Articles by "Pemko Padang"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label Pemko Padang. Show all posts

 

Padang, netralpost --- Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung sejumlah proyek pembangunan infrastruktur jalan dan saluran drainase di Kota Padang untuk memastikan seluruh pengerjaan berjalan optimal. Dalam kegiatan peninjauan ini, Wali Kota didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Didi Aryadi. Proyek-proyek tersebut saat ini tengah dikebut pengerjaannya oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang guna meningkatkan kualitas fasilitas publik bagi warga.

Lokasi pertama yang dikunjungi oleh Wali Kota beserta rombongan adalah proyek pembangunan jalan menuju kawasan wisata Pasir Jambak. Infrastruktur yang berlokasi di Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kecamatan Koto Tangah ini dinilai sangat strategis. Perbaikan akses jalan tersebut diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata sekaligus mempermudah mobilitas harian masyarakat pesisir di wilayah utara Kota Padang.
Setelah memantau pengerjaan jalan, Fadly Amran melanjutkan perjalanannya menuju kawasan Pasar Tunggul Hitam yang terletak di Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah. Di lokasi kedua ini, fokus peninjauan beralih pada pembangunan saluran drainase. Drainase baru ini dirancang secara khusus untuk mengatasi permasalahan genangan air dan potensi banjir yang kerap mengeluhkan para pedagang serta warga sekitar saat musim hujan tiba.
Fadly Amran menyampaikan bahwa kunjungan lapangan ini bertujuan utama untuk memastikan seluruh pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Selain ketepatan waktu, ia juga menegaskan bahwa setiap detail pekerjaan yang dilakukan oleh mitra kerja Dinas PUPR wajib memenuhi standar kualitas yang telah ditentukan. Hal ini penting agar infrastruktur yang dibangun memiliki daya tahan yang lama dan memberikan manfaat maksimal.
Langkah cepat jajaran Pemerintah Kota Padang ini mendapat respons positif dan dukungan penuh dari masyarakat setempat. Warga di Kelurahan Pasie Nan Tigo mengaku sangat bersyukur karena akses jalan menuju tempat tinggal dan lokasi usaha mereka kini menjadi lebih mulus. Dukungan serupa juga mengalir dari para pedagang di Pasar Tunggul Hitam yang menilai perbaikan drainase akan membuat lingkungan pasar menjadi lebih bersih, nyaman, dan bebas dari banjir.
Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk terus mengawal proyek fisik ini hingga rampung total. Melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, dinas terkait, dan dukungan aktif masyarakat dalam menjaga fasilitas yang ada, pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat mendorong roda perekonomian daerah. Ke depan, kawasan Koto Tangah diproyeksikan menjadi wilayah yang lebih tertata dan ramah bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

 

Padang, netralpost – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, suasana religius dan penuh kebersamaan kian terasa di tengah masyarakat Kota Padang. Hari raya yang juga dikenal sebagai Lebaran Haji ini bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momentum krusial untuk memperkuat tali persaudaraan melalui ibadah penyembelihan hewan kurban. Bagi umat Muslim, esensi Idul Adha terletak pada ketulusan meneladani Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS dalam menjalankan perintah Allah SWT.

​Lebih dari sekadar ritual keagamaan, ibadah kurban memuat dimensi sosial yang sangat kental. Melalui pembagian daging kurban kepada masyarakat, khususnya golongan yang membutuhkan, tercipta jembatan kepedulian yang meruntuhkan sekat-sekat sosial. Aktivitas ini secara nyata mampu menumbuhkan rasa empathy, mengikis ketimpangan, serta memastikan bahwa kebahagiaan hari raya dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan warga di pelosok kota.

​Di era modern saat ini, makna kurban terus bertransformasi menjadi simbol kerelaan mengorbankan kepentingan pribadi demi kemaslahatan bersama. Masyarakat diajak untuk "menyembelih" sifat egois, keserakahan, dan ketidakpedulian terhadap sesama. Dengan mengedepankan semangat berbagi, Idul Adha menjadi momentum emas untuk merekatkan kembali persatuan warga dan bergotong-royong menghadapi berbagai tantangan ekonomi maupun sosial.

​Antusiasme warga Kota Padang dalam menyambut Idul Adha tahun ini terlihat dari persiapan pengadaan hewan kurban di berbagai masjid dan mushala. Pengurus rumah ibadah bersama kepanitiaan lokal tampak sibuk memastikan seluruh proses, mulai dari kesehatan hewan hingga distribusi daging, berjalan dengan tertib dan higienis. Sinergi ini mencerminkan tingginya nilai kebersamaan yang masih mengakar kuat di dalam kebudayaan masyarakat.

​Pemerintah Kota Padang pun turut memberikan perhatian penuh terhadap kekhusyukan dan kelancaran perayaan hari besar ini. Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju M. Chaniago, SSTP, M.Si, menyampaikan bahwa momentum Idul Adha harus dijadikan pijakan untuk meningkatkan kualitas iman dan keikhlasan dalam berbakti kepada masyarakat luas. Menurutnya, esensi kurban adalah modal sosial yang sangat besar untuk membangun kota yang lebih harmonis.

​"Semoga semangat berkurban menumbuhkan keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan demi kebaikan kita semua. Taqabbalallahu minna wa minkum," ujar Raju M. Chaniago saat memberikan ucapan selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H, Minal 'Aidin wal-Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Beliau berharap esensi kurban ini tidak luntur setelah perayaan usai, melainkan tetap membekas dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Kota Padang.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST — Rasa syukur dan kebanggaan dirasakan warga RW 02 Kampung Batu, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, usai wilayah tersebut berhasil meraih penghargaan RW Terbaik tingkat Kota dalam ajang Padang Rancak Award 2026. 

Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, menata kawasan permukiman, serta membangun kesadaran bersama akan pentingnya hidup bersih dan tertib. 

Keberhasilan RW 02 Kampung Batu dinilai tidak terlepas dari partisipasi aktif masyarakat yang secara konsisten menjaga kebersihan lingkungan melalui budaya gotong royong dan kepedulian bersama terhadap kawasan tempat tinggal mereka.

Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kota Padang menyerahkan piala penghargaan serta uang pembinaan sebesar Rp8 juta kepada RW 02 Kampung Batu. Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa pada Rabu (20/5/2026) di Lapangan Apeksi, Balai Kota Aia Pacah.

Ketua RW 02 Kampung Batu, Jonnedi, mengatakan keberhasilan tersebut berawal dari semangat masyarakat dalam mendukung program kebersihan yang digagas di Kecamatan Padang Selatan.

“Yang menjadi motivasi kami berawal dari program 'Padang Selatan Tacelak' yang saat itu diprakarsai camat sebelumnya, kemudian diperkuat lagi oleh camat yang baru melalui program My Darling (Masyarakat Sadar Lingkungan). Inilah yang menjadi motivasi kami sehingga bisa meraih juara saat ini,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi aktif dalam mendukung pelaksanaan Padang Rancak Award.

“Kami ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga Batang Arau yang telah membantu menggiatkan Padang Rancak Award ini. Dengan kerja sama yang baik, kami bisa memperoleh hasil yang baik pula,” katanya.

Menurut Jonnedi, Padang Rancak Award menjadi program positif dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Padang Rancak Award ini sangat bagus karena dapat meningkatkan pola pikir masyarakat bahwa kebersihan bukan lagi sekadar tugas, melainkan sudah menjadi kebutuhan sehari-hari,” tambahnya.

Program Padang Rancak diharapkan mampu menciptakan kawasan permukiman yang sehat, tertata, nyaman, serta mendukung kualitas hidup masyarakat di Kota Padang.(Viqi / Charlie)

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran, untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur daerah irigasi pascabencana.

Pengerjaan fisik secara permanen ditargetkan sudah dapat dilaksanakan mulai pertengahan Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat, terutama para petani, tidak lagi merasakan dampak bencana yang berkepanjangan terhadap lahan produktif mereka.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Padang agar dilakukan percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

"Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki," ujar Malvi Hendri, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen yang mencakup:

Bendung Limau Manis; Rekonstruksi Bendung Beringin (meliputi wilayah Lubuk Sarik, Beringin, dan Lubuk Hantu); Bendung D.I. Kapalo Hilalang; Bendung D.I. Sei Latung; Bendung D.I. Sei Guo. Bendung Rasak Bungo; Bendung Koto Lalang;

Rekonstruksi Bendung Batu Busuk (wilayah Sungkai I dan Pasa Lalang); D.I. Lubuk Lagan, D.I. Guo Atas, D.I. Lubuk Minturun, D.I. Lubuk Laweh; serta D.I. Lolo dan D.I. Lolo 2.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Padang tengah merampungkan tahap perencanaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei ini. Hal tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat segera dilaksanakan dan kontrak kerja ditandatangani pada pekan kedua Juli.

"Penanganan sebelumnya telah dilakukan melalui skema Operasi dan Pemeliharaan (OP) sebagai langkah sementara agar air tetap mengalir. Namun, untuk pengerjaan permanen ditargetkan sudah mulai berjalan sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang," katanya.

Guna mendukung instruksi percepatan tersebut, Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar yang difokuskan untuk memulihkan produktivitas masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi. (Taufik/Charlie)

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota Padang tengah menseriusi langkah strategis untuk memperkokoh peran adat di tengah modernisasi perkotaan. Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang "Penguatan Nagari di Dalam Kota".

​Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Harmonisasi Hukum Pidana Adat yang digelar oleh Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat di Aula Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Aie Pacah, Sabtu (2/5/2026).

​Fadly Amran menegaskan bahwa eksistensi nagari tidak boleh pudar meski berada di lingkungan kota. Menurutnya, hubungan antara kerapatan adat dan pemerintah daerah harus memiliki payung hukum yang konkret agar peran pemangku adat lebih optimal.

​“Eksistensi nagari di dalam kota harus tampak jelas, terutama hubungan antara kerapatan adat dengan pemerintah. Ini yang ingin kita kuatkan melalui Perda Penguatan Nagari di Dalam Kota,” tegas Fadly Amran.

​Langkah ini diambil mengingat konsep Tungku Tigo Sajarangan (Niniak Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai) tetap menjadi pilar utama dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau. Hingga saat ini, lembaga adat masih menjadi rujukan utama warga dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

​Selain memperkuat kelembagaan, Perda ini nantinya akan mendukung beberapa Program Unggulan (Progul) Pemko Padang, di antaranya:

​Sinergi Nagari: Kolaborasi aktif antara pemerintah dan pemangku adat.

​Dubalang Kota: Penguatan peran penjaga keamanan dan ketertiban berbasis kearifan lokal.

​Smart Surau: Digitalisasi dan modernisasi fungsi surau sebagai pusat edukasi generasi muda.

​Wali Kota yang juga bergelar Datuak Paduko Malano ini menambahkan bahwa saat ini Pemko Padang terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat guna menyamakan persepsi terkait regulasi tersebut.

​Diharapkan, instrumen hukum ini tidak hanya menjaga nilai kearifan lokal, tetapi juga menjadi benteng pertahanan sosial bagi generasi muda Padang dalam menghadapi pengaruh negatif dari perkembangan zaman yang kian pesat.

