Padang, netralpost --- Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah gencar melaksanakan proyek pembangunan dan perbaikan drainase di kawasan Gurun Laweh. Langkah taktis ini diambil sebagai respons cepat pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan genangan air dan banjir yang kerap mengintai pemukiman warga saat intensitas curah hujan tinggi. Proyek infrastruktur ini menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan tata kota yang berkelanjutan di Kota Padang.
Pelaksanaan proyek di lapangan terpantau berjalan sangat kondusif tanpa ada hambatan yang berarti. Secara teknis, proyek ini menerapkan sistem pemasangan saluran pracetak menggunakan beton U-Ditch berdurabilitas tinggi, yang memiliki dimensi lebar bersih 80 sentimeter dan kedalaman mencapai 100 sentimeter. Kelancaran ini tidak lepas dari matangnya perencanaan serta koordinasi yang baik antara pihak kontraktor, dinas terkait, dan perangkat kelurahan setempat sebelum pengerjaan fisik dimulai.
Faktor utama yang membuat proyek ini berjalan tanpa kendala adalah besarnya dukungan dari masyarakat Gurun Laweh sendiri. Warga sekitar secara sukarela memberikan ruang dan akses bagi alat berat seperti excavator mini untuk melakukan pengerukan tanah sedimen sedalam 1,2 meter tanpa penolakan. Kesadaran kolektif akan pentingnya fasilitas drainase yang representatif membuat warga tidak keberatan meskipun aktivitas harian mereka sedikit terganggu oleh hilir mudik kendaraan proyek.
Pihak Dinas PUPR Kota Padang juga secara berkala melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh tahapan pengerjaan sesuai dengan standar spesifikasi dan target waktu yang telah ditentukan. Pengawasan berlapis ini dilakukan guna menjamin kemiringan saluran (slope) berada pada rasio ideal guna mengalirkan debit air permukaan menuju beban buangan akhir secara optimal tanpa endapan. Komitmen ini memperlihatkan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur publik yang tahan lama.
Dampak positif dari pembangunan ini sudah mulai dirasakan secara psikologis oleh warga yang mengaku lebih tenang menghadapi musim penghujan. Aliran air yang sebelumnya tersumbat oleh sedimen lumpur dan sampah kini mulai ditata rapi menggunakan sistem beton bertulang yang dilengkapi penutup slab di area persimpangan jalan warga. Warga meyakini bahwa setelah proyek ini rampung seutuhnya, potensi banjir yang selama ini merugikan sektor ekonomi dan mobilitas masyarakat Gurun Laweh dapat ditekan hingga titik terendah.
Dukungan penuh dari garis depan masyarakat ini ditegaskan oleh Dedek, salah seorang warga lokal yang tinggal tepat di sekitar area pembangunan saluran air tersebut. "Kami atas nama warga Gurun Laweh sangat mendukung penuh pengerjaan drainase dari PUPR Padang ini karena memang wilayah kami sangat membutuhkan solusi konkret penanganan banjir. Meskipun akses jalan sedikit terganggu untuk sementara waktu, kami sama sekali tidak keberatan demi kenyamanan jangka panjang lingkungan kami bebas dari genangan air," ujar Dedek dengan penuh semangat.
Menanggapi respon positif dan kelancaran proyek tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Dinas PUPR Kota Padang memberikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen masyarakat yang ikut menyukseskan pembangunan ini. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif, kesabaran, dan dukungan luar biasa yang ditunjukkan oleh warga Gurun Laweh selama pengerjaan fisik ini berlangsung. Kepercayaan dan kerja sama dari masyarakat inilah yang menjadi energi utama bagi kami di Dinas PUPR untuk terus mempercepat penyelesaian proyek drainase ini dengan kualitas terbaik, tepat waktu, dan tepat sasaran," pungkas Rizki selaku Kabid PUPR Kota Padang.(Nofri Tanjung)


Post a Comment