Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88




Payakumbuh,netralpost— Dengan mengusung tema “Relevansi Pemikiran Mohammad Natsir dalam Membangun Daerah Saat Ini”, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi laksanakan kuliah umum dalam bentuk Webinar Dialog kebangsaan dengan salah satu pembicara Walikota Payakumbuh Riza Falepi. Rabu (8/9)


Walikota Riza Falepi diawal mula paparannya sampaikan tiga pilar utama terhadap pemikiran Mohammad Natsir, yakni pemikiran Islam, konsep  kebangsaan dan kesahajaan.


Terhadap pilar pertama tentang pemikiran Islam, walikota Riza Falepi sampaikan bahwa Islam bukan hanya tentang ibadah saja, tetapi juga mencakup kedalam seluruh aspek kehidupan.


“Dalam membangun bangsa ini, Natsir amat sadar bahwa saat negara ini merdeka, ada tantangan ideologi baru yang mengancam negara, yakni sekularisme dan komunisme. Dan dengan kedua ideologi ini terlihat jelas hendak mengancam dasar negara kita yakni Pancasila yang sudah jelas pro terhadap agama di Indonesia”, ungkap Riza.


Kriteria kepemimpinan yang dimiliki sosok Mohammad Natsir sangat dibanggakan walikota yang menyandang gelar Datuak Rajo Kaampek Suku itu. 


“Selama memimpin, sosok Natsir memiliki kemampuan leadership dan teamwork yang solid dalam mengemban tugasnya. Dan jika dilihat situasi saat ini, pada umumnya sudah bertolak belakang atas sikap yang seharusnya dimiliki Natsir ini, dimana dapat kita lihat sekarang sungguh banyak orang yang ingin menjadi pemimpin, tetapi yang memenuhi kriteria untuk menjadi pemimpin ini sudah sangat langka”, kata walikota Payakumbuh itu.


Lebih lanjut, terhadap pilar kedua tentang konsep kebangsaan, Riza katakan jika dengan Mosi integral Natsir 3 April 1950, menjelaskan bahwa Bukti sejarah yang tidak terbantahkan bahwa

Natsir adalah tokoh pemersatu bangsa. 


Mosi integral Natsir sebagai prestasi gemilang dan monumental yang pernah dicapai oleh parlemen Indonesia. Natsir mampu menyatukan kembali Indonesia yang terpecah belah dalam pemerintahan negara-negara bagian atau federal buatan Van Mook menjadi NKRI yang kita kenal sekarang ini. 


Menurut Riza dengan diterbitkan Mosi itu sebenarnya yang diperjuangkan Natsir ialah sebuah persatuan bangsa, bukan sekedar negara kesatuan. Tentu hal ini menjadi dasar terhadap persatuan (integration) menyangkut sikap (kejiwaan) setiap warga negara untuk merasa terikat dalam satu ikatan sebagai satu bangsa”, terangnya.


Kemudian terhadap pilar ketiga tentang kesahajaan, Riza katakan jika sosok Natsir saat mengemban jabatan dan kedudukan yang diberikan padanya tidaklah semerta-merta merubah sikap kesahajaan (kesederhanaan) yang telah dimilikinya.


Dalam pandangan Riza, Kesederhanaan telah menjadi karakter Natsir. Jabatan-jabatan mentereng yang didudukinya tidak menjadikan ia bergeser dari kebersahajaan.


“Dan pada masa sekarang, sikap kesederhanaan yang dimiliki Natsir ini terlihat sudah berkurang terhadap kepala daerah”, tukasnya.


Sebelum mengakhiri paparannya, walikota dua periode itu berharap semoga melalui kegiatan webinar ini dapat mengingatkan semua kepala daerah, terutama terhadap saya sendiri untuk dapat menauladani sifat dan sikap dari para pemikir bangsa sebelumnya, terutama Mohammad Natsir yang telah membangun dan mendirikan bangsa kita sampai seperti saat ini”, tandasnya mengakhiri. /Yon




Payakumbuh,netralppst--- Pemerintah Kota Payakumbuh menindaklanjuti pembahasan rencana kerja dan nota kesepahaman bersama Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) di kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh, Jumat (4/9) lalu.


Tim yang di Ketuai Kepala BP2MI Provinsi Sumatera Barat Bayu Aryadi langsung melakukan pembahasan yang berkaitan dengan teknis dan rencana kerja yang akan dituangkan kedalam MOU nantinya dengan Kapala Disnakerin Yunida Fatwa.


