Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres 50 kota Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Sijunjung Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna Netralpost NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 Payakumbuh,netralpost


- Sehabis rakor bersama Menteri Dalam Negeri terkait pengendalian inflasi, Pj. Wali Kota Payakumbuh bersama Forkopimda dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Payakumbuh pantau harga kebutuhan pokoh yang berkontribusi terhadap inflasi daerah di Pasar Tradisional Ibuh, Senin (30/01/2023).


Bersama tim, Pj. Wako Rida Ananda memantau lima komoditi pokok utama yaitu cabe, bawang, beras, daging dan telur.


Untuk harga daging sapi rata-rata perminggunya berada di angka Rp 135.000 per kilogram, telur ayam Rp 27.067 per kilogramnya, cabe merah keriting Rp 43.750 per kilogramya, harga bawang merah Rp 36.867 per kilogramnya, sedangkan beras Rp 15.500 per kilogramnya.


Dari hasil tinjauannya itu, Pj. Wako Rida Ananda menyatakan, harga bahan pokok di Kota Payakumbuh cenderung stabil. Meski ada kenaikan dibeberapa jenis komoditi.


"Alhamdulillah, harga-harga sudah mulai normal. Tadi saat kita tanya pedagang, ada kenaikan harga pada bawang merah, cabe, bawang putih dan telur," kata Rida Ananda usai sidak di Pasar Tradisional Ibuh.


"Namun kenaikannya tidak terlalu signifikan, masih terjangkaulah untuk masyarakat kita," tambahnya.


Dia mengatakan, Pemko Payakumbuh selalu intens melakukan monitoring ketersediaan bahan pokok. Sebab, jika bahan pokok mengalami kelangkaan, maka dapat berdampak pada kenaikan harga.


"Kita bersama dinas terkait selalu monitoring terus, untuk menjaga kestabilan harga pangan pokok ini. Kita lihat stok dipasaran cukup tersedia," ujarnya.


Dia mengharapkan dari hasil tinjauan tersebut laju inflasi di Kota Payakumbuh tetap terkendali. “Harapan kita memang terkendali. Sehingga daya beli masyarakat kembali meningkat,” ucapnya.


"Dan kepada masyarakat kita, untuk memantau harga kebutuhan pokok di Payakumbuh setiap harinya bisa di pantau melalui aplikasi Mykopay," tutupnya.


Senada, Ketua DPRD Payakumbuh, Kapolres Payakumbuh, Kajari, Dandim 0306/50 Kota saat sidak mengatakan harga kebutuhan pokok di Payakumbuh tidak ada kenaikan yang signifikan.


"Harga-harga cukup stabil, cuma ada satu dua komoditi yang naik. Insyaallah harga stabil," pungkas Forkopimda. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost -- Tak cukup hanya menerima laporan dari balik meja, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Datuk Bandaro Rajo pun menggagas “Bajumpo” (Bupati Jum’at Manyapo). Bajumpo adalah interaksi ala Bupati Safaruddin dengan warganya, dilakukan tanpa batas dan sekat guna menjemput langsung aspirasi masyarakat di pelosok-pelosok Limapuluh Kota. Edisi perdana Bajumpo diluncurkan untuk pertama kali di Jorong Tobek, Nagari Banja Loweh, Kecamatan Bukik Barisan, Jum'at, (27/01/2023). Bajumpo digadang-gadang akan berlangsung setiap pekan, dimana pada setiap kunjungan Bupati Safaruddin juga memboyong Perangkat Daerah dan instansi vertikal terkait. Peluncuran Bajumpo pertama pada bulan Januari 2023 ini  dirangkaikan dengan launching Posyandu Lansia SMART (Sehat Jasmani Rohani Terintegrasi) yang diikuti oleh para lansia Majelis Ta'lim Ahmad Qaribi di Jorong Tobek dan masyarakat Jorong Tobek. Turut hadir dalam peluncuran perdana ini, Kepala Kantor Kemenag Limapuluh Kota Irwan, Sekretaris Dinas Kesehatan Wilda Reflita, Sekretaris Dinsos Afri Efendi, Kepala Bagian Kesra Usman, Camat Bukit Barisan Jeki Mardonal, perangkat nagari dan tokoh masyarakat Nagari Banja Loweh.


“Bajumpo kita kemas semenarik mungkin, agar warga lebih santai dan leluasa menyampaikan masukan, keluh kesah. Direncanakan program ini akan diselenggarakan setiap Jum'at dengan melakukan ibadah Jum'at di jorong tersebut dan akan didampingi sejumlah OPD. Kami akan menyapa masyarakat di jorong yang jarang mendapatkan kunjungan bahkan ada beberapa jorong yang belum pernah kami kunjungi," ungkap Bupati Safaruddin. Bupati Safaruddin mengatakan, dengan program BAJUMPO, diharapakan masyarakat Limapuluh Kota dapat langsung mengkritisi kinerja pemerintah sekaligus memberi masukan kepada pemerintah daerah. “Kami melihat respon masyarakat cukup tinggi dengan program ini, terutama ke daerah atau jorong yang belum pernah kami kunjungi. Dengan adanya program ini setiap keluhan dan usulan itu menjadi catatan pribadi selaku Bupati dan OPD terkait yang mendampingi dalam program BAJUMPO,” kata Bupati Safaruddin. 


Di bagian lain penyampaiannnya, Bupati Safaruddin mengatakan, selain mendengarkan aspirasi dan keluh kesah masyarakatnya, akan ada banyak hal lain yang akan dilakukan dalam program BAJUMPO, seperti penyerahan bantuan sosial, penyerahan sertifikat dan bazar layanan OPD seperti pemeriksaan dan pengobatan gratis, pelayanan dokumen kependudulan dan lain sebagainya. "Kami berharap program ini dapat dilakukan dengan konsisten dan mendapat sambutan baik di masyarakat. Bagi masyarakat Limapuluh Kota yang ingin jorongnya dikunjungi, silahkan ajukan, terutama jorong yang belum pernah dikunjungi Bupati, akan kami agendakan kedepan,” ujarnya.


