PADANG – Pengurus Daerah (PD) Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Sumatera Barat, melalui Sekretarisnya, Anggiatman menyatakan dukungan penuh terhadap langkah tegas Ketua DPD Gerindra Sumbar sekaligus Anggota DPR RI, Andre Rosiade, dalam merespons keresahan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal (PETI) dan kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah.
Anggiatman menegaskan bahwa tindakan Andre Rosiade merupakan bukti nyata kehadiran wakil rakyat dalam memperjuangkan keadilan bagi masyarakat kecil yang selama ini merasa terintimidasi oleh praktik-praktik melanggar hukum.
Mengawal Aspirasi ke Mabes Polri
Langkah Andre Rosiade yang berencana membawa aspirasi masyarakat Sumbar langsung ke Markas Besar (Mabes) Polri dinilai sebagai langkah strategis untuk memutus rantai mafia tambang liar yang telah merusak lingkungan dan tatanan sosial di Sumatera Barat.
"Kami di PD TIDAR Sumbar berdiri tegak mendukung penuh aksi nyata Bang Andre Rosiade. Masalah tambang emas liar ini bukan hanya soal kerugian negara, tapi soal keselamatan warga dan masa depan lingkungan kita," ujar Anggiatman dalam keterangannya.
Keadilan untuk Nenek Saudah
Selain isu lingkungan, Anggiatman juga menyoroti kasus penganiayaan yang menimpa Nenek Saudah. Menurutnya, tindakan kekerasan tersebut tidak bisa ditoleransi dan memerlukan pengawalan hukum di tingkat pusat agar prosesnya berjalan transparan dan objektif.
"Kasus Nenek Saudah adalah luka bagi kita semua. Dengan dibawa kasus ini ke Mabes Polri, kami berharap pada kepolisian agar kasus ini diusut tuntas dan ada titik terang serta keadilan yang seadil-adilnya bagi korban. Tidak boleh ada oknum yang kebal hukum di tanah Minangkabau," tegasnya.
Komitmen PD TIDAR Sumbar
Sebagai sayap pemuda Partai Gerindra, PD TIDAR Sumbar berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga tuntas. Anggiatman mengajak seluruh elemen pemuda untuk bersatu mendukung upaya penegakan hukum yang sedang diperjuangkan oleh Bang Andre Rosiade.
"Ini adalah momentum untuk bersih-bersih. Kami akan terus bersinergi dengan DPD Gerindra Sumbar guna memastikan aspirasi rakyat tidak hanya didengar, tapi dieksekusi dengan tindakan nyata," tutup Anggiatman.(*)


Post a Comment