PADANG, NETRALPOST — Polda Sumatra Barat (Sumbar) bergerak cepat merespons dugaan aksi pemukulan yang menyeret seorang oknum perwira Polri. Kapolda Sumbar langsung menginstruksikan Bid Propam untuk menggelar penyelidikan menyeluruh demi menjaga akuntabilitas institusi.
Kepastian hukum ini dikonfirmasi langsung oleh Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, pada Jumat malam (7/8).
"Bapak Kapolda telah memerintahkan Kabid Propam untuk segera menyelidiki peristiwa tersebut secara mendalam," ungkap Susmelawati.
Periksa Saksi hingga Satlantas
Guna mengungkap fakta utuh di lapangan, Propam Polda Sumbar menjadwalkan pemeriksaan terhadap seluruh pihak terkait. Proses interogasi akan menyasar:
Oknum personel yang diduga terlibat.
Korban dan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Pihak eksternal pendukung, termasuk jajaran lalu lintas jika diperlukan.
"Semua pihak akan kita mintai keterangan. Kita ingin memastikan tidak ada fakta yang terlewat, baik dari internal maupun saksi mata luar," tambahnya.
Sanksi Tegas Menanti
Kombes Pol Susmelawati juga menegaskan bahwa Kapolda Sumbar tidak akan menoleransi segala bentuk pelanggaran oleh anggotanya. Jika terbukti bersalah, sanksi berat siap dijatuhkan.
"Prinsip pimpinan sangat jelas dan tegas. Jika ada anggota yang terbukti melanggar disiplin, kode etik, atau pidana, akan ditindak sesuai hukum yang berlaku. Kita tunggu hasil kerja Propam," kata Kabid Humas secara lugas.
Saat ini, Polda Sumbar mengimbau masyarakat untuk memercayakan penanganan kasus kepada pihak berwenang. Fokus utama kepolisian saat ini adalah menyajikan pembuktian berbasis fakta hukum yang valid, bukan sekadar opini cepat di media sosial. (*)


Post a Comment