Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



‎Padang - Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali mencatatkan progres positif dalam menjaga kestabilan mutu dan pasokan air bersih bagi masyarakat. Perbaikan infrastruktur vital pada Accelerator 1 Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun kini telah rampung sepenuhnya dan kembali beroperasi secara normal.
‎Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, melalui Kasubag Humas Adi Zein, menyampaikan bahwa pasca-perbaikan tersebut, seluruh tahapan pengolahan air bersih berjalan dengan sangat baik dan bertahap menunjukkan hasil yang signifikan.
‎"Alhamdulillah, Accelerator 1 IPA Gunung Pangilun sudah selesai diperbaiki dan telah kembali berfungsi sebagaimana mestinya. Seluruh proses pengolahan air kini sudah berjalan optimal," ujar Adi Zein.
‎Ia menjelaskan, pemulihan pasokan air bersih ke rumah-rumah pelanggan memang berlangsung secara bertahap seiring berjalannya sistem pengolahan pada fasilitas yang baru selesai direhabilitasi tersebut. Meski demikian, manajemen menyadari masih terdapat beberapa titik area yang mengalami kekeruhan air dalam skala kecil akibat sisa endapan.
‎Guna mengatasi hal tersebut, tim teknis Perumda AM Kota Padang bergerak cepat melakukan tindakan penyiraman bertekanan (flushing) di sejumlah jaringan pipa yang masih terdampak. Langkah ini diambil untuk membuang endapan air keruh di dalam pipa, menstabilkan tekanan, serta mengalirkan kembali air yang telah jernih.
‎"Saat ini kami tetap fokus melakukan flushing di beberapa area terdampak guna menstabilkan pendistribusian dan tekanan air. Kami berharap dengan selesainya perbaikan Accelerator 1 ini, permasalahan kekeruhan air yang sampai ke rumah pelanggan dapat diminimalisir dan layanan kembali pulih sepenuhnya," tambahnya.
‎Sebagai penutup, manajemen Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Pekerjaan Umum (PU), PT Hutama Karya, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi aktif dalam mendukung percepatan perbaikan dan rehabilitasi salah satu infrastruktur krusial pengolahan air minum di Kota Padang tersebut.(*)

Koto Baru, netralpost — Pemerintah Kabupaten Solok Laksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di GOR Batu Batupang Koto Baru, Senin, 17 Agustus 2026.

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH Pimpin Langsung Upacara dan bertindak selaku Inspektur Upacara serta dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, Pj. Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon firman Pandu, Staf Ahli TP PKK Ny. Lian Octavia, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, Camat se Kabupaten Solok, Pimpinan BUMN/BUMD, para ASN, para veteran, serta peserta upacara dari berbagai unsur masyarakat., organisasi masyarakat, pelajar, serta tamu undangan.

Teks Proklamasi dibacakan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok. Suasana haru dan khidmat terasa ketika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan sempurna.

Usai Upacara dilanjutkan dengan agenda penyerahan Deviden dari Bank Nagari untuk Pemkab Solok selain itu Bank Nagari juga menyerahkan Bantuan CSR untuk pendidikan di Kabupaten Solok. Dalam kesempatan itu juga Bupati Solok menyerahkan Remisi umum kepasa 52 Narapidana Lapas Kelas III Alahan Panjang.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Solok ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Peringatan tahun ini diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan dan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Kabupaten Solok.

Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, Kabupaten Solok terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (*)


 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menggelar berbagai perlombaan yang melibatkan insan KAI dari lintas unit kerja. Salah satu kegiatan yang menarik perhatian adalah lomba tarik lokomotif yang dilaksanakan di Balai Yasa Padang, Selasa (18/8).

Berbeda dari lomba tarik tambang pada umumnya, kali ini insan KAI Divre II Sumbar ditantang untuk menarik lokomotif jenis BB 203 dengan bobot sekitar 42 ton sejauh 10 meter hingga garis finish.

Sebanyak enam tim mengikuti perlombaan tersebut. Setiap tim terdiri dari 12 orang yang secara bersama-sama menarik lokomotif menggunakan tali yang telah dipasang pada lokomotif. Perlombaan menggunakan sistem adu cepat, di mana tim yang mampu menarik lokomotif dari garis start hingga garis finish dalam waktu tercepat ditetapkan sebagai pemenang.

Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Lutfi Wijaya mengatakan lomba tarik lokomotif menjadi salah satu cara kreatif untuk membangun kebersamaan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi insan KAI.

