SUMBAR, NETRALPOST – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar telah melakukan pemeriksaan struktur jembatan kembar Padang Panjang pasca dihantam galodo.
BPJN telah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap Jembatan Margayasa A dan B.
“Hasilnya, struktur jembatan dinyatakan masih berfungsi dengan baik,” jelas BPJN lewat laman medsosnya, dikutip Senin 29 Desember 2025.
BPJN mengatakan kerusakan yang ditemukan bersifat non struktural dan akan ditangani lebih lanjut.
Pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur jembatan ini dilakukan lewat metode visual dan metode UPV untuk mendeteksi keretakan dan memperkirakan kaausan beton.
“Tidak ditemukan kerusakan yang mengganggu fungsi jembatan,” sambung BPJN.
Sementara kerusakan non struktural yang ditemukan itu berupa erosi tanah di sekitar jembatan dan rusaknya dinding penahan tanah di jalan pendekat.
BPJN menyebutkan material banjir hampir mengenai girder jembatan.
Perlu diketahui, Jembatan Margayasa A dibangun pada 1958. Sementara Jembatan B yang merupakan duplikasi dibangun pada 1999 silam.
Kedua jembatan ini dihantam banjir bandang pada akhir November lalu. Puluhan warga yang berada di lokasi saat kejadian, tewas usai disapu banjir bandang atau galodo.
PADANG, NETRALPOST --- BWS Sumatera V Padang turut hadir mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, dalam rangkaian kegiatan reses di Kota Padang. Kegiatan diawali dengan diskusi strategis di kantor BPBPK membahas langkah pemulihan (recovery) dan mitigasi jangka panjang sistem penyediaan air bersih pascabencana.
Agenda dilanjutkan dengan peninjauan lapangan ke Intake Air Baku Palukahan. Dalam kunjungan ini, PPK Air Tanah dan Air Baku BWS Sumatera V Padang bersama Zigo Rolanda, Kepala BPBPK, Anggota DPRD Kota Padang, serta Direktur PDAM Kota Padang meninjau langsung progres perbaikan fisik di lokasi.
Saat ini, fokus utama penanganan darurat adalah pemulihan pipa transmisi yang terputus. Langkah taktis telah diambil melalui penggantian dan penyambungan menggunakan pipa HDPE DN 250 untuk memastikan distribusi air baku kembali normal sesegera mungkin.
BWS Sumatera V Padang berkomitmen untuk terus bersinergi dengan seluruh stakeholder guna mempercepat pemulihan infrastruktur SDA demi menjamin ketersediaan air bersih bagi masyarakat.
PESISIR SELATAN, NETRALPOST --- Pimpinan Cabang IPNU dan IPPNU Kabupaten Pesisir Selatan lagi-lagi kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di empat Nagari di Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Minggu (29/12/2025).
Penyaluran bantuan merupakan bantuan donasi dari pengurus PC IPNU & IPPNU serta kader-kader pelajar NU. Bantuan yg disalurkan terdiri dari paket sembako,pakaian layak pakai dan logistik bayi.
Ketua PC IPNU Pesisir Selatan Muhammad Fauzan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk solidaritas dan sikap kemanusiaan untuk membantu meringankan masyarakat yg tertimpa musibah banjir dan longsor.
Kemudian trauma hiling juga dilakukan kepada anak-anak dan ibu-ibu oleh IPNU IPPNU berupa bermain bersama anak- anak dan bercerita dengan ibu-ibu yg terkena bencana.
Kehadiran IPNU dan IPPNU disamput hangat oleh mayarakat, dan mendapatkan apresiasi dari tokoh masyarakat pesisir selatan atas bantuan kemanusiaan korban bencana di pesisir selatan.
Semoga bantuan ini bisa terus berlanjut untuk memulihkan atau membantu masyarakat pasca bencana.
