Sumbar | Padang – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si, CSFA, meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Padang, pada Selasa (2/9/2025).
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional SPPG dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sekolah.
Kegiatan peninjauan dihadiri oleh sejumlah Pejabat Utama Polda Sumbar. Kapolda mengevaluasi fasilitas dapur, peralatan, serta distribusi makanan bergizi yang disediakan untuk mendukung kebutuhan gizi bagi penerima manfaat.
SPPG ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi.
Kapolda Sumbar melalui Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengatakan, Peninjauan ini menunjukkan komitmen Kapolda Sumbar dalam memastikan SPPG berjalan optimal untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
"Kami ingin memastikan makanan yang disediakan memenuhi standar gizi nasional dan berdampak positif bagi masyarakat.” ujar Kabid Humas.
Kapolda juga berinteraksi dengan personel yang bertugas di SPPG, memberikan arahan untuk menjaga kualitas dan keberlanjutan program.
“SPPG ini harus menjadi contoh nyata bagaimana Polri hadir untuk masyarakat, tidak hanya dalam keamanan, tetapi juga kesejahteraan,” tambah Kombes Pol Susmelawati.(red)
Sumbar – Kapolda Sumatera Barat (Sumbar) Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasco Ruseimy dan Wakil ketua DPRD Provinsi Evi Yandri memberikan semangat kepada personel yang ber5ugas saat mengunjungi pos pengamanan terpadu di wilayah Kota Padang, yang diantaranya Pos Terpadu Kejati, Pos terpadu Pool NPM dan Pos Terpadu DPRD.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, (1/9/25) malam, pukul 22.00 Wib, ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) setelah aksi unjuk rasa.
Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polda Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta atas dedikasi dan kerja keras dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Kota Padang, khususnya pasca aksi unjuk rasa pada 1 September 2025.
“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengucapkan terima kasih yang tulus kepada seluruh jajaran Polda Sumbar, baik personel di lapangan maupun pimpinan, yang telah bekerja secara profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab dalam menjaga kondusifitas kamtibmas. Kehadiran Bapak Kapolda dan tim di tengah situasi yang dinamis menunjukkan komitmen luar biasa untuk menjaga keamanan masyarakat,” ujar Vasco Ruseimy saat meninjau pos pengamanan terpadu bersama Kapolda Sumbar, Senin (1/9/2025) malam.
Wagub juga mengapresiasi pendekatan persuasif yang diterapkan Polda Sumbar dalam menghadapi aksi unjuk rasa, sehingga situasi tetap terkendali dan tidak menimbulkan gangguan yang signifikan.
“Kerja sama yang solid antara Polda Sumbar, TNI, dan pemerintah daerah telah menciptakan suasana yang aman dan damai. Kami sangat menghargai upaya ini dan berharap sinergi ini terus terjalin untuk kemajuan Sumatera Barat,” tambahnya.
Vasco Ruseimy juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung upaya menjaga kamtibmas dengan tetap menjaga sikap saling menghormati dan menghindari provokasi.
“Mari kita bersama-sama menjaga Sumatera Barat sebagai daerah yang kondusif, harmonis, dan penuh kebersamaan. Sekali lagi, terima kasih kepada Polda Sumbar atas dedikasinya yang luar biasa,” tutup Wagub.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi atas kerjasama semua pihak dalam menjaga stabilitas pasca-unjuk rasa.
"Kegiatan peninjauan pos pengamanan terpadu oleh Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bersama Wagub Vasco Ruseimy dan Wakil ketua DPRD Provinsi Evi Yandri hari ini adalah langkah proaktif untuk memastikan bahwa kamtibmas tetap terjaga," ujar kabid humas.
Kabid Humas Polda Sumbar menambahkan, selain itu, kegiatan ini mencerminkan komitmen Kapolda untuk selalu hadir di tengah-tengah personel.
“Bapak Kapolda Irjen Pol Gatot Tri Suryanta ingin memastikan bahwa personel di lapangan merasa didukung dan termotivasi," tambah Kabid Humas.
Dalam kesempatan itu, Wagub Vasco Ruseimy menyerahkan bingkisan kepada personel di Pos Pengamanan Terpadu.*
Sumbar – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan pembinaan bagi komunitas ojek online di Lapau Boba, Jalan Veteran, Kota Padang, pada Senin (1/9/2025) pukul 14.00 WIB.
Acara ini bertujuan memperkuat sinergi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah hukum Polda Sumbar, sekaligus menindaklanjuti perintah Kapolri untuk melibatkan potensi masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Kegiatan dipimpin oleh Ps. Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Sumbar Kompol Rosita Imelda Ifadi, S.H., M.H., didampingi AKP Dany Salman, S.H., M.H., IPTU Undra Putra, S.H., M.H., IPDA Elmarisa Khairani, S.H., M.H., serta personel honorer Subdit Kamsel. Hadir pula perwakilan dari komunitas pengemudi ojek online Kota Padang.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polri untuk melibatkan masyarakat sebagai mitra strategis dalam menjaga keamanan.
“Kami mengajak komunitas ojek online untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan mendukung upaya pencegahan pelanggaran di jalan raya. Peran mereka sangat penting karena berada di lapangan setiap hari, sehingga dapat menjadi mata dan telinga kami untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ujar Kombes Reza.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Rosita Imelda Ifadi menyampaikan arahan terkait pentingnya kolaborasi antara Polri dan komunitas ojek online. Para peserta juga diberi kesempatan menyampaikan pandangan dan pengalaman terkait potensi gangguan Kamtibmas, khususnya di sektor umum dan vital. Aspirasi ini menjadi bahan evaluasi untuk merumuskan strategi bersama guna menjaga ketertiban.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pendekatan humanis Polri.
