Articles by "kapolri"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label kapolri. Show all posts

sumbar, netralpost – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, membawa kabar baik bagi pelaku tambang rakyat di Sumatera Barat setelah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Selasa (20/1/2026) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) ditargetkan selesai pada awal Februari mendatang.

Pertemuan strategis yang turut dihadiri oleh Dirjen Minerba ini menjadi titik terang bagi legalitas penambangan di daerah. 

Irjen Pol. Gatot menyampaikan bahwa Menteri ESDM telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera menyelesaikan segala kelengkapan teknis.

"Tadi Pak Menteri langsung memerintahkan bahwa di awal Februari, WPR-nya harus sudah selesai. Secara teknis, nanti dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama kementerian terkait akan melakukan apa yang menjadi kelengkapan-kelengkapan tersebut," ujar Kapolda Sumbar usai pertemuan.

Penyelesaian WPR ini merupakan langkah awal untuk penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Kapolda menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini adalah untuk melegalkan aktivitas masyarakat yang selama ini melakukan penambangan tanpa izin, agar masuk ke dalam mekanisme formal yang diakui negara.

Menurutnya, ini adalah solusi terbaik yang memberikan dampak positif dari dua sisi, kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam.

"Ini adalah solusi terbaik sehingga masyarakat ke depan bisa melakukan penambangan secara legal. Kemudian lingkungan juga terjaga dengan baik, masyarakat sejahtera sesuai yang disampaikan Bapak Prabowo, yaitu sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," pungkas Irjen Pol. Gatot.

Diharapkan dengan terbitnya WPR dan IPR dalam waktu dekat, konflik sosial akibat pertambangan ilegal dapat diminimalisir dan kontribusi sektor pertambangan rakyat terhadap ekonomi daerah dapat lebih optimal serta terukur secara lingkungan.


(Red)

 

KORLANTAS POLRI, Jakarta,– Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan menggelar Operasi Zebra 2025 pada 17–30 November 2025. Operasi ini untuk mewujudkan jalan yang lebih aman, tertib, dan berkeadilan bagi seluruh pengguna jalan.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa operasi tahun ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga menjadi momentum penguatan strategi keselamatan nasional dengan prioritas perlindungan terhadap pejalan kaki sebagai kelompok paling rentan di jalan.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” tegas Irjen Pol. Agus.

Korlantas menyatakan bahwa Operasi Zebra 2025 akan dilaksanakan dengan mengacu pada prinsip Vision Zero dan Hierarchy of Road Users, yang menolak toleransi atas korban jiwa dan menempatkan pejalan kaki serta kelompok rentan sebagai prioritas keselamatan.

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik Nasional Nasky Putra Tandjung menyampaikan dukungan dan apresiasinya terhadap pendekatan tersebut. Ia menilai kebijakan Korlantas membawa semangat keadilan sosial dan nilai moral yang relevan dengan visi Polri Presisi.

“Langkah humanis, dan edukatif Kakorlantas Polri beserta jajaran sejalan dengan semangat visi ‘Polri Presisi’ dan ‘Polri untuk Masyarakat’, dan selaras dengan amanat konstitusi, dan nilai-nilai yang termaktub dalam Pancasila, yakni keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” ujar Nasky.

Nasky menyebut kebijakan ini sebagai simbol moral kepemimpinan Polri dalam memberikan rasa aman dan keadilan di jalan raya.

“Langkah nyata Kakorlantas Polri adalah bukti kepemimpinan Polri yang menjunjung tinggi nilai-nilai moral, kemanusiaan, dan rasa keadilan. Ini bukan sekadar menegakan supremasi hukum, tetapi adalah simbol kemanusiaan, keselamatan, dan keadilan bagi pengguna jalan raya dalam berlalu lintas,” tegasnya.

Ia berharap pelaksanaan Operasi Zebra tidak hanya berdampak pada penegakan hukum, melainkan menjadi upaya efektif untuk mengubah perilaku masyarakat dalam berlalu lintas.

“Tingkat keberhasilan operasi zebra itu bukan dari jumlah tilang, tetapi dari peningkatan kepatuhan dan ketertiban masyarakat menurun, serta angka kecelakaan juga menurun,” katanya.

Nasky menambahkan bahwa keberhasilan operasi juga diharapkan mampu menjaga tren positif kepercayaan publik terhadap Polri.

“Publik berharap dengan adanya operasi zebra 2025 jelang natal dan tahun baru dpat meningkatkan dan mengembalikan tren positif serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” pungkasnya.

 

Yahukimo, netralpost— Personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2025 bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 Batalyon D bergerak cepat menindaklanjuti laporan percobaan penembakan yang dilakukan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di Kompleks Ruko Blok C, Jalur 1, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (28/10/2025) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 19.20 WIT, ketika dua karyawan konter HP, yakni Firman (30) dan Fikri (20), tengah bekerja di dalam Basta Cell. Tiba-tiba terdengar suara benturan keras seperti lemparan batu mengenai pintu besi konter. Saat korban keluar untuk memeriksa, situasi tampak normal, namun sesaat setelah kembali masuk, pelaku yang tidak dikenal muncul di pojok ruangan sambil membawa senjata laras panjang.

Pelaku sempat mengokang senjata berulang kali dan mengarahkan larasnya ke arah dalam konter. Melihat hal itu, korban Firman langsung tiarap untuk berlindung, sementara Fikri yang sedang memperbaiki ponsel baru menyadari bahaya ketika terdengar letusan senjata. Pelaku kemudian melarikan diri ke arah belakang kompleks ruko.

Mendengar suara tembakan, seorang saksi berinisial W, yang berada sekitar 20 meter dari lokasi melihat seseorang berlari ke arah belakang Ruko Blok C. Tak lama berselang, masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel gabungan Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo dan Brimob Kompi 3 segera menuju ke lokasi untuk melakukan penyelidikan dan penyisiran di area sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Aparat juga turun melakukan patroli keliling Kota Dekai guna memastikan situasi kembali aman dan kondusif.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tindakan cepat personel di lapangan merupakan bukti kesigapan Polri dalam menjaga keamanan masyarakat Papua.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi siapa pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. Satgas akan terus meningkatkan patroli serta memperkuat kehadiran aparat di titik-titik rawan,” tegas Brigjen Pol. Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

“Kami mengimbau warga agar segera melapor kepada aparat keamanan apabila melihat atau mendengar hal-hal yang mencurigakan. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Yahukimo,” ujarnya.

Satgas Operasi Damai Cartenz mengecam keras tindakan pihak-pihak yang berupaya mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua. Aksi-aksi kekerasan tidak hanya meresahkan warga, tetapi juga menghambat pembangunan dan kedamaian yang sedang diupayakan bersama.

