Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten pesisir selatan Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



SUMBAR -  kanwil Kemenag Sumbar Helmi beserta jajaran sambut kunjungan kerja Wamentan RI dalam rangka kunjungan kerja ke Sumatera Barat ke beberapa pondok pesantren. 

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI, Harvick mengawali Kunjungan Kerja (kunker) di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), tepatnya PP Nurul Yaqin Ambung Kapur, Sabtu (27/11) petang.

Kedatangan Wamentan Harvick beserta rombongan di bandara Internasional Minang Kabau disambut oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy serta Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dan Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi beserta jajaran.

Saat tiba di VIP BIM, Wamentan langsung dikalungi kain adat dan makan sirih oleh Wakil Gubernur Sumbar yang didampingi Bupati Padang Pariaman dan Kakanwil Kemenag Sumbar. Prosesi penyambutan ini merupakan upacara penyambutan adat dari khas Ranah Minang.

Semakin meriah, Wamentan juga disambut dengan tarian tradisional Minangkabau “Ulu Ambek” yang berasal dari Padang Pariaman

Sebagai lembaga yang menaungi pondok, pada acara pembukaan yang dipusatkan dihalaman kampus PP Nurul Yaqin ambung Kapur, mengawali sambutannya Kakanwil Kemenag Sumbar Helmi mengharapkan kedatangan Wamen ke Pondok Pesantren beserta rombongan  akan membawa berkah bagi pondok pesantren ini.

Ia menilai, sebagai lembaga pendidikan tertua di negeri ini, pondok pesantren  banyak menunjukkan peran nyata dalam pembangunan bangsa dan negara Indonesia. 



Tak sedikit tokoh nasional dan pemimpin besar yang lahir dari pondok pesantren, lanjutnya.



Helmi berkeyakinan lahirnya UU nomor 18 tahun 2019 semakin memperkokoh keberadaan pondok pesantren. 



"Pada pasal 46 diamanahkan bahwa pemerintah pusat dan pemda mempunyai tanggung jawab mendorong dan memfasilitasi pondok pesantren. tentunya kita berharap kedatangan bapak wamen beserta rombongan ada pak direktur juga akan membawa berkah bagi pondok pesantren ini." Katanya.



Helmi memaparkan sedikitnya 256 pondok yang ada di Sumbar, sebanyak 112 atau 44% memilih kemandirian pondok melalui pertanian. 



Untuk itu, Helmi memastikan kehadiran Wamentan, Wakil Gubernur dan Kepala Dinas Pertanian provinsi sumatera barat Nurul Yaqin pertanda baik untuk kemajuan pesantren dimasa datang.



Sementara itu dalam sambutannya Wamentan Harvick menyebut kunjungannya dalam rangka mendorong korporatisasi pertanian berbasis pesantren untuk memanfaatkan potensi pertanian dalam upaya mengimplementasikan kemandirian ekonomi.



"Kedatangan kami, ingin melihat langsung potensi pertanian yang bisa dihasilkan pondok pesantren Nurul Yaqin dan kami juga mendorong warga pondok untuk memanfaatkan bantuan seoptimal mungkin," kata Harvick.



Harvick ingin menjadikan pondok pesantren sebagai basis usaha di bidang pertanian atau agrobisnis modern berbasis korporasi di Sumbar. Bukan tanpa alasan, Harvick menuturkan Pondok pesantren merupakan lembaga pendidikan yang mendidik generasi muda penerus bangsa agar dapat melakukan regenerasi.



Ia menargetkan generasi milenial yang berakhlak mulia  dapat membawa pertanian lebih maju dan terdepan. "Adik adik santri jangan sampai gaptek, karena Presiden sangat ingin ada generasi penerus disektor pertanian".Ajaknya.



"Ke depan petani Indonesia diisi oleh orang-orang milenial yang berahklak mulia. Ada dua hal yang membuat anak muda tertarik dengan pertanian. Soal trust dan income. Soal trust bagaimana kita membuka diri, memberi masukan masukan yang tepat sasaran dengan pengadaan benih dan sebagainya. Soal income bagaimana menggerakkan generasi berikutnya untuk menjadi petani milenial. Apalagi anak muda saat ini sangat mudah mengakses informasi terkait itu, mudah mudahan kunker ini membuka peluang positif untuk kemajuan pertanian," kata pria berdarah Minang ini.



