January 2026

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Sumbar, netralpost – Satuan Brimob Polda Sumatera Barat terus bergerak mendampingi masyarakat dalam upaya pemulihan infrastruktur pasca-bencana. Pada hari ini, personel Brimob di bawah pimpinan Iptu Hilman, S.H., melaksanakan pengerjaan pembangunan jembatan di kawasan Kampung Tangah, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.

Pembangunan jembatan ini menjadi prioritas utama mengingat fungsinya sebagai jalur penghubung vital bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas harian warga setempat yang sempat terhambat akibat kerusakan infrastruktur.

Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, menegaskan bahwa pengerahan personel di Kampung Tangah merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polri untuk hadir di tengah kesulitan masyarakat.

Kami menerjunkan personel terbaik di bawah pimpinan Iptu Hilman untuk memastikan pembangunan jembatan di Kampung Tangah berjalan cepat dan tepat. Fokus kami adalah mengembalikan aksesibilitas warga secepat mungkin agar roda perekonomian dan kegiatan sosial di Palembayan kembali normal, ujar Kombes Pol Lukman.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa langkah ini adalah bentuk nyata dari dedikasi Polda Sumbar dalam operasi kemanusiaan.

Polda Sumbar melalui Satuan Brimob tidak akan berhenti memberikan pengabdian terbaik bagi warga terdampak bencana. Pembangunan jembatan ini bukan sekadar fisik infrastruktur, melainkan jembatan harapan bagi warga agar dapat beraktivitas kembali dengan aman. Kami mengapresiasi semangat gotong royong antara personel di lapangan dengan masyarakat setempat, ungkap Kombes Pol Susmelawati.

Hingga saat ini, proses pengerjaan terus dilakukan dengan pengawasan ketat untuk menjamin keamanan dan ketahanan struktur jembatan.


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan melayani sebanyak 1.978.241 penumpang di seluruh wilayah operasionalnya. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 16.6 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 1.697.020 penumpang, atau meningkat hampir 280 ribu penumpang dalam satu tahun.

Capaian tersebut mencerminkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan andal di Sumatera Barat.

Dari sisi stasiun, Stasiun Padang menjadi yang paling favorit baik untuk kedatangan maupun keberangkatan penumpang. Untuk kedatangan, Stasiun Padang mencatat 533.251 penumpang, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 408.054 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 166.833 penumpang, Stasiun Naras sebanyak 132.632 penumpang, serta Stasiun BIM sebanyak 103.935 penumpang.

Sementara itu, dari sisi keberangkatan, Stasiun Padang juga berada di posisi teratas dengan 509.113 penumpang, diikuti Stasiun Pariaman sebanyak 394.193 penumpang, Stasiun Air Tawar sebanyak 192.345 penumpang, Stasiun Naras sebanyak 118.350 penumpang, dan Stasiun BIM sebanyak 105.649 penumpang.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa peningkatan ini tidak lepas dari berbagai upaya peningkatan layanan yang terus dilakukan KAI.

“Dibandingkan tahun 2024 yang melayani 1.697.020 penumpang, capaian tahun 2025 yang hampir menyentuh dua juta penumpang menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api di Sumatera Barat terus tumbuh. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan,” ujar Reza.

Ia menambahkan bahwa KAI Divre II Sumbar akan terus melakukan berbagai inovasi, baik dari sisi operasional, fasilitas, maupun layanan pelanggan, guna mendukung mobilitas masyarakat dan pariwisata daerah.

KAI Divre II Sumatera Barat mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaan yang diberikan. Ke depan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang semakin modern, andal, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.




PADANG – Memasuki awal tahun 2026, banyak masyarakat mulai menyusun ulang rencana keuangan mereka. Setelah melewati periode pengeluaran besar di akhir tahun, momentum Januari seringkali menjadi waktu yang tepat untuk melakukan konsolidasi finansial. Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Nagari sebagai mitra keuangan utama masyarakat Sumatera Barat, resmi meluncurkan program "Promo Kejutan Spesial Awal Tahun".

Program ini dirancang khusus untuk memberikan stimulus ekonomi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), PNS, PPPK, dan para Pensiunan. Melalui skema cashback yang menarik, Bank Nagari ingin memastikan para nasabahnya mengawali tahun dengan fondasi keuangan yang lebih kokoh.

Apresiasi Nyata bagi Nasabah Setia

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bentuk apresiasi mendalam bagi para abdi negara dan pensiunan yang telah setia bersama Bank Nagari.

“Bank Nagari ingin hadir membersamai nasabah dalam mewujudkan resolusi tahun baru mereka. Melalui promo ini, kami memberikan reward berupa tambahan saldo tabungan bagi nasabah yang melakukan realisasi pinjaman, baik baru maupun top-up, selama periode 5 hingga 31 Januari 2026,” ungkap Hafid.

Sistem Racing: Siapa Cepat, Dia Dapat

Satu hal yang perlu diperhatikan nasabah adalah sifat promo yang menggunakan Sistem Racing. Meskipun periode promo dijadwalkan hingga akhir Januari, ketersediaan kuota menjadi penentu utama.

“Kami mengimbau nasabah untuk segera memanfaatkan kesempatan ini. Begitu kuota cashback terpenuhi, maka promo akan otomatis berakhir. Jadi, kecepatan dalam mengajukan permohonan menjadi kunci,” tegas Hafid.

Mengapa Harus Mengambil Kesempatan Ini?
Program ini menawarkan fleksibilitas dan keuntungan yang kompetitif bagi nasabah, di antaranya:

Pilihan Skema Fleksibel: Berlaku untuk layanan perbankan Konvensional maupun Syariah.

Reward Langsung: Keuntungan diberikan dalam bentuk uang tunai yang langsung dikreditkan ke saldo tabungan (bukan barang), sehingga lebih likuid dan bermanfaat.

Beragam Peruntukan: Berlaku untuk pengajuan pinjaman baru, pembaruan (top-up), maupun take-over pinjaman dari bank lain ke Bank Nagari.

Syarat Mudah: Minimal jangka waktu pinjaman hanya 24 bulan dengan proses administrasi yang transparan.

Layanan Tanpa Batas: Digital dan Jemput Bola
Memahami kesibukan para ASN dan pensiunan, Bank Nagari menghadirkan kemudahan akses tanpa harus mengantre panjang di kantor cabang. Nasabah dapat memanfaatkan:

Layanan Jemput Bola: Petugas Bank Nagari siap mendatangi instansi tempat bekerja atau kediaman nasabah sesuai janji temu.

Digitalisasi (N-Form): Pengajuan praktis melalui website resmi Bank Nagari atau aplikasi Mobile Banking Ollin.

Nagari Call 150234: Layanan informasi dan konsultasi yang siap membantu kapan saja.

Segera Konsultasikan Kebutuhan Anda

Jangan lewatkan peluang emas untuk mendapatkan nilai tambah dari rencana finansial Anda di awal tahun ini. Kunjungi kantor Bank Nagari terdekat, atau akses aplikasi Ollin untuk memulai pengajuan.

Wujudkan resolusi 2026 Anda dengan dukungan finansial yang aman, nyaman, dan menguntungkan bersama Bank Nagari.(SRP (