Polri mengajak seluruh masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan mempercayakan sepenuhnya penegakan hukum kepada aparat keamanan. Dengan sinergi antara aparat dan warga, Papua yang aman dan damai akan terus terjaga.(*) 

 


Papua - Quick Respon Polri, Sebanyak 3 (Tiga) unit mobil rantis AWC milik Polri bantu padamkan peristiwa kebakaran yang terjadi di Kompleks Kodam Lama Jalan Sukun Kelurahan Numbay Distrik Jayapura Selatan, Senin (6/10) pagi sekitar Pukul 09.10 WIT.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredickus W. A. Maclarimboen, S.I.K., M.H., CPHR melalui Kabag Ops Kompol Ferdinand E. Numbery, S.I.K., M.H membenarkan penanganan quick respon pelayanan Polri tersebut.

Kabag Ops menerangkan, berawal saat mendengar adanya peristiwa kebakaran di TKP melalui HT/Radio, pihaknya langsung mengerahkan satu unit mobil AWC milik Polresta Jayapura Kota.

“Saat sampai di TKP, mobil AWC langsung lakukan upaya pemadaman, turut serta juga mobil rantis AWC milik Satuan Brimob Polda Papua bersama AWC milik Direktorat Samapta Polda Papua.

“Total keseluruhan ada tiga unit mobil rantis AWC milik Polri dan tiga unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Jayapura bersama delapan unit mobil Water Suplay,” terang Kabag Ops Polresta.

Dirinya menambahkan, api baru berhasil dipadamkan setelah 90 menit kemudian, dimana menurut informasi awal personel piket yang turun ke lokasi kejadian bahwa ada sekitar 22 unit rumah habis terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai 3,5 Milliar Rupiah.



Bandung - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Arcamanik, Kota Bandung, dipastikan berjalan baik, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi ribuan masyarakat. Hal ini ditegaskan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., usai melakukan peninjauan langsung ke Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Polda Jabar di Arcamanik, Jumat (3/10/2025).

“Berdasarkan data yang tercatat di posko SPPG Polda Jabar Arcamanik 03, total penerima manfaat mencapai 3.765 orang, yang tersebar di 17 lembaga pendidikan mulai dari tingkat PAUD, TK, SD, hingga SMP dan MTs. Selain itu, terdapat 185 penerima dari kategori non-siswa, terdiri atas 18 ibu hamil, 45 ibu menyusui, dan 122 balita,” ungkap Kombes Hendra.

Ia menambahkan, data penerima manfaat tersebut beragam, mulai dari PAUD Az Zahra dengan 16 siswa, hingga MTs YPPS Sukamiskin yang memiliki 348 siswa. “Rata-rata penerima adalah anak-anak usia dini yang rentan, namun alhamdulillah sampai saat ini sejak SPPG diresmikan, tidak pernah ada kasus keracunan atau masalah kesehatan. Ini berkat kerja keras tim pengawas dan pengelola yang selalu memantau setiap prosesnya,” jelasnya.

Pelaksanaan MBG di Arcamanik, kata Hendra, berada di bawah pengawasan tim Badan Gizi Nasional (BGN) yang terdiri atas ahli gizi, akuntan, dan kepala SPPG, serta mendapat dukungan tenaga medis dari Bid Dokkes Polda Jabar. “Tim lengkap dari Bid Dokkes seperti dokter, ahli gizi, hingga psikolog selalu siaga di sini setiap hari untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan bagi penerima manfaat,” ujarnya.

Kombes Hendra juga memastikan seluruh bahan pangan yang digunakan telah melalui proses pengawasan ketat, termasuk rantai pasok. “Bahan sayur-sayuran diperoleh langsung dari petani di Lembang dengan pengiriman setiap hari sekitar 150 kilogram. Ayam potong diperoleh dari Rumah Pemotongan Ayam (RPA) di Ujung Berung, sementara susu berasal langsung dari produsen resmi. Tidak ada bahan makanan yang mengandung lemak babi seperti yang sempat disebarkan dalam isu-isu negatif di media sosial,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh framing negatif terkait program MBG. “Program ini sangat baik dan berpihak kepada masyarakat. Selain siswa sekolah, program ini juga memperhatikan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebagai bagian penting dari upaya pencegahan stunting dan peningkatan ketahanan fisik bangsa,” ungkapnya.

Selain bermanfaat untuk kesehatan, program MBG juga memberi dampak positif bagi perekonomian lokal. “Dengan adanya program MBG, petani sayur di Lembang dan peternak ayam di Ujung Berung mendapatkan pasar baru yang stabil. Ini memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Menutup kunjungan, Kombes Hendra menegaskan bahwa MBG merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dan Polri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini. “Bonus demografi yang kita miliki hanya akan bermanfaat jika generasi mudanya sehat dan cerdas. Program MBG adalah wujud nyata komitmen pemerintah dan Polri dalam membangun kualitas SDM Indonesia sejak dini,” pungkasnya.




Jakarta, 2 Oktober 2025 – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) menegaskan komitmennya dalam upaya menyelamatkan generasi emas Indonesia dari ancaman narkoba. Komitmen ini ditegaskan dalam Seminar Hasil Penelitian: Menyelamatkan Generasi Emas – Peran Polri dalam Menanggulangi Kejahatan Narkoba Tahun 2025 yang digelar sebagai tindak lanjut atas penelitian yang dilaksanakan di 11 Polda jajaran.

Kepala Puslitbang Polri, Brigjen Pol F. X. Surya Kumara, dalam sambutannya menekankan pentingnya peran Polri dalam menghadapi kejahatan narkoba yang dikategorikan sebagai extraordinary crime atau kejahatan luar biasa karena dampaknya yang sangat luas dan serius terhadap individu maupun masyarakat.

"Penelitian ini merupakan suatu hal yang sangat penting untuk dilaksanakan, mengingat kejahatan narkoba merupakan tindakan melanggar hukum dengan dampak sosial, ekonomi, dan kesehatan yang sangat besar. Polri memiliki peran strategis dalam menanggulangi kejahatan ini melalui fungsi preemtif, preventif, dan represif," tegas Brigjen Surya Kumara.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Puslitbang Polri sebagai bagian dari institusi kepolisian memiliki tugas strategis dalam melakukan riset dan kajian guna mendukung transformasi menuju Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

Penelitian yang dilakukan sejak 14 Juli hingga 28 Agustus 2025 ini melibatkan sebelas Polda, yaitu Polda Aceh, Riau, Kepulauan Bangka Belitung, DIY, Sulawesi Barat, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Papua Barat Daya, dan Nusa Tenggara Barat.