Pihaknya mengaku mengunjungi Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur dan menyerahkan hibah bantuan berupa benih Manggis dan dua unit Traktor Roda Dua dengan tujuan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian di ponpes.



Ia mengatakan peluang usaha di sektor pertanian masih terbuka lebar di Padang Pariaman. Ia juga mengapresiasi upaya pemerintah selama ini untuk meningkatkan ruang lingkup pertanian. Pihaknya mengajak jajaran eselon I kebawah untuk mengakselerasi dan memaksimalkan apa yang dibutuhkan daerah yang di Indonesia. 



"Banyak sekali kontribusi masyarakat dalam sektor pertanian ini,"sebutnya.



Tak ayal, Harvick serius mendorong santri turut ambil bagian  di sektor pertanian. Selain bisa menjadi peluang usaha juga sekaligus dapat membangun perekonomian mandiri pesantren.



Selain itu, Harvick menyebut ketahanan pangan di Sumbar harusnya tetap kokoh meski berada di masa pandemi covid-19. 



"Disinilah pentingnya menyeimbangkan peran dan kerjasama pemerintah pusat dan daerah. Sehingga para santri nantinya akan berbangga karena provinsi Sumbar penyumbang produk pertanian terbesar secara nasional, bukan semata-mata peran pemerintah," tandasnya.



Dilain pihak, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy yang hadir menyambut kedatangan Wamentan berharap sinergitas antara Kementerian Pertanian, Kanwil Sumbar serta Pemprov Sumbar dapat tercipta untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya dilingkungan pesantren.



"Provinsi Sumbar memiliki potensi yang sangat besar untuk pertanian. Potensi ini bisa terus didongkrak dengan dukungan dari Kementerian Pertanian," ujar Audy Joinaldy.



Audy menyebut para santri di pesantren perlu dibiasakan untuk berkecimpung dalam bidang pertanian. Sehingga ketika lepas dari pesantren, mereka dapat mempunyai perhatian lebih untuk mengembangkan pertanian.



Ia mengatakan pola kerjasamanya nanti bisa dimulai dengan bagaimana mengadakan pelatihannya, sampai pesantren ini bisa mandiri dan produktif. 



"Belum bisa untuk dijual gak apa-apa, minimal  untuk mengurangi biaya operasional pesantren, ini perlu dibuat menjadi proyek percontohan. Karena dasar provinsi kita adalah pertanian." Tekannya.



Menyambut baik dengan bangga Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Yaqin Buya Ali Basar Tk.St. Sinaro menyampaikan rasa haru dan ucapa terimakasih yang tinggi atas kedatangan Wamentan RI beserta rombongan ke pondok yang diasuhnya. "Pertemuan akbar sudah lengkap, kami sangat berharap rusunawa program PUPR juga bisa berdiri disini. Sebelum ini sudah dibantu Kakanwil Kemenag," ucapnya.



Pihaknya sangat berharap dengan kunjungan sekaligus bantuan yang diperoleh ponpes mampu memberikan motivasi untuk menghidupkan seluruh pondok pesantren yang ada di Padang Pariaman untuk terus berkembang.



Sesuai agenda, Wamen Harvick direncanakan akan mengunjungi Tiga Kabupaten di Sumatera Barat, mulai dari Padang Pariaman, Solok dan Padang. Seperti meninjau Ponpes Nurul Yaqin Ambung Padang Pariaman, PP Perkampungan Minangkabau serta rumah produksi Kopra Putih, lokasi pengolahan Porang, hingga menanam benih kentang dan bawang merah di BPTP.



