Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 


Arosuka, netralpost.net --- Bupati Solok Epyardi Asda buka puasa bersama Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur dan masyarakat di kediaman Suhatri Bur yang sering disapa Aciak di Padang Pariaman pada Rabu (3/4/2024).

Dalam pertemuan dua kepala daerah yang bersahabat itu terlihat akrab dan disambut hangat warga. Bahkan sejumlah tokoh agama, adat, dan masyarakat ikut hadir.

Suhatri Bur mengatakan, Epyardi Asda adalah uda atau abang baginya. Banyak hal yang Ia serap dari kepemimpinan Epyardi Asda yang tegas dan lugas.

“Abang Epy bukan orang lain bagi saya. Ia tegas apa adanya, itu lah beliau. Bahkan ketegasan itu juga dianggap bagi lawan politik untuk menjatuhkan Bupati. Saya juga pernah mengalami Pak hal yang sama. Video saya dipotong-potong dipolitisir, tapi akhirnya mereka capek juga,”tutur Suhatri Bur.

Dikatakannya, kisah hidupnya dengan Epyardi Asda juga tidak jauh beda dengan hidupnya yang lahir dari keluarga miskin. 

“Jika abang (Epyardi Asda) ayah kusir bendi kalau ayah saya tukang jahit. Yang jelas Abang Epy orangnya apa apa adanya. Itu yang saya suka,”tuturnya.

Selain pertemuan antara sahabat itu, Epyardi juga disambut oleh tokoh masyarakat yang hadir. Beberapa diantaranya tokoh adat berdialog dengan Epyardi Asda terutama dalam ketegasannya memimpin daerah.

Persahabatan dua Kepala Daerah itu diakui oleh Epyardi Asda. Ia banyak mendengar keluh kesah selama bersahabat dengan Suhatri Bur.

“Jadi memang saya sudah lama kenal dengan beliau, bahkan saat beliau menjadi Wakil Bupati, Ia banyak cerita-cerita dengan saya,”ujarnya.

Terkait dengan sikapnya yang tegas, Epyardi Asda mengatakan, Ia memang sudah biasa menghadapi lawan politik atau yang tidak senang dengannya. Hal itu tidak lebih karena Ia ingin menjadi orang yang apa adanya dan tidak munafik.

“Saya tetap sabar. Karena ini niat saya hanya untuk mengabdi di untuk kampung halaman. Kalau pun adanya yang tak senang itu biasa,”kata Epyardi.

Ia mengatakan, semenjak menjadi Bupati banyak hal yang didobrak untuk membangkitkan kembali kejayaan Kabupaten Solok. Diakuinya tidak mudah. Maka itu ia membentuk Solok Super Team (SST).

“Memang mengubah kebiasaan lama itu tidak mudah banyak tantangan dan halangan. Meski begitu dengan kami bersama SST semua bisa teratasi. Ini bisa kami buktikan dengan adanya pengakuan dari lembaga negara apa yang kami capai dan hasilkan,”ujarnya.

Yang jelas kata Epyardi, capaian tersebut berkat kerja sama SST dan masyarakat. 

Diungkapkannya, pada bulan Ramadan ini Ia hanya minta doa masyarakat untuk kesehatannya dan agar tetap  semangat dalam membangun kampung halaman.

 


Sumbar, netral posting. Net - Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, S.Ik. MH memimpin apel gelar pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2024, Rabu (3/4) pagi di lapangan RTH Imam Bonjol, Padang.

Pada kesempatan tersebut, Brigjen Pol Gupuh Setiyono membacakan amanat Kapolri, dimana apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2024” dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia.

"Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2024 sebagai komitmen nyata sinergisitas TNI-POLRI dengan stakeholder terkait dalam rangka pengamanan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1445 H," ucap Wakapolda Sumbar.

Sebagaimana kita ketahui bersama, berdasarkan survei Kemenhub RI tahun 2024 diperkirakan terdapat potensi pergerakan masyarakat sebesar 193,6 juta orang atau meningkat 56,4% dibandingkan tahun 2023. 

Berkaitan hal tersebut, Presiden RI Joko Widodo menekankan bahwa ”mudik tahun ini adalah mudik yang akan sangat besar sekali, kenaikannya 56 persen dibanding tahun yang lalu. Total yang akan mudik 190 juta pemudik tahun ini kurang lebih, ini dari survei. Oleh sebab itu, saya mengimbau, mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal”.

"Untuk menjawab tantangan ini, TNI-POLRI bersama stakeholder terkait melaksanakan operasi terpusat dengan sandi “Ketupat 2024” yang melibatkan 155.165 personel, selama 13 hari dari tanggal 4 s.d. 16 April 2024," ujarnya.

Dalam operasi ini, telah dipersiapkan 5.784 pos, yang terdiri dari 3.772 pos pengamanan,1.532 pos pelayanan, dan 480 pos terpadu, dalam rangka pelayanan dan pengamanan utamanya pada jalur-jalur rawan seperti kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian. 

