Latest Post

Aceh Aceh Singkil Adv DPRD kota Padang Afrizen Agam Alirman Sori andre Algamar Andre Rosidae Artikel Asbanda ASN Athari Gauthi Bali Bangkok Banjarmasin banjir bank indonesia Bank Nagari bank Nagrai Banser Sumbar Banten Baru Basnaz pariaman Batam batanglembang Bawaslu padang Bawaslu Sumatera Barat bencana alam bencana banjir besar v padang BISNIS BPBD Padang BPJN I SUMBAR BPJN II SUMBAR BPJN SUMBAR BPJS Ketenaga Kerjaan BPS Sumbar Brimob polda sumbar BSC II Bukittinggi Bupati solok BWSS V Padang Dandrem Darul Siska Dharmasraya Di dinas BMCKTR Sumbar Dinas Kesehatan Kabupaten Solok Dinas KOMINFO solok Dinas pendidikan kota Padang dinas pendidikan padang Dinas Pendidikan Solok Dinas Pendidikan Sumbar Dinas sosial Diritelkam Intelkam Polda Sumbar Dirkrimsus Polda Sumbar Dirlantas Polda Sumbar diskominfo Solok Ditlantas Polda Sumbar DMI Sumbar DPD KNPI Kabupaten Solok. Kabupaten Solok DPD RI DPP Pernusa DPR RI DPRD Kabupaten Solok DPRD KOTA PADANG DPRD Padang DPRD Solok DPRD Sumbar DPW FRN SUMBAR DPW NasDem DPW PKB Sumatera Barat DPW PPP Sumbar Dunia anak Emiko Epyardi Asda Empat Pilar epyardi asda Era sukma Fadly Amran Fly Over Sitinjau Lauik G20 gandoriah Ganjar Pranowo Garuda KPPRI Sumatera Barat gerindra Golkar GP ansor Kabupaten Solok Gp ansor pasaman GP Ansor Pesisir Selatan GP Ansor Sumbar Gubernur Sumbar Gus Baha H. Suherman hadline Halkido Sumbar hendri Septa Hiburan hobi Hukum Humas polda sumbar Humbahas HUT KOPRI HUT RI Ke-79 ikan cupang IKW-RI SUMBAR indonesia International Jakarta Jalan Nasional Pesisir Selatan jalan rusak jawa barat Jawa Tengah Jawa Timur Kab.Pasaman Kabupaten Kabupaten Lima Puluh Kota Kabupaten Nias Kabupaten Pariaman kabupaten pariaman Sumbar Kabupaten Sijunjung Kabupaten Solok KAI Drive II Sumatera Barat Kajati sumbar Kalapas II A padang Kalapas Kelas III Alahan Panjang Kalimantan Kampus Kanwil kemenag sumbar Kapolda Sumbar Kapolres agam Kapolres Dharmasraya Kapolres Pasaman Barat Kapolres Sawahlunto Kapolres Solok Kapolres solok selatan Kapolresta padang kapolri Karang taruna Karya Tulis Kasat lantas lima puluh kota kasat lantas Solok Kejaksaan Negeri Padang Kejaksaan Tinggi Sumbar Kemenag Kota Padang Kemenag Solok Kemenag Sumbar kemenkum HAM KemenPU Kementerian Agama Republik Indonesia KementerianPU Kementrian PUPR Kepulauan Riau kesehatan Kids KJI Sumbar KNPI Sumbar Kodam XX/TIB Kodim Sijunjung Kominfo Solok Korem 032/Wbr korem padang Kota Batam kota Padang Kota Pariaman Kota solok KPU Sumbar Kriminal Kudus Lanud Au Legislatif Lembah Gumanti Leonardi lima puluh kota Lubuk Alung Lukisan makasar Mandailing Natal Masyarakat MBG Medan medison mentawai menyambungnegeri MIN 3 Padang minang kabau Mojokerto MPR RI MUA Muhammadiyah Nahdlatul Ulama Nahdliyin Nasdem Nasional Natuna NKRI NU NU online nu Solok olahraga Ombudsman Opini Organisasi Kepemudaan Ormas Islam Padang Padang Panjang Padang Pariaman painan PAN Kabupaten Solok Pantai Padang Papua Pariaman Pariwara bank Nagrai Pariwisata Sumbar parlemen Pasaman Pasaman Barat Payakumbuh payukumbuh sumbar PBB PBNU PC gp ansor solok PC IPNU PADANG PC IPNU pesisir Selatan PCNU Kabupaten Solok PCNU kota Padang PCNU Pesisir Selatan PD Satria Sumbar PDAM PDIP Peduli Sesama Pekanbaru Pembangunan Pemda Dharmasraya pemda solok pemerintahan pemilu Pemkab Pemkab Dharmasraya Pemkab Solok Pemko Pemko Padang Pemko Padang Panjang Pemprov Sumatera Barat. Pemprov Sumbar Pendidikan pengabdian pers rilis Pesisir Selatan PI IPNU SUMBAR Piaggio Pilihan Rakyat Sumbar Pilkada Pilkada Kabupaten Solok PKB Pesisir Selatan PKB Sumbar PKC PMII SUMATERA BARAT PKH Pokdar polairud Polda Polda bali Polda Riau Polda Sumbar polisi politik Polres 50 kota Polres lima puluh kota Polres padang pariaman Polres pasbar polres Sijunjung Polres Solok Polres Solok Selatan Polresta padang polri PPP Sumbar Presiden Prabowo Prokopim padang PSI PT KAI PT KAI SUMBAR PUPR PUPR Padang PUPR Provinsi Sumbar PW Ansor Sumbar PW Pagar Nusa Sumbar PWNU Sumbar Ratu Prabu Sumbar Redaksi Rektor UNP religius Riau Rico Alviano RSUP M Djamil Padang Satpol PP Padang satria Sawahlunto Selebgram Amak Lisa Seni seni budaya setahunberdampak sigapmembangunnegeriuntukrakyat Sijunjung Simalungun SMAN 2 LEMBAH GUMANTI SMK 9 Padang SMK N 9 Padang Solok Solok Selatan STITNU Su Suherman Sulawesi Barat Sulawesi Selatan Sumater Barat Sumatera Barat Sumatera Barat. Sumatera Utara Sumatera Utara. Sumbar Sungai Nanam Surabaya syamsyu Rahim Tanah Datar Tapanuli Tengah Terbaru Terbau Thailand Tiba Tips and trik TNI TNI AU TNI/Polri Tokoh Masyarakat Tokoh Sumber TRD Triski Uin UIN IB Padang UMKM UMSB Sumbar Universitas Andalas Universitas Syedza Santika Padang UPT Asrama Haji Embarkasi Padang UPT Asrama Haji Emberkasi Padang Utama Vespa Indonesia wako Padang Wilayah Sumatera Barat WIRAUSAHA Wisuda wisuda 88

