December 2025

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Batam batanglembang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Netralpost --- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) bekerja sama dengan Badan Gizi Nasional (BGN) melaunching 69 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tim Koordinasi dan Akselerasi (TKA) PBNU sekaligus menyerahkan Paket Makan Bergizi (MBG) untuk 100 ribu santri. Kegiatan tersebut digelar di Pondok Pesantren Al-Hasani Sikebo, Limpung, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (30/12/2025).

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa program MBG tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi santri, tetapi juga memiliki dampak luas terhadap penguatan struktur ekonomi masyarakat. Menurutnya, program ini menjadi bagian dari upaya mendorong pemerataan kesempatan ekonomi.

“Arah dari semua ini, yang paling jelas bisa kita baca, adalah demokratisasi ekonomi: bahwa peluang ekonomi tidak lagi hanya disediakan sebagian besar untuk aktor-aktor besar yang selama ini telah menikmati keuntungan dari berbagai agenda ekonomi pemerintah, tetapi ke depan para pemain menengah ke bawah akan mendapatkan ruang yang jauh lebih luas,” ujar Gus Yahya.

Ia juga menekankan pentingnya seluruh jajaran pengurus NU untuk terus menjalankan khidmah kepada masyarakat, bangsa, dan negara melalui berbagai program kemaslahatan.

“Mudah-mudahan sungguh-sungguh bisa dirasakan dengan nyata di tengah-tengah masyarakat, bangsa, dan negara kita. Amin,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa pesantren dengan jumlah santri di atas 3.000 orang dan belum terlayani oleh SPPG di sekitarnya, dapat ditetapkan sebagai satu SPPG tersendiri.

“Memang portal sudah kami tutup, tapi pesantren masih banyak yang belum terlayani. Jadi pesantren-pesantren yang memiliki student body di atas 3.000 dan belum dilayani oleh SPPG sekitarnya, bisa menjadi satu SPPG,” jelasnya.

Di sisi lain, Koordinator Harian TKA PBNU Ulun Nuha menjelaskan bahwa sebelumnya telah beroperasi 78 SPPG di berbagai daerah. Dengan tambahan 69 SPPG yang dilaunching kali ini, jumlah layanan pemenuhan gizi di lingkungan NU meningkat secara signifikan.

Menurutnya, keberadaan SPPG di pesantren tidak hanya memperkuat layanan gizi bagi santri, tetapi juga meneguhkan kesiapan NU sebagai mitra strategis pemerintah dalam menjangkau basis penerima manfaat, khususnya di lingkungan pesantren dan komunitas Nahdliyin.




‎PADANG – Merayakan hari jadinya yang ke-51 pada 30 Desember 2025, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menegaskan posisinya sebagai institusi yang matang dan tahan banting. Mengangkat tema “Mengalirkan Harapan, Membangun Masa Depan”, momentum emas ini menjadi simbol transformasi layanan air bersih yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga misi kemanusiaan.
‎Sinergi dan Apresiasi di Hari Jadi
‎Peringatan HUT ke-51 dirayakan dengan khidmat melalui serangkaian aksi sosial, mulai dari donor darah hingga pemberian bantuan bagi pelaku UMKM dan penghargaan bagi pelanggan setia. Walikota Padang, Fadly Amran, hadir langsung sebagai Inspektur Upacara sekaligus mewakili Kuasa Pemilik Modal (KPM).
‎Dalam arahannya, Fadly Amran menekankan vitalitas peran Perumda AM dalam struktur kehidupan masyarakat.
‎“Air adalah kebutuhan mutlak masyarakat. Perumda AM Padang harus mampu menjamin ketersediaannya dalam kondisi apa pun,” tegas Fadly Amran.
‎Ujian Bencana dan Respon Cepat
‎Tahun ke-51 ini menjadi spesial karena dilalui di tengah pemulihan pasca-banjir bandang yang sempat melumpuhkan infrastruktur air kota. Walikota memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi tim di lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah memulihkan distribusi. Upaya ini pun mendapat dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui alokasi dana bantuan sebesar Rp500 miliar untuk penguatan infrastruktur.
‎Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjadi sosok kunci di balik normalisasi layanan yang tergolong cepat. Saat ini, pihaknya telah berhasil memulihkan 98 persen layanan distribusi air kepada pelanggan.
‎“Saat ini fokus utama kami adalah percepatan pemulihan layanan hingga 100 persen. Insya Allah, sesuai arahan Walikota, dalam satu bulan ke depan pelayanan akan pulih sepenuhnya,” ujar Hendra Pebrizal.
‎Beliau menambahkan bahwa tantangan teknis seperti tingkat kekeruhan air dan perbaikan intake darurat terus dikebut. Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi permanen dijadwalkan memulai proses tender pada Januari 2026 dengan target rampung di akhir 2027.
‎Visi Masa Depan: Menuju Perseroda
‎Di bawah kepemimpinan Hendra Pebrizal, Perumda AM Padang tidak hanya ingin sekadar pulih, tetapi juga naik kelas. Rencana besar transformasi kelembagaan dari Perumda menjadi Perseroda kini tengah dimatangkan. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menarik investasi dan profesionalisme manajemen.
‎“Transformasi ini penting agar Perumda AM Padang lebih fleksibel, profesional, dan siap bersaing, tanpa meninggalkan esensi pelayanan publik,” jelas Hendra.
‎Dukungan Mitra Strategis
‎Kemeriahan HUT ini juga diperkuat oleh dukungan mitra perbankan. Bank Mega memberikan apresiasi berupa tiket umrah gratis bagi pelanggan beruntung, sementara Bank Nagari menyalurkan 10 unit menara dan tangki air bersih untuk membantu wilayah yang masih terdampak gangguan distribusi.
‎Dengan usia yang lebih dari setengah abad, Perumda AM Kota Padang berkomitmen untuk terus menjadi "Role Model" bagi PDAM secara nasional—sebuah institusi yang tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga mengalirkan harapan bagi kesejahteraan warga Kota Padang.(SRP)



Solok, Netralpost --- Bupati Solok Apresiasi BAGANA (Banser Tanggap Bencana)  GP Ansor Banser Kabupaten Solok Bangun Hunian semetara (huntara) di Cacang Jorong  Subarang Nagari  Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih. 

Bupati Solok Jon Firman  Pandu memberikan Apresiasi kepada NU dan Ansor Kabupaten Solok yang telah turun langsung membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir dan longsor. 

"Atas nama pemerintah kabupaten Solok Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada  BAGANA GP Ansor Banser kabupaten Solok dan Lampung yang sudah membangunkan Huntara bagi masyarakat kita di Cacang karna rumah warga kita ini sudah hanyut, Mudah-mudahan Bermanfaat dan menjadi amal dan ibadah " ungkap Jon Firman Pandu. 

"Kepada PCNU Dan BAGANA Kabupaten Solok yang sudah bahu-membahu untuk membangun Huntara untuk masyarakat kita , mudah-mudahan ini dapat menjadi obat bagi masyarakat kita dan menjadi amal ibadah bagi PCNU Dan GP Ansor Banser kabupaten Solok " Lanjut Jon Firman pandu. 

Ketua PCNU Kabupaten Solok H. Afrizen Sekaligus Perwakilan PWNU Sumbar mengatakan bahwa, "Kami dari PCNU Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor Kabupaten Solok terutama Kasat Korwil Lampung yang telah bersedia membantu masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak musibah banjir dan longsor", Katanya.

Kemudian, Boni Kurniadi Wakil Ketua GP Ansor Banser yang di dampingi Langsung Satkorcab Banser Roni Bayu Nipa  selaku koordinator pembangunan Huntara menyampaikan. 

" Hari ini tanggal 29 Desember 2025 kita sudah memasuki tahap akhir Pembangunan Huntara di Cacang Jorong subarang Nagari paninggahan insyaallah dalam waktu dekat akan segera bisa di huni oleh penerima manfaat Huntara " ungkap boni 

Selain itu boni juga menyampaikan bahwasanya untuk Huntara tahap II ini di danai oleh Yogi Pratama, SE Ketua Fraksi DPRD Provinsi Sumatera Barat . 

Riki Rizo Namzah, S.Pd.I Ketua PC GP Ansor Banser Kabupaten Solok menyampaikan banyak terimakasih kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Yogi Pratama,SE uang sudah bersedia menyisihkan sedikit harta beliau untuk membangun Huntara bagi masyarakat Cacang Jorong subarang Nagari Paninggahan 

Riki menyampaikan bahwasanya pasca bencana ini kita harus bahu-membahu untuk kembali menormalisasikan dalam segala hal untuk masyarakat Cacang yang terdampak bencana , terutama psikologi masyarakat yang sangat terpukul oleh bencana 

" Tidak harus pikirkan bersama bagaimana kita bisa menghilangkan trauma yang sangat dalam bagi mereka ,kita harus fikirkan bagaimana di bulan Ramadhan nanti mereka bisa menjalankan ibadah ibadah dengan tenang ,aman dan nyaman bersama keluarga mereka nanti " ungkap Riki 

Penutup pembicaraan Riki mengajak seluruh pihak untuk membantu dan mendonasikan sedikit rezekinya untuk membangunkan  Huntara untuk masyarakat kabupaten Solok yang hancur dan hanyut oleh Akibat banjir bandang 1 bulan lalu .