PADANG – Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia  Raya (TIDAR) Sumatera Barat, melalui  Sekretarisnya, Anggiatman menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Ketua DPD Gerindra Sumbar sekaligus Anggota DPR RI, Andre Rosiade, dalam merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal (PETI) dan kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah.
‎Anggiatman menegaskan bahwa tindakan Andre Rosiade merupakan bukti nyata kehadiran wakil rakyat dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat kecil yang selama ini merasa terintimidasi oleh praktik-praktik melanggar hukum.
Mengawal Aspirasi ke Mabes Polri
‎Langkah Andre Rosiade yang berencana membawa aspirasi masyarakat Sumbar langsung ke Markas Besar (Mabes) Polri dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai mafia tambang liar yang telah merusak lingkungan dan tatanan sosial di Sumatera Barat.
‎"Kami di PD TIDAR Sumbar berdiri tegak mendukung penuh aksi nyata Bang Andre Rosiade. Masalah tambang emas liar ini bukan hanya soal kerugian negara, tapi soal keselamatan warga dan masa depan lingkungan kita," ujar Anggiatman dalam keterangannya.
Keadilan untuk Nenek Saudah
‎Selain isu lingkungan, Anggiatman juga menyoroti kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah. Menurutnya, tindakan kekerasan tersebut tidak bisa ditoleransi dan memerlukan pengawalan hukum di tingkat pusat agar prosesnya berjalan transparan dan objektif.
‎"Kasus Nenek Saudah adalah luka bagi kita semua. Dengan dibawa kasus ini ke Mabes Polri, kami berharap pada kepolisian agar kasus ini diusut tuntas  dan ada titik terang serta keadilan yang seadil-adilnya bagi korban. Tidak boleh ada oknum yang kebal hukum di tanah Minangkabau," tegasnya.
Komitmen PD TIDAR Sumbar
‎Sebagai sayap pemuda Partai Gerindra, PD TIDAR Sumbar berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas. Anggiatman mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu mendukung upaya penegakan hukum yang sedang diperjuangkan oleh Bang Andre Rosiade.
‎"Ini adalah momentum untuk bersih-bersih. Kami akan terus bersinergi dengan DPD Gerindra Sumbar guna memastikan aspirasi rakyat tidak hanya didengar, tapi dieksekusi dengan tindakan nyata," tutup Anggiatman.(*)



‎PADANG – 12 Januari 2026,  Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Provinsi Sumatera Barat kembali memperkuat barisan penegak hukumnya melalui prosesi pelantikan dan pengangkatan advokat baru. Acara khidmat ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD IKADIN Sumatera Barat, Imral Adenangsih, S.H., M.H.
‎Dalam sambutannya, Imral Adenangsih menekankan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momentum sakral bagi para advokat untuk mulai memikul tanggung jawab profesi yang officium nobile (profesi yang mulia). Beliau mengingatkan bahwa sebagai garda terdepan dalam mencari keadilan, advokat IKADIN harus menjaga integritas dan moralitas tinggi.
‎"Seorang advokat bukan hanya dituntut cerdas secara intelektual dalam menguasai hukum, tetapi juga harus memiliki keteguhan moral. IKADIN Sumbar berkomitmen melahirkan advokat yang mampu memberikan pendampingan hukum terbaik bagi masyarakat dengan menjunjung tinggi kode etik profesi," ujar Imral Adenangsih di hadapan para peserta pelantikan.
‎Pelantikan ini menandai langkah awal para advokat muda untuk berkontribusi aktif dalam dinamika hukum di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran wajah-wajah baru di bawah naungan IKADIN diharapkan dapat memperluas akses keadilan (access to justice) bagi seluruh lapisan masyarakat, baik dalam perkara litigasi maupun non-litigasi.
‎Acara yang berlangsung dengan penuh khidmat ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPD IKADIN Sumbar serta tokoh-tokoh hukum setempat, yang secara kolektif memberikan dukungan penuh terhadap penguatan profesi advokat di ranah Minang.(*)

 

AROSUKA, NETRALPOST – Kebanggaan menyelimuti Pemerintah Kabupaten Solok seiring dengan diraihnya gelar akademik kehormatan oleh pemimpin daerah tersebut. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, secara resmi memberikan ucapan selamat kepada Bupati Solok, Jon Firman Pandu, yang baru saja dianugerahi gelar Doktor Honoris Causa dari Asean University International (AUI), Malaysia.


Penganugerahan gelar ini diberikan atas dedikasi dan kontribusi signifikan Bupati dalam bidang politik, kepemimpinan, serta kemajuan masyarakat di Kabupaten Solok. Prosesi wisuda dan penyerahan gelar kehormatan tersebut berlangsung di Negeri Sembilan, Malaysia, pada 11 Januari 2026.


"Atas nama seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Bupati Jon Firman Pandu atas gelar Doktor Honoris Causa yang diterima," ujar Sekda Medison dalam pernyataan resminya.


Medison menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan internasional terhadap kinerja nyata dan visi kepemimpinan Bupati dalam membangun daerah. Ia berharap prestasi akademik ini menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen pemerintahan untuk terus meningkatkan pelayanan dan inovasi bagi masyarakat Kabupaten Solok.


Gelar ini juga disambut baik oleh berbagai instansi di Kabupaten Solok sebagai simbol keberhasilan kepemimpinan daerah di kancah Asia Tenggara.


 


Arosuka (Diskominfo) - Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH memperoleh gelar kehormatan Doktor Honoris Causa (Dr. H.C.) dari Asean University Internasional (AUI) Malaysia, atas dedikasi dan kontribusinya di bidang politik dan hukum di tingkat pemerintahan daerah. Prosesi wisuda dilaksanakan secara virtual dan diikuti di Aula Gedung C Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Solok, pada Minggu, 11 Januari 2026.

Penganugrahan gelar kehormatan tersebut, merupakan bentuk apresiasi dari Asean University Internasional Malaysia terhadap kiprah Bupati Solok, dalam membangun tata kelola pemerintahan yang berlandaskan hukum, memperkuat demokrasi lokal, serta mendorong kebijakan publik yang berorientasi pada pelayanan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pihak universitas menyampaikan bahwa gelar kehormatan diberikan kepada Bupati Solok, setelah melalui proses penilaian yang mendalam, pertimbangan akademik serta rekam jejak pengabdian. 

Prosesi wisuda virtual berlangsung khidmat dengan dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, unsur Forkopimda Kabupaten Solok,  Anggota DPRD Kab. Solok, Sekretaris Daerah Medison S. Sos, M.Si, Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si, M.Si, para Kepala OPD, Camat se Kabupaten Solok, Kabag di lingkup Setda, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. 

Dalam prosesi wisuda tersebut, Bupati Jon Firman Pandu menyampaikan orasi ilmiah mengenai “Paradigma Kepemimpinan Kolaboratif dan Inovatif dalam Pemerintahan yang melayani Menuju Masyarakat Madani Nan Sejahtera”.  Sebuah paradigma dimana saat ini pemimpin bukan sebagai pusat kekuasaan, melainkan arsitek ekosistem, yang membangun ruang dialog, mengorkestrasi kepentingan dan menyatukan energi kolektif pemerintah, masyarakat, dunia usaha, akademisi maupun komunitas lokal.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan pemimpin yang inovatif memastikan kolaborasi tersebut tidak berhenti pada proses, namun melahirkan terobosan kebijakan, inovasi layanan, dan pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Paradigma kepemimpinan yang kolaboratif dan inovatif ini secara nyata terartikulasi ke dalam Visi RPJMD Kabupaten Solok Tahun 2025-2029, yakni Terwujudnya Pemerintahan yang Melayani Menuju Masyarakat Madani Nan Sejahtera. Paradigma ini sejalan dengan semangat pelayanan publik modern, yang menempatkan negara sebagai pelayan warga, bukan penguasa warga,” ujar Bupati.

Ia juga menekankan ada empat misi pembangunan yang mencerminkan paradigma kepemimpinan kolaboratif dan inovatif tersebut : Mewujudkan Smart Government dan Beritegritas dalam Melayani, Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas dan Berdaya Saing Global, Mewujudkan Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Adat dan Budaya, serta Peningkatan Ekonomi Berbasis Potensi dan Sumber Daya Nagari.

Usai memberikan orasi, Bupati Jon Firman Pandu mengucapkan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan, dan mengucapkan terimakasih atas kepercayaan dan dukungan semua pihak.

“Gelar dan penghargaan  ini bukan untuk pribadi saya semata, tetapi juga untuk masyarakat Kabupaten Solok yang selama ini telah mendukung berbagai program pembangunan daerah. Alhamdulillah dan terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak, yang telah memberikan kepercayaan serta dukungannya kepada kami dalam menjalankan roda pemerintahan. Penganugrahan ini semakin memotivasi kami dalam melanjutkan pengabdian, meningkatkan pelayanan publik, serta memperkuat komitmen pembangunan di Kabupaten Solok,” pungkas Bupati.

Dengan penganugrahan wisuda gelar Doktor Honoris Causa ini, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

 


PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat (Sumbar) mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan untuk tidak mengoperasikan ponsel, termasuk melakukan scrolling media sosial, saat sedang berkendara. Berdasarkan data evaluasi keselamatan jalan tahun 2026, gangguan konsentrasi akibat penggunaan gawai masih menjadi salah satu pemicu utama risiko kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menekankan bahwa menatap layar ponsel meski hanya satu detik dapat berakibat fatal karena menghilangkan kewaspadaan terhadap situasi di sekeliling kendaraan. "Fokuslah ke jalan, bukan ke layar. Keselamatan diri Anda dan orang lain jauh lebih berharga daripada notifikasi di ponsel," tegasnya. 