 

PADANG, NETRALPOST – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Sumatera Barat menggelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026 M bertempat di Masjid Al-Azhar, Mapolda Sumbar, Jumat (23/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema penguatan mental dan spiritual personel Polri dalam mewujudkan Kamseltibcarlantas yang kondusif.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, didampingi para Pejabat Utama (PJU) Ditlantas, serta diikuti oleh seluruh personel Polri dan ASN di lingkungan Direktorat Lalu Lintas.

Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa esensi dari peringatan Isra' Mi'raj, terutama perintah shalat lima waktu, harus dimaknai sebagai pondasi disiplin dan integritas bagi setiap anggota kepolisian. "Perjalanan spiritual Rasulullah mengajarkan kita tentang ketaatan dan tanggung jawab. Hal ini harus diimplementasikan dalam memberikan pelayanan terbaik dan humanis kepada masyarakat di jalan raya," ujarnya.

Peringatan ini diisi dengan tausiyah agama yang menekankan pentingnya menjaga amanah dalam bertugas. Ustadz penceramah mengajak para personel untuk menjadikan momen ini sebagai sarana evaluasi diri (muhasabah) agar terhindar dari penyimpangan dan selalu mengedepankan etika dalam penegakan hukum lalu lintas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa dan kelancaran tugas Polri ke depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mentalitas personel Ditlantas Polda Sumbar semakin solid dan berakhlak mulia dalam menjalankan tugas profesinya.(*) 




sumbar, netralpost – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, membawa kabar baik bagi pelaku tambang rakyat di Sumatera Barat setelah melakukan pertemuan langsung dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada Selasa (20/1/2026) di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, diputuskan bahwa penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) ditargetkan selesai pada awal Februari mendatang.

