Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88



Limapuluh Kota,netralpost —- Gebrakan Kabupaten Limapuluh Kota untuk swasembada jagung dengan perluasan areal tanam jagung seluas 20.000 hektar terus diintensifkan. Teranyar giliran lahan perkebunan kepala sawit dilirik untuk penerapan pola integrasi jagung-sawit untuk memacu produksi jagung di  Limapuluh Kota.  Langkah itu digulirkan melalui aktivitas  tanam perdana jagung di lahan bukaan baru kelapa sawit oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dan Bupati Safaruddin di Banja Ronah, Kecamatan Pangkalan, Senin (11/07/2022).

“Kita menghargai langkah-langkah yang dilakukan Pak Bupati, untuk terus merealisasikan  penanaman jagung 20.000 hektar, termasuk pemanfaatan lahan dimana kelapa sawit baru ditanam untuk budidaya jagung,” kata Gubernur Mahyeldi. Tanam perdana ini menggenapi kunjungan kerja Gubernur Sumbar selama dua hari, terhitung sejak Minggu kemarin di Kabupaten Limapuluh Kota. 


Tampak hadir di kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Syamsul Mikar, Ketua TP PKK Nevi Safaruddin, Sekretaris DPTPH Provinsi Sumbar Ferdinal, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Witra Porsepwandi, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Devi Kusmira, Tokoh Usahawan Kapur IX Santo, Camat Pangkalan,  Wali Nagari Pangkalan Koto Baru, dan Wali Nagari Gunung Malintang. Ditambahkan Gubenur Mahyeldi, program peningkatan produksi jagung di Limapuluh Kota sudah tepat. Disamping untuk pasokan lokal, juga akan berkontribusi untuk kebutuhan Sumbar. “Kebutuhan Sumbar, untuk November kita butuh 16.000 ton jagung, memasok industri pakan ternak,” ucap Gubernur. Bupati Safaruddin saat penanaman perdana mengatakan integrasi jagung dengan sawit akan terus dikembangkan sesuai potensi lahan tersedia. “Ini akan terus kita pacu perkembangannya, untuk tahap awal ini kita dorong penumbuhan seluas 30 hektar dari potensi lahan sawo 60 hektar ” ujar Bupati Safaruddin. 


Di sisi lain, Kepala Distanhortbun Witra Porsepwandi mengatakan kesediaan pemilik lahan sawit untuk integrasi dengan jagung tak lepas dari pendekatan oleh Bupati Safaruddin. Untuk tahap awal, integrasi jagung sawit seluas  30 hektar akan diberi peluang kepada kelompok tani di Banja Ronah. “Selebihnya, kita akan dorong pemilik lahan untuk tanam jagung juga, jadi antara kelompok tani dan pengusaha sawit akan saling bersinergi,” ujar Witra. Pola ini kata Witra akan terus dikembangkan kepada sejumlah areal potensi lainnya di Kecamatan Pamgkalan Koto Baru dan Kapur IX. Untuk pemenuhan benih dan sarana produksi, khusus untuk kelompok tani akan dibidik skema program integrasi jagung dengan komoditi perkebunan di Provinsi dan Kementerian Pertanian. “Usaha kita dengan pola integrasi jagung-sawit, bakal kita laporkan kepada Kementrian Pertanian apakah melalui Provinsi atau langsung, sehingga inovasi pemanfaatan areal tanam ini mendapat bantuan pengembangan,” jelas Witra. (YON)



Payakumbuh,netralpost — Berlangsung di aula pertemuan Hotel Kolivera 3 kelurahan Sicincin, kecamatan Payakumbuh Timur, Dewan Pengurus Daerah (DPD) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Payakumbuh helat Musyawarah Daerah (Musda) VII, Kamis (14/7).


Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil walikota (Wawako) Payakumbuh Erwin Yunaz itu turut dihadiri oleh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PPNI Sumatra Barat yang diwalili Katrina Welong, SKM, MM (wakil organisasi dan koorinasi DPW Sumbar).


Wawako Erwin Yunaz dalam sambutannya mengatakan, sebuah Organisasi Kepemudaan atau Organisasi lainnya, musyawarah menjadi sebuah keharusan dalam rangka melakukan regenerasi atau rotasi kepemimpinan. 


"Ini sudah menjadi sebuah keharusan didalam suatu organisasi dalam rangka pembinaan dan regenerasi kepengurusan," kata Erwin.


Selain sebagai wadah berhimpun tentu juga wadah ini perlu dimaksilakan dalam rangka meningkatkan kapasitas oleh para anggota. 


"Tentu dengan Wadah PPNI ini juga diharapkan tingkat pengawasan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kota Payakumbuh," katanya.


Selain itu, diharapkan melalui Musda ke-VII ini dapat melahirkan kebijakan, keputusan dan rekomendasi organisasi yang tentu dapat bersinergi dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat kota Payakumbuh.


Sementara itu ketua panitia pelaksana Musda VII PPNI DPD Kota Payakumbuh katakan saat menyampaikan laporannya bahwa tujun dari dilaksanakan Musda ini untuk tercapainya kesepakatan bersama tentang arah pergerakan dan kebijakan PPNI sebagai panduan organisasi kedepan dalam mengelola, mengarahkan, memotivasi, mendampingi serta melakukan advokasi kepada sejawat perawat dalam berperan dan memberikan pelayanan yang diharapkan dengan menetapkan ketu dan pengurus DPD PPNI Kota Payakumbuh masa bakti 2022-2027,” kata Ns. Helfiyani, S. Kep.


