Limapuluh Kota,netralpost – Pengawasan terhadap pelestarian sumber daya perikanan mempunyai peranan penting dalam menjaga kawasan konservasi perairan umum. Disamping menjaga kelestarian ikan dan lingkungan, kehadiran Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas Perikanan) diharapkan dapat berkembang menjadi kawasan yang memadukan antara aktifitas perikanan, pertanian dan pariwisata.
Hal tersebut disamapaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo dalam sambutannya saat menerima kunjungan tim penilai pokmaswas tingkat provinsi Sumatera Barat, di Jorong Sungai Dadok, Nagari Koto Tinggi, Kec. Gunuang Omeh, pada Selasa, (8/11/2022).
Dilanjutkan Bupati Safaruddin, potensi perairan umum yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota seluas 3.789,25 HA dan yang termanfaatkan baru sekitar 17 persen dari total keseluruhan. "Kita berharap potensi ini dapat kita maksimalkan untuk mengurangi dampak inflasi serta meningkatkan ekonomi bagi masyarakat", imbuhnya.
Disamping itu, Bupati Safaruddin mengucap syukur atas terpilihnya Pokmaswas Lubuak Larangan Hulu Sinama dalam nominasi penilaian Pokmaswas se-Propinsi Sumatera Barat. "Selamat datang kami ucapkan kepada Tim Penilai. Mudah-mudahan dengan bimbingan kita bersama, Pokmaswas Ikan Larangan Hulu Sinama akan menjadi ujung tombak pelestarian konservasi dan penunjang perekononian masyarakat," ulasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penilai Pokmaswas yang juga merupakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Dr. Darniati, MM dalam sambutannya mengatakan potensi sumberdaya perikanan Kabupaten Limapuluh Kota tergolong besar. Oleh karena itu dibutuhkan kelompok-kelompok pengawas untuk menjaga kelestarian sumber daya dari hal hal yang dapat merusak lingkungan. "Kita telah mengadakan beberapa kali peninjauan dan pendampingan, kita lihat Pokmaswas Hulu Sinama sangat aktif. Mudah-mudahan masyarakat sadar betapa pentingnya pelestarian sumber daya perikanan ini", ucapnya.
Senada dengan Bupati, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Limapuluh Kota, Siswanto mengatakan akan terus berupaya mendorong pengembangan kawasan perikanan yang saling terintegrasi dengan pariwisata maupun pertanian untuk peningkatan ekonomi masyarakat. “Kita berharap kawasan seperti ini nantinya tumbuh dan berkontribusi dalam membangun daerah",ulas Siswanto.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Safaruddin beserta Ketua Tim Penilai Pokmaswas Provinsi Sumatera Barat, serta didampingi oleh Kepala Dinas Perikanan Siswanto, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Witra Porsepwandi, Kepala Dinas Dinas Peternakan Dan Keswan Hewan, Devi Kusmira, Camat Gunuang Omeh, Wali Nagari serta pemuka masyarakat melakukan pemberian pakan ikan dikawasan Pokmaswas Lubuak Larangan Hulu Sinama.(Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh telah memberikan bimbingan teknis kepada 420 pelaku usaha se Kota Payakumbuh terkait dengan implementasi pengawasan perizinan berusaha berbasis resiko pada tahun 2022 ini.
Hal itu disampaikan oleh Kepala DPMPTSP Kota Payakumbuh Meizon Satria didampingi Sekretaris Desfitawarni dan Koodinator Dalak Zulfa Rianti saat membuka bimbingan teknis angkatan ke 8 yang diselenggarakan di Aula Hotel Mangkuto, Kamis (10/11).
"Pada pelaksanaan APBD 2022 ini kita menggelar bimtek untuk 4 angkatan, kemudian pada APBD perubahan ditambah 4 angkatan lagi, sehingga pada tahun 2022 ini target kita ada 420 pelaku usaha yang diberikan pemberdayaan," ujarnya.
