Dipolomasi Tandang Ala Pemko Dengan Wakil Walikota Esenyurt Istambul Turki



Payakumbuh-netralpost

 Randang Payakumbuh akhirnya sampai ke tangan Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada yang diserahkan melalui Wakil Ketua Umum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Akmal Rusli di Turki, Rabu (2/6).


Awalnya, 'Randang Diplomasi' dari Kota Payakumbuh tersebut hendak diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, namun orang nomor dua di Kota Payakumbuh itu tidak bisa memenuhi undangan Pemerintahan Esenyurt Istanbul, Turki, karena izin perjalanan Erwin Yunaz yang belum dapat persetujuan.


Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada menyampaikan salam hormat dan hangat untuk Wakil Wali Kota Payakumbuh, Erwin Yunaz.


“Kami kirimkan (sampaikan) salam hangat dari Pemerintahan Eşenyurt Istanbul, Turki. Khusus atas keakraban kami dengan Erwin Yunaz Wakil Wali Kota Payakumbuh-Indonesia. Sekali lagi, kami kirimkan salam kasih sayang,” ujar Mr. Abdurrahman Ada.


Lebih lanjut Akmal Rusli menjelaskan ini adalah sebuah kunjungan bersejarah ‘Diplomasi Randang’ ala Pemerintah Kota Payakumbuh melalui sahabat saya Erwin Yunaz dari Ranah Minang.


Dalam kesempatan ini, mewakili Bapak Erwin Yunaz yang tidak bisa memenuhi undangan Pemerintahan Kota Esenyurt, karena izin perjalanan yang belum dapat persetujuan. Kami membicarakan potensi dua Kota dari dua Negara yang berbeda. 


"Dari diskusi ini tergambar betapa network yang dimiliki Pemerintah Kota Payakumbuh melalui sahabat saya Wakil Wali Kota Payakumbuh-Sumatera Barat, Bapak Erwin Yunaz ini, sangat bisa memberi manfaat besar kepada daerahnya Kota Payakumbuh bahkan Negara tercinta, Indonesia,"


Sementara itu, saat dikonfirmasi media, Wawako Erwin Yunaz mengatakan sebuah kehormatan Randang Payakumbuh bisa diterima dan disambut baik oleh Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki, Mr. Abdurrahman Ada. 


"Kami juga menyampaikan salam hangat dari Payakumbuh, Indonesia kepada Bapak Wakil Wali Kota Esenyurt Istanbul, Turki," kata Erwin Yunaz.


Diakui Wawako, karena kondisi daerah yang belum memungkinkan untuk dirinya berangkat ke luar negeri, yaitu Turki, sehingga belum diberikan izin oleh Kemendagri.


"Tapi kita berharap hubungan ini akan ditindaklanjuti dalam kerjasama saling meguntungkan antara dua kota. Nanti Insyaallah akan saling berbagi potensi kedua kota," pungkasnya. (Yon)







Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.