Kegiatan Musda ini diikuti oleh 3 komisariat yang ada di kota Payakumbuh, yakni ;

1. DPK PPNI RSUD Adnaan WD, 

2. DPK PPNI DKK, dan 

3. DPK PPNI RS Islam Ibnu Sina.


“Dimana masing-masing komisariat ini membawa utusan 3, yang terdiri dari ketua, sekretaris dan bendahara. Dan 1 orang peninjau ditambah 3 utusan dan 3 peninjau dari dewan perwakilan wilayah (DPW) PPNI Sumatra Barat, dan 1 orang dari dewan pertimbangan, sehingga total jumlah peserta Musda ada sebanyak 28 orang diluar panitia pelaksana,” ungkap Helfiyani.


Helfiyani sampaikan bahwa saat ini untuk pengurus DPD PPNI Kota Payakumbuh masa bakti 2022-2027 masih dalam tahap penyeleksian, yang mana saat ini ketua DPD PPNI Kota Payakumbuh masih diemban oleh Ns. Vanda Sandriana, S. Kep. (Yon)



Payakumbuh,netralpost – Dalam rangka penanggulangan kemiskinan, Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar rapat koordinasi dan komitmen  bersama penanggulangan kemiskinan di Kota Payakumbuh tahun 2022 yang dihadiri oleh  Kepala OPD terkait di Aula Ngalau Indah Kantor Wali Kota Payakumbuh,Kamis(14/7).



Rapat Koordinasi tersebut dipimpin Wali Kota Payakumbuh yang dalam hal ini diwakilkan oleh Asisten II Elzadaswarman didampingi Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus, Kepala Bappeda Payakumbuh Yasrizal dan Narasumber kemiskinan dari TNP2K Pusat Toton Dartono.


Dalam sambutannya, Elzadaswarman mengatakan  ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penanggulangan kemiskinan yaitu perlu adanya pertemuan rutin untuk melakukan evaluasi dan monitoring program-program penanggulangan kemiskinan melalui tim koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah yang sudah ada. Pastikan bahwa DTKS dengan memperioritaskan rumah tangga  miskin menjadi tumpuan sasaran program-program penanggulangan kemiskinan,” ujarnya


Elzadaswarman atau yg akrab disapa Om Zet juga menyampaikan perlu adanya pengembangan mekanisme dan validasi secara berkala dengan data yang akurat sehingga lebih tepat sasaran. Selanjutnya, mengevaluasi sejauh mana isu kemiskinan sudah menjadi isu penting dalam perencanaan di Kabupaten/Kota dan juga seluruh OPD, sehingga semua bergerak bersama untuk menurunkan angka kemiskinan di Kota Payakumbuh


“Penanggulangan kemiskinan memang sudah dilakukan oleh Tim dan OPD terkait. Namun kita terus mengevaluasi capaian-capaian kemiskinan. Berdasarkan data yang dikeluarkan oleh BPS, Jumlah penduduk miskin di Kota Payakumbuh mengalami penurunan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun terakhir dan mengalami kenaikan pada tahun 2021 sebesar 0,51% . Sebelumnya pada tahun 2020  angka kemiskinan kota Payakumbuh 5,65% namun tahun 2021 naik menjadi 6,16%. Penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara holistik berdasarkan data by name by address. Adapun yang menjadi garis besarnya adalah komitmen. Komitmen kita semua terhadap kemiskinan. Dari komitmen tersebut, kita akan mempunyai suatu pandangan yang sama atau yang disebut sinergitas dalam berkolaborasi, berkoordinasi, dan berkonvergensi, sehingga angka kemiskinan yang ada di Kota Payakumbuh dapat ditekan semaksimal mungkin,” terang Om Zet


Dikesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus mengatakan kegiataan ini  sebagai salah satu bentuk bagian dari upaya kita dalam mengentaskan kemiskinan di Kota Payakumbuh. Program dan Kegiataan penanggulangan kemiskinan tidak akan efektif kalau di laksanakan secara parsial. Program dan Kegiatan haruslah di laksanakan secara Simultan, Terintegrasi dan Terfokus, serta di dukung oleh data yang valid dan akurat.


Ditambahkan Hamdi, Strategi pendekatan Makro dan Mikro yang berorentasi pada pemenuhan kebutuhan penduduk miskin, hendaknya berjalan sinergis guna mempercepat menanggulangi kemiskinan. 

Penguatan program tersebut perlu adanya sinergisitas bersama pelaku pengembangan usaha Ekonomi Mikro Masyarakat dan Swasta, Penguatan atau Dukungan tersebut di harapkan bisa membantu mengurangi Angka Kemiskinan. 


 

"Kita menyadari sepenuhnya bahwa berbagai upaya yang telah dilaksanakan tidak akan membuahkan hasil maksimal tanpa dukungan semua pihak termasuk OPD terkait. Kenaikan angka kemiskinan saat ini diberbagai daerah di sebabkan salah satunya adalah Pandemi Covid-19 yang berdampak pada perilaku dan aktivitas ekonomi penduduk," Terang Hamdi


Namun demikian kemiskinan tidak melulu di sebabkan oleh struktur ekonomi namun juga kultur dan mental, oleh karenanya penguataan Program-Program yang memperkaya dan memperkuat pemberdayaan Masyarakat Miskin harus terus di galakkan.


