Padang, netralpost.net --- Pendidikan merupakan salah satu pilar penting bagi bangsa. Pemerataan dari akses dan mutu pendidikan akan membuat warga negara memiliki kompetensi hidup atau Life skills yang akan mendorong terwujudnya pembangunan manusia seutuhnya yang dijiwai dengan nilai Pancasila.
Kepala sekolah SMK 9 Padang Syamsul Mardan, S. Pd.,MM menyampaikan bahwa salah satu pendidikan formal yang menyiapkan lulusannya untuk memiliki kompetensi dan Pascal serta memiliki keunggulan di dunia kerja adalah sekolah menengah kejuruan. Idealnya lulusan SMK merupakan tenaga kerja tingkat menengah yang dipersiapkan untuk bisa langsung mengisi pos-pos kerja yang ada di masyarakat.
"SMK 9 Padang ada dua jurusan jurusan Tata Boga dan jurusan perhotelan", Ujarnya.
Seperti yang dikutip di halaman resmi web SMK 9 Padang saat ini Hotel SMK 9 Padang memiliki 21 kamar 2 meeting room dengan kapasitas 75 orang dan 110 orang ditambah restoran dan laundry.
"Untuk pengelolaan hotel sendiri dikelola oleh siswa yang sekolah di SMK 9 Padang", Ungkap Kepsek SMK 9 Padang.
Selain itu lulusan SMK 9 Padang juga banyak yang bekerja di luar daerah maupun di Kota Padang sendiri. (Nof)
Sumbar, netralpost.net - Selama 14 hari kedepan, Polda Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar operasi Patuh Singgalang 2024 yang terhitung sejak tanggal 15-28 Juli 2024.
Operasi Patuh Singgalang 2024 bertemakan "Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas".
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Nur Setiawan, S.Ik. melalui Kabag Bin Ops Ditlantas AKBP Agung Pranajaya, S.Ik mengatakan, Operasi Patuh Singgalang ini, selain dari Ditlantas juga melibatkan Satlantas Polres sejajaran Polda Sumbar.
"Jumlah semua personel yang terlibat Operasi Patuh adalah 562 personel. Untuk Polda Sumbar sendiri ada 47 personel yang dilibatkan," katanya, Senin (15/7) di Mapolda Sumbar.
Dalam Operasi Patuh Singgalang 2024 ini, terdapat beberapa sasaran prioritas dalam operasi ini, yakni 9 pelanggaran prioritas, diantaranya:
- Pengemudi Ranmor Menggunakan HP (Handphone)
- Pengemudi Ranmor Yang Masih Dibawah Umur
- Boncengan Lebih Dari 1 Orang
- Tidak Menggunakan Helm SNI
- Mengemudikan Ranmor Dibawah Pengaruh Alkohol
- Melawan Arus
- Tidak Menggunakan Safety Belt
- Mengemudikan Ranmor Ugal-ugalan / Melebihi Batas Kecepatan
- Over Dimension dan Over Load
- Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi
- Kendaraan Dengan Strobo dan Sirine.
Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk patuh terhadap aturan dalam berlalu lintas demi keselamatan, dimana dimulai dari mewujudkan tertib berlalu lintas.
"Harapan kami dengan pelaksanaan Operasi Patuh singgalang 2024 adalah dapat meningkatkan kesadaran, disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Menurunnya angka pelanggaran lalu lintas dan menurunnya angka dan fatalitas kecelakaan," terangnya.
AKBP Agung Pranajaya menjelaskan, saat Operasi berlangsung petugas akan melaksanakan penegakan hukum (gakum) secara elektronik (statis dan mobile), serta memberikan teguran simpatik dan humanis terhadap masyarakat yang melanggar.
"Untuk Polres yang tidak ada ETLE bisa tilang manual, cuma yang di kedepankan teguran simpatik dan humanis," pungkasnya.(*)
Arosuka, netralpost.net --- Perayaan 1 Muharram 1446 H dan pengukuhan Pengurus Punggawa Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Kab.Solok di Islamic Center Koto Baru, Senin (15/7/24)
Turut hadir Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar, Ketua Tp-PKK Kab.Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Asisten I Drs. Syahrial, MM, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Prov.Sumbar H. Hendri Pani Dias, M.Pd, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM, Kepala OPD, Kepala Sekolah Se-Kab. Solok dan Pimpinan Pondok Pesantren Se-Kab.Solok.