"Tentunya, pos-pos yang digelar harus mampu memberikan pelayanan prima dan pengamanan optimal," ujarnya. 

"Polri bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Kementerian PUPR kembali mengeluarkan Surat Keputusan Bersama tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan serta penyeberangan selama masa arus mudik dan arus balik angkutan lebaran 2024/1445 H," sambung Wakapolda membacakan amanat Kapolri. 

Lanjutnya, apabila masyarakat merasa khawatir terdapat gangguan kejahatan dalam perjalanannya, siapkan pengawalan kepolisian untuk memberikan rasa aman.

"Sinergi dan koordinasi antara satgas pusat, satgas daerah, dan stakeholder terkait harus berjalan optimal, sehingga pengguna jalan benar-benar merasa aman dan nyaman," ujarnya. 

Kemudian, pada aspek keamanan dari gangguan kamtibmas juga harus menjadi perhatian penting, baik pada rumah yang ditinggalkan, jalur mudik, maupun lokasi wisata dan pusat keramaian lainnya. 

"Lakukan patroli bersama pada jam-jam rawan, siapkan layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan sehingga masyarakat dapat mudik dengan tenang," katanya. 

"Selain itu, libatkan kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan dalam pengamanan sholat ied sebagai wujud toleransi dan keberagaman Indonesia," katanya lagi.

Disamping kamseltibcar lantas dan gangguan kamtibmas, stabilitas harga dan ketersediaan bapokting serta bbm harus tetap terjaga. Tingkatkan koordinasi dan lakukan langkah-langkah bersama dengan stakeholder terkait, sehingga stok dan harga dapat tetap terjaga.

Seluruh upaya dan perkembangan di lapangan harus diimbangi dengan strategi komunikasi publik yang baik. Pastikan masyarakat dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan melalui berbagai saluran komunikasi, sehingga dapat merencanakan perjalanannya dengan nyaman.

"Berbagai upaya tersebut diharapkan dapat berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat merasakan “Mudik Aman, Ceria, Penuh Makna”. Diharapkan momentum hari raya idul fitri ini dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, persatuan, dan kesatuan seluruh lapisan masyarakat," sebutnya. 

Dalam apel gelar pasukan ini, dihadiri oleh Wagub Sumbar Audy Joinaldi, Forkopimda Sumbar, Irwasda Brigjen Pol Arif Rahman Hakim, SH, Pejabat Utama Polda Sumbar dan undangan lainnya.

Sedang peserta apel ini terdiri dari pasukan TNI (AD, AL, AU), Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD dan petugas Kesehatan.(*)

 


Polres Pasaman, netral posting. Net -- Polres Pasaman mengadakan Apel gelar Pasukan dalam rangka operasi kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Ketupat Singgalang 2024. Operasi tersebut digelar untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1445 H.

Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Kabupaten Kota di indonesia, termasuk di Kabupaten Pasaman, bertempat di halaman apel polres pasaman, Rabu (03/04/2024).

Apel gelar pasukan dipimpin oleh Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro, S.I.K, M.I.K  Yang Diwakili oleh Wakapolres Kompol Muddasir ,SH, MH didampingi Bupati Pasaman yang diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Teddy Marta, S,STP.. Kemudian Pemimpin apel melakukan pemeriksaan pasukan peserta upacara.

Dalam Gelar Pasaukan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Pasaman, Pejabat Utama Polres Pasaman Kepala OPD Pasaman, Kapolsek sejajaran Polres Pasaman serta undangan lainnya.

Sedangkan peserta apel gelar pasukan terdiri dari pasukan Pom TNI, Pers Kodim 0305, personel Polres Pasaman, Dishub, Satpol PP, BPBD, Dinas Kesehatan, Rutan Lubuk Sikaping dan Dinas PUTR.

Adapun personil Pelaksana  upacara bertindak selaku Perwira upacara AKP Tirto Edhi,SH dengan Komandan Upacara Kasat Lantas AKP  Hidayanda Rizky, SH dalam kegiatan tersebut dilakukan pemasangan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Singgalang 2024, kepada perwakilan dari masing-masing instansi.

Dalam kesempatan terpisah, Kapolres Pasaman menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2024 ini khususnya di wilayah hukum polres pasaman akan dilaksanakan secara optimal, sehingga arus mudik dan balik berjalan dengan aman  tertib dan lancar, untuk mengantisipasi Kejahatan dan gangguan kamtibmas kita telah mendirikan 2 (dua) yang terdiri dari Satu Pos Pengamanan didaerah wisata Rimbo Panti dan Satu Pos Pelayanan yang berada di objek Wisata Equator Bonjol ,” ujar kapolres AKBP Yudho Huntoro.

