Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat hingga Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB, lebih dari 100.000 penumpang yang melakukan pemesanan tiket dan telah diberangkatkan melalui layanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengatakan bahwa berdasarkan pantauan hari ini, Rabu (25/3) pukul 10.00 WIB KAI Divre II Sumbar telah memberangkatkan sebanyak 106.747 penumpang pada masa Angkutan Lebaran yakni periode 11 Maret 2026 s.d 1 April 2026 dari total kapasitas 171.424 tempat duduk yang disediakan atau rata-rata 7.792 tempat duduk setiap harinya.

Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api, terutama pada masa libur lebaran ini. “Angka ini masih akan terus bertambah karena masa Angkutan lebaran masih berlangsung hingga 1 April 2026 mendatang,” ujar Reza.

Dari sisi stasiun, mobilitas penumpang tertinggi baik untuk kedatangan maupun keberangkatan tercatat di Stasiun Padang. Rincian jumlah penumpang pada masa libur tersebut adalah sebagai berikut:

Untuk kedatangan penumpang:

- Stasiun Padang: 29.253 penumpang

- Stasiun Pariaman: 21.209 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 8.571 penumpang

- Stasiun Naras: 7.401 penumpang

- Stasiun Lubuk Alung: 5.698 penumpang

Untuk keberangkatan penumpang:

- Stasiun Padang: 28.506 penumpang

- Stasiun Pariaman: 19.320 penumpang

- Stasiun Air Tawar: 10.252 penumpang

- ⁠Stasiun Lubuk Alung: 6.382 penumpang

- ⁠Stasiun Naras: 6.322 penumpang

KAI Divre II Sumbar terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan demi memastikan perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

“Untuk mempermudah pengguna jasa kereta api, tiket kereta api Lokal dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI. Untuk pemesanan hari ini pelanggan sudah dapat memesan tiket untuk keberangkatan tanggal 25 Maret 2026 hingga 1 April 2026 mendatang” kata Reza.

“Penjualan tiket kereta api akan dilakukan secara bertahap sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan yaitu H-7 keberangkatan” imbuhnya.

KAI Divre II Sumbar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi selama masa Angkutan Lebaran ini. Perusahaan akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan penumpang.

“KAI berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan pada masa Angkutan Lebaran 2026. Dengan layanan yang semakin baik kami berharap dapat memberikan pengalaman mudik yang lebih menyenangkan bagi masyarakat pada momen Lebaran nanti,” tutup Reza.


 


Netralpost -- Pasca Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam menggunakan transportasi kereta api. Hal ini tercermin dari penjualan tiket harian menembus angka 10.000 tiket lebih, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa libur panjang Idulfitri.

Selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumbar telah mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Rata-rata setiap harinya, KAI menyediakan 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk guna mengakomodir kebutuhan perjalanan masyarakat, baik untuk mudik, silaturahmi, maupun berwisata.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa tingginya volume penumpang pada H+2 Lebaran ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat Sumatera Barat.

“Volume penumpang pada hari ini, 24 Maret 2026, mencapai angka 10.252 penumpang atau 132 persen dari kapasitas tempat duduk yang disediakan. Hal ini menunjukkan adanya peningkatan mobilitas masyarakat pasca Hari Raya, terutama untuk perjalanan wisata,” jelas Reza.

Ia menambahkan bahwa peningkatan jumlah penumpang ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, tetapi juga menjadi indikator keberhasilan KAI dalam mengelola operasional angkutan Lebaran secara efektif dan terencana.

“Kami memastikan seluruh perjalanan kereta api berjalan dengan aman, tertib, dan tepat waktu. Hal ini didukung oleh kesiapan petugas di lapangan, optimalisasi rangkaian kereta, serta peningkatan pelayanan di stasiun yang semakin berorientasi pada kenyamanan pelanggan,” tambahnya.

Tingginya angka perjalanan selama masa Lebaran juga menunjukkan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan utama masyarakat, khususnya untuk menjangkau berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat. Selain menawarkan tarif yang relatif terjangkau, moda transportasi ini juga dinilai lebih aman, nyaman, serta memiliki jadwal keberangkatan dan kedatangan yang pasti.