"Dengan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah, DPRD dan dengan kerjasama antara pihak yang terkait, komitmen yang kuat, kekuatan data, penciptaan inovasi dan kolaborasi diantara berbagai pihak, besar harapan saya semoga penanggulangan kemiskinan di Kota Payakumbuh bisa tercapai dan mengalami penurunan dari tahun ke tahun sehingga tercipta kesejahteraan yang merata bagi masyarakat Kota Payakumbuh," Pungkas Hamdi (Yon)

Direvitalisasi, Ganjar; Nggak Cuma Museum, Lokananta Reborn Bisa Jadi School of Music

SURAKARTA - Studio musik tertua di Indonesia, Lokananta akan disulap lebih modern dan menghilangkan kesan mistis yang menyelimutinya. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo tak bisa menutupi antusiasmenya dan menantikan Lokananta Reborn.

Memori masa kuliah pun bangkit kala Ganjar mengunjungi satu persatu ruangan berisikan kaset lagu-lagu rock era 80-an. “Keren kalau di museum ini juga disiapkan alat untuk bisa mendengarkan langsung rekaman-rekaman yang ada di sini,” kata Ganjar saat berkeliling Lokananta, Kamis (14/7).

Studio musik Lokananta berdiri pada 29 Oktober 1956. Bangunannya kini sudah menjadi situs cagar budaya. Nama Lokananta digagas oleh Raden Maladi, yang berarti gamelan dari khayangan bersuara merdu. Hingga kini pun masih dipilih musisi Indonesia untuk merekam lagunya.

“Lha gamelan yang jadi cerita mistis itu juga bisa dijadikan daya tarik sendiri lho, mungkin bisa nanti disiapkan satu ruangan dan momen kalau ada pengunjung yang ingin melihat gamelan bunyi sendiri. Tapi sebenarnya kita yang bunyiin pakai musik,” gurau Ganjar pada perwakilan Kementerian BUMN.

Nantinya Lokananta akan direvitalisasi lebih modern dan menghilangkan kesan mistis yang menyelimuti. Ganjar pun berharap Lokananta Reborn jadi titik balik bergeliatnya industri musik dan menjadi destinasi wisata.

“Fungsinya ditambah terus kemudian harapannya ini menjadi destinasi wisata yang baru. Mudah-mudahan keren,” ujar Ganjar.

Ganjar juga mendorong Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka untuk membantu menghidupkan creative hub yang berbasis seni. Ganjar membayangkan Lokananta Reborn tak hanya sebagai museum dan studio musik, sekaligus bisa menjadi sekolah musik.

“Sehingga kalau ada orang konser ya dia suruh nyumbang lah pengalamannya, apakah bukunya, apakah rekamannya, dan orang bisa belajar sejarah musik dari sini lebih banyak,” katanya.

Revitalisasi juga akan memaksimalkan setiap ruang dan lahan yang ada di Studio Lokananta. Nantinya akan disiapkan untuk UMKM dan kuliner lokal seperti angkringan dengan hiburan musik.

“Jadi artinya mereka punya panggung yang bisa kita kelola dengan gampang dan bakat-bakat itu akan muncul dan kemudian industri kita akan hidup lagi,” tuturnya.

Revitalisasi akan dimulai awal bulan depan. Targetnya selesai pada akhir tahun 2022. Ganjar siap mengawal dan siap membawa Lokananta jadi destinasi wisata baru.

“Ini kerjanya agak cepat, kira-kira Desember nanti sudah ada hasilnya. Permintaan dari panitia ke Pemprov, Pak ini jadikan destinasi wisata. Oke. Ini jadi prioritas, oke. Begitu saja. Pokoknya saya oke terus ini,” tandasnya.

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyampaikan rencana revitalisasi sudah lama dibahas. Inisiasi ini mendapat sambutan baik dari Kementerian BUMN yang akan mensupport penuh proses revitalisasi.

“Ini saya kawal dari awal. Banyak masukan bagus dari Pak Gubernur. Terutama yang sekolah musik tadi,” kata Gibran.

Dalam kesempatan itu hadir Arisudono Soerono 

Direktur Utama PT Danareksa (Persero), YB. Priyatmo Hadi Asisten Deputi Bidang Jasa Telekomunikasi dan Media, Yadi Jay Ruchandi

Direktur Utama PT PPA (Persero) dan Rizwan Rizal Abidin Direktur Investasi 1 dan Restrukturisasi PT PPA (Persero).

Wakapolda Sumbar buka Capacity Building Bhabinkamtibmas 

Sumbar - Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, S.Ik. M.Si membuka kegiatan capacity building Bhabinkamtibmas sejajaran Polda Sumbar, Rabu (13/7) di ballroom Hotel Grand Zurry Padang. 

Pada capacity building kali ini bertemakan “Peran serta masyarakat bersama Bhabinkamtibmas dalam rangka ketahanan  pangan, kesehatan hewan,  budi daya peternakan, menangkal intoleransi dan meningkatkan keimanan guna mewujudkan Pemulihan Ekonomi Nasional”.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto membacakan amanat Kapolda Sumbar, 

berbagai persoalan masyarakat saat ini khususnya pasca Covid-19 yang masih menjadi tren di masyarakat dan terus berkembang dengan varian baru. 