Kadis Yunida Fatwa didampingi Sekdis Andiko Jumarel beserta Kabid Naker Aswad menyampaikan Pemerintah Kota Payakumbuh melalui siap bekerja sama dengan BP2MI. Langkah ini lakukan oleh Pemko Payakumbuh dalam rangka upaya melindungi tenaga kerja migran dari segala bentuk ketidak sesuaian dan bertentangan dengan Undang-undang dan Peraturan Pemerintah.


"Terkait dengan persiapan bidang tenaga kerja dalam menyusun langkah kerja dan rencana kerja yang nantinya akan dituangkan dalam MOU antara Pemerintah Kota Payakumbuh dengan BP2MI Provinsi Sumatera Barat sudah kami persiapkan.


Menurut Yunida, saat ini warga Kota Payakumbuh yang menjadi PMI jumlahnya lebih kurang 200 orang yang tersebar di beberapa negara. Didominasi oleh operator di perusahaan Malaysia. Tapi, memang warga payakumbuh yang bekerja di luar negeri banyak di sektor formal.


"Kehadiran negara baru dapat dirasakan keberadaannya ketika para PMI yang keberangkatannya tidak resmi tersangkut masalah, contohnya lari dari majikan dan perusahaan. Negara ini tidak hanya melindungi PMI yang berangkat secara resmi, tapi juga melindungi PMI yang tidak resmi, namun apa artinya perlindungan negara ketika mereka sudah mengalami peristiwa kekerasan dan eksploitasi di negara tempat mereka bekerja," kata Yunida.


Yunida berharap tidak ada lagi warga Indonesia khususnya warga Payakumbuh yang tergoda bujuk rayu calo untuk bekerja di negara lain tanpa proses yang sesuai prosedur. 


"Biasanya sindikat ini menggunakan kaki tangannya turun ke desa-desa, menawarkan pekerjaan yang katanya bagus, gaji yang tinggi serta semua biaya ditanggung. Tapi sesungguhnya biaya-biaya tersebut menjadi hutang dengan bunga yang sangat tinggi dan jika ada masalah dengan PMI, mereka tidak mau bertanggung jawab," ujar Yunida.


Sementara itu, Kepala BP2MI Provinsi Sumatera Barat Bayu Aryadi menyampaikan untuk memperkuat sistem dalam pelaksanaan rencana kerja BP2MI, mereka memberikan penguatan informasi kepada tim dari Disnakerin Kota Payakumbuh sebelum melakukan penandatanganan MoU.


"Saat ini yang sudah menandatangani baru Padang dan Padang Panjang, tahap sekarang kami penjajakan ke Payakumbuh dan Solok," ungkapnya. (Yon/




Payakumbuh,netralpost --- Pemerintah Kota Payakumbuh menerima bantuan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan untuk anak usia dini. Pemerintah pusat tentu saja melihat komitmen daerah untuk itu, sehingga tidak semua daerah mendapatkan bantuan pada tahun 2021, apalagi di tengah pandemi setiap bantuan memang dipilah-pilah oleh pusat, mana yang menjadi prioritas.


Menurut Kabid PAUD dan PNFI Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Syafni Hasni saat ditemui media di ruang kerjanya, Rabu (8/9), mengatakan ada 4 program yang dibantu oleh Kemendikbud ini seperti Program Penguatan Pokja Bunda PAUD, Program Lingkungan Belajar Berkualitas, Program Implementasi Kesiapan Bersekolah, dan Program Penjaminan Mutu Terkait Akreditasi.


"Materi dari keempat program ini diberikan kementerian melalui narasumber berkompeten secara daring lalu, dinas pendidikan lalu memberikan sosialisasi secara bertahap kepada satuan PAUD," ungkapnya.


Dijelaskannya lagi, khusus untuk implementasi kesiapan bersekolah, materi diberikan secara tatap muka oleh dinas pendidikan kepada satuan PAUD dan komponen terkait, karena akan ada forum komunikasi yang dibentuk untuk kesiapan belajar PAUD dan SD.


"Melalui program ini, akan sinkron pemahaman anak terhadap kesiapan mereka meninggalkan PAUD dan memasuki jenjang SD. Anak-anak PAUD bisa cepat beradaptasi dengan beralihnya lingkungan pendidikan mereka, dan guru pun memahami psikologi dari anak yang baru masuk SD," ungkap wanita yang akrab disapa Ani itu.


Selain bantuan 4 program pemberdayaan, Ani juga memaparkan bantuan berupa sarana dan prasarana penunjang peningkatan pelayanan PAUD di Kota Payakumbuh. Yakni bantuan literasi buku untuk sudut baca sebanyak 10 satuan PAUD dan bantuan IT berupa paket TIK laptop, proyektor, perangkat internet wireless, konektor, dan layar proyektor untuk 7 satuan PAUD.