Dengan keandalan tersebut, KAI Divre II Sumbar terus berupaya memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi seluruh pelanggan. Berbagai upaya peningkatan layanan terus dilakukan, mulai dari kebersihan sarana dan prasarana, peningkatan kualitas pelayanan petugas, hingga kemudahan akses informasi perjalanan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada masyarakat Sumatera Barat yang terus mempercayakan kereta api sebagai pilihan utama dalam bepergian, khususnya pada momen Lebaran ini. KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan, baik dari sisi keselamatan, kenyamanan, maupun ketepatan waktu,” ujar Reza.

Lebih lanjut, KAI juga akan terus melakukan penyesuaian kapasitas dan pola operasi guna mengantisipasi dinamika kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang.

KAI mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku demi kelancaran dan kenyamanan bersama.

Untuk informasi lebih lanjut terkait jadwal perjalanan kereta api, ketersediaan tiket, serta layanan pelanggan lainnya, masyarakat dapat mengakses kanal resmi KAI melalui media sosial @KAI121, email cs@kai.id, atau WhatsApp KAI121 di nomor 0811-1211-1121.


 

pasamanbarat, netralpost -- Selama libur hari raya Idulfitri 1447 Hijiriah, Polsek Pasaman Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), melakukan pengamanan di kawasan Objek Wisata Pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Senin (23/3/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Pasaman AKP Zulfikar mengatakan, pengamanan dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung di kawasan objek wisata Pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak.

"Kehadiran petugas Kepolisian diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, serta mencegah potensi gangguan Kamtibmas," katanya.

Menurutnya, destinasi wisata pantai menjadi tempat favorit bagi masyarakat dari dalam maupun luar daerah Pasaman Barat, untuk menikmati liburan hari raya Idulfitri bersama keluarga.

"Berdasarkan pantauan petugas di Pos Pengamanan pantai Pohon Seribu Sasak Ranah Pasisie, jumlah pengunjung mengalami peningkatan sejak hari kedua lebaran Idulfitri," sebutnya.

Kapolsek Pasaman memimpin langsung kegiatan pelayanan kepada masyarakat melalui patroli keliling dan imbauan Kamtibmas, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para pengunjung selama berada di kawasan objek wisata pantai.

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama berlibur di kawasan pantai, dan mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak mandi-mandi di pantai, guna menghindari timbulnya korban jiwa," imbaunya.

Ditambahkan, patroli dan monitoring juga sebagai upaya pencegahan terhadap aksi premanisme dan pungutan liar (pungli), terhadap para pengunjung di kawasan objek wisata pantai Pohon Seribu dan Muaro Sasak.

"Jika ditemukan adanya tindakan premanisme dan pungli, masyarakat diminta untuk melaporkan kepada petugas Kepolisian yang berjaga di Pos Pengamanan," pintanya. (HumasResPasbar)

 


Sumatera Barat, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan layanan kereta api, khususnya KA Pariaman Ekspres selama periode Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026. Sebagai upaya menghadirkan layanan transportasi yang aman dan andal, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.813 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa minat masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan kereta api pada momen Lebaran tahun ini cukup tinggi, khususnya pada layanan KA Pariaman Ekspres yang menjadi pilihan favorit untuk perjalanan wisata menuju Kota Pariaman.

KA Pariaman Ekspres dengan relasi Paulima–Naras melayani rute Padang–Pariaman dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah. Selama perjalanan, penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai serta suasana pedesaan khas Sumatera Barat. Didukung dengan tarif yang terjangkau, layanan ini menjadi alternatif transportasi yang ekonomis sekaligus nyaman bagi para wisatawan.

Reza menjelaskan, hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.01 WIB, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 79.799 tempat duduk dan masih akan terus bertambah seiring berlangsungnya penjualan.

“Dari total tersebut, sebanyak 60.959 tempat duduk berasal dari KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 7.813 tempat duduk dari KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 11.027 tempat duduk dari KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” jelas Reza.

Ia menambahkan, puncak penjualan tiket diperkirakan akan terjadi pada 24 Maret 2026, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat yang memanfaatkan libur panjang untuk berwisata, khususnya ke kawasan Pantai Gandoriah.

