Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang-netralpost.net-
Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) siap mendukung sepenuhnya dalam proses pembangunan jalan Tol Padang - Pekanbaru. Hal ini disampaikan Wakapolda Sumbar Brigjen Pol edi Mardiyanto, S.Ik. M.Si saat memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan jalan Tol, Kamis (17/6) di Polda Sumbar.

"Polda Sumbar dan Kajati Prov. Sumbar akan selalu mendukung proses pembangunan jalan Tol. Apabila ada kendala kami siap menerima ruang konsultasi bagi seluruh pihak," katanya.

Dikatakan Wakapolda, pembangunan jalan Tol Padang - Pekanbaru harus memiliki timeline yang jelas dan dapat diukur keberhasilannya. Dimana harus ada semangat dan keinginan baik dari setiap pemangku kepentingan untuk mensukseskan pelaksanaan pembangunan jalan tol, dan jauhkan dari kepentingan pribadi. 

"Jangan selalu mengkambinghitamkan masyarakat sebagai faktor penghambat dalam pelaksanaan pembangunan jalan Tol. Harus ada juga intropesksi ke dalam," tuturnya.

Dirinya menegaskan, terkait masih adanya praktek pungli dan premanisme, Polda Sumbar dan jajaran akan menindak tegas. 

"Apabila ditemukan adanya oknum yang masih mencoba-coba mengambil kesempatan pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) akan diproses baik pidana maupun kode etik," ujarnya.

Dalam rakor tersebut, turut hadir Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Kajati Sumbar Anwarudin Suliatiyono, Pejabat Utama Polda Sumbar, Kasrem 032 Wirabraja, instansi terkait lainnya.(*)


Lima Puluh Kota-netralpost.net
-  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mendorong pengembang perumahan untuk tetap menyediakan fasilitas umum berupa lahan untuk sarana olahraga bagi para penghuninya. Salah satu cabang olahraga yang kini tengah dikembangkan oleh Kementerian PUPR adalah olahraga gateball.

"Saat ini ada cabang olahraga baru yang kami ingin perkenalkan kepada masyarakat yakni gateball. Kami ingin agar di setiap perumahan yang dibangun pengembang nanti disediakan lapangan gateball meskipun hanya satu lapangan saja," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Pengurus Besar Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (PB Pergatsi) mewakili Ketua Umum PB Pergatsi M Basuki Hadimuljono saat Pelantikan Pengurus Pergatsi Provinsi Sumatera Barat di Padang Convention Center, Sumatera Barat, Rabu (16/6/2021) malam. 

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi 

Sekjen Pergatsi Puja Sumedi serta para pengurus Pergatsi Sumatera Barat. Dalam pelantikan tersebut, berdasarkan Surat Keputusan Ketua Umum PB Pergatsi, M Basuki Hadimuljono Nomor 005/PERGATSI/I-2021 tanggal 21 Januari 2021 tentang Susunan Personalia Pengurus Pergatsi Provinsi Sumatera Barat Masa Bakti 2021 - 2025 ditetapkan bahwa Ketua Umum Pergatsi Sumatera Barat adalah Ir. Fathol Bari. 

Dalam susunan kepengurusan ini, Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe S.AP., M.H. ikut serta dalam kepengurusan sebagai Ketua dalam Bidang Pengembangan Daerah. Selain itu, juga terdapat Letnan Dua Inf. Edy Wahyu sebagai anggota dalam Bidang Umum dan Pemberdayaan yang diketuai oleh Adratus Septian, S.T., M.T. Dalam kesibukan mengontrol kegiatan TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota, Dandim tetap meluangkan waktu untuk menghadiri pelantikan yang diadakan di Padang Convention Center, Sumatera barat.

"Kami akan coba berupaya mengenalkan olahraga gateball ini kepada masyarakat. Kami yakin gateball akan meraih prestasi dan sejajar dengan cabang olahraga lain di Indonesia," terangnya. Khalawi juga menerangkan, adanya penetapan susunan pengurus Pergatsi ini diharapkan dapat mendorong semangat masyarakat untuk lebih mengenal olahraga gateball khususnya di Provinsi Sumatera Barat. Melihat perkembangan olahraga gateball di Indonesia perlu mendapat dukungan dari semua pihak baik masyarakat termasuk para pengembang perumahan, para pengembang ke depan diharapkan juga bisa menyediakan fasilitas umum untuk masyarakat berupa lahan untuk olahraga seperti gateball ini.

"Kami harap pengurus Pergatsi baik di pusat dan daerah dapat menggandeng pengembang dari REI, Apersi, Himperra dan asosiasi perumahan lainnya agar bisa menyediakan lahan olahraga gateball di setiap kompleks perumahan yang dibangun," tandasnya.

Saat ini, sejumlah pengembang perumahan seperti Sinar Mas dan perumahan di Alam Sutera juga telah menyediakan sarana olahraga ini. Masyarakat di kompleks perumahan di Pamulang bahkan sudah mengadakan kompetisi gateball sehingga dirinya yakin olahraga ini bisa lebih dikembangkan di masa depan.

Khalawi menjelaskan, gateball memiliki kemiripan dengan olahraga golf namun tidak memerlukan biaya yang mahal. Olahraga yang merupakan modifikasi dari olahraga croquet ini dikembangkan pertama kali di Jepang dan mulai menyebar luas ke seluruh dunia. Ukuran lapangan, waktu, tata cara bermain pun di terangkan oleh Khalawi untuk memberikan pemahaman kepada undangan yang hadir khususnya yang belum mengetahui tentang olahraga gateball.

"Olahraga gateball adalah olahraga yang sangat murah seperti golf tapi biayanya nggak mahal dan baik untuk orang tua dan anak muda. Dengan bermain secara tim selama 30 menit otak kita jadi lebih fresh serta bagus untuk kekuatan jantung dan menghindari stroke dan pikun. Pemain gateball memerlukan strategi dalam bermain untuk memenangkan pertandingan," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyambut baik pelantikan Pengurus Gateball Provinsi Sumatera Barat. Dirinya berharap olahraga gateball ini bisa lebih berkembang di Sumatera Barat serta menjadi alternatif olahraha bagi masyarakat terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

"Kami harap masyarakat juga bisa menjaga kondisi tubuhnya dengan baik dengan olahraga secara teratur termasuk dengan bermain gateball ini. Namun sy juga ingatkan dalam berolahraga untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik," katanya.(pendim).