Dijelaskan Meizon, dalam kegiatan bimtek ini, DPMPTSP mengundang berbagai pelaku usaha di Kota Payakumbuh, mereka diberikan materi terkait dengan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (KKPR), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), Izin lingkungan, Nomor Induk Berusaha (NIB) berdasarkan Skala usaha baik UMK (mikro dan kecil) maupun Non UMK (menengah dan besar), klasifikasi baku lapangan usaha Indonesia (KBLI).
"Kita juga memberikan pemahaman kepada pelaku usaha kalau mereka juga berkewajiban menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) secara triwulan dan semester, masuk ke E-Katalog Lokal, serta taat terhadap aturan berlaku," jelas Meizon.
Meizon menyebut, pengawasan yang dilakukan oleh pemerintah merupakan hal penting, begitu pula pengawasan perizinan sebagai upaya memastikan pelaksanaan kegiatan usaha, perkembangan usaha, perkembangan realisasi penanaman modal, dan pelaksanaan kewajiban lain, seperti kemitraan berdasarkan tingkat risiko dan tingkat kepatuhan.
"Kami menyampaikan terimakasih dan penghargaan atas pelaku usaha yang menjalankan usaha sesuai dengan UU dan tertib melaporkan realisasi investasi melalui LKPM Online," tukuknya.
Meizon mengatakan ikatan antara pelaku usaha dengan pemerintah tak hanya sampai saat izin mereka telah keluar saja, namun saat proses berusaha, nanti mereka akan dibina oleh OPD teknis, dinas terkait yang melakukan pengawasan, monitoring, dan evaluasi di lapangan sesuai jenis usaha mereka.
"Kita berharap seluruh pelaku usaha dapat mengantongi Nomor Induk Berusaha (NIB), dari catatan yang kami terima dari Dinas Koperasi Dan UKM, di Kota Payakumbuh saat ini ada sekitar 23.000 pelaku UMKM, tentu perlu difasilitasi perizinannya," terangnya.
Terakhir, kata Meizon, untuk memfasilitasi perizinan yang super mudah dan cepat, Pemerintah Kota Payakumbuh telah menyediakan pelayanan satu atap di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh di lantai 1 kantor wali kota. Di MPP ada petugas yang akan memandu calon pelaku usaha untuk menggunakan aplikasi OSS-RBA dengan perangkat yang disediakan, cukup lengkapi berkas atau syarat administrasi yang diminta oleh aplikasi OSS RBA.
"Mengurus perizinan saat ini tidaklah sulit, memang mungkin dulu ada momok saat urus izin keluarnya entah kapan, tidak ada kejelasan. Namun hari ini, izin gampang keluarnya, kami sejalan dengan Presiden RI yang mengharapkan adanya ketepatan dan kecepatan dalam investasi, makanya untuk perizinan disediakan pula aplikasi OSS-RBA supaya lebih gampang," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost --- Peringatan Hari Pahlawan tahun 2022 di Kota Payakumbuh dimulai dengan upacara bendera bersama di halaman kantor wali kota Payakumbuh, Kamis (10/11) pagi.
Upacara yang berlangsung khidmat tersebut diikuti oleh ASN, TNI, POLRI, Insan Pendidikan, Ormas, dan tokoh masyarakat.
Inspektur upacara di halaman balai kota adalah Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda, sementara itu upacara di Makam Pahlawan Kusuma Bangsa inspektur upacaranya Dandim 0305/50 Kota Letkol Inf. Mochammad Denny Nurcahyono, di Makam Pahlawan Pejuang 45 ada Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira, dan Momentum Tabur Bunga di Jembatan Ratapan Ibu bertindak sebagai komandan Letda Inf. Siswandi dari Batalyon 131/BRS.
Pj. Wali Kota Rida Ananda menyampaikan amanat Menteri Sosial Republik Indonesia.
Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air
Puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, atas berkat dan karunia-Nya pada hari ini tanggal 10 November 2022 kita memperingati Hari Pahlawan seraya memanjatkan doa terbaik bagi seluruh Pahlawan Bangsa yang gugur di medan laga.
