Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


Padang - Suasana dini hari di Sumatera Barat terasa berbeda. Di tengah sunyinya jalanan menjelang sahur, jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar hadir menyapa masyarakat melalui kegiatan “Patroli Mashur” atau Patroli Makan Sahur. Di bawah komando Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian sekaligus komitmen menjaga keamanan selama Ramadan.

Patroli Mashur bukan sekadar patroli rutin. Kegiatan ini memadukan pengawasan keamanan dan ketertiban lalu lintas dengan aksi sosial membagikan makanan sahur kepada warga yang membutuhkan, pengendara yang masih beraktivitas, hingga pekerja malam yang belum sempat menyiapkan santap sahur.

Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa Ramadan adalah momentum memperkuat nilai kemanusiaan dalam pelayanan kepolisian, khususnya di bidang lalu lintas. “Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan tetap tertib berlalu lintas, bahkan di jam-jam rawan menjelang sahur,” ujarnya.

Didampingi Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., jajaran Ditlantas menyusuri sejumlah titik strategis. Fokus utama tetap pada pencegahan balap liar, potensi kecelakaan lalu lintas, serta gangguan kamtibmas yang kerap muncul saat malam hingga dini hari.

Namun di sela patroli, sentuhan humanis begitu terasa. Petugas menyapa pengendara dengan ramah, membagikan paket sahur, sekaligus mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara. Pendekatan persuasif menjadi prioritas, sejalan dengan semangat pelayanan Polri yang semakin dekat dengan masyarakat.

Bagi Dirlantas Polda Sumbar, menjaga kamseltibcarlantas (keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) di bulan Ramadan memiliki tantangan tersendiri. Aktivitas masyarakat meningkat, terutama menjelang sahur dan usai salat tarawih. Karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi langkah preventif yang strategis.

Kombes Pol Reza menekankan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai momen refleksi, termasuk dalam berlalu lintas. “Tertib di jalan adalah bagian dari ibadah. Keselamatan diri dan orang lain harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Kegiatan Patroli Mashur juga menjadi ruang dialog antara polisi dan masyarakat. Banyak warga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Ditlantas Polda Sumbar yang tidak hanya mengawasi, tetapi juga berbagi dan peduli. Kehangatan interaksi itu mencerminkan wajah Polri yang humanis.

Di sisi lain, Wakil Dirlantas AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan selama Ramadan. Pihaknya ingin memastikan situasi Sumatera Barat tetap aman, tertib, dan kondusif.

Dengan konsep patroli yang adaptif dan responsif, Ditlantas Polda Sumbar membuktikan bahwa tugas lalu lintas bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi dan empati sosial. Pendekatan ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas selama bulan suci.

Patroli Mashur menjadi simbol bahwa Dirlantas hadir bukan hanya sebagai penegak aturan, tetapi juga sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Di tengah cahaya lampu jalan dan suasana dini hari, pesan keselamatan disampaikan dengan cara yang lebih menyentuh.

Ramadan tahun ini pun terasa lebih bermakna. Di jalan-jalan Sumatera Barat, kehadiran jajaran Ditlantas Polda Sumbar menjadi bukti bahwa keamanan dan kepedulian dapat berjalan beriringan.

Melalui Patroli Mashur, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan komitmennya: menjadikan Ditlantas Polda Sumbar sebagai institusi yang profesional, humanis, dan senantiasa hadir untuk masyarakat.

 


netralpost --- Progres pembangunan Jembatan Aramco di Tanah Datar telah mencapai 55 persen, menjadi akses vital penghubung dua kabupaten. Simak detail target penyelesaian dan tantangan di balik proyek ini yang krusial untuk pemulihan pascabencana.

Pembangunan jembatan aramco di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, menunjukkan kemajuan signifikan. Proyek infrastruktur vital ini telah mencapai 55 persen penyelesaian per Jumat, 20 Februari 2026. Keberadaan jembatan ini sangat mendesak mengingat fungsinya sebagai akses utama yang menghubungkan Kabupaten Tanah Datar dengan Kabupaten Solok melalui Danau Singkarak.

Komandan Peleton (Danton) III Kompi Senapan C Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 844 Satria Batang Hari, Letda Infanteri I Ketut Wira Tri Pradhana Yogha, menyampaikan informasi progres tersebut di Kabupaten Tanah Datar. Pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan daerah-daerah terdampak bencana banjir bandang yang melanda akhir November 2025.

