Pesisir Selatan, netralpost --- Yafris Oktovendra, S.Pd, M.Hum terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) periode 2026-2031.
Yafris terpilih melalui Musyawarah Cabang I IKA PMII Kabupaten Pessel yang digelar di Pantai Muaro Muaro Tarusan, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis (13/8/2026).
Musyawarah tersebut berlangsung secara mufakat dengan didampingi sahabat senior PMII sekaligus Sekretaris PCNU Pessel, Eko Wahyudi.
Selain menetapkan Yafris sebagai ketua umum, forum tersebut juga menetapkan Kiki Julnasri Priatama, S.Th.I sebagai sekretaris dan Pahmi Darwis, SH sebagai bendahara.
Yafris mengatakan, kepengurusan IKA PMII Pessel periode 2026-2031 diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi dan sinergi para alumni PMII di Kabupaten Pesisir Selatan.
“Alhamdulillah, musyawarah berjalan dengan baik dan penuh kekeluargaan. Amanah ini tentu menjadi tanggung jawab bersama untuk membawa IKA PMII Pessel semakin berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Yafris.
Adapun susunan pengurus harian IKA PMII Pessel periode 2026-2031 yakni Ketua Umum Yafris Oktovendra, S.Ag, Sekretaris Kiki Julnasri Priatama, S.Th.I, Wakil Sekretaris Maya Ardilla, SH, Bendahara Pahmi Darwis, SH, dan Wakil Bendahara Yola Puspita, S.Pd.
Sementara itu, Majelis Pertimbangan diketuai Eko Wahyudi, M.Pd. Sedangkan Dewan Pakar diketuai Syamsuardi, SH.I dengan anggota M. Habiburrahman, SE.I, M.E.
Yafris menegaskan, IKA PMII Pessel akan berupaya membangun kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan kontribusi positif bagi daerah.
“Kami ingin alumni PMII tidak hanya menjadi bagian dari organisasi, tetapi juga hadir memberikan gagasan dan kontribusi nyata untuk kemajuan Pesisir Selatan,” ujarnya.
Untuk diketahui, Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) periode 2025-2030 adalah Fathan Subchi.
PESISIR SELATAN, NETRALPOST – Kabar baik bagi pengguna jalan di perbatasan Sumatera Barat, Jambi, dan Bengkulu. Proyek preservasi jalan lintas yang menghubungkan Kambang–Indrapura–Tapan hingga Batas Jambi dan Batas Bengkulu resmi dimulai. Pekerjaan infrastruktur ini ditandai dengan penandatanganan kontrak yang telah berlangsung sejak 16 Maret 2026 lalu, bertujuan untuk meningkatkan kemantapan jalan nasional di wilayah tersebut.
Proyek strategis ini dikerjakan oleh PT Anatama Konstruksi Utama selaku penyedia jasa dengan nilai investasi mencapai Rp5.828.020.000. Berdasarkan kesepakatan kontrak, kontraktor memiliki masa kerja selama 291 hari kalender. Seluruh rangkaian perbaikan dan perawatan jalan ini ditargetkan rampung sepenuhnya pada 31 Desember 2026 mendatang.
Lingkup pekerjaan dalam paket ini mencakup tiga poin utama, yakni pekerjaan holding (penanganan darurat), pemeliharaan rutin kondisi, serta rehabilitasi minor pada badan jalan. Upaya ini dilakukan untuk memastikan jalur distribusi logistik dan pergerakan masyarakat antarprovinsi tetap berjalan lancar tanpa hambatan kerusakan jalan yang berarti.
Salah satu fokus utama dalam proyek ini adalah penanganan sistem drainase di titik-titik rawan genangan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.4 telah merencanakan pembangunan saluran drainase baru sepanjang 500 meter. Langkah ini diambil karena saluran lama sudah mengalami sedimentasi atau pendangkalan yang cukup parah, sehingga tidak lagi mampu menampung debit air saat hujan deras.
"Pembangunan drainase sepanjang 500 meter menjadi prioritas karena saluran yang ada saat ini sudah tersumbat sedimentasi tinggi. Jika tidak segera diperbaiki, air akan meluap ke badan jalan dan mempercepat kerusakan aspal," ujar Gina Lamria Indriati PPK 2.4 dalam keterangannya.
Setelah pembangunan saluran air selesai, tim PPK 2.4 akan melanjutkan agenda dengan pemeliharaan rutin pada bahu jalan. Seluruh pengerjaan dipastikan mengacu pada standar badan jalan nasional, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara yang melintasi jalur utama lintas barat Sumatera tersebut.(nofri_Tanjung)
Kedatangan Danlantamal dan rombongan di kota seribu pesona, di sambut Bupati Pesel Bapak Drs Rusma Yul Anwar. M.Pd, Wakil Bupati Bapak Rudi Ariyansyah dan Forkompinda Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalantamal menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bupati Pessel beserta staf, yang sudah menerima kedatangan Danlantamal beserta rombongan dengan baik. Danlantamal menyempatkan memperkenalkan beberapa PJU dan Kadis yang ikut dalam rombongan kepada Bupati beserta staf.