Kegiatan diawali dengan Pengukuhan Pengurus PGMNI Kab. Solok oleh Kepala Kantor Kemenag Kab.Solok.
Kepala Kantor Kemenag Kab.Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM, menyampaikan dalam sambutannya Kami atas nama Kemenag Kab.Solok mengucapkan selamat tahun baru Islam 1 Muharram 1446 H.
"Terima kasih kepada Bapak Bupati beserta Ketua TP-PKK Kab.Solok karena telah bersedia hadir pada pagi hari ini", ungkapnya.
"Pada tahun baru ini ada beberapa hal yang harus kita tingkatkan, meningkatkan keimanan yang kita miliki, Ukhuwah Islamiyah juga harus ditingkatkan untuk kerjasama kita kedepannya, karena dengan ukhuwah islamiyah inilah kita dapat bersama-sama menggapai tujuan bersama", Zulkifli.
Kemudian, Bupati Solok mengucapkan Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1446 H.
Terima Kasih kepada Bapak/Ibu hadirin semua yang telah bersedia hadir pada acara kita pada hari ini.
"Alhamdulillah pada hari ini kita telah berkumpul di masjid yang kita cintai ini dan demi kenyamanan kita semua untuk beribadah, masjid ini sudah kita perbaharui dan kita tingkatkan fasilitasnya", Kata Epyardi Asda.
"Saya sebagai Bupati Solok sangat bangga terhadap perayaan 1 Muharram 1446 H di Kabupaten Solok Pada saat ini, karena begitu semaraknya perayaan-perayaan yang telah dilakukan, semoga keimanan dan ketaqwaan kita semua terus bertambah.", ungkapnya.
"Alhamdulillah pada saat ini Kabupaten Solok sudah bangkit, sudah mulai berjaya dan sudah dikenal dikancah dunia", lanjutnya.
"Saya mengajak kepada kita bersama mari kita wujudkan cita-cita untuk selalu menjadi yang terbaik, jadikanlah Kabupaten Solok ini menjadi daerah yang beriman dan contoh bagi daerah lain." Pungkasnya.
Mari kita semua berdoa untuk keberlangsungan dan kesuksesan Kabupaten Solok kedepannya.(nofri)
Sumbar, netralpost.net -- Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid humas) Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan selaku Kasatgas humas dalam Operasi Mantap Brata Singgalang 2024 melakukan peninjauan ke sejumlah TPS yang ada di Kecematan Padang Timur Kota Padang. Kegiatan ini sekaligus melakukan pengecekan Personel Polda Sumbar dan jajaran Polresta Padang dalam melaksanakan pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, pada Sabtu (13/7/2024) siang.
"Pengecekan ke TPS ini dilakukan guna memastikan kelancaran dan keamanan seluruh proses pengamanan pemungutan suara di beberapa lokasi yang telah ditetapkan," ujar Kombes Dwi Sulistyawan.
Dengan penuh dedikasi, personel Polda Sumbar dan jajaran Polresta Padang berjaga di sekitar TPS sejak pagi hari, memastikan bahwa warga yang datang untuk menggunakan hak suaranya dapat melakukannya dengan aman dan nyaman. Mereka tampak siap sedia dengan peralatan pengamanan dan komunikasi untuk menghadapi segala kemungkinan gangguan keamanan yang mungkin timbul.
Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan, dalam keterangannya, menambahkan bahwa tugas pengamanan ini dilakukan sesuai dengan prosedur yang ketat, dengan memastikan netralitas dan profesionalisme dalam setiap langkahnya.
"Kami berkomitmen untuk menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi dalam PSU DPD RI kali ini," kata Kabid humas.
Di tengah kondisi yang kondusif, warga yang datang untuk memberikan suaranya mengapresiasi kehadiran petugas kepolisian yang menjaga ketertiban dan keamanan di sekitar TPS. Mereka menyambut baik upaya Polda Sumbar dalam memastikan hak pilih warga terlindungi dengan baik.
Dengan demikian sebutnya, pengamanan yang dilakukan oleh personel Polda Sumbar dan jajaran di TPS pada PSU DPD RI ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam memastikan proses demokrasi berjalan lancar dan adil.(*)
Padang, netralpost.net--- Narkoba saat ini semakin banyak dijumpai di kalangan masyarakat, pelajar ataupun mahasiswa dalam berbagai jenis dan bentuk.
Kasat Narkoba Polresta Padang AKP Martadius mengatakan bahwa untuk kasus narkoba di Kota Padang saat ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya.