Hari Pahlawan setiap tahun kita peringati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup kita sebagai Bangsa dan Negara Merdeka.
Kita hidupkan kembali dalam benak kita perjuangan para Pahlawan Bangsa. Dari para Pejuang yang gugur dalam palagan pertempuran mempertahankan Kemerdekaan, penting kita resapi semangat dan keikhlasannya.
Dengan hanya berbekal bambu runcing pun, para Pahlawan dengan semangat bergerak serempak menghadang musuh yang merupakan Pemenang Perang Dunia dengan persenjataan terbaiknya.
Rakyat bergandeng tangan dengan para Tokoh Masyarakat dan Pemuka Agama berikut pengikut dan santrinya, bersama laskar-laskar pemuda dan pejuang dari seantero Nusantara, semuanya melebur menjadi satu. Merdeka atau Mati!
Para Pejuang Kemerdekaan Indonesia secara gagah berani melawan tentara–tentara musuh yang bersenjata lengkap, tidak akan mau menyerah pada siapapun juga.
Para Pejuang sepenuhnya percaya bahwa masa depan kita, Anak dan Cucu kandung Revolusi Indonesia sangat layak untuk diperjuangkan. Para Pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk Kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan Berkat dan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air
Hari ini pun kita berada dalam perjuangan besar menaklukkan Ancaman dan Tantangan yang nyata- nyata berada di hadapan kita. Pemanasan global yang memicu beragam bencana alam, serta kelangkaan pangan, energi dan air bersih, kiranya perlu kita persiapkan dengan sungguh-sungguh.
Kesiapsiagaan kita menghadapi bencana alam termasuk pandemi Covid–19 serta kelangkaan Sumber Daya, harus senantiasa diperjuangkan secara bersama dengan kesungguhan. Kita mempunyai semua modal dasar untuk menjadi Bangsa Pemenang.
Marilah kita bergerak bersama dan maju bersama dengan tekad untuk menang. Sekali Merdeka, Tetap Merdeka.
Untuk itu, kita harus meneruskan Pengembangan dan Pemanfaatan Energi Baru dan Terbaharukan. Melakukan Pengembangan Sumber Pangan berbasiskan potensi dan kearifan lokal, sebagai solusi pemenuhan kebutuhan pangan dan memperkuat keragaman pangan.
Mengelola Sumber Daya Air secara bijak untuk menjamin Keamanan dan Ketahanan Sumber Daya Air yang diharapkan dapat menopang keberlangsungan Hidup dan Kehidupan Generasi kini dan Generasi mendatang dengan lebih baik lagi.
Tidak mudah memang tapi pasti bisa. Karena para Pahlawan kita telah memberikan Teladannya. Mereka pada masanya mengajarkan pada kita beragam nilai untuk kita tiru. Kita warisi dan kita ikuti, sehingga jejak kemenangan niscaya akan berada dalam genggaman.
Dengan senjata, dengan pemikiran, dengan karya-karya nyata, para Pahlawan Bangsa telah mengajarkan kepada kita bahwa: kita bukan Bangsa Pecundang. Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun Ancaman dan Tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal, dan dada menggelora.
Dari Aceh hingga Papua, saya melihat dan merasakan geliat serta semangat untuk bangkit makin menyala. Masyarakat di mana pun berada menyuarakan gairah untuk berantas kebodohan dan perangi kemiskinan dalam arti yang luas. Mulai dari meningkatkan pengetahuan, melatih ketrampilan, sampai dengan budi daya dan pengelolaan hasil bumi.
Inilah tantangan yang sesungguhnya bagi para Pejuang Muda untuk mengelola kekayaan alam Indonesia yang luar biasa bagi kejayaan Bangsa dan Negara tercinta. Mari kita merajut kesejahteraan, menjadi Pahlawan Bangsa di Masa Depan.
Saudara-saudara, sebangsa dan setanah air
Teladan dari para Pahlawan Bangsa yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita di Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Pahlawanku Teladanku. Dengan semangat “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Peringatan Hari Pahlawan 2022 diharapkan dapat terus memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu dan membantu sesama tanpa memandang sekat. Janganlah kita mau untuk dipecah belah, ingatlah Seloka Bhinneka Tunggal Ika.
