BUKITTINGGI, NETRALPOST – Komitmen untuk menjaga infrastruktur jalan nasional yang prima terus digalakkan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melalui instansi terkait. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah dengan konsistensi pelaksanaan program Padat Karya Rutin. Program ini bertujuan memastikan kondisi jalan tetap aman dan nyaman bagi pengguna jalan yang melintasi jalur-jalur strategis di wilayah Sumatera Barat.
Hingga April 2026, fokus pengerjaan diarahkan pada ruas Jalan Batas Kota Bukittinggi menuju Batas Provinsi Sumatera Utara. Ruas jalan ini merupakan urat nadi transportasi yang sangat vital, karena menjadi jalur utama penghubung antarprovinsi yang mendukung distribusi logistik dan mobilitas masyarakat. Keberadaan jalan yang mantap di wilayah ini menjadi prioritas utama guna menghindari hambatan transportasi di jalur lintas tengah Sumatera.
Salah satu fokus utama dalam kegiatan rutin ini adalah perawatan drainase atau saluran air di sepanjang bahu jalan. Petugas di lapangan melakukan pembersihan sedimen dan sampah yang menyumbat saluran agar aliran air tetap lancar, terutama saat intensitas hujan tinggi. Drainase yang berfungsi dengan baik sangat krusial untuk mencegah air meluap ke badan jalan, yang merupakan penyebab utama kerusakan aspal dan pemicu kecelakaan.
Selain menjaga kualitas infrastruktur, program Padat Karya ini memiliki dimensi sosial yang kuat. Dengan melibatkan warga lokal sebagai tenaga kerja, program ini berhasil membuka lapangan kerja musiman bagi masyarakat sekitar. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya tentang beton dan aspal, tetapi juga tentang pemberdayaan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sepanjang jalur pengerjaan.
Manfaat ganda dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh lingkungan sekitar yang menjadi lebih bersih dan tertata. Lingkungan jalan yang terawat diharapkan dapat memberikan kesan positif bagi wisatawan maupun pengendara yang melintas. Langkah ini sejalan dengan semangat membangun negeri yang responsif terhadap kebutuhan rakyat, baik dari segi keamanan berkendara maupun peluang ekonomi bagi warga lokal.
BPJN Sumatera Barat melalui PPK 1.3 Efriwandi, ST., MT. menghimbau kepada seluruh masyarakat dan pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat melintasi lokasi pengerjaan dan mematuhi rambu-rambu yang ada. Masyarakat juga diharapkan ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan agar infrastruktur jalan yang sudah dibangun dapat terjaga fungsinya dalam jangka waktu yang lama.(nofri tanjung)


Post a Comment