Dalam sambutannya, Brigjen Surya Kumara juga menguraikan tujuan utama Polri dalam memberantas narkoba, antara lain:

* Menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat;
* Melindungi masyarakat dari bahaya narkoba;
* Menindak tegas jaringan sindikat narkotika;
* Meningkatkan partisipasi masyarakat;
* Mendukung rehabilitasi korban;
* Dan mencegah masuknya narkoba dari luar negeri.

"Tingginya ancaman narkoba sangat berpotensi merusak generasi muda, meningkatkan angka kriminalitas, dan merusak tatanan moral serta sosial. Oleh karena itu, penanggulangannya menjadi sangat penting," ungkapnya.

Seminar ini juga diharapkan menjadi wadah komunikasi, diskusi, serta pertukaran gagasan untuk menyempurnakan hasil penelitian dan memperkuat langkah Polri dalam menangani peredaran dan penyalahgunaan narkoba.



Jakarta, 26 September 2025 — Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali melakukan rotasi dan promosi jabatan terhadap perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di bulan September 2025. Dalam dua Surat Telegram Kapolri masing-masing bernomor ST/2134/IX/KEP./2025 tertanggal 19 September 2025 dan ST/2192/IX/KEP./2025 tertanggal 24 September 2025, tercatat 60 personel Polri mengalami mutasi.

Dalam keterangannya, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan bahwa mutasi ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dalam rangka penyegaran, pengembangan karier, dan optimalisasi kinerja institusi.

“Mutasi dan rotasi jabatan ini adalah hal yang dinamis dalam tubuh Polri. Ini merupakan bagian dari proses pengembangan karier dan memperkuat organisasi untuk menjawab tantangan tugas kontemporer dan kedepannya yang semakin terus berkembang untuk memberikan perlindungan dan pelayanan serta mewujudkan Kamtibmas,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo, Jumat (26/9/2025).

Salah satu rangkaian mutasi penting adalah pergantian pucuk pimpinan Korps Brimob Polri. Dalam rotasi tersebut, Irjen Pol Ramdani Hidayat, S.H. yang sebelumnya menjabat Wadankorbrimob kini resmi mengemban amanah sebagai Dankorbrimob Polri. Jabatan Wadankorbrimob selanjutnya diisi oleh Brigjen Pol Reza Arief Dewanto, S.I.K.

Perubahan juga terjadi di jajaran Pasukan Gegana dan Satuan Intel Brimob, di antaranya:

* Kombes Pol Mulyadi, S.I.K., M.H. diangkat menjadi Danpasgegana,
* Kombes Pol Mokhamad Alfian Hidayat, S.I.K. menjadi Dansatintel Brimob, dan
* Kombes Pol Ronny Suseno, S.I.K., M.H. menduduki jabatan Dansatjibom Pasgegana.

Mutasi juga menyasar jabatan-jabatan strategis di bidang intelijen dan kewilayahan. Irjen Pol Yuda Gustawan, S.I.K., S.H., M.H. resmi dilantik sebagai Kabaintelkam Polri, menggantikan pejabat sebelumnya. Sementara itu, Brigjen Pol Nanang Rudi Supriatna, S.H., M.H. naik jabatan menjadi Wakabaintelkam Polri.

Tak kalah penting, terdapat rotasi di jajaran Kapolda, antara lain:

* Irjen Pol Dr. Endi Sutendi sebagai Kapolda Sulteng,
* Irjen Pol Djuhandhani R. Puro sebagai Kapolda Sulsel,
* Irjen Pol Helfi Assegaf sebagai Kapolda Lampung, dan
* Irjen Pol Dr. Viktor T. Sihombing yang kini menjabat Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, menggantikan Irjen Pol Dr. Agus Nugroho, yang sebelumnya menjabat sebagai Kadivkum Polri.
* Irjen Pol Dr. Agus Nugroho sebagai Kadivkum Polri.

Dalam mutasi kali ini, satu posisi strategis juga diisi oleh perwira polisi wanita (Polwan). Kombes Pol Dra. AA Sagung Dian Kartini, sebelumnya menjabat Kabaglemwil Rolemtala Stamarena Polri, kini mengemban tugas sebagai Karokerma KL Stamaops Polri.

“Keterlibatan Polwan dalam posisi strategis menunjukkan komitmen Polri terhadap prinsip kesetaraan dan profesionalitas. Polwan memiliki peran penting dalam menjawab berbagai tantangan tugas ke depan,” tambah Brigjen Pol Trunoyudo.

Dari dua surat telegram tersebut, berikut rincian lengkap personel yang dimutasi:

* ST/2134/IX/KEP./2025 (19 September 2025):
  Total 43 personel

  * Promosi/Flat: 35 personel
  * Pensiun: 6 personel
  * Gassus: 1 personel
  * Kembali Gassus: 1 personel

* ST/2192/IX/KEP./2025 (24 September 2025):
  Total 17 personel

  * Promosi/Flat: 14 personel
  * Gassus: 3 personel

Brigjen Trunoyudo menegaskan bahwa seluruh proses mutasi telah melalui pertimbangan matang dan analisis kebutuhan organisasi.

“Polri senantiasa melakukan pengembangan terhadap personel dan sesuai kebutuhan organisasi, Mutasi ini tidak hanya sebagai penyegaran, tetapi juga bagian dari transformasi organisasi, Operasional, pelayanan serta pengawasan untuk mewujudkan Polri yang Presisi,” tutupnya.

 


Jakarta — Kasus AMK, anak perempuan berusia 9 tahun korban kekerasan dan penelantaran, menjadi bukti nyata keseriusan Polri dalam melindungi anak dan menegakkan hukum secara berkeadilan. Melalui Direktorat Tindak Pidana Pelindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dittipid PPA & PPO) Bareskrim Polri, penyidik berhasil mengungkap kasus penuh kebiadaban yang dilakukan oleh EF alias YA bersama SNK, sekaligus menemukan identitas keluarga korban dan mempertemukannya kembali dengan ayah kandung serta saudara kembarnya.

Pertemuan penuh haru tersebut berlangsung di sebuah panti sosial pada Jumat, 26 September 2025, dan difasilitasi langsung oleh penyidik Dittipid PPA & PPO bersama pendamping dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) serta Dinas Sosial.

“Ini bukan hanya perkara hukum, tapi juga soal kemanusiaan. Kami berkomitmen memberikan keadilan dan memastikan korban kembali ke lingkungan yang aman dan penuh kasih sayang,” ujar Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah, Dirtipid PPA & PPO Bareskrim Polri.

Penyidikan kasus AMK diawali dari kondisi anak yang menjadi korban kekerasan berat oleh pasangan pelaku EF alias YA dan SNK. Dari hasil penyelidikan, diketahui korban kerap disiksa dan bahkan dibakar di area kebun tebu Sidoarjo.