 

Sumbar, netralpost— Polda Sumatera Barat mengoptimalkan dukungan udara Polri untuk mempercepat penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat. Salah satu langkah strategis dilakukan dengan pendistribusian bantuan kemanusiaan menggunakan helikopter ke daerah terdampak yang sulit dijangkau jalur darat.

Pada Senin (29/12/2025), Satgas Tanggap Bencana Polda Sumbar mengerahkan helikopter Polri jenis Dauphin AS365N3 menuju Posko Polri Palambayan, Kabupaten Agam. Kegiatan ini dipimpin Kaposko Satgas Tanggap Bencana Polda Sumbar Kombes Pol Nadi Chaidir, bersama Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol Lukman Malik.

Helikopter diberangkatkan dari Bandara Internasional Minangkabau dengan membawa 290 kilogram logistik bantuan, terdiri dari beras, mi instan, minyak goreng, sarden, dan air mineral untuk warga terdampak banjir di wilayah Palambayan.

Selain penyaluran bantuan, Polda Sumbar juga melakukan pemantauan udara di sejumlah titik rawan banjir dan longsor. Hasil pantauan menunjukkan masih adanya rumah warga serta infrastruktur jalan yang rusak di sepanjang aliran sungai akibat bencana.

Ia menambahkan, percepatan penanganan bencana ini juga diperkuat dengan sinergi lintas satuan dan dukungan BKO dari Polda lain. 

“Kami mengapresiasi bantuan BKO dari Polda Sulsel. Ini menunjukkan soliditas dan komitmen Polri dalam misi kemanusiaan untuk melindungi dan melayani masyarakat, ” tutupnya.

Polda Sumbar memastikan akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya yang ada guna mendukung percepatan penanganan bencana dan pemulihan kondisi masyarakat terdampak di Sumatera Barat.(***) 

 


Padang, netralpost - Pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 49 Batang Kabung yang sekolahnya disapu banjir bandang akhir bulan lalu menerim bantuan dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikdasmen Provinsi Sumatra Barat berupa uang tunai senilai Rp6.000.000 dan paket school kit kepada.

Bantuan ini bertujuan memastikan kebutuhan anak-anak untuk kembali bersekolah terpenuhi. Penyerahan bantuan dilakukan di Pustu Batang Kabung, Selasa (29/12/2025). Untuk bantuan school kit yang diserahkan mencakup pakaian sekolah dan tas sekolah. 

Para pelajar di SDN 49 Batang Kabung berjumlah sebanyak 80 siswa dari kelas 1 sampai 6. Sesuai jadwal mereka akan kembali masuk sekolah mulai 5 Januari 2026 nanti. Dan untuk sementara, ruangan di pustu Batang Kabung sebanyak 6 ruangan akan dipakai sebagai lokal belajar. Sementara untuk siswa kelas 1 akan belajar di TK Negeri V Batang Kabung. 

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut ikut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Padang, Nurfitri, yang menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pendidikan pascabencana. 

"Dengan bantuan ini, kami berharap anak-anak di Batang Kabung dapat melanjutkan pendidikan mereka tanpa hambatan, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan normal kembali mulai 5 Januari 2026," ujar Nurfitri.

Kepala Sekolah SDN 49 Batang Kabung menyampaikan harapannya agar bangunan sekolah yang baru segera dibangun. 

"Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Namun, untuk kenyamanan anak-anak dalam belajar, kami mengharapkan bangunan sekolah yang baru agar mereka dapat belajar dalam lingkungan yang lebih baik dan aman," harapnya. (***)

 


SUMBAR, NETRALPOST – Pasca bencana galodo yang melanda kawasan Lembah Anai pada akhir November 2025, dua jembatan kembar di ruas Jalan Nasional Batas Kota Padang Panjang - Sicincin, yaitu Jembatan Margayasa A dan Jembatan Margayasa B, menjadi fokus perhatian dan evaluasi intensif.

Sebagai bagian dari langkah mitigasi darurat dan penyusunan rencana rehabilitasi permanen, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Sumatera Barat telah melaksanakan survei mitigasi risiko komprehensif terhadap kedua struktur tersebut.

Survei ini mencakup inspeksi visual lapangan dan pemeriksaan teknis khusus, yang melibatkan beberapa metode pengujian non-destruktif:

  • Rebound Hammer Test, untuk memperkirakan nilai kuat tekan permukaan beton.
  • Ultrasonic Pulse Velocity (UPV), untuk menilai kondisi internal dan tingkat kerapatan beton.
  • Rebar Scanner, untuk mengidentifikasi posisi dan konfigurasi tulangan beton.
  • Chipping beton, sebagai metode verifikasi langsung posisi tulangan.

Inspeksi visual tambahan juga dilakukan untuk mengidentifikasi kerusakan yang terlihat pada elemen jembatan dan memastikan fungsi struktural serta non-struktural jembatan tetap beroperasi sesuai peruntukannya.


 

PADANG, NETRALPOST — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa tidak ada rencana pembongkaran jembatan kereta api (KA) di kawasan Lembah Anai. Pemprov Sumbar justru berkomitmen menjaga, melestarikan, dan mereaktivasi jalur tersebut sebagai bagian dari aset sejarah dan warisan budaya daerah.

Penegasan itu disampaikan Mahyeldi saat menerima audiensi komunitas heritage yang membahas pemeliharaan situs sejarah di Sumbar, di ruang rapat Istana Gubernur, Selasa (30/12/2025). Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar, Jefrinal Arifin.

“Dapat saya pastikan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tidak akan menyetujui pembongkaran jalur kereta api Lembah Anai. Fokus kita adalah reaktivasi dan pelestarian, bukan pembongkaran,” tegas Mahyeldi.

Mahyeldi mengaku heran dengan beredarnya isu pembongkaran jalur kereta api Lembah Anai yang berkembang di ruang publik tanpa sepengetahuan dirinya sebagai Gubernur.

“Saya cukup terkejut karena isu ini muncul tanpa sepengetahuan Gubernur. Padahal, kebijakan yang kita pegang jelas, yakni menjaga dan melestarikan aset bersejarah,” ujarnya.

Terkait surat dari Direktorat Jenderal Kementerian Perhubungan yang sempat beredar, Mahyeldi menilai terjadi kesalahan komunikasi karena surat tersebut ditanggapi tanpa koordinasi terlebih dahulu dengan Pemprov Sumbar.

“Menurut saya, ada kekeliruan dalam proses komunikasi. Surat tersebut dijawab tanpa koordinasi dengan kami di pemerintah daerah, padahal ini menyangkut aset strategis dan bersejarah,” katanya.

Mahyeldi menjelaskan, sebelumnya ia telah melakukan pertemuan dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon serta Menteri Perhubungan. Dalam pertemuan tersebut disepakati bahwa tidak ada pembongkaran jalur kereta api, melainkan dilakukan kajian komprehensif untuk memastikan kelestarian dan pemanfaatannya ke depan.

“Sebagai aset heritage, jalur kereta api ini memiliki nilai sejarah dan edukasi yang tinggi. Seharusnya kita rawat dan manfaatkan, bukan justru dibongkar,” ujarnya.

Ia juga menyinggung kebijakan masa lalu yang menonaktifkan jalur kereta api di Sumbar dan menilai hal tersebut sebagai kekeliruan yang tidak boleh terulang. Karena itu, reaktivasi jalur kereta api, termasuk pengembangan jalur yang menghubungkan pusat-pusat aktivitas masyarakat, telah masuk dalam agenda pemerintah daerah.

Menutup penjelasannya, Mahyeldi menyampaikan bahwa persoalan surat tersebut telah dikoreksi setelah dilakukan koordinasi langsung dengan Menteri Perhubungan dan Direktur Jenderal terkait.

“Saya berterima kasih kepada masyarakat dan komunitas heritage yang aktif mengawal isu ini serta menyampaikan informasi kepada kami. Dengan komunikasi yang baik, kesalahpahaman ini bisa segera diluruskan,” ucapnya.

Sementara itu, arsitek sekaligus pegiat pelestarian Padang Heritage, Yulsi Munir menyambut baik sikap tegas Gubernur Sumbar. Ia berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah konkret untuk menjaga jalur dan bagian rel kereta api yang dinilai mulai berkurang dari waktu ke waktu, serta melakukan kajian teknis terhadap perubahan struktur sejumlah jembatan di kawasan cagar budaya.

Hal senada disampaikan Nando, perwakilan komunitas pecinta kereta api. Ia menyebutkan bahwa masyarakat di sepanjang jalur kereta api memiliki kepedulian tinggi terhadap aset perkeretaapian meskipun belum aktif digunakan.