SUMBAR, NETRALPOST–Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dan Pemerintah Kota Padang Panjang terus memperkuat kolaborasi dalam mempercepat pemulihan pascabencana. Salah satu langkah konkret dilakukan melalui peninjauan langsung lokasi rencana pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana, Sabtu (27/12), di kawasan depan Rusunawa Padang Panjang.
Peninjauan tersebut dilakukan direktur Jenderal Bina Konstruksi Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Boby Ali Azhari, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, didampingi Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis. Turut hadir Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, Kapolres, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dan Kepala Kejaksaan Negeri, Adhi Setyo Prabowo.
Di lokasi tersebut direncanakan akan dibangun sejumlah unit huntap bagi warga yang rumahnya rusak berat hingga hanyut akibat bencana. Pembangunan huntap ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang agar masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan nyaman.
Wagub Vasko menegaskan, pembangunan huntap merupakan prioritas utama pemerintah agar warga terdampak tidak berlarut-larut hidup dalam ketidakpastian.
“Intinya kita memastikan warga yang terdampak, terutama yang rumahnya hanyut, bisa segera dibangunkan huntap. Kita tidak ingin mereka menunggu terlalu lama untuk kembali memiliki rumah yang layak dan aman,” ujarnya.
Sementara itu, Wako Hendri menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Kementerian PU dan Pemprov terhadap percepatan pembangunan huntap di Padang Panjang.
“Sesuai rencana, peletakan batu pertama pembangunan huntap ini akan dihadiri langsung oleh Menteri PU, dan pembangunan direncanakan mulai pada 29 Desember mendatang,” ungkapnya.
Hendri berharap pembangunan huntap dapat berjalan lancar sesuai target, sehingga warga terdampak segera menempati rumah baru yang lebih layak, aman, dan nyaman. Pemerintah Kota, lanjutnya, siap mendukung penuh seluruh tahapan pembangunan hingga selesai.
Menurutnya, peninjauan ini sekaligus menjadi sinyal kuat komitmen Pemerintah Pusat dan Pemprov dalam mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Padang Panjang.
“Kehadiran Pemerintah Pusat dan Provinsi menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran, demi mengembalikan kehidupan masyarakat ke kondisi yang lebih baik,” tutup Hendri. (*)
NETRALPOST --- Jorong Limau Puruik di Kenagarian Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok dikenal sebagai wilayah yang hidup dari sektor pertanian. Sebagian besar masyarakatnya berprofesi sebagai petani dengan komoditas utama sayur-sayuran, terutama bawang merah. Tanaman ini telah lama menjadi pilihan utama karena dianggap paling menjanjikan secara ekonomi, mudah dibudidayakan, dan sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. Aktivitas bertani bawang merah seolah menjadi identitas utama masyarakat Jorong Limau Puruik.
Namun, di balik dominasi bawang merah tersebut, tersimpan potensi lain yang selama ini kurang mendapat perhatian, yakni kopi Arabika. Kopi dengan jenis premium yang kualitas dan harganya lebih tinggi daripada jenis kopi lainnya. Tanaman kopi sebenarnya bukan hal asing di Jorong Limau Puruik, ia tumbuh di sekitar kebun, ladang, bahkan dekat permukiman warga. Sayangnya, kopi ini tidak pernah benar-benar diurus. Ia dibiarkan tumbuh liar, berbuah tanpa perawatan, lalu gugur dan membusuk di tanah tanpa pernah diolah.
Kondisi ini memperlihatkan sebuah ironi. Di satu sisi, masyarakat bekerja keras mengelola lahan pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup. Di sisi lain, potensi bernilai tinggi justu terabaikan karena tidak dikenali sebagai peluang. Kopi hanya dipandang sebagai tanaman biasa, bukan sebagai komoditas yang memiliki nilai ekonomi dan prospek jangka panjang.
Secara alamiah, Jorong Limau Puruik sebenarnya sangat cocok untuk pengembangan kopi Arabika. Wilayah ini berada di dataran tinggi dengan suhu sejuk, curah hujan yang cukup , serta tanah yang subur, dan ini merupakan kondisi ideal bagi pertumbuhan kopi Arabika berkualitas. Fakta bahwa kopi dapat tumbuh dengan baik meski tanpa perawatan intensif menjadi bukti kuat bahwa alam telah menyediakan modal dasar yang besar.
