumpang diimbau untuk segera melapor kepada petugas pengawal jika terjadi kendala atau gangguan selama di perjalanan. 


"Program ini merupakan hasil kolaborasi untuk memberikan fasilitas mudik yang gratis, aman, dan terkoordinasi bagi masyarakat. Dan, untuk informasi lebih lanjut, perantau dapat memantau akun resmi Instagram @pulangbasamonasional atau Ditlantas Polda Sumbar", pungkas Reza.


Sementara Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pemudik tiba di kampung halaman dalam kondisi sehat dan selamat.


“Kami ingin memastikan setiap pemudik sampai di depan pintu rumah mereka dengan sehat dan selamat sehingga keluarga yang menunggu di kampung halaman dapat merasakan kebahagiaan,” pungkasnya.(*)



 

Padang, Netralpost --- Padang 4 MARET 2026 – Dalam suasana penuh berkah bulan Ramadhan, Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat AKBP H. M REZA CHAIRUL AKBAR SIDIQ, SH, SIK. MH menghadirkan program khas yang tidak hanya mengutamakan keamanan lalu lintas, tetapi juga menyentuh hati masyarakat: Patroli Makan Sahur yang telah menjadi fenomena dan dikenal luas sebagai “Patroli Mashur”.

Kegiatan yang menjadi wujud nyata pelayanan humanis ini tidak hanya fokus pada tugas utama menjaga ketertiban dan keamanan pergerakan lalu lintas di malam hari menjelang waktu sahur. Lebih dari itu, personel Ditlantas Polda Sumbar aktif berbagi paket makanan sahur kepada berbagai kalangan masyarakat yang masih beraktivitas di jalanan, mulai dari pengemudi kendaraan yang sedang melakukan perjalanan jauh, pedagang malam, hingga pekerja yang harus bertugas hingga larut malam.

Setiap paket makanan sahur yang dibagikan disiapkan dengan penuh perhatian, mengandung makanan pokok dan lauk yang cukup untuk memberikan energi sebelum memulai ibadah puasa seharian penuh. Personel yang terlibat dalam patroli ini juga tidak segan untuk berbincang santai dengan penerima bantuan, memberikan semangat dan doa agar bulan Ramadhan tahun ini menjadi kesempatan untuk semakin meningkatkan kebaikan.

Kapolda Sumbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa Patroli Makan Sahur merupakan bentuk komitmen institusi kepolisian dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. “Kita tidak hanya bertugas menjaga keamanan dari sisi hukum dan ketertiban, tetapi juga harus hadir sebagai bagian dari komunitas yang peduli satu sama lain, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” ujarnya.

Para penerima bantuan yang ditemui di jalanan menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. “Sangat mengingatkan akan kebersamaan, padahal kami hanya sedang lewat atau bekerja malam, tapi Ditlantas tetap mengingat kita dengan memberikan makanan sahur,” ujar salah satu pengemudi truk yang menerima bantuan di ruas jalan utama kota Padang.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ladang amal bagi seluruh peserta yang terlibat, tetapi juga menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang lebih hangat, penuh kasih, dan mendukung kesejahteraan bersama di Provinsi Sumatera Barat. Patroli Makan Sahur Ditlantas Polda Sumbar akan terus berjalan setiap malam menjelang sahur hingga akhir bulan Ramadhan mendatang.


 


Padang - Suasana dini hari di Sumatera Barat terasa berbeda. Di tengah sunyinya jalanan menjelang sahur, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan “Patroli Mashur” atau Patroli Makan Sahur. Di bawah komando Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen menjaga keamanan selama Ramadan.

Patroli Mashur bukan sekadar patroli rutin. Kegiatan ini memadukan pengawasan keamanan dan ketertiban lalu lintas dengan aksi sosial membagikan makanan sahur kepada warga yang membutuhkan, pengendara yang masih beraktivitas, hingga pekerja malam yang belum sempat menyiapkan santap sahur.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas, bahkan di jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.

Didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., jajaran Ditlantas menyusuri sejumlah titik strategis. Fokus utama tetap pada pencegahan balap liar, potensi kecelakaan lalu lintas, serta gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat malam hingga dini hari.

Namun di sela patroli, sentuhan humanis begitu terasa. Petugas menyapa pengendara dengan ramah, membagikan paket sahur, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan persuasif menjadi prioritas, sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Bagi Dirlantas Polda Sumbar, menjaga kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di bulan Ramadan memiliki tantangan tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, terutama menjelang sahur dan usai salat tarawih. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah preventif yang strategis.

Kombes Pol Reza menekankan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi, termasuk dalam berlalu lintas. “Tertib di jalan adalah bagian dari ibadah. Keselamatan diri dan orang lain harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kegiatan Patroli Mashur juga menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditlantas Polda Sumbar yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga berbagi dan peduli. Kehangatan interaksi itu mencerminkan wajah Polri yang humanis.

Di sisi lain, Wakil Dirlantas AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pihaknya ingin memastikan situasi Sumatera Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

Dengan konsep patroli yang adaptif dan responsif, Ditlantas Polda Sumbar membuktikan bahwa tugas lalu lintas bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan empati sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas selama bulan suci.

