Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88


Padang Pariaman-netralppst.net-
Babinsa Koramil -03/Sungai sarik kodim-0308/Pariaman Sertu Edison Melaksanakan komunikasi sosial(Komsos) dengan Bhabinkamtibmas, wali korong dan tokoh masyarakat merupakan salah satu cara efektif untuk saling bertukar informasi. Seperti halnya komunikasi Babinsa dengan masyarakat ataupun para tokoh yang ada di Nagari  binaan nya, Selasa (27/7/2021).

Kemudian, dengan hadirnya Babinsa ditengah-tengah masyarakat, banyak manfaat lain yang di peroleh melalui kegiatan Komsos seperti ilmu pengetahuan, keagamaan, berbagai pengalaman dan juga dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta persaudaraan.

Hal itulah yang secara rutin dilakukan oleh Sertu  Edison yang kesehariannya bertugas sebagai Babinsa di Nagari Koto dalam Kecamatan Padang Sago.

Pada kesempatan tersebut, Sertu Edison berpesan, saat ini perkembangan informasi yang cukup pesat, dimana banyak isu-isu yang beredar belum tentu benar adanya, untuk itu, setiap masyarakat harus benar-benar teliti supaya tidak salah dalam menanggapi isu-isi yang berkembang di media sosial akhir-akhir ini, ujarnya.

Ia juga mengingatkan, apabila terjadi sesuatu hal di lingkungan wiayah binaan, maka segera koordinasikan dengan aparat terkait, supaya permasahan tersebut dapat segera diatasi bersama-sama dan tidak main hakim sendiri, pungkasnya.(*)




Payakumbuh,netralpost-- Pemerintah Kota Payakumbuh mendistribusikan daging kurban yang telah diolah menjadi Randang jadi dalam kemasan melalui gerakan Aparatur Sipil Negara (ASN) berkurban 2021.


Penyerahan 244 pcs Randang ukuran 250 gram tersebut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Erwin Yunaz selaku Ketua Panitia Gerakan ASN Payakumbuh Berkurban bersama pantia dan peserta seperti Kepala Dinas Tenaga Kerja Dan Perindustrian Yunida Fatwa, Kepala Dinas Parisiwata Pemuda dan Olahraga Desmon Corina, serta Kabag Kesra Ul Fakhri, serta kabag, camat, kasubag, dan lurah di Aula Disnakerin, Senin (26/7).


Kabag Kesra Ul Fakhri memaparkan jumlah peserta ASN berkurban tahun ini sebanyak 28 orang dengan jumlah sapi 4 ekor jenis PO jantan. Penyembelihan dilakukan pada hari tasyrik pertama di rumah potong hewan (RPH).


Kemudian daging segar dibagikan untuk 190 kupon yang sasaran utamanya petugas kebersihan kelurahan, tenaga keamanan di balaikota dan pos-pos rumah dinas, cleaning service, dan petugas pengolahan di RPH.


"Dagingnya seluruhnya terbagi habis sampai sore, selanjutnya pengolahan di RPH pada hari H diambil daging padatnya diolah jadi Randang sebanyak 110 kg, karena kadar airnya berkurang, saat ditimbang lagi di Sentra IKM beratnya menjadi 105Kg," kata Ul Fakhri.


Ul Fakhri juga memaparkan daging kurban itu diolah menjadi randang sebanyak 244 pcs dengan berat 250 gram per pcs, dan masing-masing peserta menerma 5 pcs, artinya 140 pcs.


"Sisanya, daging kurban yang sudah jadi ini dititipkan ke dinas sosial untuk didistribusikan kepada masyarakat miskin dan warga terdampak bencana," jelasnya.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz menyampaikan kepedulian ASN dalam berkurban adalah energi yang besar untuk berkegiatan sosial keagamaan. Dijelaskannya bila saja seluruh ASN di Payakumbuh berbuat seperti ini, maka bisa dibayangkan berapa banyak hasilnya, pasti lebih banyak Randang yang bisa dikelola dan ditampung untuk kegiatan sosial.


"Sebaiknya ini menjadi gerakan besar, wujud ketaatan dan keyakinan diri bahwa yang dikorbankan adalah dari kita untuk kita. Kurban untuk sosial umat, daei pemerintah kepada masyarakat. Kedepan kita ingin bagaimana ada tabungan kurban agar kita bisa melaksanakan kegiatan ini dengan lebih besar. Kita tidak mengistimewakan tiap orang yang ikut, namun secara pribadi terpanggil untuk berkontribusi lebih demi kemaslahatan bersama," ungkapnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Fasilitas olahraga di Kota Payakumbuh terus bertambah. Tak lama lagi penikmat bulu tangkis dan sepak takraw bakal bisa menikmati lapangan baru berstandar nasional di Kawasan Kadang Kaduduak, tepatnya didekat lapangan olahraga terbuka Payakumbuh Bugar.