Dikatakan, disamping itu persoalan sosial kemasyarakatan juga berkembang, pada akhir - akhir ini munculnya paham radikalisme seperti NII, Khilafatul Muslimin, dan tidak kalah pentingnya persoalan penyakit mulut dan kuku terhadap hewan ternak masyarakat yang terus meningkat, kenaikan harga kebutuhan pokok seperti minyak goreng dan cabe serta hal lain yaitu tuntutan kebutuhan hidup yang harus dipenuhi.

Lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional, memberikan jaminan keamanan, mempermudah proses perizinan kepada para investor, memberikan vaksinasi terhadap hewan ternak milik masyarakat yang sedang berlangsung, operasi pasar minyak goreng dan lain lain.

"Sesulit apapun situasi perekonomian harus kita hadapi bersama untuk itu perlu keteguhan iman yang kuat dan kokoh sehingga kita sebagai umat yang beragama bisa melalui cobaan ini, bahwa sesuatu yang terjadi merupakan ujian dan cobaan bagi kita bersama dari Tuhan dan kita harus sabar melaluinya," ujarnya. 

Ia menyebut, pemahaman dalam beragama dinegara Republik Indonesia yang berideologi Pancasila perlu menjadi perhatian agar tidak terpapar paham yang mengarah kepada runtuhnya keutuhan negara Republik Indonesia dalam bentuk intoleransi.

"Dikhawatirkan bila masyarakat sudah terpapar paham keagamaan yang anti pancasila dapat menghancurkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang pada akhirnya kehidupan akan semakin sulit," katanya. 

"Untuk itu perlu diberikan tentang pemahaman terhadap radikalisme dan intoleransi serta peningkatan keimanan yang teguh berdasarkan ketuhanan yang maha esa," lanjut Wakapolda Sumbar. 

Kemudian, pengetahuan tentang penyakit mulut dan kuku yang akhir-akhir ini sedang berkembang ditengah kehidupan masyarakat akan dapat menjadi pedoman dalam penanggulangannya sehingga ketahanan pangan dapat tercapai. 

"Dengan sehatnya spiritual dan kokohnya iman yang tidak berpaham intoleransi maka keinginan berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidup dapat dijalani dengan baik," terangnya.  

Ia menambahkan, pangan merupakan kebutuhan pokok masyarakat sehari-hari mulai masyarakat tingkat desa sampai tingkat kota dan sebagian besar sumber perekonomian masyarakat berasal dari pangan baik pangan dalam bentuk nabati maupun hewani, sebagai sumber mata pencarian yang sehari hari digeluti oleh masyarakat perlu diberikan motivasi dan pengetahuan dari berbagai sumber agar mampu diterapkan oleh masyarakat dan memperoleh hasil yang maksimal.

Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat telah mencanangkan 11 ketangguhan diantaranya ketangguhan kesehatan  ketangguhan keimanan, ketangguhan pangan yang merupakan bagian penting dari 11 ketangguhan di Sumatera Barat dimana masyarakat yang sehat dan beriman akan bergairah untuk berusaha mencari nafkah khususnya dibidang pangan.

"Oleh karenanya Polda Sumatera Barat melalui Direktorat Binmas Polda Sumbar ingin memberikan kontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional tersebut dalam kegiatan capacity building," pungkasnya. 

Bhabinkamtibmas yang kesehariannya berada ditengah tengah masyarakat bersama stakeholder lainnya dengan  pemerintah daerah mulai para Kepala Dinas, Camat, Lurah, Wali Nagari, Kepala Desa, Kepala Korong, para kelompok tani  dan masyarakat kecil lainnya. 

"Secara langsung dapat melihat persoalan-persoalan ditengah masyarakat khususnya dibidang keimanan hingga dapat mencegah intoleransi, ketahanan pangan yang terdampak terhadap ekonomi masyarakat kecil yang secara keseluruh memiliki pengaruh terhadap ekonomi nasional," bebernya. 

Selain itu tambahnya, para narasumber yang telah berpengalaman baik dibidang keilmuannya dengan berbagai teori dan juga narasumber yang langsung praktek serta telah sukses dibidangnya dapat dijadikan referensi hingga mampu pula meraih kesuksesan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Pangan Provinsi Sumbar, Kadis Peternakan Sumbar, Kadis Pertanian Sumbar, Kasat Binmas dan Bhabinkamtibmas sejajaran Polda Sumbar, Kepala OPD terkait dari masing-masing Pemkab/Pemko se Sumbar, dan narasumber.(*)

 

Payakumbuh,netralpost


--- Dalam rangka persiapan HUT RI ke 77, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh menghimbau masyarakat untuk memeriahkan HUT RI dengan melaksanakan event dan lomba-lomba di setiap Kelurahan. 


Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Payakumbuh Junaidi  usai menggelar Rapat Koordinasi Persiapan HUT RI ke 77 di Aula Randang, Kantor Wali Kota Payakumbuh, Rabu(13/7).


Kadis Kominfo Junaidi  menghimbau kepada masyarakat untuk turut serta memeriahkan HUT RI ke 77 dengan mengadakan kegiatan-kegiatan positif seperti lomba-lomba dan event yang dapat meningkatkan rasa Nasionalisme dan mempererat tali silaturahmi di lingkungan masyarakat.