Sanksi Hukum dan Penegakan

Sesuai dengan Pasal 283 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ), pengendara yang melakukan aktivitas lain yang mengganggu konsentrasi (seperti bermain ponsel) dapat dijatuhi sanksi:

Pidana kurungan paling lama 3 bulan.

Denda maksimal sebesar Rp750.000.

Polda Sumbar juga telah menyiagakan personel di titik-titik rawan serta mengoptimalkan sistem ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) untuk memantau pelanggaran ini secara digital. Pengendara diminta untuk berhenti di tempat yang aman jika memang ada keperluan mendesak yang harus dilakukan melalui telepon genggam.

Melalui kampanye Keselamatan Berlalu Lintas, Ditlantas berharap masyarakat Sumbar dapat lebih disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama guna menekan angka fatalitas di jalan raya sepanjang tahun 2026 ini.(Nfr) 




 


PADANG, NETRALPOST  – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat kembali memberikan imbauan keras kepada seluruh pengendara, baik roda dua maupun roda empat, terkait larangan merokok saat berkendara. Langkah ini diambil guna meningkatkan konsentrasi pengemudi serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Sumatera Barat.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyatakan bahwa merokok saat mengemudi bukan hanya masalah etika, melainkan pelanggaran aturan keselamatan. Abu rokok yang tertiup angin seringkali mengenai mata pengendara lain di belakangnya, yang dapat menyebabkan iritasi mata hingga kecelakaan fatal.

"Selain itu, aktivitas merokok dianggap mengganggu konsentrasi karena salah satu tangan pengemudi tidak berada pada posisi yang seharusnya di kemudi (stang motor atau setir mobil)", Pungkasnya. 

Pihak kepolisian menegaskan bahwa larangan ini memiliki dasar hukum yang kuat, yakni:

UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Pasal 106 Ayat (1): Menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.

Bagi pengendara yang melanggar, dapat dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda paling banyak Rp750.000,00.

"Konsentrasi penuh adalah kunci keselamatan di jalan raya. Gangguan sekecil apa pun, termasuk merokok, dapat berakibat fatal bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya," ujar perwakilan Ditlantas Polda Sumbar.

Dirlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk saling menghargai sesama pengguna jalan. Jika ingin merokok, pengendara disarankan untuk berhenti sejenak di tempat yang aman agar tidak membahayakan orang lain. (Nofri_Tanjung) 





‎Padang - DPRD Kota Padang kembali melaksanakan reses pada masa sidang II tahun 2026. Tak hanya anggota, reses itu juga dilaksanakan pimpinan DPRD Kota Padang. 
‎Reses dilaksanakan mulai dari 4 Januari sampai 9 Januari 2026. Rases itu tidak hanya dihadiri pejabat terkait, tetapi oleh berbagai elemen masyarak. 
‎Berikut rangkuman reses 4 orang pimpinan DRD Kota Padang:
‎1. Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S. Pd
‎Sebagai Ketua DPRD Kota Padang Ustad H. Muharlion, S. Pd., menggelar reses di Masjid Almanar Kelurahan Dadok Tunggul Hitam Kecamatan Koto Tangah, 5 Januari 2026.
‎Reses dihadiri Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok tgl Hitam, dan Wakil Ketua LPM.
‎Sedangkan peserta reses terdiri dari Ketua RW, RT se Dadok, dan tokoh Lainya.
‎Beragam usulan disampaikan warga dan ketua RT/RW pada kesempatan yang bermanfaat itu. 
‎Apalagi, mereka berhadapan dengan Ketua DPRD Kota Padang yang kerap dikenal responsif terhadap usulan warga. 
‎Pada kesempatan itu warga mengusulkan persoalan banjir. Diantaranya, normaliasasi sungai, drainase, bantuan KWT dan betoniasi jalan.
‎Menanggapi itu, mantan Ketua DPD PKS Kota Padang itu berjanji menampung setiap usulan warga. 
‎"Usulan itu kita data dan tentunya kita pilah. Mana yang bisa cepat ditangani, kita koordinasikan dengan Pemko Padang," katanya.
‎Sedangkan untuk jangka panjang, jelas dia, disesuaikan dengan regulasi. 
‎"Dimana proposal warga kita butuhkan. Nanti setiap usulan kita perjuangkan di lembaga dewan," cakapnya.
‎2. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH
‎Beragam usulan disampaikan warga pada reses Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., di Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Minggu (4/1/2026) siang.
‎Reses tersebut dihadiri Camat Nanggalo Amrizal Rengganis, Lurah Lapai Ardianus Y, LPM, Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak, Bundo Kanduang, RT/RW se Kampung Lapai dan Ketua PMI Kota Zulhardi Z Latif beserta para relawan dan KSR PMI.
‎Camat Nanggalo Amrizal Rengganis mengatakan, reses ini momen warga untuk menyampaikan unek-uneknya. Sampaikan apa yang terasa, selagi ada Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH., disini. 
‎"Jika ada persoalan administrasi baik di kantor Camat, kantor Lurah segera laporkan ke saya. Bagi yang sakit dalam keadaan darurat tidak ada kata untuk tidak dapat berobat. Jika ada halangan dan kendala, segera laporkan ke kami," tegas Rengga.
‎Sementara itu, Ketua PMI Kota Padang Buya Zulhardi Z Latif mengusulkan agar Aye menitipkan sedikit dana pokirnya untuk PMI sebagai kesiapsiagaan dalam bencana ini. 
‎"Kami di PMI ini pak Aye, tidak ada anggaran. Nah, ketika ada bencana kami hanya bisa melihat, daya kami tidak ada, PMI hanya menyediakan tenaga relawan. Jadi, jika tidak bisa untuk kota Padang, cukup Kecamatan Naggalo saja," pinta Buya Zulhardi.
‎Salah seorang warga Lapai Nanggalo, Dewi mengusulkan untuk pengerukan sungai, perbaikan Drainase/riol, perbaikan toilet/wc rumah warga yang hampir rata-rata tertimbun material tanah banjir.
‎Selanjutnya, jalan di Komplek menuju Pulau Talena sampai saat ini belum pernah diperbaikai atau di aspal. Kemudian, perbaikan aula serba guna mulai dari platform, jendela maupun lantainya, ujarnya dengan mata sedikit berkaca. 
‎"Terakhir, perbiakan jalan di Mushalla yang masih berlumpur. Sementra, Ramadhan sudah mendekati. Jadi, kami memohon sangat kepada pak Aye agar bisa segera memperbaiki sebelum Ramadhan," pinta Dewi.
‎Menanggapi usulan tersebut, Mastilizal Aye, SH., langsung merespon usulan warga. Untuk yang berat dan jangka panjang melalui mekanismenya.
‎Menanggapi usulan tersebut, Mastilizal Aye, SH., langsung merespon usulan warga. Untuk yang berat dan jangka panjang melalui mekanismenya.
‎"Namun, untuk Mushalla insyaAllah dalam waktu dekat akan kami realisasikan, pungkas Aye sembari diamini warga," katanya.
‎Ia juga menyampaikan duka yang mendalam atas musibah bencana banjir bandang dan longsor melanda kota Padang, khususnya Naggalo-Kampung Lapai. 
‎"Namun, kita tidak bisa terlena dan larut dalam lamunan. Saatnya tahun 2026 ini kita bangkit bersama, kita lalui secara bersama, bersama kita bangkit, bersatu kita kuat," ujarnya sembari memberi semangat.
‎Dikatakan Aye, reses ini salah satu tujuannya untuk bertemu dan menjemput langsung usulan, masukan dari warga untuk kelanjutan pembangunan. 
‎"Apalagi saat ini situasi dalam bencana, inilah saatnya bapak/ibu bisa mengusulkan langsung ke kami. Bagi usulannya yang bisa terjangkau atau sifatnya urgent dan darurat bisa langsung kami eksekusi. Namun, jika anggarannya besar melalui proposal," jelas Aye.

3. Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub

Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub menggelar reses masa sidang II tahun 2026 di Banang Cafe Siteba Kecamatan Nanggalo, Rabu, 7 Januari 2026.

Hadir pada kesempatan itu, pejabat terkait, ninik mamak, bundo kanduang, pemuda, remaja, dan peserta reses. 

Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menekankan warga yang terdampak bencana pada saat ini meminta bantuan atas rumah yang hanyut akibat banjir bandang yang terjadi sejak November 2025.

"Pada saat ini kita berupaya untuk merelokasi warga yang berada di daerah rawan bencana. Oleh karena itu, Pemko Padang berupaya menghadirkan rumah layak huni bagi korban bencana," ungkapnya.

Lebih lanjut lagi, Osman Ayub meminta kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur akibat banjir bandang yang telah terjadi.

Pada saat ini, sedimen pasir dan lumpur yang ada di sungai mempunyai ketinggian 2 sampai 3 meter. 

"Oleh karena itu, kami DPRD Padang meminta BWS Sumatera V melakukan pengangkatan sedimen pasir dan lumpur tersebut. Hal ini bertujuan agar mencegah banjir ketika hujan terjadi," tutupnya

4. ‎Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri, SAP.,

 Jupri melakukan kegiatan reses di Masjid AlKaffah Kelurahan Kampung Jua Kecamatan Lubeg, Ahad, 4 Januari 2026.
‎Hadir pada reses itu, RT  01 M.Ali Nofiah, RW 01 Naswir, Lurah Hendri Os, S.kep., LPM Kampung Jua Nan XX Hermansyah, dan peserta reses.
‎Beragam usulan disampaikan warga pada kegiatan reses itu. Diantaranya, warga memohon bantuan fasum seperti jalan, drainase, UMKM dan  kelengkapan rebana Masjid AlKaffah.
‎Pengurus masjid mengharapkan bantuan dana Pokok-pokok Pikiran Dewan (Pokir) untuk masjid tersebut.
‎Menjawab aspirasi warga Jupri mengatakan, pada tahun 2025 dirinya sudah melakukan betonisasi didepan masjid tersebut.
‎"Insya Allah tahun  2026 ini kami juga akan melakukan betonisasi disekitar masjid ini, " janji politisi PAN ini. 
‎Jupri menyebut reses ini luar biasa dan membuatnya terharu. Selain usulan warga, peserta reses pun membludak dan banyak tokoh yang hadir. 
‎"Luar biasa reses ini. Kami sampai terharu dengan sambutan warga," ujar anggota dewan 2 periode ini. (ADV) 






 


Alahan Panjang, netralpost— Pemerintah Kabupaten Solok meresmikan Paket Inpres Jalan Daerah (IJD) Perbaikan Jalan Taratak Galundi, Alahan Panjang, pada Jum’at (09/01/2026). Peresmian ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan legislatif dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Solok.

Peresmian IJD dihadiri Pemerintah Kabupaten Solok yang diwakili oleh Wabup Solok H. Candra, S.H.I, Anggota DPR RI Komisi V Bapak Zigo Rolanda, S.E., M.M, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Bapak Yogi Pratama, S.E., Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, S.T., M.Sc., M.Eng, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Ibu Effia Vivi Fortuna, S.E., M.M, Anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Golkar dan PAN Dapil V, Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Solok, unsur Bundo Kanduang, Camat, Wali Nagari beserta jajaran, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI Komisi V Bapak Zigo Rolanda serta Kepala BPJN Sumatera Barat beserta jajaran atas dukungan dan perjuangan yang telah diberikan kepada Kabupaten Solok.

“Di tengah efisiensi anggaran daerah yang luar biasa, dimana transfer daerah kita dipotong hingga Rp.222 miliar, Alhamdulillah Kabupaten Solok pada tahun 2025 masih mendapatkan dua program Inpres Jalan Daerah (IJD). Satu di Taratak Galundi ini, dan satu lagi di Bukik Kanduang dengan total bantuan sekitar Rp. 22 miliar. Nilai ini sangat besar dan sangat berarti bagi Kabupaten Solok,” ujar Wabup.

Lebih lanjut, Wabup Candra juga menyampaikan bahwa pada tahun 2026, BPJN Sumatera Barat akan mengelola anggaran sekitar Rp.293 miliar yang Insyaallah akan dikerjakan dalam tahun ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan pembangunan tersebut, serta memberikan dukungan kepada wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan kepentingan daerah.

Sementara itu, Anggota DPR RI Komisi V Bapak Zigo Rolanda, S.E., M.M dalam sambutannya menjelaskan bahwa Program Inpres Jalan Daerah bukanlah program baru, melainkan telah ada sejak lama dan terus dilanjutkan sebagai bentuk komitmen pemerintah pusat, dalam pemerataan pembangunan infrastruktur.

“Inpres Jalan Daerah ini berproses melalui Kementerian PUPR dan dibahas bersama DPR RI Komisi V. Usulan berasal dari kabupaten/kota melalui aplikasi SETIA, yang membutuhkan rekomendasi dari instansi terkait dan anggota DPR. Kabupaten Solok berhasil mendapatkan Rp.8 miliar untuk tahap pertama dan Rp.12 miliar untuk tahap kedua di Bukik Kanduang, yang saat ini telah selesai dikerjakan,” jelas Zigo.

Ia juga menyampaikan bahwa ke depan akan ada Program Inpres Irigasi di tujuh lokasi, serta proyek jalan besar lainnya seperti kontrak jalan Aie Dingin senilai Rp. 220 miliar yang pemenangnya telah ditetapkan pada 12 Desember lalu. Zigo berharap masyarakat dapat memahami setiap proses pembangunan, termasuk proses administrasi dan dinamika politik anggaran di pusat, serta mendukung kelancaran pembangunan di daerah.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BPJN Sumatera Barat Elsa Putra Friandi, S.T., M.Sc., M.Eng melaporkan bahwa pekerjaan IJD Kabupaten Solok merupakan hasil dari proses panjang yang dimulai dari usulan daerah, pembahasan di Kementerian Keuangan, hingga finalisasi di DPR RI.

“Untuk Paket Inpres Jalan Daerah Kabupaten Solok ini, pekerjaan yang dilaksanakan berupa overlay dan pelebaran badan jalan sepanjang 2,4 kilometer dengan nilai kontrak Rp.8,4 miliar. Pekerjaan dimulai pada 3 Oktober 2025 dan selesai pada 30 Desember 2025. Lebar jalan yang sebelumnya 4,5 meter kini diperlebar menjadi 5,5 meter,” ungkap Elsa.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak, khususnya Anggota DPR RI Komisi V, sehingga pelaksanaan IJD di Kabupaten Solok dapat berjalan lancar dan tepat waktu.

Dengan diresmikannya jalan Taratak Galundi Alahan Panjang ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Solok, khususnya di wilayah Alahan Panjang dan sekitarnya.



‎Padang — Perumda Air Minum Kota Padang akan melaksanakan pekerjaan koneksi jaringan pipa distribusi berdiameter DN 600 GI ke DN 200 HDPE pada Sabtu, 10 Januari 2026. Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan dan penguatan keandalan jaringan distribusi agar air bersih menjangkau pelanggan secara lebih merata di seluruh wilayah layanan.
‎Pekerjaan koneksi akan dilakukan di Jalan Gajah Mada, depan MAN 2 Gunung Pangilun, dengan tahapan penggalian dimulai malam ini, dilanjutkan pekerjaan koneksi utama pada pukul 09.00–10.00 WIB besok. Estimasi waktu pekerjaan diperkirakan sekitar enam jam hingga proses normalisasi aliran.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pekerjaan ini merupakan bagian dari program penguatan jaringan distribusi.

‎Menurutnya, koneksi pipa DN 600 GI x 200 HDPE sangat penting untuk memastikan kontinuitas suplai air ke pelanggan.

‎“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan. Pekerjaan koneksi jaringan pipa ini adalah salah satu langkah strategis untuk memperlancar distribusi air bersih agar menjangkau seluruh lapisan pelanggan secara adil dan merata,” ujar Adhie Zein menyampaikan keterangan Direktur Utama.

‎Ia menambahkan, pihaknya memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul selama pekerjaan berlangsung dan memastikan tim teknis akan bekerja maksimal agar aliran kembali normal secepat mungkin.