Dikesempatan itu, salah seorang warga Jorong Tabek, Ujang memberikan apresiasi dengan adanya program BAJUMPO. Ia memuji komunikasi pembangunan yang dikembangkan Bupati Safaruddin. Menurut dia, bagi mereka yang kesehariannya bertani tentu susah untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada orang nomor satu di Limapuluh Kota. “Kami mendukung kegiatan ini, semoga kegiatan BAJUMPO konsisten dilakukan Pak Bupati dengan mendengarkan segala keluhan masyarakat bisa langsung ditanggapi dan dicarikan solusinya untuk kemajuan Limapuluh Kota,” pungkasnya. (Yon)




*Limapuluh Kota, netralpost- Bupati Limapuluh Kota Safaruddin, Bupati Tanah Datar Eka Putra, dan Pj Walikota Payakumbuh Rida Ananda kompak mendorong para perantau Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) yang berdomisili di Luak Nan Bungsu (Limapuluh Kota dan Payakumbuh) untuk meningkatkan perekonomian wilayah ranah dan rantau sebagai upaya akselerasi pembangunan yang telah berjalan di ketiga daerah. Peningkatan perekonomian dapat dilakukan dengan berbagai cara diantaranya mendukung penuh setiap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah serta melakukan investasi di daerah ranah maupun rantau. Kontribusi perantau dapat juga diwujudkan dengan saran dan masukan sebagai bentuk kepedulian para perantau terhadap kemajuan tiga pemerintahan. Demikian rangkuman penyampaian Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Pj Walikota Payakumbuh yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Dafrul Pasi dalam sambutan ketiganya setelah menyaksikan pelantikan ketua organisasi Ikatan Keluarga Tanah Datar Luak Nan Bungsu periode 2022-2027 di GOR M.Yamin, Sabtu (28/01/2023). 


Dilantik oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra, kepengurusan IKTD Luak Nan Bungsu resmi dinahkodai Basri Latif hingga tahun 2027. Acara yang dikemas dalam suasana kekeluargaan itu dihadiri Ketua DPRD Tanah Datar Rony Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Kota Payakumbuh Wulan Denura, Ketua LKAAM Payakumbuh sekaligus anggota DPRD Kota Payakumbuh Yendri Bodra Dt. Parmato Alam, sejumlah tokoh masyarakat Luak Nan Tuo maupun Luak Nan Bungsu diantaranya Bupati Tanah Datar periode 2005-2015 Shadiq Pasadigoe, Walikota Payakumbuh periode 2002-2012 Josrizal Zain, Bupati Limapuluh Kota periode 2016-2021 Irfendi Arbi.


Di bagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin menyampaikan, selamat atas dilantiknya pengurus IKTD Luak Nan Bungsu periode 2022-2027.  “Saya berharap, ketua dan kepengurusan yang baru bisa seiya sejalan dan akur dalam menjalankan dan membesarkan organisasi ini ke depan, serta diharapkan dengan kehadiran ketiga pemimpin daerah dan sejumlah tokoh masyarakat bisa meningkatkan jalinan jembatan hati dengan pemerintah daerah dan kampung halaman,” ujar Bupati Safaruddin.


Selain itu, Bupati Safaruddin juga mengajak para perantau IKTD untuk mendukung visi mewujudkan Limapuluh Kota yang madani, beradat, dan berbudaya yang tidak hanya dapat diimplementasikan bagi masyarakat Limapuluh Kota, tetapi dapat diwujudkan oleh perantau IKTD yang berdomisili di Limapuluh Kota. Tidak hanya itu, para perantau IKTD diharapkan dapat mendukung program pembangunan jalan tol Padang - Pekanbaru yang akan melalui Kabupaten Limapuluh Kota yang tentunya memiliki multiflier efek dalam peningkatan perekonomian masyarakat Luak Nan Bungsu dan Sumatera Barat secara umum. "Mari menjaga persatuan dan merajut kebersamaan untuk pembangunan Luak Nan Bungsu dan tanah kelahiran Luak Nan Tuo," pungkas Bupati Safaruddin. Yon

 Payakumbuh,netralpost


- Kepengurusan Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Luak Nan Bungsu (Payakumbuh - Lima Puluh Kota) periode 2023-2027 resmi dikukuhkan di GOR M. Yamin Kubu Gadang, Sabtu (28/01/2023).


Hadir dalam kegiatan itu, Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekda Dafrul Pasi, Bupati Tanah Datar Eka Putra, Bupati Lima Puluh Kota Safaruddin, Forkopimda, Wakil Ketua DPRD Payakumbuh Wulan Denura, tokoh masyarakat Luak Limo Puluah dan Tanah Datar serta anggota IKTD di Luak Nan Bungsu.


Untuk periode 2023-2027 Basri Latief dipercaya menahkodai IKTD Luak Nan Bungsu dan sebagai sekretaris dipercayakan kepada Anhar.


Ketua IKTD Luak Nan Bungsu Basri Latief menceritakan, sebelumnya IKTD ini bernama Iwatar (Ikatan Warga Tanah Datar). Dan telah vakum melaksanakan kegiatan sejak 2019 lalu.


"Kami bersama warga IKTD lainnya termotifasi untuk mengaktifkan kembali. Alhamdulillah saya dipercaya sebagai ketua untuk empat tahun kedepan," katanya.


