Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Payakumbuh,netralpost--- Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Payakumbuh menindaklanjuti surat aduan dari salah satu masyarakat terkait dengan dugaan skandal perselingkungan pasangannya dengan oknum Anggota DPRD Kota Payakumbuh.


Rapat yang berlangsung di gedung DPRD tersebut pada Selasa (10/5), dipimpin oleh Ketua BK DPRD Suparman dari Fraksi PKS, anggota Edward DF dari Fraksi PPP, dan pejabat di Sekretariat Dewan, sementara itu salah satu anggota BK Fahlevi Mazni dari Fraksi Demokrat tidak tampak hadir.


Usai rapat, kepada media Edward DF mengatakan tugas dari Badan Kehormatan adalah memantau dan melakukan evaluasi berkaitan dengan kode etik dan juga menyikapi adanya pelanggaran kode etik para wakil rakyat.


"Terkait dengan skandal yang berkaitan dengan moral ini, kami akan menindaklanjutinya dengan menyelesaikan suatu permasalahan yang ada secara internal terlebih dahulu," kata Edward.


Sementara itu, Ketua BK Suparman menyampaikan untuk menentukan langkah ke depannya sesuai dengan yang diatur dalam peraturan DPRD yang mengatur tentang Tata Beracara Badan Kehormatan DPRD.


"BK diberi kewenangan oleh Peraturan Perundang-Undangan untuk menyelesaikan persoaolan tersebut. Nanti kami akan meminta keterangan pada pihak terkait untuk memperoleh informasi berkaitan dengan permasalahan ini. Pihak yang akan kita hubungi nantinya tentunya pelapor. Dan selanjutnya kita akan memintai keterangan dari terlapor," ujarnya.


Suparman menambahkan, pihaknya tidak ingin aduan dari masyarakat tidak ditindaklanjuti. 


"Kita harus memprosesnya sesuai dengan aturan yg berlaku. Yang jelas secara internal BK kami sudah memutuskan agar permasalahan ini akan kita tindak lanjuti. Berkaitan dengan apa bentuk keputusan Badan kehormatan tentu akan kita lihat perkembangan dan hasil pemeriksaan dari berbagai pihak. Kami berharap bahwa masyarakat dan pihak-pihak terkait bersabar untuk menunggu tahapan proses selanjutnya," pungkasnya. (Yon)



50 Kota,netralpost- Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro kecewa berat menemui fakta masih ada Aparatur Sipil Negara (ASN) Limapuluh Kota yang bermain-main dengan disiplin jam kerja pada perangkat daerah Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, pasca pelaksanaan Cuti Bersama Idul Fitri 1443 H. Lemahnya disiplin ASN, ditemukan Bupati Safaruddin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Limapuluh Kota di Tanjung Pati, Harau, Selasa (10/05/2022). Untuk itu, Bupati Safaruddin menginstruksikan kepada Sekretaris Daerah dalam waktu dekat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja ASN khususnya  disiplin pelaksanaan jam kerja di jajaran perangkat daerah Pemkab Limapuluh Kota.

“Saya kecewa melihat kondisi ini, masih jam kerja, dari 28 ASN, masih jam kerja pukul 15.00 Wib, yang masih di kantor hanya satu orang, saya minta jangan main-main dengan disiplin kerja,” ujar Bupati Safaruddin, yang tak dapat menyimpan raut wajah kecewa saat sidak di kantor DPPKBP3A.


Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengatakan pasca Cuti Bersama 1443 H, semestinya ASN sudah melaksanakan kerja sesuai ketentuan, terlebih tugas-tugas selaku pelayanan masyarakat. Bahkan, tak mesti harus berpatokan kepada cuti bersama, sikap mematuhi disiplin termasuk jam kerja, hendaknya menjadi standar kinerja yang mesti dicamkan oleh segenap ASN Pemkab Limapuluh Kota. Terlebih ASN kata Bupati seharusnya menjadi contoh penerapan disiplin di masyarakat, jika hal ini dibiarkan di sisi lain justru akan mempersulit masyarakat yang hendak memperoleh pelayanan. Untuk itu, kepada Sekretaris Daerah selaku pimpinan tertinggi ASN oleh Bupati diinstruksikan Bupati Safaruddin untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja dan disiplin ASN di lingkungan Pemkab Limapuluh Kota.

“Saya instruksikan Sekda untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan disiplin jam kerja di perangkat daerah, bahkan hendaknya ke depan Sekda secara berkala memonitor  langsung disiplin ASN di masing-masing perangkat daerah,”tegas Bupati Safaruddin.