" Mari kita meriahkan HUT RI ke 77 ini dengan melaksanakan lomba-lomba dan event di setiap Kelurahan yang dapat meningkatkan rasa Nasionalisme dan mempererat silaturahmi sesama warga. Karena status Covid Kota Payakumbuh berada di level satu, artinya saat ini kita sudah bisa sedikit leluasa dalam melaksanakan kegiatan memeriahkan HUT RI," Ujar Junaidi


Ditambahkan Junaidi, Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat untuk mengibarkan bendera merah putih di depan rumah masing-masing. Hal ini dilakukan agar tumbuhnya rasa Nasionalisme dan menghargai perjuangan para pahlawan yang terdahulu dalam memperjuangkan kemerdekaan. 


"Mari kibarkan bendera merah putih di depan rumah masing-masing agar peringatan hari kemerdekaan terasa kental di lingkungan masyarakat, tumbuhnya rasa Nasionalisme dan menghargai perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan" Ungkapnya.


Junaidi juga menghimbau kepada seluruh perangkat Kelurahan dan Bhabinkantibmas yang ada di masing-masing Kelurahan untuk memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar, serta lingkungan kantor agar peringatan HUT RI dapat berjalan dengan baik.



" Diharapkan kepada perangkat kelurahan beserta Bhabinkantibmas untuk dapat menyampaiakan ke masyarakat agar dapat menjaga dan memperhatikan kebersihan lingkungan kelurahan dan tempat tinggal masing-masing. Hal ini dilakukan agar peringatan HUT RI dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tema HUT RI ke 77 yaitu " Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat"

perlu kita sampaikan kepada masyakarat secara berjenjang mulai dari Kecamatan, Kelurahan, RT dan RW untuk menjaga lingkungan agar peringatan HUT RI berjalan dengan baik dan masyarakat mengibarkan bendera merah putih secara serentak. Ini adalah nilai historis dan perjuangan yang setiap tahun harus kita hormati," Pungkas Junaidi (Yon)

H. Suherman TRD siap maju DPR RI Sumbar 1 dari Partai Nasdem Dengan Keinginan Masyarakat


Netralpost.net,Sumbar--H . Suherman.TRD  merupakan seorang tokoh muda nasional yang berkiprah di Jakarta dan bergerak dibidang jasa konstruksi nasional.  alumni SD Silabuk Parambahan Tanah Datar, SMP 5 kaum ,stm karya Padang Panjang, Kuliah di Institut Teknologi Padang (ITP) ,fakultas hukum mpu tantular jakarta timur adalah putra asli Tanah Datar.

Suherman memiliki istri dari kota Solok yang selalu setia menemani dalam perjuanganya. Saat ini, Suherman siap untuk memajukan daerah dibidang agrobisnis  melalui TRD Agro Bisnis Indonesia yang ada di Kabupaten Tanah Datar dan Solok dan akan dikembangkan dikabupaten atau kota lain di Sumatera Barat.

TRD Agro Bisnis akan bergerak dibidang pertanian dan peternakan. rencana H. Suherman membangun pabrik pakan di lokasi Hambalang TRD  di Kecamatan Rambatan Tanah Datar dalam waktu cepat dan akan ada penanaman bibit jagung seluas 200 hektar di Kabupaten Tanah Datar yang akan bekerja sama dengan masyarakat Tanah Datar.

H. Suherman TRD juga membangun perekonomian masyarakat didaerah yang tertinggal ekonomi masyarakatnya karena Pandemi covid-19 dan H.suherman akan menurunkan alat-alat beratnya untuk membantu menggarap lahan tidur masyarakat.

Apalagi sekarang suherman sudah di partai Nasdem dan siap untuk maju di DPR RI Dari Sumbar 1, sudah banyak Famflet dan baliho muncul di Sumbar 1. 

Saat dihubungi Awak media Suherman mengungkapkan, "Walaupun saya belum menjadi apa apa tetapi perjuangan saya membangun daerah tetap dilaksanakan dengan tulus dan iklas untuk kemajuan daerah Tanah Datar dan Sumatera Barat agar lebih baik kedepan", Ujar Suherman.

"Kalau keseriusan untuk maju di Pileg 2024 akan diserahkan kepada keinginan masyarakat, karena sampai saat ini masih banyak yang menginginkan saya untuk maju di pileg 2024", Tutupnya. (RNR)

Sukses Gerakan Pemulihan Ekonomi dan Bangkitkan Pariwisata di Sumbar, Kapolda Sumbar Terima Penghargaan dari Berbagai Lembaga dan Instansi

Sumbar -- Sukses menggerakkan pemulihan ekonomi dan membangkitkan Pariwisata Nasional melalui Kolaborasi kegiatan Sumatera Bike Week (SBW) 2022 dengan UMKM terbanyak, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa P, S.H, S.I.K, M.H  meraih rekor pemrakarsa dari Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID), dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-76.

Selain menerima penghargaan dari LEPRID, Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra juga Penghargaan dari Kemenparekraf, Menko UKM, Pemprov Sumbar, LKAAM, dan Pemkab Tanah Datar yang diterimanya Selasa, (12/7/2022) di Mapolda Sumbar.

"Penghargaan itu antara lain dari Kemenparekraf, Menko UKM, LEPRID, Pemprov Sumbar, LKAAM, dan Pemkab Tanah Datar," kata Kapolda Sumbar.

Irjen Pol Teddy Minahasa mengatakan, rekor ini menandakan kegiatan SBW berdampak pada perekonomian masyarakat.

Lebih lanjut Kapolda menyebutkan, sesuai dengan estimasi Wali Kota Bukittinggi Erman Safar disaat kegiatan SBW berlangsung, uang yang berputar di Bukittinggi itu mencapai Rp 38 miliar.

