PADANG, NETRALPOST— Satuan Polisi Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan dialogis interaktif bertajuk "Ngobras" atau Ngopi Bareng Polantas pada Rabu (17/6/2026). Kegiatan yang berlangsung dalam suasana santai namun sarat edukasi ini menyasar para sopir angkutan barang yang sedang beristirahat di salah satu warung pinggir jalan. Langkah ini diambil sebagai bentuk pendekatan humanis kepolisian dalam merangkul para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, guna menekan angka pelanggaran fatalitas di jalan raya.
Dalam kesempatan tersebut, personel Sat PJR Sumbar 4 memberikan imbauan secara langsung dan tegas kepada para sopir agar tidak membawa muatan yang melebihi kapasitas operasional kendaraan atau Over Dimension Over Load (ODOL). Polisi mengingatkan bahwa kendaraan yang melebihi tonase tidak hanya merusak fasilitas infrastruktur jalan nasional, tetapi juga memperbesar risiko kecelakaan fatal akibat kegagalan fungsi rem atau patah as roda. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap batas muatan menjadi harga mati demi keselamatan bersama.
Selain fokus pada pembatasan muatan, para petugas juga menekankan pentingnya kesadaran untuk taat dan tertib dalam berlalu lintas secara menyeluruh. Pengemudi diminta untuk selalu memeriksa kelaikan jalan kendaraan sebelum beroperasi, mengemudi dengan kecepatan yang wajar, serta mematuhi seluruh rambu-rambu lalu lintas yang ada. Budaya antre dan saling menghormati sesama pengguna jalan di jalur lintas Sumatra menjadi penekanan utama agar arus logistik tetap berjalan dengan aman dan lancar.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari para sopir angkutan barang yang hadir. Salah seorang sopir angkutan, Roni (42), menyampaikan rasa terima kasihnya atas edukasi dan pendekatan humanis yang dilakukan oleh jajaran Sat PJR. "Kami merasa sangat terbantu dengan adanya ingatan langsung seperti ini melalui obrolan santai sambil ngopi. Kami mengakui kadang ada tekanan kerja, namun setelah mendengar penjelasan bapak-bapak polisi tadi, kami sadar bahwa keselamatan nyawa di jalan raya jauh lebih berharga daripada memaksakan muatan berlebih," ungkapnya.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan tersebut, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul, menyatakan bahwa program "Ngobras" ini merupakan bagian dari strategi preemtif Ditlantas untuk menyentuh langsung akar rumput komunitas pengemudi angkutan barang. "Kami sengaja mengedepankan komunikasi dua arah dalam suasana informal agar pesan-pesan keselamatan dapat diterima dengan baik tanpa adanya jarak antara petugas dan masyarakat. Keselamatan berlalu lintas harus diawali dari kesadaran dan komitmen para pengemudi itu sendiri," ujar Kombes Pol Reza Chairul.
Lebih lanjut, Kombes Pol Reza Chairul menegaskan bahwa Ditlantas Polda Sumbar tidak akan segan-segan mengambil tindakan tegas apabila masih ditemukan kendaraan angkutan barang yang membandel dan mengabaikan batas muatan serta aturan keselamatan. "Kami mengimbau seluruh pemilik usaha angkutan dan para sopir untuk bersama-sama mewujudkan semboyan 'Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan untuk Kemanusiaan'. Jadikan jalan raya sebagai ruang yang aman, tertib, dan selamat bagi diri kita maupun pengguna jalan lainnya," pungkasnya.(nofri tanjung)


Post a Comment