Senin (26/7), terlihat pekerja dari CV Jaya Cemerlang perusahaan yang berkantor di Ibuh Payakumbuh Barat sedang asik mengerjakan 2 lapangan bulu tangkis dan 2 lapangan sepak takraw senilai Rp. 149.450.000 yang bersumber dari APBD Kota Payakumbuh, dengan waktu pengerjaan selama 60 hari kalender.


Masriwendi selaku pimpinan perusahaan yang mengerjakan pembangunan lapangan tersebut menyampaikan kepada media kalau pembuatan lapangan ini sudah sesuai dengan standar nasional, nantinya setelah selesai dibangun akan dilakukan uji labor untuk dites kelayakannya.


"Biasanya, setelah dibangun nanti dilihat bagaimana hasil pekerjaan, sebelum diserah terimakan kepada Pemerintah Kota Payakumbuh ini masih menjadi tanggung jawab kami, yang penting kita akan buatkan yang bagus buat masyarakat, dengan begitu mereka puas berolahraga dan semoga banyak bibit atlet yang bisa mengahrumkan nama Payakumbuh," ujarnya.


Sementara itu, dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Payakumbuh Desmon Corina didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga Delni Putra mengatakan Wali Kota Riza Falepi ingin agar warganya hidup sehat dengan giat berolahraga. Sehingga bebas dari penyakit dan imun tubuh terus meningkat.


Selain itu, Desmon juga menjelaskan bukan tidak mungkin Payakumbuh bisa mencetak atlet untuk bisa bersaing di kancah nasional internasional. 


"Pemerintah Kota Payakumbuh tentu ingin bagaimana potensi SDM kita bisa diberdayakan, semoga dengan bertambahnya fasilitas olahraga di Kota Randang bisa membahagiakan warga kita dan cabang olahraga bisa membina atlit melalui KONI, kita di pemko memfasilitasi dengan membuatkan fasilitas yang representatif," ungkapnya.


Selain lapangan bulu tangkis dan sepak takraw, tahun ini pembangunan gedung olah raga (GOR) type B dan lapangan sepakbola di Kawasan Batang Agam bakal rampung pada tahun ini. Pada tahun 2022, Payakumbuh Bugar jilid II bakal dibangun di Kawasan Batang Agam. (Yon)




Payakumbuh,netralpost --- Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh mendorong agar Perumda Air Minum (PAM) Tirta Sago dapat segera mengatasi permasalahan debit air di kota itu.


Ketua Komisi B DPRD Payakumbuh Maharnis Zul saat Rapat Kerja (Raker) di ruang rapat Komisi B DPRD Payakumbuh bersama Direksi Pamtigo, Senin (26)7), mengatakan permasalahan debit air membuat sejumlah daerah belum teraliri air dengan maksimal.


"Terdapat beberapa daerah yang bahkan mati ketika siang hari dan baru hidup ketika malam hari, ini menjadi pekerjaan rumah dari PAM Tirta Sago," ujarnya didampingi Wakil Ketua Komisi B Edward DF, Sekretaris Komisi B Yernita, serta Anggota Komisi C Ahmad RIdha dan Heri Iswandi.


Selain itu, pihaknya juga mendorong PAM Tirta Sago juga dapat mengatasi permasalahan-permasalahan lainnya yang menyebabkan lemahnya aliran air ke rumah pelanggan. Seperti yang disampaikan oleh PAM Tirta Sago, beberapa permasalahan lainnya seperti kebocoran, pipa keropos dan lainnya harus dapat diselesaikan sehingga pelayanan badan usaha milik daerah itu lebih baik.


"Meski begitu, kami juga memuji beberapa perbaikan dan rencana perbaikan yang telah mulai dilakukan oleh PAM Tirta Sago Payakumbuh. Semoga nantinya perbaikan demi perbaikan terus dapat dilakukan untuk dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat," jelasnya.


Pada kesempatan itu juga terdapat beberapa masukan dari anggota komisi seperti pengembangan teknologi di PAM Tirta Sago, peningkatan kontribusi untuk keuangan daerah serta pemberian penghargaan dan hukuman kepada pegawai.


