Limapuluh Kota,netralpost--Sosok Marsanova Andesra SH.MH Anggota DPRD Limapuluh Kota dari Fraksi PAN,memang layak dapat pujian dari kalangan masyarakat Dapil Kecamatan Harau Dan Payakumbuh,karena Marsanova selalu melalui aspirasi nya banyak membantu masyarakat dari kalangan peternak,petani dan peningkatan UMKM
Kali ini Marsanova Andesra yang akrab dipanggil Andes menyerahkan Bantuan Ternak Kambing sebanyak 6 ekor betina dan 1 ekor pejantan Untuk Kelompok Tani Ternak Batang Sinama Nagari Koto Tuo Kecamatan Harau Senin (12/12/22),
Turut Hadir Mendamping Andes dalam penyerahan bantuan Wali Nagari Koto Tuo,Wali jorong dan tokoh Masyarakat lainnya dan kepala Dinas Peternakan serta jajarannya.
"Andes menyampaikan,Memberi bantuan ternak terutama Kambing itu sekarang sedang kita giatkan, peternakan rumah tangga, sebagai bagian dari membangun ekonomi tingkat mikro di rumah tangga, berbagai upaya kita lakukan, kemarin kita membuat program pemberdayaan ekonomi kemasyarakatan, agar ekonomi masyarakat bisa bangkit," ungkapnya.
Bantuan kambing ini mengajarkan masyarakat mandiri dan produktif, bila tingkat kemandirian lebih baik, maka punya daya tahan lebih baik, apapun yang menimpa kita.
"Saya mengajak seluruh masyarakat terutama kelompok Ternak Batang Sinama, agar bantuan ini diurus dengan baik, sehingga maksud dan tujuannya tercapai, semoga masyarakat kelompok tani ternak bisa lebih sejahtera, berkecukupan lahir batin,ungkap nya
Sementara itu Dwi Ketua kelompok Batang Sinama Nagari Koto Tuo,mengucapkan terima kasih pada Marsanova Andesra Anggota DPRD Limapuluh Ketua yang Juga Ketua PAN Limapuluh Kota,ini merupakan aset kelompok yang mudah-mudahan bisa mensejahterakan anggota khususnya nya ,masyarakat pada umumnya yang bisa meningkatkan perekonomian kelompok dan masyarakat pada umum nya,yg bisa meningkatkan,mudah-mudahan, beliau slalu di mudah kan segala urusan nya,dan di murah kan Rezky nya, dalam hal hal yg seperti ini untuk masa yg akan datang beliau perlu di pertahan kan,karena beliau selalu berbuat,dan terbukti,bukan lah hanya janji,
Eko Pratama S Pd Wali Nagari Koto tuo,salut sama soso Marsanova Andesra,beliau sosok nan baik, baik di keluarga maupun di tengah-tengah msyarakat,sebagai anggota DPRD Kabupaten 50 Kota, beliau peduli samo msyarakat terutama dapil 1 Kecamatan harau dan Kec.Payakumbuh, baik untuk kelompok tani, yasin, pemuda, dan msyarakat nagari Koto Tuo pado umum nyo
Khusus untuak bantuan kambing, kelompok Tani Ternak Batang Sinamar sangat bersyukur dan berterima kasih,karena menurut ketua kelompok, sosok Pak andes selalu di andalkan untuk masyarakat, apa yang di usulakn, alhamduliilah selalu di respon positif dan direalisasikan oleh Pak Andes,terutama masyarakat Petani ternak,"ujar Wali (Yon)
Payakumbuh,netralpost— Sebanyak 154 anak berstatus stunting yang ada di wilayah kecamatan Payakumbuh Barat menerima bantuan sosial (bansos) dari Pj. Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda.
Bantuan Bahan pangan diserahkan Pj. Walikota Rida Ananda kepada orangtua anak stunting, di Puskemas Ibuh, kecamatan Payakumbuh Barat.
Terbagi pada tiga lokasi berbeda, yakni di Puskesmas Ibuh (88 orang), Puskesmas Payolansek (38 orang) dan Puskesmas Parit Rantang (28 orang) bantuan yang diserahkan berupa beras sebanyak 10 kilogram, telur ayam 30 butir, kacang hijau 2 kilogram, dan susu bubuk kemasan 1 kotak.
Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda yang diwakili kepala dinas ketahanan pangan Edfidel Arda mengatakan jika bantuan yang diserahkan merupakan program bantuan yang ditrima dari dinas pangan Provinsi Sumatra Barat.
