May 2026

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodim Sijunjung Kominfo Solok korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat Medan mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

Pasaman Barat, netralpost – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat berhasil menangkap seorang laki-laki berinisial AE (37), yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya sendiri. 

Penangkapan dilakukan setelah pelaku masuk dalam daftar pencarian selama kurang lebih 15 bulan sejak diterbitkannya surat perintah penangkapan oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasaman Barat.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/32/II/2025/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 17 Februari 2025, Senin (18/5/2026).

Kasatreskrim menjelaskan, proses penangkapan dipimpin langsung oleh Kanit Opsnal Satreskrim Polres Pasaman Barat Ipda Algino Ganaro bersama tim, melalui serangkaian penyelidikan guna melacak keberadaan pelaku yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tirinya.

“Tim Opsnal terus mengumpulkan informasi terkait keberadaan tersangka, mengingat yang bersangkutan telah melarikan diri selama 15 bulan sejak diterbitkannya surat perintah penangkapan,” ujar Iptu A. Agung.

Dari hasil penyelidikan, tim memperoleh informasi bahwa tersangka berada di wilayah Kabupaten Dharmasraya. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan tim Opsnal Polres Dharmasraya guna memastikan lokasi persembunyian pelaku.

“Setelah didapatkan informasi yang pasti mengenai keberadaan terduga pelaku, pada Jumat (15/5/2026), tim Opsnal Polres Pasaman Barat berangkat menuju Kabupaten Dharmasraya untuk melakukan pengejaran,” katanya.

Setibanya di lokasi, tim belum berhasil memastikan keberadaan tersangka sehingga dilakukan penyelidikan lanjutan selama dua hari. Setelah pendalaman informasi bersama tim Opsnal Polres Dharmasraya, petugas akhirnya memperoleh titik lokasi persembunyian pelaku.

Pada Minggu (17/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, tim gabungan bergerak menuju sebuah rumah kontrakan yang berada di Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan AE tanpa perlawanan.

“Pada saat dilakukan penangkapan, tersangka tidak melakukan perlawanan. Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Polres Pasaman Barat guna menjalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap Kasatreskrim.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, tersangka diduga melakukan tindak pidana pencabulan terhadap anak tirinya sendiri sejak Januari 2025 di rumah mereka yang berada di Kecamatan Pasaman. Dari keterangan korban yang disamarkan dengan nama “Bunga”, perbuatan tersebut diduga terjadi sebanyak delapan kali.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal berlapis sebagaimana diatur dalam Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 terkait perubahan kedua atas Undang-Undang RI Nomor 23 Tahun 2002, Jo Pasal 76E Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 473 ayat (3) Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Polres Pasaman Barat menegaskan komitmennya dalam menangani setiap tindak pidana kekerasan seksual terhadap anak serta memberikan perlindungan kepada korban sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (HumasResPasbar)

 

Padang, netralpost - Setelah menlantik Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) beberapa bulan lalu, kembali Sekretaris Jendral (Sekjend) Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) melantik Calon Pegawai Negri Sipil (CPNS) di lingkungan lembaganya. 

Diantara CPNS Bawaslu yang dilantik, termasuk 61 orang untuk penugasan Sumbar, 11 berada di Provinsi, selebihnya ditempatkan pada kabupaten dan kota se-Sunatera Barat. 

Pelantikan CPNS oleh Sekjend Bawaslu RI melalui zoom meeting, untuk Sumatera Barat, juga disaksikan Kabag Hukum, Humas, Datin, Roza Maulina, Kabag Administrasi Mafral, Kabag Penanganan Penyelesaian Sengketa Eriayanti, di ruang Rapat Bawaslu Sumbar, Selasa (19/5/2026). 

Pada kesempatan tersebut Sekjend Bawaslu RI, Drs. Ferdinan Eskol Tiar Sirait, M.H, M.E, M.Si, menyampaikan amanah kepada ASN yang baru dilantik, untuk memperkuat kelembagaan Bawaslu melalui peningkatan kapasitas kerja, dedikasi, serta memperkuat budaya kerja dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.

Amanah tersebut mencakup beberapa poin penting yakni, Peningkatan Kapasitas dan Profesionalisme, dimana seluruh pegawai didorong untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi diri, serta berinovasi untuk mendukung kemajuan lembaga.

Selanjutnya implementasi Nilai BerAKHLAK,dimana CPNS diminta untuk menjadikan nilai dasar ASN BerAKHLAK sebagai pedoman kerja sejak awal pengabdian.

"Pegawai juga harus memiliki dedikasi dan mental kerja, diharapkan memiliki kesiapan dalam menerima penugasan, berdedikasi tinggi, serta mampu menjaga komunikasi dan kesehatan mental yang baik di lingkungan kerja," tegas Ferdinan. 

Dia juga menambahkan, dengan kesipan tersebut maka akan meningkatnya etos kerja, serta mengangkat harkat dan martabat lembaga, dan bisa meminimalisir sekaligus dapat menghilangkan kesalahan atau kelalaian dalam bekerja. 

"CPNS harus siap bekerja sama untuk meningkatkan etos kerja, agar tidak terjadi kesalahan dan kelalaian dalam bekerja, dengan demikian marwah serta kehormat lembaga tetap terjaga," tambahnya. 

Pelantikan CPNS berjalan lancar, sesuai dengan tahapan, semua mengikuti dan melaksanakan dengan serius, sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan, meskipun melalui zoom meeting.(***)

Padang, netralpost --- Selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14 hingga 17 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat volume penumpang kereta api mencapai 30.379 pelanggan. Jumlah tersebut setara sekitar 107 persen dari total kapasitas tempat duduk yang disediakan sebanyak 28.432 kursi.

Tingginya volume pelanggan menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, tepat waktu, dan bebas dari kemacetan.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan KA Pariaman Ekspres menjadi layanan dengan jumlah pelanggan tertinggi selama periode libur tersebut. Tercatat sebanyak 24.092 pelanggan menggunakan layanan KA Pariaman Ekspres atau setara sekitar 142 persen dari kapasitas tempat duduk yang tersedia sebanyak 16.960 kursi.

Sementara itu, KA Lembah Anai melayani 2.897 pelanggan dan KA Minangkabau Ekspres sebanyak 3.390 pelanggan.

“Peningkatan volume pelanggan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh terhadap layanan kereta api. Kini, kereta api semakin menjadi pilihan transportasi publik yang efisien, nyaman, aman, dan ramah lingkungan,” ujar Reza.

Ia menambahkan, capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan kualitas layanan yang terus dilakukan KAI Divre II Sumbar, mulai dari aspek operasional, pelayanan pelanggan, hingga perawatan sarana dan prasarana secara berkelanjutan.

Selama periode libur panjang tersebut, lima stasiun dengan volume keberangkatan pelanggan tertinggi yakni Stasiun Padang sebanyak 9.080 pelanggan, Stasiun Pariaman 6.410 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.506 pelanggan, Stasiun Naras 2.066 pelanggan, dan Stasiun Lubuk Alung sebanyak 1.392 pelanggan.

Sementara itu, untuk kedatangan pelanggan, lima stasiun dengan volume tertinggi yaitu Stasiun Padang sebanyak 8.709 pelanggan, Stasiun Pariaman 6.899 pelanggan, Stasiun Air Tawar 2.332 pelanggan, Stasiun Naras 1.895 pelanggan, serta Stasiun BIM sebanyak 1.584 pelanggan.

Ketepatan waktu perjalanan kereta api yang terbebas dari hambatan lalu lintas menjadi salah satu keunggulan layanan yang terus dipertahankan KAI Divre II Sumbar. Selain itu, seluruh perjalanan kereta api juga didukung oleh kesiapan petugas operasional serta perawatan sarana dan prasarana yang dilakukan secara berkala demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

KAI Divre II Sumbar mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI.

Melalui aplikasi tersebut, pemesanan tiket dapat dilakukan sejak H-7 sebelum keberangkatan sehingga pelanggan dapat memastikan ketersediaan tiket lebih awal. Selain itu, KAI juga tetap menyediakan layanan pembelian tiket secara langsung (go show) di loket stasiun yang dibuka mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan selama tiket masih tersedia.

“Kami akan terus meningkatkan kualitas layanan, baik di stasiun maupun selama perjalanan kereta api. Keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu akan selalu menjadi prioritas utama kami dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal dan berkelanjutan,” tutup Reza.(*) 

 

‎PADANG, NETRALPOST – Gerbong mutasi dan penyegaran organisasi di lingkungan TNI Angkatan Darat kembali bergulir. Brigjen TNI Aji Mimbarno, S.A.P., M.A., secara resmi mengemban amanah baru sebagai Komandan Korem (Danrem) 032/Wira Braja, menggantikan Brigjen TNI Mahfud, S.E., M.Si.

‎Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dan Tradisi Korps ini dipimpin langsung oleh Panglima Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (Pangdam XX/TIB), Mayjen TNI Arief Gajah Mada, S.E., M.M., bertempat di Gedung Sapta Marga, Makodam XX/TIB, pada Minggu (17/5/2026).

‎Momentum Penyegaran dan Inovasi Satuan Dalam amanatnya, Pangdam XX/TIB Mayjen TNI Arief Gajah Mada menegaskan bahwa serah terima jabatan di lingkungan TNI AD merupakan bagian krusial dari dinamika organisasi dan pembinaan personel. Langkah ini diambil guna mendongkrak kinerja satuan serta mendukung pengembangan karier prajurit secara berkesinambungan.