‎Sementara itu, Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, menjelaskan aspek teknis pekerjaan.

‎“Penggalian sudah kami mulai malam ini untuk mempercepat proses. Koneksi utama direncanakan dilakukan sekitar pukul 9–10 pagi, dengan estimasi durasi pekerjaan kurang lebih enam jam. Kami telah menyiapkan langkah-langkah teknis untuk meminimalkan gangguan aliran dan mempercepat normalisasi tekanan setelah pekerjaan selesai,” ujar Andri Satria.

‎Ia juga menegaskan bahwa tim lapangan akan siaga untuk melakukan flushing, pengecekan kebocoran, dan penyesuaian tekanan setelah pekerjaan koneksi selesai.

‎Baca Juga
‎Satpol PP Padang Perketat Disiplin Internal: Sejumlah Personel Diperiksa, Profesionalisme Jadi Taruhan
‎Satpol PP Padang Tertibkan PKL di Pasar Raya, Dua Termos dan Satu Motor Listrik Disita
‎Tiga Skema Bantuan Kemensos untuk Korban Banjir–Longsor di Padang, Proses Pencairan Dikebut
‎Wilayah Terdampak Pengaliran Sementara
‎Selama pekerjaan koneksi berlangsung, akan terjadi gangguan pengaliran air di sejumlah area layanan pusat Kota Padang, meliputi:

‎Gajah Mada
‎Jati
‎Khatib Sulaiman
‎Sudirman
‎Lapai
‎Belanti Barat dan Timur
‎Pramuka
‎S. Parman (sebagian)
‎Ulak Karang Timur dan Barat
‎Pasar Raya
‎Ayani
‎Damar
‎Olo Ladang
‎Belakang Olo
‎Kampung Jawa Dalam
‎Mangunsarkoro
‎Purus Kebun
‎Purus I–V
‎Terandam
‎Alang Lawas
‎Thamrin
‎Sebagian Pondok
‎Imbauan kepada Pelanggan
‎Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk:

‎menampung air secukupnya sebagai cadangan,
‎menggunakan air seperlunya selama pekerjaan berlangsung,
‎menunggu proses normalisasi aliran setelah pekerjaan selesai.
‎“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pelanggan. Mohon doa dan dukungan agar pekerjaan berjalan lancar, aman, dan sesuai rencana. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan terus melakukan pembenahan infrastruktur agar distribusi air semakin andal,” tambah Adhie Zein.

‎Perumda Air Minum Kota Padang juga menyampaikan bahwa informasi lanjutan akan diberikan melalui kanal resmi perusahaan dan mengimbau masyarakat tetap tenang serta memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan demi perbaikan layanan jangka panjang.m


Padang – Di balik kebisingan klakson dan antrean kendaraan yang mengular di Jalan Gajah Mada, Sabtu (10/1/2026), tersimpan sebuah perjuangan yang luput dari pandangan pengendara. Di kedalaman tanah Gunung Pangilun, para pekerja Perumda Air Minum Kota Padang bertarung dengan waktu, lumpur, dan rembesan air yang tak kunjung surut.

‎Proyek koneksi pipa DN 600 GI 200 HDPE ini bukan sekadar urusan teknis. Di bawah sana, galian menyerupai kolam sementara akibat air yang terus merembes, mengancam dinding tanah yang rapuh. Namun, di tengah risiko longsor dan ruang gerak yang sempit, deru alat berat tetap konsisten membelah tanah.

‎Hadir di tengah kepulan debu dan lumpur, Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, memantau langsung proses pengerjaan. Dengan sepatu bot yang kotor dan sorot mata tajam, ia berdiri di bibir galian, memastikan setiap detail teknis berjalan sesuai rencana.


‎"Air tidak mengenal hari libur, maka kami pun tidak boleh berhenti," tegas Andri. Ia menyadari sepenuhnya bahwa pekerjaan ini berat—pipa yang dalam dan kondisi lapangan yang ekstrem adalah lawan nyata. Namun baginya, menyerah bukan pilihan.


‎Andri juga menitipkan permohonan maaf bagi para pengguna jalan yang terganggu oleh kemacetan. "Kami paham ini tidak nyaman. Tapi yang sedang kami perjuangkan adalah hak warga atas air bersih. Air itu kehidupan; jika distribusinya terhambat, denyut nadi kehidupan warga pun ikut terganggu," tambahnya dengan nada optimis.


‎Di bawah terik matahari, tim lapangan bekerja dalam sunyi, tanpa mengharap tepuk tangan. Bagi mereka, keberhasilan bukan saat proyek selesai, melainkan saat air kembali mengalir jernih di setiap keran rumah warga.


 

‎PADANG, NETRALPOST– Hubungan harmonis antara aparat kepolisian dan komunitas pengendara di Sumatera Barat terus diperkuat melalui pendekatan persuasif dan program sosial. Komunitas Ojek Online (Ojol) Dunsanak Lalu Lintas secara terbuka menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasihnya kepada Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes. Pol. Reza Chairul Akbar, atas dedikasinya dalam menciptakan ketertiban di jalan raya.

‎Pembinaan yang Edukatif, Bukan Sekadar Penindakan

‎Perwakilan komunitas Dunsanak Lalu Lintas mengungkapkan bahwa pola pembinaan yang diterapkan oleh Ditlantas Polda Sumbar saat ini dirasakan jauh lebih merangkul para driver. Melalui arahan Kombes. Pol. Reza Chairul Akbar dan jajaran, para pengemudi ojek online merasa lebih teredukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara (safety riding) demi kenyamanan bersama di jalan raya.

‎"Kami sangat berterima kasih atas bimbingan dan pembinaan yang diberikan. Arahan dari Bapak Dirlantas membuat kami lebih sadar akan aturan, bukan karena takut ditilang, melainkan demi keselamatan kami sendiri dan penumpang," ujar salah satu koordinator komunitas.

‎Program "Jumat Berkah": Sisi Humanis Polisi di Mata Masyarakat

‎Selain fokus pada ketertiban lalu lintas, komunitas ini juga memberikan apresiasi khusus terhadap inisiasi program Jumat Berkah yang rutin digelar oleh Ditlantas Polda Sumbar. Program berbagi ini dinilai menjadi jembatan emosional yang kuat antara polisi dan masyarakat kecil, khususnya para driver ojol yang setiap hari bekerja di jalanan.

‎Program tersebut dipandang bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan bentuk kepedulian nyata Polri terhadap kesejahteraan masyarakat di tengah rutinitas menjaga kelancaran arus lalu lintas.

‎Membangun Sinergi Berkelanjutan

‎Dengan adanya pembinaan yang berkelanjutan dan program sosial yang menyentuh hati, komunitas Ojol Dunsanak Lalu Lintas berkomitmen untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mendukung penuh program-program Ditlantas Polda Sumbar dalam mewujudkan Kamtibcarlantas yang kondusif di wilayah Sumatera Barat.




‎Padang - Di sela-sela riuh aktivitas belajar pada awal semester baru, Masjid MTsN 6 Kota Padang kembali terasa hidup. Suara langkah para siswa yang bergegas menuju tempat wudhu tidak lagi terhenti oleh keringnya keran. Air mengalir jernih, menandai berakhirnya hari-hari ketika kegiatan ibadah sempat terganggu karena pasokan air bersih yang tersendat.

‎Sinergi antara Perumda Air Minum Kota Padang dan pihak MTsN 6 Kota Padang terbukti kembali memberi dampak nyata. Pada Jumat, 9 Januari 2026, tim teknis PDAM turun langsung ke lapangan untuk mengoptimalkan jalur distribusi air menuju masjid sekolah tersebut. Upaya ini menjadi jawaban atas keluhan sebelumnya, ketika pasokan air yang tidak stabil membuat aktivitas keagamaan siswa terhambat, terutama pada jam-jam shalat berjamaah.

‎Tidak hanya sekadar perbaikan, pekerjaan dilakukan secara menyeluruh. Tim PDAM membenahi pipa saluran yang mulai mengalami penurunan fungsi serta melakukan penyetelan ulang mesin pompa yang menjadi penopang utama distribusi air. Pemeriksaan jaringan dilakukan detail, titik demi titik, hingga dipastikan tekanan air kembali normal dan aliran stabil sepanjang hari.