“Kegiatan ini memang kita kemas dalam suasana yang santai dan menyenangkan, tetapi di balik itu ada pesan yang ingin kita bangun, yaitu kebersamaan, kekompakan, komunikasi, dan kolaborasi. Menarik lokomotif dengan bobot 42 ton tentu bukan pekerjaan yang mudah. Kalau hanya mengandalkan kekuatan satu atau dua orang, tentu tidak akan bergerak,” ujar Lutfi.

Menurut Lutfi, kondisi tersebut menjadi gambaran sederhana mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjalankan operasional perkeretaapian.

“Begitu juga dalam pekerjaan kita sehari-hari. Tidak ada satu unit yang bisa bekerja sendiri. Ada yang mengurusi sarana, prasarana, operasi, pelayanan, keamanan, komersial, hingga kehumasan. Semuanya mempunyai peran masing-masing dan harus saling mendukung. Kalau komunikasi dan koordinasi berjalan baik, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan,” katanya.

Lutfi menilai kegiatan tersebut juga menjadi momentum bagi pegawai untuk saling mengenal lebih dekat, khususnya insan KAI dari berbagai unit kerja.

“Kita ingin seluruh insan KAI di Divre II Sumbar tidak hanya bekerja sebagai satu organisasi, tetapi juga merasa sebagai satu keluarga besar. Kegiatan seperti ini memberikan ruang bagi teman-teman untuk berinteraksi di luar rutinitas pekerjaan, saling mengenal, dan membangun chemistry yang lebih baik,” ungkap Lutfi.

Ia menambahkan bahwa suasana kebersamaan yang tercipta melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan kerja.

“Kita ingin suasana kerja di KAI Divre II Sumbar semakin positif. Pegawai bekerja dengan penuh semangat, tetapi tetap bisa menikmati kebersamaan. Karena ketika hubungan antarkaryawan semakin baik, komunikasi juga semakin mudah dan pada akhirnya akan mendukung pekerjaan serta pelayanan kepada pelanggan,” jelasnya.

Menurut Lutfi, pemilihan lokomotif sebagai objek perlombaan juga memiliki makna tersendiri. Lokomotif merupakan salah satu bagian penting dalam perjalanan kereta api, sehingga kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi pegawai untuk lebih dekat dengan lingkungan kerja dan sarana perkeretaapian.

“Hari ini lokomotif bukan kita minta untuk menarik kereta, tetapi justru kita yang menarik lokomotif. Ini tentu menjadi pengalaman yang cukup unik dan mudah-mudahan menjadi cerita yang menyenangkan bagi seluruh peserta. Tetapi yang paling penting, kita bisa mengambil pelajaran bahwa lokomotif seberat apa pun bisa kita gerakkan kalau dilakukan secara bersama-sama,” tutur Lutfi.

Ia juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta yang mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan sportivitas.

“Saya mengapresiasi seluruh peserta yang sudah ikut meramaikan kegiatan ini. Tidak ada yang perlu terlalu serius mengejar kemenangan. Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa menikmati prosesnya, menjaga sportivitas, dan membangun kebersamaan. Menang itu bonus, kebersamaan adalah tujuan utamanya,” kata Lutfi.

Salah seorang peserta, Ari Sanjaya, mengaku antusias mengikuti lomba tarik lokomotif karena memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perlombaan pada umumnya.

“Yang paling berat saat awal menarik, karena lokomotif masih dalam posisi diam. Di situ sangat dibutuhkan kekompakan tim, mulai dari tenaga, tumpuan kaki, sampai aba-aba agar tarikan bisa dilakukan secara bersamaan. Setelah lokomotif mulai bergerak, tarikan terasa lebih ringan,” ungkap Ari.

Dalam perlombaan tersebut, Tim Kolaboratif berhasil menjadi pemenang. Tim ini diperkuat oleh Gema Fauzani Aprimarza, Najiburrahman, Syafrizon, Yoga Syafriadi, Ari Sanjaya, Nofrizal Hasan, Yusuf Hendryan, Rivo Dinata, Ade Nofendri Yamalta, Azwirman, Feri Gunawan, dan Rahadi Fareza.

Selain lomba tarik lokomotif, KAI Divre II Sumbar juga menggelar berbagai perlombaan tradisional lainnya, di antaranya balap kelereng, balap karung, estafet tepung, dan gantung keranjang. Berbagai perlombaan tersebut berlangsung meriah dengan dukungan para peserta dan suporter dari berbagai unit kerja.

Kepala KAI Divre II Sumbar mengatakan rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat memberikan semangat positif bagi seluruh insan KAI.