 


Sumbar, netralpost. Net --- Menjelang Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1445 H,  Polda Sumbar menggelar Latihan Pra Operasi Ketupat Singgalang 2024 dalam rangka pengamanan Arus Mudik dan Balik, yang dilaksanakan di gedung Awaludin Jamin Lt 3 Polda Sumbar, Selasa (2/4/2024).

Lat Pra Ops Ketupat  2024 kali ini dengan tema "Melalui Latpraops kita tingkatkan Kemampuan dan Profesionalisme Polri dalam Pengamanan Hari Raya Idulfitri 1445 H tahun 2024, guna memelihara keamanan dalam negeri di wilayah hukum Polda Sumbar. 

Dalam kegiatan tersebut personel Polda Sumbar menerima petunjuk dan arahan terkait pelaksanaan tugas di lapangan baik itu kegiatan patroli, pos pengamanan, pos pelayanan, serta menjaga kamseltibcarlantas agar tetap aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idulfitri dan setelah Idulfitri. 

Kegiatan latpraops singgalang 2024 Polda Sumbar dibuka oleh Kabiro Ops Polda Sumbar Kombes. Pol. Djadjuli, S.I.K, M.Si didampingi oleh Dirsamapta dan Dirlantas Polda Sumbar, serta diikuti oleh Personil polda sumbar sejajaran Polda Sumbar. 

Pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2024 ini dilaksanakan selama kurun waktu 13 (tiga belas)  hari dari tanggal 4 s/d 16 April 2024, yang ditandai dengan dilaksanakan Apel Gelar Pasukan pada Rabu 3/4/2024 di Lapangan Imam Bonjol padang. 

Dalam kesempatan yang sama Dirlantas Polda Sumbar Kombes. Pol. Dwi Nur Setiawan, S. I. K Juga menambahkan tentang himbauan jalur one way sistem, untuk uji coba jalur pada tanggal 5 april 2024, tanggal 7 s/d 9 april pelaksanaan one way dari jam 12.00 wib - 17.00 wib dengan Rute Padang - Bukitinggi (Via sicincin- padang Panjang- padang lua) Bukitinggi - Padang (Via Malalak)  tgl 10 april status normal, tanggal 11 s/d 15 jalur one way dari arah sebaliknya.

 


Polres Pasaman, Sumatera Barat --- Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro.,S.I.K.,M.I.K  diwakili oleh Wakapolres Pasaman Kompol Muddasir, SH, MH membuka kegiatan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral dalam rangka persiapan Operasi Ketupat Singgalang 2024 di Kabupaten Pasaman, Senin ( 01/03/ 2024) bertempat di Aula Rupatama.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Pasaman, Forkopimda, Kadis Perhubungan, Kepala BPBD, Kepala Dinas PUPR, PLN, PJU dan kapolsek sejajaran Polres Pasaman dan tamu undangan lainnya.

Rapat koordinasi ini digelar merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka kesiapan sebelum pelaksanaan operasi kepolisian terpusat yang diberi sandi Operasi Ketupat Singgalang 2024 di kabupaten pasaman, hal ini dilakukan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas  agar tetap kondusif di wilayah hukum Polres Pasaman menjelang  perayaan hari raya  Idul Fitri 1445 H tahun 2024.

Dalam kesempatan terpisah Kapolres Pasaman AKBP Yudho Huntoro.,S.I.K.,M.I.K  menyampaikan, “ Dengan  adanya Rakor Lintas Sektoral ini diharapkan akan terjalin  sinergitas, kerja sama dan kebersamaan dari seluruh lembaga, instansi dan stakeholder terkait yang ada dikabupaten pasaman , sehingga hal ini dapat menciptakan rasa aman, dan nyaman kepada masyarakat selama operasi Ketupat berlangsung ,” kata AKBP Yudho Huntoro

Kapolres itu juga menyampaikan bahwa Operasi kepolisian terpusat dengan sandi Ketupat Singgalang 2024 akan dilaksanakan selama 13 (tiga belas) hari mulai tanggal 04 S/D 16 April 2024 dengan melibatkan personil TNI, dan instansi terkait yang bersifat terbuka.

Dalam operasi kali ini Polres pasaman mengepankan tindakan  Preemtif, Preventif, Kamseltibcar Lantas, Gakkum, Bantuan Operasi dan Satgas Humas dengan tujuannya menjamin keamanan dan ketertiban dalam perayaan Idul Fitri 1445 H dapat berjalan aman dan lancar.

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2024 ini, Polres Pasaman melibatkan sebanyak 96 personil, ditambah dengan personil  Kodim 0305 Pasaman dari Satpol PP dan Dinas Kesehatan serta instansi terkait.

“Pos yang disiapkan dalam rangka Operasi Ketupat Singgalang 2024 berjumlah 2 lokasi, terdiri dari 1 Pos Pengamanan yang berada di Rimbo Panti dan 1 (satu) Pos Pelayanan yang berada di Equator Bonjol ,” Tutup Kapolres AKBP Yudho Huntoro.