Dalam lanjutan sidak di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Limapuluh Kota sekitar pukul 16.00 Wib, kekecewaan Bupati Safaruddin agak bisa terobati, karena pelayanan ASN Disdukcapil kepada masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan masih berjalan normal. Tingkat kehadiran ASN masih terbilang tinggi. Dalam arahannya di depan  ASN dan honorer Disdukcapil yang berjumlah total 63 orang, Bupati Safaruddin menegaskan kembali arti penting disiplin ASN dalam rangka menunjang kinerja institusi terlebih perangkat daerah yang berperan secara langsung melayani masyakat. “Patuhi saja seluruh disiplin ASN yang sudah jelas ada ketentuannya, ciptakan suasana yang kondusif di kantor, sehingga kita bisa maksimal melayani masyarakat,” terang Bupati Safaruddin. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost.net


- Pengurus Bundo Kanduang Kenagarian Koto Nan Godang Periode 2022-2026, dikukuhkan di kantor KAN Koto Nan Godang Kelurahan Balai Tongah Koto, Selasa (10/05).


Berdasarkan SK Bundo Kanduang Kota Payakumbuh Nomor Kep.03/BK-PYK/V/2022 maka ditetapkan Refni Elita sebagai Ketua Bundo Kanduang Nagari Koto Nan Godang untuk empat tahun kedepan.


Dalam laporannya, Ketua Panitia Yon Alnis Tuak Ongku Malin Bagogoh Nan Runciang menyampaikan, selain pelantikan dan pengukuhan Bundo Kanduang, juga dilaksanakan syukuran pengukuhan pengurus KAN Koto Nan Godang yang telah dilantik akhir Maret lalu.


"Kami dari panitia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Payakumbuh yang telah mendukung suksesnya acara kita hari ini. Serta terima kasih kepada ketua dan pengurus KAN Koto Nan Gadang yang telah memfasilitasi acara ini," katanya.


Kemudian, Eldi Yusri Dt. Mangkuto Nan Putiah selaku Ketua KAN Koto Nan Gadang, setelah Bundo Kanduang dikukuhkan dia mengajak Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Pemuda Paga Nagori serta masyarakat Koto Nan Godang untuk bersama-sama memajukan nagori.


"Mari bersama-sama kita berbimbingan tangan untuk kemajuan nagari kita. Kalau tidak ada dukungan dari kita semua, itu akan sia-sia. Makanya kami harapkan dukungan kita semua demi kemajuan Koto Nan Godang kedepannya," ucapnya.


Sementara itu, Wali Kota Riza Falepi Dt. Rajo Kaampek Suku yang juga merupakan Niniak Mamak di Koto Nan Godang menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KAN dan Bundo Kanduang Koto Nan Godang yang baru dan terima kasih kepada pengurus lama atas pengabdian selama ini.


"Karena masih dalam suasana lebaran, atas nama Pemko Payakumbuh saya mengucapkan mohon maaf lahir dan bathin. Dan selamat kepada pengurus KAN dan Bundo Kanduang yang baru dilantik semoga amanah dan bekerjalah dengan sepenuh hati," ujarnya.


Lebih lanjut Riza menginginkan bagaimana adat budaya nagari tetap dilestarikan. Kemajuan nagari tergantung dari bagaimana menyikapinya, hendak dibawa kemana Kota Payakumbuh ini nanti.


“Kami ingin berpesan, setelah habis masa bakti kami, orang Payakumbuh sudah cerdas, tak perlu diajarkan memilih pemimpin. Yang diperlukan hikmah kebijaksanaan, banyak hal yang secara tidak sadar sedikit demi sedikit pasti ada perubahan yang tidak diinginkan. Maka kita harus menuju kemajuan berkeadilan dan berkesejahteraan bagi orang banyak dan itu adalah anak kemenakan kita,” ujarnya.


"Dan saya juga meminta maaf, kalau ada kesalahan selama memimpin hampir sepuluh tahun ini. Mudah-mudahan Payakumbuh semakin maju lagi kedepannya," pungkasnya. (Yon)



Padang  – Untuk mewujudkan efisiensi dan efektifitas hari kerja, Perumda Air Minum Kota Padang, langsung memulai aktifitas kerja diawali dengan Apel Pagi di halaman kantor pusat (9/5/22).

Dirut Hendra Pebrizal  langsung bertindak sebagai pembina pada apel pagi ini yang di ikuti seluruh karyawan/ti yang berada di kantor pusat, dan cabang yang tidak bertugas khusus. Dalam amanat yang disampaikan, Dirut mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H, dan mohon maaf lahir batin kepada semua peserta apel pagi. Dirut juga berterimakasih kepada semua divisi yang telah melaksanakan tugas selama masa cuti lebaran, sehingga pelayanan kepada pelanggan tetap prima.

Dalam apel pagi ini, Dirut, didampingi Dirum @afrizalkuning dan Dirtek @andri.satria1 juga melepas sekaligus 4 (empat) orang karyawan yang memasuki masa purna tugas pada bulan ini. Agus Radiono, Azhar, Mardi, dan Afri Darman, kepada bapak-bapak hebat pejuang ledeng ini, Dirut berterimakasih atas dedikasinya yang telah membesarkan perusahaan.

Dirut berpesan, tetaplah menjaga silaturahmi, meski sudah tak lagi aktif, namun sumbangsih fikiran dan ide yang cemerlang untuk kemajuan perusahaan tetap diharapkan.