“Kita ingin semangat kemerdekaan ini tidak hanya kita rayakan dengan perlombaan, tetapi juga kita implementasikan dalam pekerjaan. Semangat untuk terus bergerak maju, tidak mudah menyerah, saling membantu, dan memberikan yang terbaik harus terus kita bawa dalam menjalankan tugas,” ujar Lutfi.

“Saya berharap setelah kegiatan ini selesai, semangat kebersamaan teman-teman juga semakin kuat. Kita kembali ke unit masing-masing dengan energi baru, komunikasi yang lebih baik, dan kolaborasi yang semakin solid. Karena pada akhirnya, yang kita kerjakan adalah satu tujuan, yaitu memberikan pelayanan terbaik dan menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan rangkaian perlombaan menjadi sarana memperkuat engagement dan membangun suasana kerja yang positif di lingkungan perusahaan.

“Lomba tarik lokomotif ini memiliki pesan yang sangat kuat. Untuk menggerakkan sesuatu yang berat, kita membutuhkan kekuatan bersama, komunikasi, dan koordinasi. Nilai tersebut juga menjadi bagian penting dalam pekerjaan kita sehari-hari,” ujar Reza.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi insan KAI untuk sejenak melepas rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat silaturahmi antarkaryawan.

KAI Divre II Sumbar berharap rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dapat semakin memperkuat soliditas, kolaborasi, komunikasi, dan semangat kekeluargaan seluruh insan perusahaan.

“Kalau lokomotif 42 ton saja bisa kita gerakkan bersama, tentu tantangan pekerjaan juga harus kita hadapi bersama. Mari terus bergerak maju, saling menguatkan, dan memberikan yang terbaik untuk KAI serta masyarakat,” tutup Lutfi.(*) 

 

Sumbar, netralpost – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat mengungkap 43 kasus tindak pidana narkotika dengan 51 tersangka sepanjang 1 Juli hingga 10 Agustus 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita 152.288,53 gram ganja, 1.813,48 gram sabu, serta 224 butir ekstasi dan 36,08 gram.

Pengungkapan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dirangkaikan dengan pemusnahan barang bukti narkotika, dipimpin langsung Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., di halaman Mapolda Sumbar, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat, unsur TNI, BNNP Sumbar, Kejaksaan Tinggi Sumbar, Kabinda Sumbar, pejabat utama Polda Sumbar, tokoh adat dan agama, Bea Cukai serta insan media.

Dari 51 tersangka, 49 merupakan laki-laki dan dua perempuan. Berdasarkan asumsi satu gram sabu digunakan oleh lima orang dan satu gram ganja oleh satu orang, barang bukti yang diamankan diperkirakan dapat menyelamatkan lebih dari 47 ribu jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, narkotika masih menjadi ancaman serius karena dampaknya tidak hanya terhadap kesehatan, tetapi juga keluarga, keamanan, dan masa depan generasi bangsa.

“Narkotika tidak hanya merusak kesehatan individu, tetapi juga menghancurkan keutuhan keluarga, mengganggu stabilitas sosial, meningkatkan angka kriminalitas, dan melemahkan produktivitas masyarakat,” ujar Irjen Pol. Djati.

Menurutnya, pemberantasan narkotika bukan semata persoalan penegakan hukum, tetapi juga bagian dari upaya menyiapkan generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Polda Sumatera Barat akan terus mengoptimalkan upaya preemtif, preventif, dan penegakan hukum secara terpadu serta menindak tegas setiap pelaku tindak pidana narkotika sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegasnya.

Sejumlah perkara menonjol turut berhasil diungkap. Pada Juli 2026, Ditresnarkoba Polda Sumbar mengungkap tujuh kasus dengan 10 tersangka dan menyita 60.778,95 gram ganja serta 201 butir ekstasi dan 36,08 gram.

Sementara pada Agustus, tiga kasus diungkap dengan lima tersangka. Polisi menyita 1.461,79 gram sabu dan 7.573,92 gram ganja. Satresnarkoba Polres Padang Pariaman juga mengungkap satu kasus dengan satu tersangka dan menyita 56.374,53 gram ganja.

Salah satu pengungkapan terjadi di Kabupaten Pasaman. Pada 5 Agustus 2026, polisi mengamankan R.S. di Jalan Lintas Sumatera, Kecamatan Rao. Dari tangan tersangka ditemukan enam paket kecil sabu serta satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver yang terpasang dua butir amunisi.

Senjata api tersebut diduga digunakan untuk melindungi diri saat melakukan transaksi narkotika. Namun, penyidik masih mendalami kepemilikan senjata tersebut.

