March 2026

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Padang, netralpost --- Dalam rangka meningkatkan kesiapan sumber daya manusia serta mendukung keselamatan operasional selama masa Angkutan Lebaran Tahun 2026/1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan Kesehatan Manajemen Kelelahan dan Refreshing serta Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K), Rabu (11/3).

Kegiatan ini diikuti oleh para pekerja di lingkungan Divre II Sumbar yang terlibat langsung dalam operasional perkeretaapian, dengan tujuan meningkatkan pemahaman terkait pengelolaan kelelahan kerja serta kemampuan dasar dalam melakukan penanganan awal pada kondisi darurat.

Assistant Manager Kesehatan Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kesiapan fisik dan mental pekerja menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keselamatan perjalanan kereta api, terlebih pada periode Angkutan Lebaran yang identik dengan peningkatan mobilitas masyarakat.

Materi mengenai manajemen kelelahan disampaikan oleh Dokter Fungsional 3 Divre II Sumbar yang menjelaskan pentingnya pengelolaan waktu istirahat, menjaga kebugaran tubuh, serta melakukan refreshing guna menjaga stamina, konsentrasi, dan fokus pekerja selama menjalankan tugas.

Sementara itu, pelatihan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) disampaikan oleh Dokter Umum Klinik Mediska Padang. Dalam sesi tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penanganan awal apabila terjadi kecelakaan atau kondisi darurat di lingkungan kerja.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga dilengkapi dengan sesi praktik langsung teknik dasar pertolongan pertama yang dipandu oleh narasumber. Melalui praktik tersebut, peserta diberikan kesempatan untuk mempraktikkan teknik penanganan awal sehingga diharapkan mampu meningkatkan keterampilan serta kesiapsiagaan pekerja dalam menghadapi situasi darurat.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan seluruh aspek operasional kereta api berjalan dengan selamat, aman, dan andal selama masa Angkutan Lebaran.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan para pekerja memiliki kondisi fisik dan mental yang prima serta dibekali dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan keadaan darurat. Hal ini penting untuk mendukung keselamatan perjalanan kereta api serta memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan selama masa Angkutan Lebaran,” ujar Reza.

KAI Divre II Sumbar berharap melalui kegiatan ini para pekerja semakin siap dalam menghadapi peningkatan aktivitas operasional pada masa Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H, sehingga operasional kereta api dapat berjalan dengan selamat, aman, dan lancar.


 

‎PADANG — Menjelang tradisi mudik Lebaran, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang akan meninggalkan rumah dalam waktu lama. Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, mengingatkan pelanggan untuk memastikan seluruh instalasi air dalam kondisi aman demi menghindari lonjakan tagihan.
‎Pentingnya Pengecekan Instalasi
‎Hendra menekankan bahwa kelalaian kecil, seperti keran yang tidak tertutup rapat atau kebocoran halus pada pipa, dapat menyebabkan pemborosan air dalam jumlah besar. Karena meteran air tetap berputar selama air mengalir, pelanggan sering kali terkejut dengan tagihan yang membengkak saat kembali dari kampung halaman.
‎"Kami mengimbau pelanggan memastikan seluruh keran tertutup baik. Ini penting untuk mencegah pemborosan dan memastikan tagihan tetap terkontrol," ujar Hendra pada Rabu (11/3/2026).
‎Panduan Persiapan Sebelum Mudik
‎Agar momen mudik tetap nyaman tanpa kekhawatiran, Perumda AM Padang menyarankan langkah-langkah berikut:
‎Tutup Rapat Seluruh Keran: Periksa area dapur, kamar mandi, hingga keran halaman.
‎Cek Kebocoran Pipa: Pastikan tidak ada rembesan pada instalasi pipa di dalam rumah.
‎Matikan Pompa Air: Nonaktifkan pompa atau sistem penampungan jika tidak diperlukan.
‎Titip Pengawasan: Informasikan kepada tetangga atau kerabat untuk memantau kondisi rumah secara berkala.
‎Komitmen Pelayanan
‎Selain memberikan imbauan, Perumda AM Kota Padang memastikan bahwa distribusi air bersih bagi warga yang tidak mudik akan tetap berjalan normal. Petugas lapangan disiagakan untuk menjaga stabilitas layanan selama periode Ramadan dan Idul Fitri.
‎Melalui langkah sederhana ini, masyarakat diharapkan dapat merayakan Lebaran dengan tenang sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketersediaan sumber daya air bersih di Kota Padang.



‎PADANG — Gema takbir yang kian dekat membawa serta nuansa kehangatan Lebaran bagi masyarakat Kota Padang. Di tengah hiruk-pikuk persiapan mudik dan silaturahmi, kenyamanan dalam memenuhi kewajiban domestik, seperti pembayaran rekening air, kini tak lagi menjadi beban pikiran. Perumda Air Minum (AM) Kota Padang hadir memastikan bahwa libur panjang Idul Fitri 1447 H tetap berjalan lancar dengan sistem layanan digital yang tangguh dan responsif.

‎Menyadari mobilitas masyarakat yang tinggi selama masa cuti bersama, Perumda AM Kota Padang memperkuat infrastruktur pembayaran online. Inisiatif ini merupakan wujud nyata transformasi digital perusahaan yang menempatkan kenyamanan pelanggan sebagai prioritas utama. Kini, pelanggan tidak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor pelayanan, karena akses pembayaran telah terintegrasi dalam satu genggaman.

‎Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, mengungkapkan bahwa momentum Lebaran seharusnya diisi dengan ketenangan tanpa rasa khawatir akan tunggakan layanan dasar.

‎"Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes air yang mengalir di rumah pelanggan dibarengi dengan kemudahan administratif. Selama libur Lebaran, seluruh kanal pembayaran digital kami tetap beroperasi penuh. Ini adalah komitmen kami untuk terus hadir melayani, kapan pun dan di mana pun pelanggan berada," ujar Adhie Zein dengan nada optimis.

‎Efisiensi di Balik Layar Digital

‎Melalui kolaborasi luas dengan berbagai mitra perbankan dan platform teknologi finansial, Perumda AM Kota Padang telah memangkas jarak dan waktu. Pelanggan dapat memanfaatkan fitur mobile banking, internet banking, hingga berbagai marketplace populer untuk menyelesaikan tagihan mereka.

‎Langkah ini bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah solusi cerdas bagi warga yang sedang menempuh perjalanan mudik atau tengah berkumpul bersama keluarga di kampung halaman. Transparansi dan kecepatan transaksi menjadi jaminan utama, sehingga potensi keterlambatan pembayaran dapat dieliminasi secara otomatis.

‎Inovasi untuk Kepuasan Publik

‎Lebih dari sekadar urusan transaksi, kemudahan ini mencerminkan visi Perumda AM Kota Padang untuk menjadi perusahaan daerah yang modern dan humanis. Adhie Zein menambahkan bahwa digitalisasi layanan ini bertujuan untuk menciptakan efisiensi yang berujung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.

‎“Teknologi adalah jembatan kami untuk lebih dekat dengan warga. Dengan memanfaatkan fasilitas pembayaran online, pelanggan tidak hanya menghemat waktu, tetapi juga membantu kami menjaga stabilitas operasional layanan di lapangan selama masa libur,” tambahnya.

‎Dengan kesiapan layanan digital ini, Perumda AM Kota Padang mengajak seluruh masyarakat untuk menyambut hari kemenangan dengan hati yang lapang. Mari jadikan momen Idul Fitri lebih bermakna dengan memastikan segala urusan administratif tuntas melalui cara yang praktis, cepat, dan aman.