“Keluarga Besar Perumda Air Minum Kota Padang mengucapkan “Selamat memasuki masa purna tugas, semua hal baik yang telah dilakukan, akan Kami lanjutkan. Semoga senantiasa sehat bersama orang-orang yang dicintai,”tutupnya.(*)



Payakumbuh,netralpost--- Pemerintah Kota Payakumbuh melaksanakan apel pagi bersama pasca libur dan cuti lebaran Idul Fitri 1443 H di halaman balai kota, Senin (9/5).


Dalam kagiatan yang dihadiri oleh Wali Kota Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, dan Sekda Rida Ananda itu juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Dewan Pengurus KORPRI Kota Payakumbuh oleh Asisten III Amriul Dt. Karayiang yang telah purna tugas alias pensiun, serta acara silaturahmi halal bihalal bersama pejabat administrator dan pengawas, lurah, kepala puskesmas, serta kepala sekolah se Kota Payakumbuh.


Dalam amanatnya, Wali Kota Riza Falepi menyampaikan kalau jabatannya sebagai wali kota tak lama lagi berakhir, hanya tinggal beberapa bulan saja lagi, untuk itu dia berpesan kepada aparatur sipil negara (ASN) kalau pengabdian mereka lebih panjang dari seorang kepala daerah.


"ASN bekerja dan pensiun di Pemda ada yang bekerja selama 20 hingga 30 tahunan lamanya, beda dengan kepala daerah yang maksimal 10 tahun atau dua periode saja," kata Riza.


Politikus PKS itu menegaskan, Dia sangat mengapresiasi semangat jajarannya yang selalu menunjukkan kinerja baik, dimana kantor menjadi rumah kedua mereka, suka atau tidak suka, senang atau tidak senang mereka harus bekerja disana. Riza berharap jajarannya bisa nyaman bekerja karena  sudah disediakan kantor dengan dibuatkan kantor bagus.


"Setelah punya kantor baru, jangan pula dibiarkan seperti kandang kambing atau sapi yang kotor dan jorok, apalagi toiletnya tak dibersihkan, malu kita," kata Riza.


Wali Kota Dua Periode itu menerangkan saat ini kawasan perkantoran di Padang Kaduduak mungkin lanscapenya belum senyaman seperti di balai kota, namun Dia berharap ini bisa diselesaikan, untuk itu Riza menitipkan lanscapenya agar jangan dibiarkan terbengkalai.


"Jangan ada lagi dinas yang menumpang maupun kepala dinas berkantor di tempat tidak layak, kalau masih ada kekurangan di kantor saat ini silahkan bicara dengan saya selama saya masih menjabat," tegasnya.


Riza juga menambahkan, kantor dinas yang representatif merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, pemerintah harus melayani orang dengan baik, Indonesia sudah 70 tahun merdeka, jangan ada lagi pelayanannya seperti masa di awal kemerdekaan, bagi Riza itu sama saja tidak ada kemajuan namanya.


"Untuk anggaran sendiri, kita di ukuran nasional biasa-biasa saja dibandingkan dengan pemda kota/kabupaten lain, tapi dengan dana yang ada itu kita cukup-cukupkan asal kepala daerah tidak menuntut macam-macam, maka nanti setelah saya berakhir, pilihlah kepala daerah yang bertanggung jawab, kalau tidak maka rusak kota ini," katanya.


Mantan Senator RI itu juga mengatakan konsep pelayanan yang diberikan kepada masyarakat adalah dengan kenyamanan, untuk itu Riza mengoptimalkan ASN agar produktif, hal itu terbukti dengan Pemko Payakumbuh yang jarang melakukan pembukaan seleksi penerimaan ASN baru.


"Bukan saya anti menerima ASN, tapi dilihat kebutuhan yang mana, soalnya anggaran daerah sudah pasti terserap untuk operasional pegawai, gimana mau bangun sarana prasarana dan infrastruktur umum, apalagi dana perawatannya pula," tukuk Riza.


Yang dikhawatirkan Riza, apabila kedepannya Payakumbuh mendapatkan pemimpin yang dapat kerja enak saja, cuma duduk jadi kepala daerah namun kerjanya tak ada yang benar, aturan tak ada tang mengerti, bersikap bodo amat, rumitnya urusan ditanggung anak buah seluruhnya.


"Kita bersyukur, Kota Payakumbuh termasuk daerah yang relatif baik, tunjangan pegawainya lumayan, lurah saja lebih tinggi dari camat di daerah tetangga. Untuk jadi kaya tak bisa dari jadi PNS, karena mereka sudah diukur, tapi terjamin masa tuanya dan sekolah anaknya," kata Riza.


4 bulan lagi lamanya Dia mejabat, Riza berharap warga Payakumbuh bisa mencari wali kota yang lebih baik lagi setelahnya, untuk 2 tahun kedepan gubernur tentu harus mencarikan Pj yang bisa bekerja.