Dalam proses rekonstruksi, penyidik memperlihatkan bagaimana tindak kekerasan dilakukan secara berulang. Rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh Kasubdit II Anak Dittipid PPA & PPO, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, dengan pengawasan Dirtipid PPA & PPO sebagai bentuk transparansi penegakan hukum.

“Setiap langkah penyidikan kami pastikan akuntabel dan berpihak pada korban. Kami ingin menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan terhadap anak,” tegas Kombes Pol Ganis Setyaningrum.

Penemuan identitas keluarga AMK bukan hal mudah. Berangkat hanya dari potongan ingatan sang anak tentang sekolah dan gurunya, penyidik melakukan penelusuran intensif lintas kota mulai dari Jakarta, Surabaya, hingga Sidoarjo.

Dari hasil penyelidikan mendalam, akhirnya diketahui bahwa AMK adalah anak kandung dari SG, dan memiliki saudara kembar bernama ASK yang masih tinggal bersama keluarga besar. Kedua pelaku kekerasan, EF alias YA dan SNK, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Rutan Bareskrim Polri.

“Kerja keras penyidik ini adalah bukti nyata hadirnya negara dalam melindungi anak. Tidak hanya penegakan hukum, tetapi juga memastikan anak kembali ke keluarga yang benar,” tutur Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah.

Selain proses hukum, AMK juga mendapat pendampingan psikologis, medis, dan sosial secara intensif. Pemerintah melalui KemenPPPA, Kemensos, dan Dinas Sosial menyiapkan berbagai bentuk dukungan seperti bantuan pendidikan, kebutuhan dasar (sandang, pangan, papan), serta pendampingan psikososial jangka panjang.

Langkah ini menjadi bagian dari pemulihan menyeluruh agar AMK dapat melanjutkan hidup dalam lingkungan yang sehat, aman, dan penuh kasih sayang.

Melalui kasus ini, Polri mengingatkan masyarakat untuk tidak abai terhadap tanda-tanda kekerasan di sekitar. Keterlibatan aktif masyarakat sangat penting untuk mencegah kekerasan serupa terjadi.

“Satu laporan Anda bisa menyelamatkan nyawa seorang anak. Jangan pernah diam. Anak adalah amanah bangsa, berhak tumbuh dalam kasih sayang, bukan dalam kekerasan,” pesan Brigjen Pol Dr. Nurul Azizah dengan tegas.

Kasus AMK menjadi potret nyata komitmen Dittipid PPA & PPO Bareskrim Polri dalam melaksanakan penegakan hukum yang berpihak pada korban serta menjunjung nilai kemanusiaan. Penegakan hukum tidak hanya berhenti pada penindakan pelaku, tetapi juga memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk perlindungan, pemulihan, dan dukungan sosial.

Dengan kolaborasi lintas lembaga, Polri akan terus memperkuat sistem perlindungan anak di Indonesia agar setiap anak mendapatkan kesempatan tumbuh dalam lingkungan yang aman dan bermartabat.

 


Makassar – Polisi bergerak cepat menangani kasus pengeroyokan yang menewaskan seorang driver ojek online (ojol) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Sebanyak tiga orang ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka atas penganiayaan terhadap korban bernama Rusdamdiansyah alias Dandi (26).

“(Pelaku) penganiayaan ojol ini sekarang sudah diamankan ada tiga orang dan sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Didik Supranoto kepada wartawan di Polda Sulsel, Rabu (10/9/2025).

Didik menjelaskan, jumlah pelaku pengeroyokan masih bisa bertambah. Polisi terus melakukan pengembangan penyelidikan guna mengungkap peran pelaku lainnya. “Dan ini mungkin masih ada pengembangan lagi,” tegasnya.

Meski belum membeberkan identitas para tersangka, Didik menyebut ada di antaranya yang masih di bawah umur. “Termasuk yang di penganiayaan ada di bawah umur,” tambahnya.

Ia juga menegaskan pihaknya belum bisa memastikan apakah para pelaku berasal dari kalangan mahasiswa. “Nanti saya cek datanya (apakah pelaku mahasiswa atau bukan), saya nda bawa datanya lengkap. Intinya jumlahnya ada tiga (orang pelaku pengeroyokan driver ojol),” jelasnya.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Jumat (29/8) sekitar pukul 20.00 Wita, saat aksi demonstrasi berujung ricuh di depan Universitas Bosowa (Unibos), Jalan Urip Sumoharjo, Makassar. Dandi yang saat itu sedang berada di lokasi dikeroyok massa usai dituduh sebagai anggota intelijen.

 


Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menjenguk sejumlah anggota Polri yang mengalami luka saat mengamankan aksi unjuk rasa. Para personel yang dirawat di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur itu dijanjikan akan memperoleh kenaikan pangkat luar biasa (KPLB).

"Semua petugas dinaikin pangkat, dinaikin pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan, membela negara, membela rakyat, menghadapi anasir-anasir," ujar Prabowo kepada wartawan, Senin (1/9/2025).

Prabowo menegaskan bahwa aparat berkewajiban melindungi massa aksi yang taat aturan. Menurutnya, hal tersebut sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum.

"Kalau demonstran murni yang baik justru oleh aparat harus dilindungi, hak menyampaikan pendapat dijamin oleh undang-undang, tapi ada ketentuannya, demonstrasinya harus damai, harus sesuai undang-undang," ujarnya.

Prabowo menambahkan, ketentuan undang-undang mengatur bahwa demonstrasi harus melalui izin resmi dan berakhir pada pukul 18.00 WIB.

"Jadi undang-undang mengatakan kalau mau demonstrasi harus minta izin dan izin harus dikasih dan berhentinya 18.00," tambahnya.

Lebih lanjut, Prabowo menyebut dirinya mendapat laporan adanya pihak yang sengaja memicu kericuhan dengan melakukan pembakaran dan menggunakan petasan berdaya ledak tinggi. Akibatnya, banyak polisi yang mengalami luka bakar.

"Di berbagai tempat saya dapat laporan datang truk-truk di situ ada petasan-petasan yang besar dan ini anggota banyak kena petasan, ada yang terbakar leher, ada paha, kebanyakan laki-laki terbakar alat vitalnya, ini menurut saya sudah perusuh, niatnya bakar," katanya.

Diritelkam Intelkam Polda Sumbar

Sumbar, netralpost.net--- Direktorat Intelkam Polda Sumbar beserta Bhayangkari dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 Tahun 2025, melaksanakan kegiatan Bakti  Religi dan Bakti Sosial di Kota Padang, Selasa (18/6/2025).

Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si. mengungkapkan bahwa, " Total bantuan yang disalurkan sebanyak 105 paket sembako dan uang tunai, disalurkan ke beberapa titik lokasi", Ungkapnya. 

disalurkan ke beberapa titik lokasi sebagai berikut :

Berikut Beberapa titik lokasi penyaluran Bantuan: 

A. Kegiatan Bakti Religi

1. Masjid Raya Pasar Gadang (Waktu: Pukul 08.00 – 08.30 WIB) 

Kegiatan: Penyerahan bantuan berupa:

• Paket Sembako

• Uang Tunai


2. Vihara Buddha Warman Kota Padang (Waktu: Pukul 08.30 – 09.00 WIB) 

Kegiatan: Penyerahan bantuan berupa:

• Paket Sembako

• Uang Tunai


B. Kegiatan Bakti Sosial

1. Panti Asuhan Aisyiyah

Alamat: Jl. Sawah Liat No. 37A, Gunung Pangilun, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang disalurkan:

 20 Paket Sembako

 Uang Tunai

Bantuan diterima oleh Ketua Panti dan disaksikan oleh pengurus serta anak-anak panti.


2. Panti Asuhan Al Ihsan

Alamat: Jl. Gajah Mada Dalam, Kp. Olo, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang diserahkan:

Paket Sembako

Uang Tunai

Bantuan diterima oleh pengurus Yayasan Panti Asuhan Al Ihsan.


3. Panti Asuhan Darul Ma’arif

Alamat: Jl. Gajah Mada No. 41, Kec. Nanggalo, Kota Padang

Kegiatan dipimpin langsung oleh Dirintelkam Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Mulyanto, S.I.K., S.H., M.Si, didampingi Bhayangkari, dan personel Ditintelkam.

Bantuan yang diberikan: 

Paket Sembako

Uang Tunai

Diterima langsung oleh pengurus yayasan dengan ucapan terima kasih atas perhatian dari Polri.


4. Kampus Universitas PGRI Sumatera Barat

Dalam rangka mempererat sinergi dengan mitra keamanan, turut diserahkan bantuan kepada Petugas Keamanan (Security) Mitra Polri di lingkungan kampus. Bantuan yang diserahkan:

Paket Sembako

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh personel Ditintelkam Polda Sumbar.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 11.30 WIB, dalam keadaan aman dan tertib. 

Kombes Pol Dwi Mulyanto mengatakan kehadiran jajarannya ini menunjukkan komitmen kuat Polri dalam mendukung kegiatan sosialyang bermanfaat bagi masyarakat.  

Ia menambahkan kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus menumbuhkan semangat kepedulian dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan. (Nofri)

 

Sumbar, -– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA menghadiri upacara serah terima jabatan (sertijab) Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Sumbar yang berlangsung di Aula Mapolda Sumbar, pada Minggu (5/1).

Acara ini merupakan bagian dari tradisi institusi Polri dalam rangka regenerasi kepemimpinan dan pembinaan Polwan di lingkungan Polda Sumbar.

Dalam upacara tersebut, jabatan Ibu Asuh Polwan diserahkan dari Ibu Iis Suharyono kepada Ibu Sari Gatot Tri Suryanta, sertijab ini disaksikan langsung oleh Kapolda, pejabat utama Polda Sumbar, dan seluruh anggota Polwan.

Pada Sambutannya Ibu Asuh Polwan Ibu Sari Gatot Tri Suryanta mengatakan Seiring dengan serah terima jabatan Kapolda Sumbar dari Irjen Pol Suharyono kepada Irjen Pol Gatot Tri Suryanta pada hari Jumat 3 Januari 2025.

“Maka secara fungsional hari ini saya menerima amanat serta tugas dan tanggung jawab sebagai Ibu Asukawan Polda Sumatera Barat,” ucap Ibu Asuh Polwan.

Serah terima jabatan Kapolda merupakan hal yang wajar terjadi dalam suatu organisasi agar proses regenerasi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada, sehingga tujuan organisasi dapat berjalan sebagaimana mestinya. 

“Saya menyadari bahwa fungsi dan peran sebagai Ibu Asuh secara organisasi telah menjadi tugas dan tanggung jawab saya selaku istri Kapolda Sumbar dimana sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Sumbar, saya mempunyai fungsi dan peran menjadi mediator polwan kepada pimpinan Polda, memberikan dukungan dan bimbingan kepada Polwan Polda Sumbar dan bertugas bekerjasama dan mengabdi secara berkarir di lingkungan Polri,” lanjutnya.

Lebih lanjut Ibu Asuh mengatakan Menyadari akan fungsi dan peran Ibu Asuh Polwan tersebut bukanlah hal yang mudah untuk dilaksanakan tanpa adanya dukungan kerjasama yang baik antara Ibu Asuh Polwan Polda Sumbar dengan Pakor Polwan, senior Polwan, dan seluruh Polwan Polda Sumbar Tentu juga dengan arahan dari Bapak Kapolda serta Karo SDM Polda Sumatera Barat selaku pembina harian Polda Sumatera Barat. 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu Iis Suharyono, yang telah melaksanakan tugas sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Sumbar, sehingga Polda Sumatera Barat mampu melaksanakan tugas sebagai bayangkara sejati dengan tidak meninggalkan kodratnya sebagai wanita yang memiliki tanggung jawab sebagai ibu rumah tangga, istri pendamping suami, serta ibu bagi anak-anaknya,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA mengatakan Polisi wanita merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Polri.

Seorang polwan merupakan etalase institusi Polri dalam berpenampilan sopan, dan tidak berlebihan, serta dapat menjaga harga diri dan hal tersebut dikaitkan apapun yang dikatakan Polwan baik-buruknya mempengaruhi terhadap institusi polri. 

“Untuk mewujudkan hal tersebut, Polwan harus saling mengingatkan, menjaga hirarki, dan menjaga kerjasama serta membangun komunikasi yang baik, secara berjenjang dalam pelaksanaan tugas, sehingga tercipta suasana yang harmonis, baik di lingkungan kerja terhadap bawahan, PNS, rekan kerja, maupun dengan pimpinan dan ibu-ibu Bhayangkari,” sebut Kapolda. 

Lebih lanjut kapolda menyampaikan, Dalam kehidupan sehari-hari seorang polwan memiliki tugas ganda, yaitu tugas di lingkungan kerja dan rumah tangga. 

“Oleh karena itu, Polwan jangan mengenyampingkan kodrat kewanitaannya Dengan tetap menjaga kehormatan keluarga dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” lanjutnya.