‎“Pergantian jabatan hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk menghadirkan semangat baru, inovasi, dan pengabdian terbaik dalam menjalankan tugas pokok demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas Jenderal Bintang Dua tersebut.

‎Sebelum dipercaya memimpin Korem 032/Wbr, Brigjen TNI Aji Mimbarno menduduki jabatan sebagai Waaspers Kasad Bidang Watpers. Sementara itu, pejabat lama Brigjen TNI Mahfud, Saat ini melaksanakan tugas belajar untuk mengikuti pendidikan di Lemhannas RI.

‎Pergantian Pejabat Utama di Internal Korem 032/Wbr Satu hari sebelum pucuk pimpinan Korem berganti, bertempat di Youth Center Bagindo Azis Chan pada Sabtu (16/5/2026), Brigjen TNI Mahfud telah lebih dulu memimpin rangkaian upacara Sertijab dan tradisi korps di internal jajaran Korem 032/Wbr.

‎Langkah ini merupakan bagian dari rangkaian transisi kepemimpinan agar roda organisasi di jajaran Korem 032/Wbr tetap berjalan optimal. Beberapa pejabat penting yang resmi dilantik antara lain:

‎Kolonel Inf Irvan Yusri, S.I.P., M.Han., menjabat  sebagai Kepala Staf Korem (Kasrem) 032/Wbr.

‎Dandim 0306/Lima puluh Kota kini diemban oleh Letkol Inf Adi Nofriadi Nata, menggantikan Letkol Inf Ucok Namara.

‎Dandim 0307/Tanah Datar Resmi dijabat oleh Letkol Arm Hendriyana, menggantikan Letkol Inf Agus Priyo Pujo Sumedi.

‎Seluruh rangkaian acara pelantikan, baik di tingkat Kodam maupun Korem, berlangsung dengan tertib dan khidmat.

‎Agenda ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama (PJU) Kodam XX/TIB, PJU Korem 032/Wbr, para Komandan Satuan (Dansat) jajaran, serta Ketua beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XX/Tuanku Imam Bonjol dan Koorcab Rem 032 PD XX/TIB. (Penrem 032)

 

Pasamanbarat, netralpost – Seorang pria berinisial SY (33) diringkus tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), diduga melakukan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering.

Pelaku berhasil diringkus di Jorong Sidomulyo, Nagari Mudik Labuah, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

"Benar, pelaku SY merupakan target operasi (TO) petugas," ujar Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Resnarkoba Iptu Andhika, Sabtu (16/5/2026).

Dikatakan Iptu Andhika, penangkapan pelaku seiring banyaknya laporan terkait maraknya aktivitas transaksi narkotika yang sudah meresahkan masyarakat di daerah Sidomulyo Nagari Mudik Labuah.

"Berbekal informasi dari masyarakat, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap aktivitas pelaku yang dikenal cukup licin, dan sudah beberapa kali lolos dari kejaran petugas," katanya.

Melihat kedatangan tim Opsnal yang dipimpin langsung Kasatresnarkoba, pelaku melarikan diri kearah kebun kelapa sawit milik warga, sehingga petugas bertindak tegas dan berhasil meringkus pelaku.

"Pelaku sempat melarikan diri dan melakukan perlawanan, serta membuang barang bukti di sekitar area kebun kelapa sawit," ucapnya.

Dijelaskan, petugas langsung melakukan penggeledahan terhadap pelaku yang disaksikan oleh sejumlah tokoh masyarakat setempat, ditemukan 26 paket kecil diduga narkotika jenis sabu-sabu dibungkus dengan plastik klip warna pink yang disimpan di dalam dompet pelaku.

"Kami juga melakukan penggeledahan di rumah pelaku, ditemukan dua paket kecil narkotika jenis sabu-sabu dan 10 paket kecil narkotika jenis ganja kering dibungkus dengan plastik klip warna bening," jelasnya.

Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu buah plastik klip warna pink, satu buah dompet warna coklat merek Levis, satu buah kaca pirek terangkai bong tutup warna putih. 

"Barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital merk Pocket Scale, satu pack plastik klip warna bening, satu buah plastik warna abu-abu, satu buah tas warna hitam merk Rail Side, dan uang tunai senilai Rp 350 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika," terangnya.

Ditambahkan, pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya, diperoleh dari dua orang temannya yang identitasnya sudah dikantongi petugas dan telah masuk dalam DPO (daftar pencarian orang).

"Rencananya narkotika jenis sabu-sabu dan ganja kering tersebut akan diedarkan di Jorong Sidomulyo hingga seputaran Kecamatan Kinali," pungkasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah berada di Mako Polres Pasaman Barat, untuk kepentingan proses penyidikan lebih lanjut.

“Kami menjerat pelaku dengan pasal berlapis sebagaiamana yang tertuang dalam rumusan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Jo Undang-Undang Nomor (1) Tahun 2025 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda Rp. 10 milyar,” tutup Kasat. (HumasResPasbar)

Sumatera Barat, netralpost – Momen penuh kegembiraan dan harapan menyelimuti Kabupaten Pasaman Barat ketika Kepala Kepolisian Resor Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., bersama Bupati Pasaman Barat Yulianto, S.H., M.M., serta seluruh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan serangkaian kegiatan penting dalam mendukung Program Pemerintah Pusat tentang ketahanan pangan nasional.

Acara yang diadakan dengan meriah ini mencakup tiga agenda besar sekaligus: Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Groundbreaking Pembangunan 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri, serta Launching Operasional 166 Satuan Pengelola Pangan Gizi (SPPG) Polri,yang semuanya bertujuan untuk memperkuat kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pasaman Barat.

Di bawah sinar matahari yang cerah, rombongan resmi bersama dengan ribuan masyarakat dan personel Polri berkumpul di lahan pertanian yang telah dipersiapkan khusus, menyaksikan proses panen jagung yang melimpah dari lahan seluas hektaran yang dikelola secara kolaboratif antara pemerintah daerah, Polri, dan kelompok tani lokal.

Jagung pipil yang tumbuh subur dengan tongkol yang gemuk menjadi bukti nyata bahwa upaya bersama dalam mengembangkan sektor pertanian telah memberikan hasil yang membanggakan.

Bupati Pasaman Barat Yulianto, S.H., M.M., dalam pidatonya menyampaikan rasa bangga atas pencapaian ini. “Kegiatan hari ini bukan hanya sekadar acara panen, melainkan bukti nyata bahwa kerja sama antara pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat bisa menghasilkan sesuatu yang luar biasa.

Dengan panen raya ini, kita tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga menunjukkan bahwa Kabupaten Pasaman Barat siap berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional,” ujarnya dengan suara yang penuh semangat, disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., yang turut serta aktif dalam proses panen, menjelaskan bahwa komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan bukan hanya sebatas ucapan.

“Kami percaya bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus aktif berperan dalam pembangunan sektor strategis seperti pertanian. Melalui pembangunan 10 gudang ketahanan pangan ini, kita akan mampu menyimpan hasil panen dengan baik sehingga tidak ada pemborosan, sementara 166 SPPG Polri yang diluncurkan akan menjadi ujung tombak dalam mendistribusikan pangan sehat dan bergizi ke seluruh pelosok wilayah,” jelasnya sambil menunjukkan lokasi tanah yang akan dibangun menjadi gudang.

Selama acara berlangsung, masyarakat yang datang dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat juga turut serta dengan antusias dalam proses panen bersama. Bapak Sukardi (50 tahun), seorang petani dari Nagari Mudik Labuah, menyampaikan rasa terima kasihnya.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan dari Polri dan pemerintah daerah. Sebelumnya, kita sering mengalami kesulitan dalam pemasaran dan penyimpanan hasil panen, tetapi dengan adanya gudang baru dan SPPG ini, kami yakin kehidupan kita akan semakin baik,” ujarnya sambil menunjukkan tongkol jagung yang baru saja dia panenkan. 

Acara Groundbreaking pembangunan gudang ketahanan pangan yang dilakukan oleh rombongan resmi menjadi titik puncak dari kegiatan ini. Setiap batu pertama yang ditancapkan menjadi simbol harapan baru bagi kemandirian pangan daerah.

Gudang yang akan dibangun dengan standar modern ini direncanakan akan mampu menampung ribuan ton hasil panen berbagai komoditas pangan, sehingga menjamin ketersediaan pasokan pangan di Kabupaten Pasaman Barat sepanjang tahun.

Sementara itu, launching 166 SPPG Polri yang akan ditempatkan di berbagai polsek dan pos pelayanan masyarakat di seluruh Kabupaten Pasaman Barat akan menjadi pusat pelayanan informasi, pendampingan, dan distribusi pangan serta gizi bagi masyarakat. Setiap SPPG akan diisi oleh personel yang telah mendapatkan pelatihan khusus dalam bidang pertanian dan gizi masyarakat.

Forkopimda Kabupaten Pasaman Barat yang turut hadir dalam acara ini menyampaikan dukungan penuh terhadap program ini. Wakil Bupati Pasaman Barat yang juga hadir menyatakan, “Semua elemen masyarakat harus bersatu dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan. Dengan kerja sama yang erat seperti ini, kita yakin Kabupaten Pasaman Barat akan menjadi contoh daerah yang mandiri dan sejahtera dalam bidang pangan.”