WISATA SUMBAR-
Alhamdulillah saya sekarang justru merasa kaya setelah kehilangan segala segalanya khususnya harta benda. Setelah mulai sehat dan mulai bersahabat dengan media dan dunia maya saya banyak mengaggumi tokoh - tokoh muda pariwisata diIndonesia dengan kreativitas dan segmen khusus market pariwisata yang digarapnya tapi setelah kenal mereka justru terinspirasi dan berani mulai berbisnis pariwisata setelah membaca profile - profile tentang saya dimedia. Bahkan ada salah satu yang sudah menjadi top operator dunia yang khusus menggarap premium market dan mempunyai kantor di Singapura, Jakarta dan Bali. Duh...sungguh luar biasa! Saya baru tahu setelah beberapa bulan yang lalu dia tiba - tiba dia menelpon saya dan meminta saya khusus untuk menjadi pembicara untuk even webinarnya untuk partner - partner dia diEropah. Duh begitu bangganya!


Ada juga anak muda setelah termotivasi ketika membaca salah satu profile tentang saya dimedia dia langsung pulang kampung dan membangun nagarinya Nyarai Lubuk Alung - Sumatera Barat sebagai destinasi pariwisata. Aksinya yang luar biasa dengan mengajak pemuda - pemuda yang dulunya para pelaku Illegal lodging sekarang justru menjaga alam. Dan aksinya akhirnya mendapat pengakuan international dengan penghargaan yang dia dapat dari European Outdoor Conservation Association (EOCA). Nomor 1 dunia!


Bahkan salah satu orang terdekat saya yang begitu gigih berjuang bersama telah mendapat penghargaan juga " Award of Excellent " dari UNESCO atas usahanya dalam memperkenalkan songket Minangkabau kepada dunia.


Dan beberapa dari mereka sudah mendapatkan penghargaan Kalpataru karena aksi lingkungan dan pariwisata yang digarapnya.


Bahkan sebulan yang lalu ketika Shasami (sarapan sambil silaturahmi) dengan seorang sahabat saya yang sedang menjabat kepala dinas pariwisata Sumbar Dia bilang bahwa dia bersama Wagub Sumbar melakukan melakukan studi banding kesalah satu top destinasi dunia sekarang yaitu Labuan Bajo yang terkenal denganfauna yang eksotiknya yaitu Komodo.


Dan mereka dihandle oleh satu top tour operator disana. Sangat muda dan masih berusia 27 tahun. Pengusaha pariwisata yang sangat sukses untuk ukuran seusianya dan sudah mempunyai 4 kapal pesiar!


Dan yang membuat kaget kepala dinas ketika pengusaha muda tersebut menyebutkan bahwa dia berkecimpung didunia pariwisata karena terinspirasi setelah membaca profile tentang seorang Ridwan Tulus!


"Ridwan Tulus??" Tanya kadis heran. Bahkan sang wagub Sumbar sendiri bertanya siapa Ridwan Tulus karena beliau tidak mengenalnya!


Mendengar cerita sobat saya tersebut saya jadi merasa sangat kaya. Ternyata masih ada juga gunanya saya hidup didunia !


Seorang Mulyandri yang luar biasa!


Alhamdulillah ternyata perjalanan hidup saya tidak terlalu sia - sia. Banyak akhirnya anak muda diSumbar sendiri dan Indonesia yang mengikuti " Jejak - Jejak TULUS " dan akhirnya ikut berjuang bersama menciptakan Green Tourism Destination didaerahnya masing - masing.


Alhamdulillah selama perjalanan kehidupan saya ternyata banyak menginspirasi banyak orang. Khususnya didunia pariwisata dan training. Dan hebat serta luar biasanya seorang Andrie (panggilannya) dia bisa memotivasi saya untuk terjun lagi kedunia pariwisata setelah semenjak 2009 saya melupakannya!


Siap Jadi Sopir!


Perkenalan saya pertama kali dengan beliau sekitar tahun 2011 ketika tiba - tiba dia menelpon saya dan mengatakan ingin bertemu saya dan belajar tentang pariwisata. Mendengar kata pariwisata pada saat itu saya tidak menggubrisnya. Saya tidak lagi memikirkan bisnis pada saat itu. Dan permintaan pertemuannya saya tolak. Tapi sepertinya penolakan tersebut tidak membuatnya jera. Dia selalu menelpon saya berulang. Berulang - rulang !..Akhirnya kegigihanya membuat saya kalah. Saya mengabulkan permintaannya untuk bertemu dan mengajaknya Shasami.


Memulai lagi Kebiasaan Shasami


Salah satu kebiasaan saya sebelumnya yang tidak saya lakukan lagi ketika sakit adalah Shasami.


Shasami singkatan dari Sarapan sambil silaturahmi. 

Saya biasanya mengajak sarapan teman - teman, orang dekat dan orang yang membutuhkan. Lapau dan warung kopi bukan tempat biasa buat saya bahkan seperti "Kampus Alam" karena disana saya bisa belajar banyak hal. Belajar mengenal kharakter banyak orang dari level bawah sampai atas. Belajar etika, komunikasi dan bahkan bisnis. Bahkan Lapau atau Warung Kopi sudah seperti kantor buat saya. Makanya saya membuat konsep bisnis sendiri " Alam Takambang Jadi Kantua " plesetan dari falsafah Minangkabau " Alam Takambang Jadi Guru "


Dan biasanya saya saya sarapan setiap paginya di 4 tempat berbeda tergantung dari keinginan sarapan pagi itu dan bertemu dengan siapa.


Dan biasanya disatu tempat saya order makanan dan minuman khusus ala saya dan selalu duduk ditempat yang sama sehingga kalau saya masuk kewarung tersebut waiter langsung teriak " Pak Ridwan ya...biasa!".


Dan semenjak saya sakit saya tidak dibolehkan lagi oleh dokter dan khususnya istri untuk membawa mobil sendiri. Dan karena kasihan melihat istri yang selalu mengantar saya Shasami akhirnya saya putuskan membuat aksi sendiri " No Plan Trip !"