‎Kepala Pusat Pelayanan PDAM Sumbar turun langsung meninjau proses tersebut. Ia memastikan pekerjaan tidak berhenti pada tataran administrasi, tetapi selesai sampai tuntas di lapangan. Hasilnya kini terlihat jelas: air kembali mengalir lancar ke masjid.

‎“Alhamdulillah, hari ketiga proses pembelajaran, Masjid MTsN 6 Kota Padang sudah bisa digunakan secara optimal. Lebih dari 1.200 siswa kini kembali dapat melaksanakan shalat berjamaah dengan nyaman. Mereka tidak lagi khawatir dengan keterbatasan air untuk wudhu. Situasi ini bukan hanya memudahkan ibadah, tapi juga menghidupkan suasana religius dan kedisiplinan keagamaan di lingkungan sekolah,” ujar Awe selaku pimpinan yang terjun mengawal proses perbaikan.

‎Kepala MTsN 6 Kota Padang, H. Yakub, tidak menyembunyikan rasa syukurnya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas kecepatan respons PDAM.

‎“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan kepedulian Perumda Air Minum Kota Padang. Sinergi seperti ini sangat kami butuhkan, bukan hanya untuk keberlangsungan ibadah, tapi juga untuk kenyamanan proses pendidikan secara keseluruhan. Semoga kerja sama ini terus terjalin dan semakin diperkuat ke depannya,” ungkapnya.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Adhie Zein, menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar tugas teknis, melainkan bentuk komitmen sosial perusahaan daerah.

‎“Masjid di lingkungan pendidikan bukan hanya tempat ibadah, tetapi pusat pembentukan karakter generasi muda. Karena itu, kami memandang pemenuhan air bersih di MTsN 6 Kota Padang sebagai tanggung jawab moral sekaligus pelayanan publik. Tim kami akan selalu siap merespons cepat jika terdapat gangguan, terutama di fasilitas-fasilitas pendidikan dan keagamaan,” terang Adhie Zein menyampaikan pesan Direktur Utama.

‎Ia menambahkan secara lugas, bahwa Perumda Air Minum Kota Padang tidak ingin hanya dikenal sebagai penyedia layanan, tetapi sebagai mitra masyarakat.

‎“Kami tidak ingin air hanya sekadar mengalir di pipa, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang nyata. Sinergi seperti ini akan terus kami perkuat, karena dampaknya langsung dirasakan masyarakat. Di setiap tetes air yang mengalir, kami ingin ada keberkahan, kenyamanan, dan rasa aman bagi para pengguna,” tutupnya.

‎Kini, dari keran-keran tempat wudhu Masjid MTsN 6 Kota Padang, air tidak hanya mengalir untuk membasuh wajah para siswa, tetapi juga mengalirkan semangat baru: bahwa kolaborasi antara lembaga pendidikan dan perusahaan daerah bisa menghadirkan solusi konkret, cepat, dan berdampak.


‎Padang – Di tengah dinamika cuaca ekstrem dan kondisi alam yang belum stabil, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus bekerja tanpa lelah untuk memulihkan layanan air bersih bagi masyarakat. Komitmen perusahaan daerah ini tidak hanya berhenti pada slogan pelayanan, tetapi diwujudkan dalam langkah-langkah konkret di lapangan.
‎Saat ini, sekitar 2,3 persen pelanggan di wilayah Utara masih mengalami gangguan distribusi air akibat dampak bencana alam. Namun, proses pemulihan difokuskan dan dikebut melalui berbagai strategi teknis yang dilaksanakan tim Perumda.

‎Di kantor Perumda AM Kota Padang, Kasubag Humas Adhie Zein menyampaikan perkembangan terkini penanganan gangguan tersebut, Kamis (8/1/2026). Ia menjelaskan bahwa banjir bandang beberapa waktu lalu telah menyebabkan kerusakan berat pada jembatan pipa di Gunung Nago, yang merupakan jalur vital aliran suplai air menuju pelanggan wilayah Utara.

‎“Bencana tersebut tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memutus aliran utama yang selama ini menjadi tulang punggung distribusi. Namun kami tidak tinggal diam, seluruh tim langsung turun melakukan langkah taktis,” ujar Adhie.

‎Menurutnya, Perumda AM Kota Padang bersama Hutama Karya (HK) kini tengah mempercepat pemasangan pipa transmisi jalur dua untuk Intake Palukahan. Pemasangan jalur ini ditujukan untuk memperkuat sistem suplai ke wilayah Utara, termasuk kawasan Lubuk Buaya yang paling terdampak.

‎Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Perumda juga mengerahkan 15 unit mobil tangki yang beroperasi secara maraton dari pagi hingga pukul 02.00 WIB. Armada tersebut mengantarkan air bersih langsung ke rumah-rumah warga.

‎“Kami memastikan warga tidak mengalami krisis air untuk kebutuhan harian. Operasi ini tidak hanya melibatkan personel internal, tetapi juga dukungan dari instansi mitra yang peduli,” sambung Adhie.

‎Sementara itu, untuk wilayah pusat kota, kondisi juga masih menantang. Tingkat kekeruhan air baku di Intake Kampung Koto saat ini sangat tinggi dan bercampur lumpur. Demi menjaga standar kesehatan pelanggan, Perumda memilih memperlambat proses distribusi agar kualitas air yang keluar dari instalasi tetap aman dikonsumsi.

‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang tetap sabar dan memahami situasi ini. Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak akan abai terhadap hak warga mendapatkan air bersih.

‎“Kami memahami, air bukan sekadar kebutuhan  ia adalah kehidupan. Karena itu kami tidak akan membiarkan pelanggan berjuang sendiri. Semua sumber daya kami kerahkan, baik teknis maupun logistik, untuk memastikan pemulihan berjalan secepat mungkin,” ujar Hendra dengan tegas.

‎Ia juga menambahkan, kerusakan yang terjadi akibat bencana banjir bandang merupakan tantangan besar, namun bukan alasan untuk menyerah.

‎“Infrastruktur bisa rusak, tetapi komitmen kami tidak. Bencana ini menjadi ujian ketahanan sistem dan integritas pelayanan kami. Kami belajar, berbenah, dan bergerak lebih cepat,” katanya.

‎Hendra mengajak masyarakat untuk tetap waspada menghadapi perubahan cuaca dan menyimpan persediaan air cadangan.

‎“Kami targetkan layanan kembali normal 100 persen. Namun faktor alam tetap menjadi variabel yang harus dihormati. Doakan agar cuaca bersahabat, supaya pekerjaan teknis kami tidak lagi terhambat,” tutupnya.

‎Harapan dan Ajakan
‎Perumda AM Kota Padang menghimbau warga untuk:

‎tetap menyediakan wadah penampungan air cadangan
‎menggunakan air secara hemat dan prioritas
‎terus menyampaikan laporan jika ada gangguan layanan
‎Di tengah cuaca yang tidak menentu, semangat pelayanan perusahaan daerah ini menunjukkan bahwa pemulihan bukan sekadar teknis tetapi juga soal empati dan keberpihakan kepada pelanggan.

‎(Mond)