Acara diakhiri dengan doa bersama dan pembagian hasil panen jagung kepada masyarakat yang membutuhkan, serta penyerahan bibit tanaman unggul kepada kelompok tani lokal. Suasana penuh kebersamaan dan kegembiraan terasa di setiap sudut lokasi acara, mencerminkan semangat bersama dalam membangun masa depan yang lebih baik bagi Kabupaten Pasaman Barat.

 


Padang, netralpost --- Dalam rangka libur panjang Kenaikan Yesus Keristus yang berlangsung pada 14 Mei 2026 dan cuti bersama hingga 17 Mei 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menyediakan total 112 perjalanan kereta api lokal untuk melayani mobilitas masyarakat di wilayah Sumbar.

Selama periode tersebut, kapasitas angkut yang disiapkan mencapai 28.432 tempat duduk, dengan rata-rata 28 perjalanan setiap hari atau sekitar 7.108 kursi per hari. Hingga Sabtu (16/5) pukul 12.00 WIB, sebanyak 27.538 tiket telah terjual dan masih tersedia 7.446 kursi yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Sementara itu, tempat duduk untuk KA Pariaman Ekspres dan KA Lembah Anai habis terjual.

Kepala Humas Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa angka penjualan tersebut masih bersifat dinamis seiring proses transaksi yang terus berlangsung. KAI mengimbau pelanggan untuk segera melakukan pemesanan agar dapat merencanakan perjalanan dengan lebih nyaman dan terjamin.

Pemesanan tiket KA Lokal dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal resmi lainnya. Sementara itu, pembelian langsung di loket stasiun dilayani mulai tiga jam sebelum jadwal keberangkatan (go-show).

KAI Divre II Sumbar terus memastikan seluruh layanan berjalan optimal selama masa angkutan liburan ini, dengan mengedepankan aspek keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu demi memberikan pengalaman perjalanan terbaik bagi pelanggan.(*) 


 

LIMA PULUH KOTA, NETRALPOST — Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres 50 Kota mengeluarkan imbauan tegas bagi seluruh pengguna jalan guna mengantisipasi lonjakan angka kecelakaan lalu lintas selama musim penghujan. Tingginya intensitas hujan belakangan ini dinilai memicu kerawanan di jalan raya akibat permukaan aspal yang licin serta menurunnya jarak pandang para pengendara secara drastis.

​Dalam mengedukasi masyarakat, pihak kepolisian merilis lima poin utama yang wajib dipatuhi demi menjaga keselamatan bersama. Poin-poin tersebut meliputi kewajiban untuk mengurangi kecepatan kendaraan, menyalakan lampu utama agar mempermudah visibilitas pengguna jalan lain, hingga memeriksa kelaikan kondisi kendaraan—terutama ban, rem, wiper, dan lampu—sebelum melakukan perjalanan.

​Selain kesiapan kendaraan, para pengendara sepeda motor juga diwajibkan untuk menggunakan perlengkapan hujan yang aman, seperti jas hujan dan helm bervisor jernih. Pihak Satlantas juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap genangan air di jalan raya, mengingat lubang dalam atau kerusakan jalan sering kali tidak terlihat akibat tertutup luapan air.

​Kampanye keselamatan ini terus digalakkan secara masif, baik melalui penempatan personel di titik-titik rawan maupun melalui pembagian materi edukasi visual di media sosial. Langkah preventif ini diharapkan mampu menekan fatalitas kecelakaan dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan berkendara di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama.

​Kapolres 50 Kota melalui Kasatlantas Iptu Zarwiko menegaskan bahwa cuaca ekstrem menuntut fokus dan konsentrasi ekstra dari setiap pengemudi. "Hujan turun membuat jalanan menjadi sangat licin dan membatasi jarak pandang kita. Kami meminta dengan sangat agar seluruh masyarakat mengutamakan keselamatan hingga sampai di tujuan, bukan kecepatan," ujar Iptu Zarwiko saat memberikan keterangannya.

L

​Lebih lanjut, Iptu Zarwiko mengingatkan agar para pengendara tidak ragu untuk menepi dan beristirahat jika intensitas hujan dirasa sudah terlalu lebat dan membahayakan keselamatan. "Kunci utama menghadapi musim hujan ini adalah antisipasi dan kewaspadaan. Mari bersama-sama kita jaga ketertiban di jalan raya, karena keselamatan adalah tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.(*) 


 

MENTAWAI, NETRALPOST - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sumatra Barat (Sumbar) berhasil menggagalkan upaya penyelundupan ribuan ekor ikan hias ilegal di perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (11/5/2026) dini hari. Selain mengamankan muatan, polisi turut menyita satu unit kapal dan menahan lima orang anak buah kapal (ABK).

Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengungkapkan bahwa ribuan ikan tersebut rencananya akan dikirim ke Bali sebelum diekspor ke luar negeri.

“Ikan hias ini dikemas dalam 1.000 kantong plastik berisi air laut dan oksigen. Total ada sekitar 2.000 ekor dari berbagai jenis,” ujar Brigjen Pol Solihin saat memberikan keterangan di Padang, didampingi Dirpolairud AKBP Ibnu Bagus Santoso.

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai aktivitas penangkapan ikan ilegal yang meresahkan. Personel Subdit Gakkum Ditpolairud kemudian melakukan patroli dan mencurigai gerak-gerik KM Antel GT 15 di perairan Sikakap.

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ribuan ikan hias di dalam palka kapal. Nakhoda kapal tidak mampu menunjukkan dokumen atau surat izin resmi penangkapan maupun pengangkutan ikan hias.

“Kapal ini memiliki izin untuk menangkap ikan tuna, namun faktanya digunakan untuk mengambil ikan hias secara ilegal. Praktik ini sudah mereka jalankan sejak tahun 2016,” tambah Solihin.

Berdasarkan hasil interogasi, para pelaku menangkap ikan dengan cara menyelam menggunakan alat bantu pernapasan dari mesin kompresor, metode yang tidak hanya ilegal tetapi juga membahayakan nyawa nelayan.

Ikan-ikan tersebut rencananya akan dijual kepada pengepul di kawasan Bungus, Kota Padang, dengan harga Rp25.000 per ekor. Dari Padang, komoditas laut ini dikirim ke Provinsi Bali dan diekspor ke negara tetangga seperti Singapura. Di pasar internasional, harga ikan tersebut melonjak drastis hingga ratusan ribu rupiah per ekor.

Wakapolda menyayangkan aksi eksploitasi ini karena merusak daya tarik wisata dan kelestarian hayati Mentawai.

“Mentawai memiliki banyak titik selam yang menjadi incaran wisatawan asing. Aksi penangkapan ilegal ini merusak keindahan ekosistem laut kita,” tegasnya.

Saat ini, kelima pelaku beserta barang bukti KM Antel GT 15 dan ribuan ikan hias telah diamankan di kantor Ditpolairud Polda Sumbar untuk proses hukum lebih lanjut.

Polda Sumbar mengimbau masyarakat dan nelayan untuk menghentikan segala bentuk eksploitasi hasil laut tanpa izin. Kepolisian berkomitmen akan terus menindak tegas praktik illegal fishing guna menjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Sumatra Barat. (*) 


 

PADANG, NETRALPOST — Guna memaksimalkan pelayanan dan memberikan rasa aman bagi para pengguna jalan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatra Barat (Sumbar) kembali gencar menyosialisasikan keberadaan Call Center 110. Layanan cepat tanggap ini disediakan sebagai pusat pengaduan dan informasi bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian secara mendesak, khususnya yang berkaitan dengan situasi darurat di jalan raya di seluruh wilayah hukum Sumatra Barat.

​Layanan Call Center 110 ini merupakan manifestasi nyata dari tugas pokok kepolisian, yaitu melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Kehadiran saluran komunikasi terintegrasi ini diharapkan dapat memangkas waktu respons petugas di lapangan saat menerima laporan dari warga. Dengan demikian, setiap insiden yang terjadi di jalan raya dapat segera ditangani secara cepat, tepat, dan terukur demi meminimalisasi risiko yang tidak diinginkan.

​Salah satu keunggulan utama dari layanan ini adalah aksesibilitasnya yang tanpa batas. Masyarakat dapat menghubungi nomor Call Center 110 kapan saja karena beroperasi penuh selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu. Selain itu, layanan darurat ini bersifat gratis atau bebas pulsa, sehingga tidak akan membebani warga yang sedang berada dalam kondisi panik atau membutuhkan pertolongan segera dari pihak berwajib.

​Masyarakat Sumatra Barat diimbau untuk tidak ragu memanfaatkan nomor tunggal ini apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya gangguan keamanan dan ketertiban. Mulai dari peristiwa kecelakaan lalu lintas, kemacetan parah yang mengunci arus jalan, tindak kriminalitas di jalan raya, hingga kebutuhan akan pengawalan darurat, semuanya dapat dilaporkan secara langsung melalui saluran telepon darurat ini.

