Articles by "Kemenag Sumbar"

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88
Showing posts with label Kemenag Sumbar. Show all posts

 


Padang - Walaupun gerimis mewarnai, namun tidak menghalangi semangat ASN Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat melaksanakan apel rutin Senin pagi, yang kali ini dilaksanakan di Aula Amal Bhakti I, Senin (12/12).

Kakanwil H Helmi dalam pembinaannya menyampaikan kondisi masyarakat Sumatera Barat selama ini telah aman dan nyaman maka Ia meminta ASN Kanwil Kementerian Agama untuk ikut menjaga kondisi yang nyaman tersebut.

"Selama ini kita sudah aman dan nyaman namun kita tetap harus waspada terhadap rongrongan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menginginkan agar Sumatera Barat menjadi tidak kondusif, " tutur Kakanwil.

Kakanwil mengingatkan, dalam bermedia sosial maka perlu kehati-hatian dan Ia meminta setiap informasi yang didapat perlu melakukan saring sebelum sharing. Sekali lagi, Kakanwil menyatakan kondisi Sumatera Barat selama ini nyaman, aman dan kondusif namun tetap perlu dijaga secara bersama-sama. 

Selain itu, Kakanwil mengingatkan akhir tahun banyak pekerjaan yang mesti dituntaskan dan setiap ASN diminta untuk meningkatkan kode etik yang terdiri dari keimanan dan ketakwaan, integritas, profesionalitas, tangung jawab dan keteladanan.

"Dalam bertugas setiap ASN yang memiliki keimanan maka Ia akan selalu merasa diawasi oleh Allah tuhan yang maha Kuasa, tidak ada satupun yang luput dari pengawasannya, " terang Kakanwil.

Terkait integritas, Kakanwil menjelaskan ASN Kementerian Agama harus menyesuaikan antara apa yang difikirkan, diucapkan dan diperbuat.

"Dalam bekerja ASN juga dituntut profesional, dengan menuntaskan pekerjaan tanpa ditunda-tunda, " ungkap H Helmi.

Kode etik berikut nya yang diterangkan Kakanwil mengenai tanggungjawab. Ia berharap setiap tugas yang dilaksanakan maka harus siap dipertanggungjawabkan bukan lempar batu sembunyi tangan.

Terakhir Kakanwil juga berharap ASN Dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi tauladan dikehidupan sehari-hari bagi keluarga, kantor maupun masyarakat.(ia)


Kakanwil H. Helmi dipandu  host  channel You Tube MTsN 1 Padang TV Febraningsih. OMad yang berdurasi dua puluh dua menit itu berlangsung menarik, bermakna, menginspirasi dan memiliki pesan-pesan restorasi.

Diawal pembicaranaanya Kakanwil mengapresiasi karya inovatif yang dicetuskan MTsN 1 Padang di Bidang Humas dan Publikasi. Helmi memuji ruangan podcast yang didesain dengan rapi, unik dan indah. 

“Teruslah berinovasi, kembangkan kreasi di bidang publikasi. Promosi dan publikasi sangat penting untuk mengekspos kegiatan lembaga. Ramaikan semua media sosial, isi dengan konten-konten menarik dan kemaslah secara modrn agar konten-konten kebaikan bisa mengalahkan konten-konten kejahatan yang tidak mendidik” pesan Kakanwil dengan penuh motivasi.

Dalam wawancaranya di ota madrasah, Helmi mengajak agar semua aparatur sipil negara  (ASN) di lingkugan Kantor Wilayah Kemenag Sumbar untuk menjadi ASN hebat dan bermanfaat.

“ASN yang hebat dan bermanfaat yaitu berdedikasi tinggi, berkinerja baik, tidak gagap teknologi, akrab dengan digitalisasi, menjadi teladan, menebarkan kebaikan, menjadi solusi dan penengah diantara yang berbeda pendapat.

Saat Host  menyinggung tentang kilas balik Kementerian Agama, Kakanwil memaparkan bahwa Kemenag hadir lima bulan pasca kemerdekaan diproklamirkan. Hal ini membuktikan bahwa negara hadir untuk membina kehidupan ummat beragama.