Sesuai permintaan dari Pj. Walikota, Edfidel meminta agar ibu-ibu dapat memastikan putra-putrinya tercukupi nutrisi dan gizinya. Sebab gangguan tumbuh kembang anak berawal dari hal dimaksud.
Diungkapkan Edfidel, jika pemberian bantuan saat ini hanya bersifat stimulus. Menjaga pola makan sehat dan bergizi serta rutin memeriksakan kesehatan pada proses kehamilan, adalah hal yang utama,” katanya.
Dikatakannya bersama kepala dinas kesehatan Wawan Sofianto bahwa Pemerintah kota Payakumbuh terus berupaya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat semaksimal mungkin, khususnya dalam pencegahan, penanganan dan penurunan stunting.
Sekaligus, Edfidel berharap Program Orangtua Asuh yang digagas Pj. Walikota Payakumbuh Rida Ananda sebelumya mendapat dukungan dan mendorong partisipasi masyarakat wiraswasta, pengusaha maupun stakeholder lainnya demi mencegah dan mengurangi permasalahan stunting.
“Tentunya semoga bantuan ini dapat dirasakan manfaatnya bagi keluarga terdampak. Selanjutnya kegiatan serupa bakal terus kita laksanakan, hingga angka Stunting yang ada di kota payakumbuh dapat menurun,” pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost
Dikatakan Om Zet dalam sambutannya bahwa Tiakar adalah salah satu Kelurahan yang aktif memeriahkan acara HUT Kota Payakumbuh. Alek Pacu Jawi menurutnya adalah salah satu budaya yang ada di banyak nagari dan perlu dilestarikan.
"Pemerintah Kota Payakumbuh sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini. Sebagai Kelurahan yang aktif memeriahkan HUT Kota Payakumbuh, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam suksesi kegiatan di Kelurahan Tiakar ini" sambut Om zet.
Lebih jauh, Om Zet yang juga merupakan tokoh masyarakat dari Kelurahan Tiakar mengajak kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama 2 hari kegiatan Pacu Jawi ini. Sebab, olahraga yang berinduk pada organisasi PORWI tersebut juga memiliki resiko yang cukup tinggi.
"Mari junjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama kegiatan pacu jawi. Kepada seluruh peserta dan penonton tetap berhati-hati selama kegiatan berlangsung. Sebab, kegiatan ini memiliki resiko yang cukup tinggi," himbau Om Zet.
Ditempat yang sama, Lurah Tiakar Ari Ashadi menyambut gembira atas sukses kegiatan alek nagari di Kelurahan Tiakar ini. Selaku Lurah, dirinya juga ikut mempersiapkan langsung kegiatan ini bersama PORWI, KAN, LPM, Karang Taruna dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya.
Lurah berprestasi tingkat Kota Payakumbuh tahun lalu itu mengatakan bahwa terdapat 15 nagari yang berasal dari Luak Limopuluah turut berpartisipasi dalam ajang Pacu Jawi ini. Untuk dilokasi lomba ditandai dengan bendera masing-masing nagari yang terpancang di areal lomba ditambah satu bendera PORWI sebagai induk olehraga pacu Jawi itu sendiri.
Untuk hari pertama ini, Ari mengatakan bahwa terdapat lebih kurang 90 ekor jawi yang ikut berpacu yang terbagi dalam 3 Kelas yaitu: Kelas 3, Kelas 1 dan Kelas Derby. Masing-masing kelas terdiri dari beberapa Race dimana masing-masing juaranya langsung mendapatkan hadiah dari panitia.
"Selaku Lurah kami menyambut gembira kegiatan anak nagari ini. Apresiasi juga kami sampaikan kepada seluruh panitia terlibat. Melalui alek Pacu Jawi ini perekonomian warga menjadi hidup. Ada transaksi jual beli yang tentunya menguntungkan bagi warga sekitar," ucap Ari penuh bahagia.
Ketua LPM Tiakar Sepriyendi pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa Alek Pacu Jawi di Tiakar ini adalah yang kedua kalinya, sebelumnya beberapa bulan yang lalu juga dilaksanakan di lokasi yang sama.
Menurutnya, Pemko Payakumbuh selalu mendukung untuk kegiatan Alek Nagari Pacu Jawi ini.
