Refleksi Hari Santri PC GP Ansor Kabupaten Solok: Meneguhkan Khidmah untuk Agama dan NKRI
Solok, netralpost --- Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Solok menggelar Apel Kehormatan dalam rangka memperingati Hari Santri. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh ratusan kader Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) dari berbagai wilayah di Kabupaten Solok. Dengan mengenakan seragam kebanggaan, para kader berkumpul untuk merefleksikan kembali sejarah perjuangan kaum santri dalam mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Apel ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk memperkuat jiwa korsa dan satu komando di tubuh organisasi. Semangat Resolusi Jihad yang dicetuskan oleh para ulama terdahulu dihidupkan kembali sebagai fondasi bergerak di era modern. Melalui kegiatan ini, GP Ansor Kabupaten Solok menegaskan posisinya sebagai benteng ulama dan pengawal setia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok, Riki Rizo Namzah, dalam amanatnya menyampaikan statemen pembakar semangat bagi seluruh kader yang hadir. "Hari Santri adalah cermin bagi kita semua bahwa darah perjuangan para kiai mengalir di nadi kader-kader Ansor hari ini," ujar Riki Rizo Namzah di hadapan barisan peserta apel. Ia mengingatkan bahwa tantangan masa kini telah berubah, sehingga santri dan kader Ansor harus bertransformasi menjadi penggerak peradaban yang adaptif.
Lebih lanjut, Riki Rizo Namzah menegaskan pentingnya jihad modern di era digital dan keterbukaan informasi. "Jihad kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata, melainkan membasmi kebodohan, menguasai teknologi, serta membentengi masyarakat dari paham intoleransi yang merusak persatuan bangsa," tambahnya. Menurutnya, kader Ansor di Kabupaten Solok wajib memiliki keahlian dan kapasitas kompetensi yang mumpuni agar mampu berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Ia juga menekankan bahwa eksistensi organisasi harus dirasakan langsung oleh masyarakat akar rumput. Riki menginstruksikan seluruh jajaran pengurus dan kader untuk aktif dalam berbagai aksi sosial dan keagamaan di nagari-nagari. Kehadiran Ansor harus menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat, baik dalam menjaga keamanan internal umat maupun membantu program kesejahteraan sosial secara konsisten.
Apel Hari Santri ini ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, para ulama, serta kemajuan daerah Kabupaten Solok. Semangat kebersamaan yang terpancar dari apel ini diharapkan menjadi energi baru bagi PC GP Ansor Kabupaten Solok untuk terus konsisten berkhidmah demi agama, bangsa, dan negara. Dengan komitmen yang bulat, para kader siap mengawal gerak langkah para ulama Nahdlatul Ulama dalam merawat kebinekaan.(*)





