PESSEL – Warga Nagari Tambang, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) kini memiliki jembatan gantung pejalan kaki tipe rigid sepanjang 100 meter. Infrastruktur yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat ini resmi memangkas jarak tempuh warga, mempermudah akses anak sekolah, serta memperlancar distribusi hasil pertanian.
Jembatan modern berwarna dominan merah-putih ini dilengkapi pagar pengaman baja, jalan akses beton, sistem drainase, serta lampu penerangan jalan. Untuk menjaga keamanan dan keawetan infrastruktur, warga diimbau mematuhi tata cara melintas:
Batas kapasitas maksimal 40 orang dalam satu waktu.
Dilarang bermain, berlari, berfoto (selfie), atau bersandar pada pagar pembatas.
Anak-anak wajib didampingi, serta hindari melintas saat hujan deras atau banjir.
Jaga kebersihan lingkungan sekitar jembatan.
Kendaraan roda empat dilarang melintas, kecuali kendaraan darurat seperti ambulans.
Wali Nagari Koto Rawang, Derijol, menyampaikan apresiasi mendalam kepada BPJN Sumbar atas terealisasinya pembangunan yang dinantikan warga sejak 2024 tersebut.
"Kita menanti dari tahun 2024, alhamdulillah tahun ini terealisasi dan sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat," ujar Derijol via WhatsApp, Sabtu (29/8).
Rasa lega juga diungkapkan Mira, warga setempat yang membuka kedai di dekat jembatan. Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu mobilitas harian dan warga pun telah memahami aturan penggunaan yang terpasang di lokasi.
Dengan beroperasinya jembatan ini, mobilitas dan perekonomian masyarakat Nagari Tambang serta sekitarnya kini makin aman, nyaman, dan lancar. (Red)


Post a Comment