"Alhamdulillah Pemko Payakumbuh selalu mendukung kami. Beberapa waktu lalu juga dihadiri langsung oleh Wali Kota Rida Ananda. Atas nama LPM kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota," ujar Sepriyendi.
Selain itu, Sepriyendi penerima anugrah LPM terbaik Kota Payakumbuh tahun ini juga mengucapkan terima kasih kepada PORWI Payakumbuh atas kepercayaan kepada Tiakar dalam mengangkatkan event ini.
"Terima kasih kepada PORWI Payakumbuh atas kepercayaan kepada Kelurahan Tiakar. Mewakili seluruh warga masyarakat kami berharap untuk event HUT Kota ini dapat diagendakan setiap tahunnya di Kelurahan Tiakar," kata Sepriyendi.
Semantara itu, di pelataran parkir dekat Masjid Al Mubarok, tak jauh dari lokasi lomba, Sekretaris PORWI Payakumbuh Toto Setiawan mengatakan bahwa Alek Pacu Jawi di Kelurahan Tiakar dalan rangka HUT Kota ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar.
Selaku Pengurus PORWI dirinya berharap kepada Pemerintah Kota Payakumbuh untuk dapat meningkatkan anggaran yang ada pada tahun berikutnya.
"Harapan kita tentu tahun berikutnya anggaran untuk Pacu Jawi dapat lebih meningkat lagi. Sebab, ada banyak gelanggang pacuan Jawi yang ada di Kota Payakumbuh. Semua gelanggang pacu ini akan kita maksimalkan dalam mendorong pelaksanaan event Pacu Jawi di setiap nagari yang ada," tandas Toto.
Adapun hasil perlombaan hari pertama adalah sebagai berikut : kelas 3 terdapat 5 pemenang di masing-masing Race yaitu : Ultra (Kanagorian Koto Panjang), Bintang Win (Payolinyam), Bintang Pangkalan (Koto Nan Gadang), Putri Cem'ha (Balai Panjang) dan Sinar Bulan (Taruko). Kelima pemenang masing-masing Race ini akan kembali diadu dalam kelas Monang Samo Monang Kelas 3 yang akan memperebutkan hadiah 1 ekor kambing.
Untuk kelas I, juara pertama diraih oleh Jawi atas nama Bagas dari Kanagarian Balai Panjang. Sementara, untuk kelas Derby Jawi atas nama Uraa (Koto Panjang) berhasil menjadi peringkat pertama.
Untuk hari kedua pacu Jawi akan dipertandingkan 2 kelas yaitu kelas Monang Samo Monang Kelas 3 dan Boko dengan masing-masing hadiah adalah 1 ekor kambing nantinya.
Kenagarian yang ikut dalam event Pacu Jawi di Kelurahan Tiakar ini adalah sebagai berikut : Tiakar, Payobasung, Koto Panjang, Koto Baru, Koto Nan Gadang, Taruko, Nan Kodok, Payolinyam, Tanjuang Anau, Tanjuang Pati, Batu Bolang, Bukik Limbuku, Taram, Balai Panjang dan Ketinggian. (Yon)
Polri melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) integrasi Dikmaba dan Diktukba Polri. Adapun waktu pelaksanaan diklat integrasi kampus kebangsaan TNI-Polri ini dilaksanakan selama lima hari mulai tanggal 12 hingga 16 Desember 2022.
Kalemdiklat Polri Komjen Rycko Amelza Dahniel dalam sambutan yang dibacakan oleh Wakapolda Kalimantan Tengah Irjen Ida Oetari Poernamasasi mengatakan, dasar kegiatan diklat integrasi kampus kebangsaan TNI-Polri ini merupakan tindak lanjut kebijakan Panglima TNI dan Kapolri, yang dituangkan dalam naskah kerja sama pendidikan dan pelatihan integrasi semua jenis dan jenjang pendidikan TNI-Polri.
"Maksud dan tujuan utama dari diklat ini adalah mempererat soliditas dan sinergitas seluruh prajurit TNI dan Bhayangkara Polri sejak dari masa pendidikan sehingga terbentuk kebersamaan, kekompakan dan ikatan moral," kata Ida.
Ida menambahkan, TNI-Polri yang solid artinya tidak mudah dipecah belah, tidak mudah diadu domba dan saling memperkuat satu dengan lainnya dalam menjaga keutuhan NKRI.