​Melalui sosialisasi yang masif ini, Ditlantas Polda Sumbar berharap masyarakat dapat menyimpan nomor darurat ini di ponsel masing-masing. Namun, pihak kepolisian juga mengingatkan agar fasilitas publik yang sangat penting ini dipergunakan secara bijak dan bertanggung jawab. Warga dilarang keras melakukan panggilan palsu (prank call) atau memberikan informasi bohong yang dapat mengganggu jalannya pelayanan bagi masyarakat lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Direktur Lalu Lintas Polda Sumatra Barat mengatakan bahwa, ​"Layanan Call Center 110 ini adalah komitmen kami untuk selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, memberikan perlindungan dan kemudahan akses tanpa sekat. Kami dari Ditlantas Polda Sumbar mengimbau seluruh warga Sumatra Barat untuk memanfaatkan fasilitas gratis 24 jam ini dengan bijak demi terciptanya Kamseltibcarlantas yang kondusif. Jangan ragu melapor, karena keselamatan dan kenyamanan Anda di jalan raya adalah prioritas utama kami."(*)

 

​PADANG, NETRALPOST — Memasuki masa liburan, antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata atau sekadar berkumpul bersama keluarga di berbagai wilayah Sumatra Barat diprediksi akan mengalami peningkatan. Guna mengantisipasi lonjakan arus kendaraan dan menekan angka kecelakaan, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumbar mengeluarkan imbauan resmi agar seluruh pengguna jalan tetap mengutamakan keselamatan dan mematuhi peraturan lalu lintas yang berlaku selama menikmati masa libur.

​Pihak kepolisian mengingatkan bahwa esensi dari liburan adalah untuk menyegarkan pikiran dan bersenang-senang, namun hal tersebut tidak boleh membuat pengendara abai terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain. Kelalaian sekecil apa pun di jalan raya dapat berdampak fatal. Oleh karena itu, kesadaran kolektif dari seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan agar momen liburan tidak berubah menjadi petaka.

​Bagi para pengendara roda dua, Ditlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H. menekankan pentingnya penggunaan helm standar nasional Indonesia (SNI) yang terpasang dan terkunci dengan benar. Selain pelindung kepala, kelengkapan surat-surat kendaraan seperti STNK dan SIM juga wajib dipastikan aman dan siap dibawa sebelum memulai perjalanan guna menghindari kendala administratif di jalan raya.

​Tidak kalah penting, kepatuhan terhadap rambu-rambu lalu lintas dan marka jalan harus tetap dijaga dengan disiplin tinggi. Para pengemudi diminta untuk tidak saling mendahului secara ugal-ugalan, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta menahan diri agar tidak berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan, terutama saat melintasi jalur-jalur rawan kecelakaan di wilayah Sumatra Barat.

​Ditlantas Polda Sumbar juga menyisipkan pesan menyentuh agar para pengendara selalu mengingat keluarga yang menanti di rumah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama karena ada orang-orang tersayang yang mengharapkan kepulangan kita membawa cerita bahagia, bukan kabar duka. Menjadi pelopor keselamatan di jalan raya adalah cerminan dari pengendara yang cerdas dan bertanggung jawab.

​"Kami dari Ditlantas Polda Sumbar mengucapkan selamat menikmati liburan kepada seluruh masyarakat Sumatra Barat. Kami sangat berharap masyarakat dapat menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dengan penuh kesadaran. Ingatlah, liburan yang aman akan melahirkan keluarga yang bahagia. Mari kita jadikan jalan raya tempat yang aman bagi semua, patuhi petunjuk petugas di lapangan, dan jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas demi kebaikan kita bersama."(*)

 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pelaksanaan perawatan sarana secara berkala dan berkesinambungan.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, KAI Divre II Sumbar melaksanakan pemeriksaan kelaikan dan kesiapoperasian (Rhamcheck) sarana dan kelengkapan standar pelayanan minimum (SPM) bersama Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang dan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personnel (SCP) sarana yang melibatkan jajaran manajemen serta petugas teknis sarana di seluruh wilayah operasional Divre II Sumbar. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan perkeretaapian berada dalam kondisi optimal dan laik operasi.

Saat Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personnel (SCP)Tim sarana dan manajemen KAI Divre II Sumbar melaksanakan inspeksi langsung ke sejumlah lokasi penting, seperti emplasemen Stasiun Padang, Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, serta lokasi stabling lainnya. Pemeriksaan meliputi pengecekan kebersihan sarana, kondisi pendingin udara (AC), sistem pengereman, perangkat keselamatan, hingga kesiapan operasional armada.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menjelaskan bahwa Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif Padang, Depo Kereta Padang, dan Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus memiliki peran penting dalam menjaga keandalan armada melalui perawatan berkala lokomotif, kereta, dan gerbong serta KRD.

“Balaiyasa Padang, Depo Lokomotif dan Depo Kereta Padang serta Depo Gerbong Kelas B Bukit Putus berkontribusi terhadap kesiapan operasional kereta api melalui perawatan sarana secara berkala. Tujuannya untuk menjaga keandalan dan kelancaran operasional perjalanan kereta api di wilayah Divre II Sumbar,” ujar Reza.

Untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan keselamatan perjalanan kereta api, KAI Divre II Sumbar menerapkan sejumlah strategi dan inovasi, antara lain:

* Pemeliharaan Preventif, yaitu pelaksanaan perawatan berkala agar lokomotif dan kereta selalu dalam kondisi optimal sebelum dioperasikan. Pemeriksaan kereta meliputi komponen bogie, pegas, axle box, roda, bearing, sistem pengereman, serta komponen teknis lainnya. Sementara pemeriksaan lokomotif meliputi kabin masinis, sistem pengereman, perangkat pengendali, dan peralatan keselamatan.

* Peningkatan Kompetensi SDM, melalui pelatihan rutin dan sertifikasi bagi teknisi perawatan guna menjaga standar kualitas pekerjaan dan keselamatan operasional.

* Penerapan Teknologi Digital, dengan memanfaatkan aplikasi mobile, dashboard berbasis web, serta checksheet digital untuk memantau jadwal dan status perawatan sarana secara real-time.

Reza menambahkan bahwa seluruh perawatan periodik dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan agar seluruh sarana dapat beroperasi secara optimal dan melayani pelanggan tanpa kendala.

“Perawatan sarana tidak hanya berfungsi menjaga keandalan operasional, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjamin keselamatan perjalanan kereta api. Lokomotif, kereta, dan gerbong yang dirawat dengan standar tinggi akan meminimalisir potensi gangguan teknis selama perjalanan,” tambah Reza.

Dalam mendukung proses perawatan sarana, KAI Divre II Sumbar juga terus melakukan peningkatan fasilitas depo dan kesiapsiagaan penanganan darurat. Salah satunya melalui penyediaan rerailing jack equipment untuk mendukung proses evakuasi sarana yang mengalami anjlokan.

Selain itu, sejumlah peningkatan fasilitas juga dilakukan, antara lain normalisasi ukuran balok tumpuan untuk rerailing jack equipment agar proses evakuasi lebih efisien, peningkatan kualitas peralatan kerja otomatis (electric tools), serta kalibrasi berkala alat ukur guna menjaga standar perawatan tetap optimal.

“Keselamatan adalah hal yang tidak bisa ditawar dalam layanan perkeretaapian. Oleh karena itu, setiap kegiatan perawatan, pemeriksaan, hingga rampcheck selalu kami lakukan secara ketat agar seluruh armada layak operasi dan memenuhi standar keamanan,” jelas Reza.

KAI Divre II Sumbar menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, andal, dan selamat bagi seluruh pelanggan.

“Kami ingin memastikan setiap perjalanan kereta api tidak hanya aman, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi pelanggan. Perawatan yang dilakukan bukan sekadar memenuhi standar teknis, melainkan juga wujud kepedulian KAI Divre II Sumbar terhadap kepercayaan masyarakat yang telah memilih kereta api sebagai moda transportasi andalan,” tutup Reza.(*) 

 

Pasaman Barat, netralpost --- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), meringkus dua orang pelaku yang diduga melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam.

Pelaku diketahui masing-masing berinisial RD (21) dan RT (40). Keduanya berhasil diringkus di daerah Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 23.20 WIB.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasatreskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K membenarkan penangkapan terhadap kedua pelaku berinisial RD dan RT tersebut.

Dikatakan, penangkapan terhadap kedua pelaku berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/76/III/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/ Polda Sumbar, tanggal 31 Maret 2026," ujarnya, Jumat (15/5/2026).

"Kedua pelaku tersebut sebelumnya melarikan diri setelah melakukan penganiayaan disertai dengan penusukan menggunakan senjata tajam terhadap korban bernama Awaluddin," ujarnya.

Kasatreskrim menerangkan, peristiwa tersebut terjadi di Jorong Kartini Nagari Muaro Kiawai, Kecamatan Gunung Tuleh Kabupaten Pasaman Barat pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Berdasarkan hasil interogasi, kedua pelaku melakukan tindakan penganiayaan dengan cara memukul dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau dapur.

"Setelah melakukan aksinya, kedua pelaku langsung melarikan diri dan membuang barang bukti berupa satu buah pisau ke sungai Batang Saman," terangnya.

Menindaklanjuti laporan korban, Satreskrim Polres Pasaman Barat langsung melakukan penyelidikan, serta meminta keterangan para saksi yang melihat kejadian tersebut.