Pertemuan strategis yang turut dihadiri oleh Dirjen Minerba ini menjadi titik terang bagi legalitas penambangan di daerah. 

Irjen Pol. Gatot menyampaikan bahwa Menteri ESDM telah memerintahkan jajaran terkait untuk segera menyelesaikan segala kelengkapan teknis.

"Tadi Pak Menteri langsung memerintahkan bahwa di awal Februari, WPR-nya harus sudah selesai. Secara teknis, nanti dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama kementerian terkait akan melakukan apa yang menjadi kelengkapan-kelengkapan tersebut," ujar Kapolda Sumbar usai pertemuan.

Penyelesaian WPR ini merupakan langkah awal untuk penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Kapolda menegaskan bahwa tujuan utama dari langkah ini adalah untuk melegalkan aktivitas masyarakat yang selama ini melakukan penambangan tanpa izin, agar masuk ke dalam mekanisme formal yang diakui negara.

Menurutnya, ini adalah solusi terbaik yang memberikan dampak positif dari dua sisi, kesejahteraan ekonomi dan kelestarian alam.

"Ini adalah solusi terbaik sehingga masyarakat ke depan bisa melakukan penambangan secara legal. Kemudian lingkungan juga terjaga dengan baik, masyarakat sejahtera sesuai yang disampaikan Bapak Prabowo, yaitu sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," pungkas Irjen Pol. Gatot.

Diharapkan dengan terbitnya WPR dan IPR dalam waktu dekat, konflik sosial akibat pertambangan ilegal dapat diminimalisir dan kontribusi sektor pertambangan rakyat terhadap ekonomi daerah dapat lebih optimal serta terukur secara lingkungan.


(Red)

PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) terus memperkuat peran perhutanan sosial sebagai instrumen strategis dalam penguatan ekonomi masyarakat sekitar kawasan hutan. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis Penyusunan Rencana Usaha Perhutanan Sosial (RUPS).

Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menyampaikan kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kapasitas kelompok pengelolaan usaha perhutanan sosial agar lebih terarah, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Melalui kegiatan ini diharapkan kapasitas kelompok pengelolaan usaha perhutanan sosial di Sumatera Barat semakin meningkat, sekaligus mampu mengembangkan bidang usaha yang benar-benar dibutuhkan pasar,” ujar Mahyeldi saat membuka Bimtek Penyusunan RUPS di The ZHM Premiere Hotel Padang, Kamis (22/1/2026).

Gubernur menegaskan, perhutanan sosial di Sumbar tidak lagi dipandang semata sebagai program pengelolaan hutan, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar kawasan hutan.

“Perhutanan sosial merupakan solusi strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan, agar tetap lestari sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kebijakan perhutanan sosial, lanjut Mahyeldi, masyarakat diberikan ruang dan kepercayaan untuk mengelola kawasan hutan secara mandiri, bertanggung jawab, dan berkelanjutan, dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Gubernur juga mengungkapkan, hingga saat ini luasan perhutanan sosial di Sumbar telah mencapai 340 ribu hektare. Capaian tersebut tidak hanya berkontribusi terhadap upaya pelestarian hutan, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Bahkan, sejak tahun 2025, rata-rata pendapatan petani hutan di Sumbar tercatat mencapai Rp3,1 juta per bulan.

Menurut Mahyeldi, keberhasilan perhutanan sosial sangat ditentukan oleh kualitas pengelolaan di tingkat Kelompok Perhutanan Sosial (KPS) dan Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS). Oleh karena itu, penyusunan RUPS menjadi tahapan penting dalam memperkuat perencanaan usaha, tata kelola kelembagaan, serta meningkatkan daya saing produk hasil hutan.