"Ingatkan kepala daerah untuk tetap melayani rakyat dengan baik, terutama rakyat miskin. Saya masih banyak menerima keluhan masyarakat miskin, mulai dari keluhan terkait penerima bantuan seperti PKH. Terlepas benar atau tidak kondisinya apakah mereka layak mendapat bantuan, setidaknya terangkanlah kepada masyarakat dengan baik, jangan main "basikasa sajo". Dinsos aktif bangun komunikasi dengan BAZNAS sehingga persoalan kemiskinan teratasi," ungkap Riza.


Terakhir, Riza mengatakan Kota Payakumbuh sejauh ini sudah merehab sekitar 3000 rumah dan ini menjadi percontohan nasional. Belum ada yang mampu se Indonesia merehab banyak rumah masyarakat miskin sebaik Kota Payakumbuh.


"Kerja bermutu membuat kita yang terbaik di tingkat nasional, termasuk kantor pelayanan publik kita, apalagi Dinas PU kita yang dengan anggaran kecil bisa membangun infrastruktur, untuk OPD yang belum berprestasi baru-baru ini maka pertahankan prestasi yang sudah ada. Terkait pendidikan kita tekankan kepada kepala dinas agar pilih kepala sekolah terbaik, untuk guru kita angsur ditambah melalui jalur PPPK," pungkas Riza.


Usai apel pagi, dilaksanakan serah terima Jabatan Ketua Dewan Pengurus KORPRI periode 2018-2023, dimana Amriul Dt. Karayiang yang pensiun menyerahkan kepada  pejabat pembina kepegawaian dengan disaksikan seluruh pejabat di lingkungan Pemko Payakumbuh. (Yon)




Payakumbuh,netralpost.net - Wali Kota Riza Falepi mengapresiasi Dinas Perhubungan dan Polres Payakumbuh yang sukses mengatur lalu lintas sehingga tidak ada terjadi kemacetan yang begitu berarti di Kota Payakumbuh.


Hal itu disampaikannya saat apel bersama dan halal bihalal hari raya Idul Fitri 1443 H di halaman Kantor Balai Kota Payakumbuh, Senin (09/05).


"Banyak saya dapat telpon dari perantau, mereka menyampaikan rasa senang karena tidak terjebak macet saat lewat Kota Payakumbuh, untuk itu saya angkat topi dengan kinerja dan sinergi Dinas Perhubungan, Polres Payakumbuh, serta pihak yang sukses mengatur arus lalu lintas di kota kita," kata Riza Falepi.


Riza juga menambahkan, meski ada sedikit kemacetan, namun tidak berlangsung lama, paling hanya beberapa menit saja, bahkan Dishub sudah siaga sejak H-7 lebaran.


"Selain itu, kita juga menyediakan layanan live CCTV sehingga para pemudik bisa memantau kondisi lalu lintas di pusat kota. Dengan demikian mereka bisa langsung mencari jalur alternatif untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas di Payakumbuh," ucapnya.


Sementara itu Kadishub Payakumbuh Nofriwandi didampingi Kabid. Keselamatan dan Pengendalian Opserasional Yulhendri. L mengatakan untuk menunjang kelancaran arus lalu lintas pihaknya selalu berkoordinasi dengan Polres Payakumbuh yang sekaligus memegang kendali rekayasa lalu lintas selama lebaran 1443 H.


"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Payakumbuh khususnya Kasat Lantas, serta seluruh personil yang bertugas atas kerja samanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jalan selama mudik lebaran," tuturnya.


"Dan semoga semua kerja keras kita bernilai ibadah dan dibalasi pahala berlimpah oleh Allah," pungkasnya. (Yon)

 *SIKAPI TURUNNYA PRODUKSI JERUK, MAHYELDI-SAFARUDDIN KOMPAK JEMPUT BOLA* 



50 Kota,netralpost.net-- Bertekad menyikapi keluhan petani jeruk siam di Kabupaten Limapuluh Kota, yang mencuat belakangan ini, tak mau menunggu Gubenur Sumatera Barat Mahyeldi dan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro kompak melakukan jemput bola terjun langsung ke lapangan. Kedua kepala daerah, yang berkomitmen mengedepankan sinergitas itu, dengan serius menyimak dan berdialog tentang turunnya produksi jeruk dengan sejumlah  petani di lahan Jesigo, Minggu (08/05/2022) di Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh. Para  petani Jesigo kembali mengemukakan kompleksnya keterbatasan sarana produksi seperti pupuk dan pestisida serta meningkatnya serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) utama jeruk seperti lalat buah. Kompleksitas ini, menurut petani yang menyebabkan menurunnya produksi Jesigo di sentra produksi di Kecamatan Gunuang Omeh.

“Dengan segala keterbatasan, pupuk dan bahan-bahan pengendali serangan hama dan penyakit, kami agak kurang bersemangat untuk memelihara tanaman,” ujar salah seorang petani jeruk dalam dialog dengan Gubernur Mahyeldi.