Dijelaskan Direktur Utama PAM Tirta Sago Payakumbuh Khairul Ikhwan didampingi Direktur Umum Asrar Dt. Lelo Anso mengakui saat ini memang masih banyak kendala yang harus diperbaiki oleh pihaknya seperti minimnya debit air, kebocoran pipa, tumpang tindih dan keroposnya pipa.


"Kami sudah memiliki rencana kerja dalam mengatasi permasalahan ini, seperti membuat sistem zonasi dan menambah debit air," ujarnya.


Ia mengatakan kalau pihaknya menargetkan dalam dua tahun ke depan semua permasalahan bisa terus berkurang sehingga pelayanan dapat semakin maksimal.


"Dalam akhir tahun ini kami juga menargetkan ada permasalahan yang dapat kami selesaikan. Setidaknya beberapa daerah yang airnya kecil dapat meningkat," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost--- Anggota Komisi C DPRD Kota Payakumbuh dari Fraksi Demokrat Fahlevi Mazni menyampaikan SMPN 5 Kota Payakumbuh termasuk sekolah yang memiliki lahan yang paling luas di Kota Payakumbuh.


Saat mengunjungi sekolah itu pada 10 Maret 2021 lalu bersama komisi C, dirinya melihat sekolah yang masuk zonasi Kelurahan Tiakar dan Payobasuang itu memiliki potensi pertanian dan peternakan yang bisa dikelola oleh warga sekolah. Artinya, siswa dan guru bisa memanfaatkan lahan yang belum terkelola menjadi lahan pertanian.


Menurut Fahlevi Mazni yang juga Ketua KAN Aia Tabik itu, kepada media usai rapat kerja dengan dinas pendidikan di kantor DPRD setempat, Senin (26/7), dengan memanfaatkan lahan tidur di lingkungan sekolah, siswa bisa diajarkan ilmu pertanian dan peternakan. Nantinya bisa diarahkan kepada kegiatan ekstrakurikuler, menarik minat siswa dalam dunia cocok tanam dan merawat ternak sejak dini.


"Ini bisa menjadi pilot project sekolah negeri yang memiliki potensi mengelola dunia pertanian. Ada banyak tanaman pangan bisa ditanam seperti jagung, cabe dan bawang. Menjadi program unggulan dari sekolah negeri dan menarik minat anak-anak didik yang berkeinginan menjadi petani milenial, kita harus persiapkan," ujarnya.


Secara kelembagaan di DPRD, Fahlevi Mazni akan mendorong dinas pertanian untuk mendatangkan penyuluh pertanian untuk melakukan bimbingan dan penyuluhan ke sekolah. Ditambah, siswa juga diberi ilmu bagaimana mengelola pupuk kompos dari sampah-sampah di lingkungan sekolah.


"Kami merasa ini merupakan salah satu jalan keluar bagaimana menarik minat siswa sekolah di SMPN 5 Payakumbuh. Sekolah dengan lahan terbesar, ada lahan yang belum terkelola dan cocok untuk ditanami produk pertanian. Pendidikan tak hanya mengajarkan teori saja, siswa langsung mempraktikkan ilmu mereka di lapangan," pungkasnya. (Yon)




Payakumbuh,netralpost--- Komisi C DPRD Kota Payakumbuh mendengar curhatan dan keluhan dari Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh dalam rapat kerja di ruang rapat kantor DPRD setempat, Senin (26/7).


Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi C Ahmad Zifal, dan diikuti oleh Wakil Ketua Mesrawati, Sekretaris Syafrizal, anggota Fahlevi Mazni Dt. Bandaro Nan Balidah, Suparman, Mawi Etek Arianto, serta Yendri Bodra Dt. Parmato Alam. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh AH Agustion didampingi Sekretaris Joni dan Kabid PTK Danil Devo.


Kadis Agustion menyampaikan kondisi sekolah negeri saat ini, khususnya sekolah menengah pertama (SMP). Pemerintah terus mendorong efektifitas zonasi sekolah berdasarkan dasar hukum sistem zonasi yakni Permendikbud RI Nomor 14 Tahun 2018 Tentang “Penerimaan Peserta Didik Baru 2018” yang kemudian disempurnakan dengan Permendikbud RI Nomor 20 Tahun 2019 Terkait Perubahan Atas Peraturan Mendikbud Nomor 51 Tahun 2018.


Zonasi ditujukan agar tak ada sekolah-sekolah yang dianggap sekolah favorit dan non-favorit. Sistem sekolah unggulan ini meraih kritikan karena beberapa siswa malah diterima di sekolah yang memiliki jarak yang lebih jauh ketimbang sekolah terdekat," ujar Kadis.