“Kami mendorong pengelola KPS dan KUPS untuk terus berinovasi, meningkatkan produktivitas, dan memperluas akses pasar. Dengan pengelolaan yang baik dan berorientasi usaha, perhutanan sosial dapat membuka lapangan kerja baru serta memberikan nilai tambah ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat,” tegasnya.

Bimbingan Teknis Penyusunan RUPS ini diselenggarakan oleh Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar selama dua hari ini, bertujuan memperkuat kelembagaan dan usaha KPS/KUPS, mendorong peningkatan level KUPS dari Silver ke Gold maupun dari Gold ke Platinum, serta mendukung pencapaian Rencana Operasional FOLU Net Sink 2030.

Sebanyak 90 peserta mengikuti kegiatan ini, terdiri dari 60 pengelola KPS/KUPS level Silver dan Gold yang berasal dari 30 kelompok dengan beragam komoditas, seperti ekowisata, agroforestri kopi dan durian, madu, pengolahan pangan lokal, gaharu, serta rotan. Selain itu, kegiatan ini juga diikuti oleh 30 pendamping KPS/KUPS yang berasal dari penyuluh kehutanan ASN serta NGO/CSO.

Gubernur berharap, melalui kegiatan ini dapat dihasilkan dokumen RUPS yang matang dan siap disahkan, penguatan kelembagaan kelompok, peningkatan kualitas dan daya saing produk, serta terwujudnya pengelolaan hutan yang semakin lestari dan berkelanjutan di Provinsi Sumatera Barat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengembangan Usaha Perhutanan Sosial Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan atau yang mewakili, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Kepala UPTD PLUT Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat, serta seluruh peserta Bimbingan Teknis Penyusunan RUPS. (Adpsb/rmz/bud)

 

Padang - Kesebelasan berjuluk "Pandeka Minang", PSP Padang akhirnya mematahkan perlawanan lawannya, Josal FC, Kamis (22/1/2026). Laga perdana Liga 4 Sumatera Barat yang ditabuh di Stadion Haji Agus Salim Padang berlangsung sengit. 

Begitu pluit panjang dibunyikan wasit, penggawa PSP Padang langsung mengambil inisiatif serangan. Serangan dari sayap kiri dan kanan menggedor pertahanan Josal FC. 

Terbukti, di menit ketujuh, seorang pemain PSP Padang, Feruzen Maulana mampu menjebol gawan Josal FC. Tendangannya dari luar kotak penalti meluncur deras ke sisi kiri gawan Josal FC. 

Keunggulan satu gol membuat kesebelasan PSP terus termotivasi melakukan serangan. Serangan bertubi-tubi terus dilancarkan dari pertahanan kiri dan kanan Josal FC. Sayangnya, serangan itu tak berlangsung lama. Selepas 15 menit pertandingan digelar,  PSP mengendorkan serangan. 

Kendornya serangan PSP Padang dimanfaatkan Josal FC. Serangan kemudian diambil alih pemain Josal FC. Sayang, penyelesaian akhir yang kurang matang membuat Josal FC tidak mampu menciptakan gol hingga babak pertama berakhir. 

Di babak kedua, PSP Padang kembali mendominasi serangan. Carrel Sayadef kembali menambah keunggulan PSP Padang di menit ke 74. Sundulan kepalanya menghunjam ke gawang Josal FC. 

Tak mau ketinggalan, Josal FC meningkatkan intensitas serangan. La Ode Muhammad Harun berhasil mengeksekusi penalti yang diberikan wasit. Hingga akhir pertandingan, skor tidak berubah, 2-1 untuk kemenangan PSP Padang di laga perdana Liga 4 Sumatera Barat.(Charlie)

 



Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mulai mematangkan langkah strategis untuk memastikan kelancaran penyelenggaraan ibadah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Hal ini menjadi fokus utama dalam koordinasi antara Wali Kota Padang bersama Kepala Balai Haji dan Umrah di Rumah Dinas Wali Kota, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan ini menandai dimulainya sinergi lintas instansi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi calon jamaah haji (CJH) asal Kota Padang. Ada dua poin krusial yang menjadi prioritas utama: kematangan pemahaman ibadah (manasik) dan kepastian kelaikan kesehatan (istitha’ah).