Lalu TNI-Polri yang sinergi artinya bekerja secara fungsional dalam satu sistem NKRI, saling mendukung, saling memperkuat, bahu-membahu dan bukan bekerja sendiri-sendiri, dalam menjamin terwujudnya pembangunan nasional dan cita-cita kemerdekaan Republik Indonesia.
Adapun materi yang diberikan pada diklat integrasi ini yaitu pertama pengenalan doktrin satuan TNI-Polri. Kedua pengenalan matra TNI dan tugas pokok Polri. Ketiga perbantuan TNI kepada Polri. Keempat kolaborasi dalam pelaksanaan tugas dan kelima membangun soliditas TNI-Polri.
Ida menuturkan, dalam diklat integrasi ini dilaksanakan di 13 satdik Polri, 11 satdik TNI AD, 1 satdik TNI AL dengan jumlah peserta didik sebanyak 7.306 orang, yang terdiri dari dari Polri sebanyak 4.346 laki-laki dan 503 wanita. Dari TNI AD sebanyak 1.452 laki-laki dan 170 wanita. Semantara dari TNI AL sebanyak 765 laki-laki dan 50 wanita dan dari TNI AU sebanyak 20 wanita.
Secara khusus pada tahun ini diklat integrasi pada bintara wanita dapat dilaksanakan secara bersama-sama di Sepolwan Polri yang diikuti oleh peseeta dari bintara Polwan Polri, Kowas, Kowal dan Wara.
"Diklat integrasi pada bintara TNI-Polri ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan secara serentak," katanya.
Payakumbuh,netralpost--- Camat Payakumbuh Utara Joni Parlin dan jajaran menggandeng Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Nan Godang sebagai lembaga adat yang keberadaannya penting bagi pemerintah daerah dalam program musyawarah dan mufakat "Rangkul Nagari" yang digelar di aula kantor camat setempat, Senin (12/12).
Program Rangkul Nagari yang baru ada satu-satunya di Kota Payakumbuh itu dihadiri oleh Bappeda, KAN, Bundo Kanduang, lurah, DPC LPM, dan fasilitator kelurahan se Kecamatan Payakumbuh Utara.
Dalam sambutannya, Ketua KAN Koto Nan Godang Eldi Yusri Dt. Mangkuto Nan Putiah menyampaikan apresiasi kepada camat dan jajaran yang telah memberikan kesempatan kepada KAN untuk melaksanakan rembuk di tingkat nagari, tujuannya memunculkan aspirasi di nagari untuk dikembangkan dan dilaksanakan kedepannya.
"Kita sama-sama tahu, dalam rembuk kelurahan, pertemuannya dilaksanakan untuk pembangunan kelurahan, namun usulannya banyak ke fisik. Tapi dalam rangkul nagari ini, barangkali kita bisa memunculkan aspirasi untuk urusan adat budaya, bahkan fisik fasilitas KAN yang belum tersentuh dalam rembuk kelurahan," katanya.
Ditambahkan Dt. Mangkuto Nan Putiah, makanya, dalam rembuk ini bisa diusulkan berbagai macam kegiatan dari lembaga nagari, contohnya saja seperti pengembangan kerajinan dan kesenian di nagari.
"Dengan program ini kita ingin mengangkat nagari yang punya kekayaan seni budaya, kami sangat menyambut baik program ini," tukuknya.
Sementara itu, Camat Joni Parlin menyampaikan rangkul nagari ini menjadi inovasi kecamatannya sejak tahun 2021. Selaku camat dirinya prihatin dengan semakin minimnya pengetahuan dan minat generasi muda terhadap pelestarian adat budayanya.
"Kita mengedepankan konsep dalam rangkul nagari ini supaya kita terus dapat menjaga adat istiadat kita, jangan sampai tergerus karena kemajuan zaman," ujarnya.
Setidaknya, kata Joni, pada tahun ini pihaknya bersama TP-PKK Kecamatan Payakumbuh Utara telah memulai pemanasan dengan menggelar lomba uda uni di tingkat kecamatan.
"Adat istiadat kita saat ini bukan hilang, tetapi orang yang melestarikan yang berkurang. Kita harap tren adat dan budaya kita dapat juga menjadi kebanggan bagi Urang Koto Nan Godang," terangnya.
Joni berharap iven-iven adat seperti lomba baalua, lomba tingkuluak kompong, dan lomba lainnya yang berhubugan dengan adat budaya dapat menstimulasi semangat masyarakat khususnya generasi muda agar jangan sampai adat termakan zaman, tapi tetap terjaga dan lestari.