Mari kita jadikan momentum Peringatan Hari Pahlawan 2022 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, saling menghargai satu sama lain.
Mengisi kemerdekaan dengan menjadi Pahlawan yang dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya. Jadikanlah semangat dan nilai–nilai Kepahlawanan sebagai inspirasi dalam setiap langkah hidup dan kehidupan kita bersama.
Bersama kita kenang dan hormati perjuangan para Pahlawan. Bersama kita bangun ingatan kolektif bangsa agar dapat implementasikan semangat dan nilai-nilai luhur Pahlawan. Bersama kita perkuat persatuan dan kesatuan bangsa dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang merupakan Amanat Pahlawan Bangsa.
Ayo kita berantas kebodohan, perangi kemiskinan dan upaya pecah–belah Bangsa untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Kita lawan paham radikal, kita tumbuh kembangkan semangat gotong royong untuk menyongsong masa depan yang cerah.
Pahlawan akan menjadi teladan bagi kita mengarungi masa–masa penuh tantangan. Teladan bagi kita menata masa depan dan menjadi Pemenang. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2022.
Di tempat terpisah, Kapolres AKBP Alex Prawira dan Ketua DPRD Hamdi Agus juga melakukan anjang sana ke rumah para pejuang kemerdekaan, salah satunya Legiun Veteran Republik Indonesia Jusni Munaf. (Yon)
Padang, netralpost --- Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono terima kedatangan Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Sumbar pada Kamis 10 November 2022.
Kedatangan organisasi tersebut disambut baik oleh Kapolda Sumbar di ruang kerja Kapolda Irjen Pol Suharyono. Kedatangan Pimwil GP Ansor tersebut bertujuan untuk mempererat hubungan dan kemitraan bersama Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.
Agenda yang bertepatan dengan Hari Pahlawan 10 November, itu menafsirkan audiensi Kapolda dan PW GP Ansor yang membicarakan sejarah pergerakan baik GP Ansor dan Polri di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ihwal itu dijelaskan Irjen Pol Suharyono dengan pandangan literasi kebangsaan untuk mejunjung tinggi nilai persatuan dan kesatuan di Republik ini.
"Ansor berdiri sebelum negara merdeka, maka kita harus hormat dan melanjutkan cita cita para pendahulu kita, Perbedaan itu biasa seperti sisir dan rambut, kalau sama tak akan bisa rapi" jelasnya berpilosofi.
Selama dua jam kurang, audiensi antara PW GP Ansor Sumatera Barat dengan Kapolda Sumbar diruang kerjanya. Dengan fasih berhikayah sembari melafazkan ayat demi ayat membuat para audiensi PW GP Ansor Sumbar kaget dengan kefasihan dan ketawadukannya. Hingga Ketua PW GP Ansor Sumbar Dr. Rahmat TK Sulaiman, MM membenarkan akan ilmu agama Kapolda Irjen Pol Suharyono sangat dalam dan jauh dari ekpetasinya.
"Beliau banyak berbagi pengalaman mulai berpangkat Letda hingga hari ini tampak melaksanakan dawuh para ulama. Saya yakin ia seorang santri nan sufi. Apalagi kitab demi kitab pun menjadi nasehat beliau, semabari dengan fashih dalam meanfsirkan ayat demi ayat dan memberikan kejutan bagi kami. Salam takzim Kiyai Bintang Dua" takzim Rahmat yang juga Pimpinan Ponpes Bustanul Yaqin menyebutkan Irjen Pol Suharyono Ulama Bintang Dua.
Keakrabanpun sangat tampak untuk menyatukan gerak langkah dalam menjalankan amar makruf nahi mungkar dalam membangun ranah Mianangkabau yang berlandaskan Adat Bsandi Syara, Syara Bansandi Kitabullah. Maka Ketua PW GP Ansor Sumbar Rahmat TK Sulaiman sangat yakin Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono sosok yang sangat tepat dalam mempin Polda Sumbar dengan karakter leadership dan keilmuannya.