‎PADANG – Bayang-bayang musim kemarau mulai menyentuh cakrawala Nusantara. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi transisi cuaca akan segera melanda sejumlah wilayah di Indonesia, membawa hawa panas yang lebih menyengat dan intensitas hujan yang kian menipis. Di tengah ancaman kekeringan yang mengintai, ketersediaan air bersih menjadi diskursus krusial yang harus disikapi dengan langkah nyata.
‎Menanggapi fenomena alam ini, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang bergerak cepat dengan mengeluarkan imbauan strategis kepada seluruh pelanggan dan lapisan masyarakat. Bukan sekadar rutinitas tahunan, imbauan ini merupakan alarm bagi semua pihak untuk mulai mempraktikkan gaya hidup hemat air sebelum krisis benar-benar mengetuk pintu rumah.
‎Menjaga Hulu, Menghemat di Hilir
‎Kondisi sungai-sungai yang menjadi sumber air baku utama di Kota Padang sangat bergantung pada fluktuasi curah hujan. Penurunan debit air di hulu saat kemarau merupakan tantangan teknis yang harus dihadapi dengan manajemen distribusi yang presisi. Namun, upaya teknis dari operator saja tidak cukup tanpa dibarengi dengan kesadaran kolektif di sisi konsumsi.
‎"Air adalah nadi kehidupan, dan di musim kemarau, setiap tetesnya menjadi kian berharga. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai mengubah pola pemakaian air—gunakan seperlunya dan hindari pemborosan untuk aktivitas yang bisa ditunda," ungkap Direktur Utama Perumda AM Kota Padang Hendra Pebrizal melalui Adhie Zein selaku Kasubag Humas dalam keterangan resminya.
‎Langkah Praktis Menghadapi Kekeringan
‎Sebagai langkah mitigasi, masyarakat disarankan untuk melakukan beberapa hal sederhana namun berdampak besar:
‎Menampung Air: Mulailah menyediakan cadangan air di bak penampungan atau tandon sebagai antisipasi jika terjadi penurunan tekanan distribusi secara mendadak.
‎Cek Kebocoran: Pastikan tidak ada kebocoran pada instalasi pipa di dalam rumah. Tetesan kecil yang terbuang percuma bisa mencapai puluhan liter dalam sehari.
‎Prioritas Pemakaian: Gunakan air secara bijak untuk kebutuhan primer seperti memasak dan mandi, serta membatasi penggunaan air untuk kegiatan sekunder seperti mencuci kendaraan atau menyiram halaman secara berlebihan.
‎Komitmen Pelayanan
‎Meski tantangan alam menghadang, Perumda AM Kota Padang berkomitmen untuk tetap menjaga stabilitas distribusi air bersih kepada pelanggan. Tim teknis disiagakan secara penuh untuk memantau titik-titik rawan kekeringan serta memastikan infrastruktur pengolahan tetap beroperasi optimal di tengah penurunan debit air baku.
‎Masyarakat juga diharapkan aktif melaporkan jika terjadi kendala distribusi di wilayah mereka melalui saluran pengaduan resmi atau Call Center yang telah disediakan. Kolaborasi antara kebijakan pemerintah, kesiagaan operator, dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama agar Kota Padang tetap tangguh melewati musim kemarau tahun ini.(*)


SAWAHLUNTO – Kelestarian alam Kota Sawahlunto, yang telah diakui dunia sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO, kini menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar. Pada Rabu (11/03), sebuah momentum besar penegakan hukum tercipta saat Kapolres Sawahlunto, AKBP Simon Yana Putra, S.I.K., M.H., memimpin langsung operasi pembersihan dan penutupan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Operasi ini bukan sekadar penertiban rutin, melainkan pernyataan sikap tegas dari seluruh elemen kota terhadap ancaman kerusakan lingkungan yang masif.

Sinergi Tanpa Celah: Polri, Pemerintah, dan Polda Sumbar

Kehadiran Tim Ditreskrimsus Polda Sumatera Barat di lapangan menunjukkan bahwa operasi ini dijalankan dengan standar profesionalisme tinggi dan pengawasan ketat. Langkah taktis ini didukung penuh oleh jajaran Forkopimda, termasuk Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, dan pimpinan DPRD Kota Sawahlunto yang hadir langsung di lokasi.

Dalam arahannya yang menggelegar saat apel persiapan, AKBP Simon Yana Putra menegaskan bahwa operasi ini adalah jawaban langsung atas keresahan masyarakat.

"Penutupan ini adalah langkah konkret kita melindungi aset alam Sawahlunto. Kita tidak akan membiarkan masa depan kota ini hancur oleh aktivitas ilegal yang hanya mementingkan segelintir pihak namun merusak ekosistem secara masif," tegas Kapolres.

"Perlawanan" dari Akar Rumput: Ninik Mamak dan Pemuda Bersatu

Salah satu poin paling krusial dalam operasi ini adalah munculnya dukungan sosial yang luar biasa. Tidak hanya aparat berseragam, para Tokoh Masyarakat, Ninik Mamak (Pemangku Adat), hingga Tokoh Pemuda turun langsung ke lokasi PETI.

Kehadiran para pemangku adat ini menjadi simbol runtuhnya legitimasi sosial bagi para penambang ilegal. Masyarakat Sawahlunto secara kolektif menyatakan "perang" terhadap praktik yang merusak tanah "Kota Kuali" tersebut.

Menanggapi penutupan ini, Wali Kota Riyanda Putra mengapresiasi kecepatan bertindak Polri. Ia memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam pasca-penutupan.

Solusi Ekonomi: Pemerintah Kota sedang merancang skema ekonomi alternatif bagi warga agar tidak lagi bergantung pada aktivitas tambang ilegal.

Rehabilitasi Lingkungan: Fokus pada pemulihan ekosistem sungai dan tanah yang sempat terpapar alat berat dan zat kimia berbahaya.

Efek Jera dan Visi Masa Depan

Operasi gabungan ini juga diisi dengan langkah edukatif mengenai bahaya penggunaan merkuri dan bahan kimia berbahaya lainnya yang dapat melumpuhkan produktivitas lahan di masa depan.

Dengan keberhasilan operasi ini, diharapkan tercipta deterrent effect (efek jera) yang kuat bagi siapa pun yang berniat merusak lingkungan Sawahlunto. Ini adalah pesan jelas bagi dunia: Sawahlunto berkomitmen penuh menjaga mandat UNESCO dan melindungi warisan leluhur untuk generasi mendatang.(*)

 


Sumatera Barat, netralpost – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di pagi hari, Polres 50 Kota melaksanakan kegiatan preventif pagi secara rutin dan berkesinambungan.

Pada Selasa pagi, 10 Maret 2026, aparat Kepolisian kembali turun lapangan untuk melakukan pengamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang mulai beraktivitas.

Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama seluruh personil Satlantas. Kehadiran mereka di pusat keramaian, jalan utama, maupun lokasi rawan lainnya bertujuan menciptakan suasana aman dan nyaman, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang dilakukan secara humanis dan bersahabat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat tidak sekadar menjalankan pengaturan lalu lintas, tetapi lebih dari itu, mereka hadir untuk memberi pelayanan terbaik dengan senyum tulus dan sikap ramah kepada masyarakat.

“Kami hadir di pagi hari ini untuk memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan tanpa rasa khawatir,” ujar Kasatlantas menegaskan.

Pendekatan humanis dan komunikasi yang hangat menjadi ciri utama dalam setiap pelayanan. Personil memberi arahan lalu lintas yang sopan, aktif berinteraksi serta memberikan himbauan tentang pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.

Mereka juga aktif mengingatkan pengendara akan pentingnya pengawasan kondisi kendaraan sebelum beraktifitas di jalan.

Kapolres menambahkan, “Kami tidak bangga hanya dalam melakukan penegakan hukum, tetapi lebih bangga ketika masyarakat merasa dilayani dengan hati dan penuh keikhlasan.