"Sekarang bandar-bandar narkoba banyak sekali. Mereka memanfaatkan anak-anak untuk menjadi kurir narkoba. Ini sangat menjadi perhatian kita semua khususnya Kasat Narkoba Polresta Padang." Ungkap Martadius.
Untuk itu Kami menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama keluarga agar terus memantau tempat bergaul anak-anaknya.
Kami juga Mohon diperhatikan Jam keluar malam dan tempat berkumpulnya.
"Selain itu peran serta masyarakat di setiap kelurahan itu sangat penting contohnya ada LPM pemuka masyarakat, Niniak Mamak, alim ulama dan Bundo Kanduang supaya kita semua terus menggerakkan kegiatan-kegiatan positif di kelurahan - kelurahan yang ada di kota Padang." Pungkasnya.
Dengan banyaknya kegiatan-kegiatan positif yang diadakan akan meminanglisir kegiatan yang berhubungan dengan narkoba karena menangkap bukan solusi bagi kami dan memenjarakan juga bukan solusi.
Kasat narkoba Polresta Padang menegaskan bahwa solusinya bagi kita adalah mencegah bersama-sama kita bergandengan tangan dengan seluruh stakeholder yang ada.
Jangan biarkan anak kita atau saudara kita harus tertangkap dulu kalau ada indikasi Sebagai pengguna silahkan laporkan saja dan kami berharap Jangan sampai sudah ditangkap baru direhab sebelum kita tangkap baru kita lakukan rehabilitasi bagusnya seperti itu.
Sesuai dengan arahan ke Polres kita juga telah memberikan sosialisasi kepada pelajar di sekolah-sekolah kemudian kita juga telah melakukan sosialisasi bersama Kesbangpol Kota Padang di 11 kecamatan yang ada di kota Padang pesertanya terdiri dari pelajar LPM mahasiswa dan ketua ketua karang taruna yang ada di kelurahan. (Nofri)
Arosuka, netralpost.net --- Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Barat yang diketuai oleh Kepala Keasistenan Bidang Pencegahan Adel Wahidi beserta anggota tim, melakukan visitasi lapangan terkait penilaian penyelenggaraan pelayanan publik ke Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Solok, Kamis siang (11/07/2024). Kegiatan ini merupakan rangkaian dari penilaian penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Solok. Sebelumnya telah dilakukan penilaian langsung oleh Ombudsman ke Mall Pelayanan Publik, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Puskesmas Tanjung Bingkung dan juga Puskesmas Singkarak.
Selama kegiatan berlangsung Kepala Disdukcapil Ricky Carnova mengatakan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil selalu memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Tidak hanya itu Disdukcapil Kabupaten Solok juga melahirkan inovasi-inovasi untuk lebih meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, diantaranya : CEKATAN (Cetak KTP tanpa Antrian), PREDATOR (Perekaman dengan Motor), PAK ALIPUR (Paket Akta Kelahiran Dibawa Pulang Tanpa Diurus), STEMPEL CAP POS (Serahterima KIA dan KTP-el kerjasama Disdukcapil dengan PT. Pos Indonesia), MARAWA (Melayani Akses Dokumen dari Rumah Via Whatsapp), MARAWA NAGARI (Melayanani Akses Dokumen dari Rumah Melalui Petugas Nagari), ANAK TELADAN (Penerbitan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak melalui Praktek Layanan Mandiri Bidan), SEMAKIN SEDAP (Setelah Menikah Semau Dokumen Dapat), KAK TIKA (KK dan Akta Cerai Siap Seketika), SIJARLA TERPADU (Sistem kejar Bola) dan SALING SERU (Satu Link untuk Semua Urusan).
Adapun aspek yang dinilai diantaranya sarana prasarana pelayanan publik seperti ketersediaan sarana untuk masyarakat prioritas, ketersediaan Standar Pelayanan, Media pelayanan elektronik seperti website, dan media sosial, serta kompentensi pelaksana pelayanan, diantaranya Kepala Dinas, Pejabat Pengelola Pengaduan, Petugas Pengaduan, dan Staf Pelayanan Disdukcapil. Penilaian yang dilaksanakan oleh Ombudsman RI Perwakilan Sumbar ini, diharapkan menjadi pemicu semangat bagi staf dan jajaran Disdukcapil dalam peningkatan pelayanan terhadap masyarakat.
