Aceh Aceh Singkil Afrizen Agam ASN Bali Banjarmasin bank indonesia bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru bencana alam BISNIS BPS Sumbar Bukittinggi Bupati solok Dharmasraya Dinas Pendidikan Solok DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPW PKB Sumatera Barat Dunia anak epyardi asda G20 Ganjar Pranowo gerindra GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha hadline hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI ikan cupang indonesia International Jakarta jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Solok Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar kapolri Karya Tulis Kemenag Sumbar kemenkum HAM Kementerian Agama Republik Indonesia kesehatan Kids KNPI Sumbar Kominfo Solok kota Padang Kota Pariaman Kriminal Kudus Legislatif lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Medan mentawai Mojokerto Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nasdem Nasional Natuna NKRI NU olahraga Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PDAM Pekanbaru pemerintahan Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemprov Sumatera Barat. Pendidikan pengabdian Pesisir Selatan Piaggio Pilkada PKB Sumbar Polda Sumbar polisi politik polri Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang satria Sawahlunto Seni seni budaya Sijunjung Simalungun Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Surabaya Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Tiba TNI Tokoh Masyarakat TRD UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA wisuda 88

Anak Penderita Tumor Mata Butuh Pengobatan Bupati Minta Dinkes Ambil Tindakan





Limapuluh Kota,netralpost--Hazel, anak berusia Empat tahun, warga Jorong Sikabu-kabu, Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang yang diketahui menderita Tumor di mata sebelah Kanan, butuh pengobatan segera.


Agus, ayah Hazel saat dihubungi Padang Ekspres menyebutkan, memang sebelumnya Hazel sudah dirujuk ke RSUP M Djamil Padang untuk tindakan medis. Hanya saja menunggu selama Satu Bulan untuk tindakan operasi, kemudian saat hari yang sudah dijadwalkan, Hazel dinyatakan positif Covid-19. Sehingga tindakan medis batal dilakukan.


"Satu bulan di Kota Padang dengan keterbatasan biaya, membuat kami sangat kesulitan. Tidak tau harus berbuat apa lagi, Hazel kami bawa pulang ke kampung, sembari isolasi mandiri. Selain itu tidak mungkin kami di Padang dengan tidak ada biaya,"keluh Agus orang Tua Hazel yang hanya bekerja serabutan itu, kemarin.


Siapa yang tega melihat anaknya kesakitan dan menderita. Namun apa hendak dikata, kesulitan ekonomi membuat keluarga ini tak mampu berbuat apa-apa lagi."Parahnya lagi, saat Hazel sudah negatif dan kembali dibawa ke RSUP M Djamil, harus mendaftar dari awal lagi. Artinya akan menunggu Satu bulan lagi sebelum tindakan Operasi, tak terbayangkan oleh kami biayanya. Sehingga memilih untuk pulang kampung dan berobat seadanya dirumah,"ucap Agus.


"Sebelumnya, kita bersama dengan Dinas Sosial Kabupaten Limapuluh Kota, sudah mengusulkan untuk pembuatan Kartu Jaminan Kesehatan (JKN) BPJS untuk Hazel. Kemudian sudah dirujuk ke RSUP M Djamil Padang, hanya saja memang belum juga ditangani,"ungkap Wali Nagari Sikabu-kabu Tanjuang Haro Padang Panjang, Kecamatan Luak, Nofrizal, Minggu(26/9).


Walinagari juga merasa terkejut dengan postingan di media sosial oleh salah seorang keluarga. Sebab Nofrizal menyangka dengan rujukan ke RSUP M Djamil Padang, Hazel sudah mendapat tindakan untuk operasi.


"Sebelumnya, orang tua memang pernah mengeluhkan, lambannya penanganan pihak rumah sakit di Padang,"ucap Nofrizal, berharap Hazel bisa dibantu untuk mendapatkan perawatan segera.


Sementara Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Datuak Bandaro Rajo yang mendapatkan informasi seorang anak yang menderita penyakit di bagian mata Kanan itu, langsung menghubungi orang tua anak malang tersebut.


"Kita sudah hubungi Agus, ayah Hazel. Kita akan coba bantu keluarga ini untuk bisa merawat anaknya dan juga akan koordinasikan dengan Dinas Kesehatan segera,"ucap Bupati via pesan WhatsApp, Minggu pagi.


Karena masih berada di Bandung, Jawa Barat, Bupati minta Dinas Kesehatan untuk segera menindaklanjuti pesan yang disampaikan masyarakat.


"Kita minta Dinkes ke sana segera. Sebab saat ini saya sedang berada di Bandung. Nanti saya juga akan lihat langsung dan sama-sama kita carikan solusi agar Hazel bisa segera mendapatkan tindakan untuk kesembuhannya,"sebut Bupati.(fdl/Yon)

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.