Usai acara pembukaan, berlangsung penandatanganan nota kesepakatan Peningkatan Kemandirian ekonomi Pesantren antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sekaligus penyerahan bantuan secara simbolis 2 unit Traktor Roda Dua untuk Ponpes Nurul Yaqin. Dilanjutkan dengan penanaman perdana bibit Manggis oleh Wamentan RI, Wagub Sumbar, Kadis Pertanian dan Kakanwil Sumbar.



Turut hadir pada momen yang berakhir pada pukul 17.55 WIB  tersebut, Kadis Pertanian beserta jajaran forkopimda dan OPD terkait lainnya, Kabag TU H Irwan MA, Kabid Papkis Rinalfi, Kabid Penmad H Syamsul Arifin, Kakankemenag Kabupaten Padang Pariaman Kasubbag Ortala dan KUB Fauqa Nuri Ichsan, M.Pd, tokoh masyarakat serta JFT lingkup Kanwil Kemenag Sumbar, tenaga pendidik, pembina dan ratusan santri PP Nurul Yaqin.

 


Padang-netralpost.net-
Nakes  Dinas Kesehatan (Diskes) Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II Padang, kerjasama dengan Nakes lain melaksanakan Vaksinasi di Mapolda Sumbar jalan Jendral Sudirman kota Padang, Sabtu (27/11/2021).

Nakes terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, merupakan tindak lanjut perintah pimpinan. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 yang masih belum bisa di atasi. Nakes memberikan Pelayanan ke semua lapisan masyarakat. Dengan mengedepankan pelayanan yang optimal dan humanis, Nakes dari Diskes Lantamal II ini sudah memberikan pelayanan vaksinasi ke beberapa titik pelayanan terhadap masyarakat. Vaksinasi ini terus dikebut agar terbentuk Herd Immunity di tengah masyarakat. Sehingga kehidupan normal di tengah masyarakat dapat terlaksana seperti sebelum adanya Pandemi Covid-19.

Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan di Diskes Lantamal II, bentuk totalitas pelayanan Nakes Lantamal II. Ini merupakan bentuk kepedulian dan keseriusan pemerintah di respon Diskes Lantamal II. Dalam penanganan Pandemi Covid-19. Nakes Diskes Lantamal II, sebelumnya sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat Maritim dan masyarakat lain yang ada di wilayah kota Padang dan luar Padang terutama mereka yang belum menerima vaksin.

Pelaksanaan vaksinasi kepada remaja dan masyarakat lanjut usia. Pada kegiatan vaksinasi kali ini di terjunkan 11 orang Nakes, dapat memberikan pelayanan kepada 205 orang masyarakat. Vaksin yang di gunakan pada vaksinasi ini, adalah Sinovac dan Moderna yang berasal dari Dinkes Kota Padang peruntukan untuk TNI. Pemerintah Terus berupaya menghimbau untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat luas.

Berikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes, merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita. Kalimat yang selalu di sampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada saat memberikan arahan kepada Nakes TNI AL.

Diharapkan Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19  dapat di atasi segera. Sehingga pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih baik, terutama masalah pertumbuhan perekonomian Nasional.

Pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin. Agar kegiatan masyarakat dapat terlaksana, sehingga roda perekonomian dapat berjalan.

Pada pelaksanaan pelayanan oleh Nakes dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Mayor Laut (K) Didit A.Mk, sebagai penanggung jawab kegiatan serbuan vaksinasi.

Dispen Lantamal II.



SUMBAR - - Kanwil Kemenag Sumbar menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar. Kerja sama ini dilakukan untuk mendukung pengembangan kemandirian ekonomi lembaga pondok pesantren.

MoU tersebut ditandatangani Kakanwil Helmi dan Wagub Audy di Padang Pariaman, Sabtu (27/11) dalam acara pembukaan penyambutan Kunker Wamentan RI di Pondok Pesantren Nurul Yaqin Ambung Kapur.

Sehubungan dengan hal itu, sedikitnya ada empat harapan yang diungkapkan Kakanwil. Pertama, kemandirian Pesantren merupakan salah satu kebijakan prioritas Menteri Agama untuk itu semua pesantren agar melaksanakan program pemberdayaan masyarakat.