Sebelumnya Sekretaris Daerah medison, S.Sos, M.Si menerima langsung kedatangan tim penilai dari Ombudsman RI Perwakilan Sumbar di ruang kerjanya pada Selasa (09/07/2024). Medison berharap semoga penilaian terhadap penyelenggaraan pelayanan publik di Kabupaten Solok mendapatkan hasil yang terbaik dan menjadi Kabupaten dengan pelayanan Terbaik di Sumatera Barat.
Jakarta, netralpost.net --- Proses seleksi taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2024 memasuki tahap pusat. Tahun ini SSDM Polri selaku panitia penyelenggara rekrutmen tingkat pusat menggunakan teknologi digital dalam mendeteksi kondisi tubuh yakni Body Composition Analyzer dan Minnesota Multiphasic Personality Inventory (MMPI) II dengan metode Computer Assisted Test (CAT).
"Tahun ini teknologi baru yang kita gunakan dalam proses rekrutmen ada MMPI II online dan Body Composition Analyzer. Minnesota Multiphasic Personality Inventory itu untuk psikologis ya, menggali kepribadian seseorang, mendeteksi gangguan mental pada seseorang," jelas Asisten Kapolri bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Dedi Prasetyo, Rabu (10/7/2024).
Irjen Dedi menerangkan Body Composition Analyzer untuk mendeteksi dini kemungkinan cedera pada tulang dan otot. "Kegunaannya bisa deteksi dini kemungkinan-kemungkinan cedera otot tendon dan tulang saat aktifitas fisik," sambung dia.
Irjen Dedi menuturkan instrumen-instrumen yang serba digital dalam proses seleksi anggota baru diharapkan semakin meningkatkan objektivitas hasil pemeriksaan. Apalagi, tambah dia, Polri diharuskan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
"Proses rekrutmen dan pengembangan SDM Polri ini kita harapkan bersama, agar serba digital, menggunakan alat-alat canggih atau teknologi terkini. Karena memang menghadapi tantangan zaman, kita harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk dalam proses pemeriksaan kesehatan, psikologi, akademik dan fisik," terang mantan Kadiv Humas Polri ini.
Sementara itu Kepala Biro Kesehatan Polri Brigjen I Gusti Gede Maha Andika memaparkan cara kerja alat Body Composition Analyzer dengan mengecek komposisi tubuh yang terdiri dari lemak, massa otot, massa tulang, metabolisme umur sel, kandungan air, pembakaran aktivitas dalam tubuh, lemak dalam perut dan lain-lain.
"Dalam rikkes juga ada pemeriksaan darah, HbA1c untuk mengecek prediksi diabetes melitus di kemudian hari, cek anti-HCV untuk cek Hepatitis C, USG dan USG abdomen. Di samping pemeriksaan lain yang sudah biasa dilakukan seperti cek fungsi paru atau spirometri, dan pemerikaaan lain oleh 11 spesialis klinis," ujar Brigjen Gusti.
Dan terkait tes MMPI II, Brigjen Gusti menyebut perbedaannya dengan MMPI pertama terletak pada variasi pertanyaan yang tertera bersifat baru, dan bisa diacak. MMPI II, lanjutnya, juga menyajikan soal-soal tes dengan hasil yang lebih rinci.
"Interpretasi hasil lebih rinci dan banyak aspek yang bisa dinilai," tambah dia.
Padang,netralpost.net --- Presiden Kongres Pemuda Indonesia Pitra Romadoni Nasution mendukung langkah Kepolisian daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) dalam mencegah dan membubarkan aksi tawuran dengan cara melakukan tindakan tegas, mengingat yang dibubarkan merupakan kelompok geng yang membawa senjata tajam berupa klewang, celurit, pedang, dll.
Tindakan tegas yang diambil oleh bhayangkara muda perlu dilakukan agar menimbulkan efek jera terhadap pelaku yang hendak melakukan aksi tawuran agar tidak mengulangi perbuatannya lagi untuk mencegah potensi terganggunya keamanan dan ketertiban masyarakat Padang.
DPN KPI menilai apabila Polda Sumbar tidak sigap dalam mencegah terjadinya bentrokan antar geng di Kuranji, kemungkinan akan terjadi peristiwa berdarah yang memakan puluhan korban jiwa, mengingat alat yang digunakan oleh remaja yang akan tawuran tersebut berupa senjata tajam yang dapat merenggut puluhan korban jiwa.
