Sumatera Barat, netralpost – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan memastikan kelancaran aktivitas masyarakat di pagi hari, Polres 50 Kota melaksanakan kegiatan preventif pagi secara rutin dan berkesinambungan.
Pada Selasa pagi, 10 Maret 2026, aparat Kepolisian kembali turun lapangan untuk melakukan pengamanan sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang mulai beraktivitas.
Kapolres 50 Kota, AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasatlantas Polres 50 Kota, Iptu Zarwiko Irzal, S.H., memimpin langsung kegiatan tersebut bersama seluruh personil Satlantas. Kehadiran mereka di pusat keramaian, jalan utama, maupun lokasi rawan lainnya bertujuan menciptakan suasana aman dan nyaman, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik yang dilakukan secara humanis dan bersahabat.
Dalam kegiatan tersebut, aparat tidak sekadar menjalankan pengaturan lalu lintas, tetapi lebih dari itu, mereka hadir untuk memberi pelayanan terbaik dengan senyum tulus dan sikap ramah kepada masyarakat.
“Kami hadir di pagi hari ini untuk memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang dan tanpa rasa khawatir,” ujar Kasatlantas menegaskan.
Pendekatan humanis dan komunikasi yang hangat menjadi ciri utama dalam setiap pelayanan. Personil memberi arahan lalu lintas yang sopan, aktif berinteraksi serta memberikan himbauan tentang pentingnya disiplin berlalu lintas demi keselamatan bersama.
Mereka juga aktif mengingatkan pengendara akan pentingnya pengawasan kondisi kendaraan sebelum beraktifitas di jalan.
Kapolres menambahkan, “Kami tidak bangga hanya dalam melakukan penegakan hukum, tetapi lebih bangga ketika masyarakat merasa dilayani dengan hati dan penuh keikhlasan.
Kegiatan preventif pagi ini merupakan bagian dari upaya Polres 50 Kota dalam membangun sinergi yang solid dengan masyarakat, melalui pelayanan yang tulus dan bersahabat.
Ini sekaligus membangun fondasi kepercayaan bahwa polisi hadir bukan hanya untuk menegakkan aturan, tetapi juga sebagai penjaga rasa aman serta pelindung di setiap langkah perjuangan warga dalam menjalankan hari-hari mereka.
Dengan semangat setulus hati dan profesionalisme tinggi, Polres 50 Kota berkomitmen melaksanakan kegiatan ini secara berkelanjutan. Harapannya, masyarakat merasa dilindungi dan nyaman menjalankan aktifitasnya, karena keamanan dan kenyamanan adalah hak setiap warga negara yang harus selalu dijaga oleh aparat negara.
“Senyuman dan keramahan adalah landasan pelayanan kami. Karena kami percaya, bahwa rasa aman dan nyaman akan hadir ketika hati manusia saling mengasihi dan menghormati.”
Netralpost – Kepolisian Resor Pasaman Barat, Sumatera Barat akan mendirikan lima pos pengamanan dan pelayanan dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto didampingi Kepala Bagian Ops Kompol Muzhendra mengatakan, lima pos tersebut akan disiapkan untuk mendukung pengamanan selama arus mudik dan perayaan Lebaran.
“Sesuai perencanaan lima pos akan kita dirikan dengan 130 orang personel,” kata Agung Tribawanto di Simpang Empat, Kamis.
Ia menjelaskan lima pos tersebut akan didirikan di sejumlah titik strategis, yakni Pasar Durian Kilangan Kinali, depan Bank Nagari Simpang Empat, Pantai Sasak, Pasar Ujung Gading dan RTH Air Bangis.
Menurutnya, pengamanan dalam Operasi Ketupat Singgalang direncanakan akan dimulai pada 13 hingga 25 Maret 2026.
“Direncanakan pengamanan dalam Operasi Ketupat Singgalang akan dimulai pada 13 sampai 25 Maret 2026,” sebutnya.
Selain itu, pihaknya juga akan melaksanakan rapat koordinasi di Polda Sumatera Barat untuk membahas berbagai persiapan pengamanan menjelang Lebaran.