Patroli Mashur menjadi simbol bahwa Dirlantas hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Di tengah cahaya lampu jalan dan suasana dini hari, pesan keselamatan disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh.

Ramadan tahun ini pun terasa lebih bermakna. Di jalan-jalan Sumatera Barat, kehadiran jajaran Ditlantas Polda Sumbar menjadi bukti bahwa keamanan dan kepedulian dapat berjalan beriringan.

Melalui Patroli Mashur, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan komitmennya: menjadikan Ditlantas Polda Sumbar sebagai institusi yang profesional, humanis, dan senantiasa hadir untuk masyarakat.


Sumbar, netralpost – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat resmi memulai Operasi Keselamatan Singgalang 2026 selama 14 hari ke depan, terhitung mulai Senin (2/2) hingga 15 Februari 2026, yang ditandai dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan. Operasi ini digelar sebagai langkah cipta kondisi guna memastikan keamanan dan ketertiban lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran mendatang.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, menyatakan bahwa operasi ini mengedepankan pendekatan edukatif, sosialisasi, serta teguran simpatik kepada pengguna jalan.

"Fokus kami adalah meningkatkan disiplin masyarakat melalui langkah preemtif dan preventif. Edukasi langsung kami lakukan agar keselamatan berlalu lintas benar-benar menjadi kebutuhan bersama," ujar Kombes Pol Reza, Senin (2/2).

Senada dengan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh pelaksanaan operasi ini dengan cara mematuhi aturan sejak dari rumah.

"Kami mengajak masyarakat untuk menjadikan tertib berlalu lintas sebagai budaya, bukan karena takut ada petugas. Operasi ini adalah upaya preventif Polri untuk melindungi nyawa pengendara. Mari kita persiapkan fisik dan kelaikan kendaraan demi keselamatan kita bersama di jalan raya," ujar Kombes Pol Susmelawati.

Selain menyasar perilaku pengendara, Ditlantas juga memberikan perhatian khusus pada aspek kelaikan kendaraan angkutan umum dan barang. Polisi akan melakukan pemeriksaan teknis atau ramp check secara intensif di berbagai terminal dan titik strategis di Sumatera Barat. Langkah ini diambil untuk meminimalkan risiko kecelakaan yang diakibatkan oleh armada yang tidak layak jalan atau kerusakan teknis).

Meski mengedepankan teguran simpatik, petugas di lapangan tetap melakukan pengawasan ketat terhadap sembilan jenis pelanggaran prioritas yang berpotensi memicu kecelakaan, antara lain:

 1. Penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis (brong).

 2. Kendaraan tanpa dokumen lengkap.

 3. Penggunaan rotator atau sirene ilegal.

 4. Pelat nomor (TNKB) tidak standar.

 5. Tidak menggunakan helm SNI.

 6. Berboncengan lebih dari satu orang.

 7. Penyalahgunaan fungsi kendaraan angkutan barang.

 8. Praktik travel ilegal.

 9. Parkir sembarangan di badan jalan yang memicu kemacetan.

Melalui momentum awal tahun ini, Polda Sumbar berharap budaya tertib berlalu lintas dapat terbangun lebih kuat sebelum memasuki periode padat arus mudik nanti.


(Red)

 

Sumbar, netralpost — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menerapkan metode Scientific Crime Investigation dalam mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas. Dibuktikan dengan penggunaan alat canggih Traffic Accident Analysis (TAA) saat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Langkah ini juga diperkuat dengan kehadiran tim asistensi dari Korlantas Polri yang dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Mariochristy P.S. Siregar, S.I.K., M.H. selaku Ketua Tim.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., S.H., M.H., melalui Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadir Lantas) AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., menyatakan bahwa penerapan teknologi ini merupakan langkah krusial untuk menghasilkan rekonstruksi kejadian yang akurat.

“Kami dari Direktorat Lalu Lintas Polda Sumatera Barat saat ini tengah melakukan olah TKP dengan menggunakan alat TAA atau Traffic Accident Analysis. Alat ini sangat berguna untuk mengetahui dinamika kendaraan sebelum kejadian serta menyusun kronologis kecelakaan secara mendetail,” ujar Kombes Reza di lokasi kejadian, pada Selasa (27/1/2026).

Lebih lanjut, AKBP Yudho menjelaskan bahwa hasil dari TAA akan menjadi rujukan utama bagi penyidik untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, apakah disebabkan oleh faktor manusia (human error), kelayakan kendaraan, atau faktor jalan.

“Langkah ini sangat membantu proses penyidikan Unit Laka Lantas, terutama dalam memvalidasi keterangan saksi-saksi di lapangan dengan data teknis yang terekam. Keberadaan teknologi TAA ini menjadi instrumen penting bagi kami dalam mengungkap kasus kecelakaan lalu lintas secara transparan dan akuntabel,” tambahnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., menambahkan bahwa penggunaan TAA adalah bentuk komitmen Polda Sumbar dalam memberikan kepastian hukum kepada masyarakat melalui data yang tidak terbantahkan.