Sementara itu juga ada bantuan alat permainan edukatif (APE) untuk 22 satuan PAUD, harga dari APE ini masing-masingnya sama yakni senilai Rp. 25 juta. 


"Satuan PAUD kita yang terdaftar di Dapodik ada 143. Kementerian kemudian melakukan seleksi dan verifikasi melalui data itu, sehingga dinas pendidikan hanya menunggu informasi dari orang kementerian satuan PAUD mana saja yang mereka pilih. Artinya, kita berbicara sistem aplikasi dapodik memang dibutuhkan ketelitian dan kecermatan, sehingga informasi terkait sebuah lembaga pendidikan betul-betul valid di dalamnya," kata Ani.


Ani berharap dengan adanya program ini pelayanan dari satuan pendidikan bisa secara maksimal dan optimal diperoleh oleh anak usia dini. Pemko Payakumbuh pun juga telah memperhatikan kesejahteraan tenaga pendidiknya, dibuktikan dengan adanya dana insentif bagi tenaga pendidik PAUD, sebesar 450 ribu hingga 850 ribu rupiah perbulan sesuai dengan syarat yang ditentukan bagi tiap penerimanya.


"Di tengah pandemi Covid-19 memang aktivitas di setiap satuan PAUD menurun, tetapi itu yang menjadi momen bagi kita untuk terus meningkatkan kualitasnya. Jikalau nanti pandemi ini berakhir, kita tidak canggung lagi, malah semakin mantap mendidik anak-anak usia dini," pungkasnya.


Menurut data di Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, hampir seluruh satuan PAUD sudah diakreditasi, sekitar 95 persen terakreditasi A, B, dan C. (Yon


Padang-netralpost.net-
Dengan semangat tanpa batas, tidak ada kata berhenti memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dinas Kesehatan (Diskes) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang, terus melakukan vaksinasi terhadap masyarakat kota Padang di Diskes jalan Sutan Syahrir Bukit Putus Padang Senin 07 September 2021.

Pelayanan berupa vaksinasi kepada masyarakat yang masih membutuhkan. Sebanyak 10 orang Nakes memberikan pelayanan kepada 20 orang masyarakat, diantaranya 9 orang vaksinasi ke 1 dan 11 orang vaksinasi ke 2.

Vaksinasi ini merupakan himbauan dari  pemerintah agar terbentuk Herd Immunity kepada masyarakat. Dengan harapan Herd Immunity terbentuk masyarakat dapat menggerakan roda perekonomiannya. 

Memberikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita.

Dalam hal ini, Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han) juga selalu mensuport para Nakes dari Lantamal II, agar berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kita. Yakinkan kepada masyarakat bahwasanya vaksin aman dan halal, demikian Danlantamal II selalu menyampaikan baik kepada Nakes yang bertugas maupun kepada masyarakat yang akan melaksanakan vaksinasi.

Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19 yang masih belum dapat di atasi. Sehingga pemerintah terus berupaya dan mengambil langkah langkah terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Menyikapi hal demikian, pemerintah melalui TNI dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin.

TNI Angkatan Laut dalam hal ini Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang dalam pelaksanaan vaksinasi ini sudah menyiapkan vaksin dan tenaga vaksinator. 

Nakes dari Diskes Lantamal II, merupakan yang kesekian kalinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sudah beberapa tempat dilakukan vaksinasi kepada masyarakat Maritim dan masyarakat umum di kota Padang. Baik vaksinasi tahap pertama maupun untuk tahap kedua. 

Dilokasi kegiatan para vaksinator dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K) Zulfitri.S.Si. M.Kes., sebagai penanggungjawab kegiatan serbuan vaksinasi ini juga sekaligus sebagai Komandan Satuan Tugas atau Dansatgas Covid-19 di Lantamal II Padang. 

Dispen Lantamal II.




Payakumbuh,netralpost--- Pemerintah Kota Payakumbuh mensosialisasikan PP Nomor 35 dan PP 37 Tahun 2021 Tentang UU Cipta Kerja kepada perwakilan BUMN, BUMD, perusahaan swasta, badan usaha perorangan, serta yayasan dan koperasi yang berada di Kota Payakumbuh di gedung Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumatera Barat, Selasa (7/9).

 

Acara tersebut dibuka oleh Wali Kota Payakumbuh diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Elvi Jaya didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yunida Fatwa. Turut hadir perwakilan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi Dina Khairina dan dua narasumber dari Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sumatera Barat Syafrudin dan dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bukittinggi Septika Helmi.


Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kota Payakumbuh Yunida Fatwa memaparkan tentang tujuan dari pelaksanaan sosialisasi dua perturan pemerintah itu dalam rangka upaya pencegahan dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial, mogok kerja dan penutupan perusahaan di daerah Kota/Kabupaten.


"berharap kegiatan sosialisasi ini dapat  menambah pengetahuan bagi perusahaan terkait dengan hak dan kewajiban baik perusahaan dan karyawannya. Disnakerperin akan selalu siap untuk membantu berkaitan dengan hal tersebut," ujar Kadis Yunida Fatwa didampingi Kasi Hubungan Industiral Disnakerin Aldi Safdiarton.


Sementara itu, Staf Ahli Evi Jaya mewakili Walikota Payakumbuh menjelaskan bahwa sejauh ini di Kota Payakumbuh perselisihan hubungan industrial belum begitu menonjol berdasarkan laporan dari Disnakerin selaku OPD teknis.


"Artinya dari sekian banyaknya perusahaan yang memperkerjakan orang, belum ada yang bersifat mengkhawatirkan dan kami melihat perusahaan telah menjalankan peraturan pemerintah dengan baik. Namun dengan kondisi saat ini dirasa pemerintah perlu kembali mengulang dan mengingatkan kepada seluruh perusahaan agar selalu berpegang pada peraturan yang telah ditetapkan, apalagi setiap tahun peraturan ini terus diperbaharui," ucap Elvi Jaya. (Yon




Payakumbuh,netralpost--- Wali Kota Riza Falepi melantik dan mengambil sumpah jabatan 16 pejabat struktural aparatur sipil negara (ASN) lingkungan Pemerintah Kota Payakumbuh di lantai 3 kantor wali kota Payakumbuh, Selasa (7/9).


Ada 5 pejabat administrator dan 11 pejabat pengawas yang dilantik wali kota didampingi Staf Ahli Elvi Jaya, Kepala BKPSDM Ifon Satria Chan, dan Inspektur Andri Narwan.


Untuk pejabat Administrator, A Arifianto dilantik sebagai Sekretaris Inspektorat berganti posisi dengan Roza Aulia yang dilantik sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan.


Ibrahim mengisi jabatan Kepala Bagian Fasilitasi Fungsi Penganggaran dan Pengawasan Sekretariat DPRD, M. Faisal dipromosikan menjadi Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM, lalu ada Murdifin dilantik menjadi Kabid Koperasi dan UMKM.


Kemudian untuk sisanya yang dilantik pejabat pengawas yang mengisi jabatan kasi di OPD, Lurah, serta kasi di kelurahan.


Wali Kota Riza Falepi mengakui dirinya termasuk kepala daerah yang rajin melaksanakan mutasi dan pelantikan jabatan ASN. Ini tidak lain dan tidak bukan karena kebutuhan Pemerintah Kota Payakumbuh untuk menempatkan seseorang di jabatan tertentu karena adanya kekosongan jabatan akibat pejabat yang pensiun dan/atau meninggal dunia.


"Meskipun demikian, untuk mengisi formasi itu, Saya tetap menginginkan pejabat yang bisa bekerja sama untuk membangun Payakumbuh. Pegawai di lingkungan pemko harus dioptimalkan semaksimal mungkin. Saya mengakui cukup susah ketika ada pejabat yang pensiun, dimana roda mutasi tentu berjalan, Sayapun susah menempatkan orang, banyak yang diperhatikan," kata Riza.


Riza pun menyampaikan agar pejabat tidak segan menyampiakan masukan kepadanya, guna memaksimalkan potensi masing-masing, karena Pemerintah Kota Payakumbuh bekerja cepat dalam mengejar target pembangunan.


"Selain pertimbangan baperjakat, adanya masukan sepanjang itu baik, maka itu Saya terima, karena bagi Saya kompetensi lebih diutamakan. Orang yang bisa sedikit-sedikit tidak terpakai lagi, namun bisa mengelola pekerjaan yang banyak dan memiliki willingness yang tinggi itu yang Saya butuhkan," tegas Riza.


Riza juga berpesan agar pejabat yang dilantik hari ini dapat menjalankan disiplin kerja yang baik.


"Khusus untuk mereka yang berinteraksi dengan masyarakat seperti lurah, harus bisa bangun komunikasi karena mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat," pungkasnya. (Yon




Payakumbuh,netralpost-- Dinas Kesehatan Kota Payakumhuh kembali mengumumkan terjadi penambahan masyarakat Kota Payakumbuh yang dinyatakan positif kasus Covid-19 sebanyak empat orang, sehingga sampai saat ini kasus aktif menjadi 83 kasus.