Dari lima pos tersebut, tiga di antaranya merupakan pos pelayanan yang berada di Kinali, Simpang Empat dan Ujung Gading. Sedangkan dua pos lainnya merupakan pos pengamanan yang berada di kawasan wisata Pantai Sasak dan RTH Air Bangis.
Di setiap pos nantinya akan bergabung personel dari berbagai instansi terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Satuan Polisi Pamong Praja, serta Pemadam Kebakaran.
Polres Pasaman Barat menyatakan siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah tersebut selama perayaan Lebaran. (*)
PADANG, NETRALPOST – Lapangan Apel Mapolda Sumatera Barat menjadi saksi sejarah dimulainya babak baru penguatan karakter generasi muda. Pada Selasa (10/3/2026), Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta, secara resmi meluncurkan program kerja sama Pembinaan Sekolah Rakyat (SR) bersama Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat.
Program inovatif ini merupakan inisiasi langsung dari Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Gatot Tri Suryanta sebagai bentuk implementasi Polri Peduli Pendidikan. Sebagai motor penggerak di lapangan, Kepala Biro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha, S.I.K., S.H., M.H., bertindak sebagai pelaksana utama yang menyusun skema pembinaan komprehensif bagi para siswa.
Komitmen Permanen dan Dukungan Pemerintah Kegiatan ini berpijak pada amanat UUD 1945 Pasal 31 mengenai hak pendidikan warga negara dan semangat Keppres 120 tahun 2025 yang di keluarkan oleh Presiden Prabowo Subianto tentang Pendidikan Gratis Bagi Keluarga Miskin dan Miskin Ekstrim yang di dalam nya memuat amanat menyediakan Sekolah Rakyat. Menanggapi inisiasi Polri, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sumbar, Syaifullah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Syaifullah bahkan meminta agar derajat kerja sama ini ditingkatkan menjadi program permanen.
"Kami sangat mendukung penuh langkah Polda Sumbar. Bahkan, kami berharap kerja sama ini ditingkatkan derajatnya menjadi permanen agar proses transformasi karakter anak-anak kita di Sekolah Rakyat memiliki keberlanjutan yang kuat," tegas Syaifullah.
Aksi Memukau dan Interaksi Humanis Kemeriahan apel memuncak saat para siswa menunjukkan hasil pembinaan di bawah asuhan Biro SDM Polda Sumbar. Muhammad Fauzan memimpin rekan-rekannya dari SRMA 4 Padang dalam peragaan PKS yang disiplin. Sementara itu, ketangkasan PBB ditunjukkan oleh Fauzil dari SRMP 5 Solok, serta keterampilan kepanduan oleh Daniel Jonathan dari SRMP 4 Padang.
Suasana semakin hangat saat sesi interaksi. Muhammad Asgar bertanya mengenai tips menjadi Leadership yang baik, yang dijawab langsung oleh Kapolda dengan menekankan pentingnya integritas. Tak ketinggalan, siswi-siswi seperti Inayah Mustika Ratu, Erzizah Febrianigun, dan Tita Martalita menyampaikan aspirasi mereka untuk bergabung menjadi anggota Polwan.
Menanggapi pertanyaan dari perwakilan guru, Eno Aulia Fikri, S.Pd., mengenai keberlanjutan program, Kombes Pol Anissullah M. Ridha memastikan bahwa Biro SDM telah menyiapkan rangkaian kegiatan berkelanjutan, mulai dari pendampingan psikologis hingga pelatihan kemandirian.
PADANG, NETRALPOST — Warga Kampung Guo, RT 01/RW 06, Kelurahan Kuranji, Kota Padang, merasa senang. Kegembiraan itu terpancar setelah Jembatan Gantung Merah Putih diresmikan Presiden Prabbowo Subianto secara daring, Senin (9/3/2026) siang.
Jembatan tersebut menjadi penghubung penting bagi masyarakat setempat yang selama ini mengalami keterbatasan akses. Kehadiran jembatan baru diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, mulai dari kegiatan ekonomi hingga mobilitas anak-anak menuju sekolah.
Bagi warga Kampung Guo, keberadaan jembatan ini membawa perubahan besar dalam kehidupan sehari-hari.