Menurutnya, tingginya mobilitas penumpang ini menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi yang diminati masyarakat, terutama pada periode libur panjang. Aspek kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, serta kemudahan akses menjadi faktor utama yang mendorong masyarakat memilih kereta api.

“Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menjadi bukti optimalnya perencanaan dan operasional Angkutan Lebaran yang telah disiapkan KAI. Seluruh perjalanan didukung oleh kesiapan petugas, optimalisasi sarana, serta peningkatan layanan di stasiun yang semakin berorientasi pada pelanggan,” tambahnya.

Kondisi ini semakin menegaskan bahwa kereta api tetap menjadi pilihan transportasi utama masyarakat, khususnya dalam momen liburan. Selain menawarkan tarif yang terjangkau, kereta api juga memberikan kenyamanan, keamanan, serta kemudahan akses menuju berbagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat.

Dengan jadwal keberangkatan dan kedatangan yang andal, KAI memastikan setiap pelanggan dapat menikmati perjalanan yang aman, tertib, dan menyenangkan.

“KAI akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Selain itu, penyesuaian kapasitas dan pola operasi akan terus dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode dengan permintaan tinggi seperti libur panjang ini,” tutup Reza.


 

Netralpost - Pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Solok berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, melaksanakan Sholat Idul Fitri pada Sabtu (21/03/2026) di Masjid Taqwa Taratak Baru, Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut unsur Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Solok, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Zulkifli, para Kepala OPD, Camat, Wali Nagari, serta tokoh masyarakat seperti Niniak Mamak, Alim Ulama, Bundo Kanduang, dan masyarakat Nagari Koto Laweh. Bertindak sebagai khatib pada pelaksanaan Sholat Idul Fitri tersebut adalah Buya Dr. Ramza Fatria Maulana.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, selaku panitia Hari Besar Islam menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh jamaah yang hadir.

“Kami selaku panitia Hari Besar Islam mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Solok dalam sambutannya juga menyampaikan ucapan yang sama kepada seluruh masyarakat Kabupaten Solok. Ia berharap seluruh amal ibadah selama bulan suci Ramadan dapat diterima oleh Allah SWT.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, minal aidzin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga setiap amal ibadah yang telah kita laksanakan selama bulan Ramadan diterima dan dilipatgandakan oleh Allah SWT,” ungkap Bupati.

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti adanya perbedaan waktu pelaksanaan Sholat Idul Fitri pada tahun ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menyikapi perbedaan tersebut dengan bijak dan tidak menjadikannya sebagai sumber perpecahan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, tahun ini terdapat perbedaan dalam pelaksanaan Sholat Idul Fitri. Namun, janganlah kita anggap hal ini sebagai perpecahan. Justru perbedaan inilah yang mengajarkan kita arti kebersamaan dan saling menghargai,” tambahnya.

Pada kesempatan itu Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dan berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah, sejalan dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Ia juga menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat pembinaan umat dan generasi muda.

“Mari kita jadikan masjid sebagai sarana syiar Islam, tempat membina generasi muda yang religius dan cinta agama,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sarana ibadah dengan mengalokasikan bantuan sebesar Rp300 juta untuk kelanjutan pembangunan Masjid Taqwa Taratak Baru.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri ini menjadi momentum kebersamaan yang mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung dengan tertib dan lancar, serta menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antar sesama masyarakat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.

Dengan semangat Idul Fitri, diharapkan seluruh masyarakat Kabupaten Solok dapat terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam membangun daerah ke arah yang lebih baik.

Usai pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, berserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan berziarah ke makam orang tua beliau. Kegiatan ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan dan doa kepada orang tua yang telah wafat, sekaligus menjadi bagian dari tradisi yang kerap dilakukan masyarakat saat Hari Raya Idul Fitri.

Ziarah berlangsung dengan khidmat, diiringi doa bersama agar almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

 

SOLOK, NETRALPOST – Menyambut hari kemenangan Idulfitri 1446 Hijriah, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Solok menyampaikan pesan kesejukan dan persatuan bagi seluruh lapisan masyarakat.

​Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Solok Riri Nofrianto Rahmat menekankan bahwa momentum Lebaran tahun ini harus menjadi titik balik untuk memperkuat tali persaudaraan (ukhuwah) setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

​"Idulfitri bukan sekadar perayaan kemenangan fisik, melainkan kemenangan spiritual. Kami mengajak seluruh kader Ansor dan Banser di Kabupaten Solok, serta masyarakat luas, untuk menjadikan hari raya ini sebagai ajang saling memaafkan dan mempererat silaturahmi," ujarnya.

​Pesan Kamtibmas dan Khidmat Masyarakat

​Selain pesan spiritual, GP Ansor Kabupaten Solok juga menyoroti pentingnya menjaga kondusivitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama masa mudik dan arus balik. Beliau mengimbau para perantau yang pulang ke kampung halaman di bumi Aie Dingin untuk tetap mengutamakan keselamatan di jalan raya.

​"Bagi saudara-saudara kami yang mudik ke Solok, selamat datang kembali di kampung halaman. Mari kita jaga suasana Lebaran ini dengan penuh kedamaian dan ketertiban," tambahnya.

​Peran Banser di Posko Mudik

​Sebagai bentuk bakti nyata, jajaran Banser (Barisan Ansor Serbaguna) Kabupaten Solok juga dipastikan ikut berpartisipasi dalam memantau kelancaran arus lalu lintas dan membantu keamanan di beberapa titik strategis. Hal ini merupakan instruksi organisasi untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman.

​Menutup keterangannya, Sekretaris GP Ansor Kabupaten Solok mengucapkan selamat merayakan hari kemenangan kepada seluruh umat Muslim.

​"Mewakili keluarga besar PC GP Ansor Kabupaten Solok, kami mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 H. Minal Aidin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin," pungkasnya.(*) 

 

Padang, netralpost --- Dalam upaya meningkatkan kenyamanan sekaligus memberikan pengalaman berbeda bagi pelanggan setia kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan hiburan musik live di Stasiun Padang. Hiburan ini disuguhkan mulai dari tanggal 18 Maret 2026 hingga 29 Maret 2026 menjelang keberangkatan kereta api.

Program musik live tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan KAI Divre II Sumbar untuk menciptakan suasana stasiun yang lebih hangat, bersahabat, dan menyenangkan, terutama selama periode liburan. Hiburan ini dimeriahkan oleh musisi lokal Duo Simpul Violin yang terdiri dari Dani (vokal/violin) dan Farid (vokal/gitar), serta penampilan penyanyi dari internal KAI, yang turut menghibur para penumpang saat menunggu jadwal keberangkatan maupun kedatangan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kehadiran musik live ini menjadi salah satu bentuk peningkatan layanan guna memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Selain tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan ketepatan waktu, KAI juga berkomitmen menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih berkesan sejak pelanggan berada di area stasiun.

“Kami ingin menghadirkan suasana stasiun yang lebih hidup dan nyaman selama masa Angkutan Lebaran. Melalui musik live ini, KAI berupaya menyapa pelanggan secara lebih dekat, sehingga waktu tunggu terasa lebih singkat dan menyenangkan,” ujar Reza.

Selama periode Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar tetap mengutamakan kesiapan layanan secara menyeluruh, mulai dari sumber daya manusia, sarana dan prasarana, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan operasional kereta api tetap berjalan dengan aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pelanggan.

Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut menjadi bagian dari transformasi layanan KAI yang tidak hanya berfokus pada operasional semata, tetapi juga pada peningkatan kualitas pengalaman pelanggan secara keseluruhan.

Melalui penyelenggaraan hiburan musik live ini, KAI Divre II Sumatera Barat berharap dapat menghadirkan suasana yang lebih menyenangkan bagi para penumpang, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan transportasi publik yang berorientasi pada pelanggan, sejalan dengan semangat “Semakin Melayani”.

“Dengan menghadirkan pengalaman berbeda di Stasiun Padang selama masa Angkutan Lebaran, kami berharap masyarakat semakin merasakan manfaat layanan kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” tutup Reza.