Pengerjaan jembatan aramco dimulai pada 4 Februari 2026 dan diperkirakan akan rampung serta dapat dilintasi pengendara pada 3 Maret 2026. Target penyelesaian yang cepat ini menunjukkan komitmen kuat dari berbagai pihak untuk segera memulihkan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Percepatan Pembangunan dan Target Penyelesaian Jembatan Aramco di Tanah Datar

Progres pembangunan jembatan aramco di Jorong Tanjung Sawah, Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, telah mencapai 55 persen. Angka ini dicapai berkat kerja keras dan kolaborasi berbagai pihak yang terlibat dalam proyek vital ini. Jembatan ini sangat penting sebagai jalur penghubung utama antara Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Solok, melintasi jalur Danau Singkarak.

Pembangunan jembatan ini dimulai pada tanggal 4 Februari 2026, dengan target penyelesaian yang ambisius pada 3 Maret 2026. Kecepatan pengerjaan menjadi prioritas utama mengingat urgensi jembatan ini dalam memulihkan aksesibilitas pascabencana. Jembatan ini akan kembali menjadi urat nadi perekonomian dan mobilitas warga di kedua kabupaten.

TNI bersama pemerintah daerah dan instansi terkait terus bersinergi untuk mempercepat pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana. Upaya ini difokuskan pada Nagari Padang Laweh, Kecamatan Batipuh Selatan, yang mengalami dampak parah akibat banjir bandang pada akhir November 2025. Kolaborasi ini diharapkan mampu mengembalikan kondisi normal secepatnya bagi masyarakat setempat.

Salah satu tantangan utama yang dihadapi dalam pembangunan jembatan aramco adalah kondisi cuaca yang tidak menentu. Letda I Ketut Wira menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang masih sering terjadi di sekitar lokasi proyek, terutama di pinggiran Danau Singkarak. Kondisi ini menimbulkan risiko signifikan bagi keselamatan personel yang bekerja di lapangan.

Selain faktor cuaca, potensi ancaman banjir susulan juga menjadi perhatian serius. Aliran bekas banjir bandang dari sisi atas masih sangat rawan, dipenuhi dengan batu-batuan besar yang dapat terbawa arus jika terjadi hujan deras. Situasi ini memerlukan kewaspadaan tinggi dan langkah-langkah mitigasi risiko yang ketat untuk memastikan keamanan seluruh tim.

Mengingat medan yang menantang dan cuaca buruk yang sering melanda, faktor keamanan menjadi prioritas utama. “Intinya kami jaga faktor keamanan mengingat medan di sekitar sini sering terjadi cuaca buruk,” tegas Letda I Ketut Wira. Protokol keselamatan kerja diterapkan secara ketat untuk melindungi para pekerja dari potensi bahaya di lokasi pembangunan.


Kolaborasi Multi Pihak untuk Jembatan Vital Tanah Datar

Pengerjaan pembangunan jembatan aramco ini melibatkan kolaborasi dari berbagai elemen, termasuk empat kesatuan TNI. Satuan-satuan tersebut adalah personel Kodim 0307 Tanah Datar, Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, Yonif 131 Braja Sakti, dan Yonif Teritorial Pembangunan 844 Satria Batang Hari. Keterlibatan TNI menunjukkan komitmen negara dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pascabencana.

Dukungan juga datang dari pemerintah daerah, PT Adhi Karya, dan pemerintah nagari yang turut mengerahkan berbagai alat berat. Sinergi antara unsur militer, pemerintah, dan sektor swasta ini membuktikan efektivitas pendekatan pentahelix dalam penanganan bencana dan pembangunan kembali.

Kolaborasi yang kuat ini diharapkan dapat mempercepat proses pengerjaan jembatan aramco. Keberadaan jembatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat untuk memulihkan aktivitas ekonomi, sosial, dan mobilitas yang sempat terganggu akibat bencana banjir bandang. Dengan rampungnya jembatan ini, diharapkan kehidupan masyarakat dapat kembali normal dengan lebih cepat.


Sumber: AntaraNews


 

Pasaman Barat, netralpost --- Sumatra Barat Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K, memimpin secara langsung Rapat Evaluasi dan Analisis (Anev) Ketahanan Pangan yang digelar pada Jumat (21/2/2026) di Markas Komando (Mako) Polres Pasaman Barat.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personil tinggi Pusat Jabar Utama (PJU) Polres Pasaman Barat serta dilakukan secara terintegrasi dengan Polda Sumatera Barat melalui platform Zoom untuk memastikan keselarasan langkah antar tingkatan.