Kegiatan preventif pagi ini merupakan bagian dari upaya Polres 50 Kota dalam membangun sinergi yang solid dengan masyarakat, melalui pelayanan yang tulus dan bersahabat.

Ini sekaligus membangun fondasi kepercayaan bahwa polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga sebagai penjaga rasa aman serta pelindung di setiap langkah perjuangan warga dalam menjalankan hari-hari mereka.

Dengan semangat setulus hati dan profesionalisme tinggi, Polres 50 Kota berkomitmen melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan. Harapannya, masyarakat merasa dilindungi dan nyaman menjalankan aktifitasnya, karena keamanan dan kenyamanan adalah hak setiap warga negara yang harus selalu dijaga oleh aparat negara.

“Senyuman dan keramahan adalah landasan pelayanan kami. Karena kami percaya, bahwa rasa aman dan nyaman akan hadir ketika hati manusia saling mengasihi dan menghormati.”

 

Netralpost – Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat akan mendirikan lima pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto didampingi Kepala Bagian Ops Kompol Muzhendra mengatakan, lima pos tersebut akan disiapkan untuk mendukung pengamanan selama arus mudik dan perayaan Lebaran.

“Sesuai perencanaan lima pos akan kita dirikan dengan 130 orang personel,” kata Agung Tribawanto di Simpang Empat, Kamis.

Ia menjelaskan lima pos tersebut akan didirikan di sejumlah titik strategis, yakni Pasar Durian Kilangan Kinali, depan Bank Nagari Simpang Empat, Pantai Sasak, Pasar Ujung Gading dan RTH Air Bangis.

Menurutnya, pengamanan dalam Operasi Ketupat Singgalang direncanakan akan dimulai pada 13 hingga 25 Maret 2026.

“Direncanakan pengamanan dalam Operasi Ketupat Singgalang akan dimulai pada 13 sampai 25 Maret 2026,” sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan rapat koordinasi di Polda Sumatera Barat untuk membahas berbagai persiapan pengamanan menjelang Lebaran.

Dari lima pos tersebut, tiga di antaranya merupakan pos pelayanan yang berada di Kinali, Simpang Empat dan Ujung Gading. Sedangkan dua pos lainnya merupakan pos pengamanan yang berada di kawasan wisata Pantai Sasak dan RTH Air Bangis.

Di setiap pos nantinya akan bergabung personel dari berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Pemadam Kebakaran.

Polres Pasaman Barat menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut selama perayaan Lebaran. (*)

 

PADANG, NETRALPOST – Lapangan Apel Mapolda Sumatera Barat menjadi saksi sejarah dimulainya babak baru penguatan karakter generasi muda. Pada Selasa (10/3/2026), Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, secara resmi meluncurkan program kerja sama Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.

Program inovatif ini merupakan inisiasi langsung dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta sebagai bentuk implementasi Polri Peduli Pendidikan. Sebagai motor penggerak di lapangan, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., bertindak sebagai pelaksana utama yang menyusun skema pembinaan komprehensif bagi para siswa.

Komitmen Permanen dan Dukungan Pemerintah Kegiatan ini berpijak pada amanat UUD 1945 Pasal 31 mengenai hak pendidikan warga negara dan semangat Keppres 120 tahun 2025 yang di keluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto tentang Pendidikan Gratis Bagi Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrim yang di dalam nya memuat amanat menyediakan Sekolah Rakyat. Menanggapi inisiasi Polri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya.

Syaifullah bahkan meminta agar derajat kerja sama ini ditingkatkan menjadi program permanen.

"Kami sangat mendukung penuh langkah Polda Sumbar. Bahkan, kami berharap kerja sama ini ditingkatkan derajatnya menjadi permanen agar proses transformasi karakter anak-anak kita di Sekolah Rakyat memiliki keberlanjutan yang kuat," tegas Syaifullah.

Aksi Memukau dan Interaksi Humanis Kemeriahan apel memuncak saat para siswa menunjukkan hasil pembinaan di bawah asuhan Biro SDM Polda Sumbar. Muhammad Fauzan memimpin rekan-rekannya dari SRMA 4 Padang dalam peragaan PKS yang disiplin. Sementara itu, ketangkasan PBB ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta keterampilan kepanduan oleh Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.

Suasana semakin hangat saat sesi interaksi. Muhammad Asgar bertanya mengenai tips menjadi Leadership yang baik, yang dijawab langsung oleh Kapolda dengan menekankan pentingnya integritas. Tak ketinggalan, siswi-siswi seperti Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita menyampaikan aspirasi mereka untuk bergabung menjadi anggota Polwan.

Menanggapi pertanyaan dari perwakilan guru, Eno Aulia Fikri, S.Pd., mengenai keberlanjutan program, Kombes Pol Anissullah M. Ridha memastikan bahwa Biro SDM telah menyiapkan rangkaian kegiatan berkelanjutan, mulai dari pendampingan psikologis hingga pelatihan kemandirian.



‎PADANG – Komitmen Perumda Air Minum Kota Padang dalam menjaga konsistensi layanan kepada masyarakat terus dibuktikan. Menanggapi fluktuasi debit air pada sumber Intake Pegambiran, perusahaan plat merah ini secara resmi menerapkan sistem penggiliran distribusi air. Langkah strategis ini diambil guna memastikan seluruh pelanggan tetap mendapatkan akses air bersih secara adil dan merata.
‎Upaya Menjaga Stabilitas Distribusi
‎Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria, melalui Kasubag Humas Adhie Zein, menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan langkah teknis yang paling efektif untuk menjaga tekanan air di tengah kondisi debit sumber yang sedang menyesuaikan.
‎"Kami ingin memastikan bahwa tidak ada wilayah yang terabaikan. Penggiliran ini adalah bentuk manajemen distribusi agar pasokan air tetap menjangkau setiap rumah pelanggan yang terhubung dengan Intake Pegambiran," ujar Adhie Zein.
‎Jadwal Penggiliran Wilayah
‎Agar masyarakat dapat mengantisipasi kebutuhan harian, Perumda Air Minum Kota Padang telah menyusun jadwal distribusi yang terbagi menjadi tiga zona waktu:
‎Waktu DistribusiWilayah Layanan
‎08.00 – 14.00 WIBBerlian 8, Berlian 2 Atas, Berlian Raya (Blok M & R), Zamrud, dan Mutiara.
‎14.00 – 19.00 WIBBerlian 2 Bawah, Berlian Raya Blok L, Berlian 3, 4, 5, serta Mustika 8, 9, dan 13.
‎19.00 – 08.00 WIBKawasan Ampalu – By Pass.
‎Imbauan bagi Pelanggan
‎Mengingat kondisi debit air di intake sangat bergantung pada faktor alam, jadwal ini bersifat situasional. Pihak Perumda mengimbau kepada seluruh pelanggan di wilayah terdampak untuk:
‎Menampung air secukupnya saat distribusi mengalir.
‎Menyiapkan cadangan air untuk mendukung aktivitas rumah tangga selama masa penggiliran.
‎Memantau informasi resmi melalui kanal komunikasi Perumda jika terjadi perubahan jadwal mendadak.
‎“Kami terus melakukan pemantauan intensif di lapangan. Fokus utama kami adalah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal meskipun dalam kondisi penyesuaian debit air,” tutup Adhie.
‎Dengan langkah proaktif ini, Perumda Air Minum Kota Padang berharap masyarakat dapat terus mendukung upaya pemeliharaan layanan demi kenyamanan bersama.

 


PADANG, NETRALPOST — Warga Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, merasa senang. Kegembiraan itu terpancar setelah Jembatan Gantung Merah Putih diresmikan Presiden Prabbowo Subianto secara daring, Senin (9/3/2026) siang. 

Jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi masyarakat setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Kehadiran jembatan baru diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah. 