Telah menjadi “founding fathers” negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan NKRI sudah menjadi harga mati yang tidak bisa digoyahkan lagi ungkap Helmi.

Kakanwil menambahkan bahwa Untuk menguatkan eksistensi Kementerian Agama, Menteri Agama Yaqut Cholil Qaumas, mencanangkan 

7 perioritas penguatan Kementerian Agama diantaranya memperkuat Moderasi Beragama yang intinya komitmen kebangsaan, toleransi/tasammuh dan adaptif terhadap kearifan lokal.

“Dengan semangat kebersamaan, mari bersama kita canter issue-issue negatif berdimensi keagamaan dan kebangsaan yang akan memecah belah ummat.

“Lakukan early protection  atau yangkal dari dini issu-issu pemecah belah ummat. pergunakan keramahan dalam bermedia sosial.

Digitalisasi bak pisau bermata dua yang bisa dipergunakan untuk yang  positif  dan juga untuk negatif, ” Pesan Helmi. (aye)

 



 

Padang- "Membangun perempuan cerdas untuk memperkuat ketahanan keluarga di era digital" adalah tema yang diusung Dharma Wanita (DW) Kemenag RI dalam peringatan Dirgahayu ke 23 Dharma Wanita Persatuan (DWP) yang diperingati setiap tanggal 7 Desember. 

Kegiatan yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) oleh DW Kemenag RI ini diikuti Ketua dan Pengurus DW Eselon 1 pusat, Kanwil Kemenag dan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) se Indonesia. 

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas turut memberikan motivasi kepada seluruh anggota DW se Indonesia. Sementara itu, Penasihat DW, Ny. Eny Retno Yaqut hadir sebagai pembicara dengan materi Mengenal lebih dekat organisasi DW. 

Sementara di Kanwil Kemenag Sumbar, kegiatan yang diikuti secara daring melalui zoom ini dihadiri langsung Ketua DW, Ny. Nazifah Helmi bersama pengurus dan anggota DW di Aula AB2, Kamis (8/12/2022).

 


Padang– Dharma Wanita Persatuan Kantor Wilayah Provinsi Kementerian Agama Sumatra Barat yang dikomandoi oleh Ny. Hj. Nazifah Helmi, mengadakan pertemuan dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1444 H di Aula Bhakti I Kanwil Kemenag Sumbar pada Jum’at (02/12).

Dalam penjelasannya, DWP Kanwil Kemenag Sumbar menjelaskan bahwa kegiatan DW ini diadakan secara rutin dalam rangka menjalin kerjasama antar anggota DW provinsi dan daerah, “Dengan adanya pertemuan seperti ini diharapkan dapat terjalin komunikasi, koordinasi, dan silahturahmi yang baik antar sesama pengurus dengan anggota,” ujar Nyonya Hj. Nazifah Helmi

“Di samping itu, juga untuk peningkatan pengetahuan tentang wawasan keislaman dan kesehatan. Justru kita menghadirkan Buya Ristawardi Dt. Marajo dan Direktur Utama RS. Unand, Yevri Zulfiqar,” lanjut ketua DW itu

Pada waktu yang sama, Kepala Kantor Wilayah Provinsi Sumbar, Dr. H. Helmi M.Ag juga mengapresiasi kegiatan DW ini “Melalui kegiatan ini banyak pencerahan yang diperoleh dari Buya Ristawardi dan Dirut Unand sebagai narasumber kegiatan ini. Selain itu, juga sejalan dengan rapat dinas Kemenag kabupaten/kota se Sumbar,”

Dalam ceramahnya, Buya Ristawardi berharap bahwa DW dan ASN Kemenag wajib menjadi panutan di tengah-tengah umat hari ini. “Diharapkan DW dan pegawai Kemenag bisa menjadi panutan bagi masyarakat, dimana umat hari ini sedang terombang ambing dalam mencari siapa yang bisa dijadikan sebagai contoh yang diberikan oleh Rasulullah SAW, keteladanan juga dicontohkan dari hal ibadah, tauhid, serta akhlak yang baik,” ucap Buya kondang tersebut mengakhiri ceramahnya