KPI menilai perdebatan antara LBH Padang dengan Kepolisian terkait penanganan Kasus tersebut adalah hal yang biasa dan hal tersebut sebagai bentuk dinamika penegakan hukum yang sedang berjalan.
Atas Permasalahan Tawuran Antar Geng tersebut, KPI menyarankan apabila adanya Geng yang hendak melakukan bentrok atau Tawuran Kelompak di Padang Sebaiknya LBH Padang diterjunkan kelapangan untuk membubarkan langsung aksi Tawuran bersajam tersebut dengan cara humanis ditengah-tengah bentrokan agar bisa menjadi contoh ke depan bagi pihak kepolisian apabila adik-adik Bhayangkara muda yang melakukan penindakan tawuran dinilai keliru dalam melakukan penindakan tegas terhadap geng geng Tawuran di Padang.
Romadoni Nasution mengatakan bahwa LBH Padang dapat memberikan contoh terkait cara yang baik untuk membubarkan kelompok geng tersebut kepada pihak kepolisian.
"Saya kira LBH Padang bisa memberikan contoh yang baik untuk ditiru Pihak Kepolisian bagaimana cara membubarkan kelompok geng bersajam apabila pihak kepolisian dinilai keliru dalam melakukan penindakan terhadap geng tawuran dipadang tersebut," ujarnya.
"Untuk itu sebaiknya pihak kepolisian menahan diri agar penanganan tawuran kelompok antar geng nantinya diserahkan terlebih dahulu kepada LBH Padang untuk diterjunkan langsung ke lokasi tawuran antar geng yang membawa senjata tajam, berupa kelewang, celurit, pedang, dll, saya kira itu tindakan tepat LBH Padang ke lokasi bentrokan langsung melerai kelompok geng agar menjadi contoh kedepannya," tutupnya. (Bidhumas Polda Sumbar)
Sumber berita dan foto: inews.id
JABAR, netralpost.net - Hari ini, merupakan hari yang bersejarah bagi Para Peserta didik (Serdik) Sespimti Dikreg ke-33, karena telah diluncur serta dipamerkan buku tentang sosok Kapolri ke-5 Jenderal Hoegeng Iman Santoso dengan tema 'Pitutur Hoegeng Bertutur'.
Buku tersebut berjudul 'Hoegeng: Moral, Etika, dan Jalan Hidup' bertempat di gedung Balai Budaya, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (10/07/2024).
Kegiatan peluncuran buku tersebut, dihadiri secara langsung oleh Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Prof Dr Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, dan perwakilan keluarga Jenderal Hoegeng, yaitu cucunya yang bernama Rama Hoegeng, juga cicitnya Anantasena Ramaputra Hoegeng, serta dihadiri sejumlah Peserta didik Sespimti Dikreg ke-33.
Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, mengatakan. Bahwa Pameran Pitutur Hoegeng Bertutur ini, digagas olehnya bersama dengan para Serdik Sespimti Polri Dikreg-33.
Acara Pameran ini, juga turut menampilkan artefak dan Surat penting milik Pak Hoegeng, ada juga Mock Up ruang kerja Pak Hoegeng yang dibuat sesuai dengan kondisi saat itu.
Di Acara Pameran ini juga diisi dengan karya-karya seni lukis milik Pak Hoegeng, Ibu Mary Hoegeng, Putra dan Putri serta Cucu, juga keluarga lainnya. Selain itu ada Seniman dan Budayawan yang turut ambil bagian memamerkan karya senirupa dengan mengusung tema ' Pitutur Hoegeng Bertutur.
Ditambahkan oleh Kasespim. Kegiatan ini sebagai bentuk literasi kepemimpinan. Pameran pitutur hoegeng bertutur memang didedikasikan untuk sosok almarhum bapak Hoegeng.
Bermacam artefak bersejarah, perjalanan hidup, dan juga filosofi-filosofi hidup bapak Hoegeng yang ditampilkan dalam berbagai media.
" Tentunya kegiatan ini didukung penuh oleh keluarga bapak Hoegeng, ada pak rama yang juga semangat sampai malam untuk persiapan. dan di moment ini, peserta didik sespimti dikreg 33 juga membuat produk literasi buku Hoegeng hasil karya tulisannya, dan diluncurkan juga pada pameran hari ini", pungkas Kasespim Lemdiklat Polri Irjen Pol. Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si.