"Untuk Luak Nan Bungsu ini ada sekitar 6500 KK yang tergabung. Mudah-mudahan kita semakin solid dan berkolaborasi dengan pemda untuk kemajuan pembangunan di Luak Limopuluah." lanjutnya.


Saat menghadiri kegiatan, Pj. Wako Payakumbuh yang diwakili Sekda Dafrul Pasi mengucapkan seamat atas dilantiknya kepengurusan baru IKTD Luak Nan Bungsu.


"Kita sangat mengapresiasi, karena IKTD ini sangat berperan dalam pembangunan Kota Payakumbuh ini," ucap Sekda Dafrul Pasi.


Melalui Sekda, Pj. Wako berharap kepengurusan baru ini bisa terus menjaga semangat kerjasama dan solidaritas yang sudah dibangun selama ini.


"Kita sangat menghargai kontribusi IKTD selama ini. Semoga bisa terus bekerjasama untuk mencapai visi kota yang lebih baik," tutupnya.


Sementara itu Bupati Tanah Datar Eka Putra mengucapkan terimakasih kepada Pemko Payakumbuh yang telah memfasilitasi terselenggaranya kegiatan ini.


"Terimakasih kepada Pak Wali Kota dan Bupati yang telah memfasilitasi. Dan apresiasi untuk panitia yang telah menghadirkan tokoh-tokoh hebat di acara ini," katanya.


Bupati Eka mengajak para perantau terus bersinergi dengan pemerintah untuk memajukan kampung halaman. 'Walau pai marantau jan lupo jo kampuang'.


"Harapan kita para perantau terus bersinergi membangun kampung halaman. Berkat dukungan perantau program-program kita bisa berjalan dengan lancar," ucapnya.


Senada dengan itu, Bupati Liko Safaruddin juga mengajak IKTD terus menjaga persatuan dan merajut kebersamaan membangun rantau dan Luak Nan Tuo.


"Berkat sinergisitas kita akan segera mewujudkan pembangunan tol Padang-Pekanbaru guna meningkatkan perekonomian masyarakat," pungkasnya. (Yon)



Payakumbuh,netralpost — Disambut langsung oleh kepala dinas tenaga kerja dan perindustrian (Disnakerperin) kota Payakumbuh Yunida Fatwa bersama Sekretaris Donisa Putra, kepala UPTD Sentra Rendang Novit Ardi, kepala bidang perindustrian Bambang Hermanto, dan kepala dinas pendidikan yang diwakili kepala bidang PAUDNI Syafni Hasni, rombongan yang dipimpin langsung oleh dekan UNP Ermawati turut membawa wakil dekan I Yuliana, wakil dekan II Prof. Ani Faridah, dan beberapa kepala bagian, departemen, prodi tata boga, labor tata boga, serta dosen dan pengurus yang tergabung dalam kepengurusan fakultas pariwisata dan perhotelan UNP sambangi kantor Disnakerperin kota Payakumbuh, Sabtu (28/1).


Kunjungan rombongan para petinggi dari UNP itu mengagendakan untuk membahas atas kelanjutan dari MoU Pemerinatah kota (Pemko) Payakumbuh dengan UNP, terkait prodi kuliner Minang yang masuk kedalam materi kuliah pada program studi DIII fakultas pariwisata dan perhotelan di kampus PSDKU (program studi diluar kampus utama) UNP kota Payakumbuh.


Bertempat di aula pertemuan lantai II kantor Disnakerperin kota Payakumbuh, rombongan dari UNP itu lakukan pembahasan lanjutan terkait persiapan teknis penerimaan mahasiswa baru tahun 2023 program studi kuliner Minang di kampus PSDKU UNP Kota Payakumbuh.


Kepala Disnakerperin kota Payakumbuh Yunida Fatwa bersama Sekretaris Donisa Putra ucapkan selamat datang rombongan dari UNP di kota Payakumbuh, semoga setelah dilaksanakan pertemuan ini akan dapat saling membawa kebaikan atas UNP dan pemerintah kota Payakumbuh kedepannya,” ucap Yunida Fatwa.


Sebagai bentuk keseriusan Pemko Payakumbuh dalam mendukung studi kuliner Minang pada PSDKU UNP di kota Payakumbuh, Yunida Fatwa sampaikan sedikit proses tentang bagaimana awal mula berdirinya sentra rendang dan nge-branding kota Payakumbuh menjadi city of Randang.


“Jadi, sejarah itu dimulai pada tahun 2014 silam. Dimana melihat potensi rendang yang ada di kota Payakumbuh, maka pemerintah kota Payakumbuh tidak menyiapkan hal tersebut dengan langsung mendirikan kampung rendang. Dan untuk Rendang telur dan rendang tumbuk (daging yang dihaluskan) tidak ada di daerah lain di sumbar, karna dua varian rendang ini hanya ada di kota Payakumbuh, sehingga atas varian rendang ini kita mengokohkan untuk branding kota Payakumbuh menjadi city of Randang,” ungkap orang nomor satu di Disnakerperin kota Payakumbuh itu.


Bu Pat sampaikan bahwa sesuai dengan topik pembahasan hari ini, kami siap berdialog dalam hal ini sebagai kapasitas perwakilan masyarakat dan juga dari pemerintah daerah yang berkaitan langsung dengan program studi kuliner minang yang salah satunya pembelajarannya tentang rendang, sebab kita tahu bahwasanya Kota Payakumbuh beberapa waktu lalu sudah dibranding City Of Randang,” ucapnya lanjut.


Terkait dengan SDM yang akan dikelola oleh pihak UNP kedepannya, kepala Disnakerperin itu ingin yang akan digunakan dalam pelaksanaan kegiatan nantinya merupakan mereka warga kota Payakumbuh, dan kalau bisa diprioritaskan masyarakat sekeliling terlebih dahulu,” harap bu Pat.