Kapolda berpesan Kedepan Polwan juga harus berkarya dengan cara meningkatkan kemampuan pengetahuan konsentrasi dan komitmen dalam melaksanakan tugas, agar dapat ketahui sejauh mana kekurangan dan keberhasilan pelaksanaan tugas sehingga dapat menjadi masukan bagi pelaksanaan tugas ke depan yang lebih baik. 

“Jangan cepat puas dengan keberhasilan yang tercapai selama ini,justru itu akan menjadikan yang lebih baik di masa mendatang,” ujar Kapolda.

Kapolda sumbar juga mengingatkan Polwan untuk hidup sederhana, tidak Hedon dan menjadi keteladanan bagi anggota Polwan yang lain.

Kapolda Juga Mengucapkan terimkasih kepada Ibu Iis Suharyono yang telah membimbing begitu luar biasa menjadi Ibu Asuh Polwan selama kurang lebih 2 tahun 2 bulan.(tim)

 

Netralpost, Padang – Petugas mengamankan puluhan kendaraan bermotor saat Operasi Cipta Kondisi di Kota Padang pada Sabtu malam (28/12). Operasi digelar di sejumlah titik rawan pelanggaran.

Kasat Lantas Polresta Padang Kompol Alfin mengatakan bahwa pihaknya menerjunkan 15 personil dalam kegiatan tersebut. Petugas menyasar pengendara yang melanggar aturan.

“Pengendara yang ditindak seperti tidak memakai helm, kendaraan memakai knalpot brong dan tidak memakai pelat serta berbonceng tiga untuk pemotor,” kata Alfin, Minggu (29/12).

Pengendara yang secara kasat mata terlihat melakukan pelanggaran diberhentikan dan diperiksa kelengkapan dokumennya.

Hasilnya, 84 kendaraan terpaksa dibawa dan dikandangkan di Mapolresta Padang lantaran terbukti melanggar. Mayoritas kendaraan yang ditindak adalah sepeda motor.

Alfin menegaskan bahwa pihaknya rutin melakukan pengawasan termasuk pada Sabtu malam. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan pengendara menaati peraturan berlalu lintas.

Untuk itu, pihaknya mengimbau pengendara taat aturan dan melengkapi dokumen saat berkendara.

“Pakailah helem dan pakai pelat nomor kendaraan. Jangan memakai knalpot brong dan lengkapilah surat-surat kendaraan, kalau tidak berurusan dengan kami,” imbuhnya.


 

SUMBAR, netralpost – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menggelar upacara kenaikan pangkat bagi sejumlah personelnya di lapangan depan Mapolda Sumbar, pada Selasa (31/12/24) pagi.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Suharyono dan dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, Irwasda, dan Pejabat utama Polda Sumbar, serta undangan lainnya. 

Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumbar menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat. Kapolda mengatakan kenaikan pangkat bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

"Kenaikan pangkat ini adalah bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras saudara-saudara dalam menjalankan tugas. Namun, ini juga berarti bahwa tanggung jawab dan tugas ke depan akan semakin besar," ujarnya.

Terpisah, Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan menambahkan, pada upacara kali ini, sebanyak 214 personel di Polda Sumbar dan 780 personel dari berbagai Polres menerima kenaikan pangkat. Pangkat yang dinaikkan meliputi:

• Tamtama: dari Bharaka ke Abripda

• Bintara: Dari Briptu ke Brigadir, hingga Aiptu.

• Perwira Pertama: Dari Ipda ke Iptu, dan Iptu ke AKP.

• Perwira Menengah: Dari AKP ke Kompol, dan Kompol ke AKBP.

"Kenaikan pangkat ini juga harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan pelayanan kepada masyarakat," tambahnya.

Salah satu perwakilan personel yang menerima kenaikan pangkat, Brigadir Ayu Febrina personel Bid humas Polda Sumbar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pimpinan serta rekan-rekan atas dukungan yang diberikan selama ini. 

"Kenaikan pangkat ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik dalam tugas-tugas ke depan," katanya.

Kapolda menutup upacara dengan pesan agar seluruh personel yang menerima kenaikan pangkat tetap rendah hati dan menjadikan momentum ini sebagai awal untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi institusi dan masyarakat.(*)

 

Padang, netralpost.net --- Direktorat Polisi Air Dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumbar, selamatkan tujuh masyarakat yang terombang ambing ditengah hujan lebat dan badai yang melanda kawasan pulau pieh kecamatan ulakan kebapaten padang pariaman.  Rabu malam 20/11)

Menurut Dirpolairud Polda Sumbar Komisaris Besar Polisi Dr. Sahat M. Hasibuan,S.ik.,M.H. jajarannnya mendapatkan laporan adanya kapal nelayan yang membawa tujuh orang pemancing mengalami kerusakan mesin di tengah laut, pada waktu itu cuaca sedang tidak bersahabat, mendapatkan laporan tersebut Dirpolairud Polda Sumbar langsung memerintahkan personil piket kapal yang standby di Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Sumbar di muaro padang untuk mencari dan membantu ke tujuh orang tersebut.

Berkat kerjasama dengan berbagai pihak termasuk basarnas, ketujuh masyarakat yang kapalnya terombang ambing tersebut berhasil ditemukan dan diselamatkan oleh petugas gabungan,selanjutnya mereka dievakuasi kedermaga subdit gakkum di muaro padang untuk dilakukan pendataan.

Hidayat salah seorang pemancing yang berhasil diselamatkan mengatakan, ia dan rekannya merental perahu nelayan untuk memancing ikan namun menjelang malam disaat cuaca kurang bersahabat mesin perahu tiba tiba mati,malangnya saat akan meminta bantuan menggunakan telepon seluler signal hilang sama sekali. 

Hidayat mewakili rekannya sangat berterima kasih kepada Personil Ditpolairud Polda Sumbar dan stakeholder gabungan lainnya yang telah berhasil menyelamatkannya disaat situasi dan kondisi ditengah laut yang mencekam karena malam dan hujan badai. Jika tidak ditemukan petugas, bisa saja hal yang lebih buruk bisa terjadi kepada hidayat dan rekannya.

 

Lembang, netralpost.net – Menuju berakhirnya masa pendidikan Sespimma Polri Angkatan ke-72 T.A 2024,  Peserta Didik (Serdik) Sespimma Polri Angkatan ke-72 T.A mendirikan Prasasti Batu yang diberi nama “Prasasti Bakti Lembaga Leadership Memorial Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-72”, Kamis (21 November 2024).

Sebelum dilaksanakannya kegiatan Penandatangan Prasasti, Serdik Sespimma Polri Angkatan ke-72 T.A 2024 melaksanakan kegiatan penanaman pohon dan penyebaran benih ikan di Gadog 1 Sespim Lemdiklat Polri.