"Setelah melalui rangkaian proses penyelidikan dan berdasarkan bukti permulaan yang cukup, tim Opsnal langsung melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku," ucapnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, kedua pelaku diketahui berada di daerah Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

"Tim Opsnal di bawah pimpinan Ipda Algino Ganaro langsung berangkat menuju Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau pada Selasa (12/5/2026)," tuturnya.

Lanjutnya, setelah berkoordinasi dengan Unit Reskrim Polsek Tandun Polres Rokan Hulu Polda Riau, kedua pelaku diketahui sedang berada di sebuah warung sate milik keluarganya.

"Kedua pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 23.20 WIB, di warung sate milik keluarganya di daerah Tandun Kabupaten Rokan Hulu Riau," ucapnya.

Dijelaskan, dihadapan petugas, kedua pelaku mengakui perbuatannya, sedangkan barang bukti satu buah pisau dapur yang digunakan untuk menusuk korban dibuang oleh pelaku RD ke sungai Batang Saman, setelah melakukan aksinya.

"Belum diketahui motif dari perbuatan kedua pelaku, petugas masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut," pungkasnya.

Saat ini, kedua pelaku telah berada di Mapolres Pasaman Barat untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 262 ayat (1), Pasal 466 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (HumasResPasbar)

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Kota (Pemko) Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bergerak cepat menindaklanjuti instruksi Wali Kota Padang, Fadly Amran, untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur daerah irigasi pascabencana.

Pengerjaan fisik secara permanen ditargetkan sudah dapat dilaksanakan mulai pertengahan Juli 2026 mendatang. Langkah ini diambil guna memastikan masyarakat, terutama para petani, tidak lagi merasakan dampak bencana yang berkepanjangan terhadap lahan produktif mereka.

Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Malvi Hendri, menegaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari arahan Wali Kota Padang agar dilakukan percepatan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.

"Tujuannya supaya masyarakat terdampak tidak merasakan lagi kondisi bencana sebelumnya, dan infrastruktur yang rusak bisa segera diperbaiki," ujar Malvi Hendri, Rabu (13/5/2026).

Berdasarkan perencanaan teknis, sebanyak 16 titik daerah irigasi akan menjadi fokus utama pengerjaan fisik permanen yang mencakup:

Bendung Limau Manis; Rekonstruksi Bendung Beringin (meliputi wilayah Lubuk Sarik, Beringin, dan Lubuk Hantu); Bendung D.I. Kapalo Hilalang; Bendung D.I. Sei Latung; Bendung D.I. Sei Guo. Bendung Rasak Bungo; Bendung Koto Lalang;

Rekonstruksi Bendung Batu Busuk (wilayah Sungkai I dan Pasa Lalang); D.I. Lubuk Lagan, D.I. Guo Atas, D.I. Lubuk Minturun, D.I. Lubuk Laweh; serta D.I. Lolo dan D.I. Lolo 2.

Saat ini, Dinas PUPR Kota Padang tengah merampungkan tahap perencanaan yang ditargetkan selesai pada akhir Mei ini. Hal tersebut dilakukan agar proses pengadaan dapat segera dilaksanakan dan kontrak kerja ditandatangani pada pekan kedua Juli.

"Penanganan sebelumnya telah dilakukan melalui skema Operasi dan Pemeliharaan (OP) sebagai langkah sementara agar air tetap mengalir. Namun, untuk pengerjaan permanen ditargetkan sudah mulai berjalan sepenuhnya pada pertengahan Juli mendatang," katanya.

Guna mendukung instruksi percepatan tersebut, Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp226 miliar yang difokuskan untuk memulihkan produktivitas masyarakat melalui perbaikan infrastruktur jalan, drainase, dan irigasi. (Taufik/Charlie)

 

Padang, netralpost --- Perwakilan Ombudsman RI Sumatera Barat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di RSUD Sungai Dareh, Kabupaten Dharmasraya, (14/5/2026). 

Sidak ini dilakukan dalam rangka perluasan akses pengawasan Ombudsman dalam memastikan tata kelola pelayanan kesehatan di rumah sakit milik daerah berjalan dengan baik dan optimal. 

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Adel Wahidi, memimpin langsung kegiatan tersebut, dengan didampingi langsung oleh Direktur RSUD Sungai Dareh, dr. Neza, M.Kes. 

Ia bersama tim memeriksa sejumlah titik layanan mulai dari loket pendaftaran, Instalasi Gawat Darurat [IGD], hingga ruang layanan poli klinik.

“Fokus kami adalah melihat langsung bagaimana pelayanan diberikan kepada masyarakat, mendengar keluh kesah pasien dan juga mengumpulkan saran serta masukan dari masyarakat untuk perbaikan tata kelola layanan  kesehatan di RSUD Sungai Dareh kedepanya" Pungkas Adel. 

Temuan di Lapangan

Dari hasil sidak, tim Ombudsman Sumbar menemukan beberapa hal yang menjadi sorotan dan perlu segera ditindaklanjuti oleh manajemen RSUD Sungai Dareh.

Diantaranya, masih ada dokter yang belum datang hingga pukul 10.00 WIB dengan alasan masih sarapan dan hari hujan. Kondisi ini terlihat pada Poli Gigi, Poli Anak dan Poli Umum. Padahal, pasien sudah menunggu dan mendaftar sejak pukul 08.00 WIB. 

Tentu ini merupakan alasan yang terlalu di buat-buat dan menunjukan pelaksana  pelayanan publik belum berorientasi pada integritas dan profesionalisme pelayanan. 

Dalam kesempatan tersebut, Tim Ombudsman juga menerima layanan konsultasi dari pasien maupun keluarga pasien. 

Beberapa keluhan pasien yang menjadi sorotan Ombudsman antara lain yaitu air yang kotor di toilet RSUD, Kekosongan layanan spesialis jantung, lamanya waktu layanan pengambilan obat hingga menghabiskan watu tunggu sampai 3 jam, hingga antrian layanan pendaftaran mandiri yang terlalu panjang. 

Dorongan Perbaikan

Ombudsman Sumbar secara langsung telah menyampaikan hasil sidak dan keluhan kepada Direktur Rumah Sakit beserta jajaran. 

Catatan dan keluhan pasien ini mesti dilihat sebagai asupan dan pencerahan guna memperbaiki layanan rumah sakit kedepan. 

Keluhan masyarakat tidak boleh dilihat sebagai gangguan atau mencari-cari kesalahan, melainkan adalah wujud partisipapasi/kepedulian publik untuk menghadirkan pelayanan yang berkualitas. 

Kepada Ombudsman, Direktur RSUD Sungai Dareh menyatakan siap menindaklanjuti setiap catatan yang diberikan oleh Ombudsman. 

Direktur RSUD juga berkomitmen bahwa seluruh masukan akan dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan layanan dan meningkatkan kualitas layanan rumah sakit. (*) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat selama periode libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei 2026. Pada masa angkutan long weekend tersebut, KAI Divre II Sumbar menyediakan total 28.432 tempat duduk atau rata-rata 7.108 tempat duduk setiap harinya untuk melayani mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Sumatera Barat.

Kesiapan kapasitas ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi meningkatnya pergerakan masyarakat yang memanfaatkan momen libur panjang untuk berwisata, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan bersama keluarga.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa KAI terus berupaya menghadirkan layanan transportasi publik yang tidak hanya andal dari sisi operasional, tetapi juga mampu memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi pelanggan.

“KAI berkomitmen menghadirkan perjalanan kereta api yang selamat, tepat waktu, dan nyaman selama masa libur panjang. Kami melihat antusiasme masyarakat terhadap transportasi kereta api terus meningkat karena dinilai praktis, ekonomis, dan bebas dari kemacetan jalan raya,” ujar Reza.

Untuk mendukung kebutuhan perjalanan masyarakat, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan tiga layanan kereta api lokal, yakni KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie–BIM, KA Pariaman Ekspres relasi Pauhlima–Naras, serta KA Lembah Anai relasi Kayu Tanam–Padang.

KA Pariaman Ekspres yang melayani 10 perjalanan setiap hari tetap menjadi pilihan favorit masyarakat dan wisatawan karena memberikan akses mudah menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah Pariaman. Dengan tarif terjangkau sebesar Rp5.000, pelanggan dapat menikmati perjalanan yang cepat dan nyaman tanpa harus menghadapi kepadatan lalu lintas saat libur panjang.

Sementara itu, KA Minangkabau Ekspres melayani 12 perjalanan per hari dengan relasi BIM–Pulau Aie dan menjadi moda transportasi strategis yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau dengan pusat Kota Padang. Kereta ini juga mendukung aktivitas wisata edukatif dan perjalanan rombongan pelajar melalui layanan tiket rombongan yang praktis dan efisien.

Adapun KA Lembah Anai melayani enam perjalanan setiap hari dengan relasi Kayu Tanam–Padang. Sepanjang perjalanan, pelanggan dapat menikmati panorama alam khas Sumatera Barat yang menjadi daya tarik tersendiri, mulai dari hamparan perbukitan hingga suasana pedesaan yang asri.

“Kehadiran kereta api lokal di Sumatera Barat tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari upaya mendukung pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi daerah, dan mobilitas masyarakat yang lebih berkelanjutan,” tambah Reza.

Selain meningkatkan kapasitas layanan, KAI Divre II Sumbar juga terus memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta petugas operasional agar perjalanan kereta api tetap berjalan lancar selama masa angkutan libur panjang. Pemeriksaan rutin terhadap rangkaian kereta dan fasilitas pelayanan dilakukan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan.