Data Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota menunjukkan penurunan produksi dan produktivitas antara tahun 2020-2021, dimana  produksi turun sebesar 35 persen lebih dari 58.193 ton turun ke 38.368 ton sementara produktifitas di kurun waktu sama juga turun 55,81 persen dari 60,29 ton per hektar menjadi 33,65 ton per hektar. 

Menanggapi keluhan petani Jesigo, Gubernur Mahyeldi menguraikan kunjungan kerja ke Limapuluh Kota, yang masih dalam suasana Lebaran, menggambarkan komitmen kuat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, untuk mengatasi persoalan anjloknya produksi di Limapuluh Kota.

“Bersama-sama dengan Kabupaten Limapuluh Kota, kita akan lakukan pembenahan turunnya produksi jeruk di tiga kecamatan, Suliki, Bukik Barisan dan Gunuang Omeh,” ujar Gubernur Mahyeldi. Kembali Gubernur menyampaikan prioritasnya berupa alokasi pembiayaan 10 persen dari APBD Provinsi mulai tahun 2022 untuk peningkatan  produksi pertanian Sumatera Barat. Alokasi pembiayaan juga tertuju kepada sentra komoditi pangan dan hortikultura termasuk Limapuluh selaku sentra Jesigo tersebar di Sumatera Barat. Tapi ingat Gubernur Mahyeldi, segenap  alokasi pembiayaan tersebut takkan signifikan dampaknya, jika tak ada kesungguhan dari segenap petani/peternak/ pembudidaya ikan  selaku pelaku utama peningkatan produksi. Dengan karakteristik usaha tani rakyat, para petani diminta untuk mengedepankan budidaya komoditi yang ditangani secara kolektif. “Ancaman lalat buah dan penyebarannya tak mungkin hanya ditangani satu orang petani, sj, ini butuh kolektif, kerja sama petani, tentu saja melalui bimbingan penyuluh pertanian lapangan,” terang Gubernur Mahyeldi. 


Menerangkan keseriusan Provinsi Sumatera Barat, pada kunjungan kerjanya, Gubernur mengatakan sengaja memboyong Kepala Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan Hortikultura Sjafrizal, Kepala UPT Balai Proteksi Hama dan Penyakit Tanaman Suardi, Kepala Bagian Perekonomian Setdaprov Ria Wijayanty. Juga tampak mendampingi Anggota DPRD Limapuluh Kota Doni Ikhlas dan Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Limapuluh Kota Witra Porsepwandi. 

Senada dengan Gubernur Sumbar, Bupati Safaruddin, juga meminta kerja sama antar kelompok tani perlu terus digalakkan utamanya dalam menekan laju penyebaran OPT utama jeruk. Untuk itu, langkah-langkah penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) perlu dilakukan dengan disiplin. “Seperti menekan vektor penyakit jeruk, larva yang hidup di buah yang membusuk, perlu segera di kubur, kita perlu putus siklus hidupnya,” terang Bupati Safaruddin.

Menyinggung tentang keterbatasan pupuk kimia, kata Bupati Safaruddin, dari waktu ke waktu terdapat kecenderungan alokasi pupuk bersubsidi dari pusat untuk seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat. Namun untuk mengefektifkan permintaan pupuk bersubsidi, yang sekarang juga berbasiskan data elektronik, Bupati Safaruddin minta kerja sama antara kelompok tani dan penyuluh agar rencana definitif kebutuhan kelompok (RDKK) disusun sesuai waktunya dengan kebutuhan yang logis. 


Di sisi lain, untuk mengurangi ketergantungan kepada pupuk an organik, dia meminta agar petugas-petugas pertanian lapangan memberikan bimbingan kepada petani jeruk untuk memanfaatkan sumber daya organik. Teknologi pengomposan, kata Bupati Safaruddin, setidaknya bisa menjadi membantu kekurangan pasokan sumber daya hara untuk tanaman selain dari pupuk kimia. “Kesiapan kita untuk mengadakan pupuk kompos, organik juga memerlukan kerja sama, serta arahan dari petugas penyuluh pertanian,” jelas Bupati Safaruddin. (Yon)



Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin kustati, M.Pd bertindak sebagai Pembina Apel pagi yang dilaksanakan di lapangan parkir Rektorat UIN Imam Bonjol Padang , Senin  (09/05). Hadir pada saat pelaksanaan apel seluruh unsur pimpinan dan Pegawai di rektorat UIN IB.

Dalam amanatnya beliau menyampaikan pesan kepada seluruh peserta apel setelah melewati bulan suci ramadhan ini agar  menjadi Robbaniyun dan jangan menjadi Ramadhaniyun. 

“Robbaniyun adalah : orang yg semangat beribadah pada bulan Ramadhan, dan ia tetap terus semangat beribadah meskipun Ramadhan telah berakhir, sedangkan Ramadhaniyun adalah : orang yg semangat beribadah pada bulan Ramadhan saja, sedangkan ketika Ramadhan selesai, Maka ia kembali malas bahkan meninggalkan kebiasaan ibadahnya,”jelasnya.