Di tempat terpisah, Kakan Kemenag Kab. Solok, H. Zulkifli, S.Ag., M.M saat dimintakan komentarnya, ia mengatakan bahwa kegiatan DW ini sangat positif, “Acara yang positif sekali, dengan adanya acara ini bisa merajut dan membangun ukhuwah islamiah secara baik sesama DW daerah kab/kota dengan DW provinsi, di samping itu kami orang daerah sekaligus bisa menikmati Kota Padang sebagai Ibukota Provinsi Sumbar,” ujarnya sambil tersenyum.

Turut hadir mengikuti kegiatan ini, Kakanwil Kemenag Sumbar, H. Helmi, Kabid di lingkungan Kanwil Kemenag Sumbar dan Kakan Kemenag kabupaten/kota. (Fitria)

 



Padang Humas--Matangkan persiapan pemberangkatan jemaah haji, Pendukung Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (P3IH) kembali gelar rapat koordinasi dan rapat pematangan proses keberangkatan jemaah haji ke Tanah Suci, Selasa (31/5) di Ruang Siskohat Kanwil Kemenag.

Rapat dipimpin Kepala Kanwil Kemenag diwakili Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), H. Joben bersama Kepala Bidang Penaiszawa, H. Yufrizal dan Kepala Bidang Penmad H. Hendri Panidias.Turut hadir perwakilan UPT Asrama Haji Embarkasi Padang, Iblano Ferosa dan Munawir.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU), H. Joben menyampaikan Kanwil Kemenag Sumbar bersama Pemprov, Embarkasi Haji Padang dan seluruh stakeholder terkait sudah siap memberangkatkan jemaah haji ke tanah suci.

“Alhamdulillah persiapan penyelenggaran ibadah haji sudah 99 persen. Sampai hari ini penyelesaian pra manifest (daftar nama jemaah haji) yang akan berangkat, lengkap dengan dokumen pasport sudah lima kloter dan sudah dikirim ke Kemenag pusat,” tutur Joben.

Joben menjelaskan mulai hari Jumat tanggal 03 Juni jemaah haji kloter 1 sudah masuk asrama sebelum diterbangkan ke Tanah Suci esok harinya Sabtu tanggal 04 Juni 2022. Jumlah jemaah yang akan berangkat 2.840 orang, 2.093 diantaranya jemaah Sumatera Barat dan 747 jemaah Bengklu.

Berikut jadwal lengkap keberangkatan jemaah haji Embarkasi Haji Padang ke Tanah Suci:

Kloter I dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci 4 Juni pukul 12.55 WIB dan masuk asrama 3 Juni pukul 12.00 Wib. Kloter 1 terdiri jemaah Kota Padang (penuh) berjumlah 385 orang, Pembimbing KBIHU (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah) 2 orang, Petugas Haji Daerah (PHD) 2 orang dan petugas Kloter 4 orang .

Adapun petugas kloter yang akan mendampingi Kloter I, Indra Gunawan sebagai TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia) atau dikenal dengan sebutan Ketua Kloter. H. Ifdhal sebagai TPIHI (Tim Pemandu Ibadah Haji Indonesia) atau Pembimbing Ibadah. Tenaga kesehatan dr. Nofri Yandri dan Ns. Gusni Nursih.

Kloter II terbang ke Tanah Suci 05 Juni pukul 14.05 Wib masuk Asrama Haji 04 Juni pukul 14.00 Wib. Jemaah berasal dari Bukittinggi, Tanah Datar, Padang Pariaman, Kota Pariaman dan Kota Padang. Kloter didampingi 2 orang PHD dan 4 orang Petugas Kloter. Ketua Kloter, Amar Albar Antoni, Pembimbing Ibadah, H. Muhammad Algafari dan tenaga kesehatan dr. Miranti Kemala Suri dan Ns. Firmaneni, S.Kep.