Nirwana, salah seorang warga setempat, mengaku sangat bersyukur atas pembangunan jembatan tersebut.
“Sekarang jembatannya sudah siap dikerjakan oleh TNI. Rasanya senang dan bahagia. Semua akses jadi lancar, anak-anak pergi sekolah lancar, ke masjid juga lancar, ke kedai juga mudah. Alhamdulillah, terima kasih sekali kepada TNI,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa jembatan ini sangat membantu para orang tua dalam mengantar anak-anak ke sekolah.
"Bahagia sekali melihat anak-anak sekolah. Sekarang tidak repot lagi mengantar, karena sudah dekat,” tambahnya.
Peresmian Jembatan Gantung Merah Putih ini menjadi simbol kolaborasi antara pemerintah dan TNI dalam meningkatkan konektivitas wilayah serta mendorong kesejahteraan masyarakat, khususnya di kawasan yang sebelumnya memiliki akses terbatas.
Berdasarkan laporan teknis pembangunan, disampaikan bahwa program pembangunan jembatan oleh TNI saat ini telah menjangkau 1.072 jembatan di berbagai wilayah, dengan 218 jembatan di antaranya telah selesai dibangun. Beberapa jenis jembatan yang dikerjakan antara lain Jembatan Bailey sebanyak 77 unit (59 selesai dan 8 masih dalam proses), Jembatan Perintis sebanyak 222 unit dari 269 yang direncanakan dengan 77 unit telah rampung, serta Jembatan Armco sebanyak 82 unit yang telah selesai dibangun.
Peresmian jembatan ini juga dirangkai dengan video conference peluncuran program 200 Jembatan Garuda secara nasional. Turut pada peresmian jembatan di Kampung Guo yakni Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan, Arief Gajah Mada, beserta jajaran. Di kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti peresmian jembatan oleh Pangdam.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya melalui video conference menekankan pentingnya kesiapsiagaan Indonesia terhadap potensi bencana alam.
“Kita sadar bahwa negara kita berada di Lingkaran Api atau Ring of Fire. Karena itu kita harus selalu siap menghadapi bencana alam,” kata Prabowo.
Ia menilai penyelesaian 218 jembatan dalam waktu sekitar dua setengah bulan merupakan prestasi besar hasil kerja keras berbagai pihak.
“Peresmian 218 jembatan ini adalah prestasi luar biasa. Ini menunjukkan kesungguhan seluruh prajurit TNI dan petugas di daerah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.
Presiden juga menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bukti kehadiran negara hingga ke tingkat masyarakat paling kecil.
“Pemerintah Republik Indonesia hadir hingga ke desa dan dusun. Pemerintah tidak akan membiarkan rakyatnya dalam penderitaan dan kesulitan,” tegasnya.
Melalui program ini, pemerintah menargetkan percepatan pembangunan ribuan jembatan di seluruh Indonesia guna memperkuat konektivitas wilayah serta mendukung pemulihan daerah terdampak bencana.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Ketua Satgas Jembatan Jenderal Maruli Simanjuntak menyampaikan bahwa pembangunan jembatan terus dipercepat di berbagai daerah di Indonesia.
“Saat ini kami sudah mulai mengerjakan 1.072 jembatan di seluruh Indonesia dan 218 di antaranya telah selesai,” ujarnya melalui video conference.
Selain pembangunan jembatan, TNI juga melaksanakan pembangunan sarana pendukung bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana. Dudung melaporkan bahwa hingga saat ini telah dibangun 544 sumur bor dan 272 fasilitas MCK darurat untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
“Air bersih akan kita buat secara permanen agar bisa digunakan berkelanjutan oleh masyarakat,” jelasnya. (Viqi / Charlie)
Jakarta, netralpost - PULANG Basamo 2026, resmi dilepas Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Minggu (8/3/26) dari Kompleks DPR RI, Jakarta Pusat. Sebanyak 100 bus diberangkatkan hari itu untuk mengantar pemudik dari Jakarta menuju "Ranah Minang".
