Berdasarkan laporan dari masinis, sebelum kejadian klakson lokomotif (Semboyan 35) telah dibunyikan berkali-kali sebagai peringatan. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh pengendara tersebut sehingga menemper KA B26 Minangkabau Ekspres dan kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan
bahwa kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
“Perlintasan kereta api di Indonesia telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan guna memastikan keselamatan semua pengguna jalan” tegas Reza
Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan tegas menjelaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.
Adapun Aturan Perlintasan Kereta Api yang harus dipatuhi oleh Pengguna Jalan adalah.
1. Tidak melewati perlintasan sebidang dan mengurangi kecepatan saat melihat/mendengarkan rambu peringatan perlintasan sebidang seperti palang pintu perlintasan atau semboyan (klakson) atau papan peringatan/himbauan atau rambu-rambu lainnya.
2. Hentikan kendaraan sebelum melintas dan tengok kiri serta kanan untuk memastikan jalur aman.
3. Berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu kereta api mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain.
4. Mendahulukan perjalanan kereta api dan tidak menerobos perlintasan.
5. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel untuk menghindari kemacetan atau potensi kecelakaan.
Pelanggaran terhadap aturan perlintasan kereta api dapat berakibat pada sanksi hukum.
Reza menjelasakan bahwa ada ancaman pidana bagi pelanggar lalu lintas yang melibatkan kereta api sesuai dengan yang tertulis pada pasal 296 Undang-undang Lalu Lintas.
“Kami menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat khususnya yang melakukan aktivitas lalu lintas di perlintasan sebidang agar lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas dengan mematuhi peraturan yang ada, dan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api maka tidak hanya pelanggar mengalami kerugian namun PT KAI pun mengalami kerugian”, kata Reza.
“Kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran untuk lebih disiplin berlalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. KAI Divre II Sumbar mengapresiasi masyarakat dan instansi yang mendukung upaya keselamatan perjalanan kereta api”, tutup Reza.
(***)
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, Dedi sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan telah menyerahkan jabatan tersebut langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Pada pagi hari ini telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Bapak Wakapolri, Bapak Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, yang tadinya beliau adalah Irwasum Polri," ujar Sandi usai acara pelantikan.
"Dan pada hari ini juga, sekaligus melaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri kepada Bapak Kapolri," sambungnya.
Sandi menuturkan, posisi Wakapolri memang sempat kosong cukup lama hingga akhirnya dipercayakan kepada Dedi.
"Yang tadinya Pak Wakapolri lama tidak diisi karena berbagai macam pertimbangan dan akhirnya Bapak Dedi Prasetyo yang terpilih dan saat ini sudah dikukuhkan menjadi Wakapolri," jelasnya.
Lebih lanjut, Sandi menyebutkan rangkaian serah terima jabatan pejabat Polri lainnya, termasuk sejumlah Kapolda, akan digelar pada Selasa (19/8).
"Sedangkan untuk rangkaian serah terima jabatan, pejabat yang lainnya, termasuk Kapolda, akan dilaksanakan tanggal 19 (Agustus 2025)," katanya.
Dalam kesempatan itu, Dedi menyampaikan kesiapannya mendukung penuh Kapolri dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Ya tentunya Pak Wakapolri sudah dilantik oleh Bapak Kapolri dan sekaligus juga pada saat dilantiknya beliau menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam melaksanakan tugas-tugas, terutama menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam program asta cita untuk segera bisa kita realisasikan di masyarakat dengan semaksimal mungkin," tutur Sandi.
Sebelum menjabat Wakapolri, Dedi memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri. Ia pernah menjadi Asisten Kapolri Bidang SDM, Kadiv Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah. Ia juga dikenal sebagai perwira tinggi yang meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi satu-satunya jenderal Polri yang menulis buku terbanyak.
(***)
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan operasi ini akan mengedepankan langkah preventif untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
"Operasi ini akan melibatkan 9.035 personel di lokasi-lokasi penting. Seperti Monas dan Istana dan sekitarnya, tentunya meningkatkan aktivitas masyarakat yang harus kita antisipasi untuk mencegah gangguan keamanan," ujar Agus saat memimpin apel gelar pasukan di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (16/8/2025).