 


Arosuka, netralpost.net --- Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kabupaten Solok yang diwakili oleh Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Joni mengunjungi kantor Pemerintah Kabupaten 50 Kota pada Selasa (02/04/2024).

Kunjungan Satgas tersebut bertujuan untuk koordinasi dan konsultasi tentang daerah penghasil komoditi demi kelancaran pasokan pangan.

Asisten II Pemkab 50 Kota Eki Hari Purnama yang menyambut Satgas mengatakan, upaya yang dilakukan oleh 50 Kota diantaranya dengan percepatan tanam, dan juga mengkosolidasikan dengan instansi lainnya seperti Polri dalam kelancaran akses sembilan bahan pokok. 

Lalu mengsinergikan daerah penghasil utama ke daerah yang membutuhkan. Kemudian menjalankan program yang ada Stabilisasi Pangan dan Harga Pokok (SPHP) melalui bantuan cadangan pemerintah.

“Semua ini tentu yang menjadi pedoman bagi 50 Kota. Kami juga melakukan gerakan pangan murah. Dan tidak sampai waktunya sudah ludes, artinya ini terasa sekali manfaatnya bagi masyarakat,”tuturnya.

Dikatakannya, ia mengapresiasi kedatangan Satgas Pemkab Solok untuk membangun jejaring. 

“Ini tentu upaya kita semua dalam menekan angka inflasi dan kemampuan ketersedian pangan,”ucapnya.

Muhammad Joni mengatakan, Kabupaten Solok saat ini dikenal sebagai daerah penghasil bawang, atau holtikultura terbesar di Sumatera.

“Dengan demikian kami juga butuh banyak produk dari 50 Kota. Hal ini menunjang agar produksi holtikultura kami naik lebih cepat. Kami berharap satu hektarnya bisa naik tiga kali lipat,”ucapnya.

Dijelaskannya, Kabupaten Solok bisa menjadi penampung, kotoran ayam (pupuk organik). Ada sekitar 80 persen pupuk itu dibawa ke Kabupaten Solok.

“Jadi di saat kotoran ini tidak berguna di 50 Kota, maka bisa dimanfaatkan oleh Kabupaten Solok. Karena ini kebutuhan petani-petani kami,”ujarnya.

Diungkapkannya, 50 Kota sebagai penghasil telur dan ayam juga bermanfaat bagi Kabupaten Solok dalam menjalin kerjasama. 

“Jadi tingkat inflasi di Kabupaten Solok bisa ditekan terutama harga ayam dan telur di pasar tidak terlalu tinggi,”kata Joni.

Hadir dalam acara tersebut, Koperindag Kabupaten Solok, Barenlitbang, Pertanian, Inspektorat, Kominfo, dan Kabag SDA.


 

Arosuka, netralpost.net -- Kampung KB Jorong Balai Oli Nagari Jawi-Jawi Guguak Kecamatan Gunung Talang terpilih sebagai salah satu dari 5 Kabupaten/Kota di Sumatera Barat untuk melaksanakan penilaian Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Bupati Solok diwakili Asisten I Drs. Syahrial, MM dan Ketua TP-PKK Kab. Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP bersama Masyarakat Nagari Jawi-Jawi antusias dengan alunan kesenian Indang menyambut kedatangan Tim Verifikasi Lapangan Provinsi Sumatera Barat di Jorong Balai Oli, Nagari Jawi-Jawi Guguak pada Selasa(02/04/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut ,  Ketua TP-PKK Kab. Solok  Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP.T  Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik : Safrudin, S.Sos, M.Si,  Kepala DPPKBP3A Kab. Solok  dr. Maryeti Marwazi, MARS, Kepala Disdukcapil Kab. Solok ,  Riki Carnova, S.STP, M.Si, Kalaksa BPBD Kab. Solok  Drs. Irwan Efendi, Camat Gunung Talang  Riswandi Bahauddin, AP, S.Sos, Kabag. Kesra Setda Kab. Solok : Mardaus, S.Ag, M.A.P, Ketua TP-PKK Kec. Gunung Talang  Ny. Yurista Riswandi Bahauddin,  PJ. Walinagari Jawi-Jawi Guguak  Kelly Beminda Dt Yan Pituan, Ketua TP-PKK Nagari Jawi-Jawi Guguak  Ny. Lisnarmiati Kelly Beminda, Niniak Mamak, Bundo Kanduang dan Tokoh-tokoh Masyarakat Nagari Jawi-Jawi Guguak.