Keisengan saya adalah suka membuat istilah sendiri. Contoh ketika hijrah tahun 2007 saya menyebut diri sendiri sebagai " Assistant Garin " yang kalau ditanya ke orang Minang mungkin dia mengerti. Dan ketika menyebut pekerjaan saya sebagai Tour Designer yang bagi orang pariwisata sendiri istilah itu masih awam, Life Experience Tourism, Green Tourism Destination, Sotopreunership ( social tourism ) dan lain - lain.


No Plan Trip adalah kebiasaan baru saya karena saya suka jalan kaki. Dan juga dokter melarang saya olah raga berat. Dan kebetulan dulu saya aktif diorganisasi jalan kaki dengan mendirikan IndonesiaWalks. Bahkan saya pernah jalan kaki sepanjang 400 KM mengelilingi Pulau Kyusu - Jepang dan tertulis dalam sebuah buku " Kyusu Romance Walking ". Dan bahkan yang lebih luar biasa lagi saya pernah diberi kehormatan membuka even jalan kaki terbesar didunia " Tokyo 3 Days Walks " oleh Japan Walking Association (JWA) pada Novermber 2002 dan menjadi presiden jalan kaki termuda didunia di International Marching Leaque (IML). Dan kalau tidak salah satu - satunya presiden yang non jendral karena rata - rata pemimpin asosiasi jalan kaki adalah para jendral!


No Plan Trip bukan jalan kaki biasa. Saya biasa memulai jalan kaki start dari rumah sekitar jam 6 pagi untuk menuju ketempat Shasami yang saya ingini pada pagi itu. Dan sebagai tantangan saya selalu coba rute jalan kaki yang berbeda setiap hari untuk menjadi tantangan buat saya sekaligus mencari inspirasi. Karena saya pernah membaca " If you walk, you can see the color of wind! ".


Dan saat berjalan apabila menemukan kaca atau paku dijalan saya coba buang ketempat yang aman. Begitu juga sampah! Bahkan diawal tahun 2000an saya malah mengajak wisatawan untuk melakukannya dengan program " Clean The City by Walking serta Clean the Beach by Walking " yang saya rancang khusus karena rasa kecewa saya. Karena semenjak Kota Padang tidak dipimpin lagi oleh bapak Syahrul Ujud kota Padang tidak lagi mendapat gelar kota terbersih se Indonesia. Sebetulnya program ini sentilan buat pemimpin dan warga kota orang mau datang kesini untuk memungut sampah..bayar lagi! Tapi lucunya wisatawan saya senang karena merasa turut menyelamatkan lingkungan!


Saya mengajak Andrie pertama kali Shasami disebuah warkop diNipah atau kawasan pecinan dan ingin tahu tentang dia lebih dalam dan kenapa dia ingin belajar pariwisata dari saya.


Junior Saya di STBA Prayoga


Dia bercerita bahwa dia adalah junior saya dikampus. Tapi dia tidak pernah bertemu saya waktu dikampus walaupun dia banyak kenal dan berteman dengan teman - teman saya yang seangkatan dengan saya.


Setelah selesai kuliah dia pergi merantau keBali untuk bermaksud mencari kerja sebagai pemandu wisata atau guide karena dia menguasai bahasa Inggris.


Waktu dia diBali dia tinggal kos ditempat teman - temannya yang seangkatan dengan saya yang sudah datang duluan kesana. Rata - rata pekerjaan mereka sebagai freelance guide dan kerja serabutan apa saja yang bisa menghasilkan income. Tapi kebanyakan mereka berprofesi sebagai guide liar karena belum terdaftar dan tidak memiliki guide license.


Sudah Mendapatkan Bantuan Dari Saya Jauh Sebelum Dia Mengenal Saya.


Waktu dia diBali dia bersama kawan - kawan yang seangkatan dengan saya mengalami kehidupan yang cukup berat karena ada peraturan baru dari dinas pariwisata disana bahwa setiap guide disana harus memiliki license dan license diberikan khusus hanya kepada penduduk lokal. Kehidupan mereka semakin berat karena selalu ada razia dan bagi guide liar akan ditangkap. Cukup lama mereka harus sarapan pagi dengan secangkir kopi dan bakwan. Begitu juga dengan makan siang dan makan malamnya karena sudah tidak mempunyai penghasilan.


Seniornya mulai menghubungi teman - temanya yang sudah dianggap sukses. Dan sedihnya hampir semua menolak dengan alasan baru beli rumah atau mobil. Ada saja alasannya. Tapi ketika seniornya menghubungi saya saya langsung mentransfernya yang membuat mereka selamat juga makannya untuk beberapa lama. Tapi waktu itu dia tetap belum mengenal saya.


Setelah dia merasa gagal diBali akhirnya dia pindah keLombok. Dan tak lama kemudian dia dapat pekerjaan disebuah hotel berbintang disana.


Waktu bekerja dihotel dia banyak melayani dan membantu tamu - tamunya orang asing yang bekerja diNGO Internasional. Salah satu pimpinan NGO dari Swiss sangat senang sekali dengan Andrie dan akhirnya menawarkan dia untuk bekerja diNGO tersebut dengan gaji dan pekerjaan yang lebih menyenangkan. Sampai akhirnya dia memegang posisi yang cukup penting dibagian logistik di NGO tersebut.


Membaca Profile Tentang Saya diKompas


Ketika sekitar tahun 2003 dia membaca sosok tentang saya dikoran Kompas dengan judul " Ridwan Tulus Bisnis Wisata Jalan Kakinya Mendunia ". Dan disana tertulis tamatan STBA Prayoga tahun 1995 yang berarti sama dengan senior - seniornya diBali pada saat itu. Dia kaget karena ternyata ada juga alumni kampusnya yang sudah mempunyai reputasi internasional. Dan dia sangat senang membacanya karena mempunyai perusahaan tour adalah mimpinya.


Dia langsung menelpon seniornya diBali perihal berita saya diKompas dan menanyakan apakah seniornya tersebut mengenal saya.