Untuk itu, kata Agustion, diaturlah penerimaan peserta didik baru lewat 4 hal. Yang pertama jalur zonasi bagi anak-anak yang berdomisili di dalam wilayah zona yang telah ditetapkan. Prioritas utama jalur zonasi adalah calon siswa yang rumahnya berada di RT yang sama dengan sekolah yang dituju. Sedangkan pada prioritas kedua, zonasi diperluas dengan RT irisan di sekitar sekolah berada atau masih satu RW dengan lokasi sekolah.


"Adapun terkait dengan proporsi jalur masuk, jalur zonasi untuk SD minimal 70 persen dan SMP-SMA minimal 50 persen," ujarnya.


Lalu, lanjut Agustion, ada jalur afirmasi yang ditujukan untuk memastikan masyarakat dari keluarga ekonomi tak mampu dan anak penyandang disabilitas mendapatkan pelayanan pendidikan berkualitas. Jalur afirmasi disediakan untuk siswa yang menerima program penanganan keluarga tidak mampu dari pemerintah pusat atau pemerintah daerah (misalnya penerima KIP).


"Adapun proporsi jalur masuk afirmasi untuk anak SD minimal adalah 15 persen dan anak SMP-SMA minimal 15 persen," terang Agustion.


Untuk jalur prestasi, Agustion menjelaskan kalau konsep ini ditujukan untuk membangun iklim kompetisi yang mendorong prestasi peserta didik. Pada jalur prestasi untuk anak SMP-SMA dapat menggunakan rapor dan juga prestasi akademik maupun non-akademik.


"Proporsi jalur masuk prestasi SD tak menggunakan jalur ini. Adapun SMP-SMA menggunakan sisa kuota," ungkapnya.


Jalur terakhir, papar Agustion, adalah jalur perpindahan tugas yakni sekolab mengakomodasi peserta didik yang berpindah tempat karena hal yang tak bisa dipilih akibat pekerjaan/tugas orangtua/wali.


"Pada proporsi jalur masuk perpindahan tugas, SD maksimal 5 persen, dan SMP-SMA maksimal 5 persen," ungkapnya.


Dijelaskannya lagi, khusus untuk daya tampung SMP negeri di Kota Payakumbuh saat ini malah kekurangan siswa dari jumlah tamatan SD yang ada. Hal ini disebabkan minat orang tua memasukkan anak yang minim ke sekolah negeri. Sementara itu, SMP swasta dan sekolah di bawah kewenangan kementerian agama seperti MTsN setiap tahunnya banyak anak yang mendaftar ke sana.


"Untuk mengisi kekurangan siswa di sekolah SMP negeri, maka kita harus menampung anak didik baru dari luar daerah, kita juga belum melihat permendikbud sistem zonasi dibatasi wilayah. Siswa di Kabupaten Limapuluh Kota yang dekat dengan wilayah kota, maka bisa ditampung dengan catatan siswa dalam zona wajib menjadi prioritas ditampung terlebih dulu," kata Agustion.


Mantan Kepala SMKN 1 Payakumbuh itu juga memaparkan dengan berakhirnya PPDB 2021, hasil catatan dinas masih banyak beberapa SMP negeri yang kekurangan anak didik. Melirik kekurangan dari sistem zonasi ini salahsatunya adalah keberadaan siswa yang mau masuk sekolah di wilayah zona juga kurang, contohnya yang terjadi di SMPN 5, 6, 7 dan 10. Ada kekurangan 1/4 dari kuota rombongan belajar.


"Faktor lainnya adalah beralihnya minat masyarakat ke sekolah swasta berabasis islam terpadu seperti ICBS Raudhatul Jannah, dan SMP lain yang menunggulkan program tertentu. Padahal dinas selalu menghimbau masyarakat agar bisa memasukkan anak ke sekolah sesuai zonanya," kata Agustion.


Menurut Agustion, sistem zonasi menjawab tantangan bagaimana pemerintah memfasilitasi anak-anak didik warga setempat untuk mendapatkan hak mereka pendidikan 9 tahun, di samping mengakomodir kesepakatan bersama antara pemko dengan masyarakat pemilik tanah sekolah sebelumnya agar mendahulukan menerima anak didik dari wilayah sekitar sekolah. 


"Kami ingin bagaimana PPDB serentak, karena sekolah di bawah kewenangan kementerian agama membuka PPDB mendahului agenda yang dibuat dinas pendidikan kota. Untuk itu kami minta DPRD bisa mencarikan solusinya," harap Agustion.