Menurutnya, minimnya penjagaan dan penindakan membuat aset jalur kereta api rawan rusak dan hilang, sementara aspirasi masyarakat dan komunitas pelestarian belum sepenuhnya tertangani secara optimal. (adpsb/cen/bud)



PADANG – Merayakan hari jadinya yang ke-51 pada 30 Desember 2025, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda AM) Kota Padang menegaskan posisinya sebagai institusi yang matang dan tahan banting. Mengangkat tema “Mengalirkan Harapan, Membangun Masa Depan”, momentum emas ini menjadi simbol transformasi layanan air bersih yang tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga misi kemanusiaan.
‎Sinergi dan Apresiasi di Hari Jadi
‎Peringatan HUT ke-51 dirayakan dengan khidmat melalui serangkaian aksi sosial, mulai dari donor darah hingga pemberian bantuan bagi pelaku UMKM dan penghargaan bagi pelanggan setia. Walikota Padang, Fadly Amran, hadir langsung sebagai Inspektur Upacara sekaligus mewakili Kuasa Pemilik Modal (KPM).
‎Dalam arahannya, Fadly Amran menekankan vitalitas peran Perumda AM dalam struktur kehidupan masyarakat.
‎“Air adalah kebutuhan mutlak masyarakat. Perumda AM Padang harus mampu menjamin ketersediaannya dalam kondisi apa pun,” tegas Fadly Amran.
‎Ujian Bencana dan Respon Cepat
‎Tahun ke-51 ini menjadi spesial karena dilalui di tengah pemulihan pasca-banjir bandang yang sempat melumpuhkan infrastruktur air kota. Walikota memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi tim di lapangan yang bekerja tanpa kenal lelah memulihkan distribusi. Upaya ini pun mendapat dukungan konkret dari pemerintah pusat melalui alokasi dana bantuan sebesar Rp500 miliar untuk penguatan infrastruktur.
‎Direktur Utama Perumda AM Padang, Hendra Pebrizal, menjadi sosok kunci di balik normalisasi layanan yang tergolong cepat. Saat ini, pihaknya telah berhasil memulihkan 98 persen layanan distribusi air kepada pelanggan.
‎“Saat ini fokus utama kami adalah percepatan pemulihan layanan hingga 100 persen. Insya Allah, sesuai arahan Walikota, dalam satu bulan ke depan pelayanan akan pulih sepenuhnya,” ujar Hendra Pebrizal.
‎Beliau menambahkan bahwa tantangan teknis seperti tingkat kekeruhan air dan perbaikan intake darurat terus dikebut. Proyek rehabilitasi dan rekonstruksi permanen dijadwalkan memulai proses tender pada Januari 2026 dengan target rampung di akhir 2027.
‎Visi Masa Depan: Menuju Perseroda
‎Di bawah kepemimpinan Hendra Pebrizal, Perumda AM Padang tidak hanya ingin sekadar pulih, tetapi juga naik kelas. Rencana besar transformasi kelembagaan dari Perumda menjadi Perseroda kini tengah dimatangkan. Langkah strategis ini diambil untuk meningkatkan fleksibilitas perusahaan dalam menarik investasi dan profesionalisme manajemen.
‎“Transformasi ini penting agar Perumda AM Padang lebih fleksibel, profesional, dan siap bersaing, tanpa meninggalkan esensi pelayanan publik,” jelas Hendra.
‎Dukungan Mitra Strategis
‎Kemeriahan HUT ini juga diperkuat oleh dukungan mitra perbankan. Bank Mega memberikan apresiasi berupa tiket umrah gratis bagi pelanggan beruntung, sementara Bank Nagari menyalurkan 10 unit menara dan tangki air bersih untuk membantu wilayah yang masih terdampak gangguan distribusi.
‎Dengan usia yang lebih dari setengah abad, Perumda AM Kota Padang berkomitmen untuk terus menjadi "Role Model" bagi PDAM secara nasional—sebuah institusi yang tidak hanya mengalirkan air, tetapi juga mengalirkan harapan bagi kesejahteraan warga Kota Padang.(SRP)

 

SUMBAR, NETRALPOST – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar telah melakukan pemeriksaan struktur jembatan kembar Padang Panjang pasca dihantam galodo.

BPJN telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap Jembatan Margayasa A dan B.

“Hasilnya, struktur jembatan dinyatakan masih berfungsi dengan baik,” jelas BPJN lewat laman medsosnya, dikutip Senin 29 Desember 2025.

BPJN mengatakan kerusakan yang ditemukan bersifat non struktural dan akan ditangani lebih lanjut.

Pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur jembatan ini dilakukan lewat metode visual dan metode UPV untuk mendeteksi keretakan dan memperkirakan kaausan beton.

“Tidak ditemukan kerusakan yang mengganggu fungsi jembatan,” sambung BPJN.

Sementara kerusakan non struktural yang ditemukan itu berupa erosi tanah di sekitar jembatan dan rusaknya dinding penahan tanah di jalan pendekat.

BPJN menyebutkan material banjir hampir mengenai girder jembatan.

Perlu diketahui, Jembatan Margayasa A dibangun pada 1958. Sementara Jembatan B yang merupakan duplikasi dibangun pada 1999 silam.

Kedua jembatan ini dihantam banjir bandang pada akhir November lalu. Puluhan warga yang berada di lokasi saat kejadian, tewas usai disapu banjir bandang atau galodo.


 

PADANG, NETRALPOST --- BWS Sumatera V Padang turut hadir mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, dalam rangkaian kegiatan reses di Kota Padang. Kegiatan diawali dengan diskusi strategis di kantor BPBPK membahas langkah pemulihan (recovery) dan mitigasi jangka panjang sistem penyediaan air bersih pascabencana.

Agenda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Intake Air Baku Palukahan. Dalam kunjungan ini, PPK Air Tanah dan Air Baku BWS Sumatera V Padang bersama Zigo Rolanda, Kepala BPBPK, Anggota DPRD Kota Padang, serta Direktur PDAM Kota Padang meninjau langsung progres perbaikan fisik di lokasi.

Saat ini, fokus utama penanganan darurat adalah pemulihan pipa transmisi yang terputus. Langkah taktis telah diambil melalui penggantian dan penyambungan menggunakan pipa HDPE DN 250 untuk memastikan distribusi air baku kembali normal sesegera mungkin.

BWS Sumatera V Padang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder guna mempercepat pemulihan infrastruktur SDA demi menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.



 

PESISIR SELATAN, NETRALPOST --- Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Pesisir Selatan lagi-lagi kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di empat Nagari di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Minggu (29/12/2025).

Penyaluran bantuan merupakan bantuan donasi  dari pengurus PC IPNU & IPPNU serta kader-kader pelajar NU. Bantuan yg disalurkan terdiri dari paket sembako,pakaian layak pakai dan logistik bayi.

Ketua PC IPNU Pesisir Selatan Muhammad Fauzan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk solidaritas dan sikap kemanusiaan untuk membantu meringankan masyarakat yg tertimpa musibah banjir dan longsor.

Kemudian trauma hiling juga dilakukan kepada anak-anak dan ibu-ibu oleh IPNU IPPNU berupa bermain bersama anak- anak dan bercerita dengan ibu-ibu yg terkena bencana.

Kehadiran IPNU dan IPPNU disamput hangat oleh mayarakat, dan mendapatkan apresiasi dari tokoh masyarakat pesisir selatan atas bantuan kemanusiaan korban bencana di pesisir selatan.

Semoga bantuan ini bisa terus berlanjut untuk memulihkan atau membantu masyarakat pasca bencana.

 

SUMBAR, NETRALPOST–Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Pa­dang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui peninjauan langsung lo­kasi rencana pembangu­nan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana, Sabtu (27/12), di kawasan depan Rusunawa Pa­dang Panjang.

Peninjauan tersebut dilakukan direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Boby Ali Azhari, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, didampingi Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis. Turut hadir Wakil Wali Kota Pa­dang Panjang Allex Saputra, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dan Kepala Kejaksaan Ne­geri, Adhi Setyo Prabowo.

Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun se­jum­lah unit huntap bagi warga yang rumahnya rusak berat hingga hanyut akibat bencana. Pembangunan huntap ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar ma­syarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat ting­gal yang layak, aman, dan nyaman.

Wagub Vasko menegaskan, pembangunan huntap merupakan prioritas utama pemerintah agar warga terdampak tidak berlarut-larut hidup dalam ketidakpastian.

“Intinya kita memastikan warga yang terdampak, terutama yang rumahnya ha­nyut, bisa segera dibangunkan hun­tap. Kita tidak ingin mereka menunggu terlalu lama untuk kembali memiliki ru­mah yang layak dan aman,” ujarnya.

Sementara itu, Wako Hen­dri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian PU dan Pemprov terhadap percepatan pembangunan huntap di Pa­dang Panjang.

“Sesuai rencana, peletakan batu pertama pembangunan huntap ini akan dihadiri langsung oleh Menteri PU, dan pembangunan direncanakan mulai pada 29 De­sember mendatang,” ungkapnya.

Hendri berharap pembangunan huntap dapat berjalan lancar sesuai target, sehingga warga terdampak segera menempati rumah baru yang lebih layak, aman, dan nyaman. Pemerintah Kota, lanjutnya, siap mendukung penuh seluruh taha­pan pembangunan hingga se­lesai.

Menurutnya, peninjauan ini sekaligus menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Pusat dan Pemprov dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Padang Panjang.