Kepala Balai Haji dan Umrah, Zulfahmi, menegaskan bahwa persiapan teknis tahun ini akan dilakukan lebih dini dan mendalam, terutama pada sektor edukasi jamaah.

Manasik Haji Intensif: Balai Haji berkomitmen memberikan pembekalan manasik yang lebih matang agar jamaah benar-benar mandiri dan memahami seluruh rangkaian rukun serta wajib haji sebelum bertolak ke Tanah Suci.

Standar Kesehatan Ketat: Pemeriksaan kesehatan akan diperketat melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan seluruh calon jamaah memenuhi syarat istitha’ah kesehatan. Langkah preventif ini diambil demi menjamin keselamatan jamaah selama menjalani proses ibadah yang menguras fisik.

Dukungan Penuh Pemerintah Kota
Wali Kota Padang menyatakan komitmennya untuk mengawal seluruh tahapan, mulai dari persiapan di daerah hingga pemberangkatan. Sinergi ini melibatkan Bagian Kesra, Dinas Kominfo, serta Bagian Prokopim untuk memastikan arus informasi dan pelayanan kepada masyarakat berjalan transparan.

"Kami ingin memastikan setiap warga Padang yang berangkat tahun ini mendapatkan rasa aman dan nyaman. Pemerintah Kota mendukung penuh, baik secara koordinatif maupun dukungan fasilitas yang diperlukan, agar penyelenggaraan haji 1447 H berjalan tertib dan lancar," ujar Wali Kota.

Melalui pertemuan ini, Pemko Padang dan Balai Haji dan Umrah sepakat untuk terus memantau setiap perkembangan regulasi terbaru agar tidak ada kendala teknis yang menghambat keberangkatan jamaah nantinya. (Nilam/Gio/Taufik)

 

Padang - Memperkuat pengawasan internal, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang memiliki aplikasi berbasis android, "Satpol PP Mobile". Aplikasi ini sebagai sarana pendukung koordinasi dan pemantauan kinerja. 

Aplikasi "Satpol PP Mobile" dirancang untuk memudahkan pengawasan, pelaporan, serta pemantauan aktivitas personel di lapangan secara real time dan terintegrasi. Melalui aplikasi tersebut, dapat memantau kehadiran, aktivitas tugas, hingga progres kerja personel secara lebih cepat, transparan, dan terukur, sehingga koordinasi internal berjalan lebih efektif. 

Kasatpol PP Padang melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum, Rizaldi Rosman, menuturkan bahwa penerapan "Satpol PP Mobile" menjadi langkah strategis dalam mendorong disiplin dan profesionalisme anggota. 

“Aplikasi ini sangat membantu dalam memantau kehadiran dan kinerja personel. Pengawasan bisa dilakukan secara langsung dan akurat, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas,” ujarnya, Kamis (22/1/2026). 

Penerapan "Satpol PP Mobile" diharapkan menjadi bagian dari modernisasi sistem kerja Satpol PP Kota Padang, guna mendukung penegakan Peraturan Daerah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.(Viqi / Charlie)

 





Padang - Wali Kota Padang Fadly Amran resmi melantik Raju Minropa sebagai penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kota Padang, Rabu (21/1/2026). Di pelantikan yang digelar di Gedung Putih Rumah Dinas Wali Kota, Fadly Amran meminta Pj Sekda untuk fokus mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi. 

"Pemerintah kota harus bergerak lebih cepat, terutama dalam menuntaskan permasalahan infrastruktur pascabencana hidrometeorologi," ungkap Fadly Amran. 

Arahan wali kota saat pelantikan lebih menyoroti kondisi sungai, drainase dan jalan di Kota Padang yang terdampak bencana banjir lalu. Menurutnya, Pemko Padang tidak boleh hanya menunggu bantuan dari pemerintah provinsi maupun pusat. Akan tetapi, Pemko Padang harus menjadi garda terdepan dalam perbaikan. 

"Kita tidak mungkin menunggu-nunggu, tidak mungkin hanya 'wait and see' apa yang bisa dilakukan provinsi dan pusat. Pemko Padang harus menjadi garda terdepan," tegas Wali Kota Padang. 