​Acara ini turut dihadiri oleh para Niniak Mamak dari LKAAM dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) se-Kota Padang, Kota Pariaman, Padang Pariaman, serta Pesisir Selatan.(nofri) 


 


PADANG, NETRALPOST - Sukses menggelar helat Padang Rancak Award pada tahun 2025 lalu, Pemko Padang kembali menggelar kegiatan serupa. Rukun Tetangga (RT) terbersih dan terindah di Padang jadi bidikan. 

"Iya, Padang Rancak Award pada tahun ini kembali kita laksanakan, dan tahun ini ada tiga sesi kita laksanakan," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang, Fadelan Fitra Masta kepada Diskominfo, Minggu (5/3/2026). 

Format Padang Rancak Award tahun ini hampir sama dengan tahun lalu. Pada tahap penilaian awal, seluruh RT di tiap kecamatan diwajibkan melakukan pendaftaran melalui aplikasi Padang Mobile. Indikator penilaian di tahap awal ini yakni, cakupan layanan penuuh pengumpulan sampah oleh LPS, cakupan layanan bank sampah, tingkat kepatuhan pemilahan sampah, serta tingkat pengurangan atau pengolahan sampah organik di sumber. 

"Kita mengimbau kepada 3.456 RT di Padang untuk segera melakukan pendaftaran pada aplikasi Padang Mobile mulai 1-20 April ini," imbau Fadelan. 

Setelah melewati penilaian tahap pertama, nantinya pada tahap kedua akan dilakukan penilaian oleh camat, lurah dan RW. Di tahap kedua ini, akan ditetapkan klasifikasi penilaian terbaik, menengah dan terbawah di aplikasi Padang Mobile. 

Penilaian tahap kedua akan dinilai aspek kebersihan, keindahan, dan ketertiban. Kemudian juga dinilai kondisi lingkungan bersih tanpa sampah dan rumput liar, tidak ada pembakaran sampah, PKL tertib dilayani LPS, tidak ada bangunan liar, serta taman atau halaman warga tertata rapi dan bersih. 

"Tahap kedua penilaian dilakukan pada 18-20 April," jelas Fadelan. 

Di tahap ketiga penilaian akan dilakukan verifikasi lapangan. Verifikasi lapangan melibatkan 300 mahasiswa relawan yang turun ke tiap RT yang masuk nominasi. 

Indikator penilaian tahap ketiga untuk melihat tingkat kesadaran bergotong royong serta kepemimpinan RT dan RW. Layanan lebih pengumpulan sampah, kebersihan jalan dan drainase, penghijauan dan keindahan lingkungan, pemilihan sampah dan kepatuhan retribusi, ketertiban tata ruang dan bangunan, pengelolaan air limbah, keamanan dan kenyamanan lingkungan, serta kinerja LPS dan bank sampah. 

"Penilaian di tahap ini dilakukan pada 22-25 April," kata Kadis LH. 

Setelah itu, tahap empat penilaian dilakukan pada 27 April hingga 5 Mei. Di tahap akhir ini, penilaian dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, dan Pemko. Dewan juri akan memilih 33 RW dan 171 RT terbaik. Serta menetapkan LPS, bank sampah, RW dan RT terbaik tingkat kota. 

"Indikator penilaian tahap ini yakni melihat konsistensi dan kebelanjutan gerakan warga, serta inovasi dan dampak nyata di lingkungan," kata Kadis LH. 

Pengumuman pemenang dilakukan pada 6 Mei. Pemko Padang menyiapkan hadiah cukup menarik. (*)

 


PADANG, NETRALPOST - Lebaran sebentar lagi. Sepekan menjelang lebaran, Pasar Raya Padang membeludak. Warga ramai berbelanja pakaian untuk dipakai ketika lebaran nanti. 

Sudah menjadi tradisi bagi umat muslim, setiap lebaran, kurang afdol rasanya jika tidak berpakaian baru. Tak heran jika pusat perbelanjaan dan toko pakaian dijubeli pengunjung. 

Seperti yang terlihat pada Sabtu dan Minggu (14-15/3/2026) kemarin. Arus kunjungan pembeli ke Pasar Raya cukup tinggi. Sementara Fase VII ramai dari biasanya. 

Pantauan Diskominfo selama dua hari itu, Sabtu dan Minggu, kondisi Pasar Raya terlihat ramai pada saat siang menjelang sore. Pengunjung mendatangi toko pakaian dan aksesoris di Pasar Raya. Begitu juga di toko-toko yang terdapat di Fase VII. 

"Pai mancaliak-caliak baju Rayo, ma tau ado nan cocok (Pergi melihat-lihat baju lebaran, siapa tau ada yang cocok)," ungkap Rani seorang pengunjung Fase VII, Minggu (15/3/2026). 

Rani sengaja berbelanja bersama adiknya ke Pasar Raya. Dirinya dapat melihat langsung pakaian yang akan dibeli. 

"Ka siko samo adiak. Lamaknyo pai balanjo ka Pasa ko bisa mancaliak barangnyo sakali, kalau bali baju online kan ndak tahu kualitasnyo (Ke sini sama adek. Enaknya pergi belanja ke Pasar Raya bisa melihat langsung barangnya, kalau beli baju online tidak tahu kualitasnya)," beber wanita asal Siteba itu. 

Sama halnya dengan Dion. Lelaki yang berdomisili di Lubuk Minturun itu sengaja jauh-jauh ke Fase VII untuk berbelanja. Menurutnya, pakaian yang dijual di Fase VII cukup bagus. 

"Setelah melihat pakaian di sini, saya akhirnya tertarik membeli. Harganya juga tidak mahal-mahal amat," ungkapnya. 

Kepala UPTD Pasar Raya Padang, Muhamad Faisal saat ditanyai mengatakan bahwa Pasar Raya dan Fase VII memang mengalami lonjakan kunjungan pada saat menjelang lebaran. Menurutnya, kondisi ini hampir selalu terjadi setiap akan memasuki lebaran. 