“Setiap laka lantas yang menonjol akan ditangani dengan standar operasional prosedur yang tinggi. Dengan TAA, Polri dapat menyajikan visualisasi tiga dimensi (3D) dari detik-detik sebelum hingga sesudah benturan terjadi. Ini adalah bentuk transparansi kami agar penyidikan berjalan secara profesional dan objektif,” tambah Kombes Pol Susmelawati.

Melalui integrasi teknologi dan profesionalisme personel, Polda Sumbar berharap proses penegakan hukum di jalan raya dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan modern sesuai semangat Polri yang Presisi. 


Sumbar, netralpost --- Polda Sumatera Barat, di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, mengumumkan persiapan untuk menggelar operasi kepolisian terpusat bertajuk "Ops Keselamatan Singgalang 2026". Pengumuman ini disampaikan melalui poster resmi, mengindikasikan bahwa operasi ini akan segera berlangsung dalam waktu dekat di seluruh wilayah hukum Polda Sumbar.

Operasi ini direncanakan sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian untuk meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Berfokus pada terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) yang kondusif, kegiatan ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan di jalan raya.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol H. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H bersama jajarannya, akan memimpin pelaksanaan operasi di lapangan. Penegakan hukum akan dilakukan secara humanis, dengan mengedepankan tindakan pre-emtif dan preventif, meskipun penindakan pelanggaran menggunakan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis dan mobile juga akan diterapkan.

Beberapa sasaran utama yang menjadi fokus operasi biasanya mencakup pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi mobil tanpa sabuk pengaman, penggunaan ponsel saat berkendara, dan pelanggaran batas kecepatan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi fatalitas korban kecelakaan yang sering kali disebabkan oleh pelanggaran mendasar tersebut.

Masyarakat diimbau untuk mempersiapkan diri dengan melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK, serta memastikan kondisi fisik kendaraan laik jalan. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan sekadar kewajiban hukum, melainkan cerminan budaya keselamatan yang penting bagi keselamatan bersama di jalan raya.

Dengan adanya pengumuman "coming soon" ini, Polda Sumbar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh Ops Keselamatan Singgalang 2026 demi mewujudkan Sumatera Barat yang lebih aman dan tertib dalam berlalu lintas.


 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali menggelar program unggulan "Polisi Sahabat Anak" (Polsanak) dalam upaya membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak usia dini. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026 ini, bertempat di Markas Ditlantas Polda Sumbar, Padang.

Puluhan anak-anak dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) disambut hangat oleh personel Ditlantas dengan suasana yang penuh keceriaan. Program ini bertujuan untuk menghilangkan kesan menakutkan sosok polisi di mata anak-anak, sekaligus mengenalkan aturan dasar keselamatan di jalan raya dengan metode bermain sambil belajar.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa edukasi dini merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di masa depan. "Kami mengenalkan rambu-rambu lalu lintas, cara menyeberang yang aman di zebra cross, hingga pentingnya penggunaan helm standar nasional (SNI) saat dibonceng orang tua," ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diajak berkeliling menggunakan kendaraan dinas kepolisian dan melihat langsung fasilitas pelayanan di Ditlantas. Para polwan yang bertugas juga memberikan materi melalui lagu-lagu edukatif dan kuis berhadiah, yang disambut dengan antusiasme tinggi oleh para peserta.

Selain edukasi keselamatan, Ditlantas Polda Sumbar juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam memberikan contoh yang baik saat berkendara. Diharapkan, melalui program Polsanak ini, anak-anak dapat menjadi "polisi" bagi diri mereka sendiri dan pengingat bagi lingkungan keluarga mereka.

Bagi sekolah atau instansi pendidikan yang ingin berpartisipasi dalam program ini, informasi lebih lanjut mengenai jadwal dan prosedur kunjungan dapat diakses melalui situs resmi Polda Sumbar atau datang langsung ke kantor Ditlantas terdekat.



 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M bertempat di Masjid Al-Azhar, Mapolda Sumbar, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema penguatan mental dan spiritual personel Polri dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas, serta diikuti oleh seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Direktorat Lalu Lintas.

Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa esensi dari peringatan Isra' Mi'raj, terutama perintah shalat lima waktu, harus dimaknai sebagai pondasi disiplin dan integritas bagi setiap anggota kepolisian. "Perjalanan spiritual Rasulullah mengajarkan kita tentang ketaatan dan tanggung jawab. Hal ini harus diimplementasikan dalam memberikan pelayanan terbaik dan humanis kepada masyarakat di jalan raya," ujarnya.

Peringatan ini diisi dengan tausiyah agama yang menekankan pentingnya menjaga amanah dalam bertugas. Ustadz penceramah mengajak para personel untuk menjadikan momen ini sebagai sarana evaluasi diri (muhasabah) agar terhindar dari penyimpangan dan selalu mengedepankan etika dalam penegakan hukum lalu lintas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran tugas Polri ke depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mentalitas personel Ditlantas Polda Sumbar semakin solid dan berakhlak mulia dalam menjalankan tugas profesinya.(*) 




Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.