Fadly Amran juga meminta agar penanganan bencana dijadikan prioritas utama dalam penggunaan APBD. Apalagi saat ini telah memasuki bulan ketiga setelah bencana. 

"Masyarakat ingin sejahtera, mereka ingin kehidupan yang layak. Mau ada bencana atau tidak, Sekda harus merealisasikan ini bersama seluruh pihak terkait," tambahnya.

Selain masalah bencana, Pj Sekda dituntut untuk menjadi teladan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya. Wali Kota menekankan pentingnya disiplin waktu dan integritas tinggi. 

"Sekda selalu hadir lebih awal dan pulang lebih akhir daripada staf lainnya sebagai bentuk komitmen kerja," kata wali kota. 

Selain itu, Pj Sekda mesti bertangungjawab mengawal program unggulan wali kota dan wakil wali kota. Semuanya satu komando di bawah Sekda. Hal ini dimaksudkan agar wali kota dan wakil wali kota dapat lebih fokus mencari peluang dan potensi pengembangan kota di tingkat yang lebih luas.

"Saya minta semua satu komando, khususnya aparat, agar kami (wali kota dan wakil wali kota) bisa bekerja leluasa mencari peluang-peluang dan potensi lainnya," tutup wali kota.(Defrianto / Charlie)




Padang — Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kota (Pemko) Padang bersama Padang TV akan menyiarkan berbagai program religi yang mengangkat program unggulan Pemko Padang, Smart Surau. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan keagamaan dan penguatan karakter generasi muda di Kota Padang.

Nama program yang akan disiarkan adalah Bintang Smart Surau yang menampilkan anak-anak dan dai cilik yang memiliki potensi serta kompetensi dalam berdakwah, berpidato, dan berceramah. Program tersebut direncanakan tayang menjelang waktu berbuka puasa selama bulan Ramadhan.

Sebelum tampil di layar kaca, para peserta akan melalui proses audisi yang dilaksanakan di sekolah-sekolah dan masjid-masjid di Kota Padang. Setiap peserta nantinya akan ditampilkan lengkap dengan identitas asal masjid dan sekolah, sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan keagamaan di lingkungan masing-masing.

Melalui program ini, Padang TV bersama Pemko Padang ingin menunjukkan bahwa Smart Surau tidak hanya berfokus pada presensi salat subuh, tetapi juga memiliki berbagai produk dan program pembinaan keagamaan lainnya yang telah dikembangkan, meskipun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat.

Selama bulan Ramadhan, Padang TV berkomitmen untuk mengangkat dan memviralkan berbagai produk Smart Surau yang telah berjalan selama kurang lebih tiga bulan terakhir, agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat luas.

Diharapkan, melalui kolaborasi antara Pemko Padang dan Padang TV ini, masyarakat semakin mengenal dan turut mendukung kesuksesan Smart Surau sebagai upaya membentuk generasi muda yang religius, berakhlak, dan berkarakter di Kota Padang.(Amanda/Nilam/Taufik)




Padang – Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan gelaran Sensus Ekonomi 2026. 

Hal ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat menerima audiensi jajaran Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Kediaman Resmi Wali Kota, Rabu (21/1/2026).

Pertemuan ini dihadiri Kepala BPS Kota Padang, Dessi Febriyanti, guna mengoordinasikan agenda nasional pendataan ekonomi yang dijadwalkan berlangsung serentak pada Mei hingga Juli 2026.

Dessi Febriyanti menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi merupakan mandat UU Nomor 16 Tahun 1967. Pendataan ini akan menyasar seluruh pelaku usaha di Kota Padang, mulai dari skala mikro (kecil), menengah, hingga perusahaan besar.

"Saat ini kami tengah menggencarkan sosialisasi agar masyarakat dan pelaku usaha memahami urgensi sensus ini. Kami berharap warga tidak ragu saat menerima petugas pendataan di lapangan nanti," ujar Dessi.