"Sekarang memang lebih ramai, puncaknya sekitar dua hari atau sehari akan lebaran nanti," sebut Faisal. 

Faisal menyebut, lonjakan kunjungan tidak saja di Fase VII. Akan tetapi di tiap Fase, mulai dari Fase I hingga Fase VI. Menurutnya, ramainya pasar ditunjang karena sudah bersihnya area selasar dari pedagang yang selama ini menempati lokasi itu. 

"Sejak selasar bersih dari pedagang, pembeli leluasa untuk berbelanja, pedagang yang berada di dalam Fase pun menjadi ramai didatangi," kata Faisal. 

Faisal mengimbau kepada seluruh pedagang untuk berjualan dengan tertib. Selalu mengutamakan kebersihan dan kenyamanan.(Charlie)

 


PADANG, NETRALPOST  – Lebaran Idulfitri semakin dekat. Warga berduyun-duyung mencari pakaian baru. Sementara, Pemerintah Kota Padang sibuk berbenah, menjadikan jalan yang sebelumnya rusak, kini nampak “baru”.

Terutama jalan lingkungan yang biasa ditempuh warga. Sejak beberapa waktu belakangan ini, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Kota Padang sibuk memperbaiki jalan lingkungan.

“Iya, kita tengah berupaya agar jalan lingkungan menjadi nyaman dilalui warga,” ungkap Kepala Dinas Perkim Kota Padang, Tri Hadiyanto saat dikonfirmasi Diskominfo, Minggu (15/3/2026).

Diakui Tri, sejak kejadian bencana banjir dan longsor pada November 2025 lalu, cuup banyak jalan lingkungan yang rusak. Jalan yang dulunya beraspal mulus menjadi berlubang.

“Sejak kejadian bencana kemarin kita mulai perbaiki jalan lingkungan, kita aspal dan beton kembali,” sebut Tri.

Apalagi saat memasuki bulan Ramadan 1447 H. Jalan lingkungan, terutama menuju tempat ibadah, dibedaki kembali hingga ‘rancak’ (bagus-red). Tujuannya tak lain untuk mendukung kelancaran warga beribadah.

“Kalau lebaran nanti tentu lalulintas warga meningkat, harapan kita setelah dilakukan perbaikan ini akan memperlancar mobilitas warga saat berlebaran,” tegas Tri.

Kadis Perkim berharap, jalan yang sudah diperbaiki dapat dijaga dengan baik. Warga diharapkan berpartisipasi aktif menjaga supaya jalan tidak rusak dan berlubang.

“Kami akan lakukan terus perbaikan hingga akhir tahun ini,” tegas Kadis Perkim Kota Padang itu.(Charlie)


 


PADANG, NETRALPOST — Warga Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, merasa senang. Kegembiraan itu terpancar setelah Jembatan Gantung Merah Putih diresmikan Presiden Prabbowo Subianto secara daring, Senin (9/3/2026) siang. 

Jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi masyarakat setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Kehadiran jembatan baru diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah. 

Bagi warga Kampung Guo, keberadaan jembatan ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. 

Nirwana, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. 

“Sekarang jembatannya sudah siap dikerjakan oleh TNI. Rasanya senang dan bahagia. Semua akses jadi lancar, anak-anak pergi sekolah lancar, ke masjid juga lancar, ke kedai juga mudah. Alhamdulillah, terima kasih sekali kepada TNI,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini sangat membantu para orang tua dalam mengantar anak-anak ke sekolah. 

"Bahagia sekali melihat anak-anak sekolah. Sekarang tidak repot lagi mengantar, karena sudah dekat,” tambahnya. 

Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan yang sebelumnya memiliki akses terbatas.

Berdasarkan laporan teknis pembangunan, disampaikan bahwa program pembangunan jembatan oleh TNI saat ini telah menjangkau 1.072 jembatan di berbagai wilayah, dengan 218 jembatan di antaranya telah selesai dibangun. Beberapa jenis jembatan yang dikerjakan antara lain Jembatan Bailey sebanyak 77 unit (59 selesai dan 8 masih dalam proses), Jembatan Perintis sebanyak 222 unit dari 269 yang direncanakan dengan 77 unit telah rampung, serta Jembatan Armco sebanyak 82 unit yang telah selesai dibangun. 

Peresmian jembatan ini juga dirangkai dengan video conference peluncuran program 200 Jembatan Garuda secara nasional. Turut pada peresmian jembatan di Kampung Guo yakni Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Arief Gajah Mada, beserta jajaran. Di kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jembatan oleh Pangdam. 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya melalui video conference menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia terhadap potensi bencana alam. 

“Kita sadar bahwa negara kita berada di Lingkaran Api atau Ring of Fire. Karena itu kita harus selalu siap menghadapi bencana alam,” kata Prabowo. 

Ia menilai penyelesaian 218 jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan prestasi besar hasil kerja keras berbagai pihak. 

“Peresmian 218 jembatan ini adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan seluruh prajurit TNI dan petugas di daerah untuk membantu masyarakat,” ujarnya. 

Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kehadiran negara hingga ke tingkat masyarakat paling kecil. 

“Pemerintah Republik Indonesia hadir hingga ke desa dan dusun. Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan,” tegasnya. 

Melalui program ini, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan ribuan jembatan di seluruh Indonesia guna memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat di berbagai daerah di Indonesia.

“Saat ini kami sudah mulai mengerjakan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia dan 218 di antaranya telah selesai,” ujarnya melalui video conference. 

Selain pembangunan jembatan, TNI juga melaksanakan pembangunan sarana pendukung bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Dudung melaporkan bahwa hingga saat ini telah dibangun 544 sumur bor dan 272 fasilitas MCK darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. 