Dalam paparannya, AKBP Agung Tribawanto mengungkapkan bahwa rapat ini merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya bersama mewujudkan Visi Bersama Indonesia Maju, dengan target utama mengantarkan bangsa menuju kemakmuran yang sesungguhnya dalam era Indonesia Emas 2045.

Menurutnya, ketahanan pangan adalah pilar fundamental yang tidak hanya menyangkut ketersediaan makanan, melainkan juga berkaitan erat dengan keamanan nasional, stabilitas sosial, dan kemajuan ekonomi daerah.

“Kepolisian di Pasaman Barat berkomitmen untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, namun juga aktif berperan dalam memperkuat ekosistem ketahanan pangan lokal,” tegas Kapolres.

“Ia menambahkan bahwa langkah ini bertujuan untuk memastikan setiap lapisan masyarakat dapat menikmati akses terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

Selain membahas evaluasi capaian program ketahanan pangan sebelumnya, rapat juga membahas pemetaan potensi komoditas pangan khas Pasaman Barat, strategi penguatan kerja sama dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha, serta langkah antisipasi terhadap tantangan seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga yang dapat mengganggu stabilitas pasokan pangan.


 

Jakarta – CEO ALKO (Alam Koerintji), Suryono, tampil sebagai pembicara dan penanggap dalam Lesson Learned Workshop bertema “Bergerak dari Tapak: Menyemai Perhutanan Sosial yang Inklusif untuk Hutan Lestari dan Masyarakat Sejahtera” yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia bersama KKI WARSI, WRI Indonesia, dan Kawal Borneo Community Foundation (KBCF) pada Kamis, 19 Februari 2026 di Hotel Menara Peninsula, Jakarta. 

Forum ini menjadi ruang strategis yang mempertemukan pembuat kebijakan, pendamping lapangan, pelaku usaha, dan offtaker untuk membahas arah kebijakan, tantangan implementasi di tingkat tapak, serta strategi memperkuat rantai nilai produk perhutanan sosial agar mampu bersaing di pasar global. Dalam sesi “Dari Hutan ke Pasar: Diskusi Komoditas dan Rantai Nilai Produk Perhutanan Sosial Berkelanjutan”, Suryono hadir sebagai penanggap yang membawa perspektif hilirisasi dan akses pasar ekspor. 

Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa persoalan utama produk perhutanan sosial bukan lagi pada kemampuan produksi semata, melainkan pada bagaimana produk tersebut dapat diterima, dipercaya, dan dihargai lebih tinggi di pasar internasional. “Pasar global hari ini membeli data, bukan hanya produk. Jika petani tidak memiliki sistem ketertelusuran yang kuat, maka mereka akan selalu berada di posisi harga terendah,” tegas Suryono.

Blockchain sebagai Instrumen Nilai Tambah Suryono menekankan pentingnya penerapan traceability berbasis blockchain sebagai solusi konkret untuk meningkatkan daya saing produk perhutanan sosial. Ia menjelaskan bahwa blockchain bukan sekadar inovasi teknologi, melainkan instrumen untuk: memastikan transparansi rantai pasok, membangun kepercayaan pembeli internasional, meningkatkan premium value produk, membuka akses pembiayaan karena petani menjadi lebih bankable. 

Lebih jauh, ia mengusulkan agar berbagai data yang selama ini dikumpulkan oleh NGO dan lembaga pendamping tidak berjalan secara terpisah, tetapi dikonsolidasikan dalam satu sistem terpadu berbasis blockchain. “Data petani, titik koordinat lahan, praktik budidaya, hingga histori panen harus terintegrasi. Jika datanya kuat, maka akses pasar, harga, dan pembiayaan akan mengikuti,” ujarnya. 

Jawaban atas Tantangan Regulasi Global Dalam paparannya, Suryono juga menyinggung kesiapan menghadapi regulasi global seperti European Union Deforestation Regulation (EUDR). Ia menilai bahwa tanpa sistem dokumentasi dan verifikasi yang terstruktur, produk perhutanan sosial akan kesulitan menembus pasar Eropa.

Menurutnya, transformasi digital adalah langkah strategis agar produk hasil hutan sosial tidak hanya berkelanjutan secara narasi, tetapi juga terverifikasi secara sistemik. Ia menegaskan bahwa masa depan perhutanan sosial ditentukan oleh tiga hal: data, tata kelola, dan inovasi. “Jika kita ingin petani naik kelas, maka sistemnya harus naik kelas lebih dulu,” pungkasnya.(***)

 


PADANG, NETRALPOST --- Dalam rangka menjaga keselamatan perjalanan kereta api selama bulan suci Ramadhan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun di sekitar jalur rel, termasuk kegiatan menunggu waktu berbuka puasa (ngabuburit).