Di Pasaman Barat, polisi mengamankan J.A. pada 27 Juli 2026 dengan 30 paket besar ganja. Hasil pengembangan kemudian mengarah kepada R.H. dan H.S. yang turut diamankan bersama tujuh paket besar ganja.

Keduanya menggunakan sepeda motor dan memanfaatkan jalur tikus menuju kawasan perkebunan sawit untuk membawa narkotika tersebut.

Kasus lainnya berkaitan dengan jaringan yang memanfaatkan jalur penerbangan melalui Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Pada 6 Agustus 2026, polisi mengamankan M di Terminal Bus Aur Kuning, Bukittinggi.

Penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan temuan dua paket besar sabu dalam koper penumpang pesawat Pelita Air IP351 tujuan Jakarta. Dalam perkara tersebut, M diduga menggunakan identitas palsu atas nama W.F. untuk membeli tiket, sementara identitas aslinya menggunakan nama M.

Kapolda menjelaskan, sebagian besar pengungkapan berawal dari informasi masyarakat maupun hasil pengembangan perkara sebelumnya. Informasi tersebut ditindaklanjuti melalui penyelidikan, mulai dari pengumpulan bahan keterangan, observasi, surveillance, pemetaan jaringan hingga penggunaan metode undercover buy dalam perkara tertentu.

Ia menegaskan, pemberantasan narkoba membutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk TNI, BNN, pemerintah daerah, kejaksaan, instansi terkait, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat.

“Penanganan narkoba tidak dapat dilakukan secara parsial, tetapi membutuhkan kerja bersama yang konsisten, terintegrasi, dan berkesinambungan,” katanya.

Irjen Pol. Djati juga mengapresiasi seluruh personel dan pihak yang mendukung pengungkapan perkara narkotika serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama memutus mata rantai peredaran narkoba.

“Mari kita jadikan pemberantasan narkoba sebagai tanggung jawab bersama. Jaga generasi muda, putus mata rantai peredaran narkoba, dan wujudkan Sumatera Barat yang sehat, aman, serta bebas narkoba menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Padang, netralpost ---PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat berkolaborasi dengan Komunitas Pecinta Kereta Api menggelar sosialisasi anti pelecehan seksual di Stasiun Padang dan Stasiun Tabing serta di atas KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras dan KA Lembah Anai relasi Kayutanam-Padang, Selasa (18/8).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya bersama jajaran manajemen, perwakilan frontliner, serta komunitas pecinta kereta api dan transportasi, di antaranya Komunitas Sumatrain, Indonesian Railway Preservation Society (IRPS), KPKD2SB, RFD2SB, dan Transport for Padang.

Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam meningkatkan kesadaran pelanggan sekaligus membangun lingkungan transportasi publik yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk pelecehan seksual, baik di area stasiun maupun selama perjalanan kereta api.

Dalam kegiatan tersebut, edukasi disampaikan secara langsung kepada pelanggan melalui pengeras suara, pembentangan spanduk dan poster imbauan, pembagian souvenir, serta penandatanganan petisi sebagai bentuk dukungan bersama dalam mengecam dan mencegah segala bentuk tindakan pelecehan seksual di lingkungan transportasi publik.

Kepala KAI Divre II Sumbar Lutfi Wijaya mengatakan, upaya menciptakan transportasi publik yang aman membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, tidak hanya petugas KAI, tetapi juga pelanggan dan komunitas.

“Sosialisasi Anti Pelecehan Seksual ini merupakan bukti nyata keterlibatan bersama dalam menciptakan ruang transportasi publik yang aman dan inklusif. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menghormati, peduli terhadap lingkungan sekitar, serta tidak ragu melaporkan apabila mengalami atau menyaksikan tindakan pelecehan seksual,” ujar Lutfi.

Sementara itu, Kepala Humasda KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa edukasi mengenai pencegahan pelecehan seksual perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai unsur, termasuk komunitas pelanggan dan pecinta kereta api.

“Transportasi publik merupakan ruang bersama yang harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi siapa pun. Karena itu, pencegahan pelecehan seksual bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh pengguna jasa. Melalui kolaborasi dengan komunitas, kami ingin pesan ini semakin luas tersampaikan dan mendorong pelanggan untuk berani bertindak serta melaporkan apabila menemukan indikasi pelecehan seksual,” ujar Reza.

Wakil Ketua Railfans Sumatrain, Gilang Fernando, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan bersama KAI Divre II Sumbar. Menurutnya, komunitas pecinta kereta api tidak hanya berperan dalam mendukung perkembangan perkeretaapian, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan transportasi yang aman.