Untuk kemudahan pemesanan, tiket KA lokal dapat dibeli melalui aplikasi Access by KAI mulai H-7 sebelum keberangkatan. KAI juga mengimbau masyarakat agar melakukan pembelian tiket hanya melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan.

“Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan kereta api sebagai pilihan transportasi selama long weekend. Selain nyaman dan terjangkau, perjalanan dengan kereta api juga memberikan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan menyenangkan,” tutup Reza.(*) 




 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk anak-anak. Melalui berbagai program edukatif, KAI Divre II Sumbar berupaya menanamkan budaya tertib dan kecintaan terhadap transportasi publik sejak usia dini.

Sebagai bagian dari komitmen tersebut, pada Rabu (13/5) KAI Divre II Sumbar menerima kunjungan edukasi dari 88 siswa SD Plus Lillah di Stasiun Padang. Kegiatan ini dipandu oleh petugas frontliner Stasiun Padang, tim Angkutan Penumpang dan tim Humas Divre II Sumbar.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa KAI memberikan kesempatan kepada rombongan sekolah maupun wisata edukasi untuk memperoleh pengalaman langsung mengenal dunia perkeretaapian melalui layanan perjalanan rombongan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal kereta api sebagai moda transportasi massal yang aman, nyaman, tertib, dan ramah lingkungan. Edukasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran menggunakan transportasi publik sejak usia dini,” ujar Reza.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan berbagai materi edukatif mengenai dunia perkeretaapian, mulai dari pengenalan profesi petugas KAI, fasilitas stasiun, tata cara pemesanan tiket, proses boarding, hingga pengalaman naik kereta api. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif dan menyenangkan agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya keselamatan di area perkeretaapian, seperti larangan bermain di jalur rel, kewajiban mematuhi aturan di stasiun, serta pentingnya membiasakan budaya tertib saat menggunakan transportasi publik.

Sebagai informasi, KAI Divre II Sumbar juga melayani pembelian tiket rombongan untuk perjalanan KA Lokal dengan ketentuan sebagai berikut:

1. Rombongan minimal berjumlah 20 orang.

2. Surat permohonan diajukan paling awal 14 hari dan paling lambat 8 hari sebelum jadwal keberangkatan.

3. Surat permohonan memuat:

    * Nama rombongan

    * Nama perwakilan dan nomor telepon yang dapat dihubungi

    * Jumlah anggota rombongan

    * Daftar anggota rombongan beserta nomor identitas/NIK

    * Jadwal keberangkatan

    * Relasi perjalanan

4.Penumpang usia 3 tahun ke atas wajib memiliki tiket dan identitas/NIK.

5.⁠Anak di bawah 3 tahun yang menggunakan tempat duduk sendiri wajib memiliki tiket.

6.Pembayaran dilakukan melalui virtual account.

7.Setelah pembayaran lunas, akan dibuat berita acara kesepakatan.

8.Tiket rombongan yang telah dibayar tidak dapat dibatalkan, diubah jadwal, maupun diubah jumlah penumpangnya.

9.Penumpang rombongan wajib hadir minimal 30 menit sebelum keberangkatan.

10.Perwakilan rombongan akan dihubungi petugas loket setelah tiket selesai dicetak.

11. Seluruh peserta rombongan wajib mematuhi ketentuan dan peraturan KAI yang berlaku.

Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar berharap dapat memberikan pengalaman berharga bagi anak-anak dalam mengenal transportasi publik sekaligus menanamkan nilai keselamatan, kedisiplinan, dan budaya tertib sejak dini.

“Kereta api diharapkan tidak hanya menjadi pilihan transportasi utama masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, menyenangkan, dan berkesan bagi semua kalangan,” tutup Reza.(*) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan dan keandalan operasional perjalanan kereta api melalui pelaksanaan pemeriksaan detail serta perawatan intensif sarana dan prasarana perkeretaapian di seluruh wilayah operasional Divre II Sumbar.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan perjalanan kereta api akibat cuaca ekstrem yang dapat berubah secara tiba-tiba, termasuk risiko banjir, longsor, amblesan tanah, hingga pergerakan kontur tanah pada sejumlah titik rawan di wilayah Sumatera Barat.

Sebagai bagian dari upaya tersebut, Divre II Sumbar melaksanakan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personnel (SCP) Prasarana yang melibatkan seluruh jajaran manajemen serta petugas teknis prasarana.

Kegiatan diawali dengan briefing di Ruang Buya Hamka yang dipimpin oleh Manager Operasi Fasilitas Angkutan dan Pengendalian Perjalanan KA, Acep S Manan. Dalam arahannya disampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk memastikan seluruh aspek operasional perkeretaapian berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang telah ditetapkan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh terhadap operasional kereta api serta berbagai elemen vital prasarana perkeretaapian, meliputi kondisi rel seperti rel retak, rel patah, rel gompel, bantalan, profil ballast, sistem penambat, hingga sambungan rel. Selain itu, dilakukan pula pemeriksaan geometri jalur, ruang bebas, ruang manfaat jalur, lingkungan sekitar jalur rel yang tertutup tanaman liar, pemeriksaan lengkung, wesel, jembatan, terowongan, sistem persinyalan, serta berbagai fasilitas pendukung operasional lainnya.

Khusus pada jembatan dan bangunan pendukung, pemeriksaan difokuskan pada kondisi lendutan, stabilitas konstruksi, dan daya dukung terhadap operasional perjalanan kereta api. Sementara pada sistem persinyalan, pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh perangkat berfungsi optimal sehingga dapat mendukung keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menyampaikan bahwa kondisi geografis wilayah Sumatera Barat pada beberapa petak jalur memiliki potensi pergerakan kontur tanah, terutama saat intensitas hujan tinggi. Oleh karena itu, KAI terus meningkatkan langkah-langkah mitigasi preventif guna menjaga keandalan jalur kereta api.

“Petugas prasarana bersama tim manajemen secara berkala melakukan pemetaan prioritas perawatan dan inspeksi berjalan kaki di seluruh wilayah operasional. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api,” ujar Reza.

Selain penguatan aspek teknis, KAI Divre II Sumbar juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api dengan tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional perjalanan kereta api.

Menurut Reza, sinergi antara petugas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional kereta api, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

“Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat,” tutup Reza.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tancap gas memperkuat ekosistem ekonomi syariah dengan target ambisius: menjadi pusat industri halal terkemuka di Indonesia bagian barat. Untuk mendukung hal tersebut, Pemprov kini tengah mematangkan rencana penerbitan Sukuk Daerah sebagai solusi pembiayaan pembangunan.

​Rencana strategis ini dipaparkan Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, dalam rapat bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) di Istana Gubernur, Senin (11/5).

​"Penerbitan sukuk ini menjadi langkah strategis untuk mendukung pembiayaan pembangunan daerah di tengah keterbatasan fiskal," tegas Mahyeldi.

Gubernur mengungkapkan bahwa penetrasi ekonomi syariah di Sumbar menunjukkan tren positif. Hingga tahun 2025, tingkat inklusi keuangan syariah di Ranah Minang telah menyentuh angka 92,14 persen. Pertumbuhan ini didorong oleh performa Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari yang mencatatkan kenaikan signifikan pada sisi pembiayaan dan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Bukan sekadar teori, integrasi ekonomi syariah diwujudkan melalui penetapan kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi sebagai zona Halal Life Style. Kawasan ini dirancang menjadi pusat pembelajaran ekonomi syariah sekaligus pembinaan karakter generasi muda melalui berbagai program seperti Klinik Konsultasi Motivasi Muda (KLIK MEMO).

Di sektor pariwisata, Sumbar kini mengukuhkan posisi di tiga besar destinasi wisata halal terbaik di Indonesia. Keberadaan 566 desa wisata yang tersebar di berbagai kabupaten/kota menjadi motor penggerak utama dalam menarik kunjungan wisatawan berbasis budaya dan syariah.

​Selain penguatan sektor wisata, Pemprov juga terus mempercepat digitalisasi transaksi melalui QRIS Syariah untuk UMKM dan masjid, serta memperluas program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) bagi para pelaku usaha lokal.

​"Penguatan ekonomi syariah adalah bagian penting pembangunan daerah sekaligus mempertegas identitas Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK)," pungkas Mahyeldi.(*) 


 

PADANG, NETRALPOST – Badan Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat menyatakan kesiapan untuk membangun lajur penyelamat kendaraan di jalur rawan kecelakaan Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar. Meski desain konstruksi telah rampung, proyek strategis ini masih menunggu proses pembebasan lahan oleh pemerintah daerah setempat.

​Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengungkapkan bahwa pembangunan fisik rencananya akan dilakukan di atas lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan sebagian lahan milik warga.

​"Desain lajur penyelamat sudah selesai, sekarang tinggal pembebasan lahan," ujar Elsa Putra saat memberikan keterangan di Kota Padang, Senin (11/5).

Proyek yang diperkirakan menelan biaya sebesar Rp30 miliar ini menggunakan skema kolaborasi. Biaya konstruksi akan sepenuhnya ditanggung oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sementara proses ganti rugi atau pembebasan lahan menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melalui APBD.