“Air bersih akan kita buat secara permanen agar bisa digunakan berkelanjutan oleh masyarakat,” jelasnya. (Viqi / Charlie)

PADANG, NETRALPOST - Meski sedang di bulan puasa, halaman Kantor Wali Kota di Aie Pacah, Padang terlihat ramai. Warga memilih ngabuburit di lokasi tersebut. 

Seperti Minggu sore (8/3/2026). Warga memilih berolahraga di arena Kantor Wali Kota. Ada yang joging bersama teman sejawat. Sebagian ada yang memilih duduk-duduk menunggu waktu berbuka. 

Pandangan berbeda terlihat di jalan dua jalur di belakang Kantor Wali Kota Padang. Sejumlah tempat sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Warnanya mencolok. 

Tong sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Tong sampah itu ada di enam titik di sepanjang trotoar. Warnanya hijau (sampah organik), kuning (sampah daur ulang), dan abu-abu (sampah residu ke TPST/TPA). 

"Tong sampah itu kita tempatkan untuk masyarakat yang berolahraga di lokasi itu," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang melalui Kepala Bidang Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, kepada Diskominfo, Senin (9/3/2026). 

Diakui Fuad, sebelum tempat sampah terpilah didirikan di lokasi itu, cukup banyak sampah berserakkan. Akibatnya, petugas kebersihan kewalahan membersihkannya. 

"Sejak ada tempat sampah terpilah itu, arena di belakang kantor menjadi lebih bersih," ujar Fuad. 

Fuad menyebut, pihaknya telah menempatkan tempat sampah terpilah di Kota Padang. Sejak tahun 2024 lalu hingga sekarang, tempat sampah itu berdiri di 93 titik. 

"Ke depannya kita harapkan warga dapat memilah sampah sesuai tong yang sudah kita sediakan," harap Fuad. 

Diketahui, tahun ini Kota Padang meraih sertifikat Adipura. Kota ini bertekad meraih piala Adipura di tahun depan. Butuh dukungan masyarakat dan seluruh pihak untuk meraih penghargaan prestisius tersebut. (Charlie)

  


PADANG,- Boby Firman meninggalkan jabatan lamanya, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Wali Kota Fadly Amran menunjuknya sebagai Kepala DP3AP2KB. Pelantikan dilakukan di Balai Kota Padang, Senin (2/3/2026). 

Sepeninggal Boby Firman, jabatan Kepala Dinas Kominfo tidak sertamerta kosong. Wali Kota Padang menunjuk Sekretaris Diskominfo, Syafriadi sebagai Plt Kadis Kominfo. 

"Iya, Sekdis Syafriadi ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala dinas," ungkap Pj Sekda Kota Padang, Raju Minropa, Senin malam. 

Ditunjuknya Syafriadi sebagai Plt Kadis Kominfo untuk mengisi kekosongan sementara. Informasi yang dihimpun, berkemungkinan jabatan Kepala Diskominfo akan diseleksi. Kran seleksi terbuka akan dilakukan dalam waktu dekat. 

Diketahui, Wali Kota Padang Fadly Amran melantik dan mengambil sumpah jabatan empat pejabat pimpinan tinggi pratama serta 50 kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Padang, Senin (3/3/2026) siang. 

Pejabat yang dilantik yakni Sonny Budaya Putra sebagai Inspektur Kota Padang, Tri Hadiyanto sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bobby Firman sebagai Kepala Dinas P3AP2KB, Raf Indria sebagai Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik, serta 36 kepala SDN dan 14 kepala SMPN.

Selain jabatan Kepala Dinas Kominfo, saat ini masih terdapat jabatan kosong di OPD di Pemko Padang. Di antaranya seperti Kepala Dinas Perdagangan, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, serta Kepala Bapenda.(Charlie)

 

PADANG, NETRALPOST - Sinergitas antara Pemko Padang dengan TNI semakin terlihat nyata. Usai bencana terjadi di Padang, tiga jembatan pun dibangun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto membenarkannya. Menurutnya, tiga jembatan yang dibangun yakni jembatan gantung dan jembatan armco. 

"Iya saat ini kita bersama TNI tengah membangun jembatan di tiga titik," ungkap Tri kepada Diskominfo, Minggu (22/2/2026).

Jembatan gantung dibangun di Sungai Batang Guo, Kelurahan Kuranji. Pengerjaan jembatan ini telah dimulai sejak 10.Januari 2026. Diestimasi pengerjaan selesai pada 26 Februari 2026 mendatang. 

"Jembatan dibangun di atas sungai yang lebarnya 30 meter. Jika selesai nanti, jembatan akan dirasakan manfaatnya oleh 672 KK atau 2.750 jiwa yang berdomisili di sekitar," kata Tri. 

Dua jembatan lain yang dibangun yakni jembatan armco. Jembatan armco pertama dibangun di Rimbo Panjang RT 01 RW 03, Kelurahan Lambung Bukit. Di sini jembatan dibangun di atas sungai selebar 18 meter dengan bentangan jembatan 30 meter.

"Progres pembangunannya sudah 47 persen dan diestimasi selesai pada 13 Maret 2026," terang Tri.

Jembatan armco lainnya dibangun di Sungkai RT 03 RW 02 Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Jembatan di sini membentang sepanjang 22 meter dengan lebar sungai 10 meter. 

"Progresnya sudah 47 persen dan selesai 13 Maret nanti," kata Tri.

Tri menjelaskan, pelaksanaan kegiatan pembangunan Jembatan Gantung Sungai Batang Guo serta pembangunan Jembatan Armco di wilayah Kodim 0312/Padang begitu penting. Pembangunan itu merupakan upaya strategis dalam mendukung peningkatan aksesibilitas masyarakat, memperlancar mobilitas orang dan barang, serta menunjang pemulihan infrastruktur pascabencana.

