Berorientasi Kebutuhan Publik, Kepala BDK: Humas Perlu Dua Prinsip Ini


Padang - Kepala Balai Diklat Kota Padang Khairul Amani mengatakan dalam upaya meningkatkan penyebaran informasi  terkait Kementerian Agama, Humas merupakan corong berita yang berada dilingkungan Kemenag. Humas harus aktif memberikan segala informasi kepada masyarakat, terkait perkembangan terkini dan aktual. 

Pernyataan ini ditegaskannya, saat menutup Pelatihan Fotografi dan Videografi Kementerian Agama Provinsi Sumbar dan Jambi Kemenag Sumbar Tahun 2022 di gedung lantai II ruang A BDK Padang, Sabtu (28/05) siang.

Sebagai ASN Kemenag, humas memiliki tanggung-jawab secara moral untuk konsisten memenuhi kebutuhan masyarakat tentang informasi yang berkaitan dengan visi dan misi lembaga. 

Disepakati Khairul Amani, disamping menguasai bidang fotografi dan videografi,  humas harus gemar menulis dan menguasai UU IT dan UU tentang ASN.

"Kalau di BDK publikasinya melalui jurnal dan majalah dan website," sebut pria kelahiran Huraba Sumut ini dihadapan puluhan peserta.

Menurutnya melalui pelatihan fotografi dan videografi bagi praktisi Kehumasan tersebut maka akan terbangun kinerja yang lebih profesional. Sehingga, peran humas sebagai ujung tombak sekaligus juru bicara Kemenag tersampaikan dengan baik dan diterima.

Sebagai corong Kemenag, lanjut Khairul Amani humas juga berperan dalam membangun dan memberikan informasi sebaik-baiknya, secara internal dan eksternal. Sedikitnya ada dua prinsip yang digunakan dalam mengelola informasi. Pertama, perlu memastikan sekaligus mengupdate informasi dari sumber pertama.

"Makanya seorang humas harus pintar mengelola informasi jangan sampai keluar dari konteks. Jangan sampai informasi dari seorang humas, menjadi bola liar di tengah masyarakat." terang Khairul Amani.

Ditegaskan Khairul Amani, prinsip kedua adalah humas harus membangun strategi untuk menanamkan kepercayaan.

"Tidak hanya memperoleh citra positif tetapi mampu menggiring masyarakat untuk menangkal berita-berita hoax, yang beredar dari mulut ke mulut maupun sosial media,"pintanya.

Mengingat sekarang ini sudah zaman digital, maka salah satu cara humas membangun komunikasi dengan masyarakat, dengan memanfaatkan media sosial. Seperti aplikasi Whatshaap, Facebook, Tik tok, Instagram, we chat, dan platform lainnya.

"Banyak sekali media sosial yang bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan sebagai wadah informasi. Saya berharap PR akan lebih baik lagi kedepannya. Semoga akan ada lagi pelatihan pelatihan berikutnya, bukan saja fotografi dan videografi, namun juga kita akan hadirkan Pelatihan teknis editorial penulisan atau lainnya nanti," janjinya pada kegiatan yang sudah berlangsung selama sepekan ini. (vera)

 

Posting Komentar

[blogger]

Author Name

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.