Dalam kata sambutannya, Ketua Senat Sespimti Dikreg ke-33 Kombes Kusumo Wahyu Bintoro berharap kegiatan ini bisa memberikan manfaat.
" Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan keteladanan serta nilai-nilai luhur dari sosok Jenderal Hoegeng Iman Santoso bagi kita semua. Khususnya bagi seluruh insan Bhayangkara di mana pun berada untuk dapat mewarisi ilmu-ilmu keteladanan yang selama ini telah beliau berikan ," ujarnya.
Dia juga berjanji akan berbuat baik dan meneladan nilai-nilai Jenderal Hoegeng seperti apa yang telah ditanamkan pada seluruh kepolisian.
" Tentunya kami berjanji, terutama untuk Serdik Sespimti 33, kami akan selalu berbuat baik dan benar. Sesuai dengan apa yang selalu beliau tanamkan kepada kami semua," imbuhnya.
Ditempat yang sama, salah seorang penulis buku tentang Kapolri Ke-5 Jenderal Hoegeng Iman Santoso yang berjudul 'Hoegeng : Moral, Etika dan Jalan Hidup, Serdik Jean Calvijn Simanjuntak, juga mengungkapkan terkait perjalanan penulisan buku tersebut.
" Sosok Pak Hoegeng Iman Santoso merupakan bukti nyata bahwa seorang pemimpin yang jujur dan tulus akan selalu dihargai dan diingat oleh sejarah ," ungkap Jean Calvijn Simanjuntak, pada kata sambutannya.
" Kami sedikit flashback beberapa kegiatan terkait munculnya buku karya kita semua. Buku ini juga adalah buah pemikiran lepas oleh Serdik Sespimti Sespim Lemdiklat Polri Dikreg 33," terang Calvijn.
Tidak itu saja, Serdik Jean Calvijn Simanjuntak juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pimpinan Sespimti yang telah membantu mewujudkan karya tersebut.
" Saya ingat, waktu itu di tanggal 9 Februari 2024 di saat pertemuan di Pasar Seni Ancol. Pada saat itu ada Pak Kasespim dan para seniman. Jadi di situ saya baru tahu apa itu Pitutur Hoegeng Bertutur ," ingatnya.
Masih menurut Serdik Calvijn. Bahwa pitutur itu tidak hanya tentang literasi tertulis saja. Oleh karena itu kita mendapat pesan bahwa Serdik harus melahirkan literasi yang membangun untuk Jenderal Hoegeng.
" Dan Pesan yang disampaikan Bapak Kasespim dengan bimbingan Bapak Kasenat yang tercinta dan Wakasenat, serta perangkat Senat lainnya. Kami menyampaikan kepada seluruh Serdik minggu depannya kita bersama-sama menulis esai terkait dengan satu tokoh Polri yang luar biasa yang bernama Hoegeng Iman Santoso," beber Calvijn.
Oleh karena itu, pada tanggal 28 Februari, dirinya bersama yang lain menerima kunjungan Aditya Soetanto Hoegeng atau Didit, yang merupakan putra dari Jenderal Hoegeng.
" Dalam Pertemuan tersebut kita berdiskusi bersama, karena kami ingin mendalami bagaimana sosok Jenderal Hoegeng Iman Santoso di mata keluarga, dengan diawali podcast dan dari situ kami mendapatkan sesuatu, dan itulah yang membuat ketertarikan kami untuk menulis," terangnya.
Jean Calvyn juga memamerkan salah satu hal eksekutif dari buku tersebut. Dia mengatakan ada dokumentasi yang bersifat privat, yang ada di buku tersebut.
" Isi di dalamnya kami diskusi juga berkenankah ada satu dokumentasi yang sifatnya privat. Puji Tuhan terima kasih Mas Rama sudah diberikan beberapa dokumentasi yang ini kita tidak dapati di sosial media, di tempat lain. Itu juga kita masukkan di sini ," tandas Serdik Jean Calvijn.
Setelah usai penyampaian kata sambutan, Kegiatan dilanjutkan dengan pameran barang-barang yang digunakan oleh Jenderal Hoegeng. Barang-barang tersebut mulai dari seragam yang digunakan, sepeda, dokumentasi rekaman suara, dan barang pribadi lainnya. Para yang hadir tampak berkeliling melihat barang-barang tersebut.