Kedua, pimpinan Pesantren agar pintar menggali potensi yang ada di masyarakat untuk program kemandirian Pesantren dengan tidak tercabut dari akar budaya dan kearifan lokal yang ada.



Ketiga, pemda Provinsi bersama Dinas terkait agar menindaklanjuti MoU untuk dapat bersama sama membangun kemandirian pesantren dan pemberdayaan masyarakat.



Terakhir, Kakanwil mengimbau agar Kakankemenag selanjutnya menindaklanjuti MoU ini dengan Bupati/ Walikota setempat.



Helmi memandang, empat harapan ini juga bentuk upaya Kemenag dalam memperkuat jati diri pondok pesantren. 



Untuk itu, mantan Kakankemenag Kabupaten Solok ini menginginkan pesantren ke depan kian memiliki posisi strategis sebagai basis ekonomi umat. 



Menurutnya hal itu perlu terus didorong agar potensinya lebih optimal, utamanya dalam memberdayakan masyarakat.



Sementara itu, Wamentan Harvick  juga mendorong anak muda, dalam hal ini santri/wati untuk mengambil peranan di sektor pertanian. Dalam orasinya, Harvick menuturkan afirmasi pesantren ini diwujudkan melalui Program bantuan dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Peningkatan Kemandirian Ekonomi Pesantren Antara Pemprov Sumbar dan Kanwil Kemenag Sumbar.



Menurut Harvick setidaknya ada dua hal yang menstimulasi anak muda tertarik dengan pertanian. Soal trust dan income. 



"Soal trust bagaimana kita bisa lebih membuka diri, memberi masukan-masukan yang tepat sasaran untuk anak muda dan memperkenalkan ruang lingkup pertanian dengan cara yang lebih mudah diakses. Kedua, soal income katanya, karena anak muda sudah sangat mudah mengakses dunia secara internasional, inilah yang membuat pilihan profesi bagi anak muda terbuka luas."katanya.



Pemerintah melalui Kementan mengharapkan masalah defisit anak muda yang tertarik dengan dunia pertanian bisa segera terjawab. 



Menurutnya hal itu relevan dengan amanah yang diberikan Kementerian Pertanian dalam mendorong peran kelompok tani milenial, lembaga sosial kemasyarakatan dan kelompok keagamaan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.



Hal senada diutarakan Wakil Gubernur Sumbar Audy dalam sambutannya pada momen akbar tersebut. Pihaknya menegaskan keseriusan Pemprov Sumbar dalam pertanian sudah tercermin melalui alokasi anggaran. 



"10 persen APBD kami komit diperuntukkan untuk sektor pertanian, termasuk peternakan, kehutanan dan perikanan, terbesar dari sektor lainnya. Saya rasa bisa dimanfaatkan dengan optimal. Tinggal bagaimana kerjasama Kementan dan Pemprov. Kita siap support," tegasnya.



Menariknya, 53 persen angkatan kerja di Sumbar berkaitan dengan pertanian. Itulah yang menjadi penggerak utama ekonomi Sumbar, ujarnya.



Pihaknya sepakat dengan Kadis Pertanian dan Kakanwil Kemenag Sumbar untuk membantu santri yang ingin belajar di sektor pertanian. Sehingga pada akhirnya pesantren bisa dikatakan mandiri dan memproduksi sendiri. 



"Ini bisa dijadikan percontohan, bagi pesantren yang bisa memulai hal tersebut," katanya.


Padang-netralpost.net-
Tenaga Kesehatan atau Nakes dari Dinas Kesehatan Diskes Pangkalan Utama TNI AL Lantamal II Padang, terus melaksanakan Vaksinasi di Diskes Lantamal II jalan Sutan Syahrir kota Padang Jumat, (26/11/2021).