Adapun yang menjadi Tim Verivikasi Lapangan Penguatan Kampung KB Tingkat Prov. Sumatera Barat dalah  Prof. Dr. Nurhasansyah, M.Pd Ketua Tim,  M. Syarifuddin, SH,  Dra. Desra, MM, Ramadhani, S.Si,  Dina Febriyanti, SE, M.Si

Sambutan Bupati Solok diwakili Asisten I  mengatakan  Selamat Datang kepada Ketua Tim Verifikasi Lapangan bersama rombongan yang telah hadir melaksanakan penilaian di Kampung Keluarga Berkualitas Jorong Balai Oli Nagari Jawi-Jawi Guguak.

Saat ini merupakan tahap verifikasi dimana terkait data sudah di diserahkan sebelumnya, pada hari ini Tim Verifikasi dapat melihat secara langsung bahwa Kampung Keluarga Berkualitas ini telah mencerminkan terintegrasi dan terkonversinya seluruh kegiatan untuk peningkatan SDM baik dari segi Kesehatan, Pendidikan, Kesenian, Budaya, Peningkatan Ekonomi, UMKM dan Faktor Pendukung lainnya," ungkap Asisten I Bupati Solok, mewakili Bupati Solok.

Sementara itu sambutan hangat juga disampaikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Solok, yang mengapresiasi dukungan masyarakat serta upaya pemerintah dalam memajukan Kampung Keluarga Berkualitas di wilayah ini. Harapannya, kegiatan verifikasi ini akan membawa peringkat terbaik bagi Jawi-Jawi, sesuai dengan visi untuk menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatera Barat.

Tim verifikasi dalamarahannya mengatakan Dalam rangka melakukan Pembinaan Penguatan Kampung Keluarga Berkualitas Tahun 2024, maka perlu dilakukan pemetaan, meningkatkan komitmen pemerintah dalam memberikan apresiasi terhadap Kampung Keluarga Berkualitas, dan penilaian Kampung Keluarga Berkualitas merupakan salah satu bentuk penguatan itu sendiri.

“Kehadiran masyarakat ini kami lihat sebagai bentuk supporting yang luar biasa," ujar Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Prof. Dr. Nurhasansyah, M.Pd.

 


Arosuka, netralpost.net --- Pemerintah Kabupaten Solok mengadakan kegiatan Gerakan Pangan Murah Di X Koto Singkarak dalam rangka penstabilan harga pangan di Kabupaten Solok, Selasa (02/04/2024). 

Tampak hadir Bupati solok yang di wakili Staf Ahli Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM beserta Tim Pengendali Infasi Daerah (TPID) Kabupaten Solok, Satgas Pangan Kabupaten Solok dan beberapa Kepala OPD terkait.

Kegiatan ini sangat berguna dan bermanfaat untuk menstabilkan harga pangan, sehingga  bermanfaat bagi masyarakat di karenakan bisa menikmati harga pangan yang terjangkau.

Kegiatan gerakan pangan murah ini di koordinir oleh tim TPID  di bawah bimbingan Bupati Solok Epyardi Asda, M.Mar

Selain diadakan di Kecamatan X Koto Singkarak, kegiatan serupa juga akan diselenggarakan di Kecamatan Lembah Gumanti pada tanggal 3 April 2024, dan pada 4 April 2024 akan dilaksanakan di  Kecamatan Kubung tepatnya di daerah Islamic Center Koto Baru.

Kepada masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati harga pangan yang murah dan terjangkau.

 


Jakarta, netralpost. Net- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dengan Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn.) Hadi Tjahjanto, melakukan peninjauan langsung kesiapan pengamanan arus mudik Hari Raya Idul Fitri 2024. 

Menaiki helikopter, Sigit dan Hadi melihat langsung melalui pantauan udara kesiapan arus mudik Lebaran di Pelabuhan Merak Banten, Senin, 1 April 2024. 

Patroli udara itu dilakukan untuk meninjau kesiapan dalam pengamanan arus mudik dan Lebaran 2024. 

Mereka melakukan pemantauan dari Lapangan Silang Monas menuju Pelabuhan Merak Banten. Sekaligus melihat kondisi arus lalu lintas jalur tol maupun area pelabuhan Merak via udara. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya telah melaksanakan rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral kesiapan Operasi Ketupat Tahun 2024. Kegiatan ini untuk memastikan pelaksanaan arus mudik dan balik berjalan aman dan lancar. 

Menurut Sigit, kesiapan strategi dan pengecekan jalur sejak dini sangat diperlukan untuk menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas saat momentum arus mudik dan balik Lebaran 2024.

"Ini menjadi penting karena memang secara statistik terjadi penurunan terkait laka lantas dibandingkan 2022. Namun demikian karena mudik meningkat kita harapkan laka lantas dan kemacetan lalin di mudik 2024 ini betul-betul bisa kita kelola dengan baik," ucap Sigit. 

Lebih dalam, menurut Sigit, pada operasi ketupat tahun ini, setidaknya ada 155.165 personel gabungan yang dikerahkan untuk memastikan mudik aman dan lancar. Serta disiapkan pula sebanyak 5.784 pos untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. 