Bertempat di Lapangan Apel Dormitori Sespimma kegiatan Penandatanganan Prasasti dihadiri oleh Kalemdiklat Polri Polri Irjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda DL, M.Si., Kasespimti Polri Brigjen Pol Drs. Supriyadi, M.Si., Kasespimma Polri Brigjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., PJU Sespim Lemdiklat Polri, dan seluruh Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-72.

Kalemdiklat Polri, Irjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda DL, M.Si., juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-72.

“Kegiatan  hari ini menjadi momentum bagi kita semua yang hadir bahwasanya telah dilaksanakan penandatanganan prasasti memorial Serdik Sespimma 72. Ini menjadi bukti kekompakan seluruh Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-72” tutupnya.

Sementara itu, Kasespimma Brigjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si., dalam wawancaranya juga menyampaikan selain Prasasti yang menjadi bukti Angkatan ke-72, penanaman pohon, dan penyebaran benih ikan juga telah dilaksanakan. 

"Semoga ini menjadi acuan dan semanagat yang selalu menyertai seluruh Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-72", ujar Kasespimma.

Setelah kegiatan Penandatangan Prasati dilaksanakan, seluruh tamu undangan beserta Serdik melaksanakan kegiatan syukuran HUT Korps Brimop ke-79 Tahun 2024.

 

Banten, netralpost.net - Gerakan Pemerhati Kepolisian (GPK) mengapresiasi netralitas Polda Banten di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Suyudi Ario Seto terjamin dan aman, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. 

Hal itu sejalan dengan komitmen Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat menghadiri Rapat Perdana bersama para PJU dan 34 Kapolda dengan Anggota Komisi III DPR-RI  periode 2024-2029. 

"Saya yakin 100 persen Kapolda Banten bersama jajarannya akan netral di Pilkada Serentak  2024. Tudingan Aliansi Rakyat Banten Menggugat tidaklah mendasar," tegas Ketua GPK Abdullah Kelrey, hari ini.

Menurutnya, Polri sudah punya aturan mengenai larangan untuk terlibat dalam politik praktis yang sudah diatur dalam Undang-undang. 

"Ketidakikutsertaan Polri dalam kegiatan politik praktis sudah diatur dalam UU No 2/2022 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia," kata dia.

Dia khawatir jika tudingan ketidaknetralan terhadap Polri justru tidak berdasarkan fakta dan hanya untuk mendongkrak simpatik publik.

"Apalagi jika akhirnya tudingan kecurangan menyasar banyak institusi negara tanpa disertai bukti-bukti nyata, ini menunjukkan langkah tersebut bukanlah tindakan yang pas dilakukan," ujarnya.

"Kelompok-kelompok begini ini cuma mencari panggung semata, mencari perhatian publik semata, ini malah blunder," pungkasnya.

Sebelumnya, Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) menilai bahwa netralitas Polda Banten di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Suyudi Ario Seto terjamin dan aman, terutama menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. 

Hal ini dinyatakan oleh Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim, yang mengapresiasi komitmen Polda Banten dalam menjaga keamanan dan kestabilan wilayah di masa sensitif ini.

“Kami percaya penuh bahwa kepemimpinan Irjen Suyudi Ario Seto, netralitas Polda Banten akan tetap terjaga,” ujar Rizqi Fathul Hakim.

Jateng, Kegiatan Praktek Kerja Profesi (PKP) Sekolah Pimpinan Pertama (SESPIMMA) Polri Angkatan 72 secara serempak dilaksanakan pada lima (5) wilayah Polda Jawa Tengah, yaitu Polrestabes Semarang, Polres Pekalongan, Polres Pati, Polres Solo, dan Polres Banyumas. 

"Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan PKP ini adalah mengaplikasikan apa yang sudah Serdik terima selama menempuh pendidikan di Sespim, tentunya ini juga sebagai rangkaian pendidikan Sespimma," kata Kasespimma Lemdiklat Polri Brigjen Pol Mardiyono, S.I.K., M.Si.,

Dalam kegiatan PKP, terdapat kegiatan penelitian lapangan dengan menemui sumber informasi. Ada langkah-langkah yang diikuti oleh para Serdik dalam mengerjakan pelatihan pemecahan masalah. Yaitu :

1. Merumuskan/mengidentifikasi masalah;

2. Mengumpulkan data;

3. Menganalisa data;

4. Menentukan alternative/solusi pemecahan masalah;

5. Memilih alternative/solusi pemecahan yang baik, dan

6. Membuat rekomendasi dan akomodasi.

"Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan PKP ini selain menambah pengalaman bagi seluruh peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-72, juga bermanfaat bagi seluruh masyarakat disekitar. Dan terimakasih juga kepada Kapolrestabes, Kapolres beserta jajaran yang telah memberikan kesempatan dan tempat untuk melaksanakan kegiatan PKP ini," ungkap Kasespimma Lemdiklat Polri.

Sementara, Kasenat Sespimma Angkatan ke-72 Tahun 2024, Hanny Jermias O.Salamena, S.H., mengatakan, hari ini pihaknya selaku peserta didik Sespimma Polri Angkatan ke-72 secara resmi melaksakan kegiatan Praktek Kerja Profesi, yang mana kegiatan ini dilaksanakan di lima (5) lokasi berbeda. 

"Kegiatan PKP ini, kami selaku Serdik dapat belajar lebih dalam mengenai pemecahan masalah-masalah yang berhubungan baik dengan masyarakat, maupun dengan instansi terkait. Yang mana kegiatan ini juga dapat menjadi wadah bagi kami dalam menerapkan apa yang telah kami terima selama pendidikan di Sespim," ujarnya.(*)

 


Jakarta, netralpost.net – Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) menyambut positif program Polisi Peduli Pengangguran (Poliran) yang diinisiasi oleh Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto untuk mencetak generasi petani milenial. Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim, menilai langkah Kapolda Banten ini sebagai upaya penting dalam mendukung program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Program Poliran yang dicetuskan oleh Kapolda Irjen Pol Suyudi adalah bentuk nyata kepedulian aparat keamanan terhadap masa depan generasi muda kita,” unkap Rizqi Fathul Hakim. Menurutnya, langkah ini selaras dengan arahan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang meminta agar pimpinan Polri mendukung sektor-sektor yang mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat, termasuk sektor pertanian.

Dalam sosialisasi program Poliran yang berlangsung di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Rabu (30/10/2024), Kapolda Banten Irjen Pol Suyudi Ario Seto menekankan pentingnya peran generasi muda di sektor pertanian. Ia menyatakan bahwa sektor ini sering kali kurang diminati anak-anak muda yang lebih tertarik pada sektor digital dan industrial. “Berdasarkan survei, pertanian dianggap sektor yang tersisihkan oleh generasi muda. Kami ingin mengubah perspektif ini,” ujar Irjen Suyudi.