"Hari ini yang dinyatakan bebas isolasi hanya tiga orang, namun kasus aktif kita terus melandai. Mudah-mudahan situasi ini terus membaik" kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal kepada media, Selasa (07/09).


Sehingga sampai hari ini data untuk kota Payakumbuh didapati sebanyak 76 orang isolasi mandiri dirumah dan 7 orang dirawat di rumah sakit.


Adapun untuk daftar dari empat orang yang dinyatakan positif Covid-19 hari ini adalah :


1. YA, perempuan (33), Ibuh, Karyawan Swasta


2. T, laki-laki (53), Balai Panjang, Wirausaha


3. MT, perempuan (49), Parak Batuang, IRT


4. RF, laki-laki (27), Padang Karambia, Polri


Sementara tiga orang yang dinyatakan bebas isolasi hari ini adalah :


1. JHONI HENDRI, laki-laki (46), Padang Tangah Payobadar


2. MUHAMMAD AINUL KARIM, laki-laki (24), Labuah Basilang


3. NENENG KHAIRUN NISA, perempuan (28), Koto Baru


Dr. Bek mengatakan penambahan  kasus hari ini merupakan tracing yang dilakukan Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh beberapa hari yang lalu kepada riwayat kontak masyarakat yang dinyatakan positif, dan hasil swabnya baru keluar tadi.


Kadinkes juga mengimbau kepada masyarakat Payakumbuh jangan sampai lengah, walaupun saat ini kasus aktif Covid-19 di Payakumbuh mulai turun, protokol kesehatan harus tetap diterapkan.


"Yang penting protokol kesehatan harus tetap diterapkan, mudah-mudahan kita secepatnya kembali ke level dua," ucapnya.


"Untuk vaksinasi diharapkan untuk remaja berusia 12-17 tahun agar secepatnya melaksanakan vaksinasi di fasilitas layanan kesehatan yang ada di Kota Payakumbuh," tukuknya.


Selain itu dr. Bek juga menginformasikan semua kelurahan di Kota Payakumbuh telah keluar dari zona merah. Sedangkan untuk zona hijau hanya sembilan kelurahan, sisanya masih zona kuning dan oranye.


"Semoga dengan berangsur turunnya kasus aktif kita, semua kegiatan kita akan kembali berjalan normal," ujarnya


Serta untuk laporan data Covid-19 Kota Payakumbuh sampai hari ini adalah:


Suspek : 0

Kasus Baru : 4

Total Kasus konfirmasi : 2647

Sembuh : 2504

Isolasi : 76

Rawat : 7

Meninggal : 52

Kontak Erat : 6

Total Swab : 22.437


(Relis Humas/yon


Jakarta-netralpost.net-
Presiden Indonesia Joko Widodo didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau Vaksinasi Merdeka bersama rumah ibadah dan pondok pesantren (ponpes) secara serentak di seluruh Indonesia, Selasa (7/9/2021). Kegiatan tersebut diselenggarakan di seluruh Indonesia dengan total 341 titik tempat ibadah dan pondok pesantren. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi dan Kapolri menyapa langsung secara virtual pelaksanaan vaksinasi merdeka rumah ibadah dan ponpes di Jawa Timur, Kalimantan Tengah (Kalteng), dan Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Terkait kegiatan itu, Sigit mengungkapkan bahwa, Vaksinasi Merdeka ini merupakan strategi yang dilakukan TNI-Polri terkait dengan akselerasi atau percepatan terciptanya kekebalan komunal. 

"Vaksinasi Merdeka pada hari ini melibatkan rumah ibadah dan pondok pesantren dengan sasaran masyarakat umum, lansia, jemaat, santri, pengasuh pondok pesantren, dan pengurus rumah ibadah di 341 titik dengan total sasaran 346.688 orang," kata Sigit di Ponorogo, Jawa Timur.

Selain vaksinasi, mantan Kapolda Banten ini mengungkapkan bahwa, kegiatan itu juga menyalurkan bantuan sosial (bansos) dari Presiden Jokowi, kepada warga yang paling terdampak perekonomiannya akibat Pandemi Covid-19.

"Dalam kegiatan ini juga disalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak dan peserta program vaksinasi sejumlah 60.341 paket sembako dan 88 ton beras," ujar Sigit.

Sigit menekankan, TNI, Polri bakal terus menggandeng seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan vaksinasi 100 persen di lingkungan masyarakat hingga dosis kedua. 

Menurutnya, hal itu merupakan wujud implementasi dari langkah-langkah dan kebijakan extraordinary yang diambil oleh Pemerintah demi keselamatan masyarakat sebagaimana asas Salus Populi Suprema Lex Esto.