Sementera Kloter III akan diterbangkan 06 Juni pukul 15.15 Wib masuk asrama 05 Juni pukul 15.00 Wib. Asal jemaah Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Sijunjung, Sawahlunto, Solok Selatan, Kepulauan Mentawai. Pendamping PHD 2 orang dan petugas kloter 4 orang. Ketua Kloter Zulkarnain Batubara, pembimbing ibadah H. Ma'rufin, tenaga kesehatan dr. Irma Suryani dan Ilham Syah Putra.

Kloter IV terbang ke Tanah Suci 07 Juni pukul 18.40 wib masuk asrama 06 Juni pukul 19.00 wib. Asal jemaah Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, Kabupaten Solok dan Kota Padang dengan 1 orang PHD dan petugas kloter 4 orang. Ketua Kloter Ronaldi, pembimbing ibadah H. Zulkifli, tenaga kesehatan dr. Elfi Yulfienti dan Ns. Maulida Rahmi.

Kloter V terbang tanggal 08 Juni pukul 19.15 masuk asrama 07 Juni pukul 19.00 wib. Asal jemaah jemaah Kabupaten Dharmasraya, Payakumbuh, Pesisir Selatan, Kota Solok, Padang didampingi 2 PHD dan 4 petugas kloter. Ketua Kloter H. Ermizaldi, pembimbing ibadah H. Hamid Arwani, tenaga kesehatan dr. Gusti Hardianti dan Mercy Suswani Basral.

Untuk kloter VI jemaah asal Bengkulu (penuh) tidak diinapkan di Asrama Haji hanya transit di Bandara International Minangkabau (BIM). Kloter VI akan diterbangkan ke Tanah Suci tanggal 09 Juni pukul 20.40 wib. Empat jam sebelum terbang ke tanah suci, jemaah sudah tiba di BIM dan istirahat di ruang tunggu keberangkatan Internasional.

Petugas yang akan mendampingi jemaah kloter VI, Evran Soska sebagai ketua kloter, Ahmad Marhaen sebagai pembimbing ibadah, dr. Burhanudin dan Ns.Forman Kurniawan sebagai tenaga kesehatan.

Kloter VII diisi jemaah Bengkulu dan Kota Padang yang akan diterbangkan ke Tanah Suci pada tanggal 10 Juni pukul 20.50 wib. Untuk jemaah Kota Padang harus masuk asrama pada tanggal 09 Juni pukul 19.00 wib.

Petugas yang akan mendampingi jemaah Bulkis sebagai Ketua Kloter, Mudahri sebagai pembimbing ibadah, dr. Nici Aprianti dan Ns. Suhartono sebagai tenaga kesehatan.

Terakhir kloter VIII yang berjumlah 121 orang terdiri dari jemaah Kota Padang Panjang, Kota Padang dan jemaah cadangan ditambah 1 petugas KBIHU akan diterbangkan bersama jemaah Ujung Pandang, UPG 19 (Embarkasi Makasar) pada tanggal 2 Juli pukul 12.55 wib dan masuk asrama pada tanggal 01 Juli pukul 10.00 wib.

Dari 8 (delapan) kloter ini, kloter I sampai kloter VII akan diberangkatkan pada fase gelombang 1 dengan pesawat garuda Indonesia dari Bim menuju Bandara Pangeran Muhammad Bin Abdul Aziz Madinah. Sementara Kloter VIII yang tergabung dalam UPG 19 akan terbang dalam gelombang dua dengan tujuan Bandara King Abdul Aziz Jeddah. RinaRisna.

 



SUMBAR -  kanwil Kemenag Sumbar Helmi beserta jajaran sambut kunjungan kerja Wamentan RI dalam rangka kunjungan kerja ke Sumatera Barat ke beberapa pondok pesantren. 

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick mengawali Kunjungan Kerja (kunker) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya PP Nurul Yaqin Ambung Kapur, Sabtu (27/11) petang.

Kedatangan Wamentan Harvick beserta rombongan di bandara Internasional Minang Kabau disambut oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy serta Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dan Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi beserta jajaran.