" Lo itukan orang yang dulu membantu dan menyelamatkan kita ketika menghadapi masa sulit diBali dulu " jawab seniornya yang membuat dia ternganga.


Akhirnya karena tertarik dengan ide dan program wisata yang saya kembangkan dia mengumpulkan berita - berita tentang saya baik dimedia cetak maupun internet dan mengklippingnya. Dia sangat tertarik sekali dengan ide - ide saya tentang Life Experience Tourism, Green Tourism dan Social Tourism dan berniat memiliki perusahaan yang sama.


Akhirnya setelah cukup lama berkecimpung didunia NGO dia akhirnya memutuskan mempunyai tour operator operator sendiri. Dia akan mencari saya dan yakin bahwa saya akan mau mengajarnya tentang pariwisata. Dan lucunya ayahnya juga menawari hal yang sama ketika dia mengatakan keinginan yang kuat untuk terjun kedunia pariwisata. " Carilah orang ini kalau memang ingin terjun kedunia pariwisata !" Kata ayahnya sambil menyodorkan salah satu media nasional yang sosok saya ada didalamnya.


Sebelum memutuskan resign dari perusahaan ngo yang menggajinya sekitar 40 juta sebulannya, dia sebelumnya pernah mendata

lebih dari 1.000-an perusahaan biro perjalanan wisata dari berbagai propinsi di Indonesia dia melihat suatu

kecenderungan kesamaan program (copy paste dalam istilah IT).

Tidak ada kreativitas, sehingga bingung

menentukan siapa yang harus dipelajari karena tidak jelas siapa yang memulai program tersebut, takut belajar

bukan dari sumber yang tepat.

Dan dia menyadari sepenuhnya dunia pariwisata tersebut merupakan suatu usaha yang sangat banyak

variasinya karena secara logika setiap orang akan mempunyai minat yang berbeda. Akhirnya perbedaan yang

dicari tersebut berujung pada program yang diusung Sumatra and Beyond, warna-warni pelangi yang dia

sukai terlihat di sini.

Ternyata tidak warna saja yang ditemui, tetapi juga cara memandang warna tersebut yang sangat unik

yang akhirnya menghasilkan kombinasi warna warni yang mengagumkan.


Makanya setelah dia tahu tentang program - program wisata yang saya garap banyak sekali manfaatnya bukan saja buat wisatawan tapi juga didestinasi yang saya kembangkan dia akhirnya dia nekat untuk resign dan mendirikan perusahaan sendiri dengan nama Malala Tours Indonesia dan dia memohon kepada saya untuk bersedia berbagi ilmu dengannya. Dan dia malah mengatakan siap menjadi sopir saya asal saya mau menerima dan berbagi ilmu dengan dia sambil melihatkan album kumpulan berita tentang saya baik dimedia nasional dan internasional yang telah dikumpulkan cukup lama setelah mengenal saya.


Saya begitu terpaku melihat keinginan yang keras dan tekat yang luar biasa sehingga saya memutuskan untuk menerima dan berjanji dalam hati untuk memberi seluruh ilmu yang saya punya kepada dia walaupun tidak seberapa.


Seorang Tour Operator yang Mantap adalah Seorang Sutradara yang Hebat!


Saya yang semenjak 2009 mengalami perjalanan hidup yang aneh. Apa yang saya suka sebelumnya menjadi tidak suka.  tidak lagi memikirkan bisnis apalagi pariwisata. Tapi dia terus bersikukuh dan memotivasi saya. Ada saja cara yang dilakukannya.


Melihat kegigihan dan sikap membantu yang luar biasa dan komitmen awal yang diucapkan bahwa dia siap jadi sopir atau jadi apapun asal dia bisa belajar dan terlibat diperusahaan dan organisasi yang saya punya membuat saya jadi simpatik.


Bahkan saya mulai melibatkan dia disetiap program baik tour maupun training yang sedang kita handle.


Seperti kebiasaan saya selalu mengajak terjun langsung orang - orang yang ingin belajar. Praktek langsung dulu baru teori.Dan lucunya orang belajar kita bayar walaupun sebagian mereka sudah punya perusahaan sendiri. Dan bagi yang belum punya setelah saya lihat dia menguasai saya suruh dia bikin perusahaan sendiri bahkan saya bantu untuk modal awalnya. Makanya salah satu wartawan di Koran Kompas Ingki Rinaldi membuat tulisan dimedianya " Gilanya seorang Ridwan Tulus kompetitor sendiri diajarinya bahkan dimodali !"


Andri saya libatkan pertama kali di Incentive Program sebuah program pariwisata khusus untuk perusahaan - perusahaan dan organisasi. Pertama saya suruh sebagai penonton dan pembantu dilapangan.

Kebetulan program kita yang dirancang khusus untuk Incentive Market " TAFT AND GREEN PROGRAM " sangat diminati banyak perusahaan. Banyak sekali perusahaan multi nasional dan internasional yang tertarik untuk ikut walaupun harga kita cukup mahal dibanding perusahaan - perusahaan jasa serupa diIndonesia karena penggarapannya yang sungguh jauh berbeda. TAFT adalah singkatan dari Tour And Fun Training. Ini adalah satu program yang sangat komplit karena disamping tour mereka juga mendapatkan training untuk leadership, teamwork, communication dan solving problem yang sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan. Bahkan mereka sekaligus ikut aksi peduli lingkungan " Green Action ". 

Andri dengan sigapnya selalu melaksanakan setiap tugas yang diberikan dengan baik. Dan dia selalu menjaga amanah yang saya berikan. Dan lebih seru lagi perjalanan mereka dengan kami diliput media nasional karena mempunyai nilai berita. Jadi dengan mengikuti program ini juga menghemat biaya publikasi suatu perusahaan.


Setelah saya lihat dia cukup menguasai dibidang Incentive Tour saya suruh dia lagi untuk terjun kedunia Study Tour yang juga salah satu keahlian saya. Kebetulan program wisata kami yang saya rancang khusus untuk sekolah seperti " Sumatra a Journey of Discovery ", " Experiential Learning in Minangkabau " banyak diminati oleh sekolah - sekolah internasional bahkan beberapa sekolah terbaik di Inggris seperti Erias High School, Canterbury College telah menjadikan program tersebut menjadi program tahunan mereka. Dan salah satu sekolah di Jakarta Mentari Intercultural School (MIS) telah 10 tahun bekerjasama karena nilai dari program yang kami design khusus buat sekolah tersebut.


