Lima Puluh Kota,netralpost.net— Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lima Puluh Kota masa bakti 2023 – 2028, menunjukkan keseriusannya untuk membawa organisasi ke arah yang lebih baik.

Keseriusan tersebut dibuktikan dengan segera melalukan orientasi tentang Kepalangmerahan bagi seluruh Pengurus PMI Kabupaten Lima Puluh Kota. Orientasi dibuka oleh Ketua PMI Lima Puluh Kota, Nevi Zulvia Nasrun, S.Si., Apt., dengan Narasumber Hidayatul Irwan, S.Kom, MT, dan Nuzlan Huda (Jule) yang merupakan Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat, kegiatan ini dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada hari Rabu (16/08/23).

Dalam sambutannya Nevi Zulvia menyampaikan bahwa kiprah PMI dinantikan oleh Kabupaten Lima Puluh Kota, oleh masyarakat Lima Puluh Kota.

“Untuk itu kita tidak bisa bersantai-santai lagi, tugas sudah ada dipundak kita, bersama-sama dengan para relawan, kita luangkan waktu, energi, kompetensi kita, semangat kita, untuk kemajuan PMI Kabupaten Lima Puluh Kota.
Semoga keberadaan kita di dalam pengurus PMI Kabupaten Lima Puluh Kota dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjut Nevi Zulvia.

“Kekompakan dan senantiasa berpositif thinking diantara kita bersama, itu merupakan kekuatan kita untuk dapat memgambil langkah yang tepat kedepan, agar kita bisa menjalankan program-program yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat banyak” pungkasnya.

Hidayat yang menjadi narasumber saat ditemui menyampaikan “setelah orientasi ini, PMI Lima Puluh Kota diharapkan bisa berbuat dan melakukan pekerjaan sesuai dengan regulasi dan amanah negara yang diberikan oleh PMI, dengan orientasi ini hendaknya teman-teman pengurus sudah dapat membuat rencana kerja, serta tidak hanya membangun kerjasama dengan pemerintah daerah saja, akan tetapi juga dengan instansi lainnya seperti Baznas, Bank Nagari, dan yang lainnya.

Saat ditanya bahwa anggapan sebagian masyarakat tentang PMI adalah bertugas untuk donor darah saja, Hidayat menerangkan, tugas PMI bukan hanya terkait donor darah saja, tapi sebenarnya donor darah adalah bagian dari 8 (delapan) tugas-tugas pokok PMI.

“Untuk merubah anggapan masyarakat tadi, tentunya pertama pengurus PMI Kabupaten/ Kota membuat prioritas pekerjaan, pelayanan, kemudian menyiapkan perangkat-perangkat baik SDM nya, sarana dan prasarana untuk melaksanakan tugas-tugas yang lain, seperti membantu tugas pemerintah di bidang bencana, kesehatan, pelayanan sosial, kemudian juga pembinaan terhadap relawan, dan kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang bisa dilaksanakan sehari-hari,” sambungnya.

Berikut susunan Pengurus PMI Kabupaten Lima Puluh Kota masa bakti 2023 – 2028.(Yon)