Bupati Pessel merasa senang di kunjungi orang nomor satu di Lantamal II, yang bermarkas di Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang.
Pertemuan dilaksanakan di ruang rapat Bupati, dan Bupati mengharapkan kerjasama Kabupaten Pessel dengan Lantamal II dapat berjalan dengan baik dalam waktu yang akan datang.
Bupati juga menyampaikan Kabupaten Pesisir Selatan mempunyai garis pantai 250 km yang terbentang dari batas kota Padang sampai ke batas Kabupaten Muko Muko Provinsi Bengkulu. Juga memiliki 47 pulau serta 5 teluk. Besar harapan Bupati Pessel Lantamal II bisa membantu Kabupaten Pessel di bidang ilmu kelautan.
Pada tempat yang sama, Kolonel Laut (P) Fajar Priyanto. S.T.,M.Tr. Hanla.,M.M., yang sehari-hari menjabat sebagai Asisten Perencanaan dan Anggaran Lantamal II, memaparkan konsep Kampung Bahari Nusantara atau KBN.
KBN merupakan bentuk dari kegiatan TNI Angkatan Laut Operasi Militer Selain Perang atau OMSP. INI sesuai dengan UU TNI No 34 tahun 2004 tentang TNI. Khusus TNI AL pada pasal 9b. Selain tugas pokok TNI AL juga sebagai tugas pokok selain perang, membantu Pemerintah Daerah dalam hal penanganan bencana alam, atau Pandemi Covid-19. Tugas lain dapat membantu Pemerintah Daerah dalam hal peningkatan perekonomian masyarakat.
Asrena juga menyampaikan bahwa KBN ada mempunyai 5 Cluster. 1, Pertahanan Wilayah. 2, Edukasi.3, Ekonomi.4, Pariwisata dan 5 Kesehatan.
Dispen Lantamal II.
Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Endra Sulistiyono.S.E.,M.M., di dampingi Wakil Bupati Pesisir Selatan Pessel Bapak Rudi Ariyansyah meninjau lokasi perikanan keramba apung ikan Kerapu di daerah Sungai Nyalo. Yang terletak di Kecamatan Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan, Rabu 9/12/2021).
Dilokasi lain masih di daerah kawasan kecamatan Tarusan tepatnya di Desa Sungai Pinang, Danlantamal juga meninjau lokasi Cluster Pariwisata yang akan di buat jembatan taman mangrove. Taman ini nantinya juga berfungsi sebagai tempat pariwisata dan juga sebagai taman edukasi bagi pelajar. Pengerjaan sedang berlangsung ketika Danlantamal dan rombongan Wakil Bupati melakukan peninjauan.
Di lokasi rombongan Danlantamal II dan Wakil Bupati di terima oleh Walinagari dan Tokoh masyarakat setempat.
Dispen Lantamal II.
Hal ini ia sampaikan kepada awak media, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di TPI Carocok Anau Tarusan, Kecamatan Koto XI, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (2/10).
"Target seratus persen. Harapan saya, Provinsi Sumatera Barat sebagai provinsi yang dalam kondisi herd immunity. Itu harapan besar saya," katanya.
Sebelumnya, jenderal bintang dua tersebut menuturkan, agar capaian vaksinasi di Sumatera Barat bisa terpenuhi dengan semua pihak bersatu dalam satu tujuan mensukseskan program vaksinasi.
"Program vaksinasi ini tercapai karena ada kesadaran masyarakat, kesadaran masyarakat terbangun karena adanya sosialisasi," sebut Kapolda Sumbar.
Ia pun berharap, agar sosialisasi tentang pentingnya vaksinasi Covid-19 ini bisa tersampaikan kepada masyarakat dimanapun berada, bahkan hingga ke desa (Nagari).
"Kalau sosialisasi saja tidak sampai jangan harap vaksinasinya bisa terlaksana," sebutnya.(*)
Terlihat, pelaksana pekerjaan PT. Sultan Arvant Permana, berdasarkan nomor kontrak KU.02.10/KTR.01/PJN.II/PPK-2.3/Sumbar, tanggal kontrak 15 Januari 2021, dengan Konsultan Pengawasan PT. Transka Dharma Konsultan KSO PT. Taru Nusantara dengan nilai kontrak Rp.3.257.348.000, waktu pelaksanaan selama 240 hari kerja.
Markis selaku masyarakat setempat mengatakan, kami berharap pengerjaan penggantian jembatan Sungai Nipah ini sesuai dengan mutu yang berkualitas, dan selesai dengan waktu yang telah ditentukan, harapnya.
Saya sebagai masyarakat setempat mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat, agar jembatan Sungai Nipah dapat dilalui dengan nyaman oleh kendaraan yang berlalu lintas, katanya (10/8/2020).
Yang pasti penggantian jembatan Sungai Nipah ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Kabupaten Pesisir Selatan. Penggantian jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jaringan jalan yang berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi warga dan kesejahteraan masyarakat, pungkasnya.(*)