Lebih lanjut beliau menyampaikan 6 elemen untuk menjadi seorang yang professional.

Be the best, selalu berusaha menjadi yang terbaik dalam setiap level pengembangan karir.

Be dependable, dapat diandalkan dalam memenuhi komitmen dan dapat belajar dari kesalahan serta mengambil tanggung jawab penuh dari kesalahan.

Be a team player,  bekrontribusi pada tujuan yang lebih besar dan mampu meningkatkan kompetensi secara bersama dengan rekan lainnya.

Be respectful,  menghormati orang-orang di sekitar dan  fokus pada hal-hal baik dalam melaksanakan pekerjaan.

Be positive, memenuhi pikiran dengan hal-hal positif, bersikap positif kepada rekan kerja lainnya dan  menyebarkan hal-hal positif di lingkungan kerja.

Be ethica, menjadikan etika sebagai acuan nilai dalam melaksanakan pekerjaan dan menjadikan moral sebagai pertimbangan etis.

“Mari kita membersihkan hati dari segala hal yang negative,  kita sambut masa depan dengan lebih semangat dan optimis, mari kita makin mencintai dan berdoa bersama demi kemajuan UIN Imam Bonjol Padang ini, saya sangat yakin dengan kebersamaan dan kerja keras UIN Imam Bonjol Padang akan kembali jaya seperti tahun-tahun sebelumnya, semoga Allah, Tuhan Yang maha Kuasa mengabulkan cita-cita kita bersama.” Tutupnya.

L



 

50 Kota,netralpost --Luapan kegembiraan terpancar dari raut wajah ribuan Masyarakat Gunuang Malintang maupun pengunjung yang sengaja datang untuk menyaksikan Alek Bakajang. Sempat ditiadakan dua tahun terakhir dikarenakan Pandemi Covid-19, tradisi budaya yang telah dilaksanakan secara turun-temurun ini kembali digelar pada hari ini, Kamis (05/05/2022) di Jorong Koto Lamo Nagari Gunuang Malintang. Pagelaran tahunan yang diselenggarakan setelah 3 syawal ini tentu saja ditunggu oleh berbagai pihak, terlebih setelah kemenangan prestisius yang menobatkan tradisi Bakajang sebagai Juara I Nasional kategori Atraksi Budaya (Cultural Attraction) di perhelatan Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021 besutan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, di Stable Sekayu, Sumatera Selatan, November 2021 lalu. Dilaksanakan selama Lima hari berturut-turut dari 5 hingga 9 Mei 2022, Alek Bakajang dibuka secara resmi oleh Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo yang didampingi oleh Kadis Parpora Desri Imam, Kadis Dikbud Indrawati, Kasatpol PP Fidria Fala, Kalaksa BPBD Ramadinol dan Ketua TP PKK Nevi Safaruddin. Rasa kagum disampaikan Bupati kepada masyarakat Gunuang Malintang yang telah bergotong royong mensukseskan pagelaran Alek Bakajang tahun ini. Menurutnya,  tradisi Bakajang tak sebatas kegiatan seremonial tahunan saja tetapi, dari segi kandungan nilai adat dan budaya pada tradisi Bakajang tersebut. “Bakajang sarat dengan tingginya nilai-nilai budaya yang menjadi nilai luhur yang dimiliki oleh masyarakat Gunuang Malintang,” jelas Bupati Safaruddin. 


Seterusnya Bupati Safaruddin mengharapkan Ketinggian nilai-nilai dan budaya tersebut perlu dilestarikan secara turun-temurun kepada generasi penerus masyarakat Gunuang Malintang. Pada kesempatan itu, Bupati turut menyarankan masyarakat Gunuang Malintang agar tradisi Alek Bakajang perlu ditulis dan didokumentasikan secara komprehensif dan lengkap, sehingga lebih mudah menurunkannya ke generasi mendatang. Di sisi lain, Bupati mengingatkan anak nagari Gunuang Malintang untuk masa mendatang dapat memaknai tradisi Bakajang tersebut sebagai salah satu upaya mempererat tali silaturahmi pasca hari raya Idul Fitri dan tentunya dapat di kembangkan sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik wisatawan lokal maupun mancanegara. ''Untuk itu keluhuran tradisi Bakajang, keindahan alam, kuliner yang khas, perlu dikemas secara menarik sehingga mengundang wisatawan untuk mengunjungi Gunuang Malintang", tutur Bupati Safaruddin.