Saya terus memantaunya walaupun kadang saya tidak ikut kelapangan. Saya melihat dia sangat kuat dibidang leadership, logistik dan budgetting. Dan juga salah satu keahlian dia ternyata dia seorang penulis yang hebat yang bisa memotivasi saya dan makannya tulisan dia tentang saya dengan judul " SOTOpreunership Ala Ridwan Tulus " saya masukan kedalam salah satu kata pengantar. Sebuah tulisan yang membuat saya ingin berbuat lebih baik lagi untuk kepariwisataan Indonesia dan dunia.


Makanya setelah melihatkan komitmen nya yang luar biasa saya mulai memberi tanggung jawab yang lebih besar yaitu sebagai Project Officer dan bahkan menjadi orang kedua saya baik diperusahaan dan Green Tourism Institute. Saya betul - betul memberikan seluruh ilmu yang saya punya dan falsafah dibalik semua kegiatan yang saya rancang.


Jadilah Merah Diantara Putih.


Saya mulai mengajarkan eksistensi kepadanya bagaimana membuat sesuatu yang berbeda dan bermakna disetiap program. Bagaimana membuat program wisata atau training yang disesuaikan dengan kharakter dan interest dari setiap calon klien. Jadi kita harus tahu dulu siapa calon client kita sebelum mendesign programnya. Bagaimana bersaing lebih sehat dengan kompetitor tanpa memburukannya tapi malah mengangkat nama kompetitor sesuai dengan cerita saya juga dibuku ini dengan judul " Marketing Kopi Ala Ridwan Tulus. Dan hal - hal lain yang sangat dibutuhkan sebelum membuat program.


Dan saya selalu mengingatkan kepadanya " If you want to be seen by people you must be red in the plenty of white !". Menjadi berbeda ! Sehingga tidak terjebak dengan para kompetitor lainnya dan perang harga!


You must Know Who is your Client !


Salah satu kelemahan kepariwisataan di Indonesia selain penggarapan program wisatanya adalah pemandu wisata atau yang dikenal sebagai guide. Padahal mereka memegang peranan yang sangat penting dalam dunia kepariwisataan. Sangat penting sekali!


Andri betul - betul saya ajarkan bagaimana menjadi guide yang baik yang sangat menguasai program dan destinasi serta kaya akan narasi.


Waktu itu saya mendapatkan request by email dari Mary Connors President Textyle Art Council of Amerika yang mana dia mengatakan bahwa dia membaca salah satu profile saya dimedia Amerika dan tertarik untuk berkunjung ke Indonesia untuk para membernya sekitar 20 orang. Dan dia minta program wisata khusus yaitu khusus tekstil !


Ini merupakan tantangan baru buat saya karena selama ini belum pernah menggarap wisata khusus untuk pecinta tekstil dunia. Karena saya selalu mencoba bagaimana setiap program yang saya design betul - betul menjadi program yang terbaik bagi yang menggunakan jasa kita.


Saya langsung membicarakan hal ini dengan Andri dan minta dia untuk membuat program ini bersama. Ini tantangan yang menarik buat dia bagaimana dari proses awal sampai akhir sebuah perjalanan wisata. Mulai dari rancangan pembuatan sebuah program sesuai dengan keinginan clients,  mulai menentukan destinasi, akomodasi yang digunakan, kendaraan yang digunakan, makanan yang disajikan, expert yang digunakan mulai dari pemandu lokal dan laiinya. Masalah pertimbangan safety dari sebuah perjalanan dan lainya.


Dan disetiap program yang kami design kami selalu juga  memasukan unsur Green Tourism tentang bagaimana mereka terlibat langsung dalam aksi protect the cultures, protect the natures, enpower and bring benefit for local people serta ikut juga dalam aksi support conservation. Karena inilah yang membuat kami berbeda dibanding tour operator dan lembaga training yang ada. Kami menjual pengalaman hidup dan kami yakin seumur hidupnya belum tentu mendapatkan pengalaman tersebut ! Makanya setiap tamu yang pernah ikut dengan program kami merupakan pengalaman yang tak terlupakan yang membuatnya ingin kembali dan kembali.


Kami langsung mempelajari profile tentang Textyle Art Council Amerika tersebut. Ternyata mereka sudah keliling dunia untuk melakukan perjalanan tentang tekstil dengan para membernya. Tapi belum pernah ke Asia Tenggara apalagi Indonesia! Dan ini suatu tantangan yang luar biasa karena saya suka tantangan!


Melihat bahwa mereka sudah rutin setiap tahunnya melakukan perjalanan kebeberapa negara lainnya saya langsung menanyakan kepada Mary selama perjalanannya keliling dunia mana program yang terbaik menurut dia, negara mana, berapa trip paling lama dan dan apa unggulan dari program tersebut dari yang lain. Serta hal lainnya tentang perjalanan mereka. Karena saya bilang bahwa saya ingin mempelajarinya supaya kami bisa menawarkan program yang lebih baik.


Dan dia menjelaskan semuanya dengan baik. Dan dia mengatakan bahwa program yang paling baik menurut dia sampai saat ini adalah Machu picchu - Peru. Karena disamping tour operatornya sangat profesional alam dan budayanya juga. Dan program mereka paling lama 12 hari.


Setelah mendapat informasi tersebut saya menantang Andrie untuk bisa membuat program yang lebih bagus.


Dan seperti biasa saya selalu meminta kepada klien setelah mendapat informasi yang cukup dari mereka dengan mengatakan " Give me a week !" untuk mendesign program khusus buat mereka. Itu salah satu ciri khas saya dalam bidding. Tapi biasanya dalam paling lama 4 hari saya sudah mengirimkan programnya.


