PADANG, NETRALPOST — Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) memacu proyek rekonstruksi dan peningkatan kapasitas Jalan Raya Pasir Jambak, Kecamatan Koto Tangah. Infrastruktur jalan yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan parah kini mulai ditransformasikan menjadi jalur yang mulus dan representatif. Kehadiran jalan baru ini disambut dengan sukacita oleh warga setempat yang telah lama mendambakan akses transportasi yang aman, nyaman, dan bebas dari genangan air saat hujan melanda.
Pembangunan jalan ini dinilai menjadi angin segar bagi sektor pariwisata di kawasan utara Kota Padang. Akses yang kini jauh lebih baik akan mempermudah para pelancong domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke objek wisata. Kelancaran konektivitas ini diproyeksikan mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke pantai, yang pada akhirnya akan menghidupkan kembali usaha-usaha kuliner dan penginapan di sepanjang pesisir pantai tersebut.
Selain sektor pariwisata, perbaikan infrastruktur ini berdampak langsung terhadap urat nadi perekonomian warga di Pasar Tradisional Banda Aie. Pasar yang menjadi pusat perdagangan hasil laut utama bagi para nelayan Pasie Nan Tigo ini kini lebih mudah dijangkau oleh pedagang dan pembeli. Jalan yang mulus memastikan rantai distribusi ikan segar dari kapal nelayan menuju lapak pasar menjadi jauh lebih cepat, menekan biaya transportasi, dan menjaga kualitas komoditas laut tetap prima.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Padang, Ihsanul Rizki, menjelaskan bahwa proyek strategis ini didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Bidang Infrastruktur Jalan yang bersumber dari APBN dengan nilai kontrak mencapai Rp8,59 miliar. Ihsanul Rizki menegaskan bahwa pekerjaan di lapangan mencakup rekonstruksi menyeluruh pada badan jalan, pengaspalan (hotmix), hingga penguatan lapisan fondasi bahu jalan. Langkah penanganan komprehensif ini sengaja diambil guna menjamin umur layanan infrastruktur yang optimal agar tidak mudah rusak akibat volume kendaraan yang melintas.
Lebih lanjut, Ihsanul Rizki menambahkan bahwa selain fungsi ekonomi, Jalan Raya Pasir Jambak memegang peranan krusial sebagai jalur evakuasi mitigasi bencana. Mengingat kawasan Pasie Nan Tigo berada di zona merah pesisir pantai yang rawan, keberadaan jalan yang andal dan kokoh sangat dibutuhkan demi kelancaran mobilisasi warga saat terjadi situasi darurat seperti ancaman tsunami. Pihak PUPR pun berkomitmen mengintensifkan pengawasan di lapangan agar kualitas beton dan aspal memenuhi standar baku yang telah ditetapkan.
Masyarakat Pasir Jambak pun menyampaikan apresiasi yang mendalam atas realisasi pembangunan fisik yang berjalan tepat waktu ini. Setelah sekian lama melakukan perbaikan swadaya secara terbatas, warga kini dapat melihat langsung wilayah mereka berkembang menjadi kawasan yang tertata rapi. Peningkatan infrastruktur jalan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan kesejahteraan bagi para nelayan, pedagang, dan pelaku wisata di Kota Padang.(nofri)


Post a Comment