Bagi warga Kampung Guo, keberadaan jembatan ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari. 

Nirwana, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut. 

“Sekarang jembatannya sudah siap dikerjakan oleh TNI. Rasanya senang dan bahagia. Semua akses jadi lancar, anak-anak pergi sekolah lancar, ke masjid juga lancar, ke kedai juga mudah. Alhamdulillah, terima kasih sekali kepada TNI,” ujarnya. 

Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini sangat membantu para orang tua dalam mengantar anak-anak ke sekolah. 

"Bahagia sekali melihat anak-anak sekolah. Sekarang tidak repot lagi mengantar, karena sudah dekat,” tambahnya. 

Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan yang sebelumnya memiliki akses terbatas.

Berdasarkan laporan teknis pembangunan, disampaikan bahwa program pembangunan jembatan oleh TNI saat ini telah menjangkau 1.072 jembatan di berbagai wilayah, dengan 218 jembatan di antaranya telah selesai dibangun. Beberapa jenis jembatan yang dikerjakan antara lain Jembatan Bailey sebanyak 77 unit (59 selesai dan 8 masih dalam proses), Jembatan Perintis sebanyak 222 unit dari 269 yang direncanakan dengan 77 unit telah rampung, serta Jembatan Armco sebanyak 82 unit yang telah selesai dibangun. 

Peresmian jembatan ini juga dirangkai dengan video conference peluncuran program 200 Jembatan Garuda secara nasional. Turut pada peresmian jembatan di Kampung Guo yakni Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Arief Gajah Mada, beserta jajaran. Di kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jembatan oleh Pangdam. 

Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya melalui video conference menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia terhadap potensi bencana alam. 

“Kita sadar bahwa negara kita berada di Lingkaran Api atau Ring of Fire. Karena itu kita harus selalu siap menghadapi bencana alam,” kata Prabowo. 

Ia menilai penyelesaian 218 jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan prestasi besar hasil kerja keras berbagai pihak. 

“Peresmian 218 jembatan ini adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan seluruh prajurit TNI dan petugas di daerah untuk membantu masyarakat,” ujarnya. 

Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kehadiran negara hingga ke tingkat masyarakat paling kecil. 

“Pemerintah Republik Indonesia hadir hingga ke desa dan dusun. Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan,” tegasnya. 

Melalui program ini, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan ribuan jembatan di seluruh Indonesia guna memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat di berbagai daerah di Indonesia.

“Saat ini kami sudah mulai mengerjakan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia dan 218 di antaranya telah selesai,” ujarnya melalui video conference. 

Selain pembangunan jembatan, TNI juga melaksanakan pembangunan sarana pendukung bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Dudung melaporkan bahwa hingga saat ini telah dibangun 544 sumur bor dan 272 fasilitas MCK darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. 

“Air bersih akan kita buat secara permanen agar bisa digunakan berkelanjutan oleh masyarakat,” jelasnya. (Viqi / Charlie)



 Jakarta, netralpost -  PULANG Basamo 2026, resmi dilepas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Minggu (8/3/26) dari Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat. Sebanyak 100 bus diberangkatkan hari itu untuk mengantar pemudik dari Jakarta menuju "Ranah Minang".


Andre mengatakan Pulang Basamo tahun ini adalah edisi keempat sejak pertama digelar pada 2023 silam. Dia bersyukur program ini banyak membantu masyarakat yang hendak pulang kampung ke Sumbar.


"Alhamdulillah, ini bisa berjalan dengan baik dan membantu masyarakat Sumatera Barat yang ingin mudik pulang kampung," kata Andre dalam sambutannya.


Sebelum pelepasan resmi dilakukan sekitar pukul 10.38 WIB, Kapolda Sumbar bersama jajaran mendatangi langsung armada bus untuk memastikan kesiapan perjalanan para pemudik.


Didampingi Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr (A.P.) dan Dirlantas, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H, Kapolda juga menyapa para pengemudi bus dan memberikan pesan khusus agar keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama perjalanan jauh menuju Sumatera Barat.


“Pak sopir, tolong jaga keselamatan penumpang dan jangan mengejar waktu, kalau lelah segera istirahat karena keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.


Polda Sumbar turut mengawal perjalanan sekitar 12 ribu pemudik yang diberangkatkan dalam dua tahap yang menggunakan ratusan armada bus menuju kampung halaman di berbagai daerah Sumatera Barat.


Pada gelombang pertama ini diberangkatkan sebanyak 100 bus, sedangkan pada gelombang kedua direncanakan berangkat pada 15 Maret mendatang, beber Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar Sidiq menambahkan.


"Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik para perantau Minang, Ditlantas Polda Sumbar dipercaya untuk mengawal program Pulang Basamo Nasional 2026", tambah Reza.


Pemberangkatan Pulang Basamo tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan, yakni, gelombang peetama Minggu, 8 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Minggu, 15 Maret 2026.  


Bentuk pengawalan dari Ditlantas Polda Sumbar adalah:

Pengawalan Langsung: Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, melepas langsung rombongan di Kompleks DPR RI, Jakarta, dan memastikan personel mengawal bus dari titik keberangkatan hingga sampai di Sumatera Barat.

Pengecekan Kesehatan: Selain aspek lalu lintas, pihak kepolisian juga memastikan kesehatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.

Titik Cek: Petugas melakukan pemantauan di berbagai titik henti, seperti di Palembang, di wilayah Jambi (Muaro Bulian), dan terakhir di gerbang Sumatera Barat di Kabupaten Dharmasraya, hal ini untuk memastikan rombongan tetap dalam kondisi aman dan tertib.

Layanan Bantuan: Penumpang diimbau untuk segera melapor kepada petugas pengawal jika terjadi kendala atau gangguan selama di perjalanan. 


"Program ini merupakan hasil kolaborasi untuk memberikan fasilitas mudik yang gratis, aman, dan terkoordinasi bagi masyarakat. Dan, untuk informasi lebih lanjut, perantau dapat memantau akun resmi Instagram @pulangbasamonasional atau Ditlantas Polda Sumbar", pungkas Reza.


Sementara Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pemudik tiba di kampung halaman dalam kondisi sehat dan selamat.


“Kami ingin memastikan setiap pemudik sampai di depan pintu rumah mereka dengan sehat dan selamat sehingga keluarga yang menunggu di kampung halaman dapat merasakan kebahagiaan,” pungkasnya.(*)