"Pos yang nanti disiapkan untuk memberikan pelayanan apakah itu yang ada di jalan tol, rest area, kemudian di arteri dan termasuk jalur yang kita persiapkan untuk berikan pengamanan di wilayah wisata, ini juga kita persiapkan," tutur Sigit.

 


Sumbar, netralpost. net --- Kapolda Sumbar Irjen Suharyono, S.I.K., SH. menyerahkan paket lebaran secara simbolis kepada Personil dan ASN Polda Sumbar dalam pelaksanaan apel pagi di Lapangan Apel Mapolda Sumbar, Senin (01/04/2024).

Paket lebaran tersebut diserahkan oleh Kapolda Sumbar secara simbolis kepada perwakilan personil dan ASN Polda Sumbar.

Kapolda Sumbar menyerahkan paket lebaran sebagai bentuk perhatian dan penghargaan kepada seluruh personil telah berdedikasi dalam melaksanakan tugas kepolisian.

Selain memberikan paket lebaran kepada personel dan ASN Polda Sumbar, Kapolda juga menyerahkan paket lebaran kepada Office boy yang selama ini bekerja di dalam lingkungan Mapolda Sumbar.

Acara ini menjadi momen mempererat tali silaturahmi antar pimpinan dan bawahan serta meningkatkan semangat kerja dalam menjalankan tugas tugas Kepolisian.

Dalam kegiatan tersebut Wakapoda Sumbar Brigjen Pol Gupuh Setiyono, Irwasda Polda Sumbar Brigjen Pol Arif Rahman Hakim serta pejabat utama Polda Sumbar.(*)

 


Arosuka, netralpost.net --- Menjawab Video Klarifikasi Ketua DPRD Kabupaten Solok Dodi Hendra, Jubir Pemkab Solok Safriwal: Tidak Ada Hubungan Senjata Tajam dengan Interpelasi. Sajam Justru Tebar Ketakutan Kepada ASN dan Tamu Yang Hadir. 

Sehubungan dengan apa yang disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dalam video klarifikasi melalui akun tiktok pribadinya beberapa waktu yang lalu terkait tindakannya mengeluarkan senjata tajam  saat memimpin sidang paripurna pada, Kamis (28/3/2024), Dapat kami Jelaskan ada beberapa pernyataan Saudara Ketua DPRD Dodi Hendra yang tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. 

1. Gagalnya agenda sidang interpelasi di ruang sidang paripurna DPRD pada tanggal 9 Januari 2024 tidak ada kaitan dengan mengamuknya seorang warga di ruang sidang. 

Hal ini dikarenakan pada saat terjadi peristiwa tersebut ruang sidang paripurna DPRD dalam keadaan kosong (tidak ada aktivitas) Sebagaimana keterangan dan konfirmasi dari Sekretaris DPRD Kabupaten Solok. Warga tersebut datang pada pukul 11.45 WIB, sedangkan dari pagi tidak ada satupun Pimpinan dan Anggota DPRD yang ada di ruang sidang. 

Warga yang mengamuk di ruang sidang adalah warga yang kecewa dan marah kepada Ketua DPRD atas dugaan perkosaan terhadap salah satu warga Kabupaten Solok yang diduga dilakukan oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok dimana Ketua DPRD seharusnya menjadi panutan, mengayomi dan melindungi warganya. Salah satu warga yang mengamuk adalah paman korban.

Warga yang masuk ke dalam ruang sidang paripurna DPRD tersebut bermaksud meminta penjelasan atas kasus dugaan perkosaan oleh Ketua DPRD, salah seorang warga tersulut emosi karena setelah menunggu lama Ketua DPRD tidak juga bisa ditemui. 

Gagalnya agenda sidang interpelasi justru disebabkan karena tidak tercapainya courum yaitu 50% +1 dari keseluruhan Anggota DPRD. Pada sidang tanggal 5 Januari 2024, sidang paripurna penyampaian laporan usul pelaksanaan hak interpelasi hanya dihadiri 13 orang dari 35 Anggota DPRD, dan pada tanggal 8 Januari 2024 hanya dihadiri 13 orang, dan pada tanggal 9 Januari 2024 sidang paripurna persetujuan pelaksanaan hak interpelasi, tidak seorang pun Pimpinan dan Anggota DPRD yang hadir di ruang sidang paripurna dari pagi sampai malam.  

Jadi dapat disimpulkan bahwa dari awal sidang paripurna dalam rangka pelaksanaan hak interpelasi ini tidak pernah mencapai courum, dan pada saat pengambilan keputusan hak angket justru tak satupun Pimpinan dan Anggota DPRD hadir dalam sidang. 