Lebih lanjut, bu Pat sampaikan jika setelah berdirinya kampung rendang dan juga sentra rendang kota Payakumbuh, telah banyak kunjungan dari daerah-daerah di Indonesia bahkan dari luar negeri pun untuk melakukan studi komperatif atau kegiatan lainnya dalam rangka belajar ilmu tentang rendang yang ada di kota Payakumbuh.


“Terlepas atas kunjungan tersebut, inovasi dan karya yang telah dihasilkan dari sentra rendang ini juga telah banyak, salah satu diantaranya di sentra rendang ada kegiatan School of Randang yang mana kegiatan ini sekarang masuk dalam inovasi terbaik 3 besar di Provinsi Sumbar untuk dinilai pada bulan depan,” ungkapnya.


Dan terkait dengan kerjasama Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh dengan UNP kedepannya, Pemko Payakumbuh menegaskan telah komit untuk segala sesuatu atas kebutuhan dari pihak UNP di kota Payakumbuh guna kelancaran proses aktivitas perkuliahan di kampus PSDKU UNP di kota Payakumbuh.


Sementara itu, dari pihak UNP sampaikan ucapan terimakasih atas sambutan dari pihak Pemko Payakumbuh melalui Disnakerperin yang telah memfasilitasi terselenggaranya agenda diskusi antara Pemko Payakumbuh dan Perwakilan UNP dalam rangka sebagai tindak lanjut MoU Kerjasama yang sudah ditandatangani sebelumnya.


Ermawati selaku dekan fakultas pariwisata dan perhotelan UNP diawal diskusi langsung mengungkapkan jika pihak UNP telah mengagendakan untuk membuka proses perekrutan mahasiswa baru pada prodi DIII fakultas pariwisata dan perhotelan program studi kuliner Minang pada tanggal 23 Maret 2023, dan akan dilanjutkan bulan Juni serta Juli untuk perkenalan kampus dan untuk proses belajar akan dimulai pada tanggal 25 Agustus 2023,” ungkap Ermawati dalam kesempatan tersebut.


Orang nomor satu di fakultas pariwisata dan perhotelan UNP itu turut menyampaikan melakukan upaya yang maksimal agar dapat segera dimulainya proses kuliah di PSDKU UNP di kota Payakumbuh.


Terkait dengan keberadaan PSDKU UNP kota Payakumbuh, Erma menjelaskan sedikit tentang kenapa diberikan nama tersebut dan tidak diberikan nama kampus jauh seperti di dua daerah lain yang telah ada berdiri kampus UNP.


“Iya, karna untuk di kota Payakumbuh telah dibatasi oleh kabupaten Agam yang telah lebih awal dibukanya kampus UNP. Sehingga kota Payakumbuh hanya bisa didirikan dan terfokus pada program studi yang diluar kampus utama saja,” ungkap Erma.


Lebih lanjut, Ermawati katakan jika pada program DIII fakultas pariwisata dan perhotelan ini akan difokuskan terhadap vokasi, sehingga mahasiswa nantinya akan sering melakukan praktek dalam proses perkuliahannya yang akhirnya para mahasiswa ini diharapkan akan dapat dan siap untuk memasuki dunia kerja.


“Tidak hanya dunia kerja, tentu kami (pihak UNP) akan berusaha untuk memberikan sesuatu yang lebih terhadap mahasiswa nantinya agar mereka (mahasiswa) yang telah menyelesaikan tugas belajarnya di PSDKU UNP kota Payakumbuh akan dapat menjadi wirausahawan yang handal dan mumpuni dimanapun mereka berada,” harap Erma.


Pada kesempatan itu, Erma meminta sekaligus menekankan kepada pihak Pemko Payakumbuh agar dapat nantinya menyediakan fasilitas lebih awal berupa tempat tinggal atau kost bagi mahasiswa baru yang kuliah di PSDKU UNP kota Payakumbuh.


“Kami telah melihat atas impek dari keberadaan sebuah kampus di sebuah wilayah tersebut. Dimana perekonomian warga sekitar kampus tumbuh dan berkembang dengan hadirnya kampus ini. Dan kami tentu ingin pihak Pemko Payakumbuh lebih awal memberikan kami data terkait untuk tempat tinggal bagi mahasiswa baru ini sehingga data ini akan kami jadikan sebagai salah satu poin dalam menarik minat mahasiswa baru yang kuliah pada prodi DIII program studi kuliner Minang ini,” ungkap Erma.


Dan atas permintaan pihak UNP tersebut, bu Pat langsung menjawab hal itu bahwasanya ia mengatakan jika nantinya Pemko Payakumbuh akan melakukan sosialisasi kepada warga sekitar dan meminta warga untuk dapat membantu dan memberikan sarana dan prasarana sebagai tempat tinggal atau kost bagi mahasiswa yang merupakan warga luar daerah.


Dan untuk mahasiswa baru yang ingin mengambil kuliah pada program DIII studi kuliner Minang, dekan itu mengatakan jika calon mahasiswa dapat mendaftar pada situs resmi UNP yang akan segera dibuka dan tayang pada situs web kampus tersebut. (Yon)


Padang - Wali Kota Padang Hendri Septa mengaku sangat menyambut baik atas digelarnya acara Bazar HBT-WHBT (Himpunan Bersatu Teguh dan Himpunan Wanita Bersatu Teguh) Kota Padang Tahun 2023 yang berlangsung selama 27 Januari hingga 5 Februari 2023 ini. 

Acara yang digelar dalam rangka memeriahkan Tahun Baru Imlek 2574 yang jatuh pada 22 Januari lalu itu pun dipusatkan di kawasan Gedung HBT-WHBT Kota Padang Jl Kelenteng No. 311, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.