“Kehadiran Pemerintah Pusat dan Provinsi menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran, demi mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi yang lebih baik,” tutup Hendri. (*)

 

NETRALPOST --- Jorong Limau Puruik di Kenagarian Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dikenal sebagai wilayah yang hidup dari sektor pertanian. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dengan komoditas utama sayur-sayuran, terutama bawang merah. Tanaman ini telah lama menjadi pilihan utama karena dianggap paling menjanjikan secara ekonomi, mudah dibudidayakan, dan sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Aktivitas bertani bawang merah seolah menjadi identitas utama masyarakat Jorong Limau Puruik.

Namun, di balik dominasi bawang merah tersebut, tersimpan potensi lain yang selama ini kurang mendapat perhatian, yakni kopi Arabika. Kopi dengan jenis premium yang kualitas dan harganya lebih tinggi daripada jenis kopi lainnya. Tanaman kopi sebenarnya bukan hal asing di Jorong Limau Puruik, ia tumbuh di sekitar kebun, ladang, bahkan dekat permukiman warga. Sayangnya, kopi ini tidak pernah benar-benar diurus. Ia dibiarkan tumbuh liar, berbuah tanpa perawatan, lalu gugur dan membusuk di tanah tanpa pernah diolah.

Kondisi ini memperlihatkan sebuah ironi. Di satu sisi, masyarakat bekerja keras mengelola lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di sisi lain, potensi bernilai tinggi justu terabaikan karena tidak dikenali sebagai peluang. Kopi hanya dipandang sebagai tanaman biasa, bukan sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi dan prospek jangka panjang.

Secara alamiah, Jorong Limau Puruik sebenarnya sangat cocok untuk pengembangan kopi Arabika. Wilayah ini berada di dataran tinggi dengan suhu sejuk, curah hujan yang cukup , serta tanah yang subur, dan ini merupakan kondisi ideal bagi pertumbuhan kopi Arabika berkualitas. Fakta bahwa kopi dapat tumbuh dengan baik meski tanpa perawatan intensif menjadi bukti kuat bahwa alam telah menyediakan modal dasar yang besar.

Kurangnya pengetahuan dan informasi menjadi faktor utama mengapa kopi Arabika belum dilirik masyarakat. Sebagian besar petani tidak memahami teknik budidaya kopi, proses pascapanen, maupun potensi pasar yang dimiliki. Akibatnya, kopi tidak pernah masuk dalam perencanaan usaha tani, melainkan sekedar menjadi tanaman liar yang kehadirannya dianggap tidak penting, meskipun kebanyakan masyarakat menjadikan minuman kopi yang sangat dinikmati, terutama di pagi hari.

Selain aspek ekonomi, keberadaan kopi Arabika juga menyimpan potensi sosial yang besar. Pengelolaan kopi dapat mendorong kerja sama antarwarga, membuka ruang belajar bersama, serta melibatkan generasi muda dalam kegiatan produktif di kampung. Anak-anak muda yang memiliki akses pendidikan dan teknologi dapat berperan dalam pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran kopi.

Dengan demikian, kopi tidak hanya menjadi tanaman tetapi juga sarana memperkuat keterlibatan masyarakat lintas generasi. 

Tentu, upaya mengoptimalkan potensi kopi Arabika tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kesadaran kolektif, pendampingan dan dukungan berkelanjutkan agar masyarakat mampu melihat dan mengelola potensi yang ada di sekitar mereka. Tanpa itu, kopi akan terus tumbuh liar dan berakhir sia-sia, meskipun alam sudah menyediakan segala syarat pendukungnya. 

Pada akhirnya, Jorong Limau Puruik bukanlah kampung yang kekurangan potensi, melainkan kampung yang masih menyimpan banyak peluang tersembunyi. Di antara hamparan bawang merah yang menjadi tumpuan hidup masyarakat, kopi Arabika tumbuh diam-diam, menunggu untuk disadari, dirawat, dan diberi nilai. Jika potensi ini mulai dilihat dan diolah, bukan tidak mungkin kopi Arabika akan menjadi bagian dari cerita dan harapan baru tentang masa depan Jorong Limau Puruik.

Penulis: Nurmala Sari, M.Sos

 


SOLOK,NETRALPOST --- Boni Kurniadi wakil ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok merupakan sosok penting dalam pelaksanaannya huntara (hunian sementara) di Jorong Cacang Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok. 

Beli Boni Kurniadi observasi lapangan di lokasi banjir dan longsor PC GP Ansor dan kasat Korwil Lampung tidak menemui kendala yang berarti di lapangan. 

Juga merupakan putra daerah yang ikhlas dan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah bencana banjir dan longsor Yang Terjadi. 

Selain itu masyarakat setempat beserta tokoh masyarakat kecamatan Junjung sirih juga mengapresiasi program yang dibawa oleh Boni Kurniadi bersama PC GP Ansor Kabupaten Solok yaitu huntara. 

Dari observasi hingga eksekusi di lapangan Bone menjadi Garda terdepan dalam merealisasikan huntara untuk masyarakat yang terkena bencana dijunjung sirih. 

Boni beserta masyarakat PC GP Ansor Kabupaten Solok dan kasatkorwil Lampung bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan target Utara dalam waktu 3 hari. 

Setelah,  huntara diserahterimakan Boni tersenyum dengan ikhlas Seraya berkata, "Meskipun tidak seberapa inilah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat Junjung Sirih", katanya. (Nofri_Tanjung) 

SOLOK, NETRALPOST --- PC GP Ansor Kabupaten Solok dan PCNU kabupaten Solok secara resmi menyerahkan hunian sementara kepada masyarakat yang terdampak bencana dijorong kacang Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung sirih Kabupaten Solok, Kamis (19/12/2025). 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Hamzah menyatakan bahwa, " Kuningan sementara ini dibangun sebagai upaya tanggap darurat terhadap bencana yang melanda Kabupaten Solok", Katanya. 

Diharapkan masyarakat yang terdampak dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Tak bisa beraktivitas kembali pasca bencana banjir", Lanjutnya. 

Dalam hal ini PC GP Ansor Kabupaten Solok bekerjasama dengan kasat Korwil Lampung dalam membangun huntara. 

Kaset Korwil Lampung yang merupakan tenaga ahli dalam membangun antara menjadi Garda terdepan dalam pembangunan huntara ini. Banser Solok dan Banser Lampung menargetkan pengerjaan Utara dalam waktu 3 hari. 

"Walaupun kami bekerja siang dan malam dibantu oleh masyarakat setempat PC GP Ansor Solok dan pasar Korwil Lampung bekerja keras dan ikhlas dalam misi kemanusiaan tanggap bencana di Kabupaten Solok. 

"Kami kasatkorwil Banser Lampung dan PC GP Ansor Kabupaten Solok berusaha keras membangun tentara ini karena dari hasil observasi yang kami lakukan di lapangan masyarakat lebih membutuhkan hunian sementara agar mereka bisa beristirahat dengan keluarga dan bisa beraktivitas kembali pasca bencana banjir" Ujar Sahabat Agus dari Kasatkorwil Banser Lampung. 

"Setelah 3 hari pengerjaan Kuntara telah diselesaikan 90 persen sehingga menjelang peresmian antara telah diselesaikan 100 Persen", Lanjutnya. 

Kemudian, serah terima antara dihadiri oleh Jorong Cacang, Wali Nagari Paninggahan beserta lembaga Nagari setingkat, Camat Junjung sirih, Polsek, Korem, MWC NU Junjung Sirih, PCNU Kabupaten Solok, PW GP Ansor Sumbar dan PWNU Sumbar. 

Serah terima dilakukan oleh wakil bupati Candra kepada pcnu Kabupaten Solok dan PC GP Ansor Kabupaten Solok kemudian PC GP Ansor SoloK langsung menyerahkan kepada masyarakat yang terdampak atau penerima. 

Ketua PCNU Kabupaten Solok H. Afrizen Sekaligus Perwakilan PWNU Sumbar mengatakan bahwa, 

"Kami dari pcnu Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor Kabupaten Solok terutama Kasat Korwil Lampung yang telah bersedia membantu masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak musibah banjir dan longsor", Katanya. 

Wakil bupati Kabupaten Solok Haji Chandra mengapresiasi pcnu Kabupaten Solok dan PC GTA Sar Kabupaten Solok dan tenaga ahli dari Bandar Lampung. 

" ini merupakan bentuk kepedulian yang harus kita apresiasi dan kita dukung secara bersama. Kami Pemda Kabupaten Solok mendukung penuh biarkan ini karena Kuntara ini menjadi kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat", Tutur Candra. 

"Huntara ini menjadi hunian sementara yang Perdana di Kabupaten Solok Namun kita akan berusaha menjadikan hunian ini menjadi hunian tetap", Tutup Wakil Bupati Solok.(Nofri_Tanjung) 

 


TANAH DATAR, NETRAL POST — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyalurkan bantuan sosial bagi korban bencana alam di Sumatera Barat, Selasa. 16/12/2025.

Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penggalangan dari Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Barat,” ujar Alni.