Kurangnya pengetahuan dan informasi menjadi faktor utama mengapa kopi Arabika belum dilirik masyarakat. Sebagian besar petani tidak memahami teknik budidaya kopi, proses pascapanen, maupun potensi pasar yang dimiliki. Akibatnya, kopi tidak pernah masuk dalam perencanaan usaha tani, melainkan sekedar menjadi tanaman liar yang kehadirannya dianggap tidak penting, meskipun kebanyakan masyarakat menjadikan minuman kopi yang sangat dinikmati, terutama di pagi hari.
Selain aspek ekonomi, keberadaan kopi Arabika juga menyimpan potensi sosial yang besar. Pengelolaan kopi dapat mendorong kerja sama antarwarga, membuka ruang belajar bersama, serta melibatkan generasi muda dalam kegiatan produktif di kampung. Anak-anak muda yang memiliki akses pendidikan dan teknologi dapat berperan dalam pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran kopi.
Dengan demikian, kopi tidak hanya menjadi tanaman tetapi juga sarana memperkuat keterlibatan masyarakat lintas generasi.
Tentu, upaya mengoptimalkan potensi kopi Arabika tidak dapat berjalan sendiri. Diperlukan kesadaran kolektif, pendampingan dan dukungan berkelanjutkan agar masyarakat mampu melihat dan mengelola potensi yang ada di sekitar mereka. Tanpa itu, kopi akan terus tumbuh liar dan berakhir sia-sia, meskipun alam sudah menyediakan segala syarat pendukungnya.
Pada akhirnya, Jorong Limau Puruik bukanlah kampung yang kekurangan potensi, melainkan kampung yang masih menyimpan banyak peluang tersembunyi. Di antara hamparan bawang merah yang menjadi tumpuan hidup masyarakat, kopi Arabika tumbuh diam-diam, menunggu untuk disadari, dirawat, dan diberi nilai. Jika potensi ini mulai dilihat dan diolah, bukan tidak mungkin kopi Arabika akan menjadi bagian dari cerita dan harapan baru tentang masa depan Jorong Limau Puruik.
Penulis: Nurmala Sari, M.Sos
SOLOK,NETRALPOST --- Boni Kurniadi wakil ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok merupakan sosok penting dalam pelaksanaannya huntara (hunian sementara) di Jorong Cacang Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih Kabupaten Solok.
Beli Boni Kurniadi observasi lapangan di lokasi banjir dan longsor PC GP Ansor dan kasat Korwil Lampung tidak menemui kendala yang berarti di lapangan.
Juga merupakan putra daerah yang ikhlas dan bekerja keras untuk menyelesaikan masalah bencana banjir dan longsor Yang Terjadi.
Selain itu masyarakat setempat beserta tokoh masyarakat kecamatan Junjung sirih juga mengapresiasi program yang dibawa oleh Boni Kurniadi bersama PC GP Ansor Kabupaten Solok yaitu huntara.
Dari observasi hingga eksekusi di lapangan Bone menjadi Garda terdepan dalam merealisasikan huntara untuk masyarakat yang terkena bencana dijunjung sirih.
Boni beserta masyarakat PC GP Ansor Kabupaten Solok dan kasatkorwil Lampung bekerja siang dan malam untuk menyelesaikan target Utara dalam waktu 3 hari.
Setelah, huntara diserahterimakan Boni tersenyum dengan ikhlas Seraya berkata, "Meskipun tidak seberapa inilah bentuk pengabdian dan kepedulian kami kepada masyarakat Junjung Sirih", katanya. (Nofri_Tanjung)
SOLOK, NETRALPOST --- PC GP Ansor Kabupaten Solok dan PCNU kabupaten Solok secara resmi menyerahkan hunian sementara kepada masyarakat yang terdampak bencana dijorong kacang Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung sirih Kabupaten Solok, Kamis (19/12/2025).