"Dengan pengalaman beliau, saya yakin Irjen Pol Suharyono sosok yang tepat memimpin Polda Sumbar dan yang terbaik untuk masyarakat yang bersandikan ABS SBK. Insyallah Kapolda Suharyono selalu bersinergi dengan Gerakan Pemuda Ansor dengan menutup foto bersama dengan salam Satu Komando" pungkasnya.(*)
Payakumbuh,netralpost--- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh Hamdi Agus menjadi inspektur dalam upacara tabur bunga yang diselenggarakan di Jembatan Ratapan Ibu pada peringatan Hari Pahlawan tahun 2022, Kamis (10/11).
Upacara tersebut tampak diikuti oleh sejumlah pejabat daerah, petinggi TNI-POLRI, serta organisasi masyarakat.
Usai prosesi sakral tabur bunga dilakukan, Ketua DPRD dan rombongan juga melaksanakan anjang sana ke rumah janda veteran pejuang kemerdekaan, ada Ramai Yulis dan Fatimah di Kecamatan Payakumbuh Timur.
Hamdi Agus yang didampingi Sekretaris Dewan Yon Refli mengatakan situs jembatan ratapan ibu merupakan saksi bisu sejarah perjuangan para pahlawan kemerdekaan bangsa. Berdasarkan cerita rakyat di Luak Limopuluah, jembatan ini dahulunya merupakan tempat eksekusi para pemuda Minangkabau yang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
"Pada saat itu para pemuda yang melakukan pemberontakan tersebut di tangkap lalu dibawa ke Jembatan tersebut untuk di eksekusi. Mereka berbaris di bibir jembatan lalu ditembak mati," kenang Hamdi.
Hamdi melanjutkan, setiap orang ditembak langsung jatuh dan terbawa derasnya Sungai Air Batang Agam yang mengalir di bawah jembatan tersebut. Para wanita yang menyaksikan tragedi memilukan ini pun tak kuasa menahan tangis, meratapi suami dan anak laki-lakinya dieksekusi.
Dari kisah inilah jembatan tersebut dinamakan Jembatan Ratapan Ibu. Di ujung jembatan terdapat patung wanita paruh baya dengan pakaian adat khas Minangkabau sedang ke arah jembatan Ratapan Ibu yang kini menjadi ikon wisata di daerah.
"Jangan sampai sejarah ini dilupakan oleh generasi muda, kita harus bangga para pemuda di Payakumbuh ikut berjuang dahulunya merebut kemerdekaan dari tangan penjajah," kata Hamdi.
Hamdi juga mengajak masyarakat untuk menyambut momentum peringatan hari pahlawan tahun ini sebagai pembakar semangat bersama menghadapi problem sosial dan masyarakat yang terjadi. Ada stunting, inflasi, ekonomi ekstrem.
"Berjuang mulai untuk diri sendiri, keluarga, lingkungan, masyarakat, bangsa dan negara, itulah semangat yang diestafetkan para pendiri bangsa. Selamat Hari Pahlawan, Pahlawanku Teladanku," pungkas Hamdi sambil mengangkat kepalan tangan. (Yon)
Prokompkabsolok, netralpost ---- Pemerintah Kabupaten Solok melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati hari pahlawan 10 November 2022, bertempat di halaman kantor Bupati Solok, Kamis (10/11/2022). Upacara ini diikuti oleh TNI/Polri, Satpol PP, BPD, dan PNS di Lingkup Pemkab Solok.
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Dandim 0309/Solok Letkol. Armed Hendrik Setiawan, Perwira Upacara Kapten Inf. Walter Nadeak, Komandan Upacara Letda Inf. Irwan Chan, Pengibar Bendera Agil Riadi, Resti Azizatul Zahra, Muhammad Hanan dari Purna Paskibraka Kab. Solok, Pembaca Teks Pembukaan UUD 1945 Rihadatul Beri dari SMA 2 Sumbar, Pembaca Pesan - pesan Pahlawan Teten Fajar Satrio dan Fikma Muhti dari SMA 2 Sumbar, Korp Musik dari SMPN 3 Gunung Talang dan Pembaca Doa Drs. H. Rifai, M.Pdi dari Kemenag Kab. Solok.