"Untuk menahan laju penyebaran Covid-19, Polri terus berupaya melakukan akselerasi vaksinasi nasional melalui berbagai macam strategi vaksinasi termasuk strategi vaksinasi dengan melibatkan komunitas-komunitas seperti yang kami lakukan saat ini," tutur eks Kabareskrim Polri tersebut. 

Dalam kesempatan ini, Sigit menjelaskan, vaksinasi merdeka yang merangkul tokoh-tokoh agama dan santri diharapkan dapat menjadi “Getok Tular” kepada keluarga, tetangga, teman-teman, dan komunitas di lingkungannya. Sehingga masyarakat tidak ragu-ragu dalam mengikuti program vaksinasi.

"Selain itu, pelaksanaan program vaksinasi di rumah ibadah juga bertujuan untuk revitalisasi  rumah ibadah sebagai fungsi sosial. Rumah ibadah pada hakekatnya memiliki fungsi membimbing perilaku jamaahnya dalam tatanan kehidupan sosial termasuk dalam pencegahan penularan Covid-19," ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit juga memaparkan bahwa, tingginya tingkat capaian vaksinasi merupakan modal dasar dalam hidup berdampingan dengan Covid-19, yaitu bagaimana perekonomian dapat tumbuh. Namun Covid-19 tidak kembali melonjak. 

"Tentunya hal ini disertai dengan kepatuhan terhadap protokol kesehatan mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak. Dengan demikian, tujuan Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," tutup Sigit.


Padang-netralpost.net-
Kampung Bahari Nusantara atau KBN yang di gagas Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) II Padang di Sei Pisang Teluk Kabung Selatan Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang terus di pacu. Di hadiri beberapa undangan pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda kota Padang, Dirut PT Semen Padang di wakili Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Bapak Ozi dari perwakilan perusahaan cat merk Jotun, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan Bundo Kandung, Senin (6/10/2021).

Sei Pisang merupakan desa binaan Lantamal II mempunyai potensi ekonomi yang cukup bagus jika di kelola secara terarah dan terencana. Ini menjadi pemicu Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si (Han), terutama di kembangkan pada sektor ekonomi Maritim. 

Salah satu ide yang di gagas Danlantamal II, menjadikan Sei Pisang menjadi Kampung Pelangi. Di dukung oleh perusahan cat merk Jotun kampung pelangi Sei Pisang menjadi kampung yang indah, dan harapan kita ini menjadi ikon wisata di daerah ujung Selatan Kota Padang. Di samping potensi wisata bahari, juga dengan pemandangan kampung warna warni akan menarik wisatawan berkunjung ke Sei Pisang nantinya. Demikian Danlantamal pada sambutanya di acara siang tadi.

Ikut hadir pada acara tadi Pejabat Utama Lantamal, Ketua Kordinator Cabang (Korcab) II Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny Santi Hargianto, Wakil ketua Korcab DJA I, Pengurus Jalasenastri dan Para Kadis dan Kasatker Danlantamal II.

Dispen Lantamal II.




Payakumbuh --- Wali Kota Riza Falepi menandatangani MoU Pengembangan Digitalisasi Ekonomi Daerah antara Pemerintah Kota Payakumbuh dengan Bank Nagari di kantor Pusat Bank Nagari, Padang, Senin (6/9).


Selain itu juga dilakukan launching perjanjian kerja sama (PKS) e-Retribusi tempat rekreasi dan olahraga di dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, e-Retribusi pasar di Dinas Koperasi dan UKM, dan e-Retribusi KIR di Dinas Perhubungan. 


Acara itu turut dihadiri oleh Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Nagari Sumatera Barat Muhamad Irsyad, Kepala OJK Provinsi Sumbar Yusri, Kepala BI Perwakilan Sumbar, Kepala Bank Nagari Cabang Payakumbuh Oktra Firdaus, Asisten II Elzadaswarman, Kadis Koperasi dan UKM Dahler, Kadisparpora Desmon Corina, serta Kadishub Nofriwandi.


Wali Kota Riza Falepi menyampaikan Pemko Payakumbuh butuh sebuah kejelasan adanya transparansi. Ini harus dibenahi dan digunakan secara bersama-sama untuk membangun cinta dan citra di mata masyarakat.


"Dengan adanya E-Retribusi ini kita bisa pantau secara realtime keuangan pemerintah daerah. Terima kasih kami sampaikan kepada Bank Nagari sudah membantu Kota Payakumbuh dalam pengembangan digital sehingga mendukung Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dengan adanya tranparansi keuangan kami," kata Riza.