"Diharapkan pembangunan ini dapat segera selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat, mohon doa dari masyarakat," katanya.

Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan perangkat kelurahan memang patut diacungi jempol. Hingga kini sinergitas itu berjalan dengan baik.(Charlie)

 

PADANG, NETRALPOST - Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) setingkat SD dan SMP se-Kota Padang tiba-tiba mendatangi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Kantor yang berada di Balai Kota Padang, Air Pacah itu mendadak ramai. 

Usut punya usut, kedatangan seluruh kepala sekolah itu bukan melakukan aksi demonstrasi. Bukan pula mengikuti kegiatan. Akan tetapi kedatangan mereka untuk melakukan aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE). 

"Iya, sejak beberapa hari ini kantor kami didatangi kepala sekolah untuk aktivasi TTE," ungkap Sandiman Ahli Muda, Bidang Statistik dan Persandian, Diskominfo Padamg, Fazarianti, Jumat siang itu. 

Sejumlah kepsek tampak antri menunggu di lantai III Gedung Diskominfo. Mereka tampak sabar meski sedang menjalankan ibadah puasa. 

Fazarianti menjelaskan, TTE merupakan sertifikat elektronik hasil kerja sama Pemerintah Kota Padang dengan Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) yang berada di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

"TTE ini sebenarnya adalah sertifikat elektronik yang merupakan kerjasama dari Pemerintah Kota Padang dengan Balai Sertifikat Elektronik atau BSRE, yang merupakan bagian dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” ujarnya. 

Menurutnya, TTE menggantikan tanda tangan manual dengan sistem digital yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Selain sulit dipalsukan, setiap proses penandatanganan dapat terdeteksi secara detail, mulai dari identitas penandatangan, waktu, hingga lokasi melalui sistem. 

“Begitu spesifiknya tanda tangan elektronik ini, sehingga tanda tangan yang biasanya manual yang bisa berisiko dipalsukan, dengan adanya tanda tangan elektronik ini sulit untuk dipalsukan,” tegas Fazarianti. 

Ia menambahkan, apabila dokumen elektronik diubah atau ditandatangani ulang oleh pihak lain, sistem akan otomatis menyatakan dokumen tersebut tidak valid, sehingga aspek confidentiality tetap terjaga. 

Saat ini, TTE telah terintegrasi dengan sejumlah aplikasi pemerintahan seperti SRIKANDI, INAPROC, aplikasi SIAP Disdukcapil, serta JDIH. Integrasi ini dinilai mampu memangkas proses birokrasi yang selama ini terkendala kehadiran fisik pejabat penandatangan. 

“Ini dapat memangkas banyak sekali proses birokrasi. Begitu sederhananya tentang tanda tangan elektronik ini,” katanya. 

Diskominfo berperan sebagai verifikator, mulai dari pendaftaran hingga penerbitan dan aktivasi TTE bagi ASN. Layanan ini juga mencakup penanganan kendala teknis seperti lupa passphrase, mutasi, hingga pensiun. 

Ke depan, Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh ASN memiliki TTE dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Namun untuk saat ini, fokus aktivasi diprioritaskan kepada Kepala OPD, lurah, camat, kepala puskesmas, serta kepala sekolah seperti yang dilaksanakan hari ini.(***)

 

PADANG, NETRALPOST - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menyatakan komitmennya membantu pembangunan kembali SD Negeri 49 Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Sekolah itu mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi beberapa bulan lalu. 

Rencana itu terungkap dalam pertemuan.antara perwakilan Inalum dengan Wali Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (18/2/2026). 

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian Inalum terhadap dunia pendidikan di Kota Padang, khususnya bagi SDN 49 Batang Kabung yang terdampak banjir hingga nyaris hilang akibat derasnya arus. 

“Terima kasih kepada Inalum atas kepeduliannya, tentu kita apresiasi sekali. Akhirnya Inalum memberikan sumbangsih terhadap SD kita (SD 49 Batang Kabung). Mudah-mudahan pengerjaannya bisa cepat dan kualitasnya bagus,” ujarnya. 

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Inalum Firman Usman selaku Kepala Departemen Pengamanan dan Keamanan beserta tim. Hadir juga sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemko Padang. 

Sementara itu, Firman Usman menjelaskan pembangunan sekolah akan dilakukan di lokasi baru sekitar 500 meter dari titik lama yang sudah tidak memungkinkan digunakan. Pembangunan direncanakan meliputi enam ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, fasilitas umum seperti toilet, hingga perlengkapan meubelair. 

“Kami dari PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum ini mau membangun kembali SD Negeri 49 ini di lokasi baru. Rencananya kita akan bangun enam lokal, satu ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, dan juga fasilitas umum seperti toilet dan yang lain. Mudah-mudahan nanti anak-anak bisa langsung beraktivitas atau langsung sekolah di tempat yang sekarang,” jelasnya. 

Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta CSR Inalum untuk mendukung pemulihan pascabencana dan keberlangsungan pendidikan di Kota Padang.(Viqi / Charlie)

 


Padang, netralpost – Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) secara resmi memulai proyek pemeliharaan melalui patching jalan berlobang di sejumlah titik strategis guna meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan.

Koordinator Lapangan Dinas PUPR Kota Padang, Dodi Afrianto menyatakan bahwa pengerjaan tahap awal difokuskan di sepanjang ruas Jalan Moh. Hatta. 

Fokus utama perbaikan ini adalah menutup lubang-lubang jalan yang selama ini dikeluhkan oleh masyarakat dan pengguna jalan.