Adapun tema yang diusung pada event yang masuk di dalam kalender event pariwisata Kota Padang tahun 2023 tersebut adalah "Bangkit Bersama dalam Suasana Imlek". 

"Atas nama Pemko Padang kita tentu sangat menyambut baik dan mengucapkan selamat bagi keluarga besar HBT-WHBT yang menggelar berbagai event dalam rangka perayaan tahun baru Imlek. Salah satunya bazar yang diadakan kali ini, semoga memberikan banyak manfaat, terutama sekali menggeliatkan roda perekonomian masyarakat Kota Padang," ungkap Wako Hendri Septa saat membuka event tersebut, Jumat (27/1/2023) sore.

Tak hanya itu, menurut Hendri Septa bazar yang digelar oleh pengurus HBT-WHBT diyakini dapat menguatkan rasa persatuan dan kesatuan di tengah kehidupan masyarakat Kota Padang yang heterogen.

"Semoga bazar ini berjalan sukses dan dikunjungi warga Kota Padang maupun wisatawan lokal dan mancanegara yang tengah berkunjung ke Padang. Hal ini sangat positif sekali tentunya," pungkas Wali Kota yang didapuk memainkan drum berkolaborasi dengan grub band HBT-WHBT yang menyanyikan beberapa lagu Mandarin saat itu. 

Sementara itu Ketua Panitia Bazar HBT-WHBT 2023 Martin Makmur menyebutkan, bazar tersebut merupakan kegiatan tahunan yang digelar pihaknya dalam rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh tahun ini. Acara ini juga upaya mengokohkan budaya masyarakat Tionghoa yang ada di Kota Padang.

"Bazar ini terbuka untuk umum dan semua lapisan masyarakat yang ada di Kota Padang," jelasnya.

Martin menambahkan, pada bazar tersebut berbagai acara menarik juga disajikan seperti lomba fashion, lomba pakaian pesta anak, lomba mewarnai serta lomba tari Minang kreasi, lomba karaoke, lomba fashion kids dan lomba cerdas cermat. Selain itu turut dimeriahkan dengan adanya penampilan barongsai HBT, Red Dragon, Wushu dan lainnya yang ditutup dengan festival Cap Go Meh.

"Semoga melalui kegiatan ini akan meramaikan dan memeriahkan suasana Imlek di Kota Padang. Begitu pula mengundang wisatawan untuk datang ke kota yang kita cintai ini," papar Martin.

Selain dihadiri Tokoh, Penasehat dan Pengurus HBT-WHBT Padang terlihat hadir di kesempatan itu Anggota DPRD Sumbar Albert Indra Lukman, Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap bersama unsur Forkopimda Padang lainnya dan Anggota DPRD Kota Padang Iswanto Kwara.

Selain itu juga hadir Sekretaris Dinas Pariwisata Rina Melati bersama Kabag Prokopim Amrizal Rengganis, Camat Padang Selatan Jasman, Camat Padang Barat Junie Nursyamza serta Kapolsek Padang Barat Kompol Gusdi, Kapolsek Padang Selatan AKP Nanang Irawadi. (*)

 


Limapuluh Kota,nerralpost- Sebagai organisasi Perangkat Daerah (OPD), kedudukan Camat dinilai strategis karena mendapatkan pelimpahan sebagian kewenangan dari Bupati untuk melaksanakan urusan otonomi daerah. Untuk itu, Camat harus mewujudkan manajemen dan gagasan inovasi pelayanan publik yang bermutu, efektif, dan efisien di wilayahnya. Tidak hanya itu, Camat yang baru dilantik hari ini harus membangun sinergitas dan integritas untuk mewujudkan Kecamatan Gunuang Omeh yang lebih maju dengan memaksimalkan segala potensi yang ada sebagai penggerak untuk memajukan wilayah yang ia pimpin. Hal tersebut disampaikan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo dalam sambutannya usai menyaksikan serah terima jabatan (Sertijab) pejabat Camat Gunuang Omeh dari pejabat lama Muhammad Rifki ke pejabat baru Apri Yulianto serta pelantikan dan Sertijab Ketua TP-PKK Gunuang Omeh dari Ny. Aryenni Martius M.Refki kepada Ny. Yofi Kemala Dewi Apri Yulianto di Monumen Bela Negara, Kamis (26/01/2023).


Tampak hadir pada acara sertijab, Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, Kepala Satpol PP Fidria Fala, Forkopimca, Wali Nagari se-Kecamatan Gunuang Omeh, tokoh masyarakat, dan sejumlah camat di Kabupaten Limapuluh Kota. Tidak hanya di Gunuang Omeh, hari ini turut dilangsungkan Sertijab Pejabat Camat di Kecamatan Bukit Barisan. Prosesi Sertijab pejabat Camat Bukit Barisan dari pejabat lama Wardi ke pejabat baru Jeki Mardonal dipimpin oleh Asisten I Herman Azwar. Di momen yang sama tersebut, juga dilakukan pelantikan dan Sertijab Ketua TP-PKK Bukit Barisan dari Ny. Desi Wardi kepada Ny.Diana Jeki Mardonal.


Dibagian lain sambutannya, Bupati Safaruddin mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat lama M.Rifki beserta jajaran atas dedikasi yang ditunjukkan selama bertugas. "Semoga Allah SWT memberikan pahala atas kerja keras yang saudara lakukan selama ini dalam membantu mewujudkan visi daerah," tutur Bupati Safaruddin. Kemudian diharapkan Bupati, seluruh warga secara bersama terlibat untuk pelaksanaan pembangunan yang ada di Kecamatan Gunuang Omeh. "Masyarakat harus mengawasi, mengevaluasi, serta memberikan masukan bilamana dianggap perlu dalam proses pembangunan di wilayahnya agar pembangunan yang dilaksanakan dapat dinikmati seluas-luasnya oleh masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota," harapnya. Selanjutnya, Bupati Safaruddin menginstruksikan Camat serta Ketua TP-PKK yang baru dilantik untuk meningkatkan kerjasama dengan unsur lembaga pemerintah dan stakeholder lainnya dengan menyusun kepengurusan TP-PKK dengan menelurkan inovasi-inovasi baru dalam pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrim di Limapuluh Kota.