24 Days Textile Odyssey ( Meet the Maker )


Akhirnya sebelum hari ke 4 kami sudah mengirim programnya dengan 2 alternatif. Program 14 hari dan 24 hari. Program 14 hari khusus di Sumut dan Sumbar saja dan program 24 hari untuk Jawa dan Sumatera. Dalam program yang kami beri judul " Textile Odissey - Meet the Maker para peserta akan bertemu langsung dengan local expert yang kadang tidak diketahui umum tapi karyanya sudah mendunia. Bahkan beberapa kolektor seni dunia ternama sudah mengkoleksi karyanya. Kadang luput diperhatikan pemerintah walaupun hidupnya terlunta - lunta.


Dan didalam program tersebut kami melibatkannya dan memberikan reward dan donasi yang diberikan langsung nanti oleh tamu. Sebagai pancingan. Kadang tamu juga akhirnya ikut menambah dengan sukarela. Tanpa paksa.


Salah satu tokoh yang kami angkat pada saat itu adalah Nanda Wirawan. Seorang anak muda yang diSumbar sendiri tidak dikenal orang tapi karya Songketnya sudah mendapat penghargaan dunia. Award of Excellent dari UNESCO. Dan bahkan salah satu karyanya sudah dipajang di musium Amerika.


Akhirnya setelah dikirim mereka langsung memilih program yang 24 hari dan itu merupakan program terpanjang mereka sampai saat ini. 


Dan begitu dia mengirim nama - nama peserta kami cukup kaget karena banyak orang ternama didalamnya termasuk salah satu fotographer top dunia.


Alhamdulillah program tersebut berjalan dengan lancarnya. Dan tidak sampai seminggu setelah acara Mary langsung mengirim email ucapan terima kasihnya karena mendapat pengalaman dan momen yang sangat berharga.


Dan dia juga mengatakan bahwa semenjak 1992 melakukan perjalananan keberbagai negara Andrie adalah guide terbaiknya dan begitu juga dengan programnya.


Terima kasih Andrie. Kau begitu membuatku bangga. Dan yang lebih luar biasa lagi kau bisa memotivasi saya untuk kembali lagi berbuat untuk pariwisata Indonesia.


Ayo bersama kita wujudkan Indonesia sebagai Green Tourism Destination yang insyaallah bisa menjadi solusi pariwisata dunia!


Lubuk Alung-netralpost.net-
Babinsa Koramil 05/Lubuk Alung Kodim 0308/Pariaman, Serda Hasan Basri melaksanakan Komsos dengan perangkat Nagari Sungai Abang Kec. Lubuk Alung Kab. Padang Pariaman, Kamis, (17/06/2021)

Pembinaan Komsos adalah merupakan salah satu kemampuan aparat teritorial yang harus dimiliki oleh seorang Babinsa.

Karena dengan Komsos, diharapkan seorang Babinsa akan mengetahui tentang kondisi sosial masyarakatnya, sekaligus untuk mendapatkan data dan fakta sebagai penunjang tugas kewilayahan.

Hal tersebut yang mendorong Serda Hasan yang menjabat sebagai Babinsa nagari sungai Abang ini, melaksanakan Komsos di wilayah binaannya dengan Pejabat Pemerintahan Nagari.

Serda Hasan bersilahturahmi dengan Perangkat Nagari sungai Abang , kali ini melaksanakan Komsos pendataan jumlah penduduk yang sudah di suntik Vaksin sebagai kelengkapan data yang ada di wilayah binaannya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, sudah menjadi kewajiban kami sebagai Babinsa untuk selalu mengetahui perkembangan situasi wilayah binaan mulai dari jenis kegiatan maupun kendala yang terjadi di desa binaan untuk dicarikan solusi atau jalan pemecahannya,” ujar Serda Hasan

Ickhwan, wali nagari sungai Abang mengucapkan terimakasih kepada Babinsa yang mau peduli dengan perkembangan Nagari Sungai Abang mulai dari pendataan warga yang baru bahkan membantu untuk kelancaran berbagai jenis kegiatan yang dilaksanakan di nagari sungai Abang ini, pungkasnya.(*)


Padang – Setelah sukses menyelenggarakan vaksinasi Covid19 tahap I, Perumda Air Minum Kota Padang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kota Padang kembali mengadakan penyuntikan vaksinasi ke II kepada seluruh karyawan/ti pagi ini, bertempat di Truntum Hotel Padang,Kamis(17/6/21).

Tercatat sebanyak kurang lebih +/- 500 orang yang terdiri dari seluruh elemen meliputi Direksi, Manajer, Asmen, SPV, Pegawai, Pegawai Kontrak, Satgas, dan Outsourcing dilingkungan Perumda Air Minum Kota Padang yang mendapatkan vaksinasi ke 2. 

Wali Kota Padang, Hendri Septa, berkesempatan hadir dan meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi ke 2 ini didampingi oleh jajaran direksi Perumda AM Kota Padang. Beliau juga memantau pelaksanaan protokol kesehatan yang diterapkan oleh seluruh peserta selama pelaksanaan acara vaksinasi. Harapannya, vaksinasi yang diberikan kepada karyawan/ti Perumda AM Kota Padang dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya warga Kota Padang dan membantu dalam mensukseskan program pemerintah terkait vaksinasi ini.

Pelaksanaan vaksinasi ke II ini didukung oleh 4 tim vaksinator yang berasal dari Puskesmas Pemancungan, Puskesmas Nanggalo, Puskesmas Padang Pasir dan Puskesmas Seberang Padang.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal berharap dengan dilaksanakannya vaksinasi dosis kedua ini, pencegahan dari penyebaran covid19 dapat teratasi, dimulai dari lingkungan kerja sehingga seluruh karyawan/ti dapat melaksanakan tugasnya sebagai pelayanan masyarakat dalam pendistribusian air bersih bisa berjalan maksimal.

“Semoga dengan pelaksanaan vaksinasi ke 2 ini, mampu menanggulangi penyebaran Covid19 di Kota Padang dan dilingkungan Perumda Air Minum Kota Padang khususnya,”pungkas Dirut.