Kapolda menambahkan, kegiatan SBW 2022 dihadiri oleh peserta sebanyak 4.000 motor. 

"Kegiatan ini berdampak positif kepada pemulihan ekonomi nasional, itu salah satu tujuan utama kita pasca kita terpuruk karena Covid-19," ujarnya.

Kapolda  melanjutkan, langkah selanjutnya, pihaknya akan membentuk tim kecil.

"Nanti akan kita coba, kira-kira acara apa lagi yang mendongkrak ekonomi nasional. Tetap tujuannya ke sana," katanya.

Selain Irjen Pol Teddy Minahasa juga diberikan rekor sebagai Penyelenggara dan HDCI Pengda Sumbar sebagai pendukung.

Kemudian, Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Prawiranegara, Wali Kota Bukittinggi Erman safar, Kombes Pol Hilman Wijaya, S (Dirlantas Polda Sumatera Barat), Kombes Pol Ferry Harahap,  (Kapolresta Padang) Kompol Ahmad Faisol Amir, (Kasubdit Regident Polda Sumatera Barat) sebagai pendukung.(*)



Limapuluh kota,netralpost—- Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi kembali menegaskan komitmennya untuk mengembangkan wilayah pertumbuhan baru di kawasan Timur Sumatera Barat, khususnya di perbatasan Kabupaten Limapuluh Kota dengan Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.  Untuk itu, Gubernur Sumbar  didukung Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota berjanji akan meningkatkan infrastruktur jalan dan jembatan untuk memperlancar akses ke Ujung Batu, Rokan Hulu via Nagari Galugua.  Terbukanya  akses, kata Gubernur  Sumbar akan disusul dengan pembangunan fasilitas umum, ekonomi  dan sosial, agar terciptanya dinamika pertumbuhan  ekonomi di kawasan perbatasan Sumbar-Riau. 

Tekad untuk merealisasikan pengembangan wilayah di perbatasan Pasaman, Limapuluh Kota, dan Rokan Hulu, Provinsi Riau diungkapkan Gubernur Mahyeldi di depan pemuka masyarakat dan warga Sialang dan Galugua, Kapur IX, pada Minggu (10/07/2022).  


Gubernur Sumbar bersama rombongan berada di Kapur IX dalam rangka kunjungan kerja selama dua hari sampai Senin, tanggal 11 Juli 2022. “Kalau dari Sarilamak atau Payakumbuh  ke Sialang. Kapur IX, butuh hampir  3 jam, sementara dari  Galugua ke Ujung Batu,  cuma 1,5 jam, ini  dekat sekali ke Riau, maka pilihannya kita akan bangun jalan ke arah Riau,” ujar Gubernur Mahyeldi disambut tepuk tangan warga di Masjid An Nur, Sialang. 

Ikut mendampingi kunker Gubernur Sumbar, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt Bandaro Rajo, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Syamsul Mikar, Wakil Ketua DPRD Rokan Hulu, serta sejumlah kepala perangkat daerah Pemprov Sumbar dan Pemkab Limapuluh Kota. 

Sebagai wujud komitmen untuk menjadikan Limapuluh  Kota, sebagai titik pertumbuhan baru di Timur Sumatera Barat, Gubernur memboyong  sejumlah perangkat daerah Pemprov Sumbar. “Ada 28 kepala perangkat daerah kita bawa dalam kunker ini, tujuannya untuk mengetahui langsung kondisi lapangan,” jelas Gubernur Mahyeldi.


Sementara itu Bupati Safaruddin menyampaikan apresiasi atas agenda kunker Gubernur Sumbar dan rombongan ke Kapur IX. Perhatian Gubernur Mahyeldi ke Limapuluh Kota, tambah Bupati Safaruddin, sedari awal sudah ditunjukkan sejak pelantikan kepala daerah se Sumbar 25 Februari 2021 lalu. Saat itu  Bupati Safaruddin dibisiki Gubernur Mahyeldi,”Mari kita bangun Limapuluh Kota, Pak Bupati, untuk menjadi lebih baik.”

Isyarat itu kemudian ditindaklanjuti dengan intensifnya sikronisasi  antara Pemprov Sumbar dengan Pemkab Limapuluh Kota. “Kedatangan Gubernur Sumbar ke Limapuluh Kota  ini adalah untuk kesekian kali, ini adalah harapan untuk Limapuluh Kota lebih maju ke depannya,” ungkap Bupati Safaruddin. Realisasinya adalah peningkatan infrastruktur jalan provinsi Sialang-Galugua/ Tanjung Jajaran mencapai senilai Rp 9 Miliar. Sejalan perhatian Gubernur Mahyeldi, Bupati Safaruddin berharap  warga Sialang dan Galugua untuk mendukung pertumbuhan wilayah antara Kapur IX dengan Rokan Hulu, Riau,  yang telah menjadi program prioritas Pemprov Sumbar. 


Di depan jemaah Mesjid Raya Galugua menyampaikan tausiah Idul Adha 1443 H bertajuk Teladan Keluarga Nabi Ibrahim A.S. Gubernur Sumbar mengungkapkan hal-hal yang menjadi perhatian Pemprov Sumbar sepulangnya kunker berdasarkan aspirasi masyarakat. Diantaranya, membebaskan Galugua dan Koto Lamo dari kategori desa/ nagari tertinggal, pemanfaatan hutan, penyediaan listrik dan sarana air bersih, pemenuhan fasilitas kesehatan di pustu/ pokesri, termasuk peningkatan produksi  jagung. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost.net


- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh disambangi tim penilai Penyelenggara Administrasi Kependudukan Terbaik Tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Penilaian tersebut merupakan penilaian tahap II, dimana Disdukcapil Kota Payakumbuh lolos dari penilaian tahap I yang dilakukan beberapa waktu yang lalu oleh Disdukcapil Provinsi Sumatera Barat.