Sebelumnya, Walinagari Gunuang Malintang, Wido putra mengucapkan terimakasih atas partisipasi dan dukungan masyarakat Nagari Gunuang malintang yang telah berjuang mewujudkan Alek Bakajang tahun ini. Beliau turut menginformasikan bahwa pelaksanaan Alek Bakajang rencananya akan dilaksanakan di Lima tempat berbeda dengan jumlah kapal sebanyak 5 buah dan dibuat oleh 4 Pasukuan yang ada di Gunuang Malintang, yaitunya Suku Domo, Malayu, Pagar Cancang dan Piliang ditambah dengan Kapal dari perwakilan Nagari  dan Alim Ulama Pemerintah Nagari Gunuang Malintang. Pihaknya berharap semua unsur yang terlibat dalam mensukseskan Alek Bakajang dapat bekerja secara maksimal. Seterusnya ia mengatakan dengan terselenggaranya acara ini tentu akan berdampak terhadap kemajuan Nagari Gunung Malintang. "Banyak harapan yang bisa kita kembangkan disini. Bakajang akan memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat," katanya. Pada kesempatan yang sama, Wali Nagari juga menyampaikan bahwa untuk Keamanan, Ketertiban, dan Keselamatan Masyarakat, Pemerintah Nagari telah melakukan Koordinasi dengan pihak Kepolisian, TNI, BPBD serta Basarnas. "Alhamdulillah, setiap instansi telah memerintahkan masing-masing personel nya dalam mensukseskan kegiatan ini", tutup Walinagari. (Yon)



 Payakumbuh,netralpost.net


- Memasuki hari ke tiga Lebaran Idul Fitri 1443 H, arus lalu lintas di sekitaran Kota Payakumbuh masih terpantau aman dan lancar. Meskipun ada peningkatan volume kendaraan dibanding hari biasanya.


"Untuk arus lalu lintas dalam Kota Payakumbuh dari pagi tadi sampai sore nanti diperkirakan masih lancar," kata Kadishub melalui Kabid Keselamatan dan Pengendalian Opserasional Yulhendri. L saat memantau arus lalu lintas di pusat Kota Payakumbuh, Kamis (05/05) Siang.


Namun, untuk mengantisipasi kemacetan menuju pusat Kota Payakumbuh, pihaknya bersama Polres Payakumbuh sudah mulai mengalihkan kendaraan dari arah Riau melalui jalur alternatif Simpang Warna Warni menuju arah Payobasung.


"Untuk kendaraan dari arah Pekanbaru sudah kita alihkan ke arah payobasung dan tidak melewati kota lagi, karena jumlah kendaraan yang melintas sudah cukup ramai. Tapi kalau tujuannya memang kepusat kota ya mereka bisa mencari jalur persimpangan yang tidak begitu ramai nantinya," ucapnya.


Sedangkan untuk kendaraan dari arah Bukittinggi di jelaskan Andi sapaan akrab Kabid. Ops Dishub Payakumbuh tersebut, sampai saat ini belum dialihkan. Karena masih terpantau lancar dan tidak ada peningkatan arus yang tinggi.


"Kemungkinan yang dari Bukittinggi ini akan ada peningkatan mulai sore nanti. Berdasarkan Koordinasi kita dengan Polres Payakumbuh nanti kendaraan akan kita alihkan melalui By. Pass menuju Tanjuang Anau," ujarnya.


Lebih lanjut, untuk kunjungan ke tempat-tempat wisata yang ada di Payakumbuh sampai saat ini masih terpantau aman dan lancar. Serta untuk ketersediaan tempat parkir juga masih luas untuk menampung kendaraan pengunjung.


"Kita imbau kepada pengguna jalan agar selalu berhati-hati saat berkendara. Tetap pantau kondisi arus lalu lintas untuk menghindari kepadatan arus di titik-titik rawan kemacetan," katanya.


"Dan untuk pemudik yang mau parkir kita harapkan tidak memakan bahu jalan demi kelancaran lalu lintas pengendara yang lain. Serta saat parkir jangan lupa melakukan pengecekan kendaraan saat akan meninggalkan kendaraan. Tolong dipastikan lagi apakah kendaraan sudah terkunci atau belum, demi menghindari tindak kejahatan," pungkasnya. (Yon)



50 Kota,netralpost,net—Tak kurang seribuan warga Limapuluh Kota dan perantau memenuhi halaman Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (02/05/2022) untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1443 Hijriah. Didukung cerahnya cuaca, semenjak pagi  tua muda berbondong-bondong dari berbagai penjuru Limapuluh Kota mendatangi lokasi  pelaksanaan Shalat Id. Terpatri kebahagiaan dan kelegaan pada wajah mereka, betapa tidak dua tahun lamanya, baik warga atau pun perantau tak dapat mendirikan Shalat Id menyusul pandemi Covid-19 yang berujung pembatasan kegiatan bersifat massal. Aura keceriaan ini juga cermin rasa syukur, karena jemaah telah melewati rangkaian ibadah Ramadhan sebulan penuh, yang berbuah kesucian diri dan meningkatnya ketaqwaan kepada Sang Pencipta. Shalat Id berlangsung khidmat, Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota H.Irwan bertindak lsebagai Khatib.


Pelaksanaan Shalat Id di halaman Kantor Bupati Sarilamak ini difasilitasi Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Kantor Kementerian Agama Limapuluh Kota dan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Limapuluh Kota. Tampak ikut dalam barisan jemaah Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Sekretaris Daerah Widya Putra, Ketua MUI, Ketua IPHI, Kepala Perangkat Dearah, unsur organisasi keagamaan, tokoh masyarakat dan para perantau.