 


PADANG, -  Tim Safari Ramadan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (PW DMI) Sumatera Barat  mendatangi Masjid Jami’ Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Rabu (18/3/2026). Kedatangan Wali Kota Padang, Fadly Amran, bersama jajaran, serta Ketua PW DMI Sumbar, Ganefri disambut jamaah. 

Wali Kota Fadly Amran di pertemuan itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam memakmurkan masjid. Menurutnya, gerakan seperti Smart Surau lahir dari inisiatif masyarakat yang kemudian diperkuat pemerintah. 

“Cita-cita besar kita adalah kembali ke surau, menjadikan masjid bukan hanya pusat ibadah, tetapi juga pusat peradaban Islam yang memiliki fungsi sosial dan ekonomi di tengah masyarakat,” ujarnya. 

Sementara itu, Ketua PW DMI Sumbar, Ganefri, mengapresiasi geliat program Smart Surau yang dinilai berhasil menarik generasi muda ke masjid sejak dini. 

“Alhamdulillah, subuh hari ini kita melihat anak-anak ramai ke masjid. Ini kebanggaan sekaligus harapan kita, bahwa pembinaan generasi muda berbasis masjid mulai menunjukkan hasil,” katanya. 

Safari Ramadan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan umat, sekaligus mempererat kolaborasi antara DMI, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kehidupan keagamaan yang lebih baik di Sumatera Barat. (Raju / Viqi / Charlie)

 


Padang, netralpost --- Dalam rangka mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan layanan Pos Kesehatan di sejumlah stasiun utama. Pos kesehatan tersebut tersedia di Stasiun Padang, Stasiun Naras dan Stasiun Kayutanam yang beroperasi menyesuaikan dengan jam layanan kereta api.

Langkah ini merupakan bentuk komitmen KAI Divre II Sumbar dalam memastikan kesiapan seluruh unsur pendukung operasional, termasuk awak sarana perkeretaapian, petugas posko kesehatan, serta petugas lainnya yang berperan langsung dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di wilayah operasional Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KAI memahami pentingnya pelayanan kesehatan yang optimal, khususnya pada masa Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

“Pos kesehatan ini kami hadirkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman, baik bagi penumpang maupun petugas. Kami menyiagakan tenaga medis yang terdiri dari 2 dokter umum, 2 dokter gigi, dan 7 paramedis. Selain itu, tersedia 1 unit ambulans yang siap digunakan dalam kondisi darurat,” ujarnya.

Lebih lanjut, KAI Divre II Sumbar juga telah menjalin kerja sama dengan 14 rumah sakit di sepanjang jalur kereta api guna memastikan penanganan medis dapat dilakukan secara cepat dan tepat apabila diperlukan.

Sebagai bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan, KAI Divre II Sumbar turut menjalin sinergi dengan Rumah Sakit Semen Padang dalam penyelenggaraan pemeriksaan kesehatan gratis bagi penumpang kereta api. “Kegiatan ini dilaksanakan pada 18–19 Maret 2026 serta 23–24 Maret 2026, bertempat di Stasiun Bandara Internasional Minangkabau (BIM), mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB”, kata Reza.

Adapun jenis pemeriksaan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, serta kolesterol.

“Melalui berbagai upaya tersebut, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan pelayanan yang optimal serta memastikan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pelanggan selama masa Angkutan Lebaran 1447 H,” tutup Reza.


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyampaikan informasi terkini mengenai perkembangan penjualan tiket kereta api selama periode Angkutan Lebaran 2026.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa hingga Rabu, 18 Maret 2026, total tiket yang telah terjual mencapai 66.945 tempat duduk. Angka ini masih berpotensi terus bertambah seiring dengan berlangsungnya penjualan tiket.

“Masih terdapat sekitar 104.475 tempat duduk yang tersedia hingga akhir masa Angkutan Lebaran 2026 pada 1 April 2026. Rinciannya meliputi 52.693 tempat duduk untuk KA Pariaman Ekspres relasi Paulima–Naras (PP), 35.414 tempat duduk KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM (PP), serta 16.368 tempat duduk KA Lembah Anai relasi Padang–Kayu Tanam (PP),” jelas Reza.

Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Divre II Sumatera Barat mengoperasikan sebanyak 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas mencapai 171.424 tempat duduk. Setiap harinya, tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.792 tempat duduk.

Kapasitas angkutan tersebut meningkat sekitar 9% dibandingkan dengan periode Angkutan Lebaran tahun sebelumnya. Peningkatan ini merupakan bagian dari upaya KAI dalam memenuhi tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi selama musim libur Lebaran.

KAI Divre II Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan tiket yang masih tersedia. Kereta api menjadi pilihan transportasi yang praktis, aman, dan nyaman, terutama bagi masyarakat yang hendak mudik maupun berlibur bersama keluarga.

Dengan jadwal perjalanan yang pasti, waktu tempuh yang relatif terukur, serta tarif yang terjangkau, layanan kereta api lokal di Sumatera Barat dapat menjadi solusi transportasi yang efektif untuk menghindari kemacetan di jalan raya. Selain itu, pelanggan juga dimudahkan dengan sistem pemesanan tiket secara digital melalui aplikasi Access by KAI yang cepat, aman, dan transparan.

Reza turut mengingatkan kepada pelanggan agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi, khususnya melalui aplikasi Access by KAI, guna menghindari risiko penipuan serta memastikan keaslian tiket.

“Pemesanan tiket kereta api lokal dapat dilakukan mulai H-7 sebelum keberangkatan. Sementara itu, pembelian secara langsung di loket stasiun hanya dilayani untuk tiket go-show, yakni mulai 3 jam sebelum jadwal keberangkatan,” tambahnya.

KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan momen libur Lebaran ini dengan menggunakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan yang tidak hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan serta memberikan pengalaman perjalanan yang nyaman dan menyenangkan.(rls) 


 


Padang, netralpost --- Sebagai bentuk apresiasi dan kepedulian KAI Divre II Sumbar kepada masyarakat dan penumpang KA di bulan suci Ramadan. KAI Divre II Sumbar sebarkan berkah Ramadhan melalui pembagian takjil dan makanan berbuka puasa serta pesan keselamatan di stasiun Padang, Selasa (17/3).

Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan pembagian takjil dan makanan berbuka puasa gratis ini diberikan kepada masyarakat dan penumpang KA di Stasiun Padang menjelang waktu berbuka puasa yakni untuk keberangkatan KA Pariaman relasi Padang - Naras sedangkan untuk masyarakat diberikan pada pukul 17.00 WIB s.d selesai.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian Divre II Sumbar kepada masyarakat sekitar dan bagian dari komitmen Divre II Sumbar  untuk memberikan layanan lebih kepada para pelanggan khususnya di bulan suci Ramadhan. Pembagian takjil dan makanan berbuka puasa ini juga bentuk apresiasi kami kepada penumpang yang telah mempercayakan kereta api sebagai moda transportasi pilihan mereka,” ujar Reza.  

Pembagian takjil, makanan dan air mineral kepada masyarakat dilakukan di gerbang masuk Stasiun Padang sedangkan untuk penumpang KA dibagikan di area gate in setelah penumpang melakukan pemeriksaan tiket.

Reza berpesan kepada penumpang KA yang berbuka puasa (makan dan minum) di atas KA selama dalam perjalanan. Penumpang harus selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah sisa makanan dan minumannya ke tempat yang telah disediakan.

Pada kesempatan yang sama, Divre II Sumbar juga berbagi pesan keselamatan dalam pelaksanaan sosialisasi terkait keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area stasiun Padang dan perlintasan sebidang km 6+800 petak jalan Padang-Bukit Putus. Masyarakat diimbau untuk selalu mematuhi rambu-rambu, tidak beraktivitas di jalur rel, serta mendahulukan perjalanan kereta api demi keselamatan bersama.

“KAI Divre II Sumbar berharap program ini bisa menjadi pengalaman tersendiri bagi penumpang saat berpergian menggunakan kereta api di bulan suci Ramadhan ini. Kami ingin memastikan bahwa pelanggan kereta api tetap bisa menikmati perjalanan yang nyaman, bahkan saat berbuka puasa di perjalanan.” tutup Reza.