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan bahwa area jalur kereta api merupakan zona terbatas yang diperuntukkan khusus bagi operasional perkeretaapian dan bukan untuk aktivitas masyarakat.

“Setiap Ramadhan masih kami temukan warga yang berkumpul, duduk, atau bermain di sekitar rel, baik menjelang berbuka maupun saat sahur. Kami mengingatkan bahwa jalur kereta api bukan ruang publik untuk beraktivitas. Risiko kecelakaan sangat besar dan dapat membahayakan keselamatan jiwa,” ujar Reza.

Larangan beraktivitas di jalur rel telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pada Pasal 181 ayat (1) disebutkan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api serta melakukan tindakan seperti menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel, maupun menggunakan jalur rel untuk kepentingan selain angkutan kereta api.

Adapun sanksi terhadap pelanggaran aturan tersebut tercantum dalam Pasal 199 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007, yakni pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15.000.000.

Sebagai langkah preventif, KAI Divre II Sumbar secara konsisten melaksanakan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, termasuk ke sekolah-sekolah dan komunitas, guna meningkatkan pemahaman akan bahaya beraktivitas di sekitar jalur rel.

Selain itu, pengamanan di sepanjang jalur juga diperkuat melalui peningkatan patroli serta penempatan personel keamanan di titik-titik yang dinilai rawan. KAI turut berkoordinasi dengan aparat setempat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di sekitar wilayah operasional kereta api.

Memasuki periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar semakin mengintensifkan pengawasan dengan menggelar safety talk, inspeksi rutin, serta pengecekan langsung ke lapangan guna memastikan seluruh aspek operasional berjalan aman dan tertib.

Petugas keamanan juga disiagakan di sejumlah lokasi strategis, khususnya perlintasan sebidang tidak terjaga dengan tingkat lalu lintas kendaraan yang tinggi. Perhatian khusus juga diberikan pada Daerah Perhatian Khusus (DAPSUS) yang memiliki potensi risiko gangguan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api.

Reza menegaskan bahwa keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di sekitar jalur rel. Apabila melihat kegiatan mencurigakan atau berpotensi membahayakan, segera laporkan kepada petugas KAI atau pihak berwenang,” jelasnya.

Pada momentum Angkutan Lebaran, KAI kembali mengingatkan pengguna jalan agar selalu waspada saat melintasi perlintasan sebidang. Dahulukan perjalanan kereta api dan jangan pernah menerobos palang perlintasan demi keselamatan bersama.

Dengan berbagai langkah pengamanan dan edukasi yang dilakukan, KAI Divre II Sumbar berharap tercipta lingkungan perkeretaapian yang aman, tertib, dan nyaman, khususnya selama Ramadhan dan menjelang Lebaran. “Keselamatan adalah prioritas utama dan membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat,” tutup Reza.


 


SUMBAR | Bulan suci Ramadan selalu menghadirkan suasana khas di Sumatera Barat. Menjelang waktu berbuka puasa, ruas-ruas jalan dipadati masyarakat yang berburu takjil, pulang kerja, maupun sekadar menikmati suasana ngabuburit. Dalam momentum inilah Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar di bawah kepemimpinan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menghadirkan inovasi pengamanan bertajuk Patroli JELBUSA (Jelang Buka Puasa).

Program ini bukan sekadar patroli rutin. Patroli JELBUSA dirancang khusus untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat pada sore hari selama Ramadan, waktu yang rawan kemacetan, pelanggaran lalu lintas, hingga potensi kecelakaan akibat tergesa-gesa ingin segera sampai ke rumah.

Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menegaskan bahwa keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Menurutnya, Ramadan harus menjadi momentum memperkuat nilai kedisiplinan dan kepedulian, termasuk dalam berlalu lintas. “Kami ingin masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan nyaman, tanpa kekhawatiran di jalan raya,” ujarnya.

Didampingi Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Huntoro, S.I.K., M.I.K., jajaran personel Dirlantas turun langsung ke titik-titik rawan kemacetan dan keramaian. Kehadiran polisi di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa tenang sekaligus mencegah potensi gangguan kamtibmas.