Menjawab itu, Ketua Komisi C Ahmad Zifal dari Fraksi PPP menyampaikan akan memfasilitasi ruang dalam melaksanakan rapat bersama kemenag. Ada hal yang perlu disampaikan terkait PPDB dan hal lainnya bersama unsur pendidikan di Kota Payakumbuh.


"Kami di DPRD akan terus mendorong bagaimana kualutas pendidikan di Kota Payakumbuh terus meningkat, laporan terkait PPDB dan kinerja dinas sudah kami catat, nanti akan kami tindak lanjuti," kata Ahmad Zifal.


Dari sisi Suparman dari Fraksi PKS menyampaikan masukan perlunya inovasi bagaimana proses belajar (PBM) mengajar dapat efektif, karena di masa pandemi Covid-19 saat ini PBM masih daring.


"Kedepan kita perlu membangun komitmen bersama bagaimana PPDB bisa dilaksanakan secara zonasi agar pelaksanaannya lebih baik," ujarnya.


Fahlevi Mazni Dt. Bandaro Nan Balidah dari Fraksi Demokrat menyampaikan saran dan masukan kepada dinas pendidikan dimana PBM daring masih berlangsung dan ditunda hingga Agustus mendatang. Dia menyarankan bagaimana anak didik SD dan SMP yang baru masuk sekolah bisa mengikuti sekolah tatap muka, diatur masuknya bershift, minimal 2 atau 3 kali seminggu.


"Anak kelas 1 SD dan SMP tentu ingin masuk sekolah, agar mereka mengenal lingkungan sekolahnya sehingga tidak canggung saat nanti mereka PBM tatap muka bersama kakak-kakak kelasnya, dinas bisa mengambil kebijakan khusus untuk itu," ujarnya.


Fahlevi Mazni menyampaikan sinkronisasi bersama sekolah di bawah naungan instansi vertikal, bagaimana PPDB bisa dilakukan serentak. Ditambah harus ada inovasi program unggulan atau yang menonjol dari SMP negeri yang masih minim jumlah anak didiknya.


"Kami dari DPRD juga akan meninjau ke lapangan bagaimana program yang akan berjalan di 2021," tukuknya.


Wakil Ketua Komisi C Mesrawati dari Fraksi Amanat Kebangkitan Nasional memaparkan pendidikan adalah tangung jawab bersama, tiga pilar pemerintah, orang tua, dan masyarakat. Memang meski PPDB saat ini sudah melaksanakan zonasi, tapi banyak kepala sekolah mengeluhkan anak didik baru yang minim di sekolahnya.


"Kami ingin hal ini segera kita carikan jalan keluar secepatnya, kalau tidak tentu sulit sekolah negeri berkembang, akhirnya tren sekolah negeri yang selama ini menjawab keinginan kebanyakan warga kurang mampu untuk bisa menyekolahkan anaknya bisa tergerus," ungkap Mesrawati yang merupakan mantan kepala sekolah di SDN 21 Payakumbuh itu.


Ditambahkan Mesrawati, penguatan SDM kepala sekolah perlu dilakukan, dirinya melihat masih ada sekolah yang masih belum punya kepala sekolah definitif karena yang sebelumnya pensiun. Padahal, banyak guru yang punya Nomor Unik Kepala Sekolah, syaratnya sudah cukup sesuai Permendikbud Nomor 28 Tahun 2010.


"Kami harap dinas bisa selektif menunjuk kepala sekolah untuk mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah, karena tanpa kepala sekolah, sekolah mendep atau kurang efektif berjalan, karena di tangan kepala sekolah yang bertanggung jawab untuk menggerakkan sekolah," ungkapnya politikus PAN tersebut.


Menurut Sekretaris Komisi C Syafrizal dari Fraksi Amanat Bintang Perjuangan mengatakan untuk PBM tatap muka dipertimbangkan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat, anak-anak didikpun sudah merasa jenuh dengan belajar daring, sementara itu kebutuhan mereka tak hanya belajar saja, tapi bergaul dengan teman di sekolah untuk mengembangkan diri.