Sementara itu, Ketua TP-PKK Lima Puluh Kota Nevi Safaruddin berpesan kepada Ketua TP-PKK Kecamatan Gunuang Omeh yang baru dapat menjalankan program-program prioritas PKK Kabupaten Lima Puluh Kota dengan baik serta meningkatkan prestasi di berbagai bidang lomba yang diikuti oleh TP-PKK Gunuang Omeh selama ini. Kemudian, Nevi meminta agar PKK bisa berkontribusi dalam menjawab tantangan resesi global. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost- Di tengah resesi ekonomi yang melanda dunia serta keterbatasan anggaran daerah yang diakibatkan berkurangnya dana transfer pusat ke daerah, pemerintah daerah terus berupaya menyusun perencanaan dan pelaksanaan pembangunan yang mampu meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Melalui perencanaan pembangunan yang disusun setiap tahun yang mempedomani RPJMD Limapuluh Kota 2021-2025 hendaknya mampu  menstimulus ekonomi daerah. Namun hal yang paling utama dalam pembangunan Limapuluh Kota adalah dengan peningkatan sumber daya manusia yang madani, beradat, dan berdaya berlandaskan Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah. 


Demikian rangkuman pemaparan Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt.Bandaro Rajo kepada Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Indenpenden Tingkat Provinsi Sumatera Barat terhadap dokumen perencanaan pembangunan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota pada 6 besar Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahap II. Kabupaten Limapuluh Kota bersama lima kabupaten/kota lainnya, secara marathon dinilai oleh tim penilai utama dan tim penilai independen, untuk ditetapkan sebagai yang terbaik se-Sumatera Barat di sisi perencanaan, yang selanjutnya dinominasikan untuk tingkat Nasional. Penilaian Tahap II oleh kedua kategori tim terdiri unsur birokrasi, akademisi dan pers itu dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Limapuluh Kota di Labuh Basilang, Payakumbuh, Jumat (27/01/2023). 


Sebelum tinjauan umum oleh Tim Penilai Utama dan Tim Penilai Independen yang dipimpin Wakil Ketua Tim Beni Sakti terlebih dahulu, Bupati Limapuluh Kota Safaruddin Dt. Bandaro Rajo memaparkan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan Limapuluh Kota yang diwakili oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Gusdian Laora menyampaikan presentasi tentang visi dan misi daerah yang selanjutnya dituangkan ke Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026 serta Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2023. Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota Syamsul Mikar, Sekretaris Daerah Widya Putra, Ketua TP-PKK Nevi Safaruddin, jajaran Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab Limapuluh Kota, dan Wali Nagari.


Dalam kesempatan presentasi, Bupati Safaruddin memaparkan lima misi daerah antara lain, peningkatan sumber daya manusia, perekonomian, nagari sebagai poros pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik dan reformasi pembangunan serta peningkatan infrastruktur. “Selain menetapkan visi dan misi daerah, kami juga memiliki sejumlah program unggulan seperti  peningkatan infrastruktur IKK Sarilamak, sebagai informasi, pada tahun ini kita akan melanjutkan pembangunan RTH, serta perencanaan pemindahan Rumah Dinas Bupati yang masih berada di Kota Payakumbuh,” jelas Bupati Safaruddin. Bupati Safaruddin mengakui, rencana yang dimiliki tentu saja memiliki kekurangan, dengan dilaksanakan penilaian ini diharapkan para tim penilai memberikan masukan terhadap celah - celah dalam rangka mematangkan kinerja pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota kedepan. "Berbicara tentang hasil penilaian, Bupati Limapuluh Kota berharap hal ini akan dijadikan acuan utama pemerintah daerah untuk membangun Limapuluh Kota yang lebih maju di masa depan," ungkapnya.


Sementara itu, Beni Sakti selaku Tim utama PPD sekaligus Kepala Bidang Ekonomi dan SDA Balitbang mengatakan, Kabupaten Limapuluh Kota menjadi salah satu dari enam kabupaten/kota di Provinsi Sumbar yang dinilai dalam Penilaian Pembangunan Daerah. Kemudian dilanjutkan Beni, ada 4 aspek dalam penilaian, diantaranya adalah aspek pencapaian pembangunan, kualitas dokumen RKPD, proses penyusunan dokumen RKPD, dan aspek inovasi. "Tim penilai independen turut kami turunkan, yang terdiri dari unsur perguruan tinggi dan jurnalis," pungkas Beni. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Menindak lanjuti arahan presiden, terkait langkah stratedis pengendalian inflasi di daerah, Pj. Wali Kota Payakumbuh rapat bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Randang Balai Kota Payakumbuh, Jumat (27/01/2023).


Kegiatan tersebut juga diikuti oleh Asisten II Elzadaswarman, Pemimpin Cabang Bulog Bukittinggi Muhammad Fakri Firdaus, BPS Kota Payakumbuh serta OPD terkait.


Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, saat rakor bersama presiden beberapa waktu lalu, salah satu yang dibahas adalah pengendalian inflasi daerah. Apalagi menjelang bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1444 H.


"Biasanya jelang dan selama Ramadhan serta Idul Fitri untuk bahan pokok rata-rata kebutuhan masyarakat kita cenderung meningkat," kata Pj. Wako Rida Ananda.