Andre mengatakan Pulang Basamo tahun ini adalah edisi keempat sejak pertama digelar pada 2023 silam. Dia bersyukur program ini banyak membantu masyarakat yang hendak pulang kampung ke Sumbar.
"Alhamdulillah, ini bisa berjalan dengan baik dan membantu masyarakat Sumatera Barat yang ingin mudik pulang kampung," kata Andre dalam sambutannya.
Sebelum pelepasan resmi dilakukan sekitar pukul 10.38 WIB, Kapolda Sumbar bersama jajaran mendatangi langsung armada bus untuk memastikan kesiapan perjalanan para pemudik.
Didampingi Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr (A.P.) dan Dirlantas, Kombes Pol H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H, Kapolda juga menyapa para pengemudi bus dan memberikan pesan khusus agar keselamatan penumpang menjadi prioritas utama selama perjalanan jauh menuju Sumatera Barat.
“Pak sopir, tolong jaga keselamatan penumpang dan jangan mengejar waktu, kalau lelah segera istirahat karena keselamatan adalah yang utama,” tegasnya.
Polda Sumbar turut mengawal perjalanan sekitar 12 ribu pemudik yang diberangkatkan dalam dua tahap yang menggunakan ratusan armada bus menuju kampung halaman di berbagai daerah Sumatera Barat.
Pada gelombang pertama ini diberangkatkan sebanyak 100 bus, sedangkan pada gelombang kedua direncanakan berangkat pada 15 Maret mendatang, beber Dirlantas Polda Sumbar Reza Chairul Akbar Sidiq menambahkan.
"Untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus mudik para perantau Minang, Ditlantas Polda Sumbar dipercaya untuk mengawal program Pulang Basamo Nasional 2026", tambah Reza.
Pemberangkatan Pulang Basamo tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang keberangkatan, yakni, gelombang peetama Minggu, 8 Maret 2026, dan gelombang kedua pada Minggu, 15 Maret 2026.
Bentuk pengawalan dari Ditlantas Polda Sumbar adalah:
Pengawalan Langsung: Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, melepas langsung rombongan di Kompleks DPR RI, Jakarta, dan memastikan personel mengawal bus dari titik keberangkatan hingga sampai di Sumatera Barat.
Pengecekan Kesehatan: Selain aspek lalu lintas, pihak kepolisian juga memastikan kesehatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.
Titik Cek: Petugas melakukan pemantauan di berbagai titik henti, seperti di Palembang, di wilayah Jambi (Muaro Bulian), dan terakhir di gerbang Sumatera Barat di Kabupaten Dharmasraya, hal ini untuk memastikan rombongan tetap dalam kondisi aman dan tertib.
Layanan Bantuan: Penumpang diimbau untuk segera melapor kepada petugas pengawal jika terjadi kendala atau gangguan selama di perjalanan.
"Program ini merupakan hasil kolaborasi untuk memberikan fasilitas mudik yang gratis, aman, dan terkoordinasi bagi masyarakat. Dan, untuk informasi lebih lanjut, perantau dapat memantau akun resmi Instagram @pulangbasamonasional atau Ditlantas Polda Sumbar", pungkas Reza.
Sementara Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan pihaknya ingin memastikan seluruh pemudik tiba di kampung halaman dalam kondisi sehat dan selamat.
“Kami ingin memastikan setiap pemudik sampai di depan pintu rumah mereka dengan sehat dan selamat sehingga keluarga yang menunggu di kampung halaman dapat merasakan kebahagiaan,” pungkasnya.(*)
PADANG, NETRALPOST - Meski sedang di bulan puasa, halaman Kantor Wali Kota di Aie Pacah, Padang terlihat ramai. Warga memilih ngabuburit di lokasi tersebut.
Seperti Minggu sore (8/3/2026). Warga memilih berolahraga di arena Kantor Wali Kota. Ada yang joging bersama teman sejawat. Sebagian ada yang memilih duduk-duduk menunggu waktu berbuka.
Pandangan berbeda terlihat di jalan dua jalur di belakang Kantor Wali Kota Padang. Sejumlah tempat sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Warnanya mencolok.