Agus meminta seluruh personel agar bersikap proaktif, responsif, dan mempersiapkan diri dengan maksimal.
"Operasi ini akan mengedepankan kegiatan preventif dan didukung keamanan untuk terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, semua personil agar proaktif dan responsif terhadap situasi yang ada," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi ancaman yang dapat mengganggu jalannya perayaan kemerdekaan.
"Penting bagi kita untuk mempersiapkan diri dengan maksimal, agar pengamanan berjalan baik. Kepercayaan pemerintah terhadap Polri dan segenap pengamanan lainnya untuk mengamankan ini harus dimaknai dengan serius," ucapnya.
"Kita harus waspada terhadap setiap potensi ancaman. Pentingnya pengamanan ini menjadi pertaruhan kredibilitas negara di dunia internasional. Keberadaan kita semuanya di depan masyarakat harus bisa memberi rasa aman," tambah Agus.
Dalam amanatnya, Irjen Agus juga menyampaikan delapan pesan penting kepada jajarannya:
1. Siapkan mental dan fisik dengan disiplin tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
2. Lakukan deteksi dini dengan fungsi intelijen untuk mengantisipasi semua permasalahan.
3. Laksanakan tugas dengan kebanggaan dan penuh dengan tanggung jawab.
4. Kerja sama dengan TNI dan stakeholder untuk menjaga keamanan.
5. Waspadai ancaman dan siapkan sumber daya untuk menghadapi teror dan bencana lainnya.
6. Lakukan tindakan polisi yang cepat dan tepat di lapangan.
7. Terapkan strategi penanganan yang efektif dan jaga ketertiban dengan penegakan hukum yang profesional.
8. Maksimalkan operasi menggunakan teknologi modern.
(***)
1. Purnomo Sucipto sebagai Komisaris
2. I Wayan Sugiri sebagai Komisaris
3. Arnanto sebagai Komisaris Independen
4. Raizal Arifin sebagai Komisaris Independen
Adapun berdasarkan pada Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (Persero) PT Danantara Asset Management Selaku Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Kereta Api Indonesia Nomor: SK-223/MBU/08/2025 dan SK.038/DI-DAM/DO/2025 tanggal 12 Agustus 2025. Mengangkat:
1. Bobby Rasyidin sebagai Direktur Utama
2. Dody Budiawan sebagai Wakil Direktur Utama
3. I Gede Darmayusa sebagai Direktur Portofolio Management dan Teknologi Informasi
4. Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Manajemen Risiko
5. Atih Nurhayati sebagai Direktur SDM dan Kelembagaan
6. Rafli Yandra sebagai Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha
7. Indarto Pamoengkas sebagai Direktur Keuangan dan Umum.
Selain itu, berdasarkan surat tersebut Kementerian BUMN dan PT Danantara Asset Management juga memberhentikan dengan hormat:
1. Johan Bakti Porsea Sirait sebagai Komisaris Independen
2. Chairul Anwar sebagai Komisaris
3. Sri Paduka Mangkoenagoro X Sebagai Komisaris
4. Rochadi sebagai Komisaris Independen
5. Didiek Hartantyo sebagai Direktur Utama,
6. Hadis Surya Palapa sebagai Direktur Niaga KAI
7. Rudi As Aturridha sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Kelembagaan
8. Rosma Handayani sebagai Direktur SDM dan Umum KAI, dan
9. John Robertho sebagai Direktur Perencanaan Strategis dan Pengelolaan Sarana KAI.
“Kami menyambut baik kehadiran jajaran komisaris dan direksi yang baru akan memperkuat langkah KAI dalam menghadirkan layanan terbaik dan berkontribusi bagi kemajuan perkeretaapian nasional,” ujar EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.
Agus mewakili manajemen KAI juga menyampaikan terima kasih kepada Johan Bakti Porsea Sirait, Chairul Anwar, Sri Paduka Mangkoenagoro X, Rochadi, Didiek Hartantyo, Hadis Surya Palapa, Rudi As Aturridha, Rosma Handayani, dan John Robertho atas pengabdian, dedikasi, serta kontribusi yang telah diberikan dalam memajukan KAI.