Wali Kota Payakumbuh melalui Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh Rida Ananda menyampaikan kepada tim penilai, bahwa Dukcapil Kota Payakumbuh telah mendapatkan nilai tertinggi Ombudsman RI dan Payakumbuh merupakan satu-satunya yang berada di Zona Hijau dalam transparansi pelayanan publik. 


"Dukcapil kita juga meraih nilai A- dalam penilaian Kemenpan RB serta dinas yang paling inovatif juga, dengan 27 inovasi pelayanan publik," kata Sekda Rida Ananda kepada tim penilai di Ruang Randang Balai Kota Payakumbuh, Selasa (12/07). 


Rida juga menyebut, sebagai bentuk dukungan dalam penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (adminduk), Pemko Payakumbuh menghadirkannya di Mal Pelayanan Publik Lt. I Balai Kota Payakumbuh.


"Harapan kita tentu semua kebutuhan masyarakat akan dokumen kependudukan dapat dipenuhi dengan mudah dan cepat," ucapnya.


"Serta dengan revolusi industri 4.0, kita harus bisa menghadirkan pelayanan yang up to date. Terutama terhadap perkembangan teknologi Informasi, sehingga memudahkan pelayanan kita terhadap masyarakat," tukuknya. 


Oleh karena itu, dijelaskan Sekda, Pemko Payakumbuh terus berkomitmen atas terselenggaranya pelayanan publik yang sebaik-baiknya. Demi terwujudnya pemerintahan yang baik dan bersih.


"Dengan komitmen dan tekat kuat kita bersama tentu harapannya Disdukcapil Kota Payakumbuh menjadi yang terbaik di Sumbar hendaknya," harapnya.


Sementara itu Kepala Dinas Dukcapil Kota Payakumbuh Wal Asri mengatakan, selain beragam inovasi, Disdukcapil Payakumbuh juga mendukung program strategis pemerintah dan bekerja sama dengan lintas sektor untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.


"Dengan berbagai inovasi tersebut kita optimis bisa menjadi yang terbaik," ujarnya.


Dari sisi tim penilai, Besri Rahmad mengatakan, saat ini Kota Payakumbuh sudah masuk 10 besar Kabupaten/Kota terbaik di Sumbar. Tinggal bagaimana Dukcapil Payakumbuh bisa melengkapi dan menyesuaikannya dengan indikator-indikator penilaian yang telah ditentukan.


"Ya kalau semuanya terpenuhi tentu akan menjadi yang terbaik di Sumbar," pungkasnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --- Wali Kota Riza Falepi memberikan tanggapan menohok atas "Rapor Merah" yang diberikan oleh Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Payakumbuh kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh.


Perihal "Rapor Merah tersebut disampaikan oleh Ketua HIPMI Payakumbuh Dika Sacend pada Jumat (8/7) lalu di salahsatu media massa.


"Memberikan penilaian jelek terhadap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh, sama dengan menepuk air di dulang, yang memberi nilai juga yang akan diukur orang," kata Riza kepada media, Minggu (10/7).


Padahal, kata Riza, pihaknya baru saja bertemu dengan pengurus Kamar Dagang dan Industri Kota Payakumbuh terpilih periode 2022-2027 setelah mereka melaksanakan Mukota. Kadin dan Riza bertemu hari Kamis (7/7) di kantor wali kota. 


"Saat itu pernyataan pertama saya adalah menyampaikan nasehat agar para pengurus menyadari bahwa Kadin adalah organisasi pengusaha yang tentu wadah sekaligus tempat berhimpun pengusaha," jelasnya.


Tentunya, kata Riza, sambil tersenyum wali kota dua periode itu menyampaikan pesan jangan sampai masuk kadin dulu baru jadi pengusaha. Biasanya yang demikian bukanlah pengusaha, tapi mungkin politisi yang lagi cari suara, atau calo, atau orang yang ingin mengacau saja. Akan hilang marwah kadin kalau sampai demikian. 


"Artinya pengusaha sukses dulu baru jadi pengurus atau Ketua Kadin. Karena dia akan menjadi teladan bagi kita semua," ujar Riza.


Walaupun Riza menyatakan itu kepada Kadin sambil tersenyum, tapi makna penyampaian Riza sangat sarat dengan filosofi yang mendalam. Karena Riza menyadari keberadaan pengusaha mempengaruhi 80 persen perekonomian daerah, pemda hanya berkontribusi dengan regulasi yang ada, hanya 1/5 persen saja.


"Sangat berbeda dengan himpunan pengusaha anak muda di Payakumbuh, sebagian pengurusnya masih pengusaha ecek-ecek, kalau nggak, dianggap pengangguran, kemudian jadi pengurus, malah membuat cerita yang lucu-lucu. Mungkin lagi cari cara jadi politisi, tapi salah tempat. Di kampungnya saja tidak diakui sebagai pengusaha, apalagi di level nasional. Buat acara dan kegiatan masih "menyusu" ke pemda, pinjam tempatlah, minta dibantu biaya makanlah, masih minta proposal lah dan lain-lain," sindir Riza.