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Hamzah menyatakan bahwa, " Kuningan sementara ini dibangun sebagai upaya tanggap darurat terhadap bencana yang melanda Kabupaten Solok", Katanya.
Diharapkan masyarakat yang terdampak dapat memiliki tempat tinggal yang aman dan nyaman. Tak bisa beraktivitas kembali pasca bencana banjir", Lanjutnya.
Dalam hal ini PC GP Ansor Kabupaten Solok bekerjasama dengan kasat Korwil Lampung dalam membangun huntara.
Kaset Korwil Lampung yang merupakan tenaga ahli dalam membangun antara menjadi Garda terdepan dalam pembangunan huntara ini. Banser Solok dan Banser Lampung menargetkan pengerjaan Utara dalam waktu 3 hari.
"Walaupun kami bekerja siang dan malam dibantu oleh masyarakat setempat PC GP Ansor Solok dan pasar Korwil Lampung bekerja keras dan ikhlas dalam misi kemanusiaan tanggap bencana di Kabupaten Solok.
"Kami kasatkorwil Banser Lampung dan PC GP Ansor Kabupaten Solok berusaha keras membangun tentara ini karena dari hasil observasi yang kami lakukan di lapangan masyarakat lebih membutuhkan hunian sementara agar mereka bisa beristirahat dengan keluarga dan bisa beraktivitas kembali pasca bencana banjir" Ujar Sahabat Agus dari Kasatkorwil Banser Lampung.
"Setelah 3 hari pengerjaan Kuntara telah diselesaikan 90 persen sehingga menjelang peresmian antara telah diselesaikan 100 Persen", Lanjutnya.
Kemudian, serah terima antara dihadiri oleh Jorong Cacang, Wali Nagari Paninggahan beserta lembaga Nagari setingkat, Camat Junjung sirih, Polsek, Korem, MWC NU Junjung Sirih, PCNU Kabupaten Solok, PW GP Ansor Sumbar dan PWNU Sumbar.
Serah terima dilakukan oleh wakil bupati Candra kepada pcnu Kabupaten Solok dan PC GP Ansor Kabupaten Solok kemudian PC GP Ansor SoloK langsung menyerahkan kepada masyarakat yang terdampak atau penerima.
Ketua PCNU Kabupaten Solok H. Afrizen Sekaligus Perwakilan PWNU Sumbar mengatakan bahwa,
"Kami dari pcnu Kabupaten Solok mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor Kabupaten Solok terutama Kasat Korwil Lampung yang telah bersedia membantu masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak musibah banjir dan longsor", Katanya.
Wakil bupati Kabupaten Solok Haji Chandra mengapresiasi pcnu Kabupaten Solok dan PC GTA Sar Kabupaten Solok dan tenaga ahli dari Bandar Lampung.
" ini merupakan bentuk kepedulian yang harus kita apresiasi dan kita dukung secara bersama. Kami Pemda Kabupaten Solok mendukung penuh biarkan ini karena Kuntara ini menjadi kebutuhan yang paling dibutuhkan oleh masyarakat", Tutur Candra.
"Huntara ini menjadi hunian sementara yang Perdana di Kabupaten Solok Namun kita akan berusaha menjadikan hunian ini menjadi hunian tetap", Tutup Wakil Bupati Solok.(Nofri_Tanjung)
TANAH DATAR, NETRAL POST — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menyalurkan bantuan sosial bagi korban bencana alam di Sumatera Barat, Selasa. 16/12/2025.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Tanah Datar sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas kemanusiaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, Alni, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan hasil penggalangan dari Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu dan meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia. Semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Barat,” ujar Alni.