Bupati Safaruddin dan Khatib Salat Id Irwan mengajak jemaah untuk tetap mengembangkan semangat ukhuwah, kebersamaan serta silaturrahmi di tengah masyarakat. Hal ini penting mengingat saat ini, kondisi perekonomian masyarakat belum sepenuhnya pulih, akibat pandemi Covid-19. Dalam upaya meningkatkan kesehatan harus menjaga _“imun"_ agar tetap fit dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, namun dalam kondisi sekarang iman juga harus ditingkatkan karena imun bisa kuat bila ditopang dengan iman yang kuat. 


Lebih lanjut Bupati Safaruddin mengajak masyarakat Limapuluh Kota agar memanfaatkan momentum Idul Fitri kali ini untuk menjalin silaturahmi dengan para perantau demi pembangunan nagari dan Ukhuwah Islamiyyah. Disini Bupati Safaruddin mengucapkan selamat datang kepada para perantau yang hadir pada momen berbahagia kali ini, dan menghimbau para perantau unruk dapat ikut serta dalam mewujudkan Limapuluh Kota yang Madani, Beradat, dan Berbudaya. "Semangat para perantau dalam membangun _kampuang_ sangat kami harapkan melalui saran dan kritikan terhadap Pemerintah Daerah", pungkas Bupati Safaruddin.


Sementara itu, H. Irwan selaku Khatib menghimbau kepada umat untuk senantiasa menjaga keimanan walaupun telah melewati bulan ramadhan. Lebih dalam ia menjelaskan bahwa dengan berlalunya Bulan Suci Ramadhan hendaknya tidak menyurutkan semangat masyarakat dalam beribadah, tetapi harus lebih giat, lebih bersabar, lebih bertakwa, serta lebih bertawakal dalam menjalani kehidupan dalam kondisi apapun. Seterusnya ia mengajak umat untuk bermuhasabah secara lebih mendalam, agar Ramadhan tahun ini menjadi momentum terbaik untuk memperbaiki serta meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama dan meningkatkan amal saleh. "Nilai-nilai positif yang telah didapat selama Ramadhan harus di implementasikan di kehidupan setelah Ramadhan", tutup Khatib Irwan.


Usai melaksanakan Shalat Idul Fitri, Bupati bersilahturahmi dengan masyarakat Limapuluh Kota yang memenuhi halaman Kantor Bupati untuk sekedar bersalaman dan berbincang-bincang ringan yang diikuti dengan sangat antusias oleh masyarakat. Selanjutnya meski secara resmi Bupati dan Wakil Bupati tidak mengagendakan Halal Bi Halal atau Open House, di kediaman resmi Bupati di Labuh Basilang serta Wakil Bupati di Sarilamak tampak berdatangan pejabat instansi vertikal dan Lingkup Pemkab Limapuluh Kota, tokoh masyarakat dan perantau. Kedatangan mereka sekedar bersilaturrahmi dan menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri secara langsung kepada Bupati dan Wakil Bupati beserta keluarga.*(Yon)




Payakumbuh,netralpost---- Wali Kota Riza Falepi mengajak masyarakat untuk meramaikan salat Idul Fitri di halaman balaikota pada Senin (2/5) pagi besok.


"Mari kita sambut hari kemenangan dengan semangat kebersamaan, sudah 2 tahun kita vakum selama tidak memfasilitasi pelaksanaan Salat Idul Fitri di halaman kantor wali kota," kata Wali Kota Riza Falepi kepada media, Minggu (1/4) malam.


Pelaksanaan sholat Ied yang tetap dilaksanakan sesuai dengan aturan pemerintah terkait penetapan zonasi level PPKM di daerah. Untuk imam sholat Ied tersebut langsung dari Yaman yaitu Syaikh Al-Muqri Sa'ad Khanbari dan khatibnya sendiri dari anggota DPD RI Muslim M. Yatim.


Selain itu, Wako Riza Falepi mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya terus meningkatkan kewaspadaanya, selalu berhati-hati karena masalah keamanan dan ketertiban menjelang lebaran cenderung meningkat.


"Kepada masyarakat tetap kita minta selalu hati-hati. Dan kita juga telah meminta kepada dinas terkait untuk memasang CCTV di daerah-daerah yang rawan. Agar kita tetap bisa memantau setiap kejahatan yang mungkin saja terjadi. Mudah mudahan Payakumbuh selalu kondusif dan keamanan tetap terjaga. Sehingga para perantau kita yang pulang kampung merasa nyaman berada di Payakumbuh," ujarnya.


Sementara itu, Dinas Perhubungan bersama dengan Polres Payakumbuh juga telah menyiapkan jalur kendaraan untuk 1 arah. Artinya setiap kendaraan masuk dari simpang Madjid Muhammadiyah ke balaj kota, tempat parkir untuk kendaraanpun telah disiapkan. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.