Saat tiba di VIP BIM, Wamentan langsung dikalungi kain adat dan makan sirih oleh Wakil Gubernur Sumbar yang didampingi Bupati Padang Pariaman dan Kakanwil Kemenag Sumbar. Prosesi penyambutan ini merupakan upacara penyambutan adat dari khas Ranah Minang.

Semakin meriah, Wamentan juga disambut dengan tarian tradisional Minangkabau “Ulu Ambek” yang berasal dari Padang Pariaman

Sebagai lembaga yang menaungi pondok, pada acara pembukaan yang dipusatkan dihalaman kampus PP Nurul Yaqin ambung Kapur, mengawali sambutannya Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi mengharapkan kedatangan Wamen ke Pondok Pesantren beserta rombongan  akan membawa berkah bagi pondok pesantren ini.

Ia menilai, sebagai lembaga pendidikan tertua di negeri ini, pondok pesantren  banyak menunjukkan peran nyata dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia. 



Tak sedikit tokoh nasional dan pemimpin besar yang lahir dari pondok pesantren, lanjutnya.



Helmi berkeyakinan lahirnya UU nomor 18 tahun 2019 semakin memperkokoh keberadaan pondok pesantren. 



"Pada pasal 46 diamanahkan bahwa pemerintah pusat dan pemda mempunyai tanggung jawab mendorong dan memfasilitasi pondok pesantren. tentunya kita berharap kedatangan bapak wamen beserta rombongan ada pak direktur juga akan membawa berkah bagi pondok pesantren ini." Katanya.



Helmi memaparkan sedikitnya 256 pondok yang ada di Sumbar, sebanyak 112 atau 44% memilih kemandirian pondok melalui pertanian. 



Untuk itu, Helmi memastikan kehadiran Wamentan, Wakil Gubernur dan Kepala Dinas Pertanian provinsi sumatera barat Nurul Yaqin pertanda baik untuk kemajuan pesantren dimasa datang.



Sementara itu dalam sambutannya Wamentan Harvick menyebut kunjungannya dalam rangka mendorong korporatisasi pertanian berbasis pesantren untuk memanfaatkan potensi pertanian dalam upaya mengimplementasikan kemandirian ekonomi.



"Kedatangan kami, ingin melihat langsung potensi pertanian yang bisa dihasilkan pondok pesantren Nurul Yaqin dan kami juga mendorong warga pondok untuk memanfaatkan bantuan seoptimal mungkin," kata Harvick.



Harvick ingin menjadikan pondok pesantren sebagai basis usaha di bidang pertanian atau agrobisnis modern berbasis korporasi di Sumbar. Bukan tanpa alasan, Harvick menuturkan Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mendidik generasi muda penerus bangsa agar dapat melakukan regenerasi.



Ia menargetkan generasi milenial yang berakhlak mulia  dapat membawa pertanian lebih maju dan terdepan. "Adik adik santri jangan sampai gaptek, karena Presiden sangat ingin ada generasi penerus disektor pertanian".Ajaknya.



"Ke depan petani Indonesia diisi oleh orang-orang milenial yang berahklak mulia. Ada dua hal yang membuat anak muda tertarik dengan pertanian. Soal trust dan income. Soal trust bagaimana kita membuka diri, memberi masukan masukan yang tepat sasaran dengan pengadaan benih dan sebagainya. Soal income bagaimana menggerakkan generasi berikutnya untuk menjadi petani milenial. Apalagi anak muda saat ini sangat mudah mengakses informasi terkait itu, mudah mudahan kunker ini membuka peluang positif untuk kemajuan pertanian," kata pria berdarah Minang ini.



Pihaknya mengaku mengunjungi Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur dan menyerahkan hibah bantuan berupa benih Manggis dan dua unit Traktor Roda Dua dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian di ponpes.



Ia mengatakan peluang usaha di sektor pertanian masih terbuka lebar di Padang Pariaman. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah selama ini untuk meningkatkan ruang lingkup pertanian. Pihaknya mengajak jajaran eselon I kebawah untuk mengakselerasi dan memaksimalkan apa yang dibutuhkan daerah yang di Indonesia. 