Sementara itu, Perwakilan Tim Bawaslu RI, Lesmana, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan dengan tajuk “Bawaslu RI Peduli Bencana Banjir Bandang Sumbar”. Bantuan kemanusiaan ini dialokasikan untuk tiga provinsi yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

“Khusus hari ini, bantuan kami serahkan di Provinsi Sumatera Barat yang terdampak cukup parah. Berdasarkan data yang telah kami catat, daerah terdampak antara lain Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar,” ungkap Lesmana. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Tanah Datar.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia yang telah peduli kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.

Bawaslu berharap melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan solidaritas antar sesama terus terjaga, khususnya dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.

 

AGAM, NETRALPOST-  Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Republik Indonesia dan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan langsung ke dua daerah yang terdampak bencana yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Selasa (16/12/2025). 

Sebelumnya daerah tersebut sempat dilanda bencana alam yang menyebabkan kerugian materil cukup besar dan  menelan korban jiwa, yang tidak sedikit, serta membuat pilu hari semua orang. 

Dalam penyerahan bantuan, Ketua Bawaslu Sumbar, Alni S.H, M.Kn. didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Rinaldi Aulia,AP.,M.Si. melakukan pelepasan dan pengarahan kepada tim yang akan dibagi menjadi dua tim, yakni untuk disebar di dua kabupaten dan tiga kecamatan, antara lain kecamatan Palembayan dan kecamatan Tanjung Raya terletak di Kabupaten Agam, serta kecamatan malalo di Kabupaten Tanah Datar.

"Kita harus bisa merasakan bagaimana sedih dan pedihnya ketika terdampak bencana, mari kita bersama membantu meskipun tidak besar, namun tanda rasa sedih itu juga kita rasakan," tutur Alni, sebelum melanjutkan missi kemanusiaan. 

Dalam pelepasan team peduli bencana Bawaslu, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Rinaldi Aulia, menyampaikan, untuk berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten yang berada di daerah tersebut.

"Tim yang turun kelapangan nantinya akan berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten setempat, agar pengiriman bantuan ini tepat sasaran karena Bawaslu setempat yang tau akan keadaan di lokasi bencana daerahnya, " ujar Rinaldi, Selasa (26/12/2025).

Bantuan dengan tajuk "Bawaslu RI Peduli Bencana  Banjir Bandang Sumbar", dipimpin langsung Ketua dan kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat terdampak bencana tersebut. 

Ketua Bawaslu Sumbar,  Alni S.H, M.Kn. sebagai kordinator tim 1 menuju Kabupaten Tanah Datar, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Rinaldi Aulia,AP.,M.Si. didampingi awak media bersama tim 2 mengunjungi daerah Kabupaten Agam.

Sebelum menuju lokasi bencana alam, dilakukan penyerahan secara simbolis dari Bawaslu RI pada Bawaslu Sumbar melalui perwakilan Bawaslu RI Septina Widya. 

Dalam penyerahkan secara simbolis bantuan berupa logistik  untuk Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Septina mengatakan, ditugaskan untuk menyampaikan sedikit bantuan guna bisa membantu masyarakat yang terdampak, agar bisa meringankan beban mereka juga, dan bagi yang terdampak musibah ini, semoga di berikan kesabaran dan ketabahan

"Kami ditugaskan untuk bisa menyampaikan sedikit bantuan  berupa logistik, baik itu perlengkapan anak bayi, sembako, serta kompor yang nantinya dibutuhkan oleh posko atau masyarakat nantinya, semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,"ujar Septina, untuk selanjutnya menuju lokasi bencana. 

Pada lokasi bencana di kabupaten Agam, kedatangan tim Bawaslu Provinsi dilokasi bencana disambut langsung  jajaran Bawaslu Kabupaten Agam, dipimpin Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Randi Oktafiandi, SHI. 

Pada kesempatan tersebut, Randi menyampaikan rasa terimakasih pada Bawaslu RI yang telah menyalurkan bantuan melalui Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.

"Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan baik itu kepada anggota Bawaslu yang terdampak, maupun masyarakat yang terdampak di Kabupaten Agam ini" ujar Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Agam tersebut.

Kita sama-sama berharap agar bencana yang menerpa tiga Provinsi di Indonesia ini khususnya Sumatera Barat cepat pulih, dan Pemerintah juga harus optimal dalam memulihkan pasca trauma terhadap korban yang terdampak bencana alam ini,sehingga semua berjalan normal dan aktifitas berjalan lancar. (aji)

 


SOLOK, NETRALPOST --- PCNU Kabupaten Solok setelah melakukan apel pagi melalui Ketua H. Afrizen melepas tim relawan kelokasi bencana banjir bandang di Nagari Muaro Pingai Kecamatan Junjung sirih di kantor PCNU Jumat (12/12/2025). 

Ketua PCNU Kabupaten Solok H. Afrizen mengatakan bahwa Langkah ini, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang terdampak bencana di wilayah Solok.

Setelah tiba di muaro pingai masyarakat meminta tim relawan bagana Ansor Banser untuk membersihkan sekolah SD Negeri 01 Muaro pingai. 

Masyarakat juga mengantarkan Makanan kepada tim relawan bagana Ansor banser saat istrahat kerja bakti sosial di sekolah. 

"Kami dari masyarakat mengucapkan Terima kasih kepada tim relawan Ansor Banser baik dari solok maupun dari lampung. Karena kami memang sangat membutuhkan bantuan tenaga untuk membersihkan lumpur yang ada di sekolah kami" Ujar kepala sekolah SD Negeri 01 Muaro Pingai. 

 Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah menyampaikan bahwa, "Semoga Bantu ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir. Semoga Bencana ini cepat berlalu dan masyarakat yang terdampak bisa kembali beraktifitas seperti biasa. (Nofri_Tanjung) 

 


PESISIR SELATAN, NETRAL POST --- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pesisir Selatan lagi-lagi kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di Nagari Pancong Taba, Nagari limau gadang pancong taba, Nagari Duku, Nagari Nanggalo, dan Nagari Setara Nanggalo, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu (13/12/2025).

Penyaluran donasi merupakan bantuan dari Satgas dan PW GP Ansor Sumatera Barat. Total donasi Rp 35.000.000. Bantuan yang disalurkan terdiri dari, paket sembako, megickom, tas beserta peralatan sekolah, kompor gas, dan tabung gas.

Pendistribusian ini di lepaskan langsung oleh Sekretaris PCNU Pesisir Selatan kiyai Eko Wahyudi, M.Pd sebagai bentuk Induk dan Anak Organisasi: NU adalah organisasi induk, sedangkan GP Ansor adalah badan otonom yang secara struktural berada di bawah NU, menjalankan program dan visi NU. 

Ketua GP Ansor Pesisir Selatan, Yafris Oktovendra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata solidaritas untuk membantu meringankan masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Kemudian Trauma healing juga dilakukan yang merupakan salah satu bentuk pengobatan yang dapat membantu anak anak dalam mengatasi masalah emosional akibat peristiwa trauma bencana banjir galoda di limau gadang pacong taba. 

Kehadiran Ansor-Banser mendapat sambutan hangat dari warga. Sejumlah tokoh masyarakat di Pesisir Selatan mengapresiasi langkah cepat tersebut.(tim) 

 

SOLOK, NETRALPOST --- Perjalanan Ansor banser Lampung dan Jogjakarta menuju lokasi titik lokasi banjir Sumatera Barat sangat luar biasa. 

Dari padang membantu warga hingga Kabupaten Agam juga di sempatkannya. Menuju Kabupaten Solok melalui sitinjau lauik yang penuh kemacetan tak pernah menyurutkan semangat mareka. Hanya ada kata Pengabdian yang membara di jiwa. 

Setibanya di posko Bagana Kabupaten Solok Ansor banser Lampung dan Jogja lakukan mapping untuk memastikan dan memaksimalkan pergerakannya dalam membantu warga yang terkena dampak bencana. 

Meskipun lelah personil Ansor banser tak pernah surutkan semangatnya dalam membantu warga yang terkena dampak bencana. (Nofri) 

 


SOLOK, NETRALPOST--- GP Ansor Kabupaten Solok Bagi Sembako Kepada warga terdampak bencana di Jorong Kampung Baru Nagari Gantung Ciri Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok. 

Ketua GP Ansor Kabupaten Solok, Riki Rizo Namzah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di lapangan dengan mendatangi warga yang membutuhkan. 

 “Bantuannya kita berikan kepada warga yang terdampak melalui dapur umum. Selebihnya kami keliling di titik yang terkena dampak bencana, menemui ibu-ibu dan lansia, lalu kami bagikan sesuai kemampuan yang kami miliki,” ungkap Riki, Kamis (11/12/2025).

Ia menambahkan kegiatan merupakan wujud nyata kepedulian GP Ansor terhadap masyarakat yang terdampak bencana. 

Bantuan ini di berikan langsung kepada jorong kampung baru Nagari gantung ciri oleh PCNU dan PC GP Ansor Kabupaten Solok. 

PCNU Kabupaten Solok di wakili oleh Katib Hafnizon mengatakan bahwa bantuan ini merupakan sebagian kecil dan berharap bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana bajir. 

