Solok, netralpost — Operasi Keselamatan Singgalang 2026 resmi dimulai. Polres Solok mengerahkan sebanyak 37 personel dalam operasi yang digelar selama 14 hari, terhitung mulai Senin, 2 Februari hingga 15 Februari 2026. Operasi ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan.
Operasi kepolisian ini juga mendapat dukungan lintas instansi, di antaranya TNI, Dinas Perhubungan (Dishub), Jasa Raharja, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta instansi terkait lainnya guna memperkuat pelaksanaan tugas di lapangan.Sebagai bentuk kesiapan personel dan sarana prasarana pendukung serta tanda dimulainya operasi, Polres Solok melaksanakan apel gelar pasukan pada Senin pagi (2/2) di Lapangan Mapolres Solok. Apel dipimpin oleh Kabag Ren Polres Solok AKP Nafris, SH, mewakili Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.IK.
Dalam amanatnya, AKP Nafris menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Singgalang 2026 akan mengedepankan kegiatan edukatif, upaya preventif dan preemtif, serta penegakan hukum yang humanis. Pendekatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya tertib berlalu lintas tanpa menimbulkan keresahan.Sementara itu, Kasat Lantas Polres Solok IPTU Rido, SH, MH menjelaskan bahwa operasi ini memiliki sejumlah sasaran prioritas pelanggaran, di antaranya pengendara yang berkendara di bawah pengaruh alkohol, pengemudi kendaraan roda empat yang tidak menggunakan safety belt, serta pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.Selain itu, petugas juga akan menindak pelanggaran berupa pengendara di bawah umur, melawan arus lalu lintas, menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta pelanggaran over dimension dan over load (ODOL) yang kerap menjadi salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas.
IPTU Rido menegaskan bahwa selama operasi berlangsung, personel gabungan akan disebar di sejumlah titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Solok. Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dan mematuhi aturan demi keselamatan bersama.“Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Kepatuhan terhadap aturan akan melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya, ” pungkasnya.


Post a Comment