Selain Sensus Ekonomi, dalam pertemuan tersebut dipaparkan sejumlah program unggulan BPS Kota Padang tahun 2026, di antaranya Pembinaan Statistik Kelurahan yang oleh Wali Kota Fadly Amran diminta untuk  difokuskan pada kelurahan terdampak bencana guna menghasilkan basis data statistik kebencanaan yang akurat untuk mitigasi dan kebijakan daerah.

Literasi Statistik melalui program Statistik Goes to School dan Statistik Goes to Campus untuk mengenalkan peran data kepada pelajar dan akademisi.

Pendekatan masyarakat melalui kegiatan Senam Sensus yang direncanakan pada Januari-Februari 2026. Dan sesuai arahan Wali Kota Fadly Amran, kegiatan ini akan menggandeng KORMI agar jangkauan sosialisasi lebih luas dan meriah.

Fadly Amran pun menyambut positif langkah proaktif BPS Kota Padang. Dia menegaskan bahwa akurasi data statistik adalah kunci utama dalam penyusunan kebijakan pembangunan kota yang tepat sasaran.

"Pemko Padang mendukung penuh. Kolaborasi ini penting agar masyarakat sadar akan pentingnya data. Jika datanya akurat, maka perencanaan pembangunan Kota Padang ke depan juga akan lebih kuat dan bermanfaat bagi warga," jelasnya. (Taufik/Manda/Nilam/Gio)

 
Padang – Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang menerima kunjungan edukasi dari SD Alam Unggul Tahfizh Raudhatul Ilmi Padang Pariaman, Rabu (21/1/2026). 

Sebanyak 98 siswa kelas III dan IV didampingi oleh 8 orang guru pendamping tampak antusias menelusuri jejak sejarah ibu kota Sumatera Barat tersebut.

Kunjungan ini bertujuan untuk mengenalkan sejarah lokal Kota Padang sekaligus memberikan pemahaman terkait pentingnya arsip sebagai sumber informasi dan memori kolektif bangsa kepada generasi muda sejak dini.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Padang, Heriza Syafani menyambut baik inisiatif sekolah yang membawa peserta didiknya belajar langsung di luar kelas. 

Menurutnya, museum dan galeri arsip adalah jendela bagi anak-anak untuk memahami identitas daerahnya.

"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini. Mengenalkan arsip dan sejarah kepada anak-anak sejak usia sekolah dasar adalah langkah strategis. Kita ingin mereka memahami bahwa arsip bukan sekadar tumpukan kertas lama, melainkan bukti otentik perjalanan bangsa yang harus dijaga," ujar Heriza Syafani

Dia juga menambahkan bahwa Museum dan Galeri Arsip Statis Kota Padang dirancang untuk menjadi destinasi wisata edukasi yang menarik bagi semua kalangan, termasuk pelajar. Selama kunjungan, para siswa diajak melihat berbagai koleksi foto tempo dulu, dokumen bersejarah, hingga narasi perkembangan Kota Padang dari masa ke masa.

"Kegiatan berjalan dengan lancar dan kami melihat respon yang sangat positif dari para siswa maupun guru. Semoga pengalaman ini dapat menumbuhkan rasa cinta tanah air dan kesadaran akan pentingnya literasi sejarah bagi mereka," pungkasnya.

Pihak sekolah berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru bagi siswa yang tidak didapatkan secara mendalam di dalam buku teks sekolah, sekaligus menjadi sarana rekreasi yang edukatif. (Taufik)