“Jaga kesehatan, pakai masker dan rajinlah mencuci tangan dengan air mengalir”.(*)


Padang – Pagi ini, sekitar pukul 9 Wib, Dirut Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal didampingi oleh Dirum Afrizal Kuning dan Dirtek Andri Satria serta beberapa pejabat struktural dilingkungan Perumda Air Minum Kota Padang, kembali melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Bedah Rumah yang ke 3 (tiga) untuk salah seorang warga yang berada disekitar sumber air Perumda, di Intake Kampung Koto. Bedah rumah ini terlaksana dari zakat karyawan/ti yang sebagiannya telah disetorkan ke Badan Amil Zakat Kota Padang.

Bedah rumah ini dijadwalkan akan rampung dalam waktu kurang dari 1 (satu ) bulan. Dengan harapan menjelang Hari Raya Idul Adha pada tangal 20 bulan depan, pembangunan rumah ini telah selesai dan dapat segera dimanfaatkan oleh keluarga yang mendapatkan program bantuan Bedah Rumah Perumda Air Minum Kota Padang. Adalah Bapak Almiwandri, yang sehari-harinya bekerja serabutan begitu terharu mendapatkan bantuan bedah rumah ini. 

Dalam sambutannya, Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal mengatakan, hal ini adalah bagian dari mensukseskan program Pemerintah Kota Padang. Selain itu, program bedah rumah ini juga menjadi agenda rutin bagi Perumda Air Minum Kota Padang dalam memberikan kepedulian dan perhatian kepada masyarakat yang membutuhkan, dan berharap dukungan dari semua pihak agar Perumda AM Kota Padang tetap bisa memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Padang. Semoga dalam waktu 3 minggu ke depan, tepatnya sebelum Hari Raya Idul Adha, rumah ini sudah siap dibangun dan bermanfaat bagi Bapak Almiwandri dan keluarga.

“Selamat kepada Bapak Almiwandri dan keluarga, semoga bermanfaat, disyukuri, dijaga dan dirawat, kalau ada yang belum sempurna, semoga dapat disempurnakan sendiri nantinya,” ujar dirut. (Rell)


Kabupaten Solok-netralpost.net- 
Kabupaten Solok akhir-akhir ini tengah dihebohkan oleh Mosi yang tidak percaya kepada Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Solok.

Surat mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra, yang telah ditanda tangani oleh 27 orang Anggota DPRD Kabupaten Solok lintas partai tertanggal 8 Juni 2021.

Dalam penandatangan Mosi tersebut ada 2 Fraksi yang tidak menandatangi, dua Fraksi tersebut adalah fraksi PPP dan fraksi Nasdem. 

Menanggapi terkait Mosi tersebut, media mencoba menelusuri pada fraksi PPP yang tidal ikut menandatangi, "Dendi mengatakan bahwa PPP tidak ikut menandatangani Mosi tidak percaya kepada kepada Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra", tegasnya pada wartawan Kamis, (17/6/2021) malam. 

Masih kata Dendi, Apa bila ada keselahan secara tertulis dari ketua DPRD dan ada bukti bersalah secara hukum maka wajar untuk di Mosi tidak percaya. 

Kalau memosi tidak percaya kepada ketua DPRD Kabupaten solok hanya berdasarkan Asumsi dan berdasarkan Persepsi. Maka tidak bisa dibuktikan kesalahan ketua DPRD Kabupaten Solok tersebut, jelasnya. 

Dengan alasan itu fraksi PPP tidak ikut menandatangi Mosi tersebut, fraksi PPP berjumlah 3 orang dan sepakat tidak ikut menandatangi Mosi tersebut, tutupnya. (SRP)


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Rangkaian acara tambahan dilakukan Wagub Sumbar di lokasi TMMD/N di Nagari Talang Maur. Berbagai kunjungan pun dilakukan untuk meninjau lokasi diadakannya TMMD/N ke 111 Kodim 0306/50 Kota di Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Kabupaten Lima Puluh Kota. Kunjungan ini dilakukan bersama rombongan yang hadir pada acara pembukaan TMMD/N yang dilakukan di Aula Kantor Bupati Lima Puluh Kota Sarilamak.

Di lokasi TMMD/N ke 111 Wagub Sumbar Ir. Audy Joinaldy, SPt, MSc, M.m IPM.ASEAN. Eng dan Danrem 032/WBR beserta rombongan lainnya lakukan penanaman pohon Mahoni di berbagai titik yang masih kosong dan bisa ditanami pohon. Mengingat tanaman ini yang mudah beradaptasi, tahan terhadap serangan hama atau penyakit, dan memiliki struktur pohon yang kuat. Pohon mahoni juga bisa mengurangi polusi yang disebabkan oleh kendaraan bermotor sehingga dapat menyejukkan udara.

Penanaman pohon ini juga untuk mewujudkan pelestarian lingkungan dengan melakukan penghijauan di berbagai daerah. Diharapkan dengan penanaman pohon ini, Nagari Talang Maur tetap terjaga keasriannya dan terhindar dari bencana alam seperti banjir dan longsor. Dalam kegiatan ini, Wagub Sumbar dan Danrem di dampingi oleh Dandim 0306/50 Kota Letkol Kav Ferry Lahe, S.A.P.M.H.(pendim)


Lima Puluh Kota-netralpost.net-
Sehari setelah pembukaan TMMD/N, anggota Satgas lakukan pembersihan di tempat yang akan dijadikan Posko TMMD/N ke 111 tahun 2021 Kodim 0306/50 Kota. Pemebersihan ini dilakukan oleh anggota Satgas yang bertugas pada pagi Rabu (16/6/2021).

Ada yang menarik dalam kegiatan membersihkan posko TMMD/N ke 111 ini. Tidak hanya anggota Satgas yang membersihkan posko, tapi juga terlihat beberapa anak yang membantu pembersihan tempat yang akan dijadikan posko TMMD/N. Anak-anak yang ikut membantu ini terlihat senang dapat membantu kegiatan anggota Satgas di halaman posko TMMD/N.

Serda Taryana mengungkapkan, bahwa kedekatan yang seperti ini harus dipertahankan. Bukan hanya kedekatan dengan masyarakat yang kita jalin, tapi juga kedekatan dengan anak-anak, sehingga mereka pun tidak lagi merasa takut ketika melihat anggota TNI atau kepolisian yang nantinya mereka temui di luar sana. Dengan kedekatan ini diharapkan anak-anak ini bisa bertambah wawasannya mengenai aparat negara sehingga muncul semangat untuk membela negara.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Babinsa Koramil 04/Sicincin  jajaran Kodim 0308/Pariaman, Sertu Dodi Wijaya melaksanakan Pengawalan dan Pendampingan Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa kepada warga yang kurang mampu di Aula Kantor Wali Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan 2x11 Anam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman Rabu, (16/06/21).