Menariknya, Patroli JELBUSA juga dibarengi dengan kegiatan sosial berupa pembagian takjil kepada para pengguna jalan. Aksi ini menjadi simbol bahwa kehadiran polisi bukan semata penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat yang peduli.

Di sejumlah persimpangan utama Kota Padang dan wilayah lain di Sumbar, petugas terlihat mengatur arus lalu lintas dengan pendekatan humanis. Teguran diberikan secara persuasif kepada pengendara yang tidak tertib, sambil diingatkan pentingnya keselamatan diri dan orang lain.

Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyebut bahwa menjelang berbuka puasa sering terjadi peningkatan kecepatan kendaraan karena pengendara terburu-buru. Kondisi ini berisiko tinggi terhadap kecelakaan. Karena itu, patroli difokuskan pada pengawasan kecepatan, penggunaan helm, serta kelengkapan berkendara.

Selain pengaturan lalu lintas, personel juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas balap liar yang kerap muncul saat sore hari di bulan Ramadan. Langkah preventif dilakukan agar situasi tetap kondusif.

Bagi masyarakat, kehadiran Patroli JELBUSA memberikan rasa aman tersendiri. Sejumlah warga mengaku terbantu dengan pengaturan lalu lintas yang lebih tertib, sehingga perjalanan menuju rumah atau lokasi berbuka puasa menjadi lebih lancar.

Dirlantas Polda Sumbar berharap melalui program ini, kesadaran kolektif masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat. Ramadan diharapkan menjadi titik balik untuk membangun budaya tertib dan saling menghormati di jalan raya.

AKBP Yudho Huntoro menambahkan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara konsisten selama bulan Ramadan. Evaluasi harian juga dilakukan untuk memastikan efektivitas patroli di lapangan.

Dengan pendekatan preventif dan humanis, Patroli JELBUSA menjadi bukti komitmen Dirlantas Polda Sumbar dalam menjaga keselamatan masyarakat. Di tengah semangat ibadah, polisi hadir memastikan perjalanan menuju berbuka puasa berlangsung aman dan penuh berkah.

Momentum Ramadan pun menjadi ajang mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Ketika sirene patroli terdengar menjelang senja, yang terasa bukan sekadar pengawasan, melainkan rasa perlindungan.

Melalui kepemimpinan Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, Dirlantas Polda Sumbar menunjukkan bahwa pengamanan lalu lintas dapat berjalan seiring dengan sentuhan kemanusiaan. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri di jalan raya demi keselamatan bersama.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat.

 

PADANG, NETRALPOST - Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) setingkat SD dan SMP se-Kota Padang tiba-tiba mendatangi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang, Jumat (20/2/2026). Kantor yang berada di Balai Kota Padang, Air Pacah itu mendadak ramai. 

Usut punya usut, kedatangan seluruh kepala sekolah itu bukan melakukan aksi demonstrasi. Bukan pula mengikuti kegiatan. Akan tetapi kedatangan mereka untuk melakukan aktivasi Tanda Tangan Elektronik (TTE). 

"Iya, sejak beberapa hari ini kantor kami didatangi kepala sekolah untuk aktivasi TTE," ungkap Sandiman Ahli Muda, Bidang Statistik dan Persandian, Diskominfo Padamg, Fazarianti, Jumat siang itu. 

Sejumlah kepsek tampak antri menunggu di lantai III Gedung Diskominfo. Mereka tampak sabar meski sedang menjalankan ibadah puasa. 

Fazarianti menjelaskan, TTE merupakan sertifikat elektronik hasil kerja sama Pemerintah Kota Padang dengan Balai Sertifikat Elektronik (BSrE) yang berada di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). 

"TTE ini sebenarnya adalah sertifikat elektronik yang merupakan kerjasama dari Pemerintah Kota Padang dengan Balai Sertifikat Elektronik atau BSRE, yang merupakan bagian dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN),” ujarnya. 

Menurutnya, TTE menggantikan tanda tangan manual dengan sistem digital yang memiliki tingkat keamanan tinggi. Selain sulit dipalsukan, setiap proses penandatanganan dapat terdeteksi secara detail, mulai dari identitas penandatangan, waktu, hingga lokasi melalui sistem. 

“Begitu spesifiknya tanda tangan elektronik ini, sehingga tanda tangan yang biasanya manual yang bisa berisiko dipalsukan, dengan adanya tanda tangan elektronik ini sulit untuk dipalsukan,” tegas Fazarianti. 

