PADANG, netralpost – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Ditlantas Polda Sumbar) melalui Satuan Patroli dan Pengatur Jalan Raya (Sat PJR) Sumbar 4 terus mengintensifkan pendekatan humanis kepada masyarakat. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah melalui program unggulan bernama "Ngobras" atau Ngopi Bareng Polantas. Kegiatan edukatif ini dikemas dalam bentuk diskusi santai di warung-warung kopi lokal, menciptakan ruang interaksi langsung tanpa jarak antara petugas kepolisian dan warga sekitar.
Melalui kegiatan "Ngobras" ini, personel Sat PJR Sumbar 4 turun langsung menyapa pengendara, tokoh masyarakat, serta pemuda setempat untuk berdialog mengenai pentingnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas). Sambil menikmati kopi bersama, petugas menyampaikan pesan-pesan edukatif mengenai aturan berkendara yang aman demi meminimalkan angka kecelakaan di wilayah Sumatera Barat. Kehadiran polisi di tengah suasana informal ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari masyarakat.
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumbar, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, menegaskan bahwa pendekatan persuasif merupakan kunci utama dalam membentuk karakter pengendara yang disiplin. "Kami ingin mengubah paradigma penegakan hukum lalu lintas dari yang tadinya kaku menjadi lebih bersahabat dan menyentuh hati masyarakat. Melalui ruang dialog santai seperti Ngobras ini, edukasi keselamatan dapat diterima dengan lebih baik oleh warga tanpa adanya rasa cemas atau takut kepada petugas," ujar Kombes Pol. Reza Chairul.
Lebih lanjut, Kombes Pol. Reza Chairul juga menambahkan bahwa tertib berlalu lintas adalah cerminan dari budaya bangsa yang bermartabat. Oleh karena itu, dalam setiap forum "Ngobras", jajaran Polantas selalu menekankan enam poin utama keselamatan jalan raya. Poin-poin penting tersebut meliputi kewajiban menggunakan helm saat berkendara, menggunakan sabuk pengaman bagi pengendara mobil, tidak mengoperasikan ponsel saat menyetir, mematuhi batas kecepatan kendaraan, menaati rambu-rambu lalu lintas, serta selalu mengutamakan keselamatan bersama sebagai prioritas tertinggi di jalan.
Program "Polantas Karib" dan "Polantas Menyapa" ini juga dimanfaatkan oleh petugas untuk mendengarkan langsung keluhan, masukan, maupun aspirasi dari para pengguna jalan terkait pelayanan kepolisian lalu lintas di lapangan. Sinergi yang kuat antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi fondasi yang kokoh untuk menekan potensi pelanggaran di jalan raya. Petugas berharap warga yang hadir dalam diskusi ini mampu menjadi pelopor keselamatan lalu lintas, serta menyebarluaskan virus positif ketertiban ini ke lingkungan keluarga dan tetangga terdekat mereka.
Dengan slogan utama "Keselamatan Anda, Prioritas Kami," Ditlantas Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk terus hadir di tengah masyarakat secara konsisten melalui program-program yang solutif. Kegiatan "Ngobras" ini diharapkan tidak hanya menjadi jembatan silaturahmi yang erat, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran kolektif yang mandiri dari dalam diri setiap individu masyarakat. Ketika kesadaran tersebut telah terbentuk, jalan raya di Sumatera Barat akan menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan berkeselamatan bagi setiap penggunanya.(*)


Post a Comment