Padang, Netralpost – Dalam upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat melaksanakan kegiatan pembinaan dan edukasi kepada para siswa sekolah dasar di Kota Padang, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan tersebut menyasar siswa dari empat sekolah dasar, yakni SDN 8 Alang Laweh, SDN 37 Alang Laweh, SDN 37 Pegambiran, dan SDN 20 Piai.
Pembinaan ini menjadi bagian dari komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam membangun kesadaran dan disiplin berlalu lintas kepada generasi muda sebagai upaya menciptakan budaya keselamatan di jalan raya.
Dalam kegiatan tersebut, personel Ditlantas Polda Sumbar memberikan berbagai materi edukasi yang dikemas secara menarik dan interaktif.
Para siswa diperkenalkan mengenai pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, tata cara menyeberang jalan dengan aman, penggunaan helm bagi pengendara maupun penumpang sepeda motor, hingga pentingnya mematuhi aturan lalu lintas dalam kehidupan sehari-hari.
Selain penyampaian materi, para siswa juga diajak berinteraksi melalui sesi tanya jawab serta simulasi sederhana mengenai keselamatan berlalu lintas.
Dengan metode yang menyenangkan, diharapkan materi yang diberikan dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh para siswa.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.I.K., mengatakan bahwa pembinaan kepada pelajar, khususnya siswa sekolah dasar, merupakan investasi jangka panjang dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat.
"Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang perlu diberikan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin, kepatuhan terhadap aturan, serta kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain saat berada di jalan," ujar Reza.
Menurutnya, pendidikan mengenai keselamatan berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan dari pihak sekolah, orang tua, dan seluruh elemen masyarakat agar pesan-pesan keselamatan dapat diterapkan secara berkelanjutan.
"Kami berharap para siswa tidak hanya memahami materi yang diberikan, tetapi juga dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Anak-anak bisa mengingatkan orang tua untuk selalu menggunakan helm, mematuhi rambu lalu lintas, memakai sabuk pengaman, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara," tambahnya.
Reza juga menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar akan terus mengintensifkan kegiatan edukasi ke berbagai sekolah di wilayah Sumatera Barat sebagai bagian dari upaya preventif dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.
"Harapan kami, melalui edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan, akan tumbuh generasi yang sadar hukum, disiplin, serta memiliki budaya tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama, sehingga pembentukan karakter ini harus dimulai sejak usia dini," tutupnya.
Melalui kegiatan pembinaan tersebut, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran berlalu lintas dapat terus meningkat di kalangan masyarakat, dimulai dari anak-anak sebagai agen perubahan yang mampu menularkan perilaku tertib dan aman kepada keluarga serta lingkungan sekitarnya.
Dengan demikian, cita-cita mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Sumatera Barat dapat tercapai secara berkelanjutan. (*)


Post a Comment