"Mari kita hidupkan terus marwah adat istiadat kita sebagai orang minang, karena itu identitas kita sebagai orang yang berbudaya. Kami selaku camat berharap pemberdayaan sumber daya manusia di Payakumbuh Utara sesuai dengan filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," pungkasnya.
Lurah Ompang Tanah Sirah Majri menyampaikan timing agenda musyawarah mufakat rangkul nagari ini sangat pas, karena dilaksanakan setelah rembuk RT/RW, nanti usulannya akan dibawa dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrembang) tingkat kelurahan oleh lurah bersama faskel.
"Dengan merangkul niniak mamak dan bundo kanduang, kita tahu kebutuhan apa untuk adat budaya di nagari Koto Nan Godang, kami selaku lurah siap mengawal usulan hingga ke tingkat kota," ungkapnya. (Yon)
Padang - Walaupun gerimis mewarnai, namun tidak menghalangi semangat ASN Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat melaksanakan apel rutin Senin pagi, yang kali ini dilaksanakan di Aula Amal Bhakti I, Senin (12/12).
Kakanwil H Helmi dalam pembinaannya menyampaikan kondisi masyarakat Sumatera Barat selama ini telah aman dan nyaman maka Ia meminta ASN Kanwil Kementerian Agama untuk ikut menjaga kondisi yang nyaman tersebut.
"Selama ini kita sudah aman dan nyaman namun kita tetap harus waspada terhadap rongrongan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab menginginkan agar Sumatera Barat menjadi tidak kondusif, " tutur Kakanwil.
Kakanwil mengingatkan, dalam bermedia sosial maka perlu kehati-hatian dan Ia meminta setiap informasi yang didapat perlu melakukan saring sebelum sharing. Sekali lagi, Kakanwil menyatakan kondisi Sumatera Barat selama ini nyaman, aman dan kondusif namun tetap perlu dijaga secara bersama-sama.
Selain itu, Kakanwil mengingatkan akhir tahun banyak pekerjaan yang mesti dituntaskan dan setiap ASN diminta untuk meningkatkan kode etik yang terdiri dari keimanan dan ketakwaan, integritas, profesionalitas, tangung jawab dan keteladanan.
"Dalam bertugas setiap ASN yang memiliki keimanan maka Ia akan selalu merasa diawasi oleh Allah tuhan yang maha Kuasa, tidak ada satupun yang luput dari pengawasannya, " terang Kakanwil.
Terkait integritas, Kakanwil menjelaskan ASN Kementerian Agama harus menyesuaikan antara apa yang difikirkan, diucapkan dan diperbuat.
"Dalam bekerja ASN juga dituntut profesional, dengan menuntaskan pekerjaan tanpa ditunda-tunda, " ungkap H Helmi.
Kode etik berikut nya yang diterangkan Kakanwil mengenai tanggungjawab. Ia berharap setiap tugas yang dilaksanakan maka harus siap dipertanggungjawabkan bukan lempar batu sembunyi tangan.
Terakhir Kakanwil juga berharap ASN Dilingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat dapat menjadi tauladan dikehidupan sehari-hari bagi keluarga, kantor maupun masyarakat.(ia)
Payakumbuhnetralpost
Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, saat ini olahraga panahan menjadi salah satu cabang olahraga yang sedang digemari oleh masyarakat. Karena mampu meningkatkan skill, kecermatan, ketelitian dan konsentrasi yang tinggi.
"Kita (Pemko Payakumbuh - red) sangat mendukung kegiatan seperti ini. Tadi juga diberikan bantuan busur panah untuk meningkatkan kemampuan atlit panahan kita," katanya.
Rida berharap olahraga panahan bisa dijadikan kebangkitan atau semangat baru untuk Kota Payakumbuh. Dan melahirkan atlit-atlit muda berbakat yang siap mengharumkan Kota Payakumbuh.
"Beberapa waktu lalu kita juga melepas atlit panahan kita berlaga ditingkat nasional mewakili Sumbar," terangnya.
"Semoga tahun depan juga bisa memberikan prestasi yang membanggakan untuk Payakumbuh pada Porprov 2023," tukuknya.
Sementara itu, ketua Perpani Kota Payakumbuh Suparman mengucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh atas dukungannya. Semoga bisa menambah motifasi dan atlit panahan Kota Payakumbuh semakin berkembang lagi.