‎PADANG — Di era di mana kecepatan informasi menjadi napas utama pelayanan publik, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus bergerak dinamis. Tidak sekadar mengalirkan air ke rumah-rumah warga, perusahaan plat merah ini kini tengah mempercepat arus informasi melalui transformasi digital yang semakin masif.
‎Langkah terbaru yang menjadi sorotan adalah ajakan bagi seluruh pelanggan untuk memperbarui aplikasi Kaba Aia ke versi terbaru. Pembaruan ini bukan sekadar rutinitas teknis, melainkan sebuah manifestasi dari komitmen Perumda AM Kota Padang untuk menghadirkan layanan yang lebih responsif, akurat, dan transparan.
‎Kenyamanan di Ujung Jari
‎Melalui aplikasi Kaba Aia versi teranyar, batasan ruang dan waktu antara penyedia layanan dan masyarakat kian terkikis. Pelanggan kini tak perlu lagi meluangkan waktu khusus untuk datang ke kantor pelayanan demi sekadar mengecek tagihan atau mencari informasi gangguan. Semuanya tersaji secara real-time di layar ponsel.
‎Kasubag Humas Perumda AM Kota Padang, Adhie Zein, menjelaskan bahwa pembaruan ini membawa stabilitas sistem yang lebih mumpuni dan fitur keamanan yang lebih terjamin.
‎"Melalui aplikasi Kaba Aia yang sudah diperbarui, pelanggan dapat dengan mudah memperoleh berbagai informasi layanan, mulai dari tagihan air, informasi gangguan distribusi, hingga pengumuman resmi perusahaan. Ini adalah jembatan komunikasi yang kami rancang agar lebih nyaman dan stabil bagi pengguna," ujar Adhie.
‎Visi Modernisasi Pelayanan
‎Senada dengan hal tersebut, Direktur Umum Perumda AM Kota Padang, Afrizal Kuniang, melalui Kasubag Humas menekankan bahwa digitalisasi adalah kunci untuk beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Versi terbaru Kaba Aia diharapkan menjadi kanal resmi yang paling efektif dalam meminimalisir sumbatan informasi.
‎Bagi manajemen, efektivitas komunikasi adalah fondasi kepercayaan pelanggan. Dengan fitur notifikasi yang lebih tajam, setiap informasi terkait distribusi air—termasuk jika terjadi kendala teknis di lapangan—dapat diterima oleh pelanggan dalam hitungan detik.
‎Ajakan Menuju Layanan Modern
‎Perumda AM Kota Padang kini mengajak seluruh warga kota untuk segera mengunduh atau memperbarui aplikasi Kaba Aia melalui Play Store maupun App Store. Langkah sederhana ini menjadi bagian penting dari ekosistem pelayanan publik yang lebih modern di Kota Padang.
‎Dengan optimalisasi layanan digital ini, Perumda AM Kota Padang membuktikan bahwa mereka tidak hanya fokus pada kualitas air yang mengalir, tetapi juga pada kualitas hubungan dan kemudahan yang dirasakan oleh setiap pelanggan. Sebuah langkah maju menuju pelayanan yang transparan, cepat, dan profesional.

PADANG, NETRALPOST - Meski sedang di bulan puasa, halaman Kantor Wali Kota di Aie Pacah, Padang terlihat ramai. Warga memilih ngabuburit di lokasi tersebut. 

Seperti Minggu sore (8/3/2026). Warga memilih berolahraga di arena Kantor Wali Kota. Ada yang joging bersama teman sejawat. Sebagian ada yang memilih duduk-duduk menunggu waktu berbuka. 

Pandangan berbeda terlihat di jalan dua jalur di belakang Kantor Wali Kota Padang. Sejumlah tempat sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Warnanya mencolok. 

Tong sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Tong sampah itu ada di enam titik di sepanjang trotoar. Warnanya hijau (sampah organik), kuning (sampah daur ulang), dan abu-abu (sampah residu ke TPST/TPA). 

"Tong sampah itu kita tempatkan untuk masyarakat yang berolahraga di lokasi itu," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang melalui Kepala Bidang Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, kepada Diskominfo, Senin (9/3/2026). 

Diakui Fuad, sebelum tempat sampah terpilah didirikan di lokasi itu, cukup banyak sampah berserakkan. Akibatnya, petugas kebersihan kewalahan membersihkannya. 

"Sejak ada tempat sampah terpilah itu, arena di belakang kantor menjadi lebih bersih," ujar Fuad. 

Fuad menyebut, pihaknya telah menempatkan tempat sampah terpilah di Kota Padang. Sejak tahun 2024 lalu hingga sekarang, tempat sampah itu berdiri di 93 titik. 

"Ke depannya kita harapkan warga dapat memilah sampah sesuai tong yang sudah kita sediakan," harap Fuad. 

Diketahui, tahun ini Kota Padang meraih sertifikat Adipura. Kota ini bertekad meraih piala Adipura di tahun depan. Butuh dukungan masyarakat dan seluruh pihak untuk meraih penghargaan prestisius tersebut. (Charlie)

 

Pasaman Barat|Program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Di Kabupaten Pasaman Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan gerakan tanam jagung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto.

Kegiatan yang berlangsung dalam rangka program Kuartal I Tahun 2026 tersebut mengusung tema “Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan”. Program ini merupakan bagian dari langkah nyata Polri untuk ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto terlihat turun langsung ke lapangan bersama unsur pemerintah daerah, kelompok tani, serta jajaran Polres Pasaman Barat. Dengan mengenakan caping petani, mereka bersama-sama melakukan penanaman jagung sebagai simbol sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang ketahanan pangan.

Menurutnya, program swasembada pangan merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata agar program tersebut dapat berjalan dengan baik di daerah.

Kapolres menegaskan bahwa keterlibatan Polres Pasaman Barat dalam program penanaman jagung ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung sektor pangan.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lahan pertanian, para personel kepolisian dapat merasakan secara langsung bagaimana perjuangan para petani dalam menghasilkan pangan bagi bangsa.

AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan tidak dapat dicapai tanpa kerja sama semua pihak.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Pasaman Barat juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah.

Kegiatan gerakan tanam jagung ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani. Mereka merasa bangga karena aparat kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan.

Para petani berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Pasaman Barat.

Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional yang digagas pemerintah, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat serta aktif berperan dalam berbagai sektor pembangunan.

Dengan adanya gerakan tanam jagung tersebut, diharapkan produksi pertanian di Kabupaten Pasaman Barat dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah.

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif bagi pembangunan daerah.


 

pasamanbarat, netralpost — Kepolisian Resor Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar upacara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres Pasaman Barat, yang dilaksanakan di halaman Mako Polres setempat, Sabtu (7/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik dan bertindak sebagai Komandan upacara Ipda Haris Tamin Gadro serta diikuti oleh seluruh PJU, para Kapolsek jajaran, para Perwira, personel Polres Pasaman Barat serta pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat mengatakan, pelantikan dan sertijab ini dilakukan berdasarkan surat telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor: ST/117/II/KEP/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Sumatera Barat.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi di lingkungan Polri khususnya di Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, selain pengembangan karir juga untuk kepentingan organisasi guna menjawab tantangan tugas ke depan yang dihadapi,” katanya.

Ditambahkan, pengangkatan pejabat baru bukan merupakan hadiah, tapi juga merupakan wujud kepercayaan pimpinan Polri yang harus diemban dengan penuh rasa tanggung jawab.

“Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, prestasi dan loyalitas selama bertugas di Polres Pasaman Barat serta selamat bertugas di tempat yang baru,” ucap Kapolres.

AKBP Agung meminta kepada para pejabat baru untuk segera melakukan inovasi serta terobosan yang kreatif dan positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447/H.

“Kepada pejabat yang baru, saya mengucapkan selamat datang di Polres Pasaman Barat, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan, jalin hubungan yang harmonis, damai, dan sejuk dengan instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, juga tokoh pemuda, dengan tujuan untuk meminimalisir permasalahan yang akan timbul di tengah masyarakat,” pintanya.

Adapun pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Polres Pasaman Barat yakni, Kompol Chairul Amri Nasution, S.Ik., M.H sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres diangkat dalam jabatan baru sebagai Analisis kebijakan Muda Polres Pasaman Barat dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimen.

Jabatan Wakapolres Pasaman Barat akan dijabat oleh Kompol Yulandi, S.H yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Tanah Datar, selanjutnya Kompol Muzhendra dilantik sebagai Kabag Perencanaan (Kabag Ren) Polres Pasaman Barat, yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Ikbal Harun yang saat ini sudah memasuki masa pensuin.

Jabatan Kabag Operasional (Kabag Ops) yang ditinggalkan Kompol Muzhendara akan dilanjutkan oleh Kompol Fahrel Haris yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Sumbar.

Kemudian, AKP Efriadi sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sungai Beremas diangkat dalam jabatan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Polres Pasaman Barat, Kapolsek Sungai Beremas akan dipimpin oleh AKP Elvis Susilo sebelumnya menjabat Kasubbagfaskon Bag Logistik Polres Pasaman Barat.