"Hari ini kita mulai melakukan pemeliharaan di ruas Jalan Moh. Hatta, terhitung dari Simpang Bypass hingga ke arah gerbang kampus Universitas Andalas (Unand)," ujar Dodi Afrianto saat meninjau lokasi pengerjaan di Jalan Moh. Hatta, Senin (26/1/2026). 

Dodi Afrianto menambahkan bahwa setelah pengerjaan di ruas Jalan Moh. Hatta rampung, tim akan segera bergeser ke area lain untuk memastikan pemerataan perbaikan jalan di wilayah tersebut.

"Setelah Jalan Moh. Hatta, pengerjaan akan kami teruskan mulai dari Simpang Pasar Baru sampai ke arah Bandar Buat," tambahnya.

Pihaknya menargetkan perbaikan di titik-titik tersebut dapat dioptimalkan dalam waktu dekat dan dapat tuntas dalam waktu dua sampai tiga hari ke depan. 

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar tetap berhati-hati saat melintasi area perbaikan dalam satu hingga tiga hari ke depan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pengerjaan ini. Kami meminta para pengendara untuk selalu waspada dan memperhatikan rambu-rambu di sekitar lokasi proyek," pungkasnya. (*)

 

Padang – Kerusakan ekosistem di hulu sungai pasca-bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu telah memicu krisis air bersih di sejumlah titik di Kota Padang. 

Kondisi itu menjadikan ibu kota Provinsi Sumbar itu kemudian dipilih sebagai lokasi launching dan penanaman perdana "Sejuta Pohon untuk Sumbar 2026" yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera. Kegiatan itu berlangsung di Pemandian Jembatan Sitapuang, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (22/1/2026). 

"Penghijauan kembali kawasan hutan dan hulu sungai merupakan solusi mutlak untuk memperbaiki siklus air," kata Penjabat (Pj) Sekda Kota Padang, Raju Minropa yang hadir pada kegiatan itu. 

Dikatakannya, bencana yang melanda Kota Padang pada November dan Desember lalu membuat terjadinha pergeseran aliran sungai yang menyebabkan jaringan irigasi terputus dan cadangan air tanah menurun drastis.

Data pemerintah menunjukkan terdapat 121 titik kekeringan yang tersebar di Kota Padang, dengan dampak terparah berada di wilayah Kecamatan Kuranji. Krisis ini menjadi pelik karena sekitar 80 persen masyarakat di daerah tersebut tidak terjangkau layanan PDAM dan selama ini hanya bergantung pada sumur gali.

"Sungai-sungai berpindah daerah alirannya sehingga jaringan irigasi terputus. Hal ini mengakibatkan sumur-sumur masyarakat kering. Saat ini fokus kita adalah memastikan kebutuhan air warga kembali terpenuhi," ujar Raju Minropa.

Untuk mengatasi masalah tersebut, Pemkot Padang telah menyusun rencana aksi yang terbagi dalam dua tahap, yaitu distribusi air bersih melalui BPBD Kota Padang bersama BPBD Provinsi dan PMI yang terus mengoperasikan mobil tangki untuk menyuplai air bersih langsung ke pemukiman warga di 121 titik terdampak.

Untuk solusi permanen, mulai Sabtu  ini, pemerintah bekerja sama dengan Balai Pembangunan Kawasan Permukiman Sumbar akan membangun sumur bor di lima lokasi prioritas sebagai sumber air baru bagi warga non-PDAM.

"Selain itu, gerakan penanaman satu juta pohon yang berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Aktivis Sejahtera diharapkan mampu mengembalikan fungsi resapan air di hulu. Melalui Dinas Pertanian yang juga membidangi urusan kehutanan, Pemkot berkomitmen mengawal pertumbuhan pohon-pohon ini demi ketahanan ekologi jangka panjang," tegasnya. 

Launching dan penanaman perdana  itu juga diikuti Gubernur Sumbar, Mahyeldi yang turut mengapresiasi langkah strategis dalam pemulihan ekologis pasca-bencana di Sumbar itu.  (Taufik)



Padang – Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Padang, Tarmizi Ismail menekankan pentingnya sinergi antara mahasiswa dan birokrasi dalam membangun kota. 

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pelantikan Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Padang periode 2026-2027 di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang, Sabtu (24/1).

Dalam sambutannya mewakili Pemerintah Kota Padang, Tarmizi Ismail menggarisbawahi tiga pesan utama bagi para aktivis mahasiswa di era transisi digital saat ini.

Pertama, organisasi sebagai laboratorium kepemimpinan, dia mengibaratkan organisasi sebagai "laboratorium" tempat mahasiswa mengasah kepekaan sosial dan mematangkan mental. 

Ia mengingatkan bahwa mahasiswa adalah pemegang tongkat estafet kepemimpinan masa depan. 

"Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Adinda sekalianlah yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan ini di tengah masyarakat nanti," ujarnya.

Kedua, Pemko Padang memberikan apresiasi khusus atas langkah inovatif DPC IMM Kota Padang yang meluncurkan aplikasi digital pada periode ini. 

Tarmizi menegaskan bahwa penguasaan teknologi adalah syarat mutlak agar organisasi kepemudaan tidak tertinggal oleh zaman. Ia berharap aplikasi ini dapat dikolaborasikan dengan berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) lainnya untuk memperkuat literasi digital di Kota Padang.

Ketiga, terkait sinergi program pembangunan. Pemko Padang berharap program kerja yang disusun IMM dapat selaras dengan visi pembangunan kota. 

Kolaborasi ini diharapkan mampu menciptakan dampak nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

Acara pelantikan M Basri Hanafi selaku Ketua PC IMM Kota Padang ini berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Padang, pimpinan Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta jajaran pengurus IMM tingkat provinsi. 