"Dari sisi PPDB, kami melihat kurangnya minat ke sekolah negeri karena inovasi yang minim, ini hal yang perlu dievaluasi kedepannya. Ditambah, usulan sekolah di saat musrenbang juga harus bisa difasilitasi oleh pemko melalui dinas pendidikan, apalagi terkait sarana dan prasarana sekolah, baik di dalam sekolah maupun  akses ke sekolah seperti jalan, sanitasi, pagar sekolah, dan drainase," kata politikus PBB itu. (Yon)


Padang-netralpost.net-
Serbuan vaksinasi kembali dilakukan dengan gencar oleh Dinas Kesehatan  (Diskes) Lantamal II dengan 13 orang tenaga vaksinator beserta dari vaksinator lain, di antaranya Diskes Kota Padang menurunkan Puskesmas Alai dengan 5 vaksinator dan Kantor Kesehatan Pelabuhan atau KKP menerjunkan 5 orang vaksinator Senin 26 Juli 2021.

Menindaklanjuti perintah dan petunjuk dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.M.M.,TNI Angkatan Laut untuk melaksanakan serbuan vaksinasi kepada masyarakat Maritim serta masyarakat lain yang masih membutuhkan

Dengan kondisi Pandemi Covid-19 yang masih belum dapat diatasi, pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin agar terbentuk herd immunity. TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang, bersinergi dengan Dinkes Kota Padang dan KKP dalam pelaksanaan vaksinasi ini sudah menyiapkan vaksin dan tenaga vaksinator.

Dinas kesehatan (Diskes) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II dari beberapa hari belakangan sudah melaksanakan vaksinasi kepada masyarakat Maritim dan masyarakat umum di kota Padang. Pelaksanaan vaksinasi yang dilaksanakan kali ini, di aula serbaguna kantor Pelindo II Teluk Bayur Padang. Tempat ini sudah beberapa kali di adakan serbuan vaksinasi kepada Masyarakat Maritim, di antaranya, pekerja bongkar muat pelabuhan, masyarakat nelayan pegawai yang berkantor di lingkungan Teluk Bayur serta Keluarga Besar TNI AL.  

Vaksinasi yang dilaksanakan oleh Diskes Lantamal II di aula serbaguna Pelindo II Teluk Bayur Padang ini, didatangi oleh para calon penerima vaksin baik remaja maupun yang lanjut usia. Vaksinasi ini dalam rangka serbuan vaksinasi secara nasional seperti daerah lainya di seluruh Indonesia.

Dilokasi kegiatan para vaksinator di awasi langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggungjawab kegiatan.

Dispen Lantamal II.


WISATASUMBAR
-Salah satu permasalahan kepariwisataan dunia sebelum pandemik adalah Overtourism.


Overtourism adalah suatu kondisi di mana jumlah wisatawan di sebuah destinasi wisata dianggap terlalu tinggi, sehingga dirasakan mengganggu kehidupan warga setempat.


Kepadatan wisatawan yang begitu tinggi di beberapa objek wisata ini tidak hanya membuat kunjungan wisatawan ke situ menjadi tidak nyaman, tetapi sekaligus menyebabkan warga setempat kian terganggu. Fenomena inilah yang disebut sebagai "Overtourism".

Sejatinya, "Overtourism" dipandang sebagai, "Dampak pariwisata pada suatu destinasi, atau bagian dari itu, yang sangat memengaruhi persepsi kualitas hidup warga dan kualitas pengalaman pengunjung secara negatif". Begitulah definisi yang dicetuskan Organisasi Pariwisata Dunia atau "World Tourism Organization" (UNWTO).


Makanya UNWTO diwebsite resminya pada tanggal 6 Maret 2019 menghimbau para ahli dan praktisi pariwisata dunia untuk bersama mencari solusi permasalahan overtourism ini.


Green Tourism Destination sebagai solusi.


Green Tourism Institute semenjak kehadirannya diawal tahun 2000 sudah berusaha memberi solusi untuk permasalan "overtourism" ini. 


Green Tourism Institute dalam mengembangkan dan membuat program - program wisata didestinasi - destinasi wisata binaannya sebagai Green Tourism Destination bersama www.sumatraandbeyond.co dan International Green Tour Operator mengajak masyarakat setempat dan para tamu yang datang untuk ikut terlibat dalam memproteksi budaya dan kearifan lokal, memproteksi alam, melibatkan masyarakat setempat dan membawa keuntungan langsung untuk masyarakat setempat serta turut serta dalam aksi konservasi.


Dan bahkan 5 bulan sebelum pandemik, tepat 20 November 2019 dalam acara Seri Kuliah Umum Biomanajemen - SITH - ITB untuk para master dan guru besar, saya sebagai founder dari Green Tourism Institute justru berbicara tentang bagaimana membuat destinasi wisata yang menyehatkan dengan program Green Healing dan Blue Healing yang seharusnya kalau pemerintah kita jeli bisa menjadikan ini sebagai solusi.