Padang, netralpost --- Dalam rangka mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan selama Masa Angkutan Lebaran 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan sebidang kereta api. Upaya ini dilakukan melalui berbagai kegiatan sosialisasi keselamatan serta aksi kepedulian sosial guna meminimalisir potensi kecelakaan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa sebelumnya, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan kegiatan sosialisasi keselamatan di empat titik perlintasan sebidang. Lokasi tersebut meliputi perlintasan Km 11+500 petak jalan Padang–Tabing, serta perlintasan Km 42+8/9, Km 43+800, dan Km 45+5/6 petak jalan Lubuk Alung - Kayutanam.

Pada Senin (16/3), KAI Divre II Sumbar kembali melaksanakan kegiatan serupa dengan menggandeng komunitas pecinta kereta api Sumatrain serta Transport for Padang. Kegiatan sosialisasi kali ini dilaksanakan di perlintasan sebidang KM 1+3/4 petak jalan Padang - Pulau Air, tepatnya di Perlintasan Tarandam.

Sosialisasi dilakukan dengan cara menyampaikan imbauan secara langsung kepada para pengguna jalan menggunakan pengeras suara, memasang spanduk bertema keselamatan, serta membagikan stiker yang berisi pesan keselamatan “Berhenti Sejenak, Tengok Kanan Kiri, Pastikan Kondisi Aman, Lanjutkan Perjalanan”. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mendahulukan perjalanan kereta api serta lebih berhati-hati ketika melintasi perlintasan sebidang.

Sebagai bentuk kepedulian di bulan Ramadan, dalam kegiatan tersebut KAI Divre II Sumbar juga membagikan takjil untuk berbuka puasa serta souvenir kepada para pengguna jalan yang melintas di lokasi sosialisasi.

Reza menjelaskan bahwa hingga Maret 2026, KAI Divre II Sumbar telah melaksanakan lima kali kegiatan sosialisasi keselamatan, baik di perlintasan sebidang maupun di lingkungan sekolah yang berada di sekitar wilayah operasional kereta api.

“Upaya pencegahan kecelakaan di perlintasan sebidang terus kami perkuat. Palang pintu hanyalah salah satu perangkat pendukung keselamatan, sebagaimana rambu berhenti, imbauan tengok kanan dan kiri, papan peringatan untuk mendahulukan kereta api, semboyan 40 atau klakson masinis, serta berbagai rambu keselamatan lainnya. Namun, seluruh perangkat tersebut akan lebih efektif apabila didukung oleh kedisiplinan pengguna jalan,” ujar Reza.

Ia menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang tidak hanya menjadi tanggung jawab KAI, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat. Pelanggaran di perlintasan tidak hanya berisiko bagi pengguna jalan, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan awak kereta api yang tengah menjalankan tugas. Oleh karena itu, KAI menegaskan sikap tegas terhadap setiap bentuk pelanggaran yang mengabaikan aturan keselamatan.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa perlintasan sebidang merupakan titik perpotongan antara jalur kereta api dengan jalan raya yang muncul seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan jumlah kendaraan. Kondisi ini menuntut kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan terhadap rambu lalu lintas, termasuk kewajiban menggunakan helm bagi pengendara roda dua serta mendahulukan perjalanan kereta api.

Pelanggaran di perlintasan sebidang tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga merupakan pelanggaran hukum sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Kunci utama keselamatan adalah disiplin dan kesadaran bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk selalu berhenti sejenak, melihat ke kiri dan kanan, serta memastikan kondisi benar-benar aman sebelum melintasi jalur kereta api,” tutup Reza.

KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan melalui edukasi berkelanjutan serta penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Balai Teknik Perkeretaapian (BTP), dan seluruh pemangku kepentingan terkait.

KAI Divre II Sumbar juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung upaya peningkatan keselamatan perkeretaapian. Apabila masyarakat menemukan potensi bahaya atau aktivitas mencurigakan di sekitar jalur kereta api, dapat segera melaporkannya melalui stasiun terdekat atau Contact Center KAI 121, WhatsApp 08111-2111-121, email cs@kai.id, serta media sosial KAI121.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.