"Jadi dari jauh-jauh hari kita harus menyiapkan langkah strategis untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat kita ini. Agar laju inflasi di Payakumbuh terkendali dan harga di pasaran tetap stabil," tambahnya.


Rida menyebut, salah satu upaya yang mesti dilakukan adalah dengan menyelenggarakan bazar murah, pasar murah dan lain sebagainya.


"Ya, kita harapkan OPD bisa membuat pasar murah ini. Mininal untuk kebutuhan pokok yang berkaitan dengan inflasi ini," ucapnya.


"Selain itu, kita juga mengimbau masyarakat  agar tetap memanfaatkan pekarangan dan lahan kosong untuk ditanami kebutuhan pokok hariaannya," tukuknya.


Selain itu, Rida meminta kepada jajarannya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agara mengurangi konsumsi beras di malam hari. Karena untuk usia 50 tahun keatas sangat beresiko terkena berbagai macam penyakit.


"Kita tidak melarang, cuma mengajak untuk mengganti asupan dengan makanan yang lebih bergizi di malam hari. Karena kalau usia sudah di atas 50 sangat beresiko dengan penyakit kronis seperti Hipertensi, Jantung, Diabetes dan sebagainya," ucapnya.


"Saya pribadi sejak dua tahun terakhir ini sudah mengurangi konsumsi beras (nasi - red) di malam hari. Insyaallah banyak perubahan yang saya rasakan sejak mengganti nasi dengan makanan bergizi lainnya," ungkapnya.


Sementara itu, Pemimpin Cabang Bulog Bukittinggi Muhammad Fakri Firdaus mengatakan untuk stok beras sampai tiga bulan kedepan di Payakumbuh tetap stabil.


"Saat ini stok beras di gudang ada 551 ton. Lagi diperjalanan ada 1500 ton dan dengan demikian cadangan kita ada lebih kurang 2000 ton. Kebutuhan akan stabil untuk tiga bulan kedepan termasuk Ramadhan dan Idul Fitri 2023," ucapnya.


Untuk pengendalian harga pasar, dia menyebut, tahun 2023 ini akan membuka toko di pasar pencatatan pemerintah (Pasar Ibuh - red). Tujuannya sebagai toko dalam pengendalian inflasi dan mengontrol kestabilan harga pasar.


"Kita akan siap satu toko, namanya Toko Pangan Kita, disini akan dijual beras bulog yang kualitasnya tidak kalah dari beras lokal. Dan harganya juga lebih murah, tujuannya agar harga di pasaran tetap stabil," terangnya.


"Dan toko ini yang pertama di Sumbar," pungkasnya. (Yon)

 Payakumbuh,netralpost


- Ingin dekat dan berinteraksi langsung bersama masyarakat Payakumbuh, Pj. Wali Kota Payakumbuh menggelar program Ruang Informasi dan Dialog bersama wargA (RIDA) melalui zoom meeting.


Dipandu oleh host berpengalaman Kadis Kominfo Kota Payakumbuh Junaidi, interaksi dengan masyarakat itu dikemas semenarik mungkin. Sehingga warga lebih santai dan leluasa menyampaikan masukan dan keluhan kepada pemerintah.


Pj. Wako Rida Ananda mengatakan, dengan program RIDA ini diharapakan masyarakat Payakumbuh bisa langsung memberi masukan kepada pemerintah daerah.


"Kita lihat tadi antusias masyarakat cukup tinggi, banyak pertanyaan yang muncul. Dengan adanya program ini setiap keluhan dan usulan itu bisa langsung ditanggapi oleh OPD terkait," kata Pj. Wako Rida Ananda di Balai Kota Payakumbuh, Jumat (27/01/2023).


"Masyarakat bisa mendengar langsung dan mendapatkan solusi dari setiap usulan dan keluhan yang disampaikan," lanjutnya.


Rida mengharapkan, kegiatan yang dilaksanakan setiap Jumat itu bisa mendapat tempat di hati masyarakat. Karena dengan RIDA pemerintah bisa lebih dekat dengan masyarakatnya.


"Bagi masyarakat yang belum bergabung hari ini, Jumat depat mulai pukul 14.00 WIB bisa bergabung melalui zoom meeting. Sampaikan semua unek-unek, keluhan dan masukan untuk kemajuan Kota Payakumbuh yang kita cintai ini," ujarnya.


Dikesempatan itu, salah seorang warga dari Kelurahan Koto Panjang Padang Riki Afrianto memberikan apresiasi dengan adanya program RIDA tersebut.


"Kami sangat mengapresiasi kegiatan zoom ini pak, karena bagi kami warga yang susah untuk menyampaikan aspirasi dengan program ini segala keluhan kami bisa langsung dijawab," ucapnya.


"Kami puas dengan kegiatan ini, semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Sehingga segala keluhan masyarakat bisa langsung ditanggapi," pungkasnya. 


Untuk menanggapi semua pertanyaan masyarakat itu, seluruh OPD dilingkup Pemko Payakumbuh juga hadir untuk memberikan jawaban yang lebih pas, sesuai dengan keadaan dan informasi terkini. (Yon)


Payakumbuh,nerralpoat --- Program bapak asuh yang digagas oleh Penjabat Wali Kota Payakumbuh Rida Ananda untuk pencegahan stunting di Kota Payakumbuh cukup memberikan kontribusi penurunan angka stunting setelah beberapa bulan berjalan.


Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Wawan Sofianto kepada media, Selasa (24/1), yang menyampaikan data di bulan Agustus 2022 sebanyak 472 anak. Setelah dilakukan update data validasi pada November 2022, angka stunting berada pada 304 anak.