Kemudian, Ketua GP Ansor Solok Riki Rizo Namzah menyampaikan bahwa "Ini merupakan komitmen kemanusiaan kami. Dan alhamdulillah kami GP Ansor dan Banser Kabupaten Solok bisa mendistribusikan bantuan kepada saudara kita yang terdampak banjir. Semoga beban saudara kita lebih ringan setelah hadirnya bantuan ini," katanya. (Nofri_Tanjung) 



‎Padang — Krisis pasokan air bersih yang melanda sebagian wilayah Kota Padang tak membuat jajaran Perumda Air Minum Kota Padang surut langkah. Di tengah kualitas air baku yang memburuk akibat lumpur dan kerusakan sejumlah intake, para petugas tetap berjibaku siang dan malam agar air tetap mengalir ke rumah-rumah warga.
‎Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, menegaskan bahwa pihaknya bersama Pemerintah Kota Padang bekerja tanpa mengenal tanggal merah, hari libur, ataupun kondisi darurat.
‎“Kami dari Perumda Air Minum Kota Padang dan Pemerintah Kota Padang tidak mengenal kata tanggal merah maupun hari libur. Prinsip kami satu, bagaimana persoalan air ini bisa kami selesaikan sampai tuntas,” tegas Hendra, Rabu (10/12/2025).
‎Kualitas Air Baku Memburuk, Produksi Turun Drastis
‎Saat ini, tantangan terbesar yang dihadapi Perumda Air Minum Kota Padang adalah kualitas air baku yang sangat buruk, dipenuhi lumpur tebal akibat cuaca ekstrem dan gangguan hidrologi di hulu.
‎Kondisi ini membuat kapasitas produksi air tidak dapat dimaksimalkan sepenuhnya.
‎“Dari kualitas air baku yang ada sekarang, kita hanya mampu memproduksi sekitar 60 persen saja dari potensi normal,” ungkap Hendra.
‎Secara angka, saat ini Perumda hanya mampu melakukan produksi sekitar 1.800 liter per detik, dengan kapasitas pengolahan efektif 1.200 liter per detik. Angka ini masih jauh dari kondisi ideal untuk melayani kebutuhan masyarakat Kota Padang secara optimal.
‎7 Intake Rusak Parah, 5 Sudah Ditangani Darurat
‎Tak hanya persoalan kualitas air baku, kerusakan berat pada infrastruktur intake turut memperparah kondisi produksi. Dari total intake yang terdampak, sebanyak 7 unit mengalami kerusakan parah.
‎Namun di tengah keterbatasan, upaya darurat terus dilakukan.
‎“Dari tujuh intake yang rusak, lima sudah berhasil kami tangani secara darurat agar tetap bisa berfungsi walau belum maksimal,” jelasnya.
‎Kini, tinggal dua titik krusial yang masih menjadi pekerjaan besar:
‎Intake Palukahan dengan kapasitas 300 liter per detik
‎Pompa Latung dengan kapasitas 200 liter per detik
‎Kedua titik ini menjadi kunci penting untuk memulihkan distribusi air ke ribuan pelanggan yang terdampak.
‎Petugas Bekerja Tanpa Kenal Lelah
‎Di balik angka-angka produksi tersebut, terdapat perjuangan berat para petugas di lapangan. Mereka harus bergulat dengan lumpur tebal, arus sungai yang tidak stabil, serta risiko keselamatan yang tinggi. Tak jarang, pekerjaan dilakukan hingga larut malam bahkan menjelang subuh.
‎Dengan peralatan terbatas dan tekanan kebutuhan masyarakat yang tinggi, para teknisi Perumda Air Minum tetap berdiri di garis depan. Mereka memastikan pompa tetap berfungsi, pipa tetap tersambung, dan distribusi tetap berjalan meski dengan tekanan yang tidak normal.
‎“Air adalah kebutuhan hidup paling dasar. Selama masyarakat masih membutuhkan, kami tidak akan berhenti bekerja,” ujar salah seorang petugas di lokasi perbaikan intake.
‎Pemko Padang Turun Tangan, Pemulihan Terus Dipercepat
‎Hendra menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang juga turun langsung dalam upaya percepatan pemulihan, baik dari sisi pendanaan darurat, logistik peralatan, hingga dukungan personel.
‎Fokus utama saat ini adalah menyelesaikan dua titik intake tersisa agar kapasitas produksi dapat kembali meningkat secara bertahap.
‎Harapan untuk Warga: Bersabar, Pemulihan Terus Dikebut
‎Perumda Air Minum Kota Padang menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas gangguan distribusi yang masih terjadi di beberapa wilayah. Masyarakat diminta bersabar, karena seluruh sumber daya saat ini difokuskan untuk memulihkan produksi dan stabilitas distribusi air.
‎“Kami mohon doa dan dukungan masyarakat. Insyaallah, semua permasalahan ini akan kami tuntaskan secara bertahap. Target kami satu: air tetap mengalir ke rumah warga,” pungkas Hendra.

 


SOLOK, NETRALPOST --- Pengurus Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Solok Terima Penyaluran bantuan Bencana dari PP GP Ansor di Padang, Senin (8/12/2025). Setelah melalui Perjalanan macet panjang di Sitinjau Lauik bantuan tiba pada, Rabu (9/12/2025) di Kantor PCNU Solok. 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah Mengatakan bahwa Senada dengan yang di sampaikan Ketum PP GP Ansor dan banser serta seluruh tim relawan yang turun ikut menghibur dan membantu warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor khususnya Kabupaten Solok. 

"Kami dari PC GP Ansor Kabupaten Solok mengucapkan terimakasih banyak kepada PP GP Ansor  yang telah membantu korban bencana banjir bandang Kabupaten Solok", Kata Riki Namzah di Sekretariat PCNU Kabupaten Solok. 

" Kami akan membagikan bantuan ini kepada warga yang terdampak bencana banjir di kabupaten Solok dengan tepat sasaran ", Lanjutnya. 

"Semoga beban saudara kita lebih ringan setelah hadirnya bantuan ini," tutupnya. (Nofri_Tanjung). 

 


PESISIR SELATAN, NETRALPOST - Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan dengan mendistribusikan bantuan bagi warga yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Pesisir Selatan.

Ketua GP Ansor Pesisir Selatan  menyatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan wujud nyata solidaritas untuk meringankan beban masyarakat yang tertimpa musibah.

"Bantuan difokuskan untuk korban banjir bandang di beberapa titik yaitu Lubuk Gambia Kapalgam,Ngalau Gadang dan Limau gadang" Ujar Yafris Oktovendra. 

"Bantuan yang di salurkan 500 paket sembako dan 200 dus pakai untuk warga yg terdampak", Lanjutnya. 

"Ini merupakan komitmen kemanusiaan kami. Dan alhamdulillah kami GP Ansor dan Banser Pesisir Selatan bisa mendistribusikan bantuan kepada saudara kita yang terdampak banjir. Semoga beban saudara kita lebih ringan setelah hadirnya bantuan ini," katanya. (Nofri _Tanjung) 

 

Pesisir Selantan,  netralpost   – NU Care-Lembaga Amil Zakat Infaq dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Muko Muko bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir bandang  kepada PCNU dan Ansor Pesisir Selatan. 

Ketua NU Care-LAZISNU Muko Muko Nur Wahid menyatakan bahwa, 

"Tim kami langsung turun ke lapangan untuk melakukan Menyerahkan Bantuan Melalui PCNU dan GP Ansor Pesisir Selatan agar di distribusikan kepada warga yang terdampak bencana banjir di Pesisir Selatan," ujarnya saat penyerahan bantuan Kepada PCNU dan GP Ansor Pesisir Selatan. 

"Alhamdulillah, kepercayaan masyarakat kepada NU Care-LAZISNU sangat besar. Setiap donasi yang kami terima, kami salurkan secepat dan seefektif mungkin untuk membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah," Kata Nur Wahid. 

Melalui aksi ini, NU Care-LAZISNU Muko Muko berharap dapat meringankan sedikit beban para korban banjir serta memberikan dukungan moral agar Warga dapat segera bangkit dan memulihkan diri dari dampak bencana.

Respons cepat ini merupakan wujud kepedulian Nahdlatul Ulama terhadap kondisi darurat yang dihadapi masyarakat akibat cuaca ekstrem belakangan ini.

Selanjutnya, Ketua PCNU Pesisir Selatan Kiyai Subianto Mengucapkan Terima kasih Kepada NU Care-LAZISNU Muko Muko yang telah membantu korban Bencana banjir di Pesisir Selatan. 

"Kami PCNU Pesisir Selatan Mengucapkan Terima Kasih kepada NU Care-LAZISNU Muko Muko yang telah Membantu warga Pesisir Selatan yang terkena bencana banjir", Ujar Kiyai Subianto. 

Kemudian, Ketua GP Ansor Pesisir Selatan Yafris Oktovendra Memberikan Apresiasi kepada Lazisnu Muko Muko yang telah memberikan bantuan Kepada warga Pesisir Selatan yang terdampak bencana banjir. 