Nakes Diskes Lantamal II, terus memberikan pelayanan kepada masyarakat Maritim, merupakan tindak lanjut perintah pimpinan. Dalam menghadapi Pandemi Covid-19 yang masih belum bisa di atasi. Nakes  memberikan Pelayanan ke semua lapisan masyarakat. Dengan mengedepankan pelayanan yang optimal dan humanis, Nakes dari Diskes Lantamal II ini sudah memberikan pelayanan vaksinasi ke beberapa titik pelayanan terhadap masyarakat. Vaksinasi ini terus dikebut agar terbentuk Herd Immunity di tengah masyarakat. Sehingga kehidupan normal di impikan ditengah masyarakat dapat terlaksana seperti sebelum adanya Pandemi Covid-19.

Serbuan Vaksinasi yang dilaksanakan di Diskes Lantamal II, bentuk totalitas pelayanan Nakes Lantamal II. Ini merupakan rasa  kepedulian dan keseriusan pemerintah yang di respon Diskes Lantamal II. Dalam penanganan Pandemi Covid-19. Nakes Diskes Lantamal II, sebelumnya sudah memberikan pelayanan kepada masyarakat Maritim dan masyarakat lain yang ada di wilayah kota Padang dan luar Padang terutama mereka yang belum menerima vaksin. 

Pelaksanaan vaksinasi kepada remaja dan masyarakat lanjut usia. Pada kegiatan vaksinasi kali ini di terjunkan 7 orang Nakes, dapat memberikan pelayanan kepada 31 orang  masyarakat. Vaksin yang di gunakan pada vaksinasi ini, adalah Sinovac dan Pfizer yang berasal dari Dinkes Kota Padang peruntukan untuk TNI. Pemerintah Terus berupaya  menghimbau untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat luas.

Berikan pelayanan yang Humanis kepada masyarakat dari Nakes, merupakan arahan dari Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono.S.E.,M.M.,berikan pelayanan vaksinasi terbaik kepada masyarakat Maritim dan masyarakat sekitar di lingkungan kita. Kalimat yang selalu di sampaikan Kepala Staf TNI Angkatan Laut pada saat memberikan arahan kepada Nakes TNI AL.

Diharapkan Kondisi dan  situasi Pandemi Covid-19  dapat di atasi segera. Sehingga pemerintah dapat mengambil langkah yang lebih baik, terutama masalah pertumbuhan perekonomian Nasional.

Pemerintah melalui TNI, Polri dan Dinas Kesehatan Pemerintah Daerah selalu menghimbau dan mengajak masyarakat untuk melakukan vaksin. Agar kegiatan masyarakat dapat terlaksana, sehingga roda perekonomian dapat berjalan.

Pada pelaksanaan pelayanan oleh Nakes dikendalikan langsung oleh Kadiskes Lantamal II Mayor Laut (K) Didit A.Mk, sebagai penanggung jawab kegiatan serbuan vaksinasi.

Dispen Lantamal II.

 

SUMBAR - Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sumbar Helmi didampingi Kabid Urais dan Pembinaan Syariah (Binsyar) H Edison serta JFU dan JFT Kanwil Kemenag Sumbar mengunjungi Kantor Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat, Jumat (26/11) siang.

Diterima Wakil Gubernur Provinsi Sumbar Audy Joinaldy kunjungan Kakanwil tersebut selain silaturahmi juga membahas persiapan menyambut kedatangan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi dan permasalahan pencapaian prestasi bidang agama dan keagamaan seperti MTQ dan STQ di wilayah Sumatera Barat.


Bertempat di ruang kerja Wakil Gubernur Sumbar, Kakanwil Helmi diterima langsung Audy Joinlady Wakil Gubernur Sumbar, pertemuan ini sebagai bentuk sinergitas Kemenag dengan pemerintah setempat.



Dalam pertemuan tersebut Helmi mengharapkan sinergitas Wagub menyambut kedatangan Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) RI yang direncanakan besok pagi, Sabtu (26/11) di Sumbar.



Momen itu, Helmi juga menyampaikan informasi terkait regulasi-regulasi terbaru pasca UU Pesantren serta berdiskusi terkait isu-isu  yang berada di Wilayah Sumatera Barat.