"Penurunan ini tak hanya dari intervensi program bapak asuh saja, namun program kami di OPD seperti pemberian makanan tambahan, edukasi, dan pendampingan kelompok sasaran beresiko dengan delapan aksi penurunan stunting ini turut menjadi pemicu turunnya angka stunting di Kota Payakumbuh," kata Wawan.


Ditambahkannya, untuk update data selanjutnya akan muncul di Februari 2023. Pihaknya menyebut program nyata dari Wako Rida Ananda cukup memberikan dampak, bagaimanapun ini menyentuh langsung ke keluarga stunting, masing-masing bapak asuh ada 2 atau 3 balita stunting yang diintervensi pemenuhan gizinya dengan memberi makanan tambahan.


"Kita berharap pola bapak asuh ini tak hanya dilakukan oleh kepala OPD saja, namun lembaga lain di luar pemerintah bisa ikut bersama-sama mewujudkan target zero stunting di Kota Payakumbuh," ungkapnya.


Ketika ditanya kepada Wawan bagaimana program dinkes untuk penanganan stunting, Dia menjelaskan dimulai dengan penanganan remaja putri usia SMA. Dinas memberikan tablet tambah darah setiap bulan ke sekolah-sekolah.


Di samping itu, juga kepada pasangan yang akan menikah, melalui KUA diberikan edukasi bagaimana gizi calon ibu dipenuhi, di saat memasuki usia perkawinan harus dilakukan imunisasi calon pengantin.


"Untuk ibu hamil kita lakukan pemeriksaan 6x minimal selama masa kehamilan. Karena besar pengaruhnya kepada calon bayi. Kita melakukannya dengan tim pendamping keluarga di kelurahan yang terdiri dari unusr kesehatan, penyuluh KB, dan unsur kelurahan memantau kelompok sasaran. Jangan sampai ada bayi yang tumbuh pendek dan setengah pendek, atau terkena penyakit lain," ungkapnya.


Wawan menegaskan, Pemerintah Kota Payakumbuh terus memastikan ibu hamil untuk memiliki BPJS. Disamping itu tumbuh kembang bayi dipantau lewat posyandu, khususnya anak usia 0-5 tahun.


Sementara itu, Wako Rida Ananda sebagai penggagas program orang tua asuh anak stunting selalu menyediakan stok sembako di dalam bagasi mobilnya, ada beras, telur, dan susu yang diberikan kepada warga kurang mampu yang memiliki balita, itu salah satu cara Rida menangani stunting.


Rida pada beberapa kesempatan kepada media mengatakan masalah stunting perlu ditangani dengan serius, anak-anak usia balita harus dipenuhi asupan gizinya supaya bisa tumbuh dan kembang dengan seimbang, bila tidak maka akan terganggu dan mereka juga yang akan kesulitan di kemudian hari, seperti mudah terkena penyakit, tak kalah pentingnya juga hal serupa berlaku untuk ibu hamil.


"Kita di pemerintah kota saat ini fokus menangani stunting, saya mengajak tiap kepala OPD, kepala bagian, camat, dan lurah untuk mengangkat anak asuh, dan setiap hari kami di kantor mengumpulkan sedekah seribu rupiah sebagai cara kami menggalang bantuan swadaya," kata Rida.


Rida juga menuturkan problem stunting harus disikapi bersama-sama, pihaknya mengajak seluruh unsur mulai dari TNI, POLRI, politisi, ormas, pengusaha, dan tokoh masyarakat untuk ikut menjadi orang tua asuh bagi anak yang berpotensi stunting di lingkungan mereka.


"Kita mengajak seluruh lini mari perangi stunting agar generasi kita tumbuh dan kembang dengan ideal, kami di pemerintah ingin memulainya dengan semangat kebersamaan menuju generasi emas Indonesia," terangnya. (Yon)



Limapuluh Kota,netralpost -- Kabupaten Lima Puluh Kota ditetapkan sebagai salah satu dari 6 Kabupaten yang lolos penilaian tahap I Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tingkat Provinsi tahun 2023.  Selanjutnya untuk penilaian tahap II akan dilakukan penilaian presentasi dan wawancara dengan melibatkan perwakilan Perangkat Daerah, DPRD, dan stakeholder terkait. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Lima Puluh Kota Gusdian Laora dalam rapat persiapan penilaian tahap II di Aula Bapelitbang Lima Puluh Kota, Sarilamak, Kamis (26/01/2023).


Turut hadir pada rapat tersebut Kepala Dinas Perdagkop UKM Ayu Mitria, Kepala Dinas Perinaker Fery Chofa, Direktur Politani Payakumbuh John Nefri, perwakilan Perangkat Daerah Lima Puluh Kota, instansi vertikal, LKAAM, MUI, dan Bundo Kanduang. 


Gusdian Laora menjelaskan PPD merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan oleh pemprov sesuai dengan arahan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). "Penilaian tahap II akan dilaksanakan pada Jumat (27/01/2023) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Lima Puluh Kota," ujarnya. 


Dalam rapat tersebut Kepala Bapelitbang mengatakan, "ada 4 aspek dan indikator penilaian dalam persentasi dan wawancara besok. “Keempat aspek tersebut adalah Aspek Pencapaian Pembangunan, Aspek Kualitas Dokumen RKPD, Aspek Proses Penyusunan Dokumen RKPD, dan Aspek Inovasi. Selanjutnya Ia mengharapkan perwakilan Perangkat Daerah, DPRD dan stakeholder terkait saling bekerjasama untuk penilaian ini. "Tidak hanya pemerintah tapi stakeholder turut berperan penting dalam keberhasilan pembangunan daerah, untuk itu kami harapkan kerjasama Bapak/Ibu," ujar Gusdian Laora.(Yon)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.