‎#PerumdaAirMinum #Padang



‎Padang - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang terus mempercepat pemulihan layanan pascabencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang. Gangguan aliran air bersih menjadi salah satu dampak terbesar yang dirasakan masyarakat, terutama di kawasan yang jalur pipa dan jaringan distribusinya terdampak langsung oleh bencana.
‎Sebagai respons cepat, Perumda mengerahkan armada mobil tangki air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat. Armada ini disalurkan ke titik-titik terdampak yang belum dapat dilayani melalui jaringan distribusi normal akibat kerusakan infrastruktur. Layanan tangki diprioritaskan ke kawasan permukiman padat penduduk dan lokasi pengungsian.
‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, melalui Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang Adhie Zein, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang dan berbagai instansi terkait untuk mempercepat proses pemulihan. Selain distribusi air bersih, petugas juga melakukan pembersihan fasilitas, pengamanan jalur pipa, serta perbaikan bertahap agar aliran air kembali normal.
‎“Hingga 7 Januari 2026, sebagian besar wilayah layanan telah kembali normal. Namun masih terdapat sekitar 2,3 persen wilayah yang belum terlayani secara optimal akibat genangan, material longsor, dan akses yang masih terbatas,” ujarnya.
‎Wilayah Utara Masih Terdampak
‎Sejumlah kawasan di bagian utara Kota Padang masih belum dapat dialiri air bersih melalui jaringan pipa, di antaranya:
‎Perumahan Kemilau Permata Kuranji
‎Wisma Bumi Mas Kuranji
‎Graha Kuranji Asri
‎Perumahan Anai Lestari
‎Gangguan ini terjadi karena pipa penyalur air dari Gunung Nago hanyut diterjang banjir bandang (galodo) saat bencana. Untuk sementara, suplai air di wilayah ini dipenuhi melalui mobil tangki. Sedikitnya lima unit mobil tangki milik Perumda dikerahkan, ditambah bantuan armada dari sejumlah instansi lain.
‎Kawasan Pusat Kota Juga Masih Mengalami Gangguan
‎Beberapa titik di wilayah pusat kota juga belum teraliri secara optimal, di antaranya:
‎Jalan Pemuda
‎Jalan Pancasila
‎Jalan Purus II (sebagian)
‎Jalan Koto Marapak
‎Jalan Hang Tuah
‎Jalan Jati Parak Salai
‎Jalan Jati Bawah Wuluh
‎Jalan Jati Koto Panjang (sebagian)
‎Jalan Pasopati Sisingamangaraja
‎Jalan Pondok Mungil Ampang
‎Air Baku Masih Keruh, Proses Pengolahan Terkendala
‎Salah satu kendala utama pemulihan layanan berada pada sumber air baku di intake Kampung Koto, yang menjadi pemasok air ke sebagian besar wilayah pusat kota Padang. Hingga kini, air baku masih bercampur lumpur dengan tingkat kekeruhan yang melebihi batas maksimal pengolahan.
‎“Air baku masih sangat keruh, sehingga belum bisa diolah sesuai standar. Ini berdampak pada distribusi air ke pelanggan di kawasan kota,” jelas Adhie Zein.
‎Imbauan kepada Masyarakat
‎Perumda mengimbau masyarakat untuk tetap bersabar, menampung air ketika aliran mengalir, serta menghemat penggunaan air bersih selama masa pemulihan ini.
‎“Gangguan aliran air bisa terjadi kapan saja tanpa pemberitahuan sebelumnya karena kondisi di lapangan masih dinamis. Kami terus bekerja semaksimal mungkin agar layanan segera pulih,” tambahnya.
‎Dengan sinergi antara Perumda, pemerintah daerah, dan dukungan masyarakat, diharapkan pemulihan layanan air bersih dapat berlangsung lebih cepat dan dampak bencana banjir serta longsor di Kota Padang dapat diminimalkan.(*)

 

Agam – Kepolisian Daerah Sumatera Barat kembali menunjukkan peran kemanusiaannya di masa pascabencana. Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin langsung shalat jenazah sekaligus mengikuti prosesi pemakaman korban bencana alam di Kabupaten Agam, Rabu (7/1/2026), sebagai wujud empati, pelayanan, dan tanggung jawab moral insan Bhayangkara kepada masyarakat.

Shalat jenazah dilaksanakan di Masjid Agung Darul Falah, diikuti oleh  Bupati Agam H. Benni Warlis, Ketua DPRD Kabupaten Agam H. Ilham, Lc., MA, Kapolres Kabupaten Agam AKBP Muari, S.I.K., MM, MH, Direktur RSUD dr. M. Riko Krisman, Sp.An, dan unsur Forkopimda, Pejabat utama Polda Sumbar, personil Polres Agam , dan Masyarakat setempat.

Usai shalat, rombongan bergerak menuju TPU Kampung Baru Sungai Jaringan untuk prosesi pemakaman yang berlangsung khidmat dan tertib.

Kapolda Sumbar menegaskan kehadiran Polri bukan sekadar pengamanan, melainkan pelayanan kemanusiaan hingga tahap akhir penanganan korban.

 “Atas nama negara dan institusi Polri, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Kehadiran kami adalah bentuk empati dan tanggung jawab moral, ” ujarnya.

Berdasarkan data terkini, korban meninggal akibat bencana alam tercatat 253 orang. Sebanyak 222 jenazah telah teridentifikasi (110 laki-laki dan 112 perempuan), sementara 31 jenazah masih dalam proses identifikasi, terdiri dari 14 laki-laki, 12 perempuan, dan 5 bagian tubuh. 

Sebelumnya, pemakaman massal telah dilakukan terhadap 10 jenazah, dan hari ini kembali dimakamkan 6 jenazah (4 perempuan, 1 laki-laki, dan 1 bagian tubuh) yang ditemukan di wilayah Kecamatan Palembayan dan sekitarnya.

Kapolda Sumbar juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Ia mengajak seluruh elemen untuk mendoakan para korban agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan.

Langkah ini menegaskan komitmen Polri untuk hadir sejak tanggap darurat hingga pelayanan terakhir, memastikan tugas kepolisian berjalan menyeluruh—melindungi, mengayomi, melayani, dan menunaikan tanggung jawab kemanusiaan pascabencana. (*) 



 

Padang – Kota Padang menjadi lokasi peluncuran perdana gerakan lingkungan Rimbo Andalas Project yang menargetkan penanaman satu juta pohon di seluruh wilayah Sumatera Barat. Program ini digagas Rumah Aktivis Sejahtera sebagai upaya memperbaiki kerusakan ekologis pascabencana. 

Di Kota Padang ditargetkan penanaman 10.000 pohon. Sebagai tahap awal, sebanyak 2.000 pohon akan ditanam pada kegiatan launching yang direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026.

Hal itu dipaparkan Ketua Rumah Aktivis Sejahtera, Febriandi Putra bersama rombongan saat melakukan audiensi dengan Wali Kota Padang, Fadly Amran di Rumah Dinas, Rabu (7/1/2026). 

Dikatakan Febriandi, penanaman pohon akan difokuskan pada empat Daerah Aliran Sungai (DAS) utama di Kota Padang, yakni DAS Batang Kuranji, DAS Air Dingin, DAS Batang Kandis, serta DAS Pengambangan/Batang Arau (Batu Busuk).

Menurutnya, pemilihan DAS tersebut didasarkan pada kondisi lingkungan yang membutuhkan pemulihan serta perannya yang vital dalam menjaga keseimbangan ekologi dan mengurangi risiko bencana.

Gerakan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari mahasiswa, aktivis, komunitas lingkungan, hingga dukungan pemerintah daerah. Pemerintah Kota Padang disebut telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

"Kami berharap gerakan ini menjadi upaya bersama untuk memperbaiki kondisi ekologi, sehingga dampak kerusakan lingkungan dapat diminimalisir dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan," ujar Febriandi.

Selain dukungan moril, panitia juga membuka peluang partisipasi dari sektor swasta dan masyarakat umum, baik dalam bentuk keterlibatan langsung maupun dukungan material.

Wali Kota Padang, Fadly Amran menyambut bain rencana penanaman pohon yang digagas Rumah Aktivis Sejahtera tersebut. Dia memastikan Pemko Padang siap memfasilitasi kegiatan itu. 

"Sebagai gerakan tentu kegiatan ini harus continue. Penanaman pohon ini jadi bagian penting dalam penanggulangan bencana agar tidak kembali terulang," ujar Fadly Amran. (*)

 

PADANG — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V segera menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan akibat bencana hidrometeorologi.

Permintaan tersebut disampaikan Gubernur menyusul adanya kesepakatan seluruh pihak terkait untuk melakukan percepatan penanganan infrastruktur terdampak bencana dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar pada Senin (5/1) lalu. Dalam FGD tersebut, diketahui BWS Sumatera V telah menyiapkan 50 unit alat berat untuk mendukung kegiatan normalisasi sungai di wilayah terdampak.

“Saya berharap BWS Sumatera V dapat segera melakukan pembersihan material kayu serta pengerukan di sepanjang aliran sungai yang terdampak, agar risiko banjir susulan dapat diminimalisir,” ujar Mahyeldi saat melakukan peninjauan ke sejumlah daerah aliran sungai yang terdampak banjir bandang di Kota Padang, Selasa (6/1/2026).

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Gubernur menyebut masih banyak material kayu yang tersangkut di sepanjang aliran sungai. Selain itu, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan sehingga dinilai rawan meluap saat debit air meningkat.