Ia menambahkan, apabila dokumen elektronik diubah atau ditandatangani ulang oleh pihak lain, sistem akan otomatis menyatakan dokumen tersebut tidak valid, sehingga aspek confidentiality tetap terjaga. 

Saat ini, TTE telah terintegrasi dengan sejumlah aplikasi pemerintahan seperti SRIKANDI, INAPROC, aplikasi SIAP Disdukcapil, serta JDIH. Integrasi ini dinilai mampu memangkas proses birokrasi yang selama ini terkendala kehadiran fisik pejabat penandatangan. 

“Ini dapat memangkas banyak sekali proses birokrasi. Begitu sederhananya tentang tanda tangan elektronik ini,” katanya. 

Diskominfo berperan sebagai verifikator, mulai dari pendaftaran hingga penerbitan dan aktivasi TTE bagi ASN. Layanan ini juga mencakup penanganan kendala teknis seperti lupa passphrase, mutasi, hingga pensiun. 

Ke depan, Pemerintah Kota Padang menargetkan seluruh ASN memiliki TTE dalam tiga hingga empat tahun mendatang. Namun untuk saat ini, fokus aktivasi diprioritaskan kepada Kepala OPD, lurah, camat, kepala puskesmas, serta kepala sekolah seperti yang dilaksanakan hari ini.(***)

 


PADANG, NETRALPOST – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Drs. Gatot Tri Suryanta, resmi meluncurkan program inovatif bertajuk ‘One Day One Khatam Al-Qur’an’ di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Rabu (18/2/2026), usai pelaksanaan sholat Subuh berjamaah.

Program ini diinisiasi untuk memperkuat fondasi spiritual serta meningkatkan interaksi personel kepolisian dengan kitab suci selama bulan suci Ramadan.

Peluncuran ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Sumbar, jajaran Forkopimda, Pejabat Utama Polda Sumbar, Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar, serta diikuti secara virtual oleh seluruh jajaran Polres se-Sumatera Barat melalui zoom meeting.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menegaskan bahwa program ini merupakan langkah nyata dalam mendukung falsafah Minangkabau, ‘Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah’.

Selain sebagai ibadah, Al-Qur’an diharapkan menjadi benteng moral bagi personel dalam menghadapi tantangan tugas, terutama dalam memerangi peredaran narkoba.

“Al-Qur’an harus menjadi benteng utama, tidak hanya bagi personel tapi juga bagi generasi muda kita. Kami melibatkan personel Polri yang juga merupakan Qori dan Hafiz untuk memandu kegiatan ini di seluruh jajaran, mulai dari Polda hingga Bhabinkamtibmas,” ujar Irjen Pol Gatot.

Kapolda Sumbar menambahkan bahwa target satu kali khatam setiap harinya merupakan upaya untuk membentuk personel yang berakhlak mulia dan beriman kuat. Program ini tidak hanya sebatas membaca, tetapi juga menjadi sarana belajar dan menambah wawasan tentang nilai-nilai kehidupan yang terkandung dalam Al-Qur’an.

Gubernur Sumatera Barat, yang diwakili oleh Kabiro Kesra, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan yang dilakukan oleh Polda Sumbar. Menurutnya, langkah ini membuktikan bahwa Polri memiliki kepedulian besar dalam membangun fondasi spiritualitas masyarakat.

“Kita ingin Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi menjadi budaya dan gaya hidup di Sumatera Barat. Semoga setiap ayat yang dikhatamkan menjadi keberkahan bagi Ranah Minang,” katanya.

Terpisah, Karo SDM Polda Sumbar, Kombes Pol. Anissullah M. Ridha, menambahkan bahwa program ini merupakan bagian integral dari pembinaan karakter personel (Binrohtal) yang berkelanjutan.

“Program One Day One Khatam ini adalah instrumen penting dalam Manajemen SDM Unggul. Kami ingin memastikan bahwa setiap personel Polda Sumbar tidak hanya profesional secara teknis kepolisian, tetapi juga memiliki kecerdasan spiritual yang tinggi. Dengan mendekatkan diri pada Al-Qur’an, diharapkan muncul integritas dan keikhlasan dalam melayani masyarakat, sehingga sosok Polri yang humanis dan berakhlak mulia benar-benar dirasakan oleh warga,” tambah Kombes Pol. Anissullah.

Kegiatan ini akan berlangsung rutin selama bulan Ramadan dengan dipimpin oleh Qori yang telah ditunjuk khusus.

