Petani Jeruk Menjerit,Melalui TSR VII Harapkan Peran Pemkab Carikan Solusinya,


50 Kota,netralpost--Petani Jeruk Jorong Pua Data Kenagarian Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh,Berharap keseriusan Pemerintah 50 ikut andil dalam menyikapi kenaikan Pupuk yang sampai saat ini mencapai 85 persen yang Tidak yang tidak terjangkau lagi oleh petani,karena tidak sesuai hasil yang dipetik dari jeruk atau bisa lagi menupi Pembelian Pupuk dari panen Jeruk


Hal tersebut Disampaikan Noval Ketua Bamus Koto Tinggi Kepada Tim Safari Ramadhan (TSR) 7 yang Dipimpin  Dandim 03/06  Kabupaten 50 Kota dalam hal ini diwakili Oleh Kapten Kusmianto Danramil Suliki di Mesjid Sholihin Jorong Pua Data Nagari Koto Tinggi Jum'at (8/4)


Melihat kondisi Saat ini harga Pupuk Melonjak Tinggi dan tidak memungkin kan untuk dipakai karena tidak sesuai dengan harga penjualan atau hasil panen ,maka melalui Noval berharap Pemerintah Mencarikan Solusinya,dan untuk mengatasi hal tersebut yang mana saat sekarang sudah banyak kebun Jeruk yang tidak terurus sama sekali.


Pemkab dalam hal ini siap memfasilitasi dan mengatasi semua permasalahan yang dihadapi petani dan menyampaikan hal ini kepada Bupati untuk mencari solusi dengan Dinas pertanian dan Holtikutura sebagai Leading sektor nya,kata,"Kusmianto  


Sementara itu satu-satu nya Anggota  Anggota DPRD 50 Kota dari Fraksi Gerindra Khairul Apit  yang Mendampingi TSR tim VII mengajak,Untuk para petani untuk Mandiri dan perlahan belajar mengurangi ketergantungan pada Pupuk Kimia,dan Gunakan Pupuk Organik sebagai Alternati dan juga berharap para petani jeruk jangan terus menjadi masyarakat yang konsutif, jadi petani progresif dan pro aktif dalam mengatasi permasalahan  Tanaman Jeruk," kata Kairul Apit (Yon)

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.