Sementara itu, Perwakilan Tim Bawaslu RI, Lesmana, menjelaskan bahwa bantuan tersebut disalurkan dengan tajuk “Bawaslu RI Peduli Bencana Banjir Bandang Sumbar”. Bantuan kemanusiaan ini dialokasikan untuk tiga provinsi yang terdampak bencana, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Khusus hari ini, bantuan kami serahkan di Provinsi Sumatera Barat yang terdampak cukup parah. Berdasarkan data yang telah kami catat, daerah terdampak antara lain Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar,” ungkap Lesmana. Ia berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kabupaten Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia atas kepedulian yang diberikan kepada masyarakat Sumatera Barat, khususnya Kabupaten Tanah Datar.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Keluarga Besar Bawaslu se-Indonesia yang telah peduli kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana. Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada warga yang membutuhkan. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT dengan pahala yang berlipat ganda,” tuturnya.
Bawaslu berharap melalui kegiatan ini, semangat gotong royong dan solidaritas antar sesama terus terjaga, khususnya dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi musibah.
AGAM, NETRALPOST- Badan Pengawas Pemilu (BAWASLU) Republik Indonesia dan Bawaslu Provinsi Sumatera Barat memberikan bantuan langsung ke dua daerah yang terdampak bencana yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Selasa (16/12/2025).
Sebelumnya daerah tersebut sempat dilanda bencana alam yang menyebabkan kerugian materil cukup besar dan menelan korban jiwa, yang tidak sedikit, serta membuat pilu hari semua orang.
Dalam penyerahan bantuan, Ketua Bawaslu Sumbar, Alni S.H, M.Kn. didampingi Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Rinaldi Aulia,AP.,M.Si. melakukan pelepasan dan pengarahan kepada tim yang akan dibagi menjadi dua tim, yakni untuk disebar di dua kabupaten dan tiga kecamatan, antara lain kecamatan Palembayan dan kecamatan Tanjung Raya terletak di Kabupaten Agam, serta kecamatan malalo di Kabupaten Tanah Datar.
"Kita harus bisa merasakan bagaimana sedih dan pedihnya ketika terdampak bencana, mari kita bersama membantu meskipun tidak besar, namun tanda rasa sedih itu juga kita rasakan," tutur Alni, sebelum melanjutkan missi kemanusiaan.
Dalam pelepasan team peduli bencana Bawaslu, Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar Rinaldi Aulia, menyampaikan, untuk berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten yang berada di daerah tersebut.
"Tim yang turun kelapangan nantinya akan berkoordinasi dengan Bawaslu Kabupaten setempat, agar pengiriman bantuan ini tepat sasaran karena Bawaslu setempat yang tau akan keadaan di lokasi bencana daerahnya, " ujar Rinaldi, Selasa (26/12/2025).
Bantuan dengan tajuk "Bawaslu RI Peduli Bencana Banjir Bandang Sumbar", dipimpin langsung Ketua dan kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, untuk melihat dan merasakan langsung kondisi masyarakat terdampak bencana tersebut.
Ketua Bawaslu Sumbar, Alni S.H, M.Kn. sebagai kordinator tim 1 menuju Kabupaten Tanah Datar, dan Kepala Sekretariat Bawaslu Sumbar, Rinaldi Aulia,AP.,M.Si. didampingi awak media bersama tim 2 mengunjungi daerah Kabupaten Agam.
Sebelum menuju lokasi bencana alam, dilakukan penyerahan secara simbolis dari Bawaslu RI pada Bawaslu Sumbar melalui perwakilan Bawaslu RI Septina Widya.
Dalam penyerahkan secara simbolis bantuan berupa logistik untuk Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Septina mengatakan, ditugaskan untuk menyampaikan sedikit bantuan guna bisa membantu masyarakat yang terdampak, agar bisa meringankan beban mereka juga, dan bagi yang terdampak musibah ini, semoga di berikan kesabaran dan ketabahan
"Kami ditugaskan untuk bisa menyampaikan sedikit bantuan berupa logistik, baik itu perlengkapan anak bayi, sembako, serta kompor yang nantinya dibutuhkan oleh posko atau masyarakat nantinya, semoga dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,"ujar Septina, untuk selanjutnya menuju lokasi bencana.
