DENPASAR, NETRALPOST – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2026, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali beserta seluruh jajaran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pekerja di Pulau Dewata. Momentum ini dijadikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi para buruh yang menjadi roda penggerak utama perekonomian daerah, mulai dari sektor pertanian, industri kreatif, hingga pariwisata.
Polda Bali menekankan pentingnya menjaga harmoni antara elemen pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Melalui unggahan resminya, institusi kepolisian ini menunjukkan keberpihakan terhadap terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Hal ini selaras dengan semangat Hari Buruh tahun ini yang mengedepankan sinergi untuk membangun Bali yang lebih kuat dan mandiri secara ekonomi di tengah tantangan global.
Peringatan tahun ini mengusung tema sentral mengenai kolaborasi. Kapolda Bali, Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknai Hari Buruh bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan titik balik untuk memperkuat komitmen dalam menyejahterakan tenaga kerja lokal.
Suasana peringatan di Bali terpantau aman dan tertib. Pihak kepolisian memastikan bahwa ruang aspirasi bagi para pekerja tetap terbuka lebar dengan mengedepankan dialog yang humanis. Upaya ini dilakukan agar setiap pesan yang ingin disampaikan oleh serikat buruh dapat tersalurkan dengan baik tanpa mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Bali.
Dalam pernyataan resminya, Irjen Pol. Daniel Adityajaya menegaskan bahwa kemajuan industri tidak dapat dipisahkan dari peran aktif para pekerja yang terjamin kesejahteraannya. "Kami percaya bahwa kunci dari pembangunan daerah yang berkelanjutan adalah adanya kolaborasi bersama mewujudkan kemajuan industri dan kesejahteraan bersama. Tanpa sinergi yang sehat, sulit bagi kita untuk mencapai target-target besar ekonomi," pungkas Kapolda.
Menutup pesannya, Kapolda berharap agar peringatan Hari Buruh 2026 ini menjadi momentum bagi semua pihak untuk saling merangkul. "Mari kita jadikan hari ini sebagai simbol persatuan. Pemerintah dan aparat akan terus mengawal agar hak-hak buruh terpenuhi, sementara industri tetap tumbuh subur. Kesejahteraan pekerja adalah pondasi utama bagi keamanan dan kedamaian di tanah Bali yang kita cintai ini," tambahnya.(*)


Post a Comment