"Kami berharap amanah ini dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga kehadiran IMM terus berkontribusi bagi kemajuan Kota Padang yang kita banggakan," pungkas Tarmizi. (Taufik)


 
Padang - Rumah hunian tetap (Huntap) segera dibangun di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Rumah sederhana itu bebas banjir dan tsunami. 

"Sebagai bentuk perhatian kami kepada korban banjir bandang akhir November lalu, kami membangun huntap bagi mereka yang terdampak," jelas Asisten II Setdako Padang, Dido Aryadi saat ditemui di lokasi Huntap, Jumat (23/1/2026) siang. 

Huntap bagi korban banjir itu dibangun di atas tanah Pemko. Tepatnya di Bumi Perkemahan Pramuka, Balai Gadang. Rumah ini diperuntukkan bagi korban banjir yang kini masih menghuni hunian sementara dan Rusunawa di Lubuk Buaya. 

"Harapan kami tentunya korban banjir mendapatkan tempat yang layak di sini," ungkap Didi Aryadi. 

Lokasi dibangunnya Huntap itu telah melewati verifikasi Badan Geologi Nasional. Kondisi tanah terbilang layak dan aman dari gempa. Termasuk aman dari tsunami karena berada di ketinggian. 

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (DPUPR), Tri Hadiyanto menyebut, sebanyak 209 unit bangunan berdiri di atas tanah seluas 2,9 hektare. Nantinya, tiap rumah huntap bertype 36 dengan luas tanah 78 meter persegi. 

"Konsep bangunan couple, dua jadi satu. Jarak antar rumah satu meter," terang Tri Hadiyanto.

Rencananya pembangunan Huntap di Balai Gadang dimulai Senin (26/1/2026). Huntap ini dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi.  

Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar menjelaskan bahwa bangunan huntap itu nantinya sesuai standar Rumah Sederhana. Rumah berdinding bata merah dengan atap seng dan kuda-kuda baja ringan. 

"Nanti akan ada dua kamar dan satu kamar mandi serta dapur," terangnya. 

Rumah sederhana itu juga memiliki instalasi listrik dalam ruangan dan instalasi air bersih.  Rumah ini diharapkan menjadi hunian yang nyaman bagi korban banjir lalu.(Charlie)


Padang – Bencana hidrometeorologi mengakibatkan kerusakan di mana-mana. Di Padang, infrastruktur rusak berat, ekonomi merosot, sejumlah perumahan ikut terdampak. 

Wali Kota Padang Fadly Amran membenarkannya. Bencana yang melanda daerahnya pada 28 November 2026 lalu, telah menelan kerugian hingga triliunan rupiah. 

“Setelah diskusi bersama, total kerugian dan kerusakan tercatat mencapai sekitar Rp5,5 triliun,” ungkap Wali Kota Padang, Jumat (23/1/2026). 

Rincian kerusakan dan kerugian yakni sektor perumahan. Sektor itu menelan kerugian sekitar Rp2,4 triliun. Kemudian sektor infrastruktur sebesar Rp2,7 triliun, sektor ekonomi Rp154 miliar, termasuk sektor sosial Rp93 miliar, dan lintas sektor Rp140 miliar. 

Bencana banjir itu bahkan telah merusak ratusan rumah. Sebanyak 556 rumah rusak berat, 2.207 rusak sedang, dan 2.934 rusak ringan. Kemudian infrastruktur vital sebanyak 31 unit rumah, 13 jembatan terdampak, 74.000 meter jalan rusak, termasuk 22 bendungan. 

Tidak itu saja. Lima unit gedung pemerintahan ikut terdampak. Kemudian fasilitas pendidikan, kesehatan, rumah ibadah, irigasi, drainase, sistem air bersih, pertanian dan perikanan. 

Bencana hidrometeorologi berdampak pada 67.563 jiwa. Pemko Padang telah menyediakan hunian tetap (huntap) di Balai Gadang dan Kecamatan Pauh. Kebutuhan huntap yang harus disediakan Pemko Padang yakni 800 unit. Huntap tersebut untuk merelokasi warga yang ada di bibir sungai.(Charlie)

 

Padang - Krisis air melanda Kota Padang. Dua daerah terpapar yakni Kecamatan Kuranji dan Kecamatan Pauh. 

Mengatasi krisis, Pemerintah Kota Padang dibantu stakeholder terkait berencana mengalirkan air ke saluran irigasi. Saluran irigasi yang menjadi perhatian yakni irigasi Gunung Nago. 

"Iya kita sekarang fokus untuk mengalirkan air ke saluran irigasi Gunung Nago arah kanan dan arah kiri," ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Permukiman Rakyat (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, Jumat (23/1/2026). 

Saat ini, saluran irigasi Gunung Nago arah kiri (depan SMA 9) tengah dipenuhi sedimen.  Pihak DPUPR dan stakeholder segera membersihkannya. 

"Kita perlu bersihkan sebelum air dialirkan," ucap Tri. 

Nantinya pembersihan saluran dilakukan oleh Dinas PUPR Kota Padang dan SDABK Provinsi Sumatera Barat. Pembersihan dilakukan menggunakan alat excavator dan dump truck.

"Dan di saat yang bersamaan, BWS V memperbaiki intake salurannya," sebut Tri. 

Selain itu, mengatasi keperluan air bersih pada saat pekerjaan saluran, Balai Cipta Karya (BPBPK) akan membantu lima armada tangki dan 30 HU dengan pengambilan air di Limau Manis dengan bantuan pompa dari BWS V. 

"Sedangkan untuk saluran irigasi Gunung Nago arah kanan, akan dialiri air dengan menggunakan pompa dari BWS V yang dibantu pipa dari BPBPK," jelas Kepala DPUPR Padang.(Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.