Jakarta, netralpost.net - Staf Sumber Daya Manusia (SSDM) Polri berhasil meraih penghargaan dalam kategori Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB). Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggara Pelayanan Publik (PEKPPP) Nasional 2023.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut penghargaan ini merupakan tanda kepercayaan publik terhadap Polri. Menurutnya, kepercayaan ini menjadi modal utama pelaksanaan tugas Polri.
"Kepercayaan publik terhadap Polri menjadi modal utama pelaksanaan tugas Polri guna mendukung pemerintah dalam menyelesaikan berbagai tantangan bangsa," ujar Kapolri di Jakarta, Selasa (9/7/2024).
Jenderal Sigit juga mengingatkan akan tingginya kepercayaan publik terhadap Polri. Kepercayaan itu tercermin di survei Litbang Kompas pada 18-20 Juni 2024 lalu yang menunjukkan kepercayaan publik ke Polri sebesar 73,1%.
Guna terus meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, Jenderal Sigit meminta jajaran agar melakukan perencanaan serta penggunaan anggaran yang efektif dan efisian. Hal ini akan mendukung optimalisasi tugas Polri.
"Perencanaan dan penggunaan anggaran secera efektif, efesien, dan akuntabel dapat mendukung pelaksanaan tugas polri yang optimal, sehingga berkontribusi dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri," tuturnya.
Atas segala kepercayaan publik itu, Jenderal Sigit mengajak segenap Korps Bhayangkara untuk tak henti-hentinya meningkatkan prestasi dan semangat pengabdian. Hal ini untuk mewukudkan Polri yang pesisi.
"Terus tingkatkan prestasi dan semangat pengabdian untuk mewujudkan polri presisi," pungkasnya.
Sebagai informasi, penghargaan ini diterima oleh Assessment Center SSDM Polri, yang berbasis komputerisasi dan digunakan untuk menguji kompetensi polisi. Pengumuman penghargaan disampaikan oleh MenPAN-RB Abdullah Azwar Anas dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Polri yang berlangsung di The St. Regis, Setiabudi, Jakarta Selatan, pada hari ini.
Selain penghargaan untuk SSDM Polri, kategori Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) diraih oleh Biro SDM Polda Sumatera Selatan (Sumsel). Sementara itu, kategori Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) diraih oleh Biro SDM Polda Bali, Polres Karawang, Polres Pasuruan, Polres Lamandau, Ditpolairud Polda Sumsel, Biro SDM Polda Jatim, Polres Barito Timur, dan Bidang Keuangan Polda NTB.
Arosuka, netralpost.net --- Pemaparan Proposal DAK Tematik Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kab. Solok, Selasa (9/7/24).
Turut Hadir Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, S. Sos, M. Si, Kepala OPD Terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Hadir Secara Virtual (Kementrian PUPR, Bappenas, Kementrian ATR BPN).
Bupati Solok diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, S. Sos, M. Si menyampaikan dalam Sambutannya Pertama kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian PUPR atas peluang dan usulan kami untuk mendapatkan DAK Tematik Pengentasan Pemukiman Kumuh Terpadu untuk Tahun 2025.
"Sebelumnya kami juga telah menyampaikan usulan dan pembahasan proposal untuk DAK Tematik pada tahun 2024, namun karena ada beberapa persyaratan yang belum terpenuhi, sehingga Kabupaten Solok tidak mendapatkan DAK Tematik tersebut." Ujar Medison.
"Kami mengusulkan kawasan yang berada di Nagari Tanjung Bingkuang Kec. Kubung Kabupaten Solok, karena Nagari Tj Bingkuang ini merupakan nagari yang berbatasan langsung dengan Kota Solok sehingga Nagari Tj. Bingkuang ini bertolak belakang dengan Kota Solok, dan Nagari ini juga masuk ke dalam RTRW dalam rangka Penataan Kota." Lanjut sekda.
"Latar belakang kami mengusulkan kembali Nagari Tanjuang Bingkuang ini karena kondisi penyediaan air minum dan pengelolaan air limbah di nagari ini menjadi permasalah yang utama, dan kawasan yang kita usulkan sebesar 9,8 Hektar termasuk ke dalam daerah yang rawan bencana.", Katanya.
"Kondisi sosial dan ekonomi juga perlu mendapatkan perhatian khusus karena dari 7 kriteria indikator yang disampaikan untuk mendapatkan DAK ini, hampir seluruh indikator memenuhi syarat untuk mendapatkan DAK. Selanjutnya secara teknis akan dipaparkan oleh Kepada Dinas PRKPP Kabupaten Solok", imbuhnya.