Amanat Menteri Sosial RI yang dibacakan Inspektur Upacara Letkol Armed Hendrik Setiawan mengatakan bahwa Hari Pahlawan setiap tahun kita peringati dengan renungan yang sungguh-sungguh untuk menemukan kembali jejak para Pahlawan dalam hidup kita sebagai Bangsa dan Negara Merdeka.
Para Pejuang telah berkorban sampai tetes darah penghabisan untuk kemerdekaan yang sesungguhnya dan bukan pemberian dari siapapun, melainkan Berkat dan Rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa.
Teladan dari para Pahlawan Bangsa yang telah merasuk sukma, kiranya menjadi semangat kita di Peringatan Hari Pahlawan tahun ini, Pahlawanku Teladanku. Dengan semangat "Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat". Selamat Hari Pahlawan Tahun 2022.(*)
Pelantikan berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Padang No.502 Tahun 2022 tersebut dilangsungkan di Lantai III Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang, Rabu (9/11/2022) siang.
Adapun kedua Kepsek tersebut adalah Noverilan, S.Pd yang sebelumnya guru di SMPN 9 Padang kini promosi menempati jabatan Kepala SMPN 6 Padang. Sementara Ratnawati S.Pd dulunya Kepsek SMPN 6 Padang kini menempati jabatan baru sebagai Kepsek SMPN 8 Padang.
Dalam sambutan dan arahannya Sekda Andree Algamar terlebih dahulu menyampaikan selamat dan sukses kepada dua Kepsek yang baru dilantik tersebut.
"Semoga ibu berdua mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Sehingga dapat membawa manfaat yang baik dan hasil yang maksimal dalam upaya meningkatkan mutu, relevansi dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan di sekolah yang dipimpin," harapnya didampingi Plt Kepala Disdikbud Kota Padang Arfian saat itu.
Selanjutnya Sekda membeberkan, seorang kepala sekolah merupakan manajer dalam mengembangkan kinerja dan prestasi sekolahnya.
"Jabatan karir kepala sekolah merupakan jabatan strategis selaku perpanjangan tangan Disdikbud Kota Padang sekaligus ujung tombak pencapaian standar nasional pendidikan. Untuk itu, dalam bekerja hendaklah memegang teguh integritas dan profesionalisme. Silahkan lahirkan terobosan dan inovasi yang tujuannya tentu untuk kemajuan sekolah yang dipimpin," pungkas Sekda muda tersebut mengakhiri.
Dalam kesempatan itu juga hadir Kabag Prokopim Setda Kota Padang Amrizal Rengganis, serta para keluarga dari kedua Kepsek yang dilantik. (*)
Payakumbuh,netralpost— Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang-Pol) kota Payakumbuh menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) intelijen dasar bagi personel Forum Kewasapdaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Payakumbuh di Ballroom Hotel Kolivera 3, kecamatan Payakumbuh Timur Rabu (9/11).
Dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Payakumbuh Rida Ananda, kegiatan berlangsung dalam rangka peningkatan deteksi dini segala bentuk Ancaman, Tantangan, Hambatan, dan Gangguangn (ATHG) dalam ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (ipoleksosbudhankam) di kota Payakumbuh.
Guna mendukung kegiatan Bimtek berjalan dengan lancar, kantor Kesbang-Pol kota Payakumbuh menghadirkan sebanyak 76 orang personel FKDM dari tingkat kecamatan dan kelurahan di kota Payakumbuh, serta dipandu oleh narasumber dari Badan Kesbang-Pol Provinsi Sumatra Barat, kepala bidang kewaspadaan nasional dan penanganan konflik A. H. Arsland, kepala satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) Kota Payakumbuh Dony Prayuda, dan kepala seksi pembinaan politik dan ketentraman Kesbang-Pol Kota Payakumbuh Niken Agreyena.