"Banyak sekali kontribusi masyarakat dalam sektor pertanian ini,"sebutnya.



Tak ayal, Harvick serius mendorong santri turut ambil bagian  di sektor pertanian. Selain bisa menjadi peluang usaha juga sekaligus dapat membangun perekonomian mandiri pesantren.



Selain itu, Harvick menyebut ketahanan pangan di Sumbar harusnya tetap kokoh meski berada di masa pandemi covid-19. 



"Disinilah pentingnya menyeimbangkan peran dan kerjasama pemerintah pusat dan daerah. Sehingga para santri nantinya akan berbangga karena provinsi Sumbar penyumbang produk pertanian terbesar secara nasional, bukan semata-mata peran pemerintah," tandasnya.



Dilain pihak, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang hadir menyambut kedatangan Wamentan berharap sinergitas antara Kementerian Pertanian, Kanwil Sumbar serta Pemprov Sumbar dapat tercipta untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dilingkungan pesantren.



"Provinsi Sumbar memiliki potensi yang sangat besar untuk pertanian. Potensi ini bisa terus didongkrak dengan dukungan dari Kementerian Pertanian," ujar Audy Joinaldy.



Audy menyebut para santri di pesantren perlu dibiasakan untuk berkecimpung dalam bidang pertanian. Sehingga ketika lepas dari pesantren, mereka dapat mempunyai perhatian lebih untuk mengembangkan pertanian.



Ia mengatakan pola kerjasamanya nanti bisa dimulai dengan bagaimana mengadakan pelatihannya, sampai pesantren ini bisa mandiri dan produktif. 



"Belum bisa untuk dijual gak apa-apa, minimal  untuk mengurangi biaya operasional pesantren, ini perlu dibuat menjadi proyek percontohan. Karena dasar provinsi kita adalah pertanian." Tekannya.



Menyambut baik dengan bangga Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Buya Ali Basar Tk.St. Sinaro menyampaikan rasa haru dan ucapa terimakasih yang tinggi atas kedatangan Wamentan RI beserta rombongan ke pondok yang diasuhnya. "Pertemuan akbar sudah lengkap, kami sangat berharap rusunawa program PUPR juga bisa berdiri disini. Sebelum ini sudah dibantu Kakanwil Kemenag," ucapnya.



Pihaknya sangat berharap dengan kunjungan sekaligus bantuan yang diperoleh ponpes mampu memberikan motivasi untuk menghidupkan seluruh pondok pesantren yang ada di Padang Pariaman untuk terus berkembang.



Sesuai agenda, Wamen Harvick direncanakan akan mengunjungi Tiga Kabupaten di Sumatera Barat, mulai dari Padang Pariaman, Solok dan Padang. Seperti meninjau Ponpes Nurul Yaqin Ambung Padang Pariaman, PP Perkampungan Minangkabau serta rumah produksi Kopra Putih, lokasi pengolahan Porang, hingga menanam benih kentang dan bawang merah di BPTP.



Usai acara pembukaan, berlangsung penandatanganan nota kesepakatan Peningkatan Kemandirian ekonomi Pesantren antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sekaligus penyerahan bantuan secara simbolis 2 unit Traktor Roda Dua untuk Ponpes Nurul Yaqin. Dilanjutkan dengan penanaman perdana bibit Manggis oleh Wamentan RI, Wagub Sumbar, Kadis Pertanian dan Kakanwil Sumbar.



Turut hadir pada momen yang berakhir pada pukul 17.55 WIB  tersebut, Kadis Pertanian beserta jajaran forkopimda dan OPD terkait lainnya, Kabag TU H Irwan MA, Kabid Papkis Rinalfi, Kabid Penmad H Syamsul Arifin, Kakankemenag Kabupaten Padang Pariaman Kasubbag Ortala dan KUB Fauqa Nuri Ichsan, M.Pd, tokoh masyarakat serta JFT lingkup Kanwil Kemenag Sumbar, tenaga pendidik, pembina dan ratusan santri PP Nurul Yaqin.