Menurut Riza digitalisasi ekonomi ini akan berimbas kepada meningatkan pendapatan asli daerah (PAD), mempercepat laporan keuangan daerah, melaksanakan fungsi pengawasan, serta meningkatkan efektifitas dan efisiensi anggaran daerah.


“Contohnya saja untuk memungut retribusi pasar kita memang menggunakan karcis sebagai alat bukti pembayaran. Namun pada saat ini kita dituntut bekerja lebih cepat dan transparan, sehingga program e-Retribusi ini kami nilai lebih pas untuk menjawab tantangan kerja saat ini, sebab lebih cepat dalam penyampaian laporan keuangan karena sudah terkoneksi langsung dengan kas daerah, di samping juga bisa lebih meningkatkan pelayanan serta menjawab tantangan dalam menjalankan tata kelola pemerintahan yang baik,” jelas Riza.


Sementara itu, Direktur Utama PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) atau Bank Nagari Sumbar Muhamad Irsyad menyampaikan di era pandemi peningkatan elektronifikasi sangat signifikan. Dengan diterapkannya transaksi digital ini diharapkan Kota Payakumbuh lebih baik dari kota/kabupaten lain dalam pengelolaan keuangan.


"Payakumbuh memiliki potensi ekonomi di bidang kuliner Payakumbuh yang terbilang hidup 24 jam dan potensi-potensi lainnya," ungkapnya.


Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Sumbar Yusri menyampaikan perhatian OJK sangat berpengaruh terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, OJK selalu mendorong peningkatan digitalisasi di tiap-tiap daerah.


"Bank Nagari sudah maju lagi selangkah, dengan revolusi pelayanan dengan menerapkan berbagai aplikasi. OJK mengapresiasi perkembangan perbankan di Sumatera Barat," tukuknya.


Kepala BI Perwakilan Sumbar Wahyu Purnama A mengatakan pertumbahan ekonomi di Sumatera Barat 5,7 persen dengan BI bersama OJK dan LPS Kemenkeu menjaga stabilitas harga. Perkembangan digital sangat bermanfaat pada saat pandemi ini, karena mobilitas orang dan kegiatan terhambat, sehingga membuat orang bertransaksi via digital.


"Kami berharap Bank Nagari terus berinovasi dalam percepatan transaksi digital sehingga menjadi salah satu bank terbaik di Indonesia. Karena dampak MoU hari ini bagi pemerintah daerah adalah meningkatkan PAD, transparansi, dan akuntabilitas," pungkasnya. (Yon/


Padang-netralpost.net-
Selain tugas operasi militer perang atau OMP ada juga tugas militer selain perang atau OMSP terdapat pada pasal 9b Undang Undang TNI no 34 tahun 2004 tentang tugas TNI khusus tugas TNI AL Senin 6 September 2021.

Tugas Militer Selain Perang atau OMSP yang dilakukan salah satu, membantu Pemerintah Daerah memajukan perekonomian daerah. Berbagai kegiatan yang dapat dilakukan terutama sesuai dengan Matra dari TNI itu sendiri. Untuk TNI Angkatan Laut, memberikan stimulus berupa edukasi kepada masyarakat Maritim atau nelayan. Adapun kegiatan yang di berikan berupa pembekalan tentang keramba apung ikan kerapu, budidaya rumput laut dan lain sebagainya.

Bertempat di ruang VIP Markas Komando Mako Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II jalan Bukit Peti Peti Teluk Bayur Padang, Komandan Pangkalan Utama TNI AL Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto.S.E.,M.M.,M.Si(Han), menerima kunjungan Wakil Komisaris Utama Bank Mandiri Bapak DR Andrinof A Chaniago beserta staf, diantaranya Bapak Ade Arief Mochtar (Regional Operating Head Bank Mandiri Region 2 Sumatera 2), Bapak Yorinaldi ((Area Head Bank Mandiri Sumbar), Arif Budiman  (Area Transaction Dan Funding Manager) dan Ibu Ainil Iswenti kepala cabang Bank Mandiri  Cabang Imam Bonjol.

Pejabat Lantamal II yang mendampingi Danlantamal, Wadanlantamal Kolonel Marinir Freddy JH Pardosi.SE.,S.H.,M.M.,dan PJU Danlantamal serta Kapuskopal, Mayor Laut (P) Ismon.

Kedatangan Bapak Andrinof beserta rombongan dalam rangka memberikan bantuan Corporate Sosial Responbility atau CSR Bank Mandiri kepada Puskopal Lantamal II Padang, dalam pemberian modal kerja budidaya keramba apung ikan Kerapu.  Pemberian bantuan CSR sebanyak  150.000.000,_ merupakan modal dalam penyediaan bibit ikan dan kebutuhan lainya. Keramba apung ikan Kerapu ini di tempatkan di desa Sungai Nyalo Kabupaten Pesisir Selatan.