Pesisir Selatan sebagai role model Green Tourism Destination.


Melihat dan mengamati permasalan kepariwisataan yang sedang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan khususnya dikawasan Mandeh, kepala dinas pariwisata, pemuda dan olahraga Pessel, Bapak Hadi Susilo bersama kabidnya Yulnarti, SE, M.Si meminta Green Tourism Institute untuk menjadikan Pessel sebagai role model Green Tourism Destination.


Sebagai langkah awal pada tanggal 27 - 29 Juli dinas pariwisata Pessel meminta Green Tourism Institute untuk memberikan pelatihan khusus untuk 40 orang pelaku wisata setempat untuk menjadi pemandu ekowisata.


Program pelatihan khusus selama 3 hari yang menggunakan anggaran dari kemenparekraf yang diadakan di Labuan Sunday Resort tersebut, Green Tourism Institute bersama team yang terlibat diacara tersebut akan menantang para peserta untuk menjadi pemandu wisata yang baik dan menantang mereka untuk menjadi "paranuko" pariwisata didaerah mereka masing - masing dengan kemampuannya untuk mendesign program wisata khusus didaerah mereka minimal selama 3 hari sesuai dengan standar yang diberikan oleh Green Tourism Institute.


Program training yang dirancang khusus oleh Green Tourism Institute selama 3 hari akan dipandu oleh tokoh - tokoh pariwisata Sumbar yang sudah mempunyai reputasi bahkan nasional dan internasional seperti Ritno Kurniawan yang telah mendapat penghargaan dari European Outdoor Conservation Association (EOCA), Dr.(cand) Joni Mardianto M.par ketua GIPI dan Masata Sumbar yang juga kandidat doktor pariwisata Universitas Kelantan Malaysia, Ricky Putra Sinaro, founder dari Cerdaskan Anak Nagari (Cenari) dan juga pemilik dari Ricky Beach House yang telah memperkenalkan Sungai Pinang dan Mandeh kedunia yang telah mendatangkan banyak tamu dari mancanegara. Rudolf Smit, salah satu senior perhotelan Indonesia juga tidak mau ketinggalan untuk berbagi pengalaman diacara tersebut.

Tak ketinggalan Alit, seorang yang bermain di sporttourism yang pernah mendaki Kilimanjaro di Tanzania sama Annapurna Circuit di Himalaya Nepal.


Karena program pelatihan khusus dengan konsep Experiential Learning dan Gelombang Alpha, Green Tourism Institute juga menurunkan seorang Ice Breaker yang berpengalaman, Witra bersama 2 anak muda Sumbar, Rizky Ramadhan dan Farhan Juhara yang gape dibidang games.


Pada saat acara semua peserta juga akan diajak untuk melakukan " Green Action " aksi peduli lingkungan dengan penanaman atau transplantasi terumbu karang.


Diakhir acara semua peserta akan diberikan sertifikat sebagai Green Friend of Indonesia.


Niat kami bersama bagaimana menjadikan kabupaten Pesisir Selatan sebagai salah satu role model Green Tourism Destination untuk Sumbar, Indonesia dan dunia. Dan metode pelatihan khusus ini bisa menjadi acuan untuk kabupaten - kota dan provinsi se Indonesia.


Thanks for being a Green Friend of Indonesia !


www.sumatraandbeyond.co International Green Tour Operator

Support for greentourisminstitute.org


Padang Pariaman netralpost.net-
Jalin Silaturrahmi, Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman Serda Suwirman Laksanakan Komunikasi sosial ke Puskesmas di wilayah binaan.

Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman Serda Suwirman melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan pegawai Puskesmas di Nagari Tandikek kecamatan VII Koto Patamuan Kabupaten Padang Pariaman.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka mendukung tugas pokok dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menjalin silaturrahmi bersama pegawai kesehatan di puskesmas Patamuan.

Sementara itu, Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman Serda Suwirman mengatakan, pelaksanaan Komsos merupakan salah satu cara yang efektif dalam menyampaikan permasalahan dan menampung aspirasi tentang Puskesmas serta mengetahui hal-hal yang berkembang di masyarakat seputar kesehatan. (*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Babinsa Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman Serda Suwirman memantau dan mendampingi pelaksanaan Serbuan Vaksinasi Covid-19 oleh tim Puskesmas Patamuan kepada warga binaan di puskesmas Patamuan, Kecamatan VII Koto Patamuan.

Babinsa mengatakan, pemberian vaksin ini merupakan upaya untuk membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19 dan mempercepat program vaksinasi.