Selanjutnya, AKP Defrizal yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Hukum Polres 50 Kota akan menjabat sebagai Kabag Logistik Polres Pasaman Barat, sedangkan Kompol Handi Satria akan melanjutkan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kabag SDM Polres Padang Pariaman.

Kapolsek Gunung Tuleh sebelumnya dijabat oleh Iptu Joni Indra akan digantikan oleh Iptu Adean Putra jabatan Ps. Kanitriksa 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Sumbar, Iptu Joni Indra sekarang memiliki jabatan baru sebagai Ps. Kauryanma Subbagyanum SPN Polda Sumbar.

Upacara Sertijab ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan Pakta Integritas serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres Pasaman Barat beserta seluruh pejabat dan personel yang hadir pada acara yang penuh khidmat.

Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit pejabat lama dan pejabat baru dan dilanjutkan buka puasa bersama yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Pasaman Barat dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. (HumasResPasbar)


 

PADANG PARIAMAN – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Barat terus mematangkan persiapan struktural melalui pertemuan strategis yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur, Kampus 2 Bukik Kandih, Nagari Sei Sariak, Jumat (06/03).

Acara yang berlangsung khidmat ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum penting bagi organisasi pemuda di bawah naungan Nahdlatul Ulama tersebut untuk mengukuhkan barisan kepengurusan periode 2024-2028.

Acara Dimulai pukul 16.00 WIB, rangkaian acara disusun secara komprehensif untuk menyelaraskan urusan internal organisasi dengan kegiatan sosial kemasyarakatan:

Rapat Pengurus PW GP Ansor Sumbar: Pembahasan program kerja strategis dan penguatan koordinasi antar wilayah.

Pembentukan Panitia Pelantikan: Langkah teknis untuk mempersiapkan prosesi pengukuhan pengurus yang akan menjadi wajah baru Ansor di Sumatera Barat.

Buka Puasa Bersama (Bukber): Sebagai bentuk syukur di bulan Ramadhan, acara ditutup dengan santunan dan buka bersama anak yatim serta santri Ponpes Nurul Yaqin.

Ketua PW GP Ansor Sumatera Barat, Chaydirul Yahya, menegaskan bahwa pemilihan lokasi di pesantren memiliki makna filosofis tersendiri bagi kader Ansor.

"Ansor tidak bisa dipisahkan dari rahim pesantren. Kehadiran kita di sini adalah untuk menjemput berkah sekaligus memastikan bahwa roda organisasi terus bergerak selaras dengan bimbingan para ulama. Pelantikan nanti bukan sekadar seremoni, tapi titik awal pengabdian nyata bagi kader di seluruh Sumatera Barat," ujar Chaydirul.

"Kami mengundang seluruh sahabat pengurus untuk hadir dan memberikan kontribusi pemikiran. Sinergi antar kader sangat dibutuhkan agar proses pelantikan nanti berjalan lancar dan menjadi momentum kebangkitan pemuda NU di Ranah Minang," pungkasnya.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkokoh solidaritas kader dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah serta mempertegas peran Ansor sebagai garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa.


 


Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat menyampaikan rasa duka dan keprihatinan mendalam atas insiden kecelakaan yang terjadi di sekitar jalur rel di KM 15+400 petak jalan Stasiun Padang-Stasiun Tabing yang melibatkan KA B56A Lembah Anai relasi Padang-Kayu Tanam, Sabtu (7/3).

Berdasarkan keterangan masinis, sebelum kejadian KA B56A Lembah Anai relasi Padang-Kayu Tanam melihat beberapa OTK duduk di jalur rel. Masinis telah membunyikan semboyan 35 (klakson) berulang kali sebagai tanda peringatan. Namun, yang bersangkutan tidak segera menjauh dari jalur sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari, ketiga OTK tersebut menemper KA B56A Lembah Anai.

Sementara itu, dari keterangan saksi menyebutkan bahwa saat itu ada 3 unit sepeda motor yang berhenti di sekitar jalan raya dan rel kereta api. Masing-masing sepeda motor yang berboncengan duduk di rel, dan yang membawa motor tetap berada di motor menunggu teman yang lain selesai bermain futsal. Saat bersamaan, terdengarlah suara klakson KA B56A Lembah Anai dari arah Padang menuju Stasiun Tabing tetapi korban tidak bergeser dari rel dan terjadilah kecelakaan. 

Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa lokasi kejadian termasuk dalam Ruang Manfaat Jalur Kereta Api (Rumaja) dan Ruang Milik Jalur Kereta Api (Rumija). Area tersebut secara khusus diperuntukkan untuk operasional perkeretaapian dan tertutup untuk kepentingan umum, sehingga masyarakat tidak diperkenankan melakukan aktivitas apa pun di area tersebut.

Reza menambahkan bahwa perjalanan kereta api dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian. Pada Pasal 181 ayat (1) ditegaskan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api, menyeret atau memindahkan barang di atas rel, maupun menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan selain angkutan kereta api.

Dalam ketentuan tersebut, “setiap orang” sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 angka 18 mencakup perseorangan maupun korporasi. Artinya, larangan ini berlaku bagi siapa saja tanpa terkecuali.

Ruang manfaat jalur kereta api sebagaimana diatur dalam Pasal 37 meliputi jalan rel beserta bidang tanah di sisi kiri dan kanan rel, termasuk ruang di atas dan bawahnya yang digunakan untuk konstruksi dan fasilitas operasi. Pasal 38 menegaskan bahwa ruang tersebut hanya diperuntukkan bagi pengoperasian kereta api dan merupakan kawasan tertutup untuk umum. Jalan rel sendiri dapat berada di atas, di bawah, maupun sejajar dengan permukaan tanah.

Selain itu, tindakan menyeret atau mendorong barang tanpa roda melintasi jalur rel juga termasuk pelanggaran. Begitu pula penggunaan jalur rel untuk kegiatan lain yang tidak sesuai peruntukannya, seperti nongkrong, ngabuburit, bermain, berjualan, menggembala ternak, menjemur barang, membuang sampah, maupun aktivitas lain yang berpotensi mengganggu perjalanan kereta api.

Pengecualian terhadap ketentuan tersebut hanya berlaku bagi petugas perkeretaapian yang memiliki surat tugas resmi dari Penyelenggara Prasarana Perkeretaapian, termasuk kartu atau tanda pengenal yang sah. Dengan demikian, setiap pihak yang tidak memiliki kewenangan tetap terikat pada ketentuan Pasal 181.

“Setiap orang yang melanggar ketentuan tersebut dapat dikenakan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda maksimal Rp15.000.000,00,” tegas Reza.

PT KAI Divre II Sumbar kembali mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel demi keselamatan bersama. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan, termasuk dengan saling mengingatkan apabila melihat adanya aktivitas yang membahayakan di jalur kereta api.

Sebagai upaya pencegahan, KAI Divre II Sumbar terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah, aparat kewilayahan, serta komunitas pecinta kereta api (railfans) dalam melakukan sosialisasi keselamatan. Edukasi juga secara rutin diberikan kepada pelajar di sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur rel, termasuk imbauan untuk tidak merusak pagar pengaman jalur KA.