Pemaparan oleh Kepala DPRKPP Retni Humaira menyatakan bahwa Kami Kabupaten Solok mengusulkan kembali Nagari Tanjuang Bingkuang di tahun 2025 ini.
Urgensi kami mengusulkan Nagari Tanjuang Bingkuang ini karena berdasarkan RTRW Nagari Tj Bingkuang ini merupakan nagari yang masuk ke dalam Penataan Kota.
Kondisi penyediaan air minum dan pengelolaan air limbah merupakan masalah yang utama, kemudian Nagari Tanjuang Bingkuang merupakan pemukiman yang berada di daerah yang rawan bencana.
"Nagari Tanjuang Bingkuang juga merupakan daerah yang mendukung kegiatan pertanian namun keadaan infrastruktur berbanding terbalik untuk mendukung kegiatan pertanian.", kata Retni Humaira.
kami menunjuk Nagari Tanjuang Bingkuang karena Berdasarkan SK Bupati ( SK Bupati Solok Nomor : 653-389-2022) tentang Pemukiman Kumuh Kabupaten Solok, Nagari Tj Bingkuang ini masuk ke dalam kategori nagari kawasan kumuh sedang dengan luas wilayah nya kurang lebih 9,8 Ha.
Tujuan kami mengusulkan Nagari Tanjuang Bingkuang ini, untuk meningkatkan akses terhadap infrastruktur dan pelayanan dasar di pemukiman kumuh yang ditargetkan dan untuk merekonstruksi, serta memperkuat fasilitas publik pemukiman di beberapa wilayah.
Manfaat yang bisa didapatkan adalah dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur dan pelayanan pada pemukiman kumuh sesuai dengan kriteria pemukiman kumuh yang ditetapkan, serta menurunnya luas pemukiman kumuh karena akses infrastruktur dan pelayanannya menjadi lebih baik. Kemudian penerima manfaat puas dengan kualitas infrastruktur dan pelayanan pada pemukiman kumuh, meningkatnya kesejahteraan masyarakat maupun masyarakat dapat pulih kembali penghidupannya dan memiliki rumah yang layak dan aman.
Adapun profil kawasan kumuh yang kami ajukan yaitu Nagari Tj Bingkuang berada di jorong yaitu Jorong Lakuak dan Jorong Sambuang dengan pola penanganan yang akan kami lakukan adalah "pemugaran".
Kami mengusulkan Nagari Tanjuang Bingkuang berdasarkan 7 indikator kawasan kumuh yaitu meliputi bangunan gedung, sekitar 18 hunian yang memiliki kualitas bangunan yang tidak memenuhi syarat.
Untuk jalan lingkung sepanjang 1.986,54 M terdapat jalan dengan kondisi rusak sepanjang 1.131,88 m dan belum memiliki jalan sepanjang 384, 29 m , tidak memiliki drainase di pinggir jalan.
Dari segi pengelolaan sampah, masyarakat pada umumnya membuang sampah tidak pada tempatnya, karena tidak tersedianya sarana dan prasarana untuk pengelolaan sampah.
Untuk pengelolaan air limbah, sebanyak 128 Kepala Keluarga (KK) belum terkelola limbahnya, serta untuk ketersediaan air minum masyarakat membuat sumur bor tetapi tidak dilengkapi dengan cincin beton dan airnya berwarna keruh.
Tingkat kumuh yang kami nilai berada pada "kumuh sedang" dengan rata - rata kekumuhan sektoral 52,18 % dengan total nilai kondisi awal (baseline) 43.
Setelah dilakukan penanganan, kami berharap pada kondisi akhir menjadi 5 dengan tingkat kekumuhan menjadi "tidak kumuh" dan rata - rata kekumuhan sektoral menjadi 4,15 %.
Berdasarkan kondisi eksiting dan identifikasi 7 indikator kumuh tersebut, maka penataan kawasan akan dilakukan dengan konsep On-Site Upgrading (perbaikan fisik kawasan).
Selanjutnya dari pihak pembahas yang terdiri dari Bappenas, PUPR dan kementerian ATR/BPN, memberikan masukan dan saran untuk perbaikan terhadap usulan DAK tematik PPKT tahun 2025 yang kemudian harus disiapkan oleh Pemerintah Kab Solok dengan melengkapi dokumen yang sudah diupload di Krisna DAK. (*)