PADANG — Guna menjaga kualitas serta kelancaran pasokan air bersih kepada masyarakat, Perumda Air Minum (AM) Kota Padang kembali melakukan pemeliharaan rutin infrastruktur. Kali ini, pengurasan sedimen di Intake Paluki dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 30 September 2026.
Pekerjaan pemeliharaan berkala tersebut dimulai pada pukul 08.30 WIB hingga 12.30 WIB dengan estimasi pengerjaan sekitar empat jam.
Pengurasan sedimen ini berfokus pada pembersihan endapan lumpur, pasir, dan material alami lainnya yang terakumulasi di area intake. Jika dibiarkan tanpa penanganan berkala, penumpukan material tersebut berpotensi menurunkan kapasitas pengambilan air baku, yang pada akhirnya memicu gangguan pada sistem pengolahan dan pendistribusian air ke pelanggan.
Kasubag Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga keandalan sarana dan keberlangsungan pelayanan air minum bagi warga Kota Padang.
“Pekerjaan pengurasan sedimen di Intake Paluki ini adalah pilar penting pemeliharaan infrastruktur kami. Endapan material alami di area intake jika dibiarkan dapat mengurangi kapasitas pasokan air baku menuju instalasi pengolahan,” ujar Afriyanto.
Ia menjelaskan, seluruh proses pemeliharaan dirancang seefisien mungkin agar dampak terhadap kenyamanan masyarakat dapat ditekan sekecil mungkin.
“Pengerjaan berdurasi empat jam ini kami optimalkan sedemikian rupa agar dampak gangguan pendistribusian ke pelanggan minimal. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemeliharaan berlangsung,” ungkapnya.
Potensi Penurunan Tekanan Air dan Imbauan Pelanggan
Selama pengerjaan berlangsung, pelanggan di sekitar wilayah pelayanan Intake Paluki diimbau untuk mengantisipasi potensi penurunan tekanan air hingga penghentian aliran sementara.
Sebagai langkah antisipasi, Perumda Air Minum Kota Padang meminta masyarakat terdampak untuk menampung air secukupnya sebelum pengerjaan dimulai pada Rabu pagi.
Perumda AM Kota Padang memastikan bahwa setelah pengerjaan selesai sekitar pukul 12.30 WIB, pendistribusian air akan langsung dialirkan kembali secara bertahap. Namun, pemulihan tekanan air memerlukan waktu seiring proses pengisian kembali (priming) pada jaringan perpipaan.
Kecepatan normalisasi aliran air juga dipengaruhi oleh kondisi geografis dan posisi jaringan pipa di masing-masing area pelanggan.
“Untuk informasi lebih lanjut maupun layanan pengaduan, pelanggan dapat menghubungi kanal resmi dan call center layanan pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang,” tutup imbauan tersebut.
Melalui perawatan infrastruktur secara berkelanjutan ini, Perumda Air Minum Kota Padang terus berupaya memastikan ketersediaan air bersih yang aman, andal, dan optimal bagi seluruh warga.


Post a Comment