Kegiatan penyaluran BLT Dana Desa tersebut dihadiri oleh :Camat 2 x11 Ananam Lingkung diwakili Sekcam,Wali Nagari, Ketua Bamus,Ketua KAN,Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Pendamping Desa Dari kecamatan bapak Efrizal serta warga penerima bantuan BLT.

Babinsa mengatakan, Kehadirannya dalam penyerahan BLT-DD tahap 1 bulan Januari sebanyak 300 per KK diperuntuhkan 90 KK,tahun 2021 tersebut adalah untuk ikut serta mengawasi dan mendampingi penyaluran bantuan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Lebih lanjut, Ia juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang telah menerima bantuan tersebut agar bantuan yang diterima dapat digunakan secara bijak dan seperlunya, imbuhnya.

“Semoga dengan adanya bantuan tersebut masyarakat kurang mampu yang ada di Nagari Pakandangan ini dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari di masa pandemi Covid-19 ini,” pungkas Sertu Dodi Wijaya.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Babinsa Koramil 07/Pk  Serda pry Iryanto dan Babinkamtibmas Bripka jeprinaldi kerap sekali  mendampingi petugas Puskesmas Pauhkambar saat melacak kontak erat atau tracing contact dari warga yang terkonfirmasi positif virus corona jenis baru pemicu Covid-19. Peran itu di emban para Babinsa dan Bhabinkamtibmas, Rabu (16/06/2021).

Tracing contact menjadi hal wajib bagi satgas penanggulangan Covid-19 dalam rangka memutus mata rantai penularan virus corona. Selama ini, para bidan atau yang ditunjuk dari Puskesmas dan tim dari Puskesmas menjadi ujung tombak Dinas Kesehatan kabupaten Padang Pariaman untuk melacak daftar nama yang pernah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona.

Sayangnya, tidak semua warga mau menjalani tes swab atau rapid antigen guna memastikan ia terkonfirmasi positif corona atau tidak. Oleh sebab itu, tim dari Puskesmas Pauhkambar bersama Babinsa dan Babinkamtibmas merasa perlu untuk melibatkan aparat polisi dan TNI dalam kegiatan tracing contact ini.

Aparat ini bisa membantu tim dalam mengedukasi warga terkait perlunya mengikuti tes swab maupun rapid antigen. “Yang lakukan tracing dari bidan Nagari dan tim dari puskesmas dengan didampingi Bhabinkamtibmas [Bhayangkara Pembina Kamtibmas] dan Babinsa [Bintara Pembina Desa],” terang Komandan Koramil 07/Pk  Kapten inf Agus Lesmono.

Danramil mengakui tidak semua warga mau menerima kenyataan telah menjalin kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi positif corona. Sebagian dari mereka bahkan menolak untuk di tes swab atau rapid antigen.

Akan tetapi, berkat pendekatan tracing contact Covid-19 dari tim Puskesmas   dan di dampingi Babinsa dan Bhabinkamtibmas, warga akhirnya mau mengikuti Swab atau rapid antigen. “Persentase yang menolak menolak menjalani swab atau rapid antigen sedikit,” ucapnya.

Sementara Babinsa Serda pry Iryanto menerangkan, “dengan kegiatan tersebut kami juga sangat hati hati karena dari Babinsa dan Babinkamtibmas tidak menggunakan APD yang lengkap sehingga saya sangat kwatir terhadap diri kita sendiri, akan tetapi inilah pengabdian kepada negara dan rakyat harus di laksanakan dengan Ikhlas”, ungkapnya.(*)


Padang-netralpost.net-
Korem 032/Wbr kembali menggelar latihan menembak senjata ringan (Iatbakjatri) TW II tahun 2021 meskipun dalam situasi pandemi Covid-19 latihan tetap harus dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang bertempat di lapangan tembak Kompi senapan A, Yonif 133/Yudha Sakti, Jl Jhoni Anwar Kecamatan Nanggalo Kota Padang, Rabu. (16/6/2021).

Dandenma Rem Mayor Arh Zulakmar selaku Pimpinan Umum Latihan mengatakan, Latihan menembak selama dua hari mulai tanggal 16 sampai dengan 17 juni  tahun 2021 Dengan menembak senjata SS 1 Laras panjang jarak 100 meter dan kesiapsiagaan sebagai prajurit harus terus diasah. Oleh karena itu, Latihan-Iatihan ini akan rutin dilaksanakan guna melatih kemampuan dasar setiap prajurit, jadi harus menjalankan dan diasah terus-menerus Peserta wajib menerapkan protokol kesehatan,”ujarnya.

“Manfaatkan latihan menembak ini dengan sebaik mungkin dan melaksanakan latihan dengan sungguh-sungguh guna memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak kita dan tidak pentingnya setiap peserta penembak wajib memberlakukan masker sesuai dengan protokol kesehatan, pandemi Covid-19 seperti saat sekarang ini ” Ungkap Zulakmar.

Lebih lanjut, perwira dengan satu bunga melati di pundak itu mengingatkan pada prajuritnya, agar selalu mengutamakan keamanan dan mengikuti petunjuk selama pelaksanaan latihan menembak.

“Utamakan keamanan selama pelaksanaan latihan dan ikuti setiap petunjuk dari pelatih. Semua perubahan dan pelaksanaan, atas petunjuk dan perintah dari pelatih menembak,” tegas Zulakmar.

“Senjata dan amunisi yang kita pakai latihan ini dibeli dari uang negara. Jadi senjata harus dirawat sebaik mungkin sebelum dan sesudah latihan menembak, sedangkan amunisi juga harus digunakan sebaik mungkin, sehingga berguna untuk meningkatkan kemahiran menembak.” Ujarnya.

Terlihat juga hadir dilapangan tembak Para  Pasi Korem 032/Wbr.  (Penrem032).

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.