 



SUMBAR - - Kanwil Kemenag Sumbar menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung pengembangan kemandirian ekonomi lembaga pondok pesantren.

MoU tersebut ditandatangani Kakanwil Helmi dan Wagub Audy di Padang Pariaman, Sabtu (27/11) dalam acara pembukaan penyambutan Kunker Wamentan RI di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur.

Sehubungan dengan hal itu, sedikitnya ada empat harapan yang diungkapkan Kakanwil. Pertama, kemandirian Pesantren merupakan salah satu kebijakan prioritas Menteri Agama untuk itu semua pesantren agar melaksanakan program pemberdayaan masyarakat.

Kedua, pimpinan Pesantren agar pintar menggali potensi yang ada di masyarakat untuk program kemandirian Pesantren dengan tidak tercabut dari akar budaya dan kearifan lokal yang ada.



Ketiga, pemda Provinsi bersama Dinas terkait agar menindaklanjuti MoU untuk dapat bersama sama membangun kemandirian pesantren dan pemberdayaan masyarakat.



Terakhir, Kakanwil mengimbau agar Kakankemenag selanjutnya menindaklanjuti MoU ini dengan Bupati/ Walikota setempat.



Helmi memandang, empat harapan ini juga bentuk upaya Kemenag dalam memperkuat jati diri pondok pesantren. 



Untuk itu, mantan Kakankemenag Kabupaten Solok ini menginginkan pesantren ke depan kian memiliki posisi strategis sebagai basis ekonomi umat. 



Menurutnya hal itu perlu terus didorong agar potensinya lebih optimal, utamanya dalam memberdayakan masyarakat.



Sementara itu, Wamentan Harvick  juga mendorong anak muda, dalam hal ini santri/wati untuk mengambil peranan di sektor pertanian. Dalam orasinya, Harvick menuturkan afirmasi pesantren ini diwujudkan melalui Program bantuan dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Peningkatan Kemandirian Ekonomi Pesantren Antara Pemprov Sumbar dan Kanwil Kemenag Sumbar.



Menurut Harvick setidaknya ada dua hal yang menstimulasi anak muda tertarik dengan pertanian. Soal trust dan income. 



"Soal trust bagaimana kita bisa lebih membuka diri, memberi masukan-masukan yang tepat sasaran untuk anak muda dan memperkenalkan ruang lingkup pertanian dengan cara yang lebih mudah diakses. Kedua, soal income katanya, karena anak muda sudah sangat mudah mengakses dunia secara internasional, inilah yang membuat pilihan profesi bagi anak muda terbuka luas."katanya.



Pemerintah melalui Kementan mengharapkan masalah defisit anak muda yang tertarik dengan dunia pertanian bisa segera terjawab. 



Menurutnya hal itu relevan dengan amanah yang diberikan Kementerian Pertanian dalam mendorong peran kelompok tani milenial, lembaga sosial kemasyarakatan dan kelompok keagamaan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.



Hal senada diutarakan Wakil Gubernur Sumbar Audy dalam sambutannya pada momen akbar tersebut. Pihaknya menegaskan keseriusan Pemprov Sumbar dalam pertanian sudah tercermin melalui alokasi anggaran. 



"10 persen APBD kami komit diperuntukkan untuk sektor pertanian, termasuk peternakan, kehutanan dan perikanan, terbesar dari sektor lainnya. Saya rasa bisa dimanfaatkan dengan optimal. Tinggal bagaimana kerjasama Kementan dan Pemprov. Kita siap support," tegasnya.



Menariknya, 53 persen angkatan kerja di Sumbar berkaitan dengan pertanian. Itulah yang menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar, ujarnya.



Pihaknya sepakat dengan Kadis Pertanian dan Kakanwil Kemenag Sumbar untuk membantu santri yang ingin belajar di sektor pertanian. Sehingga pada akhirnya pesantren bisa dikatakan mandiri dan memproduksi sendiri. 



"Ini bisa dijadikan percontohan, bagi pesantren yang bisa memulai hal tersebut," katanya.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.