Kakanwil mengharapkan dukungan dalam pelaksanaan program Kemenag khususnya di Wilayah Sumbar. Helmi menuturkan dari 256 pesantren, tercatat 112 pondok cenderung memilih sektor pertanian dalam upaya pemberdayaan dan mengimplementasikan kemandirian ekonomi tersebut.



“Pintu masuknya tentu saja melalui Mou ini,” terang Helmi yang spontan dianggukkan Wagub.



Bersinergi dengan pemerintah, baik ASN maupun masyarakat di Sumatera Barat. Kakanwil berharap sinergi Kemenag yang terbangun dengan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif terhadap masyarakat luas, khususnya lingkup Ponpes. “Pesantren kan dibawah naungan Kemenag, “katanya.



Menurut Helmi, dalam audiensi yang dilaksanakan pagi sebelumnya di Istana Gubernur bersama Kabid Papkis Rinalfi dan Kadis Pertanian, Gubernur Mahyeldi memberikan respons baik atas peran Kemenag selama ini dan kunjungan Wamentan RI di Sumbar.



"Saat ini butuh banyak edukasi dari regulasi dan implementasi tentang UU Pesantren yang baru diluncurkan, karena masih banyak yang belum tahu tentang manfaat yang bisa diberikan regulasi terkait bantuan tersebut," papar Helmi.



Menyikapi hal itu Audy menyebut pesantren di Sumbar perlu mencontoh ponpes yang ada di tanah Jawa seperti Jatim ataupun Jabar. "Ponpes disana rata rata sudah bagus dan berdaya secara ekonomi. Baik itu dalam sektor pertanian, perikanan ataupun peternakan. Mereka bisa ibaratnya menggerakkan ekonominya sendiri. Minimal untuk ngasih makan warga pondok. Ini bisa kita contoh sebenarnya, makanya nanti kita perlu diskusikan dengan OPD terkait," cetusnya.



Ia beranggapan kunjungan Wamentan diponpes Sumbar merupakan langkah tepat dalam upaya meningkatkan kemandirian pesantren di Sumbar. 



"Kita lihat nanti skemanya seperti apa. Apa yang bisa kita salurkan kepada pondok. Kalau dari kami provinsi nanti mungkin perlu memberikan bimbingan bagaimana bertani, termasuk mesin atau fasilitas pertanian yang bisa dipinjamkan. Bagus ini pak Kanwil, kita bisa studi dan kunjungan kesana nanti, tentang pola sinergitas ponpes dengan pemprov yang sudah sukses di tanah Jawa, " katanya.



Audy mengatakan untuk mendapatkan bantuan dari pemprov terkait pertanian, mereka harus punya grup atau kelompok tani yang terdaftar. “Kita lihat nanti mekanisme apa yang bisa kita treatment untuk kemandirian pesantren ini, Sebenarnya pesantren yang keren di Sumbar sudah cukup banyak, bukan nggak ada,”tambahnya.



Terkait hal ini, Wagub Audy mengharapkan kontribusi Kemenag dalam menggerakkan kemandirian ekonomi pondok pesantren di Sumbar bisa diimbangi dengan kontribusi pemprov setempat. 



Hal lainnya, Audy juga menyinggung prestasi Sumbar pada kegiatan STQ yang digelar di Maluku Utara baru baru ini. “Dibawah naungan Kemenag, semoga banyak capaian yang akan mengharumkan nama Sumbar kedepan. Kita cari peluang emas yang bisa memberikan kebanggaan bagi masyarakat Sumbar, "katanya.



Meskipun jarang bertemu, tidak jarang tawa meledak merespon gaya komunikasi Wagub yang santai dan humor yang segar. Tidak hanya berdiskusi mengenai substansi, pada pertemuan tersebut berkembang membahas tentang kiat dan strategi memajukan ponpes di Sumbar dan sejumlah program unggulan Kemenag lainnya.



Pada pertemuan singkat itu, Wagub Audy mengucapkan terima kasih atas silahturahmi tersebut dan kedepannya dapat dilakukan sinergitas khususnya terkait isu kemandirian pesantren yang diamanahkan melalui UU Pesantren.(vr)

 

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.