KAI menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung terciptanya perjalanan kereta api yang aman dan tertib. Apabila menemukan aktivitas mencurigakan atau berpotensi membahayakan di sekitar rel, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada petugas di stasiun terdekat atau melalui:

Contact Center 121 (021) 121

Email: cs@kai.id

Media sosial: @keretaapikita / @kai121_


Kabupaten Solok, netralpost – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Solok bekerja sama dengan PT AQUA Solok menggelar kegiatan Kajian Adem Ramadhan yang dirangkai dengan santunan kepada santri, anak yatim, serta garin dan marbot masjid di Kabupaten Solok.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh khidmat dan kebersamaan di Sambal Cobek Bakar A’cilie Hill Resto & Cafe, kawasan Kebun Teh Kayu Jao, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Jumat (6/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, PT AQUA Solok menyalurkan santunan kepada 180 orang penerima manfaat yang terdiri dari santri dari berbagai pondok pesantren, anak yatim serta garin dan marbot masjid yang ada di Kabupaten Solok.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison yang mewakili Bupati Solok sekaligus Ketua DMI Kabupaten Solok Jon Firman Pandu. Hadir pula Ajudan Bupati Solok Buya Asrial, Pimpinan Pabrik AQUA Solok Deden Somantri, serta sejumlah tokoh masyarakat dan pimpinan lembaga di Kabupaten Solok.

Selain itu hadir pula para pimpinan pondok pesantren di antaranya Tengku Yulidurrahman (Pimpinan Pondok Pesantren Jabal Rahmah sekaligus Rais Syuriah PCNU Kabupaten Solok), Ustadz Beni Asri (Pimpinan Pesantren Darul Tauhid Selayo), serta Buya Yusri (Pimpinan Pesantren Syekh Abdul Aziz Koto Hilalang).

Turut hadir Ketua KONI Kabupaten Solok Doni Zulkifli, Ketua HIPMI Kabupaten Solok Jerzi Pafiliusco, Wakil Ketua KADIN Kabupaten Solok Yusrial Dani, Wali Nagari Batang Barus Defni Kelana, Wali Nagari Aie Luo Erman Dt. Rajo Batuah, Pengurus Pondok Tahfidz Darul A’mal Rahman Yundi, serta Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Pimpinan Pabrik AQUA Solok Deden Somantri dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan sosial seperti ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan yang sejak awal telah ditanamkan oleh founder AQUA Tirto Utomo.

Ia menjelaskan bahwa AQUA tidak hanya berfokus pada pengembangan bisnis semata, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga kelestarian lingkungan serta membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.

“Pesan dari founder kami Bapak Tirto Utomo sangat jelas, bahwa AQUA tidak hanya hadir untuk mengembangkan bisnis, tetapi juga harus memberi manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu kami terus menjalankan berbagai program konservasi alam terutama di sekitar sumber air dan kawasan pabrik, sekaligus menjaga hubungan sosial serta merawat nilai-nilai tradisi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison yang hadir mewakili Bupati Solok menyampaikan apresiasi kepada PT AQUA yang telah menggandeng DMI Kabupaten Solok dalam kegiatan sosial dan keagamaan tersebut.

Menurutnya, kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi keagamaan seperti ini merupakan bentuk sinergi yang sangat baik dalam membangun kepedulian sosial serta memperkuat peran masjid di tengah masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok kami mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh AQUA bersama DMI Kabupaten Solok ini. Kepedulian terhadap para santri, anak yatim serta garin dan marbot masjid merupakan bentuk perhatian yang sangat baik dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Muhammad Zaki, Sekretaris DMI Kabupaten Solok sekaligus panitia pelaksana kegiatan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada PT AQUA atas kepeduliannya terhadap para santri serta masyarakat Kabupaten Solok.

Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan Kajian Adem Ramadhan tersebut pihaknya memang memberikan perhatian lebih kepada para santri karena mereka merupakan generasi penerus yang kelak akan menjaga dan memakmurkan masjid serta membimbing umat di masa depan.

“Kami ingin memastikan para santri ini terus kita sentuh, kita perhatikan dan kita semangati. Karena mereka inilah yang nantinya akan menjadi generasi penerus yang menjaga masjid dan membimbing umat,” ujarnya.

Kegiatan Kajian Adem Ramadhan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama, buka puasa bersama serta penyerahan santunan kepada para santri, anak yatim serta garin dan marbot masjid, yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan keberkahan Ramadhan.

 


‎PADANG – Kota Padang kembali mengukuhkan posisinya sebagai pusat ekonomi syariah di Indonesia. Dalam sebuah seremoni khidmat, Wali Kota Padang secara resmi menyerahkan Sertifikat Halal kepada Perumda Air Minum (AM) Kota Padang. Pencapaian ini menobatkan Perumda AM Kota Padang sebagai BUMD air minum pertama di luar Pulau Jawa—dan satu-satunya di Sumatera—yang berhasil meraih sertifikasi halal.
‎Jaminan ‘Halalan Thayyiban’ untuk Warga Kota
‎Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan bahwa air bukan sekadar kebutuhan fisik, melainkan pondasi kehidupan yang harus dijamin kesuciannya. Sertifikasi ini merupakan implementasi nyata dari UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.
‎"Sertifikat ini bukan sekadar label, melainkan standar kualitas tinggi. Melalui audit ketat LPPOM MUI dan BPJPH, kita memastikan proses produksi air bersih bebas dari kontaminasi najis dan zat berbahaya. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami memberikan rasa aman bagi warga Kota Padang yang religius," ujar Wali Kota.
‎Sementara itu Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa pencapaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari konsistensi perbaikan manajemen dan teknis selama beberapa tahun terakhir.
‎"Meraih sertifikasi halal untuk skala distribusi air kota adalah tantangan besar. Kami telah melalui proses audit yang sangat detail, mulai dari pemeriksaan sumber air baku, bahan kimia penjernih yang digunakan, hingga memastikan seluruh sistem perpipaan dan distribusi kita tidak terkontaminasi unsur non-halal," ungkap Hendra Pebrizal.
‎Beliau menambahkan bahwa keberhasilan ini melengkapi berbagai capaian yang telah diraih Perumda AM Padang sebelumnya dalam hal kesehatan dan manajemen:
‎Penerapan SJPH: Mengintegrasikan Sistem Jaminan Produk Halal (SJPH) dari hulu hingga ke keran pelanggan.
‎Standar Kualitas: Mempertahankan kualitas air yang memenuhi standar Permenkes, yang kini diperkuat dengan aspek keagamaan (halal).
‎Efisiensi Operasional: Digitalisasi sistem pemantauan tekanan air dan kebocoran untuk memastikan pelayanan tidak terganggu.
‎"Kita menjadi satu-satunya PDAM di Sumatera yang memiliki sertifikat halal. Ini adalah kado untuk warga Kota Padang dan komitmen kami mendukung visi kota sebagai pusat ekonomi syariah," tegas Hendra.
‎Katalisator UMKM Naik Kelas dan Wisata Halal
‎Langkah progresif ini tidak hanya berdampak pada konsumsi rumah tangga, tetapi juga menjadi angin segar bagi sektor ekonomi kerakyatan. Dengan air baku yang telah tersertifikasi halal, para pelaku UMKM Kuliner di Kota Padang kini memiliki kemudahan akses untuk mengurus sertifikasi produk mereka.
‎Pencapaian ini secara strategis mendukung:
‎Program Unggulan (Progul) Wali Kota: Mewujudkan "UMKM Naik Kelas".
‎Ekosistem Wisata Halal: Memperkuat daya saing Sumatera Barat di kancah nasional dan internasional.
‎Target Nasional: Mendukung target wajib halal Oktober 2026.
‎Inovasi Layanan: Call Center 1500030
‎Bersamaan dengan penyerahan sertifikat, Pemerintah Kota Padang juga meluncurkan Call Center Perumda AM Kota Padang di nomor 1500030. Layanan ini dirancang sebagai pusat kendali informasi dan pengaduan yang terintegrasi langsung dengan petugas lapangan.
‎Apresiasi dari BPJPH
‎Kepala BPJPH Wilayah Sumbar, Riau, Kepri, dan Jambi, Ikrar Abdi, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini. "ini menjadi satu-satunya PDAM di Sumatera yang memiliki sertifikat halal.  komitmen kami mendukung visi kota sebagai pusat ekonomi syariah," tegasnya.(*)

 


Solok, netralpost - Tim Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Solok berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu pada Kamis (05/03). 

