Bagi masyarakat Dharmasraya, pelaksanaan kurban memegang peranan besar dalam menjembatani kesenjangan sosial di tengah lingkungan. Melalui distribusi daging kurban yang menyasar fakir miskin, yatim piatu, dan dhuafa, kebahagiaan hari raya dapat dirasakan secara merata tanpa ada sekat pembatas. Keikhlasan warga yang mampu untuk menyisihkan sebagian harta mereka demi berbagi menjadi bukti nyata berjalannya fungsi empati sosial yang diajarkan dalam syariat Islam.
Di sisi lain, momentum Idul Adha kali ini juga dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antarwarga pasca-berbagai dinamika pembangunan daerah. Berbagai lapisan masyarakat, mulai dari wilayah perkampungan hingga pusat ibu kota kabupaten di Pulau Punjung, tampak bahu-membahu mengelola posko pemotongan hewan kurban dengan penuh sukacita. Tradisi koperatif ini dinilai ampuh dalam meredam potensi konflik sosial sekaligus memperkokoh persatuan bangsa di tingkat akar rumput.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya secara konsisten terus mendorong agar esensi ibadah ini diimplementasikan dalam kehidupan birokrasi dan pelayanan publik. Nilai pengorbanan, kepatuhan, dan ketulusan yang diwariskan oleh kisah Nabi Ibrahim AS diharapkan mampu diadopsi oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) maupun masyarakat umum dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah. Dengan demikian, kurban tidak berhenti pada tataran ibadah personal, melainkan berdampak pada transformasi sosial.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Dharmasraya, Medison, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa nilai-nilai kurban harus diwujudkan dalam tindakan nyata untuk membangun kepedulian terhadap sesama warga. "Momentum hari raya kurban ini hendaknya menjadi sarana bagi kita semua untuk meningkatkan keimanan, memupuk kepedulian sosial, serta mempererat tali silaturahmi antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat," ujar Medison saat memberikan keterangan pers terkait pelaksanaan rangkaian ibadah Idul Adha di daerah tersebut.
Lebih lanjut, Sekda Medison juga mengajak masyarakat untuk menjadikan semangat Idul Adha sebagai pemantik dalam memperkuat kolaborasi demi kesejahteraan bersama. Ia berharap kebersamaan yang terjalin erat saat merayakan hari besar keagamaan ini dapat terus dipelihara guna mendukung program pembangunan daerah. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, kami mengimbau agar nilai keikhlasan dari ibadah kurban ini terus melekat dalam aktivitas sehari-hari, sehingga harmoni dan kedamaian selalu menyertai langkah keluarga kita menuju Dharmasraya yang lebih maju," pungkasnya. (Nofri_tanjung)


Post a Comment