Program Poliran yang diinisiasi Kapolda Banten bertujuan untuk menggerakkan ekonomi lokal melalui pencetakan petani milenial. Melalui program ini, Irjen Pol Suyudi Ario Seto merekrut, melatih, dan menyalurkan mereka yang belum memiliki pekerjaan tetap. Program ini bekerja sama dengan pemerintah daerah dan melibatkan berbagai pihak terkait. “Ini bukan hanya program kepolisian, tetapi juga kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah,” tambah Irjen Suyudi.

Rizqi Fathul Hakim menilai bahwa dorongan kepada kaum muda untuk masuk sektor pertanian bukan hanya bermanfaat secara ekonomi tetapi juga membangun ketahanan pangan nasional. “Generasi muda perlu diarahkan pada sektor-sektor seperti pertanian yang sebenarnya punya potensi besar. Program Poliran adalah terobosan yang patut didukung oleh seluruh elemen masyarakat,” ucap Rizqi.

Lebih lanjut, Kapolda Banten mengungkapkan bahwa dari 13 juta penduduk di Banten, 400 ribu di antaranya atau sekitar 7 persen masih menganggur. Melalui Poliran, diharapkan pengangguran dapat ditekan dengan memberikan pelatihan di sektor-sektor potensial seperti industri, ketahanan pangan, dan pengolahan sampah. Irjen Suyudi juga memberikan bantuan alat, pupuk, dan bibit kepada para petani di kelompok tani Sukabungah, bekerja sama dengan pemerintah Provinsi Banten dan Kabupaten Lebak.

“Harapan kami adalah mencetak generasi petani milenial yang produktif dan memiliki semangat tinggi untuk membangun sektor pertanian,” ujar Suyudi. Ia berharap, melalui program ini, kaum muda dapat melihat sektor pertanian sebagai pilihan yang ekonomis dan berpotensi besar untuk masa depan.

Rizqi Fathul Hakim menegaskan dukungan penuh dari PB INSPIRA atas upaya Kapolda Banten. Menurutnya, program Poliran mampu menjadi solusi bagi persoalan pengangguran di Banten, sambil membawa perubahan pada pandangan generasi muda terhadap sektor pertanian. “Kami PB INSPIRA melihat program ini sebagai langkah nyata untuk menciptakan lapangan kerja, terutama di bidang pertanian yang jarang dilirik,” ujar Rizqi Fathul Hakim.

Irjen Pol Suyudi juga menekankan bahwa Poliran bukan hanya sebuah program, tetapi upaya berkelanjutan dalam rangka mendukung visi pembangunan ekonomi daerah. “Kita ingin membangkitkan lagi semangat anak-anak muda untuk terjun ke pertanian, yang dari sisi ekonomi tidak kalah besar,” tegasnya.

PB INSPIRA menyatakan komitmennya untuk mendukung implementasi program Poliran di daerah lain. “Kami optimis Poliran akan membawa dampak positif bagi masyarakat. Dengan hadirnya petani milenial, ketahanan pangan daerah akan semakin kuat,” tutup Rizqi Fathul Hakim, penuh harapan atas masa depan sektor pertanian di tangan generasi muda.

Sumbar, netralpost.net - Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) secara resmi melepas kontingen bola voli yang akan berlaga dalam ajang Kapolri Cup 2024 di Pekanbaru, Riau, pada Senin (19/8/2024).

Upacara pelepasan yang berlangsung di halaman depan Mapolda Sumbar ini dipimpin langsung oleh Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Gupuh Setiyono, dan dihadiri oleh seluruh pejabat utama Polda, personel jajaran Polda serta para atlet dan pelatih.

Pelepasan kontigen bola voli ini ditandai dengan pemasangan jaket atlet yang akan berlaga di Kapolri Cup 2024, Pekanbaru, Riau.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama, Wakapolda Sumbar juga menyerahkan piala kepada atlet beladiri Polri yang meraih juara 1 dalam Kapolri Cup di Jakarta.

Amanat Kapolda Sumbar yang dibacakan oleh Wakapolda Sumbar, menyampaikan, atas nama pimpinan Polda Sumbar dan selaku pribadi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak dan official yang telah membantu Di dalam kelancaran pelaksanaan persiapan lomba bola voli kali ini.

"Atlet adalah putra putri terbaik dari Polda Sumbar yang telah berlatih. Setelah dididik dan telah dipersiapkan dengan baik untuk membawa nama baik Polda Sumbar," kata Wakapolda. 

Sebanyak 36 orang atlet dan official yang terdiri dari 11 personel atlet polda Sumbar, 17 orang atlet  PB PBSI Provinsi Sumbar serta 8 orang pelatih dan official akan diberangkatkan untuk mengikuti pelaksanaan turnamen bola voli Kapolri 2024.

"Saya berharap para atlet memiliki semangat yang tinggi rasa percaya diri yang tinggi. Jangan takut kalah, tidak perlu punya beban karena kita memiliki potensi yang besar untuk meraih prestasi yang lebih baik," ujarnya.

Lebih lanjut Wakapolda mengatakan,  Berusahalah sekuat tenaga, sekali lagi jangan punya beban. Jangan takut kalah karena kita semuanya mendoakan dan juga memberikan yang terbaik untuk Polda Sumbar.

"Kita doakan dan kita beri semangat. Agar Membantu mereka dalam melaksanakan tugasnya dengan baik," ungkapnya.

Kepada para pelatih pembina official di bawah pimpinan komandan kontingen yang Akan berangkat kali ini saya berpesan. Bina pemeliharaan moril dan motivasi serta pemeliharaan kesehatan semua atlet sehingga mereka akan selalu siap dengan kondisi yang prima untuk berlaga dan bertanding, mencapai prestasi yang kita harapkan.

"Saya sampaikan selamat berjuang dan bertanding, junjung tinggi sportivitas didalam bertanding, semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu bersama kita, sekali berbuatlah yang terbaik demi nama baik Polda Sumbar ,"kata Brigjen Pol Gupuh. 

Setelah upacara pelepasan, para atlet mendapat dukungan moril dari seluruh personel Polda Sumbar yang hadir. Mereka berharap tim bola voli ini dapat membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Sumatera Barat.

Kontingen bola voli Polda Sumbar diberangkatkan ke Pekanbaru pada pada hari ini, Senin 19 Agustus 2024, dengan optimisme tinggi untuk bersaing di tingkat nasional. Kapolri Cup 2024 diharapkan menjadi ajang pembuktian kemampuan serta dedikasi dari para anggota Polri khususnya Polda Sumbar dalam bidang olahraga, selain tugas utama mereka sebagai pengayom masyarakat.(*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.