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial MF (29) yang diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta dan berdomisili di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

Pengungkapan kasus tersebut dilakukan di sebuah rumah yang beralamat di Jorong Jambu, Nagari Saok Laweh, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok.

Kapolres Solok AKBP Agung Pranajaya, S.I.K melalui Kasatresnarkoba AKP Repaldi, S.H., M.M. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai sebuah rumah di Nagari Saok Laweh sebagai tempat penyimpanan narkotika.

“Berdasarkan informasi dari masyarakat, anggota Satresnarkoba Polres Solok langsung melakukan penyelidikan di sekitar lokasi. Setelah memastikan kebenaran informasi tersebut, tim kemudian melakukan penggerebekan terhadap rumah yang dicurigai,” ujar AKP Repaldi.

Saat penggerebekan berlangsung, petugas menemukan seorang pria yang kemudian diamankan oleh tim Satresnarkoba. Petugas selanjutnya melakukan penggeledahan dengan disaksikan oleh saksi dari masyarakat setempat.

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sejumlah paket diduga narkotika jenis sabu yang disimpan di beberapa tempat berbeda di sekitar rumah dan kandang bebek yang berada di lokasi tersebut.

Rinciannya, satu paket sabu ditemukan di dalam kotak rokok merek ESSE warna biru yang diletakkan di ventilasi rumah. Selanjutnya lima paket sabu ditemukan di dalam kotak plastik bening yang berada di bawah tangga pintu masuk kandang bebek.

Petugas juga menemukan tujuh paket sabu di dalam kotak plastik bening yang disembunyikan di atas tiang plafon kandang bebek, serta tujuh paket lainnya di tempat yang sama. Selain itu, polisi turut mengamankan satu unit handphone android merek Infinix warna silver yang ditemukan di atas meja ruang tamu.

Secara keseluruhan, petugas mengamankan 20 paket diduga narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik klip bening.

Selain itu, turut diamankan barang bukti lainnya berupa tiga kotak plastik bening, satu kotak rokok merek ESSE warna biru, serta satu unit handphone android.

Di hadapan saksi-saksi masyarakat, tersangka mengakui bahwa seluruh barang bukti yang ditemukan tersebut merupakan miliknya atau berada dalam penguasaannya. Ia juga mengakui tidak memiliki izin terkait kepemilikan narkotika tersebut.

AKP Repaldi menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperketat pengawasan dan meningkatkan operasi pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Solok.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Solok. Kepolisian akan terus melakukan penindakan tegas terhadap siapa pun yang terlibat,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkotika.

Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Solok guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.(*)



PADANG – Di tengah suasana malam yang tenang, Rabu (4/3/2026), tim teknis Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang terlihat tetap beraktivitas di kawasan Banda Bakali, Jati Parak Salai, Kelurahan Sawahan Timur. Di bawah sorot lampu penerangan, para pekerja tampak fokus melakukan perapian serta relokasi jaringan pipa distribusi air bersih.
‎Pekerjaan ini dilakukan sebagai upaya strategis perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pengawas teknis di lapangan menjelaskan bahwa perapian ini menyasar pipa distribusi yang terhubung ke Saluran Rumah (SR).
‎"Pekerjaan ini tidak hanya bertujuan menjaga kestabilan tekanan air dan mencegah kebocoran, tetapi juga merupakan bentuk komitmen kami dalam merapikan infrastruktur jaringan," ujar pengawas teknik tersebut di sela-sela pekerjaannya.
‎Salah satu fokus utama dalam pengerjaan kali ini adalah memindahkan posisi pipa yang sebelumnya berada di bawah fondasi bangunan rumah warga. Langkah ini diambil agar jaringan pipa tidak lagi mengganggu struktur bangunan dan memudahkan akses pemeliharaan di masa depan.
‎"Karena pipa sebelumnya berada di bawah fondasi rumah warga, kami relokasi ke area bahu jalan. Dengan posisi baru ini, pengerjaan di kemudian hari tidak akan lagi mengganggu kenyamanan warga," tambahnya.
‎Dalam menjalankan tugasnya, tim teknis Perumda AM Kota Padang sangat memperhatikan prosedur keselamatan. Penggalian dilakukan dengan cermat di luar badan jalan—sekitar setengah meter dari tepi perkerasan—dengan kedalaman yang telah disesuaikan agar tetap aman bagi pengguna jalan dan tidak merusak struktur infrastruktur di sekitarnya.
‎Pihak Perumda AM memastikan bahwa setelah proses relokasi ini selesai, aliran air ke rumah pelanggan akan kembali normal dan lebih stabil. Selain mencegah penurunan tekanan air, langkah ini diharapkan dapat meminimalisir risiko kerusakan pipa dan mempermudah tim lapangan dalam melakukan perawatan rutin tanpa harus mengganggu aktivitas masyarakat.

 

Padang, netralpost --- Dalam rangka memastikan keamanan dan keselamatan operasional perjalanan kereta api menjelang masa Angkutan Lebaran 2026, Direktur Keselamatan dan Keamanan PT Kereta Api Indonesia (Persero), Dadan Rudiansyah, melaksanakan kegiatan pengecekan lintas pada petak jalan Stasiun Padang hingga Stasiun Pulau Air, Rabu (4/3). Kegiatan tersebut turut didampingi oleh Kepala KAI Divre II Sumatera Barat, Muh Tri Setyawan, bersama jajaran manajemen.

Cek lintas ini merupakan bagian dari komitmen KAI dalam memastikan kesiapan infrastruktur perkeretaapian agar tetap andal dan aman, terutama dalam menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat selama periode Angkutan Lebaran. Melalui kegiatan ini, manajemen melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi jalur rel serta berbagai fasilitas pendukung keselamatan operasional di sepanjang lintasan.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Keselamatan dan Keamanan KAI bersama rombongan meninjau sejumlah titik strategis di sepanjang jalur, termasuk melakukan pemeriksaan pada Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 07. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat keselamatan, rambu-rambu, serta sistem pendukung operasional berfungsi dengan baik sesuai standar keselamatan yang berlaku.

Selain pengecekan terhadap infrastruktur, rombongan juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat yang berada di sekitar jalur rel. Pada kesempatan tersebut dilakukan sosialisasi secara langsung kepada warga agar tidak melakukan aktivitas di jalur kereta api karena dapat membahayakan keselamatan diri maupun perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumatera Barat, Reza Shahab menyampaikan bahwa kegiatan cek lintas yang dilakukan oleh jajaran Direksi merupakan langkah preventif perusahaan dalam memastikan seluruh aspek keselamatan tetap terjaga menjelang masa Angkutan Lebaran.

“Melalui kegiatan cek lintas ini, KAI ingin memastikan bahwa seluruh prasarana perkeretaapian dalam kondisi optimal sehingga operasional perjalanan kereta api dapat berjalan dengan aman dan lancar. Selain itu, kami juga terus mengingatkan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan dengan tidak beraktivitas di jalur rel kereta api,” ujar Reza.

Ia menambahkan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam memberikan layanan transportasi kepada masyarakat. Oleh karena itu, berbagai upaya terus dilakukan secara berkelanjutan, baik melalui pemeriksaan infrastruktur, peningkatan pengawasan operasional, maupun edukasi kepada masyarakat yang tinggal di sekitar jalur kereta api.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan perkeretaapian, serta tidak melakukan aktivitas di jalur rel maupun di area yang dapat mengganggu operasional kereta api,” tutup Reza.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan seluruh aspek keselamatan operasional dapat terjaga secara optimal sehingga perjalanan kereta api selama masa Angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan setia kereta api.


Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.