“Terutama di Daerah Aliran Sungai Batang Kuranji, material kayu dan pendangkalannya cukup mengkhawatirkan. Penanganannya perlu diprioritaskan karena berada di kawasan permukiman padat. Selain itu, Sungai Tabiang Banda Gadang dan Lubuk Minturun juga perlu mendapat perhatian serius,” ungkap Mahyeldi.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sumbar juga menyampaikan material kayu yang terbawa arus banjir bandang dan mengendap di permukiman, lahan pertanian, maupun bantaran sungai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sepanjang tidak melanggar ketentuan yang berlaku.

“Untuk itu, saya minta Camat, Lurah, dan Wali Nagari dapat berkoordinasi dengan masyarakat untuk pemanfaatan material kayu yang terbawa arus. Harapan kita, selain sungai kembali bersih, manfaatnya juga bisa dirasakan oleh warga terdampak,” jelasnya.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, Gubernur Mahyeldi turut didampingi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Defi Diantolani; Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukmamunaf; Kepala Biro Adpim Sumbar, Nolly Eka Mardianto; serta perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Sumbar. (Adpsb/nov/bud)

 

Padang – Usai banjir bandang yang melanda Kota Padang, 28 November 2025 lalu, sejumlah aliran sungai mengalami perubahan. Selain itu, banyak rumah warga yang berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) terseret arus, hanyut, dan rusak berat.

Mendapati kondisi demikian, Pemerintah Kota Padang segera menetapkan zona merah pada DAS yang ada. Hal ini sebagai langkah dan upaya agar tidak terjadi kejadian yang berulang.

“Kita harus desain zona merah agar (zona) itu tidak ditempati masyarakat dan tidak terjadi lagi kejadian berulang,” ungkap Wali Kota Padang Fadly Amran saat Rapat Pembahasan Perubahan Aliran Sungai bersama akademisi dan stakeholder terkait di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota Padang, Selasa (6/1/2026).

Dua DAS yang menjadi perhatian utama yakni di Sungai Air Dingin dan Sungai Kuranji. Kedua alur sungai ini mengalami perubahan alur sungai yang berbelok-belok. Penyebab yakni endapan lumpur dan pasir, serta hantaman arus banjir yang kuat.

Wali Kota menilai, kedua DAS ini harus segera disikapi. Sebab itu, akademisi dan stakeholder terkait diundang pada rapat untuk menelaah dua DAS dimaksud.

“Setelah ini kita akan dengarkan peta kondisi sungai secara akurat dan selepas itu nanti kita ulang pembahasannya,” jelas Fadly Amran.

Fadly menegaskan, zona merah pada DAS merupakan zona yang seharusnya tidak diboleh ditempati atau didiami. Karena akan membahayakan warga yang mendirikan rumah di bibir sungai.   

“Kalau zona merah dilarang, dilarang membangun tempat tinggal di situ, dan kejelasan (zona merah) itu harus ada dari pemerintah, tidak lama lagi kejelasan itu akan terjawab bersama akademisi dan tentunya akan disampaikan ke masyarakat, walaupun tidak akan menyenangkan semua pihak, namun keinginan kita adanya keamanan dan kenyamanan bagi warga,” jelas wali kota.

Hingga detik ini, sekitar 600 rumah hanyut saat bencana banjir melanda pada 28 November 2025 lalu, serta banjir susulan pada 2 Januari 2026 kemarin. Fadly mengatakan, pihaknya memprediksi beberapa waktu ke depan akan bertambah rumah yang hanyut ketika banjir terjadi lagi.

“Pengerjaan pendaman di sungai membutuhkan waktu panjang hingga tiga tahun, rehab rekon itu tiga tahun, kita tidak bisa menerka-nerka, sebab itu zona merah ini harus segera kita tetapkan,” ungkap Wali Kota Padang.

Rapat yang berlangsung hangat itu dihadiri akademisi seperti Prof Abdul Hakam selaku Pakar Teknik Sipil dan Geoteknik Universitas Andalas, Prof Asrinaldi dari Fisip Unand, serta perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Kantor Pertanahan Kota Padang, dan Dinas SDA dan Bina Konstruksi Provinsi Sumatera Barat.(Charlie)

 

Solok – Seorang warga Jorong Pangka Pulai, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok, dilaporkan hilang saat pergi ke ladang untuk mencari durian. Hingga Sabtu (27/12/2025), upaya pencarian masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat.

Korban diketahui bernama Naharudin (55), seorang petani suku Minang yang berdomisili di Jorong Pangka Pulai, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Tigo Lurah, Kabupaten Solok.

Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Solok AKP Eko Kurniawan, S.H., M.H., menjelaskan bahwa peristiwa tersebut bermula pada Minggu, 21 Desember 2025, sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, korban pergi ke ladang atau kebun miliknya yang berada di kawasan Puncak Bukik, Jorong Pangka Pulai, untuk mencari durian. Namun hingga Rabu, 24 Desember 2025, korban belum kembali ke rumah.

Pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 WIB, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Wali Nagari Batu Bajanjang. Selanjutnya, Sekretaris Nagari Batu Bajanjang menghubungi Bhabinkamtibmas Nagari Batu Bajanjang Polsek Payung Sekaki, Bripka Junizal Effendi, S.H., untuk menindaklanjuti laporan warga hilang tersebut.

Masih pada hari yang sama, sekitar pukul 14.00 WIB, Bripka Junizal Effendi bersama perangkat nagari dan sekitar 40 orang masyarakat langsung melakukan pencarian ke lokasi ladang korban yang berjarak sekitar dua kilometer dari pemukiman warga. Namun hingga pukul 17.00 WIB, korban belum berhasil ditemukan.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Jumat, 26 Desember 2025, mulai pukul 08.00 WIB, dengan melibatkan sekitar 60 orang warga. Upaya pencarian difokuskan di sekitar kebun dan ladang milik korban, namun hingga pukul 14.00 WIB, hasil masih nihil.

Pada Sabtu, 27 Desember 2025, pencarian kembali dilakukan sejak pukul 08.00 WIB dengan melibatkan sekitar 160 orang yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, perangkat nagari, dan masyarakat. Hingga pukul 14.30 WIB, korban masih belum ditemukan dan pencarian akan terus dilanjutkan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda atau informasi yang berkaitan dengan keberadaan korban. Dokumentasi kegiatan pencarian turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan.


 

Arosuka, netralpost - Bencana tidak hanya meninggalkan jejak kerusakan, tetapi juga menghadirkan panggilan tanggungjawab bersama untuk bangkit secara terencana dan berkelanjutan. Atas dasar itulah, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, S.Sos., M.Si, memimpin rapat evaluasi penanganan bencana, sekaligus penyusunan rencana kegiatan pascabencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok, pada masa transisi pemulihan, pada Senin (05/01/2026).

Rapat yang berlangsung di ruang rapat setda tersebut, dihadiri oleh Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Dr. Ir. Udrekh, S.E., M.Sc., seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kabupaten Solok atau yang mewakili, serta para Camat se-Kabupaten Solok. Forum ini menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk menilai langkah-langkah yang telah dilakukan sekaligus menyatukan arah kebijakan ke depan.

Dalam arahannya, Sekda Medison menegaskan bahwa masa transisi pemulihan merupakan fase krusial yang menuntut kehadiran negara secara utuh—hadir dalam perencanaan, hadir dalam tindakan, dan hadir dalam memastikan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Pemulihan tidak cukup hanya membangun kembali yang rusak, tetapi memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan dengan rasa aman, bermartabat, dan berdaya. Di sinilah kolaborasi menjadi kunci bagi kita bersama untuk bangkit dari musibah bencana,” ujar Medison.

Lebih lanjut, Ia menekankan pentingnya evaluasi berbasis data dan pengalaman lapangan, agar setiap rencana kegiatan pascabencana, tidak bersifat seremonial, melainkan menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak. Seluruh OPD dan kecamatan diminta untuk menyelaraskan program kerja masing-masing dengan rencana pemulihan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Melalui rapat ini, Pemerintah Kabupaten Solok berkomitmen menjadikan proses pemulihan pascabencana sebagai momentum memperkuat ketangguhan daerah terhadap bencana hidrometeorologi, sekaligus membangun tata kelola penanganan bencana yang lebih responsif, inklusif, dan berorientasi pada masa depan.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.