Pada kesempatan terpisah, Vice President Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan bahwa telah terjadi perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi PT Kereta Api Indonesia (Persero) dengan rincian sebagai berikut:
Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama: Said Aqil Siroj
2. Komisaris Independen: Endang Tirtana
3. Komisaris Independen: Arnanto
4. Komisaris Independen: Raizal Arifin
5. Komisaris: Purnomo Sucipto
6. Komisaris: I Wayan Sugiri
7. Komisaris: Diah Natalisa
8. Komisaris: Mohamad Risal Wasal
Direksi
1. Direktur Utama: Bobby Rasyidin
2. Wakil Direktur Utama: Dody Budiawan
3. Direktur Portofolio Manajemen & Teknologi Informasi: I Gede Darmayusa
4. Direktur Perencanaan Strategis & Manajemen Risiko: Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat
5. Direktur SDM & Kelembagaan: Atih Nurhayati
6. Direktur Bisnis & Pengembangan Usaha: Rafli Yandra
7. Direktur Keuangan & Umum: Indarto Pamoengkas
8. Direktur Pengelola Sarana & Prasarana: Heru Kuswanto
9. Direktur Operasi: Awan Hermawan Purwadinata
10. Direktur Keselamatan & Keamanan: Dadan Rudiansyah
Anne menegaskan, perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi ini menjadi momentum penting bagi KAI untuk melanjutkan strategi, mempercepat inovasi, dan meningkatkan kualitas layanan.
Disamping itu, Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menambahkan bahwa dengan komposisi baru dalam jajaran komisaris dan direksi, KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan perjalanan.
KAI akan terus menjalin sinergi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan jaringan transportasi berbasis rel yang terintegrasi dan ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran KAI memberi dampak nyata bagi mobilitas masyarakat serta terus melakukan pembaruan dan perbaikan secara menyeluruh demi mewujudkan visi menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memberikan nilai tambah yang kontinu bagi masyarakat dan bangsa,” tutup Reza.
Salam hangat,
Reza Shahab
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar
Sumbar, netralpost– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSF meresmikan Kantor PT. Amanah Nusa Garuda Perkasa cabang Sumatera Barat yang berlokasi di Ulak Karang, Kota Padang, Rabu (13/8).
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Sumbar, Pejabat Utama Polda Sumbar, Dandim Kota Padang, Staf Ahli Wali Kota Padang, perwakilan Kantor Wilayah Imigrasi Padang, Kementerian Agama Kota Padang, Dinas PUPR Kota Padang, serta Kapolsek Padang Utara.
Peresmian ini ditandai dengan pemotongan tumpeng, penandatanganan prasasti, dan pemotongan pita.
Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi atas berdirinya kantor cabang PT. Amanah Nusa Garuda Perkasa di Sumatera Barat. Menurutnya, keberadaan perusahaan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menciptakan lapangan kerja dan mendukung keamanan daerah.
“Kami berharap PT. Amanah Nusa Garuda Perkasa berkomitmen untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan berintegritas, serta ke depan dapat terus bersinergi dengan Polda Sumbar, jajaran TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan yang hadir," ucapnya.
Kepada jajaran perusahaan, Kapolda berpesan untuk menjaga nama baik, menjunjung tinggi etika profesi, dan melaksanakan tugas dengan semangat pengabdian.
"Tugas pengamanan bukan sekadar pekerjaan, tetapi amanah yang menyangkut keselamatan orang, aset, dan citra institusi,” ujar Kapolda.
Sebelum menutup sambutannya, Irjen Gatot menegaskan, peresmian ini menjadi langkah positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, pada tanggal 13 Agustus 2025 pukul 10.10 WIB, Kantor PT. Amanah Nusa Garuda Perkasa cabang Sumatera Barat resmi saya nyatakan dibuka. Semoga keberadaan kantor ini membawa manfaat bagi keamanan, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat,” tutupnya.