​Bupati Tanah Datar sebelumnya telah berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran pembebasan lahan tersebut pada APBD Perubahan 2026. Jika proses administrasi lahan ini tuntas tepat waktu, pengerjaan fisik diprediksi mulai berjalan pada awal 2027.

Rencana ini mendapat sinyal hijau dari berbagai pihak. PT KAI Divre II Sumbar telah menyatakan dukungannya karena sebagian jalur akan menggunakan lahan milik KAI di KM 79+200 hingga KM 79+325.

​Bahkan, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, telah meninjau langsung lokasi pada Februari lalu untuk memastikan percepatan fasilitas keselamatan ini.

Lajur penyelamat ini dipandang sebagai solusi mendesak di kawasan Panyalaian yang memiliki kontur jalan menurun tajam. Jalur ini nantinya akan dilengkapi dengan hamparan pasir atau kerikil yang berfungsi menghentikan kendaraan secara darurat, terutama bus dan truk yang mengalami rem blong, guna mencegah kecelakaan fatal di masa mendatang.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima Penghargaan Platinum dalam program Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) di Tempat Kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diserahkan secara simbolis di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat oleh Asisten I Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Zakry, S.Sos., M.Si., didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman kepada Asisten Manager KAI Divre II Sumbar, dr. Doni Fitra Yogi, Senin (11/5).

Pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen perusahaan dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di lingkungan kerja, sekaligus mendorong terciptanya tempat kerja yang aman, sehat, nyaman, dan bebas diskriminasi bagi seluruh pekerja.

Proses penilaian penghargaan dimulai dari tahapan pendaftaran dan verifikasi kelengkapan dokumen administrasi. Perusahaan yang lolos pada tahap tersebut selanjutnya mengikuti pemeriksaan uji petik langsung oleh tim penilai pusat Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia ke lokasi perusahaan terpilih. Untuk PT KAI (Persero) Divre II Sumbar, pelaksanaan penilaian uji petik dilakukan pada 25 November 2025.

Dalam proses penilaian tersebut, terdapat sejumlah indikator yang menjadi perhatian tim penilai, meliputi dokumen kebijakan perusahaan terkait P2HIV-AIDS, rencana kegiatan atau program yang dijalankan, serta hasil kegiatan yang telah dicapai perusahaan dalam mendukung program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja.

Kegiatan penghargaan ini diikuti oleh perusahaan-perusahaan terbaik dan terpilih dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Dari total 488 perusahaan penerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS (P2HIV-AIDS) di Tempat Kerja dengan kategori Silver, Gold, dan Platinum, PT KAI (Persero) Divre II Sumbar berhasil mencatatkan prestasi membanggakan dengan meraih penghargaan tertinggi kategori Platinum tingkat nasional.

“Penghargaan ini merupakan hasil dari komitmen dan kolaborasi seluruh insan KAI Divre II Sumbar dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat, aman, dan inklusif. Kami meyakini bahwa upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja bukan hanya bagian dari pemenuhan regulasi, tetapi juga bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesehatan, kesejahteraan, serta perlindungan hak seluruh pekerja,” ujar Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran KAI Divre II Sumbar yang telah mendukung implementasi program P2HIV-AIDS secara konsisten di lingkungan kerja.

“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pekerja, manajemen, serta seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam mendukung program ini. Penghargaan tingkat nasional ini merupakan hasil kerja bersama dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan budaya kerja yang sehat, peduli, dan bebas diskriminasi,” tambahnya.

Ia menambahkan, KAI Divre II Sumbar akan terus mendukung berbagai program edukasi, sosialisasi, dan kampanye kesehatan kerja secara berkelanjutan guna meningkatkan kesadaran pekerja serta membangun budaya kerja yang inklusif dan humanis.

“Melalui penghargaan ini, kami berharap semangat kepedulian terhadap sesama dan pentingnya kesehatan kerja dapat terus tumbuh di lingkungan perusahaan, sehingga tercipta tempat kerja yang produktif, harmonis, dan berkelanjutan,” tutupnya.(*) 


 

Pasamanbarat, netralpost -- Polres Pasaman Barat melaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kabag Ren pada Sabtu (9/5/2026) pagi di lapangan apel Mako Polres setempat. Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik.

Kegiatan sertijab digelar sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan kualitas kinerja, memperkuat tata kelola, dan menjaga kesinambungan pelayanan Polri kepada masyarakat. 

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat dengan dihadiri para pejabat utama Polres Pasaman Barat, Ketua Bhayangkari Cabang Pasaman Barat Ny. Panca Agung, para Kapolsek jajaran, serta para pengurus Bhayangkari.

Dalam kesempatan tersebut, jabatan Kabag Ren resmi diserahterimakan dari Kompol Muzhendra kepada AKP Evo Nosara yang sebelumnya menjabat Kasubbagstrajemen dan RB Bag Ren Polres Pasaman Barat. Selanjutnya, Kompol Muzhendra akan mengemban tugas sebgai Wakapolres Pasaman, Polda Sumbar.

Upacara sertijab ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Sumbar Nomor: ST/309/IV/KEP/2026 tanggal 2 Mei 2026 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di lingkungan Polda Sumatera Barat.

Upacara berlangsung sesuai tahapan prosesi seremonial Polri, mulai dari pembacaan Keputusan Kapolda Sumbar, pengambilan sumpah jabatan yang didampingi rohaniawan, hingga penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dan penandatanganan Pakta Integritas.

Kapolres Pasaman Barat dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusi selama mengemban tugas, serta menyampaikan harapan kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dan melanjutkan program kerja dengan penuh tanggung jawab.

“Mutasi jabatan adalah bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi. Kita berharap pejabat baru dapat bekerja dengan integritas, menjaga soliditas, serta memberi energi baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.

Setelah upacara resmi ditutup, rangkaian dilanjutkan dengan kegiatan kenal pamit di aula Tatag Trawang Tungga, foto bersama serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres, pejabat utama, dan seluruh peserta personel Polres Pasaman Barat kepada pejabat yang baru dilantik. (HumasResPasbar)

 

Sumbar, netralpost – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Soft Launching Samsat KiosK yang digelar di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tanpa perlu melampirkan KTP pemilik pertama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menekankan bahwa kehadiran Samsat KiosK merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan modern.

“Pelayanan Samsat dengan KiosK ini adalah cara kita menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar mereka benar-benar merasakan pelayanan yang praktis,” ujar Irjen Pol Gatot di hadapan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Terkait sebaran layanan, Kapolda menginstruksikan agar Samsat KiosK tidak hanya berhenti pada sembilan titik awal yang telah direncanakan, namun harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia juga berpesan agar penempatan unit KiosK dilakukan di lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan pentingnya akurasi data dalam mengoptimalkan sektor pajak, yang saat ini menjadi penyumbang sekitar 70% dari pendukung pembangunan daerah. Ia mendorong kerja sama yang erat dengan perangkat Nagari dan Desa sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan wajib pajak.

Sebagai bentuk apresiasi, Irjen Pol Gatot meminta adanya pemberian hadiah atau reward bagi Nagari yang berhasil meningkatkan ketaatan pajak warganya. “Tadi sudah ada hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot menantang jajaran Bapenda dan Dirlantas untuk terus melahirkan terobosan atau breakthrough setiap bulannya. Ia berharap lokasi Samsat KiosK juga bisa menjadi wadah edukasi lain, seperti kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap semangat inovasi ini merambah ke berbagai sektor lain di Sumatera Barat, termasuk pemberdayaan UMKM, olahraga, hingga prestasi anak muda.

“Semoga dengan berbagai kemudahan ini, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi semakin makmur, sejahtera, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kepala Bapenda, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar, jajaran Bank Nagari, serta perwakilan Pemerintah Kota Padang.(*) 

Padang, netralpost --- Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Direktorat Lalu Lintas (Dirantas) Polda Sumatera Barat, kembali mengeluarkan himbauan hangat yang ditujukan kepada seluruh pengguna jalan raya, terutama para saudara mang andis di wilayah Sumatera Barat.

Himbauan ini disampaikan dengan tujuan utama untuk membangun kesadaran bersama dalam menciptakan alur lalu lintas yang teratur, aman, serta nyaman bagi setiap orang yang berkendara atau beraktivitas di jalan raya. Menurut Kombes Pol. Muhammad Reza, disiplin dalam mematuhi peraturan lalu lintas bukan hanya kewajiban, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri dan orang lain.

“Salah satu hal paling dasar namun sering terlupakan adalah pentingnya menjaga jarak aman antar kendaraan,” ucapnya dalam siaran himbauan resmi yang diterbitkan kantor Dirantas Polda Sumbar.

Jarak aman, jelasnya, bukan sekadar angka yang tertulis dalam peraturan, melainkan ruang yang memberikan keleluasaan bagi pengemudi untuk merespons setiap kondisi tak terduga yang mungkin muncul di jalan. Baik saat kondisi jalan licin karena hujan, lalu lintas padat di jam sibuk, maupun saat berkendara di jalan raya yang memiliki tikungan tajam.

“Dengan memberikan ruang yang cukup antara kendaraan Anda dengan kendaraan di depan, kita secara langsung mengurangi risiko terjadinya tabrakan. Setiap sentimeter jarak yang dijaga bisa jadi perbedaan antara keselamatan dan kecelakaan,” jelas Kombes Pol. Muhammad Reza.