2. Terkait pernyataan Ketua DPRD yang mengatakan adanya dugaan Rp. 10 miliar aset negara diambil atau diluluhkan untuk wisata pribadi adalah tidak benar. Tidak ada aset Pemerintah Daerah Kabupaten Solok yang berada dalam kawasan Objek Wisata Bukit Cambai (Cambai Hill). 

Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya satupun aset bangunan maupun tanah yang berada di Kawasan Wisata Bukit Cambai yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB) Pemerintah Kabupaten Solok. Hal ini juga sudah dipertegas dengan surat keterangan/penjelasan dari Kepala Badan Keuangan Daerah Indra Gusnadi melalui surat Nomor :  900/251/BKD-2023 dan Kepala Bidang Barang Milik Daerah/Aset Kabupaten Solok yang menyatakan bahwa tanah dan bangunan yang berada dalam Kawasan Wisata Bukit Cambai tidak tercatat pada kartu inventaris barang sebagai Barang Milik Daerah (BMD) Kabupaten Solok. Ini berarti bahwa tidak ada tanah dan bangunan di kawasan Bukit Cambai milik Pemda Kabupaten Solok. 

Selain itu tidak ada APBD yang dipergunakan untuk pembangunan objek wisata Bukit Cambai, hal tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen APBD Tahun 2021 sampai dengan saat ini (Tahun Anggaran 2024) tidak ada yang diperuntukan untuk pembangunan objek Wisata Bukit Cambai. Sehingga pernyataan aset negara yang diambil dan diluluhkan tersebut adalah tidak benar dan mengada-ngada.

Terkait dengan Aset Objek wisata Bukit Cambai, Sdr. Dodi Hendra telah melaporkan ke APH (Kapolda dan Kajati), dari hasil gelar perkara di Polda Sumbar tidak ditemukan peristiwa pidana, dari hasil gelar perkara di Kajati Sumbar juga tidak ditemukan perbuatan pidana serta dari hasil gugatan di Pengadilan Negeri Koto Baru juga dinyatakan gugatan pengguggat tidak dapat diterima (ditolak) dan putusan ini telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde). Sehingga semua aduan yang dituduhkan tidak terbukti.

Laporan juga di layangkan oleh Sdr Dodi Hendra kepada Kemendagri Cq. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Dari hasil Pengawasan yang dilakukan oleh Tim Auditor Itjen Kemendagri, Tim menyatakan pengaduan yang dituduhan Dodi Hendra tidak terbukti, bahkan Tim Auditor Itjen Kemendagri menyayangkan ada laporan seperti ini dan setelah ditinjau ke lapangan ternyata laporan tersebut tidak benar.

3. Sesuai dengan Permendagri 19 tahun 2016 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah pasal 12 menyatakan bahwa  Kepala SKPD selaku pengguna barang yang ditetapkan melalui keputusan Bupati. 

Pada instansi Sekretariat DPRD yang bertindak sebagai kepala SKPD adalah sekretaris DPRD, bukan Ketua DPRD. Sehingga sekretaris DPRD lah yang bertindak sebagai pengguna BMD yang bertanggung jawab terhadap seluruh BMD yang ada di lingkungan Sekretariat DPRD termasuk aset yang ada dalam ruang sidang DPRD. 

Terkait dengan terjadinya pengrusakan BMD oleh salah seorang warga, maka perlu disampaikan bahwa warga tersebut sudah meminta maaf kepada Sekretaris DPRD dan selaku Pengguna BMD di Sekretariat DPRD sudah sewajarnya Sekretaris DPRD mengambil kebijakan damai dengan warga tersebut yang telah menyadari kekhilafannya. Warga tersebut telah mengganti segala kerusakan yang ada dan meminta maaf kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan DPRD Kabupaten Solok melalui Sekretaris DPRD Kabupaten Solok selaku Pengguna BMD Sekretariat DPRD Kabupaten Solok. 

4. Terkait dengan situasi gedung DPRD saat ini. Menurut keterangan Kasat Pol PP Kabupaten Solok Elafki, bahwasanya setiap saat ada satuan pengamanan yang bertugas menjaga keamanan lingkungan DPRD 24 jam. Dan apabila ada acara khusus di DPRD akan ada penambahan personil dari Satpol PP untuk pengamanan kegiatan, dan tidak tertutup kemungkinan akan dilakukan penggeledahan kedepannya. Mana tahu masih ada saja yang membawa senjata tajam ke dalam ruang sidang. 

Jadi tidak benar kondisi gedung DPRD tidak aman, dan tidak perlu Ketua DPRD membawa senjata tajam ke ruang sidang. 