Pada lokasi bencana di kabupaten Agam, kedatangan tim Bawaslu Provinsi dilokasi bencana disambut langsung jajaran Bawaslu Kabupaten Agam, dipimpin Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Randi Oktafiandi, SHI.
Pada kesempatan tersebut, Randi menyampaikan rasa terimakasih pada Bawaslu RI yang telah menyalurkan bantuan melalui Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.
"Kami mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan baik itu kepada anggota Bawaslu yang terdampak, maupun masyarakat yang terdampak di Kabupaten Agam ini" ujar Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Agam tersebut.
Kita sama-sama berharap agar bencana yang menerpa tiga Provinsi di Indonesia ini khususnya Sumatera Barat cepat pulih, dan Pemerintah juga harus optimal dalam memulihkan pasca trauma terhadap korban yang terdampak bencana alam ini,sehingga semua berjalan normal dan aktifitas berjalan lancar. (aji)
SOLOK, NETRALPOST --- PCNU Kabupaten Solok setelah melakukan apel pagi melalui Ketua H. Afrizen melepas tim relawan kelokasi bencana banjir bandang di Nagari Muaro Pingai Kecamatan Junjung sirih di kantor PCNU Jumat (12/12/2025).
Ketua PCNU Kabupaten Solok H. Afrizen mengatakan bahwa Langkah ini, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama yang terdampak bencana di wilayah Solok.
Setelah tiba di muaro pingai masyarakat meminta tim relawan bagana Ansor Banser untuk membersihkan sekolah SD Negeri 01 Muaro pingai.
Masyarakat juga mengantarkan Makanan kepada tim relawan bagana Ansor banser saat istrahat kerja bakti sosial di sekolah.
"Kami dari masyarakat mengucapkan Terima kasih kepada tim relawan Ansor Banser baik dari solok maupun dari lampung. Karena kami memang sangat membutuhkan bantuan tenaga untuk membersihkan lumpur yang ada di sekolah kami" Ujar kepala sekolah SD Negeri 01 Muaro Pingai.
Ketua GP Ansor Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah menyampaikan bahwa, "Semoga Bantu ini dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana banjir. Semoga Bencana ini cepat berlalu dan masyarakat yang terdampak bisa kembali beraktifitas seperti biasa. (Nofri_Tanjung)
PESISIR SELATAN, NETRAL POST --- Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pesisir Selatan lagi-lagi kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyalurkan bantuan donasi kepada warga terdampak musibah di Nagari Pancong Taba, Nagari limau gadang pancong taba, Nagari Duku, Nagari Nanggalo, dan Nagari Setara Nanggalo, Kabupaten Pesisir Selatan, pada Sabtu (13/12/2025).
Penyaluran donasi merupakan bantuan dari Satgas dan PW GP Ansor Sumatera Barat. Total donasi Rp 35.000.000. Bantuan yang disalurkan terdiri dari, paket sembako, megickom, tas beserta peralatan sekolah, kompor gas, dan tabung gas.
Pendistribusian ini di lepaskan langsung oleh Sekretaris PCNU Pesisir Selatan kiyai Eko Wahyudi, M.Pd sebagai bentuk Induk dan Anak Organisasi: NU adalah organisasi induk, sedangkan GP Ansor adalah badan otonom yang secara struktural berada di bawah NU, menjalankan program dan visi NU.
Ketua GP Ansor Pesisir Selatan, Yafris Oktovendra, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata solidaritas untuk membantu meringankan masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Kemudian Trauma healing juga dilakukan yang merupakan salah satu bentuk pengobatan yang dapat membantu anak anak dalam mengatasi masalah emosional akibat peristiwa trauma bencana banjir galoda di limau gadang pacong taba.
Kehadiran Ansor-Banser mendapat sambutan hangat dari warga. Sejumlah tokoh masyarakat di Pesisir Selatan mengapresiasi langkah cepat tersebut.(tim)