FKDM merupakan sebuah forum masyarakat guna untuk menjaga keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat yang merupakan salah satu prasyarat terselenggaranya proses pembangunan nasional. Demi terciptanya keamanan, ketertiban dan tegaknya hukum serta terbinanya ketentraman, yang membangun kemampuan membina serta mengembangkan potensi dan kekuatan masyarakat dalam menangkal, mencegah, dan menanggulangi segala bentuk pelanggaran hukum dan bentuk-bentuk gangguan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.
Hadirnya FKDM yakni bertugas untuk menjaring, menampung, mengkoordinasikan, mengkomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keamana, gejala atau peristiwa bencana dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulannannya secara dini, memberi rekomendasi sebagai pertimbangan bagi Walikota mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat.
Dipa Surya Persada dalam laporan kegiatannya sampaikan jika dasar pembentukkan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) ialah Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 2 Tahun 2018 tentang Kewaspadaan Dini di Daerah. Pembentukan FKDM mulai tingkat propinsi, kabupaten/kota, kecamatan sampai tingkat kelurahan/desa.
Pembentukan FKDM Kota Payakumbuh ditetapkan melalui Surat Keputusan Walikota Payakumbuh Nomor 200.12/374/WK-PYK-2022 tentang pembentukan Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah dan Forum Kewasapdaan Dini Masyarakat Kota Payakumbuh.
Mengawali sambutannya, Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda katakan pembentukan FKDM untuk membantu instrumen negara dalam menyelenggarakan urusan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat melalui upaya deteksi dini terhadap potensi dan kecenderungan ancaman serta gejala atau peristiwa bencana.
FKDM Merupakan wadah bagi elemen masyarakat yang dibentuk dalam rangka menjaga dan memelihara kewaspadaan dini masyarakat.
Orang nomor satu di lingkup pemerintah kota Payakumbuh itu menyampaikan untuk menjaga keutuhan NKRI diperlukan sinergisitas dari berbagai elemen, yakni pemerintah, TNI, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat. "Sebelum membuka Bimtek Intelijen Dasar FKDM saya ingin berpesan kepada pengurus FKDM, agar mampu bersinergi dengan perangkat aparatur pemerintah, TNI, Polri dan stakeholder. Juga mampu untuk menjaga kekompakan dan mampu mendeteksi setiap adanya ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan yang ada di wilayah. Pengurus itu juga harus bisa mengurusi organisasi secara profesional, sesuai dengan Permendagri Nomor 2 Tahun 2018 dan Nomor 46 Tahun 2019," pungkasnya.
Tidak lupa, terhadap personel FKDM kota Payakumbuh Pj. Walikota Rida Ananda sampaikan harapannya agar dapat terus membantu dalam memelihara keamanan dan ketertiban serta mampu mendeteksi gangguan keamanan dalam daerah sebelum terjadi konflik khusnya di dalam daerah anggota FKDM masing-masing.
“Di Pundak anggota FKDM sekalian, maka tugas kalian melapoorkan mengenai situasi dan kondisi Daerah terkait potensi ancaman dan gangguan dan keamanan ikut bertanggung jawab untuk dapat membantu aparat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di daerah wilayah kota Payakumbuh,” katanya.
Di akhir sambutannya, Rida menghimbau dan berpesan kepada anggota FKDM dan peserta kegiatan pertama ikutilah kegiatan ini dengan sungguh-sungguh karena kita mempunyai kewajiban melindungi masyarakat, menjaga persatuan, kesatuan dan kerukunan Negara. Kedua peserta dan masyarakat mempunyai tugas yang sama untuk dapat membantu Pemerintah Daerah dalam mendeteksi seacara dini keadaan daerah sebelum terjadi konflik.
“Pemerintah Kota Payakumbuh akan terus mendukung organisasi kemasyarakatan yang ada di Kota Payakumbuh, yang memiliki program positif, peduli lingkungan, dan selalu menjaga kondusivitas dan keutuhan NKRI,” tutup Rida. (Yon)