“Kami mewakili dari komunitas Sumatrain dan komunitas lainnya sangat mendukung kegiatan ini. Sebagai pengguna sekaligus bagian dari komunitas yang dekat dengan dunia perkeretaapian, kami ingin turut mengedukasi masyarakat bahwa pelecehan seksual tidak boleh dianggap sebagai hal biasa. Kami mengajak seluruh pelanggan untuk saling menjaga, menghormati, dan berani melapor apabila melihat atau mengalami tindakan pelecehan seksual,” ujar Nando.

KAI mengimbau seluruh pelanggan agar aktif menjaga keamanan bersama dan segera melapor apabila mengalami atau mengetahui adanya dugaan pelecehan seksual. Laporan dapat disampaikan kepada petugas stasiun, kondektur, Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska), maupun melalui layanan KAI 121 dan kanal media sosial resmi KAI.

KAI juga menegaskan bahwa pelanggan yang terbukti melakukan tindakan pelecehan seksual akan mendapatkan sanksi tegas, termasuk blacklist dari layanan KAI. Penerapan sanksi tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna jasa sekaligus menciptakan efek jera bagi pelaku.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, KAI Divre II Sumbar berharap kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan pelecehan seksual semakin meningkat. Dengan kolaborasi antara KAI, komunitas, petugas, dan pelanggan, transportasi kereta api di Sumatera Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan manusiawi bagi seluruh masyarakat.(*) 

 

P


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api selama momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung pada 14 hingga 17 Agustus 2026. Dalam periode tersebut, KAI Divre II Sumbar melayani sebanyak 27.432 pelanggan pada berbagai perjalanan kereta api di wilayah Sumatera Barat.

Dari total tersebut, KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni mencapai 19.702 pelanggan. Jumlah tersebut setara dengan 116,17 persen dibandingkan total kapasitas tempat duduk yang disediakan selama periode tersebut sebanyak 16.960 tempat duduk.

Capaian volume di atas 100 persen tersebut mencerminkan tingginya perputaran pelanggan pada KA Pariaman Ekspres, mengingat kapasitas tempat duduk merupakan akumulasi kapasitas yang tersedia dalam seluruh perjalanan selama periode 14–17 Agustus 2026, sementara pelanggan dapat menggunakan layanan pada perjalanan yang berbeda. Tingginya volume pelanggan ini sekaligus menunjukkan bahwa KA Pariaman Ekspres menjadi salah satu pilihan utama masyarakat untuk melakukan perjalanan selama momentum libur panjang.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 4.666 pelanggan, sedangkan KA Minangkabau Ekspres melayani 3.064 pelanggan. Secara keseluruhan, tingginya volume pelanggan menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya masyarakat sebagai moda transportasi untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun memenuhi berbagai kebutuhan perjalanan selama masa liburan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan tingginya volume pelanggan selama momentum kemerdekaan menjadi indikator positif terhadap tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.

“Antusiasme masyarakat menggunakan KA Pariaman Ekspres maupun layanan kereta api lainnya selama momentum kemerdekaan menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan masyarakat untuk bepergian. Capaian ini tentunya menjadi motivasi bagi KAI untuk terus menghadirkan layanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan,” ujar Reza.

Selama periode 14–17 Agustus 2026, Stasiun Padang tercatat sebagai stasiun keberangkatan dengan volume pelanggan tertinggi, yakni sebanyak 7.307 pelanggan. Selanjutnya, Stasiun Pariaman sebanyak 4.665 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.722 pelanggan, Stasiun Naras 1.602 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung 1.432 pelanggan.

Dari sisi kedatangan, Stasiun Padang juga menjadi stasiun tujuan dengan jumlah pelanggan tertinggi, yaitu 7.536 pelanggan, disusul Stasiun Pariaman sebanyak 5.001 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.245 pelanggan, Stasiun Naras 1.745 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.357 pelanggan.

Untuk mendukung tingginya mobilitas masyarakat tersebut, KAI Divre II Sumbar memastikan kesiapan seluruh aspek operasional melalui pemeriksaan sarana dan prasarana, penguatan pengawasan perjalanan kereta api, serta peningkatan pelayanan kepada pelanggan di stasiun maupun selama perjalanan.

KAI Divre II Sumbar juga menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama selama momentum libur panjang. Petugas secara rutin melakukan pemeriksaan sarana dan prasarana, pemantauan perjalanan kereta api, serta sosialisasi keselamatan kepada masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar jalur kereta api dan perlintasan sebidang.