5. Terkait dengan renovasi rumah dinas ketua DPRD, kegiatan tersebut tidak pernah dianggarkan dalam DPA Sekretariat DPRD maupun DPA SKPD Kabupaten solok lainnya.  Saudara Dodi hendra ketika baru menjabat sebagai Ketua DPRD langsung menunjuk rekanan dalam hal ini  CV. FR untuk melakukan pengerjaan renovasi rumah dinas tersebut, tanpa melalui proses pengadaan yang benar, yaitu dengan proses tender karena nilainya melebihi Rp. 200 juta.  Setelah pekerjaan selesai rekanan menagih pembayaran pekerjaan tersebut ke Sekretariat DPRD dan BKD Kabupaten Solok, tentunya Sekretariat DPRD dan BKD tidak bisa membayar pekerjaan tersebut karena tidak ada dalam DPA. 

Kemudian, disisi lain kondisi Ketua DPRD Kabupaten Solok, Dodi Hendra membawa senjata tajam ke ruang sidang paripurna baru-baru ini, sebaliknya justru tebar dan membuat ketakutan kepada ASN dan tamu undangan yang hadir dalam sidang tersebut, termasuk dugaan ancaman kepada Kepala Daerah, dalam hal ini Bupati Solok, Epyardi Asda. 

Karena kami melihat, Sajam itu dibawa setelah sebelumnya beberapa kali juga pernah keluar nada ancaman dari Ketua DPRD sendiri dalam beberapa grup percakapan whatapp, bahkan di grup percakapan publik sekalipun. Dimana dalam percakapan itu, terlihat jelas dia akan membuat lobang (melukai/menusuk) pada orang-orang yang dirasanya mengganggu kepentingannya di DPRD saat agenda sidang. Tidak saja ancaman kepada Bupati Solok, pimpinan DPRD yang lain, tetapi juga kepada Sekwan, bahkan kepada ASN yang bertugas di Sekretariat DPRD. 

Demikian penjelasan kami sampaikan untuk dapat meluruskan segala informasi yang berkembang, supaya tidak menjadi bias dan menjadi informasi bohong (hoaks) yang salah di tengah masyarakat.

 


Arosuka, netral posting. Net --- Bupati Solok  Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar bersama tim safari Ramdhan (TSR) Kabupaten Solok lakukan kunjungan ke Mesjid Raya Baiturrahman Alahan Panjang ,  Senin, 1 April 2024.

Hadir dalam rombongan Safari Ramdhan ini Sekda Kabupaten Solok, Medison, S. Sos, M. Si, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok  H. Zulkifli, S.Ag, MM,  Staf Ahli Bupati, para Asisten Bupati, Kepala OPD,  Kepala Bagian Lingkup Sekretariat Daerah Kab. Solok,  Camat Lembah Gumanti  Zulbakti, Forkompimcam,  Walinagari Alahan Panjang : Dahri, SH,  Walinagari se Kecamatan Lembah Gumanti, Kepala KAN dan BPN Alahan Panjang ,  Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang serta Tokoh-tokoh serta Masyarakat Alahan Panjang, Pengurus Masjid Raya Baiturrahman Alahan panjang  Yulisman.

Dalam sambutan hangat, Pengurus Masjid, Yulisman, mengucapkan terima kasih atas perhatian Bapak Bupati beserta rombongan atas kunjungan mereka. Bantuan yang dibawa oleh rombongan diharapkan dapat menjadi sumbangan yang berarti bagi pembangunan masjid, terutama terkait pembangunan fasilitas dasar seperti tempat sholat dan WC.

Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, dalam arahannya, mengajak semua untuk memperbanyak amal kebaikan di bulan suci Ramadhan. Dia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam memajukan sektor pariwisata, dengan menjadikan Alahan Panjang sebagai salah satu destinasi wisata religius yang utama. Bupati juga mengumumkan bantuan sejumlah dana untuk pembangunan masjid dan santunan bagi anak yatim serta perlindungan kesehatan bagi masyarakat. 

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah agama oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, yang menyoroti pentingnya amalan-amalan kecil yang dapat mendekatkan diri kepada Allah, seperti menjaga wudhu dan sholat sunnat wudhu 2 rakaat.

Diakhir kunjungan Bupati menyerahkan bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok berupa Uang sebesar Rp.10.000.000,00 dan masing masing 10.000.000,00 juga untuk 3 Masjid dan Mushola di Nagari Alahan Panjang juga ada santunan JKM dari BPJS Kesehatan kepada ahli waris. Sedia payung sebelum hujan, untung sepanjang jalan, malang sekejap mato. Perlindungan BPJamsostek bagi gharin mesjid merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian Bupati dan Pemerintah Kab Solok sesuai kebutuhan rakyat. Terlebih sudah ada bukti salah satu gharin mesjid atas nama alm. Ramiyus warga Nagari Katialo Kec. X Koto Diatas yang telah terdaftar sebagai peserta selama 5 bulan dan meninggal dunia pada bulan Mei 2023 , dan ahli waris telah mendapatkan santunan manfaat BPJamsostek sebesar Rp. 42.000.000,00. serta ada juga bantuan berupa sarung dari Bank Nagari untuk keperluan Masjid.

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.