Solok, netralpost - Perbaikan besar-besaran pada ruas jalan nasional yang menghubungkan Lubuk Selasih, Kabupaten Solok, hingga Solok Selatan terus menunjukkan progres positif.
Jalur vital ini diproyeksikan rampung sepenuhnya pada 2027, sejalan dengan penyelesaian pembangunan Flyover Sitinjau Lawik Tahap I yang digarap dengan nilai investasi mencapai Rp2,79 triliun.
Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, menegaskan bahwa pembenahan infrastruktur jalan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah strategis untuk menggerakkan roda ekonomi dan membuka akses pariwisata yang lebih luas di wilayah Solok Raya.
“Ketika jalannya sudah layak, arus barang dan orang akan jauh lebih lancar. Dampaknya langsung terasa pada sektor ekonomi dan pariwisata, khususnya di Solok Selatan,” ujar Zigo, Senin (12/1/2026).
Ia mengungkapkan, khusus untuk wilayah Kabupaten Solok, pengerjaan jalan di ruas Air Dingin telah selesai dengan total anggaran mencapai Rp293 miliar. Dua jembatan penting, yakni Jembatan Air Dingin dan Jembatan Pisau Hilang, kini telah berfungsi dan dimanfaatkan oleh masyarakat.
Peningkatan kualitas jalan ini juga memangkas waktu tempuh dari Kota Padang menuju Solok Selatan. Jalur yang sebelumnya dikenal sempit dan rawan kerusakan kini mulai berubah menjadi lebih lebar dan aman dilalui berbagai jenis kendaraan.
“Masih ada sisa anggaran sebesar Rp223 miliar dari kontrak multiyears yang difokuskan untuk penyempurnaan jalan nasional dan ditargetkan rampung tahun ini,” jelas legislator Partai Golkar tersebut.
Menurut Zigo, keterbatasan akses selama ini menjadi salah satu faktor utama rendahnya kunjungan wisatawan ke Solok Selatan. Kondisi jalan yang belum memadai menyulitkan bus pariwisata maupun kendaraan besar untuk masuk ke daerah tersebut.
Oleh sebab itu, ia memastikan akan terus mengawal percepatan pembangunan jalan nasional Lubuk Selasih–Solok Selatan hingga benar-benar memenuhi standar kenyamanan dan keselamatan.


Post a Comment