Sementara untuk Polres jajaran dipimpin oleh Qori masing-masing wilayah di bawah koordinasi kapolres setempat.

Dengan adanya program ini, Irjen Pol Gatot berharap Sumatera Barat dapat menjadi pilot project bagi provinsi lain dalam hal penguatan karakter bangsa melalui nilai-nilai religi.

(red)

 

Padang, Netralpost --- Dalam rangka mendukung peningkatan keselamatan transportasi dan mitigasi risiko kecelakaan lalu lintas di Provinsi Sumatera Barat, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat mendukung rencana pembangunan jalur penyelamat (escape ramp) yang direncanakan berada di lahan milik KAI pada KM 79+200 s.d. KM 79+325 yang beralamat di Jl. Raya Padang Panjang Bukit Tinggi, Nagari Panyalaian, Kecamatan X Koto, Kab. Tanah Datar kawasan Panyalaian, Tanah Datar, Sumatera Barat.

Dukungan ini merupakan wujud komitmen KAI dalam mendukung program pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan guna meningkatkan aspek keselamatan transportasi, khususnya pada titik-titik rawan kecelakaan. KAI memandang bahwa keselamatan merupakan prioritas utama, tidak hanya dalam operasional perkeretaapian, tetapi juga sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Prinsipnya KAI mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan publik, sepanjang tetap memperhatikan aspek keselamatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab saat tinjauan lokasi jalur penyelamat, Kamis (19/2).

Dalam tinjauan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, COO Danantara, Dony Oskaria, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, Bupati Tanah Tanar, Eka Putra, Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT KAI (Persero), Rafli Yandra, Direktur Perencanaan Strategi dan Manajemen Risiko PT KAI (Persero), Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dedy Diantolani beserta perwakilan stakeholder lainnya.

KAI berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung peningkatan keselamatan transportasi. Rencana pembangunan jalur penyelamat ini merupakan langkah positif dalam meminimalisir risiko kecelakaan, dan KAI siap berkoordinasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait,” kata Reza.

Lebih lanjut disampaikan bahwa terkait mekanisme pemanfaatan lahan milik KAI tersebut saat ini masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi dengan instansi terkait. Proses tersebut mencakup kajian teknis, aspek keselamatan operasional kereta api, serta mekanisme administrasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan KAI.

KAI memastikan bahwa setiap bentuk pemanfaatan aset perusahaan akan dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).

“Melalui dukungan ini, kami berharap sinergi antarinstansi dapat terus terjalin dengan baik, sehingga upaya peningkatan keselamatan transportasi di Sumatera Barat dapat terealisasi secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas,” tutup Reza.


 


Padang, netralpost — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi, suasana penuh khidmat mulai terasa di tengah masyarakat Sumatera Barat. Umat Muslim bersiap menjalani ibadah puasa dengan harapan dan semangat baru.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat.

“Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Momentum ini mari kita jadikan sebagai waktu terbaik untuk memperkuat keimanan, memperbaiki diri, dan mempererat tali silaturahmi, ” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai yang diajarkan dalam Ramadhan seperti kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial sangat penting untuk terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, suasana Ramadhan hendaknya mampu menghadirkan kesejukan dan memperkuat rasa persatuan di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Kabid Humas juga menyampaikan komitmen Polda Sumbar dan jajaran untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan suci. Berbagai kegiatan keagamaan dan aktivitas masyarakat akan mendapat pengamanan agar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.

Selain itu, Kabid Humas menegaskan dukungan penuh terhadap berbagai program Kapolda Sumbar selama bulan Ramadhan yang bertujuan meningkatkan kualitas keimanan dan kebersamaan personel maupun masyarakat. Salah satu program unggulan tersebut adalah One Day One Khatam Al-Qur’an.

Program One Day One Khatam Al-Qur’an merupakan gerakan membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an setiap hari secara bersama-sama oleh personel Polda Sumbar dan jajaran, yang dilaksanakan secara terstruktur dan bergiliran. Melalui pembagian juz kepada masing-masing personel, diharapkan dalam satu hari dapat diselesaikan satu kali khatam Al-Qur’an. Program ini tidak hanya menjadi bentuk peningkatan ibadah, tetapi juga sarana memperkuat nilai spiritual, kedisiplinan, serta kebersamaan di lingkungan kepolisian.