Tong sampah terpilah berdiri di atas trotoar. Tong sampah itu ada di enam titik di sepanjang trotoar. Warnanya hijau (sampah organik), kuning (sampah daur ulang), dan abu-abu (sampah residu ke TPST/TPA).
"Tong sampah itu kita tempatkan untuk masyarakat yang berolahraga di lokasi itu," ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang melalui Kepala Bidang Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, kepada Diskominfo, Senin (9/3/2026).
Diakui Fuad, sebelum tempat sampah terpilah didirikan di lokasi itu, cukup banyak sampah berserakkan. Akibatnya, petugas kebersihan kewalahan membersihkannya.
"Sejak ada tempat sampah terpilah itu, arena di belakang kantor menjadi lebih bersih," ujar Fuad.
Fuad menyebut, pihaknya telah menempatkan tempat sampah terpilah di Kota Padang. Sejak tahun 2024 lalu hingga sekarang, tempat sampah itu berdiri di 93 titik.
"Ke depannya kita harapkan warga dapat memilah sampah sesuai tong yang sudah kita sediakan," harap Fuad.
Diketahui, tahun ini Kota Padang meraih sertifikat Adipura. Kota ini bertekad meraih piala Adipura di tahun depan. Butuh dukungan masyarakat dan seluruh pihak untuk meraih penghargaan prestisius tersebut. (Charlie)
Pasaman Barat|Program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional terus mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Di Kabupaten Pasaman Barat, komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan gerakan tanam jagung yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto.
Kegiatan yang berlangsung dalam rangka program Kuartal I Tahun 2026 tersebut mengusung tema “Dalam Rangka Mendukung Swasembada Pangan”. Program ini merupakan bagian dari langkah nyata Polri untuk ikut berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan nasional sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto terlihat turun langsung ke lapangan bersama unsur pemerintah daerah, kelompok tani, serta jajaran Polres Pasaman Barat. Dengan mengenakan caping petani, mereka bersama-sama melakukan penanaman jagung sebagai simbol sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam membangun sektor pertanian.
Dalam kegiatan tersebut, AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut mendukung program pembangunan nasional, termasuk dalam bidang ketahanan pangan.
Menurutnya, program swasembada pangan merupakan langkah strategis untuk memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, Polri hadir untuk memberikan dukungan nyata agar program tersebut dapat berjalan dengan baik di daerah.
Kapolres menegaskan bahwa keterlibatan Polres Pasaman Barat dalam program penanaman jagung ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi tulang punggung sektor pangan.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat. Dengan turun langsung ke lahan pertanian, para personel kepolisian dapat merasakan secara langsung bagaimana perjuangan para petani dalam menghasilkan pangan bagi bangsa.
AKBP Agung Tribawanto juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah. Menurutnya, keberhasilan swasembada pangan tidak dapat dicapai tanpa kerja sama semua pihak.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Polres Pasaman Barat juga memberikan motivasi kepada para petani agar terus meningkatkan produktivitas pertanian, khususnya komoditas jagung yang memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian daerah.
Kegiatan gerakan tanam jagung ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan kelompok tani. Mereka merasa bangga karena aparat kepolisian tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan.
Para petani berharap program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu meningkatkan hasil pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di wilayah Pasaman Barat.
Melalui kegiatan ini, Polres Pasaman Barat menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional yang digagas pemerintah, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Langkah ini juga menjadi bukti bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin dekat dengan masyarakat serta aktif berperan dalam berbagai sektor pembangunan.
Dengan adanya gerakan tanam jagung tersebut, diharapkan produksi pertanian di Kabupaten Pasaman Barat dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di daerah.
Kegiatan tersebut menjadi momentum penting yang menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat mampu menciptakan perubahan positif bagi pembangunan daerah.
pasamanbarat, netralpost — Kepolisian Resor Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat (Sumbar) menggelar upacara Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) sejumlah Pejabat Utama (PJU) dan Kapolsek jajaran Polres Pasaman Barat, yang dilaksanakan di halaman Mako Polres setempat, Sabtu (7/3/2026) sore.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik dan bertindak sebagai Komandan upacara Ipda Haris Tamin Gadro serta diikuti oleh seluruh PJU, para Kapolsek jajaran, para Perwira, personel Polres Pasaman Barat serta pengurus Bhayangkari Cabang Pasaman Barat.