Danlantamal menyampaikan ucapan terimakasih kepada Bank Mandiri, yang telah membantu permodalan dalam budidaya keramba apung ikan Kerapu. Budidaya ikan kerapu mempunyai prospek yang cukup bagus, Karena ikan Kerapu merupakan mempunyai nilai ekonomi tinggi. Ini merupakan pangsa ekspor lebih lanjut dari Danlantamal.

Pada kesempatan yang sama Bapak Andrinof juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Danlantamal. Ini merupakan ide yang bagus dalam menyikapi pertumbuhan ekonomi dampak Pandemi Covid-19. Budidaya ikan Kerapu cukup menjanjikan, semoga usaha yang di gagas Lantamal II ini, dapat memberi manfaat bagi masyarakat sekitar sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.

Dispen Lantamal II.




Payakumbuh,netralpost-- Wali Kota Riza Falepi menemui Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo di rumah dinas bupati yang berlokasi di kawasan Labuah Basilang, Kota Payakumbuh, Sabtu (4/9) pagi.


Kedatangan Wako Riza Falepi yang didampingi Sekretaris Daerah Rida Ananda serta sejumlah pejabat Pemko Payakumbuh itu dalam rangka bersilahturahmi sekaligus membicarakan kerja sama pembangunan terintegrasi antara ke dua daerah, Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota.


"Meski secara administrasi dua wilayah di Luak Limopuluah ini sudah berpisah, namun secara kemasyarakatan merupakan kesatuan adat, budaya maupun kultural yang tidak dapat terpisahkan, mereka tetaplah satu. Bahkan dua daerah ini saling mempengaruhi kemajuannya satu sama lain," kata Riza kepada media.


Sementara itu, Bupati Safaruddin didampingi Asisten I, Dedi Permana, menyambut baik kegiatan silahturahmi dan rencana kerjasama pembangunan antara Pemkab Limapuluh Kota dengan Pemko Payakumbuh itu. Senada, Bupati juga menyampaikan bagaimanapun jua, ikatan Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh adalah dua daerah yang tidak bisa dipisahkan karena memiliki hubungan historis kekeluargaan dan kesamaan budaya.


"Selaku pimpinan dua daerah tentunya bupati dan wali kota harus menjalin komunikasi yang intens untuk memajukan ke dua daerah yang secara kultur adat dan budaya adalah Luak Nan Bungsu. Tegasnya, program pembangunan yang dilaksanakan ke dua daerah yang terintegrasi ini, perlu dilaksanakan," tambah Bupati Safaruddin.


Bupati juga menegaskan, terkait ajakan Wali Kota Riza Falepi yang menawarkan kerjasama pembangunan yang terintegrasi antara dua daerah disambut baik olehnya.


“Pemerintahan Kabupaten Limapuluh sangat mendukung program pembangunan yang disampaikan Wali Kota Riza Falepi. Dengan bangkitnya pembangunan di kedua daerah ini, tentu akan menguntungkan bagi masyarakat dan kedua daerah,” sebut politikus Golkar itu.


Dalam pertemuan itu, Wali Kota Riza Falepi dan Bupati Safaruddin membahas persoalan PDAM atau pengelolaan air minum, juga bicarakan banyak hal, termasuk pengelolaan sampah dan tinja di dua daerah karena Payakumbuh sudah memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di Kecamatan Lamposi Tigo Nagori (Latina). 


Kedua tokoh ini merupakan pemangku adat, Riza Falepi sebagai Ninik Mamak bergelar Datuak Rajo Ka Ampek Suku dan Safaruddin bergelar Datuak Bandaro Rajo pada nagari tempat kelahirannya masing-masing. Dengan latar belakang yang sama tersebut tentunya berdampak positif terhadap kultur masyarakat yang memegang teguh prinsip dasar masyarakat yang santun dan berakal budi di dalam kerangka "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah".


Meski sempat ada isu yang pernah hangat beberapa waktu yang lalu, terkait polemik keberadaan aset Kabupaten Limapuluh Kota yang masih berada di Kota Payakumbuh, namun dalam pertemuan itu lebih menekankan kebersamaan dua kepala daerah dalam pembangunan di segala bidang yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakatnya.


"Itu kan yang memanaskan segelintir orang yang mungkin belum baca aturan terbaru soal birokrasi dan aset. Justru dalam rangka optimalisasi aset dengan aturan sekarang lebih mudah dilaksanakan, misalnya saling hibah, dan lain-lain," pungkas Riza Falepi. (Yon/

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.