Pelibatan Babinsa dalam pendampingan terhadap kegiatan Vaksinasi merupakan bentuk kepedulian TNI AD Khususnya Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman terhadap kemanusiaan, selain itu juga bentuk tanggung jawab dan kewajiban dalam ikut mendukung pencegahan dan penanggulangan penyebaran virus Covid 19 yang saat ini masih belum berakhir.

Babinsa juga menambahkan bahwa Kami Koramil 03/Sungai Sariak Kodim 0308/Pariaman menggencarkan program serbuan vaksinasi atau mensukseskan dan mendukung penuh upaya pemerintah dalam hal penanggulangan Covid-19 yaitu mensukseskan vaksinasi ini dengan pelaksanaannya supaya lebih cepat.(*)


Padang Pariaman-netralpost.net-
Guna meningkatkan hubungan kerja yang baik di wilayahnya.Babinsa Koramil 07/Pauh Kamba Kodim 0308/Pariaman Serda Hengki F melaksanakan Komunikasi Sosial (komsos) bersama perangkat Nagari Tapakis di Kantor Nagari Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Senin (26/07/2021).

Komunikasi sosial tersebut dilakukan untuk menjalin tali silaturahmi dan pembinaan terhadap masyarakat dan perangkat Desa di wilayah binaannya.

Serda Hengki F mengatakan, Komsos dengan Perangkat desa secara langsung hasilnya akan lebih efektif.

Sehingga nantinya Perangkat desa dapat menyebarluaskan kepada warganya dan juga sebaliknya.

Babinsa juga bisa mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan-permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Sebagai Babinsa kita bisa segera dapat memberikan solusi yang baik sehingga bisa menyelesaikan permasalahan,” jelasnya.

Menurutnya, mempunyai tanggung jawab kepada semua warga yang ada di wilayah binaan itu merupakan salah satu tugas seorang Babinsa.

“Memang sudah selayaknya seorang Babinsa harus dekat dengan warga dan perangkat desanya,” sambungnya.

Selain itu, Komsos ini merupakan tugas dan tanggung jawab Babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan agar lebih mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat.

“Babinsa adalah ujung tombaknya Koramil di lapangan, maka kegiatan komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat diterima dan membawa banyak pengaruh positif bagi masyarakat,” tegasnya.(*)


Padang-netralpost.net-
Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Kapolda Sumbar) Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH membuka pendidikan dan pembentukan Bintara Polri TA.2021, Senin (26/7) di SPN Polda Sumbar. 

Pada kesempatan tersebut, Kapolda membacakan amanat Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. DR. H. Riycko Amelza Dahniel, M.Si, dimana selaku Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri, mengucapkan selamat atas kelulusan peserta pendidikan pada penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2021. 

"Selamat datang di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri," ucap Irjen Pol Toni Harmanto.

Kapolda menyebut, peserta Diktuk Bintara telah mempersiapkan diri, baik fisik, mental dan intelektual untuk dapat berdiri tegak pada pagi hari ini. "Saudara sudah mengikuti seleksi yang panjang, ketat dan sangat kompetitif untuk menggapai cita-cita menjadi seorang polisi. Saudara telah berjuang untuk sampai di titik ini," katanya.

"Keberhasilan saudara merupakan hasil perjuangan yang panjang, do’a orang tua dan ridho tuhan yang maha kuasa. Oleh karena itu jangan sia- siakan semua usaha, perjuangan dan cita-cita yang ingin saudara raih," ucapnya menambahkan.

Dirinya meminta agar jangan cepat berpuas diri, dikarenakan hari ini baru permulaan, baru awal dari perjuangan panjang yang akan dijalani untuk mencapai cita-cita menjadi seorang polisi yang sejati. belajar, dan terus belajar. 

"Karena sesungguhnya kehidupan itu adalah pembelajaran yang panjang (life long learning) dan tidak akan pernah berakhir untuk belajar (never ending process of learning). Belajar dan berlatihlah dengan penuh semangat, tekun dan riang gembira. Siapkan diri saudara untuk menjadi alat dan kekuatan utama polri yang unggul, kreatif dan inovatif. Sambil terus bersyukur dan memohon ridho kepada tuhan yang maha kuasa. Buat bangga diri saudara, buat bangga orang tua dan keluarga, buat bangga polri dan negara yang kita cintai ini," ujarnya.

Pada pembukaan pendidikan Bintara Polri ini, dihadiri oleh Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si, Brigjen Pol Desmawan dari Lemdiklat Polri, dan Pejabat Utama Polda Sumbar. (*)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.