Kapolres Pasaman Barat mengatakan, pelantikan dan sertijab ini dilakukan berdasarkan surat telegram Kapolda Sumatera Barat Nomor: ST/117/II/KEP/2026 tanggal 18 Februari 2026 tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polda Sumatera Barat.
“Mutasi jabatan merupakan hal yang biasa terjadi di lingkungan Polri khususnya di Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat, selain pengembangan karir juga untuk kepentingan organisasi guna menjawab tantangan tugas ke depan yang dihadapi,” katanya.
Ditambahkan, pengangkatan pejabat baru bukan merupakan hadiah, tapi juga merupakan wujud kepercayaan pimpinan Polri yang harus diemban dengan penuh rasa tanggung jawab.
“Kepada pejabat lama, saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, prestasi dan loyalitas selama bertugas di Polres Pasaman Barat serta selamat bertugas di tempat yang baru,” ucap Kapolres.
AKBP Agung meminta kepada para pejabat baru untuk segera melakukan inovasi serta terobosan yang kreatif dan positif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga terciptanya situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif jelang pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2026 dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447/H.
“Kepada pejabat yang baru, saya mengucapkan selamat datang di Polres Pasaman Barat, segera menyesuaikan diri dengan lingkungan, jalin hubungan yang harmonis, damai, dan sejuk dengan instansi terkait, tokoh masyarakat, tokoh agama, juga tokoh pemuda, dengan tujuan untuk meminimalisir permasalahan yang akan timbul di tengah masyarakat,” pintanya.
Adapun pergantian sejumlah pejabat di lingkungan Polres Pasaman Barat yakni, Kompol Chairul Amri Nasution, S.Ik., M.H sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres diangkat dalam jabatan baru sebagai Analisis kebijakan Muda Polres Pasaman Barat dalam rangka mengikuti pendidikan Sespimen.
Jabatan Wakapolres Pasaman Barat akan dijabat oleh Kompol Yulandi, S.H yang sebelumnya menjabat sebagai Wakapolres Tanah Datar, selanjutnya Kompol Muzhendra dilantik sebagai Kabag Perencanaan (Kabag Ren) Polres Pasaman Barat, yang sebelumnya dijabat oleh Kompol Ikbal Harun yang saat ini sudah memasuki masa pensuin.
Jabatan Kabag Operasional (Kabag Ops) yang ditinggalkan Kompol Muzhendara akan dilanjutkan oleh Kompol Fahrel Haris yang sebelumnya menjabat Kanit 3 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Sumbar.
Kemudian, AKP Efriadi sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Sungai Beremas diangkat dalam jabatan baru sebagai Bhayangkara Administrasi Penyelia Polres Pasaman Barat, Kapolsek Sungai Beremas akan dipimpin oleh AKP Elvis Susilo sebelumnya menjabat Kasubbagfaskon Bag Logistik Polres Pasaman Barat.
Selanjutnya, AKP Defrizal yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Hukum Polres 50 Kota akan menjabat sebagai Kabag Logistik Polres Pasaman Barat, sedangkan Kompol Handi Satria akan melanjutkan tugas dan tanggungjawabnya sebagai Kabag SDM Polres Padang Pariaman.
Kapolsek Gunung Tuleh sebelumnya dijabat oleh Iptu Joni Indra akan digantikan oleh Iptu Adean Putra jabatan Ps. Kanitriksa 1 Subbidprovos Bidpropam Polda Sumbar, Iptu Joni Indra sekarang memiliki jabatan baru sebagai Ps. Kauryanma Subbagyanum SPN Polda Sumbar.
Upacara Sertijab ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan, pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan Pakta Integritas serta pemberian ucapan selamat dari Kapolres Pasaman Barat beserta seluruh pejabat dan personel yang hadir pada acara yang penuh khidmat.
Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit pejabat lama dan pejabat baru dan dilanjutkan buka puasa bersama yang digelar di Aula Tatag Trawang Tungga Polres Pasaman Barat dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. (HumasResPasbar)