"Semoga dengan bantuan ini atlit panahan kita lebih semangat lagi dan selalu mengukir prestasi di berbagai ajang. Dan selalu membanggakan Kota Payakumbuh," pungkasnya. (Yon)
Payakumbuh,netralpost
Kegiatan buru babi yang di gelar anak nagari Payakumbuh dalam rangka menyambut HUT Kota Payakumbuh ke-52 ini tampak luar biasa semarak karena diikuti oleh ribuan penghobi buru babi yang sangat antusias datang dari Provinsi Riau, Jambi serta seluruh penghobi buru babi yang ada di Kabupaten/Kota se Sumatera Barat.
Turut hadir dalam kesempatan itu Ketua Perkumpulan Olahraga Buru Babi (PORBBI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Riza Falepi yang diwakili oleh Robby Setiady Hardana yang juga sebagai Ketua PORBBI Kota Payakumbuh, Ketua PORBBI Kabupaten Lima Puluh Kota Enha Putra Syam yang turut di dampingi Pengurus PORBBI Kabupaten Lima Puluh Kota Antoni Syamsir dan yang tak kalah penting hadir Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda yang diwakili Asisten III Ifon Satria Chan mengatan bahwa kegiatan ini adalah event yang sudah lama di tunggu-tunggu oleh masyarakat penghobi buru babi pasca pandemi Covid-19 melanda.
"Berburu Babi adalah warisan leluhur masyarakat Minang. Selain hobi, kegiatan buru babi bahkan sudah menjadi sebuah tradisi bagi sebagian besar masyarakat di Minangkabau. Tidak hanya bertujuan untuk memberantas hama tanaman, event buru babi juga menciptakan multiply effects dan membangkitkan perekonomian di daerah. Sebagai contoh saja, hari ini hampir semua hotel dan penginapan di Payakumbuh dan Kabupaten Lima Puluh Kota nyaris tidak ada yang kosong, "ungkap Asisten III Ifon Satria Chan.
Dijelaskan Ifon, bagi sebagian besar masyarakat Sumatera Barat, babi merupakan hama tanaman pertanian, karena sering merusak ladang dan tanaman warga, selain unsur olahraganya yang menyehatkan, buru babi juga ikut berkontribusi menopang sektor pariwisata.
"Dengan adanya baburu babi ini tentu akan mengurangi hama pertanian, dengan berkurangnya hama babi liar ini otomatis akan meningkat pula hasil pertanian dan perkebunan para petani. Jelas ini sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat khususnya di Payakumbuh. Semoga semangat berburu babi seperti ini, kedepannya dapat terus dipertahankan," imbuh Ifon.
Sementara itu, Yendri Bodra Dt. Parmato Alam selaku Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang juga anggota DPRD Kota Payakumbuh, dalam sambutannya kepada seluruh peserta menyampaikan selamat menikmati alam Payakumbuh, serta terima kasih kepada seluruh panitia yang terlibat sehingga terlaksananya kegiatan buru babi dengan sukses.
"Kepada seluruh peserta, kami mengucapkan selamat menikmati alam Payakumbuh, tak lupa terima kasih kami kepada Pemerintah Kota Payakumbuh beserta seluruh panitia pelaksana yang telah memberikan perhatian, sehingga suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini. Diharapkan kedepan kegiatan buru babi ini menjadi kalender tetap khususnya di Kota Payakumbuh," ucap Ketua KORMI YB Dt. Parmato Alam.
Senada dengan Ifon, disampaikan YB Dt Parmato Alam, PORBBI adalah salah satu olahraga rekreasi, yang mana dikatakan olahraga rekreasi itu bernaung di bawah KORMI. Dalam Undang-Undang No.11 tahun 2022 tentang keolahragaan menyebutkan bahwa Olahraga adalah segala kegiatan yang melibatkan pikiran, raga, dan jiwa secara terintegrasi dan sistematis untuk mendorong, membina, serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, sosial, dan budaya.
"Kami berharap, Pemerintah Daerah terus memberikan perhatian dan pelestarian kegiatan alek buru babi untuk masa yang akan datang, selain membangun ketahanan nasional dan meningkatkan silaturrahmi, hal ini juga terbukti memberikan dampak yang luas kepada perekonomian masyarakat terutama di Payakumbuh," tutup YB.Dt.Parmato Alam. (Yon)