“Kami mendukung penuh program Bapak Kapolda selama Ramadhan, termasuk One Day One Khatam Al-Qur’an. Ini menjadi momentum bagi seluruh personel untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT, sekaligus memperkuat integritas dan pelayanan kepada masyarakat, ” ungkapnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengisi bulan suci dengan kegiatan positif, menjaga lingkungan, saling menghormati, serta tidak melakukan hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Keamanan dan ketertiban tidak bisa terwujud tanpa dukungan masyarakat. Mari kita ciptakan Ramadhan yang damai, penuh kebersamaan, dan membawa keberkahan bagi kita semua, ” tuturnya.

Menutup pesannya, Kombes Pol Susmelawati Rosya menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga Ramadhan ini membawa kebaikan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat, ” pungkasnya.

Polda Sumbar berharap seluruh masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan. Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga sehingga Ramadhan tahun ini berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Sumatera Barat.


Padang, netralpost --- Dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili yang bertepatan dengan periode libur panjang 14–17 Februari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan suasana kebahgiaan yang hangat dan penuh kebersamaan bagi para pelanggan setia.

Sebagai bentuk apresiasi, KAI Divre II Sumbar membagikan souvenir menarik kepada pelanggan di stasiun Padang dan di atas kereta api. Selain itu, suasana stasiun dan kereta turut dipercantik dengan ornamen khas Imlek bernuansa merah dan emas yang melambangkan keberuntungan dan kebahagiaan. Para petugas frontline juga mengenakan dresscode bertema Imlek untuk menambah semarak dan memberikan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa momentum Imlek menjadi kesempatan bagi KAI untuk semakin mendekatkan diri dengan pelanggan.

“Melalui pembagian souvenir, pemasangan ornamen Imlek, serta dresscode khusus bagi para frontliner, kami ingin menghadirkan suasana perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga penuh kehangatan dan kebahagiaan. Ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan kepada KAI,” ujar Reza.

Selama periode 14–17 Februari 2026, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan total 112 perjalanan KA lokal dengan kapasitas 31.168 tempat duduk, atau rata-rata 7.792 kursi per hari. Hingga 17 Februari 2026, sebanyak 30. 896 tiket telah terjual atau setara dengan 99,2 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan.

KAI mengimbau masyarakat yang berencana bepergian untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Untuk pembelian langsung (go-show), tiket dapat diperoleh di loket stasiun mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dengan mengutamakan keselamatan, keamanan, kenyamanan, serta ketepatan waktu perjalanan selama masa libur Imlek ini.


 

PADANG, NETRALPOST - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menyatakan komitmennya membantu pembangunan kembali SD Negeri 49 Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Padang. Sekolah itu mengalami kerusakan parah akibat bencana hidrometeorologi beberapa bulan lalu. 

Rencana itu terungkap dalam pertemuan.antara perwakilan Inalum dengan Wali Kota Padang di Rumah Dinas Wali Kota Padang, Rabu (18/2/2026). 

Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi atas kepedulian Inalum terhadap dunia pendidikan di Kota Padang, khususnya bagi SDN 49 Batang Kabung yang terdampak banjir hingga nyaris hilang akibat derasnya arus. 

“Terima kasih kepada Inalum atas kepeduliannya, tentu kita apresiasi sekali. Akhirnya Inalum memberikan sumbangsih terhadap SD kita (SD 49 Batang Kabung). Mudah-mudahan pengerjaannya bisa cepat dan kualitasnya bagus,” ujarnya. 

Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Inalum Firman Usman selaku Kepala Departemen Pengamanan dan Keamanan beserta tim. Hadir juga sejumlah kepala OPD terkait di lingkungan Pemko Padang. 

Sementara itu, Firman Usman menjelaskan pembangunan sekolah akan dilakukan di lokasi baru sekitar 500 meter dari titik lama yang sudah tidak memungkinkan digunakan. Pembangunan direncanakan meliputi enam ruang kelas, ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, fasilitas umum seperti toilet, hingga perlengkapan meubelair. 

“Kami dari PT Indonesia Asahan Aluminium atau Inalum ini mau membangun kembali SD Negeri 49 ini di lokasi baru. Rencananya kita akan bangun enam lokal, satu ruang guru, ruang kepala sekolah, perpustakaan, dan juga fasilitas umum seperti toilet dan yang lain. Mudah-mudahan nanti anak-anak bisa langsung beraktivitas atau langsung sekolah di tempat yang sekarang,” jelasnya. 

Program ini merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta CSR Inalum untuk mendukung pemulihan pascabencana dan keberlangsungan pendidikan di Kota Padang.(Viqi / Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.