"Saya berharap bantuan yang di berikan oleh lazisnu Muko Muko bisa sedikit meringankan beban warga Pesisir selatan yang terkena bencana banjir", Tutup Yafris. (Nofri Tanjung) 



‎Padang - Ketika banjir besar menghantam sejumlah wilayah Kota Padang dan Sumatera Barat, jaringan pelayanan air minum menjadi salah satu sektor yang paling terpukul. Aliran air baku terputus, akses menuju intake tertimbun material, pipa terseret arus, dan distribusi air bersih ke masyarakat terganggu. Namun di balik kepanikan itu, muncul satu cerita lain cerita tentang kolaborasi, solidaritas, dan kerja cepat lintas lembaga yang membuat pemulihan berjalan jauh lebih singkat dari perkiraan.
‎Direksi Perumda Air Minum Kota Padang, melalui Kasubag Humas Adhie Zein, menyampaikan rasa terima kasih sedalam-dalamnya kepada berbagai pihak yang telah turun tangan, bahu-membahu membantu pemulihan layanan air bersih bagi ratusan ribu warga Kota Padang.
‎BWS V Sumatera & BPBPK: Garda Terdepan Pemulihan Infrastruktur Air Baku
‎Salah satu dukungan paling krusial datang dari Balai Wilayah Sungai (BWS) V Sumatera. Ketika akses menuju intake lumpuh dan sedimentasi menimbun jalur air baku, BWS V langsung mengirimkan alat berat excavator untuk:
‎membersihkan dan menormalisasi intake Kampung Koto,
‎membuka akses jalan menuju intake Palukahan,
‎serta membantu percepatan penanganan kerusakan jaringan.
‎“BWS V Sumatera hadir saat kami benar-benar membutuhkan dukungan teknis di lapangan. Tanpa mereka, waktu pemulihan bisa berkali-kali lipat lebih lama,” ujar Adhie Zein.
‎Peran sama kuatnya juga diberikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPBPK) Sumatera Barat. Di bawah kepemimpinan Ibu Maria Doeni Isa, BPBPK ikut turun langsung memantau kondisi kerusakan serta mengirimkan alat berat untuk membantu percepatan pemulihan.
‎BPBPK tak hanya memperkuat rekonstruksi, tetapi juga berkoordinasi dengan lintas kementerian untuk memastikan akses sanitasi dan air bersih tetap berjalan selama masa darurat.
‎Bantuan Pipa 1.500 Meter: Nafas Segar untuk Layanan Air Baku
‎Satu dukungan yang sangat berarti datang dari sinergi BWS V Sumatera dan BPBPK: bantuan pipa sepanjang ±1.500 meter.
‎Pipa ini menjadi “urat nadi” tambahan yang memungkinkan Perumda Air Minum Kota Padang mempercepat pemulihan sumber air baku dan memastikan suplai kembali mengalir ke wilayah terdampak.
‎“Bantuan pipa ini bukan sekadar material. Ini simbol kehadiran negara dalam krisis. Ini yang membuat pemulihan kami melesat lebih cepat,” kata Adhie.
‎Mobil Tangki: Lengan Distribusi Air Bersih di Tengah Krisis
‎Saat sebagian instalasi belum bisa beroperasi normal, berbagai instansi bergerak cepat membantu pendistribusian air bersih menggunakan mobil tangki.
‎Perumda AM Kota Padang menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada:
‎DAMKAR
‎PMI
‎Kementerian PUPR
‎BNPB
‎BPBD
‎PU Provinsi Sumatera Barat
‎PU Kota Padang
‎Mereka memastikan masyarakat tetap mendapatkan suplai air bersih meski sistem jaringan Perumda AM sedang dalam masa pemulihan.
‎“Koordinasi antarinstansi begitu cepat. Setiap hari mobil-mobil tangki ini menjadi tumpuan warga yang kesulitan air bersih. Ini kerja kemanusiaan yang tidak akan kami lupakan.”
‎Tokoh Publik & Lembaga yang Turut Menguatkan Pemulihan
‎Selain dukungan teknis, banyak pihak turut mengulurkan bantuan, tenaga, maupun perhatian, di antaranya:
‎PMI
‎Anggota DPR RI Andre Rosiade
‎Zigo Rolando
‎Albert Indra Lukman
‎BNPB & BPBD
‎Damkar
‎Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar
‎Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Padang
‎Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar
‎DLH
‎DPRD Sumbar & DPRD Kota Padang
‎PSDA
‎Hismawa Migas
‎LAZ
‎Alumni FK Unand
‎OJK
‎“Setiap pihak memiliki perannya masing-masing. Ada yang membantu logistik, ada yang memfasilitasi komunikasi, ada yang terjun langsung ke lapangan. Semua sama pentingnya.”
‎Direksi Perumda AM Kota Padang: “Ini Bukti Kita Tidak Sendiri”
‎Direksi menegaskan bahwa bencana ini menjadi pengingat betapa vitalnya pelayanan air minum, dan betapa kuatnya jaringan solidaritas di Sumatera Barat.
‎“Kami tidak pernah sendiri. Begitu banyak pihak yang datang tanpa diminta, bekerja tanpa pamrih, dan mendukung tanpa henti. Perumda Air Minum Kota Padang berdiri kembali karena kerja bersama ini.”
‎Kasubag Humas, Adhie Zein, menutup penyataan resminya dengan sebuah pesan:
‎“Atas nama Direksi, kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya. Bantuan, perhatian, dan kerja sama ini adalah kehormatan bagi kami. Semoga sinergi ini terus terjaga, demi pelayanan air bersih yang lebih kuat, lebih tangguh.”

 


Padang, netralpost – Banjir bandang yang melanda Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, menyebabkan kerusakan parah pada permukiman warga. Bencana ini juga menghambat akses makanan, logistik, air bersih, serta kebutuhan mendesak lainnya. Kondisi darurat tersebut memaksa pemerintah kota mengambil langkah cepat dan terukur.

Wali Kota Padang Fadly Amran bersama jajaran Pemko Padang langsung meninjau wilayah terdampak untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Pemerintah kota memutuskan percepatan penyaluran bantuan makanan melalui dapur SPPG yang sebelumnya melayani program MBG siswa sekolah. Kebijakan ini dilakukan agar pengungsi segera mendapatkan makanan siap saji tanpa hambatan distribusi.

Saat meninjau banjir bandang di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (27/11/2025), Fadly Amran menyampaikan bahwa ia meminta dapur SPPG mengalihkan layanan makanan untuk sementara. “Saya sudah minta dapur SPPG untuk mengalihkan makanan yang tadinya untuk MBG siswa sekolah, dialihkan untuk pengungsi. Karena sekolah sudah diliburkan,” tegas Fadly Amran.

Kepala Dinas Pangan Kota Padang Alfiadi membenarkan kebijakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi begitu diterima. “Memang betul, di hari pertama bencana sampai hari Minggu, MBG langsung didistribusikan untuk korban sesuai arahan Pak Wali Kota,” ujar Alfiadi pada Rabu (3/12/2025).

Alfiadi menambahkan bahwa penyaluran MBG kembali berjalan normal untuk sekolah yang sudah memulai kegiatan belajar sejak Senin (1/12/2025). “Sementara untuk dapur MBG yang sekolahnya belum masuk, maka MBG tetap kita distribusikan kepada korban bencana ke posko-posko yang ada,” jelasnya.

Kebijakan tersebut dinilai cepat, adaptif, dan berdampak langsung bagi warga terdampak banjir. Perubahan alokasi MBG membantu banyak keluarga yang kehilangan sumber makanan setelah rumah mereka terendam lumpur dan material banjir. Penanganan yang terkoordinasi juga mempercepat pemulihan awal di titik pengungsian.

Pemko Padang terus memantau kondisi di lapangan dan melakukan evaluasi harian. Pemerintah kota menargetkan pemulihan logistik, air bersih, dan layanan publik berjalan lebih stabil dalam beberapa hari mendatang. Respons cepat ini membuat masyarakat merasa lebih terbantu, terutama di masa darurat ketika kebutuhan pokok sulit dijangkau. (**/Ge)

 

Padang, netralpost - Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Padang mengakibatkan kerusakan terhadap 22 sekolah, masing-masing 8 PAUD/TK, 12 SD, dan 2 SMP. Total kerugian mencapai  Rp6,8 M.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, 8 PAUD yang mengalami kerusakan adalah TK Kak Zahara di Jl. Maransi Kelurahan Air Pacah Kecamatan Koto Tangah Koto Tangah, TK Bunda Musnidar di Jl. Parak Anau Saiyo 3 No. 14.

PAUD KB Mekarsari Jl. Parkit Ujung Kelurahan Air Tawar Barat. TK Tunas Kemala  Jl. MH. Thamrin Kelurahan Alang lawas. TK Islam Shabrina Jl. Gurun Laweh No. 26 Kecamatan Nanggalo.

PAUD SPS Bustanul Ulum Paud Batu Busuk RT 01 RW 03 Kelurahan Lambung Bukit. TK Al Witri Jalan Kampung Tanjung No 47 Kuranji. Terakhir, TK Al Mursalat 1 Jalan Lapau Manggis No. 46 Kuranji.