KAI mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi aturan keselamatan di perlintasan sebidang dengan berhenti, melihat, dan memastikan kondisi aman sebelum melintas, serta memberikan prioritas kepada perjalanan kereta api. Masyarakat juga diminta untuk tidak berjalan, bermain, maupun melakukan aktivitas lainnya di jalur rel karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri dan perjalanan kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya keselamatan perkeretaapian. Keselamatan bukan hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi membutuhkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat. Mari disiplin mematuhi aturan di perlintasan dan tidak beraktivitas di jalur rel, sehingga perjalanan kereta api dapat berlangsung aman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” tutup Reza.

JAKARTA, NETRALPOST — Di bawah temaram pelita Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPN) Kalibata, Jakarta, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana sakral tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

​Dalam momen bersejarah tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dipercaya memikul amanah besar sebagai Komandan Upacara. Berdiri kokoh di hadapan Kepala Negara dan jajaran pimpinan tinggi negara, perwira menengah Polri ini memimpin jalannya penghormatan dengan penuh wibawa dan kedisiplinan tinggi.

​Setiap aba-aba komando yang dilontarkan memecah keheningan malam dengan tegas dan presisi. Penampilan tersebut mencerminkan integritas serta kesiapan mental seorang bhayangkara sejati dalam mengawal prosesi panggung penghormatan tertinggi negara. Performa apik ini sekaligus membawa harum nama Polda Sumbar dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Ranah Minang di tingkat nasional.

​Seluruh rangkaian Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci berjalan lancar dan paripurna hingga usai. Dedikasi ini menjadi bukti nyata profesionalisme Polri sekaligus wujud bakti terbaik bagi bangsa dan negara di hari bersejarah bagi Republik Indonesia.(*)


PASAMAN BARAT, NETRALPOST — Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di halaman Markas Komando Polres Pasaman Barat, Senin (17/8/2026).

Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh jajaran perwira, bintara, tamtama, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polres Pasaman Barat.

Dalam amanatnya, AKBP Agung Tribawanto mengingatkan seluruh personel bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan buah perjuangan dan pengorbanan jiwa raga para pahlawan. Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran untuk mengisi kemerdekaan dengan pengabdian yang tulus dan disiplin tinggi.

"Tugas kita kini adalah menjaga warisan luhur ini. Kita harus fokus menjaga keamanan, melayani masyarakat dengan prima, dan memastikan persatuan bangsa tetap kokoh berdiri," ujar AKBP Agung.

Rangkaian upacara berjalan tertib, mulai dari pengibaran bendera Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan. Momen ini sekaligus menjadi peneguh sumpah setia seluruh personel Polres Pasaman Barat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (Nofri) 

 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan berbagai kegiatan bernuansa kemerdekaan di lingkungan kerja, stasiun, maupun di dalam perjalanan kereta api. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan peringatan kemerdekaan yang penuh makna sekaligus mengajak pelanggan dan insan KAI untuk bersama-sama menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang diikuti oleh manajemen dan seluruh jajaran KAI Divre II Sumbar di lapangan Kantor KAI Divre II Sumbar. Upacara tersebut menjadi momentum bagi seluruh insan KAI untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan kontribusi terbaik melalui kerja, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Dalam upacara tersebut, Kepala KAI Divre II Sumbar, Lutfi Wijaya membacakan sambutan Direktur Utama PT KAI (Persero), Bobby Rasyidin. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar terhadap pengembangan transportasi publik. Oleh karena itu, perkeretaapian harus terus bertumbuh menjadi moda transportasi yang semakin efisien dan produktif serta mampu memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.

Semarak peringatan HUT ke-81 RI juga dirasakan langsung oleh pelanggan. KAI Divre II Sumbar menghadirkan berbagai aktivitas interaktif di Stasiun Padang, antara lain mini games seperti lomba memasukkan pensil ke dalam botol dan joget balon, kegiatan sapa pelanggan dengan membagikan cokelat, bendera kecil Merah Putih, serta souvenir, hingga permainan spin wheel dengan berbagai hadiah menarik.

Tidak hanya di stasiun, nuansa kemerdekaan juga dihadirkan dalam perjalanan kereta api. KAI Divre II Sumbar menghias area stasiun dengan ornamen kemerdekaan, memasang bendera Merah Putih pada lokomotif, serta mengenakan pakaian adat tradisional dalam pelaksanaan upacara sebagai representasi keberagaman budaya Indonesia.

Pada momen yang telah ditentukan, pelanggan kereta api juga diajak untuk berdiri dan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya secara serentak, baik di area stasiun maupun di dalam perjalanan kereta api. Para pelanggan menyambut kegiatan tersebut dengan antusias, berdiri tegap dan menyanyikan lagu kebangsaan dengan khidmat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan terhadap Tanah Air.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang tidak hanya aman dan nyaman, tetapi juga memiliki nilai kebangsaan.