JAKARTA – Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta didampingi Dirkrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan dan Kepala Dinas ESDM Sumbar melakukan langkah strategis dalam menangani isu pertambangan tanpa izin (PETI) di wilayah Sumatera Barat. Kapolda mendatangi Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta untuk mencari solusi permanen bagi para penambang lokal.
‎Dalam kunjungan tersebut, rombongan diterima langsung oleh Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Pertemuan ini memfokuskan pada percepatan transformasi aktivitas penambangan ilegal menjadi legal melalui payung hukum yang sah.
‎Langkah Konkret: Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) Berdasarkan hasil pertemuan, disepakati bahwa Pemerintah Provinsi Sumbar akan segera melengkapi dokumen administratif yang diperlukan. Menteri ESDM berkomitmen untuk segera menyerahkan dokumen Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada Provinsi Sumatera Barat setelah persyaratan teknis terpenuhi.
‎"Kami berharap penataan WPR ini segera terwujud dan dilanjutkan dengan penerbitan Izin Pertambangan Rakyat (IPR). Dengan demikian, aktivitas masyarakat dapat diformalkan melalui mekanisme yang sah sesuai perundang-undangan," kata Kapolda Sumbar.
‎Solusi Jangka Panjang dan Kesejahteraan
‎ Upaya ini dipandang sebagai solusi "win-win" bagi semua pihak. Kapolda menegaskan bahwa pihak kepolisian akan terus mengawal proses ini agar tepat sasaran. Fokus utama dari kebijakan ini adalah:
‎Legalisasi: Mengubah status penambang ilegal menjadi pelaku usaha resmi.
‎Lingkungan: Memastikan aktivitas tambang memperhatikan standar kelestarian alam.
‎Ekonomi: Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat sekitar.
‎Dengan adanya komitmen dari Kementerian ESDM dan pengawalan ketat dari Polda Sumbar, diharapkan praktik PETI yang merusak lingkungan dapat ditekan, berganti dengan sektor pertambangan rakyat yang tertata dan memberikan manfaat nyata bagi ekonomi Sumatera Barat.(SRP)




Padang – Pemerintah Kota Padang akhirnya menerapkan peribahasa lama. Rencananya, sejumlah siswa berprestasi akan dikirim ke Tiongkok (Cina) untuk menimba ilmu.

"Ada peribahasa yang sangat dikenal, yaitu 'Tuntutlah Ilmu Sampai ke Negeri Cina'. Hari ini, kita bersama-sama memulai tahapan untuk mewujudkan hal tersebut," ujar Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka kegiatan “Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026”, di Gedung Balai Kota Padang, Selasa (20/1/2026).

“Padang-Guangdong Education Exhibition Event 2026” merupakan kegiatan pengembangan dunia pendidikan. Di kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balai Kota Padang itu, Pemerintah Provinsi Guangdong memperkenalkan keunggulan Universitas yang ada di Cina kepada seluruh siswa SMA/SMK yang berprestasi di Padang. Mereka yang tertarik, akan dikirim ke “Negeri Tirai Bambu”.

“Melalui pameran pendidikan ini, kita dapat melihat dan mendengarkan sendiri potensi kerjasama beasiswa pendidikan ke Cina menjadi semakin terbuka,” kata Fadly Amran.

Pemko Padang melalui program “Padang Juara” telah mengalokasikan anggaran untuk memberikan beasiswa penuh empat tahun atau beasiswa 1:1 dengan Pemerintah Provinsi Guangdong bagi siswa Kota Padang. Seluruh siswa dijaring setelah ujian untuk kuliah di Cina.

“Atas nama Pemerintah Kota Padang, saya menyampaikan sambutan hangat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada para delegasi dari Provinsi Guangdong yang telah datang dan berpartisipasi dalam exhibition event ini. Kehadiran kita semua merupakan wujud nyata dari hubungan persahabatan, kerjasama, dan kepercayaan yang terus kita bangun antara Kota Padang dengan Provinsi Guangdong,” ujar Wali Kota Padang.

Sekitar 300 pelajar SMA/SMK memadati Gedung Balai Kota. Mereka mencari informasi mengenai peluang studi dan program beasiswa di Tiongkok. Universitas Guangdong menawarkan peluang studi bidang teknik.

“Tentunya ini kesempatan dan menjadi angin segar, kami berharap dapat lolos,” ungkap Rani, salah seorang siswa yang ikut hadir di kegiatan tersebut.

Hadir dalam kegiatan “Padang - Guangdong Education Exhibition Event 2026” itu yakni Direktur Kursus dan Pelatihan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudrstek, Yaya Sutarya. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sumbar, Habibul Fuadi. Selain itu juga hadir delegasi dari Tiongkok, seperti Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Guangdong, Inspektur Yue Shen, serta Presiden Asosiasi Pertukaran Internasional Pendidikan Guangdong.(Defrianto / Charlie)

Author Name

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.