Himbauan ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan edukasi lalu lintas yang dilakukan Dirantas Polda Sumbar secara berkelanjutan. Selain menjaga jarak aman, pihaknya juga terus mengingatkan agar semua pengguna jalan mematuhi tanda rambu yang ada, menghormati hak jalan pengguna lain seperti pejalan kaki dan pengendara sepeda, serta selalu menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai ketentuan.

“Kita berharap, himbauan ini dapat sampai ke setiap pelosok wilayah Sumatera Barat, terutama kepada para mang andis yang setiap hari berkendara untuk mencari nafkah atau melakukan aktivitas harian. Bersama-sama kita bisa ciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih baik,” pungkasnya.(*)


Padang — Pelayanan katering di Asrama Haji Padang mendapat apresiasi luas dari para jemaah haji Embarkasi Padang. Mulai dari kloter 1 hingga kloter 14, para jemaah mengaku puas terhadap kualitas makanan yang disajikan serta kenyamanan ruang makan yang tersedia selama berada di asrama haji. (8/5/26)

Menu makanan yang disediakan dinilai memiliki cita rasa yang lezat, bersih, dan sesuai dengan selera jemaah. Tidak hanya itu, suasana ruang makan yang nyaman, tertata rapi, dan bersih membuat para jemaah merasa lebih tenang dan betah sebelum menjalani perjalanan menuju Tanah Suci.

Salah seorang jemaah Kloter 14 PDG, Akmal Sanin, menyampaikan rasa puasnya terhadap pelayanan konsumsi yang diberikan kepada jemaah.

“Alhamdulillah, makanannya enak-enak dan cocok di lidah kami. Tempat makannya juga nyaman dan bersih, jadi serasa makan di rumah sendiri. Pelayanannya sangat baik,” ujarnya.

Pujian serupa juga datang dari sejumlah jemaah kloter sebelumnya yang menilai pelayanan konsumsi di Asrama Haji Padang semakin baik dan memberikan kenyamanan bagi jemaah, khususnya lanjut usia dan jemaah berkebutuhan khusus.

Kepala Asrama Haji Padang, Afrizen, mengatakan bahwa pelayanan konsumsi menjadi salah satu perhatian utama dalam operasional haji Embarkasi Padang tahun 1447 H/2026 M.

“Kami ingin memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk dalam hal konsumsi. Mulai dari kualitas makanan, kebersihan, kenyamanan ruang makan, hingga ketepatan waktu distribusi terus kami jaga agar jemaah merasa nyaman selama berada di asrama haji,” kata Afrizen.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap pelayanan katering dilakukan secara rutin bersama penyedia konsumsi dan tim kesehatan guna memastikan mutu pelayanan tetap terjaga hingga akhir operasional haji tahun ini.(Humpro)

 

Padang– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PW-Fast Response Nusantara (FRN) Counter Polri Sumatera Barat menyampaikan sambutan hangat dan ucapan selamat datang kepada Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy yang resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat yang baru, menggantikan Irjen Pol Gatot Try Suryanta. Sabtu, 09 Mei 2026 di Padang. 

‎Melalui pernyataan resmi yang disampaikan ketua DPW PW-Fast Response Nusantara Sumatera Barat, organisasi ini mengucapkan selamat mengabdi di Ranah Minang. “Semoga amanah yang diemban dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dalam menjaga keamanan, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum di seluruh wilayah Sumatera Barat,” ujar Ketua Ridwan Syafriandi, S. IP.

‎Lebih lanjut, ia berharap kehadiran pimpinan baru ini senantiasa membawa kelancaran, kebijaksanaan, dan kekuatan dalam setiap langkah kerja kepolisian daerah. Ia juga menekankan pentingnya semangat sinergi, kolaborasi, dan harmoni antara pihak kepolisian, masyarakat, serta berbagai elemen bangsa demi mewujudkan Sumatera Barat yang lebih aman, tertib, dan sejahtera.

‎Sebagai organisasi yang berlandaskan nilai-nilai soliditas, integritas, dan humanis, PW-Fast Response Nusantara  Counter Polri berkomitmen untuk terus mendukung kinerja Kepolisian Daerah Sumatera Barat. Organisasi ini siap bersinergi dan berperan aktif menjaga kondusivitas wilayah, mendukung penegakan hukum, serta memastikan pelayanan publik kepolisian berjalan maksimal demi kepentingan bersama. 

‎Ketua DPW FRN juga menyatakan keyakinannya bahwa di bawah kepemimpinan Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, kepolisian daerah akan semakin kuat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mampu menjawab berbagai tantangan yang ada di wilayah Sumatera Barat. “Kami berharap kerjasama yang baik yang telah terjalin sebelumnya dapat terus ditingkatkan, demi kemajuan dan keamanan Ranah Minang,” tambahnya

 

PADANG, NETRALPOST – Suasana haru sekaligus bangga menyelimuti aula pertemuan SMA Kartika Padang saat digelarnya acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas XII tahun ajaran ini. Acara yang dikemas dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran guru, orang tua murid, serta tamu undangan penting lainnya. Momentum ini menjadi titik balik bagi para siswa sebelum melangkah ke gerbang pendidikan yang lebih tinggi.

​Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat memberikan warna tersendiri dalam acara tersebut. Dalam sambutannya, Kadisdik Sumbar menyampaikan rasa kagumnya terhadap konsistensi SMA Kartika dalam menjaga kualitas pendidikan serta kedisiplinan siswa. Beliau menilai bahwa lingkungan sekolah yang kondusif telah berhasil membentuk karakter lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki mentalitas yang kuat.

​Kadisdik Sumbar juga memberikan apresiasi khusus terhadap keberhasilan sekolah dalam menyelenggarakan kegiatan pelepasan yang penuh makna ini. Beliau menekankan bahwa kolaborasi antara sekolah dan orang tua adalah kunci utama kesuksesan pendidikan di Sumatera Barat. "Apa yang kita lihat hari ini adalah bukti nyata dedikasi para pendidik di SMA Kartika dalam membimbing generasi muda kita," ujarnya di sela-sela sambutan.

​Dalam pesan motivasinya, Kadisdik Sumbar sangat berharap agar seluruh lulusan tidak lekas berpuas diri dengan ijazah SMA yang telah diraih. Beliau mendorong para siswa untuk memacu semangat dalam melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi. "Lanjutkanlah pendidikan kalian ke universitas atau sekolah tinggi impian. Tantangan masa depan membutuhkan keahlian spesifik dan wawasan luas yang hanya bisa didapatkan melalui bangku perkuliahan," tegas beliau.

​Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Kartika Padang, Yetti, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh tamu undangan, terutama kepada Kepala Dinas Pendidikan Sumbar yang telah meluangkan waktu untuk hadir. "Kehadiran Bapak merupakan bentuk dukungan moril yang sangat berarti bagi kami dan para siswa. Terima kasih juga kepada seluruh orang tua siswa atas kepercayaan yang diberikan kepada kami selama tiga tahun ini," ungkap Yetti dengan penuh syukur.

​Menutup prosesi acara, Yetti, M.Pd memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para siswa yang telah dinyatakan tamat. Beliau memuji kerja keras dan prestasi yang telah ditorehkan selama masa sekolah, baik di bidang akademik maupun ekstrakurikuler. Kepala Sekolah berharap para alumni SMA Kartika tetap menjaga nama baik almamater dan sukses menempuh jalur karier maupun pendidikan yang mereka pilih di masa depan.(Nofri Tanjung) 


 

Padang, netralpost --- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan melalui aksi donor darah yang digelar di Stasiun Padang, Jumat (8/5). Kegiatan ini terlaksana bekerja sama dengan Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang dan diikuti oleh pegawai KAI, pelanggan kereta api, serta masyarakat umum.

Mengusung tema “Jadilah Pahlawan Kebaikan, Selamatkan yang Membutuhkan”, kegiatan donor darah dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan mendapat antusiasme tinggi dari para peserta. Pelaksanaan kegiatan turut didukung oleh tim medis dari PMI Kota Padang dan KAI Divre II Sumbar untuk memastikan seluruh rangkaian donor darah berjalan aman dan lancar.

Peserta yang mengikuti donor darah sebelumnya menjalani sejumlah tahapan pemeriksaan, mulai dari registrasi, pengecekan kadar hemoglobin (HB), pemeriksaan golongan darah, hingga konsultasi kesehatan dengan dokter. Tahapan tersebut dilakukan guna memastikan kondisi kesehatan peserta memenuhi syarat untuk mendonorkan darah.

Dari kegiatan tersebut, berhasil terkumpul sebanyak 38 kantong darah yang nantinya akan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien di berbagai rumah sakit di Kota Padang dan sekitarnya.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab mengatakan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus bentuk dukungan terhadap program kemanusiaan dan kesehatan masyarakat.

“Melalui kegiatan ini, KAI Divre II Sumbar ingin terus menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong, baik di lingkungan kerja maupun di tengah masyarakat. Setetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi keselamatan sesama,” ujar Reza.

Selain menjadi aksi sosial, kegiatan donor darah ini juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan manfaat donor darah secara rutin bagi tubuh.

KAI Divre II Sumbar berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

“PT KAI Divre II Sumbar berkomitmen untuk terus hadir tidak hanya sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi juga sebagai perusahaan yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” tutup Reza.(*) 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.