Untuk SD yang mengalami kerusakan adalah SDN 49 Batang Kabung Jl. Pulai Batang Kabung Ganting Koto Tangah. SDN 20 Dadok Tunggul Hitam Jl. Mandala No 16 Koto Tangah. SD Negeri 04 Baringin Jl. Hidayah Kelurahan Balai Gadang. SDN 16 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur.

Kemudian SDIT Nurul Ikhlas Jl. Pinang sori No. 15 Padang Utara. SDN 26 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur Padang Utara. SDN 28 Air Tawar Timur Jl. Pinang Sori I Air Tawar Timur Padang Utara. SDIT International Al-Amin Jl. Guru Laweh RT 02/RW 02 Kecamatan Nanggalo.

Selanjutnya, SD Negeri 12 Kampung Lapai Jl. Pulau Talena RT 06 RW 04 Kelurahan Lapai Nanggalo. SD Negeri 14 Tabing Banda Gadang Jln. Permata II Komp Bayamas Nanggalo. SDN 33 Kalumbuk Jl. Wisma Bunda Kuranji. Terakhir, SDN 32 Kuranji Jl. Guo Kuranji.

Sementara untuk SMP IT Al Amin Padang Jl. Gurun Laweh Kecamatan Nanggalo. SMP Islam Darul Quran Jl. Gadung Koto Panjang Ikua Koto Koto Tangah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova menyebut bahwa proses belajar mengajar sudah berlangsung di sejumlah sekolah di Kota Padang. Sementara untuk sekolah terdampak masih menyesuaikan.

"Keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik adalah yang utama. Jadi untuk sekolah yang tidak terdampak sudah mulai Senin (1/12/2025) kemarin," katanya. (***)

 


Padang, netralpost.net – Ribuan hektare sawah di Kota Padang terancam kekeringan akibat banjir bandang pada Jumat (28/11/2025) lalu. Kekeringan diakibatkan rusaknya bendungan besar di Kota Padang. 

Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Yoice Yuliani saat dikonfirmasi mengatakan bahwa 2.912,16 hektare sawah terancam kekeringan terdapat yakni di Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, sebagian di Kecamatan Lubuk Kilangan,  Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Timur, serta sebagian Kecamatan Pauh. Sementara luas sawah eksisting di Kota Padang 4.358 hektare. Artinya lebih dari 50 persen sawah di Kota Padang akan berdampak kekeringan.

“Iya, akibat bencana kemarin ada dua irigasi bendungan besar yang rusak, yakni di Koto Tuo dan Gunung Nago,” terang Yoice saat dikonfirmasi Diskominfo, Selasa (2/12/2025). 

Bendungan Koto Tuo terletak di Koto Tangah. Di bendungan ini terdapat intake dengan jalur ke kanan maupun ke kiri. Saat ini, kondisi intake itu mengalami kerusakan berat. 

“Intake tersebut jebol sehingga tidak dapat mengairi sawah,” terang Yoice. 

Akibat jebolnya intake itu, sekitar 900 hektare sawah di Koto Tangah menjadi terdampak. Sementara luas sawah di kecamatan itu seluas 1.200 hektare. Diperkirakan, dalam kurun beberapa hari ke depan seluruh sawah di kecamatan tersebut kekeringan akibat tak bisa di airi. 

Sementara itu kondisi bendungan irigasi di Gunung Nago juga mengalami hal serupa. Intake ke jalur kanan yang mengairi sawah di Kecamatan Nanggalo, sebagian Kelurahan Gunung Sarik,  Kelurahan Sungai Sapih, Kelurahan Kalumbuk, Kelurahan Korong Gadang juga ikut jebol.

Begitu juga intake Gunung Nago ke jalur kiri yang mengairi sawah Kelurahan Piai Tangah, Kelurahan Pisang, sebagian Kelurahan Binuang Kampung Dalam, sebagian Cupak Tangah, dan sawah di sebagian Kecamatan Padang Timur, sebagian sawah di Kecamatan Kuranji dan sawah di tiga Kelurahan di Kecamatan Lubuk Begalung. 

“Melalui Irigasi Gunung Nago  ini sawah yang akan terdampak kekeringan lebih luas lagi, kurang lebih 2.000 hektare,” jelas Yoice. 

Pihak Dinas Pertanian Kota Padang telah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWS) V untuk  mengatasi kondisi demikian. Kelompok Tani di Kecamatan Koto Tangah meminta supaya air bisa mengalir kembali, agar dibantu dengan pompa besar, karena banyak tanaman padi yang sedang baru tumbuh.  BWS V menyarankan agar Dinas Pertanian tidak menggunakan pompa besar untuk menarik dan mengalirkan air ke sawah. Karena akan memakan biaya operasional yang besar. 

“Saran BWS V dibuat batu bronjong, sehingga air dapat masuk. Sementara untuk bendungan di Koto Tuo  dan Gunung Nago merupakan kewenangan Provinsi (Pemprov Sumbar).  Nanti pihak Dinas PUPR Kota Padang yang akan berkoordinasi langsung,” sebut Kadis Pertanian Padang. 

Sisi lain Yoice Yuliani mengatakan, saat ini terdapat sekitar 357 hektare sawah yang mengalami puso (gagal panen), termasuk di Kelurahan Kuranji yang terbenam oleh lumpur. Diperkirakan puso akan merebak ke daerah lain akibat dampak kekeringan yang membuat tanaman padi tidak berkembang. 

Dinas Pertanian mencatat, sejumlah lahan sawah yang tidak terdampak kekeringan adalah di Kecamatan Bungus Teluk Kabung seluas 650 hektare, dan Kecamatan Lubuk Begalung yang aman dari banjir bandang. Sebab sawah di kecamatan itu, 75 persen sumber airnya berasal dari hulu Lubuk Peraku. (Charlie)

Padang, netralpost- Kota Padang paling terparah dilanda bencana banjir, Jumat (28/11/2025). Taksiran kerugian mencapai ratusan miliar rupiah lebih. 

Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, perkiraan nilai infrastruktur yang rusak hingga Sabtu (29/11/2025), mencapai Rp202,8 Miliar. 

"Cukup banyak infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi ini, tidak saja infrastruktur tetapi juga korban jiwa dan lainnya," jelasnya. 

Kerusakan paling parah dan menelan kerugian cukup besar yakni putusnya jembatan Gunung Nago. Jembatan penghubung antara Kecamatan Pauh dengan Kecamatan Lubuk Kilangan itu menelan kerugian mencapai Rp45 miliar. 

Selain itu, nilai kerugian terbesar yakni putusnya jembatan Kalawi Limau Manis. Kerugian akibat putusnya jembatan ini yakni Rp35 miliar. 

"Ada enam jembatan yang terkena imbas banjir, empat putus, sedangkan dua lagi rusak berat, kerusakan infrastruktur seluruh  jembatan ini menelan kerugian mencapai Rp127 miliar," jelas Kalaksa BPBD Padang,Hendri Zulviton saat dikonfirmasi. 

Selain itu, bendungan dan intake juga rusak berat. Jalan dan tebing juga tercatat ikut rusak. 

"Jalan di Batu Busuk putus total," kata Hendri. 

Sarana PDAM juga mengalami kerusakan. Sebanyak 10 intake rusak berat. Pipa distribusi putus. Sedangkan pompa air baku terendam air. 

"Sampai kini kita terus mendata jumlah kerugian," ungkap Kalaksa BPBD. 

Hingga saat ini warga di Koto Tangah, Lubuk Begalung, Kuranji dan sekitarnya belum mendapat aliran air bersih. Warga Air Dingin, Kota Tangah mengalami krisis air bersih. Termasuk warga yang mengungsi ke tempat pengungsian. 

Selain itu warga juga membutuhkan suplai makanan. Termasuk susu formula bagi bayi. Sembako makanan bayi, tenda, obat-ibatan, minuman, selimut, obat-obatan, vitamin, tenaga kesehatan, dan kebutuhan lainnya.(Charlie)

 


Padang, netralpost - Ribuan korban banjir di Padang hingga Senin (1/12/2025) masih mengungsi. Sementara itu jumlah korban meninggal dunia bertambah. 

"Data sementara, ada sekitar 4.446 jiwa warga terdampak bencana banjir yang masih dalam pengungsian," ujar Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, Senin siang. 

Sebanyak 4.446 jiwa itu, 810 orang merupakan kelompok rentan. Pengungsi terbanyak berada di Kecamatan Pauh. 

"Semoga kondisi para pengungsi tetap dalam keadaan baik," harap Hendri. 

BPBD Padang mencatat, sebanyak 1.757 jiwa warga Pauh kini dalam pengungsian. Kemudian di Kecamatan Kuranji sebanyak 984 jiwa. Di Koto Tangah sebanyak 844 jiwa. Di Nanggalo 835 jiwa. Serta di Lubuk Kilangan sebanyak 36 jiwa. 

"Ada 32 sekolah yang juga terdampak akibat banjir dan angin kencang ketika kejadian itu," ujar Kalaksa BPBD.

Hingga saat ini BPBD Padang masih terus melakukan inventarisasi kerusakan yang ada di Padang. Data akan terus bergerak setiap harinya.(Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.