“Melalui pembinaan seperti ini, kami ingin mempererat hubungan dengan komunitas ojek online. Mereka adalah mitra strategis yang dapat membantu menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada masyarakat luas. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan solidaritas dan kepedulian sosial,” katanya.
Sebagai wujud kepedulian, Ditlantas Polda Sumbar juga membagikan bantuan berupa beras kepada anggota komunitas ojek online. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi sekaligus memperkuat ikatan emosional antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, diakhiri dengan sesi diskusi dan penyampaian komitmen dari komunitas ojek online untuk mendukung terciptanya situasi Kamtibmas yang kondusif di Sumatera Barat.*
Berdasarkan laporan dari masinis, sebelum kejadian klakson lokomotif (Semboyan 35) telah dibunyikan berkali-kali sebagai peringatan. Namun, peringatan tersebut tidak diindahkan oleh pengendara tersebut sehingga menemper KA B26 Minangkabau Ekspres dan kecelakaan pun tidak dapat dihindari.
Kepala Humas PT KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab menegaskan
bahwa kecelakaan lalu lintas di perlintasan sebidang ini menjadi pengingat bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
“Perlintasan kereta api di Indonesia telah diatur secara tegas dalam peraturan perundang-undangan guna memastikan keselamatan semua pengguna jalan” tegas Reza
Sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian serta UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan tegas menjelaskan bahwa pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api saat melintasi perlintasan sebidang.
Adapun Aturan Perlintasan Kereta Api yang harus dipatuhi oleh Pengguna Jalan adalah.
1. Tidak melewati perlintasan sebidang dan mengurangi kecepatan saat melihat/mendengarkan rambu peringatan perlintasan sebidang seperti palang pintu perlintasan atau semboyan (klakson) atau papan peringatan/himbauan atau rambu-rambu lainnya.
2. Hentikan kendaraan sebelum melintas dan tengok kiri serta kanan untuk memastikan jalur aman.
3. Berhenti ketika sinyal berbunyi, palang pintu kereta api mulai ditutup, dan/atau ada isyarat lain.
4. Mendahulukan perjalanan kereta api dan tidak menerobos perlintasan.
5. Memberikan hak utama kepada kendaraan yang lebih dahulu melintas rel untuk menghindari kemacetan atau potensi kecelakaan.
Pelanggaran terhadap aturan perlintasan kereta api dapat berakibat pada sanksi hukum.
Reza menjelasakan bahwa ada ancaman pidana bagi pelanggar lalu lintas yang melibatkan kereta api sesuai dengan yang tertulis pada pasal 296 Undang-undang Lalu Lintas.
“Kami menghimbau kembali kepada seluruh masyarakat khususnya yang melakukan aktivitas lalu lintas di perlintasan sebidang agar lebih meningkatkan kesadaran berlalu lintas dengan mematuhi peraturan yang ada, dan apabila terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api maka tidak hanya pelanggar mengalami kerugian namun PT KAI pun mengalami kerugian”, kata Reza.
“Kami berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran untuk lebih disiplin berlalu lintas. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. KAI Divre II Sumbar mengapresiasi masyarakat dan instansi yang mendukung upaya keselamatan perjalanan kereta api”, tutup Reza.
(***)
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Sandi Nugroho mengatakan, Dedi sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri dan telah menyerahkan jabatan tersebut langsung kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
"Pada pagi hari ini telah dilaksanakan kegiatan pelantikan Bapak Wakapolri, Bapak Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, yang tadinya beliau adalah Irwasum Polri," ujar Sandi usai acara pelantikan.
"Dan pada hari ini juga, sekaligus melaksanakan penyerahan jabatan Irwasum Polri kepada Bapak Kapolri," sambungnya.
Sandi menuturkan, posisi Wakapolri memang sempat kosong cukup lama hingga akhirnya dipercayakan kepada Dedi.
"Yang tadinya Pak Wakapolri lama tidak diisi karena berbagai macam pertimbangan dan akhirnya Bapak Dedi Prasetyo yang terpilih dan saat ini sudah dikukuhkan menjadi Wakapolri," jelasnya.
Lebih lanjut, Sandi menyebutkan rangkaian serah terima jabatan pejabat Polri lainnya, termasuk sejumlah Kapolda, akan digelar pada Selasa (19/8).
"Sedangkan untuk rangkaian serah terima jabatan, pejabat yang lainnya, termasuk Kapolda, akan dilaksanakan tanggal 19 (Agustus 2025)," katanya.
Dalam kesempatan itu, Dedi menyampaikan kesiapannya mendukung penuh Kapolri dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam mewujudkan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
"Ya tentunya Pak Wakapolri sudah dilantik oleh Bapak Kapolri dan sekaligus juga pada saat dilantiknya beliau menyatakan kesiapan untuk all out mendukung Bapak Kapolri dalam melaksanakan tugas-tugas, terutama menindaklanjuti arahan Bapak Presiden dalam program asta cita untuk segera bisa kita realisasikan di masyarakat dengan semaksimal mungkin," tutur Sandi.
Sebelum menjabat Wakapolri, Dedi memiliki rekam jejak panjang di institusi Polri. Ia pernah menjadi Asisten Kapolri Bidang SDM, Kadiv Humas Polri, hingga Kapolda Kalimantan Tengah. Ia juga dikenal sebagai perwira tinggi yang meraih penghargaan Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) karena menjadi satu-satunya jenderal Polri yang menulis buku terbanyak.
(***)