“Kami ingin mengajak seluruh pelanggan untuk bersama-sama merayakan kemerdekaan Indonesia di stasiun maupun di atas kereta api. Harapannya, momen ini dapat menjadi pengalaman perjalanan yang berkesan sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Reza.

Menurut Reza, kemeriahan peringatan HUT ke-81 RI semakin terasa dengan keterlibatan petugas KAI yang mengenakan pakaian adat khas dari berbagai daerah di Indonesia ataupun bernuansa kemerdekaan. Hal tersebut menjadi representasi keberagaman budaya sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam bingkai kebhinekaan.

“Di stasiun maupun di atas kereta api, petugas juga membagikan bendera kecil Merah Putih kepada pelanggan. Kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat selama menggunakan layanan kereta api,” kata Reza.

Reza menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan tersebut sejalan dengan semangat HUT ke-81 Kemerdekaan RI, yaitu “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Semangat berdaulat diwujudkan melalui penyelenggaraan transportasi publik yang kuat, aman, andal, dan berkelanjutan. Semangat adil diwujudkan melalui penyediaan akses transportasi yang semakin luas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Sementara semangat makmur tercermin dari peran konektivitas kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat serta menggerakkan aktivitas ekonomi.

“Kemerdekaan bukan hanya sesuatu yang diproklamasikan, tetapi juga bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat. Melalui semangat kemerdekaan, KAI berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan andal serta menjadi bagian penting dari perjalanan masyarakat Indonesia dalam merayakan berbagai momen bersejarah bangsa,” tutup Reza.(Humas KAI Divre II Sumbar Reza Shahab) 

 

JAKARTA, NETRALPOST — Di bawah temaram pelita Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPN) Kalibata, Jakarta, suasana khidmat menyelimuti pelaksanaan Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci menjelang Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Suasana sakral tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

‎Dalam momen bersejarah tersebut, Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dipercaya memikul amanah besar sebagai Komandan Upacara. Berdiri kokoh di hadapan Kepala Negara dan jajaran pimpinan tinggi negara, perwira menengah Polri ini memimpin jalannya penghormatan dengan penuh wibawa dan kedisiplinan tinggi.

‎Setiap aba-aba komando yang dilontarkan memecah keheningan malam dengan tegas dan presisi, mencerminkan integritas serta kesiapan mental seorang bhayangkara sejati dalam mengawal prosesi panggung penghormatan tertinggi negara.

‎Keberhasilan ini mengundang apresiasi mendalam dari berbagai pihak di daerah, salah satunya datang dari Ketua DPW Fast Respon Nusantara (FRN) Counter Polri Sumatera Barat, Ridwan Syafriandi.

‎"Kami sangat bangga dan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kesuksesan Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq dalam mengemban amanah besar ini. Penampilan beliau yang tegas, presisi, dan penuh wibawa di hadapan Presiden RI tidak hanya membawa harum nama Polda Sumbar, tetapi juga menjadi kebanggaan luar biasa bagi masyarakat Ranah Minang. Ini membuktikan kualitas kepemimpinan perwira Polri dari Sumatera Barat di tingkat nasional," ungkap Ridwan Syafriandi.

‎Seluruh rangkaian Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci pun berjalan lancar dan paripurna hingga usai. Dedikasi ini menjadi bukti nyata profesionalisme Polri sekaligus wujud bakti terbaik bagi bangsa dan negara di hari yang paling bersejarah bagi Republik Indonesia.(*) 

 

PADANG, NETRALPOST— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2026 disambut dengan penuh khidmat di berbagai penjuru wilayah Sumatera Barat. Berbagai elemen masyarakat, mulai dari instansi pemerintah hingga organisasi keagamaan, ikut serta menyemarakkan momentum bersejarah ini. Nuansa merah putih tampak mendominasi ruang-ruang publik, mencerminkan semangat nasionalisme yang tetap menyala kuat di ranah Minang.

Perayaan tahun ini mengusung visi besar "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur" sebagai refleksi arah bangsa ke depan. Tema tersebut dinilai sangat relevan dengan tantangan global dan domestik yang sedang dihadapi oleh masyarakat saat ini. Di tingkat daerah, momentum kemerdekaan ini dijadikan ajang untuk memperkuat kembali nilai-nilai gotong royong dan kepedulian sosial antarsesama warga guna mempercepat pemerataan pembangunan.

Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Barat bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Sumatera Barat turut memberikan perhatian khusus pada peringatan tahun ini. Kedua lembaga keagamaan besar tersebut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak sekadar terjebak dalam seremoni tahunan. Sebaliknya, mereka mendorong agar nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa dapat diinternalisasikan dalam kehidupan sehari-hari demi kemajuan daerah.

Melalui pesan persatuan, warga Sumatera Barat diimbau untuk terus menjaga stabilitas, kerukunan antatumat, serta ketertiban umum di lingkungan masing-masing. Di tengah dinamika sosial yang dinamis, sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat (tigo tungku sajarangan) dianggap sebagai kunci utama untuk menjaga keutuhan wilayah serta mendorong lahirnya program-program kemasyarakatan yang produktif.

Ketua PWNU Sumatera Barat, Prof. Drs. H. Ganefri, M.Pd., Ph.D., menyampaikan bahwa kemerdekaan yang sejati harus diisi dengan kontribusi nyata dalam memajukan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan umat. "Peringatan HUT RI ke-81 ini adalah momentum penting bagi seluruh warga Sumatera Barat untuk merefleksikan kembali cita-cita para pendiri bangsa. Kita harus memastikan bahwa kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat melalui pendidikan dan pemberdayaan ekonomi yang berkeadilan," ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Ganefri juga memberikan imbauan mendalam kepada seluruh warga di ranah Minang untuk memperkokoh tali silaturahmi dan menjaga persatuan di atas segala perbedaan. "Saya menghimbau seluruh masyarakat Sumatera Barat untuk terus menjaga ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah watanuyah. Mari kita jadikan semangat kemerdekaan ini sebagai modal sosial untuk bahu-bahu membangun daerah, menjauhi perpecahan, dan bersama-sama mewujudkan Sumatera Barat yang maju, madani, serta sejahtera di bawah ridha Allah SWT," pungkasnya.(nofri) 

 

Padang, netralpost --- Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. M. Djamil Padang turut serta memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia dengan penuh khidmat dan semangat nasionalisme yang tinggi. Mengusung tema nasional "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", momentum bersejarah ini dijadikan sebagai titik balik bagi seluruh civitas hospitalia untuk terus meningkatkan mutu dan inovasi pelayanan bagi masyarakat di wilayah Sumatra bagian tengah.

Sebagai institusi layanan kesehatan vertikal di bawah naungan Kementerian Kesehatan RI, RSUP Dr. M. Djamil Padang menyelaraskan peringatan kemerdekaan tahun ini dengan implementasi transformasi kesehatan yang masif. Transformasi tersebut mencakup optimalisasi digitalisasi layanan rumah sakit, perluasan kapasitas rawat inap, hingga penguatan fasilitas kedokteran modern demi mempermudah akses pengobatan bagi masyarakat luas. 

Atmosfer kemerdekaan juga terlihat sangat kental di lingkungan rumah sakit dengan berbagai dekorasi merah putih serta berbagai kegiatan internal yang melibatkan para tenaga medis dan pegawai. Peringatan ini sekaligus menjadi wadah untuk merekatkan kembali rasa kebersamaan dan soliditas antar-elemen demi menghadapi tantangan dunia medis yang semakin kompleks ke depan.

Melalui momentum HUT RI ke-81 ini, manajemen rumah sakit juga menegaskan kembali fungsi strategisnya sebagai pusat rujukan utama dan pengampu bagi rumah sakit daerah lainnya. Kolaborasi jejaring pengampuan kesehatan terus diperluas agar standar pelayanan medis mutakhir yang dimiliki oleh RSUP Dr. M. Djamil dapat dirasakan secara merata hingga ke pelosok daerah.

Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Dovy Djanas, Sp.OG, KFM, MARS, FISQua menyampaikan bahwa kemerdekaan sejati bagi sebuah bangsa salah satunya tercermin dari kemandirian dan ketahanan sektor kesehatannya. "Peringatan HUT RI ke-81 ini harus kita maknai sebagai komitmen bersama untuk mewujudkan kedaulatan kesehatan, di mana setiap lapisan masyarakat tanpa terkecuali bisa mendapatkan akses pelayanan medis yang adil, bermutu, dan responsif," ujarnya. 

Lebih lanjut, Dr. dr. Dovy Djanas menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dan dedikasi tinggi dari seluruh tenaga medis profesional dalam mengisi kemerdekaan. Beliau menambahkan, "Seluruh jajaran RSUP Dr. M. Djamil Padang siap melangkah lebih maju demi mendukung tercapainya generasi Indonesia yang sehat dan tangguh, melalui pengembangan infrastruktur modern serta peningkatan kompetensi yang sejalan dengan cita-cita bangsa menuju Indonesia yang makmur." (Nofri) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.