Riza menambahkan, harusnya pengusaha itu mengisi proposal, bukan minta proposal ke pemda. Namun sebaliknya justru kejadian, minta proposal ke pemda.


"Hilang dong marwah, hari gini masih minta proposal ke pemda sekelas pengusaha. Selanjutnya yang lebih lucu, Mal Pelayanan Publik serta kantor perizinan Payakumbuh dinilai sangat jelek oleh yang bersangkutan, padahal terbaik nasional sehingga wali kota menerima penghargaan dari Presiden Jokowi," tukuknya.


Riza juga membeberkan, bahkan hampir setiap minggu pemkab, pemko, serta DPRD daerah lain datang ke Kota Payakumbuh untuk studi banding. 


"Kemudian dinilai oleh pengusaha muda ini dengan nilai yang sangat rendah, seolah olah kantor perizinan Payakumbuh sama dengan kandang kambing. Harusnya pengusaha muda ini ngaca dululah, ibarat kata orang label pengusaha rasanya belum pantas dilekatkan ke yang bersangkutan, karena pengusaha apalagi pemimpinnya sangat membutuhkan pemerintah sebagai mitra," ujarnya.


"Demikianlah kalau organisasi pengusaha kalau dimasuki orang yang masih rendah jam terbangnya, atau orang yang sebenarnya bukan pengusaha tapi sok pengusaha, yang bukan benar-benar pengusaha, memberikan contoh dan perilaku bukan pengusaha," tambahnya.


Riza menegaskan, salah satu sikap pengusaha adalah menjaga silaturahim kepada banyak pihak, bukan mencari musuh banyak banyak, apalagi pemda yang berkuasa atas pengeluaran berbagai ijin dimusuhi. 


"Itu menunjukkan pada yang bersangkutan bahwa dia sebenarnya bukan pengusaha, mungkin politisi, mungkin orang baru belajar berusaha tapi gurunya mungkin mantan pejabat yang nggak ngerti bisnis dan masih feodal, atau bisa jadi dengan covid begini yang bersangkutan usahanya sedang nggak baik dan sebagainya. Tapi apapun itu bukanlah sikap pengusaha sejati dan tidak boleh ditiru," jelas Riza.


Riza mengajak para calon-calon pengusaha agar meniru pengusaha sukses yang ada di kota ini, banyak sekali. Dicontohkannya pemilik kafe Kopmil, Gerobak kopi, dan lain-lain, mereka adalah contoh sebagian kecil pengusaha sukses yang ada. 


"Bahkan Buya Isnaldi yang barusan saja sebagai khatib Salat Idul Adha di lapangan poliko Balai Kota adalah sebagian contoh pengusaha sukses, bahkan beliau muda, pengurus HIPMI pusat, pengurus Kadin Pusat dan sangat rendah hati," kata Riza.


"Berbeda dengan pengusaha muda yang memberi kita "rapor merah", tingkahnya pongah, tinggi hati, ingin minta disapa terus, padahal prestasinya nol besar. Cobalah tunjukkan prestasinya agak satu saja, belum pernah kedengaran selain bertingkah yang asal beda sendiri. Bukan zamannya orang bermental begini didukung dan dipelihara. Kita ingin juatru pengusaha kelas dunia lahir di Payakumbuh dan menjadi Hero bagi Payakumbuh, bukan pengusaha manja yang maunya disapa dan dielus elus," pungkas Riza. (Yon)



Payakumbuh,netralpost --Wakil Wali Kota Erwin Yunaz mengimami salat Idul Adha di Masjid Al Hidayah di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Kecamatan Payakumbuh Timur, Minggu (10/7).


Mesjid ini baru 3 tahun ini diresmikan, sebelumnya adalah musala. Pada saat peresmiannya pada September 2019 lalu pemotongan pita dilakukan Erwin Yunaz bersama Anggota DPRD dari Fraksi PPP Edward DF.


Menjadi imam salat sekaligus tamu spesial bersama keluarga, Erwin Yunaz di hadapan jemaah yang hadir mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha 1443 H. Erwin menyampaikan ada 28.000 kata dalam alquran, apabila seorang anak hafiz quran, maka mereka 10 kali genius dari orang biasa, begitu istimewanya alquran.


"Bumi dan alam semesta ada dalam alquran, itulah tuntunan kita, diberikan Allah SWT dan dibawa rasul untuk kita pedomani," kata Erwin Yunaz.


Erwin berharap, apa yang dilakukan umat muslim saat ini, apakah berkurban untuk diri sendiri, orang tua, maupun yang sudah meninggal, semoga diterima oleh Allah SWT.


"Mudah-mudahan kita dapat mengambil kebaikan dengan mendengarkan ceramah dari ustaz yang hadir, kita teladani kisah Nabi Ibrahim yang dengan ikhlas berkurban karena kecintaannya kepada Allah SWT. Semoga semakin kuat kita menghadapi hidup untuk mempersiapkan hari akhir, saat ini adalah masa kita di uji oleh Allah sebelum menghadapi kehidupan yang sesungguhnya kelak. Semoga kita menjadi umat bertakwa," harap Erwin Yunaz yang akan berakhir masa jabatan kurang lebih 2 bulan lagi itu.


Pelaksanaan salat Idul Adha di Mesjid Al Hidayah ini, penceramahnya ada Ustaz Endri Mulliadi, owner PT. Nugum Tours And Travel. (Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.